Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Inilah inti masalahnya...
Aku ingin kalian saling membantu.
Pertama, aku dan Sakura satu tim.
Naruto dan Sai tim kedua.
Aku...
dengannya...
Aku dan Kapten Yamato satu tim.
Lalu...
Yang satunya adalah Naruto dan Sai.
Mohon kerja samanya.
Lagi-lagi senyum palsu.
Sialan!
Kapten Yamato.
Ada apa, Naruto?
Kenapa?! Kenapa aku harus bersamanya?!
Ada masalah?
Tidak ada masalah.
Bagus.
Begitu, ya.
Apa boleh buat.
Yang jelas kau buat Naruto tetap bisa terkendali.
Baik...
Maaf, Kapten Yamato.
Ada apa?
Menurutku akan lebih bagus bila aku dan Naruto satu tim.
Kami sudah bersama sejak lama,
dan kami sudah paham satu sama lain.
Iya, iya. Sakura memang hebat!
Sakura.
Iya?
Di tim ini, kaulah satu-satunya ninja medis.
Kami tidak bisa membahayakanmu,
karena itulah kau bersamaku.
Sudah paham, 'kan?
Baik.
Seperti yang dikatakan Sai,
lawan kita mungkin sangat berpengalaman.
Kesalahan tim bisa membuat fatal.
Mungkin ada yang ingin disampaikan,
tapi pertama fokus dulu ke misi ini.
Baik.
Iya.
Kita masih tidak tahu di mana Orochimaru bersembunyi.
Namun, mata-mata Akatsuki,
mungkin sedang dalam perjalanan ke Jembatan Tenchi.
(Jembatan Tenchi)
(Simulasi)
Dia datang.
Apa persiapannya belum selesai?
Itu dia.
Sial! Mana sinyalnya?
Itu sinyalnya!
Tunggu!
Naruto, sekarang!
Ayo, Sai!
Soal apa yang kita bicarakan,
dan biasanya jarang aku lakukan,
tapi besok kita akan coba simulasi setengah hari.
Simulasi?
Benar.
Aku hanya tahu tentang kalian dari informasi berkas.
Aku ingin tahu gaya bertarung,
kemampuan dan tipe jurus kalian...
...secara langsung.
Ini juga bisa buat kita mengerti satu sama lain.
Lalu membuat kerja sama tim jadi bagus.
Kerja sama, ya?
Mungkin kalian berpikir aku terlalu waspada,
tapi beginilah caraku.
Kalian harus mengikutinya.
Sial!
Coba lakukan dengan serius!
Masih kurang!
Jurus Ninja: Choju Giga!
Lepaskan aku!
Eh?!
Kenapa aku ikutan diikat?!
Hei, Sai! Lepaskan aku!
Ke sana, ya?
Hei! Kau mau ke mana, Sai?!
Aku sudah menangkap Kapten Yamato, sekarang lepaskan ini!
Naruto!
Apa yang kau lakukan?! Itu bukan Kapten Yamato!
Eh?! Apa?
Apa ini?!
Sialan! Hei, Sai!
Cepat lepaskan ular ini!
Kau berhasil menangkapku, Sai.
Begitu rupanya... Ternyata dia lebih hebat dari dugaanku...
Tak disangka shinobi hebat dimasukkan dalam Tim Kakashi.
Ada satu lagi...
Anggota dari Divisi Latihan Operasi Gelap Anbu,
akan dimasukkan ke dalam Tim Kakashi.
Dari... atasan, ya?
Hanya saja...
Ada apa?
Perhatikan dan awasi dia dengan hati-hati.
Kekhawatiran Nona Tsunade mungkin ada alasannya.
Hei, hei, hei!
Kau, Sai!
Begitu, ya?
Bisa dilepas berarti kekuatannya luar biasa.
Aku tidak mau dipukul olehnya lagi.
Lepas.
Baiklah, simulasinya selesai.
Kau!
Ada apa?
Apa kau tahu arti "rekan"?
Kau ini!
Aku tanya kau tahu arti rekan atau tidak?!
Tentu aku tahu...
- Memangnya kenapa? - (Rekan)
Bukan itu yang aku maksud!
Hei, Naruto.
Tolong jangan salahkan kekuranganmu saat bersaing dengan orang lain.
Apa kau bilang?!
Sial!
Coba lakukan dengan serius!
Jika kau tidak mudah terpengaruh oleh Kapten,
aku pasti tidak akan ketahuan sedang bersembunyi.
Dengan begitu, akan mudah menangkap Kapten,
tanpa mengalami masalah.
Apa maksudmu?
Meski kau berubah menjadi diriku,
tapi kalau memakai jurusmu,
akan langsung ketahuan kalau itu bayanganmu.
Karena itulah,
Kapten jadi tahu strategi kita,
lalu menggunakan jurus pengganti, dan kabur ke hutan.
Kalau kau sudah tahu,
kenapa tidak langsung melepaskan jurusmu?
Bertarung sambil melindungi orang yang sulit tenang tidaklah ideal.
Aku hanya bertindak sebaik mungkin demi keberhasilan tim.
Aku tak akan pernah mengakuimu.
Aku tak akan pernah...
...mengakuimu sebagai rekan atau anggota Tim Kakashi!
Sepertinya memang mustahil kalau dua orang ini satu tim.
Kalau Sasuke, kira-kira apa yang dia lakukan?
Apa dia akan bertarung sambil melindungimu?
Dia rekan dari Tim Kakashi, 'kan?
Gawat...
Naruto takkan bisa tahan dengan semua ini.
Kau menganggap orang yang mengkhianati desa dan menyakitimu...
...sebagai rekan.
Naruto.
Gawat.
Demi menyelamatkan rekanku,
apa pun akan kulakukan.
Aku saja sampai mau satu tim denganmu.
Naruto.
Kenapa dia sampai sebegitunya pada Sasuke?
Karena Naruto sudah menganggap Sasuke seperti saudaranya.
Kau juga punya kakak, 'kan?
Harusnya kau tahu perasaannya, 'kan?
Tidak, sama sekali.
Tadi kita membahas soal judul gambarku, 'kan?
Lebih tepatnya,
meski sudah kupikirkan, tetap tidak bisa kuberi judul.
Tidak ada yang terpikirkan, aku tidak merasakan apa pun.
Aku tidak memiliki hal yang namanya perasaan.
Tidak merasakan apa pun...
Tidak memiliki perasaan? Apa maksudnya?
Seperti namanya, ya begitu.
Tetapi, kalau kau punya saudara,
harusnya bisa membayangkan kalau kau kehilangan dia, 'kan?
Hm? Oh, iya. Begitulah.
Kakakku sudah meninggal.
Berarti...
Mungkin aku harusnya bersikap begitu, ya?
Apa yang ingin kau katakan?
Ya, aku tidak tahu harus terlihat bagaimana saat kakakku meninggal.
"Terlihat bagaimana"?
Dia ini...
Pembicaraan selesai.
Sebentar lagi akan berangkat, jadi siapkan barang kalian.
Sai, terus terang saja tadi aku ingin memukulmu.
Jika kau menghina Sasuke lagi, aku tidak akan menahan diri.
Tetapi, aku bisa menahannya,
karena Naruto bilang demi menyelamatkan Sasuke,
dia akan lakukan apa pun bahkan satu tim denganmu.
Entah kau orang yang seperti apa...
Jika demi menyelamatkan Sasuke, aku tidak akan menyakitimu.
Sakura, sikapmu pada Naruto...
Ya, mungkin bisa dibilang baik...
Aku pernah baca buku seperti ini...
Kenapa perasaan seperti itu bisa muncul? Aku sendiri tidak tahu.
Semuanya...
Ayo berangkat.
Jika besok siang tidak sampai tujuan,
semuanya akan sia-sia.
Sebentar lagi.
Setelah persiapannya selesai, kita akan berangkat ke jembatan.
(Jembatan Tenchi)
Sial! Si mata-mata itu masih belum muncul juga?
Tidak semudah itu juga. Lawan kita ini berpengalaman.
Bertindak waspada sudah sangat bagus.
Tetapi, kalau terlalu waspada,
dan membuat kita mencurigakan,
malah akan sulit menangkapnya.
Benar juga.
Sepertinya dia sudah datang.
Akhirnya datang juga...
- Dia! - Tidak mungkin!
Yang benar saja?! Dia mata-mata Akatsuki?
Selanjutnya, "Jembatan Tenchi."
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.