All language subtitles for Naruto_ Shippuden-ep-E119-id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

(Kisah Kakashi - Kehidupan Bocah di Medan Perang - Bagian 1)

Gawat!

Kalau begini, aku bisa terbunuh!

Bisa tepat waktu?

Aku berhasil?

Tidak, kau telat, Obito.

Pikirmu seharusnya jam berapa kita berkumpul?

Jika kau shinobi teladan,

seharusnya bisa mengikuti aturan.

Ya, saat dalam perjalanan, ada wanita tua yang bawa banyak barang tanya jalan.

Kubantu sebentar.

Baik. Itu bohong, 'kan?

Jangan begitu, Kakashi.

Obito membantu wanita tua itu.

Ya, 'kan?

Ya, aku membawa tasnya.

Kau terlalu lembek, Guru.

Lagi pula, mana mungkin ada orang yang selalu minta bantuan Obito setiap saat.

Shinobi yang melanggar aturan dan regulasi adalah sampah.

Bukan begitu?

Apa kau tak bisa sedikit baik padaku?

Membicarakan soal aturan dan regulasi melulu.

Yang penting bisa mengendalikan diri sendiri.

Sudah, sudah, jangan bertengkar. Karena kita adalah satu tim.

Kau terlalu lembek pada Obito, Rin.

Ini juga hari yang penting untukku.

Benar juga.

Memang ada apa?

Hari ini, Kakashi adalah Jounin, sama sepertiku.

Untuk meningkatkan efisiensi,

kami akan bagi menjadi dua tim.

Saat ini Desa Konoha sedang di titik terendah dalam kekuatan militer.

Dibagi? Jadi...

Ya, benar.

Kakashi akan jadi kapten tim tiga orang bersama Obito dan Rin.

Aku akan bekerja sendiri.

Kita sudah membahas ini tempo hari, 'kan, Obito?

Soal hadiah Kakashi.

Maaf, aku tak mendengar.

Ini hadiah dariku. Kunai yang dibuat secara khusus.

Meski agak berat dan berbentuk aneh,

tapi mudah digunakan setelah terbiasa.

Terima kasih.

Ini dariku.

Ini. Peralatan medis khusus yang dipersonalisasi.

Aku sesuaikan sedikit supaya mudah digunakan.

Terima kasih.

Mau apa mengulurkan tangan?

Aku tak punya hadiah untukmu!

Ya sudah.

Lagi pula, hadiahmu akan jadi sampah, 'kan?

Percuma kalau dapat hadiah yang tak berguna.

Lagi pula, aku masih tak paham kenapa kau bisa jadi Jounin!

Aku tak mau bilang padamu.

Aku adalah Obito Uchiha dari Klan Uchiha!

Kelak, aku akan melampauimu

begitu Sharingan-ku bangkit!

Semua orang di Klan Uchiha itu elite, 'kan?

Jadi, kau tak harus bergantung pada hal seperti itu.

Apa?!

Kalian berdua, sudah hentikan.

Bisa kujelaskan kepada kalian misi kali ini?

Kita sudah dekat perbatasan.

Paham? Di garis ini.

Ini menunjukkan tempat Negara Tanah yang menyerang Desa Kusagakure.

Musuh kita adalah shinobi Iwagakure.

Ada kabar bahwa 1.000 shinobi sudah berada di garis depan.

Mereka ada perkembangan sejak terakhir kali.

Negara Api berbatasan dengan Iwagakure.

Kita seharusnya sudah melangkah sedari dulu.

Dilihat dari perkembangannya

mereka pasti memiliki sistem penguatan yang efisien.

Jadi, misi kita kali ini adalah di Jembatan Kannabi.

Untuk hancurkan musuh di medan perang

membutuhkan banyak shinobi.

Jadi, shinobi seperti kita yang fokus pada sabotase,

dipaksa bekerja dalam tim kecil, dan terpilih.

Jembatan, ya?

Berarti, ini misi infiltrasi, ya?

Ya. Tim Kakashi...

Misi kalian adalah menyusup ke wilayah belakang musuh.

Hancurkan jembatan ini, yang digunakan untuk mengangkut stok dan bala bantuan.

Setelah selesai, segeralah mundur.

Baik!

Guru bagaimana?

Aku akan hadapi musuh secara langsung di medan pertempuran.

Aku akan membuat pengalihan untuk kalian.

Pokoknya, kapten kalian hari ini adalah Kakashi.

Kita akan bersama menuju perbatasan,

tapi setelah sampai, misi dimulai.

Baik!

Bagus, Kakashi.

Mereka menyadari, ya? Cukup merepotkan.

Dia...

Tidak, itu mustahil...

Pokoknya, akan kulihat situasinya.

Sendiri, ya?

Tidak. Waspadalah, semuanya. Mereka ada 20 orang.

Meski itu adalah klona bayangan.

Kurasa kau benar, Guru. Aku akan menyerang.

Bisa bantu aku?

Jangan terburu-buru, Kakashi. Justru kau yang harusnya bantu aku.

Guru, hari ini aku kapten, 'kan?

Aku akan menguji jurusku yang telah kulatih.

Dia datang.

Chidori!

Jurus apa itu?

Cakra yang luar biasa.

Aku maju!

Meski jumlah mereka banyak, akan kuhabisi sekaligus dengan jurus ini.

Sama seperti panggilanmu.

Selain itu...

Guru, kau sendiri yang bilang.

Saat ini akulah kapten.

Menurut aturan, tim harus patuh kepada kapten, bukan, Guru?

Kukira akan langsung menyerang.

Kunai-mu memberitahuku lokasimu.

Bersiaplah!

Cepat!

Sial! Klona bayangan, ya?

Maka, berikutnya!

Jangan sampai lengah.

Baik.

Itu yang ke-18!

Jangan sombong, Bocah!

Kakashi!

Aku hampir tak bisa melawan bocah itu.

Tetapi, pergerakan si rambut pirang itu...

Aku menandai dia.

Jurus transportasi milik guru memang cepat.

Mustahil. Apa kau si Kilat Kuning Konoha?

Kami yang berasal dari Iwagakure

diajari oleh guru kami bahwa harus kabur jika melawanmu.

Akhirnya aku paham maksudnya.

Kakashi mengalami luka serius.

Kita harus mundur dan berkumpul kembali.

Aku baik-baik saja.

Apanya yang baik-baik saja?

Itu gara-gara kau bertindak ceroboh dan mengabaikan peringatan guru!

Aku tak mau mendengar itu darimu.

Bukan dari Uchiha elite yang merengek ketakutan.

Aku menangis karena mataku kemasukan debu!

Tahukah kau aturan shinobi nomor 25?

Menurut aturan, shinobi dilarang memperlihatkan air mata.

Kalian berdua, sudahlah.

Sudah cukup, kalian berdua!

Kakashi, aturan dan regulasi memang penting.

Namun, itu bukanlah segalanya. Bukankah sudah kuberi tahu?

Ada kalanya situasi membutuhkan tanggapan dadakan terhadap musuh.

Dengar itu?

Obito, kau juga.

Bagaimana bisa kemasukan debu padahal kau pakai kacamata.

Jangan banyak bicara jika belum bisa mengendalikan diri.

Harus bersikap kuat.

Satu hal lagi.

Kakashi, sebaiknya kau jangan gunakan jurus itu lagi.

Dari yang kulihat,

serangan titik fokusmu memang kuat dan cepat, tapi...

Itu membuatmu gerak terlalu cepat untuk memastikan serangan balik lawan.

Jurusmu masih belum sempurna.

Sebelum kita berpencar,

kuberi tahu satu hal lagi.

Bagi seorang shinobi, yang paling penting adalah kerja sama tim.

Guru.

Ada apa?

Aku juga tahu bahwa kerja sama itu penting.

Tetapi...

Kakashi selalu mengkritik bahwa aku kurang disiplin, jadi...

Maksudku, aku memang kambing hitam dari Klan Uchiha elite.

Kuakui bahwa Kakashi memang hebat, tapi...

Kakashi anaknya shinobi genius, Sakumo Hatake.

Yang dijuluki sebagai Taring Putih Konoha.

Bahkan nama legendaris dari Tiga Ninja Besar Konoha memucat sebelum ayahnya.

Tahun-tahun masa kecilnya dihabiskan di bawah bayang-bayang orang genius.

Kurasa itu mau bagaimana lagi jika selalu mengkritikmu kurang.

Taring Putih...

Rasanya aku pernah dengar.

Katanya dia pahlawan yang gugur melindungi desa.

Kakashi tak pernah bilang begitu.

Dia orang yang hebat.

Dihormati oleh penduduk desa, dan tentu saja oleh Kakashi sendiri.

Artinya, sampai insiden itu...

Insiden?

Mungkin, seharusnya aku tak memberitahumu soal ini.

Tetapi, karena kau satu tim dengan Kakashi,

aku ingin kau tahu.

Apa yang terjadi?

Ayahnya Kakashi, Sakumo,

bunuh diri setelah difitnah.

Lima tahun lalu, dia pemimpin dari misi yang sulit

dan menyusup ke wilayah musuh.

Dia dipaksa membuat pilihan.

Misi atau kehidupan rekan-rekannya...

Tentu saja, menurut aturan desa,

misi harus diselesaikan.

Namun, untuk menyelamatkan rekan-rekannya,

dia menangguhkan misi.

Negara Api dan desa mengalami kerugian,

dan dia jadi disalahkan.

Rekan-rekan yang ia selamatkan juga mengkritiknya.

Seluruh cobaan itu berdampak pada kesehatan Sakumo,

fisik dan mental.

Lalu dia tewas.

Sejak saat itu, Kakashi tak pernah bilang soal ayahnya,

dia mulai mematuhi setiap aturan dan regulasi secara ketat.

Obito.

Obito. Cobalah mengerti, meski hanya sedikit.

Kakashi bermaksud baik.

Penyembuhannya baik.

Tetapi, jangan memaksakan diri atau lukanya tambah parah.

Ya.

Sudah saatnya berangkat.

Baik!

Kita akan berpisah di sini. Kalian, berjuanglah.

Musuh yang kemarin mengawasi sendirian.

Tetapi, mulai sekarang, kita akan melawan tim.

Hati-hati.

Saatnya berangkat.

Kapten.

Baiklah, ayo!

Baik!

Berpencar!

Hei. Mahiru belum pulang juga sejak ia mengawasi.

Jangan bilang dia dibunuh oleh seorang bocah?

Maka, kita tanya saja.

Meisaigakure.

Katon, Gokakyu no Jutsu!

Aku mengatasi yang ini.

Tunggu!

Sialan!

Obito! Jangan kejar mereka!

Apa?

Kau bilang apa barusan? Kau paham, 'kan?

Ya.

Kita berdua harus lanjutkan misi ini.

Rin? Bagaimana dengan Rin?

Rin nanti menyusul.

Musuh ingin tahu rencana kita.

Mereka tak akan langsung membunuhnya.

Selain itu, Rin adalah Ninja Medis.

Meski dia disandera, pasti tak akan diperlakukan kasar.

Dengan syarat dia menyembuhkan luka musuh

Masalahnya adalah jika musuh tahu rencana kita.

Jika mereka tahu,

mereka akan meningkatkan keamanan di jembatan.

Misi kita akan tambah sulit.

Kau hanya berasumsi bahwa Rin baik-baik saja!

Bagaimana jika terjadi apa-apa oleh orang yang tadi?!

Saat ini, menyelamatkan Rin adalah prioritas utama!

Jika kau shinobi

harus mengorbankan kawan untuk menjalankan misi.

Itulah aturannya.

Jika kita gagal dalam misi ini,

mungkin perang akan panjang

dan banyak nyawa yang dikorbankan.

Itu hanya asumsimu!

Untuk hal seperti itu,

kau bersedia korbankan kawan

yang telah hidup bersama?!

Saat kita terluka,

Rin selamatkan nyawa kita dengan Ninjutsu Medis-nya!

Jika dia tak ada, kita berdua sudah lama mati!

Itu memang tugas Rin.

Aku sungguh membencimu!

Terserah mau benci. Akulah kapten, kau harus patuh padaku.

Apa pun situasinya, untuk menjaga tim tetap bersama,

satu orang memberi perintah.

Makanya menurut aturan

anggota harus mematuhi kapten tim.

Obito, kau tidak kuat.

Itu sebabnya aku dipilih sebagai kapten tim.

Kalau begitu, kenapa kau tak selamatkan Rin?

Kau kuat sebagai kapten.

Kuat untuk menyelamatkan rekan, bukan?!

Jika kau marah karena emosi sesaat,

dan gagal dalam misi, kau akan menyesal.

Makanya kode etik melarang perasaan emosional apa pun.

Kau seharusnya tahu itu.

Rin.

Rin khawatir kesejahteraanmu.

Makanya dia memberikanmu peralatan medis.

Dia bahkan menjahit jimat pelindung!

Peralatan medis dan Ninjutsu Medis, sistem luar biasa

dikembangkan oleh Desa Konoha

untuk meningkatkan keberhasilan misi.

Tetapi, aku sudah bilang kemarin, 'kan?

Percuma kalau dapat hadiah yang tak berguna.

Tak berguna?

Untuk menjalankan misi, shinobi butuh peralatan berguna.

Sesuatu seperti emosi, tak berguna.

Kau serius?

Kau serius percaya itu?

Ya, tentu.

Lupakan.

Sedari awal, kita seperti air dan minyak.

Aku akan menyelamatkan Rin!

Kau tak paham apa pun.

Entah apa akibatnya jika kau melanggar.

Aku yakin Taring Putih adalah pahlawan sejati.

Memang, di dunia shinobi,

yang melanggar peraturan dianggap sampah.

Namun...

Orang yang meninggalkan rekannya, lebih buruk daripada sampah!

Lagi pula, aku akan jadi sampah jika melanggar aturan.

Jika itu tak membuatku menjadi shinobi sejati,

maka aku akan menghancurkan apa yang disebut "shinobi".

Jika dipikir kembali, kini aku menyesal.

Aku Jounin yang sombong,

dan hanya mengacu pada aturan dan regulasi.

Terus terang, aku sungguh tak tahu apa yang penting.

Hingga hari saat kau memberitahuku sesuatu yang berharga.

Selanjutnya, "Kisah Kakashi - Kehidupan Bocah di Medan Perang - Bagian 2."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.