Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Apa masih jauh?
Dengan kecepatan seperti ini, kita akan tiba besok siang.
Jangan ulang pertanyaan yang sama tiap lima menit!
Lee, tak boleh buru-buru.
Apa katamu?! Teman kita sedang menunggu dengan cemas!
Tugas kita adalah bergerak dengan kecepatan penuh agar bisa tiba lebih cepat.
Tenagamu terbuang terlalu banyak.
Senior Shizune...
Hm?
Jika musuh melakukan kontak dengan Sanbi,
itu artinya mereka memiliki jurus...
...untuk merebut Sanbi, 'kan?
Ya. Mungkin jurus penyegel, atau jurus lainnya yang tak kita ketahui.
Sesampainya di sana, kita harus langsung menggunakan jurus penyegel.
Kita jangan sampai kalah dari mereka.
Maka, sudah diputuskan!
Ayo tingkatkan kecepatan kita dua kali lipat, tidak, tiga kali lipat!
Lagi-lagi berlebihan...
Namun, aku sangat setuju. Pakkun, tunjukkan jalannya!
Apa boleh buat. Semuanya, jangan sampai tertinggal!
Ya, begini saja.
Bagaimana menurutmu, Senior?
Ya, kelihatannya bagus.
Kau bahkan tak membalikkan halamannya. Apa kau memikirkan sesuatu?
Hm?
Ya, lumayan banyak.
Yamato, bagaimana menurutmu soal mereka yang ingin memburu Sanbi?
Benar juga, lagi pula itu adalah Bijuu.
Musuh kita, Shoton itu sangat kuat,
tapi bukan berarti bisa menekan Bijuu.
Itu artinya, mereka harus melakukan tindakan lain sekaligus.
Namun, saat itu, kami tak terkendali dalam waktu yang lama.
Sulit kupercaya mereka bisa...
...menyiapkan formula yang sangat rumit pada saat itu.
Memang benar.
Jika dipikir, bukankah Naruto bilang ia melihat anak kecil di tepi danau?
Aku jadi penasaran.
Selain itu, kita akan melawan pengguna Shoton cepat atau lambat.
Mau ke mana kau?
Mari analisis situasi ini dan bertindak semampu kita.
Guru Kakashi...
Maaf mengganggu sebentar. Hei, aku ingin mendiskusikan sesuatu.
Ya.
(Perasaan Semuanya)
Begini... Kaulah tempatku pulang.
Tempat pulang?
Ke mana dia pergi?
Seingatku, dia dari Konoha...
Akan merepotkan kalau dia makin dekat.
Jangan bergerak dulu.
Sudah waktunya bantuan datang.
Baik. Sejauh ini tak ada yang janggal.
Em, Sakura...
- Sai? - Hei!
Posisimu bukan di situ, 'kan?
Ya, aku tahu itu, tapi...
Kau tahu Naruto ada di mana?
Bukankah dia sedang bertugas?
Ya, tapi aku tak melihatnya.
Orang itu, apa dia pulang duluan?
Kalau iya, kita akan melewati jalan yang bersilangan...
Benar. Bahkan Naruto akan menunggu untuk dibebaskan dari tugasnya...
Jangan-jangan...
Kalau ombak itu membawanya, pasti tak akan ada jejak yang tertinggal...
Siapa kau?!
Kau seharusnya bersyukur! Kedatanganku hanya untukmu.
Kau...
Mengintai berkeliling sendirian...
Kalau tujuanmu untuk mengintai, kau akan menemukan musuh yang salah.
Sepertinya ini bukan ilusi...
Shoton: Suishoto!
Mati kau!
Aku tak mengintai!
Aku mencari...
...anak yang bersamamu itu!
Jawab! Di mana dia?!
Guren...?
Aku... harus pergi.
Apa?! Naruto menghilang?
Ada kemungkinan dia diserang.
Aku tak mencium sesuatu yang mencurigakan di tempatnya.
Menurutku dia baru saja pergi sendiri.
Sepertinya, ada sesuatu yang dia pikirkan...
Pergi sendiri seperti itu...
Naruto...
Astaga. Bagaimanapun, kita harus segera menemukan Naruto.
Maka, semuanya...
Tidak, seperti yang sudah kubilang...
Terlalu berbahaya untuk masuk ke dalam kabut.
Yamato dan aku akan mencarinya.
Kuchiyose no Jutsu!
Tumben kau memanggilku.
Pakkun sedang menjalani misinya. Jadi, Biscuit, temukanlah Naruto.
Baiklah.
Shino, Kiba, dan Hinata carilah di luar kabut.
Sakura dan Sai akan mengintai melalui udara.
Baik!
Jangan bertindak sendirian.
Di mana anak kecil itu? Dia baik-baik saja, 'kan?
Orang ini, kenapa dia menanyakan Yuukimaru?
Benar juga. Dia telah melihatnya...
Itu bukan urusanmu, 'kan?
Itu urusanku!
Percuma!
Jawab! Aku harus menjemputnya!
Memang kau bodoh?
Menjemputnya? Dia sudah ada di sisi kami dari awal.
Tidak! Itu kesalahanku kalau dia berada di sisimu!
Semua ini karena hal yang tak perlu kukatakan padanya...
Hal yang tak perlu kau katakan?
Terima kasih. Kau telah mengatakannya padaku, 'kan?
Kau...
Yuukimaru...
Bila seseorang memikirkanmu, itu adalah tempatmu untuk pulang.
Hei, jangan bergerak!
Aku sangat bersyukur.
Akhirnya aku menemukan tempat untuk pulang.
Benar, 'kan, Guren?
Maaf.
Yuukimaru!
Jangan bergerak!
Jadi, kau bersembunyi di salah satu klona bayangan, ya?
Guren!
Jadi namamu Yuukimaru, ya?
Aku Naruto.
Naruto...
Yuukimaru, kau akan pulang denganku ke Desa Konoha.
Kenapa?
Dia bukan orang yang akan membawamu pulang!
Dia melayani Orochimaru.
Orochimaru akan melakukan apa pun untuk menggapai ambisinya.
Dia bajingan yang tak berpikir untuk mengambil nyawa orang.
Siapa pun yang melayani orang seperti itu tak layak disebut manusia!
Guren akan melindungiku.
Dia baik dan memikirkanku.
Sudah jelas dia hanya memanfaatkanmu!
Berisik!
Anak ini tak mau pulang ke tempatmu!
Guren...
Sesuatu datang...
Orang-orang Konoha?
Jika perlu, akan kujemput paksa!
Kessho: Rokkaku Shuriken, Ranbu!
Apa?!
Rasakan ini!
Takkan kubiarkan lolos!
Naruto, sudah cukup.
Stabil dan aman.
Lepaskan aku!
Aku akan menjemputnya!
Percuma. Mereka telah menghilang.
Sialan...
Dia melayani Orochimaru.
Dia keparat yang tidak berpikir untuk merenggut nyawa orang.
Guren, apa kau terluka?
Jangan menggangguku!
Dia bukan satu-satunya yang akan membawamu pulang!
Bocah itu... Kapan aku melihatnya lagi?
Maafkan aku. Namun...
Aku bersyukur kalian baik-baik saja.
Yuukimaru!
Aku akan pulang.
Baiklah. Kerja bagus.
Apa maksudnya ini?
Tentu kau sudah tahu akibatnya,
jika bertemu dengan pengguna Shoton, bukan?
Itu...
Tetapi, aku ingin mencarinya...
Jangan beralasan!
Kau beruntung tidak mati tadi.
Kau melibatkan kawan seperjuanganmu dalam bahaya.
Kau ingin mengecewakan Nyonya Tsunade yang memberimu kepercayaannya,
dan mengirimkanmu dalam misi ini?
Maaf, ini salahku.
Misi ini sangat berbahaya, dan banyak musuh tak terduga.
Jika kau ceroboh, itu bisa menyebabkan kematian bagi rekan-rekanmu.
Jangan sampai lupa itu.
Ya.
Baiklah, kita pulang.
Benar juga.
Omong-omong, Naruto, katanya kau melihat anak di danau.
Memangnya kenapa?
Sesuatu menggangguku. Ceritakan padaku detailnya kejadian itu.
Guren! Aku bersyukur kau baik-baik saja!
Maaf. Aku tak bisa menggunakan jaring pencarianku di dekat danau.
Lupakan itu. Sepertinya, kita tak perlu buang-buang tenaga.
Setidaknya ada satu, lebih baik aku mengalah saja.
Bersyukur dengan keberuntungan kejahatan. Itu timbal baliknya.
Dia melemah, tapi masih bisa dimaklumi.
Dia lelah. Biarkan saja istirahat.
Sayang sekali...
Kurasa kita tak mampu untuk bertahan di sini.
Aku tak habis pikir, kenapa orang-orang itu membawa anak biasa...
...saat mereka menghadapi tantangan besar dalam menjerat Sanbi.
Dia bukan anak biasa.
Bagaimana kalau dia memiliki kekuatan khusus untuk melawan Sanbi?
Jika dipikir...
Dia melakukan sesuatu...
...dan menghentikan pergerakan Sanbi.
Sudah kuduga.
Maksudmu manusia telah mengendalikan Bijuu?
Entah trik apa yang mereka gunakan, tapi kita sedang berurusan dengan Orochimaru.
Wajar mereka menggunakan anak kecil...
...untuk bisa menangkap Sanbi.
Yang artinya, anak itu tak bisa kita abaikan.
Apa maksudmu?
Kita tunggu kesempatan, lalu membawanya.
Membawanya?
Asalkan tak ada anak itu...
...mereka tak memiliki cara untuk menangkap Sanbi.
Lalu aku tak berpikir...
...Orochimaru akan merasa puas hanya dengan menangkap Sanbi.
Lambat laun,
dia akan memikirkan cara untuk membuat Jinchuriki mudah dikendalikan.
Baginya, anak yang punya kemampuan untuk bersinergi dengan Bijuu...
...adalah alat yang berguna.
Tak akan kubiarkan dia melakukannya!
Tentu.
Selain itu, aku yakin mereka ingin menguji kekuatannya kembali ke desa.
Ya, semua ini tergantung pada jawaban Nyonya Tsunade.
Naruto!
Sakura!
Apakah itu... pukulan cinta?
Ini jauh lebih efektif daripada kita mengomelinya.
Guru Kakashi, Naruto sudah kuberi pelajaran.
Apa dia menyesal?
Aku sungguh... minta maaf!
Lupakan. Ada kabar baik!
Bala bantuan dari Konoha?
Musuh kita merespons dengan sangat cepat.
Sudah pasti, mereka akan menyegel Sanbi.
Tak mungkin! Sanbi milik Tuan Orochimaru.
Tentunya! Makanya, saat ini, Guren...
Kau harus menggunakan Yuukimaru untuk menekan Sanbi.
Namun, Yuukimaru masih...
Tenang. Jika staminanya ditingkatkan dan membiarkannya istirahat...
...kita bisa gunakan itu.
Dia akan memberinya obat itu lagi...
Namun, Yuukimaru masih terlihat sangat lemah.
Jika kau memaksakannya... Apa dia akan baik-baik saja?
Entahlah...
Jangan menatapku seperti itu.
Kau seharusnya tahu, Yuukimaru hanya alat untuk menangkap Sanbi.
Jika tak dimanfaatkan,
keberadaannya tak akan berguna.
Namun, jika dia pingsan dan rencananya gagal...
Kepercayaanku akan benar-benar hancur!
Guren, aku harap rencananya berhasil.
Justru karena itulah aku...
Sungguh menyebalkan.
Kau terlalu sering ikut campur dengan urusan orang lain.
Guren, kau...
Hal yang terpenting adalah penyegelan orang Konoha pada Sanbi, 'kan?
Maka, aku akan hancurkan orang-orang Konoha!
Ada pendapat?
Aku tak pernah menyukai si kacamata berengsek itu.
Apa dia ingin membunuh Yuukimaru?
Oh...
Apa?
Di luar dugaan, kau mencemaskan Yuukimaru.
Jangan bodoh. Aku hanya peduli terhadap misi kita!
Peduli pada misi, ya?
Bala bantuan ada di sini? Siapa?
Yah, tunggu dan lihatlah.
Aku tak bisa berlari lebih jauh lagi.
Sakura, siapa bantuannya?
Naruto, katanya kau ceroboh?
Tak apa! Kecerobohan dan masa muda itu berikatan.
Jangan membenarkan tindakannya!
Kalian...
Biarkan aku pergi ke Nyonya Tsunade.
Misi baru kita adalah untuk menyegel Bijuu, Sanbi,
dan melindungi anak kecil dari musuh.
Sepertinya dia berkaitan dengan Bijuu.
Dengan perubahan misi, akan dibagi jadi regu.
Regu Segel, Regu Penjaga dan Regu Pembalas Pengguna Shoton.
Baiklah. Lalu, kerja samanya bagaimana?
Ya, tentang itu... Aku punya ide!
Selanjutnya, "Berkumpul!"
Kakashi, aku pulang sekarang.
Ya, kerja bagus.
"Kerja bagus"? Tak bisakah kau mengapresiasi yang lebih baik daripada itu?
Selain apresiasiku itu, bisakah kau memberi pesan lain?
Hei! Bisakah kau lebih baik padaku?
Guru Kakashi.
Kalau boleh,
gunakan saja Choju Giga milikku.
Ha?!
Informasi yang dibuat dengan tintaku akan berubah menjadi hewan kecil,
melindungi diri mereka sendiri, dan menyampaikan pesan di luar.
Ya, itu bisa jadi mudah. Kalau begitu, ayo!
- Tunggu sebentar! - Ha?
Memang kau bisa percaya pada coretan itu?
Akan kutunjukkan terbuat dari apa Ninja Anjing Pelacak itu!
Aku tak akan membiarkan burung tinta mengambil kesempatanku untuk pamer!
Dia jadi pergi...
Apa aku salah?
Tidak. Itulah yang terbaik.
Ha?
Celaka!
Aku memberi gulungan yang salah!
(Tonton lagi!)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.