Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SITUS SLOT ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2023 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, DITAMBAH ADA RTP YANG AKURAT HINGGA 98% Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Kalian jelas telah melakukannya kali ini.
Ini jerih payahku.
Aku bekerja sepanjang tahun sampai tulangku sakit agar kalian tidak kelaparan...
...dan demi apa?
Apa lihat-lihat?
Kesayangan ibu.
Hentikan!
Masih tidak berhenti? Sialan!
Kau menyia-nyiakannya?
Ke bawah dan pungut dari lantai!
Tidak bisa damai dari kalian!
Yang kalian lakukan cuma malapetaka dan pemborosan!
Andai kalian berguna dan membantu sesekali!
Tempat ini akan berubah menjadi debu dan abu saat aku tidak ada lagi.
Kemari tuangkan aku air!
Ayo! Dan kenapa rautnya begitu?
Kenapa kau terus menyiksa anak malang ini?
Otakmu memilih kerdil
bukannya bersikap seperti kakak dan mengawasinya!
Sekarang!
Dengar di sini!
Entah kalian sadar atau aku akan mencambuk kalian dengan tongkat!
Mengerti?
Mengerti atau tidak?
Setan! / Ya!
Bagus!
Sekarang pergi! Ayo!
Apa yang harus dilakukan sekarang?
Jangan mencemaskan apa yang terjadi besok.
Biarkan besok mencemaskan dirinya sendiri. Pergilah tidur.
Ayo bangun sebelum gelap lagi!
Kalian dengar aku?
Bangun dan berpakaian! Ada pekerjaan harus dilakukan!
Cepat jika mau makan!
Berhenti makan. / Simpankan sedikit untukku!
Simpankan sedikit untukku. / Tidak!
Kau bodoh!
Kau cukup! / Tidak... / Bodoh! / Tidak!
Jangan berkeliaran lagi!
Hei! / Beri aku sedikit!
Jangan ganggu aku!
Ayo, cuma segigit!
Tidak!
Hei!
Cukup, cukup, cukup!
Ini, tangkap!
Hei!
Kembalikan sekopku!
Itu! / Gali!
Lonceng neraka, Nak!
Kau gila? / Ada orang... / Taruh di atas meja
dan pastikan kau tidak merusak lagi!
Atau kita akan memakannya dari lantai!
Ibu! / Bocah setan!
Seolah aku bicara dengan dinding!
Aku selalu lelah dan mereka terus berbuat seenaknya!
Apel tidak jatuh jauh dari pohonnya!
Kau tahu di mana mereka?
Ya.
Jemput mereka kembali.
Dan jika mereka menolak, beritahu mereka bisa bermalam di luar.
Dengan hewan liar!
Aku tidak akan membiarkan mereka kembali ke dalam!
Dan cepat! Aku perlu bicara dengan kalian bertiga!
Kakak!
Kakak!
Kakak!
Ibu bilang kalian harus pulang!
Astaga!
Hei...
Kenapa bergegas?
Lepaskan aku!
Akan kutunjukkan pada Ibu yang kau lakukan padaku!
Akan kutunjukkan pada ibu!
Tunjukkan apa?
Jika kau melempar batu itu... / Dasar bocah pengadu!
Kau melihat kami melempar batu?
Sedang apa kau?
Aku akan memberimu sesuatu yang bisa kau tunjukkan pada Ibu!
Bocah sialan!
Sialan!
Siang!
Siang juga!
Kau membuatku takut setengah mati!
Cuma menakuti mati rasa.
Mati rasa?
Seolah pernah ada waktu untuk hal semacam itu?
Katakan...
Apa yang membawamu?
Cuma lewat.
Kemarin. Asap tebal dan gelap mengepul dari rumahmu.
Kupikir lebih baik berasumsi terburuk dan mampir menanyakan kesehatanmu.
Kami sehat
Kami sehat.
Dan rumah kami tidak terbakar.
Lumbung terbakar.
Terbakar menjadi abu!
Bersama semua isinya!
Kau tak bilang!
Bagaimana itu bisa terjadi?
Itu terjadi seperti yang terjadi. Tidak ada gunanya memikirkannya!
Sayang sekali!
Pastinya tidak mudah...
Seorang wanita sendiri...
Jangan khawatir! Tidak terlalu buruk.
Sini... / Jangan khawatir, aku bisa.
Banyak yang menemaniku.
Aku hampir tidak sendiri.
Kuanggap diriku beruntung, menemuimu di saat seperti itu!
Kau lucu, pekerjaanku tidak ada habisnya!
Aku tahu.
Kau wanita pekerja keras. Tidak diragukan lagi.
Seperti yang Tuhan maksudkan!
Mengurus rumah tangga dan mereka yang lahir di dalamnya.
Tapi orang pasti bertanya-tanya...
Bukannya harusnya ada seseorang merawatmu?
Sepertinya tidak benar. Rumah tanpa ada suami.
Suamiku sudah lama tiada.
Belum lagi usia untuk hal-hal seperti itu sudah tidak ada.
Tidak.
Hal-hal itu untuk yang muda!
Ayolah, seorang wanita tegap seperti dirimu?
Maafkan kami, tapi tidak banyak yang tersisa untuk menyambutmu!
Lain kali, aku akan memastikan ada set meja
dan aku akan dibebaskan dari dosa-dosaku!
Ke mana anak-anak itu?
Kenapa aku tidak bisa dengar suara mereka?
Cuma Tuhan yang tahu!
Kau pikir mereka akan memberitahuku kapan atau di mana mereka pergi?
Kau ingat bagaimana rasanya seusia mereka!
Mereka dituntun kaki mereka, bukan penilaian mereka.
Selama mereka tidak berkeliling tanpa izin, itu akan...
Itu saja! Aku akan mengikat mereka!
Tapi jangan khawatir. Mereka tidak pergi terlalu lama.
Sebelum kau sadar, mereka kembali oleh rasa lapar mereka
dan kau lihat mereka berlomba pulang.
Dan aku bahkan tidak menyalakan api.
Hati-hati di jalan!
Dan jika kau melihat salah satu dari mereka di tempat tidak seharusnya,
kau mendapat restuku untuk memukul mereka dengan tongkat.
Aku tidak akan keberatan!
Yakinlah!
Tidak, Bu.
Aku berjanji tidak akan menyakiti anak-anakmu.
Tapi kau tidak pernah tahu siapa yang mungkin mereka singgung
dan berakhir menjadi gandum untuk pabrik gosip.
Itu benar...
Ya.
Beberapa hal lebih sulit...
....ditanggung dari yang lain...
Dengar aku baik-baik.
Kesepian akan membuat seseorang menjadi gila.
Pasti.
Jaga dirimu.
Dan kita akan segera bertemu.
Pastinya, ya!
Selamat siang!
Jaga dirimu!
Ya Tuhan!
Ke arah mana dia pergi?
Lewat sini!
Lewat sini!
Ada kotoran di mulutku!
Sepertinya dia menghilang.
Ayo, tinggalkan dia!
Ayo! Kita tidak akan menemukannya!
Kau akan pulang cepat atau lambat!
Kita selesaikan ini nanti!
SITUS SLOT ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2023 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, DITAMBAH ADA RTP YANG AKURAT HINGGA 98% Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Kalian datang!
Apa kataku? Aku bicara sendiri?
Mau memar lagi?
Kenapa pakaianmu?
Aku meninggalkan dia dalam pengawasan kalian.
Perhatikan!
Aku tidak ingin dengar kalian menyiksanya!
Aku akan kembali sebelum malam tiba.
Jadi cobalah hindari masalah, setidaknya selama beberapa jam!
Aku bisa mengandalkan kalian?
Bisa atau tidak? / Ya, Bu! Jangan khawatir.
Pegang kata-kata kami.
Jika begitu...
Ayo...
Mari makan!
Aku harus ke kota sepanjang tahun ini!
Kau beruntung belum turun salju! Atau aku akan memintamu pergi!
Bisa menanganinya?
Kau sudah dewasa?
Kau akan pergi bersama mereka?
Tentu kau tidak akan dirundung oleh mereka.
Ibu, maukah kau menceritakan sebuah kisah kepada kami?
Baiklah...
Dahulu kala ada wanita tua dan lelaki tua.
Wanita tua itu punya ayam betina dan lelaki tua itu punya ayam jantan.
Dan ayam betina selalu bertelur... / Kami tahu cerita ini!
Ceritakan yang baru!
Ya!
Baiklah!
Alkisah, ada seekor kambing yang punya tiga anak.
Anak sulung dan anak kedua cuma menimbulkan masalah!
Sedangkan yang bungsu berwatak halus dan pekerja keras.
Seperti kata pepatah:
ada lima jari di masing-masing tangan, tidak ada yang sama dengan yang lain.
Suatu hari, kambing memanggil anak-anaknya dan memberitahu mereka:
Anak-anakku, aku akan pergi ke hutan untuk membawakan kita makanan lagi...
Tiga anak dengan kening menonjol Membuka kunci pintu untuk Ibunya
Kemari lihatlah yang dibawanya Daun-daun yang ditariknya dan susu
Garam dalam bungkusan di punggungnya Tepung jagung manis di antara kedua kakinya
Tandan bunga di pangkal paha
Kunci pintu di belakangku.
Saling jaga dan dalam keadaan apapun jangan membuka pintu ini
kecuali dengar suaraku!
Di mana kau mau bersembunyi sekarang?
Kau tidak mau menangis?
Hei!
Kemari! / Mau ke mana?
Kejar dia!
Ayo kejar dia!
Kau takut?
Kemari!
Kau ikut?
Ya, beri aku ruang.
Tunggu saja!
Gencatan senjata?
Lihat sesuatu?
Tidak ada apa-apa.
Seseorang mungkin lewat.
Itu lagu ibu.
Tidak! Dia melarang kita membuka pintu kecuali kita dengar suaranya!
Itu bukan dia!
Lalu siapa?
Aku tidak tahu... / Tolong, jangan dibuka!
Kemarin kulihat seseorang di puncak bukit!
Itu bukan dia... / Lantas siapa?
Itu bukan ibu kita!
Tolong, jangan dibuka atau kita akan tamat!
Bukannya aku benar saat aku mengatakan
dunia terbalik sejak ekor menjadi kepala!
Kakak, tolong!
Kakak, tolong dengarkan aku!
Kemari!
Kemari!
Kemari! / Tidak!
Nak...
Nak...
Di situ kau!
Pak!
Jangan!
Pak, jangan!
Aku tidak yakin...
Apa pikiranku mempermainkanku?
Atau aku mendengar lebih banyak suara?
Di mana kira-kira?
Tiga anak dengan kening menonjol Buka kunci pintu untuk Ibu sekarang
Kemari dan lihat barang yang dia bawa
Daun dan susu dalam galian Garam bungkusan di punggungnya
Jagung manis di antara kakinya Tandan bunga di pangkal pahanya
SITUS SLOT ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2023 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, DITAMBAH ADA RTP YANG AKURAT HINGGA 98% Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Tidak!
Tidak!
Tidak!
Anakku!
Anakku sayang!
Anakku sayang!
Apa yang terjadi di sini, Nak?
Apa yang terjadi?
Kami dengar orang bersiul di luar... / Siapa yang kau dengar?
Dan mereka bergegas membuka pintunya...
Untuk siapa, Nak?
Sudah kucoba untuk menghentikan mereka,
tapi mereka tidak mau dengar dan akhirnya bertindak sendiri!
Lalu?
Lalu?
Lalu sembunyi di cerobong asap dan satu masuk ke bawah palung...
...dan yang lainnya di belakang pintu setelah dia menarik gerendel pintu.
Dan?
Bapak itu!
Menyerbu kami!
Siapa?
Temanmu...
Anakku...
Anakku...
Anakku...
Ayo ke ranjang.
Ibu?
Nak.
Nak.
Ada apa, Sayang? Apa yang terjadi?
Tidak apa-apa...
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa, Nak...
Tidak apa-apa.
Kemari!
Ayo cepat!
Kemari!
Ini dia.
Tidak ada yang tersisa dari mereka.
Anak-anakku malang...
Anakku.
Anak-anakku malang.
Gelandangan busuk!
Dia tahu aku tak berdaya...
...dengan rumah yang penuh dengan anak-anak...
...dan dia menodai rumahku.
Baiklah!
Tidak ada perbuatan yang tidak dibalas!
Mungkin lebih baik menyerahkannya ke tangan Tuhan.
Bukannya kau melarang kami balas dendam, tapi menyisakan ruang untuk murka Tuhan?
Tidak kali ini, Sayang!
Dalam perjalananmu menuju Tuhan, orang-orang kudus akan memiliki jiwamu!
Ingat kataku!
Jika dia kemari lagi...
....dia akan merasakan yang sudah menantikannya!
Babi sialan!
Beraninya dia kemari dan menyeringai padaku.
Aku akan memberinya pelajaran!
Biarkan itu dibalas!
Aku akan menuruni bukit sebentar. Aku segera kembali!
Jangan khawatir! Baik?
Kemari!
Aku akan kembali sebelum kau sadar.
SITUS SLOT ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2023 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, DITAMBAH ADA RTP YANG AKURAT HINGGA 98% Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Selamat siang!
Apa yang membawamu?
Semoga hatimu baik!
Ke sinilah jalan membawaku!
Kau tahu bagaimana itu...
Kebutuhan membawamu ke tempat yang tidak kau butuhkan.
Dan apa itu, Sayang?
Aku tidak tahu siapa yang mampir ke rumahku saat aku tidak ada,
tapi aku tahu dia salah!
Bagaimana bisa?
Dia menemukan anak-anak sendirian...
Dia membunuh dan membantai mereka dan membuatku berkabung. / Astaga.
Mulai sekarang, ucapanku tidak mengubah apapun.
Itu sudah selesai.
Anak-anak malangku bersama Tuhan sekarang.
Karena itu aku menyiapkan pesta kecil sebagai persembahan
untuk menghormati mereka dan Tritunggal Mahakudus.
Dan kupikir aku akan mengundangmu juga.
Dengan senang hati, tentu!
Dengan senang hati!
Tapi aku akan lebih bahagia jika kau mengundangku ke pesta pernikahan!
Aku percaya itu!
Tapi hal-hal tidak pernah seperti yang kita inginkan...
Itu menjadi kehendak Tuhan.
Bukalah, Sayang, ini aku!
Ayo, bantu aku mengatur meja di luar!
Ini dia! Persembahan pesta yang berhasil kukumpulkan.
Dan kupikir aku harus mengundangmu, untuk membantu meringankan rasa sakit.
Tuhan Yang Mahakuasa!
Hal-hal yang paling kita sayangi justru hal-hal yang tidak bisa kita pertahankan.
Ya...
Manusia cuma bisa menghindari. Apa yang bisa diramalkannya.
Duduklah. Dan makanlah dengan yang telah Tuhan berikan pada kita!
Aneh, bagaimana kita terus berakhir...
...sendirian.
Kau tahu bagaimana orang-orang. Kukirimi kabar dan kudoakan.
Tapi hari masih muda.
Nikmati makananmu.
Semoga Tuhan mengistirahatkan jiwa mereka!
Kau pasti capek!
Semoga mereka beristirahat dalam damai.
Semoga.
Dan semoga api dan belerang neraka
menghanguskan jiwa orang yang mengambil mereka dari ibu mereka!
Ibu mereka!
Ya Tuhan, maha pemurah...
...tidak ada kesedihan lebih besar daripada kesedihan seorang janda!
Jangan biarkan...
...hatimu tenggelam!
Pada akhirnya...
...kita semua berakhir di sana.
Kita semua!
Ya, tentu...
Tapi jiwa lembut mereka pergi jauh sebelum waktunya.
Sepertinya Tuhan juga lebih suka mereka yang lembut!
Tapi ini bukan perbuatan Tuhan.
Atau perbuatan-Nya?
Sedang apa kau?
Lepaskan!
Lepaskan!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Bu!
Lepaskan aku! Apa yang kau lakukan?
Lepaskan aku!
Bu!
Ayo, bawa kemari!
Terberkatilah hatimu!
Lihat ini...
Di mana kau bersembunyi, Nak, sampai aku belum melihatmu?
Kemari!
Kemari dan beri aku ciuman!
Biarkan aku menghabiskan makanannya sebelum dingin!
Ayo duduk dan makan!
Tidak apa-apa, makanannya terlalu panas!
Biarkan agak dingin!
Sementara itu, kita berdua bisa bicara, sesama lelaki.
Apa...
Saatnya kau memuntahkan semua yang kau telan!
Keluarkan aku!
Aku terbakar, keluarkan aku!
Sepertiku saat kau membunuh anak-anakku!
"Tuhan suka mereka yang lembut," bukan?
Itu benar! / Panas!
Tidak apa-apa, aku tidak keberatan jika sedikit tua!
Selama dimasak dengan baik! / Panas!
Seperti itu! Terbakarlah!
Tetaplah di sini!
Aku sekarat! / Terbakarlah, matilah!
Lagipula kau tidak ada gunanya hidup!
Ingat, babi kotor,
saat kau berjanji tidak akan pernah menyakiti anakku?
Aku terbakar!
Aku sekarat!
Aku sekarat!
Kematian dibalas kematian!
Luka bakar dibalas luka bakar!
SITUS SLOT ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2023 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, DITAMBAH ADA RTP YANG AKURAT HINGGA 98% Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.