All language subtitles for The.Final.Master.2015.CHINESE.1080p.BluRay.x265-VXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Tips kontes adalah kepala tidak menghindar, Kepala orang tak akan lebih cepat dari tangan orang.

Lengan halus, Leher kasar, Menurut kamu, Tangan lebih cepat atau kepala lebih cepat.

- Tangan. - Sekali lagi.

Dia sudah kalah denganmu, Peraturan Tian Jin..

Tak peduli kalah atau menang, Bukoan tetap harus traktir

Kamu mau minum kopi, Jauh-jauh datang menemanimu.

- Mengapa masih menghinanya? - Yang latihan kungfu duduk bersama..

- Hanya untuk bicara seni bela diri. - Duel sekali lagi.

- Kamu yang urus? - Tentu.

Tahun 1912, Muncul Bukoan pertama di Tian Jin.

Tahun 1932, Tian Jin tetap menjadi kota bela diri.

- Apa yang kamu pelajari? - Wing Chun.

Tak pernah mendengarnya.

Kungfu kecil selatan, Satu generasi 3-5 orang. Kecil sampai tak bisa kecil lagi.

- Ingin memperluasnya di Tian Jin? - Itu harus tunggu persetujuanmu.

Hari ini kamu membuatku terkejut, Orang biasa tak bisa mempelajari kungfu ini.

Aku bawa kamu pergi ke suatu tempat, Selain aku, Orang yang latihan kungfu tak ada yang datang.

Sudah lihat?

Wanita Belarus membuatku terkejut. Tariannya, Rahasia penggunaan ototnya..

Hampir mendekati kungfu, Aku mempelajari kungfu saat muda.

Pernah bersumpah menjaga rahasia, Bagaimana denganmu?

Seumur hidup paling banyak mengajari dua orang.

Jika kita tidak mengajari yang sebenarnya, Orang asing cepat lambat menelitinya..

Anak dan cucu kita akan dipukul.

- Kamu mengajari? - Tidak berani.

Guru di Tian Jin tak ada yang berani, Perlu orang luar yang melanggar peraturan dulu.

Kamu janji mengajari yang sebenarnya, Aku akan menyetujui kamu membuka Bukoan.

Aku sudah menjadi kepala seni bela diri Tian jin selama 30 tahun.

Hanya ingin melakukan hal yang menguntungkan generasi yang akan datang sebelum pensiun.

30 tahun tidak singkat, Mengapa tidak melakukannya dari awal?

Ada banyak hal tidak akan ingat jika tidak tua.

3 hari kemudian bertemu di Kissling.

Restoran Tian Jin, Carilah. Setuju atau tidak?

Kamu dan aku tetap memiliki persabatan.

Sudah kupikirkan, Tidak mengajari yang sebenarnya.

Roti Kissling tak perlu bayar, Ini adalah satu-satunya hal yang menguntungkan di Tian Jin.

Selain kamu menyetujuinya, Masih ada satu peraturan lama.

Melawan 8 Bukoan akan bisa berdiri di Tian Jin.

Hingga sekarang tak ada yang bisa lewat dari lima.

Roti Kissling juga tak pernah ada yang makan lima.

Roti 8.

Guruku aman seumur hidup.

Beberapa tahun sebelum mati, Sekali minum anggur selalu maki diri sendiri.

Aku tidak mau tidak tenang saat tua.

Jangan makan lagi, Tak pernah melihat pria yang begitu suka cari keuntungan.

Baiklah.

Sesuai peraturan.

- 2 tahun lagi, Aku juga tak kuat lagi. - Kamu tak perlu bertarung.

Jika kamu bertarung, Bukoan yang ditendang olehmu tak akan menerimamu.

- Ajari seorang murid. - Tidak menerimaku, Dapat menerimanya?

Murid harus cari yang lokal, Orang Tian Jin menerima orang Tian Jin.

- Aku bantu kamu memilihnya. - Paling cepat mengajari satu orang.

Aku tak bisa menunggu.

Kamu hanya bisa menunggu

Bukan wanita yang baik, Keluarga miskin. Belajar di sekolah orang asing dengan gratis.

Melahirkan seorang anak saat berusia 17 tahun, Anak orang asing.

Ditenggelamkan oleh orang tuanya.

Reputasi hancur, Hingga sekarang tak ada yang menikahinya.

Aku akan menikahimu. Aku tinggal 3 tahun di Tian Jin.

- Lalu? - Ikut aku kembali ke Guang Dong.

- Jika tidak ikut, Akan kutinggalkan uang untukmu. - Berapa?

- Bisa dibicarakan. - Ini bukan nasibku yang terbaik.

Nasibku yang terbaik adalah disukai oleh orang brasil yang datang makan.

Menikah ke amerika selatan Kokoa.

- Bagaimana? - Ini angkanya.

Aku sebagai jaminan, Kamu tak memberikannya, Dia akan minta denganku.

Tak ada lain kali lagi, Sudah terlalu banyak membantumu.

Jangan tanya hal yang kulakukan di Tian Jin. Jangan dikatakan meskipun sudah menebaknya.

Aku menikah bukan menjual tubuh.

Kamu harus beri satu kata untukku, Melihat ketulusanmu.

Mulai usia 15 tahun, Setiap hari mengayungkan pedang selama 500 kali.

Jumlah ini mengikatku, Tak akan berpikir sembarangan.

Mulai hari ini, Kamu sebagai kendalaku.

Sekali sebulan berjalan-jalan denganku

Makan kepiting sekali.

Tinggal di rumah orang miskin harus seperti orang miskin.

Berjalan tidak boleh beli barang. Kepiting..

Ada 9 sungai di Tian Jin, Kepiting lebih murah dari beras.

Kepiting cukup.

Kamu biasanya tidak merokok.

Setiap orang memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan burukku..

Baik juga.

Cepat jalan.

- Hebat, Kenapa menyinggung preman? - Mungkin wanita cantik.

Tak mungkin tinggal di sini, Pakaian mereka kelihatan bagus.

Melihat wajah depan langsung pergi.

Kakak.

Aku datang untuk bertarung.

Cucilah mukanya, Suamiku akan kembali nanti.

Melihat wajah depannya, Tetap layak walaupun dipukul.

- Pergi. - Apa?

Kamu mau lihat aku dihajar?

Tinju tak ada artinya, Pedang saja.

- Pedangnya masih bisa? - Bisa.

Sayang sekali kamu tidak belajar tinju.

Ikutlah aku.

Pandangan murid yang kamu terima kepadaku ada yang salah.

Setelah latihan tinju, Dia tak akan berani melihatmu lagi.

Setelah latihan dimulai, Dia akan menghormatiku seperti menghormati dewa.

- Shifu. - Jangan panggil aku shifu.

Aku tidak mengajarimu lagi.

- Saudara, Apa yang kamu pikirkan? - Orang yang ku temui lebih baik darinya.

- Orang lokal? - Benar.

Ada satu hal tidak ingin kukatakan, 19 Bukoan di Tian Jin..

Menendang sampai yang ke delapan, Para pemimpin Bukoan akan mencari master mengalahkan orang ini.

Mengusirnya dari Tian Jin.

Tapi kami mengakui prestasinya, Guru dari orang ini boleh membuka Bukoan.

Dengan begini tinju kecil mulai terkenal, muka Tian Jin juga terlindungi.

Orang yang kupilih seumur hidup tak bisa kembali ke Tian Jin, Dia menerimanya.

- Jangan melibatkan orang lain. - Untung saja seorang bajingan.

Tidak sayang kalau hancur.

Master yang dipilih mungkin adalah aku. Aku sudah tua.

Ingin menang sekali lagi sebelum pensiun.

Ini adalah pertarunganku yang terakhir, Tak boleh ada kesalahan.

Yang dikuasai muridmu, Aku harus menguasainya juga.

Hari ini memanggilmu sebagai shifu.

Ada semacam pertarungan di Tian Jin bernama tangan pisau.

10 tahun yang lalu main gila-gilaan, Baru-baru ini tak ada yang latihan.

dan menjadi kelemahan seni bela diri Tian Jin, Orang luar tak tahu.

Dengan kemampuan seperti ini, Dua tahun dapat menendang Bukoan.

2 tahun?

1 tahun, Aku bawa kamu pergi dari sini.

Xiao Geng, Bisnis yang bagus.

Shifu yang menyuruhku ganti pekerjaan.

Tidak boleh melakukan pekerjaan yang keras setelah latihan kungfu.

Sia-sia latihannya kalau kelelahan.

Mundur dari pekerjaan becak maka jangan menyimpan becak lagi.

- Biaya pensiun terlalu mahal. - Becak tak berharga, Ini adalah peraturan.

Bunuh aku jika ingin mengambilnya.

Hajar.

Berkelahi di jalan tidak boleh menggunakan senjata besi.

Ini adalah peraturan Tian Jin selama bertahun-tahun.

Kamu menggunakan pedang dengan kami, Kita bukan saudara lagi.

Ambil saja becaknya, Ayo pergi.

1 tahun kemudian.

Cukup

Dada tertusuk. Pembuluh darah lengan tertusuk.

Pinggang belakang tertusuk.

- Bawah tulang rusuk tertusuk. - Lengan bawah tertusuk.

Geng Liang Chen, Menang.

Bukoan Ying Hua mengundang tuan Geng datang ke pesta malam Deng Ying Lou.

Tidak menarik.

Kamu pilih tempatnya.

Satu orang masing-masing 3 mangkuk.

Kamu yang bilang tak boleh beli barang.

Lain kali keluar, Dia akan menemanimu.

Tunggu kalau berani.

- Berapa orang yang bisa kamu panggil? - Ratusan.

- Ada 20 orang? - Ada.

- Akan kutunggu. - Tunggu saja.

Pulang!

Aku ingin bertarung.

Aku tak tahu kamu benci anjing. Anjing dipeluk seperti anak.

- Aku tahu tentang anakmu. - Ditenggelamkan ayah ibuku setelah lahir.

Tidak, Di bawa pergi oleh pedagang.

Anak yang baru lahir sangat jelek, Aku tak mengerti sedih karena masih kecil saat itu.

3 tahun yang lalu, Tiba-tiba memikirkan si jelek ini.

Kita cari kembali kalau merindukannya.

Hari pertama kita langsung mengambil biaya putus denganmu.

Kamu kembali ke Guang Dong, Aku tidak ikut.

- Masalah Tian Jin tetap ada di Tian Jin. - Bagaimana denganmu?

Mengikuti seorang pria lagi?

Bunga tetap bisa mati meskipun dipelihara, Tak ada yang memeliharanya juga bisa mati.

Pria tidak penting bagi wanita.

Wanita melewati hidup mati diri sendiri.

Benar-benar datang?

Pembicaraan masih belum selesai.

Rumahku ada di Guang Dong dikenal sebagai 99 lantai, Rumahnya banyak.

Hilang semua karena pemberontakan, Untung saja belajar kungfu sejak kecil.

Jika tidak, Bahkan kemampuan untuk makan nasi juga tak ada.

Aku menjadi pengawal kapal barang. Berlayar 13 tahun.

Setelah lewat 40 tahun, Tak bisa tinggal di atas laut lagi.

Pulang ke rumah baru tenang.

Rumah bukan hancur berarti dirampas, Berusaha keras akhirnya mengambil kembali sebuah rumah tua.

Mulai dari rumah ini, aku akan membangkitkan usaha keluarga.

Tapi tahun lalu shifu meninggal dunia.

Aku tak pernah bertanggung jawab pada keluarga dan shifu.

Aku ingin membalas jasa shifu lebih dulu dan mengurus keluarga.

Jika ditunda lagi, Rumah tua itu akan diambil lagi.

- Aku harus kembali ke Guang Dong. - Aku tak pernah bilang untuk menangkapmu.

Ada 9 sungai di Tian Jin, Tidak tahu keluargaku datang dari mana.

Sampai generasiku berubah jadi orang Tian Jin.

Jika aku ikut kamu pergi, Aku akan bersalah kepada 3 generasi keluargaku.

Wanita Tian Jin tidak menikah keluar. Tidak hanya aku, Semuanya juga begitu.

Aku sudah tahu.

Setelah aku pergi, Kamu menjadi wanita yang diceraikan.

- Reputasi hancur lagi. - Reputasi kamu yang hancur.

Orang Tian Jin bangga dengan wanita.

Mendengar dan mendengar wanita diceraikan, Kamu akan dimaki sebagai sampah.

- Aku sudah tahu. - Terima kasih kamu telah menikahiku.

- Kamu diatur oleh dewa. - Dewa apa?

- Valentino. - Siapa?

Artis hollywood.

Dia adalah dewa?

Tinggalkan fotomu untukku setelah kamu pergi, Aku juga anggap kamu sebagai dewa.

Ada yang mau kukatakan denganmu.

- Tak ada yang kejar. - Coba jalan lagi.

Shifu.

Pelan-pelan, Dia sudah tertidur.

Suruh dia pergi.

Hari ini.

Saat ini kamu seharusnya ada di pesta.

- Kamu kalah? - Aku menang.

Aku malas menemani mereka. aku membawa kepiting untuk shifu.

Hari pertama menantang, Hari besar seumur hidupnya.

Gurumu biasanya membeli 80 ekor. Dia 30 ekor, Aku 50 ekor.

Ini cukup dimakan siapa?

Waktu aku belajar kungfu, Nyonya tak peduli padaku selama 2 tahun.

Suatu hari tiba-tiba marahi aku, Aku merasa senang, Dimarahi nyonya..

Maka bisa belajar yang baru dengan shifu.

Aku sudah mengerti, Aku menyukai seorang wanita.

Sama cantiknya denganmu.

Sama denganku, Tangan yang bekerja sejak kecil.

Lebih cantik dariku.

Tak berani..

Setiap Bukoan memiliki alat pelindungnya.

Zaman dinasti Qing, Keluargaku adalah seorang jenderal.

Baju besi ini menjadi alat pelindung, Menurutmu cocok?

Cocok.

Kakak Zheng..

Teknik berpedangku berhasil.

- Muridmu sudah berhasil? - Pandanganku tidak salah.

Dia memiliki bakat.

Kamu tidak pakai?

Pakai kaki.

Geng Liang Chen menang.

Sudah setahun, Pertama kali membiarkanmu masuk rumah.

- Kamu tahu mengapa? - Aku tahu.

Guru akan membiarkan murid masuk rumah setelah menilainya.

Shifu, Kamu terluka?

Kesalahan saat bekerja.

23 tahun, Guruku mentraktirku minum kopi.

Dan mengatakan kamu adalah masa depan sebuah perguruan.

Hari ini aku mengatakan ini kepadamu.

Jangan pergi menantang lagi. Apa kamu masih mau hidup?

Geng Liang Chen.

Kamu..

Apa kamu menangis jika aku mati?

Mati secepatnya.

Aku setiuju.

Dimana suamimu?

- Tidur siang. - Bangunkan.

Muridmu menantang 7 Bukoan, Prestasinya luar biasa.

Orang muda Tian Jin tak bisa kuatur.

- Aku menyesal mengajarinya. - Bukan maksudmu?

Aku harus melakukan pekerjaan dan mempunyai istri.

- Untuk apa menyinggung kalian? - Sumber uang akan terbuka setelah membuka Bukoan.

Istrimu cantik, Kamu tidak berpikir membuatnya hidup lebih baik?

Kamu lebih cantik.

Aku tak berani.

Tidak seperti berbohong, Biarkan dia tetap hidup.

Menikahi aku demi hari ini? Tinggal di rumah orang miskin.

Ini semua hanya untuk menutupimu? Membuat orang berpikir kamu tidak bersaing dengan dunia.

Kamu mau mengkhianati muridmu?

Aku adalah masa depan sebuah perguruan. Aku harus melakukan sesuai peraturan.

Pergilah.

Jangan mengatakan apapun dengan Geng Liang Chen, Jangan merusak rencanaku.

Jangan buru-buru, Jika tidak Tanganmu akan menjadi lambat.

- Aku mengerti. - Kamu akan kalah kalau lambat.

Kamu sudah mengatakannya.

Shifu.

Pergilah. Kamu lebih kuat dari aku saat muda.

Aku mempunyai seorang murid menjadi ajudan seorang laksamana.

Pengeluaranku disini dibayarnya, Kungfunya tak bisa, Keuntungan tak ada habisnya.

Nyonya.

Dia mengajarimu di sini? Sudah setahun, Aku tak tahu.

- Dulu kamu belajar kungfu demi melihatku. - Siapapun juga ingin melihat wanita yang cantik.

Nyawa hilang setelah melihat, Aku tak ingin menjadi momok ini.

Kamu bukan wanita yang cantik lagi bagiku.

Sulit bertahan di Tian Jin, Keluargaku sisa aku seorang.

Sekarang aku..

Hanya sisa kamu dan guru.

Larilah jika merasa ada yang salah.

Pertarungan ada saksi matanya. Pemenang tidak terima balas dendam.

Tidak boleh terlihat senjata besi di jalan Tian Jin.

Penarik becak berkelahi akan menyembunyikan tongkat di bawah becaknya.

Aku adalah Geng Liang Chen yang menantang 7 Bukoan.

Ambillah.

Geng Liang Chen, Apa kamu sudah gila?

itu adalah penjahat, Kakinya begitu putih, Dia bukan penarik becak.

Tidak kelihatan, Aku hanya melihat kamu menindas orang.

Setiap detik di jalan selalu ada penindasan. Hari ini aku menindas orang, Lalu kenapa?

Tak apa-apa, Mulai sekarang jangan datang lagi.

- Geng Liang Chen. - Aku kenal kamu?

Kamu begitu terkenal baru-baru ini, Aku sengaja datang melihatmu.

Dari pada dijebak, Lebih baik aku datang sendiri.

Apa kamu bilang?

Aku menantang.

Boleh, Tapi.. Kalah dan menang, Aku tak akan minum teh denganmu di jalan.

Sangat memalukan.

Kecuali untukmu, Minum kopi.

Terima kasih.

Aku tak bisa melindungi reputasi yang ditinggalkan oleh mantan suami.

Saudara Han pergi terlalu muda dan membuatmu menderita.

10 tahun lalu, Saudara Han yang membuat tangan pedang menjadi terkenal.

Saudara Han meninggal dunia, Ketertarikan semua orang juga hilang.

19 Bukoan Tian jin, Sampai aku adalah yang ke delapan.

Satu lagi adalah setengah dari Tian Jin. Ini akan ditertawakan semua orang.

Adik, Aku akan maju.

Selama ini, Menghadapi masalah apapun, Tetap orang tua yang bertahan.

Tak ada yang berbakat di Bukoan, Karena kita tak mengajari yang asli.

Bukoan menerima murid, Politisi melakukan kinerj, Pedagang melakukan reputasi.

Tunggu mereka sudah cukup melakukannya dan tidak menyumbang lagi.

Kemakmuran Bukoan juga terputus. Hari baik tidak lama, Tak perlu serius.

Shifu.

Aku bukan gurumu, Ingat.

Hari ini tidak latihan pedang. Aku mencari jalan keluar untuk pelajar kungfu.

Baju basi dinasti Qing yang kuubah akan menjadi pelindung latihan pedang pasukan.

Masa depan ada di dunia militer.

Kamu bertarung dengan muridku ditentukan hari apa?

Beberapa hari ini, Hari ini menemui laksamana.

Shifu.

- Berkat kamu, Dimana laksamana? - Laksamana tidak jadi datang ke Tian Jin.

Dia menyuruh merekam video untuk dia.

Tak bisa menemui laksamana sebenarnya adalah kabar baik.

Dalam kesempatan ini meninggalkan video.

Kamu adalah ahli bela diri. Pasti akan menjadi sejarah nanti.

Ikut guru, Kamu juga berjalan masuk sejarah.

Berhenti.

Kacau.

Berhenti.

Sudah mengerti?

Shifu.

Aku masuk jebakan murid.

Orang muda terkenal, Dapat memukul perguruan yang lain juga dapat memukul guru sendiri.

Ada hal ini.

Guru dipukul akan traktir.

Merayakan murid melampaui diri sendiri.

Ini adalah idemu.

Muridmu memintaku membujukmu, Aku tak tahu sebelumnya.

Dia berada di dunia militer, Bukan bela diri. Mengapa melakukan seperti ini?

Kakak Zheng, Kamu sudah tua, Jangan tanya lagi.

Ini adalah dua rumah yang ditinggalkan muridmu untukmu.

Kamu tidak mau?

Dia membawa pergi reputasi seumur hidupku.

Mana mungkin aku tidak mau.

Tuan sudah keluar, Kapan kembali tidak dikatakan.

Tuan, Di dunia tak ada yang gratis. Roti gratis, Sebelum itu harus pesan makanan.

Alasan yang begitu sederhana, Aku justru tak memikirkannya.

Ada seorang temanku, Staminanya lebih baik dari pemuda.

Tapi dia tetap orang tua, Melakukan apapun rela keterlaluan juga tidak rela ada kesalahan.

- Tuan Zheng? - Dia memiliki pertarungan dengan Geng Liang Chen.

Dia melanggar janjinya denganku.

- Geng Liang Chen bisa mati? - Dia memiliki bakat, Tak akan mati semudah itu.

Dia bisa cacat.

Kita berdua bawa dia pergi dari Tian Jin. Hari ini..

Sudah kukatakan, Kamu kembali ke Guang Dong, Aku tidak ikut.

Mengantarkan.

Bisakah?

Bisa.

Pulang tunggu aku.

Shifu Chen, Silahkan naik minum teh.

Peraturan utara, Bagaimana menangani muridmu, Kami mewakili seni bela diri untuk menyatakannya.

Meninggalkan yang samping adalah teman, Meninggalkan yang tengah adalah musuh.

Menghadapi musuh boleh menggunakan cara apapun.

19 Bukoan hanya kalian yang mengambil keputusan?

- Bagaimana dengan sikap tuan Zheng Shan Ao? - Menghidangkan teh demi tidak bicara.

Ambillah.

Legenda pendekar Shu Shan yang baru sudah keluar?

Ambillah kalau ada, pak polisi ingin melihatnya.

Ada.

Ada seorang tentara ingin melihatnya, Hanya sebentar saja.

Berikan kepada dia dulu, Kamu tak perlu bayar.

Kami pergi dari Tian Jin, Selamanya tidak kembali lagi.

Bisakah melepaskan dia?

Nona, Kamu tak bisa membantu.

Aku akan pergi mengaturnya.

Cepatlah pergi memanggil polisi.

Terima kasih.

Muridmu menantang 8 Bukoan, Kami mengusir guru dan murid.

Orang-orang akan mengatakan kami sombong. Kami dukung kamu membuka Bukoan, Minimal setahun.

1 tahun kemudian, Kamu pergi tak akan dihalangi.

Kami bukan mafia ataupun politikus.

Dia boleh pergi, Tapi dengan luka.

Bagus.

- Xiao Geng, Apa kamu butuh bantuan? - Tidak.

Mari kita bertarung dengan senjata.

Apa yang kalian lakukan? Dia bukan saudara kita lagi.

Hal yang harus dilakukan seni bela diri, Tentara melakukannya.

Demi menyatakan kepada warga, Tentara akan mengambil alih seni bela diri.

Selama ini masalah seni bela diri diurus sendiri, Mulai sekarang tak ada hari yang baik lagi.

Ternyata muridku disiapkan untuk muridmu.

Tak ada aku lagi di Tian Jin. Aku bersembunyi dan tidak menemuimu.

Karena malu.

Hari ini aku naik kapal pergi ke Brasil. Menanam kokoa pada usia tua.

Sebentar lagi kamu membuka Bukoan, Hadiah untukmu.

Katakan aku yang mendesainnya jika mau dipakai, Seumur hidup hanya meninggalkan reputasi ini.

Sudah setahun tak pernah lewat pintu depan rumahmu.

Ada orang pergi bersamaku, Kamu kenal.

Aku tidak seharusnya menerima pedangmu.

- Kebetulan. - Kita bertarung sekali lagi.

Tidak.

Ada dokter di gereja depan, Berjalan terlalu cepat, Pisau belati akan menggores usus.

Kamu melukai 6 orangku, Memaksamu berjalan lambat. Anggap saja hukumanku kepadamu.

- Hal sepele. - Jangan kembali ke Tian Jin lagi setelah sembuh.

- Ini adalah hukuman kepadamu. - Aku tak akan pergi kemanapun.

Aku pernah membunuh 200 orang. Bandit, Pembuat onar.

Aku sudah hidup selama 20 tahun di Tian Jin. Mana mungkin meninggalkan keluarga begitu saja.

Jika tidak mau diremehkan olehku, Lari 50 langkah ke Tian Jin.

Sulit bertahan di Tian Jin, Anak sulung keluarga miskin.

Di usir oleh orang tua pada usia 15 tahun, Mencari jalan hidup sendiri.

- Aku adalah anak sulung. - Cerewet.

8 tahun yang lalu, Ayah ibu membawa kedua adik pergi ke timur laut dan tak ada kabarnya lagi.

Sekarang keluargaku hanya sisa aku seorang di Tian Jin.

Merokok! Menghilangkan bau darah.

Ketua.

Berhenti.

Lari seperti itu tak mungkin hidup lagi.

- Suruh orang menguburkannya. - Baik.

Tak bisa menghentikan orang asing memecahkan bela diri kita.

Langsung menikahi orang asing. Luar biasa.

- Saudara, Antarlah sampai di sini saja. - Kakak Zheng.

Hati-hati dengan wanita Belarus. Usia kalian beda jauh.

Hati-hati dia menipu semua dana pensiunmu.

Dia miskin sejak kecil, Tentu saja sangat egois.

Tapi uang pria memang untuk ditipu oleh wanita.

Liang Chen.

Tidak menakutinya lagi.

- Xiao Geng, Kamu bukan saudara kami lagi. - Malam ini aku pergi dari Tian Jin.

Biarkan aku dorong sebentar.

Prestasi menantang 8 Bukoan dilatih dengan i ni.

Bukoanmu di buka di jalan pintu timur yang paling ramai.

22 kamar, Ajudan Lin yang membelinya. Tak pernah ada Bukoan sebesar ini di Tian Jin.

Aku memesan kamar di hotel untukmu. Sementara tinggal di sana sebelum Bukoan diperbaiki.

Aku sudah terbiasa tinggal di rumah orang miskin.

- Aku tidak ingin bergerak. - Ketenaran di utara.

Mendapatkan sebuah hasil yang berpura-pura. Kalau itu aku, Ketertarikan juga akan hilang.

Tapi hidup memang berpura-pura.

Orang telah datang.

Maaf, Aku sakit.

Upacara pemakaman dilakukan dengan indah.

Kami sudah mengubur Xiao Geng.

Shifu Chen, Kamu mau melakukan apa. Kami akan mendengarmu.

- Aku mau melakukan apa? - Xiao Geng mendorong kereta sebelum mati.

Melakukan pekerjaan kaki kami adalah orang kami.

- Dendamnya akan kami balas. - Pekerjaan kaki melawan seni bela diri.

Lucu sekali.

Kamu..

Dapat melepaskan kancingmu maka pasti bisa menembus tenggorokanmu.

Mengerti?

Besok, Aku membuka Bukoan. Aku datang ke Tian Jin demi menunggu ini.

Siapa yang mengacaukanya, Jangan salahkan aku.

Xiao Geng adalah muridmu.

Anakku berusia 11 tahun ini. Tidak tahu seperti apa wajahnya.

Pasti seperti dia.

Aku tak bisa menemukannya lagi. Tapi dia bisa datang mencariku.

Aku tak bisa meninggalkan Tian Jin.

Tak bisa menangkapku. Mereka akan menangkapmu.

Aku hanya menikah denganmu, Jika mereka benar-benar balas dendam, Aku mengakuinya.

Tidak sempat pergi berfoto, Aku harus meninggalkan foto untukmu.

Berlayar 13 tahun, Ini adalah semua tabunganku.

Besok kamu tunggu aku di stasiun kereta api. Jika aku tidak datang, Kamu pergi saja.

Tidak perlu pergi ke Guang Dong, Turun dimana saja.

Bertahanlah selama 10 tahun, 10 tahun kemudian kembali ke Tian Jin lagi.

Anakmu 21 tahun, Dia memiliki kemampuan mencarimu.

Aku akan mendengar katamu.

Kamu melakukannya dengan cantik.

- Ajudan Lin. - Katakanlah.

Pejabat mengikuti perayaan rayat, Tidak boleh mengenakan seragam.

- Ada peraturan ini? - Peraturan lama.

Waktu masih ada

Tak ada urusan kalian lagi. Bubarlah semua.

Kamu ikut aku pulang ganti baju.

Lihat aku.

Berhenti.

- Apa kamu masih menyewa buku? - Kedai temanku.

Orangnya sudah mati, Gurunya menyuruh orang bawa pesan, memberikannya untukku.

- Shifu? Temanmu belajar bela diri? - Kamu baru datang ke Tian Jin?

Temanku adalah Geng Liang Chen yang menantang 8 Bukoan.

Liang Geng Chen? Aku pernah mendengarnya di atas kereta api.

Legenda.

Dia dijebak oleh penjahat. Setiap orang berteriak tidak adil untuknya.

Ada beberapa buku ternoda oleh darahnya.

Benarkah? Coba aku lihat.

Waktunya tidak banyak lagi.

Nona, Berilah ini untukku.

Kamu tidak seperti orang biasa. Kamu datang ke Tian Jin untuk menjadi pejabat?

Kamu harus menegakkan keadilan untuknya jika kuberikan padamu.

Kamu begitu membelanya, Dia pasti seorang pria yang baik.

Terima kasih atas kedatangan semuanya. Bubarlah semua.

Tutup pintunya.

Hari ini buka Bukoan, Cuaca baru. Putar film ''Api membakar kuil Hong Lian''

Aku mau roti.

Kakak Zheng, Bukankah ini adalah kakak Zheng?

Ajudan Lin tidak hanya seorang militer juga ahli seni bela diri.

Semuanya barusan sudah melihat kungfunya. Murid melampaui guru.

Apa kedudukan kakak Zheng dulu, Begitulah kedudukan ajudan Lin.

Tak ada yang menentang?

Kuil Hong Lian masih diputarkan?

Putar.

Api membakar kuil Hong Lian. Sutradara Zhang Shi Chuan.

Ada Bukoan pasti ada yang penantang.

Aku datang menantang.

Siapa duluan? Muridku menantang 8 Bukoan.

Aku ingin menantang yang ke sembilan. Ketua Zhou, Apa kamu terima?

Kamu adalah orang yang mengalahkan Zheng Shan Ao.

Kamu terima.

Apa sudah berpikir dengan jelas?

Kamu tak pernah membunuh orang, Hari ini pasti sudah lama direncanakan?

Banyak hal cukup dipikirkan saja. Kamu tahu seberapa kuat daging manusia?

Membunuh berapa orang, Pedang akan tumpul.

Kami bisa memahami sakitnya kehilangan murid. Anggap saja bercanda.

Ajudan Lin juga tak akan keberatan.

Benar.

Aku sama dengan kalian.

Juga berharap Geng Liang Chen hancur secepatnya. Diusir dari Tian Jin.

Menghancurkan satu orang mendirikan sebuah perguruan.

Aku bukan gurunya.

- Kuil Hong Lian masih diputar? - Putar.

Kamu benar-benar harus pergi, Disini bukan restoran.

- Lihatlah, Mirip sekali denganmu. - Apa kamu bilang?

Aku bertemu dengan seseorang saat berusia 17 tahun.

Dia bahkan tidak meninggalkan fotonya. Wajahnya hampir mirip dengan ini.

Bukan dia yang meninggalkannya untukku, Ini karena ketinggalan.

Dia berhutang padaku, Jadi berdoa kepadanya, Memohon apapun harus dikabulkan.

Hari ini aku mohon seseorang bisa hidup. Orang ini jauh 200 meter dariku.

Aku takut tidak bekerja jika terlalu jauh.

Barang newyork, Masih berharga. 50 roti, Bantulah aku.

Dia duduk disampingmu, Semua orang tidak tenang.

Bukan aku yang bunuh muridmu. Dia yang memaksa diri sendiri.

Aku pikir seumur hidup ini tak akan bertemu dengan orang yang kuat.

Laksamana bukan, Guruku juga bukan.

Mereka berdua adalah orang yang kuat dan cerdas.

Tapi muridmu itu benar, Dia hidup, seni bela diri akan lebih menarik.

- Apa sudah melihat wajah pelakunya? - Sudah.

Duan Rui, Aku sudah menemukanmu.

Kamu adalah anak pengurus rumah kakak Zheng.

Mengikuti marga Lin menjebak majikan sendiri.

Marga Lin sudah mati, Kamu tak bisa bertahan di militer lagi.

Aku beri jalan hidup untukmu, Bergabunglah dengan seni bela diri.

Aku ikut kamu dari sekarang.

Aku memukulmu untuk kakak Zheng.

20 tahun, Laksamana naik.

Mengosongkan kamar dagang, Jalan kereta api, Bank Seni bela diri yang kecil bagaimana bertahan hidup

Hari baik tak akan lama. Tapi hari baik sehari adalah sehari.

Semua orang melihatnya, Kamu membunuh ajudan Lin.

- Sepertinya benar.. - Terima kasih, Semua berterima kasih padamu.

Kamu harus mati di sini. Aku akan mengabulkan permintaanmu.

Aku sudah lama datang ke sini, Tak pernah bertarung dengan orang yang tangguh.

Baiklah, Akan kutunjukkan pedang utara kepadamu.

Sebelum kakak, Pemimpin Tian Jin adalah suamiku. Pria mendapat dunia, Wanita harus melindunginya.

Tak ada waktu lagi. Akan kubayar dikehidupan berikutnya.

Pelindung yang diberikan kakak Zheng untukku. Biarkan murid dari setiap Bukoan memakainya.

Aku akan berjuang sebelum mati, Meninggalkan kesan untuk anak-anak.

Kalian tidak mengajarkan yang asli, Tak akan muncul orang yang berbakat.

Aku mati, Wing Chun akan hilang selamanya. Biarkan aku mengajarkan yang asli.

Anggap saja muridmu.

Orang selatan tak bisa dipercayai.

Mulai hari ini, Akan terlihat senjata besi di jalan Tian Jin.

Aku yang meninggalkan bekas ini. kejayaanmu seumur hidup.

Aku telah mengajarkan teknik pedang, Berapa yang didapatkan ada di tangan kalian.

- Kungfu yang hebat. - Senjata yang bagus.

Orang tua bekerja, Pergilah.

Kamu meremehkanku?

Benar.

Pergi.

Orang ini melukai orang tanpa membunuh.

Nyawanya tak akan kulepaskan.

Shifu Chen melakukan hal sebesar ini, Harusnya memanggil kami.

Turunkan barangnya.

Minggir..

Dia telah pergi.

Minggir..

Titip salam untuk guru Chen.

Orangku.

Kamu tahu apa yang dilakukan priamu?

Kamu tahu apa?

Aku akan menanggungnya.

Peraturan lama, Kabur berarti sudah mati. Sudah berakhir.

Dia membeli tiket pergi ke Guang Dong.

Bertemu dengan shifu Chen, Serahkan ini kepadanya.

Dia akan menutupi mulutnya dan hidup menyembunyikan identitas.

Apa yang kamu tulis?

Kata-kata sungkan, Apa yang ditulis tidaklah penting.

Dia bisa menerima suratnya berarti kita bisa mengejarnya.

Selatan begitu jauh. Apa dia akan menepati janjinya?

Pasti. Dia memiliki wanita.

Wing Chun telah hilang.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.