All language subtitles for Among.the.Beasts.2023.HDCAM.c1nem4.x264-SUNSCREENbroth3rmax.

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish Download
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian Download
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI

♣ BANDAR36 ♣ ♠ MAXWIN BERAPAPUN PASTI DIBAYAR ♠ ♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

Apa yang ada airnya tapi tak ada ikannya,

Aku tak tahu. / Jawabannya peta.

Itu yang kukatakan. / Tidak, kau tak jawab.

Kubilang peta. / Mm-hmm.

Aku berbisik, apa kau tak dengar?

Tidak. / Aku berbisik, "peta."

Tidak, kau tak bilang. / Ya.

Tidak, kau tak bilang. / Ya.

Mm-mm.

Ayo bikin lagu.

♪ Aku ada di dokter hewan... ♪

♪ ...sama piaraanku, George ♪

Maksudku... kamu yang nyanyi, aku tak bilang aku yang nyanyi,

katamu kau penyanyi, jadi...

Hey, Kayla. / Hai.

Aku akan bawa dia sekarang, ya?

Jangan cemas, dia nanti kembali, ngerti?

Kau mencemaskan George?

Yeah, tapi kayaknya dia tak akan kenapa-napa.

Ya, aku juga anggap dia baik-baik saja.

Tapi kalau tidak, kita jangan mengatakan ya,

kita harus bicara dulu sama ibumu

dan lihat berapa biayanya.

Masa bodoh biayanya.

Jangan bilang "masa bodoh." / Masa bodoh, masa bodoh.

Hey.

George sangat beruntung kau menjaga indra keenamnya.

Kita nanti tahu.

Ibu masih kurang... / Dia sedang berusaha.

Berdoa saja dia berusaha lebih keras lagi.

Beri dia waktu, dia nanti mengerti.

Hey, Kayla. / Hai.

Mau melihat Georgie lagi?

Ya.

Baiklah, urutan yang pertama

sebalah kanan.

Hai, Georgie.

Apa kabarmu? Bagus.

Tunggu sebentar, George, tunggu sebentar, sayang.

Oh, hai. Kayaknya kita pernah bertemu.

Hai. / Ini LT.

Dia komandannya ayahku.

Paul. / Hai, salam kenal.

George tidak kena infeksi

dan itulah yang paling kami khawatirkan.

Tapi kami menemukan

kalau dia menderita asma. / Wow.

Ada obatnya kok, ngerti?

Tapi kau harus memberikan dia obat setiap hari,

mungkin selama beberapa tahun, paham?

Tak apa. Tak apa-apa.

Oke.

Kami merawat indra keenamnya George, betul LT?

Apapun yang terjadi.

terjemahan broth3rmax

Terbuat dari kaca akan kupecahkan.

Ayo. Ayo beraksi. / Tunjukkan kemampuanmu, kawan.

Ooh, kamu seperti

ayam lurus, nak.

Tunjukkan kemampuanmu padanya, Stevey.

Akan kumasak kau malam ini. Kau mau apa, bro?

Yang cepat, sayang, ayo.

Sialan!

Bagus sekali. / Ya begitu, Stevey!

Punggung tak apa?

Ya. / Bagus.

Itu yang kumaksud brengsek.

Bagaimana?

Itu bagus, keputusanmu bagus,

kau berpikir cepat.

Ada lagi? / Dia dan dia.

Ayo naik, teman-teman. / Barengan.

Cobalah denganku, Stevey.

Lihat betapa seriusnya dia.

Ayo, bro, ayo.

Ayo, brengsek. Ayo.

Hey, hey!

Bagus!

Awas punggungmu!

Tenggorokanku kena pukul.

Bagus! / Ya sudah.

Cukup.

Semua orang pergi dan istirahat.

Mestinya ini latihan, keparat.

Bicara soal pengganggu pesta.

Bergulatnya bagus, tapi dia mainnya terlalu kasar.

Mukul tenggorokan.

Apa yang kau inginkan?

Cukup sulit nyari tempat

buatmu untuk latih tanding.

Tiga lawan satu dan satu orang memakai borgol.

Tapi dia memang punya reputasi sebagai orang gila.

Ini bisa gila atau kacau.

Teddy bakal maksa kita nyari sasana lain.

Suruh dia mundur saja.

Dia sudah nemu satu tempat dia bisa nongkrong,

ayo,

Ada yang mau katakan sesuatu?

Ya, aku. / Kau mau katakan padaku?

Oh!

Agak kasar buatmu?

Mundurlah.

Stevie.

Kau mau menyakiti salah satu orang-orang ini?

Apa itu yang kau inginkan? / Oke, oke.

Dia mendengarmu. Bilang, "oke" Stevie.

Oke, Stevie. / Oke. Ayo mandi.

Ya, Pak, Dr. Freud. Mandi.

Aku Dr. Freud sekarang.

Kamu harus jadi tim tag, kau masuk sini.

Kuyakin bisa menemukan lawan yang ingin menghajarmu.

Ya, aku siap.

Benarkah?

Sudah lama kamu tak bertarung,

Aku tak ingat apa kau seperti dulu.

Ayo makan sushi.

Ada apa?

AMONG THE BEASTS

Kuingin kau bersihkan area

yang di depan lift itu.

Kami sedang bicara sama detektif,

kami akan bereskan semuanya, ngerti?

Dan kami akan menemukan dia, paham?

Aku tahu ini berat, tapi nanti akan...

Hai. Teman keluarga, Paul.

Hai, namaku Alex. Aku terapisnya Kayla.

Ibunya sekarang sedang bersama detektif.

Terima kasih telah datang. / Tidak, tentu.

Um, begini, sebenarnya aku harus manggil orang

buat menggantikan waktu siangku di kelompok trauma jadi...

Hey, tahu tidak?

Aku bisa tangani. Kami tak apa disini. / Kau bisa, kan?

Tidak, tidak, aku... aku harus disini.

Aku harus di sini. / Tidak, kami baik-baik saja di sini.

Kuingin kalian menjauh dari lift itu,

kita harus kosongkan area itu.

Oke, beri kami, eh, waktu sebentar.

Bisa beri kami waktu sebentar?

Kau tak apa-apa? Kau yakin?

Ya. / Terima kasih.

Ceritakan yang terjadi. / Apa pedulimu?

Saat ini tak usah pikirkan masalah itu.

Kau bisa membenciku lagi

setelah dia pulang dengan selamat dan sehat,

tapi untuk saat ini, kita di pihak yang sama.

Ya?

Kami pagi tadi dibangunkan oleh

katanya mereka menemukan tasnya dia di trotoar

di luar sebuah bar.

Ada yang diambil?

Mm-mm.

Sial, itu pertanda buruk 'kan?

Belum tentu.

Anggaplah begini, kalaupun barangnya hilang,

kita belum tahu apa yang terjadi padanya.

Ada lebih banyak waktu. Polisi mungkin di belakang mereka.

"Mereka?" / Maksudku cuma...

Oh Tuhan. Kau kira itu karena mereka?

Tidak.

Lantas apa maksudmu?

Tidak. Maaf, tapi tidak.

Kau jangan bersikap begitu sekarang.

Kau lebih kuat dari ibumu.

Aku mencintai Lucy seperti seorang adik,

tapi stabil bukanlah kata yang kugunakan untuk menggambarkan dia.

Jadi, kau harus tegar.

Bersama siapa Kayla tadi malam?

Beberapa teman, tapi dia jalan pulang sendirian.

LT!

Mereka membawanya, LT, mereka yang membawanya.

Ini hari pertama.

Kita belum tahu apa-apa, ngerti?

Kita tahu mereka telah menculik anakku.

Oke, uh, sekarang dengar,

aku membaca pernyataan awalmu pada petugas

dan kau bilang Kayla sedang bersama teman...

Aku tak tahu dia bersama siapa.

Kau tak tahu dengan siapa putrimu tadi malam?

Apa dia... apa dia ada di rumah seseorang?

Apa dia di jalan? Apa dia di bar?

Adikku yang baru berusia 12 tahun tak ada di sebuah bar.

Kami menemukan sebuah ransel di depan... / Aku tahu yang kau lakukan.

Aku berusaha bantu... Aku berusaha menemukan putrimu.

Kau anggap aku ibu yang payah.

Tidak, aku tak... aku tak bilang begitu.

Tolong apa bisa panggilkan detektif yang lain disini?

Tolong pelankan suaramu, ini bukan McDonald's,

kau tak bisa pesan polisi semaumu, ngerti?

Jelas kami mendapatkan McAsshole.

Oke, cukup. Cukup. / Tunggu sebentar.

Tak ada masalah di sana 'kan, Chris?

Terry, Terry... Beri kami waktu sebentar.

Dengar, kau harus keluarkan orang-orang itu dari aula ini.

Kami tahu soal liftmu, Terry.

Pergi semua, gunakan kantor saja.

Kami ngerti, kami ngerti. Oke.

Sebentar, um, Detektif, terima kasih atas semua

yang kau lakukan. / Tentu.

Bu, apakah mungkin

kalau putrimu masih berpesta?

Kukatakan sekali lagi. Dia baru 12 tahun.

Aku... Aku mengerti itu, aku tak bisa beranggapan apa-apa.

Kami menganggap kau brengsek.

Tolong jaga mulutmu. / Baiklah, um...

Pergi kau. / Janganlah begitu.

Baiklah, dengar, aku berusaha membantu...

Aku... aku... ya. Dan kita... / ...ngerti?

Dan aku akan... hubungi segera setelah kami mendapat kabar.

Ya. / Oke?

Terima kasih banyak. / Oke.

Terima kasih, kami sangat hargai bantuanmu.

Tak apa. Tak apa.

Mereka akan membantu.

Aku turut prihatin. Ya.

Hey, biarku, tolong. / Baiklah.

Kita nanti akan mengetahuinya.

Ngerti?

Mereka mengupayakannya. Kita...

Katakan.

Dia yang mestinya di sini, bukan kau. / Aku tahu.

Kau tahu, sebagian diriku akan selalu menyalahkanmu

atas yang terjadi padanya.

Sebagian diriku akan selalu setuju denganmu.

Tapi aku pernah melihatmu dengan Kayla...

dan aku tahu ini bukan sekedar janjimu.

Aku tahu dia berharga bagimu sebagaimana dia berharga baginya.

Kau juga berharga baginya.

Bawa saja adikku pulang, LT.

Kumohon.

Bella, kau ini bicara apa?

Dengar, aku membaca statistiknya.

Kasus itu hanya akan menumpuk.

Polisi hampir tak bisa menemukan orang dalam kasus seperti ini,

jadi mereka hampir tak berusaha.

♣ BANDAR36 ♣ ♥ Bandar Slot Terkuat ♥

♣ BANDAR36 ♣ ♠ MAXWIN BERAPAPUN PASTI DIBAYAR ♠

♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

Dengar, aku akan lakukan semua yang kau minta, ngerti?

Aku janji.

Aku akan jadi orang yang tegar dan kutelan semuanya

dan tetap akan kujaga semua orang dalam kondisi layak.

Tapi kau carilah dia. / Bella, kondisi ini kacau.

Apa yang bisa ku... / Itu!

Tatapan matamu itu.

Gunakan itu.

Dengar, kami hanya berempat.

Kami kehilangan seperempat keluarga kami hari itu.

Kami tak bisa kehilangan keluarga lagi. Jangan sampai keluarga kami jadi separoh.

Kau sudah janji padanya.

Kau berjanji padanya, kau akan menjaga Kayla.

Dan memang harus.

Kau antarkan dia latihan sepak bola

dan kau bawa dia pulang setiap saat.

Aku cuma minta kau lakukanlah seperti kebiasaanmu itu.

Bawalah dia pulang.

Ngerti?

Mau kuambilkan apa, kawan?

Soda. / Baiklah.

Soda jenis apa? / Buatlah kejutan.

Tempatmu? / Ya.

Saat senang maupun susah. / Hm.

Apa kau tahu seorang gadis diculik di depan sini

tadi malam? / Tidak, tidak, tidak.

Ya, dia diculik. / Tidak.

Polisi menemukan tas di luar sana pagi ini.

Aku tak mau kau ke sini menanyakan gadis hilang, kawan.

Apa dia putrimu?

Putri temanku.

Uh...

Tentu, tentu. / Ya.

Bagaimanapun... / Teman.

Hey, papi, biarku... antarkan ke luar secepatnya,

supaya kau tak tersandung tali sepatumu

saat keluar.

Apa kau perhatikan gadis ini tadi malam?

Tidak.

Bisa tolong lihat fotonya?

Foto apa?

Yang ini.

Rasanya sudah waktunya kau pergi, saudara.

Permisi.

Aku perlu bicara denganmu sebentar.

Kuingin tanya barangkali kau pernah melihat gadis ini.

Bung, aku berusaha bersantai di sini.

Dia diculik dari depan sini

tadi malam.

Aku akan perlihatkan ponsel ini orang-orang sini.

Kuingin semua orang melihatnya.

Tolong, lihatlah.

Oke. / Berikan di sini, kawan.

Ini bukan pesta seperti itu, sayang.

Sekarang kamu sudah tamat.

Kau membuat kesalahan di sini.

Kau, sendirian.

Astaga!

Hey! / Oh Tuhan.

Sialan.

Kau bercanda?

Lihat fotonya.

Tolonglah, kawan. Tolong.

Astaga.

Oh, sial...

Kumohon.

Aku belum pernah melihatnya, saudara.

Sial.

Oh, brengsek.

Oh Tuhan, kau lihat itu?

Aku tahu. Oh Tuhan, itu gila.

Kau tahu, karena aku dulu menikmati

kehidupan pesta,

semua orang menyukaiku apa adanya.

Jadi, ternyata aku melakukan hal buruk

disaat aku kebanyakan minum. / Benar.

Tapi, aku sungguh tak mengerti apanya yang beda.

Jadi, kau merasa seolah tanpa alkohol,

kau jadi orang yang berbeda?

Dan bagi orang yang pastikan?

Ya, ya.

Aku lucu, itu menyenangkan, dan sungguh,

jika bukan karena insiden kecil itu,

um, kurasa aku tak akan apa-apa dan sehat.

Dan kurasa aku tak perlu berhenti minum,

tapi, sejujurnya, rasanya kadang aku minum-minum

agar orang lain tertarik.

Tertarik.

Oke, banyak yang perlu, um, diungkap disini,

tapi kita harus akhiri sesi kita sekarang.

Tapi kita akan lanjutkan lain kali.

kuharap kita bisa saling bertemu

di barbekyu Be Positive akhir pekan ini.

Um, dan kuharap pekan kalian menyenangkan.

Oke? Sampai jumpa, kalian. / Sampai jumpa, Dr. Alex.

Terima kasih, Graham.

Permisi. / Mm-hmm?

Hai, um, namaku Paul dan...

Ah, Paul. Ya, ya, ya.

Bagaimana kabar Lucy?

Dia, um, kondisinya tak begitu baik.

Ya.

Eh, boleh aku mengajukan beberapa pertanyaan?

Boleh, ya.

Um...

Aku cuma ingin tahu apa ada sesuatu

yang bisa kau ceritakan saat bersama Kayla.

Um, apa saja yang mungkin dia katakan...

Kau tahu, andai aku ada, Paul,

Sungguh.

Maksudku, Kayla anak yang bahagia. Maksudku, kau tahu itu.

Dia biasa menghabiskan sesi mencoba membuatku tertawa,

kau tahu, membuat... / Tebak-tebakan.

Tebak-tebakan. Ya, Tebak-tebakan.

Kau tahu, aku... aku...

aku rasa dia tidak kabur, kalau itu yang kau tanyakan.

Menurutku juga tidak.

Aku... maksudku lebih kayak...

apa ada teman,

mungkin yang lebih tua, yang dia ceritakan,

orang yang mungkin baru dia temui yang...

Kau tahu, sesi Kayla atas perintah pengadilan, betul?

Karena semua masalah dengan ibunya.

Jadi, jika hal seperti itu terjadi,

aku diberi mandat untuk segera memberi tahu CPS.

Oh, ya, tidak, aku tak mengatakan... / Tidak, tidak, aku... aku tahu.

Aku hanya... dengar, aku akan jawab pertanyaanmu

selama yang kau mau.

Aku cuma ingin ada sesuatu yang lebih bermanfaat

yang bisa kutawarkan padamu.

Apa kau keberatan bila aku berperan sebagai terapis sebentar

dan bertanya bagaimana kabarmu?

Aku baik-baik saja.

Kau tahu...

Kayla banyak cerita...

tentangmu, dia sering cerita tentang dirimu.

Tapi, yang tak dia ceritakan padaku...

adalah seberapa buruk kebohonganmu.

Andai aku ada disaat dia membutuhkanku.

Tidak, tidak, tidak, tidak. Paul, jangan begitu.

Kita selalu ingin menyalahkan sesuatu

di saat-saat seperti ini.

Meskipun pada diri kita sendiri, tapi kau jangan begitu.

Itu tidak membantu.

Hm.

♠ MAXWIN BERAPAPUN PASTI DIBAYAR ♠ ♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

[.] TAHUN KEMUDIAN

Sial, bajingan...

Hey!

Hey!

Ya, ya, ya.

Brengsek kau, Eddie, apa yang mau kau katakan, bro?

Kau melihatku seperti ini, kan?

Aku baik-baik saja. Aku tak apa-apa, bro.

Jangan khawatirkan aku, ngerti?

Aku baik-baik saja.

Sialan.

Obat ini memang mantap.

Ke atas.

Ya, di atas sini.

Ayo bawa dia ke kamar mandi.

Kita harus cepat. / Ayo.

Ayo, berdirilah.

Tenang. Kupegangi dia.

Turunkan dia di sini.

LT. Apa yang kau pakai, kawan?

Hm?

Apa yang kamu pakai? Apa yang kau pakai, brengsek?

Bangun, bro. Jawab dia.

Hey, dia akan terus begitu sampai kau menjawabnya.

Yeah, aku meninggalkan kencan gara-gara ini.

Menamparmu untuk bersenang-senang, sekarang.

Aku tahu, Stevey.

Sial.

Ini dia. Masuk bak mandi.

Xanax dan Valium.

Bahan itu muncul 'kan?

LT, aku akan masukkan jariku ke tenggorokanmu.

Kalau kau menggigitku, kupatahkan hidungmu.

Ngerti?

Jangan gerak-gerak.

Di mana kita, Paul?

Masih ada lagi.

Sekali lagi, bro. Sekali lagi.

Apaan, bro?

Paul, semua ini harus dihentikan.

Tak ada yang menyuruhmu datang. / Kau meneleponku.

Aku menelponmu? / Ya.

Mengapa aku mau begitu? / Mana aku tahu.

Kau tahu, biasanya,

jika kau benar-benar akan melakukannya, kau tidak menelepon.

Mungkin aku menelepon untuk mengucapkan selamat tinggal.

Lain kali jangan.

Bro... / Brengsek kau.

Aku mengecewakan dia, Mac.

Aku sudah janji akan menjaga putrinya, dan aku...

Kita hutang budi padanya.

Yang terjadi pada Bobby adalah kesalahan kita,

tanggung jawab kita, kita...

Aku tak ingin mendengar kata-kata itu

keluar dari mulutmu lagi.

Mengerti?

Aku menyayangi saudaraku dan aku menyayangimu.

Tapi tak akan kubiarkan kau menyakiti kami,

hanya untuk melepaskan beban hati nuranimu sendiri.

Ayo, bro. Ayolah, bro.

Serius!

Di mana kita, Paul?

Airbnb.

Tempat yang cukup bagus.

Tidak memalukan?

Eh, semacam itulah.

Astaga.

Stevie, hubungi layanan kebersihan

dan cari seseorang, mungkin Dean, untuk perbaiki pintu depan.

Baik.

Steve? / Ya, pak?

Kau bilang sedang berkencan.

Ya.

Lancar?

Persetan kalian berdua!

Oh Tuhan.

Bagaimana kau bisa menemukanku, Mac?

Tak usah dipikir. / Mac.

Jordy.

Sial.

Memasang pelacak ke ponselmu

setelah kau meneleponku.

Apa yang dia katakan pada bosnya?

Dia bilang sedang menindaklanjuti sebuah kasus.

Dia bohong.

Masalah ini harus diselesaikan, bro.

Kau harus menyelesaikannya dan maka nanti akan selesai.

Aku harus pulang. Ini akhir pekanku bersama anak-anak.

Stevey akan di dekat sini.

Selesaikan masalah ini.

Jangan coba-coba bunuh diri lagi hari ini.

Aku sudah mencari dia.

Bahkan tak pergi mencarinya.

Kau memelihara anjingnya.

Dia mencintai anjing itu dan kau merawatnya.

Itu hebat.

Itu sangat tulus.

Mungkin cuma itu yang tersisa yang bisa kau berikan, kawan.

Saat pemadaman api berlangsung...

tombol VC memasang ranjau anti-tank.

Jadi, dia diledakkan. / Bukannya kamu.

Bukannya aku. / Ya.

Jadi, sekarang yang terjadi adalah, aku keluar dari jalurku

dan muncul lalu berlari ke arahnya

dan orang malang itu... dia tertutup...

dia tak memakai... rompi anti-peluru,

jadi dari pinggang ke atas

dia tertutup dengan minyak terbakar.

Satu-satunya yang tak terbakar

adalah rambut aslinya karena dia memakai,

kau tahu, memakai...

helm trek. / Benar.

Yang lainnya kebakar semua.

Jadi...

saat aku lari ke arahnya, dia mulai jatuh.

Reaksi pertama alami, berniat nangkap dia.

Ya.

Uh...

Baiklah. / Kau tak apa.

Ya, cuman ada sedikit masalah dengan ini.

Dan, uh, kulitnya terlepas di tanganku.

Kau tahu maksudku? / Ya.

Dan nama panggilanku saat bertugas, entah apa alasannya, adalah Tiny.

Dan kata-kata terakhir yang kudengar darinya adalah, kau tahu,

"Tiny jangan biarkan aku mati."

Kami membawanya ke medevac.

Dia bertahan sekitar 1 bulan dan kemudian jantungnya terhenti.

Het, Tiny. Dimana LT?

Dia di kamar mandi, berdandan.

LT! Aku mau membelikanmu minuman

karena... karena...

Mungkin itu perang pertama

yang tak ada sesuatu yang strategis dari mereka.

Di mana mereka memilih... mereka memilih tempat, apalah,

karena mereka menginginkan angka,

mereka menginginkan jumlah mayat dan sebagainya.

Jadi, kami ambili mayat-mayat ini tiga kali

masing-masing untuk dikembalikan.

Washington menyuruhmu naik bukit,

lalu mereka menyuruhmu turun bukit.

Tapi... maksudku...

Ya, tapi tahu tidak?

Itu sebenarnya perang pertama yang kutahu,

bukan dijalankan oleh Pentagon,

tapi dijalankan oleh Kongres.

Dan itu benar-benar konyol.

Tidak, karena semua politisi terlibat di sana,

kau tahu, membuat keputusan.

Dan mereka bukan...

Brendan!

Brendan, kau pecandu alkohol! Dia sebenarnya tidak bercanda.

Kau mau membualkan itu lagi?

Dia tak pernah diam.

Apa-apaan ini?

IED manusia.

Hei, selamat kembali lagi. / Oh, aku tak apa.

Hey, diam...

Siapa yang suruh kalian bicara? Kubilang diam...

Tiny! / Tak pernah tahu datangnya.

Kau tak terlihat sehat.

Apa maksudmu aku tak terlihat sehat?

Kau tak terlihat sehat.

Kau memang terlihat kurang sehat masak dibilang sehat.

Itu tak masuk akal. / Itu masuk akal.

Jordy...

pengucapanmu betul, tapi matamu tak melihat jelas,

matamu tak melihat jelas.

Kau tahu, ketika kau kembali

dan membawa semua masalah ini.

Karena aku pernah, kau tahu, eh,

divisi pada saat itu,

cuma divisi infanteri mekanik.

Dan kami terikat pada...

Screaming Eagles, yang ke-101.

Hey, Paul.

Apa aku mengenalmu?

Aku datang dengan damai.

Datang dengan damai, berdiri di tempatmu.

Beritahu temanmu yang di belakangku

pisauku akan tertancap di jantungmu

sebelum dia mengangkat pistol itu.

Mari cepat jelaskan siapa dirimu sebenarnya, ya?

Aku orang yang punya sepupu berusia 12 tahun

diculik dari Bronx 3 hari lalu.

Ambillah nanti saat kau keluar.

Bagaimana kami tahu kalau kau tak punya senjata di sini?

Aku memang punya pistol di sini.

Turut sedih soal sepupumu.

Sophia. / Sophia.

Tapi aku tak tahu caranya bisa bantu.

Kami tahu kau sedang mencari seorang anak beberapa waktu lalu.

Ceritakan saja semua yang terjadi

soal putri temanmu itu.

Dan kami anggap kau mungkin memaklumi kondisiku,

mengingat kehilangan yang kau alami.

Siapa yang kuajak bicara di sini? / Negro, apa kau bisa ngitung?

Ada kami berdua di sini. / Bicaralah padaku saja.

Kurasa aku tahu sekarang, huh? / Kenapa kau senyum begitu?

Hey.

Kasih tahu si negro ini kalau dia tetap berdiri

dia akan mati di tempatnya berdiri.

AJ. / Huh?

Tenang.

Aku tenang. / Tidak, kau tak tenang.

Kau harus duduk.

AJ.

Duduk di pojokan

dan renungkan perbuatanmu.

Letakkan pistolnya dan ikutlah ngobrol, Paul.

Karena lebih parah ketimbang AJ mengeluarkan senjata yang salah

orang tertentu bakalan tahu

kalau kau menodongkan pistol,

senjata apapun, pada putrinya Juan Gomez.

Siapa Juan Gomez?

Kau putrinya si ayah?

Jangan bicara begitu padaku.

Dia dipenjara 'kan? Si Ayah?

Bisa kau ceritakan yang terjadi

sama putrinya temanmu, mau?

Aku tidak menemukan dia. Itulah yang terjadi.

Aku punya seorang saksi...

yang merasa kalau dia melihat mobil van itu

yang dipakai menculik Sophia.

Dia bahkan melihat sebagian plat nomornya.

Huruf A dan Y.

Anak menggambarkan ini untuk kami.

Kami tak mau lapor polisi

karena alasan yang jelas.

Jadi, kurasa kau bisa mencarikan koneksi orang

yang bisa membantu kami secara diam-diam.

Koneksi yang bisa mencarikan mantan tentara

yang keluar dari penjara

karena dia meninju polisi di jalan di depan banyak orang.

Apa aku mesti tersanjung? / Tak ada tuntutan.

Kau melacak panggilan telponku. / Kau meninju seorang polisi.

Waktunya pergi. / Aku akan membayarmu.

Sepuluh ribu?

Waktunya pergi.

Big Juan, itu Juan Gomez.

Siapa sebenarnya Juan Gomez?

Siapa sebenarnya Juan Gomez?

Juan Gomez, dia mengurusi banyak narkoba

masuk dan keluar dari Queens.

Rekan-rekanku telah menyelidiki

masalah ini bertahun-tahun.

Dia bertransaksi 10 tahun di bagian utara beberapa bulan lalu.

Putrinya menjalankan operasi saat dia pergi.

Jadi kita mendekati

pengedar narkoba Meksiko sekarang, begitu?

Bagus sekali. Keputusan yang bagus.

Apa?

Apa itu? Kenapa? Apa?

Apa kau ingat waktu itu Bobby tertawa ngakak

kalau dia berak di dalam bunker itu?

Dan kita harus tinggal di sana, kita tak bisa...

tak bisa kemana-mana lagi.

Makan rebusan brengsek. / Oh Tuhan.

Jadi, apa yang kau katakan pada cewek Meksiko itu?

Kubilang tidak.

Tidak, tidak, kau jangan...

Jordy, ayolah. Kau... kenal semua orang, kawan.

Dan kantormu sendiri...

minta saja salah satu rekanmu

memberi kami daftar pelanggar seks

di daerah itu dan kubisa...

Kau bisa datangi setiap rumah dan menghajar semua orang di Queens

sampai apa?

Kau kebetulan ngejar bajingan yang nyulik dia?

Kau kait-kaitkan ini dengan Kayla.

Maumu aku harus berbuat apa, Jordy?

Pergilah sama Bella dan Lucy. / Mengapa?

Biarkan orang Meksiko itu urus urusan mereka

sedang kita urus urusan kita. / Yang mana?

Urusan menjaga keluarganya Bobby,

seperti yang akan dia lakukan pada kita semua.

Ini tak akan bisa mengembalikan Kayla.

Aku benci jadi orang yang mengatakannya.

Gadis itu sudah mati. / Kita lebih berhutang pada Bobby.

Pulanglah. / Itu ide kita.

Maksudmu itu ideku. / Aku mau nelpon.

Sikapmu seolah cuma dirimu yang menyayangi Bobby.

Seolah cuma dirimu yang terluka.

Seolah, cuma dirimu yang merindukannya.

Yah, itu omong kosong.

Kita semua ada di sana, bro. Kita semua.

Kita semua terluka, dan kita semua melihat wajahnya dalam gelap

disaat kita sendirian.

Kau tak perlu berhutang budi.

Aku mau nelpon, Jordy.

Ya. Kau nelpon.

Apa yang kau inginkan?

Yeah, yeah, diamlah kau. Lagian kau belum tidur.

Dengar, kuingin kau suruh salah satu rekanmu

mencarikan sesuatu untukku.

♥ Bandar Slot Terkuat ♥ ♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

Dan Hernandez akan datang besok.

Mm-hmm. Disadap. Ya. / Disadap.

AJ!

Tolong katakan aku bisa mengusir dia.

Jangan. Bawa dia ke sini.

Dan AJ. Bersikaplah sopan.

Tunjukkan padanya sikapmu yang aku tahu.

Bukan pada orang ini.

Begitukah penampilanku? / Ya.

Itu tidak lucu.

Geser kanan.

Apa itu mobil van?

Mungkin.

Siapa yang memberikan ini padamu?

Jika kuberitahu, dia akan berhenti berbuat baik padaku.

Maksudku, pasti ini mobilnya. / Mungkin.

Apa kau tahu di mana mobil ini? / Diparkir di jalan di Queens.

Di mana? / Tiga syarat.

Pertama, kau jangan bertindak tanpa aku.

Tak seorangpun. / Bentar.

Maaf, kau memberiku syarat?

Apa kau sadar yang bisa kuperbuat terhadapmu?

Tidak, kau bisa apa?

Aku mempekerjakan dan memecat orang tangguh sepertimu tiap hari.

Oh, aku bukan orang tangguh.

Kedua, aku yang memimpin.

Kita lakukan semuanya sebagai satu tim,

tapi jika butuh nelpon, aku telpon,

kau patuhi. / Apaan?

Harus ada yang mimpin

dan pastinya bukan dirimu.

Kenapa aku mau dirimu...

Apa kau tahu di mana van itu diparkir?

Oke.

Kau yang mimpin.

Apa syarat ketiga? / Ketiga, jangan ada polisi.

Beres.

♣ BANDAR36 ♣ ♥ Bandar Slot Terkuat ♥

♣ BANDAR36 ♣ ♠ MAXWIN BERAPAPUN PASTI DIBAYAR ♠

♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

Kita bisa saja nunggu berhari-hari sampai pria ini muncul.

Atau perempuan.

Tentu, aku ngikut saja.

Kita bisa saja nunggu berhari-hari si perempuan ini

sehingga kita bakal membuat dia batal muncul.

Berapa orang yang disuruh ayahmu

untuk nyari Sophia?

Um.

Dia tak tahu kamu dan AJ sedang mencarinya 'kan?

Kau ini bicara apa?

Dia tak mau menarik perhatian terhadap bisnis ini,

begitu?

Apa itu akan jadi masalah, Letnan?

Aku lebih suka main sembunyi-sembunyi.

Oke, baguslah.

Hey, lihat.

Tunggu, tunggu, tunggu... / Ya, terserah ngomong apa, bos.

Kita belum tahu apakah itu orangnya.

Sial.

Apa kau mau ngobrol selagi aku ngejar?

Memang itulah yang ingin kulakukan.

Terus kabari lokasimu.

Dia lari kayak kelelawar kesetanan.

Jangan tembak dia. / Aku tak bawa pistol.

Lantas kenapa kau ngejar dia kalau begitu?

Dia... dia mau masuk ke binatu.

Tidak, jangan mengejarnya.

Dia nanti berusaha keluar dari pintu belakang.

Siapa kau?

Tidak! / Siapa kau ini?

Siapa...

Siapa kau, huh?

Oke, oke.

Oh, kau ngajak berdansa?

Aku... Aku di dalam binatu. Aku di binatu.

Hey jalang, kau bicara sama Tuhan? Bentar lagi kau akan menemui Dia.

Oke.

Aku datang dengan damai. / Oh, kau datang dengan damai?

Aku ke sini dengan damai, dengan damai. / Kau ke sini dengan damai?

Setelah kau melukaiku? / Aku harus, karena kau nyerang aku!

Hey!

Tidak, tidak, tidak, tidak. / Ada apa ini?

Hey, hey, hey, hey! Diam! / Kau tak perlu begitu.

Bagaimana kau tahu yang kuinginkan?

Pakai bahasa Inggris, bro, berapa kali harus kubilang?

Sekarang tutup mulutmu.

Maaf...

Aku tadi, anu...

Sudah jangan bicara dengannya.

Tadi itu salah paham... uh...

tadi aku mengikuti...

Dia tak ngerti... hey,

apa kau tahu kamu dimana?

Ini wilayahnya Lopez, jalang.

Apa kau mengatakan Lopez?

Seperti Sonny Lopez?

Tidak, aku kenal Sonny Lopez.

Oh, baguslah.

Semua kenal dan ibunya juga.

Tidak, aku... aku... memang kenal Sonny Lopez.

Tidak, aku... aku, um...

Kami dulu pernah bersama. Kami besar bersama...

Brengsek, jangan bicara dengannya

dan bicaralah denganku. / Oke. Maaf.

Aku bicara padamu.

Kenal Sonny bukan berarti kau boleh bawa-bawa pisau kemari, brengsek.

Astaga, berapa orang kalian yang ada di sana?

Dia melukaiku. Sekarang rasanya sakit banget.

Dengar, jalang,

akan kucincang kau,

dan menyebarkannya ke seluruh kota.

Baiklah, itu ide yang buruk

karena aku kerja bareng dengan krunya Big Juan.

Big Juan? / Ya.

Pemilik Jungle Club, Big Juan? Big Juan, Big Juan?

Ya. / Pergi dari sini.

Sungguh? / Ya.

Yo, yo, yo, buktikan.

Apa nama ketiga anjing besar

yang dibiarkan Big Juan keliaran di sana?

Apollo, Rocky, dan Adonis.

Apa itu nama-nama anjing, bro?

Entahlah. / Orang-orang tolol.

Aku... / Tetap diam.

Aku manajer di Jungle.

Tutup mulutmu. / Namaku Lola.

Aku baru di klub bajingan itu

2 minggu lalu dan mereka memberitahuku

kalau putri Big Juan yang memanajeri...

Kau bilang tadi namamu Lola? / Salam kenal.

Sial... sial...

Lola, sial. Ini aku, Jimmy. Kau ingat?

Tahun lalu kita bertemu saat menaiki

truk sampah yang akan kita semua masuki?

Ingat itu? / Oh, ya.

Ya, ya, ya.

Tolong jangan todongkan senjata itu lagi padaku?

Oh, sial, maaf. / Terima kasih.

Kenapa kau tak bilang dari tadi?

Tadi aku lagi sibuk sama pisaumu, bro.

Itu cuma salah paham. Kau tahu maksudku?

Kita tak perlu bilang siapa-siapa sial ini.

Ini jadi rahasia kita. / Ya.

Tak harus ke mana-mana. / Hei, tenang.

Tidak, itu salahku. / Maksudku, begitulah.

Maksudku, aku masuk toko tanpa permisi.

Jadi, sungguh dibenarkan kau menodongkan

Shotgun ke arahku. / Ini bukan toko kami.

Kami ke sini cuma ngambil uang dan perlengkapannya.

Orang bodoh yang punya usaha ini hutang 15 Gram pada Sonny.

Oh.

Baiklah, aku harus pergi.

Aku ke sini cuma ngejar orang

yang lewat sini... / Tunggu, bentar.

Yang kau maksud kayak gringito? Bocah kulit putih?

Ya. / Maksudmu, bocah kulit putih ini?

Kau tak siap untuk ini.

Waktu jalan pelan buatmu di ruangan ini.

Dan kuingin kau punya sesuatu yang bisa mengingatkanmu pada kehidupan.

Selamanya.

Ke tempat lain selain di sini

yang semoga saja bisa kembali ingat

kalau kau bisa jelaskan yang ingin kuketahui.

Sudah lama tak kulakukan ini,

jadi harus kuakui aku agak bersemangat.

Apa kau bersemangat?

Apa kau bersemangat?

Tidak, tidak.

Tidak. / Tidak? Tidak apa?

Semuanya sudah datang.

Baiklah, teman-teman,

Aku dan Nathan barusan saling mengenal.

Dia ingin melayani.

Betul? / Mm-hmm.

Pernah lihat gadis ini?

Tidak.

Dimana dia?

Aku tak tahu.

Aku tak tahu. / Kau tak tahu?

Kau yakin? / Mm-mm.

Mm-mm.

Kalian percaya padanya?

Kau percaya padanya? / Tidak.

Aku tak tahu. / Maaf.

Aku tak tahu. / Aku kalah suara.

Tidak, tidak, tidak, jangan!

Pasang handuknya... ini dia, ini dia.

Jangan, jangan! / Air, Lo... Lola.

Tidak, tidak, tidak, jangan!

Air, air. / Tidak, jangan!

Lagi, lagi, lagi, ya.

Lagi, lagi, lagi, ya.

Ya, lagi. Ya, ya.

Satu lagi, tambah lagi. Oke, ya.

Ya, sama seperti kita bahas, sama kayak yang kita bahas.

Ya. Ya ya ya. Masukkan semua. Semuanya.

Ya, ya. Tambah lagi, satu lagi.

Uh huh. Ya, ya. Tambahi lagi, tambah lagi.

Ya.

Ya, Ini dia. Begitu. Begitu.

Lagi. Lagi. Ya, ya, ya.

Ya. Cepat.

Dudukkan dia.

Di mana dia, Nathan?

Nathan.

Nathan. Dimana dia?

Sialan kau!

Brengsek kau!

Huh? Bagaimana? Brengsek kau!

Aku tidak tahu! Aku tidak tahu.

Aku tidak tahu.

Baguslah.

Tidak, tidak, tidak, jangan! Kumohon! Tolonglah!

Kumohon, kumohon!

Tidak, tidak tidak tidak! Jangan!

Ini dia. Ini dia. Ya begitu.

Ini baru bener. Ini baru bener.

Ayo. Sekarang kita fokus. Ini dia.

Oh ya. Dia mau lagi. Dia mau lagi.

Masih belum ngerti, huh?

Ya. Ya.

Jangan menyisakan apapun.

Ayo. Ayo. Lagi.

Ini dia. Ini dia.

Tambah lagi. Ayo, tambah lagi.

Air bisa menyelesaikannya. Jelaskan semuanya.

Ya sudah, dudukkan dia.

Aku tidak tahu!

Aku tidak tahu.

Nathan. / Kumohon, Tuhan.

Kau akan membunuhku dan aku tidak...

Hey, hey, hey. Aku tak mau membunuhmu.

Aku tak mau membunuhmu. / Aku tidak tahu.

Dimana dia?

Aku tidak tahu.

Maaf, Nathan.

Bagaimana kalau itu sekedar mobil van dengan desain serupa?

Lalu kita rusak orang yang tak bersalah

yang mungkin dia tetap akan rusak

sampai dia gantung diri di lemarinya.

Memang harus begini.

Kau ingin Sophia kembali?

Ya.

Maka kita harus lihat ke bawah bebatuan

dan abaikan semua serangga.

Kamu harus memilih, Nathan.

Dan itu pilihan gampang.

Tak ada yang bisa bertahan dengan metode ini.

Tak ada.

Dan tak perlu malu.

Bajingan paling jahatpun menyerah pakai metode ini.

Aku melihat satu orang.

Satu orang. Fahid namanya.

Salah satu pengawal pribadinya bin Laden.

Dia digelonggong selama 5 hari,

tapi dirinya sudah dilatih

selama hidupnya.

Menahan siksaan.

Nathan.

Apa selama hidupmu sudah dilatih

melawan penyiksaan?

Pada akhirnya kau akan memberitahuku.

Kami akan terus lakukan ini sampai kau mati.

Apa kau tahu... / Ya.

Apa dia masih hidup?

Apa dia masih hidup?

Masih?

Kau menculik gadis ini?

Kapan? / Uh...

beberapa hari lalu.

Apa dia masih hidup?

Aku tak tahu.

Kau tak tahu? Kok bisa kamu tak tahu?

Aku cuma melakukan penjemputan dan pengantaran.

Penjemputan dan pengantaran ke siapa?

Aku tidak tahu. / Semuanya "Aku tidak tahu."

Aku tidak tahu, aku... aku bicara jujur.

Aku tidak tahu. Brengsek.

Aku tak mau buang-buang waktu iris jari kelingking

dan daun telinga, seperti yang dilakukan CIA.

Jawab pertanyaanku.

Aku akan potong kedua jempolmu.

Penjemputan dan pengantaran ke siapa?

Aku tidak tahu. Oh, Tuhan... ampun deh, oke?

Sumpah.

Aku tidak melihat orang-orangnya, ngerti?

Tapi kurasa mereka tak mencelakainya.

Sungguh kukira mereka tak akan mencelakai gadis itu.

Bagaimana kau tahu itu?

Mereka menyuruhku menaruh, um, selimut

dan... makanan di van.

Mereka menyuruhku putar musik apa yang mereka mau,

supaya mereka tenang di perjalanan, ngerti?

Musik?

Ke mana kau membawa Sophia?

Jauh ke dalam hutan di bagian utara.

Kutelpon mereka dan mereka memberitahukan,

eh, berapa lama waktuku untuk sampai ke sana.

Lalu aku cuma menurunkan mereka.

Mereka cuma kuturunkan lalu kutinggal pergi.

Dan aku tak melihat siapapun. Aku tak melihat seorangpun.

Kemudian aku menerima uang di rekeningku

beberapa jam kemudian.

Berapa kali kau melakukan ini?

Um...

Berapa kali kau melakukan ini?

Sekitar 9. Sekitar 9. 9 kali. Oke?

Aku melakukannya sekitar 8 bulan.

Bagaimana caramu memilih gadis itu?

Tidak. Aku tidak memilihnya.

Aku tidak memilihnya, ngerti?

Mereka... mereka meneleponku saat mereka sudah ada

dan, eh, mereka memberiku namanya

lokasinya dan, eh, musiknya.

Musiknya, ya?

Kemudian... aku punya waktu 10 hari, uh, untuk menemukan mereka

atau... atau itu dibatalkan.

Ceritakan semua yang terjadi

dari saat kau menculik Sophia.

Brengsek, kau akan memotong jariku.

Benar, memang. / Atau apa?

Um, dia...

Jawab pertanyaan itu.

Oke, oke, oke, oke.

Dia terus ngoceh dalam van, oke?

Dan ini sebelumnya belum pernah terjadi.

Dan, um, aku... tak bisa berhenti, karena lagi di jalan raya,

jadi aku... aku biarkan saja dia terus ngoceh.

Dan... dan... dia terus saja ngomong,

selama perjalanan.

Apa yang dia katakan?

"Namaku Sophia." Begitu diulang-ulang.

Apa dia mengatakan hal lainnya?

Dia memohon padaku untuk mengantarnya pulang.

Hai, kalian.

Apa kabar? / Baik.

Apa disini tak ada masalah? / Mm-hmm.

Dia tidak memakan makanannya. Apa kuambilkan yang lainnya?

Tidak. Nafsu makannya kadang ada kadang tidak.

Mm-hmm. Oke, selama...

Kita mungkin membawanya saat kami pergi,

tapi nanti akan kami beritahu. / Baiklah. Ya.

Oke, terima kasih. / Ya.

Aku kehilangan satu anak buahku.

Kuputuskan berpisah dari timku dengan orang lain

menyelidiki suatu bangunan.

Kulihat sersan penembakku ngotot itu tidak aman.

Tapi...

aku lebih tahu.

Kami ditembaki oleh musuh

saat kami keluar.

Dan timku harus kembali untuk menjemput kami.

Sersan penembakku terbunuh saat berusaha menyelamatkanku.

Itu...

Aku tak tahu apa-apa soal... soal perang, tapi, seolah...

Itulah yang terjadi, bukan?

Seolah, kau juga harus kembali menjemput dia.

Kami sedang mencari uang.

Jordy, pria yang bersamaku,

mendapat petunjuk dari penduduk setempat, kalau Taliban menyembunyikan

setumpuk uang tunai di apartemen.

Kami pergi untuk mengambilnya.

Seluruh peleton tahu.

Semua orang akan mendapat bagian.

Hanya ada satu orang yang tidak mau melakukannya.

Prajurit penembakmu. / Prajurit penembakku.

Bobby.

Ayahnya Kayla.

Si bodoh yang menghadang peluruku.

Kau tak bisa salahkan dirimu karena masalah itu.

Ya, bisa.

Ceritakan tentang dirimu dan AJ.

Taktik yang bagus.

Kau menceritakan kisah perang tragismu dan kemudian...

aku harus cerita apapun yang kau minta,

kalau tidak, aku benar-benar menjengkelkan, begitu?

Ya.

Jelas tidak. / Beberapa minggu.

Berikan pada Jordy.

Sial.

Berikan anjingnya.

Jadi, uh...

Semua yang kau butuhkan ada di sini.

Aku butuh senapanmu.

Masalah? / Tidak.

Mungkin.

Aku sedang membantu seseorang.

Kau butuh bantuan membantu seseorang?

Badanmu besar, tapi kau kurang bugar.

Dan bagiku, ini kerjaan penuh waktu.

Maka berperilakulah yang baik.

Sampai nanti.

Serius.

Aku baik-baik saja.

Kau butuh teropong?

Makanan Thailand, itu, makanan kiriman yang enak.

Dan kita belum pernah dapat kiriman itu.

Kita mendapat pizza, kita mendapat masakan Cina.

Oh, oh, maafkan aku. / Maaf.

Aku juga suka makanan Thailand.

Bagiku, kiriman teratas

jatuh pada: Masakan Thailand, pizza, sushi, dan masakan Cina.

Meksiko. / Mm-hmm.

Italia. / Wow.

Untuk pengiriman? / Meksiko.

Oke. / Italia.

Cina... maaf.

Meksiko, Cina, Italia, Thailand...

Jamaika.

Aku tak pernah pesan makanan Jamaika.

Aku tahu.

Ada apa?

Kenapa kalian diam saja?

Barusan habis ngobrol.

Cari ponselnya. Cari ponselnya.

Oke. Oke.

Oke. Ketemu. Hey, ada di sini.

Aku belum pernah melihatmu menerima telpon-telpon begini,

jadi aku sungguh tak tahu normalnya menerima telponmu kayak apa.

Tapi kalau kulihat alis terangkat yang tak kusuka...

satu peluru masuk ke kepalamu.

Oke.

Dan ibumu, Diane,

dia bernasib sama pada tengah malam.

Oke. Baiklah. Tapi aku harus terima ini sekarang.

Ayo.

Hey. / Hey, bisa bicara?

Ya.

Kita sedang melakukan Victory reserve. Ingat?

Aku ingat.

Tempat yang sama saat aku menurunkan,

eh, 2 pengantaran yang lalu.

Ya, sepanjang jalan berlumpur ke sana.

Uh huh.

Setelah pintu keluar kedua. Ya. Oke. Oke.

Uh-huh. Penurunan yang biasanya.

Oke. / Oke.

Aku mengerti. / Oke.

Terima kasih.

Oke, mereka akan mengirim SMS

isinya nama, eh, jadwal,

dan informasi pribadi, oke?

Beberapa detik lagi.

Butuh waktu beberapa detik saja.

Memang sungguh, beberapa detik... / Mungkin sampai satu menit.

Bianca.

Seorang anak berusia 12 tahun, yang tampaknya suka

penyanyi-penulis lagu wanita.

Hey, kemari sebentar.

Kita sebenarnya tak bisa melakukan ini.

Aku membatalkannya.

Apa kita memang akan menyaksikan...

orang ini menculik anak perempuan ketakutan lagi

dan menyerahkan dia pada tahulah siapa?

Tidak.

Oke.

Aku akan membantunya.

Sial.

Pelacak berfungsi.

Mundur sekitar setengah mil

barangkali mereka mengawasi.

Pelacak akan menuntun kita kemanapun mereka membawa dia.

Oke.

Aku tahu kita sedang mengejar Sophia,

tapi kita sertakan juga Bianca dalam van itu.

Menjaga gadis itu tetap hidup adalah prioritas nomor satu kita.

♠ MAXWIN BERAPAPUN PASTI DIBAYAR ♠ ♦ KLIK.FUN/BANDARMAXWIN ♦

Bianca? Namaku Graham.

Teman-teman memanggilku Gray-Gray.

Hey, tak akan apa-apa.

Tak apa. Tak akan apa-apa.

Hentikan! Tidak!

Semua akan baik-baik saja. Tak akan apa-apa.

Tak ada yang akan menyakitimu. Tak ada yang akan menyakitimu.

Tak ada yang akan menyakitimu. Tak apa-apa.

Hentikan! Tidak!

Tak akan apa-apa.

Semua akan baik-baik saja. Tidak apa-apa.

Ya, ya. Kunci itu!

AJ, ikuti pelacaknya.

Dimana AJ?

Jangan berbalik.

Dimana AJ?

Jangan berbalik.

Kau tak akan menembakku dari belakang.

Kalau aku lari, kau tak akan menembakku dari belakang.

Namaku Nathan! Namaku Nathan!

Tidak.

Oke, mari kita bahas lagi rencananya.

Um...

Aku mendekati pondok yang lebih besar.

Sementara aku lindungi bagian ujung bawah rumah.

Dan aku masuk ke pondok yang lebih kecil

tempat yang kita yakini gadis-gadis itu disekap dan membebaskan mereka.

Aku masuk ke rumah itu...

Tunggu.

Siapa ini?

Hey. / Hey.

Apa kabarmu?

Astaga.

LT.

Itu konselor duka-nya Sophia

ketika bibiku meninggal.

Aku sudah bertemu dengannya. Aku... aku kenal dia. Aku tak bisa masuk ke pondok itu.

Kita harus bertukar. Kau pergilah ke pon...

Dia juga terapisnya Kayla.

Aku juga bertemu dengannya.

Apa kabar?

Hey.

Tak apa 'kan aku menginjak lahanmu?

Uh, maksudku, secara teknis, kau sudah menginjaknya.

Semua milik kami sampai jalan.

Oh. Ah, benarkah? Oke, aku...

Maafkan aku. Aku tak bermaksud menerobos.

Oh, maaf. / Tak apa, aku mengerti.

Uh, gini, mobilku mogok.

Ponselku mati dan aku harus mengecasnya.

Aku cuma mau menelepon AAA. (Asosiasi Bengkel Amerika)

Apa itu bisa dilakukan?

Eh, ya. Ya, ya, ya. / Apa itu mungkin?

Terima kasih banyak, aku menghargainya.

Mungkin biar kulihat barangkali, uh...

kita, um...

Jadi, tadi kau bilang mobilnya dimana?

Uh, ke... jalan sana? Danau yang lebih besar?

Ke kiri atau kanan? / Ke kiri.

Kiri. Jalan ke arah sana. / Oke.

Ya, rasanya aku kurang begitu yakin

di mana, tapi, maksudku, mungkin kita bisa...

Hai. / Hey

Hai. / Hai. Halo. Hai.

Mobilmu mogok? / Eh, ya.

Ya? / Ya.

Um, baiklah, kami bisa membantumu.

Terima kasih banyak. Aku... Aku menghargainya.

Namaku Alex.

Bagaimana kabarmu, Alex? Aku AJ.

AJ. Oke. / Ya.

Hai. Selamat datang di rumah kami yang sederhana.

Ini tidak mewah, tapi milik kami.

AJ. / Mm-hmm.

Singkatan dari apa? / Ooh. Tidak. Tak bisa bilang.

Kau tak mau bilang? / Tidak.

Sungguh? Jadi seburuh itu artinya, huh?

Seburuk itu, ya.

Kayak Amadeus atau semacamnya? / Tidak.

Tidak? / Ya. Apa itu sebuah nama?

Aku tak tahu, jelaskan.

Ya, semacam memicu trauma.

Oh. / Waktu kecil aku dirundung.

Percaya atau tidak.

A... Aku minta maaf mendatangi kalian seperti ini.

Tidak! Tak apa. Maaf.

Tidak, hanya saja... kami tak terbiasa dengan orang,

kau tahu, menemui kami, jadi...

Um, apa ada orang menawarimu air minum?

Tidak, tidak. / Tim.

Dia baru keluar dari... danau.

Ambikan dia minum. / Ya.

Air putih saja tak apa. / Oke.

Dan juga, apa boleh aku pakai toilet?

Tentu saja. Ya, boleh. / Ya. Terima kasih.

Um, begitu kau mencium bau sayap ayam Graham,

kami tak akan bisa mengusirmu, jadi...

Baiklah, baiklah. / Cuma kasih tahu,

aku tertarik dengan itu. / Baiklah.

Apa masih mengecas?

Ya.

Ini bukan pertama kalinya.

Tunggu sebentar.

Apa mesti kita persingkat basa-basinya selagi kita...

menunggui ponselmu? / Ya, boleh.

Ya? Jadi itu namanya Tim,

yang kau temui di luar. / Benar.

Yang di belakangmu namanya Graham.

Aku suka memanggil dia Gray-Gray singkatnya.

Gray-Gray.

Tapi itu ceritanya panjang buat lain kali saja.

Uh, Beau yang lagi nelpon.

Bagaimana?

Lalu yang ini.

Dan.

Aku suka memanggil dia Danny the Heartbreaker.

Cuma karena dia sangat seksi.

Ya.

Kita tahu AJ...

tak akan memberitahukan kepanjangan dari namanya.

Benar begitu?

Masih merahasiakan itu?

Masih tersimpan di dada.

Apa itu singkatan dari Andy?

Tidak, bukan.

Andy Jerome?

Bukan, tapi aku menyukainya. / Apakah itu Jerome?

Bukan, bukan.

Arthur Jakob? Seperti itu, Arthur Jacob?

Mm-mmm. Bukan.

Andrew Jackson?

Tidak. Sama sekali bukan itu.

Bahkan tak mendekati? / Tidak.

Kau suka dia?

Tidak, tidak, tidak.

Kau tak suka Andrew Jackson, sang presiden?

Tidak.

Antonio Jose?

Setidaknya kita semakin berbudaya

dengan tebakan sekarang.

Gray-gray.

Apa ini tidak... / Armand?

Apa awalannya "Ar"? Apakah itu "Ar"?

Apa awalan katanya "Ar"? Misal Arthur?

Arl? / Arl?

Kau belum pernah dengar nama Arl?

Apa kau serius? / Tidak. Siapa itu?

Aaron? / Tidak.

Adam? Abel?

Abraham?

Apa dia akan terus... / Arthur?

Tak akan kukasih tahu. / Arthur? Arthur?

Aku tak akan... / Hey.

Apa?

Aku berkata Arthur dan kau menatapku.

Namaku bukan Arthur.

Itu... bukan Arthur, jadi, uh...

Gray-Gray.

Namanya Arthur, oke? / Oke.

Ternyata Arthur. Itu Arthur. / Ini omong kosong.

Adil.

Namamu Arthur.

Cuma bercanda.

Namaku bukan Arthur!

Tak apa.

Tak apa. Tak apa.

Kau tak apa. Kau baik-baik saja.

Siapa kau?

Kami ke sini untuk mengantarmu pulang.

Di mana Graham?

Dimana...

Tolong, diam saja.

Ya Tuhan, kau kotor sekali.

Graham! / Tidak, tidak, tidak.

Kita tak mau mereka dengar...

Apa yang kau lakukan? / Dia mau teriak.

Ya, tidak.

Kau mau minum yang lain lagi?

Tidak, air putih tak apa. Sebenarnya, aku tak haus.

Baiklah. / Terima kasih.

Um, kau tahu tidak?

Aku akan menelpon.

Baterainya 5%. Mestinya cukup 'kan?

Untuk menelpon.

Tahu tidak? Dia memasak sayap yang sangat enak.

Sayap yang kuceritakan di luar.

Oke. Kena kau. / Ya.

Apa kau... punya sisa makan siang?

Oh, ya. / Kau mau?

Uh, aku... aku belum lapar.

Sayap ini benar-benar enak.

Aku... Aku menghargainya. Uh, kau tahu.

Mungkin nanti, tapi tidak, aku... aku sekarang belum lapar.

Kau tak lapar? / Aku tidak makan selama itu.

Kau tahu?

Oke.

Kau tak akan teriak 'kan?

Tidak?

Lihat, dia sebenarnya orang yang baik.

Dia cuma menyamar dengan sangat baik.

Kita tak ingin orang jahat itu mendengar kita 'kan?

Oke. Tak akan teriak. / Oke.

Tidak. / Tidak. Bagus.

Oke, bagus.

Itu lebih baik, bukan? Hai. Siapa namamu?

Phoebe. / Phoebe. Namaku Lola.

Oke, kami ke sini untuk mengeluarkanmu dari sini.

Di mana Graham? / Siapa Graham?

Dia Graham.

Oke.

Kami akan mengeluarkan kalian dari sini

dan aku butuh bantuanmu.

Tapi Graham belum melakukan sulap.

Sulap? / Ya, kuhabiskan makan siangku.

Kukerjakan semua PRku. Dia harus menunjukkan sulapnya.

Sulap apa?

Jelas selalu mengejutkan.

Graham luar biasa. Kau akan menyukai dia.

Kedengarannya Graham itu hebat, tapi kita harus pergi.

Ya. Oke. / Oke, tahu tidak?

Um...

5% mestinya cukup untuk menelpon.

Lalu aku akan pergi dari hadapan kalian.

Aku akan menelepon AAA sebentar.

Dengar.

Kurasa nanti kau makan sayapnya,

lalu Dan akan mengantarmu ke mobilmu

dan dia akan bantu memperbaikinya.

Dia mekanik yang hebat. / Dia bisa memperbaiki apa saja.

Apa saja.

Nanti kau tak akan dikenakan ongkos.

Itu gampang.

Um, aku tak mau terlalu merepotkan.

Sejujurnya, bakal lebih merepotkan

bila tak membolehkan orang ini menunjukkan keahliannya.

Dia suka dikasih tepuk tangan.

Bukankah kita semua begitu? / Mm.

Apa bakal menyinggungmu kalau... aku tak bersedia?

Um, bukannya aku tak percaya kau bisa perbaiki mobilku, hanya saja...

Tidak ada mobil.

Apa?

Oke... whoa, whoa, whoa, whoa, hey, hey.

Hey, hey. Kau tak apa-apa?

Hey, Soph?

Soph?

Apa aku benar?

Mobilmu tidak mogok.

Benarkah?

Tidak?

Abraham?

Honest Abe? Honest Abe! (Abraham yang Jujur)

Apa kau Honest Abe?

Ada apa dengan dia?

Mereka membiusmu beberapa minggu pertama,

supaya kau terbiasa berada di sini.

Kemudian mereka hentikan, jadi kau bisa belajar.

Mereka menyuruhmu belajar apa?

Aku sedang belajar bicara bahasa Rusia.

Itu sangat sulit.

Itu sebabnya aku masih di sini.

Kami tak boleh pergi sampai kami mengerti betul.

Apa kau Honest Abe? / Mengapa kau bohong?

Ini memalukan.

Tak apa, ceritakan.

Aku, eh...

Jadi, aku... aku ke sini tidak sendirian.

Aku... / Kau tak sendiri?

Dengan siapa kau datang? / Pacarku.

Baju siapa ini? Apa mereka mendandanimu seperti ini?

Kecuali pada hari foto.

Apa... hari foto apa?

Saat itulah mereka menyuruh kami berdandan dan menata rambut.

Waktunya pergi. / Oke.

Oke, ayo Soph.

Kami berada di danau...

tapi kemudian kami... kami bertengkar seperti biasanya.

Tentang pernikahan.

Um...

dia marah,

membentakku, masuk ke dalam mobil,

melaju pergi, meninggalkanku sendirian.

Ponsel mati.

Ingin mengisi daya agar kubisa menelepon saudaraku,

kembali ke kota.

Pemandangan disini bukan tipeku.

Oke, siap? Kau bawa kebutuhanmu?

Tenang... / Dari mana kau mendapatkan ini?

Ini milikku. / Ini mantelnya Kayla.

Hey. Hey! / Ini mantelnya Kayla.

Apa yang kau lakukan? Hentikan!

Aku tak percaya.

Kau bukan menelepon saudaramu.

Kau menelepon pacarmu.

Lepaskan aku!

Ini mantelnya Kayla! / Kau membuatnya takut!

Kau membuatnya takut, LT, oke? / Mereka menyakitinya.

Kau membuat dia takut.

Ini... ini miliknya Kayla.

Oke. Kuingin kau bawa mereka... Aku tahu.

Apakah aku benar? / Kau benar.

Aku menelepon pacarku

yang meninggalkanku terdampar di hutan ini.

Hanya ingin membereskan semua masalah sebelum aku sampai di rumah.

Ya.

LT, kita harus mengeluarkan mereka dari sini.

Apa kau mengenal dia? Mereka menyuruh dia belajar apa?

Hey, kita harus mengeluarkan mereka dari sini.

Hey.

Mengapa tak kau tunjukkan sulapmu padanya?

Sekarang? / Ya, sekarang.

Aku tak mungkin bisa. Aku sangat pemalu.

Oke. Baiklah. Kalau itu maumu.

Kocoklah kartunya dengan benar.

Oke, lalu kuingin mendekat

dan ambil saja kartu lama yang kau inginkan.

Tak masalah. Tak masalah sama sekali.

Oke? Biarkan semua orang melihatnya. Aku tak akan melihatnya.

Kocok semuanya.

Kau bisa melihatnya. Aku tidak melihatnya. Baiklah.

Apa mereka menyakiti dia?

Tolong, katakan padaku...

Oke, kita akan tanyakan semua ini nanti saja, bagaimana?

Kita harus keluar dari sini.

Letakkan kembali. Di mana saja.

Ya di situ. / Oh.

Ya, itu bagus.

Sekarang pegang kartu di tanganmu

dan kocoklah.

Ya, acak semuanya seperti itu.

Disini aku bukan pengocok terbaik

di dunia. / Oh, itu bagus.

Kuingin kau bawa Sophia dan Bianca.

Dia tidak akan keluar...

Kita harus keluar dari sini. / Ya, ide bagus.

Oke. / Oke.

Lihat. Pertama, di tangan kananku.

Kemudian di tangan kiriku.

Aku beginikan. Dan begitukan.

Jreng. Tak ada apa-apa di tanganku.

Dan kurogoh sakuku.

Dan ada kartumu.

Apakah dia benar? / Yang benar saja.

Oke, aku bawa Bianca. Pegangan.

Ini dia.

Ini dia.

Di mana kau belajar melakukan itu?

Bukankah itu aneh? / Apa-apaan ini?

Baiklah, nona-nona. Ayo pergi.

Sayang, kau tak apa-apa?

Kita harus keluar dari sini sekarang, ngerti?

Tidak, tidak, tidak, tidak.

Kau akan salah jalan, ayolah.

Phoebe. Ayo, cepetan. Sekarang!

Aku tidak... aku tidak main-main.

Ayolah. Kumohon. Phoebe.

Periksa gadis-gadis itu, Graham.

Tidak. Tim, pergilah. / Oke.

Tim, tetap disini. / Oke.

Graham, kau pergilah.

Hey, Phoebe.

Sayang, ku... kuingin kau keluar sekarang.

Ngerti? Ayo.

Ayo.

Ayo, sayang. Oke.

Phoebe? Sophia? Kalian tak apa-apa?

Bersihkan mayatnya.

Kita tak punya larutan alkali di pondok.

Ya, kami tahu. Ada di ruang bawah tanah.

Kalau begitu ambillah. / Teman-teman.

Yang benar Amari James, jalang.

Jangan, jangan, jangan.

Brengsek!

Dr. Alex!

Dr. Alex!

Oke, uh...

Pria itu mengenakan rompi.

Akan lebih banyak lagi yang datang.

Bisanya kau biarkan ini terjadi?

Cepat jemput gadis-gadis itu.

Aku akan menemuimu di rumah aman.

Phoebe.

Phoebe, kuingin kau keluar sekarang.

Phoebe. Sekarang!

Hey, hey, hey, ini aku.

Ini aku.

Kau tak apa-apa? / Ya.

Ya, aku tak apa-apa. / Oke.

Apa kau dengar suara tembakan itu?

Oke, dengarkan.

Tarik saja dia, bawa dia ke van.

Aku akan menjemput AJ. / Oke.

Ayo. Cepat.

Hey, Phoebe.

Kuingin kau ke sini sekarang, kumohon.

Nanti kutemui di van.

Hey.

Biarkan aku asal nebak.

Inilah bagian kau akan memberitahuku

kemana aku harus pergi sekarang.

Tidak, kawan, itu tak akan terjadi.

Aku cuma mau tanya barangkali kamu tahu

apakah Knicks unggul di babak pertama?

Akan kutembak pelacur ini

kalau kau tak letakkan senjata.

Tidak, tidak, tidak.

Ada berapa orang lagi kalian yang di sana?

Mereka semuanya mati.

Semuanya.

Mereka mati.

Bosku ditebus.

Meninggalkanku untuk membersihkan kekacauan ini.

Meninggalkanmu di sini untuk mati itulah tujuan dia.

Cepat cari kawan kita.

Kau bawa dia? / Aku bawa dia.

Phoebe?

Tak apa, sayang. Ayo keluarlah.

Orang jahat itu tak bisa menyakitimu lagi.

Kuingin kau ke luar ke beranda.

Tutup telingamu rapat-rapat, hitung sampai 100, ngerti?

Oke. Jalanlah.

Tutup pintu di belakangmu.

Waktunya kuis.

Babak Final.

Ya, aku tahu perempuan itu.

Dia benar-benar menyebalkan.

Terus berusaha melarikan diri.

Aku berjuang demi negaraku.

Dan beginilah putraku akan mengenangku.

Kau jawab pertanyaanku berikutnya dengan benar

dan kupastikan putramu tak tahu kau ada di sini.

Ada di dalam saku.

Apa kodenya?

0009.

Itu ada di bawah file "gardening."

Kau masih akan menepati janjimu?

Kau siap, prajurit?

Dia di Johannesburg.

Kapan kita berangkat?

broth3rmax, 16 Februari 2023

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 16 Februari 2023

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmax

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.