All language subtitles for Thousand Years For You episode 23 [iQIYI subindo]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Karya iQIYI]

♫Keharmonisan antara langit dan bumi tersebar♫

♫Salju yang putih mulai bermekaran♫

♫Ribuan tahun seperti batu ambar yang abadi♫

♫Obsesiku terus ada♫

♫Hari senja yang kejam sudah tiba, begitu juga dengan kekacauan♫

♫Takdir di masa lampau, sulit dilupakan♫

♫Air mata mengalir terhadap kisah cinta yang dalam♫

♫Berkumpul menjadi laut penderitaan♫

♫Karma terus berputar♫

♫Perasaan terus ditutupi♫

♫Cinta dan kebencian terus dicerahkan♫

♫Mengikuti diriku♫

♫Melindungimu, menjauhimu, aku berteriak♫

♫Tidak akan melepaskanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang menatapmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang membarakanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang berlari menujumu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang ingin memasuki hidupmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

[Thousand Years For You]

[Episode 23]

Lu Yan.

Lihat, makanan enak apa yang sudah kusiapkan untukmu?

Aku sendiri yang...

Lu Yan.

Lu Yan.

Duduk juga bisa tidur?

Pasti karena energi inti jiwanya sudah terkuras terlalu banyak sebelumnya.

Tubuhnya masih belum sepenuhnya sembuh.

Aku akan memberikan sedikit energi inti jiwa untukmu.

Ada apa dengan energi inti jiwaku?

[Perkataan yang kutinggalkan saat di lapangan eksekusi]

[masih ada di dalam tusuk konde itu]

[Tidak bisa, aku tidak bisa membiarkannya mendengarnya]

Kamu sudah bangun?

Apa yang ingin kamu lakukan tadi?

Tadi, aku melihat ada sedikit debu di kepalamu.

Jadi, aku ingin membantumu mengelapnya.

Tidak masalah.

Itu pasti tidak sengaja terkena kotoran

saat aku memanggang ikan tadi.

Kamu sudah pingsan selama satu hari satu malam.

Apa sudah lebih baik?

Cepat makan untuk menutrisi tubuhmu.

Coba tebak, apa yang sudah aku buatkan untukmu?

Ayo, kemari.

Coba kamu lihat.

Ikan panggang yang aku masak sendiri untukmu.

Selain itu, makanan kesukaanmu...

Bukan, makanan kesukaanku Chipa gula merah.

Walaupun tampilannya biasa saja,

tapi rasanya seharusnya masih boleh.

Kamu cepat cicipi.

Cepat.

Aku sendiri yang memasak ini.

Bagaimana?

Bagaimana rasanya?

Rasanya lumayan enak.

Seleramu memang bagus.

Ayah Kedua dan Dahai mengatakan

aku tidak punya bakat untuk memasak.

Kelihatannya,

kita memang teman sejati.

Seleramu memang bagus.

Tidak seperti mereka.

Semuanya adalah sekelompok orang biasa yang tidak mengerti menikmati.

Kenapa kamu terus melihatku?

Bagaimana kondisi Suku Roh yang ada di Kota Ying sekarang?

Gu Beixi sudah pergi mencari tahu.

Sebagian besar Suku Roh yang ada di Kota Ying

sudah melarikan diri dari kota

seusai kejadian di lapangan eksekusi.

Sebelumnya, ada sebagian Suku Roh

yang tidak ditemukan oleh manusia.

Sekarang mereka juga bersiap untuk keluar dari kota.

Apakah masih ada abu di kepalaku?

Dengdeng.

Bagaimana kalau kamu kembalikan tusuk kondenya padaku dulu?

Ini adalah pemberianmu padaku sebelumnya.

Kenapa? Kamu mau mengingkarinya?

Bukan ingin mengingkarinya.

Model tusuk konde ini sudah sedikit kuno sekarang.

Aku akan menggantikanmu

yang paling tren sekarang.

Menurutku, ini sudah lumayan baik.

Memang lumayan baik.

Aku bisa memberikan yang lebih baik lagi untukmu.

Aku bukan orang miskin yang mencintai kekayaan.

Menurutku, tusuk konde kayu ini sangat baik.

Bukan, ini...

Lu Yan, saat ini kamu jangan sok hebat.

Sekarang, kamu tidak bisa mengalahkanku.

Saat ini kamu

sudah kehilangan kemampuan dan ditindas olehku.

Baiklah.

Karena kamu sudah mengatai dirimu seperti itu,

aku akan makan ikan dengan patuh.

Kenapa kedengarannya aneh, ya?

Orang yang kehilangan kemampuan...

Kamu tidak mengingatkanku.

Aku tidak berpikir ke arah itu.

Kamu...

Sudahlah.

Melihat tubuhmu yang belum sepenuhnya sembuh,

aku akan mengampunimu kali ini.

[Musim semi sembilan tingkat menerangi rumah]

[Puluhan ribu cahaya keberuntungan membuat hebat]

[Usia bertambah menambah keberuntungan]

[Angin musim semi berembus, berkah datang ke rumah]

Sekali lagi.

Putriku.

Dengdeng.

Kamu mengantarkan makanan untukku lagi?

Aku sudah bilang.

Putriku sudah menikah,

juga tidak akan melupakan ayahnya.

Di mana makanannya?

Semua sudah dimakan oleh bocah itu?

Apakah dia tahu untuk menghormati senior?

Bukan, Guru.

Apa kesalahan yang sudah diperbuat Nyonya Lu?

Kamu memperlakukannya seperti ini?

Aku akan memberinya pelajaran.

Jangan ikut campur urusan dua pasangan.

Jika terus seperti ini, kelak akan semakin merajalela.

Terlalu tidak ada aturan.

- Guru Senior.- Ketua Yu.

Terlalu tidak ada aturan.

Pelankan suaramu.

Ada orang yang datang.

Siapa?

Aku tidak melihat dengan jelas, tapi seni bela dirinya sangat hebat.

Seharusnya tidak mungkin.

Bukankah Nyonya Lu bilang

dia sudah membuat formasi

yang bisa menutupi energi inti jiwa dan aura di sini?

Iya.

Kalau begitu, orang biasa tidak mungkin bisa menemukan tempat ini.

Entah siapa pun itu,

orang yang datang adalah tamu.

Aku akan pergi melihatnya.

Tunggu sebentar.

Musuh di tempat gelap dan kita di tempat terang.

Jika kamu keluar sekarang,

pasti tidak akan mendapat keuntungan apa pun.

Bagaimana kalau...

Baik.

Baik.

Baik.

Guru.

Apa perlu memberi tahu Nyonya Lu?

Tidak perlu.

Hal kecil tidak perlu kekuatan yang besar.

Jika kamu memberitahunya sekarang,

dia lebih tidak bisa merawat dirinya dengan baik lagi.

Ayah.

Aku belum selesai berbicara. Apa yang kamu lakukan?

Pergi membunuh ayam.

Kulihat, dia ingin buang air besar.

Ayah Kedua.

Aku lelah sekali.

Aku harus tidur dengan baik.

Awas!

[Usia bertambah menambah keberuntungan]

[Angin musim semi berembus, berkah datang ke rumah]

Bocah, jangan bergerak!

[Kenapa aku bahkan tidak bisa memindahkan tong airnya?]

Jangan bergerak.

Setelah masuk ke dalam jaring langit dan bumi Zichen milikku,

kamu tidak akan bisa kabur.

Aku mau lihat siapa yang tidak punya mata,

berani-beraninya menyinggung orang dari Desa Qingquan.

Benar.

Buka dia.

- Bukankah ini... - Xin?

De... Dewi.

Kenapa dirimu?

Cepat.

Apa yang kamu lakukan?

Dewi.

Aku... aku datang untuk menguji kemampuan meresponsmu.

Tidak disangka, hebat sekali.

Ketua Desa Yu sangat hebat.

Ketua Kedua sangat hebat.

Kak Dahai lebih hebat lagi.

Tuan memanggilku.

Aku kembali dulu.

De... Dewi... aku...

Kamu tidak perlu mendesakku.

Aku pernah berjanji pada Tuan.

Aku tidak akan mengatakan apa pun.

Apa yang kamu janjikan?

Dewi, sebenarnya masalahnya seperti ini.

Bukankah Tuan ingin meminta kembali tusuk kondenya?

Bukankah kamu tidak memberikannya?

Jadi, aku berinisiatif untuk mencari kesempatan membuat jasa

dengan membantu Tuan mengambil kembali tusuk kondenya.

Sudahlah.

Kalian itu namanya mencuri.

Kita adalah satu keluarga.

Bagaimana bisa bilang mencuri?

Kenapa dia tiba-tiba ingin mengambil kembali tusuk kondenya?

Apa tusuk konde ini bermasalah?

Katakan atau tidak?

Katakan!

Katakan!

[Dengdeng]

[Maafkan aku]

[Awalnya aku ingin bergandengan tangan dan menua bersamamu]

[Tapi, hari ini tidak ada harapan lagi]

[Takutnya aku harus ingkar janji]

[Ingatlah]

[Aku pasti akan membalasnya]

[Kehidupan ini, kamu menikahiku sebagai suamimu]

[Kehidupan berikutnya, aku pasti akan menikahimu sebagai istriku]

[Hal ini sudah ditetapkan]

[Hidup dan mati tidak akan berbeda]

Sangat menyentuh sekali.

Astaga.

Nyonya Lu begitu terus terang, keren sekali.

Apanya keren?

Dia jelas-jelas sedang menggoda Dengdeng.

Aku akan menghajarnya sampai mati.

Kembali!

Untuk apa kamu ikut campur lagi?

Kamu...

Ketua Pertama.

Dengdeng.

Bukankah hanya menyatakan cinta saja?

Kalian semua

seperti tidak pernah melihat dunia luas saja.

Tidak berguna.

Sudahlah. Masalah sudah menjadi jelas.

Ini hanya salah paham.

Cepat pergi untuk istirahat.

Ayo pergi.

Ayo pergi.

Kenapa kamu mendorongku?

[Kondisi lingkungan dan aspirasi manusia saat peperangan]

[Mendapatkan kekayaan dari segala penjuru]

Aku hanya mengkhawatirkan Dengdeng.

Cepat pergi.

[Dengdeng]

[Maafkan aku]

[Awalnya aku ingin bergandengan tangan dan menua bersamamu]

[Tapi, hari ini tidak ada harapan lagi]

[Takutnya aku harus ingkar janji]

[Ingatlah]

[Aku pasti akan membalasnya]

[Kehidupan ini, kamu menikahiku sebagai suamimu]

[Kehidupan berikutnya, aku pasti akan menikahimu sebagai istriku]

[Hal ini sudah ditetapkan, hidup dan mati tidak akan berbeda]

Lu Yan.

Lu Yan.

Dia tidur lagi?

Kelihatannya, dia benar-benar sudah sangat kelelahan.

Tidak disangka kamu tertidur

sebelum mendapat jawaban dari Xin.

Biasanya kamu bersikap galak padaku.

Tidak disangka, kamu seorang Jenderal yang bermartabat

dengan penampilan yang dingin,

tapi ada sebuah hati yang hangat tersembunyi di dalamnya.

Bisa dibilang kamu sangat berpendidikan.

Aku juga termasuk orang yang pernah melihat dunia luas.

Tadi, aku mendengar pernyataan cintamu di hadapan begitu banyak orang.

Tak disangka aku hampir saja tidak bisa mengendalikan diri.

Awalnya aku sangat marah.

Marah karena kamu mengingkari janji.

Marah karena kamu mati sendirian.

Tapi, melihat kamu sudah mengakui cintamu padaku tadi,

aku akan berwelas asih dan memaafkanmu sekali ini.

[Dengdeng, maafkan aku]

[Awalnya aku ingin bergandengan tangan dan menua bersamamu]

Kamu kembalikan...

Bagus, Lu Yan.

Ternyata kamu berpura-pura tidur.

Kamu juga merebut tusuk kondeku.

Apa kamu mengira setelah merebut tusuk kondeku,

aku tidak mengingatnya lagi?

Kebetulan, aku sudah mendengar kalimat yang paling aku sukai.

- Aku Lu... - Sudah.

Jangan katakan lagi.

- Jangan katakan lagi. - Aku pasti akan membalasnya.

Kehidupan ini, kamu menikahiku sebagai suamimu.

Jangan katakan lagi.

♫Apabila♫

Jangan katakan lagi.

♫Perasaan cinta bisa direspon♫

♫Kerinduan pasti ada suaranya♫

Kenapa?

Kamu boleh mengatakannya dan aku tidak boleh menirunya?

Pokoknya, aku ingin menirunya.

Kehidupan berikutnya, aku pasti...

♫Di dalam hidup ini,♫

Lalu, bagaimana dengan jawabanmu?

♫Semua pemandangan terindah♫

Kamu sudah mendengar pengakuan cintaku.

♫adalah hal yang berhubungan denganmu♫

Bagaimana dengan jawabanmu?

Aku...

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

Jika kamu tidak menjawabku,

aku akan menganggap kamu sudah menyetujuinya.

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

Tiga ribu tahun yang lalu,

aku sudah kehilangan dirimu satu kali.

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

Kemarin aku juga hampir saja akan berpisah denganmu lagi.

Sekarang, kamu sudah tahu perasaanku.

♫Pertemuan ini membuatmu♫

♫merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

Bagaimana denganmu?

Bagaimana dengan jawabanmu?

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

Kita sudah sepakat untuk menua bersama.

Jika kamu berani mengingkari janji lagi,

aku akan mengurungmu di Desa Qingquan

dan tidak akan membiarkanmu keluar lagi.

Bukankah kamu ingin mendengar jawabanku?

♫Kamu adalah satu-satunya♫

Kalau begitu, dengarkan baik-baik.

Terima kasih.

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

Terima kasih karena kamu hadir dalam hidupku.

Kamu membuatku tidak sendirian lagi mulai sekarang.

♫Pertemuan ini membuatmu♫

♫merasakan empat jenis musim♫

Aku bisa berbagi kebahagiaanku.

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

Bisa menghadapi kesulitan bersama-sama.

♫Betapa beruntungnya diriku♫

Aku ingin mengatakan.

Entah itu masa lalu, sekarang,

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

ataupun masa depan,

memilikimu adalah yang terbaik.

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu♫

♫merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

Tidak berlaku!

Ketua Yu, bukankah kamu sudah tidur?

Kenapa kamu kembali lagi?

Mantan Ketua Desa Yu.

Kenapa memanggil Mantan Ketua Desa? Panggil ayah.

Dia tidak boleh memanggilku ayah.

Kami pernah melakukan upacara pernikahan dan memiliki surat nikah.

Kenapa tidak bisa memanggilmu ayah?

Dia belum bersulang teh denganku.

Juga tidak pernah masuk ke Aula Leluhur Keluarga Yu.

Jadi, itu tidak berlaku.

Ditambah lagi, surat cerai juga sudah ditulis.

Sekarang kamu dan dia sudah tidak ada hubungan.

Surat cerainya tidak ditanda tangani.

Tidak berlaku.

Lu Yan, panggil ayah.

Dia sudah berumur tiga ribu tahun, lalu memanggilku ayah.

Bukankah kamu sedang memotong umurku?

Kenapa kamu tidak bicara logika?

Kamu adalah putriku.

Untuk apa aku bicara logika denganmu?

Kalau begitu, kami akan kembali ke Desa Qingquan

untuk menikah sekali lagi.

Agar dia menjadi anggota Keluarga Yu yang sesungguhnya.

Kalau begitu bicarakan lagi setelah melakukan upacara pernikahannya.

Sekarang, kamu pulang untuk tidur.

Jangan mempermasalahkannya dengannya.

Aku kembali dulu.

Baiklah.

Apa sudah selesai bicaranya? Pergi.

Setelah amarahnya mereda, aku akan berbicara dengannya lagi.

Ayo pergi.

Sudahlah.

Kamu adalah ayah kandungku, aku tidak bisa menyinggungmu.

Ayo pergi.

Hal ini benar-benar membuatku emosi.

Aku emosi sekali.

Apakah kamu tidak melihat perasaan

Lu Yan kepada Dengdeng saat pertarungan di Kota Ying?

Kenapa kamu masih tidak puas?

Kenapa sekarang Dengdeng

sudah berpihak pada orang lain?

Sejak dia mengenal Lu Yan itu,

tidak mengakui aku sebagai ayah kandungnya lagi.

Ini benar-benar wanita yang sudah dewasa tidak bisa dipertahankan lagi.

Perkataan ini sangat benar.

Aku adalah ayah kandungnya.

Kenapa aku tidak bisa dibandingkan

dengan pria tengik yang baru saja dia kenal selama tiga bulan?

Dasar kamu.

Bagaimana kalau begini saja?

Kita perkenalkan seorang pria yang lain padanya.

Pria itu bernama...

Gu Beixi.

Tidak ada gunanya.

Aku sudah melakukan semua yang harus dilakukan.

Setiap orang punya keberuntungan sendiri.

Jangan diatur lagi. Semakin diatur semakin membangkang.

Ini pemberian Dengdeng untukmu.

Putriku memang memperhatikanku.

Ya, dia menyuruhmu sekalian membelikan

makanan bernutrisi untuk Lu Yan ketika pergi membeli rokok.

Persetan membawakannya!

Dia bukan setan.

Benar-benar harum.

Nanti, aku akan meletakkan sebuket bunga segar

di kamar Lu Yan.

Bunga segar harus dipadukan dengan wanita cantk.

Ini angelica dan ginseng yang kamu inginkan.

Terima kasih.

Anda hati-hati di jalan.

[Gorengan]

Sekali lagi.

Mari.

Lagi!

Setelah taruhan, jangan diambil lagi!

Besar! Kecil!

Besar!

Aku menang lagi.

Sekali lagi.

Tidak bisa, sekali lagi.

Sekali lagi.

Lihat dengan baik.

Baik, buka.

Aku akan bermain sekali saja.

Aku tidak percaya.

Sekali lagi. Ayo.

Kecil.

Kecil lagi. Apa bisa?

Ini punyamu.

Berikan padaku.

Ini punyamu.

Lanjutkan.

Setelah taruhan, jangan diambil lagi!

Tuan, mau bermain?

Taruhan besar atau kecil.

Apa kamu datang untuk membuat masalah?

Kamu bahkan tidak menaruh taruhan apa pun?

Pergilah.

Pergi sana kalau tidak ada uang.

Tunggu sebentar.

Bagus.

Mari, duduk.

Mari.

Duduk.

Duduk di sini.

Main bersama.

[Teh]

Sekali lagi.

Taruhan besar atau kecil! Setelah taruhan, jangan diambil lagi!

Besar!

Kecil! Taruhan besar!

Kecil! Besar!

Yang patuh.

Guru Senior.

Kenapa kamu pulang selarut ini?

Aku tertunda di jalan untuk sesaat.

Kamu pergi berjudi lagi, 'kan?

Aku langsung tahu begitu mencium bajumu.

Guru Senior, tidak bisa bertaruh lagi.

Tidak baik jika kamu bertaruh lagi, nanti...

Tidak boleh memberi tahu Dengdeng.

Jika kamu membocorkan rahasia ini,

aku akan mengusirmu dari Desa Qingquan.

Guru Senior, mulutku ini sangat rapat.

Aku tidak akan mengatakannya pada siapa pun.

Guru Senior, tenang saja.

Tidak mengatakan apa pada siapa pun?

Tidak.

Mengatakan...

Itu...

Masalah Guru Senior membelikan makanan suplemen untuk menantunya.

Benar. Itu membuat malu.

Benar.

Dahai, bawakan ayam dan obatnya kepada Dengdeng.

Baiklah.

Aku pergi dulu.

Cepat.

Aku sudah mengantuk.

Aku sudah harus pulang untuk tidur sebentar.

[Angin musim semi berembus, berkah datang ke rumah]

Ketua Yu tengik ini.

Aku menyuruhnya untuk membeli ginseng.

Dia malah membelikan akar ginsengnya.

Ayamnya juga ayam jantan.

Ayam jantan ini

juga sangat mirip dengan Da Hong.

Rasanya seperti membunuh suami sendiri.

Kak ayam jantan.

Karena kamu dan Da Hong

berasal dari leluhur ayam yang sama,

kalau begitu hari ini merepotkanmu.

Berkorbanlah sebentar.

Maaf, ya.

Ada apa denganku?

Belakangan ini kenapa selalu merasa pusing?

Apa mungkin energi inti jiwaku sudah terlalu banyak digunakan?

Makan dua mantau untuk menahannya dulu.

Dengdeng, ada apa denganmu?

Lu Yan.

Kali ini, kamu yang mengambil keuntungan dariku lebih dulu.

Rasanya tidak buruk.

Aku mengantuk sekali.

Aku ingin tidur sebentar.

Kamu harus memelukku dengan erat.

Jangan lepaskan tanganmu.

Dengdeng.

[Ini Serangga Roh?]

[Kenapa bisa seperti ini?]

[Kenapa energi inti jiwa yang dimasukkan ke tubuh Dengdeng]

[menghilang dengan sangat cepat?]

- Dengdeng. - Guru.

Ada apa ini?

Aku sudah memberikan sedikit energi inti jiwa kepadanya.

Sekarang sudah baik-baik saja.

Lu Yan.

Dengdeng, kamu sudah sadar.

Tenang saja.

Ada aku di sini. Jangan takut.

Kalian jaga Dengdeng dengan baik di sini.

Dengdeng.

Guru.

Istirahat yang baik, Dengdeng.

Lu Yan, kita bertemu lagi.

Kamu yang melakukan semua ini, 'kan?

Melihatmu begitu lemah sekarang ini,

kelihatannya kamu menggunakan cukup banyak energi inti jiwa untuk menolongnya.

Kusarankan padamu agar jangan melakukan usaha yang sia-sia lagi.

Dewi Yun Xi kami...

Bukan, Yu Dengdeng.

Sekarang sudah bisa merasakan Serangga Roh untuk sesaat.

Apa yang ingin kamu lakukan padanya?

Tidak melakukan apa pun.

Aku hanya menanamkan seekor serangga di tubuhnya saja.

Lalu, mengisap kekuatannya kapan saja untuk aku pergunakan.

Serangga hidup, maka orangnya tetap akan hidup.

Jika serangga mati,

kalian jangan berpikir untuk bertemu

dengan Yu Dengdeng yang masih hidup lagi.

Waktu itu, kamu hanya mengambil pil inti jiwa milik Dewi,

sehingga memiliki kekuatan untuk bertarung denganku.

[Usia bertambah menambah keberuntungan]

[Angin musim semi berembus, berkah datang ke rumah]

Sekarang energi inti jiwamu terluka,

lebih baik serahkan pil inti jiwanya dengan patuh.

Waktu itu aku tidak punya pil inti jiwa,

pasukan kita saling bertemu di dalam medan perang.

Sejak kapan aku pernah mengalami kegagalan?

Kelihatannya aku sudah meremehkan kalian.

Kami sebagai manusia

tidak mengerti ilmu jahat dari Suku Roh kalian.

Tapi, kami tahu bagaimana bekerja sama untuk melawan musuh.

Kalian sudah terlalu naif.

Dengdeng.

Guru.

Guru.

Dengdeng.

- Dengdeng. - Guru.

- Dengdeng. - Guru.

Jangan menakuti Ayah Kedua.

Guru.

Cepat pikirkan caranya.

Bagaimana ini?

Bagaimana aku tahu apa yang harus dilakukan?

Dengdeng, Ayah Kedua ada di sini.

Zhu Rong!

Bukankah kamu ingin mendapatkan

pil inti jiwa yang ada di tubuhku?

Lepaskan Yu Dengdeng dan yang lain.

Aku akan memberikan pil inti jiwanya kepadamu.

Lihat tampilan tidak berguna milikmu ini.

Atas dasar apa kamu berbicara persyaratan denganku?

Apa kamu kira pil inti jiwa

bisa kamu ambil sesuka hatimu?

Dengdeng.

Kamu sudah menakuti Ayah Kedua.

Xin, bagaimana?

Dewi, tenang saja.

Ada energi inti jiwa yang melindungi tubuh Tuan.

Jadi, hanya perlu merawat diri beberapa hari saja.

Cukup menunggu energi inti jiwanya pulih saja.

Baguslah.

Bagus kalau begitu.

Aku akan memberikan sedikit energi inti jiwa untuknya.

Dengdeng.

Bagaimana kondisi tubuhmu,

apakah kamu tidak tahu?

Bagaimana kamu bisa memberikan kepadanya?

Aku juga tidak bisa tidak memedulikannya.

Sebelumnya karena

dia sudah memberikan energi inti jiwa untukku,

sehingga menerima serangan dari si penjahat Zhu Rong.

Namun, sekarang kondisi tubuhmu seperti ini.

Ini...

Aku baik-baik saja.

Tuan.

Apakah ada yang sakit?

Mari.

Biarkan aku melihat benda yang ada di dalam tubuhmu.

Ini...

Bukankah seluruh Serangga Roh sudah mati?

Serangga Roh yang ini berbeda dengan yang sebelumnya.

Zhu Rong berupaya keras

adalah untuk mengambil kesempatan

ketika energi inti jiwaku sudah habis,

lalu menanamkan Serangga Roh ini di tubuh Dengdeng.

Kalau begitu, kamu cepat pikirkan cara untuk mengeluarkannya.

Tadi, aku sudah mencari tahu.

Serangga Roh ini

sudah menyatu bersama dengan tubuh Dengdeng.

Begitu terjadi sesuatu kepada Serangga Roh tersebut,

Dengdeng juga akan mengalami kerugian.

Kenapa bisa seperti ini?

Ia sedang terus-menerus bermutasi.

Ia menjadi semakin sulit untuk dihadapi.

Apa mungkin sudah tidak ada cara yang lain lagi?

Coba pikirkan caranya.

Ini...

Kecuali...

Membiarkannya keluar dari tubuh Dengdeng

dalam keadaan utuh.

Lakukan. Cepat lakukan!

Iya, cepat lakukan.

Lihat dia.

Jangan putus asa.

Bukankah sebelumnya kalian selalu bilang?

Segala kesulitan yang ditemui pasti bisa dilalui.

Segala jalan sulit yang ditemui, pasti bisa dijalani.

Kita pasti punya cara untuk melawannya.

Kamu yang paling hebat.

Jangan khawatir.

Aku pasti akan menemukan caranya.

Aku percaya padamu.

Mantan Ketua Desa Yu.

Kudengar ada sebuah aliran dalam Pemburu Roh

yang tidak pernah berhubungan dengan Suku Roh

dan khusus mengurus hal jahat di dunia.

Misalnya mengusir setan atau menyantet.

Maksudmu Raja Serangga juga sebuah santet?

Dalam pertanyaan ribuan tahun pernah mengungkit

bahwa Serangga Roh bukan dilahirkan,

melainkan sesuatu yang dipilih.

Jadi, aku curiga ini adalah santet Serangga Roh.

Aku sudah mengerti.

Kamu ingin menggunakan metode menangani santet serangga

untuk menghadapinya.

Sepengetahuanku,

di Kota Ying

ada seorang Pemburu Roh yang mahir dengan ilmu santet.

Namun, keberadaan orang ini tidak menentu.

Sekarang Dengdeng bisa saja berada dalam bahaya kapan pun.

Aku harus berjaga di sisinya sepanjang waktu.

Tidak tahu apakah Mantan Ketua Desa Yu bisa mewakiliku

untuk mencari Pemburu Roh ini?

Lihat apa yang kamu katakan.

Tentu saja bisa.

Urusan putriku adalah urusanku.

Aku juga punya cara untuk mencari mereka.

Aku akan pergi sekarang.

Sudah merepotkanmu.

Tuan, apa yang kamu lakukan?

Tidak bisa seperti ini.

Jangan bicara dulu.

Apa mungkin kamu mengira

aku ingin menggunakan tusuk konde untuk mengeluarkan pil inti jiwa dan memberikannya kepada Yu Dengdeng?

Apa bukan seperti itu, Tuan?

Saat ini, Dewi begitu menyukaimu.

Anda tidak bisa melakukan jalan bunuh diri seperti ini.

Dia tidak akan sanggup menerimanya.

Aku tahu.

Sekarang jika aku memberikan pil inti jiwa kepada Dengdeng,

itu sama saja dengan memberikan energi inti jiwa yang tanpa batas kepada Zhu Rong.

Dengan begitu, tubuh Dengdeng hanya akan semakin cepat melemah.

Sekarang, hal yang terpenting bagi kita adalah

mengeluarkan Serangga Roh tersebut.

Tapi, tadi kamu...

Energi inti jiwa di tubuh Dengdeng terus-menerus mengalir keluar.

Aku sudah memasukkan sebuah sihir

ke dalam tusuk kondenya.

Dengan begitu,

begitu ada perubahan energi inti jiwa di dalam tubuhnya,

aku bisa merasakannya.

Tuan, sekarang energi inti jiwa Anda sudah terluka.

Anda harus menjaga diri Anda dengan baik.

Kali ini, Zhu Rong sudah kulukai.

Dia juga tidak berani datang lagi untuk sesaat.

Kamu tenang saja.

Aku akan istirahat baik-baik.

[Teater Daguangming]

[Gedung Taihe]

Aku juga sudah mendengarnya. Itu...

Ketua Desa Gu.

[Gedung Taihe]

Ketua Desa Gu.

Ketua Desa Gu, terjadi sesuatu.

Kepala Polisi Bai sudah diturunkan dari jabatannya.

Dalam perjalanan ke kampung halaman, Keluarga Bai

bertemu dengan Desa Xiongya yang ingin balas dendam.

Semuanya sudah terbunuh.

Di mana kejadiannya?

Aku akan membawamu.

[Gedung Taihe]

Shiqi!

Paman Bai.

Paman Bai!

Paman Bai.

Paman Bai.

Paman Bai.

Ketua Desa Gu.

Coba kamu lihat.

Ini Nona Bai, 'kan?

Shiqi.

Lepaskan!

Tolong kamu aturkan sebentar

untuk menguburkan semua orang ini dengan baik.

Baik.

Shiqi.

[Sudah berapa lama aku tertidur?]

Energi inti jiwaku.

Masuklah.

Dewi, aku membawakan kuaci kesukaanmu.

Bagaimana? Apa kamu istirahat dengan baik?

Aku tidur dengan sangat lelap.

Cepat kemari.

Duduk.

Apakah Anda haus?

Aku tuangkan segelas air untuk Anda.

Bagaimana bisa membuat Anda melakukannya sendiri?

Mari, aku akan menyuapi Anda.

Apa perlu begitu berlebihan?

Aku tidak boleh melakukan apa pun.

Tentu saja perlu.

Sekarang tubuh Anda sangat lemah.

Anda harus perhatikan istirahat Anda.

Ini hanya seekor Serangga Roh saja.

Hanya sebuah serangga yang sekecil ini.

Aku juga tidak sedang hamil.

Aku bahkan tidak boleh bergerak.

Kenapa? Apa bisa keluar juga?

Tidak bisa.

Lu Yan, cepat marahi dia.

Xin seharusnya lebih mendengarkanmu.

Beberapa ribu tahun ini, selalu seperti itu.

Guru, mari.

Saudara ini bilang

Ketua Desa Gu menyampaikan sebuah pesan.

Gu Beixi?

Ke mana dia?

Ketua Desa Gu pergi mencari Nona Bai Shiqi.

Kepala Polisi Bai sudah diturunkan dari jabatannya.

Dalam perjalanan pulang ke kampung halaman,

Keluarga Bai bertemu dengan Desa Xiongya yang datang untuk membalas dendam.

Nona Bai menghilang.

Bai Shiqi menghilang?

Namun, Anda jangan panik.

Mereka bilang mungkin dia berada di Desa Xiongya.

Ketua Desa Gu menyuruh Anda untuk jangan khawatir.

Dia pasti bisa menyelamatkan Nona Bai.

Xin.

Pikirkan cara untuk menyampaikan berita kepada Desa Nanfeng.

Suruh mereka kemari untuk membantu Gu Beixi.

Baik.

Mari, saudara.

Kamu ikut minum teh denganku.

Sudah menyusahkanmu.

Semoga Nona Bai beruntung dan diberkati.

Kamu harus percaya pada Gu Beixi.

Dia punya cara untuk menghadapi orang jahat.

- Aku menemukannya. - Ayah.

Putriku, akhirnya Ayah sudah menemukan

cara untuk menghilangkan Serangga Roh.

[Thousand Years For You]

♫Apabila♫

♫Perasaan cinta bisa direspon♫

♫Kerinduan pasti ada♫

♫Suaranya♫

♫Di dalam hidup ini,♫

♫Semua pemandangan terindah♫

♫adalah hal yang♫

♫berhubungan denganmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

[iQIYI]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.