All language subtitles for Thousand Years For You episode 21 [iQIYI subindo]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Karya iQIYI]

♫Keharmonisan antara langit dan bumi tersebar♫

♫Salju yang putih mulai bermekaran♫

♫Ribuan tahun seperti batu ambar yang abadi♫

♫Obsesiku terus ada♫

♫Hari senja yang kejam sudah tiba, begitu juga dengan kekacauan♫

♫Takdir di masa lampau, sulit dilupakan♫

♫Air mata mengalir terhadap kisah cinta yang dalam♫

♫Berkumpul menjadi laut penderitaan♫

♫Karma terus berputar♫

♫Perasaan terus ditutupi♫

♫Cinta dan kebencian terus dicerahkan♫

♫Mengikuti diriku♫

♫Melindungimu, menjauhimu, aku berteriak♫

♫Tidak akan melepaskanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang menatapmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang membarakanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang berlari menujumu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang ingin memasuki hidupmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

[Thousand Years For You]

[Episode 21]

Dengdeng, dengarkan nasihat Ayah Kedua.

Kamu sudah melakukan yang terbaik, Dengdeng.

Ayah Kedua.

Jangan membujukku.

Saat ibu meninggal, aku masih kecil.

Aku tidak bisa melakukan apa pun.

Sekarang aku menemukan ayahku dengan susah payah.

Aku tidak bisa kehilangannya begitu saja.

Tapi, sebelum ayahmu bangun,

kamu sudah tumbang.

Bagaimana aku menjelaskan hal ini saat Ketua Yu bangun nanti,

Dengdeng?

Sepertinya sudah berefek.

Dengdeng.

Ketua Yu.

Aku hanya tidak mengerti.

Padahal aku bisa membantu orang lain,

bisa menolong orang lain.

Kenapa aku tidak bisa menolong ayahku?

Dengdeng.

Suku Roh berbeda dengan manusia.

Cara mengobati dari akarnya hanya bisa kita cari secara perlahan.

Kamu jangan sampai menyalahkan dirimu sendiri.

Bagaimana jika ayahku tidak bisa bertahan?

Bukankah aku akan kehilangannya?

Ayah Kedua.

Kamu jangan menghiburku lagi.

Aku sendiri sangat jelas seberapa besar kemampuanku.

Sejak kecil hingga dewasa,

aku hanya bisa seni bela diri yang kecil.

Aku mengandalkan kepintaran kecil untuk menipu orang.

Kukira aku tidak takut apa pun.

Sebenarnya, itu karena Anda memanjakanku.

Saudara di desa melindungiku.

Sekarang, aku baru menyadari

seberapa tidak bergunanya aku.

Siapa yang bilang kamu tidak berguna?

Nak.

Desa kita sangat miskin.

Saat semua orang tidak bisa makan,

kamu tidak rela untuk makan sendiri

dan memberikannya kepada semua orang.

Demi saudara-saudaramu, kamu rela berkorban.

Orang pertama yang keluar

dan orang terakhir yang kembali.

Siapa yang bilang kamu tidak berguna?

Aku tidak sebaik yang kamu katakan itu.

Kamu gadis yang bodoh.

Dengdeng kami adalah yang terbaik.

Kamu

harus mengingat perkataan ayahmu.

Segala kesulitan yang ditemui,

pasti bisa dilewati.

Setiap jalan sulit yang ditemui,

pasti bisa dijalani.

Ibu.

Ayah, Ibu.

Bagaimana keadaan putriku?

Bagaimana keadaan putriku?

Tidak terlalu baik.

Mari, cepat oleskan untuk putriku.

Ada apa dengan kakimu?

Aku tidak apa-apa, aku sudah mengoleskan obat. Cepat.

Apanya tidak apa-apa?

Jika tidak diobati, kakimu akan hancur.

Cepat pergi.

Pergi.

Cepat.

Putriku, ayah di sini.

Tidak apa-apa.

[Arak]

Semua ini salah ayah.

Sejak ibumu meninggal,

ayah seorang pria yang kasar,

tidak menjagamu dengan baik.

Lalu, membuatmu terjangkit penyakit berbahaya ini.

Sekarang sedang terjadi wabah kelaparan lagi,

aku tidak bisa menemukan makanan untukmu,

juga tidak bisa mendapatkan obat untukmu.

Benar-benar sudah menyusahkanmu.

Ayah.

Putriku.

Kamu sudah sadar.

Ayah, dari mana kamu mendapatkan araknya?

Kamu turun gunung?

Kudengar dari Gu Beixi,

dua hari ini terjadi salju lebat hingga memblokir gunung.

Bahkan tidak ada satu pun kelinci yang keluar.

Kenapa kamu berani turun gunung?

Jangan dengarkan perkataan Beixi.

Bocah itu penakut.

Es yang turun juga bisa membuatnya menjadi sangat ketakutan.

Ayah orang seperti apa?

Ayah sangat kuat.

Ayah.

Bukankah kamu bilang segala hal sulit yang ditemui, pasti bisa dilewati?

Benar.

Segala jalan sulit yang ditemui,

pasti bisa dijalani.

[Arak]

Ayah, ada apa dengan kakimu?

Kamu jangan bergerak.

Tidak masalah.

Tulang ayah sangat kuat.

Tenang saja.

Ayah.

Jika aku sudah sembuh,

jangan suruh aku untuk bermain dengan pena dan tinta itu.

Permainan untuk para wanita.

Aku merasa sangat bosan.

Baik.

Setelah putriku sembuh,

ayah akan membawamu pergi berburu.

Pergi...

Pergi menangkap kelinci.

Janji?

Janji.

Tidurlah.

Segala kesulitan yang ditemui pasti bisa dilewati.

Setiap jalan sulit yang ditemui pasti bisa dijalani.

Segala kesulitan yang ditemui pasti bisa dilewati.

Setiap jalan sulit yang ditemui,

[pasti bisa dijalani]

Aku pasti tidak akan membiarkan apa pun terjadi padamu.

Kita masih harus naik ke gunung untuk menangkap kelinci.

Menangis saja jika ingin menangis.

Siapa yang menangis?

Mirip wanita lemah saja.

Itu bukan gayaku sebagai Ketua Desa.

Dengdeng.

Kamu tidak perlu memaksakan dirimu di hadapanku.

Apa kamu bisa memelukku sebentar?

Lu Yan.

Aku benar-benar sangat takut.

Aku tidak pernah melihat

ayahku seperti sekarang ini.

Aku sangat takut.

Aku takut, kelak kami berdua

tidak punya kesempatan untuk melakukan banyak hal lagi.

Aku takut aku hanya bisa melihat dirinya

disiksa oleh serangga seperti ini

dan tidak ada yang bisa kulakukan.

Aku juga merasa sangat takut setelah menemukannya dengan tidak mudah,

aku akan segera kehilangannya lagi.

Jangan takut.

Ada aku di sini.

Aku akan terus menemanimu.

Oh, ya.

Apa yang kamu lakukan hari ini?

Aku menemukan satu benda.

Apa ini?

Catatan harian Reporter Shao.

Hari ini, aku melihat kondisi tubuh Mantan Ketua Desa Yu tidak membaik.

Aku baru teringat bahwa kita sudah melewatkan sesuatu.

Mungkin Reporter Shao bukan Raja Serangga.

Mungkin juga,

dia bukan sepenuhnya Raja Serangga.

Reporter Shao ini

biasanya suka menuliskan hal yang dia pikirkan

di dalam buku catatan harian ini.

Tapi, kenapa

satu bulan yang lalu sudah tidak ada?

Selain itu, buku catatan harian ini

juga berdebu.

Kebiasaan seseorang sulit untuk diubah.

Jika begitu,

Reporter Shao juga masuk dalam jebakan Raja Serangga.

Dia sama sekali bukan Raja Serangga,

melainkan Raja Serangga yang sudah mengendalikannya.

Dia tidak hanya dikendalikan,

selain itu Raja Serangga juga berada di dalam tubuhnya.

Saat kita membunuh Reporter Shao,

ia melarikan diri selagi kita tidak memperhatikan.

Jika Reporter Shao

benar-benar sudah dirasuki oleh Raja Serangga,

setelah Raja Serangga keluar,

tubuhnya pasti meninggalkan suatu jejak.

Sekarang mayatnya ada di tangan ketua.

Dia seharusnya akan mengirimkannya ke rumah mayat yang ada di luar gerbang kota.

Ayo kita cari dia sekarang.

Dengdeng.

Aku sudah pergi ke sana.

[Aku sudah memeriksa mayat Reporter Shao]

[Pada bagian jantung Reporter Shao,]

[ada lubang seukuran setengah kepalan tangan]

[Luka itu bukan bekas dari senjata api biasa]

[Di sekeliling lukanya,]

[dipenuhi oleh noda darah yang bercahaya]

[Terlihat berantakan]

[Sekarang kelihatannya,]

[itu seharusnya adalah jejak Raja Serangga masuk dan keluar]

Raja Serangga ini benar-benar kejam.

Reporter Shao juga sangat kasihan.

Raja Serangga menggunakan wajahnya

untuk melakukan segala kejahatan.

Terakhir, dia mati dengan tidak tenang.

Hari ini saat aku menerima serangan darinya di ruangan gelap itu,

awalnya aku sangat mengerti kekuatannya.

Mengalahkannya adalah hal yang sangat mudah.

Tapi, aku tidak menyangka

energi inti jiwanya mendadak meningkat.

Dia bisa membuat kekuatannya memiliki

perbedaan sebesar ini dalam waktu yang sangat singkat.

Aku merasa,

ini ada hubungannya dengan Serangga Roh yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kalau begitu,

Raja Serangga ini tidak hanya menyebarkan anak ulat

untuk melakukan transaksi Serangga Roh,

dia juga menggunakan Serangga Roh ini untuk mengisap kekuatan orang,

lalu mengisapnya kembali.

Benar-benar sebuah siasat menipu yang luar biasa.

Tapi, dia sudah mendapatkan uang yang begitu banyak.

Setiap hari dia bergantung di sebuah jaring rusak dan gelap.

Dia juga tidak memikirkan tentang hal duniawi.

Kalau begitu, apa tujuannya?

Transaksi dari Serangga Roh ini memiliki keuntungan ekstra yang berlimpah.

Orang seperti Suku Roh Telinga Panjang itu

tentu saja bersedia membeli dan menjual

demi bisnis ilegal seperti ini.

Kelihatannya, Raja Serangga sudah memperalat

keserakahan mereka terhadap harta benda.

Kemudian, mencapai tujuan sesungguhnya di balik semua ini.

Energi inti jiwa?

Benar.

Tampangnya baik, hatinya busuk!

Tak tahu apakah di belakang binatang ini

masih ada penjahat lagi atau tidak.

Jika benar-benar ada,

maka orang ini

pasti ingin mengacaukan seluruh dunia ini.

Kita harus menemukannya.

Karena sekarang Raja Serangga masih hidup,

maka masih ada kesempatan untuk menolong

Mantan Ketua Desa Yu dan Suku Roh lainnya.

Binatang ini sudah terluka parah.

Ia seharusnya tidak bisa lari terlalu jauh.

Masalah ini tidak bisa ditunda.

Besok kita pergi ke Kota Ying untuk mencarinya.

Baik.

Kalau begitu, ayo kita pulang dulu

untuk melihat Mantan Ketua Desa Yu.

Lu Yan.

Terima kasih kamu sudah melakukan begitu banyak hal untukku.

Itu sudah seharusnya.

Ayo pergi.

[Cat Koin Tembaga Yongshengli]

Anda sudah datang, Kepala Polisi Bai.

[Menu baru]

Tuan Besar.

Surat yang aku tuliskan untuk Anda.

Apakah Anda sudah menerimanya, Tuan Besar?

Sudah kuterima.

Kafe ini

adalah tempat kita bertemu

untuk pertama kalinya.

Ada orang yang memberikan surat kepadaku,

menyuruhku ke tempat ini untuk bertemu.

Aku langsung menebak itu adalah dirimu.

Sekarang kabar buruk di kota begitu gencar.

Bagaimana kamu bisa masuk?

Selain itu,

bagaimana

kamu bisa pulih?

Ada orang yang memberikan sedikit energi inti jiwa untukku.

Jadi, aku bisa mempertahankan bentuk manusia untuk sesaat.

Namun, tubuhku tetap sangat lemah.

Mungkin aku tidak bisa bertahan terlalu lama.

Kalau tubuhmu tidak sehat,

kenapa tidak mencari sebuah tempat untuk istirahat dengan baik?

Sekarang situasi sulit memenuhi seluruh kota.

Jika masuk ke kota sekarang,

kamu hanya akan mencari mati.

Sekalipun mengambil risiko sebesar apa pun,

aku juga ingin bertemu dengan Tuan Besar untuk terakhir kalinya.

Aku merindukanmu,

Tuan Besar.

Tapi, apakah kamu pernah berpikir,

aku adalah Kepala Polisi?

Sekarang seluruh kota sedang mencari Suku Roh.

Kamu datang menemuiku sendirian.

Apa kamu tidak takut?

Aku hanya ingin bertemu dengan Anda.

Aku tidak bisa memedulikan hal yang lain lagi.

Sekalipun Tuan Besar ingin menjalankan aturan hukum,

aku juga tidak akan menyalahkan Anda.

Aku sama sekali tidak menyesalinya.

Aku pernah bilang.

Aku akan melindungi keselamatanmu seumur hidupku.

Hari ini,

aku juga tidak akan mengingkari janjiku.

Pergilah.

Kelak,

aku tidak bisa melindungimu lagi.

Aku tahu itu.

[Kafe Land]

Aku juga tahu.

Setelah perpisahan kali ini,

mungkin kelak aku akan sulit

untuk bertemu dengan Tuan Besar lagi.

Aku hanya memohon di kehidupan berikutnya,

aku bisa menjadi seorang manusia biasa.

Aku bisa bersama dengan Tuan Besar

menjadi sepasang suami istri

yang sesungguhnya.

Aku pergi dulu, Tuan Besar.

Entah itu kamu manusia

atau...

Perasaanku kepadamu seperti air yang dituangkan.

Tidak bisa disimpan kembali selamanya.

Namun, kamu harus tahu.

Saat ini, Kota Ying

benar-benar sudah terlalu berbahaya.

Setelah kamu pergi,

kamu harus memperhatikan keselamatanmu sendiri, mengerti?

Tuan Besar.

Tangkap dia! Tangkap Suku Roh kecil itu!

[Jengger]

Larinya cepat sekali.

Kita berpencar.

Nanti berkumpul di Gang Longhu.

- Baik. - Ayo pergi.

Sekarang bawahanku sedang menangkap Suku Roh.

Cepat pergi.

Ada apa denganmu?

- Kenapa tidak mengetuk pintu? - Kepala Polisi Bai.

Ini adalah makanan penutup baru kafe ini.

Kami secara khusus memberikannya kepada Anda dan Nyonya untuk dicicipi.

Aku akan meletakkannya di atas meja.

Tidak perlu lagi.

Tidak ada urusanmu lagi, pergilah.

Baiklah.

Aku ada di luar pintu.

Jika Anda ada urusan, panggil aku kapan saja.

Ada apa denganmu?

Benda apa ini?

Kue pia bawang putih.

Apa?

Kamu baik-baik saja, 'kan?

Sebenarnya ada apa denganmu?

Ada monster!

Ayo ikut denganku.

Berdiri.

[Kafe Land]

Ada monster di lantai atas.

[Teh jahe]

Katakan pelan-pelan.

Jangan takut, katakan pelan-pelan.

Apa yang kamu lakukan?

[Cat Koin Tembaga Yongshengli]

Pergi, cepatlah pergi!

[Cat Koin Tembaga Yongshengli]

[Kafe Land]

Pergilah.

Begini juga bisa membuat dia kabur.

Ada monster.

Ayo cepat!

Pergilah.

Cepat!

Di sini.

Pergilah.

Di mana?

Di sini.

Jangan bergerak!

Di mana monsternya?

Di...

Apa aku mirip dengan monster?

Ke... Kepala Polisi.

[Teater Daguangming]

Apa yang kalian lakukan di sini?

Ka... kami datang untuk mengejar Suku Roh.

Mengejar Suku Roh?

Kalau begitu, untuk apa kamu berdiri di sini?

Kejar!

Baik.

Kenapa masih berdiri saja? Cepat kejar!

Ayo pergi.

Adik kecil, kenapa kamu di sini?

Tidak apa-apa, jangan takut.

Cepat sedikit. Sebelah sini.

Cepat, di sini.

Adik kecil, dengarkan Kakak.

Margaku Bai.

[Toko Perbaikan Jam Tangan Yongshenghao]

Shiqi.

Ayah.

Apa yang kamu lakukan selarut ini?

[Merek Dabaichang]

Aku...

Kudengar,

kopi di kafe ini sangat enak.

Jadi, aku ingin membeli biji kopinya untuk kamu cicipi.

Tapi,

sepertinya di dalam sedang menangkap Suku Roh, ya?

Jadi, aku tidak berani masuk.

Kalau begitu, kamu tidak melihat apa pun?

Melihat apa?

Tapi, sepertinya ada seekor kucing yang lari ke sana.

Di sana.

Baiklah.

Sekarang kota sedang tidak aman.

Sudah selarut ini,

jangan sembarangan jalan di luar.

Ayo pulang denganku.

Nak.

Tengah malam di sini,

di mana ayah dan ibumu?

Dari mana kamu memungut kucing ini?

Ini adalah kucing rumahku.

Bukan, ini adalah orang dari keluargaku.

Cepat berikan padaku.

Nanti dia akan kehabisan napas.

Apa yang sedang kalian lakukan?

Kak Dengdeng, untukmu.

Adik kecil.

Kamu bilang seorang kakak bermarga Bai yang sudah menolongmu.

Lalu, dia ditangkap oleh polisi?

Kalau begitu,

kamu yang membawa pulang kucing ini sendirian?

Bukan, kucing belang tiga ini yang membawaku kemari.

Kak Bai bilang

ia akan membawaku ke sebuah tempat yang aman.

Awalnya aku tidak percaya.

Sebab, ia terlihat sudah akan mati.

Namun, tidak disangka

ia bisa bertahan sepanjang jalan hingga sekarang.

Kak Bai bilang jika aku sudah sampai,

aku harus menyerahkannya

pada seorang kakak yang memakai tusuk konde kayu.

Oh, ya.

Dia juga bilang di sisi kakak itu,

mungkin ada seorang kakak yang tampan.

Tidak boleh

memberikannya kepada orang lain.

Tidak boleh?

Adik.

Kakak tampan yang dikatakan

oleh Kak Bai itu adalah aku.

Kamu sudah salah mengenali orang.

Jangan menyela.

Kelihatannya seharusnya Nona Bai

bertemu dengan Kepala Polisi Bai

saat menjemput Nyonya Kedua.

Kepala Polisi Bai masih memikirkan hubungan di masa lalu

dan melepaskannya.

Tak peduli bagaimanapun,

selama kucing dan orangnya baik-baik saja,

aku sudah sangat bersyukur.

Adik.

Apa hal yang sudah kamu perbuat?

Kenapa polisi ingin menangkapmu?

Aku juga tidak tahu.

Polisi-polisi itu

sedang menangkap Suku Roh di setiap rumah.

Ibuku melindungiku,

makanya aku bisa kabur.

Apa? Menangkap semua Suku Roh?

Kepala Polisi Bai benar-benar ingin bertindak begitu kejam.

Dia ingin membasmi semua Suku Roh.

Kalau begitu, di mana ayah dan ibumu?

A... ayah dan ibuku

sudah dibunuh oleh mereka.

Dibunuh?

Atas dasar apa mereka sembarangan membunuh orang tak bersalah?

Tetangga Suku Roh yang lain

hanya diborgol dan dibawa pergi.

Namun, mereka bilang ayah dan ibuku melawan ketika ditangkap.

Jadi, harus dieksekusi di tempat.

Melawan ketika ditangkap?

Bagaimana mereka melawan?

Apa kamu melihatnya?

Kala itu, aku bersembunyi di balik jendela.

[Mereka memakaikan borgol pada ayahku]

[Kemudian, ayah dan ibuku seperti menggila ingin menggigit orang]

[Aku tidak pernah melihat]

[tampilan ayah dan ibuku yang seperti itu]

Biasanya mereka adalah orang baik.

Mereka bahkan tidak berani membunuh ayam dan bebek sendiri.

Waktu itu, ketika polisi membunuh ayah dan ibumu,

apakah ada orang lain di sampingnya?

Aku...

Aku sudah ingat.

Kala itu, saat ayah dan ibuku menggila,

[dia membubarkan polisi yang lain]

[Setelah mereka pergi,]

[ayah dan ibuku tidak hanya tidak melawannya lagi]

[Sebaliknya, mereka berlutut untuk memohon padanya]

[Namun, tak lama kemudian,]

[mereka tidak bergerak lagi]

Di mana rumahmu?

Gang Yingjiao di Kota Selatan.

Rumah pertama di tikungan adalah rumahku.

Dia pergi begitu saja?

Sudah, jangan menangis lagi.

Jangan menangis lagi.

- Sudahlah. - Tidak apa-apa.

Jangan menangis lagi.

[Suara Buddha tersebar di seluruh negeri]

Aku sudah mengantar ayah dan ibumu ke tempat yang tenang.

Kamu jangan terlalu bersedih lagi.

Terima kasih, Kakak.

Terima kasih, Kakak.

Cepat berdiri.

Berdiri.

Sudah.

[Menyelamatkan seluruh makhluk hidup]

Itu adalah Raja Serangga.

Aku sudah memeriksa mayat ayah dan ibunya.

Aku menemukan kondisi kematian mereka

sangat mirip dengan Suku Roh yang sudah dimasuki Serangga Roh

dan berada dalam ambang kematian.

Mereka hampir transparan.

Itu disebabkan oleh energi inti jiwa yang terkuras.

Kelihatannya dugaan kita benar.

Raja Serangga sudah menemukan parasit inang yang baru.

Selain itu, kali ini besar kemungkinan parasitnya ada

pada diri polisi yang menangkap Suku Roh itu.

Polisi?

Sebenarnya apa yang ingin dia lakukan?

Gawat!

Dia ingin menggunakan identitas polisi

untuk menangkap Suku Roh secara terang-terangan dan mengisap energi inti jiwanya.

Benar-benar tindakan dilakukan bersama-sama,

mendapatkan dua keuntungan sekaligus.

Binatang ini menjadi pintar.

Berita pagi.

[Satin Qiantaixiang]

Keluarga Kepala Polisi menyembunyikan seorang monster.

[Toko Kelontong Lichengyuanjing]

Keluarga Kepala Polisi menyembunyikan seorang monster.

Mari, berikan satu untukku.

[Menunjukkan wujud asli]

[Tampilan mengerikan dan menakuti semua orang]

Ada monster di Kota Ying.

Telinga tajam, hidung panjang, dan penampilannya aneh.

Tanyakan dari mana datangnya monster itu.

Kediaman Kepala Polisi menikahi seorang Nyonya Kedua.

Wali Kota, apakah hari ini mencariku karena ada yang ingin diperintahkan?

[Ternyata Nyonya Kedua dari Kediaman Kepala Polisi Bai adalah monster]

Kamu benar-benar hebat.

Kamu bahkan tidak membiarkanku tidur dengan baik.

Kepala Polisi menikahi seorang monster.

Apakah kamu tidak tahu malu lagi?

Wali Kota.

Aku benar-benar tidak tahu kebenarannya.

Aku sudah ditipu oleh monster itu.

Saat ini,

aku sangat berharap...

sangat berharap untuk menghancurkan tulangnya

dan membuangnya ke jalan raya.

Tidak tahu kebenarannya?

Coba kamu katakan.

Kemarin, sebenarnya apa yang sudah kamu lihat di sini?

Aku...

Aku melihat Kepala Polisi Bai dan Nyonya Kedua

diam-diam bertemu di dalam ruangan tersebut.

Kemudian, monster itu seketika berubah wujud.

Terakhir, saat polisi tiba,

Kepala Polisi Bai mengancam mereka

dan tidak mengizinkan mereka menangkap monster.

Ini fitnah!

Kapan aku melakukan hal seperti itu?

Kamu menyembunyikan monster lebih dulu,

lalu melepaskannya untuk pergi.

Kulihat, kamu sudah bosan

bekerja sebagai polisi?

Wali Kota, berikan sebuah kesempatan kepadaku lagi.

Aku pasti akan melenyapkan semua monster itu.

Sekarang semua monster yang ada di Kota Ying

sudah hampir tertangkap.

Nanti, aku akan menarik mereka ke lapangan eksekusi untuk dihukum.

Mohon Anda berikan satu kesempatan lagi kepadaku.

Aku pasti akan memberikan sebuah penjelasan kepada Anda.

Memberiku penjelasan bukan hal yang penting.

Sekarang mereka semua sudah ada di hadapan kita.

Jika membiarkan mereka kabur lagi,

kamu harus pikirkan baik-baik

bagaimana bisa memberikan

puluhan orang di seluruh kediamanmu

sebuah penjelasan saja.

Baik.

Baik.

Kepala Polisi.

Makan!

Lihat, dia sudah memakannya.

Dia sudah memakannya.

Ibu, aku takut.

Bawa dia pergi.

Ada apa ini?

Adikku yang seorang polisi bilang padaku.

Kepala Polisi Bai

sudah bertanya pada satu orang hebat.

Dia berkata semua Suku Roh ini

tidak bisa makan bawang putih.

[Begitu mereka makan bawang putih,]

[semua Suku Roh itu]

[akan berubah ke wujud semula]

[Kotak Surat]

[Hari ini, saat mereka berpatroli di Kota Barat,]

[mereka menggunakan bawang putih]

[untuk membuat seorang Suku Roh menunjukkan wujud aslinya di tempat]

[Vitamin menyelamatkan tubuh]

[Benarkah?]

Pergilah.

Tidak boleh bergerak.

Minggir, cepat!

Tangkap dia! Jangan biarkan dia kabur!

Ikat dia.

Bawa pergi.

Nona.

Ke mana mereka pergi?

Nona.

Orang dari kediaman kita mendapatkan tugas mendesak.

Semuanya dipindahkan ke luar.

Nona, Tuan Besar secara khusus memerintahkan.

Hari ini situasi di luar sedang kacau,

Anda jangan pergi ke mana pun.

Jangan sampai keluar dari kediaman.

Tugas mendesak?

Apakah telah terjadi sesuatu?

Kudengar, ada monster yang membuat keributan di kota.

Nanti siang, Tuan Besar akan membawa orang

untuk mengeksekusi mereka semua di lapangan eksekusi.

Apakah mengeksekusi orang di lapangan eksekusi membutuhkan orang sebanyak itu?

Semua orang di rumah diutus ke luar?

Aku tidak terlalu mengerti hal ini.

Nona, Anda jangan sampai keluar rumah.

Gawat!

Nona!

Nona, Anda jangan keluar!

Tuan.

Energi inti jiwa sesedikit ini

masih tidak cukup untukku.

Pergi kumpulkan kembali Serangga Roh yang sudah disebarkan.

Aku sudah terlalu lama

menunggu kekuatan ini.

Tuan.

Hari ini semua Suku Roh akan ditembak mati di lapangan eksekusi.

Ini adalah kesempatan yang bagus.

Lakukan dengan cepat.

Baik.

Lu Yan.

Setelah aku sudah mengumpulkan kekuatanku,

aku akan membunuhmu!

Ayahmu sudah disiksa selama dua hari oleh serangga ini.

Akhirnya, dia berhasil melewatinya.

Namun, kapan ini akan berakhir?

Cepat!

Cepat, cepat jalan!

Cepat! Ikuti!

Cepat!

Jalan!

Berhenti! Cepat sedikit!

Orang yang di belakang cepat jalan!

Cepat ikuti!

Jangan bergerak dengan lambat, cepat sedikit!

Cepat jalan!

Aku mengataimu. Cepat jalan!

Lihat apa?

Jalan.

Cepat jalan.

Mundur ke belakang.

Mundur ke belakang.

Mundur ke belakang.

Keluarkan kami!

Mundur ke belakang.

Mundur ke belakang.

Keluarkan kami.

Kepala Polisi.

Semua monster sudah lengkap.

Bagus kalau sudah lengkap.

Masukkan peluru.

Masukkan pelurunya!

Shiqi?

Gu Beixi.

Shiqi, kenapa kamu kemari?

Kamu kecanduan mengemudi?

Bukan.

Di mana Nona Yu dan yang lainnya?

Dengdeng sedang menjaga ayahnya di kuil rusak.

Kulihat, wajah Tuan Besar sedikit membaik.

Jadi, aku membelikannya arak dan ayam.

Ada apa? Kenapa kamu panik?

Ayahku.

Hari ini dia akan mengeksekusi Suku Roh di lapangan eksekusi.

Kapan?

Hari ini.

Semua penjaga rumahku sudah dipindahkan ke sana.

Aku akan memberi tahu Dengdeng dan yang lain.

Tunggu sebentar.

Kalian ingin pergi ke lapangan eksekusi, 'kan?

Aku akan mengantar kalian.

Kamu patuh dan segera pulang.

Masalah ini sangat berbahaya.

Kamu tidak bisa terlibat di dalamnya.

Tapi, kalian...

Tenang saja.

Kami akan baik-baik saja.

Selain itu, ayahmu juga tidak berharap terjadi sesuatu padamu, 'kan?

Kalau begitu, kamu harus pulang dengan selamat.

Tuan, ada apa dengan Anda?

Bai Shiqi mengirmkan pesan bahwa

Kepala Polisi Bai akan mengeksekusi semua Suku Roh di tempat eksekusi.

[Thousand Years For You]

♫Apabila♫

♫Perasaan cinta bisa direspon♫

♫Kerinduan pasti ada♫

♫Suaranya♫

♫Di dalam hidup ini,♫

♫Semua pemandangan terindah♫

♫adalah hal yang♫

♫berhubungan denganmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

[iQIYI]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.