All language subtitles for Thousand Years For You episode 18 [iQIYI subindo]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Karya iQIYI]

♫Keharmonisan antara langit dan bumi tersebar♫

♫Salju yang putih mulai bermekaran♫

♫Ribuan tahun seperti batu ambar yang abadi♫

♫Obsesiku terus ada♫

♫Hari senja yang kejam sudah tiba, begitu juga dengan kekacauan♫

♫Takdir di masa lampau, sulit dilupakan♫

♫Air mata mengalir terhadap kisah cinta yang dalam♫

♫Berkumpul menjadi laut penderitaan♫

♫Karma terus berputar♫

♫Perasaan terus ditutupi♫

♫Cinta dan kebencian terus dicerahkan♫

♫Mengikuti diriku♫

♫Melindungimu, menjauhimu, aku berteriak♫

♫Tidak akan melepaskanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang menatapmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang membarakanmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang berlari menujumu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

♫Yang ingin memasuki hidupmu♫

♫Dirikulah... Oh...♫

[Thousand Years For You]

[Episode 18]

Jenderal Yan.

Karena kamu bersikeras mengikutiku,

maka kamu harus membantu.

Apa yang ingin kamu cari?

Coba lihat apakah ada tempat

yang tidak boleh disentuh,

dimakan, digunakan, dan dimainkan oleh Suku Roh.

Coba lihat apakah ada tempat yang tidak wajar.

Jika kamu ingin tahu semua hal ini,

tanyakan saja pada orang terdekatnya.

Aku tahu. Tanya aku saja.

Aku yang paling dekat dengan Nyonya Kedua.

Tuan, tanyakan padaku saja.

Siapa kalian berdua?

Untuk apa kemari?

Kudengar ada Master Pengusir Roh Jahat yang datang.

Tak disangka dia adalah pria yang begitu tampan.

Nanti aku minta koki untuk membuatkan sup untukmu.

Adik Keempat.

Malam ini, Tuan Besar

akan makan di kamarmu.

Berikan saja sup yang ada di dapurmu

kepada Tuan Besar.

Kakak Ketiga, bukankah hari ini kamu mau pulang ke rumah orang tuamu?

Kenapa masih di sini?

Adik Keempat.

Apa maksudmu?

Sudah...

Kalian berdua jangan bertengkar.

Cepat ceritakan kondisi Nyonya Kedua.

Kamu katakan dulu...

Lihatlah, Master.

Nyonya Kedua sudah menghilang.

Mungkin saja yang selanjutnya adalah aku.

Aku ketakutan setiap hari.

Benar, aku juga sangat takut.

Master.

Jantungku berdebar-debar, Master.

Lihatlah, Master.

- Aku sangat takut. - Master.

Kasus ini tidak bisa diselidiki lagi.

Master, dia berpura-pura.

Kamu bantu aku saja.

Bai Shiqi?

Nona Yu.

Tak disangka setelah bertemu di jalan gunung,

kita masih bisa bertemu lagi di rumahku.

Maaf.

Waktu itu, karena meminta bantuan ayahmu,

tapi malah jadi mengacau.

Kamu di sini...

Menunggumu.

Gu Beixi sudah menemuiku.

Dia bilang kamu adalah temannya

dan ingin aku membantumu.

Jadi, kelak jika kamu ada masalah

di kediaman ini,

jangan sungkan untuk menemuiku.

Gu Beixi?

Gu Beixi si bocah tengik ini

ternyata masih punya teman di Kota Ying.

Aku sudah ingat.

Teman yang dia ceritakan...

Jangan-jangan,

kamu adalah calon istrinya?

Ternyata kamu, ya?

Kamu adalah anggota Keluarga Bai.

Dia menyembunyikannya dengan sangat baik.

Lihatlah postur tubuhmu yang tinggi ini.

Benar-benar seorang gadis cantik.

Bocah tengik itu sangat beruntung.

Jangan berkata seperti itu, Nona Yu.

Selain itu,

Gu Beixi sepertinya tidak bermaksud untuk menikahiku.

Itu...

Aku telah bicara sembarangan.

Itu...

Jangan sedih, kuberi tahu kamu,

Gu Beixi si bocah tengik itu tidak pantas membuatmu sedih.

Dia tidak pernah melakukan hal yang benar setiap harinya,

tidak serius, dan penuh dengan omong kosong.

Seorang Nona sepertimu

seharusnya mencari pria yang sepadan

yang lebih cocok denganmu.

Ah, tidak begitu.

Nona Yu.

Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?

Tanya saja.

Orang yang masuk ke kediaman kemarin

adalah suamimu?

Kamu sudah menikah?

Itu adalah nasib sial.

Sebenarnya,

dia adalah suami keduaku.

Suami kedua?

Kamu masih semuda ini,

tapi sudah memiliki suami kedua?

Ceritanya panjang.

Tapi, kamu tenang saja.

Dia tidak berniat jahat.

Sama sepertiku, datang untuk menangani kasus.

Oh ya, Nona Bai.

Sekarang Gu Beixi masih menjadi buronan di luar sana.

Ayahmu pasti tidak tahu

kalau calon menantunya adalah buronan, 'kan?

Jika suatu hari nanti dia tahu,

pasti

akan ada banyak masalah.

Aku tahu.

Kamu tenang saja.

Aku akan berusaha keras untuk membantunya

dan tidak akan membiarkan ayahku melukainya.

Selain itu, aku juga akan berusaha keras untuk membantumu.

Kamu sangat setia kawan.

Aku sangat menyukaimu.

Jangan salah paham.

Aku mengagumimu...

Aku juga sangat menyukaimu.

Kamu sangat

terus terang.

Apa yang terjadi?

Dewi.

Ini ranjang yang kusiapkan untuk Tuan.

Siapa Dewimu?

Kalau begitu, aku panggil Anda Nona saja.

Jangan bahas panggilan dulu.

Kenapa kamu memindahkan

ranjang Lu Yan ke kamarku?

Aku merasa

Tuan butuh tempat yang nyaman di malam hari.

Tidak bisa selalu tidur di kursi, 'kan?

Kamu menguping pembicaraan kami?

Tidak.

Kamu pasti tahu tabiat Tuan.

Dia tidak rela kamu tidur di lantai.

Pasti membiarkanmu tidur di ranjang

dan dia tidur di kursi.

Kutanya padamu.

Saat kamu memindahkan ranjang,

apakah ada orang yang memperhatikanmu?

Tidak, sama sekali tidak.

Jika kalian berani mengekspos

identitas kalian sebagai Suku Roh

dan membuat masalah untukku,

kamu tahu apa akibatnya, 'kan?

Anda tenang saja.

Tuan akan menanggung

apa pun konsekuensinya.

Apa Tuan tidak pulang bersama Anda?

Seperti burung-burung terbang berkeliling

dan berendam di desa yang lembut.

Lu Yan ini

mengandalkan parasnya

untuk menebarkan pesona dan menggoda.

Kenapa kamu pergi?

Beri tahu dia apa yang aku katakan!

Bai Shiqi.

Bai Shiqi!

Kamu mencari Nona Yu?

Aku mencarimu.

Aku mau bertanya.

Apa ada pria bernama Lu Yan

yang datang ke sisi Dengdeng?

Maksudmu adalah

suami keduanya?

Pantas saja dia di penginapan,

tapi tidak terlihat batang hidungnya.

Shiqi,

kamu bantu aku.

Aku ingin bertemu dengan ayahmu.

[Surat penangkapan]

Kota Qingquan,

Gu Beixi?

Ternyata memang benar kamu, ya.

Bukan nama yang sama.

Nak, aku tanya padamu.

Apa kamu putra dari Gu Deshui?

Benar.

Ayah Mertua,

- aku... - Tunggu...

Jangan sok akrab.

Siapa ayah mertuamu?

Jelaskan padaku.

Kenapa kamu menjadi buronan?

Anda sudah bertemu Yu Dengdeng, 'kan?

Kami benar-benar difitnah.

Kenapa? Ingin membantunya?

Sebenarnya aku ingin membantu Anda.

Membantuku?

Baik, kubiarkan kamu membantuku.

Tapi, kamu harus tahu,

Yu Dengdeng

membuat surat perintah militer.

Perintah militer juga berlaku padaku.

Jika kami tidak bisa menangkap pelaku sebenarnya,

aku bersedia dihukum bersamanya.

Baik.

Kamu sangat tegas

seperti pria sejati.

Kamu!

Pungut kembali!

Kamu jangan menghindar!

Katakan kenapa kamu menghindar?

Aku mengirim begitu banyak surat untukmu.

Satu pun tidak dibalas!

Tidak ada satu pun!

Apa maksudmu?

Ayah Mertua.

Anda mungkin tidak tahu.

Delapan belas gunung di Kota Qingquan

dikuasai militer.

Pasti ada bocah yang tidak pengertian

yang menghalangi surat Anda.

Desa Nanfeng tidak menerima satu surat pun.

Kamu pikir aku anak berusia tiga tahun?

Begitu banyak surat, semuanya dihalangi?

Kebetulan sekali?

Kebetulan sekali, aku tidak menerima satu pun.

Baiklah.

Yang penting kamu datang.

Biarkan Shiqi mengatur kamar untukmu untuk beristirahat.

Ayah Mertua.

Aku ingin meminta bantuan Anda.

Bolehkah aku bertemu dengan Nona Besar Keluarga Bai?

Siapa?

Nona Besar Keluarga Bai.

Bukan, kamu sudah gila?

Bukankah tadi Shiqi membawamu masuk?

Memangnya kamu tidak bertemu?

Bukankah Shiqi adalah Shiqi?

Maksudku Nona Besar Keluarga Bai.

Astaga.

Jadi, sampai sekarang

kamu bahkan tidak mengenal istrimu sendiri?

Dasar Lu Yan sialan!

Dasar suka bermain wanita...

Tukang tebar pesona!

Apa yang kamu lakukan?

Jangan ganggu aku.

Aku belum selesai berlatih tinju.

Tinju macam apa ini?

Tinju penangkap monster.

Khusus untuk pria yang suka bermain wanita dan tebar pesona.

Baik. Latihanlah pelan-pelan.

[Es krim]

Apa yang kamu lakukan?

Kamu temani aku latihan.

Jangan mengalah padaku! Seriuslah!

Baiklah.

Ternyata diam-diam kamu juga pernah berlatih teknik mengunci dan menangkap.

Lu Yan, bisa-bisanya kamu menggunakan sihir.

Kemampuan macam apa ini?

Aku belum selesai berlatih tinju.

Jangan bergurau.

Tidak masalah jika jurus tinjumu ini untuk melawanku.

Jangan untuk melawan orang lain.

Akan mudah mencelakai orang lain dan dirimu sendiri.

Jika aku bisa menghadapi monster tua sepertimu,

bukankah mudah untuk menghadapi orang lain?

Baiklah.

Bukankah kamu ingin belajar sihir Suku Roh?

Jika sekarang kamu patuh, aku akan mengajarimu.

[Patuh katanya?]

[Aku belum balas dendam padamu]

[dan kamu mengancamku]

[Jangan marah...]

[Aku ini Ketua Pertama]

[Tahan dulu, utamakan keseluruhan]

Sepakat.

Baik.

Nona Yu!

Nona Yu.

Kepala Polisi bilang,

sudah menambahkan bala bantuan untukmu.

Tapi, waktunya

harus dipercepat dua kali lipat.

Kamu diberi waktu lima hari untuk menangkap pelaku sebenarnya

dan menemukan Nyonya Kedua Kepala Polisi.

Apa?

Kepala Polisi Bai ini

benar-benar licik.

Kebetulan sekali, ya.

Aku kira namamu Bai Shiqi

karena kamu adalah Nona Ke-17 Keluarga Bai.

Tak disangka,

kamu adalah Nona Besar Keluarga Bai.

Aku tahu.

Setelah kamu tahu,

pasti akan merasa tidak nyaman.

Mungkin akan menghindar untuk bertemu denganku.

Tapi, aku masih ingin bertemu denganmu.

Jadi, tidak aku tidak mengatakannya.

Kenapa?

Meskipun kamu benar-benar menganggapku

Nona Ke-17 dari Kediaman Bai,

lalu tentang rasa sukaku padamu

tidak sulit dilihat, 'kan?

Bukan.

Aku sama sekali tidak berpikir ke arah sana.

Aku selalu menganggapmu sebagai teman.

Aku juga tidak benar-benar menyalahkanmu.

Selain itu, lihatlah.

Kamu menyukai Nona Yu,

tapi dia sama sekali tidak tahu

dan sudah memiliki

suami.

Aku

menyukaimu.

Tapi, kamu juga sama sekali tidak tahu

dan juga ada gadis yang kamu sukai.

Ini adalah karma.

Sangat adil.

Kenapa dulu aku tidak menyadari

kalau kamu pandai bicara.

Dulu kamu juga tidak menyadari kalau aku tunanganmu.

Tapi,

kelak kamu harus berhati-hati di Kediaman Bai.

Jika ayahku tahu pemikiranmu,

dia tidak akan melepaskanmu.

Kamu tenang saja.

Setelah aku membantunya,

aku akan menjelaskan hal ini kepada ayahmu.

Aku justru berharap kamu tidak buru-buru memutuskan hubungan denganku.

Kamu bisa berjuang.

Aku juga bisa.

Lagi pula, kamu sendiri yang bilang,

lama atau sebentar itu tetap seumur hidup.

Aku juga ingin bersama orang yang kusukai seumur hidup.

Ayo jalan.

Ayahku menempatkanmu di Taman Selatan.

Nona Yu tinggal di Taman Barat.

Jika kamu ingin menemuinya...

Sedikit jauh, ya.

[Kediaman Bai]

Beberapa korban lainnya

tinggal di sekitar tempat hilangnya mereka.

Mungkin saja Nyonya Kedua juga sama.

Kucing belang tiga milik Nyonya Kedua?

Menurutmu, mungkinkah ia...

Sama dengan beberapa orang lain.

Kamu bisa mengendalikan kucing secara diam-diam.

Benar, 'kan, Nyonya Kedua?

Maksudmu,

Nyonya Kedua mengendalikan kucing ini?

Kalau begitu, apakah ada cara untuk menemukannya?

Aku coba dulu.

Kenapa? Tidak bisa?

Sepertinya ada makhluk hidup di dalam tubuhnya.

Tak peduli berapa banyak energi inti jiwa yang aku masukkan,

tidak ada reaksi apa pun.

Lalu, bagaimana ini?

Terima kasih telah menyelamatkanku.

Kenapa kamu bisa berubah menjadi seperti ini?

Ada apa dengan kasus orang hilang di kota?

Rakyat yang hilang di kota

sebenarnya adalah Suku Roh.

Kasus orang hilang itu adalah energi inti jiwa Suku Roh yang hilang.

Hanya bisa berkomunikasi dengan orang lain

dengan mengendalikan beberapa hewan.

Lalu, kenapa tiba-tiba

banyak Suku Roh yang seperti ini?

Beberapa waktu lalu,

di Kota Gui tiba-tiba muncul

Ulat Roh yang bisa meningkatkan energi inti jiwa.

Setelah mendengarnya, Suku Roh sekitar langsung memburunya.

Awalnya,

Ulat Roh yang masuk ke dalam tubuh kami

memang bisa meningkatkan energi inti jiwa kami

dan memancarkannya.

Tapi, tak disangka,

tubuh kami malah berangsur-angsur melemah,

kesadaran jiwa mengabur,

energi inti jiwa menghilang.

Tubuh kami juga perlahan-lahan menjadi transparan

sampai mati.

Banyak Suku Roh yang sudah menghilang.

Hanya sedikit dari kami yang menguasai

cara untuk tinggal di dalam tubuh hewan.

Benda aneh macam apa ini?

Ini sama seperti

racun yang membunuh manusia, 'kan?

Tapi, Nyonya Kedua,

kamu baik-baik saja,

kenapa mau menggunakan benda aneh semacam itu?

Tuan menyukaiku karena muda dan cantik.

Aku takut suatu hari nanti,

aku akan menua dan jelek.

Apa kamu tahu

di mana asal menyebarnya Ulat Roh ini?

Aku juga membelinya di sebuah bar di Kota Gui.

Mengenai siapa bosnya,

Suku Roh biasa sepertiku tidak akan tahu.

Lu Yan.

Kalau begitu,

bisakah mengusir Ulat Roh dari tubuhnya dulu?

Aku coba.

Bagaimana?

Ulat Roh ini memakan energi inti jiwa.

Tak peduli berapa banyak energi inti jiwa yang aku masukkan,

tetap tidak bisa mengusir Ulat Roh itu.

Selain itu,

energi inti jiwanya juga akan habis diserap.

Ulat Roh macam apa ini?

Hanya masuk dan tidak keluar.

Apakah benar-benar tidak ada cara untuk melawannya?

Ulat ini

seharusnya bukan Ulat Roh biasa.

Aku hanya takut jika terus menyebar,

Suku Roh akan...

Kami akan...

Aku tidak bisa bertahan lagi.

Mohon kalian berdua

segera menemukan solusi untuk kami.

Ulat Roh dalam tubuh mereka

memakan energi inti jiwa dengan semakin cepat.

Aku harus membuat sebuah pembatas,

baru bisa membantu mereka menundanya.

Pembatas?

Ajaib sekali.

Pembatas ini bisa membantu mereka

mengurangi kecepatan isapan energi inti jiwa.

Hanya saja,

mereka tidak boleh meninggalkan pembatas ini.

Begitu pergi,

dengan kondisi mereka saat ini,

paling lama bisa bertahan selama empat jam.

Aku mengerti.

Lu Yan.

Bisakah kamu mengajariku?

Aku ingin meringankan bebanmu.

Di dalam tubuhmu, ada kesadaran jiwa Yun Xi.

Jika kamu sudah menguasainya,

seharusnya akan ada efek yang sama.

Kalau begitu, cepat ajari aku.

Ayo.

♫Cahaya bulan memancar di mana-mana♫

♫Mendekat dan melihat sosokmu♫

[Yu Dengdeng...]

[Bukankah kemampuanmu]

[melatih anjing di desa gunung cukup bagus?]

♫Pandangan membuat kita melupakan jarak♫

[Sekarang, anggap energi inti jiwa ini]

[sebagai anjing yang tidak terlihat]

[Tidak masalah]

♫Hati yang berdebar makin kencang di detik berikutnya♫

Ayo, coba sekali lagi.

Baik.

♫Merasakan pergeseran bintang♫

Kamu sudah salah sejak awal.

♫Dua hati juga dibangunkan♫

♫Mendengar suara yang memekakkan telinga♫

Bisa ada perbedaan sebesar ini?

♫Menunggu tahun cahaya berubah♫

Lanjutkan.

♫Tetap tidak bisa berpisah denganmu♫

♫Karena kita tidak bersedia untuk keluar dari mimpi♫

Balik arah.

Salah lagi?

♫Melewati asmara tahun cahaya♫

♫Aku bertemu denganmu di lautan manusia♫

♫Kamulah yang membuatku percaya pada takdir♫

♫Ada semacam sihir yang ditakdirkan♫

♫Aku pasti akan jatuh cinta padamu♫

♫Aku tidak pedulu masa depan atau masa lalu♫

♫Semuanya percaya♫

♫Melewati asmara tahun cahaya♫

♫Aku bertemu denganmu di lautan manusia♫

♫Kamulah yang membuatku percaya pada takdir♫

♫Ada semacam sihir yang ditakdirkan♫

Berhasil.

Berhasil.

♫Aku pasti akan jatuh cinta padamu♫

Ini hebat sekali!

Ajaib sekali.

♫Aku tidak pedulu masa depan atau masa lalu♫

Lu Yan.

Aku sudah memikirkannya.

♫Semuanya percaya♫

Karena aku sudah tahu

bagaimana cara menguasai energi inti jiwa,

asalkan aku rajin berlatih,

kurasa aku pasti bisa melakukannya dengan baik.

Lebih baik begini saja.

Aku akan tinggal di sini untuk menjaga mereka.

Kamu selesaikan kasusmu.

Di belakang seorang wanita sukses,

pasti ada seorang pria yang sukses.

Aku percaya padamu.

Tidak, Dengdeng.

Kamu baru menguasai...

Kamu tenang saja, aku bisa.

Yang terpenting sekarang

adalah menyelamatkan Peng Dahai.

Aku serahkan nama baik muridku padamu.

Baiklah kalau begitu.

Jika ada masalah apa pun,

ingat panggil aku dengan jepit rambut.

[Dekorasi Penerangan]

[Gang Chengjia]

[Penginapan Changle]

Pergi satu, datang satu.

Kamu kira aku vegetarian?

Kalian tenang saja.

Ini akan segera baik-baik saja.

Kenapa?

Karena ada seorang Jenderal Lu yang bernama Lu Yan

yang berkemampuan sangat hebat.

Asalkan dia turun tangan,

semua orang jahat yang menyebarkan Ulat Roh

pasti bisa disingkirkan.

Nyonya Kedua.

Nyonya Kedua.

Pahlawan wanita!

Master Yu.

Ada pekerjaan.

Master Yu.

Kamu ini...

Apa yang kamu inginkan?

Kepala Polisi Bai, tanggal yang Anda tentukan belum tiba.

Apakah Anda datang untuk menghibur?

Master Yu.

Jangan main-main denganku.

Kalian Pemburu Roh menyelidiki kasus seperti ini?

Jika bukan anak buahku yang bilang,

siapa pun tidak akan percaya.

Kamu bilang

ayam, domba, babi,

dan juga angsa besar.

Kenapa?

Ingin memasaknya di Kediaman Bai?

Kenapa kalian diam saja?

Buang semuanya.

Laksanakan!

Tidak boleh!

Kalian semua keras kepala.

Hanya merusak rencana Kepala Polisi Bai.

Kepala Polisi Bai, Anda terlalu terburu-buru.

Aku belum selesai bicara.

Niat baikku

juga disalahartikan oleh Anda.

Apa maksudnya?

Hewan-hewan ini

adalah bukti Anda untuk memecahkan kasus orang hilang.

Hewan-hewan ini adalah bukti?

Coba kamu jelaskan.

Setelah kujelaskan, Anda jangan emosi.

Aku jelaskan seperti ini saja pada Anda.

Hewan-hewan ini

adalah tuan rumah dari orang yang hilang di kota.

Belakangan ini,

Suku Roh

menemukan sejenis ulat

yang bisa menambah kekuatan spiritual mereka.

Tapi, setelah menggunakannya,

mereka malah mengalami serangan balik.

Kekuatan spiritualnya lenyap, tubuhnya menghilang.

Mau tidak mau, tidak ada cara lain,

tidak ada jalan lain,

jadi menumpang ke tubuh hewan-hewan ini.

Anda lihat tubuh mereka lemah dan memberontak?

Itu karena Ulat Roh di dalam tubuh mereka

sedang mengikis mereka.

Sakitnya bukan main.

Rekanku

sudah memasuki Kota Gui

untuk menyelidiki kebenaran perdagangan

di balik Ulat Roh ini.

Jadi, tidak sampai satu hari,

akan mendapatkan jawabannya.

Aku tidak mengerti satu kalimat pun.

Tapi, aku sangat takut.

Kepala Polisi.

Astaga, aku benar-benar sangat takut.

Kenapa?

Tubuhnya sudah tidak ada?

Benar.

Semuanya menjadi transparan?

Benar.

Yu Dengdeng.

Kamu bodoh, ya?

Kamu pikir aku juga orang bodoh

dan bisa percaya omong kosongmu?

Orang hidup berubah menjadi sekelompok hewan?

Kenapa kamu tidak bilang

kalau Nyonya Kedua berubah menjadi ngengat dan terbang?

Kenapa kalian tertawa?

Buang!

Baik.

Jangan... jangan dibuang!

Ada apa, Kepala Polisi?

Kalian lihatlah.

Bukankah ini kucing milik Nyonya Kedua?

Se... sepertinya benar.

Kepala Polisi Bai.

Kepala Polisi Bai, kamu...

Guai.

Kamu tidak boleh membawanya keluar!

Jangan membawanya keluar!

Jika berani membawanya,

percaya atau tidak, ia akan mati!

Minggir!

Nyawa kucing lebih berharga darimu!

Kenapa bisa ada di sini?

Ke... Kepala Polisi, kucing ini...

Ada apa, Guai?

Guai, ada apa denganmu?

Anda punya mata dan bisa melihatnya.

Jika kucing ini meninggalkan lingkaran segel,

ia akan segera mati.

Anda boleh tidak peduli hidup dan mati mereka.

Tapi, jika bukti ini dibuang dengan sia-sia

dan Wali Kota menyalahkan,

apakah Anda sanggup menanggungnya?

Tapi, kamu bicara tanpa bukti.

Kamu bilang ini...

Bagaimana aku menjelaskan

hewan-hewan Suku Roh ini kepada Bupati?

Kepala Polisi Bai,

aku bisa membuktikannya padamu.

Tapi,

masalah ini sangat penting.

Aku hanya bisa menunjukkan kepada Anda seorang.

Suruh mereka pergi dulu.

Tunggu aku di luar.

Baik.

Ayo.

Kuberi tahu kamu, Yu Dengdeng.

Jangan main-main denganku.

Jika membohongiku,

kamu akan tahu akibatnya.

[Nyonya Kedua,]

[maaf]

[Sepertinya, hari ini aku tidak bisa membantumu menyembunyikannya]

Nyonya Kedua.

Maaf.

Bukan.

Kamu memanggilnya apa?

Anak kecil!

Kepala Polisi.

Gadis itu benar-benar mempermainkan kita, 'kan?

Pergi!

Baik.

Chipa ini manis sekali.

Sangat manis sampai gigiku patah.

Dengdeng pasti suka.

Semua orang menyelidiki kasus orang hilang semalaman.

Hanya kamu yang makan dan minum dengan santai di sini?

Jika kamu bersikap aneh lagi,

awas saja aku akan menendangmu sampai mati.

Paman Bai!

Kenapa mereka keluar dari Taman Barat?

Dewi masih di sana.

Mungkinkah mereka cari masalah dengan Dengdeng?

Dengdeng!

Dengdeng!

Dewi!

Apa kamu baik-baik saja?

Gu Beixi?

Kenapa kamu kemari?

Sudah kubilang,

aku akan menemanimu di segala kondisi.

Tadi aku melihat Kepala Polisi Bai keluar dari sini.

Dia tidak mengganggumu, 'kan?

Benar.

Kepala Polisi Bai bilang akan menambahkan bala bantuan untukku.

Ternyata kamu, ya?

Tenang saja, aku sudah biasa.

Aku bisa menghadapinya.

Baguslah kalau begitu.

Aku membelikanmu Chipa.

Ini, cobalah.

Sudah sibuk semalaman

kebetulan aku memikirkan ini.

Xin, kamu juga coba.

Ini tidak perlu dicoba.

Bisa dilihat ini tidak seenak yang dibeli Tuan.

Buang saja jika tidak mau.

Banyak omong kosong.

Kamu...

Terima kasih.

Apa kamu mau sepotong?

Orang-orang ini mondar-mandir.

Apa yang mereka lakukan? Ramai sekali.

Apa lagi yang mereka lakukan?

Besok adalah ulang tahun Nona Bai.

Semua orang di Kediaman Bai

sedang mempersiapkan pesta ulang tahunnya.

Kamu tidak tahu ulang tahun tunanganmu?

Tunangan apa?

Kali ini aku datang ke Kediaman Bai untuk membatalkan pernikahan.

Menurutku,

Nona Bai ini

bertubuh tinggi dan berparas cantik.

Lebih dari cukup untuk menjadi pendamping Ketua Desa Gunung sepertimu.

Jangan tidak tahu bersyukur.

Benar.

Hanya tahu asal menjodohkan.

Biasanya Kepala Polisi Bai terlihat licik

dan tidak berperasaan.

Tidak disangka,

sangat perhatian kepada Nyonya Kedua.

Ada orang yang biasanya tampak tidak harmonis,

tapi sebenarnya memang tidak harmonis.

Siapa yang kamu bicarakan?

Selalu saja bicara omong kosong.

Oh ya,

Lu Yan juga sudah pergi begitu lama.

Kenapa dia masih belum kembali?

Benar.

Tuan sudah lama pergi.

Baru saja dibicarakan sudah datang.

Tuan.

Bagaimana? Apakah kamu sudah menemukan sesuatu?

Pemilik bar sudah meninggal.

Aku sudah bilang, 'kan?

Lebih baik mengandalkan diri sendiri daripada mengandalkan orang lain.

Tapi, aku menemukan tersangka pembunuh Bos.

Di mana?

Ruang penyimpanan.

Bagus sekali.

Xin, kamu pergi dulu.

Baik.

Gu Beixi, bawa hewan yang kita

untuk menemuinya.

Mari, lihatlah.

Dia orangnya.

Lepaskan penutup kepalanya!

Ayah?

Ayah Mertua?

Siapa ayah mertuamu?

Siapa yang menyuruh menendangnya?

Mantan Ketua Desa.

Cepat lepaskan! Cepat!

Lepaskan...

Lepaskan...

Ayah.

Ayah.

Kamu...

Kenapa kalian di sini?

Dasar Yu sialan.

Kamu membuatku khawatir.

Sudah berhari-hari tidak ada kabar darimu.

Kenapa kamu datang ke sini?

Siapa yang tidak berotak

dan berani mengikat ayahku?

Jika tertangkap, aku akan memotongnya!

Dia orangnya.

Ayah, katakan.

Katakan, sebenarnya siapa orang berengsek itu?

Dia

orangnya.

Ini ayahmu?

Hati-hati panas, pelan-pelan.

Pelan-pelan...

Yu Dengdeng!

Dasar kamu anak yang tidak berbakti.

Kamu tidak tinggal

di Desa Qingquan dengan tenang,

untuk apa kamu datang kemari?

Kamu masih mengataiku?

Lihatlah dirimu.

Minum banyak arak lagi, 'kan?

Ke mana saja kamu beberapa bulan ini?

Tidak peduli pada putrimu.

Kekacauan apa lagi yang kamu lakukan hari ini?

Jangan membicarakan ini.

Kamu pergi tanya suamimu yang baik itu.

Kenapa dia bertindak ceroboh

dan membawaku ke sini?

Suami?

Panggilan ini cukup bagus.

Ini bukan intinya.

Putriku, kuberi tahu kamu.

Pemuda ini bukan orang biasa.

Dia adalah monster dari Suku Roh.

Dengarkan nasihat Ayah.

Putuslah dengannya.

Ayah carikan yang lebih baik untukmu.

Monster Suku Roh apanya?

Dia adalah jenderal kuno yang memakan pil inti jiwa Suku Roh

3.000 tahun yang lalu.

Jika kamu bilang pria yang lebih baik,

sudah tidak ada yang lebih baik darinya.

Kami berdua adalah yang paling cocok dan paling serasi.

Ada sebuah pepatah, apa namanya?

Ini...

Pasangan yang saling cinta dan harmonis.

Pasangan yang saling cinta dan harmonis, benar.

Pasangan yang saling cinta dan harmonis.

Tiga ribu tahun?

Bahkan menjadi Jenderal kuno?

Bermarga Lu?

Si... sini kamu...

Maksudmu,

dia adalah Jenderal Lu dari leluhur Pemburu Roh?

Aku juga baru tahu tentang Pemburu Roh

dari mulut Dengdeng.

Tutup mulutmu!

Menurutku,

kamu adalah perantara antara Suku Roh dan Suku Manusia yang mencari keuntungan.

Dengdeng,

kenapa kamu percaya perkataan orang lain,

tapi tidak dengan perkataan ayahmu?

Jika kamu menikah dengan perantara yang mencari keuntungan ini,

Ayah tidak setuju!

Kamu tidak boleh tidak setuju!

Kamu harus mengakui pernikahan ini meskipun kamu tidak mau.

Aku sudah menghabiskan semua mahar yang dia berikan.

Kamu sengaja membuatku marah, ya?

Aku...

Yu!

Ka... kamu jangan marah.

Jangan marah...

Ayah Mertua, Anda jangan marah.

Tubuh Anda masih terluka.

Kamu begitu marah.

Jangan marah...

Ayo... jangan marah.

Membuatku marah saja.

Jangan marah,...

Ini, Ayah Mertua.

Minum obatnya. Ayo...

Sudah...

Lihat dirimu.

Apa yang kamu katakan? Siapa ayah mertuamu?

Keponakanku, kebetulan kamu datang.

Dari kecil sampai dewasa, kamu paling patuh padaku.

Coba kamu bujuk Dengdeng.

Jika dia menginginkan pria itu,

dia tidak akan bahagia seumur hidup.

Coba kamu bujuk dia.

Akan kubujuk...

Ayah Mertua.

Kamu...

Ayah Mertua.

Kamu sendiri tahu

bagaimana sifat putrimu sendiri.

Apa aku bisa menghentikannya?

Masih ada satu hal yang tidak berani kukatakan.

Perantara yang mencari keuntungan itu

hampir membunuh putrimu.

Apa yang kamu katakan?

Apa yang kamu katakan, Gu Beixi?

Pulangkan dia!

Aku sudah membocorkannya.

Ayah....

Dia omong kosong.

Sama sekali tidak ada hal seperti ini.

Jangan bicara tentangku dulu. Bicara tentangmu saja.

Ada apa denganmu?

Aku menyuruh Lu Yan menyelidiki kasus orang hilang itu.

Kenapa kamu ikut campur?

Kasus orang hilang apa?

Itu ulah Ulat Roh.

Kamu tahu Ulat Roh?

[Thousand Years For You]

♫Apabila♫

♫Perasaan cinta bisa direspon♫

♫Kerinduan pasti ada♫

♫Suaranya♫

♫Di dalam hidup ini,♫

♫Semua pemandangan terindah♫

♫adalah hal yang♫

♫berhubungan denganmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

♫Saat dua hati saling berdekatan♫

♫Saat seluruh dunia dikuasai olehmu♫

♫Aku akan memanggil namamu dengan sekuat tenaga♫

♫Sampai kamu menjawabku♫

♫Kamu adalah satu-satunya♫

♫Pemandangan yang mendekatiku♫

♫Pertemuan ini membuatmu merasakan empat jenis musim♫

♫Takdir diukir menjadi kisah cinta♫

♫Betapa beruntungnya diriku♫

♫Bisa memutuskan suatu hal untukmu♫

[iQIYI]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.