Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle di peugot le an
Subtitle di peugot le ane
Subtitle di peugot le a Subtitle di peugot le ane
Subtitle di peugot le ane
Subtitle di peugot le aneu
Subtitle di peugot le Subtitle di peugot le aneu
Subtitle di peugot le aneu
Subtitle di peugot le aneuk
Subtitle di peugot l Subtitle di peugot le aneuk
Subtitle di peugot le aneuk
Subtitle di peugot le aneuk a
Subtitle di peugot Subtitle di peugot le aneuk a
Subtitle di peugot le aneuk a
Subtitle di peugot le aneuk ac
Subtitle di peugo Subtitle di peugot le aneuk ac
Subtitle di peugot le aneuk ac
Subtitle di peugot le aneuk ace
Subtitle di peug Subtitle di peugot le aneuk ace
Subtitle di peugot le aneuk ace
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peu Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di pe Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di p Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle d Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitl Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtit Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subti Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subt Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Sub Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Su Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
S Subtitle di peugot le aneuk aceh
Subtitle di peugot le aneuk aceh
Terserah apa yang kau katakan...
Hidup itu hanyalah untuk mencari keuntungan
Bisnis ini dilakukan untuk keuntungan juga.
Tanpa membayar pajak atau pembukuan.
Karena bisnis ini berjalan bila ada keseganan, bukan dokumen.
Siapa saja yang mau boleh bergabung.
Tapi tak bisa keluar.
Dan yang paling penting, siapa pun yang melanggar aturan kami...
akan dimusnahkan.
Persahabatan, rasa hormat, kesetiaan... semuanya memiliki satu tujuan.
Keuntungan.
Dan keuntungan akan ada.
Dengan cara ini, atau yang...
Begini.
v
vi
vis
visi
visit
visit u
visit us
visit us:
visit us: a
visit us: ad
visit us: ado
visit us: adoe
visit us: adoea
visit us: adoead
visit us: adoeado
visit us: adoeadoe
visit us: adoeadoen
visit us: adoeadoen o
visit us: adoeadoen on
visit us: adoeadoen on:
visit us: adoeadoen on: i
visit us: adoeadoen on: id
visit us: adoeadoen on: idf
visit us: adoeadoen on: idfl
visit us: adoeadoen on: idfl.
visit us: adoeadoen on: idfl.m
visit us: adoeadoen on: idfl.me
Salam, ini adalah Sumit Awasthi. Selamat Datang di Aajtak.
Berita utama.
Sedikit orang tahu bahwa 'elang' merupakan burung yang sangat sabar.
Ketika mengamati korbannya, ia tak melakukannya selama satu jam, atau satu hari...
Elang terbang di langit selama seminggu atau sebulan.
Sampai itu adalah waktu yang tepat.
Dan ketika waktunya tiba...
bahkan sebelum kau berkedip, korban sudah direbutnya.
Sekalipun itu di kota yang ramai.
Pada masa itu, Malikbhai bertugas menjalankan bisnis ekspor-impor.
Tapi itu hanya sebagai kedok.
Dia sebenarnya anggota khusus geng Aslam Ali.
Kedekatannya dengan Ali membuat cemburu anggota yang lebih dulu bergabung.
Mereka dekat karena Malik telah berperan penting...
Dalam memperluas wilayah kekuasaan geng.
Sehingga mereka membutuhkan banyak anggota baru.
Inilah pertama kalinya Malik bertemu Chandu.
Maukah kau bekerja untukku?/ Itulah alasan kenapa aku di sini.
Berapa banyak yang kau mau?/ Kau yang memanggilku kemari. Jadi kau yang beritahu
10 ribu untukmu dan 5 ribu untuk rekanmu.
Kami bisa menghasilkan lebih dari itu. Jadi apa gunanya bekerja untukmu?
Tahu resiko jika bergabung dengan geng Aslambhai?
Kami tak berburu hal-hal kecil.
Kami melakukan hal-hal besar.
Siapapun dapat dihancurkan setiap saat.
Apa kau takut mati?/ Aku tak takut apapun.
Baiklah. Kau mendapat 20 dan mereka dapat 10
Itu saja.
Diskusikan sisanya dengan Panditji.
Boleh aku pergi?
Pria yang berguna.
Joseph, siapkan mobil.
Pria berguna? Dia membantah perkataanmu, Malikbhai.
Ia sangat sombong.
Dia sombong karena ia tahu ia berguna.
Chandubhai, aku kira kau sudah tak waras
Cara bicaramu pada Malikbhai, Aku kira kita semua akan mati.
Dengar aku baik-baik. Hari-hari kita bergurau itu masa lalu.
Jika kau ingin memulai hal besar, berhenti bertingkah seperti anak kecil.
Atau kau akan dimusnahkan sebelum waktumu.
Chandu, apa kita perlu bekerja di bawah seseorang?
Dengar, tak ada yang bekerja di bawah siapa pun.
Mereka butuh kita. Dan kita butuh mereka.
Kita ingin melakukan hal besar dan hanya mereka yang punya pekerjaan besar di kota.
Pekerjaan ini memang milik mereka. Tapi kita yang tentukan harganya.
Dan siapa yang bilang kita tak perlu banyak berpikir?
Selama kita semua bersama-sama, kita bisa mengurus mereka.
Pappu, mengapa kau hanya duduk diam?
Apa yang mau ku katakan? Aku hanya lakukan yang kau katakan. Yo Warsi?
Ya.
Ini sudah sangat larut. Dia pasti akan merepetiku.
Pulanglah sekarang. Dan langsung pulang./ Ya..ya.
Kau pikir ini hotel, Kau bisa datang kapan saja?
Buka pintu, Bu./ Dari mana kau?
Aku kembali sebelum tengah malam. Jadi jangan merepet.
Selalu saja merepotkanku. Selalu makan saat tengah malam.
Siapa yang memintamu untuk sesuatu? Pergilah tidur.
Aku tak lapar./ Jangan bicara omong kosong.
Makan siang tengah malam, makan malam siang hari...
Kau selalu mengomel saat aku.../ Siapa lagi yang ku punya selain kau?
Bilang, bilang./ Apa yang kau lakukan? Apa kau gila?
Idiot! Ada kari dan nasi.
Bu.../ Ya?
Aku telah menemukan pekerjaan bagus./ Dimana?
Dengan seseorang bernama Alibhai./ Pekerjaan apa itu?
Bisnis./ Bisnis apa?
Banyak hal.
Ketika keadaan 'memanas', Kau urus dirimu terlebih dulu.
Aku tahu.
''Ini memang kotor. Tapi inilah bisnis.''
Bisnis kami tak seperti pekerjaan orang biasa.
Di Narayani Chowk akan dibangun sebuah menara 40 lantai.
Pendirinya datang ke kami./ Hi Raju! Bagaimana kabarmu?
Dia meminta kami membantunya menjual bangunan itu.
Kami ngobrol dengan lusinan pembeli dan dapatkan penawaran harga yang sesuai.
Itu saja. Biarkan orang berkata apapun.
Sama sekali tak ada masalah di tempat kami bekerja.
Memang kadang-kadang orang tak jujur dalam berbisnis.
Atau mereka melanggar aturan. Mereka harus berhati-hati setelah itu.
Itu terjadi 2 atau 3 bulan sekali. Aslambhai punya reputasi besar.
Tak ada yang ikut campur.
Lagipula Bu, tak ada yang bisa mencapai puncak dengan cara yang benar
''Ini memang kotor. Tapi inilah bisnis.''
Apa kabar Aslam? Semua berkilat?
Ini adalah kekasihku. Dia harus terlihat cantik.
Dia tampak seperti pipi mulus seorang wanita.
Kau telah menghindariku.
Perlukah aku terus menelponmu hanya untuk sepuluh juta?
Dimana Malikbhai?
Dimana Malikbhai?
Tertawa.
Ada apa dengan bahaya, Bu? Orang bahkan bisa mati saat menyeberang jalan.
Dia lebih dari yang ku kira./ Siapa?
Chandu. Tahu apa yang ia lakukan?
Malikbhai, kau tahu apa yang Chandu lakukan ke Chopra?
Aku bilang 'tak ada yang perlu dibicarakan dengan Malikbhai.' Berikan kami uang itu.
Dia mulai menjengkelkanku. Dan aku harus memberinya pelajaran.
Tapi uang itu akan tiba tepat waktu./ Baiklah.
Aku harus mengajaknya minum dan menenangkannya.
Aku harus bicara baik-baik dengannya, agar ia kembali ke akal sehatnya.
Mengapa?
Dengan orang yang khusus, kita harus selalu menjaga hubungan.
Ketika kau tahu dia khusus, mengapa harus melakukan hal ini?
Karena bahkan orang khusus pun perlu diingatkan..
bahwa mereka dapat dibuang.
Kau terus memanjakan anak itu.
Kau berbicara tentang Chandu?/ Bukan.. hanya seseorang.
Apa gunanya Chandu ?
Dia seperti AK47.
Siapa yang ke bioskop?
Mereka menonton filmnya di rumah dengan VCD.
Mengapa mereka tak membuat film bagus?
Dengan menyertakan perkelahian, tarian, dll.
Buatlah sendiri./ Tutup mulutmu.
Salam.
Kau... Chandu?
Mubarakbhai, barang-barangmu sudah siap.
Tapi itu hanya empat kotak.
Aku meminta 6./ Malikbhai suruh hanya 4.
Malik.. Malik.. berikan dua kotak lagi. Aku akan bicara dengan Malik.
Bicarakan lebih dulu ke Malikbhai./ Kan sudah kubilang.
Ceritamu tak akan membantu di sini.
Yang Malikbhai bilang, ternyata benar.
Hei! Ada apa...?
Ia memintamu, kan? Jadi berikan itu.
Apa yang terjadi di sini?
Tak ada, Mubarakbhai. Dua kotak lagi sedang dipersiapkan dan akan menyusul.
Ambil empat kotak dulu sekarang. Aku janji...
dua lagi akan dikirimkan besok sore. Oke?
Bhai! Ayo!
Sembunyikan sisanya... Aku akan menanganinya.
Kemari.
Apa yang tadi terjadi di sana?
Dimana?
Siapa mereka?
Bagaimana ku tahu?/ Buang ganja itu!
Katakan padaku.
Jadi kenapa kau bicara dengan mereka?
Siapa yang bicara...? Aku hanya minta korek.
Korek..?
Kenapa mereka pergi dan tampak begitu panik?
Mana ku tahu? pasti sedang buru-buru. Tanyailah mereka.
Oh ya?
Apa yang kau lakukan di sini, sudah larut malam begini?
Aku pergi nonton film.
Mengapa? Apa menonton film itu dilarang?
Bawa dia... Aku akan putarkan film untukmu.
Bawa dia./ Ayo... masuk kedalam
Masuk dan duduk..
Ibu bertanya, kapan kita akan menikah.
Kau mau?
Apa yang kau mau?/ Apa itu pernikahan, Saroja?
Itu adalah ketika dua orang mencari persetujuan untuk hidup bersama.
Dan aku tak pernah minta persetujuan siapapun untuk semua yang telah ku lakukan.
Jika itu masih dipermasalahkan oleh ibumu...
ayo nyalakan api dan mengambil sumpah.
Kadang kala aku berpikir ada sebuah monster tersembunyi dalam dirimu.
Monster ada dalam setiap diri manusia.
Hanya saja beberapa orang takut menghadapi itu.
Jadi kau suka nonton film?
Dimana Gadeji?
Sharma./ Di sana.
Apa dia bodoh, terus melakukan patroli selama dua tahun?
Malik! Kau disini rupanya.
Apa yang membuatmu berpikir tentangku hari ini?
Kau pasti sudah mendengar tentang kejadian semalam. Salah satu anak buahku tertangkap.
Ya, Saeed sudah mengatakannya.
Biarkan dia membusuk. Nanti polisi juga akan membebaskannya lagi.
Dia anak buah kita. Dia ditangkap karena melakukan pekerjaan untuk kita.
Apa yang akan dipikirkan anak buah lain, jika kita tak membebaskannya?
Apa yang kau mau sekarang?/ Aku telah siapkan pertanyaan.
Inspektur Rathod sangat korup. Ia temannya Thakur.
Apa Thakursaab ada?
Menyingkir dari sana!
Sialan...
Ini pertama kalinya kau datang ke rumahku. Minumlah secangkir teh.
Kemana saja kau? Tak ada kabar apapun! Kenapa tak menelpon?
Kenapa tak menelpon..?/ Tenang.. aku akan menjelaskan.
Malikbhai ada disini./ Hentikan itu.
Malikbhai disini./ Siapa?
Bosku. Kan pernah ku bilang.
Silakan masuk
Kenapa tak kau beritahu?
Kami tak mendapat suplai air yang cukup. Jadi semua pakaian...
Chandu, suruh mereka duduk.
Kalau saja aku tahu, aku akan menyiapkan beberapa makanan.
Hanya secangkir teh.../ Tak usah repot repot.
Aku sudah bilang ke Chandu..
..untuk bicara dengan Panditji, mengenai rumah baru untuk kalian.
Kami punya beberapa teman di kalangan kontraktor./ Aku tahu.
Ya?
Anak baru itu, Chandu. Bawa dia menghadapku segera.
Ya.
Aku dan Chandu harus pergi ke suatu tempat. Aku akan mengirim mobil lain untukmu.
Ayo.
Apa yang kau perbuat? Jika peluru mendarat di sini, maka hidup akan berakhir.
Mobil lain akan disiapkan untuk Nyonya. Tunggu disini.
Malikhbai, kemana kita akan pergi?/ Aslambhai.
Apa Chandu baik-baik saja di tempat kerja?
Aku selalu bilang padanya untuk bekerja dengan sepenuh hati.
Dia tak pernah bilang, tapi ia sangat percaya pada Malikbhai.
Malikbhai percaya beberapa orang juga.
Siapa Saeed?
Dia telah bersama Aslambhai sejak lama.
Saeed, saudaranya Anis, Sharma, Latif, Shankar...
mereka iri karena bisnis kita berjalan lancar
Salam, Malikbhai.
Sajid.. kau tambah gemuk./ Ya.. begitulah.
Siapa yang di dalam dengan Bhai?/ Saeedbhai.
Bagaimana keadaan anda Aslambhai?
Kau telah memelihara 'penyakit'?/ Aslambhai...
Chandu hanya melakukan apa yang ku perintahkan.
Pasar membayar empat untuk dua. Mubarak telah membodohi kita.
Silahkan tanya Patel.
Jika Saeed tak tahu, kenapa ia tak bertanya.
Malik, aku menelponmu!
Aku sudah berkali-kali bilang, jangan diskusikan bisnis lewat telepon.
Seperti yang anda tahu, polisi sering melakukan penyadapan telepon.
Mengapa kau hanya menyalahkan semuanya padaku
Babi itu! Dia membantah perkataanku, Dialah yang harusnya disalahkan!
Bajingan, apa yang kau bilang!
Sekarang apa, ha.. ha..?
Chandu, pergi keluar... cepat.
Jadi.. itu alasan kau membebaskannya?
Aku melakukannya karena dia berada di pihak kita.
Semua orang akan tahu siapa yang ada di pihaknya saat kebutuhan itu muncul.
Kita tak menjumpai anak seperti itu setiap harinya, Aslambhai.
Geng lain akan mempekerjakannya, jika kita mengusirnya.
Apa yang akan kita lakukan jika ia bicara pada mereka?
Tadi ia mengatakan hal yang tak seharusnya dikatakan...
Aku mohon maaf. Maafkan dia.
Sampai jumpa.
Aslambhai, anda tak mengatakan apapun!/ Apa yang akan ku katakan?
Apa yang dikatakannya benar. Kau selalu ingin pertengkaran.
Tanganmu sudah rusak.
Dan ketika orang lain ingin bekerja, Kau menaruh rintangan di jalannya.
Allah!
Aku sudah dalam kesulitan. Dan masalah antara kalian tak pernah selesai.
Pinggangku terasa sakit sejak kemarin.
Dan aku harus meminum semua obat ini...
Mereka sengaja membuat perutku sakit.
Abdul!/ Ya..ya.
Aku tak bisa melihat. Tutup jendela itu.
Pria tua itu sudah pikun. Aku ingin mengganggu istirahatnya!
Dia tak pikun. Dia selalu membela Malik.
Jadi?
Jelas. Malik atau kita (yang mati).
Aku juga memutuskan hal itu.
Perbedaannya adalah aku telah memikirkan hal itu sebelum kau.
Dengar Malik, apa yang terjadi di sana.../ Tak ada hubungannya dengan itu.
Ini berhubungan dengan masa depan.
Dengar, Malik. Ada banyak uang dalam bisnis kita.
Cukup untuk kita berdua.
Ayo akhiri pertengkaran kecil ini dan berbagi rampasannya, oke?
Jika kau punya pistol di tanganmu, Kau akan berbagi denganku?
Dengar Malik.. Aku tahu...
Kau tak akan membiarkanku lolos hidup-hidup.
Tapi kita telah bekerja bersama selama bertahun-tahun
Tunjukkan sedikit kemurahan hati.
Biarkan saudaraku pergi.
Kau tahu dia tak bisa menjalankan geng tanpa aku.
Dia akan mulai bisnis lain... ia akan meninggalkan ini semua.
Malikbhai, mengapa aku.../ Diam!
Kami berdua akan memulai bisnis lain
Diam!
Jika salah satu dari kami hidup, akan ada yang mengurusi keluarga.
Biarkan adikku pergi... oke? Tolong biarkan dia pergi.
Baiklah.
Saudaraku... saudaraku...
Saudaraku...
Aku sudah menghabisi Saeed dan Anis.
Kirim selusin anak buah kita ke Sri Junction bersama Kekre.
Kau bilang pada Saeed, Kau tak akan membunuh adiknya.
Jadi mengapa...?
Chandu, kematian Saeed sia-sia jika saudaranya masih hidup.
Saudaranya ketakutan.
Tapi ia akan berusaha balas dendam saat sampai rumah.
Dan daripada keluarganya, Aku lebih khawatir tentang anak buahku
Kemana sekarang?/ Sharma.
Dialah satu-satunya yang bisa menyebabkan masalah.
Apa Malik? Masuk kapanpun kau mau..
Aku ke sini untuk membunuh Sharma. Aku tak mau ada pertumpahan darah.
Pak Rathod.
Hei Pahlawan... apa kabar?/ Apa yang membuatmu tiba-tiba kemari?
Aku tak ke sini untuk melihat wajahmu. Barang Dagda telah tiba dari Pune.
Itu akan dibongkar di Dahisar.
Jadi Pak Rathod...? Sedang mengisi cek uang?
Itulah pekerjaanku. Aku pergunakan dia dulu. Baru mengisi ceknya
Ya, ada apa?
Ada apa ini?/ Mereka telah membunuh Saeed dan Anis.
Jadi apa yang akan kau lakukan?
Tak ada bedanya bagiku.. mau dia atau kau yang membayarku.
Malikbhai, aku ingin membunuhnya!/ Apa?
Aku ingin membunuhnya, itu saja./ Apa? Kau mau membunuh polisi?
Dia...?/ Omong kosong apa yang dibicarakannya? Apa?
Kau mau membunuh polisi? Bajingan!
Bunuh dia./ Lupa kejadian di penjara?
Saeed dan Anis telah tewas.
Kau tahu Aslambhai ada di negara apa. Inilah saatnya bagimu memutuskan.
Kau pilih bekerja denganku, atau kau...?
Chandu, keempat mayat...
Aslambhai, aku telah membunuh Saeed dan Sharma.
Jangan... teruslah berbaring.
Aku tak punya pilihan lain.
Jika aku tak membunuh mereka, mereka akan membunuhku.
Dan jika tadi aku memberitahumu... Kau pasti tak akan mengizinkan.
Jadi, tanpa memberitahumu, aku harus...
Aslambhai, silahkan kembali tidur. Anda telah bekerja sangat keras...
membawa bisnis sejauh ini... membawa kita sejauh ini juga.
Anda jagalah kesehatan anda sekarang. Biar aku yang mengurus bisnis.
Dalam 48 jam...
Malik mengambil alih semua geng sebelum matahari terbenam.
Dengan kata lain, ia menguasai seluruh geng mafia mumbai.
Ini bukan berarti polisi seakan tertidur ketika ini terjadi.
Veerapalli Sreenivasan lebih mirip seperti seorang profesor di perguruan tinggi.
Memang ia, tapi sebelum bergabung dengan IPS (India Police Service).
Tapi otak di balik wajah lembut dan penuh kasih nya...
membuat para penjahat gentar.
Kemanapun ia pergi selama karirnya...
grafik kejahatan selalu menurun.
Dan sekarang dengan ia menjabat sebagai Komisaris Kepolisian Mumbai...
..akan ada banyak perdamaian.
Pak, ada berita dari kantor polisi Bandra.
Saeed Mirza dari Alfa Bar dan saudaranya telah hilang selama 2 hari.
Tidak, Pak. Tak ada kabar mengenai keterlibatan geng lain.
Siapa yang berani macam-macam dengan geng sebesar Aslam Ali?
Namanya Sharma, Pak. Dia agen Octroi.
Tolong jangan tersinggung, tapi Inspektur Rathod...
Tak memiliki reputasi yang bagus.
Arif mengatakan ada permusuhan antara Malik dan Saeed.
Saya tak berpikir Malik ikut terlibat dalam semua ini, Pak.
Dalam kasus apapun, saya tak banyak mendengar tentangnya di masa lalu.
Mungkin kau tak mendengar tentangnya..
..karena ia tak ingin kita mendengarnya.
Harish Chadha. Pemilik klub malam Mig29.
Vijay Singh, Wakil Presiden dari Bank of Mauritius.
Rhea Burman, tahun ini terpilih sebagai Miss Mumbai.
Dan bintang film Naved Khan.
Apa yang ia lakukan di sana?/ Saya tak tahu...
tapi tampaknya mereka teman baik./ Dalam narkoba?
Mereka punya banyak sumber untuk mendapat narkoba, pak.
Mengapa mereka pergi ke Malik untuk itu, pak?
Saya tak paham mengapa mereka perlu menemui Malik, Pak.
Mereka tak perlu. Malik yang memerlukannya.
Malik bukanlah orang gaya lama yang suka membunuh dengan senjata.
Ia membunuh mereka dengan otaknya dan mencari kawan dengan senjata.
Sewaktu di Kerala, ada sebuah pepatah.
Setelah enam bulan persahabatan, keduanya bertukar tempat.
Jika kita tak menghabisi Malik sekarang, lupakan tentang menangkapnya...
bahkan bertemu dengannya. Kita akan butuh izin seratus orang.
Ini ruangan lainnya. Toilet ada disebelah. Masih baru!
Air mengalir 24 jam, Sangat lancar.
Bahkan jika ibu mau kita bisa pasang AC. Ibu bisa bersantai di sini.. ada apa?
Kau telah menjadi orang hebat./ Semoga saja.
Itu adalah marmer. Impor. Ayo, aku akan menunjukkan ruangan lain.
Kenapa selalu bicara pernikahan?/ Kau telah punya tempat tinggal.
Waktu terus berjalan./ Sudahlah, untuk apa buru-buru?
Suatu hari kau akan menikah, kan? Gadisnya juga sudah bersedia.
Siapa gadisnya?/ Kanu.
Coba ulangi./ Kanu.
Apa ibu gila? Kanu masih remaja./ Remaja apanya?
Dia hanya lebih muda 2 tahun darimu. Temuilah dia, ia hanya mau menikah denganmu.
Apa...?/ Banyak pria yang mengejarnya.
Nanti jangan bilang aku tak memperingatkanmu
Kanu, aku tak pernah tahu, maksudku aku terkejut. Kau tak pernah mengatakan...
Aku mengatakannya sekarang.
Ya, tapi...
Tapi apa?
Kanu, kau tahu apa pekerjaanku?/ Ya.
Apa?/ Anak buah Bhai.
Dan kau masih ingin menikah denganku?/ Ya.
Tapi kenapa?/ Karena aku menyukaimu.
Jika ada wanita lain, katakan saja./ Tidak, aku tak punya wanita lain.
Jadi...?/ Ya apa?
Jadi bagaimana?/ Apa yang harus ku katakan?
Aku menyukaimu juga.
Katakan sesuatu./ Katakan apa? Kan tadi sudah.
Aku menyukaimu juga.
Jadi, boleh aku pergi?
Hmm, boleh.
Apa...?
Ada apa?
Konyol.
Senang?/ Seolah-olah kau melakukannya untukku?
Lakukanlah untuk dirimu sendiri!/ Memang untukku, tapi ini kan juga keinginanmu.
Chandu, Krishnan menelpon. Syuting filmnya dimulai jam sebelas.
Ada apa?
Dia menikahi adikmu./ Apa...?
Apa yang kau herankan? Kau jadi iparku sekarang.
Sudah lega?
Berhenti menatapku.
Hentikan. Hentikan ku bilang.
Aku harus tiba. Laris? Ini akan jadi sangat laris.
Jika Akram yang buat film, pasti itu akan laris.
Kirim saudaramu ke sini. Aku akan mengurusnya.
Selamat Akram. Jadi, semua di sini.
Hai Yadav./ Hai Pak Producer.
Semua berkat Malik bhai./ Kan sudah kubilang.
Naved.
Malik bhai, dia sutradaranya.
Seperti yang kalian tahu, filmku yang kemarin sangat laris.
Seperti yang kalian tahu, aku membuat film dari hati.
Yang ingin kurilis sebentar lagi, itu bukan hanya film, itu mimpiku.
Dan namanya 'Pyar Pyar Mein'.
Bersama denganku, film ini juga di produseri oleh Akram Ansari.
Industri kita membutuhkan orang seperti dia.
Jika dia ada, kita pun siap. Selain itu...
Berteduh di lenganmu, dunia ini seakan milikku.
Mau menuju kemana kita?
Asalkan jangan terpisah.
Tempat syutingnya berubah menjadi kekacauan.
Lima orang yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit. Dua tewas..
..dan satu masih kritis.
Dengan terjadinya tembak-menembak ini, pergolakan antara industri perfilman dan para mafia..
kembali memanas.
Di balik kemegahan Bollywood, ternyata tak semuanya terlihat gemerlap.
Divisi Kriminal menelpon. Mereka ingin kita mengidentifikasi beberapa tersangka
Apapun kebenarannya, hubungan aneh antara seni dan kejahatan..
..menunjukkan besarnya pengaruh para mafia.
mengatur bahkan sampai pada lembaga sosial.
Mungkin butuh sebuah film untuk memberitahu ke mana saja para polisi..
Tak satu pun dari mereka.
Mengapa ada orang yang ingin membunuh anda?/ Itulah yang aku tak paham.
Aku hanya seorang pengusaha yang sederhana.
Bisnis apa yang anda lakukan?/ Ekspor-impor.
Pasti bisnis yang menguntungkan?/ Cukup untuk kebutuhan sehari-hari
Aku yakin lebih dari itu
Sudah berapa lama anda kenal Sharma?/ Siapa Sharma?
R.K. Sharma./ Dia juga di bidang usaha Anda.
Malik tak mengenalnya, Aku telah beberapa kali bertemu dengannya.
Anda siapa?/ Namaku Vilas Pandit.
Apa yang anda lakukan?/ Aku yang mengurus bisnis Malik.
Dan anda adalah orang yang menyelamatkan hidupnya?
Mengapa?
Apa maksudmu mengapa?
Siapa nama Anda?/ Chandu.
Nama lengkap./ Chandrakant Nagre.
Berapa lama anda bekerja untuk mereka?/ Baru.
Apa saya bertanya pada anda?
Siapapun yang anda tanyai, jawabannya akan tetap sama.
Apa kepentingan anda dalam bisnis film?
Hanya kenalan. Di sebuah pesta.
Baiklah. Mari berjabat tangan, Sampai berjumpa lagi.
Saya menyesal tak dapat menangkap orang yang ingin membunuh anda.
Tak masalah. Kau telah berusaha./ Memang. Itu semua untukmu.
Boleh kami pergi?
Yadav, aku menemukannya. Dia anak buah Soorti.
Kapan Soorti mulai melonjak?
Aku heran juga. Kita akan bicarakan nanti.
Tak habis pikir mengapa Soorti begitu berani.
Dia punya adik ipar di Bangalore.
Di Hyderabad sepertinya juga ada. Shambhu, ini Vilas Pandit.
Soorti punya saudara yang tinggal di Hyderabad, kan?
Ponakan? Juga seseorang di Nagpur?
Mengapa kau mendorong?/ Aku tahu.
Kaulah penembaknya. Aku juga tahu mengapa ia tak mengenalimu.
Jika aku yang melakukannya, mengapa mereka tak mengenaliku?
Anda jangan bicara yang bukan-bukan.
Karena mereka harus menjawab terlalu banyak pertanyaan. Aku tahu..
..mereka pasti sedang banyak masalah.
Sampai kau beritahu apa yang sebenarya terjadi, Aku tak akan membiarkanmu pergi.
Ia pergi untuk mengumpulkan uang perlindungan
Ada apa?
Aku tak pernah mengatakan ini sebelumnya.
Yang telah kau lakukan untuk Malik hari itu di syuting film...
Orang lain di tempatku akan melakukan hal itu juga.
Ketika aku berbicara, kau dengar./ Diskusi apa?
Malik, jika Chandu tak berada di sampingmu...
Jangan terlalu emosional./ Tapi itu benar, kan?
benar, kan?
benar, kan?
Tak perlu Malik bhai...
Dia menawarkan tangannya. Terima saja.
Dari Hyderabad. Soorti sudah mati./ Dan saudaranya?
Akan mati pada jam 04.30./ Berakhirlah sudah.
Itulah yang mereka pikirkan ketika menyerang kita di studio.
Dalam bisnis kita, hal tak dapat diperkirakan./ Yang kuat mampu memperkirakan.
Semua yang tak waspada akan mati
Malik, berhenti bicara tentang bisnis./ Chandu, kau sudah bilang ke Malik?
Belum.../ Ada apa?
Dia akan menikah./ Menikah?
Kau tak memberitahuku?/ Aku hendak memberitahumu
Tapi kemudian semuanya berantakan./ Ambilkan kami sampanye.
Dia bisa sukses seperti ini semua juga berkat anda yang membantunya.
Tak ada yang membantu siapa pun. Semua orang dapat apa yang layak mereka dapatkan.
Tapi tetap... minyak tak tertuang dengan sendirinya.
Tak usah repot-repot./ Jadi, aku merepotkanmu?
Ayolah Malik bhai.
Dia malu-malu berbicara tentangmu. Kau pasti bisa melihatnya.
Dia sangat pemalu. Bahkan bicarapun jarang.
Satu lagi.../ Tadinya ada dua, tapi sudah kumakan.
Dia memang seperti itu.
Lagi?/ Tidak, terima kasih.
Kapan pernikahannya?/ 2 Desember.
Gadgil.
Ya?
Dia ada di sini.
Pak Gadgil? Masuk.
Duduklah.
Mau minum apa?
Jangan sungkan, apa? Kopi atau teh?
Ada apa kau membawaku ke sini?/ Kau terlalu sibuk jika aku yang mengunjungimu
Oleh karena itu, kami harus. Apalagi, kau tak suka...
datang ke kantor polisi...?/ Beritahu apa keinginanmu.
Hanya karena kami polisi bukan berarti kami selalu meminta.
Kadang kala kami punya sesuatu untuk diberitahu
Apa yang ingin kau beritahu?/ Aku ingin beritahu...
Siapa yang menipu Malik tentang Soorti./ Siapa yang menipunya?
Kau yang menipunya. Jika Malik sampai tahu, kau akan mati dalam hitungan jam.
Tapi aku tak tertarik melihat kau mati. Aku lebih tertarik melihat Malik di penjara.
Aku tahu kau ada di sana ketika Sharma dan Rathod tewas.
Bersaksilah melawan Malik di pengadilan nanti.
Kau mau?
Kau punya pilihan lain?
Sepertinya akan hujan./ Ya jadi...?
Apa maksudmu jadi?/ Apakah itu perlu diperdebatkan?
Kau memang Setan./ Setan ada dalam setiap diri manusia..
Hanya saja beberapa orang.../ Kau sudah pernah mengatakannya.
Apa kau akan mengatakan hujannya sudah turun?
Surat Perintah Penangkapan, Pak. Untuk Malik dan Chandrakant.
Ini adalah rahasia antara kita bertiga.
Datang padaku, Bahkan tak perlu ajakan.
Berikanlah sesuatu yang tak akan kulupakan
Menetap di mataku...
Berbaring di pelukanku...
Berlama-lama di bibirku...
Atau tinggal di hatiku.
Apa yang kalian lakukan?
Apa yang kalian cari?/ Dimana Chandu.
Sudah kubilang! Dia tak ada di rumah.
Baru saja dapat kabar. Mereka telah pergi ke Hong Kong.
Aku tahu. Nawlekar baru mengatakannya. Chandrakant berada di luar negeri, berbulan madu.
Ibunya mengatakan padaku.
Tapi satu hal yang aku bingung. Tak ada selain kita bertiga..
..yang tahu tentang penggerebekan itu. Kenapa mereka bisa tahu? Itulah pertanyaan...
..yang ada di pikiranku, ketika aku minta daftar dari departemen telepon. Tebak..
..nomor siapa yang menghubungi kediaman Chandu tepat sebelum penggerebekan itu terjadi?
Tak ada kerugian internal, tapi aku sangat kecewa
Walau gagal menangkapnya. setidaknya, kita telah mengusir mereka dari India.
Tapi Sreenivasan salah.
Selama bertahun-tahun Malik telah mempersiapkan untuk hari ini.
David, orang yang membuat surga baru baginya, jauh dari Mumbai.
"Ini memang kotor. Tapi inilah bisnis."
Hong Kong menjadi tempat tinggal baru bagi geng itu.
Malik bhai, Gadgil sudah mati.
Setelah mendapat rumah, geng kembali fokus ke bisnis.
Telepon menjadi senjata utama para mafia.
Sreenivasan melakukan semua yang dia bisa untuk menghancurkan company..
menangkap kaki-tangan...
gudang senjata...
membendung aliran dana...
bahkan mengincar bisnis legalnya.
Tapi ia tahu, ia sedang mengobati orang sakit, bukan tak enak badan.
Dan 'wabah' menyebar. Malik fokus berteman...
dengan geng luar negeri, untuk mempromosikan company.
Mumbai telah diserahkan ke Chandu.
Mengapa kau ingin bicara dengan Chandu? Bicarakan saja denganku.
Oke, aku akan panggilkan Chandu bhai untuk bicara denganmu.
Ada apa?
Setelah bertahun-tahun bekerja di sini, apa yang kita lakukan?
Sekarang Ali bersikeras ingin bicara dengan Chandu bhai.
Untuk apa kita di sini? Menyapu lantai?/ Jangan meributkan hal-hal kecil.
Hal kecil? Seluruh Mumbai sangat antusias dengan Chandu bhai.
Malik bhai sudah dilupakan.
Yadav merasa cemburu. Masalahnya dengan Chandu...
Sama seperti masalahku dengan Saeed & Sharma.
Aku bisa mengerti. Tapi aku khawatir meninggalkan semua kontrol...
di tangan satu orang. Kita tak boleh mengulangi...
kesalahan yang Aslam bhai perbuat padamu.
Tidak, aku tak mengatakan bahwa aku curiga dengan Chandu.
Tapi mengapa meninggalkan sebuah bidang untuk kemungkinan seperti itu?
Krishnan!/ Hai Joseph.
Ini David. David Khan. Dia dekat dengan Malik bhai.
Jangan tertipu dengan nama. Mungkin dia blasteran.
Krishnan? Apa yang kau lakukan di sini?/ Aku yang memanggilnya.
Kau tahu Krishnan, beban kerja Chandu bertambah banyak. Jadi aku pikir...
mengapa tak berbagi sedikit denganmu./ Apa maksudmu?
Mengambil alih Kurla, Chembur, Ghatkopar, Vikhroli.
Laporkan langsung padaku. Jangan menambah beban Chandu.
Apa yang kau herankan? Kau mendapat promosi.
Kapan kau merayakannya?
Chandu, apa semua ini?/ Apa...?
Apa aku jadi bawahan Krishnan?/ Apa maksudmu jadi bawahan?
Kau tahu aku tak berhubungan baik dengannya./ Jangan seperti anak kecil!
Apa aku memintamu menikahi Krishnan? Ini hanya bisnis biasa.
Mengapa ini begitu tiba-tiba? Ada masalah di luar sana?
Masalah apa? Kau sinting. Apa kau tak pernah berpikir lurus?
Bisnis ini berkembang, kita harus bekerja dengan baik.
Banyak hal-hal kecil terjadi. Tapi aku tak terlalu memedulikannya.
Sekarang berhenti berpikir terlalu keras.
Dasar joker! bicara omong kosong.
Dia memang selalu seperti itu. Jangan terlalu menanggapinya.
Cekik dia.
Tapi Chandu gila dengan anak-anak.
Anak? Anak-anak apa?
Kenapa Yadav? Kau suka anak-anak?
Anak-anak! Begitu murni hatinya, semua orang suka anak-anak.
Tapi bila aku bisa memilih.. sialan mereka semua.
Apa kau gila? Apa ini lelucon?
Dia suka puisi.
Bukan puisi. Dia pernah punya tragedi. Ingin tahu?
Bilang padaku, ayolah./ Saat di desa dulu...
Berhenti mengoceh!/ Nyonya yang suruh.
Dia pergi ke sumur untuk mandi.
Diam, atau aku akan memukulmu!/ Biarkan dia menyelesaikannya.
Anak-anak mencuri semua pakaiannya.
Diam, diam kataku.
Dan ketika mau pulang, sambil menutup diri dengan daun pisang ...
seekor kambing melihatnya./ Aku tak akan mengampunimu.
Apa pendapatmu tentang dirimu? Tunggu saja.
Don apanya? Hanya karena aku telah melarikan diri ke luar negeri, aku jadi Don?
Kitalah orang yang membuat company. Don yang sebenarnya adalah orang yang menembak.
Dan apa yang kita dapat dari itu? Sepuluh, lima belas ribu?
Dia mendapat jutaan hanya melalui telepon.
Hanya teriak menyuruh melalui telepon membuat seseorang menjadi Don?
Aku akan menelpon Malik bhai dan memberitahunya...
Akulah Don disini,
Bagaimana menurut kalian?
Aku jamin, Malik bhai akan merangsang.
Pejabat itu mengeluhkan pasar kita yang semakin melemah.
Sekarang sedang sulit, mereka akan bilang, 'bunuh aku, aku tak punya uang.'
Tak bisa melakukan itu, kan? Kita tahu mereka dalam kesulitan.
Dan film 'wallahs', bicara tentang jutaan di koran.
Cek saku mereka, Kau tak akan temukan satu sen pun.
Tapi pengeluaran kita tetap sama. 150 orang harus digaji setiap bulan.
Jadi apa yang harus ku lakukan?/ Siapa yang memintamu melakukan sesuatu?
Ini hari ulang tahunku dan hanya itu yang kau bicarakan?
Aku membawamu ke sini karena ini hari ulang tahunmu.
Apa kau memberiku sesuatu? Aku kira kau akan...
lupakan itu, aku harus mengatakannya dulu.
Begitu? Siapa yang membawamu kemari? Aku.
Ayo, sekarang bilang./ bukan seperti itu Chandu.
Katakan, apa kau pernah memberiku hadiah?
Apa yang kau inginkan? Bilang, sekarang.
Aku selalu harus mengatakannya dulu./ Bagaimana aku akan tahu kalau kau tak bilang?
Ketika seseorang jatuh cinta, dia akan tahu./ Maksudmu aku tak mencintaimu?
Ya./ Oke, aku tak mencintaimu.
Aku harus mengatakan itu juga.
Lupakanlah Chandu.
Lupakan. Biarkanlah.
Lupakan./ Apa maumu sebenarnya?
Kau memulai pertengkaran, lalu melupakannya begitu saja?
Apa aku ini mesin? Tinggal menekan tombol.
Chandu, ketika kau marah, Kau terlihat seperti Amol Palekar.
Aku menyukai itu.
Sekarang lupakan ini, kembalilah, kembali ceria.
Kau masih marah? Kau tahu apa yang akan ku lakukan?
Masih marah?
Apa kau gila?/ Semuanya berubah, ini daerah asing.
Chandu, Malik ingin bertemu denganmu.
Sekarang.
Warsi? Warsi tak mungkin mengatakan hal seperti itu pada Malik bhai! Tak mungkin.
Don apanya? Hanya karena aku telah melarikan diri ke luar negeri, aku jadi Don?
Kitalah orang yang membuat company. Don yang sebenarnya adalah orang yang menembak.
Dan apa yang kita dapat dari itu? Sepuluh, lima belas ribu?
Dia mendapat jutaan hanya melalui telepon.
Hanya teriak menyuruh melalui telepon membuat seseorang menjadi Don?
Aku akan menelpon Malik bhai dan memberitahunya...
Akulah Don di sini,
Bagaimana menurut kalian?
Aku jamin, Malik bhai akan merangsang.
Berikan telponnya ke warsi.
Warsi, bicara ke Chandu.
Warsi, apa yang kau lakukan?/ Aku agak mabuk.
Aku mungkin mengatakan sesuatu. Bagaimana aku tahu aku sedang direkam?
Apa kau gila?/ Kesalahanku Chandu bhai.
Siapa yang tak membuat kesalahan? Mereka menodongkan pistol ke kepalaku...
dan mereka menyeretku keluar rumah. Tapi...
Dalam bisnisku, memaafkan perbuatan seperti itu adalah kesalahan fatal.
Aku tak tahu. Mereka mengatakan dia salah satu anak buah Soorti atau Karlekar.
Tak ada yang tahu. Ya, Chandu bicara pada adik Warsi. Ya, uang telah dikirim.
Semua ini salah Malik. Tadinya ini baik-bak saja.
Mengapa ia memulai masalah Krishnan? Itulah sebabnya Warsi sangat marah.
Dia tak gila, iyakan?
Dasar sinting.
Temanku.
Satu kesalahan dan dia mati.
Apa kau kira Malik adalah setan, yang menikmati membunuh orang?
Pahamilah ini. Company bisa bertahan karena satu hal. 'Keseganan'.
Jika Warsi dibiarkan, sepuluh orang lain juga akan berbuat sepertinya.
Dan Malik bertanggung jawab penuh atas company.
Dia tak bisa mentolerir siapapun yang melanggar peraturan company.
Baik itu Warsi, baik itu kau, baik itu aku.
Tak ada teh atau kopi untuk tamu?/ Aku akan membuatnya. Teh atau kopi?
Teh? Dengar, apa ada makanan?
Chandu, kau ingin makan sesuatu?
Chandu, pergi ke Swiss. Temui Nalin Raote.
Hubungan dengan politisi bisa menguntungkan.
Malik ingin pergi, tapi ada pertemuan dengan Afrika Selatan.
Ingat, Raote itu 'ikan besar'. Dia mungkin akan jadi 'buaya besar'.
Orang ingin investasikan miliaran ke tempat kita
dan bukannya menyambut mereka, kita malah diam saja?
Sungguh memalukan.
Aku kembali ke India besok.
Duduklah.
Temui aku dengan berkasnya.
Saya rasa anda harus jumpai Thakur di Delhi.
Izin Lingkungan sulit untuk saat ini.
Dan sisa berkasnya?
Teh, kopi?
Tidak, itu tak diperlukan pada tahap ini.
Terlalu banyak dokumen mungkin tak baik.
Yah baiklah.
Aku telah mendengar banyak tentangmu.
Pujian.
Kau tahu Patil?/ Menteri Dalam Negeri?
Dia banyak sebabkan masalah./ Tapi, ia anggota partai anda, kan?
Singkirkan dia.
Patil harus dibunuh?/ Tidak, bukan dibunuh.
Dia orang besar, nanti akan jadi skandal. Bahkan akan ada penyelidikan.
Tapi dia harus mati.
Jangan dibunuh, jangan pula dibiarkan hidup.
Menurutku dia bukan orang baik./ Apa kita orang baik?
Apa ada racun yang tak terdeteksi saat otopsi mayat?
Pastikan kau menulis cerita untuk salah satu film Akram.
Bagaimana jika diterjunkan?
Ada kopi?
Bagaimana jika kecelakaan di jalan?/ Caranya?
Kecelakaan terus terjadi di jalan raya.
Bagaimana dengan pengemudinya?/ Dia hanya akan luka-luka.
Lebih baik lagi jika ia mati./ Jika ia tertangkap, ia akan bicara.
Berapa hukuman untuk pengemudi sembrono?
Enam, delapan bulan?
"Ini memang kotor. Tapi inilah bisnis."
Ada anak-anak juga?
Ya?/ Ada dua anak bersamanya.
Anak?/ Ya, usia 7-8 tahunan.
Aku akan hubungi kembali.
Dimana Malik bhai?
Jadi?/ Patil yang harus dibunuh.
Mengapa anaknya harus ikut dibunuh?/ Tak ada kesempatan lain. Bunuh dia.
Bagaimana?
Aku tak tega membunuh anaknya./ Apa maksudmu tak tega?
Kontraknya hanya untuk Patil./ Tambahkan dua nama dariku.
Jangan menggangguku sekarang.
Apa masalahnya?
Ini David./ Sambungkan pada Malik Bhai.
Sibuk
Bilang ini dariku./ Siapa pun, tak ada panggilan.
Bilang padanya aku membatalkan kontrak.
Apa kau gila?/ Tutup mulutmu.
Apa dia sudah pikun?
Malik bhai, entah apa yang merasukinya. Dia membatalkan kontrak.
Apa Kenkre masih di tempat?/ Ya, dia masih di sana.
Ya Malik bhai, Chandu membatalkan kontraknya.
Aku menyuruhmu. Lakukan.
Siapa yang kau tanyakan sebelum membatalkan itu?
Aku melakukan apa yang menurutku benar./ Memangnya kau siapa berani memutuskan?
Ketika melakukan sesuatu, aku memutuskannya.
Apa kau bertanya padaku sebelum membunuh Warsi?
Kau hanya bilang itu melanggar aturan company. Apa aku protes?
Seratus keputusan diambil dalam sehari. Apa aku bertanya sebelum memutuskan?
Keputusan diambil sesuai dengan kebutuhan company.
Bukan sesuai dengan apa yang kau pikirkan./ Aku bagian dari company juga.
Maka tinggallah dengan company, Jangan coba untuk memilikinya.
Diam kau pesuruh!/ Memangnya kenapa?
Aku akan menguburmu hidup-hidup!/ Kau pikir kau siapa?
Yadav, Chandu kembali ke akal sehatmu.
Aku baru saja kembali ke akal sehatku. Sekarang aku melihat semuanya dengan jelas.
Kau tak pernah melihatnya ketika kami memungutmu dari jalanan?
Kau melakukannya untuk keuntunganmu, bukan untukku.
Apa kau kira...
Company tak bisa berjalan tanpamu?
Jika company bisa tanpaku aku juga bisa tanpa company.
Dasar bangsat! Dari hari pertama telah kukatakan aku tak menyukainya sedikit pun.
Tapi kau sudah tak waras, Kau memanjakannya.
Sekarang kau lihat bajingan itu? Malik bhai, tinggal katakan...
Aku akan menembakkan peluru ke kepalanya./ Yadav.
Malik bhai! Aku akan membunuhnya!/ Apa kau sudah gila?
Saroja, masuk ke dalam./ Malik ia...
Masuk ke dalam.
Tapi Malik...
Kanu...?/ Ya Saroja?
Chandu akan datang. Bawa dia pergi dari sana.
Apa...?
Kirim beberapa orang Kowloon ke Sayonara Hotel.
Kita akan membunuhnya di sana.
Dia kekanak-kanakan. Malik, kau dan aku mengenalnya.
Aku akan menarik telinganya dan membuatnya meminta maaf.
Ayo David. Yadav, kau tetap di sini.
Ada apa?/ Saroja menelpon.
Dia bilang Malik sangat marah./ Bicara yang jelas.
Dia berkata, Malik sangat marah, ia mungkin akan berbuat sesuatu.
Dia mengirim seseorang untuk membunuhmu!/ Apa?
Chandu, aku takut. Mari kita pergi dari sini.
Kanu, ayo.
Ayo David, aku akan membunuhmu di sini.
Ayo, keluar.
Aku akan membunuhmu dan Malik juga.
Ayo, aku akan membunuhmu.
Ayo, pengecut! Apa kau bersembunyi?
Malik bhai, Chandu mulai menembak. Panditji tergeletak.
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Sub by: ..Adoe_aDoen.. **Interisti**
Bahkan tak memberinya kesempatan bicara. Langsung menembaknya.
Kau tahu apa yang dia katakan? Katanya dia juga akan membunuh Malik bhai.
Apa maksudmu mengapa? Sudah kubilang, dia datang untuk membunuhku.
Datang untuk membunuh Chandu.
Bila aku sampai ke Bombay. Aku akan tunjukkan ke mereka siapa Chandu.
Aku akan membiarkanmu tahu ke mana tujuan penerbanganku.
Yadav, ada masalah?
Masalah baru saja dimulai.
Apa maksudmu?/ Masih belum diperintahkan.
Tapi begitu perintahnya keluar, anak buahnya akan langsung beraksi
Anak buahnya akan sangat gila, apa pun bisa terjadi.
Kita belum siap untuk hal yang begitu besar.
Dengar, menetaplah sementara di beberapa negara.
Malik, menurutmu Chandu akan mati dengan mudah?
Chandu tak akan mati. Tapi kau yang akan habis.
Darah yang dulunya tumpah untuk mendirikan company...
sekarang akan menghancurkan company.
Malik, kau dan company-mu tamat.
Mumbai dikejutkan dengan berita perpecahan antara Chandu dan Malik.
Tak ada yang tahu apa yang terjadi.
Siang dan malam Yadav mencoba melacak Chandu.
Mungkin ke Kenya, Malaysia.
Mungkin juga di Swiss./ Temukan dia.
Orang datang dan pergi tapi aku tak pernah melihat Malik bhai seperti ini.
Dia tak pernah membuat kesalahan yang sangat fatal.
Tapi aku bersumpah saudariku, Aku akan mengurus semua ini.
Saroja menyembunyikannya. Tapi dia dipenuhi rasa penyesalan.
Di Mumbai, Rani sangat khawatir.
Chandu, apa semua ini?
Tapi kau bilang ia pria baik./ Itulah kesalahanku...
menganggapnya sebagai pria baik. Dia tak peduli terhadap siapa pun.
Yang ia pikirkan hanyalah keuntungan./ Tapi ketika ia kemari...
ia terlihat seperti pria baik, kan?/ Apa ibu lebih tahu dariku?
Dengar Chandu, sekarang kau sedang emosi. Chandu, tolong pikirkan lagi.
Ibu tak perlu beritahu apa yang harus kulakukan. Ia dan aku sudah berpisah.
Setelah kematian Patil, Hanya Raote lah yang boleh menggantikan posisinya.
Itulah sebabnya ia mengharapkan kematian Patil.
Setelah 2 menit hening cipta, ia menjadi menteri dalam negeri untuk 5 tahun.
Berita soal Raote membuatku gila.
Mengapa tak berikan kursi itu kepada seorang yang layak?
Dan sekarang ia membunuh orang-orang kita. Itukah keadilan.
Dan mereka menyebut kita mafia.
Setidaknya kita mengakuinya. Politisi melakukannya diam-diam.
Dan mereka memperkosa seluruh negeri.
Hey Kanu.../ Kemarilah. Berhenti berteriak.
Turunlah./ Hai Kawra! Bagaimana kabarmu?
Baik, lihat apa yang ibu kirimkan untukmu.
Kau pasti akan tertawa jika ku ceritakan soal Yadav.
Patel si 'pencuci-uang' dari Bandra salah beri informasi ke Yadav, ia bilang...
Chandrakant sedang di Hotel Sheraton di Bangkok, mencuci-uang.
Yadav langsung hubungi Bangkok memberi 'geng chinks' sebuah kontrak.
Seorang pria tewas./ Tewas?
Dengar. Ia merasa bahagia dan menjumpai Malik.
Tapi Malik sudah duluan tahu. Orang itu bukan Chandrakant asli.
Tebak siapa? Seseorang yang bekerja sebagai distributor mereka.
Yang benar saja?/ Distributor itu sangat marah.
Malik bhai langsung menemuinya dan mengatakan, 'lupakan saja hal itu'.
Sekarang aku dengar Yadav sedang mengincar Patel karena sudah menipunya.
Yadav pasti sangat malu sekali./ Lagi cari tempat untuk sembunyikan wajahnya.
Kau tak aman bila tetap berada di sini.
Terlalu banyak garam.
Kanu dengar, ini hanya awal.
Ya aku di Kenya dan mereka masih belum tahu.
Tapi itu bukanlah kesimpulan yang tepat
Jika sesuatu terjadi, aku bisa mengurusnya. Tapi denganmu...
Untuk yang terakhir kali, dengarkan. Aku tak akan meninggalkanmu.
Baiklah, kita akan mati bersama-sama!
Kanu.../ Jangan mulai lagi.
Pahamilah. Bila kau tetap di sini, ia akan khawatir sepanjang waktu.
Jika kau berada di Mumbai, dia setidaknya akan...
Dan dengar, jika kau tetap di sini tak ada keuntungannya bagi kami
Sebaliknya...
Apa kabar, Kanu? Aku mau datang untuk menyambutmu. Tapi.. ada sedikit masalah
Tak masalah. Mari bertemu besok atau lusa.
Bagaimana bisnis?/ Semuanya berantakan.
Semua orang disogok polisi, bea cukai, semua orang.
Seolah-olah seseorang telah memotong bisnis menjadi dua.
Pengusaha ingin dibayar dua kali lipat.
Semuanya kena. Ambil filmku.
Bintang filmku bilang Yadav menyuruhnya untuk tak bermain di filmku. Dan aku mengatakan padanya...
Jika ia tak datang pada jam 9 besok, aku akan menembaknya tepat pada jam 2.
Apa yang bisa kita lakukan?/ Apa maksudmu? Hentikan mereka.
Bagaimana? Dia tak di India./ Lakukanlah sesuatu.
Mengapa tak meminta temanmu, Malik, untuk memberimu keamanan?
Aku ini bintang film, aku bertemu ratusan orang, bukan berarti setiap orang itu temanku.
Ya, aku mungkin pernah berkata Halo atau hai ke Malik beberapa kali.
Aku memiliki 42 rekaman kau menyapanya. Mau dengar?
Jadi kau paham, persahabatan berlangsung selama itu berlangsung.
Sawant, sediakan keamanan khusus untuknya.
Aku dengar polisi akan menangkapmu.
Itu tak benar. Dari mana kau dapat berita itu?
Apa itu juga benar, para mafia yang membiayai filmmu?
Tentu saja tak benar. Gosip palsu./ Tembak-menembak yang terjadi...
jelas memperlihatkan ada hubungan antara industri film dan para mafia.
Aku telah bilang sebelumnya. Beberapa tamu yang melakukan penembakannya.
Mengapa anda ke sini?/ Atas nama industri film...
aku tadi bicara tentang dana kesejahteraan polisi.
Mengapa kau ke polisi?/ Jadi ke mana lagi?
Yadav bilang jangan bermain di film itu.
Akram bilang, jika aku tak mau main, ia akan membunuhku.
Apa lagi yang harus ku lakukan?/ Dengar, kau adalah temanku.
Aku akan mengurus semuanya.
Tapi kenapa ia membunuh Akram?
Chandu dengarkan aku. Membunuh Naved Khan akan memperburuk citra kita.
Setelah kematian Akram, ia diberikan begitu banyak keamanan polisi...
Akan sulit membunuhnya./ Apa kau seorang kasim?
Jangan buat alasan. Kita harus tunjukkan ke mereka sekarang. Titik
Naved akan mati saat keamanan mulai dilonggarkan.
Kita tak boleh gegabah.
Orang yang memasok barang Malik tinggal di Lokhandwala, kan?
Jangan konyol! Aku tahu arti Lateef bagi Malik. Mengapa aku harus membunuhnya?
Dan apa hanya aku yang dituduh? Banyak dari mereka yang bekerja pada Chandu.
Krishnan tak akan bohong pada kita. Siapa pun yang melakukannya...
Pasti Chandu di balik itu./ Sudah bicara dengan adiknya Lateef?
Ya Malik bhai. Ia baru menikah 2 tahun lalu. Punya bayi berusia enam bulan.
Candu punya orang di Versova, Siapa namanya?
Terserah apa yang dikatakan orang...
masing-masing dan satu-persatu dari mereka...
terhubung ke jaringan mafia.
Malik, kami juga berperang. Tapi tak memperburuk bisnis.
Kau menghancurkan seluruh negeri.
Anak-anak takut terbunuh.
Mereka yang tertangkap adalah anggota kalian berdua...
atau polisi yang memilih mereka. Malik, kapan semua ini berakhir?
Besok. Chandu sudah kutemukan.
Aku rindu Kanu./ Hubungi dia.
Yang bilang tak bisa siapa? Aku hanya memberitahumu.
Merasa kehilangannya.
Aku lebih takut pada pernikahan daripada polisi.
Apa yang perlu ditakutkan dalam pernikahan?
Pernikahan menembak kaki kita sendiri.
Apa aku menembak diri sendiri?
Dengar, sebelum menikahi Kanu, aku tak pernah tahu apa yang ku rindukan.
Hari ini, tak ada seorangpun yang lebih bahagia dariku di dunia ini.
Kau tewas dalam pertempuran.
Tapi kau benar tentang satu hal. Setelah menikah, seorang pria berubah.
Sebelum kau menikah, Kau selalu mencari Kawra.
Dan sekarang? Setelah menikah? hanya Kanu-Kanu-Kanu.
Hei, akan kupukul kau.
Bawa dia.
Dimana senjatanya?/ Lantai bawah.
Kejar dia.
Chandu, Lari.
Yang ini bagaimana?
Kapan kau datang, saudariku?
Bagaimana kabarmu?/ Baik, bagaimana kabarmu, saudariku?
Sangat baik.
Tentu saja ia tertembak. Bangsat itu pasti sudah mati.
Satu sendok?
Bagaimana jika semua ini tak pernah terjadi?
Bagaimana Malik bhai?
Sangat baik.
Chandu?/ Oke.
Tak pernah dapat kesempatan untuk bicara denganmu.
Tapi aku tak akan pernah lupa bagaimana kau membantuku.
Kapan kau tiba?
Kanu, kemari! Cepat! Cepat.
Apa yang terjadi?/ Aku hanya melihat di tv.
Apa yang terjadi?/ Di tv...
seseorang menembak Chandu.
Dimana?
Aku hanya melihatnya.
Pappu disini. Ada berita tentang Chandu?
Tombol itu! Terus tekan.
Dalam serangan terhadap kediamannya di Nairobi.
Dikatakan bahwa setelah dihantam oleh tiga peluru...
kemungkinan kelangsungan hidup Don mafia, Chandu, sangat tipis.
Kami berbicara dengan petugas di sana. Mereka mengatakan ada luka.
Tapi ia berhasil diselamatkan.
Akan kuhubungi lagi nanti.
Balaslah jika itu harus, sepuluh kali lebih..
Tapi bunuh Malik bajingan itu.
Lakukan apa yang kau mau, tapi bunuhlah Malik.
Diamlah Chandu, tenang.
Ya, bu.../ Berikan ke Chandu.
Chandu...
bagaimana kabarmu?/ Aku baik-baik saja.
Mengapa kau menangis? Aku kan baik-baik saja.
Jangan bicara omong kosong! Kau terkena tiga tembakan.
Tak ada peluru.
Aku hanya melihat di tv.
Siapa yang tahu lebih banyak? Tv-mu atau aku?
Berikan telponnya.
Sekarang berhenti menangis./ Cukup anakku.
Sekarang berdamailah. Demi Tuhan, hentikan itu.
Hentikan apa? Ini hanya awal.
Kali ini Tuhan masih menyelamatkanmu./ Berikan telponnya ke Pappu.
Chandu bhai, bajingan itu...
Diamlah. Krishnan juga terlibat./ Krishnan kita?
Diam dulu, dengar.
Beritahu orang kita untuk menjauh darinya. Aku akan mengurus sisanya.
Berikan ke Kanu.
Chandu, apa yang terjadi?
Jangan memulainya sekarang.
Kau yang menginginkan menikahi penjahat? Sekarang apa?
Chandu, aku ingin ke sana./ Jangan konyol, Kanu.
Apa yang akan kau lakukan di sini?/ Aku hanya ingin datang.
Aku tak peduli./ Kawra ada disini.
Dia akan mengurusku./ Mengapa kau tak mendengarku?
Mengapa?/ Jaga ibuku.
Keberadaan para mafia kembali menggegerkan Mumbai.
Pemilik toko Wadala market tewas dibunuh.
Mendiang Krishnan Pillai dikabarkan memiliki hubungan dengan...
geng Chandu-Malik. Pembunuhan ini bisa saja bagian dari perang antar geng.
Tak ada yang tahu ketika hal itu terjadi. Tapi warga setempat menduga...
Tersangkanya laki-laki berusia 19 atau 20 tahun. Menurut polisi...
beberapa saksi melihat anak itu sering di tokonya mendiang.
Polisi sedang melakukan olah TKP.
Dihubungi langsung dari Hong Kong, Ganesh Yadav dari geng Malik...
yang anak buahnya dilaporkan mencoba membunuh Chandrakant di Kenya.
Yadav bhai, apa maksud serangan itu?/ Apa aku harus keluar mengejarnya?
Dia menggigit tangan yang memberinya makan. Perlu kubilang...
apa yang terjadi pada pengkhianat dalam bisnis ini.
Apa kau gila? Kau pikir Malik akan mengampuni Chandu dengan kau berkata begitu?
Kau sedang bertingkah konyol./ Ya, aku memang bertingkah konyol.
Tapi tolong dengarkan, saudariku. Siapa lagi yang ku punya selain Chandu? Tak ada.
Biarkan aku bicara dengan Malik bhai, sekali ini saja. Aku akan menyuruh Chandu hentikan semua ini.
Dia akan menyerahkan semuanya, ia tak akan melakukan apa-apa lagi.
Saudariku, kau telah membantuku sekali. Untuk terakhir kalinya, bantulah aku sekali lagi.
Aku tak akan meminta apa-apa lagi.
Setidaknya, cobalah.
Cobalah, setidaknya.
Cobalah, kumohon.
Periksa keamanannya. Dia pasti akan mati kali ini.
Aku akan menelpon lagi nanti.
Kanu ingin mengatakan sesuatu.
Aku tahu kau ada di negara apa. Aku tak akan membuang waktu bertanya bagaimana keadaanmu.
Di negara ini aku bukan seorang polisi. Kami tak punya perjanjian ekstradisi dengan negara ini.
Aku datang, hanya untuk melihat keadaanmu.
Kau kira aku bodoh?/ Aku tak bicara dengan orang bodoh.
Apa yang akan kau lakukan sekarang? Tak banyak anggotamu yang tersisa di sini.
Kau hanya banyak menyisakan orangmu di India. Sebagian dibunuh Malik, sebagian lagi aku yang bunuh.
Ya aku tahu, orang-orang baru terus di rekrut.
Tapi kekuatan company tak lagi sama seperti dulu
Jadi bagaimana menurutmu?
Adakah teh atau sesuatu?
Kanu, kau telah melihat bisnis seperti apa ini.
Dia tak bisa keluar, begitu juga denganku.
Apa yang tersisa Malik bhai? Dia terkena tiga peluru.
Dia hampir mati, kondisinya kritis Kau tahu itu kan Malik bhai?
Apa yang bisa dilakukannya sekarang?
Malik bhai, aku akan menyuruhnya. Dia tak akan melakukan apapun lagi.
Dia akan menyerahkan semuanya. Maafkan dia.
Kau kira ia mau mendengarmu?/ Dia akan mendengarku.
Aku tahu dia akan mendengarkanku.
Kau tak akan melihat kami lagi. Kami akan pergi, ke suatu tempat.
Kumohon maafkanlah dia.
Saudariku, katakan sesuatu.
Aku mohon Malik bhai, maafkanlah dia.
Untuk saudarimu ini, biarkan dia hidup.
Biarkan dia berjalan.
Demi aku.
Saroja, apa yang tak bisa dilakukan, tak bisa dilakukan.
Mengapa tidak?
Setelah semua yang ia lakukan untukmu? Ia bahkan menyelamatkan hidupmu.
Sekarang kau ingin hidupnya?
Kau memang setan!/ Tak ada gunanya menjelaskan...
apa yang tak kau pahami.
Apa yang kau lakukan?/ Saroja, minggir.
Kanu, berikan pistolnya.
Berikan pistolnya.
Dengar, jangan konyol./ Aku akan membunuh seseorang.
Hentikan itu.
Aku yang membawamu ke sini. Dan kau mau membunuh Malik tepat di depanku?
Siapkan mobil.
Baru dapat kabar. Istrimu telah tewas di Hong Kong.
Apa...?
Cari tahulah.
Bu, berikan telponnya pada Kanu.
Bahkan tak memberitahuku?
Satu peluru di kepala. Satu lagi mengenai bagian perutnya.
Tapi menurutku, tembakan pertamalah yang membunuhnya.
Siapa yang melakukannya?
Mengapa?
Siapa atau mengapa, aku tak tahu. Tapi kau lah orang yang bertanggung jawab.
Beritahu satu hal.
Mengapa kau memilih masuk ke jalan seperti ini?
Uang? Hal itu bisa membunuhmu sebelum kau menghabiskannya.
Kekuasaan?
Ini semua hanya pertunjukan.
Setelah beberapa perampokan kecil-kecilan kau bertemu Malik. Dan kau 'naik kelas'.
Dan sekarang kau dimana?
Sebagai imbalannya, apa yang kau dapat?
Teman dan istrimu mati, ibumu terasingkan.
Publik menyebutmu gangster.
Setiap hari aku berharap bajingan memanfaatkan orang sepertimu.
Apa masa depan bagimu? Menanti, untuk serangan berikutnya.
Jika kau cukup beruntung bisa tetap hidup, terus berlari...
mencari kesempatan untuk bisa membalas.
Benar?
Kau yang membunuh atau kau yang terbunuh.
Bahkan jika kau membunuh, Kau masih terbunuh.
Jika kau merasa ada sedikit saja kebenaran dari apa yang telah ku katakan...
datang dan temuilah aku.
Kita bisa menggunakan bantuanmu menghancurkan company, yang kalian berdua telah bangun.
Aku yakin, kau akan dapatkan balas dendam seribu kali lipat.
Chandu, jangan biarkan kebencian untuk satu orang membutakanmu.
Cobalah untuk mengerti. Apapun yang terjadi...
itu memang sudah menjadi sifat bisnis. Itu bukan karena satu orang.
Akulah penyebab semua ini, Malik.
Saroja, sudahlah./ Dengarkan aku.
Hari itu...
Kau mengirim mereka mengejar Chandu..
Aku menelpon Kanu.
Aku pikir semuanya akan berjalan dengan baik pada akhirnya.
Aku tak pernah membayangkan Chandu akan membunuh Panditji.
Dan semuanya berjalan buruk.
Aku takut memberitahumu.
Malik, menurutmu Chandu akan mati dengan mudah?
Dan sekarang...
Aku bahkan telah membahayakan hidupmu. Semua karena aku...
ini semua salahku.
Mengapa semua ini harus terjadi? Dulu begitu aman. Semua orang, bersama-sama.
Kau, Chandu bhai, dua saudari, itu sangat indah.
Dan sekarang...? Chandu bhai 'memujamu.'
Aku tak punya otak bhai.
Aku tak mengerti mengapa ia berubah. Tapi aku selalu bertanya-tanya...
Bagaimana jika semuanya menjadi seperti dulu lagi? Entah bagaimana...
Chandu membunuh Pandit karena ia kira Pandit akan membunuhnya?
Bagaimana ia bisa membuat kesalahan seperti itu?/ Itu bukanlah kesalahannya sendiri.
Kita semua membuat kesalahan.
Pawar, aku ingin bicara dengan Chandu. Hubungi dia, terserah bagaimana.
Malik bhai, aku mau menelponmu. Mereka telah membawa Chandu ke India.
Berita mengenai don mafia Chandu yang kembali ke India...
menggucang dunia politik, pemerintah, bisnis, dan semua lapisan masyarakat.
Mengubahnya menjadi saksi untuk mengusut semua yang telah terjadi...
dianggap sebagai salah satu keberhasilan terbesar bagi polisi.
Menurut sumber kepolisian, pernyataannya akan menyeret...
jaringan dari mafia-mafia besar ke dalam penjara.
Rumor ini telah tersebar luas. Mulai dari...
Polisi, petugas pajak, pejabat, pengusaha, aktor...
sedang disebutkan.
Nama-nama besar yang keluar dalam setiap pernyataan Chandrakant...
hanya ia yang mengetahuinya. Atau mungkin orang-orang itu...
Memang berhubungan atau pernah ada hubungan dengan para mafia.
Ini Malik.
Dengarkan aku baik-baik.
Apa yang terjadi antara Chandu dan aku hanyalah kesalahpahaman.
Sarapan sudah siap./ Aku datang sebentar lagi.
Cepatlah.
Selamat Datang.
Duduk.
Mau minum apa? Teh? Kopi?
Tidak?
Duduk.
Chandu berbicara banyak tentang Anda.
Apa ia baik-baik saja?/ Sempurna. Dia banyak membantu kami.
Aku sangat ingin bertemu dengannya.
Ya Pak Raote?
Bagaimana soal Chandu?/ Apa maksudmu?
Bagaimana jika ia mengadukanku?/ Jika ia mengadu, ya mengadu.
Apa yang kau katakan?/ Pak Raote, kami sudah baikan.
Malik menelpon.
Anda ingin melihat Chandrakant?
Tidak pak, tak masalah.
Ya, saya akan menjemput Anda.
Ibu...
Saya senang mendengar anda mau bekerja sama.
Pak Sreenivasan mengatakan anda punya banyak bukti?
Jangan takut. Pemerintah akan melindungi Anda.
Kami juga akan mengurus ibu anda.
Kau lindungi aku.
Saya senang karena orang seperti anda mau bekerja sama...
itu dapat jadi contoh bagi yang lainnya. Anda mengerti?
Apa yang kau lakukan?
Aku tak bisa menunjukkan bukti untuk melawannya...
tapi aku tak butuh bukti untuk memuaskan diriku.
Anggap saja ini adalah bagian dari pekerjaanmu membawaku ke sini
Setelah kejadian itu, Chandrakant dimasukkan ke sel dengan keamanan maksimum.
Di satu sisi, mereka mengutuk itu sebagai bentuk dari kegagalan sistem...
di sisi lain, Oposisi politik Raote menuduh para mafia.
Apapun kebenarannya dari yang pro maupun yang kontra
Perdebatan panas itu berlangsung hingga ke pengadilan...
insiden itu menggantung bagaikan tanda tanya bagi seluruh sistem.
Aku tak akan bisa membuktikan bahwa pembunuhan patil disebabkan oleh Raote.
Tapi aku mengerti sebanyak ini. Di tempat apapun kau berada...
kau tak perlu berbohong. Untuk semua informasi yang telah kau berikan padaku...
kau bahkan mungkin tak tahu berapa banyak nama-nama besar yang terjaring...
Dan pengaruhnya terhadap kondisi kejahatan.
Sebagai imbalannya...
Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan rasa syukur..
dan tak lebih dari itu.
Pak Sreenivasan...
boleh aku bicara dengan Malik sekali lagi?
Sreenivasan.
Temanmu ingin berbicara denganmu.
Malik bhai.../ Chandu...
Soal Kanu. Aku telah berbuat kesalahan besar.
Kita semua membuat kesalahan.
Malikbhai, aku akan melakukan hal yang menurutku benar.
Jika kau mengalami kerugian...
jangan tersinggung.
Aku mengerti.
Kau tahu.. aku menceritakan pada istriku semalam...
''jika mereka berdua menyerah atas kejahatannya...
pasti banyak hal yang akan terungkap.''
Aku bukan Chandu.
Aku tahu. Tapi pikirkan apa yang ku katakan.
Jika kau kemari.../ aku akan memberikan tawaran yang sama?
Aku juga bukan Chandu.
Jaga Chandu./ Tentu.
Semalam, ada penggerebekan di Andheri dan Byculla. totalnya 25
30 anggota kita, ditangkap.
Malik, aku berharap Chandu tak menyebabkan kerugian lebih besar.
Jadi apa? Itulah Chandu kita. Harus melepasnya dari orang itu.
Dan caranya membunuh Raote! Seluruh dunia menyaksikannya.
Membuat tenar nama company.
Baru dapat kabar dari Hong Kong. Seseorang membunuh Malik.
Polisi Hong Kong telah menangkap Kawra Singh yang dicurigai atas pembunuhan itu.
Chandu menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi.
Dia hanya sekali diizinkan keluar, ketika berkunjung ke pemakaman ibunya.
Rani meninggal karena serangan jantung.
Polisi tak tahu bahwa Pappu yang membunuh Krishnan.
Sekarang ia menjalankan bisnis properti. Dan setiap minggu, ia mengunjungi Chandu di penjara.
Setelah kematian Malik, Yadav coba menjalankan company.
Tapi ia tak punya kemampuan mengendalikan geng lain.
Setelah keluar dari Bangkok, ia menjalankan sebuah geng kecil...
salah satu dari banyak geng Mumbai.
Saroja masih tinggal di Hong Kong...
dengan Joseph, ibunya, adiknya dan suami adiknya.
Dia menjalankan butik gaun India. Itu berjalan cukup baik.
Joseph masih supirnya saroja, Dan sekali-kali ia ke hotel India di Hong Kong...
untuk 'minum-minum', ia telah banyak melupakan tentang masa lalu.
Setelah beberapa tahun...
Sreenivasan menjadi kepala sebuah sekolah pelatihan polisi.
Saat ini ia sedang menulis novel tentang pertempurannya dengan 'para mafia'.
Kabar angin menyebutkan, ia menamai buku itu 'Company'.
v
vi
vis
visi
visit
visit u
visit us
visit us:
visit us: a
visit us: ad
visit us: ado
visit us: adoe
visit us: adoea
visit us: adoead
visit us: adoeado
visit us: adoeadoe
visit us: adoeadoen
visit us: adoeadoen o
visit us: adoeadoen on
visit us: adoeadoen on:
visit us: adoeadoen on: i
visit us: adoeadoen on: id
visit us: adoeadoen on: idf
visit us: adoeadoen on: idfl
visit us: adoeadoen on: idfl.
visit us: adoeadoen on: idfl.m
visit us: adoeadoen on: idfl.me
visit us: adoeadoen on: idfl.me
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.