All language subtitles for The Girl Who Sees Smells episode 08 [iQIYI subindo]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]

[The Girl Who Sees Smells]

[Episode 8]

Siapa kamu?

Tianran.

Aku akan antar dia pulang dulu.

Aku antar kamu pulang dulu.

Kita berpencar untuk mencarinya.

Mingchen.

Barang yang tersisa

aku bisa pindahkan sendiri.

Kamu adalah orang yang membantuku pindah rumah.

[Tianran]

[Tianran]

[Tolong aku]

[Tianran]

Kakak.

Kamu tidak bisa lari lagi, 'kan?

Aku... aku masih bisa lari.

Dengarkan aku.

Kalau kamu terus mengejarku seperti ini,

hari sudah akan fajar.

Bisakah kamu jangan mengejarku lagi?

Mari kita berdiskusi.

Kamu jangan kejar aku lagi.

Aku tidak lapor polisi, oke?

Kalau kamu berani lapor polisi, aku akan membunuhmu!

Aku tidak lapor polisi.

Sekarang selain melepaskanku,

kamu tidak punya cara lain lagi, 'kan?

Kamu juga tidak bisa mengalahkanku untuk lari.

Saat SMP,

aku adalah wanita dalam tim lari.

Di dunia ini,

hanya beberapa pria yang bisa mengalahkanku dalam urusan lari.

Kenapa memangnya kalau tim lari?

Anggap saja kamu sial karena jatuh ke bawah.

Jangan pergi!

Kalau kamu tidak membantuku naik,

aku akan lapor polisi sekarang!

Tunggu.

Apa kamu melihat seorang wanita muda?

Tidak.

Apakah kita pernah bertemu di suatu tempat?

[Tolong!]

Apa ada orang?

[Aku benar-benar bodoh sekali]

[Kalau tahu ada hari ini,]

[untuk apa aku peduli urusan umur?]

[Aku, Lu Fenfen bersumpah,]

[selama bisa keluar dalam keadaan hidup,]

[aku pasti...]

[aku pasti akan berinisiatif menyatakan cinta padanya]

[Xu Tianran, aku menyukaimu]

Fenfen.

Lu Fenfen, apa itu kamu?

Xu Tianran.

Xu Tianran!

Aku ada di bawah!

Cepat tolong...

Berikan tanganmu padaku.

Baik.

Pegang tanganku.

Kamu baik-baik saja?

Ma.. maaf.

Aku tidak menyangka aku seberat ini.

Aku akan diet setelah keluar nanti.

Cepat, cium aku.

Sudah situasi seperti apa ini?

Kamu masih memikirkan hal ini.

♫Karena kamu adalah orang yang kucintai♫

♫Tidak perlu jawaban berlebihan untuk membuktikan♫

♫Terkubur di dalam hatiku♫

♫Rasa cinta yang hampir tidak bisa ditahankan♫

♫Karena kamu adalah orang yang kucintai♫

♫Sekalipun menghabiskan seluruh dunia untuk ditukarkan denganmmu♫

♫Dengan tenang seperti ini♫

Lu Fenfen.

♫Menatap setiap pagi dan malam♫

Aku mau kamu berjanji padaku.

Kelak, kamu tidak boleh meninggalkanku satu langkah pun.

Intinya, aku mau bisa menemukanmu setiap saat dan di mana pun.

Aku bisa menciummu setiap saat dan setiap waktu.

♫Karena kamu adalah orang yang kucintai♫

♫Tidak perlu jawaban berlebihan untuk membuktikan♫

Ke mana Fenfen bisa pergi?

♫Terkubur di dalam hatiku♫

Sekarang Xu Tianran juga hilang.

Aku juga tidak tahu bagaimana keadaannya.

Apa yang perlu dikhawatirkan dari seorang pria sepertinya?

Fenfen adalah wanita yang lemah.

Kamu juga tidak mengerti meski aku katakan.

Katakan saja terus terang.

Semoga mereka orang beruntung yang diberkati.

Berhenti.

Orang ini bermasalah.

Biar aku saja.

Apa kamu adalah reinkarnasi pendekar wanita?

Ini bukan apa-apa.

Sebagai reporter,

situasi berbayaha yang kutemui

jauh lebih banyak daripada ini.

Jangan terlalu berlebihan.

Aku tanya padamu.

Ke mana gadis itu?

Aku tidak tahu.

Kamu tidak tahu?

Fenfen!

Ayo pergi.

Fenfen!

Kemari.

Kamu baik-baik saja, 'kan?

Kemari.

Apa orang jahat itu mengambil keuntungan darimu?

Tidak masalah, tenang saja.

[Kenapa dia ada di sini?]

[Tunggu]

[Aku sudah ingat]

[Kalau begitu...]

[Apakah kami sudah bersama?]

Apa kamu sudah sadar?

Aku baru saja sadar.

Kamu baik-baik saja, 'kan? Apa kamu terluka?

Tidak apa-apa.

Dokter bilang

aku hanya menarik sedikit otot di punggungku.

Tidak masalah.

Benarkah? Coba aku lihat. Apa parah?

Apa yang kamu lakukan?

Ada yang ingin aku katakan padamu.

Kebetulan sekali, aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu.

Kamu katakan lebih dulu.

Sebenarnya, ini bukan hal yang besar.

Aku hanya ingin memberitahumu

agar kelak jangan terlalu gegabah.

Jangan membuat dirimu berada dalam situasi yang berbahaya.

Kali ini, kamu hampir saja mati.

Mungkin kamu tidak tahu.

Jika terjadi sesuatu padamu,

aku juga tidak bisa hidup lagi.

Benarkah?

Baik, aku janji padamu.

Aku sudah selesai bicara.

Sekarang giliranmu.

Yang ingin aku katakan adalah...

[Bagaimana aku mengatakannya?]

[Apa aku jatuh cinta pada pandangan pertama?]

[Atau jatuh cinta setelah bersama untuk waktu yang lama?]

Ada apa denganmu?

Kurasa kamu haus.

Dokter bilang kakimu baik-baik saja.

Tapi, tetap harus perhatikan untuk istirahat.

Setelah minum air ini,

kamu tidur sebentar lagi.

Baiklah.

Menurutmu,

bagaimana Xu Tianran bisa menemukan Lu Fenfen?

Di peta, jaraknya masih sejauh beberapa mil.

Sekalipun kucing atau kelinci dan semacamnya,

itu juga tidak mungkin bisa mendengar suara sejauh ini.

Kenapa perlu merasa aneh?

Mungkin itu hanya kebetulan saja.

Kurasa tidak ada yang begitu kebetulan.

Mungkin saja tubuh Tianran dan Fenfen

memiliki sebuah hubungan yang tidak bisa diputuskan.

Justru karena hubungan semacam ini,

baru bisa membuat dia merasakan bahwa Fenfen berada dalam bahaya

dan juga mengetahui posisinya.

Apa kamu puas dengan penjelasan seperti ini, Kak Le?

Apa yang kamu katakan itu adalah Mary Sue?

Omong kosong! Siapa yang percaya?

Apa... kamu percaya?

Ayo pergi.

Lihatlah.

Tianran, yang ingin aku katakan adalah

aku menyukaimu.

Aku sudah sangat lama menyukaimu.

Tidak bisa.

Itu terlalu terus terang.

Tianran.

Bukankah sebelumnya aku pernah bilang padamu

kamu harus hormat dan berterima kasih

kepada kakak yang merupakan tetanggamu ini?

Jangan sampai ada pikiran yang berlebihan, benar, 'kan?

Tapi, sekarang aku akan menarik kembali ucapan ini.

Karena aku sudah memiliki pikiran yang berlebihan kepadamu.

Ini bagus, katakan seperti ini saja.

Kalian sudah datang?

Kenapa tidak masuk?

Jangan malu, tidak apa-apa.

Perhatikan dampaknya.

Mari.

Sebelumnya, aku tidak melihatnya.

Kamu sembunyikan di mana?

Kenapa?

Sangat bahagia, ya.

Dia benar-benar bicara seperti itu?

[Kucing akan mencari bantuan pengobatan saat akan mati]

Apa katamu?

Dia benar-benar mengaku

bahwa dia sudah lama menyukaiku saat di kamar pasien?

[Kucing akan mencari bantuan pengobatan saat akan mati]

Ya, dia memang bicara begitu.

Mingchen, dengarkan aku.

Saat itu, dia ingin menyatakan cinta padamu.

Sialnya, malah bertemu dengan kami.

Jika tidak, masalah ini sudah selesai.

Apa kamu tahu?

Serahkan saja hal ini padaku.

He Le, tolong bantu aku satu hal.

Bagaimana dengan restoran Prancis?

Siapkan anggur merah terbaik.

Baiklah, serahkan pada Kak Le saja.

Reaksi Mingchen semalam

bahkan bisa memengaruhi arah pengobatan ilmu medis di masa depan.

Insting dari mamalia.

Jangan bicarakan insting lagi.

Menyatakan cinta kepada Lu Fenfen,

bukankah bertindak dengan insting?

Kak Qingran.

Kak Qingran.

Kalian mengobrol saja dulu.

Kami pergi dulu.

Kakak bertambah muda lagi.

Kamu baik-baik saja, 'kan?

Kak.

Kamu mengejutkanku saja.

Aku juga tidak menyangka akan membuat masalah menjadi begitu besar.

Aku hanya ingin menjemput Fenfen pulang kerja.

Apakah Fenfen itu benar-benar bisa menyelamatkanmu

seperti yang Yijiang katakan?

Kamu tenang saja.

Meskipun aku tidak pernah memikirkan pacarmu

akan seperti dirinya itu,

tapi selama bisa menyelamatkanmu,

aku sama sekali tidak keberatan.

Kak, aku bersama dengan Fenfen

bukan untuk menyelamatkan diri.

Aku benar-benar mencintai dia.

Dia juga benar-benar mencintaiku.

Baiklah, tidak masalah.

Yang penting kamu baik-baik saja.

Apa Fenfen tahu bahwa dia bisa menyelamatkanmu?

Kamu harus merahasiakannya.

Wanita itu sangat keberatan dengan hal seperti ini.

Karena kami saling jatuh cinta,

aku tidak berniat untuk menyembunyikannya darinya.

Apa kamu berniat untuk memberi tahu semuanya padanya?

Iya.

Saranku,

lebih baik jangan katakan dulu.

Kalian berdua baru saja mulai berpacaran.

Hubungan kalian masih belum begitu stabil.

Selain itu, usia Fenfen juga sangat muda.

Jika kamu memberitahunya,

dia belum tentu bisa memahami semuanya.

Lebih baik, tunggu hubungan kalian sudah sedikit stabil

baru beri tahu dia secara perlahan.

Selain itu, sebenarnya situasimu sekarang

masih sangat misterius.

Seseorang begitu memiliki cinta sejati,

sekalipun memakai baju zirah tetap saja memiliki titik kelemahan.

Bagaimana jika ada orang yang mencelakai Fenfen?

Perseteruan perusahaan itu sangat rumit.

Kali ini, dia beruntung bisa menyelamatkan diri.

Tapi, jika dia terlibat dalam permasalahan keluarga.

Mungkin itu bukan lagi sesuatu hal yang baik.

[Xu Tianran, apa kamu sudah tidur?]

[Xu Tianran, apa yang sedang kamu lakukan?]

[Apa sudah tidur?] [Kirim]

[Xu Tianran : Apa sudah tidur?]

[Xu Tianran : Apa sudah tidur?]

[Belum, apa yang sedang kamu lakukan?]

[Belum, apa yang sedang kamu lakukan?]

[Hotel An Da]

[Xu Tianran]

Fenfen.

Kenapa kamu terus tersenyum?

Apakah kamu merasa David akan dipecat

adalah hal yang sangat menyenangkan?

Tidak.

Bagaimana mungkin aku mentertawakan David?

Tapi, kamu memang terus tersenyum.

Begitukah?

Maaf, ya.

Mungkin aku tidak terlalu pandai mengatur ekspresi wajahku.

Apa kamu begitu percaya diri eliminasi posisi akhir

tidak akan mengeliminasi kamu juga?

Aku tidak khawatir dengan hal itu.

Karena aku sudah memikirkan cara untuk menyelesaikannya.

Kamu punya cara seperti apa?

Bukankah dikatakan bahwa sistem eliminasi posisi akhir ini

adalah orang yang berada di bawah selama dua bulan berturut-turut

baru akan dipecat?

Bukankah itu sudah terjawab?

Selama tidak ada satu pun dari kita

yang berada di bawah selama dua bulan berturut-turut,

kita semua tidak akan dipecat lagi.

Benar, 'kan?

Iya.

Masuk akal.

Tapi, apa seperti ini boleh?

Tentu saja boleh.

David, aku beri tahu kamu.

Bulan ini, aku yang akan menjadi posisi akhir dulu.

Benarkah?

Terima kasih, Fenfen.

Hal kecil saja.

[Hebat sekali kamu, Lu Fenfen]

[Baru datang tidak berapa lama langsung menghasut hati orang untuk melawanku]

[Tunggu saja]

Kudengar, somelier berencana untuk mengambil posisi terakhir secara bergiliran

untuk menghindari aturan diberhentikan karena menjadi penjualan terendah

selama dua bulan berturut-turut.

Apa ada hal seperti ini?

Siapa yang mengusulkannya?

Kalau ada yang mencoba menutupi,

dia akan dihukum dan ikut dipecat.

David.

Apa kamu tahu siapa?

Aku...

Aku orangnya.

Lu Fenfen.

Karena kemampuanmu yang rendah,

jadi kamu memikirkan cara untuk mencari kesempatan di sini.

Aku sudah bilang sejak awal.

Kamu sama sekali tidak cocok untuk bekerja di industri anggur.

Selain itu, kamu juga tidak punya kualifikasi

untuk menjadi somelier An Da.

Komisaris Bai.

Tanggung jawab seorang somelier

adalah menyediakan layanan anggur dan konsultasi bagi pelanggan.

Seharusnya menempatkan layanan yang berkualitas dan sikap profesionalitas

sebagai yang paling utama.

Kalau hanya memperhatikan perihal penjualan anggur,

itu benar-benar sudah berubah dari dasar sesungguhnya.

Selain itu, kalau pelanggan merasa dia sedang ditawarkan sesuatu

sehingga membuat hatinya merasa kesal,

jika keadaan terus seperti ini,

itu pasti akan memengaruhi reputasi hotel.

Kamu sedang mencoba beralibi

karena tidak bisa menjual anggur.

Kenapa orang lain bisa menyelesaikan kinerjanya?

Kalau sesuai dengan yang kamu katakan,

An Da tidak perlu mencari keuntungan lagi?

Ada begitu banyak somelier di hotel kita,

demi menyelesaikan kinerjanya,

mereka membeli anggur dengan uang sendiri.

Ada juga yang menjualnya kepada keluarga dan teman.

Di aplikasi,

sudah ada keluhan dari banyak pelanggan.

Pemasaran anggur kita terlalu bersemangat untuk menjadi sukses.

Kalau karena hal ini

memengaruhi persentasi hunian di hotel

dan juga efek dari merek,

bukankah pengaruh buruk terhadap perusahaan akan jauh lebih besar?

Kamu...

Cukup.

Ucapan Lu Fenfen masuk akal.

Apa masih ada hal yang lain?

Aku mengusulkan untuk membatalkan sistem eleminasi posisi akhir.

Bagaimana pendapat Direktur Xu?

Setiap aturan dari perusahaan

akan diputuskan setelah dibahas dan disetujui oleh dewan direksi.

Sistem eliminasi posisi akhir ini juga ditetapkan

oleh dewan direksi kala itu melalui pertimbangan dari berbagai aspek.

Kalau sekarang seorang karyawan biasa

meminta untuk menghapuskannya dengan begitu saja,

bukankah ini terlalu konyol?

Apa dewan direksi adalah sebuah lelucon?

Ucapan Direktur Xu masuk akal.

Aku akan melaporkan pendapat semua orang

kepada presdir dengan jujur.

Kita tunggu keputusan dari presdir saja.

Aku sudah mengerti.

Sebenarnya, dalam hal ini kedua belah pihak punya logika sendiri.

Aku sejak awal sudah menyuruh anggota departemen pemasaran untuk memeriksanya.

Merek dan reputasi perusahaan kita juga mulai

menurun dalam industri karena masalah ini.

Tapi, Bai Bing berbuat seperti ini

juga mempertimbangkan keuntungan bagi perusahaan.

Begini saja.

Besok bagikan sebuah pengumuman.

Lihatlah.

- Sistem eliminasi posisi akhir ditiadakan. - Benarkah?

Benarkah? Ini bagus sekali!

Apa benar-benar sudah ditiadakan?

- Kalau begitu, kita tidak akan dipecat lagi. - Lihatlah.

- Bagus sekali. - Benar.

[Departemen administrasi An Da akan meniadakan "Sistem Eliminasi Posisi Akhir" mulai saat ini]

Silakan masuk.

Direktur Xu.

Komisaris Bai sudah melihat

berita terbaru yang diumumkan perusahaan, 'kan?

Saat Xu Mingchen tidak ada selama beberapa waktu ini,

kamu benar-benar

bekerja keras untuk dirinya.

Tapi, dia sepertinya tidak begitu menghargai jerih payahmu.

Dia malah mempermalukanmu seperti ini.

Direktur Xu, aku menghormaati seluruh keputusan dari perusahaan.

Tolong Anda jangan menyebarkan

komentar yang merugikan perusahaan.

Kalau begitu, kelihatannya aku yang sudah usil.

Aku masih ada pekerjaan, jadi tidak mengantar Anda lagi.

Xu Mingchen tidak memiliki niat yang sama denganmu.

Cepat atau lambat, kamu akan menyerah sepenuhnya padanya.

Halo, Tianran.

Aku beri tahu kamu.

Hari ini tidak disangka perusahaan setuju

untuk membatalkan sistem eliminasi posisi akhir itu.

Benarkah?

Aku benar-benar tidak menyangka bos besar bisa menyetujuinya.

Awalnya, kukira dia pasti tidak akan setuju.

Bagaimanapun, aku masih muda,

pengalamanku juga tidak banyak.

Tapi tidak kusangka,

dia punya pemikiran yang sama persis denganku.

Aku seketika merasa sangat salut padanya.

Aku tanya padamu.

Kalau kamu punya kesempatan untuk berpacaran dengan bos besar,

apa kamu mau?

Kamu gila, ya?

Dia adalah bos besar.

Bagaimana mungkin dia bisa menyukaiku?

Apa mungkin kamu cemburu?

Oh, ya.

Dia adalah kakakmu.

Tenang saja.

Aku hanya menyukaimu seorang.

Bagiku,

kakakmu itu seperti

patung yang tidak bisa digapai di puncak gunung itu.

Aku hanya ingin menemani di sisimu setiap hari.

Fenfen.

Aku merindukanmu.

Aku juga.

Aku tidak bicara denganmu lagi, ya.

Aku mau kerja dulu.

Malam ini kita makan sama-sama.

Nanti aku akan kirimkan alamatnya padamu.

Oke.

Sampai jumpa.

[Masa Lalu Mengikuti Angin]

Bos.

Bos.

Makanan set ganda dan 20 tusuk lidah bebek panggang,

aku mau bungkus.

Baiklah.

Kamu, ya?

Kenapa kamu di sini?

Kebetulan sekali.

Tidak kebetulan sedikit pun.

Aku sering datang kemari.

Justru aneh kalau tidak bisa bertemu.

Cepat kemari.

Aku sangat kecewa.

Kenapa kamu tidak mengikuti lomba?

Berikan aku satu alasan.

Apa kamu ketiduran?

Aku sudah pergi.

Bukankah aku sudah dieliminasi?

Apa kamu bodoh?

Apa kamu lupa yang pernah kukatakan?

Aku ingat.

Kamu bilang di sini.

Bagiku, rumah adalah

sebuah tempat yang sangat rumit.

Ia membuatku merasa sangat rindu,

tapi juga membuatku merasa sangat membencinya.

Bukankah begitu?

Bagus, kamu mengingat semuanya.

Apa petunjuk yang aku berikan tidak cukup jelas?

Kenapa kamu masih saja salah pilih?

Aku mengikuti petunjuk yang kamu berikan kepadaku

untuk memilih anggurnya.

Kalau begitu, coba katakan apa anggur yang sudah kamu pilih?

Aku pilih sebuah

campuran Bordeaux dengan Cabernet Sauvignon.

Aromanya relatif kental,

ditambah lagi itu bukan anggur Grand Chateau.

Jadi, belum sampai masa matang.

Aroma astrigennya sangat kental.

Di dalamnya juga ada aroma tembakau dan cedar.

Jadi, rasanya sangat mirip

dengan rasa sedang dipeluk ayah saat masih kecil.

Menurutku, ini sangat mirip dengan rasa rumah yang kamu katakan itu.

Tapi, aku tidak pernah meminum anggur jenis ini.

Bagaimana mungkin?

Apa indra perasamu bermasalah?

Lelucon ini sama sekali tidak lucu.

Maaf.

Kurasa, lebih baik kamu bawa anggur yang kamu gunakan

saat pertandingan untuk aku lihat sebentar.

Sekarang?

Kalau begitu, kamu tunggu aku sebentar.

[Xu Tianran]

[Aku akan terlambat sebentar]

[Lu Fenfen]

Masih tentang kemurniannya?

[Aku mengerti, aku menunggumu]

[Aku mengerti, aku menunggumu]

Lidah bebeknya sudah siap.

Baiklah.

Ayo pergi.

Bagaimana?

Aku bisa memastikan,

tidak ada anggur jenis ini dalam kompetisi.

Apa?

Bagaimana mungkin?

Saat itu, aku bawa sebotol yang sama persis ke sana.

Apa kontrol kualitas kilang anggur seburuk ini?

Ada satu jenis yang aromanya sangat mirip dengan ini.

Tapi, jauh lebih manis dari yang ini.

Tunggu aku sebentar.

Yang ini.

Apa kamu yakin?

Kenapa? Kamu meragukanku?

Pria yang berdiri di hapadanmu ini

pernah meminum puluhan ribu anggur merah.

Tapi, kenapa bisa seperti ini?

Ada orang yang menambahkan jus anggur di dalam anggur merahmu.

Jus anggur bisa menambah rasa manis ekstra.

Keasaman dan baunya juga sangat mirip dengan anggur.

Jadi, sulit untuk dibedakan.

Taktik yang cerdik.

Dia bukan amatir.

Siapa yang melakukannya?

Kenapa?

Pertanyaanmu salah.

Seharusnya kamu bertanya,

siapa yang sudah aku singgung?

Siapa yang akan mencelakaiku seperti ini?

Orang yang mencelakaiku...

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.