Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Takarir oleh: zahrahh87 Telegram: @zahrahh87
Hei!
Beks.
Ini sangat canggung. Mereka sudah menunggu dari tadi.
Maaf, aku tunggu hujan reda.
Tidakkah kau membawa payung?
Aku lupa di rumah.
Astaga, Beks. Itu sangat berbeda denganmu.
Aku hanya stres.
Tak apa. Aku mengerti. Ini.
Segarkan diri di kamar kecil.
Aku akan buat mereka sibuk selagi kau menenangkan diri.
Istirahat sejenak.
Sana.
Sial.
Rebekah adalah orang tua asuh utama Amaya,
dan bila Jay ingin kunjungi putrinya,
kita perlu revisi hak kunjungannya.
Sekarang, mari kita selesaikan pengaturannya.
Apa yang Jay inginkan terjadi adalah
Amaya temani dia dari Jumat ke Minggu.
Tidak. Klienku takkan setuju dengan itu.
Dia hanya izinkan dua hari Sabtu dalam sebulan
dan Jay tak bisa membawa putrinya ke rumahnya.
Klienku punya hak.
Tapi kau lihat, Jay sudah tinggal dengan orang lain,
dan Rebekah dan Jay masih menikah secara resmi.
Menurutku pengaturan ini tak baik untuk anak.
Aku praktis besarkan putri kami sendiri.
Tapi Rebekah adalah tulang punggung,
sementara kau tinggal di rumah.
Aku punya pekerjaan. Aku punya bisnis.
Kau punya bisnis?
Peternakan unggasmu?
Siapa yang beri kau modal untuk itu?
Aku, bukan?
Oke. Aku pikir kita perlu istirahat.
Kalian ingin makan siang?
Aku dengar ayamnya enak.
Bisa kau tinggalkan Jay dan aku untuk berbicara sendiri sebentar? Hanya kami.
Boleh?
Kaulah yang bersikeras kita diskusikan semuanya dengan hadirkan pengacara.
Kenapa kau tak memberi tahu mereka apa yang akan kau katakan?
Oke.
Aku terima tawaran dari perusahaanku.
Mereka ingin pindahkan aku ke kantor utama.
Di Norwegia.
Aku bisa bawa Amaya ke sana bersamaku.
Beks.
Kenapa kau tak beri tahu aku ini?
Aku baru tahu kemarin.
Apa kau akan terima?
Aku belum...
Itu bukan urusanmu.
Tapi aku bilang kepada mereka,
bahwa aku akan selesaikan masalah kita di sini terlebih dahulu.
Jadi mari kita selesaikan.
Jay,
aku akan melupakan semua yang kau lakukan padaku.
Peternakan unggasmu? Kau bisa pertahankan.
Itu semua milikmu.
Tapi Amaya tetap bersamaku.
Jangan kira aku akan berpisah dengan putriku begitu saja.
Aku pikir baiknya kita menyelesaikan ini tanpa membawanya ke pengadilan.
Beks?
Apa yang berikutnya?
Mengingat kau memiliki tawaran untuk pergi ke Norwegia,
dan kau ingin bawa Amaya denganmu,
pasti Jay akan ajukan petisi untuk hak asuh tunggal.
Mereka akan bilang bahwa bukan kepentingan terbaik anak untuk dibawa dari sini.
Haruskah aku tolak tawaran mereka?
Aku hanya harus tolak.
Baik, tidak. Jangan.
Begini saja, oke?
Mari kita tunggu kepindahan mereka,
dan kemudian kita akan datang dengan jawaban.
Jadi pekerja sosial akan memiliki gagasan yang lebih baik tentang bagaimana melakukannya.
Terima tawaran itu, Beks. Jangan sia-siakan!
Aku tahu kau kewalahan sekarang tapi...
Aku jamin,
kau akan dapat hak asuh Amaya.
Kau akan memiliki putrimu.
Terima kasih, Pengacara. / Sama-sama, Pak.
Mari aku perkenalkan kau. / Oke, Pak.
Kau sudah selesai? / Ya. Aku ingin kau bertemu pengacaraku.
Hai. Halo, Bu.
Ini Azel.
Halo. Salam kenal. / Halo. Salam kenal, Bu.
Sekali lagi terima kasih, pengacara. / Oke, Pak.
Sampai nanti.
Ya.
Panggil aku saja. / Oke. Terima kasih.
Terima kasih.
Terima kasih.
Ayo. / Ayo.
Amaya!
Amaya! Ibu pulang!
Amaya?
Amaya?
Amaya?
Sayang.
Sayang, apa yang kau lakukan di sana?
Monster itu taruh aku di sini.
Sayang, di bawah sana kotor.
Ayo keluar.
Ayo. / Aku tak bisa. Ada monster di luar sana.
Monster apa?
Maksudmu Pengasuh Kim?
Apa kau bermain petak umpet?
Dia mungkin mendengarmu.
Oke, aku akan diam.
Aku takkan beri tahu dia, kau bersembunyi di sini.
Tapi benar-benar berdebu di situ.
Ayo keluar.
Kemarilah. / Sudah kubilang, aku tak bisa.
Oke, begini saja.
Aku akan biarkan kau bermain di situ tapi nanti, berjanjilah,
kau akan mandi, oke?
Kau akan gatal. Kau akan menggaruk kulit cantikmu.
Itu masalahnya, Bae.
Aku berpikir kita harus pergi ke taman?
Mari piknik.
Kau suka itu juga?
Ya, karena ini kencan pertama kita.../ Pengasuh Kim.
Ya, Bu?
Sudah dulu. Dah. Nanti lagi.
Ada apa, Bu?
Siapa itu?
Pacarku, Bu. Aku bertemu dengan dia di Tinder.
Kau suruh Amaya bersembunyi di kolong tempat tidur
agar kau bisa bicara dengan pacarmu?
Bu, Amaya baru saja berbicara denganku.
Dia bilang dia akan bermain di luar.
Dia ada di kolong tempat tidur sekarang.
Dia kira kalian bermain petak umpet.
Kau hanya tinggalkan dia di sana?
Apa maksudmu, Bu? Dia baru saja berlari keluar rumah.
Aku bilang dia ada di kamar.
Kenapa dia ada di luar?
Astaga.
Amaya?
Amaya!
Amaya! Amaya! Turun dari sana.
Amaya!
Amaya!
Amaya!
Amaya?
Kau tak apa? Kau terluka? / Ya.
Kau sungguh tak apa? / Ya.
Apa yang kau pikirkan, sayang?
Sayang, kau yakin tak ada yang sakit?
Kau baik-baik saja?
Sayang.
Kemarilah.
Kau tak apa?
Ayo lepas topengmu untuk saat ini.
Agar kita dapat periksa apa kau tergores.
Tidak!
Amaya.
Tolong.
Kita perlu lepas sebentar, oke?
Kau dapat pakai kembali nanti.
Amaya.
Amaya, lakukan apa yang ibu suruh.
Ayo. Mari kita lepaskan itu.
Apa itu? Kenapa kau...
Kenapa kau memiliki bekas luka di sini?
Dari mana itu?
Sudah lama ada.
Pengasuh Kim!
Pengasuh Kim!
Bu.
Ada apa?
Amaya memiliki bekas luka.
Itu. Di alisnya.
Bagaimana dia dapat itu?
Tapi Bu, itu memang sudah ada.
Tidak. Aku baru lihat hari ini.
Bu, itu... / Aku baru lihat hari ini.
Astaga.
JUDIKARTU - SITUS SLOT ANTI RUNGKAD ! WELCOME BONUS SLOT 300% - KLIK.FUN/SLOT88
Lima puluh peso saja.
Aku akan ambil.
Amaya?
Cepat dengan karya senimu.
Amaya.
Ayo lepas topengmu, oke? / Tidak!
Baiklah. Selesaikan cepat pekerjaanmu, kalau begitu.
Apa yang kau lakukan itu tak baik, kau mengerti?
Nanti, kau akan minta maaf kepada gurumu.
Oke?
Kemarilah.
Apa aku akan masuk penjara?
Tidak. Kau takkan masuk penjara.
Asal kau meminta maaf kepada gurumu.
Oke, aku akan minta maaf padanya nanti.
Kami juga prihatin dengan Amaya.
Dia anak yang baik.
Tapi akhir-akhir ini, dia sangat pendiam
dan tak bermain dengan anak-anak lain.
Aku tak tinggal bersama mereka selama dua bulan.
Hanya ada dia dan ibunya.
Apa maksudmu?
Bahwa ini salahku?
Aku hanya bilang, kau harusnya perhatikan perubahan perilakunya
agar kita bisa lakukan sesuatu.
Dari awal, kau memulai masalah ini.
Kau tak bisa mengalah, ya?
Tn. Vergara, kami tahu situasi putrimu.
Ada perubahan dalam perilakunya karena dia terpengaruh oleh apa yang terjadi padamu.
Ini bukan sesuatu yang baru bagi kami.
Kasus seperti dia sudah biasa.
Kami dapat rekomendasikan psikolog anak. Hanya bila kau bersedia.
Aku akan mengatur jadwal dengan psikolog anak.
Aku akan lakukan.
Aku berbicara dengan Kim. Dia bilang kau mengusirnya.
Dia tinggalkan Amaya untuk bermain sendiri.
Lalu, Amaya jatuh dari atap.
Untung aku ada di sana tangkap dia.
Lalu siapa yang akan jaga dia sekarang?
Aku bekerja dari rumah sekarang.
Bisakah kau tolak tawaran untuk pindah ke Norwegia?
Kau tahu aku sudah menunggu begitu lama untuk itu.
Aku hanya memikirkan Amaya.
Amaya akan baik-baik saja.
Anak itu masih butuh seorang ayah.
Lagian, dia tumbuh bersamaku.
Dia akan merasa aneh ketika kalian sampai di sana
dan hanya kalian berdua.
Kau tahu,
bila itu tentang kau merindukan memiliki anak,
kenapa kau tak buat yang baru dengan simpananmu?
Bisa kau tak buat segalanya menjadi lebih rumit?
Kaulah yang melakukan itu.
Pengacaraku berkata,
bahwa kasusku memiliki peluang bagus.
Sebenarnya, dia bilang kami harus berjuang untuk itu.
Hak asuh tunggal.
Kami akan buat kau terlihat seperti ibu yang tak layak.
Dan kenapa aku jadi "ibu yang tak layak"?
Kau bahkan tak habiskan waktu dengan dia tumbuh dewasa.
Kau hanya tahu bekerja.
Dan aku punya banyak saksi.
Itu juga untuk kita.
Ketika kau tiba di Norwegia,
siapa yang akan jaga Amaya?
Kau?
Bagaimana?
Kau hanya bekerja.
Terus?
Kau mengancam aku?
Begitu?
Aku mencoba capai kompromi.
Biarkan dia tinggal bersamaku selama dia tumbuh dewasa.
Ketika dia berusia 13 atau 15 tahun, baiklah,
kau bisa bawa dia ke Norwegia.
Setidaknya aku akan merasa nyaman mengetahui dia bisa mengurus dirinya sendiri.
Dan bila kau ingin dia mengunjungimu di Norwegia,
aku tak menentang itu.
Tapi,
tolong biarkan dia tinggal di sini untuk saat ini.
Atau... / Atau apa?
Kau akan proses kasusmu?
Bila kau akan memaksaku, ya.
Kau tak memiliki otoritas moral untuk melakukan itu.
Kaulah yang berselingkuh. Kaulah yang berkhianat.
Ini salahmu.
Amaya!
Kemarilah.
Aku hanya akan usap punggungmu.
Amaya!
Amaya!
Sayang!
Ayah!
Ayo, sayang. Mari kita pulang.
Aku ingin pergi dengan ayah.
Sayang, sana.
Tinggal dengan ibu dulu.
Sampai jumpa akhir pekan.
Baik, akhir pekan.
Akhir pekan, janji. / Ya, akhir pekan.
Cukup.
Dadah.
Jadilah baik, oke?
Sayang,
bila ada sesuatu yang mengganggumu, kau bisa berbicara dengan ibu, oke?
Aku ingin pergi ke ayah.
Kau akan ke sana akhir pekan, bukan?
Aku ingin pergi sekarang.
Amaya.
Jangan keras kepala.
Bersabarlah.
Sini topeng bodoh itu.
Apa-/ Aku menyita ini.
Kembalikan!
Tidak.
Amaya!
Amaya, duduklah.
Berikan! / Amaya!
Duduklah atau aku akan lempar ini, sumpah!
Kembalikan!
Sumpah, aku akan lempar ini!
Amaya!
Kembalikan!
Duduk! Ayo duduk!
Ibu, aku mengantuk.
Musang palem menjawab,
"Tidak! Aku takkan dekati kau!"
"Aku datang untuk cari tahu apa yang terjadi pada semua hewan di hutan yang mengunjungimu…"
"Dan sekarang aku lihat bahwa kau telah memakan semuanya!"
JUDIKARTU - SITUS SLOT ANTI RUNGKAD ! WELCOME BONUS SLOT 300% - KLIK.FUN/SLOT88
Ada monster di tempat tidurku.
Aku akan merindukanmu.
Jaga diri, oke?
Oke, ayo kita cari ayahmu.
Ayah!
Aku merindukanmu, ayah!
Aku juga merindukanmu.
Hai!
Terima kasih telah membawa dia.
Aku merindukanmu, Bibi!
Aku pun merindukanmu.
Bawa saja dia kembali ke aku hari Minggu.
Kau ingin bergabung dengan kami makan camilan?
Ayo, ayah. / Tunggu sebentar.
Tak apa. Aku harus pergi ke tempat lain.
Ayo, ayah. Ayo, ibu.
Ayo.
Apa monster itu sudah pergi?
Hei.
Amaya?
Dia ada di kamar.
Amaya!
Kami langsung pulang dari restoran.
Rebekah.
Yakin kau baik-baik saja?
Tak apa.
Rebekah, aku sadar
bahwa kita belum duduk dan berbicara lagi...
kita bertiga, dengan Amaya.
Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan, Jay.
Di antara kita, tentu.
Tapi dengan Amaya, ada banyak hal.
Hanya karena kita telah berpisah,
bukan berarti hubungan kita telah berakhir.
Kita masih memiliki Amaya.
Kita orang tuanya.
Dan kita memiliki tanggung jawab padanya.
Sejujurnya, aku tak ingin bawa kasus ini ke pengadilan.
Sebisa mungkin, aku tak ingin dia merasa seolah-olah
hidupnya ditentukan oleh orang lain.
Hukum hanya menengahi untuk kepentingan terbaik anak kita.
Aku tahu itu.
Kita berdua dahulukan kepentingannya.
Yang aku inginkan adalah bila kita akan membahas apa yang akan terjadi,
itu harus dengan Amaya.
Hanya kita bertiga.
Kita bicarakan sebagai keluarga.
Aku hanya khawatirkan Amaya.
Ya.
Ini demi dia juga.
Jadi dia tahu rencana kita untuknya.
Bila dia ingin pergi bersamamu ke Norwegia, biarlah.
Aku tak akan menghalangi.
Terkadang doppelganger seseorang
akan tampilkan dirinya kepada anggota keluarga,
sesaat sebelum kematian datang.
Misalnya, seorang putra mungkin sakit kritis,
dan sebelum dia meninggal,
dopplegangernya akan tampilkan dirinya kepada keluarga.
Keluarga takkan menyadari bahwa ini adalah doppelganger,
meskipun mereka mungkin terkejut melihat putra mereka,
tapi kebenaran akan terungkap ketika mereka menerima berita
kematian relasi mereka terjadi dalam beberapa hari atau jam setelah peristiwa tersebut.
Cerita rakyat Norse menggambarkan entitas yang dikenal sebagai vardøger,
makhluk hantu yang mendahului teman mereka,
mengambil tempat mereka di berbagai aktivitas dan melakukan tindakan mereka sebelumnya.
Roh dengan langkah kaki, suara, aroma, atau penampilan subjek,
dan sikap keseluruhan mendahului mereka di lokasi, atau aktivitas,
mengakibatkan saksi percaya bahwa mereka telah bertemu atau melihat orang yang sebenarnya...
Kemana saja kau?
Kau tak apa?
Beks.
Beks.
Hei.
Kenapa kau tidur di dalam mobil?
Aku melihat...
Doppelganger Amaya.
Apa?
Doppelganger?
Aku lihat dia di bawah tempat tidur Amaya.
Amaya ada di bawah sana.
Dalam panikku, aku langsung pergi ke tempat Jay.
Aku pergi ke sana dan Amaya ada di sana bersama mereka.
Sebentar.
Astaga, Beks!
Mungkin kau hanya...
Mungkin kau hanya rindu putrimu?
Itu sebabnya kau merasa seperti ini.
Kau harusnya menjaga diri sendiri.
Dan bersihkan rumah!
Bersih-bersih!
Sejak Pengasuh Kim pergi, tempat ini berubah menjadi tempat pembuangan sampah.
Bu, di mana kami harus meletakkan ini?
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Tolong, Ibu! Jangan tinggalkan aku!
Di mana topengku?
Di mana ayahmu?
Aku tinggalkan topengku di sini dan sekarang hilang.
Sudah tak ada. Aku bakar.
Kenapa kau bakar?
Aku benci kau!
Lihat, ayah.
Dia bakar dan buang topengku.
Dia juga ambil tempat tidurku.
Oke.
Ibu dan aku akan bicara, oke?
Jangan sedih. / Oke.
Sekarang dia kesal denganmu.
Karena kau bakar topengnya.
Lagian itu topeng yang jelek.
Juga, itulah alasan kenapa Amaya menusuk gurunya.
Kau harusnya tanya dia dulu.
Aku coba.
Apa yang harus aku lakukan?
Apa yang harus aku lakukan? Dia sangat keras kepala.
Seperti kau.
Itu sebabnya dia menjauh darimu.
Kau tak hormati dia.
Menunjukkan rasa hormat berbeda dengan memanjakan.
Apa kau tanya apa dia ingin tempat tidur baru?
Ya?
Apa kau pertimbangkan bagaimana perasaannya bila kau bakar topengnya?
Kau sudah beri tahu dia tentang rencanamu untuk pindah ke Norwegia?
Bahwa kau ingin bawa dia bersamamu?
Aku ingin kita bertiga bicara hari ini tapi...
Aku tak yakin ini adalah waktu yang tepat.
Masuklah, Bu.
Sayang, rasanya nyaman berbaring di sini.
Ayo, mari coba.
Tak mau. Aku ingin tempat tidur lamaku.
Monster itu akan memakanmu.
JUDIKARTU - SITUS SLOT ANTI RUNGKAD ! WELCOME BONUS SLOT 300% - KLIK.FUN/SLOT88
Amaya?
Di mana kau, Amaya?
Amaya?
Amaya?
Amaya?
Sayang?
Sayang, ayolah. Ayo ke kamar ibu.
Ayo.
Kau sangat panas.
Ayo. Ayo pergi.
Pak, kalau boleh,
bisa aku minta satu minggu lagi untuk memutuskan?
Oke, satu minggu dan hanya itu.
Kami sangat butuh kau di sini di Norwegia, Rebekah.
Kami belum bisa pikirkan orang sebaik kau yang bisa kami percayai.
Terima kasih atas pengertiannya, Pak.
Pak, maaf sekali. Tolong tunggu sebentar.
Halo?
Apa?
Takkan lama. Takkan sakit.
Sedikit lagi.
Tak apa.
Jadi dia demam sejak semalam?
Kau harusnya sudah bawa ke rumah sakit.
Kau bahkan biarkan dia ke sekolah.
Dia baik-baik saja tadi pagi.
Aku pikir... / Kau pikir apa?
Bahwa dia sembuh? Bahwa demamnya sudah hilang?
Amaya menderita DBD.
Tentu saja demamnya akan datang dan pergi.
Aku kira kau pintar? Kenapa kau tak gunakan otakmu?
Jangan berani-berani sebut aku bodoh. Bagaimana denganmu?
Mungkin kau biarkan dia berjalan-jalan di sekitar peternakanmu sehingga dia digigit?
Kau tak bisa awasi dia karena kau sibuk dengan wanitamu?
Hei,
jangan libatkan Azel dalam percakapan ini.
Dia sudah terlibat sejak awal.
Kau tahu? Ini tak ada gunanya.
Kau takkan pernah akui bahwa kau salah. / Kau juga takkan mengalah.
Asal kau tahu? Aku bersyukur aku putuskan untuk tinggalkan kau.
Aku muak berurusan dengan ego dan sikapmu.
Apa itu alasan kau selingkuhi aku?
Aku tak mencintaimu lagi!
Aku hanya bersikap sopan padamu demi Amaya. Mengerti?
Senang?
Aku benci kau! Aku benci kau!
Aku tak mencintaimu lagi!
Aku hanya bersikap sopan padamu demi Amaya. Mengerti?
Baiklah. Kita bertemu nanti. Aku akan datang menemuimu.
Ayah!
Aku merindukanmu, ayah! / Aku juga merindukanmu.
Ayah!
Aku benci kau!
Jangan nangis, ibu.
Aku di sini, Ibu. Tolong jangan nangis.
Selamat pagi, ibu!
Selamat pagi, sayang!
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu, Ibu!
Mana Rebekah?
Entah. Aku sudah telepon dia tapi dia tak angkat.
Apa?
Tak seperti biasanya dia bahkan tak datang menemui putrinya.
Atau tak jawab panggilanmu.
Aku tahu.
Coba lagi.
Pernah ada anak boneka
yang ingin bebas.
Lihat, dia terlihat agak sedih. Benar?
Dia tak sedih di sini, tapi di sini, dia sedih.
Bisakah dia bergerak tanpa talinya?
Aku pikir dia bisa karena dia juga punya perasaan.
Dia memang punya perasaan tapi mari kita lihat apa dia bisa.
Dia coba membebaskan dirinya.
Atas, bawah.
Kiri, kanan.
Tapi boneka lain menangkapnya.
Jadi dia pikirkan sebuah rencana.
Dia tersenyum sekarang!
Kenapa? Kenapa dia tersenyum?
Karena? / Karena dia memikirkan sesuatu.
Ya. Dia dapat ide bagus dan dia merasa percaya diri.
Dia mulai menari.
Wow, boneka itu penari yang sangat hebat. Kan?
Balet.
Balet. Itu benar!
Kiri, kanan.
Atas, bawah.
Dan perlahan, tali mulai putus.
Dia buktikan bahwa dia bisa membebaskan diri.
Tamat.
Itukah sebabnya anak-anak boneka yang lain tak tersenyum karena mereka tak bebas?
Ya. Karena ada banyak hal yang ingin mereka lakukan
tapi orang-orang di sekitar mereka tak akan membiarkan mereka.
Seseorang mengendalikan mereka, kan?
Apa karena itu kau juga sedih?
Ada hal-hal yang ingin aku lakukan
yang tak bisa aku lakukan karena aku harus ikut hukum.
Atau apa yang ayahmu inginkan.
Seperti apa?
Aku ingin membawa kau ke Norwegia.
Aku ingin kita
memulai hidup baru.
Sebagai satu keluarga.
Persoalannya,
ayahmu ingin sesuatu yang lain.
Dia ingin
kau tinggal di sini.
Dia tak ingin kau pergi denganku.
Dia mungkin panggil polisi
atau membawa kasus tersebut ke pengadilan.
Dan bila itu terjadi...
Bila itu terjadi dan mereka putuskan
bahwa kau tak bisa ikut denganku,
aku takkan pernah bersamamu lagi.
Tapi
tak apa-apa, karena
kita bisa tinggal di sini.
Aku bisa saja tak pergi ke Norwegia.
Benar? Bila itu yang kau inginkan.
Bila kau ingin kita tinggal di sini,
aku akan lakukan segalanya untukmu.
Aku ingin ikut denganmu.
Sungguh?
Tapi aku tak bisa ikut denganmu.
Aku takut monster itu.
Dia bilang bahwa bila aku pergi,
dia akan memakanku, kau, dan ayah.
Dia akan memakanmu.
Bagaimana kau bisa sampai sini, sayang?
Ketika ayah datang untuk ambil barang-barangnya dan pamitan,
aku menangis dan bersembunyi di sini.
Saat itulah aku lihat monster itu.
Dia sangat menakutkan.
Dia bilang kami harus bertukar tempat. Aku akan tinggal di sini, dan dia akan pergi keluar.
Kau setuju?
Dia bilang, satu-satunya cara agar aku bisa keluar dari bawah sini,
adalah bila dia mati terlebih dahulu.
Kau harus bunuh monster itu, Bu.
Jangan khawatir, sayang.
Aku akan urus.
Beks?
Beks?
Rebekah.
Kau ada di mana?
Rebekah.
Beks!
Rebekah?
Kemana saja kau?
Beks?
Rebekah?
Kau buat aku gila.
Apa yang kau lakukan di sini? / Hei!
Beks, kau mengagetkanku.
Kenapa rumahmu gelap sekali? Kau bahkan nyalakan lilin di altar.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku hanya memeriksamu, hei.
Aku baru saja datang dari rumah sakit.
Jay bilang kau tak mengunjungi putrimu.
Apa yang salah? Dia mengkhawatirkanmu.
Biarkan mereka khawatir.
Beks.
Tunggu sebentar.
Hai, Beks.
Kau sakit?
Kenapa kau berkeringat?
Kau baik-baik saja?
Aku perlu konsultasi sesuatu denganmu.
Bila aku membunuh monster,
apa aku akan masuk penjara?
Beks, apa yang kau bicarakan?
Itu Amaya.
Amaya.
Itu bukan dia.
Dia doppelga...
Dia doppelganger.
Apa?
Dia doppelganger!
Beks.
Beks, tolong. Putrimu sakit.
Kau dengar?
Dan sekarang kau berpikir bahwa dia semacam roh jahat?
Apa yang salah denganmu?
Awalnya, aku bertanya-tanya kenapa...
Kenapa rasanya
Dan dia perlahan berubah menjadi kasar.
Dan sekarang…
Sekarang, semuanya masuk akal.
Semuanya masuk akal.
Dia monster.
Beks, tidak.
Beks, tidak!
Tidak, Beks.
Beks.
Lihat aku.
Aku di sini untukmu, oke?
Beks.
Beks. Hei.
Kau tahu, kau sangat stres sekarang karena apa yang kau alami.
Hei. Aku di sini untukmu, oke?
Aku di sini. Biarkan aku membantumu.
Aku kenal seseorang yang bisa membantumu. / Aku tak apa!
Aku tak apa.
Aku sungguh tak apa.
Tidak, Rebekah.
Kau ingat Amaya dari kolong tempat tidur?
Kau ingat?
Itu putriku yang sebenarnya.
Itu Amaya!
Rebekah, tolong. Kau tak masuk akal! / Itu putriku yang sebenarnya.
Biarkan aku membantumu. / Aku tak butuh bantuanmu!
Yang aku butuhkan adalah
dapatkan anakku dari kolong tempat tidur! Aku tak butuh...
Rebekah, tolong.../ Itu yang aku butuhkan.
Bila kau terus seperti ini, aku akan beri tahu Jay tentang ini.
Tidak!
Kau tak bisa lakukan itu.
Dia akan mengambil Amaya dariku!
Bila kau akan jadi seperti ini, Beks,
mungkin lebih baik kau kehilangan Amaya.
Astaga, Rebekah.
Tidak.
Pernah ada anak boneka
yang ingin bebas.
Bisakah dia bergerak tanpa talinya?
Atas, bawah.
Kiri, kanan.
Tapi boneka lain menangkapnya.
Anak boneka itu pikirkan sebuah rencana.
Dia mulai menari.
Satu persatu tali putus.
Dia buktikan bahwa dia bisa membebaskan diri.
Sekarang, dia anak boneka yang bebas!
JUDIKARTU - SITUS SLOT ANTI RUNGKAD ! WELCOME BONUS SLOT 300% - KLIK.FUN/SLOT88
Ya pak. Ya.
Aku akan ambil.
Aku akan pergi ke Norwegia dengan putriku.
Kau tak apa?
Di mana ibu Rebekah?
Ibu hanya ada urusan, oke?
Kau akan tinggal bersama kami untuk saat ini, ya?
Oke, ayah.
Ayo pergi.
Tidur di sampingku nanti? / Ya, Bibi.
Sini aku ambilkan.
Amaya.
Kau merasa jauh lebih baik?
Ya, ayah.
Ini kesukaanmu. / Terimakasih, ayah.
Halo, Bok.
Ya. Kami dapat penuhi jadwal pengiriman.
Ya.
Terima kasih, Bok.
Baiklah.
Ada kabar dari Rebekah?
Aku sudah bicara dengan polisi
tapi mereka bilang tak ada orang di rumah.
Mobil Rebekah juga tak ada.
Kemana dia pergi?
Entahlah.
Tapi kenapa dia tak menjawab teleponku?
Dan kenapa dia tak datang kunjungi Amaya?
Mungkin dia ingin waktu sendiri.
Kita sangat menyakitinya.
Apa kau menyesal bersamaku?
Aku tak menyesali apa pun.
Aku mencintaimu.
Tapi sebagai wanita, aku bisa berempati dengan kesepiannya.
Ini menghancurkan hatinya.
Dia tak pantas terima ini.
Dan satu hal yang dia jaga,
dan andalkan untuk bertahan,
sedang menjauh darinya.
Itu terlalu berat.
Bila itu aku,
aku takkan bisa tanggung.
Aku mungkin akan kehilangan akal.
Aku juga tak minta ini terjadi.
Dan aku juga merasa tak enak padanya.
Tapi dia memiliki ego yang sangat besar.
Dan itu tak membantu bahwa aku tak mundur.
Tepat.
Ketika keadaan sedikit tenang,
pergi berbicara dengannya.
Perbaiki hal-hal di antara kalian.
Jangan persulit situasi.
Ayo makan dulu.
Ayam-ayam itu berulah lagi.
Ya.
Biawak pasti menyelinap masuk melalui pagar.
Aku hanya akan pergi periksa.
Baiklah. Hati-hati.
Biawak sialan ini.
Kau sudah selesai?
Kau kenyang?
Baiklah.
Kau ingin sikat gigi?
Oke. Ayo bersihkan dirimu.
Tunggu di sini. Aku hanya akan pergi periksa ayah. / Oke.
Jay!
Tolong!
Jay!
Tolong!
Rebekah!
Rebekah!
Apa yang kau lakukan?
Amaya! Lari!
Ibu, jangan! Jangan sakiti aku.
Aku tak akan jadi anak nakal lagi.
Aku akan jaga sikap mulai sekarang.
Tolong, Ibu. Tolong jangan sakiti aku.
Aku minta maaf!
Aku minta maaf!
Ini ibu.
Ini ibu.
Aku hanya kehilangan diriku tadi tapi ini aku kembali.
Sayang.
Sayang.
Ini Ibu.
Jangan takut.
Jangan takut pada ibu.
Aku tak akan sakiti kau. Aku minta maaf. Aku bersalah.
Aku bersalah. Aku minta maaf!
Aku minta maaf!
Aku minta maaf.
Aku minta maaf.
Apa itu? Kenapa kau memiliki bekas luka di alismu?
Dari mana kau dapat itu?
Aku sudah lama punya.
Amaya memiliki bekas luka. Itu. Di alisnya.
Bu, memang selalu seperti itu.
Apa maksudmu? Aku baru lihat hari ini.
Aku benci kau!
Bagaimana kau bisa sampai sini?
Ketika ayah datang untuk ambil barang-barangnya dan pamitan,
aku nangis dan bersembunyi di bawah sini.
Saat itulah aku lihat monster itu. Dia sangat menakutkan.
Dia bilang kami harus bertukar tempat. Aku akan tinggal di sini, dan dia akan pergi keluar.
Dia bilang, satu-satunya cara agar aku bisa keluar dari bawah sini,
adalah bila dia mati lebih dulu.
Monster itu harus dibunuh, Ibu…
Tak apa.
Tak apa.
Tak apa.
Tak apa.
Sinjai, Maret 2023
Request dan pemasangan iklan subtitle Kontak: 081340178116 (WA)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.