All language subtitles for Leave.2022.480P.BLURAY.X264.AAC-[MKVKING.COM]_ind-ELSUBTITLE.COM-

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahna neng: NDASERUAG

--- Selamat Mendeleng ---

911, apa keadaan darurat anda?

Halo?

Ada bayi.

Ya apa bayi nya baik-baik saja?

Ada bayi di Pemakaman Joshua Hill. Kumohon cepat. Ia menangis.

- Apa itu bayimu? - Ia menangis.

PEMAKAMAN JOSHUA HILL MASSACHUSETTS 2002

Hei.

Apa-apaan?

PERGI

Hei! Hunter!

Kamu sebaiknya pergi. Perjalanan ke sana tujuh jam.

Apa yang kamu lakukan di sana?

Aku hanya mengambil buku buat di perjalanan.

- Kamu mengemudi sepanjang jalan, kan. - Ya, tapi buat pas istirahat.

- Georgetown. Apa kamu bersemangat? - Tentu saja.

Ayo.

Ayah akan merindukanmu.

Itu akan hebat.

Hei. Ayah bangga padamu.

Mahasiswa universitas pertama keluarga. Itu sungguh sesuatu.

- Ibu... - Aku sayang kamu, ayah.

Ayah pun sayang kamu.

Hubungi ayah saat kamu sudah menetap.

- Mengemudi yang hati-hati. - Tentu. Selamat tinggal.

- Dan tak ada cowok, oke? - Oke.

Berkendara 500 meter dari pintu keluar 40 menuju bandara Logan.

BERGEN, NORWEGIA

Hai!

Maaf, saya tak bisa...

AYAH Panggilan Tak Terjawab

Ada sedikit masalah.

Tanggal kedatangan kamu kemarin, jadi kamu dianggap membatalkan.

Kamarmu diberikan pagi tadi.

- Tanggal 27, kan? - Tanggal 28.

Biar saya coba...

Pesan diterima hari ini jam 1:59 pagi.

Hai Hunter. Ini Ayah. Hanya ingin tahu bagaimana kabarmu.

Belum dengar darimu.

Ayah agak khawatir.

Ayah harap perjalanannya lancar.

Kamu mungkin akan bertemu teman baru dan menetap di asrama.

Ingat: Tidak ada cowok.

Membaurlah. Ayah sayang kamu, nak. Dah.

AKU MENCOBA PULANG.

UNIVERSITASNYA LUAR BIASA. AKAN KUTELPON BESOK PAGI.

Halo?

HARI INI PUKUL 20.00 LIVE CONCERT CLUB BERGEN

- Tek traktir bir gelem ora, mbak? - Maaf.

- Apa kamu mau bir? - Aku sudah punya.

- Lagi nggoleti wong? - Apa?

- Apa kamu mencari seseorang? - Tidak.

Cuma minum bir.

Nyong siji.

- Pementasan yang bagus. - Bersulang.

Pergi.

Pergi.

Hei!

Tolong!

Apa maumu?

Aku akan telpon polisi.

Kowe ora seneng dibuntuti. Cecilia juga ora seneng.

- Sapa kowe? - Aku tidak mengerti kamu.

- Kenapa kamu mengikuti Cecilia? - Karena aku putrinya.

Apa?

Mungkin. Kurasa.

Terima kasih.

Seorang penggemar mengancamku.

Jadi saat kamu mengambil botol itu, kupikir itu kamu.

Maaf.

Kenapa kamu tidak datang saja untuk berbicara denganku?

Orang berbohong.

Hunter, aku bukan ibumu.

- Tidak mungkin. - Aku tidak bisa punya anak.

Kamu pasti ibuku. Lihat.

Tanggal 22 September 2002, aku ada di pemakaman di Oakville, Massachusetts.

Aku terbungkus dalam kain ini. Band-mu manggung di sana malam itu.

Menurut tes DNA, aku 99% orang Skandinavia.

Cah kie anakke Anna karo Kristian.

Apa yang barusan dia katakan?

Kalau kamu adalah putrinya Anna dan Kristian.

Siapa?

Cuma ini yang bisa kutemukan.

Jadi itu ayahmu Kristian. Dan itu ibumu Anna.

Kristian adalah bassis kami.

Dia bersikeras mengajak Anna tur, meski dia tahu dia akan melahirkan.

Kami bilang itu gila, tapi mereka tak mau dengar.

Sampai ke titik dimana mereka bertengkar hebat.

Anna membawa bayinya, kamu, dan menghilang.

Dimana mereka sekarang?

Tolong katakan padaku?

Aku berharap punya berita yang lebih baik untukmu.

Setelah Anna pergi, Kristian hilang akal.

Dia mengklaim kalau Anna telah membunuh bayi itu.

Jadi dia meninggalkan tur, kembali ke Norwegia untuk menemukan Anna.

Dan Bayi itu hilang.

Jadi Kristian menculik Anna dan membawanya ke gereja lokal.

Meninggalkan Anna di dalam sana.

Dan membakar bangunan itu.

Boleh aku minta segelas air?

Kenapa dia berpikir Anna membunuh bayi itu?

Anna tidak diperlakukan dengan baik. Kurasa dengan pulangnya Anna

dia terancam Anna akan menyakiti diri sendiri dan bayinya.

Keduanya adalah jiwa yang tersiksa.

Apa yang terjadi pada Kristian?

Dia di hukum 21 tahun atas pembunuhan itu.

Dia didiagnosis menderita skizofrenia dan dirawat di rumah sakit jiwa.

Dia menjalani masa hukumannya tapi memilih tetap tinggal.

Dia tidak tahan dengan dunia luar.

Apa dia masih disana?

Setelah semua yang kukatakan kamu masih ingin menemuinya?

Aku ingin tahu kenapa aku ditinggalkan di kuburan.

KRISTIAN MORILD TERSANGKA

- Wartawan? Berapa usiamu? - Wartawan dan mahasiswa.

Aku sedang menulis makalah tentang black metal Norwegia.

Apa dia bersedia dikunjungi?

Tentu saja. Ini bukan penjara, tapi panti jompo.

Kristian suka minta ditanya dulu soal tamunya. Kamu tunggu disini, oke.

- Hai, aku Kristian. - Hunter.

Senang bertemu denganmu.

Jadi, mahasiswa dari Amerika.

Senang? / Ya. / Aku tak punya banyak pengunjung.

Jadi aku...

- Kamu gugup? - Sedikit.

- Wawancara ini baru bagiku. - Aku takkan menggigit. Janji.

Apa yang ingin kamu bicarakan?

Aku sedang menulis makalah tentang black metal Norwegia, dan...

Apa?

Sante, bro. Aja diwedeni tamu-mu.

Maaf, tapi kamu terlihat familier.

- Apa kita pernah bertemu? - Tidak.

Kalau ya kapan itu?

Yah.

Jadi. Apa tadi?

Aku menulis tentang black metal, dan kamu adalah bagian yang cukup penting.

Kuharap kamu berbicara soal musik dan bukan hal-hal lain.

Aku berharap untuk mendapatkan gambaran dari keseluruhan cerita.

Apa yang terjadi dengan tanganmu?

Hanya masalah yang aku lalui di masa lalu.

Masalah macam apa?

Dengar. Aku berada di tempat yang gelap. Oke?

Cuma itu yang bisa kukatakan.

Saat di persidangan...

kamu bilang kalau pacarmu Anna membunuh anakmu.

Kupikir ini tentang musik.

Aku hanya ingin mendapatkan gambaran besarnya.

- Tentu saja. - Sante, Kristian.

- Kami punya anak, dan Anna membunuhnya. - Sungguh?

- Bagaimana kamu tahu itu? - Dia yang bilang.

- Dia bilang kalau... - Dengarkan.

Sante.

Anna jadi gila saat bayinya lahir.

Dia menangis begitu tahu bayinya perempuan. Bicara segala macam omong kosong.

Satu hari dia menghilang.

Meneleponku dari bandara dan mengatakan kalau dia mengurusnya.

Mengurusnya.

- Maksudnya membunuhnya? - Ya.

- Mengapa? - Dia tidak menginginkannya.

- Kenapa tidak? - Astaga.

Tolong katakan padaku.

Kabeh apik-apik bae, Kristian?

Berapa umurmu?

25.

Siapa kamu?

Katakan padaku siapa kamu!

- Tenang. - Inyong tenang.

Inyong tenang. Deweke kudu aweh ngerti sapa deweke.

- Apa yang salah menurutnya dengan bayinya? - Sapa kowe, ngaku sapa kowe!

Tolong?

Sapa kowe?

Anjrit.

- Apa ibuku juga seperti itu? - Tidak. Dia menyenangkan.

Agak pendiam.

Keluarganya kaya dan religius...

jadi tentu saja dia senang bergaul dengan band.

Apa dia waras?

Dia mengalami pasang surut.

Aku kurang beruntung, bukan?

Tak ada yang salah denganmu.

Ibuku meninggalkanku di pemakaman.

Kenapa dia melakukan itu?

Kenapa ada simbol? Apa ada yang salah denganku?

- Tak ada yang salah denganmu, Hunter. - Bagaimana dengan ini?

- Kenapa aku memiliki salib setan? - Itu salib serigala.

Itu dari mitologi Norse. Sangat umum.

Dulu, kamu bisa mendapatkannya hampir di mana saja.

Ibumu pasti ingin kamu memilikinya.

Apa dia berbicara dengan orang lain selain Kristian?

- Ada yang bisa kuajak bicara? - Anna tipe orang yang tertutup.

- Menulis buku harian. - Buku harian?

- Dia selalu menulis di situ. - Tahu di mana buku harian itu kira-kira?

Kurasa itu ada bersama keluarga Anna.

Di mana mereka tinggal?

- Apa kamu percaya pada hantu? - Entahlah.

- Kenapa kamu bertanya? - Sesuatu sepertinya ingin aku pergi.

Mungkin itu nalurimu.

- Nggoleti sapa, mbak? - Hai.

- Apa ibu berbicara bahasa Inggris? - Ya. Sedikit.

Apa ibu tahu Anna Norheim?

Anna?

Dia meninggal bertahun-tahun yang lalu.

Kenapa?

Dia adalah ibuku.

Jika Anna adalah ibumu, maka aku adalah bibimu.

- Jadi kamu saudarinya? - Bukan. Suamiku adalah pamannya.

Jadi kamu menikah dengan saudara ayahnya Anna, jadi kamu adalah bibinya.

- Siapa yang tinggal di sini sekarang? - Hanya aku dan suamiku Olav.

Torstein tinggal di mansion. Dia adalah ayah Anna.

Kakekku? Jadi hanya kalian bertiga?

Putraku Stian tinggal tidak jauh dari sini.

- Yang lainnya telah pindah. - Nenekku juga?

Tidak, dia meninggal.

Yang masih hidup telah pindah.

Senang kedatangan kamu.

Torstein banyak berubah setelah Anna meninggal.

Hai.

Kie Hunter sekang Amerika.

- Senang bertemu denganmu. - Kie anak wadone Anna.

- Kejutan banget kie. - Aku tidak mengerti.

Senang bertemu denganmu.

Oke.

Laki-laki, tahulah. Ayo.

Apa kamu memiliki barang-barangnya ibuku?

Kamu harus meminta izin Torstein.

Dia akan pulang nanti. Dia tidak suka tamu kejutan.

- Maaf, aku akan kembali besok. - Jangan, kamu bisa menginap di sini.

- Itu baik sekali, tapi kurasa... - Tolong,

akan menyenangkan ada kamu di sini.

- Kamu bisa tidur di kamar lamanya Stian. - Mungkin di hotel?

Tidak, tolong. Tinggal-lah. Aku bersikeras.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Ini anakku Stian. - Hai.

- Senang bertemu. - Aku juga.

- Apa tidurmu nyenyak? - Tentu.

Apa salah satu kalian menonton sampai larut malam semalam?

Tidak. Kenapa?

- Apa sesuatu yang aneh terjadi? - Tidak.

- Apa Torstein sudah kembali? - Ya. Dia tidak ingin membangunkanmu.

- Bisakah aku pergi menemuinya? - Tentu saja.

Permisi.

Torstein?

Nama saya Hunter. Saya...

Saya tahu ini terdengar gila, tapi saya...

Aku tahu.

Aku bisa melihat wajahnya di wajahmu.

- Apa mereka memberi tahumu siapa aku? - Kamu adalah kakekku.

Senang bisa bertemu denganmu, akhirnya.

Terima kasih.

Aku...

Aku ingin mencarimu, tapi tak tahu harus mencari kemana.

Aku tidak membayangkan kamu berada di Amerika.

Apa kamu berakhir di keluarga yang baik?

Ya. Hanya aku dan ayahku sekarang.

- Dia pria yang baik. - Bagus.

Ini enak.

Apa pendapat ayahmu tentang kedatanganmu ke sini?

- Aku belum memberitahunya. - Kamu berbohong?

Tidak, aku...

Dia takkan mengerti dan mungkin akan mencoba mencegahku.

Itu akan tidak bagus.

Aku tidak ingin menyakitinya.

Biar aku tunjukkan sesuatu.

Jadi tak ada yang tahu tentang perjalananmu?

Tidak.

Bagaimana dengan ibu angkatmu?

Dia meninggal.

Apa itu baru-baru ini?

Beberapa bulan lalu.

Itu sangat disayangkan.

Ini dia.

Di mana kita?

Kamar ibumu.

Kamarnya Anna.

Lihat-lihatlah.

Aku suka bermain ski juga.

Kamu santai saja.

- Aku akan tunggu di bawah. - Terima kasih.

- Amin. - Amin.

Ini sangat bagus.

Aku hanya ingin...

- Jadi kamu punya dua saudara laki-laki. - Barry dan Marcus.

Mereka pindah saat aku kecil. Jadi mereka memiliki keluarga sendiri sekarang.

Mereka bukan saudaramu yang sebenarnya.

Orang tuamu pasti beruntung memiliki seorang gadis kecil.

- Kamu mengingatkanku pada ibumu. - Sungguh?

- Dia juga pendiam. - Aku tidak sependiam itu.

Kamu tidak menyela doa makan, tidak seperti seseorang.

Anak lelaki dimaafkan untuk segalanya.

- Kita para perempuan harus tetap setia. - Ya.

- Ibuku pasti lebih suka aku perempuan. - Aku tak pernah bilang begitu.

Perempuan adalah batu.

- Dimana kamu akan kuliah? - Georgetown.

Kenapa tidak Harvard atau Yale?

Karena aku mendapat beasiswa, dan Georgetown...

adalah universitas yang bagus.

Salah satu yang terbaik. Kamu harus bangga.

Terima kasih.

Katanya aku juga. Kamu mengirimku ke sekolah asrama di Zurich.

Dan sungguh buang-buang uang.

Aku harusnya berada di sana sekarang. Hanya ada sedikit keperluan.

Silahkan. Cicipi dagingnya.

Ini enak sekali.

- Apa ini? - Rendang. Resep keluarga.

Dan itu adalah makanan favorit Anna.

Dia selalu duduk di kursi itu saat kita makan.

Itu tempatnya. Sekarang tempatmu.

Butuh waktu lama bagimu untuk menemukan kami.

Ya, maaf...

Tidak. Kamu menemukan kami. Itu yang terpenting.

- Makanlah, mumpung masih hangat. - Kamu tahu...

Kami juga memiliki seorang putri. Dia adalah kakak perempuan Stian.

Tapi kami kehilangan dia.

Hanya beberapa tahun sebelum Torstein kehilangan ibumu.

Dia dan Anna seperti kakak adik.

- Aku turut berduka. - Itu sudah lama.

Tapi itu tak terlupakan.

Ibu.

Kurasa aku harus tidur sekarang.

Banyak kelas. Aku akan segera menelepon. Sayang Ayah.

Keluarga kita telah tinggal di sini selama lima generasi.

Dan taman ini...

aku merawatnya sejak masih kecil. Membersihkan gulma.

Ini sangat indah.

Apa itu terasa familiar?

Entah. Mungkin.

Kurasa kita memiliki dalam diri kita...

semacam kontak...

- Koneksi? - Ya, koneksi dengan masa lalu.

Ke tempat asal kita, meskipun kita belum pernah ke sana.

Mungkin.

- Kenapa ibu meninggalkanku di kuburan? - Mungkin karena itu tempat suci.

Dia pikir kamu akan aman di sana.

Apa aku bisa memeriksa barang-barang lamanya?

Buku hariannya, misalnya.

- Buku hariannya? - Ya.

Teman Kristian bilang ibu menyimpan buku harian.

Kamu berbicara dengan salah satu musisi itu?

Ya.

- Seperti apa pria itu? - Dia wanita. Penyanyi. Dia sangat baik.

Dia menunjukkan padaku fotonya dan membantu menyatukan semuanya.

Aku tak akan menyangka kebaikan mereka...

namun Tuhan sepertinya bekerja dengan cara yang misterius.

Apa kamu percaya pada Tuhan, Hunter?

Tentu. Ya.

- Kamu menghormati dan mematuhi ayahmu? - Kurasa begitu.

Kamu tahu apa yang aku bicarakan?

- Perintah Tuhan keempat. - Bagus.

Hormatilah ayah dan ibumu.

Jadi soal buku harian itu. Apa kamu tahu di mana itu?

Kurasa Anna tidak menyimpan buku harian. Tidak setahuku.

Apa kamu menyimpan barang-barangnya yang lain?

Hanya barang-barang di kamarnya.

- Aku membuang sisanya. - Kenapa?

Itu terlalu menyakitkan.

Fakta kalau aku melihat putriku...

jatuh ke dalam pergaulan yang salah.

Apa kamu keberatan kalau aku...

mencari buku harian itu?

Aku tidak tahan untuk melalui semua itu lagi.

Bisakah kamu membiarkannya?

Ya. Tentu saja. Maaf.

Ini dia.

Putri sepupu setanku dan pembunuh gila.

- Menurutmu itu lucu? - Sedikit.

- Apa kamu tahu ibuku? - Agak.

Apa kamu tahu kalau dia menyimpan buku hariannya?

Entah. Umurku enam tahun ketika dia meninggal.

- Kamu mungkin memilikinya. - Tahu di mana itu?

Mungkin di loteng Torstein?

- Jadi ingin menggeledah rumahnya? - Torstein tidak mau.

Apa yang tidak diketahui Torstein tidak menyakitinya, kan?

- Apa kamu yakin? - Ayo naik.

- Apa Torstein berkhotbah tentang ketaatan? - Ya, perintah keempat.

Apa kamu seorang Kristen juga?

Aku hanya ingin buku harian ibuku.

- Kenapa? - Aku hanya ingin.

Kamu bukan satu-satunya keluarga Norheim yang gila.

Apa maksudmu?

Keluargaku memiliki masa lalu yang kelam.

Nenek adalah ibu mertua yang mendominasi.

Dia meninggal ketika ayah dan Torstein masih kecil.

Dia jatuh dari tangga dan lehernya patah.

Bibiku memiliki masalah mental yang buruk.

Dia menyayat pergelangan tangannya di bak mandi sebelum aku lahir.

Kakak perempuanku dia...

kabur dan menghilang saat aku empat tahun.

Dia tak pernah terlihat sejak itu.

Lalu ada ibumu.

Ia menjadi band black metal.

Dia dibakar hidup-hidup.

Dalam gereja, yang ada di sini.

Bajingan.

Apa?

Se...

- Semuanya wanita. - Ya.

Kurasa itu menjadikanmu satu-satunya gadis Norheim yang masih hidup.

Hai.

Bagus. Aku akan datang.

- Harus pergi. - Serius?

Torstein biasanya tidak mengunci pintu. Semoga beruntung.

Terima kasih atas bantuannya.

Pergi!

Kamu baik saja?

Berikan padaku.

Tolong berikan padaku.

- Tidak. Aku membutuhkannya. - Silakan pergi.

- Aku tidak tahan dengan pencuri. Pergi. - Maaf, tapi aku butuh buku harian ibuku.

- Boleh aku meminjamnya untuk beberapa hari? - Tidak.

Sudah membusuk di loteng selama 20 tahun, dan tiba-tiba menjadi penting bagimu.

Kamu tidak lagi diterima di sini.

Kamu sebaiknya pergi.

Sekarang.

Semuanya.

Kalian telah sangat baik kepadaku.

Aku butuh bantuan. Aku menemukan buku harian ibu, tapi Torstein mengambilnya.

Bisakah kamu memintanya untuk meminjamkannya kepadaku?

Jika Torstein telah mengambil keputusan, dia takkan berubah pikiran.

Sulit untuk membuat Torstein melakukan sesuatu...

- yang bertentangan dengan keinginannya. - Lupakan dia bosnya.

- Bisakah kamu mencobanya? - Olav.

Baik. Terserahlah.

Aku akan pergi kalau begitu.

- Terima kasih atas keramahanmu. - Aku minta maaf.

- Bir. - Terima kasih.

Kamu tinggal disini?

- Rumahku Surgaku. - Ini bagus.

Setelah orang tuaku menyia-nyiakan warisanku,

Torstein memberi mereka rumah lama pembantu.

Saat aku pindah, aku mendapatkan perahunya.

Ini seharusnya tetap jadi milikku juga.

Seperti yang lainnya. Kemudian kamu ditemukan.

- Apa? - Tidak. Aku...

hanya ingin tahu apa kamu baik-baik saja.

Aku baik.

Kamu yakin? Kamu tampaknya cukup kacau.

- Seperti gadis Norheim yang sebenarnya. - Bisa berhenti?

- Ini hari yang menyebalkan. - Ya iyalah.

Diusir dari keluarga dalam waktu kurang dari dua hari. Cukup mengesankan.

Jadi kamu benar-benar menginginkan buku harian itu?

Ya.

Torstein membimbing kelompok pemuda hari ini dari jam 6 - 9 di gereja lokal.

Rumah itu akan kosong.

- Aku bisa mengantarmu kalau kamu mau. - Kenapa kamu membantuku?

Aku merasa sedikit bersalah.

Seharusnya aku tak meninggalkanmu sendirian.

Aku minta maaf.

Terima kasih.

Ayo.

Keuntungan belajar di sekolah asrama.

Matikan flashnya dan jauhi jendela.

Jelajahi perpustakaan-nya.

- Menemukan sesuatu? - Tidak.

Stian.

Aku menemukannya.

- Apa yang kamu lakukan? - Tidak.

- Kembalikan itu. - Tak apa.

Berpura-puralah kamu tidak melihatnya.

Aku sangat bodoh. Itu sebabnya kamu datang ke sini, kan?

Apa masalahnya? Kamu sudah dianggap pencuri juga.

Aku hanya memotret. Kembalikan uangnya.

Maka aku tak mendapat apa-apa dari ini.

Tak ada warisan, tak ada uang tunai, tidak ada apapun.

- Apa yang akan kamu lakukan? - Stian.

- Aku harus mendapat sesuatu dari ini. - Aku akan membayarmu.

- Terlalu membosankan. - Hentikan.

- Hentikan. - Apa ini mengganggumu?

Tenang. Aku hanya bercanda.

- Aku menyuruhmu berhenti. - Aku tak bisa menahan diriku sendiri.

Lihat.

Aku akan mendapatkannya lagi kapan-kapan.

Ngapain kamu?

Semuanya yang di sini adalah milikku. Kamu juga.

Hentikan!

Pergi ke mana kamu?

Kamu maukan ini, bukan?

Lihat aku.

Anjrit!

Anjrit...

Persetan denganmu...

Dasar jalang...

gila sialan!

Lihat aku.

- Apa kamu melihat sesuatu? - Tidak.

Halo?

Torstein?

Anakku.

Cecilia di sini. Tinggalkan pesan.

Hai, Hunter di sini.

Aku mengacau. Aku ingin bicara denganmu.

Telpon balik aku, tolong?

Hai, ini Raylan White. Saya sedang sibuk sekarang.

Tapi kalau kamu meninggalkan pesan saya akan menghubungimu secepatnya.

Hai Ayah.

Aku hanya ingin menelepon. Kamu mungkin masih tidur.

Aku tidak di Georgetown.

Aku di Norwegia.

Aku tidak menduganya saja.

Jadi Ibu mengatakan yang sebenarnya.

Dia memberitahuku bagaimana kamu menemukanku dan...

Maaf aku berbohong.

Kupikir itu tak apa-apa karena kupikir kamu juga berbohong kepadaku,

tetapi ternyata tidak.

Aku hanya... Aku benar-benar bingung.

Aku tidak tahu siapa aku.

Sekarang aku telah melakukan sesuatu yang sangat bodoh...

dan aku hanya ingin pulang.

Aku merasakan kegelapan.

Sesuatu dari masa laluku.

Kamu tidak memeriksa apa Stian masih hidup?

Tidak.

Aku panik dan lari.

Siapa yang kamu telepon?

Menelpon mantanku. Dia seorang dokter di ruang gawat darurat.

Hei, inyong kie. Ko lagi nang kerjaan apa?

Sip. Aku arep njaluk tulung.

Bisa tulung cek-na apa Stian Norheim apa wis digawa aring ngonoh...

mau mbengi?

Oke.

Sukurlah.

Apik banget kuwe. Ora, secara pribadi nyong ora kenal, sih.

Mung pengin mastikna kabare go wong kie.

Oke. Makasih banget, ya? Dah.

- Apa Stian masih hidup? - Ya. Dia akan baik saja.

Dia mengalami gegar otak dan kamu menyebabkan kerusakan tulang tengkorak kecil.

Tapi kurasa dia akan baik saja.

- Bisakah kamu menerjemahkan ini? - Kamu menemukannya.

Lompat ke minggu-minggu terakhir.

Apa ada yang salah?

Ini bukan buku harian ibumu. Maaf, tapi...

Penulisnya menyebutkan dia.

"Anna sedang duduk di luar."

Aku minta maaf.

Permisi.

- Apa kamu baik-baik saja? - Tentu.

Maaf kamu tidak mendapatkan jawaban yang kamu inginkan.

Tidak masalah. Itu sudah selesai di sini.

Kamu akan pulang?

Naik pesawat buat besok.

Aku akan menghilang sebelum keluarga Norheim atau orang lain menemukanku.

Mungkin itu yang terbaik.

Cuma satu hal.

Sudahkah kamu mempertimbangkan untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Kristian?

Aku tak bisa berkata-kata. Maksudku...

Kamu hidup. Kamu sangat cantik.

Bagaimana dengan Anna?

Seharusnya aku tidak berpikir dia menyakitimu.

Itu sebabnya kamu membunuhnya, kan?

- Tapi aku tidak membunuhnya. - Jangan berbohong.

Kamu mengancamnya. SIM -mu ditemukan di TKP.

Aku tidak bisa menjelaskannya.

Menurutmu, apa yang terjadi?

Kalau aku membicarakannya, aku dianggap gila.

Cobalah.

Kurasa itu soal dari mana dia berasal. Ada kejahatan di sana.

- Kejahatan seperti apa? - Entahlah.

Anna tidak pernah memberitahu atau.... aku tak pernah mendengarkan.

Aku pergi ke sana untuk mencari buku harian itu tapi tak dapat menemukannya.

- Kamu tidak memilikinya, bukan? - Kamu pergi kesana?

Kamu tak apa? Apa sesuatu terjadi?

Buku hariannya. Pernah membacanya? Banyak pacar melakukan itu.

Kenapa penasaran sekali dengan buku harian itu?

Karena aku ingin tahu kenapa dia meninggalkanku.

Apa yang begitu buruk tentangku?

Kamu bilang dia tidak menginginkanku. Apa tepatnya yang dia katakan?

Jika aku pergi sekarang, kamu takkan pernah melihatku lagi.

Kamu berutang kebenaran kepadaku.

Anna tidak menginginkanmu karena kamu perempuan.

- Itu dia. - Liv.

- Aku Liv (pergi). - Bukan. Liv.

LIV.

Itu namamu.

Anna memberi nama kamu setelah sepupunya menghilang.

Aku mencintai ibumu. Aku bersumpah tidak membunuhnya.

Aku tahu.

Sekarang.

- Kamu mau ke mana? - Kembali ke Norheimie.

Kenapa?

Karena aku ingin tahu bagaimana ibu meninggal.

Jangan kesana. Kamu tak bisa mempercayai orang-orang itu.

Ada yang salah. Liv! Ada yang salah.

Lepaskan.

Lunga.

Lunga.

Ibu?

Ini aku. Hunter.

Ini Liv.

Apa kamu mengenali ini?

Aku...

Liv memberikannya padaku.

Bayiku...

Ini aku.

Ya. Ini aku.

Tidak tidak tidak.

Kamu harus lari. Liv. Cepat. Pergi!

Dimana dia?

- Di mana kuncinya? - Ibu tak tahu.

Kita harus pergi dari sini.

Kita harus pergi.

Liv.

Liv.

Tidak tidak.

Jangan, Torstein. Sudah terlambat.

Setan telah merusak jiwa Liv.

Dia tidak bisa diselamatkan lagi, tapi Anna bisa diselamatkan.

Aku menyesal ini terjadi padamu.

AYAH

Aku tahu siapa kamu.

Seharusnya aku melihatnya seketika itu.

Kamu mengedipkan mata cokelat besarmu...

melirik ke sana ke sini seperti pelacur.

Tolong!

Tak ada yang bisa mendengarmu.

Tolong!

Tolong!

- Jangan sentuh aku. - Menyentuhmu?

Singkirkan pikiran kotor dari kepalamu. Ini bukan tentang itu.

Jika kamu ingin menyenangkan lelaki...

itu bekerja paling baik dalam bentuk seorang wanita.

Itu hanya tidak berlaku bagi keluarga kita. Di mana-mana aku menoleh aku melihat...

dosa kebejatan yang sama.

Ular itu mengutuk dunia ini dengan nafsu dan pesta pora.

Sebagai orang Kristen, aku tidak tahan.

Kamu bukan orang Kristen.

Kamu hanyalah seorang pembunuh.

Tidak, Hunter.

Aku...

Aku akan membersihkanmu dari kejahatan, seperti yang kulakukan pada ibumu.

Tidak peduli berapa lama, aku akan membersihkanmu.

Tolong, percayalah padaku.

Itu takkan berhasil.

Telah kucoba berkali-kali.

Dan iblis, yang menggoda mereka, akan dilemparkan ke lautan api dan belerang...

termasuk para binatang dan nabi palsu.

Dan mereka akan disiksa...

Kumohon.

...siang dan malam, selama-lamanya.

- Ini adalah api pembersih. - Kumohon, jangan lakukan itu.

- Tolong... - Terima itu.

Terima itu.

Pergilah, Setan. Aku adalah anak tuhan.

Bedebah.

Liv.

Anna.

Maaf.

Aja njaluk maaf. Aja.

Kristian, kowe aja njaluk maaf.

Pergilah.

Kita harus pergi.

Kita harus pergi sekarang.

Ayo, ibu.

Apa?

Tidak apa-apa.

Ayo.

Ayo, tolong.

Ayo.

- Tidak. Ayo pergi. - Tinggalkan saja aku.

Kumohon.

Pergilah.

Pergilah.

Aku cari bantuan.

- Maring ngendi deweke? - Kabur.

Pengecut sekali.

Kamu pengecut sekali.

Kamu menyebutku pengecut?

Benda bodoh apa itu?

Maafkan ibu, Liv. Maafkan ibu.

Kenapa?

Ibu meninggalkanmu.

Ibu tak bisa membawamu ke sini.

Ibu menunggu di hutan sampai polisi itu datang.

- Ibu sudah menunggunya. - Aku mengerti.

Dia ada di kamar ketiga di sebelah kanan.

Hai Ayah.

Kamu menemukannya.

--- SALAM ORA NGAPAK ORA KEPENAK ---

NDASERUAG Cilacap, 18 Februari 2023

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.