All language subtitles for Ijiranaide.Nagatoro-san.2nd.Attack.S02E12.Bilibili.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kamu sedang intip apa, Senior?

A-Aku tak sedang mengintip.

Apa kamu merasa gelisah karena sedang berkencan dengan seorang gadis?

Bu-Bukan begitu!

Jangan salah paham.

Hari ini aku hanya menemani Senior untuk latihan kencan.

Latihan?

Penampilan yang aman dan tak khas, kurang 50 poin!

Kenapa tiba-tiba diberi nilai?

Demi kencan sungguhan Senior yang suatu hari akan tiba...

Hari ini aku akan menilaimu tanpa ampun!

Namun, kesempatan Senior untuk menyambut kencan sungguhan

pasti tak akan pernah terjadi.

Punggung bungkuk itu menjijikkan, kurang 50 poin!

Lemah kurus menjijikkan, kurang 100 poin!

Sudah dikurangi berapa poin, tuh?

Lihatlah, tatapannya Hayacchi.

Semangat sekali?

Benar, semangat!

Bahaya untuk perjaka!

Terlalu awal! Ini masih terlalu awal!

Keperjakaan Senior harus tertidur lebih lama lagi!

Sekitar 300 tahun?

Meskipun tiba-tiba bangun,

Sapu semuanya!

mungkin dia akan meleleh dan kelelahan setelah satu tembakan.

Tubuhnya mulai meleleh! Keluarnya terlalu cepat!

Jadi, kita harus ambil foto memalukan agar mereka sadar!

Gamou akan melaporkan berita panas!

Ternyata yang benar-benar jahat adalah para dewa jahat itu, Kak Sana.

Iya, tampaknya begitu.

Demi melindungi cintanya Senior,

hari ini aku akan menjadi iblis!

Perkataan yang bagus, Hana!

Sekarang waktunya bertempur demi cinta!

Baik!

JANGAN MEMPERMAINKANKU, NAGATORO SERANGAN KEDUA

JIKA BEGITU, MAU MELAKUKAN HAL SEPERTI KENCAN SUNGGUHAN?

Sial, mereka di mana?

Target hilang!

Senior!

Kenapa?

He-Hentikan!

Syukurlah bisa melihat penguin yang ingin dia lihat.

Senior, ke sini!

Posemu menjijikkan sekali! Kurang 50 poin.

Senior, itu belut taman tutul!

A-Aku tahu, kok.

Namun...

apa ini?

Dia bilang mau membantuku latihan kencan,

tapi rasanya lebih mendebarkan dari biasanya.

Nagatoro terasa sangat dekat denganku.

Senior, apa kamu merasa ada yang harus kamu lakukan sekarang?

Eh?

Ka-Kamu sudah lapar, ya?

Saat ini poinmu sedang berkurang secara perlahan-lahan.

A-Apa aku melakukan kesalahan?

Pikirkan saja sendiri.

Eh?

Kamu lelah?

Kurang 10 poin.

Bosan?

Kurang 20 poin.

Mau ke toilet?

Kurang 30 poin.

Eh?

Apa, ya?

Aku sama sekali tak kepikiran...

Kenapa teman-teman, Sunomiya, dan Ketua ada di sini?

Senior, saat ini matamu jelalatan sekali.

Sudah tahu alasan poinmu berkurang?

Tidak, itu...

Begitu, ya? Kamu tak memikirkannya?

Kamu mau poinmu berkurang, ya?

Ti-Tidak...

Aku tak bermaksud begitu...

A-Ada apa?

I-Ikut aku!

Ada apa, Senior?

Kamu ingin membawaku ke tempat mesum?

Bu-Bukan begitu!

Menarik orang secara paksa itu sangat menjijikkan.

Kurang 100 poin!

Apa kita ketahuan?

Lari!

Tak akan kubiarkan!

Ju-Junior?

Jangan mengganggu kencan mereka!

Jangan-jangan kamu terus mengikuti di belakang kami?

Menakutkan!

Untuk melindungi cinta Senior, aku akan maju!

Kamu mau melakukan apa? Padahal cuma kelinci kecil!

Sombong sekali!

Bagaimana? Mau berkelahi?

Mau berkelahi?

Demi cinta, aku akan membantu.

Muncul orang yang berbahaya!

Sial, mundur untuk sementara!

Taktik mundur!

Jangan biarkan mereka! Kejar!

Dimengerti!

Seharusnya sudah tak ada, kan?

Senior, kamu mau pilih yang mana?

Eng...

Jika begitu, satu es krim biasa saja.

Aku mau...

Es krim wasabi!

Wasabi?

Aku suka makan yang pedas.

Cukup menantang juga.

Benar, semua harus dicoba, Senior.

Pedas sekali!

Senior.

Mau makan satu gigit?

Eh?

Ini, silakan!

Tidak perlu!

Aduh, gerakanmu aneh sekali.

Jangan-jangan...

Kamu sangat memedulikan soal ciuman tak langsung?

Bu-Bukan...

Aduh, seperti yang diharapkan dari perjaka pada umumnya.

Sudah kubilang bukan begitu.

Aku hanya tak bisa makan yang pedas.

Eh?

Jika begitu, biar aku jilat punya Senior saja.

Tidak, aku juga sudah memakannya!

Bagaimana, Senior? Rasanya ciuman tak langsung?

A-Aku juga tak tahu soal itu.

Tak apa-apa, kan? Wasabi-ku sudah menempel di sana.

Ji-Jika hanya sedikit, aku masih bisa memakannya.

JANGAN MEMPERMAINKANKU, NAGATORO SERANGAN KEDUA

Kekuatan loncatannya hebat sekali!

Apa sudah terlepas dari mereka?

Namun...

rasanya ada banyak pasangan yang tampan dan cantik.

Nagatoro juga,

sama sekali tak kalah dari orang lain...

Di-Dia juga manis, tapi...

aku merasa...

tak pantas...

Ada apa, Senior?

Kamu frustrasi karena poinnya dikurangi banyak?

Bu-Bukan seperti itu...

Memang ada banyak bagian dari Senior yang perlu dikurangi poin...

Namun...

A-Apa aku melakukan hal yang tak perlu?

Senior.

Bukankah kamu sok keren banget tadi?

HADIAH PERTAMA, HADIAH KEDUA

Rasanya waktu cepat sekali berlalu.

Baiklah!

Pengumuman hasil poin Senior hari ini!

Eh, ternyata masih ada itu?

Tentu saja ada!

Penampilan, kurang 50 poin.

Bungkuk, kurang 100 poin.

Kurus dan lemah, kurang 100 poin.

Lalu, di sepanjang jalan berkurang 200 poin!

Sebanyak itu?

Tampaknya sudah tak bisa didapatkan kembali.

Namun, saat sebelum makan es krim, kamu ada berusaha,

jadi tambah 200 poin!

Eh?

Sebelum makan es krim?

Apa yang aku lakukan?

Masih ada lagi...

Senior sangat lucu saat basah kuyup,

jadi tambah 300 poin!

Baiklah! Total poin terakhir adalah...

Bam!

50 poin!

50 POIN

Poinnya tanggung sekali.

Poin penuhnya adalah 1000.

Eh, rendah sekali!

Namun, jangan berkecil hati karena ini, jadi berjuanglah!

Akhirnya ketemu.

Meskipun suasananya bagus,

jika demi melindungi keperjakaan Senior,

kita terpaksa ikut campur!

Maju, Yoshi!

Baik!

Namun, aku juga,

jika ada waktu...

masih bisa menemanimu latihan.

Ba-Bagaimana denganmu, Nagatoro?

Apanya yang bagaimana?

Nagatoro... eng...

La...

Ini jadi latihan untukmu juga?

Aku...

menganggap ini sebagai kencan sungguhan.

Aku...

Aku juga...

kemari bukan untuk latihan.

Eh? Itu...

Apa maksudnya?

Apa maksudnya melakukan yang sungguhan?

Jangan mengatakannya jadi seaneh itu.

Jika begitu,

mau melakukan hal seperti kencan sungguhan?

Apa?

Ayo, tangkap mereka!

Jangan sampai gagal, Yoshi...

Yoshi?

Hentikan saja.

Jika dilanjutkan...

kita akan jadi pengganggu!

Yoshi.

Namun, benar juga.

Lebih seru jika dilihat dari jauh.

Lagian mereka tidak punya nyali untuk melakukan itu.

Pengecut!

Aku tak menyangka akan ditegur Yoshi.

Akhirnya ketemu!

A-Apa maksudnya?

Hal seperti kencan sungguhan?

Baiklah, di sini ada dua pilihan!

Eh?

A. Peluk!

B. Ciuman!

Ayo, mau yang mana?

Ayo!

Ma-Mana bisa kita tiba-tiba ciuman...

Jika begitu...

Pelukan?

Apa boleh buat, sini!

Na-Namun...

melakukan hal itu di tempat seperti ini...

sedikit kurang baik...

Eh? Katanya mau kencan sungguhan?

Kamu masih menganggapnya latihan?

Ji-Jika kamu tak keberatan, aku juga tak keberatan.

Kalian benar-benar keras kepala!

Sudah kubilang tak akan melakukan apa-apa!

Jangan kemari!

Aku tak percaya!

Aku harus hentikan kekhawatiranku di sini!

Silakan...

...dilanjutkan saja.

Kami hanya sedang latihan judo saja!

Maaf...

SMA KAZEHAYA

KANTIN

Kamu sangat suka makan itu, ya?

Ini adalah kesukaanku akhir-akhir ini.

Aku akan beli juga lain kali.

Hiks...

Maafkan saja mereka.

Mereka tak bermaksud buruk.

Hiks...

Belakangan ini, kamu mengabaikan mereka,

- mereka jadi merasa kesepian. - Hiks...

Iya, kan?

Hiks!

Aku mau makan di ruang klub,

kalian mau ikut?

Ayo!

Jijik!

Tidak, sudah kubilang aku bisa makan sendiri!

Tunggu, jangan...

Jijik?

Jijik!

Bu-Bukan, ini...

Dia melakukan hal yang seru, si kelinci kecil itu.

Kalian mesra sekali. Itu bekal cinta?

Bukan!

Ini permintaan maafku.

Bentuk permintaan maaf.

Aku membuatnya dengan sepenuh hati.

Oh, sepenuh hati, ya?

Ti-Tidak perlu menebusnya...

Baguslah, kamu bisa dapat makanan enak.

Su-Sunomiya, bekalmu memang enak, tapi aku sudah kenyang...

Kamu sedang dalam masa pertumbuhan, jadi makanlah yang banyak.

Senior disuapi.

Diberi makan sampai gemuk.

Gemoy!

Aku kekenyangan...

Besok kamu mau makanan Prancis atau Tiongkok?

Eh?

Aku akan menebus kesalahanku selama satu minggu.

Sunomiya, besok kamu tak perlu buat.

Aku yang akan membuatnya.

Eh?

Namun, itu jika Senior bersikeras mau memakannya.

Bagaimana, Senior? Kamu mau makan?

Bekal buatanku.

E-Eng...

Bukankah besok kamu ada latihan pagi?

Aku tak bisa memintamu dan merepotkanmu...

Ah, benar juga.

Hei, Senior.

Jangan pakai sungkan segaโ€”

Jadi, besok...

aku akan buatkan bekal untuk Nagatoro.

Eh?

Lalu besok lusa, Nagatoro yang membuatkannya untukku.

Jika ada jeda waktu sehari, kamu jadi bisa lebih santai...

Baiklah, apa boleh buat!

Sangat kepengin, ya?

Kamu sangat kepengin bekal buatanku, ya?

Sangat kepengin.

Baiklah, besok akan kubuatkan bekal.

Mau dilanjutkan?

Lanjut?

Lanjutan dari kencan sungguhan.

Mau lanjutkan?

Senior!

Kehangatanmu sungguh menjijikkan!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.