All language subtitles for Nonton Song of the Moon Episode 1 Subtitle Indonesia LayarKaca21

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]

[Song of the Moon]

[Episode 1]

Liu Shao.

Aku ingin kamu keluar dari halaman ini.

Melakukan banyak hal besar.

Tapi, apakah kamu bersedia menukarnya dengan takdir?

Baik.

Aku berjanji padamu.

Aku akan menemanimu tiga hari.

Menuruti perintahmu.

Aku akan membawamu pergi

ke mana pun yang kamu inginkan.

Wah.

Sudah tiga hari.

Waktunya pulang.

Apakah aku bisa bertemu denganmu lagi?

Sepuluh tahun kemudian,

jika masih berjodoh,

maka akan ada kesempatan.

Nona.

Nona.

[Liu Shao, Putri Kediaman Liu]

Sudah kuduga,

Anda pasti ketiduran di sini.

[Xiao Lian, pembantu Kediaman Liu]

Apakah kamu kembali memimpikan

peri yang punya janji tiga hari dengan Anda?

Aku tahu, kalian semua tidak percaya.

Orang tuaku mengatakan,

aku hanya tidur sejenak di bawah pohon pir.

Tapi,

aku sungguh bertemu dengan peri itu.

Peri itu juga mengatakan,

dia sudah mengubah takdirku.

Sepuluh tahun kemudian,

aku akan memiliki

kehidupan yang sepenuhnya berbeda.

Jika dihitung,

hingga hari ini,

seharusnya sudah tepat sepuluh tahun.

Nona.

Menurutku kamu sudah sangat bosan.

Entah mengapa Tuan

juga tidak mengizinkan Anda keluar.

Dia mengatakan pada kami,

Anda akan memancing siluman

begitu keluar rumah.

Sembarangan.

Aku tidak akan memancing siluman.

Ayah sudah bilang,

setelah ulang tahunku malam ini,

aku sudah boleh keluar.

[Pekarangan Lu Sheng]

[Lu Sheng, setengah siluman]

Sudah cukup.

Kalian berdua pergi saja.

Li'er.

Kamu beristirahatlah sejenak.

Bersiap untuk aksi malam ini.

[Paviliun Jiyu]

Peri itu mengatakan,

tunggu saat aku dewasa.

Aku sudah genap 18 tahun hari ini.

Termasuk dewasa tidak?

Mungkin

bisa segera bertemu dengan peri.

Shao'er.

[Ibu Liu Shao, Ayah Liu Shao]

Ayah, Ibu.

Lihat ini.

Longan yang segar.

Diantar oleh kuda cepat.

Shao'er.

Kamu sudah bisa keluar

setelah hari ini.

Senang tidak?

Ayah memang paling baik padaku.

Apa yang terjadi?

Shao'er, kamu...

Cahaya Yi.

Apa yang terjadi?

Suara tawa siapa ini?

Ibu.

Pengawal!

Pengawal, cepat kemari!

Apa yang terjadi di sini?

Ada siluman.

Kalian jangan kemari.

Aku ada di sini.

Kalian masih tidak segera mundur?

[Ao Hen, Ratu Siluman Daratan]

Peri cantik.

Terima kasih atas bantuannya.

Ayah.

Peri dari mana?

Ini terlihat seperti siluman besar.

Siluman besar?

Siluman besar.

Cepat, lindungi Nona!

Cepat!

Lindungi Nona.

Gadis ini

sungguh berwawasan.

Bahkan tahu

aku adalah siluman besar.

Pantas saja

menjadi orang yang pilihannya.

Tapi, mulai hari ini,

semua yang ada padamu

akan menjadi milik putraku.

Cepat, lindungi Nona!

Hati-hati.

Cepat pergi.

Liu Shao, cepat pergi!

Ibu!

Hadapi aku jika berani.

Jangan melukai keluargaku!

Ibu!

Gadis kecil.

Nyalimu cukup besar.

Kamu tidak takut padaku?

Aku tidak akan takut padamu.

Kamu tidak bisa membunuhku.

Nyawaku tidak akan berakhir.

Aku masih ingin melihat pemandangan alam,

lautan dan bintang.

Tidak mungkin mati di tanganmu hari ini.

Benarkah?

Sayang sekali, cahaya Yi di dalam tubuhmu

ditakdirkan untuk membawa petaka bagimu dan keluargamu.

Membiarkanmu dikejar oleh Klan Siluman.

Apakah kamu merasa masih bisa melihat pemandangan alam?

Ayah, Ibu.

Ibu.

Siapa kamu?

Pemberantas siluman yang mengganggu sepertimu.

[Lu Li, Pemburu siluman]

Lu Li, si pemburu siluman.

Hati-hati!

Hanya seekor semut kecil,

malah berani melawanku.

Kenapa jika semut kecil?

Orang yang tidak tahu diri,

tidak takut mati.

Mencari mati.

Ao Hen.

Lu Sheng?

Untuk apa kamu kemari?

Sudah lama tidak bertemu.

Jangan-jangan

pemuda yang tidak tahu diri ini,

adalah muridmu?

Kuberi tahu padamu.

Meski dengan bantuan mantramu,

semut ini akan mati juga.

Benarkah?

Kalau begitu, buka matamu dan lihatlah,

apakah dia adalah seekor semut.

Tidak mungkin.

Ini bukan tenaga manusia biasa.

Kelihatannya, semuanya

berada di dalam rencana.

[Biro Marquis Wu Yang]

Cahaya Yi menembus langit kemarin.

Kabarnya cahaya Yi ini memikat banyak siluman.

Siluman besar seperti Ao Hen juga datang.

Apakah ini benar?

Memang benar.

Dia pergi untuk mengincar gadis bernama Liu Shao.

[Fang Zhen, pengawal Marquis Wu Yang]

Selain itu,

Ao Hen ternyata gagal.

[Wu]

Chong'er.

Coba kamu periksa situasinya.

[Siluman Burung]

Ao Hen muncul,

Biro Wu Yang tidak boleh tinggal diam.

Jika diperlukan,

[Du Mingchong, murid pertama Biro Wu Yang]

bawa gadis ini ke Biro untuk dilindungi.

Mengapa dia masih belum bangun?

Apakah terjadi sesuatu?

Hanya kelelahan saja.

Akan baik-baik saja setelah tidur.

Nona.

Nona.

Anggota Biro Marquis Wu Yang datang.

Biro Marquis Wu Yang?

Mau membantu membasmi siluman?

Biar aku lihat.

Ayo.

Apakah kamu sangat kesakitan?

Sebenarnya

masih

biasa saja.

Tapi, Guru,

kamu sungguh hebat.

Bagaimana Anda bisa tahu

siluman besar akan muncul di sini?

Li'er.

Ambillah

plakat ini.

Aku akan menggunakan mantra untuk membantumu.

Harus menjaga keselamatan Nona Liu itu.

Guru.

Kamu mengatakan,

dia adalah gadis biasa.

Kulihat,

tidak ada yang istimewa dari Nona Liu.

Para siluman itu

sangat menginginkannya,

semua mengejarnya.

Menurutku, Ao Hen tidak akan tinggal diam.

Butuh satu hal lagi,

untuk menjaga keselamatan Nona Liu.

Cepat bersiaplah.

Kalau begitu,

perlukah pamit dengan Nona Liu?

Tidak perlu melakukannya.

Apakah putrimu ini adalah orang penting?

Berani membuat Tuan Du menunggu.

Putriku akan segera tiba.

Silakan Tuan minum teh.

Ini adalah teh hijau berkualitas.

Ayah.

Ayah.

Apakah anggota Biro Marquis Wu Yang datang?

Tuan Du.

Ini putriku, Liu Shao.

Liu Shao.

Ini Tuan Du dari Biro Marquis Wu Yang.

Murid pertama dari Marquis Wu Yang.

Hormat, Tuan Du.

Kamu adalah Liu Shao?

Ao Hen

datang untuk mengincarmu?

Benar.

Sebenarnya

bagaimana kamu mengusiknya?

Aku tidak mengusiknya.

Jika kamu tidak mengusiknya,

mengapa siluman besar seperti Ao Hen

sengaja datang kemari

untuk membunuh manusia biasa sepertimu?

Tuan Du.

Anda harus rasional.

Pembunuh melakukan kejahatan,

mencelakai warga,

pembunuh yang harus disalahkan.

Ditambah lagi,

aku tidak mengusiknya.

Jika memang aku mengusiknya,

apakah aku pantas dibunuh?

Jaga ucapanmu.

Kamu sedang mengajariku?

- Tuan. - Aku...

Tuan.

Putriku tinggal lama di kediaman, tidak tahu aturan.

Tuan jangan menyalahkannya.

Akhirnya ada orang yang pengertian.

Mohon tanya, Tuan Du.

Kapan Biro Marquis Wu Yang bisa

menangkap siluman itu?

Siluman seperti ini,

tidak mudah ditangkap.

Sudah.

Aku sudah tahu

situasi di sini.

Aku akan melaporkannya pada atasan.

Mengapa kamu tidak bekerja setelah menerima uang?

Aku kira kamu adalah pria sejati.

Kamu berani menghina Biro Marquis Wu Yang?

Tidak perhitungan denganmu

karena menghormati ayahmu.

Malah banyak bicara.

Semua anggota di dalam biro

adalah orang unggulan.

Biro Marquis Wu Yang dilindungi pembatas,

adalah tempat paling aman.

Apakah kamu mampu ke sana?

Kenapa tidak mampu?

Kuberi tahu padamu.

Aku akan mengandalkan diri sendiri,

masuk ke Biro Marquis Wu Yang secara terhormat.

Baik, aku akan menunggu.

Ayo.

Tuan.

Tuan.

Anda jangan marah.

Tuan, Anda jangan marah.

Tuan.

Murid pertama Marquis Wu Yang apanya?

Orang macam apa itu?

Menurutku,

Tuan Lu jauh lebih hebat darinya.

Tentu saja.

Tampang Tuan Lu yang turun dari langit,

sangat mirip dengan peri yang pernah Anda temui, bukan?

Nona.

Nona.

Anda sedang memikirkan apa?

Sebenarnya cukup mirip.

Bagaimana jika

kita

pergi mencarinya bersama?

Nona.

Aku hanya asal bicara.

Anda sungguh ingin mencarinya?

Bagaimana mungkin Tuan Lu adalah peri?

Menurutku, dia adalah peri.

Jika tidak, mengapa dia menolongku secara kebetulan?

Peri pernah mengatakan,

dia akan datang lagi setelah aku dewasa.

Bukankah kamu mengatakan,

dia membuka bisnis di Sungai Bulan?

Ada di mana?

Aku hanya mendengar kabarnya.

Kudapan khas.

Jika Tuan Besar tahu,

nyawaku bisa melayang.

Jika Tuan Besar tahu,

nyawaku bisa melayang.

Kamu punya dialog lain tidak?

Nona.

Sudahlah.

Kunjungi tempat itu dulu,

lalu pulang.

Menangkap bulan!

Waktunya menangkap bulan!

Jangan sampai melewatkannya.

Jangan sampai melewatkannya.

Kesempatan tidak datang dua kali.

Dia ada di sana!

Nona.

Kalian sungguh tidak tahu apa-apa.

Hanya satu tael perak,

tidak akan rugi atau tertipu.

Tunggu aku.

Mengapa kamu di sini?

Menangkap bulan di Sungai Bulan.

Kamu mau pergi tidak?

Kamu Tuan Lu, bukan?

Aku terus-menerus mencarimu.

Sungguh?

Nona, untuk apa kamu mencariku?

Karena kamu sudah menolongku waktu itu,

jadi, aku sengaja

datang untuk berterima kasih hari ini.

Kamu ini mau ke mana?

Aku?

Menangkap bulan.

Harganya hanya satu tael perak.

Kamu mau pergi bersama tidak?

Baik.

Ayo.

Aku tanya sesuatu padamu.

Silakan.

Seorang temanku,

pernah bertemu peri sepuluh tahun lalu.

Dia bilang, peri turun dari langit,

membawanya berpetualang.

Wawasanmu sangat luas.

Lalu,

apakah kamu pernah bertemu peri dulu?

Temanmu itu mungkin sedang bermimpi.

Selama mengikuti Guru bertahun-tahun,

aku hanya bertemu siluman.

Peri ada di Kediaman Peri,

sangat jauh di sana.

Tidak bisa ditemui sesuka hati.

Oh, mungkin dia bermimpi.

Kamu sungguh tidak pernah bertemu peri?

Tentu saja tidak pernah.

Kamu yang akan pertama kuberi tahu

jika aku bertemu peri,

bagaimana?

Oh iya.

Aku belum mengetahui namamu.

Namaku Liu Shao.

Liu Shao?

Bulan bak berada di atas pohon willow.

Nama yang bagus.

Bukankah kamu bilang akan menangkap bulan?

Bukankah kita sudah berada di atas bulan?

Lihat ini.

Wah.

Bayangan bulan yang indah.

Aku akan menangkap bulan.

Kamu tunggu aku.

Baik.

Hei.

Kamu baik-baik saja?

Hei.

Aku tidak mau bulan lagi, oke?

Kamu jangan menakutiku.

Naiklah.

Aku mencari ini dengan susah payah.

Kamu tidak mau?

Tunggu.

Cepat turun.

Kenapa badanmu

kering semua?

Baik-baik saja, 'kan?

Aku punya mantra anti air.

Tidak masalah.

Masih mengatakan kamu bukan peri.

Masih berpura-pura.

Ini saja?

Kulit kerang sebesar ini.

Kamu bercanda?

Tentu saja bukan.

Pejamkan matamu dulu.

Sudah dipejamkan?

Pejamkan.

Aku pejamkan, tidak kelihatan.

Sudah.

Lihat ini.

Indah sekali.

Wah.

Mutiaranya indah sekali.

Bagus, 'kan?

Tapi, di mana bulannya?

Bukankah kamu mengatakan

menangkap bulan di Sungai Bulan?

Apakah

ini yang dimaksud?

Perhatikan baik-baik.

Kamu ada di atas bulan sekarang.

Ada langit berbintang juga.

Hidupmu

seharusnya seluas lautan.

Bisa melihat pemandangan alam.

Melihat lautan dan langit berbintang.

Bagus tidak?

Lepaskanlah.

Apa?

Aku hanya menunjukkannya.

Kamu harus membayarku,

jangan menipu.

Oh, benar.

Gelang ini sungguh ajaib.

Jika ingin dijual,

jual padaku saja.

Nona.

Gelang ini bukan gelang biasa.

Siluman danau

sengaja mencungkil sebelah matanya

dan membuat ini demi merawat anaknya,

lalu meletakkannya di dalam kerang emas.

Ini sangat mahal.

Jangan berharap lagi.

Hanya saja,

musim dingin sulit dilewati.

Aku akan menasehati mereka nanti.

Tidak boleh mencungkil mata yang satu lagi

agar anaknya bisa melewati musim dingin.

Aku akan beli gelangnya.

Aku juga akan membeli mata mereka yang satu lagi.

Seperti ini, Nona.

Gelang ini

didapat dari nyawa siluman danau.

Harganya

tidak rendah.

Dua ribu tael?

Nona, kamu...

Lima ribu tael.

Ini sudah paling banyak.

Aku sudah tidak punya uang lagi.

Aku dan Xiao Lian hanya membawa

sebanyak ini kali ini.

Ditambah lagi,

uangnya ada pada Xiao Lian.

Tidak ada padaku.

Siapa?

Nona Xiao Lian?

Apakah...

Dia yang ada di daratan itu?

Katakan lebih awal.

Hari sudah malam,

tidak boleh membiarkan Nona Xiao Lian cemas.

Oh iya.

Mutiara ini

tidak boleh kamu lepaskan.

Ini untuk menangkal hal gaib.

Aku sudah pulang!

Guru.

Menuruti katamu,

sudah kuberikan mutiara danau padanya.

Gadis itu sangat senang.

Dia juga memberiku uang.

Lalu,

aku pergi membeli obat berkualitas untukmu.

Pasti bisa mengobati penyakit batuk Anda.

Bagaimana Anda tahu,

dia akan mencariku di Sungai Bulan?

Dia juga mencari tahu

tentang peri padaku.

Tapi,

Anda pernah mengatakan,

Kediaman Peri

sudah tidak mengurus dunia manusia.

Semua diurus oleh Biro Marquis Wu Yang.

Dari ucapannya itu,

mungkin saja

dia sungguh pernah bertemu peri.

Apakah kamu menyamar menjadi peri

dan menipu uangnya?

Guru.

Lihat ucapanmu ini.

Dia sendiri yang mencariku.

Aku hanya mengikuti situasi yang ada.

Mutiara danau itu

sudah Anda persiapkan selama sepuluh tahun,

lalu diberikan begitu saja.

Bukankah dia harus membayarnya?

Tapi, Guru,

untuk apa memberikan mutiara danau padanya?

Kamu pernah bertanya padaku,

kenapa Ao Hen mencari Nona Liu itu?

Meski Nona Liu adalah manusia biasa,

tapi punya energi spiritual yang kuat.

Aku belum tahu dari mana datangnya energi spiritual ini.

[Paviliun Jiyu]

Hanya mengetahui

energi ini akan bangkit saat dia berusia 18 tahun.

Menarik minat banyak siluman.

Dengan adanya perlindungan dari mutiara danau,

maka siluman biasa

tidak akan berani mendekatinya.

Ternyata gelang ini sungguh bisa menangkal hal gaib.

Setelah diserang oleh Ao Hen kali ini,

dia pasti akan berlindung di Biro Marquis Wu Yang.

Ditambah dengan mutiara ini,

seharusnya tidak akan ada bahaya lagi.

Guru.

Menurutku,

Anda sudah salah.

Anda sudah mengurus gadis kecil ini.

Anda harus mengurusku juga.

Begini,

aku cukup lelah memberantas siluman setiap hari.

Tidak bisa beristirahat satu hari pun.

- Lalu... - Baik.

Basmi siluman di belakang gunung nanti.

Astaga, sungguh melelahkan.

Berapa banyak lagi siluman yang harus dibasmi?

Tidak akan ada habisnya jika terus seperti ini.

Apakah gadis itu sudah pergi ke Biro Marquis?

Bagaimana kamu tahu aku akan pergi ke Biro Marquis?

Kamu...

Kamu...

Bagaimana kamu kemari?

Apakah perlu gugup seperti ini?

Kita berdua berjodoh.

Bisa bertemu di mana saja.

Menurutmu, benar tidak?

Gawat.

Dia akan menagih utang.

Mengapa memasang tampang melakukan kesalahan?

Gelang mutiara yang kamu berikan itu

sungguh bisa menangkal hal gaib.

Benar.

Itu sangat mujarab.

Itu adalah mutiara danau.

Lima ribu tael sangat murah, 'kan?

Temani aku belajar di Biro Marquis Wu Yang.

Aku bisa memberi uang lebih.

Kenapa aku harus menemani

Nona manja sepertimu ke tempat itu?

Dua puluh ribu tael.

Pergi tidak?

Biro Marquis Wu Yang sangat melelahkan.

Dua puluh lima ribu tael.

Itu...

Kamu juga tahu,

Guruku punya penyakit batuk,

aku harus menjaganya.

Tiga puluh ribu tael?

Di Biro Marquis Wu Yang,

harus menangkap siluman.

Nyawa dipertaruhkan di sana.

Harganya lebih tinggi.

Minimal sepuluh ribu tael.

Nona Liu.

Aku berencana

membiarkan Li'er ikut denganmu pergi ke Biro Marquis besok,

mengikuti acara perekrutan.

Ya.

Guru.

Jika ingin menugaskanku,

bisakah datang lebih lama sedikit?

Biarkan aku membahas harganya dulu...

Kamu keberatan?

Tidak.

Nona Liu.

Silakan pulang dan istirahat lebih awal.

Lu Li akan menjemputmu di kediaman besok pagi.

Tuan Lu jangan mengingkari janji.

Aku mendengarnya sendiri.

Liu Shao mengatakan, akan berangkat besok pagi

untuk ikut serta dalam perekrutan

Biro Marquis Wu Yang.

Nyonya.

Lepaskan aku.

Hanya ini informasi yang kudapatkan.

Aku bisa mencari tahu lagi.

Nyonya, ampuni aku.

Kelihatannya,

tidak lama lagi,

energi besar dalam diri Liu Shao itu

sudah akan menjadi milikku.

Hanya membunuh beberapa anggota peri kala itu.

Yin kemudian dibuat terluka parah oleh mereka.

Yin.

Yin, kamu baik-baik saja?

Yin.

Mau kabur ke mana kalian?

[Ao Yin, Putra Ao Hen]

Meskipun berhasil kabur kala itu,

tapi putraku terluka parah.

Dia kembali menjadi wujud bayi.

Aku pasti akan membantumu menangkap Liu Shao.

Memindahkan tenaga di dalam tubuhnya untukmu.

Sebarkan perintah.

Aku ingin gadis itu tidak bisa masuk

ke Biro Marquis Wu Yang besok.

Guru.

Sup buah pir Anda sudah selesai.

Sudah siap berangkat?

Anda tenang saja.

Aku bisa hidup di mana saja.

Tidak perlu menyiapkan apa pun.

Tapi, Guru,

mengapa Anda menyuruhku pergi ke Biro Marquis?

Li'er.

Apakah kamu masih ingat

dengan Pedang Bulan yang pernah aku sebutkan?

Ingat.

Aku ingat dengan ucapan Guru.

Asalkan menarik keluar Pedang Bulan,

maka aku akan mengetahui identitasku.

[Pedang Bulan]

Li'er.

Sebenarnya, Pedang Bulan ada di Biro Marquis Wu Yang.

Cahaya Yi sudah muncul,

ini berarti sudah waktunya.

Kamu harus melindungi Liu Shao.

Dia adalah kunci utama untuk menarik keluar Pedang Bulan.

Dasar, Lu Li.

Sudah sepakat menjemputku, tapi di mana dia?

Aku tidak akan menunggumu.

Aku tidak boleh melewatkan perekrutan.

Suara apa itu?

Kalian akan pergi ke Biro Marquis

untuk ikut ujian juga?

- Benar. - Benar.

Kami juga.

Ayo, pergi bersama.

- Baik. - Baik.

Silakan duluan.

Baik.

Aku...

Di mana mereka?

Angin dari mana ini?

Matahari seterik ini,

tapi kenapa pundakku terasa dingin?

Bukankah banyak yang ikut perekrutan biro?

Mengapa tidak terlihat satu orang pun?

[Biro Marquis Wu Yang]

Ini adalah Biro Marquis Wu Yang?

Tanpa si Lu Li itu,

aku juga bisa masuk.

- Nona, baik-baik saja? - Kamu...

Jangan memedulikannya.

Namaku Wang Jian,

datang untuk ikut ujian.

Sama sepertimu.

Namaku Liu Shao.

Mari kita berjuang.

Ayo.

Apa yang sedang kamu pikirkan?

Dia sudah akan datang jika mau.

Liu Shao.

Aku datang.

Jika masih berjodoh,

maka akan ada kesempatan.

Aku memakai waktu tiga hari untuk menguji,

apakah kamu adalah orang yang kucari.

Ini sangat tidak adil bagimu.

Tapi, hanya dengan cara ini,

baru bisa menyelamatkan ketiga dunia.

Liu Shao.

Takdirmu

sudah dimulai.

Sayang sekali,

aku tidak bisa melihat hari itu lagi.

Rencana selama ribuan tahun,

waktunya sudah tiba sekarang.

Sudah saatnya dimulai.

Guru.

Aku bermimpi.

Aku bermimpi,

membawa seorang gadis terbang di langit.

Semuanya seperti yang dikatakan Dewa.

Setelah menunggu lama,

akhirnya semua sudah siap.

Guru.

Kamu di mana?

Guru.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.