Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE AYO KUNJUNGI LXWHITELABEL.COM
MAIN DI LXWHITELABEL.COM PASTI PUAS & KETAGIHAN
Ya!
BERDASARKAN KISAH NYATA
Beruang hitam tak tertarik dengan wilayah kekuasaan. Beruang jarang menyerang manusia yang ada di sekitarnya.
Saat Beruang menyerang, korban punya peluang lebih tinggi untuk selamat dengan melawan daripada menyerah.
SUMBER: WIKIPEDIA
HUTAN LINDUNG CHATTAHOOCHEE GEORGIA 1985
Kau tahu hal pertama yang kupikirkan
saat aku melihatmu?
kupikir, "Aku mau punya anak dengan orang itu."
Bagaimana jika anaknya cewek?
Kau mau beri nama apa?
Ragni, mungkin.
Maaf?
Ragni.
Biar kupikir sebentar.
- Ragni. - Kau tak suka.
- Nama anak cowok? - Texas.
Kau bercanda?
- Texas, negara bagian, kau tahu? - Aku tahu.
sekitar tiga atau empat jam
sampai kita mencapai puncak.
Bagus.
Sayang, bisa tanya satu hal lagi?
Lalu, sumpah, tak ada lagi pembahasan soal pernikahan.
- Tentu. - Ini soal band.
Tapi kau bilang aku bisa urus itu,
dan aku sudah buat keputusan, Elsa.
Ya, cuma aku tak mau
pakai band kakakmu.
- Kenapa tidak? - Sayang...
Dia hebat, sangat bagus.
- Dia sangat bekerja keras. - Ya.
Dia bahkan belajar vokal sekarang.
Ya, aku tahu.
Aku tahu. Cuma, Eric tak bagus.
Dia sebenarnya payah.
Nyanyiannya sumbang.
Hai. Maksudku, dia...
Olaf!
Olaf, aku tak bermaksud... Astaga.
Tunggu aku.
Kenapa kau begitu sensitif?
Sudah kubilang bisa kubawa kita ke sini.
Ini indah.
Terima kasih. Aku mencintaimu.
Elsa.
- Lihat. - Ada apa?
Lihat.
Cepat, kameranya. Ambil kamera.
Astaga, aku selalu ingin melihat beruang di kehidupan nyata.
Pertama, ikan paus bungkuk di Islandia, dan sekarang ini.
Keberuntungan kita bagus di alam.
Apa yang kau lihat?
Beruan itu gila atau sesuatu.
Apa?
- Bisa minta kamera? Sini kameranya. - Ya.
Gila?
Menurutku kita harus pergi.
Ada yang tak beres dengan itu. Ayo.
Ayolah..
- Ayo. - Sangat menggemaskan.
Tak ada yang perlu ditakutkan, Kristoffer.
Aku tak takut, Elsa.
Sayang, tentu saja tidak.
Sial.
Jangan panik.
Kita harus bagaimana?
"Kalau hitam, lawan.
Jika coklat, berbaringlah."
Tapi itu hitam atau coklat?
Itu terlihat coklat menurutku.
Kita berada di Appalachia. Itu hitam.
- Kita harus melawannya. - Bagaimana kau tahu?
Kau bukan pakar beruang.
Apapun yang kau lakukan, jangan...
- Lari! Kemana kita? - Tidak.
- Kubilang jangan lari!Berhenti! - Mendaki.
- Lari! - Kemana?
- Lari, Elsa! Lari! - Kemana?
Astaga!
Lari!
Beruangnya datang! Ayo!
Tidak! Beruangya mengikuti...
Olaf! Tidak
Astaga!
- Tolong aku! - Ayo!
Olaf!
Ini narkoba.
Ini otakmu akibat narkoba.
Itu bukan hal-hal yang glamor atau keren atau kekanak-kanakan.
Sensasinya bisa membunuh.
Menghisap narkoba seperti memasukkan senjata ke mulutmu...
...dan menarik pelatuknya.
Kokain senilai jutaan dolar jatuh dari langit hari ini
ke jalan masuk di Knoxville, Tennessee.
Kenley Jones melaporkan malam ini
ditemukan di mayat orang yang jatuh hingga tewas
saat parasutnya gagal di buka.
Mayat penerjun payung bersenjata lengkap ditemukan pagi ini
oleh Fred Myers yang berusia 85 tahun
dan tetangganya, Ralph Johnson.
Kau bisa lihat parasut utamanya tak terbuka,
jadi kukira sepatunya terlalu berat.
Polisi menemukan lebih dari 70 pon kokain
dibungkus dalam paket seukuran bola.
dalam tas ransel yang dibawa penerjun.
Parasut darurat terbuka, tapi tak banyak membantu, kurasa.
Ada narkotika yang ditemukan dengan puing pesawat?
Tak ada.
Ini KTP-nya.
Aku kenal siapa itu.
Nama lengkap: Andrew C. Thornton II.
Orang itu gila.
Apa kepanjangan dari "C"?
Kau bilang "nama lengkap", tapi kau tak sebutkan nama lengkapnya.
Thornton salah satu anak buah Syd White dari Missouri.
Dia pengedar narkoba yang dikenal punya hubungan dengan Kolombia.
Bagian dari Konspirasi Bluegrass.
Masih banyak di luar sana.
Mereka mendistibusikannya di suatu tempat.
Hei, Reba, kau punya anjing, kan?
Pernah.
Border Collie. Barry.
Turut berduka.
Border Collie, ya?
Itu anjing yang keren.
Dia suka bermain tangkap dan semacamnya?
Dia suka main tangkap.
Apa?
Tak ada. Aku cuma...
Itu luar biasa.
Sialan, Gabe.
Hai, Daveed.
Boleh kupesan dulu?
Tunggu saja.
Sialan, sepatu ini baru kubeli.
Hei, bagaimana Gabe?
Dengar soal Thornton?
Rasanya ada yang tak beres.
Dia cuma bawa 30 kilogram.
Tahu di mana kita bisa temukan sisanya?
Chattahoochee.
Georgia?
Ada daerah yang disebut Blood Mountain.
Saat pesawat akan jatuh,
pilot tahu di mana harus turunkan muatan kita.
Kalau begitu kita pergi mengambilnya.
Aku tak mau ada sekelompok orang Kolombia yang khawatir.
Sekarang, aku mau kau ajak Eddie.
Eddie lagi berduka.
Joanie baru saja meninggal.
Dan dia berhenti.
Karena Joanie dia berhenti.
Joanie sudah tiada.
Makin cepat dia lupakan, makin baik.
Syd, aku tidak...
Hentikan.
Dia bahkan tak akan datang menjemput putranya.
Aku muak dan lelah mengawasi anak-anakku.
Kakek Syd, perhatikan.
Ya, itu bagus.
Ibu harus pergi. Shift mulai jam 8:00.
Makan siang di kulkas, dan ayamnya...
Ayam di microwave.
Tekan saja "start".
Kukira Ibu tak pergi malam ini.
Kita sudah bahas ini, ingat?
Ibu ambil beberapa shift tambahan?
Kau bilang tak masalah.
Aku tak masalah sampai aku sadar
kenapa ibu mau shift tambahan itu...
agar ibu bisa pergi dan lembur dengan Ray si Dokter Anak.
Menjijikkan, Dee Dee.
Dia undang kita ke Nashville akhir pekan ini
untuk nonton bandnya main.
Kita harusnya melukis air terjun akhir pekan ini.
Ibu tahu, tapi itu akan menyenangkan.
Kita akan menikmatinya selama akhir pekan.
Ini Nashville.
Dia orang baik, Deirdra.
Hanya...
- Beri dia kesempatan. - Beri dia kesempatan.
- Tolong jangan begitu. - Tolong jangan begitu.
Jangan apa?
Kau tahu apa itu.
Kita akan melukis air terjun di akhir pekan yang lain, oke?
Tutup pintuku.
Cukup untuk hari ini.
Tunggu, apa?
Hey, Eddie.
Mereka salah mengeja namanya, Daveed.
Tertulis "John."
- Tulisannya "John." - Ya.
- Namanya Joan. - Dengar, kita...
- Kita bisa memperbaikinya. - Tidak.
Aku harus tunggu dulu seminggu untuk sembuh.
Aku punya waktu seminggu untuk "John."
Penerjun itu sudah diidentifikasi
sebagai Andrew Thornton dari Paris, Kentucky.
- Tunggu, apa itu kita? - Hai.
Dengar, Syd mengkhawatirkanmu.
Katanya kau belum bertemu Gabe beberapa minggu.
Aku sangat sedih, bung.
Aku sangat sedih.
Paham?
Boleh minta... penne, tolong?
Pakai ayam, atau cuma...
Ini yang biasa.
Sudah kuduga kau akan telat.
Akhirnya bisa masuk. Lihat.
Berapa uang bekalmu?
Sekitar seribu, tapi cukup.
- Boleh ke toilet? - Tidak.
Ibuku akan segera pulang.
Kita harus pergi jika mau sampai ke air terjun saat makan siang.
Kenapa dengan makan siang?
Cahaya, Henry.
Tapi aku harus pipis.
Pipis di luar.
Kenapa aku bolos sekolah denganmu?
Kau lebih suka menyuruh dari pada para guru.
Sekarang, orang adopsi...
Aku tak yakin dengan siapa aku bicara di sana...
katanya aku seharusnya cari Lab.
Yang menyenangkan,... bersahabat dengan manusia.
Entah apa ada kesalahan,
karena yang kudapatkan cuma semacam...
- Bob? -... Entahlah.
yang bagus.
- Bob, Kapten bilang waktunya pergi. - Mengerti.
Hei, nanti kutelpon lagi.
Hei, Reba.
Ada rencana malam ini?
Bob, kau orang baik.
- Aku tidak... - Bisa jaga Rosette?
Aku harus ke Georgia untuk kasus Thornton.
kau bilang kau pandai mengurus anjing.
Kubilang aku punya anjing.
Kau tak punya yurisdiksi di Georgia.
Ada sopir truk dengar beberapa orang ngobrol di bar semalam.
- Akan kuceritakan di dalam mobil. - Tidak.
Pasti mereka anak buah Syd.
Ayolah. Kau harus bersikap baik dengannya.
Aku cuma tinggalkan dia sehari.
Tolong?
Entah apa aku bisa percaya orang lain di sekitar sini.
Pergilah.
Kami akan baik-baik saja.
Terima kasih.
Heran, ranselku bisa tertinggal.
Aku tak heran. Aku tahu jalannya.
Sekolah akan menelepon.
Kau tahu? Biar saja.
Ibumu akan marah.
Ayahmu juga.
Dia tak peduli aku bolos.
Untuk gadis yang suka ditinggal sendirian,
kau lakukan banyak hal untuk dapat perhatian.
Aku tak cari perhatian.
Aku cuma mau melukis air terjun.
Akui saja.
Kau mau dia tahu dan mengkhawatirkanmu.
Astaga! Sialan!
Coral, ini Sari.
Dee Dee ada di sana?
Sekolah barusan menelepon.
Tidak.
Ya, bisa sambungkan pada Elliot?
Ya, putrinya bolos sekolah,
jadi bisa sambungkan padanya?
Setiap kali kutelepon, dia di kamar mandi.
Kenapa dengan dia?
Lupakan.
"Air Terjun Rahasia"
PUSAT PENGUNJUNG HUTAN LINDUNG CHATTAHOOCHEE
50 sen.
Aku tak mau lihat bungkusnya di luar
- di tanah, kan? - Tidak, Bu.
Kau salah satu dari anak-anak yang beriku banyak masalah?
- Apa? - Kosongkan sakumu.
Saku rompi. Ayo.
Itu parfum?
Bukan urusanmu.
Baunya sangat wangi.
Ya, itu parfum Eropa.
Ya, aku lagi menunggu seseorang.
Terlalu wangi?
Sama sekali tidak.
Baunya mewah.
Ya, memang.
Mau permen?
Tentu.
Aku suka yang hijau.
Ini yang merah.
Ya, Bu.
Sial. Dia datang.
Aku di tempat yang tepat?
Benar.
Sudah kubilang ini besar.
Itu memang besar.
Bau apa ini?
Parfum Eropa.
Ada yang merokok?
Dia.
- Bisa kau percaya? - Apa?
Rokok membunuh orang.
- Ya, tapi... - Dan binatang.
Kebakaran hutan penyebab kematian nomor satu bagi satwa liar.
Ya, dan kau harus belajar
bukannya membahayakan seluruh ekosistem.
Pergi saja dari sini.
Keluar.
Sulit dipercaya.
Ada Justin Bieber di sini, Ranger.
Itu berhasil.
Hei, Henry!
Sepertinya rusa di papan pengumuman ini berbuat mesum!
Tunggu.
Serius, kau ngapain?
Menandai wilayah kita.
Jangan berak disini!
Aku tidak berak.
Hai. Ibumu beri bekal makan siang lebih untuk sekolah lagi?
Ayahku tak sempat membuatnya.
Hei, Henry.
Coba lihat.
Ini narkoba, menurutku.
Narkoba?
Ingat orang di pertemuan itu?
Dia tunjukkan pada kita foto-foto barang yang mirip ini.
Ya. orang buntung dari Vietnam.
Tidak.
Ini pasti kokain.
Ya. Tentu saja.
Aku tak biasa melihatnya seperti itu.
Biasanya berbentuk bubuk di jalanan.
Kapan kau pernah lihat kokain di jalanan?
Saat aku memakainnya.
Sungguh?
Dengan siapa?
Dengan Faulk.
Sepulang gereja.
Faulk tak pakai kokain sepulang gereja.
Kau berteman dengan Faulk?
Tidak. Dia mesum.
Maka kau tak tahu.
Bohong.
Kau kesal karena tak diundang.
Aku tak peduli tak diundang.
Kedengarannya seperti kau peduli.
Pakai saja, kalau begitu.
Apa?
Kau sudah pernah pakai. Kau bisa pakai lagi.
Kita berolahraga. Menembak bola dan sebagainya.
Aku tak bisa pakai kokain saat menembak bola dan berolahraga.
Itu tak bagus.
Baik.
Pisauku.
Oke, jadi bagaimana caranya?
Makan.
Berapa banyak?
Satu sendok makan.
Dasar bajingan!
Apaan ini?
Dasar cupu.
Kalau begitu kau saja.
Sial!
Apaan ini?
Ini tak se-enak yang biasanya kupakai.
Menurutmu, berapa nilai barang ini?
Mari kita jual narkoba bersama.
Ya, kita bisa menjualnya di jalan seperti kau dan Faulk.
Ada lagi.
Ada yang ambil isinya.
Rusa, mungkin.
Bisa bayangkan, rusa makan kokain?
Itu akan jadi seperti ini.
Itu seperti, masuk ke pepohonan....
ya, dan kemudian tersangkut.
Kemudian rusa itu akan sangat sedih.
Hei, Dee Dee. Menurutmu ayahku pernah pakai kokain?
Ayahmu pasti pakai kokain.
Tenggorokanku jadi seret.
Hentikan itu.
Dia pakai kokain?
Jangan bergerak.
Dengarkan aku.
Kau harusnya menangkap Eddie, bukan mengoceh.
- Sekarang kita ada masalah. Paham? - Paham.
Aku akan mengurusnya.
Gabe, tangani itu. Gabe.
- Kakek Syd! - Gabe, membuatku pusing.
Dasar...
Brengsek.
Joan sangat suka lagu ini.
Katanya dia nyanyi dengan jiwa orang berusia seribu tahun.
Eddie, dengar.
Saat Joanie meninggal,
Maaf aku tidak, kau tahu...
Tak apa.
Tidak, aku bisa berbuat lebih.
Tak perlu.
Harusnya aku ada di sana.
Aku tak membutuhkanmu di sana.
Aku tak bergaul lagi dengan pengedar narkoba.
Bertentangan dengan aturanku.
Aku lebih dari sekedar pengedar narkoba.
- Tidak. - Ayolah, Eddie.
Kita teman, kan?
Tidak.
Baik.
Kurasa dia senang Joanie meninggal.
Dia tak senang.
Menyalahkan dia karena kutinggalkan bisnis keluarga,
bisa dibilang begitu.
Kadang-kadang...
- Aku penasaran, itu gara-gara dia. - Apa?
Tidak, Joanie meninggal karena kanker.
Aku tahu.
Mungkin dia memberinya kanker.
Kau tak bisa memberikan kanker pada siapa pun.
Ya, bisa. Dengan stres.
Berhenti membelanya.
Mungkin harus kumatikan musiknya.
Jangan!
Baik.
Oke, jadi kita mulai...
- Kau perhatikan kukuku? - Kukumu indah.
-Terima kasih. Kita mulai... - Permisi. Rangernya ada?
Aku pakai seragam Ranger.
Kalian melihat seorang gadis,
13 tahu, lewat sini? Putriku...
Kau kehilangan putrimu di hutan lindung.
Dia ke sini, mau ke air terjun.
Ya. Pendaki di bawah 16 tahun harus didampingi orang dewasa.
Aku tak tahu dia ke sini.
Ada banyak anak yang kabur,
nakal, anak muda yang kurang bahagia
dengan suasana di rumah.
Dia bukan kabur.
Dia cuma datang untuk melukis...
Ada yang bisa tolong tunjukkan arah Blood Mountain?
Ini memang Blood Mountain.
Maaf. Aku Peter.
Ini Peter, perwakilan inspeksi satwa liar.
Kami akan ke sana.
Boleh ikut?
Peter, inspeksi satwa liar
adalah proses yang sangat penting.
Kita tak mau kau terganggu
oleh putrinya yang dalam kesusahan di sini.
Tak ada yang bisa menggangguku
untuk memastikan seluruh komunitas biologis aman
untuk semua teman-teman kami.
Teman-teman?
- Maksudnya binatang. - Aku tak suka sebutan itu.
Dia tak suka menyebut itu binatang.
Aku tak akan jadi beban.
Akan kuambil topiku.
Oke.
Pakai sepatu buat mendaki?
Ya. Kurasa aku akan baik-baik saja.
- Aku punya sepatu bot. - Ya.
Ayolah, Eddie.
Aku sudah selesai memainkan permainan ini.
Kaulah yang mau memainkan ini.
Kau masih punya tiga pertanyaan lagi.
- Dengar. - Apa?
Aku lelah memainkan permainan ini.
Kau tak lelah. Kau cuma tak mau kalah.
Aku mau masuk dan pipis, oke?
Aku tak tahu Ranger punya senjata.
Ranger petugas perdamaian.
Artinya kami bisa menembak orang.
Hutan tempat berbahaya.
Geng Puber itu berbahaya.
Geng Puber?
Para remaja. Anak-anak nakal.
Mereka menyerang para pendaki.
Mereka menyerang siapa saja?
Mereka menikamnya dengan pisau.
Menyebut diri mereka Doochamps.
Hati-hati.
Mereka bisa muncul entah dari mana.
Entah dari mana.
Persetan.
Dia takut, bung.
Kosongkan sakumu.
Tidak.
Tolong kosongkan kantongmu.
Karena kau minta dengan sopan.
Kau kira ini lelucon?
Ya.
Hajar dia, teman.
Hajar dengan pisau. Ayo.
- Tikam dia. - Ayo. Pakai pisau!
Ayo!
Ayo, Rocky.
- Ayo, Rocky. - Banzai!
Berikan skateboardnya!
Kau akan mampus!
Menyerahlah!
Apa...
Ambil ini!
Skateboard sialan!
Astaga.
Kenapa kalian?!
Sial!
Aku suka jalan ini.
Suka naik ke sana.
Tunggu, kau mau kemana lagi?
Apa? Air terjun.
Air Terjun Rahasia. Benar, kita naik lewat sini
- atau memutar. - Aku suka memutar.
Kau bisa lihat bagian atas...
lebih langsung...
Baiklah. Kita lewat sini.
Sial.
Sudah kubilang dia seharusnya tak ikut.
Sungguh mengganggu.
Dia bisa mendengarmu.
Aku mau naik melihat sunset.
Kenapa lama sekali?
Kau ngapain?
Tolong bilang kau temukan mereka sudah seperti ini.
Mereka menyerangku.
Mereka mati?
Salah satunya mungkin.
Yang menikamku mungkin sudah mati.
Astaga... mereka anak-anak.
Aku suka jersey ini.
Oke, mereka tak apa.
Syukurlah.
Tak mungkin.
Daveed?
Apa yang terjadi?
Hai.
Bangun.
Di mana kau temukan ini?
Dari mana datangnya energi ini?
Kalian mau membunuhku.
Mulutmu busuk.
Sudah sering kuingatkan.
Di mana kau temukan ini?
Di atas gunung.
Mana sisanya?
Aku tak tahu.
Dengar, aku barusan menghajar kalian bertiga dalam sekejap.
Menurutmu apa yang akan kulakukan
Saat kau sudah tersungkur?
Oke.
Kami simpan di bawah gazebo.
Kembali lagi nanti malam.
Gazebo?
Bagunan seperti paviliun.
Aku tahu apa itu gazebo.
Aku tidak tahu.
Teman-temanku mati?
- Tunjukkan di mana. - Astaga.
Aku merasa agak lelah.
Kurasa aku harus istirahat.
Oke. Mau tidur siang?
Eddie, ambilkan senjata.
Ada di laci mobil.
Aku lebih suka tanpa senjata.
Ya. Sama.
Dan aku lebih suka tak ditikam.
Jadi, Eddie, tolong ambilkan senjatanya.
Oke.
Oke.
Baiklah.
Baiklah, aku bersiap.
Santai.
Rasanya makin dingin.
Ayo cepat.
Jadi, dari mana kalian?
Diam. Jalan terus.
Pendakian jadi lama jika kita tak ngobrol.
Sebaiknya pendakiannya tak lama.
Temanku cukup serius, bukan?
Menurutku dia kurang senang
setelah ditikam bahunya.
Itu bukan ulahku.
Aku tak menyalahkan dia.
Ditikam itu menyebalkan.
Hei, diamlah.
Ya, Reba, ini Bob.
Aku mau tahu keadaan Rosette.
Aku baru ingat belum pamit dengan benar.
Aku...
Entahlah apakah anjing memikirkan hal macam itu, tapi...
Bagaimanapun, aku...
Sekali lagi terima kasih sudah membantu.
Daah.
Lihat ini.
Tidak.
Lihatlah sampah.
Orang tak menghargai.
Plastik ini akan berakhir jadi sampah.
Biar kuambil.
- Terima kasih, Ranger. - Dee Dee!
- Itu lengket. - Ada minyak di mobil.
Dee Dee! Henry!
Karena jika itu tetap terbuka,
- binatang bisa masuk ke sana. - Ya, binatang.
Binatang apa?
- Tupai? - Tupai bisa masuk.
- Tupai? - Ya, tupai masuk ke sana.
- Dee Dee! - Sigung.
Raccoon, pencuri kecil.
- Itu benar. - Memakai topeng.
- Ya, dengan pakaian kecil yang lucu. - Itu menggemaskan.
Sigung.
Sigung.
- Posum. - Posum.
- Tentu posum. - Posum.
Hei, posum.
Ny. McKinndry!
Henry?
Di sini! Halo?
Henry?
Di atas sini!
Hai.
Henry, ngapain kau di atas sana?
Tidak.
- Itu sangat bahaya. - Tidak.
Itu terlalu tinggi. Kau harus turun.
Turun.
Jangan marah, tapi kami bolos sekolah.
- Tak apa, Henry. - Ini tinggi.
Tapi ada beruang.
Beruang yang sangat menakutkan.
- Beruang? - Ya, aku tahu.
- Itu kacau! - Hai!
Itu tak sopan.
Maaf sudah mengumpat, tapi beruang menyerangku dan Dee Dee.
Beruang menyerangmu?
- Henry, di mana Dee Dee? - Tidak.
Beruang binatang yang sangat damai.
Kau pasti sudah membuatnya kesal.
- Ya, kau memberinya makan? - Apa yang kau lakukan?
Tak ada! Kalian harus sembunyi!
Kuberi tahu, itu bukan sembarang beruang!
Kalian harus dengarkan aku!
Henry, di mana Dee Dee?
Monster itu membawanya.
Sekarang, aku tak akan menyuruhmu lagi, gadis kecil.
Turun sekarang.
Aku...
Dee Dee!
Peter!
- Tidak! - Peter!
Tidak!
Dia melepasku! Dia kabur!
- Henry, lompat. - Terlalu tinggi.
Sudah pergi?
Kau melihatnya?
Ya.
Kenapa kau menembakku?
Menunduk saja!
Ini salahmu.
Tepat di belakangmu. Aku melihatnya.
Menunduk.
Apa?
Tolong aku!
Tolong!
Ranger!
Beruang itu menangkapmu?
Bajingan!
Aku akan menangkapnya.
Akan kukejar bajingan itu.
Aku akan panggil bantuan.
Kau mau kemana?
Tuhan maha Besar.
Hai. Apa...
Dimana itu?
Hai!
Aku harus bagaimana?
Keparat!
Kembali! Bantu kami!
Astaga!
Ada yang tak beres dengan beruang itu.
Sudah kubilang.
Kenapa dia seperti itu?
Kau memberinya kokain?
Tidak. Tapi kau aman.
Beruang tak bisa manjat pohon.
Tentu saja bisa!
Lalu kenapa kau manjat ke sini?
Tak apa.
Oke.
Tidak.
Henry, naik. Henry, cepat.
Panjat! Kau harus lebih tinggi!
- Panjat. - Ayo, Henry!
Ayo!
- Henry, cepat! - Naik lebih tinggi!
Naik!
Henry, ayo!
Astaga.
Ayo, Henry! Tidak.
Tidak!
Astaga. Henry!
Astaga.
Sial.
Tidak!
Lepaskan aku! Tidak!
Lepas! Lepaskan aku!
Henry, lompat! Lompat turun!
Cepat, Henry!
Tak apa. Kau baik-baik saja.
Kau hampir sampai. Ayolah, sayang.
Ayo.
Ayo.
Ayo. Sembunyi.
Kacau sekali.
Orang itu pakar beruang
tapi tak tahu kalau beruang itu mabuk kokain.
Kau bilang apa?
Kami temukan kokain, Ny. McKinndry.
Ada kokain di hutan, dan beruang itu memakannya
lalu menggejarku dan Dee Dee.
Sekarang menyerang orang itu.
Kau dengar dia teriak?
Dia pasti sudah mati.
Aku tak mau mengingatnya.
Tapi sepertinya binatang itu
tetap mengejar orang selamanya.
Henry, saat beruang membawa Dee Dee, apa dia...
Hidup? Ya.
Beruang membawanya kesana.
Kita harus pergi. Ayo.
Dia menyerangmu juga?
- Binatang sialan. - Ya, kau boleh sebut dia begitu.
- Hubungi ambulan. - Sudah.
Buat dia tetap terjaga.
Ya, sedang kucoba.
Kau brengsek!
- Kau Doochamps! - Hei, itu bukan punya kami.
Kami menemukannya.
"Itu bukan punya kami."
Aku Ranger.
- Aku tak bodoh. - Aku tahu.
Katanya aku tak bisa menjaga keamanan hutanku,
aku tak pantas dapat promosi.
Aku sudah berada di Yellowstone sekarang
jika bukan karena kalian!
Kalian.
Ada orang di luar.
Itu dia. Buka pintunya.
Ya.
Sekarang, buka saat kuhitung sampai tiga.
Tunggu. Kau mau menembaknya?
Ya, akan kutembak!
Dia menggigit bokongku!
Kenapa dengan orang itu?
Buka saat kusuruh.
Sekarang.
Itu beruang.
Apa-apaan ini?!
Aku tak sengaja. Maaf.
- Maaf? - Aku minta maaf.
- Kemana beruang itu? - Kau membunuhnya.
Di mana beruangnya?!
- Aku tak tahu! - Tutup pintunya!
- Tutup pintunya. - Astaga.
Tutup pintunya.
Astaga. Maaf.
Diamlah. Periksa di sana.
Dia di atas.
Dia di atas.
DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE AYO KUNJUNGI LXWHITELABEL.COM
MAIN DI LXWHITELABEL.COM PASTI PUAS & KETAGIHAN
Aku melihatnya
Mungkin anak itu bisa membantumu.
Dengar, aku sudah selesai mainkan permainan ini.
- Permainan apa? - 20 pertanyaan.
Daveed sangat cuek. Itu mengherankan.
- Dia tanya apa sejauh ini? - Dia terus menebak-nebak.
Seperti, "Apa itu laba-laba?
Apa itu panah?"
Kau apa, orang baru?
Hei, perluas, lalu persempit.
Semua orang tahu itu.
Kita sudah dekat dengan gazebo?
Itu salah satu pertanyaanmu?
Itu lebih besar dari kotak roti?
Tidak. Daveed yang perlu bertanya.
Tanyakan itu lebih besar dari kotak roti.
Itu lebih besar dari kotak roti?
Ya.
Ya!
Apa itu Abraham Lincoln?
Apa? Tidak.
Perluas, lalu persempit.
Kau punya satu pertanyaan lagi.
Subtitle by RhainDesign
Dee Dee!
Kau yakin ini jalannya?
Tentu.
Dee Dee! Tak apa. Ini Ibu.
Syukurlah.
Apaan ini?
Ini cat. Cuma cat merah.
Aangat mirip dengan darah. Bagaimana kau tahu?
Aku perawat, Henry.
Benar juga.
Ayo.
Gadis pintar.
Henry, ayo. Dia tinggalkan jejak.
Ny. McKinndry, kau pernah pakai kokain?
Apa?
Kenapa kau tanya?
Cuma mau tahu apa itu punya efek samping lama...
untuk beruang, tentu saja, walaupun cuma sedikit.
Itu bisa menciptakan ketagihan bagi beruang.
Bagaimana jika beruang tak mau memakainnya lagi?
Itu seharusnya tak masalah.
Tapi Ibu dan Ayah Beruang akan sangat marah
karena narkoba... terutama kokain...
sangat, sangat buruk.
Bagaimana jika binatang itu tak tahu?
Henry.
Kita selalu mencari tahu.
Dee Dee!
Medis!
Buka saja.
Ya, buka. Menurutmu?
Bisa dorong, lebih kuat?
- Kudorong sekeras... - Biar...
- Baiklah. Kau saja. - Aku saja.
Kau saja. Ya.
Tunjukkan caranya.
Ayolah, Beth. Kau kuat, kan?
Ya. Biar kulihat.
Apa itu?
- Lihat sesuatu? - Kau bisa...
- Kau bisa bantu? - Ya.
Apa yang terjadi dengan feminisme? Sudah mati?
- Ayo. - Tunggu. Oke, tunggu.
Sial.
Ayo.
Astaga, aku berusaha.
Ayo, dorong.
Aku berusaha.
Menurutmu mereka gegar otak?
Memang.
Astaga.
Di ditembak.
Ya. Jelas sekali.
Sial.
Ini Ranger.
Tom. Kemari.
Dia punya senjata.
Tom! Halo?
Lepaskan.
Tak apa.
Kau yang menembak orang itu?
Beth?
Tak apa. Tenanglah.
Beth, kita harus pergi.
Tak apa.
Beruang.
Beruang.
Ayo pergi.
Tom, bangun!
Jangan lihat kebelakang.
Bertahanlah. Dorong.
Sial.
Maaf.
Ayo.
Ada lagi yang terkejut dengan hujan pagi ini?
Aku tahu kalian terkejut.
Tinggalkan dia!
Berita kami selanjutnya,
- cuaca pagi hari, tapi pertama... - Ayo! Jalan!
...lebih banyak hits favorit kalian di sini di 103,7 BOB FM.
- Tom, masuk! - Tunggu!
- Tunggu! - Astaga.
Sial.
Astaga, Beth, aku bahkan belum naik.
Kenapa beruang itu?
Buat apa kau punya senjata?
Hei, cepat! Jalan!
Singkirkan itu!
Astaga! Tembak!
- Sial! - Bunuh itu!
Bukan pohonnya!
- Beruang besar itu! - Diamlah!
Kenapa dia mengejar kita?
Tom, tutup pintunya!
Tutup pintunya, bodoh!
Berhenti meneriakiku!
Sial.
Beth, kebut!
Aku tak tahu bagaimana berbicara dengannya.
Apa sebutannya anak yang baru saja kehilangan ibunya?
Ibuku alasanku jadi orang seperti sekarang ini.
Dan kau orang yang luar biasa.
Menyerang orang yang tak bersalah tanpa alasan.
Kau bisa jangan begitu?
Maaf. Teruskan saja.
Saat ayahku meninggal,
ibuku membelikanku kadal peliharaan.
Itu hal kecil yang paling keren.
Ada sisik hijaunya.
Dia biasa menyebutnya dinosaurus kecil.
Menurutku itu sangat luar biasa.
Aku payah dalam berhubungan dengan orang-orang,
tapi aku berlatih memulai percakapan
pada kadal itu setiap hari.
Dan begitulah caraku bertemu Rocky dan Joe.
Itu timku.
Kami rencana pindah ke New York City bersama-sama.
Mereka temanku.
Jadi aku harus berikan Gabe kadal?
Kau tahu?
Kadal pendengar yang baik,
tapi orang...
orang pandai mendengar.
Itu hal terindah yang pernah kudengar. Terima kasih.
- Bisa kita... - Tak apa.
Kalian berpelukan.
Tak apa.
Di mana gazebonya?
Bisa aku ngomong sesuatu tanpa kau marah padaku?
Aku sudah marah padamu.
Itu hilang.
Sebenarnya apa...
- Tidak! Kumohon! - Daveed, hentikan.
Anak itu mempermainkan kita, Eddie.
Tidak!
Sumpah. Aku tak tahu hilang kemana.
Hilang begitu saja.
Tas ransel tak punya kaki.
Karena cuma kau yang tahu di mana itu,
kuberi satu kesempatan lagi.
Di mana...
Buang senjata dan menjauh dari pemuda itu.
Buang senjata dan menjauhlah sekitar lima hingga sepuluh langkah.
Baik, dengar. Tenang, oke?
Aku tak main-main.
Lakukan saja.
Persetan.
- Kau tak ingin melakukan ini. - Diam!
Aku akan turun.
Aku berusaha...
mencari tempat aman untuk melompat.
Bagaimana kau naik ke sana?
Aku lompat dari pohon itu di sana, tapi...
pinggulku agak sakit.
Aku bisa menangkapmu jika mau.
Tidak! Kalian tetap ditempat!
Ayo...
Ambil.
Brengsek!
Brengsek!
Itu salahmu, Nak.
Ya? Aku menembak jariku sendiri?
Kubilang jangan bergerak.
Bagaimana dia menembak kedua jarinya?
Jarinya bahkan tak bersebelahan.
Sialan kau!
Keluar dari sana!
Sial! Ayo keluar!
Tak pernah!
Astaga! Persetan!
Kalian berdua, tiarap.
Sekarang! Dan jangan bergerak lagi.
Eddie!
Bisa ambilkan jariku?
Bisa kuambil jari-jarinya?
Oke. Ambil.
Perlahan.
Tenang.
Astaga.
Baiklah.
Sekarang, kau kembali tiarap.
Aku akan menyiman ini.
Sekarang, kau di mana?
Sial.
Apa?
Tidak. Sungai.
Henry, lihat.
Itu sweter Dee Dee.
- Ayo. - Kita menyeberang?
Kita di jalur yang benar.
Bisa kurasakan.
Ibu?
Persetan.
Brengsek.
Jerseyku.
Sampai kapan kau akan buat kami seperti ini?
Sampai orang di gazebo itu
membuang senjatanya ke hutan.
Maka kita akan di sini selamanya.
Bukankah Syd sudah cukup mengacaukan hidupmu?
Kita tak perlu mati karena ini.
Eddie, bisa kuatasi.
Kau bisa?
Kusimpan jari-jarimu di sakuku.
Kalian akan ditangkap.
Hukuman narkoba yang diterapkan sejak Nixon mati,
jadi bersiaplah untuk hukuman sepuluh hingga 15 tahun
berak di depan teman satu selmu
dan waktu mandi yang diawasi.
Detektif, Yang Mulia, aku tak bersama mereka.
Aku bahkan belum pernah pakai kokain.
Mungkin sekali... di pesta sekali.
- Aku tak bisa masuk penjara. - Kau tak akan masuk penjara.
Aku tak bisa berak di depan orang.
Aku tak pernah bisa berak di depan orang.
Aku suka berak dengan tenang.
Jangan ada yang bergerak.
Ada beruang.
Ya.
Tidak.
Aku tak akan terkecoh dengan kalian...
Sialan.
Kalian diam saja. Jangan bergerak.
Pura-pura mati.
Sial.
Ya ampun, kau sial.
Eddie, kau bisa napas?
Apa-apaan ini?
Kurasa itu ya.
Ada yang bisa lakukan sesuatu?
Mungkin orangmu bisa melakukan sesuatu.
Bisa kau pindahkan?
Tentu. Kenapa aku tak pikirkan itu?
Dee Dee!
Henry, jangan jauh-jauh. Aku sudah lama tak melihat cat.
Astaga.
Lihat.
Halo.
Dia baik baik saja?
Tolong aku.
Dia punya makanan?
Namanya Elsa,
dan dia sangat cantik.
Kau terluka?
Kau diserang?
Beruang iblis.
Aku mencari putriku.
Dia diserang beruang iblis.
Kau melihatnya?
Kau melihatnya?
- Dia masih hidup? - Ya.
Tolong, bisa tunjukkan ke mana dia pergi?
Bisa tunjukkan? Aku mencarinya.
Aku belum...
Henry!
Akan kutunjukkan.
Kutunjukkan padamu. Ayo.
Dia tak bergerak.
Kurasa sudah mati.
Dia mati di atasku?
Periksa denyut nadinya.
Bisa kau rasa nafasnya?
Aku ragu.
Hei, bung?
Detektif.
Bisa kita gencatan senjata
agar bisa kuperiksa beruang itu sudah mati?
Ya.
Persetan.
Kau tak apa?
Bagaimana menurutmu?
Masih bernafas.
Kita harus pergi.
Dia mungkin baik-baik saja.
Apa-apaan ini?
Dia nanti akan bangun.
Justru itu yang kutakutkan.
"Betina."
Apa?
Beruangnya perempuan.
Bagaimana kau tahu itu?
Karena vaginanya ada di telingaku.
Sial. Dia bergerak.
Dia sadar.
Mundur.
Oke.
Tenang. Santai saja!
Hei.
Mundur.
Apa-apaan?
Oke.
Tidak. Jangan makan itu.
Aku akan mati.
Haruskah kita menembaknya?
Tidak. Kita lihat apa pengaruhnya.
Apa-apaan ini?
Tidak!
- Eddie! - Daveed, tolong.
Apa ini?
Tidak.
- Aku... - Mau ngapain dia?
Aku tak suka ini.
Tolong hentikan.
- Lemaskan! Meluncur ke bawah! - Aku sudah lemas.
- Tembak beruangnya! Tembak! - Jangan tembak!
Tidak. Jangan tembak.
Eddie, kau harus lawan.
Dia mempermainkanmu.
Aku akan tetap diam jika jadi kau.
Keluar dari situ!
Eddie, tolong jangan mati seperti ini. Eddie, kumohon.
Daveed!
Semua yang sudah kita lalui! Ayolah!
Ayo, bantu dia!
Menunduk. Kau tak mendengarkan!
Eddie.
Astaga. Dia akan mati.
Tidak!
Hey, betina.
Ini dia, betina.
Itu dia.
Itu dia.
Ini seperti Natal kokain.
Pergi!
Tak perlu menyuruhku dua kali.
Ayo!
Daveed!
Tas itu nilainya 14 juta.
Kita gencatan senjata, dan gencatan senjata suci di tempat asalku.
Tidakkah kau lihat aku mencoba membantumu, nak? Pergi!
Aku butuh tas itu.
Tinggalkan itu. Ayo pulang saja.
Kita akan bawa tas itu ke Syd, Eddie.
Tembak...
Bukan aku.
Lari! Ayo!
Sial!
Astaga.
- Ayah, ngapain di sini? - Sial.
Di mana Gabe?
Kau tak membawanya ke sini, bukan?
Tenang.
Dia aman di rumah nonton TV.
Apa? Berapa lama dia sendirian?
Kau tinggalkan dia dengan ayah!
Apa ayah terlihat seperti "Ayah Penitipan Anak" menurutmu?
- Kau kenapa? - Banyak.
- Kau temukan kokainnya? - Sedikit.
Sebagian besar dimakan beruang.
- Apa? - Beruang.
Beruang memakan kokain.
Beruang memakan kokainnya, Ayah!
Persetan dengan ini!
Serius, persetan dengan seluruh perjalanan ini.
Eddie, tenang.
Lihat ayah.
Ayah banyak kehilangan kokain di depan mata ayah.
Dan orang-orang yang berurusan dengan ayah,
mereka tak peduli, itu saja.
Dan lihat ayah.
Mereka akan mengejar ayah, keluarga ayah
jika ayah tak mendapatkan uang mereka.
Kau dengar?
Itu kau dan Gabe.
Mengerti?
Kita tak punya pilihan.
Tas itu dibawa polisi dan beruang
di bagunan paviliun.
Ayo.
Ayo, nak.
Siapa di sana?
- Tenang. - Menjauhlah.
Mana ranselnya?
Kuberikan pada beruang.
Kau berikan pada beruang?
Ya. Beruang.
Beruangnya suka kokain.
Pergi kemanan beruan itu?
Aku tak main-main di sini.
Syd White.
Aku sudah mengikutimu sejak lama.
Mereka semua mencariku.
Reba.
Aku selalu tahu kau gadisku.
Aku menangkapmu sekarang.
Hati-hati saat kau borgol orang-orang ini.
Mereka agak licik.
Apa...
Apa yang kau lakukan?
- Maaf, Bob. - Maaf, Bob.
Kau menembaknya?
Kubilang jangan menyakitinya.
Aku tak bekerja untukmu.
Departemen mempercayaimu.
Negara bagian Tennessee memercayaimu.
Amerika Serikat, mempercayaimu.
Aku tahu.
- Kupercayakan Rosette padamu. - Aku tahu.
Siapa Rosette?
Anjing di mobilku.
Kau meninggalkan anjing di mobil?
Ayah meninggalkan putraku di Saint Louis.
Bagaimana anjingku?
Dia anjing penurut?
Ya. Dia anjing penurut.
Cukup.
Katakan ke mana beruang itu pergi,
atau akan kubunuh anjing itu saat aku turun gunung.
Tidak, kumohon, jangan lakukan itu.
Aku akan memilih untuk tak membunuh anjing hari ini,
tapi itu cuma aku.
Bagaimana menurut kalian?
Apa yang lucu?
Predator puncak, mabuk kokain,
dan kau mau mencarinya.
Ke utara.
Ya, tentu.
Ke utara.
Ayo.
Beruang iblis ada di sana.
Jangan ke sana.
Kau punya anak?
Kami akan punya anak.
Aku harus cari anakku.
Dan namanya Texas.
- Kau punya senter? - Ya.
Ini.
Terima kasih.
Daah, Nyonya dan gadis kecil.
Daah.
Oke.
Tunggu. Aku bagaimana?
Hati-hati.
Sudah kupegang. Jangan jauh-jauh.
Apa itu?
Jangan bergerak.
Tetap diam, Henry.
Mereka terlihat seperti beruang kutub.
Henry?
Dee Dee?
- Dee Dee? - Ibu!
Jangan bergerak. Ibu akan mengeluarkanmu dari sini, oke?
- Tidak. Mereka tak bahaya. - Dee Dee!
- Ibu, aku... - Sayang!
Dee Dee, kau tak apa.
Kau terluka?
- Cuma kakiku. - Kakimu?
Sepertinya sangat dalam.
- Jangan menyentuhnya. - Henry!
Biar kau tetap hangat.
Astaga. Ibu menemukan sweterku.
Gadis pintar.
- Kau meninggalkan kami petunjuk. - Ya.
Kami menemukanmu.
Pakai itu.
- Ibu, maafkan aku. - Ibu sangat menyanyangimu.
Astaga.
Bu, maafkan aku.
- Maaf. Aku hanya... - Tak apa.
Henry sudah cerita semuanya.
Semuanya?
Maksudmu kalian pakai narkoba?
- Kau cerita? - Tidak.
Ibu cuma curiga, dan kau baru saja memastikannya.
Ibu sangat senang menemukanmu dan kau tak apa.
Apa itu?
Beruang kokain itu kembali.
- Kau bisa jalan? - Sedikit.
Ayo pergi, Henry.
Lewat sana.
Terus.
Tak apa. Ayo.
Lihat. Itu jalan keluar.
Ini air terjun.
Henry, menjauh dari situ!
Astaga.
Ini dia.
Syd, mari kita kurangi kerugian kita.
Bagaimana? Kita terima saja dampaknya.
Kau lihat yang diperbuat beruang itu pada pendaki.
Apa itu?
Astaga!
Apa-apaan ini?
Ayo.
Eddie.
Ambil ini.
Persetan.
Terima kasih.
Beruang sialan.
Eddie, masukkan sisanya dalam tas.
Kau dapatkan keinginanmu?
Ayo pergi.
Masih ada banyak di luar sana.
Kita harus terus cari, mengerti?
Kita belum dapat semua.
Aku mau pergi, Syd.
Pergilah.
Berikan tasnya.
Sejak kapan kalian jadi lembek?
Kalian semua penakut.
Ibu! Bagaimana kita keluar dari sini?
Ini jalan buntu. Kita harus bagaimana?
Jauhi beruang.
Lewat sini.
Ayo. Ada celah.
Henry, kemari.
Dee Dee, masuk ke sini. Ada yang datang.
Dia bawa senjata.
Sekarang!
Ayo!
Apa ini?
Tenang .
- Ayah. - Siapa kau?
Aku seorang ibu.
Syd, ada anak-anak di sini. Ayo pergi saja.
Tidak, aku tak akan pergi tanpa kokain itu!
Jadi sebaiknya ada yang mengambilnya atau orang lain akan mati.
Mengerti?
Pergi.
- Ayo. Bantu dia! - Ya.
Tersangkut.
Brengsek!
Siapa mereka?
Kami akan pulang.
Kami tak akan mengatakan apa-apa, tapi kami akan pulang.
Tak ada yang ke mana-mana!
- Ayah. - Diam, Eddie.
- Ayah! - Diam...
Menjauhlah. Menyingkir.
Enyahlah, bajingan!
Persetan.
Mundur! Mundur... Keparat!
Menjauhlah.
Menjauhlah.
Dia memukul beruang itu.
Berikan saja tasnya.
Tembak beruang itu!
Ke sini.
Hei, tak bisa menembak. Mereka terlalu dekat denganku!
Beri mereka kokain itu. Itu cuma anak-anak beruang.
Ada apa denganmu?
Tembak anak beruang itu, Eddie!
Lepaskan mereka dariku!
- Persetan. - Bantu aku!
Eddie!
Tidak.
Pengecut. Daveed!
Ini, tangkap.
Aku mau bawa pulang anak-anak ini.
Ibu!
Astaga, Ny. McKinndry.
Lihatlah sekelilingmu, Ayah.
Anak-anak sudah terseret ke masalah ini.
Pergi dari sini, bajingan kecil!
Banyak orang mati.
Kau bukan putraku.
Hei, kau!
Ini perbuatanmu.
Gara-gara kau semua ini terjadi.
Untungnya dia tak sepertimu,
karena kau orang yang tak berguna
dan ayah yang payah!
Siapa kau?
Aku Henry,
dan aku sangat lelah!
Ya, aku juga.
Dia mau melindungi anaknya.
Sial!
- Kita harus lompat. - Tunggu, apa?
- Apa? Aku akan baik-baik saja! - Ini tak apa.
Kita akan baik-baik saja.
Ini.
Makan kokain, bajingan kecil.
- Pergi dari sini! - Kalian jangan terlalu jauh.
Kita akan baik-baik saja.
Siap?
Tiga, dua, satu. Lompat!
Sial.
Sial. Kita harus lompat.
Ayo!
Ayo. Tak apa.
- Eddie. Tolong. - Kita berhasil.
Pergi dari sini, brengsek!
Sial. Dia menembakmu.
Tolong!
Enam hari lagi John.
Oke.
Enam hari lagi...
Kumau kau tahu, apa yang kubilang sebelumnya...
Kau lebih dari pengedar narkoba.
Kau temanku. Kau teman terbaikku.
Paham?
Hei, aku...
Aku punya pertanyaan terakhir.
Apa?
Itu 20 pertanyaan.
Aku punya pertanyaan terakhir.
Apa? Baiklah. Tentu.
Itu Joanie?
Itu Joanie, kan?
- Ya. - Ya.
Bagaimana bisa kau tebak?
Kau sangat kentara.
Aku tak mau menebaknya
akan membuatmu menangis seharian.
Dia perawat!
Dia tersambar peluru.
Dia shock.
Berikan tekanan padanya.
Subtitle by RhainDesign
Aku sudah panggil bantuan.
Namanya Rosette. Dia tak suka main tangkap.
Kau harus pergi.
Jaga dirimu.
Hai.
Rosette.
Anjing siapa ini?
Kurasa itu anjingku.
Anjingku dan anjingnya Gabe.
Dia pakai kokain?
Tidak.
Anjing pintar.
Jadi kita jemput Gabe dan pergi, kan?
Ya.
Aku tahu kau akan baik-baik saja.
Kau orang paling tangguh yang kukenal.
Kurasa kau mewarisinya dari ibumu.
Kau benar.
Terima kasih sudah menjemputku.
Aku ibumu. Aku menyanyangimu.
Kau juga, Henry.
Hei, maaf karena terlalu cepat memaksakan Ray.
Tidak. Ibu berhak bahagia.
Henry, jalan sebelah sini.
- Jauhi itu. Ayo. - Aku mau lihat.
Aku juga tak mau lihat.
Jangan lihat.
Lewati saja.
Itu dia polisi.
Hai, Bu.
Aku mau ke Nashville bersama ibu dan Ray.
Mungkin kita bisa pergi setelah aku dan Henry keluar dari rehabilitasi.
Rehabilitasi?
Kami sekarang pemakai kokain.
Kau tahu?
Kami cicipi itu, dan begitulah hidup yang kami jalani,
Ny. McKinndry.
Ya, kau sangat pantas direhabilitasi.
Pihak berwenang tak pernah temukan lagi tas kokain yang dibuang Andrew Thornton.
Sejauh yang diketahui orang, itu masih ada di hutan sampai hari ini...
Rodney, kau dapat gambarnya?
Demi Tuhan, Carol.
Kalau begitu perbesar.
- Sudah merekam? - Tidak, aku merekamnya.
Sangat menggemaskan.
Ini akan bagus.
Tunggu.
Kenapa mereka melihat kita seperti itu?
Sial.
MENGENANG RAY LIOTTA
DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE AYO KUNJUNGI LXWHITELABEL.COM
MAIN DI LXWHITELABEL.COM PASTI PUAS & KETAGIHAN
Ayah!
- Itu untukku? - Hai.
Ya, bagaimana menurutmu?
Apa yang dia makan?
Astaga.
Dia tak akan mengembalikannya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.