Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SABTU, SEMBILAN JULI LEE NA-MI, KAU BISA!
CHANGCHEON-DONG, SEODAEMUN-GU
DESAIN PRODUK BARU
KIRIM EMAIL KLIEN TENTANG PRODUK
INVENTARIS
Mainkan lagu untukku.
MAINKAN LAGU UNTUKKU
"HELLO" PIPIBAND
INI HARINYA!
IRI, AKU TAK BISA PERGI
NA-MI, JAWAB
KAPAN KAU SELESAI?
PUKUL 7:30, MAKAN APA?
PERUT BABI JONGNO
#JELI COKELAT MIN, #SUKSES BESAR
KEMACETAN KANTOR CHANGCHEON-DONG
Halo.
SALDO 6,800 WON
BLOK 206, DUA BANGKU
SELANJUTNYA
BANGKU TAK TERSEDIA
Untuk yang ingin memulai perusahaan rintisan...
- Halo. - Hai.
MASSIT GONAAK RASA STROBERI TELAH DIRILIS!
DIET DENGAN MINUMAN LEZAT
PRODUK BARU
- Aku mau pesan salad. Kau mau? - Ya.
PENAWARAN PINJAMAN
AYAH BESOK JANGAN TERLAMBAT KERJA
OKE
KO JEONG-HUN TOKO NAVER
Halo. Ini dengan Massit Gonaak.
Sampai jumpa.
CD PIPIBAND
- BISA DITAWAR? - DISKON 1,000 WON
- AKU MASIH SEKOLAH. SETENGAH HARGA? - MAAF.
Jika kau belum berlangganan...
SEWA BULANAN 400,000
APLIKASI DABANG
TABIR SURYA GREEN MILD UP
LIMA BINTANG
LEE*MI
TEMPELKAN PONSELMU
TIBA
- Hai. - Hai.
Bersulang.
Bagus.
PAKETMU TELAH DIANTAR
Kita makan seperti babi.
PINDAI SIDIK JARI ANDA
Ayo foto bersama!
- Oke. - Kemari.
Oke.
Satu, dua, tiga.
Oh, tunggu sebentar.
UNLOCKED
Sejak kebijakan kebebasan memakai masker diterapkan,
kehidupan sehari-hari kita secara bertahap kembali normal.
Tapi, banyak orang
masih menggunakan masker
ketika naik kendaraan umum.
Masih agak canggung
untuk naik metro tanpa masker.
Di tempat ramai, aku merasa...
LOKASI THAILAND
#KEHIDUPAN THAILAND #CHAMNAMUL
MENGUNGGAH
GADIS CANTIK
PENGERAS SUARA
Bersenang-senang semalam?
Aku lihat di Instagram. Kalian sangat liar di karaoke.
Lee Na-mi! Kau masih tidur?
Halo?
Halo? Ini benar ponsel milik Na-mi.
Aku menemukan ponsel ini di bus kemarin.
Benarkah?
Ponsel itu milik temanku.
Apa kau sudah hubungi temanku?
Belum. Haruskah kuberikan pada polisi?
Sebentar, aku akan bicara pada temanku
dan segera menghubungimu kembali.
Ya, aku akan menghubungimu.
Kenapa semua paketnya lusuh?
Lee Na-mi.
Mimi?
Apa kau di toilet?
Hei.
Di mana dia?
Na-mi.
Na-mi.
Astaga, kau menakutiku!
Sialan!
Hei!
LEE NA-MI
AKU TINGGAL DI PULAU JEJU
KEHIDUPAN MANIS PENGANTIN BARU
eeunjoooda MENANDAI ANDA
nameeeda
INI NA-MI!
Aduh, sakit.
Astaga, tentu saja. Kau tidur di luar.
Bagaimana kau bisa pulang?
Aku tidak tahu.
Sepertinya...
aku pulang naik bus.
Di mana ponselku?
- Kenapa? Ada yang hilang? - Ponselku. Coba hubungi aku.
Oke, akan kucoba.
- Tak ada di toilet? Tentu saja. - Jangan sampai hilang.
Apakah di luar? Bagaimana ini?
- Cari lebih teliti. - Di mana, ya?
LG TWINS
GADIS CANTIK
Halo, aku pemilik ponsel.
Halo.
Terima kasih banyak.
Aku tak sadar ponselku hilang karena sangat kelelahan kemarin.
- Maaf lama menghubungimu. - Tidak masalah.
Kau sedang di mana? Aku akan ke sana.
- Aku di Seogyo-dong. - Seogyo-dong?
Jika tak merepotkan, bisakah datang ke Kafe Mizi?
- Ya, sampai jumpa satu jam lagi. - Terima kasih.
KATA SANDI SALAH
SILAKAN COBA LAGI DALAM 30 DETIK
Tak ada sidik jari dan barang bawaan?
Siapa pun bajingan ini, dia sangat terencana.
Astaga.
Dia terlihat seperti mencari bantuan.
Karena hujan turun sejak pekan lalu, kupikir sulit menemukannya.
Kita beruntung.
Berkat hujan, semua bukti juga hanyut dan babi hutan menemukannya.
Sialan.
Hati-hati.
- Menemukan sesuatu? - Tidak.
Kami hanya menemukan ini.
- Apa itu? - Suplemen nutrisi pohon.
Suplemen nutrisi?
Ya, tapi aku tak yakin ada hubungannya. Bisa saja terkubur sebelum itu.
WOO JUN-YEONG
Suplemen yang sama dikubur bersama korban?
Jun-yeong pasti pelakunya. Itu pohonnya.
- Ini pasti kebetulan. - Persetan.
Dengan ini, jelas dia ke sana kurang dari sebulan lalu,
dan saat itulah korban meninggal.
Bajingan itu membunuh orang? Apa itu masuk akal?
Ya, apa itu masuk akal? Dia terlalu penakut untuk membunuh.
Sebenarnya apa yang kau katakan?
Sudah tujuh tahun dia pindah, tapi belum mengubah alamatnya.
Pergaulannya pasti buruk.
Jadi, mungkin saja orang di sekitar Jun-yeong pelakunya?
Benar.
Kita harus bertanya padanya, siapa yang dia bawa ke sini.
Hubungi dia. Kau tahu nomornya?
Astaga. Kau belum bicara dengannya selama tujuh tahun.
Bagaimana kau menemukannya? Perlu surat perintah?
Bahwa dia kaki tangan dalam kasus pembunuhan?
Untuk apa? Ada Divisi Orang Hilang.
Jika ingin menemukannya, dapatkan surat perintah.
Ya, aku ingin melaporkan putraku, Woo Jun-yeong, sebagai orang hilang.
Aku datang lebih awal karena khawatir Ayah lelah.
Lucu sekali.
Ponselmu sudah ketemu?
Bagaimana Ayah tahu?
#GADIS MABUK #PONSEL HILANG
Sial.
Kau ini sungguh...
Sudahlah. Lagi pula, kau tak akan mendengarkan ucapan Ayah.
Sejak kapan Ayah menggunakan Instagram?
Kenapa? Memang tidak boleh?
Ayah punya pacar?
Berhenti omong kosong dan minum ini. Kau bau alkohol.
Buahnya sudah matang? Seharusnya beri tahu aku sebelum dipetik.
Katamu kau sibuk.
Kapan akan dijual?
Dijual apanya? Tak ada yang memesannya.
Kau saja yang minum.
Ya, ini Kafe Mizi.
Oh, iya. Tunggu sebentar.
Hei, ponselmu.
Cepat jawab.
- Halo. - Maafkan aku.
Aku tak sengaja menjatuhkan ponselmu dan layarnya rusak.
Apa?
Aku bawa ke toko reparasi.
Aku telah membayarnya, jadi kau bisa mengambilnya.
Kau tak perlu melakukannya.
Silakan tulis alamatnya.
Jungang-ro, 103-gil, 46.
Pusat Perbelanjaan Hyeongje, 414. Namanya, Toko Reparasi Woo.
JUNGANG-RO, 103BEON-GIL
PUSAT PERBELANJAAN HYEONGJE
REPARASI WOO GUNAKAN MASKER SEBELUM MASUK
- Halo. - Ya.
Aku diberi tahu bahwa ponselku ada di sini. Yang Ini.
FORMULIR PERMINTAAN PERBAIKAN PONSEL
LEE NA-MI
LAYAR RUSAK
KATA SANDI
SEKARANG, MASUKAN LENSA KAMERA
KATA SANDI
PILIH TINDAKAN
PASANG
TUNGGU HINGGA PEMASANGAN SELESAI
Wah, hasilnya bagus. Ini seperti baru.
- Terima kasih. Selamat tinggal. - Ya.
GADIS CANTIK KAU BELUM MENEMUKANNYA?
SUDAH KETEMU!
GADIS CANTIK
- Sudah selesai? - Belum, sedang istirahat.
Aku menemukan ponselku. Busnya datang. Tunggu.
- Ya. - Halo.
Dia meninggalkannya di reparasi dan membayarnya.
Benarkah? Itu jarang terjadi.
- Siapa dia? - Tak tahu, dia pergi.
Oh, ya.
Cepat hapus foto itu.
Terlihat bagus, 'kan?
Itu sebagai pengingat agar kau berhati-hati lain kali.
Diam. Aku akan membalas dendam.
Oh, ya? Mau aku unggah lebih banyak?
Aku minta maaf.
Terima kasih.
Semoga wawancaramu sukses. Aku akan buatkan sari buah plum.
Ayahmu membuat ekstrak plum?
Ya, tapi tidak cukup banyak untuk dijual tahun ini.
Aku sisakan untukmu, jadi jangan khawatir.
Baiklah.
KAFE MIZI
SISA BATERAI 15%
Selamat datang.
Halo.
Itu...
Apakah kau tidak menjual sari buah plum sekarang?
Itu tak ada di menu. Bagaimana kau tahu?
Aku sangat menikmatinya saat musim panas tahun lalu.
Apakah saat ini tidak tersedia?
Itu...
Akan kubuatkan untukmu.
Terima kasih.
- Selamat menikmati. - Tunggu sebentar.
Apakah ini kembali tersedia di menu?
Tidak, aku tak yakin. Peminatnya tidak banyak.
Kalau begitu, bolehkah aku minta tolong?
Maksudku, tidak banyak tempat yang menjual sari buah plum.
Aku akan bicara dengan bos mengenai itu.
Ya, aku mohon padamu.
Kami menanam plum ini sendiri di rumah.
Oh, begitu. Tidak heran sangat enak.
Terima kasih. Selamat menikmati.
Ayah ke mana saja?
Kau kenal dia?
Tidak. Kenapa?
Kalian tampak akrab.
Aku kira dia pelanggan tetap.
Pelanggan tetap?
Kenapa Ayah bilang tak ada yang memesannya?
Kenapa kau menjualnya? Itu bukan untuk dijual.
- Ayah membuatnya hanya untukmu. - Bos, aku akan pulang.
Kau sudah makan?
Tidak perlu.
Coba tanyakan istrimu.
Dia pasti tahu.
Dia pindah karena tak ingin merawat ibunya.
- Kau pikir mereka masih berhubungan? - Ya, mau bertaruh?
IBU INGIN KIRIM CHAMNAMUL. KAU MASIH TINGGAL DI GAYANG-DONG?
AKU PINDAH KE HWAGOK-DONG.
LAGI? KENAPA KAU SERING PINDAH?
AKU AKAN MENETAP, JANGAN KHAWATIR CATAT ALAMATKU
BAJINGAN ITU BISA MELIHAT PONSEL IBU
SUDAH IBU CATAT AKAN IBU KIRIM KE HWAGOK-DONG
TERIMA KASIH, BU. AKU MENCINTAIMU.
WOO JUN-YEONG HWANGHAE 102
GADIS CANTIK
AKU GUGUP... AKU MERINDUKANMU, MIMI
KAU PASTI BISA!
LEE NA-MI, KAU BISA!
PINTU DEPAN 93847462*
RUMAH ATAP 33-82, CHANGCHEON-DONG
Halo.
NAIK BUS SEODAEMUN 05 DAN METRO JALUR DUA
UNIVERSITAS WANITA EWHA
RESEP SESUKA HATIKU MASAKAN CAMPURAN #37
CANAPร AYAM PEDAS
MEMPUNYAI AKUN RAHASIA
UNGGAHAN, PENGIKUT, DIIKUTI
RESEP SESUKA HATI
TIDAK MENERIMA SPONSOR
MUNCUL NAMA PRODUK PERUSAHAAN SEPERTINYA IKLAN TERSEMBUNYI
Aku ingin bayar.
SALDO 472,645 WON
Eun-mi, Chu-yeong!
KARYAWAN DI PERUSAHAAN JELI KONJAC, "MASSIT GONAAK."
- Halo. - Selamat pagi.
Kalian datang cepat.
JOO YEO-JEONG (KEAMANAN DIGITAL) MIMI, APA KABARMU?
AKU GANTI NOMOR
JOO YEO-JEONG DAN JEONG EUN-JOO DEKAT (TAK ADA KONTAK SELAMA DUA TAHUN)
AKU SIBUK CARI KERJA MAAF TAK MENGHUBUNGIMU!
SELAMAT! AYO BERTEMU
TEMPEL
SIMPAN
YANG PERLU DISINGKIRKAN EUN-MI, JA-EUN, CHU-YEONG, SOO-JIN
AYAH, GADIS CANTIK, BU OH
9. LEE NA-MI
Na-mi.
G Market menghubungiku.
Mereka ingin gunakan produk kita untuk acara utama minggu depan.
Sungguh?
Haruskah kita terima, atau tidak?
Aku bingung.
Tentu saja, kita harus melakukannya.
Aku kira ada kabar buruk.
Ini semua berkat kerja kerasmu, Na-mi.
Astaga, tidak.
Wah, ini bagus sekali.
Selamat, Bu Oh.
Pasti sulit bekerja di perusahaan kecil. Terima kasih telah bertahan.
Omong-omong,
kupikir kita harus diskusikan kenaikan gajimu.
Aku siap. Silakan lanjutkan.
Dua kali lipat.
Lima puluh juta won?
Seharusnya kulakukan lebih cepat. Maaf membuatmu menunggu.
Baiklah, mari kita keluar dan umumkan ini.
Tunggu.
Tentang gaji, itu rahasia kita.
Hanya aku?
Kau telah bekerja denganku paling lama.
Itu sudah sepatutnya. Jangan khawatirkan yang lain.
Jadi, jika acara ini berjalan dengan baik, maka yang lain juga...
Aku menyukaimu karena kau setia kawan.
- Akan kukabulkan. - Terima kasih.
Makanlah, sebelum dingin. Agar kau bisa minum obat.
Tapi,
kenapa tiba-tiba chamnamul?
Aku teringat Jun-yeong.
Dia suka chamnamul.
Benarkah?
Bagaimana kabarnya?
- Bagaimana aku tahu? - Kalian tak saling menghubungi?
Kenapa kau tiba-tiba bertanya tentang Jun-yeong.
Kemarin aku lihat pohon plum di TKP.
Kita menanam pohon plum saat Jun-yeong berusia sepuluh tahun.
Dia ingin menanamnya di tempat rahasia.
Jadi, kita pergi jauh ke pegunungan.
Tempat di mana tak ada yang tahu jika kau mengubur seseorang.
Aku melihat pohon plum itu kemarin.
Kau tak mungkin...
Di mana Jun-yeong sekarang?
- CARI ALAMATNYA - ITU NOMOR JUN-YEONG?
- YA - AKU MENEMUKANNYA
Luar biasa!
Benarkah? Itu sangat bagus.
Kita harus berfoto bersama. Satu, dua, tiga.
- Jeli. - Jeli.
- Sudah siap? - Ya, mari kita mulai.
Astaga, aku lelah.
Ada terlalu banyak pekerjaan di hari Senin.
- AKU TERTARIK BELI CD PIPIBAND. - INGIN LIHAT FOTONYA?
- TIDAK. - MAU BERTEMU DI MANA?
Saat menggunakan perangkat seluler, harap gunakan penyuara telinga
dan berbicara dengan suara kecil.
PENARIKAN TELAH DILAKUKAN TERIMA KASIH
EUN MI-GYEONG
PERCETAKAN KARTU BISNIS
WOO JI-MAN
Demi keselamatan bersama, harap tidak menggunakan ponsel
saat memasuki kereta.
- Dia tak punya ponsel? - Ya.
Nomor ini milik wanita bernama Eun Mi-gyeong.
Jun-yeong memutuskan sambungannya dua tahun lalu,
dan tak mendaftarkan lagi.
Ini tidak masuk akal.
Manusia apa yang hidup tanpa ponsel?
HWAGOK-DONG
Aku penasaran masalah apa yang dia alami,
jadi aku memeriksa catatan investigasinya.
Dia tercatat mengajukan gugatan penipuan pada Maret 2019.
Penipuan?
- Bukan menipu, tapi ditipu? - Ya.
Dia ditipu 25 juta won atas kontrak sewa ganda.
Dia tidak punya ponsel, tapi bisa mereparasinya.
Haruskah aku mencari tempat ini?
Tidak. Jangan paksakan dirimu.
Kau mau pergi?
Bagaimana kau mencarinya?
Apa yang akan kau lakukan? Apa rencanamu?
PERUMAHAN HWANGHAE, #102 HWAGOK-DONG, GANGSEO-GU
PERUMAHAN HWANGHAE
KUNCI KEBAHAGIAAN
- Kau mengantar untuk Perumahan Hwanghae? - Ya.
WOO JUN-YEONG HWANGHAE 102
OH JUN-YEONG
INVESTASI NAEUM
DBS OH JUN-YEONG
AHLI BEDAH PLASTIK LEE WON-HAENG
8. EUN MI-GYEONG
INGIN BEPERGIAN KE THAILAND
PERKENALKAN DIRI SEBAGAI AGEN PERJALANAN
IBU, JEONG MI-GYO, KIM MIN-JOO, CHOI SEONG-EUN
LAMA TAK BERTEMU, AYAH
TERIMA KASIH TELAH MEMBERSIHKAN RUMAHKU
Selamat...
Selamat datang.
Aku pesan satu sari buah plum.
Itu tidak ada di menu.
Aku meminumnya kemarin.
Karyawanku menjualnya sembarangan.
Jadi, hari ini tidak bisa?
Tentu saja bisa.
- Harganya 5,000 won. - Baik.
- Lama tidak datang. - Oh, kau mengingatnya?
Aku cukup baik mengingat wajah orang.
Aku hanya menjual sari buah plum pada pelanggan tetap. Tentu aku ingat.
Begitu rupanya.
Mau minum di sini?
Untuk dibawa pulang.
- GAJI KITA TIDAK NAIK? - AKU TAK TAHAN LAGI.
APA YANG BOS PIKIRKAN?
BAGAIMANA JIKA PROYEK INI GAGAL?
PERUSAHAAN AKAN BANGKRUT
MUNGKIN KITA AKAN NAIK GAJI JIKA ACARANYA SUKSES
BUNGAEJANGTER AKU SUDAH TIBA DI KAFE. KAU DI MANA?
- Apakah kau... - Oh.
Ini.
- Pipiband? - Ya, Pipiband.
- Halo. - Ya, halo.
Bukankah kau yang memesan sari buah plum kemarin?
Kau mengenakan topi LG dan duduk di sana...
Oh, kau karyawan kemarin?
- Ya. - Minumannya sangat enak.
Astaga, ini dalam kondisi bagus.
Harganya 30,000 won.
- Pastikan kembali. - Terima kasih.
- Silakan bawa. - Terima kasih.
Bolehkah aku menanyakan sesuatu?
Silakan.
Apakah menurutmu
ini bisa dijual di pasar barang bekas?
Tentu saja.
- Kau ingin menjualnya? - Ya.
Bisakah kau menjualnya kepadaku?
Tentu, mengapa tidak?
Kalau begitu,
kau jual dengan harga berapa?
Entahlah.
Kalau begitu, kembalikan saja 30,000 won tadi.
- Sungguh? - Ya.
Terima kasih.
- Ini. - Omong-omong
jika nanti
terjadi masalah dengan tiketnya, hubungi aku. Ini kartu namaku.
Tentu, terima kasih.
OH JUN-YEONG KEAMANAN DIGITAL
- Ini minuman pesananmu. - Terima kasih.
- Kau tak bisa meminumnya di sini. - Baiklah. Aku mengerti.
Selamat menonton.
Terima kasih. Nikmati musiknya.
- Aku akan datang lagi. - Selamat tinggal.
TIM ULASAN
ACARA KOMENTAR
Terima kasih.
Hati-hati berkendara.
- Lee Na-mi. - Ya?
Kau bermain ponsel sepanjang hari.
Maaf, aku sedang bekerja.
Ada apa?
- Haruskah Ayah pindah ke Seoul? - Apa?
Bagaimana caranya?
Jika menjual rumah,
mungkin Ayah bisa membeli kondominium kecil di Seoul.
Ayah serius?
Kau ingin ayahmu tinggal sendirian di rumah itu?
Apa karena kemarin?
Jangan khawatir. Itu tidak akan terjadi lagi.
Ayah khawatir karena ada pria aneh di sekitarmu.
Pria aneh siapa?
Kau tak sadar? Pria di kafe tadi.
Dia hanya membeli barang bekas. Apa maksudmu aneh?
- Kenapa dia beri kartu namanya? - Kenapa hari ini Ayah begitu cerewet?
Coba pikirkan.
Dia pura-pura jadi pelanggan tetap.
Lalu, CD dan tiket bisbol. Kau pikir itu semua kebetulan?
Lalu apa?
Pokoknya, dia terlihat aneh. Jauhi saja dia!
Apa maksud Ayah?
Apa yang kulakukan dengannya?
Ayah memperingatimu sebelum hal buruk terjadi.
Kau bawa pisau yang Ayah berikan?
Ayah lebih aneh lagi jika terus mengawasiku.
Mengerti?
- Pulanglah. - Hei, Lee Na-mi.
Ayah...
Dasar anak itu.
Apa-apaan?
SISA BATERAI 15%
Ayah?
Eun-joo?
Siapa di sana?
Astaga, menakutkan.
Kau ingin mati?
Aku menyuruhmu pasang kunci keamanan.
Apa yang terjadi?
Ayo keluar dan minum bir.
Kenapa? Kaulah yang menyuruhku ke sini.
Aku?
Aku gagal wawancara dan bertengkar dengan ibuku. Kau menyuruhku kabur.
Aku menyuruhmu?
Kenapa? Kau tak menyangka aku melakukannya?
Aku tak punya tempat lagi.
Tampung aku.
Kau tidak perlu mengada-ada.
Apakah serius? Apa yang ibumu katakan?
Bangku oranye? Bagaimana bisa?
Aku beli dari pelanggan kafe. Mari bersenang-senang.
Dia memberi kartu namanya juga?
"Oh Jun-yeong." Jadi, dia pria.
Bukan seperti itu.
Untuk berjaga jika tiketnya bermasalah.
Omong kosong.
Hei.
Siapa dia? Bagaimana rupa pria itu?
Dia terlihat rapi.
Kurasa dia lebih baik jika potong rambut dan tanpa kacamata.
- Tampaknya kau menyukainya. - Apa?
Apa yang kau bicarakan?
- Jujur saja. - Jujur?
Aku penasaran dengannya karena terlalu mirip denganku.
Kau sudah memperhatikan kesamaan kalian?
Itu terjadi begitu saja secara alami.
Aku baru beberapa kali melihatnya. Makanya, agak aneh.
Bahkan ayahku bilang dia telihat agak aneh.
Ayahmu pasti punya alasan.
"Keamanan Digital."
Kenapa terdengar tidak asing?
Bukankah ini tempat Yeo-jeong bekerja?
Tunggu, aku harus periksa.
Benar. Perusahaan keamanan digital.
Mereka rekan kerja?
Benar, ini sangat aneh.
Kita bisa tanyakan langsung pada Yeo-jeong.
Ya, tanyakan padanya.
PUTRIKU AKU MINTA MAAF TENTANG TADI
BISA MINTA BANTUAN?
COBA PASANG INI
SUMBER TAK DIKETAHUI
BATAL, KONFIRMASI
BAGAIMANA JIKA ADA VIRUSNYA?
ITU HANYA LOKASI PONSELKU
BAGAIMANA CARANYA?
PASANG DAHULU, BESOK AKU AJARKAN
KONFIRMASI
MEMASANG
IBU MENJALANKAN RESTORAN SUP SUNDAE
RESTORAN SUNDAE LEZAT
Jadi, putramu yang mengajak Mi-gyeong ke Thailand.
JANGAN HUBUNGI AKU LAGI
Sebenarnya, apa pekerjaan putramu?
Apakah mencukupi?
Dia mempunyai bisnis reparasi ponsel.
Itu aneh.
Putriku bilang, pria itu sering pergi ke luar negeri.
Entahlah.
Aku juga tak yakin.
Jika dia memperbaiki ponsel...
Mi-gyeong pasti bertemu dengannya saat itu.
Beberapa minggu sebelum pergi,
dia kehilangan ponselnya.
Lalu, dia bilang
seseorang meninggalkan ponsel itu di toko reparasi karena rusak.
Dia juga membayarnya.
Di mana
toko reparasi itu?
Bagaimana aku tahu?
KETUA DIVISI ORANG HILANG KIM JEONG-HO
Kenapa kau takut pada serangga?
Jangan menangis.
Jangan khawatir. Ayah akan selalu melindungimu.
Iya.
Ayah akan melindungimu.
PAKET TELAH DIKIRIM DI DEPAN PINTU
nameeeda
AYAH NA-MI, MENGIKUTI
eeunjoooda TELAH MENGIKUTI ANDA
Semuanya, naik.
Baik, Pak!
Hei, bukan itu! Dasar bodoh!
Ke sebelah sini!
ANGKAT TELEPONMU
PANGGILAN TAK TERJAWAB BU OH
Apa? Ada apa?
Pesankan aku taksi.
- Taksi? - Ya.
Taksi? Apa yang terjadi?
Kenapa alarmku mati?
Sudah jam 11? Bagaimana bisa?
Aku dapat!
Pelat 3827. Hubungi aku!
Pak, tolong cepat.
Baik.
KAU MARAH GAJIKU NAIK? AKU BEKERJA KERAS SENDIRIAN
KAU SEHARUSNYA BERTERIMA KASIH
APAKAH KIRKE ADALAH NA-MI? HAPUS FOTO KAMI!
AKU SUDAH KERJA KERAS DARI AWAL, DAN KAU BARU MENAIKKAN GAJIKU?
#PERUSAHAAN KOLOT #AKU TAK INGIN BEKERJA SUKARELA
AKULAH YANG MEMBUAT PRODUK BERBAHAN MURAH ITU TERLIHAT LEBIH BAIK
KARYAWAN TAK BECUS DAN CEO GILA UANG
- KEMBALIKAN UANGKU - JADI, INI TIPUAN?
- SEPERTINYA DIA SALAH AKUN - IDENTITAS KIRKE TERUNGKAP
Kurasa aku diretas.
Oh, kau diretas.
Aku bersihkan mejamu, karena kau ingin berhenti.
Maaf, aku mengerti.
Tapi, sungguh aku tak mengunggahnya.
Aku akan segera melapor ke polisi agar pelakunya...
Sudah cukup.
Aku tidak tahan lagi.
Bu Oh pasti sangat kesal.
Dia menaikkan gajimu diam-diam, tapi kau menusuknya dari belakang.
Proyek acara utama telah dibatalkan.
Permintaan pengembalian dana terus mengalir.
Kau seharusnya lebih berhati-hati tentang "Kirke" itu.
Aku bersumpah, itu sungguh bukan aku.
Kau tahu aku. Kenapa aku melakukan hal itu?
Benar.
Aku sangat penasaran. Kenapa kau melakukannya?
Aku tidak paham.
Kau tidak percaya padaku?
Apa bedanya jika aku percaya?
Bu Oh.
Akankah perusahaan ini bangkit?
Aku akan cari tahu pelakunya.
Aku akan menangkapnya dan...
SOO-JIN, CHU-YEONG, JA-EUN, EUN-MI,
BU OH
AYAH
Na-mi!
Lee Na-mi!
Apa yang terjadi? Kenapa berdiri di sini?
Bukan kau pelakunya.
GADIS CANTIK
Jangan menangis.
Tidak apa-apa.
KEPOLISIAN METROPOLITAN SEOUL
UNIT KEAMANAN SIBER
Itu tabungan seumur hidupku.
Kenapa bisa tertipu? Kapan aku pernah meminta uang?
Jadi, maksudmu, kami harus membawa bukti?
Kembalilah dengan materi di daftar itu.
Tapi, Pak, kami di sini ingin memintamu mencari bukti.
- Agar pelakunya ditangkap. - Benar.
Kami butuh bukti peretasan agar bisa memproses kasus ini.
Foto itu terunggah dari ponselnya saat dia sedang tidur.
- Bukti apa lagi? - Tapi, itu sudah tidak ada.
Kau menghapusnya dari Instagram dan meninggalkan grup obrolan.
Kau yakin tak mengunggahnya sendiri?
Kau yakin tidak salah unggah?
Sungguh itu bukan aku.
Kalau begitu, siapkan berkasnya dan kembali lagi.
Saat ini kami...
Baiklah. Ayo pergi.
Kita tak bisa pergi begitu saja.
Kita harus tangkap pelakunya.
Aku tahu. Jadi, ayo pergi.
Hei.
PONSELKU DIRETAS TOLONG BANTU AKU
BETULKAH? AKU SEDANG BERLIBUR DAN TIDAK DI KOREA
PONSELKU DIRETAS, TOLONG ABAIKAN PESAN ANEH
JEONG BO-RA, LEE DONG-GYOO, LEE SANG-EUN KELUAR
AYAH KAFE TUTUP HARI INI
Aku akan meliburkan kafe hari ini.
Jika kau sakiti Na-mi, aku akan membunuhmu.
Astaga.
Seharusnya kau perlakukan dia dengan baik.
Tak ada gunanya berpura-pura jadi ayah yang baik sekarang.
Tidak.
Kurasa kau ayah yang cukup baik.
Ada seorang ayah yang bahkan
tak menghubungi putranya, setelah kabur dari rumah.
Karena orang-orang seperti itu,
aku berakhir seperti ini.
Kumohon.
Jangan sakiti Na-mi.
Oh, untuk Na-mi,
selama dia tidak mencurigai orang lain tanpa alasan sepertimu,
dia akan baik-baik saja.
Jangan bertindak bodoh.
Kau tahu berapa lama waktu yang kubutuhkan hingga sejauh ini
setelah menemukan ponsel Na-mi?
Tiga hari.
Hanya tiga hari.
Aku bisa melakukan apa pun selama memiliki ini.
Dengan ponsel ini,
aku tahu apa yang kau beli, kau inginkan,
yang kau miliki, kau makan,
siapa yang kau suka, dan siapa yang kau benci.
Selama aku memiliki ini,
aku bisa mengendalikan dan menjadi siapa pun.
Lalu, sekarang kau melarangku bertindak bodoh? Ya?
Alarm keamanan telah dinonaktifkan.
Bukankah agak aneh?
Peretas biasanya mengincar uang.
- Kenapa dia melakukan ini? - Itu dia.
- Dia seperti ingin menghancurkanmu. - Benar.
Kalau begitu, pelakunya orang yang kukenal.
Apakah kau
pernah memberi tahu orang lain tentang akun Kirke, selain aku?
Kenapa aku beri tahu? Hanya kau yang tahu.
Aku juga tak membocorkannya.
Bukankah
Bu Oh terlalu berlebihan padamu?
Dia begitu tega.
Aku tahu.
Tapi, aku mengerti.
Karena itu rahasia di antara kami.
Sudahlah. Kau tak perlu berusaha memahaminya.
Kita harus menangkap pelakunya dan menjelaskannya.
Aku tak bisa membiarkannya.
Siapa pun itu, begitu mendapatkan bukti, aku tak akan melepaskannya.
Siapa sebenarnya dia?
Apa kau kenal Yeo-jeong?
Dia karyawan baru. Bagaimana kau bisa tahu?
Kami berteman sejak SMP.
Ternyata, dunia begitu sempit.
Aku tidak ingin kau salah paham.
Awalnya aku menghubungi Yeo-jeong,
tapi dia sedang berlibur, jadi aku menghubungimu.
- Silakan minum lagi. - Ya. Terima kasih.
Astaga.
Apakah kau menemukan sesuatu?
Aku sedang menyelidikinya sekarang.
Apakah bateraimu lebih cepat habis dari biasanya?
Benar. Bateraiku habis sangat cepat.
Sepertinya ada perangkat pengintai di ponselmu.
Apa sebenarnya itu?
Bagaimana aku harus menjelaskan dengan mudah?
Kamera ini bisa menjadi mata, dan mikrofon ini menjadi telinga.
Jika kalian lihat,
inilah yang diperlihatkan kepada orang yang memantau.
Lokasimu juga bisa dilacak.
Dia juga tahu pesan dan panggilanmu.
Kau bisa mendapatkannya dengan mudah
hanya dengan beberapa dolar di situs web asing.
Ini masalah serius.
Tapi, aku tak memasang aplikasi apa pun. Bagaimana ini bisa terjadi?
Entahlah.
Bisakah kau mengetahui siapa pemasangnya?
Seperti melacak balik.
Kurasa itu tidak akan mudah.
Kenapa tidak?
Maksudku, perangkat itu adalah buktinya.
Bukankah kita bisa membawanya ke polisi?
Meski ada perangkat itu di ponselmu,
foto itu terunggah dari ponselmu.
Kau harus buktikan bahwa bukan dirimu yang mengunggahnya.
Jadi, itu tak akan mudah.
Wah, dia tampaknya cukup teliti.
Jadi, apa solusinya?
Aku tak bisa membiarkannya lolos.
Aku akan kembali ke kantor dan menganalisisnya.
Jadi, hari ini hanya itu saja?
Tidak. Ini baru permulaan.
Aku telah membersihkan ponselmu dan kau dapat menggunakannya.
Jangan mengunduh berkas atau tautan aneh.
Bagaimana aku harus membayarmu untuk hari ini?
Kau bisa membayarku sekaligus setelah semua selesai.
Terima kasih.
- Tak apa. Duduk saja. - Mohon bantuannya.
Maaf, bisakah kau membantuku menunjukkan jalan?
- Tentu. - Apa?
Kau bisa gunakan aplikasi peta.
Apakah kau ingin membicarakan hal lain?
Hanya sebentar.
Apa-apaan dia?
- Kau kenapa? - Apa?
Ke mana tujuanmu?
Kau tinggal dengan siapa?
Aku?
Ini terkait peretas ponselmu. Tolong jangan salah paham.
Apa kau tinggal dengan seseorang?
Tidak.
Memangnya kenapa?
Aku akan jujur.
Ini mengenai perangkat pengintai di ponselmu.
Seperti katamu, tak ada pengunduhan. Artinya adalah,
ada orang yang memasangnya
tanpa kau sadari.
Dan tujuan dari aplikasi ini
adalah melacak lokasi dan menyadap. Tak bisa dikendalikan dari jauh.
Aku tidak paham.
Maksudku, tadi malam
seseorang memegang ponselmu secara diam-diam.
Lalu dia mengunggah foto itu, mengirim pesan,
dan mematikan alarm.
Tapi,
karena katamu kau tinggal sendirian,
jadi aku menyimpulkan
bahwa seseorang menyelinap ke rumahmu
dan kabur setelah menggunakan ponselmu.
Kenapa mereka berdekatan?
Apa kau yakin itu tidak dapat dikendalikan dari jauh?
Ya, aku yakin.
Hei.
Lihat ini.
Tujuh mayat ditemukan di pegunungan.
Hei, lihat ini.
Kau seperti ini selama satu jam.
Aku cukup lelah hari ini.
Aku hanya ingin sendirian.
Pergilah dahulu, nanti aku hubungi.
Ada yang ingin kau katakan padaku?
- Tidak. - Kau kenapa?
Terlihat jelas. Ada apa?
Jujurlah padaku.
Terjadi sesuatu saat kau di luar?
Apa kau yang melakukannya?
Apa?
Aku tahu ini konyol,
tapi hanya kau yang memiliki akses ke ponselku malam itu.
Kau dengar sendiri jika ada perangkat pengintai.
- Kau mengira aku yang memasangnya? - Tidak.
Tapi, keadaannya mendukung.
Apa dia bilang begitu?
Kau memercayainya?
Dia sangat aneh.
Kenapa dia tiba-tiba menuduhku?
Hubungi dia lagi.
- Suruh dia kembali. - Jika bukan kau, jawab saja.
Aku akan memercayaimu. Jadi...
bilang saja itu bukan kau.
Kau...
Ternyata kau berpikir aku melakukannya.
Bagaimana kau bisa,
mencurigai temanmu sendiri?
Kau hanya perlu mengatakan tidak.
Kenapa tak bisa?
Baiklah.
Benar, aku melakukannya.
Akulah yang melakukannya.
Lalu, apa? Kau akan menyerahkanku ke polisi?
Lakukan.
- Apakah kau punya bukti? - Kau benar-benar...
Jangan pernah
menghubungiku lagi.
Beberapa mayat terus ditemukan
di sebuah gunung di Pocheon, Gyeonggi-do.
Melalui pengarahan di TKP beberapa waktu lalu,
polisi akan terus melakukan pencarian
karena diperkirakan masih ada lagi mayat yang terkubur
selain tujuh mayat yang ditemukan sejauh ini.
Sebenarnya, berapa banyak...
Apa-apaan ini? Di mana ketua kalian?
- Kapan terakhir dia menghubungi? - Maaf.
Beri tahu Woo Ji-man untuk segera datang!
Baik, Pak.
Menurutmu Jun-yeong adalah pelakunya?
Jun-yeong membunuh Eun Mi-gyeong?
Kau yakin?
Apa kau yakin?
Kenapa diam saja?
Seharusnya hubungi aku. Jika Jun-yeong pelakunya...
Kau tak akan bisa lolos. Mereka akan menyalahkanmu.
Hapus rekaman ini.
Bilang rumahnya berantakan sebelum kau datang
dan kau menemukan ponsel korban di sana.
Jun-yeong seperti ini karena salahku.
Bukan waktunya menyalahkan diri!
Ini toko reparasi Jun-yeong.
Ayo ke sana.
Aku tak percaya dan harus memeriksanya sendiri.
Ayo ke sana.
PUSAT PERBELANJAAN HYEONGJE
Ini bagus. Hasilnya bagus.
- Ganti gaya lain. - Gaya lain?
Tunggu. Apakah ini benar?
Sangat bagus.
SISA BATERAI 1%
Hanya ini pelanggan selama dua tahun terakhir?
REPARASI PONSEL
Dia menyuruh orang terpilih untuk datang ke sini.
Delapan lembar. Delapan orang?
EUN MI-GYEONG
Ada satu lagi.
- Pasti dia ke sana. - Ada korban lagi?
"Lee Na-mi"?
Kau juga harus mencarinya.
Dia pasti menjatuhkan sesuatu.
Apa maksudmu?
Apa ini seperti terjatuh?
Tak ada informasinya di sini. Jun-yeong mengulur waktu.
Jangan begini. Ayo siarkan di TV.
Jun-yeong mungkin bisa bersembunyi,
tapi kita bisa selamatkan gadis ini.
Aku akan menangkap Jun-yeong.
Jangan menghalangiku dan enyahlah.
Bagaimana jika gadis ini mati?
Sama saja kau membunuhnya. Kau tak masalah?
POLISI
- Di sini pusat perbelanjaan... - Tunggu.
Kami juga polisi.
Kami dari Kepolisian Pocheon.
Kami sedang dalam penyelidikan.
Kalian dari Kepolisian Gocheok?
Kenapa kalian datang jauh-jauh ke sini?
Ini penyelidikan rahasia.
Jadi, orang yang mengambil ponselmu meninggalkannya di sini?
- Dia membayar perbaikannya? - Ya.
Kurasa perangkat pengintai terpasang saat itu.
- Siapa namamu? - Lee Na-mi.
Dilihat dari situasi ini, sepertinya memang dia pelakunya.
LISENSI BISNIS
"Woo Jun-yeong"?
Dia mengubah marganya. Oh Jun-yeong.
Apa? Oh Jun-yeong?
Tunggu.
Jika Oh Jun-yeong yang kukenal pemilik tempat ini,
perangkat pengintai mungkin masih ada di ponsel ini.
Aku akan hubungi perusahaannya. Pinjam ponselmu.
KEAMANAN DIGITAL
Halo. Aku menelepon untuk bertanya.
Apakah ada karyawan bernama Oh Jun-yeong? Tidak?
Tunggu. Bagaimana dengan Joo Yeo-jeong?
Mereka begitu kaku.
- Baiklah. - Jadi, kau Lee Na-mi?
Sungguh bajingan gila.
Jangan khawatir...
Dia pura-pura memperbaiki, memasang pengintai, dan menghancurkan hidupku.
Lalu, pura-pura membantuku. Apa lagi yang akan dia lakukan?
- Apa? - Dia bukan penguntit biasa, 'kan?
Apa dakwaannya? Penyelidikan rahasia tentang apa?
Sepertinya aku tahu alasannya.
Dia merekam hal aneh seperti Ruang Obrolan Nth, 'kan?
- Sebenarnya... - Kau benar.
Dasar bajingan.
- Di mana rumahmu? - Di daerah Sinchon.
- Tinggal sendirian? - Ya.
- Ya. Dia juga menanyakan itu padaku. - Dia akan ke sana. Ayo pergi.
Bagaimana jika dia menghilang? Dan tak pernah muncul lagi?
Maka kau beruntung.
Beruntung?
Kurasa kau tak menyadari apa yang terjadi.
Apakah kau tahu apa yang aku alami?
Semua kenalanku mengira aku jalang gila.
Aku menuduh sahabatku pengkhianat, dan bajingan yang membantuku...
Aku tak bisa percaya siapa pun lagi.
Rasanya seperti aku dipantau 24 jam.
Aku harus menunggu hingga kalian menangkapnya?
Jika kalian gagal?
Kau mau melindungiku selamanya?
Tentu tidak.
Semua harus kembali seperti semula.
- Dia harus ditangkap. - Kami akan menangkapnya.
- Jadi... - Aku akan mengundangnya ke rumah.
Aku akan menyuruhnya datang ke rumahku.
Bagaimana caranya?
Menggunakan perangkat pengintainya.
Jika dia percaya aku masih belum menyadarinya,
dia pasti akan muncul.
Itu tujuan dia.
Dia akan curiga jika ponselku mati.
Jika dia sadar aku tahu, dia tak akan datang.
Jika dia tak tertangkap, orang lain bisa jadi korban.
Dia harus ditangkap.
Aku akan memancingnya.
Itu ide yang bagus.
Kau bisa melakukannya?
Aku bisa.
APA KAU SENGGANG MALAM INI?
AKU INGIN PERIKSA APA LAPTOPKU DIRETAS
BISAKAH KAU DATANG KE RUMAHKU?
TENTU, KIRIMKAN ALAMATNYA
Aku punya firasat buruk.
Mengapa? Apa masalahnya?
Dia tak tahu sedang berurusan dengan siapa.
Itu tidak masalah.
- Dia harus tahu situasinya... - Bagaimana jika kita gagal?
Kita harus menangkapnya.
Agar gadis itu aman.
Untuk berjaga jika tiketnya bermasalah.
Siapa dia? Bagaimana rupa pria itu?
Dia terlihat rapi.
Kurasa dia lebih baik jika potong rambut dan tanpa kacamata.
- Tampaknya kau menyukainya. - Apa katamu?
KAU SUDAH DI MANA?
AKU HAMPIR TIBA
HUBUNGI AKU JIKA SUDAH TIBA
Ada apa?
Itu Jun-yeong.
Itu Jun-yeong, 'kan?
OH JUN-YEONG
Halo.
Woo Jun-yeong.
LEE NA-MI
Balik badan.
Balik badan.
Bajingan ini.
Jun-yeong, jangan bergerak.
Jun-yeong?
Aku bukan dia.
Apakah kau polisi?
Ya. Kami menerima laporan dan salah mencurigaimu.
Bukan berarti kau bisa mengarahkan senjata pada warga sipil.
Maaf telah membuatmu terkejut.
Tapi, kau bahkan tak terkejut.
Perlihatkan KTP-mu.
Nomor yang Anda tuju...
Tunjukkan dahulu KTP kalian.
Untuk apa? Kau meragukan bahwa kami polisi?
Aku ingin tahu siapa polisi yang mengancam warga sipil dengan pistol.
Tunggu saja kalian.
- Apa polisi bisa seenaknya? - Tunggu.
- Jangan seperti ini. - Aku hanya warga sipil.
Kami minta maaf.
Kau bisa pergi.
Pria itu agak aneh.
Dia mirip Jun-yeong dari belakang.
Mari kembali ke mobil. Ayo.
Permisi.
Ponselku ada di kamar. Di sini aman.
Apa yang terjadi?
Dia bilang akan datang pada akhir pekan.
Ponselnya tidak aktif.
Kenapa tiba-tiba begini?
- Apa kau membuat kesalahan? - Aku?
Mungkin kalian tak bersembunyi dengan cukup baik.
Aku melihat kalian berkeliaran tadi.
Bukan begitu. Tadi ada orang aneh lewat.
Aku akan melacak nomor ini. Kita perlu menunggu ponselnya nyala.
Bagaimana jika dia sadar?
Jangan khawatir.
Hanya ini tempat yang akan dia tuju.
Baiklah.
Kita tak bisa terus di sini hingga akhir pekan.
Kita juga tak bisa hubungi Na-mi. Bagaimana ini?
Aku akan gunakan ponsel lamaku.
Itu mungkin membuatnya frustrasi dan datang ke sini.
Itu akan berhasil.
Lakukan.
Kenapa bicara begitu padanya?
KEPALA DIVISI
Kenapa nomormu ada di catatan panggilan Eun Mi-gyeong?
Dan kenapa paket dari istrimu ada di rumah korban?
Apakah putramu pelakunya?
Kau ingin merusak TKP?
- Begitu? - Aku ingin menangkapnya.
Cepat kembali ke sini. Kau di mana?
- Aku akan menangkapnya. - Bajingan...
Unit Kejahatan Serius akan segera mencarimu!
Aku akan membantumu, jadi cepatlah kembali!
Jika mereka menangkap kita di sini, semuanya akan kacau.
Ayo luruskan kesalahpahaman dan kembali ke sini.
Hanya kau yang tahu tentang Lee Na-mi.
Jadi, ayo temui mereka.
- Sudah ganti ponsel? - Ya, sudah.
Na-mi, maaf.
Kami harus kembali ke kantor sebentar.
Tidak apa-apa. Dia tak akan datang hari ini.
Kau bisa sendirian?
Aku baik-baik saja. Lagi pula, dia bukan pembunuh.
Itu benar, tapi...
Dia bisa saja melakukan hal tak terduga.
Apakah ada tempat aman? Mungkin rumah teman?
AYAH NA-MI MENERIMA PERMINTAAN ANDA
NA-MI MAKIN MIRIP DENGANMU
AKU RINDU KEBERSAMAAN KITA
Jika dia menghubungimu, jangan temui dia sendiri. Hubungi kami.
Hati-hati, dia bisa memasang pengintai lagi.
Jangan unduh hal aneh.
Aku akan menghubungimu, apa pun yang terjadi.
Jika aku tak mengirim pesan, berarti sesuatu telah terjadi.
Mengerti?
Aku akan terus kirim pesan.
Kirimi kami pesan.
Ayah, sudah tidur?
NA-MI, KAU DI MANA?
KAU DI KANTOR?
AKU KE SANA, TUNGGU
AKU MINTA MAAF
OH JUN-YEONG KAU GANTI PONSEL?
AKU JUGA GANTI
TELEPON AKU
Bajingan ini sungguh...
AKU GANTI PONSEL KARENA KHAWATIR KENAPA INGIN BICARA DENGANKU?
PANGGILAN AKAN DIKENAKAN BIAYA
KONFIRMASI
Ayah!
Lee Na-mi.
Ayah!
Kau bermain ponsel sepanjang hari.
Kau ingin ayahmu tinggal sendirian di rumah itu?
Ayah!
Coba pikirkan.
Dia pura-pura jadi pelanggan tetap.
Lalu, CD dan tiket bisbol. Kau pikir itu semua kebetulan?
Lalu apa?
Pokoknya, dia terlihat aneh. Jauhi saja dia!
Apa maksud Ayah?
Apa yang kulakukan dengannya?
Ayah memperingatimu sebelum hal buruk terjadi.
Kau bawa pisau yang Ayah berikan?
Ayah lebih aneh lagi jika terus mengawasiku.
Mengerti?
- Pulanglah. - Hei, Lee Na-mi.
Ayah...
CHOI WON-SEOK
Kami dalam perjalanan.
Apa maksudmu?
Apa?
Di mana ayahku?
Cepat katakan!
Sebelum aku membunuhmu.
Kau ingin menemukan ayahmu, atau ingin membunuhku?
Di mana ayahku sekarang?
Katakan!
Ini.
Mereka menemukan Jun-yeong.
Tapi...
Tapi apa? Katakan yang benar.
Di mana Jun-yeong?
Aku mencoba hidup tenang untuk sementara.
Tapi, kau merusak semua rencanaku.
Bagaimana kau tanggung jawab?
Aku akan lakukan apa pun.
Lepaskan ayahku.
Sungguh?
Kalau begitu,
mari bicara setelah kirim pesan ke Detektif Woo.
Kau bilang akan mengiriminya pesan.
Di mana bajingan itu?
Sesuai laporan orang hilang, aku mendaftarkan DNA-mu.
Mayat tanpa identitas di waduk setahun yang lalu
kemungkinan memiliki hubungan keluarga denganmu.
- Kau harus segera ke sini... - Jun-yeong sudah mati?
Itu konyol.
"Aku mau tidur sekarang."
"Aku akan menghubungimu besok."
Kirim.
Kenapa kau melakukan semua ini padaku?
Apa salahku?
Karena aku menemukan ponselmu.
Apa?
Apakah butuh alasan khusus?
Maksudmu, kau melakukannya hanya karena alasan itu?
Kenapa kau menjatuhkan barang berharga sembarangan?
Jadi, apa rencanamu sekarang?
Orang-orang di sekitarmu yang akan memutuskan.
Dalam 24 jam dari sekarang,
jika salah satu orang di kontakmu menghubungi, kau akan selamat. Tapi,
itu tak pernah terjadi sejauh ini.
Kita tinggal di dunia yang bisa terhubung melalui sentuhan jari.
Ironisnya, itu bisa terputus dengan mudah.
Itu mungkin akan terjadi padamu juga.
Baiklah, sekarang...
Pilihlah.
Bunuh aku,
atau lari selagi bisa.
Kau bisa terbunuh jika menyelamatkan ayahmu.
Katakan saja di mana ayahku.
Itu tidak masalah bagimu.
Permisi.
Aku harus ke toilet.
Ayah!
Selamat datang.
Lepaskan ayahku.
Letakkan itu dahulu.
Ayah.
Cukup, hentikan dramamu.
Ikat kakimu.
Berbaliklah.
Berlutut dan tangan di belakang punggung.
Astaga.
Hentikan! Kumohon!
Aku memberimu kesempatan.
Ini semua adalah pilihanmu.
Ayah.
Ayah.
Maafkan aku.
Ayah.
Ayah.
Jangan khawatir, tunggu sebentar lagi.
Sangat menyentuh.
Seharusnya kau jadi putri yang baik.
Aku sudah melakukan perintahmu.
Tepati janjimu.
Tentu. Janji harus ditepati.
Tapi Na-mi,
ayahmu tak menerima pesan dari siapa pun.
Sesuai janjiku.
Ayah! Tidak!
Ya Tuhan.
Dasar kau bajingan!
Aku akan membunuhmu!
Aku akan membunuhmu, Berengsek!
Maaf.
Aku minta maaf.
Aku akan melakukan semua yang kau inginkan.
Lepaskan ayahku.
Aku mohon.
Tolong biarkan ayahku pergi.
Apa kau yakin?
Aku akan melakukan apa pun.
Kau saja yang bunuh.
ATUR SEBAGAI LATAR BELAKANG
TAK AKAN KIRIM PESAN, HANYA MENELEPON!
Jatuhkan.
Jatuhkan, dasar berengsek!
Bukankah dia pria yang tadi?
Siapa kau sebenarnya?
Di mana Lee Na-mi?
Ayah.
Apa? Dasar bajingan gila.
Aku tahu Jun-yeong belum mati.
Di mana Jun-yeong?
Ayah.
Aku Jun-yeong.
Ini aku. Aku putramu, Jun-yeong!
Kau yang membuatku seperti ini!
Tolong berhenti memukulku.
Ini sangat menyakitkan.
Ayah.
Kau sungguh tertipu.
Astaga, si bodoh itu tak bisa membunuh siapa pun.
Di mana Jun-yeong?
0. WOO JUN-YEONG
KELUARGA: WOO JI-MAN, KEPOLISIAN POCHEON
MENYALAHKANNYA ATAS PENYAKIT IBUNYA
PEMAKSA, KOLOT, EGOIS
HARUSKAH AKU HIDUP SEBAGAI WOO JUN-YEONG
TINGGALKAN JEJAK WOO JUN-YEONG
BUAT DIA SEBAGAI PEMBUNUH
Kau menemukannya.
Maafkan aku.
Aku minta maaf.
Aku akan masuk penjara.
Aku akan bertanggung jawab secara hukum!
Aku minta maaf!
Jadi...
letakkan senjata yang bahkan
tak akan kau gunakan itu.
"Apa?"
Na-mi.
Na-mi.
Na-mi.
Ayah.
GADIS CANTIK: AYO BERTEMU DAN BICARA
Dia hanya menjatuhkan ponselnya.
Namun, "A" menjadi target pembunuh berantai.
Identitas pelakunya tidak terdaftar saat dia lahir...
Polisi akan mengidentifikasi identitasnya setelah pelaku pulih.
Di era saat ponsel sudah menjadi kebutuhan,
hal ini bisa terjadi pada siapa pun...
AKU MENEMUKAN KAFE MILIK KIRKE DIA SUNGGUH ADA DI SINI!
SUNGGUH? DI MANA?
AKU HARUS KE SANA! SAMPAIKAN DUKUNGANKU
KIRKE, SEMANGAT!
KIRIMKAN FOTONYA
Terjemahan subtitle oleh Novisra Anggraini
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.