All language subtitles for The-Demon-Suppressors-West-Barbarian-Beast-2021-Yts-WEB-DL-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

100 tahun lalu.

Penguasa Langit Yuxu dikurung bersama binatang sakti dari 8 negara.

Raja Binatang Barat dirubah menjadi tulang sakti.

Dan jatuh ke tangan Suku Barbar, yang bersemadi sebagai halidom.

Tahun ke-40 Dinasti Zhao...

Suku Barbar barat mau menggunakan tulang sakti itu....

untuk memperoleh kekuatan ketua binatang sakti itu.

Lalu mereka menuju ke arah timur...

untuk merebut kembali tanah mereka yang direbut.

Kami sudah temukan...

halidom ada ditangan Sekte Reinkarnasi.

Di kota ini.

Sekte Reinkarnasi keji itu memancing di perairan yang bermasalah.

Mereka mencuri Halidom...

berharap agar Ketua Binatang Sakti menjadi siluman.

Atas perintah kaisar, pasukan dari Kantor Penahanan Siluman bergegas ke arah barat...

untuk menjaga segel tersebut...

dan menyelesaikan keanehan...

serta menaklukkan siluman di mana pun.

MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA. DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE DI LXWHITELABEL.COM

Gu Niantong.

Berikan Halidom itu ke kami.

Ikutlah ke Kantor Penahanan Siluman dan terima hukumanmu...

atau mau mati.

Ayo.

Ayo.

Gu Niantong, Menteri No.2 dari Sekte Reinkarnasi.

Baiknya kau jelaskan...

kenapa Halidom Suku Barbarku ada di tanganmu.

Rajaku, kau begitu sibuk dengan pertempuran...

tapi tak sadar ada pencuri dari Kantor Penahanan Siluman masuk ke rumahmu.

Mereka curi Halidom dan bersembunyi di sini.

Jadi sudah kubereskan dan Halidomnya aman untuk sementara.

Aku belum menjadi Raja.

Katanya Raja Suku Barbar berkekuatan dewa.

Apalagi dia bisa berbicara dengan semua jenis binatang.

Dia memimpin sekelompok binatang setiap kali dia berperang.

Jika kau bukan raja...

Tak bakal ada 2 patung singa besi di pintu gerbang.

Apa itu cuma hiasan saja?

Hentikan. Tak usah lagi menghina.

Jika kau tak beritahukan niatmu.

Sekokoh apapun rumah ini,

akan kuratakan dengan tanah.

Jangan khawatir, jenderalku...

Alimaosi, Ketua Monster Sakti, yang harusnya disalahkan.

Dan masih tak mau dengar perintah.

Jika tidak, dengan kekuatan Ketua Binatang Sakti...

kau bisa menghancurkan baris pertahanan Jenderal Zhenwu....

dengan sangat mudah.

Persetujuan dari Ketua Binatang Sakti?

Kau tak mau jadi...

Raja Suku Barbar?

Bagaimana cara menghapal mantranya?

Katanya...

Jenderal sudah lama diakui oleh Suku Barbar...

untuk menggantikan mendiang Raja.

Jika kau izinkan Sekte Reinkarnasi...

untuk melanjutkan operasi ini.

Aku bisa...

membantumu dapatkan persetujuan dari Ketua Binatang Sakti.

Kau mau apa?

Kantor Penahanan Siluman...

sudah berselisih dengan Sekte Reinkarnasi.

Sekarang berani tertarik pada kekuatan Ketua Binatang Sakti.

DITERJEMAHKAN | YOYONG MASAMBA

Hei, Xiao.

Sudah berjam-jam kau mendayung.

Dan cuma baru sampai di sini.

Hari ini Kantor Penahanan Siluman

sedang merekrut untuk ekspedisinya ke wilayah timur.

Kau sengaja terlambat...

agar para pengujinya...

lelah, kan?

Xiao.

Kau memang nakal.

Wumou.

Jika kau tak habis minum...

Pegang kuat-kuat.

Hai, semuanya.

Segel binatang sakti akan segera dibuka di Istana Qiankun.

Parahnya lagi, Suku Barbar..

menantang perang dengan Dinasti Zhao.

Hari ini...

Akan kupilih prajurit terbaik...

yang sudah bertugas 3 tahun lamanya di Kantor Penahanan Siluman.

Prajurit terpilih akan bergabung dengan ekspedisi kami ke wilayah barat.

Diantara 24 Panji dari 4 Kubu...

prajurit mana pun yang bisa menahan panah penghancur silumanku...

akan memenuhi syarat untuk ekspedisi ini.

Letnan Hua, panah penghancur silumanmu...

bisa menembus gunung dan memecah batu.

Ya, siapa yang bisa menahannya?

Tidak akan ada.

Diam.

Setiap Panji diperbolehkan...

mengumpulkan 4 tim kuat untuk lomba ini.

Panji Naga Hitam dari Kubu 4 Gajah...

siap menjadi kontestan pertama.

Panji Harimau Putih dari Kubu 4 Gajah siap mengikuti lomba.

Panji Harimau Putih?

Pasukan kecil mana bisa mengumpulkan banyak prajurit?

Pembawa panji Bendera Harimau Putih.

Adik Letnan Hua.

Aku yakin dia cuma sekadar mengikuti.

Benar sekali.

Cuma kau?

Kau yakin?

Ya, ayo kita mulai.

Jangan lupakan aku, Xiao Zhen dari Panji Harimau Putih Kubu 4 Gajah.

Dan aku, Ning Wumou.

Xiao Zhen, Ning Wumou.

Hari ini kami mau merekrut untuk ekspedisi ke barat.

Kau tidak bisa ampuni.

Pertama, kau harus dicambuk 20 kali.

Tidak.

Ayo.

Satunya diuntungkan karena hubungannya dengan Komandan Lu.

Yang lainnya murid yang diusir dari Sekte Gunung Yuxu.

Keluarga Xiao adalah sekelompok pengkhinat Dinasti Zhao.

Sekarang mereka berlutut pada Keluarga Hua untuk berlindung.

Jangan jadi sok pahlawan.

Aku harus gabung dengan ekspedisi ke barat.

Tanpa kekuatan sihir.

Mana bisa kau menahan panah penghancur setan. Kau bisa mati.

Bersamamu.

Aku tidak mau.

Jika kau takut mati, bersembunyilah di belakang.

Menyingkirlah!

Kau ini.

Jangan langsung menghadapinya.

Payung Rune Yuxu adalah senjata mandraguna...

tapi ini baru permulaan.

Ilmu sihir Yuxu.

Lumayan.

Mau membunuhku?

Wuchang.

Bantu hancurkan pemicu sihir di tangannya.

Wumou.

Xiao.

Nyonya, tombaknya.

Kau tidak apa?

Ayo.

Katanya mendiang Jenderal Xiao...

membawa buku jurus pedang ke militer.

Padahal cuma ada 8 jurus dalam ilmu itu.

Semuanya ilmu yang sangat kuat.

Nah jika kau gunakan pedang daripada badik..

dan melakukan 8 jurus untuk menghancurkan formasi...

mungkin kau bisa jadi tandinganku.

Kerja tim yang bagus.

Seperti itulah sebuah tim.

Tapi...

Panah penghancur silumanku belum ditembakkan.

Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?

Kita bertiga bertarung bersama.

Komandan Zhang datang.

Letnan Hua, ini darurat.

Ikuti aku.

Siap.

24 Panji dari 4 Kubu di bawah Kantor Penahan Siluman.

Bersiaplah.

Sekte Reinkarnasi tidak menjalin hubungan dengan Suku Barbar...

sampai saat ini mereka sudah bersekutu.

Saat ini...

Ada serangan balasan?

Sudah ada kuperintahkan untuk menghubungi...

Sekte Vajra, mengutus biksu terkemuka...

untuk menemukan di mana segel itu..

dan meredakan situasinya.

Sejak berdirinya Kantor Penahanan Siluman...

sudah menjaga 8 segel...

dan perdamaian di dunia.

Tapi, 8 tahun lalu...

segel itu hilang di Istana Lihuo...

dan Binatang Sakti Lihuo direbut oleh Sekte Reinkarnasi.

4 tahun lalu...

sewaktu pertempuran di Istana Zhenlei...

meski kami sudah mengalahkan Sekte Reinkarnasi.

Komandan Lu dan Binatang Sakti Zhenlei menghilang.

Tidak ada yang tahu apa dia mati atau hidup?

Sekarang...

segel akan segera terbuka di Istana Qiankun...

dan Sekte Reinkarnasi bangkit dari abu.

Letnan Hua.

Jangan sampai kita kalah dalam pertempuran ini.

Komandan Zhang, aku sudah merekrut...

untuk ekspedisi ke wilayah barat.

Setelah aku...

Letnan Hua.

Waktu tidak memungkinkan.

Siapa yang terkuat di 4 Kubu Kantor Penahanan Siluman.

Jelas kau dan aku.

Panji Langit dari Kubu Tiga Bakat.

Sekarang kuangkat kau...

sebagai panji teratas untuk ekspedisi ke barat.

Pimpin prajurit terbaik dari Kantor Penahanan Siluman...

dan segera mencari tahu rencana Sekte Reinkarnasi...

dan melindungi segel di Istana Qiantian.

Siap.

Dalam perekrutan untuk ekspedisi ke wilayah barat.

Takutnya usaha kita akan sia-sia lagi.

Omong kosong.

Aku yakin kau tidak akan direkrut.

Diamlah.

Kau gak percaya?

Kita liha saja.

Meski dari mereka direkrut,

seperti dulunya, pasti orang-orang dari...

Pataka yang ditunjuk oleh komandan.

Lihuo, Xunfeng.

Pataka Qiankun, Lihuo, dan Xunfeng.

Gugur.

Baik, nyonya.

Qinglong, Xuan Wu.

Pataka Qinglong dan Xuanwu, gugur.

Pataka Zhong Lu.

Kubu Jiugong dan Pataka Zhonglu, gugur.

Baik, nyonya.

Sudah dengar?

Kau tidak diikutsertakan.

Kok bisa tahu?

Ajudan ini ada kesamaan.

Sama-sama berprestasi hebat.

Xiao Zhen dari Pataka Harimau Putih.

Gugur.

Selama ekspedisi ini...

kau harus ikutkan satu orang.

Bisa anda jelaskan?

Dia tahu?

Tidak.

Ini pilihan terakhir.

Kecuali tidak ada cara lain...

Jangan gunakan itu.

Baik, nyonya.

Kenapa? Kenapa dia?

Tidak ada gunanya tanpa kekuatan sihir.

Kenapa dia?

Kenapa?

Bukankah...

karena nepotisme?

Tiga penggosip di Pataka Xuanwu...

semuanya dicambuk 100 kali...

agar mereka sadar.

Letnan Hua.

Omong kosong tak bisa meluluskan seseorang untuk ikut berperang.

Letnan Hua.

Letnan Hua, ampuni aku.

Letnan Hua.

Letnan Hua.

Aku, Hua Wuchang, pembawa panji Bendera Harimau Putih dari Kubu 4 Gajah...

memohon untuk mengikutkanku dalam ekspedisi ini.

Letnan Hua, kumohon.

Letnan Hua.

Letnan Hua, kumohon.

Kumohon.

Pataka Harimau Putih kekurangan tenaga....

jadi mulai sekarang...

akan digabung bersama Panji Xuanwu.

Baik, nyonya.

Semua Pataka (Panji) yang lulus...

bersamaku ke perbatasan.

Berangkat hari ini.

Jangan ada yang lambat.

Kantor Penahanan Siluman Dinasti Zhao...

melaksanakan perintah langit...

untuk melenyapkan siluman dan menengakkan keadilan.

Ada info baru tentang Sekte Reinkarnasi?

Kita perlu merebut segera Halidom itu.

Putri.

Pengintai baru saja menemukan ada orang di kota...

secara diam-diam mempersiapkan tumbal.

Kurasa itu ulah Sekte Reinkarnasi.

Astaga.

Jangan biarkan mereka memanggil Ketua Binatang Sakti.

Jika tidak, Raja Animaosi akan marah.

Keturunan raja Suku Barbar.

Ansimaosi.

Biadab dan haus darah.

Beraninya kau menginginkan Kekuatan Suciku?

Kau mau mati.

Ada apa?

Seperti yang kau lihat dan dengar.

Isyarat Ketua Binatang Sakti sudah jelas.

Yang terpilih menggantikan mendiang Raja...

bukan kau.

Omong kosong.

Jenderal Chinu, pasukan kavaleri serigala menyerbu kita.

Setelah kubunuh Ketua Kavaleri Serigala...

akan kulanjutkan ritual pengorbanan.

Katanya Ketua Kavaleri Serigala bisa memerintahkan serigala.

Jika dia penerus yang dipilih oleh Ketua Binatang sakti...

dan bisa berbicara dengan semua jenis binatang.

Yakin bisa mengalahkannya?

Ada ide bagus?

Untuk merebut kekuatan Ketua Binatang Sakti itu...

menurutku, tidaklah sulit.

Mau coba...

jurus Sekte Reinkarnasi?

Ketua Binatang Sakti adalah dewa yang terbentuk dari arwah semua jenis binatang.

Pengorbanan darah dilarang.

Murid dari Sekte Vajra.

Jika dewa tercoreng, itu akan menjadi siluman.

Bisa jadi bencana.

Jenderal Chinu fokuslah agar tidak dikendalikan oleh siluman.

Itu sudah terlambat.

Segel Vajra Buddha.

8 Divisi Naga dan Deva?

Mantra Vajrah.

Prajnaparamita.

Jenderal Chinu.

Dengarkan bacaan Buddha-ku.

Kami akan bantu mencegah siluman merasukimu.

Paman Guru.

Paman Guru.

Beri tahu Kantor Penahanan Siluman...

kalau segel itu sudah rusak...

dan siluman sudah bangkit ke dunia ini lagi.

Paman Guru.

Inilah kekuatan Ketua Binatang Sakti.

Hebat sekali.

Rajaku.

Tidak boleh ada 2 Raja di Suku Barbar.

Aku ada rencana.

Utamakan menyembuhkan...

bagi mereka yang mendambakan kekuatan Ketua Binatang Sakti.

Selain itu, Kantor Penahanan Siluman...

tidak akan gegabah seperti kavaleri serigala.

Penyamaran dan kelicikan...

adalah trik lama mereka.

Kau seka lagi ujung tombak kunomu.

Ayahku...

atas nama Dinasti Zhao...

menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Raja Suku Barbar.

Ujung tombak ini salah satu senjata yang dipertukarkan kedua belah pihak.

Ini simbol perdamaian.

Suku Barbar datang karena haus darah.

Perdamaian yang rapuh.

Dalam ekspedisi barat ini...

Kau bertanggung jawab atas pertahanan belakang dan penyampai pesan.

Aku sadar aku pemimpin tim yang tidak kompeten.

Letnan Hua, aku bersedia dihukum.

Santai saja.

Cuma kita disini.

Panggil saja aku kakak.

Dasar keras kepala.

Kau harus pulang dan menikah cepat.

Tidak, aku gak mau nikah.

Aku mau seperti dirimu.

Kuyakin bisa, dengan kekuatanku sendiri...

mencapai prestasi di Kantor Penahanan Siluman...

ketimbang dijadikan barter politik ayahku.

TKau sudah nikah atau belum...

Wuchang.

Aku selalu bersamamu.

Pergilah.

Bantu...

periksa alat sakti untuk mengaktifkan segelnya.

Baik, nyonya.

Biksu tua dari Sekte Vajra....

belum datang, kenapa ya?

Apa isinya?

Berat banget.

Ini barang sakti langka..

yang digunakan mengurung Binatang Sakti.

Hati-hati, kalian berdua.

Jika itu rusak..

tanggung jawabnya terlalu berat bagi kalian.

Tetap menunduk.

Pasukan Suku Barbar datang.

Bentuk formasi.

Serangan balasan.

Bentuk formasi. Serangan balasan.

Kenapa ketiga formasi kita tidak bisa menahannya?

Mundur ke lembah. Cepat.

Ada yang tak beres.

Ini aneh.

Itu penyihir.

Ada penyihir membantu Suku Barbar.

Kekuatan sihirmu sudah dipindahkan.

Kekuatan sihirmu tidak ada lagi. Kok bisa tahu?

Pernah kubaca di arsip Kantor Penahanan Siluman.

Bentuk formasi.

Siapkan senjata kalian.

Pertarungan jarak dekat.

Tidak, aku tidak menyukainya.

Aku...

Mati saja kau.

Xiao...

Lindungi alat sihirnya dulu.

Xiao.

Pasti ada sesuatu penting dengan mereka.

Diam.

Xiao.

Tolong! Xiao.

Xiao.

Hua Wuchang, beginikah caramu memerintah?

Orang terbodoh pun tahu kita dijadikan target utama.

Dia...

raja Suku Barbar.

Lindungi Xiao Zhen.

Dengar.

Mundur ke Tenggara.

Mundur.

Pergi, Xiao.

Pedang ayahku.

Kau dengar tidak?

Ambil kudanya, cepatlah.

Pergi.

Tak disangka...

anak tersayang yang disembunyikan Lu Guanlan...

sudah masuk ke perangkapku.

Tusukanku tidak mengenai jantungnya.

Kau pendekar terberat yang pernah kutemui.

Jika kau mati...

aku akan menguburmu dengan ritual terbaik Suku Barbarku.

.

Kakak.

Balut. Cepat

Penarikan pasukan terlalu buru-buru...

jadi aku tak bawa perban.

Air.

Air.

Bersihkan dulu lukanya.

Apa yang kau lakukan?

Lukanya parah sekali.

Bagaimana ini?

Kapur.

Xiao Zhen, pemantiknya.

Cepat.

Wuchang.

Lindungi dari angin.

Wuchang.

Wuchang.

Jangan sampai usaha ini sia-sia.

Wuchang.

Masih ingat...

sewaktu aku merekrut prajurit untuk ekspedisi?

Xiao Zhen..

meski kau tidak memiliki kekuatan sihir.

kau tak pernah menyerah...

dan selalu bisa mencari tahu tentang situasi di medan perang.

Kau bisa jadi jenderal yang terbaik.

Wumou.

Kau sangat malas...

dan takut perang...

tapi kau sangat berbakat...

melebih dari orang biasanya.

Di saat krisis..

kau selalu bisa mengalahkan musuh secara mengejutkan.

Wuchang.

Kau begitu bangga akan dirimu...

kalau kau lebih suka melakukan sendiri.

Tim-mu hebat..

tapi kau selalu melakukannya sendiri.

Saat itu, aku terkejut.

Kulihat kau menghalangi rekan satu timmu...

untuk melindungi mereka.

Jika kau tidak ungkapkan dengan jujur...

mana bisa kau membuka jeratan di sana?

Jangan bicara lagi.

Saat itu...

pertama kalinya, aku melihat kalian bekerja sama...

dan menunjukkan kekuatan hebat.

Makanya...

kuputuskan untuk membawamu dalam ekspedisi ke barat.

Sewaktu-waktu...

kalian harus ingat bagaimana perasaan kalian hari itu.

Letnan Hua.

Panji Harimau Putih dari Kubu 4 Gajah, perhatian...

Hua Wuchang.

Sekarang aku mengangkatmu...

sebagai panji teratas untuk ekspedisi ke barat.

Bawalah yang selamat kembali...

ke perbatasan Dinasti Zhao...

dan beri tahu Komandan Zhang...

kalau segel di Istana Qiantian sudah rusak.

Raja Suku Barbar telah muncul kembali...

dan kita harus bentuk ulang pasukan untuk ekspedisi ke barat berikutnya.

Tidak ada waktu untuk menunda.

Selama penarikan pasukan....

kau harus lindungi Xiao Zhen.

Selama dia masih hidup...

kita ada kesempatan untuk bertahan hidup.

Kantor Penahanan Siluman Dinasti Zhao...

menjalankan perintah langit untuk membasmi siluman dan menegakkan keadilan.

Ayimu.

Ayimu.

Ayimu.

Ayimu.

Kakak.

Ayimu.

Ayimu.

Kenapa kau datang?

Kau kabur dari rumah bertahun-tahun...

jadi aku kemari menemuimu...

dan juga mencari ketenangan.

Kakak.

Siapa yang melukaimu?

Tidak apa.

Cuma mata-mata dari Dinasti Zhao.

Mereka sudah...

Sini kulihat apa lukanya parah.

Sini kulihat.

Ini tidak apa apa.

Kulihat dulu.

Tidak apa apa?

Kakak.

Kita bergerak ke timur...

untuk menemukan padang rumput yang bisa membantu kita.

Kenapa kita harus berperang dengan dinasti Zhao?

Setahun ini...

sudah banyak pasukan kita tewas atau terluka..

dan sekarang kau juga terluka.

Kelak aku takutnya...

Ayimu.

Kau tidak mengerti?

Tidak akan ada lagi padang rumput.

Orang-orang Zhao hanyalah belalang.

Ke mana pun mereka pergi...

hutan, rerumputan, sapi, domba, dan kuda semuanya lenyap.

Yang bisa kita lakukan hanyalah...

merebut kembali tanah kita...

dan merampok makanan mereka.

Jadi suku kita bisa bertahan hidup.

Kakak.

Kita bisa temukan sebidang tanah baru...

Lalu bersama-sama, kita bisa membangun negeri baru...

jika belum cukup, butuh tiga generasi ...

atau sepuluh generasi...

untuk mengubah tanah...

menjadi padang rumput subur untuk suku kita.

Kakak.

Kaulah raja yang diakui oleh suku kita.

Kau akan temukan jalan yang lebih baik.

Mengenai Raja.

Ayimu.

Aku sudah disetujui oleh Raja Binatang Sakti...

Kakak.

Ada apa?

Kakak.

Katakan.

Kakak.

Kakak.

Kakak.

Jenderal.

Jenderal.

Kakak.

Kakak.

Nona.

Kau baik-baik saja?

Kau dengar?

Kantor Penahanan Siluman yang kau maksud...

sudah berakhir.

Tidak, belum berakhir.

Sudah kulihat kungfu Letnan Hua sangat hebat.

Mereka pasti bersembunyi di suatu tempat.

Ada apa, Wumou?

Hua Wuchang, kau tuntun kami ke arah yang salah.

Letnan Hua memerintahkan kita kembali ke perbatasan.

Kenapa kau ke barat?

Jika kau tak beritahukan alasannya...

Aku tidak ikut denganmu.

Aku mau selesaikan ekspedisi ke barat.

Kalau begitu, aku tidak akan ikut.

Xiao.

Ayo.

Wumou.

Saat ku-kurung Binatang Sakti...

aku butuh terapi Yuxu-mu.

Mengurung? Hentikan omong kosongmu.

Kau cuma mau balas kematian Kakakmu.

Dia Raja Suku Barbar...

seorang yang mengalahkan Letnan Hua.

Kau bisa mengalahkannya?

Jika kau mau balaskan kematian Kakakmu...

Aku sih gak ada masalah.

Tapi jika kau mau kami menemanimu mati.

Itu tak mungkin.

Xiao.

Letnan Hua memerintahkan mundur.

Ning Wumou.

Sekarang aku panji teratas untuk ekspedisi ke barat.

Jika kau berani mundur selangkah lagi...

Aku akan menghukummu dengan hukuman militer.

Jangan sewenang-wenang.

Aku tahu.

Ayahmu menjaga perbatasan.

Kau jenderal yang kalah.

Kau akan merasa terhina jika kau kembali.

Baiklah.

Kita berpisah di sini.

Ning Wumou, diam.

Duduk.

Keputusan Wuchang masuk akal.

Sudah kukirim pesan merpati ke Kantor Penahanan Siluman.

Tapi pasukan Komandan Zhang...

akan tiba paling cepat 30 hari lagi.

Disaat...

Sekte Reinkarnasi dan Raja Suku Barbar mengumpulkan binatang sakti...

untuk menyerang perbatasan kita.

Tidak ada yang bisa melawan mereka.

Baru saja...

Letnan Hua melukai raja dengan parah, meski mengorbankan nyawanya...

Kita sudah tahu...

Raja belum mendapatkan kekuatan penuh dari Ketua Binatang Sakti.

Jadi kurasa...

ini sangat penting...

jadi kita harus ke belakang barisan musuh...

untuk mengetahui jawabannya.

Lalu kita sebarkan informasinya.

Saat bala bantuan sudah tiba...

mungkin kita ada kesempatan...

untuk mencapai kemenangan.

Baik.

Kau bilang ada kesempatan...

dan memberitahuku rencanamu.

Cuma kita bertiga.

Gimana caramu mengerahkan pasukan dan pengintai?

Aku mau kau meyakinkanku...

tapi jika kau mau aku dijadikan boneka.

Gak mungkin.

Apa mereka pasukan dari Kantor Penahanan Siluman...

yang menjalankan perintah langit untuk melenyapkan siluman dan menegakkan keadilan.

Akhirnya, aku menemukanmu.

Di mana Letnan Hua?

Gu Niantong.

Apa yang menimpaku?

Rajaku.

Aku baru saja melakukan persembahan darah...

untuk membantumu mendapatkan kekuatan dari Ketua Binatang Sakti.

Tapi, ketua cuma butuh sedikit...

dan kau harus memenuhinya.

Minuman apa kau berikan padaku?

Jangan khawatir.

Kali ini negeri ini makin lemah.

Letnan Hua sudah tewas.

Hei.

Katakan yang kau tahu?

Saat itu, Paman-Guru dan aku berkumpul di altar...

untuk mengentikan Jenderal Chinu melakukan persembahan darah.

Dan mengambil kesempatan itu untuk menghancurkan Halidom di altar...

tapi secara tidak terduga...

Paman Guru gagal melawan kekuatan jahat itu.

Aku ditangkap oleh...

gadis yang menunggangi serigala ini.

Dia mengurungku di kemah...

dan menyembunyikanku di bawah ranjang.

Juga memaksaku melihatnya ganti pakaian.

Aku tak lakukan apa-apa selain merapalkan yang diajarkan guruku.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Saat itu, kudengar suara dari luar kemah, memanggil...

Jenderal Chinu.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Hei, sobat, romantis sekali.

Lanjutkan.

Lalu Jenderal Chinu masuk...

Mereka berbicara banyak...

Tiba-tiba, Jenderal Chinu...

menyerang gadis itu dan berusaha menggigitnya...

tapi dia gagal dan kabur.

Kuduga Jenderal Chinu...

tersihir kekuatan setan dari persembahan darah.

Terlepas dari semua itu, hanya kata terakhir yang bermakna.

Sekarang Raja Suku Barbar..

dikendalikan oleh sihir dari Sekte Reinkarnasi.

Kekuatan yang dia peroleh dari Ketua Binatang Sakti...

harus di hidupkan dengan darah manusia.

Jadi...

Kita harus bergegas...

Sebelum raja Suku Barbar sepenuhnya dikendalikan,

kita harus menyelinap ke kota...

mencuri halidom...

dan mengurung Ketua Binatang Sakti itu lagi.

Itulah kunci keberhasilan pertempuran.

Beraninya kau...

secara terang-terangan mau mencuri halidom suku-ku?

Apa tujuanmu?

Tenanglah, kita di pihak yang sama.

Tombak mendiang raja...

memiliki dua ujung tombak.

Yang satu tumpul....

yang mana melambangkan kebajikan.

Yang satunya...

tajam...

yang berarti membunuh.

14 tahun lalu,

Dinasti Zhao berdamai dengan Suku Barbar.

Raja suku-mu saat itu memberikan salah satu ujung tombak ke Zhao...

sebagai simbol perdamaian.

Jika tebakanku benar...

kau adik Jenderal Chinu,

putri mendiang raja...

dan pemimpin pasukan serigala dari faksi pro-perdamaian Suku Barbar.

Chinu Ayimu.

Siapamu Jenderal Xiao?

Dia ayahku.

Ayahku bilang...

Jenderal Xiao adalah pahlawan terhormat Zhao.

Kami tak punya pilihan lain...

untuk mencuri halidom sukumu.

Sekarang Ketua Binatang Sakti terpengaruh oleh persembahan darah...

dan Jenderal Chinu, di bawah kendalinya...

semakin haus darah.

Satu-satunya menyelamatkan saudaramu hanyalah halidom itu...

dan juga kunci untuk mengakhiri perang.

Aku bersumpah...

jika aku berhasil mengurung Ketua Monster Sakti itu.

Kami, Kantor Penahanan Siluman...

akan mengembalikan halidom itu kepadamu.

Kuharap kau bisa bantu kami menyusup ke kota.

Saat kau lewat, jangan lewatkan barang bagus.

Berhenti.

Anggurnya enak.

Sekarang kita sudah memasuki kota.

Terus bagaimana caranya kita mencari halidom itu?

Biarpun kota ini tidak besar...

Mencari halidom kecil itu...

bagai mencari jarum di tumpukan jerami.

Cuma ada 2 tempat menyembunyikan halidom itu.

Pertama di Sekte Reinkarnasi, sebagai penjaganya.

Akan kuulas masa itu.

Saat itu ketika para murid dari Sekte Vajra tewas,

kami diserang oleh raja Suku Barbar.

Jika halidom itu tetap ada di altar...

mungkin...

masih di tangan Sekte Reinkarnasi.

Lepaskan.

Pergi. Kalian ikuti mereka.

Cepat.

Halidom sudah terpengaruh oleh persembahan darah.

Jika tidak ada darah lagi untuk memberinya makan,

Ketua Binatang Sakti bisa marah.

Suatu kehormatan besar bagimu...

menyembah Ketua Binatang sakti dengan darahmu.

Tempat pengumpulan darah pasti di kota...

di tempat Sekte Reinkarnasi.

Tempat kedua menyembunyikan halidom...

adalah tempat yang dijaga ketat prajurit Suku Barbar.

Seperti yang dikatakan Putri Chinu...

halidom pernah dicuri...

dan sekarang sudah kembali.

Jadi Raja harus menjaganya dengan baik.

Bagi Putri Chinu..

itu tidaklah sulit....

Atas perintah Jenderal...

untuk mendekati halidom itu. / dilarang mendekati kamp.

Aku mau bicara dengan Kakakku.

Jenderal Chinu tidak ada di kamp.

Putri, tolong kembalilah.

Ketiga

Ketiga?

Kau bilang cuma ada dua tempat?

Setiap kali mantra sihir dirapalkan, jejaknya pasti ada.

Takutnya Sekte Reinkarnasi akan melakukan serangan balasan di halidom.

Jika begitu...

meski kita dapatkan halidom itu,

kita tidak bisa mengurung siluman itu.

Makanya, kita harus memeriksa altar bawah tanah itu lagi.

Salah satu dari kalian ahli sihir Yuxu...

dan yang lainnya adalah murid dari Sekte Vajra.

Temukan sihir apa yang digunakan Sekte Reinkarnasi...

dan susun serangan balasan...

dalam keadaan darurat.

Jika kau tak bisa menemukan caranya, tanyakan saja ke seseorang.

Kebetulan aku tahu...

sumber informasi terbaik.

Setelah kita memasuki kota...

besoknya tugas kita harus selesai...

dalam waktu 8 jam.

Lalu kita ketemu di barat kota.

Aku akan urus...

jalur evakuasi.

Terima kasih tuan puteri.

Jangan lupa kesepakatan kita.

Ayo, kemarilah.

Ayo, biksu muda.

Kita sudah di sini.

Ayo.

Tidak apa-apa.

Naik, naik.

Naiklah.

Tidak.

Duduk.

Sajikan semua makanan dan anggur...

terbaik yang ada.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Aku sudah berdosa.

Apa ini?

Anggur.

Saat mereka membawa plasma darah...

kita akan tahu...

sarang Sekte Reinkarnasi.

Apa ini?

Camilan unik.

Kue beras ketan kurma merah.

Berfungsi sebagai penambah darah.

Minumlah lagi.

Biksu muda, aku belum lihat dirimu yang sebenarnya.

Biksu muda.

Kulihat...

timmu...

tidak harmonis.

Kemarin kau bilang mau menyelamatkan kakakmu Ayimu.

Apa ini darurat?

Tidak.

Hua Wuchang, kita bicarakan dia dulu...

karena dia begitu kelewatan.

Dia berlidah tajam...

seperti anjing yang diberi tulang, sering cerita kejelekan orang.

Pastinya sudah banyak yang dia singgung.

Kau tak mau balas kematian Letnan Hua?

Sudah banyak prajurit Kantor Penahanan Siluman tewas. Kau mau lupakan saja?

Aku benar-benar tidak mengerti...

kenapa Letnan Hua memerintahkanku melindungimu..

disaat dia sekarat.

Kakakmu...

juga tidak bicara...

atau ketika dia bicara...

dia menganggap dirinya paling benar.

Sekarang Dinasti Zhao berperang dengan Suku Barbar,

jika kita fokus pada permusuhan pribadi, kapan perang ini bisa berakhir?

Kau mau kemana?

Aku mau mengintai di selatan kota.

Tinggallah di sini awasi musuh.

Jalankan perintah langit untuk melenyapkan siluman dan menegakkan keadilan.

Slogan yang bagus...

tapi rekan satu timmu melakukannya sendiri...

tanpa kendali...

disaat kau menghadapi bahaya, dan tak berdaya.

Kasihan sekali...

dirimu.

Gu Niantong, menteri No.2 dari Sekte Reinkarnasi.

Siapa yang mengintai disitu?

Kurasa...

mereka mungkin bertengkar...

tapi kakakmu....

tidak berusaha menjelaskannya.

Dia selalu serius.

Semuanya tahu ada sesuatu dia pikirkan?

Apa itu?

Apa itu?

Beritahukan.

Dia khawatirkan apa?

Semuanya hanyalah sejarah masa lalu ayahnya...

yang melayang-layang di benaknya.

Seperti tumbangnya keluarga Xiao...

anak seorang pendosa.

Tidak ada yang mau bicara dengannya di Kantor Penahanan Siluman.

Ayo.

Minumlah.

Kau mengintai di luar kamp.

Kau mau menyerang kakak-ku, kan?

Dia pantas mati.

Jika raja terbunuh...

pasukannya otomatis akan menyerah.

Di sisi lain, seorang biksu dan pendeta Tao sedang makan daging dan anggur...

dan terhanyut akan hawa nafsu.

Di sisi lain, Hua Wuchang mengabaikan perintah militer...

hanya karena permusuhan pribadi.

Rencana rumitmu setelah malam tanpa tidur...

ditolak oleh mereka.

Aku heran kenapa keluarga Xiao-mu...

selalu dijebak oleh orang-orangmu sendiri.

Apa maksudmu...

keluargaku dijebak oleh orang-orangku sendiri?

14 tahun lalu...

Suku Barbar memulai perang dengan Dinasti Zhao.

Jenderal Xiao tidak tahan melihat pembunuhan keji...

dan mayat yang tak terhitung jumlahnya.

Jadi dia memutuskan...

untuk menegosiasikan perdamaian dengan raja Suku Barbar.

Lalu suku itu pergi dan menetap di tempat yang jauh dari Zhao.

Kedua belah pihak tidak saling bermusuhan lagi.

Tapi tepat pada hari Jenderal Xiao kembali ke pengadilan...

keluarga Hua dan keluarga Wu mengirim surat ke kaisar...

menuduh Jenderal Xiao mengabaikan perintahnya...

mundur dari perang dan mundur tanpa izin.

Akhirnya, Jenderal Xiao..

dipenggal di gerbang selatan kota.

Ayah.

Ayah.

Penyihir...

beraninya menipuku dengan sihir.

Cuma sedikit sihir.

Kenapa kau tak bisa mengatasinya?

Oh, aku hampir lupa alasannya.

Kau sudah belajar giat lebih 10 tahum lamanya...

tapi kau belum memiliki kekuatan sihir.

Kau tahu kenapa?

Penyihir, jangan ganggu pikiranku.

Diam.

Guru-mu Lu Guanlan...

sudah mengajarimu ilmu jurus penghancur siluman...

karena dia mau kau tanpa sadar menghancurkan basis sihirmu..

dan cuma dijadikan..

untuk menjebak Binatang Sakti di Kantor Penahanan Siluman.

Orang ini...

mengikuti Komandan Lu untuk melatih jurus penghancur siluman...

meski tanpa kekuatan sihir...

dia bisa berfungsi sebagai...

wadah untuk mengurung monster itu.

Dia tahu ini?

Tidak.

Berbahaya sekali...

mengurung Binatang Sakti ke dalam tubuh manusia.

Ini pilihan terakhir.

Jangan menggunakannya kecuali tidak ada cara lain.

Mengurung Binatang Sakti ke dalam tubuh manusia.

Itu tidak masuk akal.

Sebelum kau,

ada 8 yang sudah mencoba, tapi semuanya tewas.

Untuk apa kau...

beritahukan ini?

Kantor Penahanan Siluman menginginkanmu mati...

tapi aku bisa menyelamatkanmu.

Walau begitu,

Xiao, meski membosankan dan serius...

tapi dia satu-satunya orang...

yang sangat jujur...

di Kantor Penahanan Siluman.

Sudah kuanggap sebagai sahabat dekatku.

Biksu muda.

Katakan yang kau ketahui tentang diriku.

Kau..

Kau orang yang jarang ditemukan? Bisa diandalkan.

Biksu jahat.

Cangkirku kosong, tapi kau tidak mengisinya.

Membosankan. Ayo.

Membosankan.

Apa itu halidom dari Suku Barbar?

Kenapa ada di sini?

Ayo.

Cantik, berikan anggur.

Xiao Zhen menyuruhmu mengawasi altar...

malah minum anggur di sini.

Raja Suku Barbar baru saja naik ke atas.

Dia membawa halidom.

Ayo.

Dimana Xiao?

Kenapa kau sendiri?

Aku tidak tahu.

Dia tidak ada di sana saat aku kembali.

Kalian bertengkar?

Kembali?

Kau kemana?

Bisa kau lakukan?

Kau harus menunggu waktu yang pas.

Aku menyentuhnya.

Dimana biksu muda itu?

Dia berbaring di sana.

Tangkap dua orang Zhao itu hidup-hidup....

dan siksa mereka.

Tunggu.

Kau tak bakalan tahu di mana halidom itu.

Bunuh mereka.

Bukannya kau tadi bilang tangkap kami hidup-hidup?

Kenapa tembakkan panah?

Akan kutunjukkan...

betapa hebatnya perisai Buddha emasku.

Astaga!

Biksu muda, kuberikan halidom padamu.

Harus kau lari sekencang-kencangnya.

Teman-temanku dalam bahaya.

Mana bisa aku pergi sendiri?

MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA. DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE DI LXWHITELABEL.COM

Lihat ke depan, ada yang terbang keluar rumah.

Ayo lihat apa yang terjadi.

Biksu muda.

Biksu muda.

Berikan halidom itu...

dan aku tidak akan mencabik-cabik tubuhmu.

Serang.

Pergi.

Dimana aku?

Biksu muda, kau sudah bangun.

Kau sudah bangun, turunlah.

Tn. Ning, bisa kau gendong aku lebih lama lagi?

Setelah kuaktifkan...

perisai Buddha emasku.

Aku akan tetap mati rasa selama 6 jam.

Xiao, kau tak lihat dirimu.

Xiao.

Bukankah kau bergerak?

Aku tidak bisa.

Tn. Ning.

Jika raja Suku Barbar terbunuh, pasukannya otomatis akan menyerah.

Tapi itu bukanlah solusi terampuh.

Ayo, kuajak kau jalan-jalan.

Kau hanya tahu kalau suku-ku menyerang kota...

sambil membunuh dan menjarah...

tapi kau tidak tahu kalau prajuritku...

kelaparan dan sangat menderita.

Sudah lama...

Kami kehilangan padang rumput kami.

Kakak-ku pernah meminta bantuan Jenderal Xiao...

cuma mau tahu kalau Jenderal dibunuh oleh Kaisarmu...

karena dia menegosiasikan perdamaian dengan kami.

Kakakku dituduh sebagai penyusup...

oleh pasukan keluarga Hua yang menjaga kota.

Dia berhasil selamat di kaki tembok kota.

Kakak, kau terluka.

Ayimu.

Tak lama setelah kakak-ku kembali...

dia memotivasi anggota klan dan memulai perang melawan Timur.

Tapi aku tahu perang tidak bisa mengubah takdir kami.

Lalu, terinspirasi oleh Ketua Binatang Sakti...

Kubentuk kavaleri serigala...

untuk mencari padang rumput baru...

dan halidom yang hilang...

agar tidak menimbulkan korban perang yang lebih besar lagi.

Karena perang tanpa akhir sudah menghancurkan...

harapan perdamaian klanku.

Menurutmu membunuh Kakak-ku...

adalah solusi untuk selamanya dan semua masalah ini?

Yang kami inginkan hanyalah kedamaian.

Mendiang Jenderal Xiao mengerti...

begitu juga dengan Xiao Zhen.

Sekarang Dinasti Zhao berperang dengan Suku Barbar...

dan jika kita fokus pada permusuhan pribadi,

kapan perang bisa berakhir?

Kau membohongiku.

Tn. Ning.

Tn. Ning.

Kau tidak apa?

Kau terluka?

Gak apa.

Wuchang.

Sampai kapan kita harus berjalan?

Tepat di atas gunung itu adalah tempat evakuasi.

Di sana Putri Chinu sudah menyiapkan kuda dan perbekalan untuk kita.

Apa kita harus mendaki gunung?

Cuma ini jalan pintas.

Jika kita memutar, akan tiba 7 hari.

Ayo.

Dengan kekuatan Ketua Binatang Sakti.

Seseorang bisa berbicara dengan semua jenis binatang.

Sudah kuduga, itu kau, Ayimu.

Hei, yang di depan, cepatlah.

Aku sudah tak kuat lagi memanjat.

Xiao, kau harus pegang batu itu kuat-kuat...

karena nyawa kita berempat bergantung pada tanganmu.

Xiao, kenapa kau tak mau...

aku bantu meringankan bebanmu?

Hua Wuchang, jika kau motong talinya...

Aku akan menghantuimu.

Nn. Hua.

Naiklah.

Xiao, kau bukan cuma...

sahabat dekatku.

Setelah kita kembali..

Aku akan memuja langit dan sebagai saksi kalau kita saudara angkat.

Hentikan!

Siapkan segel dengan biksu muda.

Waktunya hampir habis.

Baik.

Maafkan aku.

Untuk apa?

Tidak ada gunanya.

Aneh.

Begitulah cara keluarga Hua-ku meminta maaf.

Tak bisa diterima?

Terima saja.

Wuchang, kau...

Jangan salah paham.

Guruku benar.

Dia bilang wanita di dunia layaknya harimau.

Anggur, kau dapat dari mana?

Saat aku kabur dari rumah bordil itu. Aku mengambilnya diam-diam.

Biksu muda, mau minum lagi.

Tekan, tekan sendiri.

Baik.

Kenakan bajumu.

Terima kasih.

Wuchang.

Menurutmu...

kita bisa melakukannya kali ini?

Menurutku...

apa yang pernah dilakukan mendiang Jenderal Xiao...

Kau juga bisa melakukannya.

Panah kakakmu.

Kutemukan di dasar tebing.

Tinggal tiga.

Kalian siap? Ayo.

Ayo.

Ini formasi pertempuran 4 Gajah Penaklukkan Siluman...

yang diajarkan guruku.

Siluman apa pun yang menerobos barisan pertempuran...

pasti akan binasa.

Formasi pertempuran menggunakan darah kita sebagai sarananya.

Makin banyak darah, makin besar kekuatannya.

Karena halidom sudah disembah dengan persembahan darah,

bisa memulainya dengan darah. Membunuh 2 burung dengan 1 batu.

Tunggu.

Bukan begini cara penyegelan.

Kita tidak bisa ke altar.

Dan alat sihir untuk penyegelan...

tertinggal...

di rumah bordil itu.

Jadi, begitu...

ada yang melompat dari halidom.

Kita lumpuhkan dulu dengan formasi pertempuran.

Dan biksu muda...

menggunakan Segel Vajra Buddha untuk menahannya sementara.

Lalu kita akan membawanya kembali ke Kantor Penahanan Siluman.

Di sana kita bisa meminta Kungfu Master untuk memperkuat segelnya...

Rencana buruk. / Kita bisa mencobanya.

Aku pernah baca metode ini di Kantor Penahanan Siluman.

Memang berisiko...

tapi dalam situasi ini...

itu layak dicoba.

Kita bisa tentukan jumlah darah yang diberikan sesuai apa yang terjadi.

Ada apa, Ning Wumou?

Aku juga tidak tahu.

Xiao, kau ingin sekali...

membersihkan nama ayahmu.

Jadi kenapa tidak ambil kesempatan ini...

untuk menangkap Ketua Binatang Sakti itu.

Mengalahkan pasukan dan membunuh raja Suku Barbar?

Lalu kau ke istana kekaisaran untuk menerima penghargaan.

Jadi, kau bisa memulihkan dan memuliakan nama keluarga Xiao.

Oh iya...

aku bisa merencanakan...

agar temanmu mati...

dalam kekacauan perang,

agar semua masalahmu mendatang tak ada lagi.

Apa untungnya bagimu?

Butuh waktu lama bagiku untuk membantu Chinu Haer meredam Ketua Binatang Sakti...

dengan persembahan darah.

Xiao, kau wadah yang sempurna...

Kau bisa meredam Ketua Binatang sakti dalam sekejap.

Akan kusingkirkan 8 segel demi Penguasa Langit Yuxu.

Tak peduli di tubuh siapa Ketua itu?

Darah.

Darah.

Apa yang kau lakukan?

Kau mau dia haus darah seperti Raja Suku Barbar?

Bunuh mereka semua.

Dapatkan penghargaan itu.

Bunuh.

Keluarga Hua dan keluarga Wu...

yang menjebak ayahmu.

Bunuh.

Bunuh.

Bunuh.

Xiao.

Jangan mendekat.

Formasi pertempuran Empat-Gajah-Penaklukkan-Siluman.

Kau mau membunuhku?

Lepaskan dia.

Lepaskan dia.

Mana mungkin aku membunuhmu?

Kita saudara bernasib sama.

Jika aku mati di tanganmu hari ini.

Aku tidak akan menyesalinya.

Ayo.

Ayo bertarung.

Cepat, minumkan ini.

Aku sudah berdosa.

Apa itu?

Jangan khawatir.

Nn. Gu.

Kau memang fasih....

tapi ucapanmu salah.

Mereka memang bukan temanku.

Mereka...

saudaraku bernasib sama.

Rasanya mengerikan.

Terima kasih, kalian sudah mengembalikan diriku.

Biksu muda.

Minuman apa yang kau berikan padanya?

Tak usah pikirkan itu.

Aku sudah berdosa.

Syukurlah, aku menemukanmu.

Putri kami ditangkap Jenderal Chinu.

Dia mau mengorbankannya...

dan mengambil kekuatan Ketua Binatang Sakti.

Tolong, selamatkan dia.

Apa?

Putri juga sudah mendapatkan kekuatan dari Ketua Binatang Sakti itu.

Saat itu, dia mengerahkan burung untuk membantu kita kabur.

Jadi...

Dia adalah raja sebenarnya dari Suku Barbar.

Artinya...

kita harus kembali?

Aku ada ide.

Kita ke rumah bordil itu...

mengambil alat sihir Kantor Penahanan Siluman.

Dengan alat itu, kita bisa mengurung Chinu...

apapun sebutan bajingan itu.

Kapan persembahan dilakukan?

Besok malam.

Rajaku.

Sudah saatnya berkorban.

Suku Barbar tidak bisa memiliki dua raja.

Hari ini...

Akan kubunuh kau dengan pedang Jenderal Xiao.

Belas kasihan dan kebaikan tidak bisa...

menjamin menyelesaikan masalah suku kita.

Masih utuh.

Bahkan masih ada pakaiannya.

Itu disebut pakaian Kylin.

Xiao Zhen.

Hua Wuchang.

Ini milikku.

Nama ini....

Guan Chuang.

Itu aku. Itu nama asliku.

Guruku menyuruhku bergabung dengan Kantor Penahanan Siluman...

setelah aku pergi dari kuil terakhir kali.

Untuk aspa kau memiliki gelar saat mau bergabung dengan Kantor itu?

Ternyata Kakakku...

sudah menyiapkan semua ini untuk kita.

Aku, Chinu Haer...

akan mematuhi perintah Ketua Binatang Sakti...

untuk memimpin suku kita....

menuju kemenangan.

Kami prajurit dari Kantor Penahanan Siluman Zhao...

siap melaksanakan perintah langit untuk melenyapkan siluman dan menegakkan keadilan.

Kalian semua ada di sini sekarang.

Jenderal Chinu.

Kusarankan letakkan pedangmu.

Kami mau bantu menangkal roh jahat haus darah dalam tubuhmu...

agar kau tak berbuat jahat lagi.

Aku sudah bilang...

Berikan halidom itu dan aku tidak akan mencabik tubuhmu.

Bukankah itu alat sihir canggih?

Lindungi aku saat aku menyelamatkan putri.

Aku akan menghentikan Chinu Haer.

Kau bawa putri dan mundur lebih dulu.

Bagaimana denganmu?

Nona.

Aku percaya pada Jenderal Xiao.

Guan Chuang, Wuchang.

Maju.

Angin dan petir.

Bantulah Xiao Zhen. Aku bisa atasi ini.

Turunkan angin dan petir.

Xiao.

Bawa putri dan mundur dulu.

Cepat.

Mati kau.

Biksu muda.

Bukankah kau bilang wanita di dunia ini layaknya harimau?

Dasar Tao jahat, ini bukan saatnya bercanda.

Mundur. Cepat.

Jangan lari.

Kau bisa ambil pedangku.

Lumayan hebat.

Dulunya itu pedang ayahku.

Kau...

tidak layak memilikinya.

Kau putra Jenderal Xiao.

Perdamaian yang rapuh tidak bisa memastikan jalan keluar bagi suku kami...

seperti yang dibuktikan dengan kematian ayahmu.s

Dasar penjilat Zhao.

Beraninya kau mencuri kekuatan Ketua Binatang Sakti?

Bocah tengik.

Biksu muda.

Kenapa kau tidak gunakan perisai Buddha emasmu?

Aku cuma bisa menggunakannya tujuh hari sekali.

Perisai sialan. Pantangannya banyak sekali.

Turunkan aku.

Berhenti.

Prajurit pemberaniku.

Kita berangkat ke timur....

untuk menemukan negeri baru...

dan menjaga keluarga kita dari kelaparan dan penyakit.

Tapi sekarang...

Apa yang kita dapatkan selama...

8 tahun perang ini?

Keberanian dan kepercayaan suku kita...

bukan hanya untuk perang...

tapi yang terpenting, untuk para istri yang menyiapkan makanan dengan senyum...

dan anak-anak yang menunggang kuda dengan bebas di padang rumput.

Aku, atas nama Raja Suku...

bersumpah kepada kalian...

bahkan dengan mengorbankan nyawaku...

aku akan membawamu kembali ke padang rumput kita.

Tidak ada lagi kehidupan pengembara.

Pergi.

Pergi.

Chinu Haer, lepaskan mereka.

Jika kau gigit...

Ketua Binatang Sakti akan rakus haus darah.

Maka akan lebih sulit bagimu untuk lepas dari sihir Sekte Reinkarnasi.

Ibu.

Ketua Binatang Sakti cuma memilih rajanya...

daripada pencuri sepertimu.

Kau tak bakal bisa disembuhkan.

Nak, lari.

Ketua Binatang Sakti cuma memilih rajanya.

Sekarang jika kau gunakan pedang daripada badik...

dan melakukan jurus kedelapan untuk menghancurkan formasi.

Bisa jadi kau bisa menandingiku.

Kau mulai lagi.

Animaosi.

Ketua Binatang Buas.

Kenapa?

Kakak.

Ayimu.

Pimpin suku kita...

menuju masa depan yang lebih baik.

Barang itu...

Kau punya?

Kau menakutiku lagi.

Kami, atas nama Kantor Penahanan Siluman...

sudah mengajukan permohonan perbekalan.

Akan tiba di sini dalam beberapa hari.

Putri Chinu..

apa rencanamu selanjutnya?

Akan kupimpin orang-orangku...

untuk mencari padang rumput baru...

Jauh dari Zhao dan bebas perang.

Hei.

Kau sudah memeluknya sekali.

Ternyata, kau naksir sama dia.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Wanita di dunia ini layaknya harimau.

Kalian mau pergi, tidak?

Putri, selamat tinggal.

Biksu muda, rambutmu sudah tumbuh.

Aku..

Aku akan memulai lagi kehidupanku.

Aku tahu.

Pertama, kau melanggar ajaran tidak minum...

lalu ajaran tidak membunuh.

Kenapa tak ikuti saja aku melanggar ajaran agar tidak berhubungan seks kelak?

Wumou, kita berada di majelis dewan.

Seriuslah.

Xiao.

Oh tidak, aku harus memanggilmu bos sekarang.

Katanya komandan...

sudah mengusulkan kaisar menghadiahi-mu atas prestasi hebatmu.

Tak lama lagi kau akan jadi orang terkenal.

Sesuai dengan maklumat kekaisaran...

Xiao Zhen, atas prestasinya dalam ekspedisi ke barat...

akan diangkat sebagai Letnan Penahanan Siluman...

dan pemimpin dari Kubu 4 Gajah.

Hua Wuchang, Ning Wumou, dan Guan Chuang...

dipromosikan ke pangkat yang lebih tinggi.

Laksanakan tugas kalian.

Terima kasih kaisar kami Yang Mulia.

Baru-baru ini Sekte Reinkarnasi bejat itu...

membuat masalah di wilayah barat.

Kuperintahkan kau segera...

ke sana dan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Siap, Tuan.

JANGAN BERANJAK DULU. MASIH ADA LANJUTANNYA.

Nyonya.

Kami sudah bawa kembali mayatnya.

MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA. DIMANA AJA BISA TARUHAN ONLINE DI LXWHITELABEL.COM

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.