Akan
Azerbaijani
Basque
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Croatian
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Interlingua
Irish
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Penerjemah oleh @JenengkuSopo.
Ah, maaf... Baru pindah rumah...
Cantik sekali!
Ada cowok nya juga.
Suami istri.
Gak mungkin! Ngapain sih mereka?
Sepertinya aku mulai jatuh cinta padanya.
Tapi kenapa?
Mantap!
Dia benar-benar horni.
Aku juga horni kalau sudah begini!
(Ketahuan Ngintip Tetangga Sebelah)
"Wanita tetanggaku itu bernama Konomi Yoshinaga."
"Dia sendiri yang datang sekedar menyapaku."
"Sepertinya aku harus mengatakan padanya perihal waktu itu, tapi aku tidak mengatakan apapun."
(Beberapa hari kemudian)
"Jadi, setiap hari kerjaanku hanya terus-menerus mengintipnya."
-Silakan. -Permisi.
Sebenarnya, maaf aku gak bermaksud apa-apa.
Aku sangat tertarik padamu.
Jadi itu yang buat kamu mengintipku.
Maaf! Aku sungguh menyesal.
Ya sudah, terus apa lagi?
Tolong jangan lapor polisi.
Apakah kamu mau menuruti permintaanku?
Ya. Aku akan melakukan apapun yang kamu inginkan.
Kalau gitu, kita latihan ngentot yukk.
Suamiku cuma gitu-gitu saja mainnya...
...pasti seru ya kalau ada foreplay nya.
Jadi, mau coba-coba posisi baru gitu ya...
Umm, jujur aku gak ngerti apa yang kamu katakan.
Suamiku permainannya kurang asyik.
Kalau gitu, kita mulai saja ngentotnya.
Kamu belum tahu cara menunggangi.
Ya.
Tapi, ini...
-Luar biasa. -Begini?
Iya, begini.
Tapi, ini mantap banget.
Apa semua pria suka seperti ini?
Tapi, ya benar.
Kenapa?
Bukan apa-apa kok. Maaf!
Apakah enak?
Ya, enak sekali.
Mantap!
Kenapa ini?
Itu...
Tunggu sebentar, aku jadi sempit nih...
Keras.
Ada apa?
Ini sangat keras.
Keras banget loh...
Tunggu, itu mantap. Terasa nikmat. Maaf!
Kenapa gemetaran gitu? Apa kamu gugup?
Aku gak berpikir begitu.
Saat kamu ngintip, kamu ngapain saja?
Saat ngintip?
-Aku sedang masturbasi. -Masturbasi, 'kan?
Biar ku lihat.
Gimana kalau begini?
Seperti ini...
Jadi seperti ini ya?
Ya.
Pengen?
Maaf, aku....
Mau?
Aku mau lihat.
-Pingin masturbasi dengan payudaraku? -Ya.
-Bagaimana? -Begitu indah!
Jadi kamu selalu begini ya?
Ya, begitulah.
Biarkan aku membantumu.
-Enak? -Mantap! Enak banget.
Gimana sensasinya?
-Luar biasa! -Enak?
Ini rasanya nikmat sekali.
Aku jilat ya?
Kontolmu boleh dijilat?
Apa kamu serius?
Konomi-san!
Ini enak sekali.
Ini beda banget dengan kontolnya suamiku.
Seriusan?
Kontolmu tampak lebih besar dan lebih keras.
Enak banget!
-Konomi-san, ini sangat nikmat! -Luar biasa! Senang banget.
Ada apa?
Kamu mau ejakulasi?
Tunggu, aku gak tahan lagi.
Kamu bisa ejakulasi sepuasnya!
Kamu sudah mesum banget loh.
Ini semua salahmu!
Ini terlalu enak.
Anggap saja sebagai latihan!
-Untuk latihan. -Maaf.
Konomi-san...
Enak sekali. Tunggu, aku gak tahan lagi, rasanya sudah mau meledak.
Gak boleh, kamu hanya boleh melakukannya untuk latihan.
Maaf.
Berbaring!
-Kelihatan? -Ya.
Aku akan masukkan.
-Kamu tahan ya. -Ya.
Kelihatan?
Hebat!
Ini menjadi terangsang.
Luar biasa!
Luar biasa, enak!
Enak sekali!
-Gimana rasanya? -Sangat nikmat. Mantap!
Enak banget.
Enak?
Konomi-san...
Konomi-san!
Apakah ini nyaman?
-Gimana? -Nikmat!
Gimana kontolmu?
-Enak banget. -Kalau gini, enak juga?
-Luar biasa, nikmat sekali! -Serius?
-Rasanya enak sekali! -Lebih enak yang mana?
Konomi-san! Aku gak tahan lagi. Rasanya mau ejakulasi.
Apa?
Goyang terus! Rasanya aku akan ejakulasi.
Belum...
Masih harus dicoba lagi. Jangan ejakulasi dulu!
Enak sekali!
Gimana? Nyaman, 'kan?
Lihatlah.
Itu terihat sangat bagus.
-Apakah enak? -Luar biasa, enak banget.
Lihat aku!
Luar biasa!
Ah, nikmat!
Tunggu!
Rasanya nikmat.
Enak banget!
-Konomi-san, ini begitu nikmat. -Aduh!
Aku mau cumming.
Mau orgasme.
Aku cumming!
Enak banget.
Sebentar ya.
Kamu melihatnya?
Aku bisa lihat semuanya!
Sekarang perhatikan baik-baik!
Sangat nikmat!
Aku mau cumming!
Mau cumming.
Aku cumming!
Enak sekali!
Nikmat!
-Gimana? Enak, 'kan? -Enak banget!
Ini nikmat?
Luar biasa, nikmat!
Luar biasa, ini enak sekali!
Aduh, mau orgasme!
-Aduh, gawat! -Aku cumming!
-Enak? -Enak sekali.
Kamu suka seperti ini. Gimana?
Ini sungguh nikmat.
-Begini, 'kan? -Ya, sangat nikmat.
Enak sekali.
Mau orgasme!
Mau orgasme!
Enak sekali!
Enak, 'kan?
-Apa kamu merasa nikmat? -Mantap, nikmat sekali.
Kontolmu, luar biasa enaknya!
-Benarkah? -Serius, kontolmu enak banget!
-Vaginamu juga enak sekali! -Serius enak?
Rasanya enak?
Kamu menikmatinya, 'kan?
Luar biasa, enak!
Nikmat, 'kan?
Aku cumming!
Hebat sekali!
Apa kamu juga?
Iya! Boleh nih?
-Cepat masukkan! -Baik.
Enak sekali!
Konomi-san...
Enak.
Mau orgasme!
Aduh, aku mau orgasme.
Aku cumming!
Ini sungguh nikmat!
-Ini nikmat sekali. -Aku merasa nikmat juga.
Luar biasa.
Ah, enak!
Mau cumming!
Aduh, mau cumming!
Rasanya sangat nikmat.
Mantap!
Enak?
Benar-benar mantap!
Enak?
Enak!
-Nikmat? -Nikmat sekali.
Enak banget!
Mau ejakulasi!
-Sini aku bantu bersihkan. -Ya.
Gimana menurutmu?
Luar biasa! Benar-benar nikmat.
Syukurlah.
"Setelah itu, edukasi rahasia kami pun dimulai."
Penerjemah oleh @JenengkuSopo.
Aku pingin banget loh...
-Oh gitu. -Cerah sekali.
Aku mau berangkat.
Hati-hati.
"Aku tidak mengerti apa yang ada di dalam pikirkannya."
"Tapi menurutku itu bukan masalah."
-Aku berangkat. -Hati-hati.
Pelan-pelan ya.
Gak dikunci.
-Ayo naik. -Iya.
-Apa kamu ngintip lagi? -Maaf.
Apa kamu pengen lagi?
Ya.
Pasti sudah terangsang!
Buka mulutnya.
-Rasanya enak? -Lezat.
Buka mulutnya!
-Enak banget. -Enak, 'kan?
Tapi... Konomi-san... Aku harus berangkat kerja.
Pasti kamu suka begini sebelum berangkat kerja.
Tapi...
Biarkan aku membantumu.
Tapi aku akan terlambat.
Konomi-san...
-Aku yakin kamu sudah ngaceng. -Ahh, tapi... Kalau begini.
Aku bisa hisap semuanya loh.
Besar banget.
-Nikmat sekali. -Nikmat, 'kan?
Kalau ini suka juga, 'kan?
-Aku sangat suka. -Ini?
-Enak sekali. -Enak?
Aduh, mantap banget!
Ini sangat nikmat!
-Tunggu! -Eh, mau ngapain?
-Enak? -Enak sekali!
-Luar biasa! Sangat nikmat. -Nikmat, 'kan?
Susah banget nih!
-Luar biasa! Ini enak! -Enak? Bersenang-senang lah!
-Apakah enak? -Luar biasa!
Ah, nikmatnya!
Hebat banget ya seperti ini! Suamiku juga menyukainya.
Ini sangat terangsang!
Beneran sudah keras loh.
Itu bagus.
Aku pengen kontol besar ini.
-Ini terasa nyaman. -Gimana?
Luar biasa!
Mantap. Ini hangat sekali!
Enak!
Konomi-san, enak banget.
Konomi-san, aku gak bisa menahannya!
Pagi ini seru banget ya.
-Kamu suka, 'kan? -Ya, aku menyukainya!
-Yaudah, hati-hati. -Permisi.
-Pelan-pelan ya. -Iya.
"Hari ini aku memutuskan untuk datang bertamu."
Kalau di kantormu gimana?
Sejauh ini bagus. Aku baru setahun kerja di sana.
Aku yakin! Sudah pasti gak ada masalah disana.
-Bukan begitu. -Pasti bisa kerja di sana.
Terima kasih.
-Kamu kuliah di mana? -Aku kuliah di Gunma.
Gunma? Itu bagus!
Ya, kampus itu gak jauh dari kampung halamanku.
Kapan-kapan kita perlu main kesana ya.
-Silakan minum. -Terima kasih.
Kapan-kapan sepertinya perlu juga.
Kamu sudah kebanyakan minum.
Sudah lama aku gak seperti ini. Lagi pula rasanya enak sekali.
Baiklah.
-Maaf ya aku jadi ganggu kalian berdua. -Gak apa-apa.
Suamiku juga senang kok ngobrol denganmu.
Tapi, kenapa?
Aku jadi pengen tahu, kenapa kamu melakukan itu padaku.
Apakah kamu begitu penasaran?
Ya.
Aku 'kan sudah bilang ini untuk latihan.
Agar aku bisa enak-enak denganmu.
Seriusan?
Yaudah yukk.
Yang di sini...
Pokoknya kita senang-senang dengan kontolmu.
Kamu juga suka, 'kan?
Apakah suamimu baik-baik saja?
Dia baik-baik saja kok. Dia sudah tidur, gak mungkin bangun lagi.
Kalau gitu... Biarkan aku membantumu.
Pasti kamu senang bisa aku bantu.
Aku senang sekali.
Benarkah?
Penerjemah oleh @JenengkuSopo.
Coba ku lihat.
Ayo lepaskan!
-Gak apa-apa nih? -Tenang saja.
Apa kamu yakin?
-Tenang saja. -Yakin gak apa-apa?
Gak apa-apa.
-Ayo lepaskan. -Boleh nih?
-Tunggu! Serius gak apa-apa? -Gak apa-apa.
-Tenang saja. -Tunggu!
Itu...
Ini gak apa-apa?
Aku gak bisa melakukan ini.
Pokoknya kamu tenang saja.
-Bersenang senang lah. -Tunggu!
Jangan lakukan itu!
Nikmati saja.
Apakah ini rasanya enak?
Enak sekali, tapi...
Konomi-san...
Tunggu, kalau terus begini...
Aku bisa mengerang!
Gak boleh!
Tapi aku gak tahan!
Konomi-san! Rasanya sungguh nikmat sekali.
Biarkan aku menghisapmu.
Konomi-san. Tunggu!
Aduh, hentikan!
Ini benar-benar nyaman!
-Enak? -Enak sekali!
Aku selalu pengen kontolmu.
Dinikmati saja sepuasnya.
Tunggu! Konomi-san...
Jangan lakukan itu!
Tunggu!
Apakah nikmat?
Sangat nikmat!
Nikmat?
Mau puasin aku juga?
Bantu puasin aku juga.
Enak banget!
Teruskan!
Masih mau latihan lagi?
-Tapi, kalau di sini? -Di sini saja.
-Apakah suamimu baik-baik saja? -Tenang saja, dia sudah tidur.
-Kamu gak mau? -Aku mau banget.
Kamu pengen masukin?
-Aku juga mau coba. -Lebih keras!
-Aku pengen! -Mau coba juga?
Tolong ajari aku!
-Mau coba? -Aku mau!
-Mau dimasukkan? -Ya. Masukkan!
Kalau gitu, perhatikan ya.
-Gimana? Kamu nyaman? -Luar biasa, nikmat sekali!
Enak!
Gimana kalau aku jilat putingnya.
-Kamu merasa enak? -Ah, tidak! Enak sekali.
Enak banget!
-Aku juga enak. -Aku mau cumming.
Mau cumming!
Lihat aku.
Gimana?
Luar biasa.
Hangat sekali.
Nikmat!
Sodok terus!
Masukkan dari belakang.
Mantap!
Nikmat sekali!
Aku gak tahan!
-Rasanya mau ejakulasi. -Jangan dulu!
Ah, tidak!
Mau orgasme!
Luar biasa, enak banget.
Sangat hangat.
Ini sangat terangsang!
Aku mau cumming.
Mau orgasme lagi.
Aduh...
Mau cumming!
Aku cumming!
Rasanya sangat nikmat!
Ini sangat erotis, aku akan cumming juga!
Enak sekali!
Bagus sekali!
Tunggu!
Enak!
Mau orgasme!
Enak sekali.
Nikmat!
Luar biasa. Ini enak banget!
Aku gak tahan!
Aku mau ejakulasi!
-Muncratkan saja. -Bolehkah?
Mau cumming!
Muncratkan di mulut.
Aku ejakulasi!
Boleh minta satu permintaan lagi?
Apa itu?
"Aku tidak mengerti sama sekali apa yang ada di pikirannya."
"Dia mau menunjukkan kami ngentot di depan suaminya."
"Buka jendela!"
Nikmat!
Mantap!
Sungguh, malam ini aku sangat terangsang.
Luar biasa!
Mesum sekali!
-Aku mau cumming. -Mau cumming?
-Mau orgasme! -Bagus!
Mau cumming!
"Aku sama sekali tidak mengerti apa yang ada di pikirannya."
"Tapi sekarang aku mengerti apa yang Konomi-san inginkan."
Hebat!
Ah, enaknya!
Enaknya, aku gak tahan lagi. Nikmat sekali, 'kan?
Aku juga!
Enak banget!
-Aku mau ejakulasi. -Mau ejakulasi?
Aku ejakulasi!
Teruskan!
Luar biasa!
-Aku pengen lagi. -Kamu kenapa?
-Kamu bergairah? -Ya, aku mandi dulu.
Aku pengen berjumpa denganmu.
Ada apa denganmu?
Ada apa? Kok jadi mesum begini. Ada apa?
Aku gak tahan melihatmu begitu. Aku juga pengen!
Kenapa jadi mesum banget?
Aku horni banget nih!
Enak sekali.
Suamiku lagi mandi. Nanti bisa ketahuan.
Sudahlah! Aku gak peduli meskipun suamimu mengetahuinya.
Enak sekali.
Ah, tidak!
Aduh!
Mau cumming.
Mau orgasme!
Enak sekali.
Mau orgasme!
Mau cumming!
Hebat banget!
Mau cumming.
Aku cumming!
Mau orgasme lagi.
Mau cumming!
Mau orgasme.
Nikmat banget.
Aku menyukainya!
-Konomi-san! Puasin aku. -Itu sangat besar!
Aku gak tahan lagi.
Ini sangat keras!
Enak banget!
Kamu sudah horni sekali, 'kan?
Aku selalu menginginkan ini.
Ini sangat keras!
Keras sekali.
Ini keras banget.
Ya, itu sangat nikmat.
Enak, 'kan?
Enak sekali! Konomi-san!
Rasanya enak?
Nikmat?
Kalau gitu puasin aku juga.
-Konomi-san, kamu merasa enak? -Enak banget!
Jilat terus.
Mau orgasme.
Aku mau cumming!
Enak sekali!
Lebih enak permainanku atau suamimu?
Luar biasa! Yang ini mantap banget!
-Aku gak tahan lagi! Puasin aku. -Benarkah?
Gimana, kamu merasa enak?
-Enak! -Kamu suka, 'kan?
-Luar biasa, nikmat! -Mantap.
Nikmatnya!
Konomi-san, cepat puasin aku!
Kenapa?
Kamu mau lagi?
Masukkan!
Yakin?
Pengen banget ya?
-Apakah nikmat? -Sangat nikmat!
Konomi-san, sudah cukup latihannya?
Kamu merasa senang?
Kalau gitu, aku akan menghisapnya.
Ini mantap!
Kontolmu sangat besar!
Konomi-san, ini benar-benar nyaman.
Aku juga sangat menginginkannya.
Gimana, mau dimasukkan?
Bagus!
Aku masuk nih.
Ini sungguh luar biasa.
Luar biasa, enak!
Ini sudah masuk.
-Ini lebih nikmat dari sebelumnya. -Apakah ini enak?
Aku masukin nih! Apakah enak?
Mantap, Konomi-san!
Ini sangat nikmat!
Luar biasa. Ini enak banget.
Rasanya nikmat sekali!
Enak sekali!
Enak?
Kontolnya membuatku horni!
Mantap, enak banget.
Ah, luar biasa.
Luar biasa, sangat nikmat!
Ini sangat keras!
Enak!
Mau orgasme.
Aku cumming!
Enak sekali!
Mau orgasme lagi.
Mau orgasme!
Ah, enaknya!
Ayo, sodok terus!
Ini terasa nyaman!
Nikmat!
Aku mau cumming!
Enak!
Mau cumming!
Hebat!
Luar biasa nikmat.
Goyang terus!
Sangat nikmat.
Mantap, enak sekali.
Aku mau cumming!
Enak sekali!
Mau cumming.
Aku cumming!
Enak sekali.
Sangat nikmat.
Mau orgasme lagi.
Mau orgasme!
Aku cumming!
Luar biasa!
-Apa kamu merasa enak? -Luar biasa, nikmat banget!
Mau orgasme!
Aku gak tahan!
-Rasanya enak? -Enak sekali.
Luar biasa!
Masukkan.
Masukkan semua!
Enak sekali!
Ini nikmat.
Aku gak tahan lagi.
Aku mau cumming!
Mau cumming!
Enak sekali!
Dorong terus!
Enak sekali. Aduh, mau orgasme.
Mau cumming!
Enak!
Mau orgasme!
Aku cumming!
-Enak sekali! -Konomi-san, ini enak sekali.
Ah, tidak!
Mau cumming!
Mau cumming!
Aduh, mau orgasme!
Mau orgasme.
Mau orgasme lagi.
Mau cumming!
Konomi-san... Aku akan ejakulasi juga.
Ah, enak!
Enak banget!
-Aduh! -Mau ejakulasi!
Konomi-san... Ini nikmat sekali.
Konomi-san... Aku sangat menyukaimu.
Konomi-san... Menurutmu aku gimana?
Penerjemah oleh @JenengkuSopo.
Di sutradarai KYOSEI
(AKHIR)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.