All language subtitles for Alchemy.of.Souls.S02E09.230107.NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sebenarnya…

siapa kau?

Seperti yang kau lihat.

Pemindah jiwa yang memiliki…

bercak biru di mata.

Apa?

Aku tak sengaja melihat bercak biru tersebut…

dan teringat identitasku.

Ternyata aku bukan Jin Bu-yeon…

tapi orang lain…

yang masuk ke tubuh ini.

Orang lain?

Makanya aku melarikan diri supaya tak ketahuan…

tapi akhirnya kau melihatnya.

Bagaimana sekarang?

Jang Uk.

Kau menemukannya?

Aku menemukannya. Dia selamat.

Apa kau terluka? Kau baik-baik saja, Dukun?

Dia hanya kaget karena diserang relik,

dan sudah agak tenang.

Jangan khawatir.

Begitu? Ada relik di sini?

Hutan ini memang sangat suram dan mengerikan.

Tidak akan terlihat jika tak sedekat ini.

Biar aku yang memutuskan harus berbuat apa selanjutnya.

Jangan ada yang tahu.

Ingatlah.

Hanya aku…

yang boleh sedekat ini.

Baiklah.

Hanya kau…

yang boleh sedekat ini.

Maksudmu, Naksu sudah mengetahui siapa dia sebenarnya?

Aku merasa seperti itu.

Karena dia sudah menemukan ingatannya, apa jiwanya akan tinggalkan tubuh Bu-yeon,

dan putriku akan kembali seutuhnya?

Aku mendengarnya dari Seo Yul.

Katakanlah. Aku tak akan menyalahkanmu sudah membohongiku.

Jika jiwa Naksu menghilang

dan Bu-yeon kembali di dalam Gwido,

apa dia bisa keluar dengan selamat?

Dia pasti selamat.

Jiwa yang bersama Naksu di tubuh itu

memiliki kekuatan yang jauh lebih luar biasa dari perkiraanku.

Ini jasad relik yang berusaha menyerangku tadi.

Padahal relik lain kabur menghindariku,

tapi hanya relik ini yang mengejarku.

Apa yang berwarna biru itu?

Ternyata ini batu es.

Batu es? Masih ada di dalam sini?

Batu es itu sama sekali tidak memiliki energi langit.

Berbeda dengan milik Jang Uk.

Benda ini menyerap energi manusia seperti pemindah jiwa

yang sedang kehilangan kendali.

Sebaiknya tak disentuh.

Jika dia memiliki batu es dan mati di Gwido,

berarti ini adalah jasad penyihir dari Keluarga Choi.

Keluarga Choi memiliki dendam yang mendalam terhadap Jin Seol-ran.

Kurasa dia menyerangmu karena kau keturunan Keluarga Jin.

Tampaknya begitu.

Sepertinya dia tahu bahwa tubuh ini adalah keturunan Keluarga Jin.

Omong-omong,

- kenapa kalian ada di sini? - Kau memanggil kami.

Memanggil kalian?

- Aku? - Ya.

Aku pergi memberi tahu Jang Uk bahwa kau masuk ke Gwido,

lalu kau memanggil kami untuk menyelamatkanmu.

Kau dan Jin Mu memasukkanku ke sini,

tapi kau datang menyelamatkanku?

Jadi, kau pergi ke Kota Pertahanan Utara

untuk memberi tahu Jang Uk?

Aku tak pernah…

ke Kota Pertahanan Utara.

Aku juga tak memihak Jin Mu.

Aku memihaknya.

Tidak perlu berdiri terlalu dekat.

Kau diam saja.

Aku yang mengajaknya bekerja sama

karena aku putra mahkota.

Aku akan bersembunyi di balik Jin Mu seperti perkataanmu.

Kau harus pergi sejauh mungkin.

Tampaknya aku harus pergi sejauh mungkin

supaya Jin Mu bisa merealisasikan rencananya, ya?

Benar.

Aku benar-benar harus mengetahui sebesar apa kekuatan yang dimiliki Jin Mu.

Maksudnya organisasi Jin Mu?

Ada banyak pemindah jiwa, yang menggunakan dupa pemindah jiwa,

masih membantunya sampai sekarang.

Meski tak bisa diketahui ada berapa banyak dan siapa saja.

yang jelas mereka membutuhkan batu es supaya tak mengeras menjadi batu.

Untuk menghentikannya,

kita harus singkirkan organisasi itu.

Lalu yang bisa melakukannya bukanlah aku, tapi hanya kau seorang.

Yang Mulia mengajakku…

untuk bekerja sama?

Katakan kau bersedia untuk pergi.

Setelah itu, kau harus langsung kembali.

Aku akan mengumpulkan semua pemindah jiwa

supaya kau bisa menangkap semuanya sekaligus.

Yang Mulia bisa mendapatkan kekuatan yang luar biasa jika memihak Jin Mu.

Kenapa Yang Mulia memutuskan untuk menyingkirkannya?

Dia membuang kura-kura yang kupelihara.

Kura-kura?

Aku takkan membubuhkan alasan besar dan mulia atas keputusanku

seperti menyelamatkan dunia.

Begitu dia membuang kura-kuraku…

aku memutuskan untuk membuangnya.

Kenapa?

Tidak percaya karena pemicunya kura-kura?

Aku lebih percaya Yang Mulia membuangnya karena seekor kura-kura,

bukan karena menginginkan sesuatu yang luar biasa.

Lalu, apa kura-kura Yang Mulia sudah tertemu?

Aku tak bisa menemukannya.

Padahal ia sangat pintar

dan bisa menemukan jalan pulang.

Mungkin ia sudah mati.

Aku mengangkat Jang Uk dari Keluarga Jang

sebagai jenderal Kota Pertahanan Utara.

Takkan ada orang yang tahu bahwa kau tidak pergi ke Kota Pertahanan Utara.

Aku menyuruh orang menggantikanmu naik kapal.

Sebelum kapal sampai, tak akan ada yang tahu bahwa kau tak naik kapal itu.

Tinggallah di sini dan tunggu Jin Mu melakukan pergerakan.

Dang-gu dan Yul akan mampir bergiliran.

Apa kau tak bisa menemukan tempat yang lebih bersih untukku?

Apa-apaan ini?

- Ada banyak sarang laba-laba. - Astaga.

Sepertinya orang itu pun tidak menyukai tempat ini.

- Ada sarang laba-laba di sini. - Hati-hati, Yang Mulia.

Bagaimana aku bisa lewat?

Aduh.

Kau bersikap seolah-olah tak nyaman berdekatan dengannya…

tapi malah bekerja sama.

Karena tak mau terus-menerus mengacungkan pedang,

aku menyuruhnya untuk minggir dan berpihak kepadaku.

Astaga.

Songrim harus mendukung Jang Uk dari belakang.

Sedangkan aku

akan diam-diam membuka jalan.

Kirimkan bersama hadiah untuk Raja yang dikirim dari gunung berapi.

Akan ada barang Jin Mu di dalam kapal yang mengangkut hadiah untuk Raja.

Tidak perlu diperiksa. Biarkan masuk.

- Baik. - Barang ini

harus dimasukkan ke saluran air sebelum ritual Gyeongcheon.

Apa Yang Mulia bisa melakukannya?

Aku akan menyuruh penjaga malam

untuk melakukannya.

Tempat penjaga malam meletakkan tembikar sudah ditandai di sini.

Kita hanya perlu kembali dan mengambilnya lagi nanti.

Tembikar adalah benda untuk membantu Hwajo

meningkatkan kekuatannya saat terbangun.

Seperti menyiram minyak ke dalam api.

Saat Pertemuan Umum diadakan, Jin Mu akan menyudutkan Jinyowon,

dan aku akan membantunya.

Dia akan mengeluarkan Hwajo begitu mengambil alih Jinyowon.

Untuk mewujudkannya, organisasi Jin Mu akan bergerak selama beberapa hari.

Sekarang Bu-yeon ada di Jinyowon, ya?

Apa dia tahu bahwa kau berada di sini?

Aku tak memberitahunya.

Rupanya begitu.

Dia pasti sedih jika tahu kau pergi ke Kota Pertahanan Utara

tanpa tahu yang sebenarnya.

Ya.

Kau tak memberi tahu dukun itu?

Kenapa?

Dia bukan dukun, Pak Kasim.

Kalian bertengkar?

Kau tak bisa memberitahunya, ya?

Aduh.

Ada apa?

Kenapa kalian bertengkar?

Saat dia mengira aku seorang kasim,

aku sempat mendengar tentang hubungan kalian.

Katakanlah.

Apa dia

banyak bercerita mengenaiku?

Dia selalu menceritakan suaminya. Katanya kau sangat ketus.

Astaga. Padahal dia sendiri begitu.

Kenapa?

Kali ini dia yang bersikap ketus?

Apa dia berselingkuh?

Sungguh?

Padahal aku asal bicara. Dia berhubungan dengan pria baru?

Tidak. Bukan pria baru.

Rupanya pria dari masa lalu.

Lalu? Dia lebih memilih pria itu?

Tidak seperti itu.

Pria itu tak mengenalinya, dan dia tak bisa menghampirinya.

Begitu?

Berarti pria itu…

- sudah beristri, ya? - Sudah beristri?

Sudah beristri?

Makanya pria itu pura-pura tidak mengenalnya

dan melarangnya mendekat.

Sialan.

Sepertinya bukan bajingan karena dia berusaha menjaga jarak.

Orang yang lebih berbahaya adalah dukun itu.

Dia mencampakkanmu dan sudah siap untuk menjadi orang ketiga.

Dia bukan orang ketiga.

Aku pun belum dicampakkan sepenuhnya.

Belum?

Berarti kau sudah siap jika dicampakkan nantinya?

Sialan. Yang benar saja.

Bukan waktunya bercanda sekarang.

Hubungan kami sedang renggang…

Jangan membuatku bingung dengan bilang

sudah beristri, atau orang ketiga lagi.

Meski memiliki kekuatan batu es dan sudah menguasai Hwansu,

kau tak bisa mendapatkan kembali hati istrimu.

Kekuatanmu tak ada gunanya.

Kau sedang gundah, tapi tak bisa menemuinya karena keadaan.

Aku akan menemui Jin Bu-yeon dan menanyakan apa yang terjadi.

Tunggulah.

Sudah beristri?

Sialan.

Aku tak bisa tanya apa pun

karena waktunya tak pas.

Jika aku menghentikan Jin Mu sekarang,

semua rencana akan hancur berantakan.

Ini adalah kesempatan untuk mengambil alih Jinyowon.

Jin Ho-gyeong tak memiliki perisai, dan putrinya terperangkap di Gwido.

Dia bahkan tak bisa melindungi putrinya karena kekuatannya sudah melemah.

Kau akan bergerak sekarang?

Aku bilang akan mengenalkan Yang Mulia pada organisasi rahasia, 'kan?

Semuanya akan berkumpul malam ini

untuk membuka Jinyowon.

Malam ini?

Malam ini?

Ternyata kesempatan datang lebih cepat dari perkiraanku.

Tolong beri tahu Songrim juga.

Namun, ada masalah.

Jin Bu-yeon terperangkap di penjara Cheonbugwan.

Penjara?

Gwido, penjara untuk mengurung pelaku sihir terlarang.

Jin Bu-yeon ada di sana.

Jika kau ingin membuka pintu Gwido,

aku akan melakukannya untukmu.

Namun,

jika aku memihak Jinyowon,

organisasi Jin Mu takkan bergerak hari ini

dan Jin Mu tak akan memercayaiku lagi.

Bagaimana?

Aku akan mengikuti pilihanmu.

Aku harus masuk ke dalam sana.

Yang Mulia sebaiknya tak ikut campur dan pura-pura tak tahu.

Jang Uk,

ada kura-kura.

Itu kura-kuraku.

Jin Bu-yeon membawa kura-kura itu ke dalam Gwido.

Hei, Kura-Kura.

Bagaimana kau bisa ke sini?

Jang Uk, keluarlah.

Ini pintu menuju Gwido.

Kenapa ia bisa ada di sini?

Kau keluar dari sini?

Ada yang membuka pintu menuju Gwido di tempat ini.

Seolah-olah sengaja dibuat agar kita masuk ke sana.

Siapa?

Kura-Kura, kau yang melakukannya?

Karena kita dipanggil ke sana…

berarti orang yang ada di dalamnya.

Jin Bu-yeon memanggil Jang Uk dengan kekuatannya.

Dia membuka pintu Gwido untuk menyelamatkan tubuhnya.

Bukankah kau yang melakukannya?

Benar. Jin Bu-yeon yang melakukannya.

Kau sungguh luar biasa.

Kau bisa melindungi dirimu sendiri dengan kekuatanmu.

Untuk apa membuka pintu dan memanggil Jang Uk ke sini?

Entahlah.

Aku malah menyia-nyiakan kekuatanku

dan menunjukkan hal yang sengaja…

ingin kusembunyikan.

Batu es yang ada di dalam tubuh Jang Uk

adalah peninggalan Tuan Seo Gyeong untuk menyelamatkan Jin Seol-ran.

Namun, akhirnya Jin Seol-ran mati.

Jadi, kenapa batu es itu disimpan di Jinyowon?

Padahal bisa disingkirkan.

Apa yang ingin kau katakan?

Kudengar batu es pertama dikeluarkan

untuk menyelamatkan bayi yang mati di dalam kandungan.

Anak yang diselamatkan itu adalah Jin Bu-yeon, 'kan?

Jika jiwa Jin Seol-ran tertinggal di dalam batu es,

aku curiga bahwa anak

yang diselamatkan dengan batu es itu adalah Jin Seol-ran.

Kau tak pernah curiga sekali pun

melihat anak yang terlahir tunanetra

dan memiliki kekuatan luar biasa…

seperti Jin Seol-ran?

Lantas? Dia putriku yang kulahirkan dan kubesarkan.

Jika Bu-yeon sungguh memiliki kekuatan yang luar biasa seperti Jin Seol-ran,

dia seharusnya keluar dari Gwido dengan selamat.

Kemungkinan Naksu sengaja masuk ke sana karena berharap semua kekuatannya kembali.

Apa dia memutuskan…

untuk menghilang di dalam sana?

Aku sudah berkeliling dan tidak ada yang berbahaya.

Namun, tempat ini sangat luas.

Apa bisa menemukan perisai seorang diri?

Tubuh sekuat Jin Seol-ran ini pasti akan menemukannya.

Jang Uk berusaha mencarimu dengan giok merah.

Apa kau memiliki giok biru?

Dia memanggilku dengan ini?

Aku tak tahu.

Apa Jang Uk yang memberikannya?

Itu bukan punyamu…

tapi punya orang lain.

Aku tahu.

Ini sementara diberikan kepadaku…

untuk melihat ingatan pemilik giok ini.

Kau bisa melihat itu juga?

Ternyata kau bukan dukun, tapi penyihir berbakat.

Serahkan kepadaku.

Biar kukembalikan ke Jang Uk.

Kau pernah berusaha…

mengambil ini, 'kan?

Aku mengembalikannya.

Jangan berbohong.

Yang Mulia membuangnya.

Ternyata kau tahu banyak.

Rupanya orang itu mengingatku…

sebagai orang yang sangat jahat.

Dia selalu berpikir…

akan lebih baik jika Yang Mulia sepihak dengan Jang Uk…

dan tak bermusuhan.

Dia pasti akan senang jika melihat…

Yang Mulia memihaknya.

Aku cukup sering mencurahkan isi hatiku kepadanya…

dan dia ikut mengumpat bersamaku.

Meski begitu,

aku kesal dan bangga karena dia tetap memihak tuannya…

sampai akhir.

Dari awal sampai akhir…

dia menipu Yang Mulia.

Aku tahu.

Makanya saat dia dikabarkan mati…

kukira akan mudah melupakannya, karena dia menipuku selama ini.

Namun…

tidak mudah melupakannya.

Aku ingin memilikinya karena aku menyukainya.

Saat aku memutuskan untuk meninggalkan Jang Uk…

pasti ada perasaan

ingin menghancurkan apa yang tak bisa kumiliki.

Makanya setiap teringat dia,

aku merasa sangat menyedihkan, bersalah, dan menderita.

Jika tahu Yang Mulia menderita…

dia pasti akan merasa…

sangat puas.

Benar.

Dia takkan mengatakan, "Jangan menderita lagi."

Jika memungkinkan, aku ingin dia tahu bahwa aku…

benar-benar sengsara…

dan menderita sekarang.

Meski begitu…

dia takkan ingin itu terus berlanjut.

Cukup sedikit menderita…

lalu lupakanlah.

Aku menemukannya saat mengurus pemakaman So-i.

Aku membawanya karena terlihat mencurigakan.

Ini obat yang dibuat menggunakan sihir terlarang.

Obat ini sangat mengerikan karena dapat membuat

orang kebingungan dan mematuhi semua perintah.

Tuan Heo.

Bukankah obat ini sama dengan yang digunakan kepada Ratu

saat jiwanya dipindahkan secara paksa ketika dikurung?

Benar.

Buatan dukun perempuan dari Keluarga Choi.

Bagaimana So-i bisa memilikinya?

So-i ditangkap…

dan dimanfaatkan oleh Jin Mu dari Cheonbugwan.

Kemungkinan dia dapatkan dari sana.

Aku akan cari tahu lebih banyak.

Sepertinya ini obat

yang diberikan oleh Yeom-su dari Cheonbugwan kepada Puan So-i

sekitar sekali atau dua kali sebulan.

Dia menyebutnya obat bius lonceng.

Obat bius lonceng?

Katanya setelah makan ini, akan mendengar suara lonceng, kemudian menjadi gila.

Apa kau tahu digunakan kepada siapa?

Aku tak tahu.

Dia tak pernah membicarakan Cheonbugwan karena berbahaya.

Dia pernah membicarakan orang yang memakan obat ini.

Aku tak pernah menyesal melakukan apa pun sepanjang hidupku,

tapi ada satu orang…

yang mengganggu pikiranku.

Padahal dia benar-benar berhati mulia

dan memperlakukanku dengan baik.

Pasti pria.

Bukan.

Perempuan yang kutemui di Desa Sari.

Jika aku tak mencuri barangnya,

dia akan langsung bertemu kedua orang tuanya…

dan mungkin takkan menggila, lalu mati mengenaskan.

Mati mengenaskan?

Dia diberikan obat bius lonceng.

Perempuan yang dia temui di Desa Sari…

diberikan obat bius lonceng ini?

Ya.

Kau dan ayahmu mengabaikanku dan tak pernah datang menyapaku,

lalu kau tiba-tiba datang untuk menanyakan obat terlarang?

Kudengar Ratu terus diberikan obat tersebut selama dikurung.

Apakah kau

mendengar suara lonceng saat itu?

Aku tak ingin mengingatnya kembali. Hentikan.

Ini sangat penting.

Sepertinya masih ada yang mengendalikan pemindah jiwa dengan obat ini.

Kakak beradik Choi dan Jang Gang

yang menjadikan Ratu pemindah jiwa.

Mereka semua sudah mati. Kumohon jangan mengganggu Ratu.

Ratu mungkin salah ingat karena pengaruh obat.

Kumohon ingat baik-baik.

Meski menyiksa…

coba ingat kembali momen saat Ratu dikurung.

Kubilang hentikan!

Aku bahkan sangat menderita sekarang.

Untuk apa menanyakannya jika kalian takkan membantuku?

Untuk menghentikan ritual pemindahan jiwa yang menyebabkan penderitaan itu.

Aku tak ingin menghentikannya.

Kenapa ritual pemindahan jiwa harus dilarang?

Aku, ratu negara ini, menginginkan tubuh wanita muda yang ada di luar sana.

Kenapa tak boleh?

Yul, baru-baru ini kau hampir kehilangan nyawamu, 'kan?

Jika ritual pemindahan jiwa diizinkan,

kau tak perlu takut akan kehilangan nyawamu.

Park Jin, kau juga bisa menikmati kuasamu sebagai pemimpin Songrim selamanya.

Apa kau tak menginginkannya?

Akan jadi apa dunia ini…

jika yang kuat memiliki segalanya…

dan hidup kekal abadi.

Seperti hujan yang tak boleh terus-menerus turun,

dan matahari yang tak boleh terus bersinar dan tak terbenam,

Manusia juga…

tidak boleh memiliki kekuatan luar biasa dan hidup kekal selamanya.

Kemunafikan seperti itu membuat semua orang tak nyaman.

Bagaimana menurut orang lain yang memiliki kekuatan?

Keinginan menjabat tangan orang yang bisa memberikan kekuatan yang kekal

adalah sebuah perasaan yang sangat jujur.

Apa orang yang mengulurkan tangan itu…

adalah Jin Mu?

- Apa katamu? - Ratu, tenanglah.

Ratu sangat emosional sekarang. Silakan pergi dari sini.

Jin Mu mengendalikan pemindah jiwa menggunakan obat bius lonceng.

Mungkin Naksu juga…

dikendalikan oleh orang itu.

Itu tak mengubah fakta bahwa Naksu melakukan ritual pemindahan jiwa.

Meski begitu, aku ingin mengungkapkan kebenaran ini dan membebaskannya

dari tanggung jawab atas tragedi tiga tahun lalu.

Uk juga sangat menderita karena harus menanggung tanggung jawab tersebut.

Apa Uk terlihat menderita…

hanya karena harus bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan Naksu?

Kau ingat yang dikatakan Ratu?

Apa salahnya mendapatkan dan menggunakan kekuatan yang bisa

memberikan hidup yang kekal?

Uk sudah memiliki kekuatan tersebut.

Yang membuat Uk sangat menderita

adalah pertanggungjawaban sebagai orang yang memiliki kekuatan…

yang sangat diinginkan oleh orang seperti Jin Mu dan Ratu.

Tergantung keputusan yang dia ambil…

dunia bisa mengering seperti yang diinginkan Jin Mu…

atau selamat.

Mengacungkan pedang kepada seseorang

atau memutuskan arah yang dituju…

adalah keputusan yang sangat berat dan menyiksa.

Manusia biasa takkan mungkin bisa menanggungnya.

Aku yang menyelamatkan

dan merawatnya.

Kau harus mengambil

apa yang coba disembunyikan Jin Ho-gyeong rapat-rapat.

Guru Lee mustahil tak tahu ada jiwa lain di tubuh itu.

Dia tahu jiwa siapa…

dan pura-pura tak tahu seperti dahulu.

Jejak yang sama.

Ada pohon yang sangat besar di dekat tempat tinggalku dahulu.

Aku berusaha membayangkan diriku ada di atas pohon yang sangat besar.

Ingatan yang sama.

Mati saja jika kau takkan melakukan apa pun.

Sebaiknya mati saja jika tidak akan melakukan apa pun.

Apa mereka orang yang sama?

Kami bisa ke sini berkat dia.

Kau sebaiknya membawanya karena dia mungkin bisa membantumu menemukan perisai.

Aku akan keluar lebih dahulu.

Coba bicaralah dengan Jang Uk.

Selesaikan masalah di antara kalian.

Jang Uk akan menghadapi…

pertarungan besar hari ini.

Organisasi rahasia Jin Mu akan berkumpul untuk mengambil alih Jinyowon.

Dia juga akan menyingkirkan semua pemindah jiwa di sana.

Kami tak tahu ada berapa banyak dan seberapa besar kekuatannya.

Makanya orang yang bersembunyi harus dikumpulkan, lalu disingkirkan

untuk menghentikan ambisi Jin Mu yang tak pernah berakhir.

Lalu hal itu hanya bisa dilakukan oleh Jang Uk.

Mereka harus dimusnahkan agar semua ini berakhir.

Jangan disisakan satu pun.

Pangeran sudah keluar tadi.

Hanya ada kau dan aku…

di sini.

Baiklah.

Tanyakanlah yang ingin kau ketahui.

Tidak.

Aku takkan menanyakannya.

Makanya kau tak boleh bicara sebelum aku menjawabnya.

Pertarungan yang akan kuhadapi…

adalah tindakan yang jelas dan benar.

Karena aku melakukannya untuk mencegah…

tindakan yang terlarang.

Meski ada yang membubuhkan alasan tak masuk akal,

atau berusaha keras mengelak dengan berbagai alasan,

pertarungan yang akan kuhadapi adalah tindakan yang benar.

Makanya, aku tahu siapa yang akan menjadi targetku.

Tujuanku juga sangat jelas.

Makanya aku…

tidak bisa mengenalimu sekarang.

Sebagai gantinya…

aku akan tanya hal lain.

Haruskah…

aku tetap berada di sini…

tanpa melakukan apa pun…

dan tetap bersama denganmu?

Mau melakukan itu?

Tubuh ini pasti bisa menutup pintu Gwido.

Haruskah kita…

terus bersama di sini?

Namun, itu bukanlah…

tindakan yang jelas dan benar.

Apa pun alasannya.

Sekalipun kita…

saling menginginkan dan merindukan…

satu sama lain.

Dang-gu, pergilah ke Jinyowon.

Beri tahu keadaan dan berjaga.

- Baik. - Yul dan Sang-ho,

saat rapat di ruang rahasia mulai,

masuklah ke Cheonbugwan dan tahan semua petugas di depan ruang rahasia.

- Baik. - Baik.

Saat pertarungan dimulai,

aku akan pergi ke istana dan menemui Raja.

Kupikir Jang Uk pergi ke Kota Pertahanan Utara.

Rupanya dia dan Pangeran bekerja sama untuk menyingkirkan Jin Mu.

Ternyata Tuan Muda Uk memutuskan mengambil tanggung jawab yang besar.

Tolong lindungi dia.

Kau juga hati-hati.

Rapat Jin Mu akan diadakan setelah matahari terbenam.

Jika kita berhasil melalui malam ini,

dunia yang mereka impikan tidak pernah datang.

Kami akan membawa kembali langit pada hari nahas dari 200 tahun lalu.

Dunia akan kekeringan,

dan ketika kami melakukan ritual…

batu es yang dipenuhi energi langit akan jatuh ke dalam genggaman kami.

Kita hidup di dunia tempat yang kuat mendapatkan lebih banyak kekuatan…

dan terus berkuasa selamanya!

Apa mereka semua adalah pemindah jiwa?

Yang ingin terlihat muda, pindah ke tubuh yang lebih muda.

Yang ingin kekuasaan, pindah ke tubuh orang yang berkuasa.

Yang menyukai keindahan, pindah ke tubuh yang sangat rupawan.

Mereka mewujudkan keinginan mereka…

melalui ritual pemindahan jiwa.

Meski masih bersembunyi sekarang…

saat dunia baru dimulai,

mereka semua akan sangat berguna untukmu, Yang Mulia.

Gwanju.

Jika dunia baru yang kau maksud dimulai…

bagaimana dengan orang yang kehilangan tubuhnya?

Yang muda akan menua,

yang berkuasa akan kehilangan kekuasaan, dan yang rupawan akan menjadi buruk rupa.

Yang Mulia.

Sudah kubilang, Yang Mulia tak perlu memedulikan hal yang tak penting.

Menurutku melindungi hal seperti itu tidaklah lemah.

Malah lebih kuat.

Aku akan menunjukkan kepadamu seberapa besar kekuatan itu.

Rupanya Yang Mulia menipuku.

Aku tak menipumu, tapi kau yang meremehkanku.

Aku melakukan segalanya untuk Yang Mulia.

Apa Yang Mulia membuangku?

Bukan membuangmu, tapi kau adalah musuh yang saling berlawanan denganku.

Aku datang untuk melawanmu bersama dengan Jang Uk!

Jang Uk?

Serang!

Tabir di ruang rahasia.

Itu…

pasti Jang Uk.

Kau tak perlu kaget.

Aku hanya membuat tabir.

Jauh lebih sulit dan rumit daripada yang kau gunakan untuk mengurungku dahulu.

Aku agak sibuk karena sedang melawan 78 pemindah jiwa yang ada di sini tadi.

Lucu sekali.

Hanya kau yang bukan pemindah jiwa.

Kau takut kehilangan kendali?

Kenapa kau menawarkan sesuatu yang tak baik ke orang lain?

Akhirnya kau menghampiriku untuk balas dendam.

Aku datang ke sini bukan untuk itu.

Aku meninggalkan dunia yang kuinginkan dan kurindukan…

bukan hanya…

untuk membunuhmu.

Tindakanmu benar-benar salah…

dan menghentikannya adalah benar.

Jadi, aku di sini untuk melakukan yang harus kulakukan.

Meski aku sangat membencimu…

tapi balas dendam bukan bagianku.

Pergilah.

Pergilah dan lakukan tugasmu.

Aku akan melakukan…

tugasku di sini.

Tolong kirim Jin Mu ke tempat ini.

Kenapa aku di sini?

Batu es?

Aku melihat batu es tadi.

Apa ada di dalam sini juga?

Sungguh ada di sini.

Itu batu es.

Benar juga.

Kau ada di sini.

Jin Bu-yeon, apa kau…

yang menemukan ini?

Aku juga menemukannya di sini seperti di Danau Gyeongcheondaeho.

Kukira kau kehilangan ingatan.

Bagaimanapun, aku tak menyangka kau menemukan batu es lagi.

Kuberikan untukmu.

Ambil saja.

Batu es mengandung energi langit.

Tidak sembarangan orang yang bisa memilikinya.

Jang Gang dan penyihir dari Keluarga Choi bisa menggunakan ini,

tapi mereka tak bisa memilikinya seperti Jang Uk.

Haruskah aku membantumu?

Kau?

Benar juga.

Kau penerus Jin Seol-ran yang berada di sisi Seo Gyeong.

Baiklah.

Ini.

Aku akan membuat…

batu es itu menjadi milikmu.

Kenapa aku menjadi seperti ini?

Energiku…

Batu es itu kosong.

Seperti pemindah jiwa yang kehilangan kendali…

benda itu hanya menyerap energi.

Kau tak akan langsung mati.

Kau akan mengering secara perlahan…

seperti ranting pohon.

Seperti penyihir dari Keluarga Choi itu.

Kenapa kau…

melakukan ini?

Kau pasti mengingat wajahku.

Sepertinya kau tak menyangka orang ini adalah aku.

Danju.

Naksu?

Ini penjara untuk pelaku sihir terlarang.

Inilah kematian yang sangat sesuai untukmu.

Tidak perlu merasa tak adil.

Mungkin aku juga…

akan menemui ajalku di tempat ini.

Jang Uk.

Kau akhirnya mengakhiri semua ini.

Uk, kau baik-baik saja?

Tubuhmu sedingin es.

Saat ini…

masih baik-baik saja.

Jin Mu ada di mana?

Aku mengirimnya ke Gwido.

Dia akan mati dengan cara yang paling sesuai untuknya.

Jin Bu-yeon masih di Gwido, 'kan?

Dia minta Jin Mu dikirim ke sana.

Katanya dia akan melakukan bagiannya.

Uk.

Jin Mu dimasukkan ke dalam Gwido, penjara pelaku sihir terlarang.

Semua pemindah jiwa di organisasi itu mati dan mengeras menjadi batu.

Apa Jang Uk dan Songrim yang melakukan semuanya?

Tidak ada yang tahu?

Karena tak ada kesempatan selain hari ini,

kami tak sempat mendiskusikannya dengan istana dan Pertemuan Umum.

Kekuatan batu es yang dimiliki Jang Uk sungguh luar biasa.

Songrim menguasai kekuatan itu,

lalu menyingkirkan Jin Mu karena merasa tersaingi.

Sekarang keluarga kerajaan dan Pertemuan Umum bukan apa-apa.

Ini bukan pertarungan untuk memperebutkan kekuasaan.

Kami hanya menghentikan rencana berbahaya Jin Mu

untuk mengeluarkan Hwajo dari Jinyowon.

Bagaimanapun,

memang Songrim yang memiliki dan menghentikan kekuatan

yang sangat diinginkan oleh semua orang.

Orang-orang akan membicarakannya.

Jin Mu mati?

Lalu, apa yang harus kulakukan sekarang?

Apa kini aku…

tidak akan bisa lepas dari tubuh ini?

Katanya dia dikurung di Gwido.

Tidak mungkin keluar hidup-hidup.

Cari jalan keluar.

Kau harus mencari jalan keluar!

Jika Jin Mu masuk ke tempat ini…

berarti tugas Jang Uk dan pemilikmu sudah selesai.

Jika terus berada di sini…

aku akan menghilang…

dan Jin Bu-yeon selamat, lalu keluar dari sini.

Jika begitu…

aku tak akan menjadi tugas Jang Uk yang terakhir.

Dia pergi ke laut.

Benar juga. Kau adalah kura-kura.

Wajar jika menuju ke laut.

Ini perisai Jinyowon.

Apa kau sengaja mencarikan perisai…

untuk menyuruhku kembali?

Bagaimanapun…

terima kasih.

KURA-KURA HITAM

Aku menemukan makhluk yang memiliki energi Kura-kura Hitam.

Dia terus berjalan tanpa henti

untuk menemukan jalan seseorang.

Kudengar Jang Uk menemukan Jin Bu-yeon dan keluar dari Gwido.

Jika dia keluar dari tempat itu, berarti dia sudah menemukan jalannya.

Setelah menyelesaikan pertarungan yang sangat melelahkan,

sekarang Uk sedang menanggung konsekuensi menggunakan kekuatan itu.

Dia pasti sedang bertarung seorang diri melawan arwah jahat

yang mengerubungi kekuatan langit di tempat yang dingin dan gelap.

Kenapa harus Uk yang menanggung…

semua penderitaan itu?

Apa itu adalah hukuman karena dia lahir dari pemindah jiwa?

Saat orang-orang terkuat di dunia ini memperebutkan batu es,

kekuatan itu berpindah ke tempat Jang Uk berada.

Sepertinya…

orang itu yang melakukannya.

Orang itu? Siapa maksudmu?

Orang pertama yang menerima batu es dari Tuan Seo Gyeong.

Kurasa dia masih berada di sini untuk melindungi batu es.

Apa Jin Seol-ran yang kau maksud?

Aku berpikir bahwa dialah yang memilih Jang Uk…

juga gadis itu.

Kau tak apa-apa?

Maafkan aku.

Seharusnya aku tak membiarkanmu pergi menggantikanku.

Aku tak apa-apa.

Aku menemukan perisai.

Kau menemukannya.

Kau benar-benar Bu-yeon, putriku.

Maafkan aku.

Kenapa kau minta maaf?

Karena kau menemukan perisai,

Jinyowon akan selamat sekarang.

Pertemuan Umum akan membahas masalah Jin Mu hari ini.

Kau harus menjelaskan yang terjadi di Gwido.

Apa kau bisa…

melakukannya?

Tentu saja.

Aku akan menghadiri Pertemuan Umum.

Seo Yul menunggumu keluar dari Gwido.

Temuilah dia.

Kami memutuskan…

untuk saling tak mengenal satu sama lain.

Kuharap kau juga melakukan hal yang sama.

Ada yang ingin kukatakan.

Jin Mu bisa mengendalikan pemindah jiwa dengan lonceng.

Kemungkinan besar…

kejadian tragis tiga tahun lalu di Songrim…

bukan karena keinginan Naksu, tapi perintah dari Jin Mu.

Rupanya suara lonceng yang kudengar…

adalah untuk mengendalikanku.

Aku ingin mengatakan bahwa kau…

tak perlu menyalahkan diri sendiri karena kejadian itu.

Semoga alasan ini bisa membuatmu…

berada di tempat yang kau inginkan.

Aku hanya pemindah jiwa yang dikendalikan keinginan untuk balas dendam.

Aku dibesarkan di Danhyanggok dan dibentuk menjadi tentara bayangan.

Ini adalah akhir dariku.

Makanya aku…

tidak menjadi alasan itu.

Kau sungguh akan pergi ke Kota Pertahanan Utara?

Jika aku berada di sini,

Tuan Park dan Songrim akan terus dikaitkan dengan batu es.

Aku juga harus mengikuti perintah Raja

demi Pangeran.

Kapan kau akan pergi?

Aku harus segera berangkat karena kembali ke tempat aku ditugaskan.

Makanya, maaf,

aku tak bisa menghadiri acara pernikahanmu.

Bukan acara pernikahan yang penting.

Entah kapan aku bisa bertemu denganmu lagi.

Kau bisa mengunjungiku bersama Tuan Park.

Kalau begitu, aku pergi bersamamu dahulu…

Tidak boleh.

Tidak bisa.

Jangan katakan apa pun. Dia sangat cemburu karena kau selalu mengutamakanku.

Mau bagaimana lagi?

Kau adalah yang paling penting bagiku.

Aku tahu.

Meski begitu, jangan terlalu menunjukkannya.

Dia sangat mudah kesal.

Kim Do-ju.

Meski aku tak akan bisa datang,

kau harus berdandan secantik mungkin.

Kau harus terlihat paling bahagia di dunia ini.

Baik.

Aku akan berusaha menjadi yang tercantik…

dan bahagia di dunia ini.

Bagus. Rupanya Uk sudah mengkhawatirkan hal seperti itu.

Setelah acara pernikahan, kita bisa pindah ke tempat Uk berada.

Kau sama sekali tak masalah?

Aku bukan pemimpin Songrim lagi. Aku bisa pergi ke mana pun.

Jadi, kau tak akan menghadiri Pertemuan Umum hari ini?

Jika aku terus berada di sini,

Uk akan disudutkan karena batu es.

Kau dan Tuan Muda Uk mengatakan hal yang sama.

Kalau begitu,

kita langsung pergi setelah acara pernikahan.

Kau harus berjanji kepadaku.

Omong-omong,

kenapa cincinnya dipakai di sebelah sini?

Kubeli untuk jari ini.

Kecil. Tidak muat.

Jika dipakai di sini, darah tak mengalir.

Begitu?

Lepaskan.

Aku akan membesarkannya,

atau membelinya kembali untukmu.

Ya ampun.

Tidak perlu.

Ini janji untuk terus bersama selamanya.

Jari ini juga bagus.

Ya.

Aku berjanji.

Apa kau tetap akan pergi ke Kota Pertahanan Utara sendirian?

Aku harus pergi sejauh mungkin agar semua orang nyaman dan tenang,

Uk.

Aku datang untuk mengatakan…

hal yang akan membuatmu tidak nyaman dan tenang.

Penderitaan mengetahuinya dan penderitaan membiarkannya menghilang tanpa tahu.

Itu adalah hal yang harus kau hadapi…

bukan yang harus kuputuskan.

Aku datang memberitahumu.

Naksu akan menghilang.

Dia bilang kalian tak bisa bersama, apa pun alasannya.

Ini mungkin bisa menjadi…

alasan untuk tetap bersama dengannya.

Yul.

Apa kau tahu…

bagaimana perasaanku saat memutuskan untuk keluar…

dan pura-pura tak mengenalnya?

Jika tak begitu…

aku harus menyingkirkannya sebelum keluar.

Meski dia akan menghilang…

kami tetap tak akan bisa bersama.

Daripada terus bersama karena tetap akan mati nantinya…

Lebih baik…

sama-sama hidup menderita.

Aku, Jin Bu-yeon dari Jinyowon,

pergi mencari perisai untuk membuktikan

kekuatanku sebagai penyihir.

Katanya Jang Uk mengirim Jin Mu masuk ke Gwido.

Apa yang kau lakukan?

Aku menemukan batu es yang dimiliki Keluarga Choi dahulu…

lalu kuberikan kepadanya.

Jin Mu…

akan mati mengering di sana.

Benda ini menyerap energi manusia seperti pemindah jiwa

yang sedang kehilangan kendali.

Rupanya diberikan kepada Jin Mu.

Meski tak ada energi langit,

tetap saja batu es.

Lalu kau memasukkannya ke dalam tubuh Jin Mu.

Kemampuanmu sungguh luar biasa.

Jika bisa memasukkan batu es ke dalam tubuh Jin Mu,

berarti sebaliknya, kau bisa mengeluarkannya juga.

Alasan terbesar Pertemuan Umum diadakan hari ini

adalah untuk membicarakan batu es yang dimiliki Jang Uk.

Karena Jin Bu-yeon bisa mengeluarkan batu es,

batu es yang dimiliki Jang Uk bisa diambil

sesuai dengan keputusan Pertemuan umum.

Jika batu es di tubuhnya dikeluarkan, dia akan kehilangan nyawa.

Dia seharusnya sudah mati tiga tahun lalu.

Keputusan keluarga kerajaan

dan Pertemuan Umum yang menyelamatkannya.

Jika Jang Uk tak mengalangi Jin Mu,

Hwajo akan keluar dan menimpulkan kekacauan besar.

Songrim jangan ikut campur!

Pembahasan ini terjadi karena kalian bergerak dan membuat keputusan

tanpa persetujuan keluarga kerajaan, juga Pertemuan Umum.

Aku juga terlibat…

dalam hal itu.

Jangan ikut campur.

Hal ini dilakukan tanpa persetujuanku.

- Ini bisa menjadi masalah besar. - Namun, Yang Mulia…

Bukankah Pertemuan Umum memperbolehkan Jang Uk

memiliki kekuatan batu es untuk menyingkirkan pemindah jiwa?

Dia tak perlu kekuatan itu lagi

karena semua pemindah jiwa sudah lenyap.

- Benar sekali. - Aku setuju.

- Benar. - Harus diambil.

Sudah seharusnya.

- Ya. - Dia benar.

Begitu Pertemuan Umum membuat keputusan,

kau, Jin Bu-yeon, penerus Jinyowon,

harus mengikutinya.

Jika keputusan kalian seperti itu…

aku terpaksa akan mengikutinya.

Ratu.

Ini adalah pintu menuju Gwido.

Kita harus mencari Jin Mu

dan menemukan keberadaan dupa pemindah jiwa,

serta cara melakukan pemindahan jiwa.

Bagaimana kau bisa mendapatkan kunci untuk menuju Gwido?

Melalui koneksi teman-temanku di Cheonbugwan.

Begitu?

Ayo cepat masuk.

Uk.

Bagaimana dengan Jin Bu-yeon?

Dia bilang bersedia untuk mengikuti perintah Pertemuan Umum,

lalu pulang.

Kami sedang membahas apa yang harus dilakukan dengan batu es.

Setelah Pertemuan Umum membuat keputusan,

Jin Bu-yeon, penyihir perempuan Jinyowon, akan mengeluarkan batu es dari tubuhmu.

Apa Jin Bu-yeon bersedia melakukannya?

Benar.

Dia juga mengungkapkan kejahatan yang kau sembunyikan selama ini.

Kemarin malam…

ada pemindah jiwa yang dibiarkan lolos oleh Jang Uk.

Padahal dia mengenali pemindah jiwa itu…

tapi dia pura-pura tak tahu.

Apa yang dikatakannya benar?

Ya.

Aku pura-pura tak tahu dan membiarkannya lolos.

Apa dia menyuruhku untuk memeriksa dan menangkapnya?

Tolong suruh dia untuk tak pura-pura tidak mengenalinya lagi.

Dia harus mencari, memeriksanya…

dan mengamati…

bagaimana dia mati.

Aku punya alasan untuk menghampirinya sekarang.

Alasan?

Kau sudah seharusnya melakukan itu.

Kalau begitu,

untuk melakukannya,

aku tak akan pura-pura lagi.

Aku akan menemukan, memastikan,

dan mengamatinya sampai dia mati.

Kalau begitu…

aku pamit dahulu.

Kau mau ke mana?

Kita sedang membicarakan kesalahanmu!

Sudah cukup bicara mengenai kesalahanku!

Dengan alasan yang kalian buat…

aku pergi sekarang.

Kau terus mengatakan alasan!

Kami hanya menyuruhmu untuk melakukan tugasmu!

Jadi, batu es tak bisa dikeluarkan?

Apa yang terjadi?

Kenapa ada pemindah jiwa yang tersisa?

Memang ada.

Uk tak akan kembali…

sampai menangkapnya.

Pada akhirnya…

kau memanggilku dengan menjadikan pemburuan pemindah jiwa…

sebagai alasan,

guruku yang kejam.

Apa maksudmu aku gurumu?

Aku…

sudah mengeluarkanmu.

Aku menemukannya. Jin Mu ada di sini.

Gwanju!

Rupanya dia sekarat.

Jin Mu.

Sebelum mati, jawab pertanyaanku.

Ini tentang dupa pemindah jiwa terakhir.

Ada di mana? Kau memilikinya sekarang?

Sadarlah. Di mana kau menyimpannya?

Jin Mu, berikanlah dupa pemindah jiwa kepadaku.

Kau sudah berjanji.

Sebelum mati, berikanlah kepadaku.

Ya.

Ada di mana? Kau simpan di mana?

Aku menyimpan dupa pemindah jiwa terakhir…

di dalam darah penyihir yang membuatnya…

yang berasal dari Keluarga Choi.

Di dalam darah tubuh ini?

Saat memindahkan jiwa Ratu,

aku memasukkannya ke dalam tubuh ini.

Rupanya Ratu tak mengingatnya.

Sekarang aku baru mengingatnya.

Ternyata yang memindahkan jiwaku dan mengurungku…

adalah kau…

Jin Mu!

Gwanju.

Aku datang untuk menyelamatkanmu. Mari kita keluar bersama.

Baiklah.

Aku akan keluar bersama denganmu.

Tidak.

Aku akan keluar dengan tubuhmu.

Kau sudah kembali dari Gwido?

Bagaimana dengan Jin Mu? Apa dia masih hidup?

Rupanya Yang Mulia yang menyuruh untuk mencari Jin Mu di Gwido.

Aku tak bisa melepaskan kekuatan yang dijanjikan oleh Jin Mu.

Aku harus mencari cara untuk mendapatkannya.

Jadi, apa kau bertemu dengan Jin Mu?

Aku sedang menghadap Yang Mulia sekarang.

Yang Mulia.

Apa Yang Mulia tak sadar?

Aku adalah Jin Mu.

Kau melakukan pemindahan jiwa!

Rupanya ini adalah kekuatan yang dijanjikan oleh Jin Mu.

Jika kita mendapatkan batu es dan membagikannya,

yang memiliki kekuatan akan makin kuat dan hidup kekal.

Untuk mendapatkan kekuatan tersebut…

kita semua harus bergabung menjadi satu.

ALCHEMY OF SOULS BAGIAN KEDUA

Hanya ada satu jawaban

yang bisa kuberikan untuk menutup kisah kita berdua.

Kita harus segera ke Jinyowon dan mengeluarkan Hwajo.

- Bawa batu es kepadaku. - Yang Mulia!

Untuk apa kau membohongi Raja dan para penyihir Pertemuan Umum?

Uk.

Uk, Jin…

Aku takut kekacauan serupa akan terulang kembali.

Hwajo akan bangkit.

Hal itu pasti akan terjadi.

Terjemahan subtitle oleh Jessie Yobelia

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.