All language subtitles for Mega.Crocodile.2019.WEB.Rip.720p.x264

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Pegangan.

Cepat.

Pegangan sesuatu. Cepat.

Tunggu sebentar.

Cepat, berdiri di sini.

Cepat. Pegangan sesuatu.

Ayo.

Cepat.

Kasihanilah pengikut setiamu.

Ini hari Minggu. Tuhan tidak bekerja hari ini.

Apa-apaan cuaca ini?

Aku tak bisa lihat apa-apa.

Cepat.

Kong, aku butuh radarnya.

Aku akan berusaha maksimal.

Apa aku mati?

Kita masih hidup.

Kau baik-baik saja?

Tempat apa ini? Tolong.

Ayo.

Oke.

Tempat apa ini?

Lewat sini.

Ayo.

Cepat.

Pergi.

Astaga.

Bazaar, kembalilah untuk makan siang.

Berikan bolanya. Aku mau pulang.

Luo si Gila. Sesuatu terjadi pada Bazaar.

Cepat.

Oke, aku paham.

Malang sekali.

Mengerikan.

Aku sudah dengar.

Seseorang juga digigit di desa sebelah.

Tak ada yang lihat, padahal ada beberapa.

Ya.

Ini kutukan Naga.

Nenek.

Tolong jangan buat kekacauan.

Bazaar tidak apa-apa.

Dokter bilang, dia bisa pulang beberapa hari lagi.

Apa lagi?

Aku menyuruh seseorang

memasang jaring pelindung

di sepanjang pantai.

Kalian tidak boleh keluar

setelah matahari terbenam.

Seharusnya tidak apa-apa.

Kau sedang apa, Luo Han?

Itu buaya muara dari Pulau Neraka.

Jaring pelindung biasa tak bisa melakukan apa-apa.

Pulau Neraka.

Lebih dari 160 km dari sini.

Bagaimana bisa? Ya.

Bisakah buaya bepergian begitu cepat untuk mencari makan?

Aku tak pernah mendengar hal itu.

Tidak harus mencari makan.

Mungkin ia melarikan diri.

Enyahlah.

Kabur.

Kabur.

Jangan bicara omong kosong.

Apa ada dinosaurus di pulau

yang bisa menakuti buaya?

Aku bicara jujur.

Siapa yang membuatmu minum begini?

Untuk melupakan.

Ayo, Nek. Kembali.

Ayo.

Ayo, kembali.

Ayo.

Jangan keluar setelah gelap.

Oke, ayo.

Luo Han.

Kita akan balaskan dendam Bazaar.

Balas dendam.

Luo Han.

Ahli biologi terkenal dan penjelajah di Asia,

tapi menghilang dua tahun lalu.

Siapa sangka dia hidup dalam pengasingan di sini.

Namaku Pan.

Tak masalah jika kau tak mengenalku.

Tapi kau pasti tahu.

Jadi aku akan langsung ke intinya.

Kau membuat kesalahan.

Perahu adikku menghilang tiga hari lalu.

Sinyal menunjukkan, posis terakhirnya ada di sekitar Pulau Neraka.

Kurasa dia masih hidup.

Biar kuperkenalkan.

Ini Nyonya Mingzhu Kong, presiden grup perusahaan Cai Xin.

Pengusaha menjanjikan termuda di seluruh negeri.

Kami sudah menanyakannya.

Kau mendarat di Pulau Neraka dua kali

yang dipenuhi Ceratosaurus.

Dan kau ahli buaya yang terkenal.

Selama kau memimpin tim

untuk mencari mereka di Pulau Buaya,

ini milikmu.

Kau bisa dapat dua kali lipat setelah pekerjaanmu selesai.

20 kali lipat.

100 kali lipat.

Terlalu banyak.

Di mata orang kaya,

apa ada yang bisa dilakukan tanpa uang?

Kalau ada,

aku yakin itu karena uang tidaklah cukup.

Sama sepertimu, Tn. Luo. Kau mengerjakan

proyek biosfer Asia Tenggara

dan menderita karena kurangnya dukungan finansial.

Dengan uang sebanyak ini,

kau bisa melanjutkannya.

Kau tahu kenapa

ini disebut Pulau Neraka?

Ada 3.000 buaya kanibal di pulau itu.

Lebih dari 2/3 wilayahnya tertutup racun.

Kau tak bisa melewatinya meski memakai masker gas.

Apalagi,

aku takkan pernah menyelamatkan orang yang mencari kematian.

Bawa uangmu

dan tinggalkan perahuku.

Ini bukan ide bagus.

Steve.

Adikku sangat mandiri.

Dia tak pernah memakai uangku.

Dia mahasiswa Biologi Universitas California,

berlayar untuk penelitian ilmiah.

Kudengar tunanganmu juga tewas secara tak terduga

saat melakukan penelitian ilmiah.

Benarkah begitu?

Ada apa denganmu?

Carikan sepuluh penjelajah terhebat

dan suruh mereka menambahkan WeChat-ku.

Bos, aku bisa memberinya pelajaran.

Lupakan.

Aku janji.

Aku akan membayar perahumu.

Perahu tak bisa mencapai pulau itu.

Bu Presiden.

Sudah kubilang, tidak pantas

memakai pesawat pribadimu.

32 km laut di sepanjang pantai ditutupi terumbu karang.

Perahu tak bisa mendekat.

Melihat cuaca saat itu,

ekspedisi adikmu pasti menabrak bebatuan di tenggara

dan hanyut kemari.

Jika tidak,

dia sudah tewas sekarang.

Tempat lain ditutupi kabut asap beracun.

Orang bisa tak bisa melewatinya.

Kau tahu cara bicara?

Waktunya berhenti.

Dia bilang apa?

Kita sampai.

Kau sedang apa?

Buaya tidak membangun landasan parkir.

Ini kesempatan terbaik untuk mencapai pulau itu.

Ini laun.

Kita akan mati.

Percayalah.

Bu Presiden, bagaimana ini?

Bos.

Aku bisa melakukannya.

Ini adikku.

Zi Hao Kong.

Kami sudah tidak bertemu tiga tahun.

Tiga tahun lalu, kami bertengkar.

Sebab dia tak mau mengambil alih perusahaan keluarga kami.

Akhirnya, dia kabur dari rumah.

Aku tak mau pertemuan terakhir kami

berakhir dalam pertengkaran.

Ada singa?

Tidak, buaya.

Untukmu.

Aku selalu pakai ini.

Luo.

Bagaimana cara kita kembali, Bu Presiden?

Sial.

Pulau ini terlalu besar.

Kita harus ke mana?

Ada lembah di selatan

tempat angin laut mengembuskan racun.

Ekspedisinya punya pengalaman di lapangan.

Mereka bisa menilainya.

Kalau mereka masih hidup.

Tenang, mereka pasti masih hidup.

Lihat wilayah selatan.

Itu area rawa.

Terkadang, mata menipu kita.

Cepat.

Kita harus sampai sebelum gelap.

Pria ini kasar sekali.

Setop.

Ini telur buaya muara.

Pasti ada sekelompok buaya.

Itu perahu Zi Hao.

Mereka mendarat di sini.

Cepat temukan mereka.

Kau ke sana.

Cepat. George.

Yah.

Zi Hao. Kong Zi Hao.

Kau sedang apa? Diam.

Lepaskan aku, aku mencari adikku.

Zi Hao.

Buaya muara sangat teritorial.

Sebaiknya kita pergi secepatnya.

Bos, ini Steve. Aku menemukan sesuatu di sini.

Mereka harusnya mengarah kemari.

Ini area malaria.

Kita tak bisa melewatinya tanpa masker gas.

Ada gua di sana.

Bos.

Jangan takut.

Mati kehabisan darah.

Pasti semacam sulur yang bengkok setelah cedera.

Ini tanda-tanda ekspedisi.

Awas, sepertinya dia bergerak.

Lintas.

Astaga.

Apa?

Jangan bergerak.

Berbalik.

Apa itu?

Apa rencanamu?

Ayo.

Ayo.

Cepat. Oke.

Astaga.

Pergilah ke neraka.

Jangan tembak.

Apa itu?

Ups.

Sakit. Aku akan mati.

Ini jalan keluar.

Ayo. Ayo.

Granat.

Cepat pergi.

Sial.

Armaniku.

Astaga.

Aku tak pernah menderita seperti ini di medan tempur.

Ini bukan medan tempur.

Ini neraka.

Kau sedang apa?

Jangan bergerak.

Tahan.

Luo.

Jalan apa yang kau pilih?

Kita hampir tewas tanpa

menemukan siapa pun.

Berhenti berteriak.

Atau kau mau menarik perhatian buaya?

Terus?

Kita punya pasukan.

Kita punya senjata.

Bahkan dinosaurus akan terbunuh.

Di mana buayanya?

Di mana buayanya?

Tolong aku.

Selamatkan aku.

Ternyata di sini ada dinosaurus.

Ini jejak kaki buaya.

Kenapa buaya di sini besar sekali?

Sumber daya hayati pulau ini

tak bisa menyokong buaya sebesar itu.

Kecuali ada mutasi gen individu,

mungkin ini alasan para buaya melarikan diri?

Ada apa?

Jika itu benar,

senjata kita tak ada bedanya dengan besi tua.

Ayolah.

Jangan khawatir begitu,

Mungkin ini hanya tipuan kotor.

Aku muak padamu sejak kita pertama bertemu.

Dasar pemabuk.

Kau bukan penjelajah.

Steve.

Dua jam lagi gelap.

Jika kau mau tinggal di sini,

silakan saja.

Namanya Lin Er?

Terukir di pisaumu.

Ini hadiah terakhir darinya.

Dua tahun lalu, ekspedisi kami mendarat di pulau ini.

Aku satu-satunya yang keluar hidup-hidup.

Tenang, aku janji.

Kita akan temukan adikmu.

Astaga, sesuatu menyerang dron.

Tidak. Apa-apaan.

Seseorang berkemah di sini.

Tapi mereka pergi tergesa-gesa.

Kenapa kau bilang begitu?

Apa bebatuan memberitahumu?

Bu Presiden Cha.

Bu Presiden.

Aku berjanji padamu.

Selama aku di sini,

aku akan menemukan master Zi Hao

meski harus ditukar nyawaku.

Bu Presiden.

Pelan-pelan.

Berbahaya.

Di mana adikku?

Kong Zi Hao, di mana dia?

Katakan.

Katakan.

Bicaralah.

Bangun.

Bicaralah.

Dia butuh istirahat.

Racun akan meluas di malam hari.

Kita tak bisa maju.

Apa aku tersesat sore ini?

Aku paham.

Jika saudaraku hilang,

aku akan lebih gila darimu.

Maaf.

Aku tak tahu tunanganmu terbunuh di sini.

Harusnya aku bilang di perahu hari itu.

Tidak.

Ucapanmu benar.

Dua tahun ini, aku hidup seperti orang cacat.

Mereka menyebutku Luo si Gila.

Aku tahu aku tak bisa begitu lagi.

Tapi

aku tidak berhasil.

Aku harus berterima kasih padamu.

Bahkan meski bukan untuk desa.

Hanya untuk

sekotak dolar itu.

Aku harus datang.

Kasih belum bisa melupakannya.

Dan informasimu tidak menyebutkan kau pemabuk.

Kami berencana menikah.

Setelah kejadian itu...

Lupakan saja.

Berhenti membahasku.

Bagaimana denganmu?

Dengan adikmu?

Orangtua kami sudah meninggal.

Aku empat tahun lebih tua.

Daripada kakak,

aku lebih mirip seperti ibunya.

Aku selalu ingin dia mengambil alih perusahaan keluarga kami.

Tapi dia selalu kecanduan penelitian biologi.

Setiap bertemu,

kami selalu bertengkar.

Itu salahku.

Aku selalu memikirkan karierku,

tidak sadar apa yang dia inginkan.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Lepaskan dia.

Lepaskan dia.

Berhati baik tak ada gunanya.

Aku menemukannya terbangun.

Aku berniat memberinya minum.

Tapi dia mencekikku begitu melihatku.

Kau.

Siapa kalian?

Jangan takut.

Aku Peter, kakak Kong Zi Hao.

Dia peserta pelatihan ekspedisimu.

Dia kehilangan ingatan.

Perahumu hancur.

Kami datang untuk menyelamatkanmu.

Maaf.

Kupikir...

Cepat.

Namaku Lu Qi.

Aku teknisi perahu.

Di mana Zi Hao?

Kami terpisah kemarin.

Mereka menuju ke timur.

Mengerikan.

Ada buaya di mana-mana di pulau ini.

Mengerikan.

Tenang.

Kami akan membunuh para buaya.

Kau istirahatlah dulu.

George, Steve, tolong bantu.

Jangan bergerak.

Ini bunga rafflesia.

Apa-apaan ini?

Hati-hati, mungkin beracun.

Hati-hati, mungkin beracun.

Hati-hati, mungkin beracun.

Rafflesia tumbuh di teluk Amazon.

Lintah tumbuh di Gobi, Mongolia.

Kenapa mereka ada di sini?

Kepala.

Kepala manusia.

Kemarilah, ada kepala manusia.

Mereka sudah mati lebih dari seminggu.

Sepertinya mereka bukan berasal dari ekspedisi.

Bukannya ini seharusnya pulau tak berpenghuni?

Mereka dibunuh bunga-bunga itu.

Buaya pelakunya.

Hanya satu.

Satu.

Sebesar apa?

Jadi

jejak kaki itu bukan tipuan.

Ada buaya besar di sini.

Dilihat dari luka mayat-mayat ini,

setidaknya ukurannya sepuluh kali buaya biasa.

Sepuluh kali.

Panjangnya sekitar 20 meter.

Kekuatan kita

tak cukup untuk melawannya.

Kurasa Zi Hao pasti...

Apa maksudmu?

Aku merekrutmu untuk memimpin.

Makanya aku mengingatkanmu.

Terus maju

dan kita semua akan mati.

Cukup.

Ini bukan soal mencari seseorang.

Ini mengirim kita menuju kematian.

Aku bisa mati di medan tempur,

tapi aku tak mau mati di sini.

Aku berhenti.

Kau mau pergi?

Kau juga mau kembali?

Kau juga?

Aku

hanya menginginkan uangmu.

Kau akan terus maju untuk uang.

Ini.

Ini punyamu.

Dan ini.

Cukup.

Kuberi tahu, ya.

Meski Zi Hao sudah mati,

aku akan membawa pulang mayatnya.

Steve, kau harusnya dinamai pengecut.

Bu Presiden.

Bu Presiden.

Pelan-pelan, bahaya.

Bu Presiden.

Bu Presiden.

Pelan-pelan, waspada.

Bu Presiden, simpan uangmu.

Aku bukan penggila uang.

Bu Presiden.

Bu Presiden.

Setelah bertahun-tahun kau mengenalku,

aku setia padamu.

Aku milikmu.

Hidup atau mati.

Lift.

Ini sebuah lift.

Sepertinya, pulau ini bertuan.

Kalian tunggu di sini.

Biar kuperiksa.

Aku takkan pergi.

Aku akan melindungi Bu Presiden.

Aku ikut denganmu.

Terlalu berbahaya jika sendirian, Bu Presiden.

Kau tak boleh pergi.

Aku ikut.

Kau menyelamatkanku.

Zi Hao salah satu anggota tim kami.

Aku harus ambil andil.

Mike.

Pakailah.

Pelajari sedikit.

Tiga orang sudah cukup.

Apa-apaan ini?

Dingin sekali.

Menjauhlah.

Mereka takkan berburu di siang hari.

Ada orang di sini?

Ada orang di sini?

Zi Hao.

Master Luo.

Ini seperti markas eksperimen.

Ayo berpencar.

Panggil dalam situasi apa pun.

Oke.

Master Luo.

Aku menemukan sesuatu, Master Luo.

Sepertinya seseorang bicara di sini, Master Luo.

Tolong.

Aku tak bisa buka pintunya.

Tolong.

Tolong.

Tolong.

Tolong.

Tolong.

Tolong.

Tolong.

Kau tak apa-apa?

Tolong.

Tolong.

Tunggu, Luo.

Misi kita bukan membantu orang.

Tapi kita tidak hidup untuk misi ini.

Bisa jadi ini jebakan.

Kalau bukan?

Oke, kau benar.

Kau ahli yang diundang Nn. Kong.

Tetaplah di sini, biar aku saja.

Tolong aku.

Halo?

Tolong. Halo?

Tolong.

Serangga gajah meniru ucapan manusia.

Tolong.

Tolong.

Astaga.

Jangan pergi.

Mike.

Ayo.

Cepat.

Mike.

Mike.

Mike.

Kau dengar?

Ayo turun, Bu Presiden.

Kau tidak boleh pergi.

Terlalu berbahaya.

Pergilah, Steve.

George.

Tenanglah.

Ini hewan kecil.

George.

Astaga.

Tembak.

Menjauh.

Ayo.

Lari.

Bu Presiden, pelan-pelan.

Bu Presiden.

Ayo.

Tn. Luo.

Biar kuperiksa ke bawah.

Oke.

Lima Desember.

Eksperimen No. 19138.

Dia bertahan

dan menelan informan.

Kita membuat monster.

Kita gagal.

Kita gagal.

Data dihapus sepenuhnya.

Tn. Luo, tak ada orang di sini.

Ayo kembali.

Kau siapa?

Kau bicara apa, Master Luo?

Kau seharusnya tidak ikut campur.

Tapi kau membunuh Mike.

Tidak.

Baiklah.

Sekarang kau tahu.

Biar kuberi tahu.

Aku investor markas eksperimen ini.

Kau melakukan eksperimen genetik ilegal.

Bukan seperti itu.

Dalam eksperimen apa pun,

ini ilegal untuk subjeknya.

Kau ahli buaya.

Kau tahu.

Protein darah buaya bisa melawan serangga super.

Sebenarnya, eksperimen kami

adalah untuk mengekstrak antibiotik di dalam darah buaya

untuk mengobati kanker.

Itu mustahil.

Melihat dari penolakannya,

manusia tak bisa beradaptasi dengan zat imun buaya.

Kau benar.

Tapi kami berhasil.

Maksudmu buaya besar itu?

Markas kehilangan kontak beberapa hari lalu.

Pesawat jatuh karena racun saat aku menuju kemari.

Aku menghabiskan dua hari di pulau.

Sungguh pengalaman yang mengerikan.

Hingga aku bertemu kau.

Kurasa,

aku harus berterima kasih karena sudah diselamatkan.

Baik.

Seperti yang kau tahu,

kuharap kau sebagai ahli buaya

bisa mengeluarkannya dari sana bersamaku.

Ayo bekerja sama untuk mencapai keajaiban

dalam sejarah obat-obatan manusia.

Gara-gara ambisimu

banyak orang di markas ini tewas.

Kau tak merasa bersalah?

Ilmu pengetahuan selalu dibarengi dengan pengorbanan.

Ambisiku

untuk seluruh umat manusia.

Kau tahu.

tabung darah seekor buaya

bisa menyelamatkan 500 manusia.

Membuat mereka kebal terhadap kanker sejak lahir.

Tapi tak bisa menyelamatkan manusia yang dikendalikan keserakahan.

Meski berhasil,

kau hanya bisa menjualnya pada orang kaya dengan harga tinggi.

Orang biasa takkan dapat kesempatan

untuk mendapat hal mengubah gen.

Aku seorang pebisnis,

bukan filantropis.

Serahkan kata-kata itu pada polisi.

Ayo.

Maaf.

Rahasia soal tempat ini sangat penting.

Bu Presiden.

Lari.

Kita akan ditemukan cepat atau lambat jika terus begini.

Kita harus berpencar.

Kurasa ini bukan ide bagus.

Aku hanya perlu lari di depanmu.

Kau bicara apa? Aku membayarmu.

Uang ya uang, nyawa ya nyawa.

Kau seharusnya lebih paham soal itu.

Cepat.

Pergi.

Menjauh.

Aku punya pistol.

Bangun. Aku punya pistol.

Ayo.

Kakak.

Zi Hao.

Kakak.

Zi Hao.

Anak-anak.

Aku tahu kau baik-baik saja.

Aku tahu kau baik-baik saja.

Anak-anak.

Kenapa kau di sini?

Kau terluka?

Tidak.

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Bagaimana dengan yang lain?

Mereka semua...

Selamat atas

reuni orang-orang terkasih.

Siapa dia, Kak?

Bukannya kau dalam ekspedisi?

Itu tidak penting lagi.

Oke.

Waktunya kau melakukan sesuatu untukku.

Lu.

Dasar berengsek.

Aku bilang,

lepaskan kami sekarang.

Belum terlambat.

Zi Hao.

Tak kusangka kita akan berpisah begitu bertemu.

Kakak.

Ini salahku.

Harusnya aku tidak membandel.

Harusnya aku tak bertengkar denganmu.

Tidak.

Aku juga salah.

Ini salahku.

Bu Presiden.

Anak-anak.

Kalian berdua benar.

Ini semua salahku.

Apa yang sudah kulakukan?

Keluar dan nikmatilah

berada di perut buaya.

Kakak Lu.

Lepaskan kami.

Lepaskan kami.

Lepaskan kami.

Bisakah kalian berhenti berdebat?

Bu Presiden.

Bu Presiden.

Jika kita selalu berkumpul seperti ini,

aku bisa mati kehabisan darah.

Sial.

Buaya.

Minggir, buaya.

Kiri.

Kiri siapa?

Kiriku.

Goyangkan.

Cepat goyangkan.

Kanan.

Kananmu.

Kananku.

Tak apa-apa.

Sakit.

Ini membunuhku.

Lu.

Cepat bebaskan kami.

Sempurna.

Terlalu sempurna.

Biar kutolong kau dulu.

Tak apa, kau dulu saja.

Oke.

Cepat. Cepat.

Cepat. Cepat.

Cepat buang.

Buaya besar datang.

Kemarilah.

Apa yang kau lakukan?

Bangun, tak ada gunanya pura-pura mati.

Luo Han.

Kakak.

Anak-anak.

Kakak. Lepaskan aku.

Kembali kemari.

Lepaskan aku.

Kau akan mati.

Luo Han.

Luo Han.

Luo Han.

Tunggu.

Biar kubalut lukamu.

Tak ada gunanya.

Kau benar.

Aku pantas mendapatkannya.

Buaya itu punya tujuh patogen biologis di dalam tubuhnya.

Ia mesin pembunuh.

Kau tak bisa membunuhnya.

Pergilah sekarang.

Aku tahu.

Tunggu.

Jangan tidur.

Jangan tidur.

Bangun, jangan tidur.

Steve.

Aku ikut prihatin, Nak.

Bu Presiden juga tak mau melihat itu.

Halo, kau dengar aku?

Ada orang di sini?

Kakak di mana?

Zi Hao, aku di sarang buaya.

Banyak mayat di sini.

Bagaimana denganmu?

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Tunggu di sini, Kak.

Aku akan menyelamatkanmu.

Kakak. Bu Presiden.

Kakak di mana?

Bu Presiden.

Bicaralah padaku.

Kau masih bersamaku?

Zi Hao.

Aku tak bisa kembali.

Maaf.

Harusnya aku tak membatasi kebebasanmu sebelumnya.

Kakak.

Dengarkan aku.

Kakak Pan.

Aku di sini, Bu Presiden.

Kau lebih tua dariku.

Aku selalu menganggapmu kakakku.

Perusahaan ini kupercayakan padamu.

Bu Presiden.

Jangan bilang begitu.

Luo Han.

Terima kasih sudah datang.

Tolong bawa Zi Hao pulang.

Ini permintaan terakhirku.

Kakak.

Kakak, bicaralah padaku.

Kakak, kumohon.

Anak-anak.

Bu Presiden sudah memberi perintah.

Aku harus membawamu pergi.

Dia kakakku.

Aku akan tinggal bersama kakakku.

Sungai ini

punya tiga gua.

Ini berada di wilayah racun hilir.

Ini di hulu.

Totalnya tujuh kilometer.

Dalam waktu singkat

buaya tak bisa berenang sejauh itu.

Jadi kakakmu harus berada di posisi ini.

Apa rencanamu?

Kau gila?

Jika kita masuk sekarang,

sama saja bunuh diri.

Bu Presiden memberiku perintah.

Aku harus membawa Zi Hao pulang.

Aku terlambat menyelamatkannya.

Aku harus menyelamatkannya hari ini.

Aku punya rencana.

Zi Hao, periksa ke sana.

Mata Empat, kau ke sana.

Aku melihatnya.

Guanya di sana.

Luo.

Apa?

Aku...

Katakan.

Aku takkan pergi.

Aku tahu.

Kita sudah sampai.

Tapi Bu Presiden bilang,

dia tak mau kita mati sia-sia.

Jika kami tak bisa kembali,

cukup pencet tombol ini.

Pesawat akan segera tiba.

Aku...

Aku paham.

Ayo.

Halo.

Keluarlah, buaya.

Kejar aku, buaya.

Kemarilah.

Kejar aku.

Ayo.

Aku di sini.

Jangan takut.

Diam.

Ini aku.

Kau apakan dia?

Bangun.

Bangun.

Ayo.

Lari.

Hati-hati.

Lari.

Bukannya aku sudah melepasmu?

Tanpa kau,

siapa yang membayarku?

Datang. Cepat.

Tunggu.

Lompat.

Cepatlah.

Luo Han.

Patuhi aku.

Atau kita semua takkan selamat.

Cepat.

Lari.

Lari.

Lari.

Lari.

Kenapa kau kembali?

Aku bukan pahlawan.

Tapi aku bukan orang jahat yang mencampakkan teman.

Lari ke lubang.

Lari. Cepat.

Minggir.

Ming Zhu.

Kakak.

Kakak.

Berhenti.

Tidak menunjukkan

kalau aku alkoholik.

Anak-anak.

Pesawat.

Pesawatnya datang.

Ini.

Kita bisa pulang. Kita di sini.

Kita bisa pulang.

Kita bisa pulang, Nak. Aku tahu.

Kita bisa.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.