All language subtitles for Mr. Sunshine E22.NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by Netflix Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

"Drama ini adalah fiksi berdasarkan peristiwa sejarah"

"Yang menampilkan organisasi dan karakter fiktif"

"Episode 22"

Kau mau ke mana, Bos?

Ke Jepang.

Bos.

Kalau aku tak kembali dalam sebulan,

kalian harus pergi.

Bawa yang kau butuhkan dan pergi.

Kau mau meninggalkan kami

demi seorang wanita?

Kau pasti tahu.

Apa dia

hanya wanita biasa bagiku?

Kalau ini pilihanmu, aku akan ikut.

Kalau kau kembali ke Jepang sekarang,

kau akan mati, Bos.

Karena itu aku meninggalkan kalian!

Aku sudah menjadikan seisi dunia sebagai musuhku.

Aku bisa coba ratusan kali, tapi arahnya tetap ke sini.

Karena itu aku harus pergi.

Ke Jepang.

Bos!

Tangkap mereka!

Tangkap mereka!

Tangkap mereka!

Kejar mereka!

"Legasi Amerika di Jepang"

Jangan tembak!

Tangkap mereka!

Jangan bergerak.

Aku Kapten Eugene Choi dari Korps Marinir Amerika

dan ini istriku.

Kapten Korps Marinir Amerika?

Mayor Kyle Moore bisa membuktikannya.

Kami bertugas di Joseon.

Segera bawa dia.

Sekarang!

Siapa mereka?

Tembak!

Berhenti!

Kita harus mundur.

Eugene?

Marinir AS di legasi Amerika melepaskan tembakan?

Dia sudah gila?

Dia meminta perlindungan.

Dia dan istrinya ditahan, Pak.

Kita yakin wanita ini memang istri Kapten Eugene Choi?

- Begitulah pengakuannya, Pak. - Memang benar.

Aku menyelamati pernikahan mereka.

Singkatnya, dia wanita Joseon yang menikahi marinir Amerika.

Bebaskan dia. Kenapa kita menahan wanita Joseon?

Tidak bisa.

Dia istri marinir Amerika itu.

Tugas kita sebagai orang Amerika adalah melindunginya.

Baik. Bebaskan mereka berdua.

Bagi orang yang seharusnya pulang, dia jelas membuat kekacauan.

Kau sadar apa masalahnya?

Reputasi mereka mengerikan di mana-mana, bahkan di Qing.

Aku sarankan kau tak ikut campur

dalam urusan diplomatik kelak, Mayor Moore,

karena kau tak tahu apa-apa soal mereka.

Kau tak mencegah kami ikut campur saat kami sekarat di medan perang.

Aku berkorban untuk negara yang tak mau selamatkan wanita karena takut Jepang?

Kau membuatku sakit kepala.

Baik.

Kurung mereka untuk sementara.

Kita akan bahas besok.

Bukankah ini saatnya berdoa?

Tidak apa-apa kau membenciku.

Semua ini salahku.

Maafkan aku.

Lupakan saja kejadian di masa lalu.

Sekarang bukan waktunya membenci.

Kita harus tidur.

Siapa yang tahu apa jadinya besok?

Kenapa kau selalu tenang?

Aku tidak tenang.

Jantungku berdebar-debar.

Aku tak menyangka kau akan duduk sedekat ini.

Karena kau bertemu aku...

kau mengambil jalan memutar yang jauh.

Kau tahu itu, tapi tak memintaku tinggal.

Bersandarlah kepadaku.

Lebih nyaman begitu.

Tetaplah bersamaku sampai pagi.

Aku tak akan bergerak sedikit pun.

Bagaimana kau bisa di sini?

Seharusnya aku bunuh waktu itu.

Kau kira aku tak tahu kau di mana?

Aku menjauh supaya bisa hidup.

Waktu kita sedikit, Tuan.

Jadi, dengar baik-baik saat kuceritakan kembali.

Waktu aku mengampunimu,

aku berkata melihat yang lainnya di Jemulpo.

Menurutmu, siapa lagi yang kulihat?

Nona Ae-sin.

Apa tujuanmu?

Seperti aku pernah menyelamatkanmu,

kali ini, aku selamatkan Nona Ae-sin.

Tapi ini akan sulit

tanpa bantuan orang Jepang.

Nona Ae-sin.

Di mana tepatnya dia di Tokyo?

Kami tidak menyangka wanita itu akan minta perlindungan di sana.

Dia dibantu seorang pria.

Dia menembak bangunan legasi Amerika.

Kami terpaksa mundur karena tak ada jalan lagi.

Mereka tak bisa ke mana-mana.

Orang Amerika tak akan melindungi orang Joseon.

Berjagalah di dekat legasi.

- Ya! - Ya!

Selamat pagi.

Aku pasti gila.

Kenapa aku tidur di saat seperti ini?

Syukurlah tidurmu nyenyak.

Dengarkan baik-baik.

Aku akan mengeluarkanmu dengan selamat.

Aku sendiri?

Aku...

harus kembali ke tanah airku.

Sepertinya waktu kita tak banyak.

Kita berpisah di sini.

Kali ini,

aku yang pamit.

Matahari terbenam

lalu kita berpisah.

Selamat tinggal.

Bukan "selamat tinggal".

"Sampai jumpa" lebih baik.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa lagi.

Mungkin aku yang keluar pertama.

Tapi jangan khawatir.

Seperti biasa, aku akan melindungimu.

Bisakah aku percaya

kau akan baik-baik saja sendirian setelah itu?

- Ayo. - Ya, Pak.

Ikuti gerobak itu.

- Ya! - Ya!

Cegat gerobak itu!

Tangkap dia!

SHIMONOSEKI

Ada apa ini?

Kami mau melihat isi peti.

Aku tahu wanita itu di dalam.

Buka.

- Ya! - Ya!

Beraninya kau hina kehormatan mendiang!

Kehormatan tentara Amerika.

Entah surat resmi apa yang akan dikirim pemerintah Jepang.

Apa pun dokumen itu,

kau akan mati.

Kyle, bantu aku.

Kopral yang gugur dalam tugas itu. Biarkan dia pergi denganku.

Kita akan butuh gerobak.

Semoga berhasil, Eugene.

- Ko? - Syukurlah Nona selamat.

Seorang pria Amerika berjenggot menyuruhku

menunggu di sini.

Syukurlah kau selamat juga.

Dia juga menolongku.

Kini bagaimana?

Saat ini pelabuhan dipenuhi ahli pedang Jepang.

Nona tak bisa ke Joseon.

Sembunyilah saat ini atau Nona bisa dapat masalah.

Aku mau minta tolong.

Bisa kirim telegram ke Joseon?

Duta Khusus Ito...

"Dubes Hayashi"

...menyukai tembikar putih Joseon.

Aku tak bisa pulang dengan tangan kosong jika aku berharap disambut.

Tembikar putih yang mewah

sebagian milik kakek istriku.

Tuan Rinoie membawanya setelah menghancurkan rumahnya.

Rinoie sudah mati,

jadi, di mana tembikar itu?

Sekarang...

ada di rumahku.

"Dermaga Jemulpo"

Mengingat Takashi tak ada bersama kita,

kurasa benar bahwa keluarganya sedang mengadakan pemakaman.

Terima kasih sudah datang, Yang Mulia!

"Dermaga Jemulpo"

Lihat betapa bagusnya Joseon sekarang.

"Ito Hirobumi"

Raja Joseon harus berterima kasih pada Kekaisaran Agung Jepang.

Aku akan pastikan, Yang Mulia!

Berkat Markas Pasukan Garnisun di kantor pemerintah,

Kekaisaran Agung Jepang

kini mampu menjadi jembatan antara Korea

dan negara-negara kuat di Barat.

Aku sangat menghormati

keputusan Anda yang bijaksana, Yang Mulia.

Berkat Markas Pasukan Garnisun di kantor pemerintah,

Kekaisaran Agung Jepang kini mampu menjadi jembatan

antara Korea dan negara-negara kuat di Barat.

Dia sangat menghormati keputusan bijak Yang Mulia.

Penasihat Khusus Lee,

bantulah Duta Khusus Ito.

Sesuai perintah Anda, Yang Mulia.

"Penasihat Khusus Lee Wan-Yong Satu dari Lima Pengkhianat 1905"

Telegram dari Jepang?

Ya, Tuan Muda.

Silakan.

"Telegram Kekaisaran Korea Kim Hui-Seong"

"Aku Berharap Menemuimu Disana Hari Itu Pada Waktu Itu"

"Dari Ko Yoshino"

Tapi aku tak kenal orang bernama ini.

Kau tertarik main biliar sekarang?

Aku tak pernah melihatmu bermain.

Aku tak suka bertaruh.

Aku tak bisa tidur kalau kalah.

Lalu kenapa kau di ruangan ini?

"Bolaku sembunyi di balik bola delapan."

Apa artinya?

Di balik bola delapan.

Berarti seseorang dalam bahaya.

Apa kau mendapatkan telegram dari Jepang

dari pria bernama Ko Yoshino?

Telegramnya pasti tertukar.

Tapi pesannya sama.

Ini permintaan tolong.

Nona Ae-sin terperangkap di Jepang, Yang Mulia.

Aku ingin mengutus delegasi resmi

untuk berterima kasih atas kehadiran Duta Khusus Ito.

Bentuk satu tim

dan kabari Jepang.

Ini keputusan bijak, Yang Mulia.

Duta Khusus Ito akan senang.

Aku akan menyampaikan pesan itu.

Kau dengar semuanya?

Ini rencana penyelamatan kita.

Pikirkan cara agar Go Ae-sin tahu.

Kau harus membawanya kembali dengan selamat.

Ya, Yang Mulia.

Seseorang sudah ada di Jepang.

Ada juga seseorang yang kenal pria

yang bisa mengabarinya.

"Pelabuhan Shimonoseki, Jepang"

Pasti kau. Kau sangat tampan.

Mau pergi ke pantai bersamaku?

Aku sibuk. Cari pria lain.

Hui-seong yang menyuruhku.

Perlu kucari pria lain?

Negaramu sendiri memberimu begitu banyak kesulitan.

Itu dia. Tangkap dia!

Tempat apa ini?

Ada seorang bangsawan di Hanseong. Ini rumahnya di Tokyo.

Pasti aman di sini.

Nona Ae-sin, ini bagus.

Aku sangat lega.

Kita aman sekarang.

Bukan "kita".

Nona Ae-sin, aku orang Jepang.

Aku harus tinggal di Jepang.

Maaf, Nona.

Ibuku menungguku.

Seharusnya aku sudah menebak.

Keluargaku di kampung halamanku sekarang.

Nona Ae-sin,

jaga kesehatan Anda.

Kau mau pergi sekarang?

Aku harus.

Tolong beri tahu guruku bahwa aku baik-baik saja di sini.

Pastikan Anda beri tahu.

Aku janji akan beri tahu dia.

Terima kasih banyak...

atas semuanya.

Aku sangat menghargainya.

Sama-sama. Itu bukan masalah.

Bos, jaga keselamatan Nona Ae-sin.

Kau paham?

Dia bicara seperti teman padahal kami tidak kenal.

Perlu kutanya di mana rumahnya?

Banyak orang di Hanseong mencoba menolong Nona.

Pemilik hotel merencanakan semuanya

dan Tuan Muda Hui-seong izinkan rumahnya dipakai.

Yang Mulia telah mengutus delegasi resmi.

Sebentar lagi, utusan Kaisar

akan menjemput Nona.

Ikuti dia dan bergabunglah dengan delegasi utusan Kaisar.

Dengan begitu Nona bisa kembali ke Joseon.

Kau akan ikut kami juga?

Sebagai dayang istana?

Jangan cemaskan aku.

Aku hidup lebih lama di Jepang daripada di Joseon.

Kehidupanku keras.

Aku bisa jaga diri.

Bahkan kau...

datang untuk menyelamatkanku.

Terima kasih.

Tunggu sebentar.

Tidak usah.

Tunggu di sini.

Aku akan menemuimu tiga bulan lagi untuk membayarmu.

Aku ingin kau menerimanya dariku.

Kau selalu menyelamatkanku seperti ini.

Istirahatlah sekarang.

HEO NANSEOLHEON

BERKELANA DI GUNUNG DALAM MIMPI

27 bunga kembang sepatu merah gugur

dan jatuh di tanah berembun yang dingin.

Kau benar.

Kata-kata pun punya kuasa.

Apakah kau...

Ya, Nona.

Yang Mulia mengutusku.

Berhenti sebentar!

Kapten Eugene Choi.

Kapten, Anda percaya bahwa tindakan Anda bisa dibenarkan?

"Mahkamah Militer"

Aku ceroboh.

Walau Anda tahu ceroboh,

kenapa tetap melanjutkan tindakan itu?

Aku tak punya pilihan.

Aku dikejar oleh samurai Jepang.

Kenapa Anda dikejar oleh samurai Jepang?

Wanita yang bersamaku melindungi negaranya, Joseon.

Ada kata-kata terakhir?

Yang Mulia.

Saya sangat berterima kasih kepada legasi Amerika di Jepang

yang melindungi saya dan wanita itu.

Tindakan Anda adalah pengkhianatan.

Namun, berdasarkan laporan Mayor Kyle Moore

sebagai atasan langsung terdakwa,

ada perihal yang meringankan.

Pengadilan ini akan memutuskan sebagai berikut.

Pengadilan ini menghukum

Kapten Marinir Amerika, Eugene Choi,

tiga tahun penjara

dan pemecatan secara tidak hormat.

Sho Ishida.

Bos.

Putraku,

aku lihat kini kau punya sesuatu yang lebih berharga dari nyawamu

padahal kau sendiri saja tak pernah menjalani hidupmu.

Beraninya kau.

Sepertinya Anda dapat hadiah.

"Eugene Choi"

Dari Jepang.

Kudengar Takashi Mori dibunuh di Jepang

oleh pria tidak dikenal.

Kurasa pria AS yang mirip perawakan kita

berada di Jepang juga.

Moncong senapannya selalu...

membidik ke arah yang tepat.

Dia pasti bersedih.

Dia pasti mendukungku

di tengah kesedihan.

Kalau aku tak kembali dalam sebulan,

kalian harus pergi.

Sepertinya bos kita pergi lebih lama dari perkiraan awal.

Kita harus buat rencana masa depan.

Kita akan segera meninggalkan Hanseong.

- Ya! - Ya!

Perjalanan pasti berat.

Tapi aku berterima kasih

kau berhasil pulang dengan selamat.

Aku mampu kembali berkat bantuan banyak orang.

Maaf sudah membuat Yang Mulia khawatir.

Aku juga dengar dari Song Yeong

bahwa pria itu tiba di Shanghai dengan selamat.

Karena itu, aku berterima kasih atas kontribusi kalian.

Aku tanya Perwira Jang dan dia mengusulkanku memberimu ini.

Jepang mengirim hadiah ini untuk Yang Mulia Ratu.

Kudengar kau suka senapan ini.

Kau menyukainya?

Aku sangat berterima kasih, Yang Mulia.

Fokuslah pada keselamatanmu.

Sebagai Raja yang diliputi kesedihan

karena kehilangan putra, istri, dan bahkan negaranya,

kumohon kepadamu dengan sepenuh hati.

Ya, Yang Mulia.

Kita di sini hari itu, waktu itu.

Kita bertemu lagi seperti ini.

Aku pun sama terkejutnya,

tapi kau membantuku melalui Yang Mulia kali ini.

Aku sangat lancang, ya?

Berkat kau, aku bisa kembali dengan selamat.

Terima kasih.

Beri tahu pria di Kamar 303 juga,

terima kasih atas bantuannya.

Tak perlu berterima kasih kepadaku.

Aku kehilangan ayahku,

tapi Nona kehilangan kedua orang tua.

Sekarang kita impas.

Apa maksudmu?

Nona tahu kematian Lee Wan-ik, 'kan?

Ya, aku sudah dengar nasib pria pro-Jepang itu.

Kenapa kau bertanya?

Pria pro-Jepang itu adalah

ayahku.

Maaf.

Tidak perlu minta maaf.

Ayahku menikahkanku karena uang.

Kenapa kau ada di sana?

Untuk alasan yang sama. Melindungi diri.

Kurasa saat itu Nona belum tahu.

Kalau begitu...

Nona mungkin tak tahu cerita ini juga.

Ayahku adalah orang...

yang membunuh orang tua Nona.

Dunia ini sempit, bukan?

Jadi, kau dan aku...

tak pernah bisa menjadi sekutu sejak awal.

Pergilah ke pemakaman orang asing. Seseorang menunggu Nona di sana.

Setelah ini,

aku tak lagi berutang kepada Nona.

Bu Haman. Pak Haengrang?

Astaga, Nona!

Nona...

Sedang apa kalian di sini?

Di mana Bibi?

Bagaimana dengan Ae-sun?

Kami sudah memastikan

mereka tiba di Manchuria dengan selamat.

Mereka sudah aman,

jadi, kami kembali menunggu Nona.

Astaga, coba lihat wajah Nona.

Lama tidak kurawat,

Nona makin kurus. Melihat Nona begini membuatku sedih.

Aku khawatir karena Nona

tak bisa apa-apa selain melukis.

Benar.

Tidak bisa. Hui-seong putra tunggal keluarga kami.

Bagaimana dengan putri sulung

wakil menteri Dewan Negara?

Dia tak terlalu cantik,

tapi keluarganya sudah lama bekerja untuk Dewan Negara.

Kita semua tahu betapa cantiknya Ae-sin.

Aku ragu dia sesuai standar Hui-seong.

- Kau cepat. Terima kasih. - Sama-sama.

Aku akan kembali sepuluh hari lagi, Nyonya.

Siapa dia?

Putra sulungku punya anak kembar.

- Ya. - Mulai dari bedung sampai lampin,

kami butuh dua pasang, jadi, kupekerjakan penjahit lagi.

Tapi aku baru tahu

keluarga penjahit itu bekas bangsawan.

Kasihan.

Dia membiayai dua adiknya

dengan bekerja sebagai penjahit.

Hidup sungguh tak bisa diprediksi.

Ya.

Apa yang bisa kami bantu?

Kudengar kalian mengerjakan apa pun yang disuruh.

Benar.

Aku ingin menikah.

Soal yang itu, kau harus menyewa pencari jodoh.

Biaya mereka mahal.

Aku sudah tahu ingin menikahi siapa.

Aku ingin menikahi pria itu.

Tak masalah. Aku sering mengalaminya.

Kurasa semua pria tampan memang harus mengalaminya.

Aku bisa mengerti alasannya, tapi aku tak ingin menikah.

Tapi ibumu mencoba mencarikan pasangan untukmu.

Aku tak pernah minta.

Menikahlah denganku.

Adikku bergabung di Akademi Militer Kerajaan,

tapi dia mau dikeluarkan karena penjaminnya pergi.

Karena itu, aku harus menikahimu.

Benar-benar kacau.

Apakah kau ingin menikahiku

karena terpikat denganku?

Penjaminnya pergi?

Apa dia konsul di legasi Amerika?

Astaga, kau pasti kakak Jun-yeong.

- Benar. - Kalian kenal nona itu?

Duduk di sana sebentar. Kami tak akan lama.

Apa maksud kalian?

Kesepakatan penjamin.

Aku tak bilang mau melakukannya.

Ayolah, aku bisa memalsukan tanda tanganmu dengan sempurna.

- Tenang. - Bukan itu yang kucemaskan.

Kau justru menyulam...

di situasi begini?

Bagaimana kau bisa tenang?

Papan nama di pintu itu.

Bunganya layu.

Dari mana kau tahu itu papan nama?

Itu untukku?

Bunga ini tak akan pernah layu.

Ahli pedang Perkumpulan Musin telah meninggalkan Jingogae.

Kenapa kau bicara seolah-olah kau akan mati?

Karena aku bukan pria yang baik.

Aku penjahat.

Penjahat cenderung mati lebih awal.

Agar orang baik bisa hidup lebih lama.

Nona Hina Kudo.

Pasukan Kekaisaran Agung Jepang ingin menginap di hotelmu,

jadi, kosongkan semua kamar di lantai dua.

Kau boleh menerima tamu di kamar lain selama kami menginap.

Kami memberimu kesempatan terhormat

demi membuktikan patriotismemu sebagai warga Jepang.

Maka, mohon bekerja sama.

Bahkan yang ini dirampas dariku juga.

Haruskah aku menggigit?

Perlukah aku ikut memenangkan kemerdekaan Joseon?

"Tiga Tahun Kemudian, Awal Musim Panas 1907"

Edisi khusus!

Edisi khusus!

"Toko Roti Prancis"

Edisi khusus!

"Tarif Pameran Industri Tokyo Dewasa Sepuluh Jeon, Anak-anak Lima Jeon

"Saksikan Pria dan Wanita Joseon Dikurung di dalam Kandang"

"Asahi Shimbun Menerbitkan Sebuah Ulasan"

"Yang Menggambarkan Mereka Sebagai "Hewan Mengerikan Joseon"

Yang Mulia.

Orang berkata kita dipaksa tanda tangani Pakta Jepang-Korea 1905.

Tapi kita masih menjadi negara merdeka

bernama Kekaisaran Agung Korea.

Negara ini aman dan kehormatan serta wewenang Anda tetap terjaga.

Kita hanya membiarkan negara tetangga

menangani urusan diplomatik untuk saat ini.

"Menteri Kehakiman, Jo Jung-Eung Satu Dari Tujuh Pengkhianat 1907"

"Menteri Pertahanan, Lee Byeong-Mu Satu Dari Tujuh Pengkhianat 1907"

"Menteri Pertanian, Song Byeong-Jun Satu Dari Tujuh Pengkhianat 1907"

"Lee Wan-Yong, Satu Dari Tujuh Pengkhianat 1907"

Tapi kenapa Yang Mulia mengutus duta rahasia ke Hague?

Karena itu, Jenderal Residen Ito

sedang marah saat ini.

Bagaimana mungkin kita khianati mereka

setelah kebaikan Jepang kepada kita?

Pemerintah Jepang akan membalas.

Kalau Yang Mulia mencemaskan keselamatan negeri ini,

Yang Mulia harus...

bunuh diri

demi menyelamatkan rakyat dari krisis ini.

Tidak ada cara lain.

Para Menteri, kalian berpikir begitu?

Kalian pikir

aku harus bunuh diri?

Pasukan Jepang jauh lebih kuat dari pasukan kita,

jadi, kita tak bisa berperang dengan mereka.

Yang Mulia mengkhianati mereka

dengan mengutus duta rahasia yang membuat mereka marah.

Yang Mulia tidak merasa jadi penyebab

negara ini dalam bahaya?

Jika Yang Mulia tak sanggup bunuh diri...

"Yang Mulia harus datang sendiri ke Tokyo

dan memohon maaf kepada Kaisar Jepang.

Pilihan lainnya, kita harus menyerah pada Jepang

dan Yang Mulia berlutut di depan Mayor Hasegawa..."

Jahanam!

Tuan, anggota Iljinhoe mengepung Istana Gyeongwun saat ini

dan semua menteri ada di istana.

Mereka berusaha menggulingkan Yang Mulia.

"Gukmin Shinbo Terbitan Organisasi Pro-Jepang Iljinhoe"

Yang Mulia harus bertanggung jawab atas hal ini.

Yang Mulia harus menyerahkan takhta kepada putra mahkota.

Kami mendesak Yang Mulia turun takhta.

Lancang!

Haruskah kalian mempermalukanku seperti ini?

Jadi, kalian akan mengabdi kepada Kaisar Jepang?

Zaman telah berubah.

Yang Mulia tidak tahu?

Yang Mulia.

Perintahkan aku untuk membunuh dia.

Aku akan segera laksanakan.

Semua, turunkan senjata kalian.

Yang Mulia!

Aku akan turun takhta.

Ikat dia!

Jangan coba-coba sentuh dia!

Aku menyerahkan takhta,

tapi tak akan membiarkannya ditangkap.

"New York, Amerika Serikat"

Terima kasih.

Tuhan, Bapa dari Joseph.

Apakah Engkau mendengarkan doa orang-orang yang tak terbiasa berdoa?

Apakah Engkau

ada di setiap langkahku?

Alasan-Mu membuat hidupku penuh kekacauan...

Apakah didasari suatu alasan?

Permisi.

Aku ingin pergi ke Universitas Columbia.

Kau tahu aku harus lewat mana?

Kau dari Joseon?

Kau dari Joseon juga?

Senang sekali jumpa rekan senegara di tempat jauh dari rumah.

Ikuti aku. Aku mau sana juga.

Baik.

Terima kasih.

Sudah berapa lama kau di New York?

Aku kembali tiga tahun lalu.

Bisa ceritakan soal Joseon?

Aku tak dengar kabar apa pun lagi.

Bagaimana Perang Rusia-Jepang?

Banyak yang kau lewatkan dalam tiga tahun.

Jepang memenangkan perang.

Tahun 1905, kita dipaksa tanda tangani Pakta Jepang-Korea.

Kita kehilangan kedaulatan.

Mereka membentuk keresidenan

dan sekarang Joseon...

dikendalikan oleh Jepang.

Amerika yang pertama bergabung dengan Joseon,

tapi mereka juga yang pertama pergi.

Mereka bahkan menutup kantor legasi Amerika.

Banyak rekan sebangsa berusaha

mengabarkan situasi ini.

Kita hampir sampai. Jalanlah lurus ke sana.

Terima kasih.

Begini...

Kalau boleh, pertemuan kita ini pasti memiliki makna.

Boleh aku tahu namamu?

Aku Choi Yu-jin.

Aku Ahn Chang-ho.

Joseon tak akan mudah menyerah.

Masih ada orang-orang yang berjuang.

Pasukan Kebenaran.

Aku salah seorang dari mereka.

Tuhan, Bapa dari Joseph.

Aku akan mencurahkan hidupku pada tujuan ini.

Di setiap langkahku...

aku bergantung pada harapan kosong.

Biarkan aku hidup.

Selama aku hidup...

aku akan seperti angin.

Itu Pasukan Kebenaran!

Cepat, tangkap mereka.

GUKMIN SHINBOSA

Kalian patroli di mana?

Kejar mereka!

Apa itu? Di mana penembaknya?

Dari mana suara itu?

Rumah Tuan Lee Wan-yong meledak!

Siapa? Apa yang kalian lakukan?

Tidak. Aku akan menyelamatkan Tuan Lee.

Kalian pergi ke sana!

Cepat!

GUKMIN SHINBOSA

Tuan Kim.

Sudah kubilang panggil aku kakak.

Untuk apa kau jadi kakakku?

Aku sudah punya dua adik.

Inikah wanita itu?

Tak ada wanita di sini.

Mereka orang-orang kebenaran.

Ada seorang wanita di sini.

Di hatimu, Tuan Kim.

Aku sudah lama tahu ada pria lain di hatimu.

Walau aku tahu...

aku tak bisa apa-apa.

Perasaannya pasti seperti ini.

Dia pasti merasa iba.

Kakak. Hui-seong.

Ada masalah?

Kenapa kalian semua berlari?

Kami mau pergi ke istana.

Raja telah digulingkan.

"Sedang Berkabung"

Yang Mulia.

- Tidak. - Tidak, Yang Mulia.

Yang Mulia!

Yang Mulia.

Ini tak boleh terjadi!

Yang Mulia.

Yang Mulia!

Seluruh negeri berkabung.

Yang Mulia!

Teganya mereka menggulingkan Raja!

Orang-orang terkutuk!

Rumah ini kosong selama tiga tahun.

Tak ada yang berani menyentuhnya karena ini milik Gu Dong-mae.

Aku akan beli tempat ini.

Apa? Baik, kami akan segera siapkan.

Aku akan datang ke hotel.

Anda diperbolehkan melihat-lihat.

Jangan mati sebelum aku.

Aku akan jadi lebih jahat darimu.

Jangan mati sebelum aku.

"Sarang Opium, Manchuria"

Eugene.

Sedang apa kau di sini?

Ayo, kita minum bir.

Tidak. Beri aku pelukan erat dahulu.

Sudah lama.

Terlalu lama.

Kyle, ini sudah terlambat, tapi...

Terima kasih sudah menolong kami.

Itu kalimat keempatku. Yang terbaik sejauh ini.

Bagaimana pekerjaan di Jepang?

Sibuk.

Membosankan.

Katakan kepadaku.

Kenapa kau di sini?

Aku akan berpiknik lagi ke Joseon.

Aku akan jadi orang asing sungguhan.

Jadi, Joseon adalah tanah airmu yang sebenarnya?

Tanah airku adalah Amerika.

Walau tanpa seragamku.

Aku, lagi-lagi, meninggalkan negaraku,

tapi aku tidak kabur kali ini.

Aku melangkah maju.

Kalau kau harus pergi,

berjanjilah satu hal kepadaku.

Kau harus kembali.

Aku berjanji.

Kita akan butuh banyak bir malam ini.

Omong-omong, aku selalu ingin tanya sesuatu kepadamu.

Kenapa kau ingin menjadi temanku?

Kau bertikai dengan orang Amerika lain karena aku.

Karena kau tentara yang baik.

Yang macam-macam denganmu itu bodoh.

Dan aku percaya Tuhan.

Terima kasih, Kyle.

Bosku.

Ya.

Temanku.

Kehormatanku.

Semoga Tuhan selalu menyertaimu.

Semoga berhasil, Eugene.

Aku sudah memberitahumu, tapi kau tak menurut.

Kabarnya rumah dan semua propertimu telah terbakar

dan bahkan batu peringatan leluhur hancur.

Kau pasti sedih.

Rumahmu terbakar dan batu peringatan leluhur hancur.

Dia sangat prihatin.

Orang Joseon umumnya tak tahu apa-apa.

Mereka cenderung mudah kesal dan balas dendam.

Yang terbaik adalah menghentikan mereka.

Orang Joseon tak tahu apa-apa

dan selalu protes.

Jadi, mereka harus dihentikan.

Suruh Kaisar yang baru

mengumumkan bahwa dia akan membubarkan militer.

Dia ingin Raja yang baru

mengumumkan pembubaran militer.

Baik!

"Pagi, 1 Agustus 1907'

Saat militer dibubarkan,

jika ada yang menentang perintah kerajaan dan membuat keonaran,

Jepang akan ambil alih dan menumpas mereka sesuai permintaan Kaisar.

Kami punya titah resmi dari Yang Mulia langsung.

Yang Mulia meminta Jenderal Residen Ito untuk melaksanakannya.

Kami memohon agar kalian...

"Kamp Pelatihan, Dongdaemun"

...menerimanya.

"Lee Byeong-Mu Menteri Pertahanan"

Sesuai titah kerajaan, tanggal 1 Agustus,

Jenderal Residen akan membubarkan militer Korea.

Mulai hari ini, kalian bukan tentara lagi.

Itu hadiah uang dari Kaisar.

Kalian boleh bunuh siapa pun yang tidak patuh.

Bidik!

"Patroli Kota"

"Patroli Kota"

Pak, Kaisar memerintahkan untuk menembak siapa pun yang tidak patuh.

Mereka sudah melucuti kita. Pergilah sebelum terlambat.

Kalau aku gagal melindungi negaraku sebagai tentara...

"Park Seung-Hwan Komandan Batalion Satu"

...dan gagal setia kepada rajaku sebagai hamba,

maka 10.000 kematian

tak akan cukup menebus dosaku.

- Suara apa itu? - Apa itu?

"Kamp Pelatihan Namdaemun"

Komandan Park Seung-hwan bunuh diri!

Jepang akan segera menguasai Dewan Marsekal

dan menutup Akademi Militer Kerajaan.

Jangan kembalikan senjata!

Mereka mau mengambil senjata kita

dan membubarkan militer!

Berengsek.

Kubunuh kalian semua.

Mereka tak mematuhi perintah!

Mereka semua

harus dieksekusi!

- Berengsek! - Lawan!

Jangan kembalikan senjata kalian!

Berengsek!

Masuk.

Ambil senjata.

- Ambil semua. - Ayo.

Yang Mulia!

Aku, Jang Seung-gu,

datang untuk mengucapkan selamat tinggal.

Aku harus meninggalkan Yang Mulia.

Aku harus berjuang.

Tidak kuizinkan!

Tidak kuizinkan.

Aku paham perasaanmu,

tapi jangan pergi.

Jangan mati seperti yang lain.

Yang Mulia.

Impianku adalah menjadi pemberontak.

Tuan, aku...

akan menjadi pemberontak.

Akhirnya aku bisa menjadi pemberontak.

Kau baik-baik saja?

Bertahanlah.

Perwira Jang.

Kita tak punya waktu.

Mereka akan mengirim bantuan.

Kita kekurangan amunisi dan senjata mereka lebih lengkap.

Kita hanya akan mati setelah bertahan seperti ini.

Aku akan mengamankan jalan untuk kalian,

jangan berpaling dan lari.

Anda tak akan ikut kami?

Bodoh! Siapa yang akan menjaga tempat ini jika kita lari?

Siapa yang akan menjaga tempat ini jika aku lari?

Aku datang untuk menyelamatkan beberapa orang lagi.

Aku bukan perwira lagi. Cepat pergi.

Ini perintah terakhir dari mantan perwira.

Aku akan memimpin.

Aku jaga belakang!

Bantu yang terluka dan bergerak cepat.

Kau harus selamat.

Maka kita akan menang.

Api!

Sadarlah dan pergi!

Api!

Perwira Jang!

Jangan berpaling dan lari.

Kejar mereka!

Berengsek!

Apa yang terjadi?

Ada apa?

Mereka memakai seragam perwira.

Siapa yang serang?

Dia terluka parah.

- Bawa dia ke gubuk. - Ya.

Rebus air.

Kita akan butuh banyak.

- Buatkan obat bius. - Baik.

Jepang memaksa membubarkan tentara Korea.

Titah resmi dikirim Yang Mulia langsung.

Tentara kita menolak menurut

dan terjadilah pertempuran.

Seolah-olah tahu akan seperti ini, mereka menyiapkan senapan mesin.

Mereka menembaki tentara kita dengan mudah.

Akibatnya, Penembak Jang...

gugur.

Tidak, bangun...

"Patroli Kota"

Bangun.

Tidak, bangun...

Demi kejayaan Kekaisaran Jepang!

- Bersulang! - Bersulang!

Jangan sampai ada meja kekurangan miras.

Pastikan mereka minum semalaman.

Perhatikan makanan juga.

Ya, Nyonya.

Tentara Jepang berkumpul di hotel,

berpesta untuk merayakan kemenangan mereka.

Kau pasti kembali dari tempat jauh.

Kau pasti kembali dari tempat jauh juga.

Dia tidak bersamaku.

Tidak bersamaku juga.

Mau ke mana? Suara tembakan apa tadi?

Aku akan menyalakan sumbunya. Kita harus bergegas.

"Hotel Glory"

"Hotel Glory"

Sub by Netflix Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Terjemahan subtitel oleh Cindy Fatricia

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.