All language subtitles for My.Sassy.Girl.2001.KOREAN.1080p.BluRay.x264.DTS-HDH

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com

MY SASSY GIRL [Gadisku yang Lancang]

Hari ini tepat 2 tahun yang lalu...

...saat itu, aku dan dia menguburkan kapsul waktu di sini.

Kami berjanji bertemu di sini 2 tahun kemudian...

...tapi dia belum juga datang.

Akan kutunggu.

Fokus.

Tolong jangan bergerak.

Tunggu sebentar.

Halo?

Oh, Bibi.

Jangan cemas, aku akan datang.

Aku sungguh minta maaf. Ya, aku akan datang.

Maaf, aku segera berangkat.

Aku harus selesaikan pengambilan fotoku. Dah.

Baik!

Kamu siap?

Ini dia.

Satu, dua...

Orangtuaku ingin anak perempuan...

...jadi mereka membesarkanku layaknya anak perempuan.

Jadi aku mengira aku adalah wanita hingga usiaku 7 tahun.

Aku juga harus ke pemandian wanita.

Semakin aku beranjak dewasa...

...aku mengira kemaluanku akan mengecil dan hilang.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya.

Babak Pertama

- Dia sama sekali tidak berubah. - Tidak, kini aku pria sejati.

Terserah kamu bilang apa!

Kamu pikir mengikuti wajib militer...

...membuatmu jadi pria sejati?

Apa yang kamu tertawakan?

Pekerjaanku lebih berat dari yang kalian bayangkan.

Hei! Aku bekerja dekat perbatasan utara...

Mau mengelabuhi kami?

Lupakanlah. Ngomong-ngomong, selamat datang kembali.

Hei, gadis itu, dia tipeku.

Saat aku melihat tipeku, aku tak bisa memendamnya.

Aku harus menggodanya.

Siapa yang mengganggu ini?

- Ibumu, dasar bodoh. - Oh, Ibu...

Mengapa kamu tidak kerumah Bibimu?

Aku segera berangkat.

Suara apa di belakang itu?

Jangan ribut! Ini Ibuku!

Kamu harus mengunjungi Bibimu.

Sudah lebih dari setahun sejak terakhir kamu bertemu dengannya.

Selama itu?

Kamu tahu dia merasa kesepian setelah kehilangan anaknya tahun lalu.

Dia bilang kamu mirip dengan anaknya.

Dia akan senang sekali melihatmu.

Masih di sana?

Kami tidak mirip.

Ditambah, aku benci saat dia mengusap wajahku dan menciumku.

Paman juga melakukan itu.

Dia akan mengenalkanmu dengan seorang gadis. Hei!

Aku tahu tipe kesukaannya.

Aku ingin bertemu seorang gadis seperti di buku komik romantis...

...itulah tipe wanita yang ingin kutemui.

Tapi pada hari itu...

Dia adalah tipeku, tapi aku tak menyukainya.

Mengapa?

Gadis pemabuk membuatku jijik.

Hei, berdiri!

Berikan kursimu pada yang lebih tua!

Bangun!

Hei.

Dan, jangan kenakan warna pink.

Sayang!

She calls him honey!

Aku bukan...

Apa yang kamu lakukan?

Aku tak mengenalnya.

Pacarmu mabuk berat. Tanggung jawab!

Aku bukan...

Pikirmu aku bodoh?

Kemari!

Kamu tertawa?

Mengapa kamu tidak menjaganya?

Cepat lakukan sesuatu!

Apa yang kamu lakukan?

Maafkan aku. Biar kuganti biaya cuci bajunya.

Lupakan. Uruslah dia.

Tak ada satupun saat dibutuhkan.

Kemana perginya semua motel-motel itu?

Aku benci bersama gadis pemabuk.

Tapi menggendongnya lebih parah lagi.

Wow, pacarmu pingsan.

Bukan, itu bukan salahku.

Tentu saja, itu salahmu. Aku tahu segalanya.

Sebenarnya, kami sudah bertunangan.

Gaya Barat atau Korea?

Berikan kamar apa saja.

Kamar 405.

- Tak ada yang di lantai 1? - Lantai 4!

Kamu lupa check in*. [*Daftar]

Tarifnya 40,000 won, nak.

Apa? 40,000 won?

Kenapa? Kalau begitu cari tempat lain saja.

Hitunglah!

624... 770

Shindang-dong, joong-go... Seoul...

Hey, why do you keep reading this?

16... 228... 53...

Oh, please...

A thousand won left!

Halo?

Pemilik telpon ini?

Dia tidur disampingku.

Apa? Di sini?

Motel Uk-su dekat stasiun Bupyung.

Sebaiknya cepat bilas dan segera pergi.

Angkat tangan!

Apa yang kamu lakukan?

Angkat tangan!

Ambillah, dan bagikan ke yang lainnya! Dan makanlah sepotong, paham?

Baik, Bos.

Ada masalah dengan kami?

Lihat apa kamu? Lihat kearah lain.

Gyeon-woo, kamu bebas.

Take care you guys!

Bye~!

And remember to keep in touch!

Don't just pass by us next time, all right?

Of course. See you.

Hey! You come over here.

Didn't I say eat one a piece!

I'm home.

Sudahkah kamu ke Bupyung?

Ya, sudah.

Tidur di mana kamu?

Bibimu bilang kamu tidak datang! Dan kamu bohong lagi padaku!

Kemana sweatermu?

Betapa malangnya diriku.

Semua ini karena gadis pemabuk itu.

Rasanya mau mati saja.

Ibu menyuruhku pergi ke Bupyung!

Sudah kulakukan, tapi bukan untuk menemui Bibi!

Apa?

Kemari!

Keparat! Tunggu saja kalau kamu kembali!

Sekarang sudah tahu tentangku, kan? Aku mahasiswa biasa.

Jurusan Mesin.

Pendidikanku? Aku pandai, tapi tak pernah belajar.

Orangtuaku bisa membuktikannya.

Kamu pandai seperti Ibu, hanya belajar masalahmu.

Karena kamu mewarisi kepandaianku...

...kamu akan mendapat nilai bagus jika kamu belajar lebih giat, bodoh.

Hanya naik 4 angka dalam 3 tahun.

Kamu sebut ini rapor?

Karena kamu mewarisi kepandaian Ibumu...

...kamu akan mendapat nilai bagus jika belajar lebih giat.

Jika kamu membesarkan anak, jangan pernah mengatakan kalau mereka pandai.

Mereka tak akan pernah belajar.

Cita-citaku?

Aku belum memikirkannya.

Kamu mengerti sekarang?

Aku mahasiswa tanpa masa depan.

Halo?

Siapa kamu, keparat?

Apa? Siapa ini?

Mengapa kamu telanjang denganku di motel?

Datang ke Stasiun Bupyung sekarang!

Bisanya dia melakukan ini.

Aku dipenjara dan dipukul dengan vacum karena dia.

Maaf.

Kamu orangnya?

Ya.

Baguslah.

Ikuti aku.

Kamu ingin makan apa?

Cherry Jubilee...

...Mango Tango atau Shooting Stars...

...Jamonka Almond juga enak.

Aku pesan Love Me saja.

Hei, mau mati atau gimana?

Minum kopi saja.

2 kopi.

Kamu yang bayar.

Katakan, apa yang terjadi semalam?

Baik, itu... Kamu mabuk, jadi...

Jangan gagap, bicara yang jelas!

Kamu mabuk dan terhuyung-huyung di subway. [stasiun kereta bawah tanah]

Aku menyelamatkanmu dari kereta.

Kupikir mungkin gadis ini licik.

Pura-pura mabuk dan muntah...

...untuk memanfaatkan pria yang kebingungan.

Jadi aku memanggilmu sayang?

Benar.

Sepertinya aku mengingatnya.

Kamu mandi untuk membilas muntahan dan keringat, kemudian polisi datang?

Benar sekali.

Begitukah?

Untuk gadis seperti ini, kamu harus menunjukkan padanya siapa Bosnya.

Jadi aku melakukan itu?

Ya.

Maaf, atas keterlambatannya.

Saat dia tidak mabuk..

...dia adalah tipeku.

Kamu...

...kamu terlihat lebih cantik dan cerah ketimbang kemarin.

Kamu mengejekku?

Tidak, aku tak mengejekmu.

Kalau begitu kamu menggodaku?

Aku tak akan kencan denganmu.

Kita tidak ditakdirkan bersama.

Buang sampahnya dan ikuti aku!

Sialan.

Kurasa dia pemabuk berat.

Kamu yang pesan.

Tolong Sup Kimchi dan Soju.

Makan Golbangee saja.

Kamu saja yang pesan kalau begitu.

Berhenti ngedumel*! [*menggerutu]

Golbangee.

Ayo kita pergi ke tempat yang menyenangkan nanti.

Aku tahu apa maksudnya itu. Motel?

- Apa kamu kaya? - Tentu saja.

- Berapa yang akan kamu berikan pada kami? - Lihat saja nanti, jadi jangan cemas.

Kalian mau berzina, hah?

Mengapa kamu pesan Golbangee? Pesan yang lainnya!

Apa masalahmu? Bukan urusanmu.

Kami hanya minum dengan teman. Ada yang salah?

Kamu membawa teman ke motel?

Berapa umur kalian?

Sudah cukup untuk minum. Bukan urusanmu.

Pikirmu aku melakukan ini karena kamu minum?

Tunjukkan tanda pengenalmu. Kamu juga.

Apa masalahmu?

Tunjukkan, sekarang!

Ini menyebalkan.

Dia wanita yang menyeramkan. Meskipun dia cantik...

...aku malu sekali bersama dengannya.

Kamu ini siapa mengurusi urusan orang?

Apa kamu tidak punya anak perempuan?

Tidak, tapi aku bisa buatkan satu untukmu!

Kamu pikir siapa dirimu?

Beraninya kamu, ingin berkelahi?

Ayo, akan kutunjukkan padamu!

Jangan hidup seperti itu!

Kita susul para gadis itu.

Minumlah dan tenangkan dirimu.

Entah mengapa, melihat gadis menangis membuatku sedih.

Semakin dekat aku melihatnya dia semakin menarik.

Kamu tak mengusap ingusmu dengan ini kan?

Tidak.

Kumohon berhentilah menangis.

Saputangannya milikku.

Sejujurnya...

...aku putus dengan pacarku kemarin.

Maaf.

Kumohon, bangunlah!

Tunanganmu pingsan lagi?

Apa lagi ini?

Jangan lupa check ini seperti sebelumnya.

Ya.

Pak, ada obat untuk mabuk?

Tidak ada, kamu harus membelinya.

Where did you go, honey?

What! What is it?

Aku memandangi bibirnya.

Leher putihnya.

Dan...

...aku juga memandangi payudaranya.

Aku...

...selagi melihatnya tidur seperti bayi...

...mungkin ini tidak sopan, tapi terjadi begitu saja.

Aku ingin mengobati kesedihannya.

Ambilkan segelas air.

Mengapa aku di sini?

Kujelaskan.

Maafkan aku...

...tapi aku melihat tanda pengenalmu, dan kamu berumur 24 tahun, setahun lebih muda dariku.

Jadi tunjukkan sedikit rasa hormat.

- Lalu apa yang kamu inginkan? - Hanya...

Ambilkan aku handuk.

Ya. Kamu tahu, aku setahun lebih tua.

- Kalau begitu bicara seperti teman sejawat. - Ya.

Sikat gigi.

- Pasta gigi? - Di dalam kamar mandi.

Hubungan kami sangat aneh.

Kami baru bertemu 3 hari yang lalu...

...dan tidur dua kali di motel.

Begitulah hubungan kami berawal.

- Lee Hyung-chul. - Hadir.

- Jeun Mi-young. - Hadir.

- Kang Man-gu. - Yep.

Gyeon-woo.

- Apa dia tidak hadir? - Tidak, tidak! Aku di sini!

Kalau begitu segera jawab.

- Lee Jung-min. - Hadir.

- Gu Seol-soo. - Ya, hadir.

Profesor.

Bagaimana kalau istirahat?

Benar juga. Mari istirahat.

Kita lanjutkan 5 menit lagi.

Ayo pergi.

Kemana? Kuliah belum selesai.

Jangan jadi pengecut. Beliau sudah mengabsen, kan?

Ayo pergi.

Aku tak bisa. Aku tak bisa melewatkan mata kuliah ini.

Bunuh saja aku sebagai gantinya.

Baiklah.

Siapa dia? Dia cantik.

Cantik?

Tidak penting. Wanita dituntut tampil cantik.

Tapi dia memang cantik. Bodynya juga indah.

Siapa Gyeon-woo?

Saya, Pak.

Aku tak akan menandaimu absen, jadi kamu bisa pergi.

Maaf?

Kubilang pergi.

Mengapa?

Bukankah gadis itu pacarmu?

Jadi segera susul dia.

Terima kasih, Pak.

Oh ia, Gyeon-woo.

Kalau bisa, besarkan "dia" dengannya.

Ternyata berhasil.

Apa yang kamu bilang pada beliau?

Aku akan melakukan aborsi, dan kamu adalah Ayahnya.

Apa?

Tidak, tidak! Profesor, itu tidak benar!

Dia ingin menjadi penulis naskah, jadi dia terus menulis cerita.

Dia menyebutnya sinopsis.

Agar suasana hatiku bagus, dia membawaku ke taman untuk membaca karyanya.

Membaca sinopsisnya membuatku tertekan.

Jika ada yang terlewatkan, matilah aku.

Mau mati?

Baca hingga selesai.

Baiklah.

Pak! Bisanya anda membuang puntung rokok di sini?

Pungut!

Dan mengapa anda mengenakan warna itu?

Lalu bagaimana denganmu?

Jangan mengenakan warna yang sama denganku!

Tokoh wanitanya tangguh, seperti Terminator.

Tahunnya 2137.

Para penjahat menculik kekasihnya dan melintasi waktu ke masa kini.

Entah mengapa...

...untuk menyelamatkan kekasihnya...

...dia melintasi waktu ke masa kini dengan mesin waktu.

Mereka harus berciuman di akhir ceritanya.

Ini bukan cerita sedih. Ini action movie [film laga].

Kamu tidak tahu tentang film.

Orang Korea suka film sedih.

Mengapa?

Tahu novel apa yang membuat tersentuh saat kita masih remaja?

Shower karya Hwang Sun-won.

Karyanya menyentuh perasaan orang-orang saat remaja.

Orang Korea menyukai film sedih semua karena "Shower".

Shower? Apa yang sedih dari karya itu?

Sedih saat dia meminta...

...dikubur mengenakan pakaian yang mengingatkan pada kekasihnya.

Aku tak bisa tidur selama seminggu.

Akhirnya membosankan.

Harus dirubah.

Bagaimana?

Ini menyedihkan.

Keluarganya tak mampu membiayai pengobatannya.

Garis keturunan mereka kini terhenti.

Tapi tahukah kamu...

...dia gadis yang luar biasa.

Mengapa?

Ini adalah permintaan terakhirnya.

"Saat aku mati, kuburkan aku dengan temanku tercinta."

Apa?

Meskipun harus mengubur dia hidup-hidup.

Astaga.

Ada apa?

Tidak mungkin!

Ini kesalahan! Ini kesalahan!

Ini kesalahan!

Kumohon. Jangan!

Kumohon!

Kubur dia!

Mereka menguburnya hidup-hidup.

Tidakkah itu sedih?

Aku masih tersentuh.

Kurasa...

...aku tak akan pernah bisa lupa.

Seberapa dalamkah danau ini?

Entahlah.

Gyeon-woo, masuklah ke dalam air.

Aku ingin tahu seberapa dalam danaunya.

Yang benar saja.

Tolong! Tolong!

Wow, ternyata dalam.

Aku tak bisa berenang!

Ya, danaunya dalam...

Pikiranku mulai kabur.

Pada saat itu...

Kudengar kamu punya pacar.

Kenalkan padaku.

- Sungguh? - Aku serius.

Apa dia cantik?

Sudahkah kamu menciumnya?

Pacar?

Ingin kenalkan pada kita atau tidak?

Kamu lihat apa?

Lihat gadis di sana itu?

Dia adalah pacarku mulai hari ini. Mengerti?

Hei.

Maaf.

Hei, sayang!

Apa kamu lagi senggang? Hei?

Apa? Gyeon-woo? Kamu panggil aku apa?

Hei! Kemari.

Hmm!

Mengapa kejadian yang kebetulan seperti ini bisa terjadi?

Laporan menyebutkan terjadi insiden prajurit yang melarikan diri...

Halo?

Anda menghubungi nomor yang salah atau berada di luar jangkauan.

Silahkan lakukan panggilan lagi.

You call a wrong number or the dial is not in service.

Please, call again.

Baiklah, kawan-kawan, ayo kita mabuk!

It's me. Where are you?

What are you doing? Meeting your friends?

Can't I join us, can I?

Why not? I wanna see your friends!

Hey! Hey! Now, you're dead.

Excuse me...

You've just forgotten your things.

Oh my gosh! It's kind of you, thanks.

Do you want me to hold it for you?

Oh no. That's all right. - All right then.

I'll help you, ma'am.

Oh, thank you. - No problem.

Watch your step!

Hey, money!

Ooh! Damn it!

Karena aku dalam keadaan mabuk...

...aku putuskan...

...untuk balas dendam padanya.

Jika aku tertidur di stasiun Bupyung...

...maka dia akan menggendongku.

Hei, bangun!

Ayolah, bangun!

Di mana aku?

Aku di Stasiun Inchon. Cepatlah kemari dalam 30 menit.

Bangun. Berdiri, bodoh.

Pergilah, bodoh.

Lihat aku dasar keparat!

Berdiri!

Hai!

How are you?

Oh, how is it going?

Kamu bilang apa tadi? Pergilah, bodoh?

Mulutmu lancang sekali.

Akan kudidik dengan cara gangster.

Berdiri dengan kepala.

Berdiri!

Duduk.

Berdiri.

Duduk.

Guling ke kiri. Guling ke kanan.

Lakukan dengan benar. Ulangi!

Ada apa di sana? Berhenti bermain.

Hei! Pencuri gadungan.

- Ya Petugas? - Jangan ribut!

Apa anda bilang? Pencuri gadungan?

Hei. Mau coba ini?

- Tidak terima kasih. - Cobalah. Ini lezat.

Aku tidak mau.

Tunjukkan rasa hormat pada yang lebih tua.

Makanlah, bodoh.

Sudah kubilang tidak. Harus berapa kali kubilang?

Apa aku mainanmu? Jangan ganggu aku dasar pencuri gadungan!

Berhenti mempermainkanku, brengsek! Ini penindasan!

Kubilang tidak!

Tidurmu nyenyak?

Jangan ribut!

Terima kasih. Terima kasih.

Dasar keparat! Lakukan itu lagi, kamu akan mati.

Apa? Kamu lagi senggang, sayang?

Bahasa Inggrismu bagus juga.

Bersikaplah lebih baik!

Wanna die?

Enak?

Enak sekali.

You're very happy to see me, aren't you?

Be good to me...

And you'll always be with good luck.

Jika aku tidur di luar, Ibu akan menghajarku dengan apapun yang ada di tangannya.

Jika sedang menyapu, tongkat sapulah yang digunakan.

Jika sedang bersih-bersih, vacumlah yang digunakan.

Kalau aku sedang beruntung, hanya timun atau terong yang Ia gunakan.

Jadi aku harus pulang pada saat yang tepat.

You studying now?

Yes, I'm. I'm looking over something on the Internet.

Go to bed now. - You too, dad.

All right, good night!

Good night.

Ok, then, I'm gonna have a sleep too.

Kamu tak sedang melihat gambar-gambar jorok, kan?

Tentu saja tidak, Yah. Ayah tak percaya padaku?

Percaya. Waktunya tidur.

- Tidurlah - Selamat malam, Yah.

Hai, Gyeon-woo. Ulang tahunku 2 hari lagi.

Kubunuh kamu jika lupa. Mengerti?

Karena aku sangat menyukaimu, lebih baik buat aku tersenyum seperti ini.

Mengerti?

Aku mengerti.

Huff! Ulang tahunnya!

Jika tak ada yang kusiapkan, dia mungkin akan membunuhku.

Aku punya ide bagus.

Sebelum mengikuti wajib militer...

...aku bekerja di taman bermain.

Jadi inilah rencanaku.

Saat tengah malam, hanya aku dan dia berduaan di taman.

Pasti keadaannya gelap gulita.

Satu persatu, lampu menuju komidi putar menyala.

Kemudian aku membawanya ke Karosel*. [*komidi putar kuda-kudaan]

Kuangkat tanganku, dan lagu ultahnya diputar.

Kemudian semua lampu menyala dan komidi putarnya bergerak.

Akan ada lampu dan musik.

Dan kemudian ada kembang api juga. Bukankah itu fantastis?

Hatinya akan bergetar.

Kuberikan 200,000 won pada temanku yang bekerja di sana.

- Lompat di sini? - Ya. Harus kita lakukan.

Aku selalu ingin kemari di malam hari.

Ini ulang tahunku, bukan kamu.

Ayo, cobalah.

Aku akan lompat duluan lalu membantumu.

Oh, ternyata ada pijakan kaki.

Pegang tanganku!

Gyeon-woo.

Hei.

Jawab aku!

Aku pergi.

Aku pergi.

Jawab aku! Gyeon-woo!

Mati kamu, jika aku menemukanmu!

Mau mati?

Mengapa kamu tidak jawab?

Ikut dengaku!

Cepat masuk.

Diam!

Masuk.

Jalan!

Duduk di sini.

Jika teriak, aku akan membunuhmu. Mengerti?

- Jawab dengan pelan! - Ya.

Apa itu senapan sungguhan?

Mau coba?

Aku percaya.

Apa hubungan kalian?

Kami hanya teman.

Really? You mean she could be my pussy?

What? Your pussy?

I'm not a cat or anything! Go ahead and apologize!

Alright. I'll do it. I'm sorry.

Kemari dengan teman larut malam begini?

Mengapa kamu di sini?

Kami hanya ingin kemari saat larut malam.

Katakan yang sebenarnya, bodoh.

Tidak, sungguh!

Omong kosong.

Apa yang membuatmu percaya pada pria seperti dia?

Aku percaya pada diriku sendiri.

Aku juga punya pacar.

Dia mengunjungiku setiap minggu selama setahun.

Aku sangat bahagia.

Tapi, jalang itu jatuh cinta dengan Sersan di pos penjagaan itu.

Betapa bodohnya dia...

...tapi aku mengetahuinya...

...setelah dia diberhentikan.

Sialan.

Saat aku bertugas, bahkan anjingku...

...pergi dengan anjing lain juga.

Anjing Yorkshireku...

Dasar jalang!

Sialan!

Aku kabur untuk membunuh kedua jalang itu.

Sialan!

Aku orang paling sial di dunia ini.

Sialan.

Tahu hari spesial apa sekarang?

Sialan!

Sialan! Ini menyebalkan!

Hei, tidakkah aneh bertemu dengan prajurit pelarian di taman?

Entahlah.

Pernah dengar kepalamu akan meledak jika kamu menembak dari mulut.

Ya, lubang di kepalamu akan sebesar ini.

Sungguh? Peluru bisa berakibat seperti itu?

Itu mustahil!

Ya, pelurunya mengoyak...

Hei! Apa yang kalian berdua sedang lakukan?

Berhenti bergurau.

Sialan. Sialan!

Bahkan kalian mengabaikanku.

Itulah mengapa kamu tak boleh bodoh.

Mengapa aku bodoh?

Meskipun kamu melakukan ini, dia tak akan kembali.

Aku tahu. Aku juga tahu.

Tapi jika aku mati, dia pasti menyesal.

Karena itu dia akan berubah.

Kamu salah.

Dengan begitu dia semakin cepat melupakanmu.

Kamu pernah mengalami hal seperti ini?

Ya.

Sesuatu berubah.

Sial...

Jika aku tertangkap, hidupku akan berakhir di "can".

Aku selalu memikirkan dia di sana.

Apa maksudnya "can" itu?

Itu artinya penjara.

- Jangan menyela. - Maaf.

Bagaimanapun juga, kamu harus bertanggung jawab atas tindakanmu sekarang.

Maaf, Pak.

Bagaimana kalau melepaskan dia?

Jika kubilang tidak?

Kalau begitu...

...lepaskan aku saja.

Kamu? Aku jadi teringat...

...alismu mengingatkanku pada Sersan itu.

Tingkahmu juga seperti dia.

Kamu boleh pergi.

Dan kamu...

...kita mati bersama. Mengerti?

- Kamu mengerti? - Apa?

Nona. Lupakan keparat ini...

...dan carilah pria yang lebih baik. Mengerti?

Tak bisakah kita bertiga saja yang pergi?

Apa dia harus kubunuh dulu untuk membuatmu pergi?

Gyeon-woo.

Jangan terlalu khawatir.

Prajurit ini bukan orang jahat.

Kamu akan keluar dengan selamat.

Kamu mau meninggalkanku?

Aku tak punya pilihan.

Aku takut mati sendirian, tapi aku senang jika kita bisa mati bersama.

Oh ia.

Sebelah sana...

...ada pintu keluar di dekat komidi putar. Tak ada yang mengetahuinya.

Aku dulu bekerja di sini.

Sungguh?

Kamu tak mengerjaiku, kan?

Aku juga laki-laki. Mengapa aku harus begitu?

Kamu di depan.

Lihat? Seperti yang kubilang.

Sial!

Apa yang terjadi?

Itu Gyeon-woo.

Brengsek! Jangan mendekat!

Aku akan membunuhnya! Aku serius akan membunuhnya!

Katakan pada jalang itu untuk datang! Jadi dia dapat melihatku mati!

Kuberi waktu 1 jam!

Jika tidak, aku akan membunuhnya!

Aku akan meledakkan kepalanya! Mengerti?

Cepatlah!

Sandera dalam bahaya, tapi kami masih bisa menembak.

Jangan! Tunggu! Jangan tembak!

Hei, prajurit!

Maksudku, Pak!

Pacarmu berubah pikiran, kan?

Kamu sungguh mencintainya?

Tanya pada dirimu sendiri.

Kurasa kamu tak sungguh-sungguh mencintainya.

Jika kamu sungguh mencintainya...

...kamu harus merelakannya.

Jika tidak, itu namanya bukan cinta.

Apa salah jika orang yang kamu cintai menikah?

Hentikanlah, dan kembalilah pada kesatuanmu sebagai pria sejati.

Orang sepertimu seharusnya belajar lebih banyak tentang cinta.

Jika kita mau belajar...

...maka kita harus tetap hidup.

Sialan.

Dia gadis paling baik yang pernah kutemui.

Hei! Jangan pernah tinggalkan dia. Mengerti?

Jika kamu lakukan, aku akan mengambilnya.

Boleh aku pergi?

Ya, pergilah!

Apa-apaan itu?

Terima kasih!

Hari ini ulang tahunku.

Aku akan tetap hidup hingga aku tahu apa itu cinta.

Apa maksudnya tadi...

...kita hanya teman?

Tidak, aku mengatakan itu untuk menyelamatkanmu.

Lepaskan aku saja?

Ingin selamat sendiri, hah?

Dia tak akan melepaskanmu.

Berhenti berbohong! Berhenti berbohong!

Semoga hidupmu menyenangkan.

Aku mengacaukan ulang tahunnya...

...tapi aku merasa lebih baik.

Karena aku bangga bisa bersamanya...

...dan semuanya berjalan di luar rencana.

Kamu harus percaya padaku.

Kamu tidak percaya? Tunggu...

Bagian Kedua

Aku ingat.

Dia selalu datang dengannya hingga tahun lalu.

Saat musin semi atau musim dingin, ya?

Suatu hari, dia datang sendirian membawa bunga dan minta tolong...

...agar tak ada yang duduk di kursinya pada hari itu.

Apa kabar?

Baik.

Kamu datang lebih cepat.

Aku berada di sekitar sini.

Kangen aku?

Tentu saja!

Dia selalu berusaha keras agar terlihat ceria.

Aku menyukainya seperti itu.

- Anda pesan apa? - Cola.

Mau mati? Minum kopi!

2 kopi saja.

Aku mulai mengenalnya.

Dia pura-pura bahagia...

...tapi dalam hatinya penuh dengan kesedihan.

Sedang apa kamu? Apa yang kamu senyumkan?

Tidak ada.

Terlihat lucu, hah?

- Lagi? - Mengapa? Tidak mau membacanya?

Dia mungkin akan kecewa...

...tapi aku harus berkata jujur demi kebaikannya sendiri.

Kelihatannya menarik. Aku akan membacanya.

Kali ini film silat.

Tokoh wanitanya seorang "bounty hunter". [pemburu hadiah]

Sang penjahat mengenakan sandal hujan meskipun hari cerah.

Paling norak di klannya.

Namanya Gyeon-woo?

Alur ceritanya memprihatinkan.

Jepang menjajah selama pemerintahan Raja Sejong...

...dan Ayah sang Raja adalah orang kejam di Yeonsan.

Di akhir, sang tokoh wanita bertarung melawan penjahatnya di padang rumput.

Hujan lebat turun di cerahnya hari.

Sang tokoh wanita menjadi Raja.

Raja Jung-jo.

Tentu saja, dia berasal dari masa depan.

Menarik, hah?

Mengapa tokoh wanitanya selalu dari masa depan?

Pada masa itu teknologi sudah maju...

...jadi mereka menemukan mesin waktu.

Dan orang-orang bepergian ke masa lalu.

Orang dari masa depan dapat berada di sini sekarang.

Kurasa UFO adalah mesin waktu.

Suatu hari, aku akan bertemu dengan seseorang dari masa depan.

Harus.

Jika terjadi, minta padanya untuk membawamu.

Apa?

Jika itu mungkin.

Berikan ini pada Shin Cine.

Katakan padanya agar Han Suk-gyu dan Shim Eun-ha yang memerankannya.

Jeon Do-yun juga bisa.

Permisi, kita pernah bicara di telpon, kan?

Ini "The Warrior's Sad Love Story",...

Cerita ini bakal sukses.

Shin Cine tak memberi kabar.

Hei!

Hei, nak.

Kamu pikir kereta ini buku gambarmu?

Jangan menggambar di situ.

Mau mati?

Lipstikku!

Aku selalu mengantarnya pulang, bahkan ke stasiun Bupyung.

Itu hal yang harus dilakukan laki-laki.

Dalam perjalanan, kami juga bermain permainan lucu.

Kaki kiri melewati garis, aku menang.

Kalau kaki kanan, kamu yang menang.

Apa hadiahnya?

Kupikir dulu...

Bagaimana kalau kecupan?

Kecupan?

Mau mati?

Kamu yang tentukan.

Saling memukul.

Lagi?

Kamu juga boleh memukulku.

Baiklah.

Ada yang datang.

Menurutku ini tidak adil.

Aku wanita, jadi aku akan menampar di pipi.

Tidak. Kalau begitu aku juga akan menggantinya.

Tapi aku wanita.

Menurutku pria dan wanita sama saja.

Baiklah kalau begitu.

Aku menampar, kamu juga menampar.

Meremehkanku, maka aku akan membunuhmu.

Tamparlah yang keras, atau aku akan membunuhmu.

Kamu tampar, dan aku akan gunakan jariku saja.

Bagus, itu baru adil.

Lihat pria itu melangkahi garis dengan kaki kiri?

Aku tak melihatnya. Lagipula, dia dari arah yang berlawanan.

Kupikir harus dari arah sini.

Diamlah. Ini ada yang datang.

Kiri. Kiri.

Pasti melintas dengan kaki kanan.

Kiri! Kiri! Kiri!

Ganti...

...kanan!

Kamu benar-benar...

...akan memukulku?

You know why the sky is blue?

'Cause the reflection of the sunshine.

Nope. It's for me!

I want it to be blue. So, it's blue.

You know why the fire is hot? It's all for me.

I want it to be hot. So it is.

You know why we have four seasons here in Korea.

- Because of you. - That's correct!

And why you were born here?

- It's for me as well. - What?

That's nonsense. I was born before you.

You know the word of 'worship'?

'Peter came first in order to prepare for the birth of Jesus.' Huh?

Well... yeah, I know.

Bersiaplah!

Kemari. Jangan bergerak!

Saat aku bersamanya, rasanya hari berubah begitu saja.

Apa? Lihat apa kamu?

Aku berhenti!

Apa wajahmu raket?

Mengapa bolanya selalu mengenai wajahku?

Ini sungguh aneh.

Aku tak pernah mau kalah dalam permainan.

Jadi aku bermain hingga menang.

- Sudah lama menunggu? - Tidak, baru sebentar.

Ibuku membelikan aku sepatu hak ini...

...tapi membuat kakiku sakit.

Mau kupijat?

Tidak, tidak apa-apa.

Sebagai gantinya, kita bertukar sepatu.

Tidak mau?

Masak laki-laki menggunakan sepatu hak?

Pasti cocok.

Tapi, aku tak bisa...

Ya?

Begitu.

Tunggu!

Aku akan membelikanmu sepatu kets.

Lupakanlah.

Baik, pakai punyaku, dan akan kubawa punyamu.

Kamu tak memahami wanita.

Baik! Ayo kita tukar.

Sungguh?

Mau tahu sebuah rahasia?

Apa itu?

Saat ujian aku tidak mengenakan celana dalam.

Tapi hari ini aku mengenakannya.

Kejar aku, sayang!

Hei. Jika tidak mau, aku akan membunuhmu.

Tunggu aku!

Berhenti!

Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com

Meski hanya sekejap, tapi aku merasakan ada sesuatu di matanya.

Itu rumahku.

Tunggulah, akan kuambilkan payung.

Aku tidak apa-apa. Aku sudah basah jadi aku langsung saja.

Jadi...

...kamu adalah pacar putriku?

Ya, Pak.

Seberapa banyak yang kamu ketahui tentang putriku?

Belum terlalu banyak.

Lain kali, jangan keluar hingga larut malam.

Sekali saja, dengarkan Ibumu!

Kamu melewatkan lagi kencan yang lainnya.

Mengapa kamu tak pernah pergi?

Apa yang terjadi dengan sepatumu?

Ada apa denganmu?

Sudah kubilang jangan menemui Gyeon-woo lagi.

Dia bodoh dan tak punya masa depan.

Itu bukan urusan Ibu.

Mengapa dia bodoh? Ibulah yang bodoh, Ibu tak mengerti...

Pengaruh apa yang dia berikan padamu?

Jangan campuri kehidupanku!

Setelah kejadian itu, aku tak pernah lagi mendengar kabarnya.

- Halo? - Gyeon-woo, ini aku.

Suaranya terdengar ceria seperti tak terjadi apa-apa padanya.

Hari jadi kita yang ke 100 sebentar lagi.

Sudah mau 100 hari ya?

Menurutmu kapan wanita terlihat sangat cantik?

Saat wanita seksi telanjang.

Di mana kamu sekarang? Tetap di sana.

Tidak, aku hanya bercanda.

Paling cantik saat wanita bermain piano.

Apa lagu kesukaanmu?

Lagunya George Winston.

Pachelbel Canon?

Ya, lagu itu.

Kamu tak menanyaiku?

Kapan pria jadi sangat romantis?

Berikan saja mawar padaku.

Seragam sekolahmu masih ada?

Ya. Kenapa?

Bawalah saat hari jadi kita yang ke-100...

...dan berikan aku mawar saat kuliahku.

Lakukan sendiri, oke?

Apa? Apa katamu?

Mana bisa selama kuliah?

Hei! Jangan menutup telponnya! Sialan!

Aku tak ingin kalah darinya...

...dan dipermalukan di depan teman-teman Kampusnya.

Aku lebih pandai dari yang terlihat.

Hei, kamu! Mau ke mana kamu? Kemari!

Aku mengantarkan makanan Cina.

Aku yang memesannya. Bawa kemari.

Sungguh?

Sayurannya banyak?

Oh, ada yang terlupa!

Berikan dulu makannya! Kamu salah jalan!

Mengapa kamu ke arah sana?

Ada pelanggan lain.

Tapi itu belumlah cukup baginya.

Kami mengenang kembali masa-masa SMA kami.

Drink! Drink till die!

I've never had anything like this. Gee!

Sorry, I'm gonna drink it in my way.

Feeling so good!

Have a smoke, too!

Wow, I've never had a smoke, either!

Gonna be a big deal. I don't smoke well...

What are we supposed to do if caught by teacher.

It's a suspension!

You've already had your ups and downs in life.

Go ahead and smoke!

Hey, you are such a tough cookie!

You go to very good school!

Not to worry.

This clothes is so tight!

Setelah kunjungan kami...

...klub itu mengadakan pesta seragam sekolah tiap bulannya.

Tapi dia kembali pingsan.

Oh, remaja bebas! Ini ada kondom.

Cegah penyebaran AIDS.

Dia mimpi indah.

Dibandingkan dengan saat pertama kali...

...memandanginya di motel...

...dia terlihat sangat berbeda.

Bisakah kini kesedihannya terobati?

Siapa yang tahu?

Mungkin itu tandanya kalau dia tak membutuhkanku lagi.

Maaf.

Bisa anda mengemudi lebih lambat?

Ini.

Ada rencana setelah lulus?

Sebenarnya, aku belum memikirkan hal itu.

Boleh kulihat isi dalam kangtongmu?

Pak?

Tentu saja.

Itu kondom.

Untuk apa ini?

Oh ia.

Yang kutahu itu dapat mencegah AIDS.

Tapi aku belum pernah menggunakannya.

- Sebenarnya, kudapat saat menuju kemari. - Lupakanlah.

Chicks Hen'? [Wanita Seksi]

Apa maksudnya ini?

Itu?

Oh ia. Itu dari restoran sup ayam.

"Kami akan memuaskan semua keinginan anda?"

Kurasa maksudnya memuaskan selera makan kita.

Cepatlah katakan padanya.

Bagaimana perasaanmu pada putri kami?

Oh ia.

Kami hanya teman sekarang.

Tolong jangan khawatir.

Jika kami semakin dekat, aku akan memberitahu anda, Pak.

Jangan temui dia lagi.

Setelah hari itu, dia tak pernah menghubungiku lagi.

Kejadiannya mendadak...

...tapi begitulah kami berpisah.

Kami telah putus.

Tapi sekarang, aku bebas.

Ini aku. Datanglah ke cafe jam 7.

Kita harus bertemu.

Mengapa?

Apa? Mengapa?

Aku ada kencan buta hari ini.

Datanglah 45 menit lagi.

Aku juga ada kencan buta.

Kamu sudah di jalan?

Aku sedang kencan dengan wanita.

Cepatlah.

Aku harus ke kamar mandi.

"Harus ke kamar mandi."

Halo.

Aku Cha Seok-won. Senang bertemu denganmu.

Aku juga.

Silahkan duduk.

Kamu serius habis kencan dengan wanita?

Tidak...

...sebenarnya, aku bersama dengan pria.

Anda pesan apa?

Kopi.

Kamu boleh minum cola.

Aku minum kopi saja.

Gyeon-woo. Kamu sangat beruntung.

Aku dengar banyak tentangmu.

Kalau kamu teman dekatnya.

Teman...

Aku harus ke kamar mandi.

How is he?

No idea... But he looks nice.

He is not the man you broke up with, is he?

How do you know?

When you see a new man...

Forget about the past, all right?

How the hell do you know?

This necklace is given from your ex-boyfriend, isn't it?

You wouldn't wear it if you just broke up for nothing.

Considering your temper... And you...

Used to tell that you couldn't get over him.

Does that mean he isn't here anymore in this world?

That man is the one my mom introduced me to meet.

She kept pushing me to meet him...

Doesn't look bad guy, does he?

Yes.

Hey, listen!

I'm totally ok, but you should be obedient to man.

Man likes something more feminine.

And... don't drink a lot.

Some of guys aim at the girls intoxicated.

And it's all right with me, but to the other guys

Try to surrender for just once.

Not try to win. Good luck to you.

Mana Gyeon-woo?

Dia sudah pergi.

Dia bilang padaku 10 aturan yang harus dipatuhi.

Aku punya ingatan yang bagus. Akan kupaparkan.

Pertama.

Jangan memintanya jadi feminin.

Kedua.

Jangan biarkan dia minum lebih dari 3 gelas. Dia akan menghajar orang.

Saat di cafe, sebagai pengganti jus atau cola...

...pesanlah kopi.

Jika dia memukulmu, pura-puralah kesakitan.

Jika itu memang sakit, pura-puralah tidak terasa sakit.

Saat hari jadi kalian yang ke-100...

...berikan dia mawar saat kuliahnya.

Dia sangat menyukainya.

Jangan lupa belajar Kendo dan squash.

Dan juga, bersiaplah masuk penjara suatu saat.

Jika dia bilang dia akan membunuhmu...

...jangan terlalu anggap serius. Kamu akan merasa lebih baik.

Jika kaki dia sakit, tukar sepatumu dengan miliknya.

Terakhir...

...dia suka menulis.

Berikan ia dukungan.

Gyeon-woo.

Tolong mundur dari garis kuning...

- Siapa namanya? - Gyeon-woo.

Biar kulakukan sendiri.

Gyeon-woo!

Di mana kamu?

Aku mencarimu kemana-mana.

Gyeon-woo. Ke eskalator [tangga jalan] sekarang. Paham?

Kamu akan mati jika tidak datang.

Cepatlah.

Siapa yang suruh memelukku?

Dasar bodoh. Kamu seharusnya menghindar.

Terkadang aku merasa memahaminya...

...dan terkadang tidak.

Kini kami berada tepat di persimpangan jalan.

Akan seperti apa hubungan kami berdua selanjutnya?

Dapatkah hubungan ini abadi?

Siapa itu?

Ini aku, Ayah.

Dia menyuruhku menulis surat dan membawanya.

Menulisnya di kertas.

Untuk mengungkapkan perasaanku...

...aku berusaha keras menemukan kata-kata yang tepat.

...saat pertama kali aku bertemu dengannya...

...aku ingin mengobati kesedihannya...

...tapi kini aku tak bisa melepaskannya.

Aku berharap hubungan kami bisa lebih serius.

Aku menulis curahan perasaan ini.

Dia mungkin sedang menulis tentangku sekarang.

Beginilah cara kami bersiap untuk berpisah.

Gyeon-woo.

Lihat puncak gunung itu?

Ya.

Bisakah seseorang mendengarku dari atas sana?

Ya, kemungkinan bisa.

Mungkin juga tidak.

Aku juga ingin tahu apa itu mungkin.

Kamu naiklah ke atas sana.

Jika kamu dengar, jawablah.

Kamu ingin aku ke atas sana?

Gyeon-woo?

Kamu bisa mendengarku?

Gyeon-woo?

Maafkan aku!

Aku sungguh tidak tahan.

Perasaan ini sungguh kuat.

Gyeon-woo!

Aku benar-benar minta maaf!

Aku benar-benar minta maaf!

Kupikir aku bisa berubah...

...tapi aku hanyalah gadis putus asa.

Gyeon-woo! Maafkan aku.

Gyeon-woo!

Maafkan aku!

Kamu membawa suratmu?

Apa itu?

Kapsul waktu.

Masukkan surat kita ke dalamnya dan menguburkannya di sini.

Dan 2 tahun kemudian...

...kita bertemu lagi di sini.

Pada hari itu, kita akan membaca suratnya...

...kemudian mungkin kita dapat menemukan jawabannya.

Ini adalah cara dia mengucapkan selamat tinggal...

...dan aku selalu meyakinkan diriku kalau 2 tahun itu...

...bukanlah waktu yang lama.

Kita buka surat ini bersama-sama setelah tepat dua tahun.

Mengerti?

Kami dapat bertemu lagi, 2 tahun kemudian.

Saat kami bertemu lagi...

...kami akan berbeda dari kami yang sekarang.

Kami mungkin jadi lebih dekat...

...atau selamanya saling berjauhan.

Kami hanya bisa memilih salah satu.

Gyeon-woo.

Kamu duluan.

Kita berpisah di sini.

Tak bisakah kita pergi bersama-sama?

Tidak, aku akan naik kereta selanjutnya.

Kurasa itu lebih baik.

Sampai jumpa 2 tahun lagi!

Baik, 2 tahun lagi!

Two years!

Bye!

Gyeon-woo!

Begitulah kami berpisah.

Perpanjangan Waktu

Aku tak sanggup menahan rasa kesepian setelah perpisahan kami.

Memikirkan kenangan-kenangan itu...

...aku mulai menulis kisahku di Internet.

Kemudian kuputuskan.

Jika aku bertemu dengannya lagi...

...akan kutunjukkan bahwa aku telah berubah.

Aku harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Demi dia dan demi masa depanku.

Mengapa bola yang kupukul selalu balik mengenai wajahku?

Setiap hari aku menulis kisah kami di Internet...

...dan aku terus menyibukkan diri...

...selama 2 tahun.

Permisi...

...aku yang menulis My Sassy Girl.

Shin Cine tertarik dengan tulisanku...

...dan menawarkan kisahku diangkat ke layar lebar.

Aku mewujudkan impiannya jadi nyata.

Aku ingin segera mengatakan itu padanya...

...tapi aku harus menunggu hingga hari itu.

Dia tak jua datang.

Itu adalah satu-satunya hari untuk kami bertemu.

Tak ada yang tahu kapan dia datang.

Bagaimana kodok itu bisa ada di dalam?

Itu adalah misteri.

Gyeon-woo!

Gyeon-woo! Bagaimana kabarmu?

Aku sungguh bahagia saat bersamamu.

Aku tak yakin jika kamu sudah tahu...

...tapi orang yang kucintai telah meninggal.

Hari...

...saat pertama kali aku bertemu denganmu...

...adalah hari saat dia meninggal setahun yang lalu.

Sebenarnya, aku berusaha mencari dirinya dalam dirimu.

Aku tahu itu salah.

Maafkan aku.

Aku juga bertemu dengannya di kereta seperti dirimu.

Aku sedang sakit saat bertemu dengannya.

Dia melakukan segalanya.

Apa yang kuinginkan.

Seperti yang kamu lakukan.

Di bawah pohon ini, kami merencanakan masa depan kami bersama-sama.

Tapi tiba-tiba dia meninggal.

Saat aku bersamamu...

...aku sering mengunjungi Ibunya.

Dia ingin mengenalkanku dengan pria yang sangat baik...

...tapi aku tidak bisa.

Hari saat pertama kali bertemu denganmu...

...aku datang ke bawah pohon ini...

...dan aku berdoa untuknya...

...agar merelakanku.

Saat aku bertemu kamu, kupikir inilah jawabannya.

Mungkin dia mengenalkanmu padaku.

Tapi semakin sering aku bertemu denganmu...

...kelihatannya dia semakin cemburu padamu.

Semakin aku menyukaimu...

...semakin aku merasa bersalah.

Saat kita berdua berjauhan...

...aku ingin melupakan dia sendirian.

Setelah hari itu...

...aku sering mengunjungi tempat ini.

Jika setelah 2 tahun aku tak bersamamu...

...itu tandanya aku masih takut.

Seberapa besarkah perubahan kita setelah 2 tahun?

Aku merasa kamu hidup di masa depan...

...dan aku hidup di masa lalu.

Aku ingin segera bertemu denganmu...

...jadi aku dapat membaca suratmu.

Mengapa anda memandangiku, Pak?

Karena kamu sangat cantik.

Kupikir Bidadari yang turun dari langit.

Anda sering datang kemari?

Kadang-kadang.

Pohon ini memiliki rahasia.

Aku juga punya rahasia di sini.

Sungguh?

3 tahun yang lalu...

...aku mengubur surat bersama kekasihku di sini.

Dan anda, apa rahasia anda?

Kemudian apa yang terjadi?

Kami berjanji membaca suratnya setahun yang lalu.

Tapi aku tak bisa datang.

Kurasa kamu terlambat setahun.

Tapi rasanya 2 tahun berlalu sangat cepat.

Aku belum juga membuat keputusan.

Waktuku terbuang hanya untuk hal-hal tak berguna.

Seperti apa?

Jika kami ditakdirkan untuk bertemu...

...kurasa kami akan bertemu di suatu tempat tanpa disengaja.

Tahukah kamu apa itu takdir?

Membangun jembatan kesempatan...

...untuk orang yang kamu cintai.

Sejujurnya...

...aku membaca surat kalian berdua.

Kubilang pohon ini punya rahasia, bukan?

Ya.

Perhatikan dengan seksama.

Apa pohon ini terlihat sama seperti sebelumnya?

Kelihatannya ada sedikit perubahan.

Tapi aku tidak yakin.

Orang hidup dan mati.

Pohonpun ada yang hidup dan mati.

Pohon ini mati tersambar petir tahun lalu.

Pohon ini terbelah jadi dua.

Tapi anak muda ini merasa sedih karenanya.

Selama musim semi ini...

...dia menanam pohon lain...

...yang mirip.

Saat dia menanam pohonnya...

...dia bertanya padaku apa pohonnya terlihat mirip.

Dia bilang ada gadis yang akan sangat sedih...

...jika pohonnya mati...

...jadi tak seorangpun yang tahu.

Gyeon-woo...

Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com

You call a wrong number or the dial is not in service.

Please, call again.

Hai.

Sudah lama sekali.

Kamu bertambah cantik.

Bibi terlihat tetap muda. Bagaimana kabar Bibi?

Kamu tinggal di Inggris sekarang?

Ya. Baru satu setengah tahun.

Jadi aku bisa melupakannya.

Begitu.

Merasa lebih baik?

Ya. Jauh lebih baik.

Benarkah itu?

Anakku mungkin akan sedih.

Tidak. Dia akan bahagia melihatku seperti ini.

Syukurlah.

Itulah yang kuharapkan.

Bibi! Pengambilan fotoku sudah selesai.

Dasar anak nakal.

Kamu tahu sudah berapa lama ini?

Maaf aku tak bilang sebelumnya.

Ini Gyeon-woo. Tidakkah dia mirip dengannya?

Saat kamu dalam masa-masa sulit, selama beberapa tahun aku berusaha mengenalkanmu padanya...

...tapi dia selalu menolaknya.

Kudengar kamu sering mengunjungi Bupyung...

...tapi kamu tak pernah mengunjungiku?

Pergilah dengannya.

Bibi rasa...

...segalanya jadi lebih mudah dengannya.

Oh, ya.

Gyeon-woo, kamu akan pergi ke Inggris, kan?

Dia sudah tinggal di sana...

...jadi dia bisa membantumu.

Aku tak perlu pergi ke sana lagi.

Mengapa?

Kalian berdua sudah saling kenal?

Bibi mungkin tak akan percaya...

...tapi kurasa aku bertemu dengan pria dari masa depan.

Dari masa depanku.

Beginilah aku bertemu dengannya lagi.

Menurutmu terlalu kebetulan?

Ini membangun jembatan kesempatan untuk orang yang kamu cintai.

Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.