All language subtitles for Dota.Dragons.Blood.S01E02.Princess.of.Nothing.NF.WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian Download
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL ANIME NETFLIX ORIGINAL

Tidak aman melewati jalan ini setelah gelap, Kawan.

Kau terlalu hebat untuk bicara denganku?

Hei, kau tidak terlihat sehat.

Kau mau ke mana?

Kau lewat sini, bayar upetinya.

Aku mau pedang itu.

Enyahlah! Pedang itu milikku.

Kau tidak akan senang saat bangun, Davion sang Kesatria Naga.

Tapi kau akan hidup.

Sagan, jangan.

PUTRI TANPA KERAJAAN

Jangan khawatir, dia tidak akan memakanmu.

Hanya karena darah itu.

Taringku. Aku punya kalung. Di mana? Kalung taring nagaku. Kau melihatnya?

Kau seperti ini saat ditemukan.

Sekarang, tolong tutupi dirimu.

Tunggu. Ternyata kau.

Tuan Putri.

Kau sudah bangun.

Setelah bangun, aku punya satu pertanyaan.

Darah siapa itu?

Tidak ingat. Kurasa darahku.

Mungkin tidak semuanya.

- Ke mana pakaianmu? - Itu dua pertanyaan.

- Aku tidak melihat teman kecilmu. - Berburu.

Maaf kalungmu hilang.

- Apa itu hadiah? - Tidak juga.

Apa hal terakhir yang kau ingat?

Liang.

Gua.

Seekor naga.

Naga tua yang kau bicarakan?

Eldwyrm. Aku ingat ada dua.

Samar. Itu tidak masuk akal. Kenapa ada dua?

- Kurasa mereka sudah mati. - Jadi, kau membunuh dua Eldwyrm.

- Sendirian? - Tidak.

Ada hal lain di bawah sana. Aku yakin itu.

Apa itu tadi?

Makan malam.

Satu-satunya orang yang kulihat pandai memanah memiliki telinga lancip.

- Kau tahu Coriel'Tauvi? - Aku bertemu beberapa peri.

Tapi kau, panahmu, si kucing, kalian dari Hutan Nightsilver.

- Tidak lagi. - Dan seorang putri.

- Sebaiknya jangan ikut campur. - Setidaknya beri tahu namamu.

Untuk berterima kasih karena menyelamatkanku.

Ayolah, kau tahu namaku.

Kau sudah melihat semua rahasiaku.

Mirana.

Mirana. Terima kasih.

Itu dia. Haupstadt.

Sagan. Chagu.

- Masih sakit? - Aku baik-baik saja.

- Pasti sesuatu yang kumakan. - Meragukan masakan Marci?

Tidak mungkin.

Aku tahu kedai di luar alun-alun pasar. Penjaganya berutang kepadaku.

Jangan pikir dia menyajikan "Icewrack putih",

tapi aku bisa mendapatkan tempat tinggal.

- Itu lumayan. - Hanya itu yang bisa kulakukan.

Seingatku, kau hanya mampu membayar "gratis".

Baiklah.

Akan menyenangkan tidur di ranjang sungguhan.

Tempatnya sedikit memburuk.

Davion. Apa itu kau?

Pakaianmu lebih minim dari kali terakhir kita bertemu.

- Halo, Cantik. - Belikan aku minum, Sayang?

Perjalananku panjang dan teman-temanku harus tidur.

- Lain waktu. - Malam yang tak akan pernah kau lupakan.

- Siapa wanita memesona itu? - Entahlah.

Astaga, ternyata kau!

Angkat gelas kalian, Berengsek.

Ini Davion sang Kesatria Naga sendiri.

- Keren! - Dengar itu.

- Kami butuh kamar. - Dua kamar.

Dan pakaian.

Sepertinya aku salah taruh pakaianku.

Apa pun untukmu. Lewat sini.

Kaden.

Salah satu Kesatria Naga terhebat sepanjang masa.

Aku pernah bertemu dia saat masih latihan, di Benteng Naga. Mengisi gelasnya.

- Kurasa aku menunjukkan "potensi hebat." - Mendebarkan sekali untukmu.

Dia satu-satunya kesatria yang pernah membunuh delapan jenis naga.

- Dia legenda. - Sudah berapa tipe yang kau bunuh?

- Lima. - Pada akhirnya, kau juga akan bisa.

Kamar mewah terbaikku. Buatlah diri kalian nyaman.

- Kami tidak mau tidur di sini. - Yang lebih murah di belakang.

Tapi kurasa ini sudah cukup.

Kau yakin harus minum?

- Kau tidak terlihat sehat. - Karena itulah aku minum.

Mau kuambilkan sesuatu?

- Gratis. - Arah saja.

Kami mencari Pasar Gelap.

Apa urusan wanita terhormat di tempat seperti itu?

- Urusan pribadi. - Aku tak bermaksud menyinggung.

Di King's Way, pusat kota, setelah alun-alun.

- Kau tidak mungkin melewatkannya. - Aku akan mengantarmu.

Tidak aman di kota setelah gelap.

Kau tahu cara membuat wanita terkesan.

- Itu ada di perutmu? Bagaimana bisa? - Entahlah.

Yang benar saja! Kau baru saja memuntahkan cincin ini?

Ini milik temanku. Saudaraku.

Dia ditemukan di jalan, tercabik-cabik, dengan lima saudaraku lainnya.

- Kau yang melakukan ini! - Tidak.

Mereka menemukan zirah naga di sekitar mayatnya.

- "Davion sang Kesatria Naga." - Itu mustahil!

Berengsek! Kanibal sialan!

Besok. Tengah hari.

Saudara-saudaraku dan aku akan mendatangimu.

Tamat riwayatmu. Kau dengar? Tamat riwayatmu!

Aku mencium ketakutanmu.

Kau hanya perlu mengizinkanku masuk.

Kau sudah bangun. Bagaimana keadaanmu?

Seperti aku salah keluar lewat bokong naga.

Ada cara yang benar?

Obat tua keluarga. Habiskan.

Teman-teman wanitamu pergi ke Pasar Gelap.

Aku menyuruh mereka menunggumu, tapi mereka cukup gigih.

Aku merasa mereka bisa mengurus diri sendiri.

- Aku harus memintamu pergi. - Karena sedikit darah dan muntah?

Tempat ini pernah lebih buruk.

Karena Deeb dan teman-temannya,

jika kau ditemukan di sini, mereka bakar tempat ini dan membunuhku.

- Selain itu, mereka pelanggan yang baik. - Cukup bicaranya.

Dengar, kau punya pedang atau sesuatu yang bisa kupinjam?

- Kau tak akan melawan mereka. - Tangan kosong, jika perlu.

- Bukan seleraku. - Kau bajingan gila.

Namaku berarti sesuatu.

Aku tidak lari dari binatang atau manusia.

Sekalipun mereka pelangganmu.

Kalau begitu, semoga berhasil.

Kau bertahan, aku akan menggantung fotomu di dinding.

Tidak seperti yang kuharapkan.

- Ada yang bisa kubantu, Nona? - Nikdo.

Aku diminta untuk mencarinya.

Begitu rupanya. Sayangnya, dilarang membawa senjata masuk.

Silakan ikuti aku.

Tuan Nikdo akan segera menemuimu.

Aku Nikdo.

- Dan kau? - Datang untuk informasi.

Aku diberi tahu kau mungkin tahu keberadaan artefak langka.

Aku tahu banyak hal.

Tapi informasi seperti itu ada harganya.

Aku yang paling disukai Selemene.

Dia akan memberimu imbalan besar jika kau membantuku.

Aku tahu itu.

Kau?

Tawaran kami lebih baik daripada beberapa perhiasan dan janji kosong.

Kuperkenalkan Mirana, dahulu Putri Bulan,

juga Putri Matahari, dan kini menjadi putri tanpa apa pun.

Aku menemukan benda-benda berharga bagi orang kaya.

Salah satu klienku kebetulan dari Imperium Helio.

Pamanmu. Dia sangat menginginkanmu.

Seharusnya kubiarkan para penduduk desa membunuhmu.

- Mungkin. Mereka milikmu. - Bawa mereka turun.

Kudengar ada masalah.

Selalu bisa diselesaikan dengan baja tajam.

- Apa yang bisa kubeli dengan ini? - Kau gila?

- Aku tidak akan menyentuhnya. - Lelehkan saja.

Emasnya bernilai 100 crown, mudah.

Itu tidak sepadan dengan nyawaku. Singkirkan itu dan enyahlah.

Dengar, aku sedang kesulitan.

Bisakah kau membantuku? Kau tahu aku. Kau tahu aku andal.

Aku tahu siapa kau dan siapa yang ingin kau mati,

dan aku tidak suka peluangku untuk menagih utang itu.

- Maaf. Koin atau tidak sama sekali. - Aku tidak bisa mendapatkan koin.

Selalu ada Narrows jika kau punya sesuatu untuk dipertaruhkan.

- Daging segar, ya? Lumayan. - Yang ini tidak dijual.

Kau bisa beli yang kecil dengan 50 crown.

- Lakukan apa yang kau suka dengannya. - Aku akan memberimu 40.

Wanita kurus ini tak akan bertahan sepekan di atas.

Empat puluh lima. Dia sangat lembut untuk seorang gadis pelayan.

Sepakat.

Ucapkan selamat tinggal kepada pelayanmu, Tuan Putri.

Meski aku berani mengatakan nasibmu tidak akan lebih menyenangkan.

Khawatirkan saja dirimu sendiri. Anak buahmu lupa melumpuhkanku.

Akan kuhancurkan kau.

Aku kemari untuk mencari informasi tentang terataiku.

Katakan di mana harus mencarinya.

- Atau jelaskan padanya. - Penjaga Toko. Bicaralah dengannya.

- Di mana? - Magpie's Roost.

Jika barang seperti itu melewati Candoness, dia tahu.

Dia tahu.

Dan dia akan mengenalmu, Putri Tanpa Kerajaan.

- Dibuang! Pelacur Perebut Kekuasaan. - Penemu barang berharga yang hilang.

Coba cari gigimu. Ayo.

Letakkan taruhan kalian, lempar dadunya!

- Lima pada babi! - Dua puluh pada babi hutan.

- Kau tak akan menang, Nak! - Lima melawan.

- Lima untuk bandar. - Sepuluh.

- Ayo! - Lempar dadunya ke sini.

- Ya! - Anjing!

Kau kalah!

- Sial. - Beri ruang untuk pemain dengan koin.

- Pria payah. - Aku akan mentraktir minum malam ini.

Aku diberi tahu kau bisa menemukan artefak tertentu yang unik.

Ini tergantung artefaknya, dan bunganya.

- Teratai dari Kuil Mene. - Aku tidak menjual barang curian.

Begitu juga putri dari Hutan Nightsilver, diasingkan atau tidak.

Teratai itu dicuri. Aku berniat mendapatkannya kembali.

Bisakah kau membantuku?

Aku tak bisa menolak utusan Selemene.

Namun, sepertinya tidak ada yang menawarkannya untuk dijual.

Tapi mungkin seorang pria kenalanku bisa membantumu.

- Siapa? - Orang bijak.

Dia bersembunyi di menaranya, di lembah selatan Broken Peaks.

Kau akan membutuhkan ini untuk menemuinya.

Terimalah.

Aku lebih suka kebaikanku dibalas suatu hari nanti, Tuan Putri,

yang mungkin lebih dari seorang putri.

Kita sepakat?

- Kesatria Naga. - Tuan Putri.

- Temukan yang kau cari? - Nantinya.

Aku tidak meragukannya.

- Kau tampak berantakan. - Aku merasa buruk.

Istirahatlah.

- Tidak bisa, aku akan bertemu teman. - Para bandit itu.

- Dengan kondisimu, kau akan dibunuh. - Itu kemungkinan yang mustahil.

Kau tidak punya senjata. Tidak ada sekutu.

Tidak perlu malu untuk lari dari pertarungan yang sia-sia.

Kami akan pergi ke Broken Peaks. Kau juga. Ikut kami.

Aku tidak akan lari dari pertarungan. Bahkan yang ini.

Namaku berarti sesuatu bagiku, bagi saudaraku di Benteng Naga.

- Menghina diriku artinya menghina mereka. - Bodoh.

Berani, tapi bodoh.

Semoga berhasil, Kesatria Naga.

Sagan! Komi!

Jangan melihatku seperti itu.

Kau ingin aku melakukan apa? Aku tidak seperti dahulu.

Kau belum dengar? Aku "Putri Tanpa Kerajaan".

Itu bajingannya.

Benarkah? Kau bajingannya?

Ini tidak perlu berakhir buruk.

Minta maaf saja dan kita bisa berpisah dengan tenang.

Aku hanya menyesal karena tidak bisa membunuhmu lebih dari sekali.

- Kau memakai barangku. - Aku juga akan memenggal kepalamu.

Tidak secepat itu, Kawan-kawan! Lakukanlah lebih lama!

Beri aku cincinnya…

Ayo. Temuilah kematianmu.

Marci?

Astaga!

Ampun!

Jangan bunuh aku! Kumohon!

Kumohon!

Aku membunuh monster!

Bukan manusia! Ini bukan aku!

Bukan aku! Aku tidak bisa seperti ini!

Davion.

Apa yang telah kulakukan?

Aku ini apa?

Kau ikut dengan kami.

Atau gunakan peluangmu melawan mereka.

Kau menuju ke Broken Peaks.

Ya. Untuk menemui orang bijak yang tinggal di sana.

Itu arah ke Benteng Naga. Kita bisa bepergian bersama.

Aku akan mengerti jika kau menolak.

Aku dari Hutan Nightsilver.

Mencari orang yang hancur, memulihkannya kembali…

Itu yang kami lakukan. Kita bisa bepergian bersama.

Orang bijak itu.

Menurutmu dia tahu soal naga?

Fymryn.

- Kau terluka. - Bukan apa-apa.

Aku tidak kembali dengan tangan kosong. Lihat?

Teratai Mene!

BERDASARKAN GIM VIDEO DOTA 2 OLEH VALVE

Terjemahan subtitle oleh Judith Aulia

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.