Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Instagram @skysoultan
The Sweet Girl Season 1
Episode 6
Bagaimana kalau Nona Lu bantu aku menyempurnakannya ?
Sini.
Kerah....
Bagaimana dengan ini?
Bagus...
Lumayan bagus.
Ini hanya teknik sepele.
Dibanding teknik Tuan Luo dalam bidang ini,
teknikku masih tidak seberapa.
Pengurus Lu
pasti lebih mengaguminya.
Meskipun tidak begitu ingin mengakuinya,
tetapi dia memang hebat.
Tadi saat aku datang,
terdengar mereka sedang berbicara tentangmu.
Kamu...
Benar-benar menyukai Tuan Muda Luo?
Ti... tidak....
Bagaimana mungkin aku menyukainya.
lelaki yang kasar dan manja .
Jika bukan karena tugas,
aku sangat ingin menjauhinya.
Ternyata begitu.
Tuan Pei,
aku merasa draft desainmu sudah lumayan bagus.
Bagaimana jika draft desainnya kita putuskan seperti ini?!
Mulai besok sudah bisa dipilih bahan bajunya.
Boleh.
Namun beberapa hari ini aku harus berkunjung ke Paviliun Cailing.
Jadi beberapa hari ini aku tidak bisa hadir.
Aku izin padamu terlebih dulu.
Pa...Paviliun Cailing?
Benar.
Tidak disangka Tuan Pei begitu hebat,
tidak disangka beliau dapat berkunjung ke Paviliun Cailing.
Jadi jabatan dia
seharusnya lebih tinggi daripada Nyonya Qin.
Jika dia bisa menuliskan Surat rekomendasi untukku,
tanpa bantu Nonya Qin lagi,
aku tetap bisa masuk ke Paviliun Cailing.
Sepertinya harus menjalin hubungan baik
dengan Tuan Pei.
Nona Lu...
Nona Lu...
Kamu kenapa?
Tidak apa-apa.
Aku hanya lagi berpikir
agar pembuatan pakaian selanjutnya
kita dapat bekerja sama dengan baik.
Aku masih harus
mengetahui tentang kesukaan
serta impian Anda Tuan Pei
Perkataan Nona Lu sangat benar,
Kalau begitu aku akan merangkum kesukaan dan keinginanku
terhadap pakaian.
Bukan, bukan, bukan...
Maksudku,
Ini adalah ciptaan seni,
selain perlu keterampilan,
juga perlu....
Itu...
kata apa itu....
Apakah maksud dari Nona Lu itu adalah....
Inspirasi?
Betul!
Memang inspirasi.
maka dari itu
aku harus mengetahui tentang
kesukaan dan Impian Tuan Pei.
Dengan begitu bisa lebih membantu pembuatan pakaian
agar lebih lancar.
Bagaimana denganmu?
Kalau begitu aku tulis inspirasiku
bolehkah?
Sangat bagus
dengan ini.
Mari, mari, mari.
Tuan Pei
tuliskan Impianmu di sini.
Wujudkan impiannya,
mungkin saja dia senang,
Dengan ini surat rekomendasiku akan ditulis.
Mengapa aku begitu cerdas?
Semenjak datang ke Butik Yunyi, setiap hari aku belajar mengenal huruf,
namun huruf-huruf ini belum semua kuketahui.
Lyu Shui...
Bantu aku baca tulisan di atas!
Menanam bunga di Rumah;
berkemah di Hutan;
Berlarian di tengah hujan.
Ini...ini juga namanya impian?
Orang kaya sekarang
memang pada suka cari kerjaan.
Pengurus Lu...
Apakah kamu...
Ingin mewujudkan impian Tuan Pei?
Siapa suruh aku
mengajukan permintaan kepadanya.
Kenapa kamu?
Aku....
Chu Yan...
Jangan tidak sopan!
Tuan muda...
Tuan Pei...
Ini pengurus Lu dari Butik Yunyi
Bukankah dia wanita kasar yang hari itu menabrak mobil.
Nona Lu ini adalah....
Tuan Pei...
Aku melihat cuaca hari ini sangat bagus,
cocok untuk bertanam di musim semi.
Apakah Tuan Pei hari ini ada waktu luang
untuk menanam bunga Bersama?
Baik.
Tuan muda...
Chu Yan...
Hal yang kuperintahkan,
Cepatlah dilaksanakan!
Baik.
Hari ini aku bangun sangat pagi
dan memetik seluruh bunga liar ini.
Kamu lihat.
Kamu ingin tanam di mana?
Tunggu sebentar,
Rumah Tuan Pei mewah sekali,
bagaimana kalau di sini?
Kecil sekali?!
Coba ku pikirpikir ....
Ada!
Dulu rumahku juga pernah menanam bunga,
namun tidak disangka bunga liar bisa secantik ini,
sepertinya tidak kalah dari bunga-bunga terkenal.
Tentu saja.
Jangan lihat
walaupun bunga liar ini sangat tidak berharga,
namun tidak peduli dalam lingkungan apa pun,
mereka tetap bisa mekar dengan cantik.
Tidak peduli dalam kondisi apa pun,
tetap bisa mekar dengan cantik,
Benar.
Walaupun kelihatan sangat lemah,
namun tetap teguh dalam kesulitan.
Tuan Pei...
Kamu pasti akan suka mereka.
Benarkah perkataanku?
Berhenti!
Tuan muda...
Tuan Muda Yi...
Pengurus Lu...
Apa yang kamu sembunyikan di belakang?
Ini... ini adalah....
Tuan Pei ingin menanam bunga di dalam rumahnya,
Terus ?
Aku... aku pergi membantunya.
Rencanaku jangan sampai ketahuan mereka.
Tuan muda...
Tuan Muda Yi...
Jika tidak ada hal lain,
aku lanjutkan pekerjaanku dulu.
Sebentar lagi aku harus
mengantar baju ke tempat Nyonya Wu.
Sampai jumpa.
Tuan muda, Tuan muda....
Ada sesuatu!
Pei Zhuo ingin menanam bunga,
ada pelayan-pelayan lainnya,
tidak perlu bantuan pengurus Lu.
Menurutku dia terlalu santai,
tidak mengerjakan tugas Butik Yunyi,
malah membantu pekerjaan berat orang lain.
Tuan muda...
Kamu tidak merasa pengurus Lu
terhadap Pei zhuo
lebih antusias dibanding kamu?
Tuan muda...
Kamu harus jaga-jaga.
Jika tidak, tunggu pengurus Lu
diambil oleh pemuda tampan itu,
jangan salahkan aku tidak mengingatkanmu.
Tidak mungkin!
Tuan Muda....
Bukan...
Kamu benaran tidak peduli?
Tuan Muda...
Tuan Pei.
Bagaimana dengan ini?
Tuan Muda...
Tuan Pei datang ke sini untuk memilih bahan dasar dari pakaian.
Tuan Muda...
Aku tidak menganggumu, bukan?
Tidak masalah.
Silakan saja Tuan Pei.
Tuan Pei...
Kalau begitu bahan dasarnya kita pilih yang ini,
aku utusorang untuk buat contoh barang dulu,
lihat dulu hasilnya
Baik.
Kalau begitu ikuti apa yang kamu utarakan.
Maaf,
tidak menyakitimu, kan?
Tidak apa-apa.
Tuan,
kamu tidak merasa Pengurus Lu
lebih ramah pada Pei Zhuo
dibandingkan dirimu?
Tuan muda,
kamu harus waspada,
jika tidak, Pengurus Lu
bisa direbut oleh pria tampan itu.
Jangan menyalahkanku tidak mengingatkanmu.
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Ada yang bisa dibantu, Tuan Pei?
Katakan saja.
Dengar-dengar kompleks Butik Yunyi sangat indah.
Aku sudah datang beberapa kali,
tetapi aku belum benar-benar mengunjunginya.
Kebetulan pakaian sedang dibuat pola,
aku sekalian ingin meminjam seseorang pada Tuan Muda
untuk menemaniku berkeliling.
Apa boleh?
Ini adalah kesempatan bagus
untuk mendekati Tuan Pei.
Jangan sampai jatuh ke tangan orang lain.
Tentu saja boleh.
Sekarang aku perintahkan seorang wanita tenun....
Tuan Muda, Tuan Muda,
aku, aku, aku.
Aku yang pergi, aku yang pergi.
Aku bisa menemani Tuan Pei berkeliling.
Aku juga bermaksud seperti itu.
Tetapi, apakah Tuan Muda
keberatan aku menyuruh wanita berbakat sepertinya untuk kerjaan seperti ini?
Tentu tidak.
Akan tetapi,
Pengurus Lu harus mengantar kain untuk dirancang.
Tidak boleh mengejarkan 2 hal sekaligus.
Atau aku perintahkan orang yang lebih cocok
untuk menemani Tuan Pei?
Tuan Muda tenang saja,
aku sekarang segera
mengantar bahan untuk dirancang Lyu Shui.
Dengan begitu,
aku bisa melayani Tuan Pei dengan baik.
Tuan Muda,
aku lebih sering berinteraksi dengan Pengurus Lu,
dan komunikasi kami lebih lancar,
lebih baik dia saja yang menemaniku.
Baiklah.
Jangan-jangan seperti yang dikatakan Su Yi.
Dia sudah direbut oleh pria tampan ini.
Silakan.
Aku bawa kamu lihat-lihat.
Sebelah kiri adalah ruang pewarna Butik Yunyi.
Sebelah kanan adalah area jemuran.
Tuan Muda,
jika kamu ingin mengikuti Pengurus Lu,
Anda bisa memberitahuku.
Hari begitu panas,
kenapa Anda harus repot-repot pergi sendiri?
Siapa bilang aku mengikutinya?
Lu Yiling.
Aku penasaran,
apa yang ingin kamu lakukan?
Aku...
sebenarnya
ingin menjadi seorang pendekar wanita yang membela kebenaran.
Nona Lu ternyata berbeda dengan wanita pada umumnya.
Tuan Pei,
bagaimana denganmu?
Aku?
Ka... Kalian.
Ka...
Kalian lanjutkan kelilingnya.
Tuan Pei,
kamu tidak apa-apa, kan?
Tidak apa-apa.
Tuan Muda, aku sudah tahu.
Aku akhirnya tahu
kenapa Pengurus Lu tidak memberimu Catatan Yunyi.
Dia
sebenarnya
jatuh
cinta
kepada
pria lain.
Dia suka pada Tuan Pei.
Dia tahu
jika Catatan Yunyi diberikan kepadamu,
dia sudah tidak ada gunanya untuk menetap di Butik Yunyi.
Tidak bisa menetap di Butik Yunyi,
berarti dia tidak bisa bertemu dengan Tuan Pei lagi.
Jadi,
dia selalu mengulur waktu
untuk tidak memberikannya kepada Anda.
Tuan Muda,
menurutmu benar tidak?
Mulai hari ini,
kamu bertanggung jawab atas pakaian Nyonya Besar Su.
Bagaimana dengan Tuan Pei?
Aku sendiri yang bertanggung jawab.
Aku bisa mengurus dua-duanya,
aku jamin tidak akan menggangu efisiensi kerjaku.
Lagi pula,
jika mendadak ganti orang di tengah kerjaan,
pasti sulit menjelaskannya pada Tuan Pei.
Aku sendiri yang bertanggung jawab,
bukannya dia akan merasa terhormat?
Tetapi kerja samaku dengan Tuan Pei sangat baik.
Jika bukan Tuan Pei sendiri yang bilang tidak membutuhkanku,
aku tidak akan pergi.
Lu Yiling.
Ini adalah perintah,
bukan berunding.
Ingin mengacaukan rencanaku mencari uang lagi.
Ini adalah keputusan sepihak darimu.
Atas dasar apa aku harus menuruti semua perintahmu.
Seenak hatinya saja.
Tidak memikirkan perasaan dan kerja keras orang lain.
Aku sudah bekerja keras begitu lama,
mana bisa menggantiku seenaknya.
Lu Yiling!
Kamu tahu kamu sedang bicara dengan siapa?
Aku tahu!
Emosi sekali.
Buat apa?
Tuan Muda,
kamu seperti ini,
karena cemburu, ya?
Bagaimana mungkin aku cemburu pada seorang wanita?
Aku hanya merasa pandangan mata wanita ini
ada masalah.
Benarkah?
Waktu itu aku sudah bilang,
jangan biarkan Pengurus Lu
dekat-dekat dengan Pei Zhuo.
Kamu tidak percaya.
Sekarang akhirnya,
kamu....
Sebenarnya,
ada cara untuk mendapatkan
hati Pengurus Lu.
Jurus yang kita pakai sebelumnya,
semuanya sudah gagal.
Mungkin karena terlalu berterus terang.
Jadi malah berakibat sebaliknya.
Kamu lebih baik,
rendahkan sedikit gayamu,
tiru Pei Zhuo.
Pengurus Lu
mungkin lebih suka dengan
dengan pria yang lembut.
Keterlaluan!
Sengaja mengacaukan rencanaku mencari uang.
Benar-benar tidak bisa ditoleransi.
Pengurus Lu,
coba Anda lihat, apa warna ini cocok dengan Nyonya Besar Su?
Tetapi,
jika si maniak pembunuh ini dendam kemudian menyembelihku,
aku harus cari uang di neraka?
Kenapa aku barusan tidak menahan emosiku?
Harus menahannya.
Pengurus Lu.
Menyematkan batu permata biru di sekitar kerah baju,
apa boleh?
Pengurus Lu,
menurut Anda, benang sutera yang mana yang bisa dipakai?
Kenapa semuanya kalian tanyakan padaku?
Sebelumnya Anda bukannya bilang
kami tidak boleh asal mengambil keputusan sendiri,
terutama pakaian pelanggan penting.
Sekarang membiarkan kalian belajar,
membiarkan kalian belajar untuk tumbuh dewasa,
membiarkan kalian mengatasi masalah sendiri,
mengerti?
Kalian harus belajar menentukannya sendiri,
mandiri,
dewasa.
Jangan selalu bergantung padaku,
mengerti?
Mengerti.
Jadi benang sutera ini...
Anda....
Tuan Muda Luo.
Pengurus Lu ke mana?
Lu Yiling sudah mengurus pekerjaan lain,
kelak aku sendiri yang bertanggung jawab atas
pakaian Tuan Pei.
Terima kasih.
Kebetulan aku sedang menggunting pola pakaian Anda,
coba Tuan Pei lihat-lihat.
Silakan.
Tuan Pei,
tidak tahu apakah Anda suka dengan
potongan seperti ini?
Anda juga bisa mencoba mengguntingnya sendiri.
Kalau begitu, aku coba.
Tuan Pei,
saat mengguntingnya,
usahakan gunakan area tengah gunting.
Dengan begitu,
hasil guntingannya akan lebih rapi.
Anda bisa mencobanya.
Guntingnya diluruskan sedikit.
Teknik menggunting Tuan Pei salah,
aku ajari kamu saja.
Sini,
seperti ini.
Lemaskan tanganmu.
Saat menggunting,
pastikan sudut pengguntingannya.
Kemudian gunakan area tengah gunting
dorong maju ke depan
Benar, sekali menggunting,
lalu terus.
Maju terus.
Benar.
Seperti ini.
Kemudian tarik kembali.
Ayo,
kita gunting sekali lagi.
Baik.
Anda bisa mencobanya.
Pada bagian ini,
jika ingin menggunting bentuk bulat,
tekniknya berbeda lagi.
Sini,
Anda lihat, ya.
Jika menggunting bentuk bulat,
kita harus sedikit
memutar guntingnya.
Benar, benar.
Benar.
Seperti ini.
Benar,
gunting terus.
Oh ya,
tiba-tiba teringat olehku,
hari ini masih ada urusan.
Hari ini sampai di sini dulu.
Baik.
Terima kasih, Tuan Muda.
Aku pergi dulu.
Tuan Pei, hati-hati di jalan.
Sebelumnya aku sudah bilang kepadamu,
jangan biarkan Pengurus Lu
dekat-dekat dengan Pei Zhuo.
Kamu tidak percaya.
Sebenarnya,
ada cara untuk mendapatkan
hati Pengurus Lu.
Kamu lebih baik merendahkan gayamu,
tiru Pei Zhuo.
Pengurus Lu
mungkin lebih suka dengan
pria yang lembut.
Pengurus Lu,
Anda sudah bangun?
Pengurus Lu, cepat.
Jika tidak bangun sekarang,
nanti kamu melewatkan waktu Tuan Muda mengganti baju.
Raut wajahnya begitu masam,
dia benar-benar menaruh dendam.
Tuan Muda,
aku....
Tidak apa-apa.
Lain kali,
jangan telat lagi.
Tidak apa-apa.
Apa maksud dari senyuman mematikan
si maniak pembunuh hari ini?
Begitu mengerikan.
Tuan Muda, maaf.
Tuan Muda,
Tuan Muda, maaf.
Sini.
Apa kamu terluka?
Kenapa kamu gemetaran begitu hebat?
Dingin, ya?
Ti... Tidak dingin.
Baguslah.
Teruskan kerjaanmu.
Lain kali lebih hati-hati lagi.
Baik.
Zhen... Zhen Yu,
Apa
Tuan Muda ke...
kerasukan sesuatu?
Tu... Tuan Muda.
Aku, aku, aku....
Aku tidak sengaja menabrakmu.
Jangan bergerak.
Manusia memang lebih elok daripada bunga.
Ini...
Apa yang ingin dia lakukan?
Jangan-jangan dia sudah terpesona kepadaku sampai tidak bisa mengendalikan diri?
Dia ingin....
Tuan Muda,
kamu minum bir, ya?
Tidak demam juga.
Kamu...
Apakah kamu merasa tidak enak badan?
Atau aku panggilkan tabib untuk memeriksamu?
Tuan Muda,
Tuan Muda.
Anda tidak boleh memendam amarah
dan emosi.
Luapkan saja emosimu.
Jika dipendam, tidak baik untuk kesehatan.
Menghilanglah dari hadapanku.
Tuan Muda,
aku....
3...
Aku....
2...
Aku pergi.
Tidak boleh,
Tuan Muda,
jika kamu merasa tidak enak badan,
kamu harus ingat untuk periksa ke tabib.
Jangan menunda waktunya.
Kamu janji padaku, oke?
Aku pergi dulu.
Su Yi!
Apa yang sebenarnya terjadi pada Lo Yiran?
Semakin tidak normal saja.
Sudah, sudah.
Siapa yang peduli dengannya.
Tugas penting harus diutamakan.
Aku harus mewujudkan harapan Tuan Pei dulu.
Siapa tahu jika Tuan Pei senang,
dia akan setuju menuliskanku surat rekomendasi dalam.
Tetapi bagaimana cara mewujudkan
keinginan untuk tinggal di luar rumah?
Aku tahu.
Jadi...
Jadi Pengurus Lu kira kamu ada penyakit?
Bukan,
sebenarnya apa yang kamu lakukan kepada Pengurus Lu?
Sampai dia bisa salah paham kepadamu seperti ini?
Tuan Muda.
Ini... Ini juga bukan salahmu.
Gara-gara Pengurus Lu,
Pengurus Lu...
Dia, dia, dia, dia tidak menarik.
Kamu ahli cinta
juga tidak ada hebatnya.
Bagaimana mungkin?
Begini saja,
kamu ceritakan kepadaku tentang Pengurus Lu,
apa yang dia sukai.
Aku bantu kamu menelitinya lagi.
Sini,
jangan membuka matamu, ya.
Sini.
Begitu misterius.
Ide baru apa lagi yang kamu ciptakan?
Kamu sekarang bisa membuka matamu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.