Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Instagram @skysoultan
The Sweet Girl Season 1
Episode 4
(Su Xiu, Tuan Besar Su.)
(Lin Yun, Nyonya Besar Keluarga Su.)
Ayah angkat, Ibu angkat...
Yinran sudah kembali.
Yinran sudah kembali?
Yinran,
Sini, sini, sini. Cepat duduk di sini.
Masalah permainan ini sudah beberapa hari tidak dapat kupecahkankan,
coba bantu aku melihatnya.
Baik.
Yinran baru saja datang,
kamu sudah memintanya memecahkan masalah permainan caturmu.
Yinran, minum teh.
Jangan memanjakan dia.
Bukan masalah besar,
jarang-jarang bisa menemami ayah angkat.
Tolong bantu aku buatkan sedikit makanan,
aku kelaparan sampai kepalaku pusing.
Baik.
Kembali!
Berhenti!
Ayah, apa yang ingin Ayah lakukan?
Pergi bermain-main lagi?
Sudah kukatakan berulang kali,
belajarlah baik-baik dari Yinran.
Hanya tahu pergi ke tempat tidak layak seperti itu
untuk buang-buang waktu.
Kapan saya pergi ke tempat yang tidak layak?
Akan saya beri tahu pada Ayah,
hari ini saya tidak pergi.
Saya baru saja kembali dari Butik Yunyi.
Ayah jangan memfitnah saya.
Bocah sialan ini... sikap macam apa itu?
Sedang bicara dengan siapa kamu?
Siapa yang mendengar, orang yang dibicara.
Aku....
Sudah... sudah, Tuan Besar.
Jangan terlalu sering memukulnya,
bagaimana jika tubuhnya dipukul sampai rusak?
Ayah pukul saja.
Ayah pukul aku sampai mati saja.
-Lagi pula, Ayah juga tidak sedih. -Sudah.
Sudah, sudah.
(Qiao Ling, Nyonya Kedua Keluarga Su.)
Lihat aku memukulmu sampai mati.
Lagi pula, Ayah tidak akan merasa sedih.
Jangan bicara lagi.
Bibi.
Kubunuh kamu.
Sudah, sudah.
Jika kamu ingin memukulnya sampai mati,
sekalian saja memukulku juga sampai mati.
Adik, kenapa kamu datang kemari?
Tuan Besar hanya berkata seperti itu,
jangan dianggap serius.
Cepat, bawa Yi pergi.
Sudah tidak bisa melewati hari-hari lagi.
Susah payah memiliki seorang putra.
Tuan Besar yang kejam ini,
setiap hari ingin memukul putranya sampai mati.
Sudahlah.
Aku ini yang sebagai ibunya merasa sangat sedih.
Jangan banyak bicara.
Aku tidak mau hidup lagi.
Adik.
Ibu.
Ini....
Aku tidak ingin hidup lagi.
Sudah.
Jangan menangis lagi.
Kamu lihat dia,
dimanjakan olehmu sampai seperti apa.
Aku hanya punya seorang putra,
aku tidak memanjakan dia, siapa yang manjakan dia?
Kakak Yinran,
ini adalah dompet yang Yuyan sulam sendiri.
Lain kali jangan lakukan hal yang tidak kamu kuasai lagi.
Tetapi semua tangan Yuyan sudah terluka karena ditusuk jarum.
Kakak Yinran!
Sudah zaman apa ini,
masih menghadiahkan ini.
Menurutmu barang ini,
jika digantungkan di sini,
apa tidak takut ditertawakan orang.
Memangnya aku memintamu menggantungnya?
Ingin memikat seorang pria,
haruslah berbicara lembut, merayu dan menempelinya.
Coba kamu lihat aku.
Kakak Yinran....
Orang seperti kamu,
pantas untuk dipukul oleh paman.
Orang bermuka dua.
Orang seperti kamu,
pantas untuk tidak disukai oleh tuan muda.
Kakak Yinran!
Tuan Muda.
Kakak Yinran!
Tunggu aku.
Kakak Yinran!
Nona Qiao.
Zhenyu, apa maksudmu?
Maaf, Nona Qiao.
Tuan muda hari ini sangat sibuk.
Masih ada sampel desain yang akan dibuat.
Nona Qiao,
silakan Anda pulang dulu
Baik.
Akan kutunggu sampai Kakak Yinran senggang baru datang lagi.
Kakak Yinran,
kalau begitu aku pulang dulu.
Nona Qiao, hati-hati di jalan.
Nona, ayo kita pergi.
Bungkusan wewangianku.
Maaf.
Nona Qiao,
maaf.
Ini semua salah saya.
Maaf.
Ini adalah sulaman tangan Nona Qiao secara pribadi untuk Tuan Muda,
minta maaf apa gunanya?
Maaf, maaf, maaf.
Maaf, Nona Qiao.
Maaf.
Jangan sampai mengotori pakaian Nona Qiao.
Baik, baik, baik.
Nona Qiao,
bungkusan wewangian yang begitu cantik
telah dirusak oleh gadis pelayan ini.
Aku pasti akan menghukumnya dengan baik.
Aturan di Butik Yunyi selalu sangat ketat.
Hari ini seorang pelayan wanita merusak barangku.
Itu artinya melanggar aturan di Butik Yunyi.
Kelihatannya...
aku harus mewakili Kakak Yinran
untuk menegakkan aturan dengan baik.
Yang Nona Qiao katakan itu benar.
Aturan adalah aturan,
melanggar aturan harus dihukum!
Nona Qiao.
Nona Qiao, saya sungguh tidak sengaja.
Nona Qiao, tolong Anda ampuni saya.
Tampar pipi dua puluh kali!
Bangun.
Kalian begitu banyak orang menindas sedikit orang,
tidak merasa malu?
Pengurus Lu,
ini tidak seperti yang Anda pikirkan.
Baru saja...
Lyu Shui yang terlebih dahulu menabrak Nona Qiao.
Anda lihat,
bungkusan wewangian yang dibuat oleh Nona Qiao untuk tuan muda
menjadi kotor.
Saya melihatnya dengan mata sendiri.
Bukankah hanya sebuah bungkusan wewangian?
Disulam seperti bentuk kodok.
Apa yang istimewanya?
Kamu!
Kamu!
Nona Qiao,
Anda tenang dulu.
Pengurus Lu kami seorang diri
mewakili tuan muda mengurus seluruh Butik Yunyi.
Terlalu banyak urusan, terlalu sibuk.
Anda jangan masukkan ke dalam hati.
Dia mengurus Butik Yunyi seorang diri,
sungguh mengesankan.
Tidak memukul pelayan wanita ini tidak apa-apa.
Kalau begitu, Pengurus Lu terus membantunya
dengan menggunakan metode sulaman di atas benang berkisi
dan buatkan satu bungkusan wewangian yang sama persis untukku.
Semua orang mengatakan kemampuan sulam Pengurus Lu nomor satu.
Hal kecil ini tidak menyusahkanmu, kan?
Bukankah hanya sebuah kantong wangi?
Buat saja.
Jika kamu tidak bisa membuatnya dalam dua hari,
maka ikuti aturan Butik Yunyi
untuk menghukum pelayan wanita itu.
Anda hati-hati di jalan.
Pengurus Lu.
Saya tadi ingin membantu Anda berbicara,
tetapi Nona Qiao adalah keponakan dari Nyonya Kedua Su.
Saya tidak mempunyai cukup wewenang.
Aku tahu.
Terima kasih atas pengertian Pengurus Lu.
Pengurus Lu tenang saja.
Tidak peduli bagaimanapun,
saya akan berdiri di pihak Anda.
Kita barulah orang-orang dari Butik Yunyi.
Lain kali kamu harus ingat,
jangan tidak bisa membedakan baik dan buruk
dan membantu orang luar lainnya
untuk menindas orang-orang sendiri.
Iya, iya, iya.
Semua yang Pengurus Lu katakan itu benar.
Saya... lain kali pasti akan memperhatikannya.
Lyu Shui,
kamu baik-baik saja?
Coba kulihat.
Sudah bengkak.
Jangan menangis lagi.
Sebentar lagi akan kuambilkan telur untuk mengompresnya.
Menurutmu Pengurus Lu,
kenapa akhir-akhir ini menjadi tidak normal?
Ini saja kamu masih tidak bisa melihatnya?
Dia...
sedang menujukkan rasa tidak puasnya terhadapmu.
Di dunia ini,
masih ada orang yang bisa merasa tidak puas terhadapku?
Tuan Muda,
dengarkan saran dari adikmu.
Pesona pria tidak bisa bertahan lama pada wanita.
Masih harus menunjukkan
ketulusan baru bisa.
Ketulusan?
Bukankah hanya sebuah kantong wangi?
Menggunakan pedang dan pistol saja tidak menyulitkan pendekar wanita.
Ini hanyalah sebuah jarum sulam.
Kamu ini sedang melakukan apa?
Saya...
sulam...
sulam kantong wangi.
Seingatku kemampuan sulammu di Butik Yunyi
tidak ada orang yang bisa menandingi.
Kenapa sekarang hanya menyulam kantong wangi saja
membutuhkan usaha yang begini besar?
Itu karena....
Kemarin malam saya tidak bisa tidur nyenyak
Mata saya...
sedikit kabur.
Sesuatu seperti kantong-kantong wangi ini untukku
tentu saja tidak sulit.
Lingkaran hitam mata ini...
Apa mungkin karena bingung harus menyerahkan Catatan Yunyi atau tidak,
hingga membuatnya kesulitan tidur sepanjang malam?
Semua gara-gara maniak pembunuh ini!
Membuatku ketakutan dan tidak bisa tidur nyenyak belakangan ini.
Apa ini?
Ini adalah buku rahasia pembuatan pakaian milikku yang sudah lama,
kuhadiahkan untukmu.
Tidak usah, tidak usah.
Anda simpan sendiri saja.
Saya... saya tidak suka membaca buku.
Ini...
Ini... ini bukankah buku yang selalu kamu inginkan?
Terlalu banyak perangkap.
Benar ya.
Saya...
Saya selalu menginginkannya.
Saya ini bukankah hanya ingin bersikap sopan kepada Tuan Muda?
Bagus sekali!
Akhirnya saya mendapatkan buku yang saya idam-idamkan ini.
Terima kasih Tuan Muda atas hadiahnya.
Baguslah kalau kamu suka.
Kalau begitu, saya pergi dulu.
Aku memperlakukanmu
dengan penuh ketulusan.
Kuharap kamu pertimbangkan dengan baik.
Jangan mengecewakan aku.
Baik, baik, baik.
Baik, baik, baik.
Saya akan pertimbangkan dengan baik.
Apa maksudnya?
Pertimbangkan?
Sebenarnya harus pertimbangkan apa?
Kenapa ada begini banyak mutiara?
Tidak bisa, tidak bisa.
Aku adalah seorang yang punya prinsip
Jadi....
Jadi ambillah sedikit yang mereka tidak mau saja.
Coret-coretan apa ini?
Melihatnya juga tidak mengerti.
Ayo pergi.
Pengurus Lu.
Pengurus Lu.
Pengurus Lu.
Orangnya pergi ke mana?
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Tuan...
Nona,
kamu adalah pelayan wanita baru di Butik Yunyi?
Saya sudah lama di Butik Yunyi,
hanya saja dulu bertugas untuk mencuci.
Baru-baru ini dipindahkan ke sisi Pengurus Lu.
Tetapi entah kenapa aku merasa,
ada sebuah perasaan terhadap Nona
seperti pernah bertemu?
Nona.
apa mungkin kita pernah bertemu sebelumnya?
Ternyata....
Ternyata Anda masih mengingat saya?
Tidak disangka dia bisa menjawab perkataanku.
Nona ini adalah seorang ahli.
Tentu saja!
Nona begitu cantik
bagaimana mungkin aku tidak bisa mengingatnya?
Ini...
Ini adalah kue yang saya buat sendiri.
Kuberikan untuk Anda.
Tuan Muda!
Kamu berteriak sekeras itu untuk apa?
Tuan Muda,
bukankah Anda takut ketinggian?
Kenapa Anda memanjat pohon?
Ini, ini, ini...
siapa lagi kalau bukan karena Lu Yiling!
Bukankah ini Buku Pembuatan Pakaian milik Anda?
Kenapa pindah ke atas pohon?
Su... Su Yi ingin aku menunjukkan ketulusan.
Jadi aku memberikan buku ini padanya.
Tidak benar.
Tuan Muda menghadiahkan ini kepada Pengurus Lu,
memangnya ada apa dengan buku ini?
Untuk apa begitu banyak bertanya ‘kenapa’?
Cepat bantu aku turun!
Tuan Muda,
Anda melompat saja,
saya akan menangkap Anda.
Tangkap, tangkap ya!
Anda lompatlah dengan hati tenang, Tuan Muda.
Tiga... tiga...
Dua...
Satu....
Tuan... Tuan Muda,
Anda baik-baik saja?
Kamu...
tanya aku...
baik-baik saja atau tidak?
Tuan Muda,
bangunlah!
Tuan Muda,
Anda baik-baik saja?
Tuan Muda.
Tidak bisa.
Pinggangku....
Pinggang....
Tuan Muda.
Tuan Muda,
bangunlah.
Cepat bangun, Tuan Muda.
Perhatikan sedikit langkahnya.
Pantat....
Tuan Muda,
Anda bukannya semalaman tidak tidur, kan?
Zhenyu.
Menurutmu,
Lu Yiling...
kenapa tiba-tiba jadi begini?
Tuan Muda,
Anda semalaman tidak tidur
karena memikirkan tentang Pengurus Lu?
Menurut Zhenyu...
Panggil Pengurus Lu untuk datang kemari.
Tuan Muda,
saya akan membantu Anda berganti pakaian.
Kemarin...
buku yang kuberikan kepadamu
sudah dibaca?
Buku?
Sudah!
Seperti kata pepatah,
di dalam buku ada harta karun....
Saya kemarin malam benar-benar membaca sampai tengah malam.
Tuan Muda,
Anda sungguh sangat baik terhadap saya.
Konten pada bab ketiga buku itu,
bagaimana pendapatmu?
Bab... Bab ketiga?
Saya merasa....
Bagus!
Sangat bagus...
Sangat, sangat bagus.
Apa kamu yakin buku yang kemarin kamu baca
adalah yang ini?
Bisakah kamu jelaskan sebentar,
kenapa buku ini
bisa tanpa alasan yang jelas naik sampai ke atas pohon?
Pohon... atas pohon?
Atas pohon?
Ini... ini...
Aku.
Tuan... Tuan muda... baiklah.
Tuan Muda,
saya mengaku...
buku ini memang dibuang oleh saya.
Tapi...
saya punya alasan.
Aku ingin dengar kamu punya alasan seperti apa
sampai membuang buku yang kuberikan untukmu.
Saya...
Saya hanya ingin berusaha
mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk berhubungan dengan Anda.
Dengan adanya buku ini,
Tuan Muda tidak akan mengajari saya secara pribadi lagi.
Hanya karena ini?
Aku tahu,
wanita ini sudah terpesona olehku
hingga tidak bisa melepaskan diri.
Karena membawa Catatan Yunyi,
permintaannya cukup banyak juga.
Pengurus Lu,
Tuan Muda kita demi mengambil buku ini
sampai terjatuh dari atas pohon.
Jagalah Tuan Muda kita dengan baik.
Tuan Muda.
Anda tidak terjatuh sampai terluka, kan?
Tidak masalah, tidak masalah.
Demi Catatan Yunyi,
kuberikan satu kesempatan lagi untuknya.
Pinggangku ini dan pantatku terasa sedikit sakit.
Masih ada kepalaku.
Kepala?
Juga sedikit sakit....
Sakit, sakit, sakit. Kepala sakit?
Sini, sini, sini, Tuan Muda.
Tuan Muda.
Sini, sini, sini, biar saya bantu Anda duduk.
Sini, duduk. Duduklah.
Benar-benar ceroboh.
Tidak disangka tertangkap basah oleh si maniak pembunuh ini.
Tidak masalah, tidak masalah.
Demi seluruh warga desa,
hanya bisa tetap bertahan.
Tuan Muda,
Anda tenang saja.
Saya pasti akan menjaga Anda dengan baik.
Nona, Wakil Pengurus Bai dari Butik Yunyi sudah datang.
Menghadap Nona Qiao.
Ada masalah apa,
katakan saja.
Nona Qiao,
Tuan Muda kami terluka.
Cepatlah Anda pergi melihat keadaannya.
Apa?
Kakak Yinran terluka?
Tuan Muda,
apa kepalanya masih pusing?
Jika masih pusing akan lebih efektif dikompres dengan es batu.
Sini.
Tuan Muda,
kompres es!
Tuan Muda,
di kepalamu ini kenapa ada benjol?
Saya akan menggunakan es untuk mengompresnya lagi.
Sini.
Tuan Muda.
Kompres es!
Aku sudah merasa lebih sadar.
Sudah tidur?
Kelihatannya es batu ini cukup efektif.
Tuan Muda?
Kalau begitu, Anda tidurlah.
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Saya secara khusus meminta pada tabib
agar membuatkan obat penghilang rasa sakit untukmu.
Sini, sini, sini.
Minumlah selagi panas.
Minumlah selagi panas, ayo.
Ke... kenapa?
Kamu ingin membuatku mati kepanasan?
Tuan Muda,
tabib bilang harus diminum selagi panas.
Ayo, satu suap lagi.
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Apa Anda bahkan sudah tidak bisa minum obat?
Tuan Muda.
Saya...
Saya...
Kamu keluar.
Kamu keluar.
Tuan Muda,
apa Anda sudah merasa baikan?
Aku merasa lebih parah.
Kamu pergi.
Kamu pergi.
Kalau begitu... kalau begitu saya pergi dulu.
Anda harus menjaga diri baik-baik.
Kamu pergi.
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Kamu mau apa lagi?
Saya tiba-tiba teringat,
di kampung halamanku ada sebuah teknik pengobatan,
sangat efektif untuk menyembuhkan sakit pinggang.
Saya akan biarkan Anda mencobanya.
Tidak,
tiba-tiba aku merasa sudah jauh lebih baik.
Tuan Muda,
Ini benar-benar tidak sakit.
Sangat nyaman.
Sangat berkhasiat.
Saya akan biarkan Anda mencobanya.
Tuan Muda,
Cobalah.
Wanita ini...
dengan membawa Catatan Yunyi,
tidak disangka dia ingin...
Tuan Muda.
-Tidak bisa. -Anda percaya pada saya.
Tidak boleh sampai menjual tubuh.
Tuan Muda, penyakit Anda harus disembuhkan.
Cepat ditangani agar cepat sembuh.
Tidak mau.
Sini,
saya bantu.
Anda percayalah pada saya,
percaya pada saya.
Tuan Muda,
hanya satu kali.
Tolong.
Akan saya biarkan Anda mencobanya.
Minggir.
Tuan Muda.
Tuan Muda.
Kenapa dia keluar dari kamar Kakak Yinran?
Mungkin datang secara khusus kemari untuk melayani tuan muda.
Tetapi...
kenapa wajah Pengurus Lu begitu merah?
Pakaiannya juga berantakan.
Apa mungkin....
Jangan bicara lagi,
Kakak Yinran bukan orang seperti itu.
Tuan Muda, Tuan Muda.
Ada apa dengan Anda, Tuan Muda?
Jangan kemari.
Jangan kemari.
Tuan Muda.
Jangan kemari.
Saya Zhenyu, Tuan Muda.
Jangan kemari.
Tuan Muda.
Tuan Muda, saya Zhenyu.
Tuan Muda, saya Zhenyu. Tuan Muda.
Saya Zhenyu.
Zhenyu?
Anda kenapa?
Anda kenapa begini, Tuan Muda?
Baru saja Pengurus Lu....
Jangan menyebut wanita itu di hadapanku.
Wanita penuh nafsu itu,
ternyata....
Ternyata melakukan itu kepadaku.
Kepada Anda?
Seperti apa?
Kalian berdua...
sudah berciuman?
Diam.
Kamu...
kamu keluar.
Ciuman pertama aku
akhirnya telah diambil oleh maniak pembunuh itu...
Membuatku kesal setengah mati!
Pengurus Lu.
Aku ingin sendiri untuk menenangkan diri.
Jika ada masalah nanti saja baru dibicarakan.
Pengurus Lu,
kamu benar-benar menganggap kamulah yang
menjadi tuan dari Butik Yunyi?
Sepertinya Butik Yunyi ini
juga bukan tempat untuk dikelola olehmu.
Sebenarnya aku tidak ingin berdebat denganmu.
Tetapi karena sudah berbicara sampai ke sini,
maka mau tidak mau aku harus mengingatkanmu dengan baik.
Kamu hanyalah seorang Pengurus yang dipekerjakan oleh Kakak Yiran.
Dengan kata lain,
Butik Yunyi ini bukan milikmu.
Kakak Yinran juga bukan orang yang mampu kamu dekati.
Aku tidak akan dengan Luo Yiran,
si preman busuk itu, sampai punya hubungan lain.
Kamu tenang saja.
Kamu!
Nona Qiao,
dua hari ini Pengurus Lu
sedang menyulam kantong wangi Anda dengan teliti dan cermat.
Mungkin dia kelelahan,
bukan maksudnya untuk menentang Anda.
Oh, iya.
Jika aku tidak salah ingat,
hari ini adalah hari di mana aku dan Pengurus Lu
berjanji untuk menyerahkan kantong wangi itu.
Mana kantong wangi?
Kantong... kantong wangi?
Masih ada dua jahitan yang belum selesai,
kembalilah lain hari untuk mengambilnya.
Pengurus Lu
ini ingin pura-pura bodoh?
Butik Yunyi selalu sangat berkomitmen.
Kenapa? Aturan sudah berubah lagi?
Nona Qiao,
aturan di Butik Yunyi adalah harus menepati janji.
Jika melanggar harus menerima hukuman dengan dipukul.
Kamu!
Ternyata tidak berubah.
Pengurus Lu,
kamu bukan ingin menyalahgunakan aturan dan memihak seseorang, kan?
Aku....
Pengurus Lu,
kantong wangi yang sudah selesai Anda sulam masih ada di ruang jahit.
Cepat serahkan ini pada Nona Qiao.
Untukmu.
Sekarang kami sudah boleh pergi?
-Lyu Shui, ayo pergi. -Lyu Shui,
bagaimana bisa kamu menipu Nona Qiao?
Ini sama sekali bukan sulaman tangan Pengurus Lu.
Wakil Pengurus Bai,
kamu harus melihatnya dengan jelas.
Jangan sampai saatnya malah memfitnah Pengurus Lu.
Nona Qiao,
seluruh orang di Butik Yunyi bisa membuktikan.
Jika Nona Qiao tidak percaya,
kita bisa menghadap pada tuan muda untuk tahu kebenarannya.
Kantong wangi ini disulam oleh saya,
tidak ada hubungannya dengan Pengurus Lu.
Saya bertindak atas inisiatif saya sendiri.
Maaf.
Maaf.
Lyu Shui, ya?
Kamu terus-menerus tidak hormat kepadaku.
Kelihatannya
hari ini aku harus menggunakan aturan di Butik Yunyi
Untuk baik-baik memberikan kamu pelajaran.
Kalian jangan sentuh dia!
Lyu Shui, bangun.
Hal ini,
semuanya adalah perbuatanku seorang.
Bukankah hanya pukul tangan?
Masalah sepele.
Hukumlah aku sesuai itu.
Pengurus Lu.
Maaf, salahkan saya yang terlalu bodoh
hingga membuat Anda harus menerima hukuman.
Bahkan jika tidak ada kamu,
aku masih akan tetap dihukum.
Aku malah harus berterima kasih padamu
karena telah bersedia maju untukku.
Pengurus Lu,
Anda benar-benar sudah berubah banyak daripada dulu.
Berubah... sudah berubah?
Aku dan yang dulu berbeda di mananya?
Meski pun Anda berbeda dengan yang sebelumnya,
tetapi... tetapi saya lebih menyukai Anda yang sekarang.
Benarkah?
Pakaian yang dia inginkan itu,
buat sesuai dengan catatan ukuran yang telah diberikan.
Baik.
Cepat pergi untuk membuatnya.
Kemudian untuk hal-hal lain....
Tuan Muda!
Tuan Muda!
Tuan Muda, Tuan Muda, Tuan Muda!
Kudengar...
kamu dan Lu Yiling sudah saling berciuman?
Kamu pergi dulu.
Baik.
Hal yang begitu luar biasa
aku bahkan tidak melihatnya sendiri.
Zhenyu,
Lain kali jika bertemu hal seperti ini, ingatkan aku terlebih dahulu.
Tuan Muda, Anda bagaikan melewati ribuan bunga
dan tidak ada sehelai daun pun yang menempel di tubuh Anda.
Pertama kali mengalami hal seperti ini,
Saya...
Saya takut Anda merasa resah.
Kalau begitu,
aku harus berterima kasih kepadamu.
Tuan Muda,
Ini pertama kalinya aku melihat kamu seperti ini.
Kalian berdua selain...
begini...
masih seperti apa lagi?
Kamu masih mau yang seperti apa?
Keluar!
Hal tentang Lu Yiling menciumku
takutnya akan segera menyebar.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.