Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Instagram @skysoultan
The Sweet Girl Season 2
Episode 24
Apakah membunuh orang dan melakukan pembakaran
masih belum termasuk masalah besar?
Membunuh orang dan melakukan pembakaran!
Siapa?
Dia orangnya!
Qin Tian.
Benarkah itu?
Bagaimana mungkin?
Dia demi mendapatkan tanah dengan paksa,
mengutus orang untuk membakar rumah.
Chen A'Gui dari Desa Changle
meninggal karena terbakar api
demi menyelamatkan orang-orang di halaman.
Pembunuh ini
malah masih bisa layaknya
tidak terjadi apa pun
dan melanjutkan perbuatan jahatnya.
Kamu seharusnya membayar semua perbuatanmu dengan nyawamu.
Ini sungguh tidak masuk akal sama sekali.
Membunuh orang dan melakukan pembakaran.
Mana buktinya?
Bukti....
Bukti di sini!
Aku...
aku bisa membuktikan.
Dia...
yang membeli rumahku adalah dia.
Jadi bagaimana kamu tahu
dia yang telah membakar rumah?
Pak...
jika aku mengatakannya,
bisakah kamu menjamin keselamatan aku dan keluargaku?
Aku tidak ingin dibunuh karena menjadi saksi.
Jangan banyak omong-kosong!
Jika tidak katakan,
aku akan menembakmu!
Jangan, jangan.
Jangan, jangan.
Aku katakan.
Apakah kamu sudah investigasi dengan jelas?
Dia sungguh adalah Pendekar Liushui?
Sudahlah...sudahlah!
Sudahlah...anak baik.
Anak baik, anak baik.
Nyonya,
kabar buruk!
Telah terjadi sesuatu dengan Tuan Besar di sana.
Anda cepatlah pergi lihat!
Zhang Si'er adalah orang seperti apa,
aku rasa kalian semua sangat jelas.
Kata-kata yang dia ucapkan
apa bisa dipercaya?
Jika begitu,
Qin Tian,
tolong kamu jelaskan sebentar
bagaimana bisa plat Kediaman Qin
muncul di sebelah rumah yang telah dibakar?
Kami telah membeli tanah Zhang Si,
mengutus penjaga untuk melihat ke sana adalah hal yang sangat wajar.
Lagi pula,
plat seperti ini bisa ditemui di mana-mana.
Jika kalian ingin menggunakannya sebagai bukti,
sangat mudah untuk mendapatkannya.
Di samping itu, aku ingin bertanya kepada Pengurus Lu.
Kamu seorang pengurus dari Butik Yunyi,
lalu bagaimana bisa tahu begitu jelas tentang
desa terpencil yang sangat jauh ini.
Bahkan orang yang meninggal bernama siapa juga tahu.
Segala yang terjadi hari ini
menjelaskan ini adalah jebakan yang telah kalian rencanakan sejak lama.
Tentu saja aku sangat jelas mengenai masalah ini.
Tentu saja aku juga tahu nama A'gui.
Karena
aku sebenarnya bukan Pengurus Lu.
Cukup!
Masalah sudah sampai di sini,
aku tidak dapat menyembunyikan kebenaran dari kalian lagi.
Qin Tian demi memenangkan perlombaan
beberapa kali menggunakan trik persaingan bisnis yang tidak benar.
Menyuap aku
dan juga beberapa anggota lain di Asosiasi Dagang.
Jumlah yang ditawarkan sangat besar,
bahkan melebihi seluruh harta yang di miliki
oleh seorang kepala desa.
Aku....
Berdasarkan investigasiku,
Qin Tian memiliki sangat banyak
pengeluaran dan pemasukan yang tidak jelas asalnya
dan juga kecurigaan menghindari pajak.
Tuan Pei,
apakah kamu tahu apa yang sedang kamu katakan?
Jika memang begitu,
mengenai masalah plagiat pada ronde kedua perlombaan,
Tuan Pei telah menjadi saksi untuk Tuan Qin.
Mohon tanya apakah Tuan Pei
juga telah disuap oleh Tuan Qin?
Tentu saja tidak!
Pastinya tidak ada!
Makanya!
Ini mana mungkin?
Makanya!
Benar!
Keponakan...
Ini, ini, ini....
Ini bagaimana mungkin?
Ini adalah masalah sikapku sendiri,
tidak ada hubungannya dengan Perhimpunan Pedagang.
Juga pas karena aku berada di antara masalah ini
baru bisa memberikan bukti kejahatan
Tuan Qin kepada pihak kepolisian.
Ternyata begitu.
Kamu....
Bawa sekelompok orang pergi ke Kediaman Qin untuk mengumpulkan bukti.
Ketua Qin,
ikut aku pergi ke kantor polisi!
Pei Zuo,
kamu demi wanita ini
bahkan nama baik sendiri juga tidak mau lagi!
Jalan!
Pei Zuo!
Pei Zuo!
Diriku sendiri sudah hilang,
bagaimana bertahan lagi?
Tunggu sebentar!
Jika kamu tidak ingin aku hidup tenang,
maka kamu juga jangan berharap hidup tenang!
Petugas Polisi,
dia adalah Pendekar Liushui yang telah
menjadi buronan pihak kepolisian sejak lama.
Apa?
Bukankah barusan kalian semua memanggil dia Pengurus Lu?
Bukan!
Dia adalah orang yang menyamar.
Status asli dia adalah Pendekar Liushui!
Petugas polisi....
Pengurus Lu adalah Pendekar Liushui.
Apakah ini benar?
Kenapa tampang mereka sama.
Tidak mungkin adalah Pendekar Liushui.
Sejak awal aku sudah tidak ingin hidup menggunakan
status orang lain.
Aku ingin hidup demi diri sendiri.
Apakah kamu bersedia mendukungku?
Aku selamanya akan mendukungmu.
Lu.
Tuan Pei,
Kamu bahkan bisa bertanggung jawab terhadap hal yang kamu lakukan
tanpa memperdulikan akibatnya.
Aku juga sama.
Lagi pula,
aku sungguh tidak ingin lagi menjalani hidupku
dengan menggunakan status orang lain.
Tadi kamu bersedia keluar membela kami,
sungguh terima kasih.
Yang dia katakan tidak salah!
Aku adalah Pendekar Liushui, Mi Jiu'er.
- Dia adalah Pendekar Liushui! - Dia adalah Pendekar Liushui!
- Pendekar Liushui itu seperti ini? - Tidak mungkin.
Betul.
Pantesan ke mana pun aku mencari tetap tidak bisa menemukanmu.
Jika begitu,
maka kamu juga ikut kami ke kantor sebentar!
Pendekar Liushui adalah orang baik,
mengapa mau menangkapnya?
Betul! Betul!
-Mengapa mau menangkapnya? -Tidak salah!
Pendekar Liushui adalah seorang yang berhati baik.
Harta keluargaku secara turun-temurun yang
dicuri oleh tuan tanah Liu
sehingga membuatku tidak ingin hidup lagi.
Pendekar Liushui yang telah membantuku mengambil kembali.
Dia juga telah menyelamatkan hidupku.
Tahun lalu istriku diganggu orang,
Pendekar Liushui jugalah yang telah menolongnya.
Tahun lalu hasil panen keluargaku tidak baik.
Kami sekeluarga hampir mati kelaparan.
Pendekar Liushui yang telah memberikan air dan makanan ke keluarga kami,
sehingga keluarga kami terselamatkan.
Lepaskan Pendekar Liushui!
Dia adalah orang baik!
Lepaskan Pendekar Liushui!
Tidak boleh membawa dia pergi!
Dia adalah orang baik!
- Lepaskan Pendekar Liushui! โ Pendekar Liushui orang baik!
- Lepaskan Pendekar Liushui! โ Pendekar Liushui orang baik!
Kalian tidak boleh membawa dia pergi!
Lepaskan Pendekar Liushui!
Lepaskan Pendekar Liushui!
Lepaskan Pendekar Liushui!
Pendekar Liushui adalah orang baik!
Lepaskan dia!
Pendekar Liushui adalah orang baik!
Kalian tidak boleh membawa dia pergi!
Dia adalah orang baik!
Dia adalah orang baik!
Lepaskan dia!
Tenang!
- Lepaskan Pendekar Liushui! - Lepaskan Pendekar Liushui!
Apa kalian ingin memberontak!
Dengarkan baik-baik!
Meskipun Pendekar Liushui melakukan hal baik,
tetapi caranya melakukan itu tidak benar.
Bagaimanapun harus ditahan.
Mi Jiu'er,
kamu mengikuti perintah atau tidak?
Terima kasih banyak para tetua dan teman sekampung!
Aku bersedia membayar atas semua
hal yang telah kulakukan sebelumnya.
Para teman sekampung, tidak perlu mencegahnya.
Apakah sudah dengar!
Ayo jalan!
Tunggu aku kembali.
Jiu'er!
Jiu'er!
Apakah kamu bersedia menjalani seumur hidupmu bersamaku?
Sungguh mengharukan!
Jangan ragu lagi Pendekar Liushui! Menikahlah dengan Tuan Muda!
Jangan ragu lagi Pendekar Liushui! Menikahlah dengan Tuan Muda!
Menikahlah dengan Tuan Muda!
Tuan Muda hebat!
Menikahlah dengannya!
Benar! Jangan ragu lagi!
Benar! Menikahlah dengan Tuan Muda!
Aku bersedia.
Jiu'er,
aku akan menunggumu kembali
untuk menjadi pengantinku.
Perhatikan lebih teliti!
Kepala polisi,
dapatkah Anda memberi sedikit kelonggaran,
berapa pun uangnya boleh.
Semua harta benda sudah disita masih tidak jujur.
Aku lihat kamu juga ingin masuk penjara!
Dia sangat galak.
Jangan takut.
Ada Ibu di sini.
Lapor!
Di taman belakang ditemukan satu mayat wanita.
Mayat wanita?
Bukan aku.
Bukan aku yang bunuh.
Bukan aku.
Jangan takut, jangan takut.
Bukan aku.
Bawa dia pergi!
Interogasi dengan baik!
Jangan tangkap aku!
Jangan tangkap aku!
Kalian...apa yang kalian lakukan?
Ibu!
Ibu!
Bukan anakku yang melakukannya!
Tolong aku!
Jangan lagi menakutinya.
Jika ada masalah biar aku yang menanggungnya!
Ibu!
Apakah kamu kira kamu bisa lari?
Bawa pergi bersama!
Kalian lepaskan!
Lepaskan!
Nyonya!
Lepaskan!
Lepaskan aku!
Jual koran!
Semua kejahatan Qin Tian sudah dikonfirmasi!
Perhimpunan Pedagang Kota Hai mengumumkan Butik Yunyi pemenangnya!
-Berikan aku 1 lembar. -Ini.
Berikan aku 1 lembar.
-Berikan aku 1 lembar. -Aku juga mau 1 lembar.
-Berikan aku 1 lembar. -Berikan aku 1 lembar.
Ini.
Berikan aku 1 lembar.
Baik.
Aku juga mau.
Berikan aku 1 lembar.
Terima kasih.
Ini uangnya.
Apakah kalian tahu?
Sebelumnya Qin Tian melakukan plagiat pada Butik Yunyi.
Tuan Muda itu tidak bersalah.
Aku sudah tahu dari awal.
Saat itu,
aku berada di lokasi perlombaan.
Qin Tian itu terlalu licik.
Dari awal sudah kukatakan,
Tuan Muda kami itu tidak bersalah.
Betul.
Tetapi,
untung saja Tuan Muda terbebas dari salah paham dan memenangkan perlombaan.
Kita...
kelak sudah bisa kembali ke Butik Yunyi
untuk membuat pakaian lagi.
Iya betul.
Sungguh bagus, sungguh bagus.
Hal baik.
-Sudah keluar. -Sudah keluar, sudah keluar!
-Tuan Muda. -Tuan Muda, Tuan Muda!
Tuan Muda, kami mendukungmu!
Mendukungmu! Tuan Muda!
Tuan Muda, Tuan Muda!
Kami selamanya mendukungmu!
Kami selamanya mendukungmu!
Semangat, Tuan Muda!
Tuan Muda, kami mendukungmu!
Mendukungmu!
Para tetua dan teman sekampung terima kasih telah
memberi kepercayaan dan dukungan.
Terima kasih!
Tuan Muda, Tuan Muda,
apakah sekarang kami boleh kembali ke Butik Yunyi?
Tentu saja!
Asalkan kalian bersedia, kapan pun boleh kembali.
Terima kasih Tuan Muda! Terima kasih Tuan Muda!
Bagus, sungguh bagus!
Sungguh bagus!
Tuan Muda,
bolehkah kami memesan lebih dulu sejumlah kostum
yang anda menangkan di perlombaan?
Benar, benar, benar!
Aku juga mau! Aku Juga mau!
Setiap orang akan mendapatkannya!
Kalian tenang saja!
Aku mau!
Butik Yunyi!
Butik Yunyi! Butik Yunyi!
Butik Yunyi!
Baik! Anda hati-hati di jalan!
Lain kali datang lagi!
Bisnis kita ini semakin lama semakin baik.
Coba kamu pikir,
kenapa sejak awal
aku tidak kepikiran jika
barang ini juga bisa menghasilkan uang?
Yang mengikutiku
juga sama menghasilkan banyak uang.
Benar, benar, benar.
Tuan Besar,
silakan lihat apa yang Anda butuhkan?
Jam kita di sini sangat laku terjual.
Masih ada,
Anda lihat
gramafon ini
juga sangat bagus.
Bukankah semuanya sangat bagus.
Tuan Besar Su,
kenapa anda ke mari?
Nyonyamu menyuruhku menjemput kamu dan Lyu Shui pulang ke rumah.
Jadi maksud Tuan Besar Su bagaimana?
Panggil Ayah.
Ayah!
Anakku,
kenapa kamu jadi kurus seperti ini?
Penderitaan apa yang telah kamu alami di luar sana?
Kamu sungguh membuat ibu khawatir.
Ibu, jangan nangis, jangan nangis.
Saya hidup dengan baik di luar sana.
Kamu ini anak jahat,
kamu di luar begitu lama
juga tidak tahu pulang untuk melihat ibu.
Kamu tidak tahu ibu begitu khawatir.
Sudahlah, sudahlah, ibu.
Beberapa waktu ini,
untung ada Lyu Shui yang menjaga saya.
Jika tidak saya tidak tahu bagaimana melewati semua ini.
Kamu ini anak nakal.
Bukankah karena dia juga
kamu diusir keluar.
Sudahlah, sudahlah.
Tidak mudah Yi baru kembali.
Bukankah kamu berkata sudah memasak semeja makanan enak?
Betul, betul, betul!
Anakku,
semua yang ibu persiapkan adalah makanan kesukaanmu.
Lihatlah wajah kurusmu ini.
Ibu harus merawatmu dengan baik.
Jalan, jalan, jalan!
Jalan!
Ayo jalan, anakku.
Pergilah, pergilah!
Nak,
ayo jalan.
Pergi makan bersamaku.
Terima kasih Nyonya Besar.
Ayo jalan!
Suamiku, ayo!
Pergi makan!
Baik!
Tuan Muda, semua sudah dibereskan.
Sungguh tidak disangka,
bunga liar juga bisa berubah menjadi indah begini.
Tidak jelek dibandingkan dengan bunga terkenal.
Tentu saja.
Jangan lihat bunga liar ini
meskipun tidak menarik di mata,
namun tidak peduli berada di lingkungan seperti apa,
mereka dapat menampilkan bagian terindah mereka.
Tidak peduli berada di lingkungan seperti apa,
mereka dapat menampilkan bagian terindah mereka.
Betul.
Walaupun penampilan luar mereka sangat lemah,
tetapi dapat tahan terhadap terpaan angin.
Tuan Pei,
kamu pasti akan menyukai mereka.
Ayo jalan!
Jika begitu aku pergi dulu.
Sampai jumpa.
Jangan nangis.
Janganlah menangis.
Bagaimana aku mengajari kalian saat di dalam,
harus menjadi seperti pria sejati.
Jangan menangis lagi.
Kelak kalian masih bisa pergi ke Butik Yunyi
untuk main bersamaku.
Baik, baik.
Jika begitu aku jalan dulu.
Jangan nangis lagi.
Dah.
Luo Yinran!
Tuan Muda, saatnya kita pergi.
Benar.
Sudah saatnya pergi.
Lu,
semoga kamu bahagia.
Jiu'er,
kita pulang ke rumah.
Ayo!
Ayo!
Lyu Shui!
Lyu Shui!
Lyu Shui!
Lyu Shui!
Lyu Shui!
Turunkan aku!
-Turunkan aku! -Lyu Shui!
Lyu Shui!
Lyu Shui!
Ibuku sudah setuju kita bersama.
Benarkah?
Benar.
Cepat ikut denganku menemui mereka.
Ayo!
Tetapi....
Tetapi apa?
Sekarang ini
aku sudah tidak sabar untuk menikahimu.
Ayo jalan!
Ayo jalan!
Takutnya,
kalian masih harus menunggu lagi.
Ini...
Ada apa ini? Cepat bangkit!
Saya ingin memohon keputusan kalian
agar saya dapat menikahi Lyu Shui.
Pernikahanmu
dalam waktu dekat ini tidak dapat dilaksanakan.
Mengapa?
Ini...
aku harus melaksanakan pernikahan Yinran dahulu.
Apa?
Berdasarkan apa harus dia dahulu?
Karena dia yang duluan mengatakannya.
Jika begitu...
jika begitu kita laksanakan bersama saja.
Lebih ramai.
Itu tidak bisa.
Yinran sudah mengatakan
dia tidak ingin melaksanakannya bersama.
Saya...
Sebenarnya saya adalah anak kandungmu atau bukan?
Tuan Besar, minum teh.
Sekali sisir hingga ke ujung,
tidak perlu khawatir tentang kekayaan.
Dua kali sisir sampai ke ujung,
bebas dari penyakit dan kekhawatiran.
Tiga kali sisir hingga ke ujung,
banyak anak dan panjang umur.
Nenek.
Duduk, duduk.
Belum selesai ini.
Masih ada?
Kenapa pengantin wanita ini belum keluar!
Kenapa begitu lama?
Betul, masih belum keluar.
Kenapa masih belum keluar!
Sisir lagi hingga ke akhir,
saling menghormati antara suami dan istri,
ada awal dan akhir,
penuh kekayaan dan kemakmuran.
Nenek Li,
saya tidak tega meninggalkanmu.
Jika merindukanku maka pulanglah.
Tuan Muda,
begitu tergesa-gesa ingin melihat pengantin wanita?
Makanya.
Sudah keluar!
Sudah datang! Sudah datang!
Tuan Muda,
pengantin wanita sudah keluar.
Sungguh cantik!
Selamat, selamat!
Selamat! Selamat,selamat!
Selamat! Selamat! Selamat!
Selamat!
Selamat!
Selamat!
Selamat!
Sungguh selamat! Sungguh selamat!
Pengantin wanita sangat cantik!
Selamat!
Sangat cantik!
Cantik!
Selamat! Selamat!
Selamat! Selamat!
Selamat!
Selamat!
-Jiu'er! -Tuan Muda!
Jiu'er!
Tidak sesuai dengan adat kebiasaan.
Selamat!
Selamat! Selamat!
Jiu'er!
Tuan Muda!
Kalian menyingkir! Kenapa kalian?
Jiu'er!
Sungguh bagus!
Jiu'er!
Selamat! Selamat!
Sungguh cantik!
Selamat!
Jiu'er!
-Kalian...kalian menyingkir! -Tuan Muda!
Tidak boleh!
Ini melanggar adat kebiasaan!
Jiu'er!
Waktu baik telah tiba!
Penghormatan pernikahan!
Penghormatan pertama kepada langit dan bumi!
Penghormatan kedua kepada orang tua!
Bangkit!
Bangkitlah!
Suami istri saling menghormat.
Perayaan selesai!
Memasuki kamar pengantin!
Bagus!
Bagus, bagus, bagus!
Mulai hari ini,
kamu adalah milikku.
Bagus, bagus, bagus!
Jiu'er!
Jiu'er!
Tuan Muda, Tuan Muda...
Jiu'er!
Jangan hanya berpikir untuk masuk kamar pengantin.
-Jiu'er! -Tuan Muda!
-Ini melanggar adat kebiasaan! -Tuan Muda,
Hari bahagia begini
harus membuatmu minum sampai mabuk baru bisa.
Tidak perlu proses seperti ini!
Jiu'er!
Tuan Muda!
Tuan Muda!
-Jiu'er! -Tuan Muda!
Jiu'er!
Cepat tutup penutup kepalanya dengan baik.
Tidak mau tutup lagi.
Tidak mau tutup lagi.
Tidak mau tutup!
Rasanya akan mati karena sesak.
Hari bahagia begini jangan mengatakan hal tidak baik seperti ini.
Lyu Shui,
aku...
apa yang kamu bawakan untukku?
Lyu Shui,
begitu banyak makanan enak.
Dan semuanya adalah kesukaanku.
Lyu Shui, kamu sungguh perhatian.
Apa kamu tahu,
seharian ini aku belum makan apapun,
hampir mati kelaparan.
Tuan Muda tahu jika kamu lapar,
khusus menyuruhku membawa kemari.
Tuan Muda sungguh perhatian kepadamu.
Sibuk hingga begitu di luar sana,
masih saja mengkhawatirkanmu.
Dia makan dan minum besar di luar sana.
Aku malah tinggal di dalam sini.
Sungguh membosankan.
Kamu bersabarlah,
Tuan Muda akan datang sebentar lagi.
Lyu Shui,
nanti kamu bantu bawakan daftar hadiah kepadaku.
Daftar hadiah?
Buat apa kamu mau itu?
Untuk menghitung uang.
Selamat!
Pelan-pelan di jalan!
-Jalan dulu! -Hati-hati, hati-hati!
Tuan Muda,
Selamat!
Selamat! Selamat!
Terima kasih, terima kasih, terima kasih!
Selamat!
-Selamat! -Terima kasih, terima kasih!
Hati-hati di jalan! Hati-hati!
Selamat! Selamat!
Terima kasih, terima kasih!
Aku jalan....
Hati-hati jalannya.
Su Yi!
Tuan Muda, Tuan Muda.
Kamu,
sekarang juga bantu gantikan aku.
Aku mau balik dahulu.
Di dalam masih begitu banyak tamu yang belum diantar.
Aku...aku sudah sangat ngantuk.
Saat kamu menikah nanti, aku bantu kamu menggantikan.
Ini kamu yang katakan!
-Kamu harus... -Aku yang katakan!
Kamu harus ingat, Tuan Muda!
-Sudah ingat! -Tuan Muda!
Bos Zhu!
Selamat berbahagia!
Apakah sudah makan dan minum?
Selamat berbahagia!
Jangan sungkan, jangan sungkan, jangan sungkan!
Pamit dulu, pamit dulu.
Si'er! Si'er!
Selamat! Selamat!
Pulang dan istirahat lebih awal!
-Arak...arak bagus -Besok minum lagi!
-Araknya bagus! -Si'er!
Pamit dulu!
Pelan-pelan!
Istriku...
Kau sudah kembali.
Lagi sibuk apa ini?
Mengecek hadiah uang dari tamu.
Sebelumnya aku masih tidak tahu,
ternyata melakukan pernikahan bisa mendapatkan begitu banyak uang.
Tidak disangka istriku
tidak hanya bisa menjlalani hidup dengan baik,
namun sangat cantik bagaikan bunga.
Kamu kenapa?
Aku belum selesai hitung.
Istri,
jangan hitung lagi.
Pergi kamu!
Susah payah aku menghitungnya,
kamu malah mengacaukannya.
Mi Jiu'er!
Apakah kamu menikah denganku
adalah demi sedikit uang ini?
Tentu saja!
Jangan berulah!
Jangan menggigitku!
Pelan sedikit, Nyonya Muda.
Betul.
Mari, mari, mari,
Hati-hati melewati tangga.
Hati-hati melangkahi tangga.
Cepat! Cepat!
Kalian cepat!
Lyu Shui menikah, aku tidak boleh terlambat.
Jangan buru-buru!
Lihat waktunya!
Istriku.
Kamu sekarang sedang hamil tidak bisa dibandingkan dengan dulu.
Benar, Nyonya Muda.
Kamu masih berani bilang.
Salah siapa ini!
Siapa yang membuang waktuku dengan mengganti penjepit kepala!
Semua yang kamu katakan benar.
Ada apa, Nyonya Muda?
Ada apa dengan Anda?
Kenapa?
Ini sudah mau lahir.
Ken...kenapa?
Apa yang terjadi?
Pelan-pelan.
Anda pelan sedikit.
Nyonya muda,
apa sudah mau melahirkan?
- Tuan Muda. - Zhen Yu
Cepat, cepat, cepat!
Pergi panggil bidan!
-Baik! -Cepat pergi!
Sakit sekali!
Bagaimana keadaan istriku?
Sakit sekali!
Tuan Muda!
Jiu'er!
Tuan Muda, kamu tidak boleh masuk!
Kamu tidak boleh masuk!
Sakit sekali!
Jiu'er!
Tuan Muda,
tenanglah!
Yinran!
Yinran, Yinran!
Kamu seorang pria tidak cocok masuk ke dalam!
Mengapa tidak cocok masuk ke dalam!
Ini berlawanan dengan peraturan.
Dengarkanlah.
Jangan buru-buru, jangan buru-buru.
Jiu'er!
Kamu...kamu masuk ke dalam lihat!
Benar, Anda masuk ke dalam lihat!
Nyonya, pakai tenaga!
Pakai tenaga!
Anak segera keluar! Nyonya,
pakai tenaga.
Tambah tenaga.
Kamu harus bertahan!
Anakmu segera keluar!
Ditambah lagi tenaganya!
Pakai tenaga!
Segera keluar, segera keluar!
Nyonya, pakai tenaga!
Sudah keluar! Sudah keluar!
Sudah keluar!
Anak laki-laki!
Tuan Muda, anak laki-laki!
Sudah lahir, sudah lahir, Tuan Muda.
Seorang tuan muda kecil.
Sangat bagus,
Tuan Muda.
Bagaimana dengan Jiu'er-ku?
Anda lihat ini.
Nyonya, masih harus pakai tenaga.
Anda mengandung anak kembar.
Kembar, masih ada satu.
Jiu'er!
Jiu'er!
Anak baik,
kamu harus semangat.
Pakai tenaga!
Ditambah lagi tenaganya.
Nyonya, kamu bertahanlah.
Jika melahirkan begitu menyakitkan,
kelak kita lahirkan satu saja, baikkah?
Sudah keluar! Tuan Muda, sudah keluar!
Selamat Tuan Muda!
Keluarga kita mendapatkan dua kebahagiaan.
Bagaimana dengan istriku?
Mengapa di dalam sini masih ada satu?
Nyonya, kamu mengandung anak kembar tiga!
Apa?
Masih ada? Masih ada? Masih ada?
Luo Yinran!
Kamu...
dasar kamu kundur busuk!
Yinran!
Istriku!
Lihat Yinran ini,
mengapa dia masuk ke dalam!
Pakai tenaga!
Tuan, kamu lihat.
Pakai tenaga, Nyonya.
Apa kamu suka?
Anda sudah memiliki 3 cucu.
Sudah lahir.
Menempuh jarak jauh sampai ke Butik Yunyi,
akhirnya bisa melihat pakaian yang dibuat Tuan Muda.
Sungguh bagus!
Jika begitu saat pesan harus
pesan lebih dua buah pasang baru bisa.
Tuan Pan!
Apa kabar!
Tuan Muda, Tuan Muda!
Akhirnya kamu datang.
Apakah kamu tahu?
Teman-teman dari dalam dan luar negeri
telah terpesona oleh
desain kostummu yang bergaya Tiongkok ini.
Aku khusus ke sini
untuk mengundangmu pergi ke tempat kami
melakukan interview.
Anda...jangan menolaknya.
Ini...
mungkin harus bertanya dahulu kepada istriku.
Jika begitu undang Nyonya Luo untuk pergi bersama.
Dengar-dengar Tuan Muda bertanggung jawab terhadap desain di Butik Yunyi,
dan Nyonya Luo bertanggung jawab terhadap penjualan.
Kerja sama kalian berdua sangat kompak.
Oh ya,
di mana Nyonya Luo?
Aku juga ingin bertemu sebentar dengan wanita hebat ini.
Tuan Muda,
tidak baik, Tuan Muda.
Permisi sebentar.
Ada masalah apa?
Nyonya berkata
akan membawa ketiga tuan muda kecil
pergi berkelana ke dunia persilatan.
Tidak akan kembali ke rumah ini lagi.
Apa?
Aku...
aku membuat dia marah lagi?
Tuan Pan,
aku tidak bisa pergi denganmu melakukan interview lagi.
Tidak....
Sungguh maaf.
Aku...aku, aku....
Ibu,
aku sungguh sangat lapar.
Aku lapar.
Ibu, aku sangat lapar.
Ibu, kita mau ke mana?
Kita mau pergi berkelana dari suatu tempat ke tempat lainnya,
menjadi pendekar.
Jadi mau ke mana?
Pergi ke tempat yang sangat jauh,
melakukan banyak hal baik,
membantu banyak orang.
Kita tidak membawa ayah pergi bersama?
Kita tidak mau ayah lagi.
Baikkah?
Ayah sudah datang!
Ayah!
Cepat,
ke tempat Ayah sini.
Mari.
Untuk apa kamu datang?
Dengar-dengar istriku mau pergi berkelana.
Mengapa tidak membawa suami bersama?
Kenapa aku harus membawamu!
Karena aku bisa mengangkat tas,
membayar uang,
memukul orang jahat.
Ayah sangat hebat!
Semua ini aku juga bisa.
Tetapi aku tidak bisa hidup
tanpa dirimu.
Baiklah!
Jika begitu aku dengan terpaksa membawamu bersama.
Bagus!
Kita pergi berkelana di dunia persilatan.
Kita bersama berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya.
Ayo jalan!
Pergi bersama.
Dari satu tempat ke tempat lainnya.
Ibu, aku sudah lapar.
Ibu, ibu, aku lapar.
Ibu.
Istriku,
bagaimana jika kita pulang makan dahulu?
Ibu, aku sangat lapar.
Hari ini aku yang akan memasak untuk kalian, baikkah?
Baik!
Baik! Baik! Baik!
Baiklah jika begitu!
Setelah selesai makan baru kita berangkat.
Jika begitu kita pulang ke rumah makan.
Ayo, pulang ke rumah makan.
Ayo jalan!
Pulang ke rumah makan!
Sudah bisa pulang.
Ayo, jalan.
Pulang ke rumah makan.
Jalan!
Pulang ke rumah!
Pulang ke rumah makan!
Pelan-pelan!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.