Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Instagram @skysoultan
The Sweet Girl Season 2
Episode 20
Luo Yinran,
kamu tahu tidak apa yang sedang kamu lakukan?
Kamu sendiri tahu tidak apa yang sedang kamu lakukan?
Semua ini tidak ada hubungannya denganmu.
Tidak apa-apa, kan?
Jangan sentuh aku!
Tunggu sebentar, ikut aku pulang.
Kamu jangan kemari.
Jangan bergerak!
Luo Yinran,
aku tidak peduli kamu masih mau memanfaatkan aku untuk mendapatkan apa.
Mulai sekarang,
aku tidak ada hubungan lagi denganmu.
Tolong kamu jauh-jauh dariku.
Bagaimana kalau aku tidak mau?
Apakah dengan begini,
Kamu akan merasa lebih baik?
Kamu gila!
Iya,
aku memang sudah gila.
Kamu beritahu aku.
Aku sebenarnya harus bagaimana,
agar cukup untuk membuktikan ketulusanku padamu?
Apa aku harus merogoh keluar hatiku?
Tidak, tidak!
Jiu'er.
Kamu...
kamu panggil aku apa?
Jiu'er.
Bagaimana kamu bisa tahu?
Aku juga tahu,
kamu demi menghidupi orang-orang di Desa Changle
baru memutuskan tetap bertahan di Butik Yunyi.
Jadi...
sejak awal kamu sudah tahu identitasku?
Kamu tahu aku kekurangan uang,
jadi kamu terus-menerus menaikkan upahku,
agar membuatku tidak sedikit pun merasa ragu
untuk tetap bertahan di Butik Yunyi?
Iya.
Kemudian masih memanfaatkan aku untuk pergi mengambil Catatan Yunyi.
Karena dengan begitu,
jika terjadi insiden tak terduga
atau mungkin aku ditangkap oleh Qin Tian,
yang mengalami kerugian bukan Butik Yunyi.
Melainkan aku si Pendekar Liushui ini yang akan dijadikan buronan?
Bukan!
Ternyata perhitungan Tuan Muda sangat tepat.
Kalau begitu, aku harus mengucapkan selamat kepada Tuan Muda.
Bukan.
Jiu'er.
Lepaskan aku!
Jiu'er.
Demi kamu aku bisa tidak mau apa pun.
Kali ini kamu pergi ke Kediaman Qin
untuk mengambil Catatan Yunyi,
aku baru tahu masalah ini belakangan.
Aku takut kamu akan terluka walau hanya sedikit,
bagaimana bisa aku membiarkan kamu demi aku
pergi ke Kediaman Qin untuk mengambil Catatan Yunyi?
Jadi....
Walau kamu tahu aku bukan Lu Yiling,
kamu tidak mengungkap identitasku atau memanfaatkan aku?
Masih senantiasa melindungiku.
Kenapa?
Jiu'er.
Aku sudah mengatakannya.
Yang kucintai hanya kamu.
Selalu hanya kamu.
Yang kamu cintai selalu hanya aku?
Luo Yinran!
Luo Yinran!
Kamu bagaimana?
Luo Yinran.
Kamu bagaimana?
Jiu'er.
Aku hanya memberitahu kamu kenyataannya.
Mulai sekarang,
kamu ingin pergi atau tinggal,
semua akan tergantung keinginanmu.
Aku tidak akan memaksamu lagi.
Luo Yinran... Luo Yinran!
Luo Yinran!
Apa ada orang?
Luo Yinran!
Kamu bangun.
Apa ada orang?
Apa ada orang?
Lu!
Luo Yinran, kamu bangunlah.
Tuan Pei,
Kamu cepat tolong dia.
Tuan Muda!
Tuan Muda!
Cepat tolong dia.
Tuan Muda!
Cepat tolong dia.
Pelan sedikit, pelan sedikit.
Sini.
Lu!
Lu.
Tuan Pei,
maaf.
Tabib,
bagaimana keadaannya?
Bagaimana, tabib?
Tabib,
apa keadaannya dia serius?
Lukanya sangat dalam,
kondisinya tidak stabil.
Untung saja lukanya tidak mengenai organ vital.
Saya sudah menangani lukanya.
Selanjutnya berdasarkan resep yang telah aku berikan,
biarkan dia minum obat secara teratur.
Ingat, obat untuk lukanya harus diganti tepat waktu.
Baik.
Beberapa waktu ini pasien butuh istirahat yang baik.
Pelan-pelan akan membaik.
Jiu'er.
Jangan pergi.
Terima kasih, Tabib.
Kami antar Anda.
Baik.
Ayo.
Tuan Muda kuserahkan kepadamu.
Jiu'er.
Jangan tinggalkan aku.
Aku ada.
Aku ada di sini.
Maaf.
Maaf.
Semua ini salahku.
Salahkan aku yang telah salah paham kepadamu.
Aku membuatmu terluka.
Maaf.
Luo Yinran.
Dia adalah milikku.
Siapa pun jangan berharap akan merebutnya dari sisiku.
Dalam hal ini kita yang menjadi mak comblang.
Situasi sekarang ini,
Pei Zhuo pasti merasa sangat malu.
Jika Lu Yiling benar-benar berubah pikiran,
semua ini benar-benar jadi kacau.
Itu...
berarti Pei Zhuo pasti akan melampiaskan kemarahan kepada kita.
Bukan hanya melampiaskan kemarahan kepada kita,
masih harus lihat bagaimana kita memperbaikinya.
Jadi, maksud Nyonya...
Tuan Besar rasa orang yang
sekarang paling benci Tuan Pei itu siapa?
Dia sekarang ini pasti sedang
sangat benci kepada Luo Yinran dan Lu Yiling.
Dengan begitu,
Tuan Pei berada di pihak yang sama dengan kita.
Sepertinya aku bisa membantunya melampiaskan kemarahan ini.
Kamu sudah sadar?
Kamu akhirnya sadar.
Jiu'er,
apa aku sedang mimpi?
Aku menyentuh lukamu, ya?
Bagaimana? Lukanya masih sakit?
Maaf.
Maaf.
Lain kali tidak boleh berkata maaf padaku lagi.
Asalkan kamu bisa kembali,
itu sudah berkah paling besar dari Tuhan untukku.
Tabib berkata
lukamu masih belum sembuh.
Harus beristirahat dengan baik.
Jiu'er.
Terima kasih.
Kamu bisa kembali.
Tetapi,
aku adalah Pendekar Liushui yang menjadi buronan.
Kamu tidak takut?
Lalu kenapa
saat kamu tahu tentang identitasku,
kamu tidak mengusirku?
Karena aku merasa...
gadis ini sangat baik hati
dan sangat menarik.
Hal yang lebih penting adalah
aku sangat suka.
Tetapi...
jika Lu Yiling kembali,
harus bagaimana?
Jiu'er.
Di dalam hatiku,
di dunia ini kamu tidak ada duanya.
Siapa pun tidak akan bisa menggantikan.
Tetapi orang di Kediaman Qin tahu bahwa Pendekar Liushui
yang mencuri Catatan Yunyi.
Aku takut jika Nyonya Qin sampai tahu,
hal ini akan melibatkanmu.
Kenapa kamu masih tidak mengerti?
Di dunia ini,
sudah tidak ada hal lain
yang dapat menghalangi cintaku padamu.
Jiu'er.
Berjanjilah padaku.
Jangan begitu banyak kekhawatiran lagi.
Jangan tinggalkan aku lagi.
Apakah bisa?
Aku janji kepadamu.
Terkecuali kalian memukulku sampai mati,
siapa pun jangan harap bisa mengusirku keluar!
Jangan pukul lagi....
Pergi!
Pergi sana!
Hari ini
adalah hari terakhir.
Kalian tidak mau pergi juga harus pergi!
Hancurkan semuanya untukku!
Jangan hancurkan lagi!
Sudah tidak mau nyawa lagi?
Hancurkan, hancurkan semuanya!
Hancurkan semuanya untukku!
Pukul!
Jangan pukul lagi....
Berhenti!
Berhenti!
Jiu'er, kamu sudah pulang.
Lihatlah dengan jelas!
Ini adalah surat tanah yang diberikan oleh Nyonya Qin.
Jika kalian terus di sini memukul dan merusak,
kita akan pergi ke kantor polisi.
Lihat kalian yang menjarah rumah warga
akan berada berapa lama di penjara!
Tuan Qin ini kenapa bicaranya berbeda-beda?
Sebentar bilang ingin menarik kembali tanah,
sebentar bilang akan mengembalikan surat tanah kepada mereka.
Masih tidak cepat pergi!?
Anggap kalian beruntung.
Ayo.
Pergi!
A'gui.
A'gui.
Cepat bangun.
A'gui.
A'gui, kamu baik-baik saja?
Kamu bagaimana?
Bagaimana?
Jiu'er,
kamu sudah pulang.
Bukankah sudah kubilang jangan menggunakan kekerasan dengan mereka?
Sakit tidak?
Jiu'er.
Tidak apa-apa, kan?
Lukaku ini agak sakit.
Kamu bantu aku.
Kenapa kamu?
Lukamu sakit?
Biar aku bantu melihatnya apa mungkin meradang?
Dia mana?
Dia bilang ada urusan dan perlu keluar sebentar.
Secara khusus meminta aku untuk membawakan obat untukmu.
Keluar?
Pergi ke mana?
Pergi mencari Pei Zhuo?
Lihat kamu begitu cemas.
Sepertinya kalian berdua sudah berbaikan.
Aku tanya kamu, dia pergi ke mana?
Sudah, sudah, sudah. Aku akan mengatakannya.
Dia bilang pulang ke rumahnya sebentar.
Setelah urusannya selesai akan segera kembali.
Tidak apa-apa, kan?
Sakit.
Jadi kamu tidak menikah dengan Tuan Pei
dan dibawa pergi oleh Tuan Muda Luo?
Tuan Muda Luo ini juga terlalu jantan.
Pelan sedikit.
Kurasa begini juga bagus.
Kamu tidak perlu hidup bersama
dengan orang yang tidak kamu sukai.
Kamu ini,
lukamu begitu parah.
Jangan mengkhawatirkan masalahku lagi.
Untung sekarang surat tanah sudah didapatkan kembali.
Ke depannya, siapa pun jangan sampai menggertak kita.
Kita semua sudah boleh dengan tenang
hidup di sini.
Jiu'er,
Sakit.
Jiu'er, aku merasa telah merugikanmu.
Tidak masalah.
Aku hanya merasa
sangat bersalah pada Tuan Pei.
Menurutku, Tuan Qin
Anda melakukan ini dengan cara yang tidak tepat.
Ke depannya bagaimana kita dapat terus bekerja sama?
Apa maksudmu ini?
Maksudku?
Di satu sisi Anda menyuruh saya untuk menarik kembali tanah Desa Changle.
Di sisi lain Anda menyerahkan surat tanah kepada mereka.
Anda ini bukankah menyulitkan saya?
Wanita busuk itu sekarang memegang surat tanah,
membuat saya marah sekali.
Bukankah surat tanah ada di tanganmu?
Nyonya Qin,
hal yang sudah Anda janjikan
sudah harus ditepati, kan?
Tentu saja,
Nyonya Pei.
Kenapa kamu menyerahkan surat tanah kepada Lu Yiling?
Aku juga tidak menyangka Luo Yinran akan menculik pengantin.
Lebih tidak menyangka Tuan Pei akan membatalkan pernikahan.
Ada alasan dalam setiap masalah.
Bukan kami sengaja mempermainkan kalian.
Ini adalah remunerasi kalian.
Terima kasih, Tuan Qin.
Liu Yiling yang hebat.
Dia telah menghitung segalanya dengan tepat.
Aku harus mencari orang untuk memberinya pelajaran.
Mengambil kembali surat tanah, untuk melampiaskan kemarahan ini!
Nyonya Qin,
menurut saya
Lebih baik Anda tidak usah pikirkan surat tanah itu.
Apa maksudmu?
Surat tanah itu adalah nyawa gadis itu.
Jika Anda benar-benar mengambilnya,
mungkin gadis kecil itu melawan Anda mati-matian.
Kami pergi ke sana berkali-kali saja tidak berhasil,
kalian bisa?
Apa bagusnya tanah rusak itu?
Sampai layak untuknya berjuang mati-matian?
Yang saya lihat, dia bukan ingin tanah itu.
Dia melakukan itu demi penduduk di dalamnya.
Gadis kecil ini demi para pengemis itu,
benar-benar sangat berusaha keras.
Jika Anda ingin mengambil kembali surat tanah itu
Bagaimana jika mulai turun tangan kepada para pengemis itu?
Apa hubungannya antara dia dengan para pengemis itu?
Kenapa dia begitu peduli terhadap orang-orang itu?
Semua ini tidak penting.
Tetapi harus membuatnya tahu,
konsekuensi karena telah melawan Qin Tian!
Kenapa?
Apa ada yang terasa tidak nyaman?
Tidak.
Aku hanya ingin keluar sebentar.
Kamu ingin pergi ke Desa Changle?
Aku temani kamu pergi bersama.
Bukan.
Aku ingin mencari Tuan Pei.
Aku yang memanfaatkan Tuan Pei terlebih dahulu.
Kemudian juga membatalkan pernikahan.
Setelah kupikir-pikir,
kurasa aku harus
mencari Tuan Pei untuk menebus kesalahan.
Dengan begitu....
Kita memang seharusnya
pergi mencari Tuan Pei untuk minta maaf.
Aku akan pergi bersamamu.
Kamu dan aku bersama?
Kenapa?
Kamu ingin pergi sendiri?
Tidak, tidak.
Tuan Pei,
Nona Lu sudah datang.
Tuan Muda Luo dari Butik Yunyi
juga ikut datang bersama.
Persilakan mereka masuk.
Baik.
Tuan Muda Luo, Nona Lu,
silakan ikut masuk dengan saya.
Silakan.
Kedatangan kami kali ini
secara khusus untuk meminta maaf kepadamu.
Tidak usah banyak bicara lagi.
Lu,
aku pernah mengatakannya.
Aku akan selamanya menghargai pilihanmu.
Tuan Pei,
Tidak peduli bagaimanapun
kali ini karena aku terlalu terburu nafsu
barulah bisa ada akhir yang seperti ini.
Aku benar-benar merasa bersalah.
Aku tidak menyalahkan kamu.
Jangan bahas ini lagi.
Hari ini aku mendapat kain brokat dari Sichuan.
Kebetulan Tuan Muda Luo juga datang.
Bagaimana jika bersama-sama pergi ke ruang kerja untuk melihatnya?
Baik.
Bagaimana menurut Tuan Muda Luo mengenai kain brokat ini?
Barang milik Tuan Pei
sudah dipastikan bagus.
Ini adalah barang yang kudapatkan dengan usaha besar
dan harga tinggi.
Tetapi kalau dibandingkan dengan pikiran saat aku memakaikannya pada Lu,
tidak pantas untuk dibahas.
Walau sangat menyesal,
tetapi saya tidak menyesal membawanya pergi.
Kamu bisa membawanya pergi,
aku juga bisa merebutnya kembali.
Lu.
Aku harus mendapatkannya.
Kenapa masih belum turun?
Tidak bisa.
Aku harus pergi melihat-lihat.
Kalian sudah selesai melihatnya?
Sudah selesai.
Tuan Muda Luo sangat mengagumi kain brokat ini.
Tetapi kain ini sangat sulit didapatkan.
Aku tidak rela untuk memberikannya pada Tuan Muda Luo.
Jika Tuan Pei begitu menyukainya,
tidak usah diperdebatkan lagi.
Yang Lu katakan masuk akal.
Pengurus Lu,
ayo pergi.
Tuan Muda!
Tuan Pei,
kudoakan kamu bahagia.
Jika kamu punya permintaan,
aku akan berusaha keras melakukannya untukmu.
Tidak mengejarnya?
Tuan Muda Luo tidak mendapatkan kain brokat itu
sepertinya agak marah.
Kalau begitu, Tuan Pei.
Aku pergi dulu.
Jika kamu punya permintaan, katakan saja kepadaku.
Aku pamit.
Tuan Muda, Tuan Muda!
Apa kamu bodoh?
Tidak.
Biarkan aku melihatnya apakah sakit?
Tidak.
Tetapi, Tuan Muda...
kamu sebenarnya marah karena apa?
Bukankah kita pergi ke rumah Tuan Pei
untuk minta maaf kepadanya?
Kenapa kamu malah jadi marah?
Tidak apa-apa.
Kamu bukan marah karena sepotong kain brokat itu, kan?
Bodoh.
Mulai sekarang aku akan menjagamu dengan baik.
Tidak akan membiarkan orang lain
merebut kamu dari sisiku.
Jika kamu benar-benar menginginkannya,
bagaimana jika aku carikan untukmu?
Tidak usah.
Aku sudah punya
Sudah punya?
Sudah zaman apa ini?
Kenapa suasana hati pria menjadi tidak stabil dan mudah berubah?
Tuan Muda.
Sejak kapan kamu di sini?
Aku sudah lama di sini
Kamu sedang serius mempelajari Catatan Yunyi
sampai tidak melihatku.
Ke depannya,
aku pasti menempatkanmu di posisi pertama.
Kamu begitu serius mempelajari Catatan Yunyi
karena mempersiapkan pertandingan kedua?
Pertandingan kedua akan segera tiba.
Beberapa hari ini kamu terus terganggu karena masalahku,
tidak melakukan persiapan dengan baik.
Setelah ini, kamu jangan pikirkan apa pun lagi.
Untuk hal-hal yang lain,
serahkan saja semuanya kepadaku
Serahkan kepadamu?
Bisakah?
Tidak masalah.
Sejak kecil sampai sekarang selalu A'gui yang memasak untukku,
tidak disangka begitu rumit.
Sekarang dipikir-pikir A'gui juga cukup berjerih payah.
Pengurus Lu,
kamu... kamu baik-baik saja?
Astaga!
Apa yang kamu lakukan pada dapur?
Aku... aku....
Aku....
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Ibu,
apa ini gaun pengantin yang saat itu ingin Ibu buat?
Aku berhasil membuatnya.
Aku akhirnya berhasil, Bu.
Hal apa sampai membuatmu begitu senang?
Kamu berhasil membuat desainnya?
Bertahun-tahun lamanya,
aku akhirnya menyelesaikan
harapan ibuku.
Aku percaya ibumu di suatu tempat sana,
pasti merasa sangat bersyukur.
Di dalamnya ada apa?
Kebetulan kita bisa makan bersama
untuk merayakan sebentar.
Ini... ini...
adalah....
Nasi goreng telur.
Aku pertama kali membuatnya.
Jadi... tidak terlalu terampil.
Apa yang kamu tertawakan?
Aku telah membuatnya sepanjang siang.
Dapur saja sudah hampir terbakar.
Jika kamu tidak ingin memakannya
Aku akan minta tukang masak membuatkan yang baru untukmu.
Siapa... siapa bilang aku tidak mau makan?
Cepat, coba satu suap.
Cepat makan.
Coba satu suap.
Bagaimana?
Bagaimana?
Lumayan.
Meski penampilannya tidak bagus,
tetapi...
rasa ini....
Rasa ini?
Sangat unik.
Aku suka.
Yang benar?
Aku suka.
Benar?
Kalau begitu biarkan aku coba satu suap.
Tidak boleh,
aku harus menghabiskan semuanya.
Biarkan aku mencobanya satu suap.
Coba satu suap saja.
Tidak boleh.
Satu suap saja
Tidak boleh.
Tetapi ini buatanku.
Aku yang buat.
Tidak boleh.
Aku...
Nanti ada orang yang datang.
Tidak akan ada orang yang datang.
Tidak baik!
Bukankah sudah berkali-kali kukatakan,
jangan masuk tanpa suara.
Tuan Muda,
Desa Changle kebakaran.
Apa?
Kudengar kemarin malam terjadi kebakaran.
Ketika petugas pemadam sampai,
Desa Changle
sudah setengahnya terbakar.
Jiu'er.
Cepat siapkan kereta kuda!
Baik.
Jiu'er
Jiu'er, kamu hati-hati sedikit.
Kamu bangun.
-Kakak Kelima? -Jiu'er
Kalian baik-baik saja?
Kakak Jiu'er.
Kenapa bisa begini?
Cao, Hu?
Kenapa bisa begini?
A'gui mana?
Terjadi masalah besar seperti ini,
dia pergi ke mana lagi?
A'gui,
kamu keluar!
Aku mau pergi mencarinya!
A'gui!
Jiu'er,
kamu sudah pulang?
Nenek.
Nenek.
Nenek tidak terluka, kan?
A'gui dia...
dia tidak berhasil keluar.
Jiu'er.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.