Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
(Mengubah penampilan seseorang)
(memang dapat mengubah banyak hal.)
(Bahkan...)
(mungkin takdir seseorang.)
Wajah Baru
Episode 21
Petugas An.
Tuan Songkun, ikutlah kami kembali ke kantor polisi.
Kami ada keperluan denganmu.
Apakah kalian tidak salah?
Menangkap orang pagi-pagi.
Ada keperluan apa?
Apakah Anda mengenal seseorang bernama Wu Shijiu?
Kenal.
Dia masih di tempatku semalam.
Semalam ada yang merampok rumah,
dia diserang.
Apakah dia baik-baik saja?
Dia masih tidak sadarkan diri di rumah sakit sekarang.
Harap Tuan Songkun ikut kami ke kantor polisi,
bekerja sama dengan penyelidikan kami.
Masih tidak ada kopi, ya?
Wu Shijiu mencariku
karena ingin aku berinvestasi di rumah sakitnya.
Aku menolaknya.
Setelah itu dia pergi.
Memintamu kemari...
selain untuk memahami beberapa situasi,
juga ingin mendiskusikan sesuatu dengan Anda.
Masalah apa?
Kami sudah tahu,
Li Yao adalah Songkun.
Nama aslimu
adalah Pan Qiwen.
Tidak usah takut,
kami tidak berniat menangkapmu.
Kami ingin tahu
siapa yang menukar wajahmu.
Siapa yang menukar wajahku,
sampai sekarang aku juga tidak tahu.
Aku terus mencari orang ini.
Aku percaya padamu.
Apakah kau tertarik bekerja sama dengan pihak kepolisian?
Bagaimana caranya...
Bagaimana caranya bekerja sama?
Serahkan seluruh hard disk yang mencatat bukti kejahatan Kamar Dagang POND
padaku,
maka kami pihak kepolisian dapat menjatuhkan POND dalam sekali pukul.
Dengan begini,
kau dan keluargamu akan sepenuhnya aman.
(Li Yao)
(Li Yao)
Akan kuberi kau waktu,
kau bisa memikirkannya baik-baik.
Setelah kau selesai memikirkannya,
carilah aku kapan pun.
Sebelum itu,
jangan berhubungan
dengan Songkun sama sekali.
(Rumah Sakit Jimin)
Bukankah itu pas?
Awalnya kau memang berencana menyerahkan bukti pada polisi setelah mendapatkannya.
Kenapa kau tidak menyetujuinya?
Meski mereka bisa membebaskanku dari tuduhan,
jika tidak menemukan orang yang menukar wajahku,
aku tetap tidak bisa lepas dari
kematian Hua palsu.
Jika
Songkun tahu
aku mulai bekerja sama dengan polisi,
dia pasti tidak akan melepaskanku.
Jadi, apa yang akan kau lakukan?
Temukan dulu orang yang menukar wajahku,
baru dipikirkan.
Tuan Songkun, kondisi pasien telah stabil,
sudah bisa pulang besok.
Terima kasih.
Pulang nanti,
tinggallah di tempatku.
Lebih mudah bagiku untuk merawatmu.
Apakah kau akan merawatku sendiri?
Kalau tidak?
Aku ingin makan apel.
Dengan kemampuan segini, masih bilang mau merawatku sendiri?
-Ji Zai. -Ji Zai.
Mari, mari.
Ingin bertahan di jalanan,
yang terpenting itu
mengikuti orang yang tepat.
Misalnya aku,
sangat setia pada Kak Kun.
Sekarang,
setelah Kak Kun menjadi ketua.
Ini disebut apa?
Ini yang disebut atasan naik pangkat,
derajat bawahan juga ikut naik.
Kalian
mengikutiku,
berarti juga termasuk orang Kak Kun.
Sekarang Kak Ji bertanya pada kalian,
ke depannya...
masih ada siapa?
Masih ada siapa yang berani merendahkan kita?
Tidak ada!
Kak Kun menjadi ketua,
bukankah Kak Ji Zai adalah wakil ketua?
Tentu saja.
Tidak boleh sombong.
Kata-kata seperti ini harus diucapkan sendiri oleh Kak Kun.
Ji Zai.
Kak Kun.
-Kak Kun. -Kak Kun.
Apa yang sedang kalian lakukan?
Aku membawa mereka
mengkaji masa depan kamar dagang,
meningkatkan moral pasukanku.
Derajat bawahan juga ikut naik.
Kemari.
Mungkinkah perihal wakil ketua?
Tidak boleh sombong.
Ke kantor.
Kak Kun,
aku sudah memikirkannya.
Di sini,
taruh sebuah akuarium besar.
Lalu,
beli beberapa ikan yang membawa fengsui bagus,
berenang ke sana kemari.
Di sini,
Kak Kun.
Kalau di sini,
aku berencana menaruh banyak tanaman hijau.
Lalu lihat ini...
perabotannya
sudah terlalu tua,
ganti semuanya.
Kak Kun,
aku akan merombak kantor ini
menjadi sebagus mungkin.
Bagaimana?
Ji Zai,
duduklah di sini.
Kelak,
ada rencana apa?
Selama ikut dengan Kak Kun,
apa pun boleh.
Aku punya satu ide
yang belum dipikirkan terlalu matang.
Aku...
Aku bersedia.
Kak Kun,
aku tahu apa yang ingin kau katakan,
tapi menurutku masalah ini
bukankah
lebih resmi jika memanggil
saudara-saudara lain ke sini?
Ji Zai,
aku berencana memberimu sejumlah uang
yang cukup kau gunakan
untuk sisa hidupmu.
Ambillah uang ini
dan tinggalkanlah POND.
Kak Kun,
kau sedang mengujiku?
Kak Kun,
kita telah menjadi saudara selama ini,
untuk apa kau mengujiku?
Akan kutransfer langsung uangnya
ke rekeningmu nanti.
Sungguh ingin mengusirku?
Ke depannya,
tidak peduli apa pun yang terjadi,
apa jadinya POND,
tidak ada hubungannya denganmu.
Jagalah dirimu sendiri ke depannya.
Ji Zai?
Kenapa kau kemari?
Kak Ai,
Kak Kun...
dia tidak menjemputmu keluar dari rumah sakit?
Dia ada banyak urusan, aku tidak membiarkannya menjemputku.
Kalau begitu,
kuantar kau ke atas.
Kau ada urusan mencari Kak Kun, ya?
Begini Kak Ai,
Kak Kun memberiku sejumlah pesangon
dan memecatku.
Memecatmu?
Aku tetap ada meski Kak Kun berada di titik terendah hidupnya,
sekarang dia sudah berada di puncak,
tak disangka dia malah mengusirku.
Mungkin dia
memiliki tujuan sendiri.
Kak Ai,
kumohon bantulah aku.
Ji Zai,
jangan panik dulu.
Tunggu Kak Kun kembali,
aku akan membantumu berbicara dengannya.
Terima kasih, Kak Ai.
Masuklah.
Hari ini Ji Zai datang.
Dia bilang kau memecatnya.
Benar.
Aku tidak ingin membuatnya terlibat lagi.
Aku mengerti niatmu,
kasihan sekali dia.
Pulihkanlah dirimu dengan tenang,
akan kuurus sisanya.
Kau mengkhawatirkanku?
Benar,
aku mengkhawatirkanmu.
Tunggu setelah kau sembuh,
akan kusuruh orang mengantarmu dan Jie pergi.
Kau mau mengantarku pergi?
Benar.
Aku tidak mau pergi.
Minum susunya,
tidurlah lebih awal.
(GOODCLUB)
Kak Kun,
ada kiriman paket dari Kota Luwu untukmu.
Pergilah.
Baik.
(Kronologi) Ibu dari Tuan Ma pernah mencariku,
memberitahuku bahwa Tuan Ma menghilang.
Aku menemukan banyak hal mencurigakan di rumah Tuan Ma.
Aku curiga wajah Tuan Ma ditukar menjadi wajah Qiwen
dan orang yang menukar wajah Tuan Ma pasti juga orang yang menukar wajah Qiwen.
Kemudian... aku menemukan mobil Tuan Ma,
aku melihat orang yang mencurigakan dari kamera dasbor-nya.
Kamera dasbornya merekam nomor pelat mobil itu.
Sudah kutemukan pemilik mobil ini.
(Catatan Penemuan Chen Wan) Namanya Qiu Ze,
tapi orang ini sudah lama menghilang.
Ternyata Chen Wan terus membantumu mencari orang yang menukar wajahmu.
Dia cukup pintar, ya.
Kalau menurut analisanya,
orang yang menukar wajahmu adalah
orang yang bernama Qiu Ze ini.
Iya.
Tapi juga ada satu kemungkinan lagi,
ada orang yang menyewa mobil dengan identitasnya.
Mungkin saja.
Apakah kau kenal dia?
Tidak pernah melihatnya sama sekali.
Aneh sekali.
Tanpa alasan apa pun,
melakukan tabrak lari.
Ada hubungan apa di antara semua ini?
Ada apa?
(Yang)
Tidak mungkin.
Apanya tidak mungkin?
Dia seharusnya sudah mati.
Siapa dia?
Dia adalah putra dari Profesor Yang.
Tapi dia sudah...
mati dalam kecelakaan mobil.
Kecelakaan mobil?
Tabrak lari?
(GOODCLUB)
Kenapa kau datang kemari?
Bagaimana kalau ada yang melihatmu?
Tuan Songkun begitu sibuk,
kalau aku tidak ke sini,
aku tidak bisa bertemu denganmu.
Ada masalah apa...
mesti bertemu untuk membicarakannya?
Ada sebotol anggur bagus.
Ketika kelab baru dibuka,
Hai menghadiahkannya untukku.
Cicipilah.
Kenapa tidak menjawab telepon?
Selalu ada orang di sebelahku,
tidak leluasa menjawab.
Hard disk seharusnya sudah ditemukan, kan?
Belum.
Kalau menemukan hard disk,
ingat beritahu aku.
Kenapa kau begitu peduli dengan hard disk itu?
Baiklah.
Apakah sudah ada kabar mengenai orang itu?
Chen Wan menemukan ini.
(Bolehkah aku bertanya kenapa kau melakukan ini?)
(Balas dendam.)
(Bolehkah aku bertanya kenapa kau melakukan ini?)
(Balas dendam.)
(Bolehkah aku bertanya kenapa kau melakukan ini?)
(Balas dendam.)
Sepertinya aku pernah mendengar suara orang ini.
Mendengarnya di mana?
Siapa kau?
Sudah saatnya kau membayar hutangmu padaku.
Akhirnya aku bisa membalaskan dendamku.
Aku sungguh tidak ingat siapa yang memiliki dendam sebesar itu terhadapku.
Ayah Yang,
Profesor Yang,
mati karenamu.
Tentu saja,
Yang ingin membalaskan
dendam ini padamu.
Kau yang memberitahuku bahwa
Yang sudah mati.
Benar,
Yang memang sudah mati.
(Andy)
Tuan Songkun, Wu Shijiu sudah sadar dan ingin bertemu denganmu,
segeralah ke rumah sakit.
Baiklah.
Jika ada kabar ingat beritahu aku.
Tentu saja.
Kak Jiu.
Tuan Songkun,
kau sudah datang.
Katanya ada hal yang ingin Anda bicarakan denganku.
Apakah masih ada orang lain
di ruangan ini?
Tidak ada.
Tuan Songkun,
Yang belum mati,
orang yang menyerangku
adalah Yang.
Yang belum mati?
Sebenarnya
teknik bedah plastik
diteliti oleh Profesor Yang dan Guru Gu.
Mereka hanya meminjam laboratoriumku.
Aku ingin menjual teknik tersebut,
mereka tidak setuju,
malah berniat mengusirku.
Aku diam-diam menyalin data
dan membawanya ke Amerika.
Berpikir
mencari orang untuk meneruskan penelitiannya.
Lalu mana datanya?
Sudah diambil oleh Yang.
Dia datang ke rumahku
untuk mengambil kembali apa yang menjadi milik ayahnya.
Mengapa Anda yakin Yang yang melakukannya?
Orang yang tidak bisa melihat,
telinganya akan menjadi tajam.
Meski dia hanya mengucapkan sepatah kata,
begitu mendengarnya,
itu pasti dia.
Siapa?
Di mana USB-nya?
Tuan Songkun,
yang melakukan bedah plastik padamu
pasti adalah Yang.
Hanya dia
yang tahu teknik ini.
Wajahmu
memang menggunakan hasil penelitianku,
tapi bukan aku yang mengubah wajahmu.
Aku telah menyerahkan teknik ini pada seseorang.
Orang ini menggunakan teknikku
untuk menukar wajahmu.
Pasti dia.
Semuanya sudah cocok.
Lalu kenapa dia menukar wajahmu
menjadi wajah Songkun?
Dia yakin,
kematian Profesor Yang,
disebabkan oleh Songkun.
Aku juga pantas mati.
Dia menukar wajahku
menjadi wajah Songkun
untuk memancing keluar Songkun asli.
Kalau begitu, di mana dia sekarang?
Teknik bedah plastik Yang,
diajarkan oleh Profesor Gu.
Mungkin di rumah Profesor Gu akan ada petunjuk,
aku akan pergi ke Kota Luwu.
Jika ada kabar,
akan segera kuberitahu.
Petugas An.
Ikutlah aku ke rumah,
akan kuserahkan hard disk POND padamu.
Petugas An datang, ya.
Halo, Xiao'ai, kita bertemu lagi.
Aku ingin berbicara dengannya.
Bicaralah di dalam.
Ini pertama kalinya Petugas An ke sini, kan?
Duduklah dulu.
Petugas An, duduklah di dalam.
Baik, terima kasih.
Silakan duduk.
Minumlah teh.
Oh ya, bagaimana dengan lukamu?
Sudah membaik.
Baguslah kalau begitu.
Untuk apa Petugas An
datang kali ini?
Xiao'ai,
apakah kau menyentuh hard disk-ku?
Tidak, kok. Hard disk apa?
Yang kutaruh di dalam kamar,
kenapa tidak ada?
Apakah ada yang datang ke rumah?
Jika Pan menyerahkan hard disk pada polisi,
POND akan diberantas.
Pan bisa mendapat kembali identitasnya,
kembali ke sisi Chen Wan dan anaknya.
Itu akhir yang bagus.
Tapi aku tidak bisa lagi menemaninya setiap hari
seperti sekarang ini.
Ini.
(Sembunyikan)
Sembunyikan hard disk-nya?
Tidak ada yang datang.
Cukup,
jangan berakting lagi.
Dari awal memang tidak ada hard disk.
Karena kau tidak ingin bekerja sama dengan polisi,
ikutlah denganku untuk membantu penyelidikan.
Petugas An,
jika orang POND tahu identitas asliku,
mereka tidak akan melepaskanku.
Ikut aku ke kantor polisi.
Tunggu!
Menurutmu bagaimana?
Jika tidak mengeluarkan hard disk sekarang, Pan akan dalam bahaya.
Aku tahu kau tidak setuju,
tapi aku juga tidak ada cara lain.
Petugas An.
Terima kasih.
Hal yang dijanjikan pihak kepolisian,
pasti akan ditepati.
Aku pergi dulu.
Bisa beritahu aku apa yang kau pikirkan?
Tidak ada.
Hanya ingin menyembunyikannya.
Jie, ada apa denganmu?
Apa ada hal yang ingin kau katakan?
Ada apa di sana?
Itu tempat aku menyembunyikan hard disk.
Itu Li Yao.
Andy!
(Rumah Sakit Jimin)
Bukan masalah besar,
hanya gegar otak ringan.
Cukup beristirahat untuk sesaat.
Terima kasih, Dokter.
Hard disk sudah direbut oleh Songkun.
Tidak apa-apa, istirahatlah.
Pan,
Songkun ingin mendapatkan hard disk,
menurutmu apa tujuannya?
Aku juga tidak tahu.
Hard disk berisi semua bukti kejahatan Kamar Dagang POND.
Kita harus memikirkan cara
untuk mengambil kembali hard disk itu.
Kota Jia besar sekali,
bagaimana mencarinya?
Mungkin
tidak perlu mencarinya.
Aku percaya,
dia pasti akan datang mencariku lagi.
Inspektur Mai,
aku ingin...
memohon Anda memberiku sebuah kesempatan lagi.
Jika Songkun mencariku lagi,
aku ingin membujuknya untuk menyerahkan diri.
Apakah ini mungkin?
Setelah melewati begitu banyak hal,
aku lebih memahami dia dibanding yang lain.
Pada dasarnya dia tidak jahat,
lagi pula,
dia memang berjasa dalam masalah
memberantas POND.
Jika boleh,
tolong biarkan aku mencobanya.
Tapi sekarang dia tahu kau bekerja sama dengan kami.
Aku khawatir,
jika kau membuatnya marah,
nyawamu akan terancam.
Inspektur Mai,
tolong percayalah padaku sekali.
Ji Zai?
Xiong.
Tidak senang terakhir kali
dipukul dengan kelapa?
Masih ingin merasakannya lagi kali ini?
Terakhir kali, kau yang memanggil polisi bermarga Li itu, kan?
Apakah tidak salah?
Menghadapi sampah seperti kalian,
apakah perlu memanggil mereka?
Kuberitahu kau,
dia datang terlalu cepat,
jika tidak,
nasib kalian akan lebih parah.
Kak Ji Zai,
kau saja sudah dipecat oleh Songkun.
Kenapa masih begitu belagu?
Apanya yang dipecat?
Jangan asal bicara.
Ji Zai,
kau adalah anjing Songkun.
Saat dia senang, dia akan bermain denganmu.
Saat tidak senang,
dia mendepakmu.
Omong kosong!
Beraninya memukulku!
Cukup!
Terluka, ya?
Mana yang terluka?
Di sini?
Sakit, tidak?
Sakit, tidak?
Berhati-hatilah lain kali.
Dengar, tidak?
Enyah!
Kak Kun.
Ternyata kau.
Benar,
akulah Songkun.
♪ Tidak ada yang peduli denganku ♪
♪ Diriku dalam cermin juga telah hilang ♪
♪ Sebelum aku bersiap ♪
♪ Aku harus mencari sedikit keberanian ♪
♪ Entah bagaimana akhirnya yang kutemukan ♪
♪ Adalah diriku yang lain ♪
♪ Katakan di mana aku sekarang ♪
♪ Katakan mengapa aku begitu cemas ♪
♪ Katakan bagaimana tampangku sekarang ♪
♪ Kau bilang beginilah dunia ♪
♪ Memilih bingung dan putus asa ♪
♪ Atau harapan ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.