Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Edited at https://subtitletools.com
Hai, Bu.
Dan Paul, juga Patricia.
Aku di sini.
Dan dari yang terlihat ini bukan Holiday Inn.
Kegiatan kami kebanyakan mengisi karung pasir...
Dan membersihkan saringan kendaraan.
Di perang ini, sangat penting untuk menjaga kebersihan mekanisme...
Karena semua pasir itu yang sama berbahayanya dengan misil...
Yang dikirimkan Saddam, itu kata Kapten Somers.
Aku tak bisa bicara banyak tapi tak lama lagi kami perang sungguhan.
Dan kami sudah siap sedia.
Teman, bisa minta tolong?
Aku akan mengirimkan ini pada orang tuaku, sebentar saja.
Maaf. Apa lagi?
Kami melindungi kalian.
Aku mencintaimu, Amerika. Terima kasih.
Ayolah Bailey, aku hanya...
Teman-teman, kalian mau menyapa orang tua Victor?
Hai Bu.
Kalian ini, sial.
Maaf, Bu, beberapa dari mereka agak gila.
Mereka prajurit baik.
Aku bertanggung jawab atas banyak hal di sini.
Menurutku itu bermanfaat untuk kemampuan kepemimpinanku.
Dan untuk mendapatkan pekerjaan, lebih baik daripada aku di rumah.
Masih banyak yang harus kulakukan sebelum gelap...
Jadi sampai jumpa, ini adalah Prajurit Satu Victor Kovitch, pamit.
Kawan, kubawakan video South Park terbaru.
David.
Hai, Tukang Tidur. Kau tahu, mimpiku aneh sekali.
- Benarkah? - Ya.
Pria ini ke rumahku sekitar pukul 04.00.
Dia naik ke ranjangku.
Tapi bukannya bersenang-senang denganku, dia malah tertidur.
Dan dia tersentak-sentak sepanjang malam.
- Itu aneh. - Dan dia berbicara dalam tidurnya.
Apa yang dikatakannya?
Sama sekali tak bisa dipahami tapi dia marah.
Giginya bahkan bergeretak.
Itu menjelaskan sakit kepalaku.
Mungkin terpapar formaldehida membuatku terkena tumor otak.
Mau kafeina untuk tumor itu?
Baik.
- Aku tak bisa, David. - Kenapa?
Karena semalam aku antarkan mayat Tn. Senopolis ke San Jose...
Dan langsung kembali. Aku hanya tidur empat jam.
Dan jujur aku bosan kau terus beri tugas kotor yang tak kau inginkan.
Aku punya setengah bisnis ini.
Kau tak bisa terima pelanggan secara legal tanpaku.
Kau bukan direktur pemakaman yang berlisensi.
Aku akan dapatkan izinku bulan depan.
- Kalau kau lulus dalam tesnya. - Terima kasih atas kepercayaannya.
Bagaimana caraku belajar untuk tes hanya dengan tidur empat jam?
Kopi dan pil diet berguna bagiku.
Nate, aku tak bisa menjemputnya. Aku ada rapat Diakon.
Dan Rico sudah dapat hasil USG pada Vanessa.
Sial, terakhir kali aku harus jemput mayat di panti wreda...
Tak ada yang beri tahu teman sekamarnya kalau dia sudah mati.
Aku yang harus melakukannya.
Bersyukur saja karena kita mendapatkan bisnis ini.
Aku bersyukur karena aku bukan kau.
Apa?
Itu Tn. Senopolis, maaf.
- Bauku seperti orang mati. - Tidak, kau tidak bau.
Hidupmu buruk, kau selalu saja mengeluh dan itu membosankan.
Aku tak sadar telah membuatmu bosan.
Nate, kau harus beristirahat.
Aku bukanlah pelampiasan tekanan batinmu yang besar.
Itu tanggung jawab yang terlalu besar.
Kukira kau suka menjadi pacar pengurus pemakaman.
Apakah itu makna diriku bagimu?
Pacarmu?
Aku lebih suka menganggapmu sebagai selirku.
Kalau begitu lebih baik kau mulai membelikanku banyak barang, Tuan.
Astaga, aku mencintaimu.
Baik.
Aku sudah mengatakannya dan ayo ganti topik.
Ayo ke Two Bunch Palms akhir pekan ini.
- Apa? - Ya!
Aku akan ambil cuti akhir pekan dan David boleh mengamuk padaku.
Akhir pekan ini?
Ya, kita duduk di lumpur panas, dipijat, makan sepuasnya...
Minum-minum.
Kalau kita berangkat Jumat malam, kita bisa telanjang dua hari penuh.
Aku ada tiga klien Sabtu ini.
Tunda, batalkan, berbohong.
Ayolah, kita tak pernah pergi bersama, kita harus melakukannya.
Dua hari penuh?
- Bagaimana kalau kita bertengkar? - Tidak akan.
Ibu menghalangi.
Claire, Ibu mengundang teman untuk makan malam, malam ini.
Baik.
Dan Ibu mau kau bersikap baik padanya.
Apakah dia pria itu?
- Pria yang... - Ya.
Baik.
Terima kasih atas kesabarannya, aku tahu kita sudah terlambat.
Aku bicara dengan Pendeta Clark pagi ini, dia baik-baik saja.
Katanya kalian komite paling cermat yang pernah ditemuinya.
David, sepengetahuanku, kau orang terakhir yang bertemu dengannya.
- Sore ini. - Bagus.
Kita sudah mewawancarai pendeta pembantu selama 3 bulan.
Bagus sekali kalau ada pikiran yang terbuka.
Aku menganggap Clark sebagai pemain.
Dia pelayan Tuhan, mau mendengarkan, tapi ada ego pada dirinya.
Kau tak menginginkan Jack.
Connie, mudah bagimu mengatakannya dan kau tahu itu tak benar.
Aku tak pernah melihatmu seputus asa itu.
Dengar, kalian harus mewakili keseluruhan jemaat.
Dan percaya padaku, kalau Clark tidak tepat...
Aku siap untuk memulai semuanya dari awal.
Ayo ambil suara sekarang juga.
Kau mengenalnya, David, dia pernah menjadi pendeta tamu.
Kau punya riwayat hidupnya.
Semua Diakon ada di sini, tak ada alasan tak bisa ambil suara.
- Aku tak keberatan keluar. - Tidak.
Aku mau bertemu langsung dengan Pendeta Clark...
Agar aku bisa membuat keputusan tepat.
Inikah yang kau inginkan, Jack? Kau bawakan Diakon generasi baru...
Dan Diakon baru bawakan pendeta radikal yang kau inginkan?
Aku bisa pastikan kalau aku tak ada tujuan lain, Tn. Kriegenthaler.
- Kecuali tujuanmu. - Tak perlu cemas, Dave.
Aku punya paroki di Ohio yang saling adu jotos.
Buruh pabrik baja. St. Bart belum ada apa-apanya.
David, sebenarnya dulu ayahmu menentang Jack.
Dan yang kukatakan saat itu adalah ayahmu salah.
Berputar. Baiklah.
Baiklah.
Baiklah. Ini dia.
Ya, begitu.
Sialan kau, Billy!
Aku melihat foto seperti ini di internet.
Ingat peraturan untuk menelepon sebelum kau kemari.
Maaf. Aku sedang bersepeda di pantai dan tak bawa ponsel.
Selamat pagi, Nate.
Bill.
Bren, ada foto menakjubkan dari pelacur di Sunset...
Yang mau kutunjukkan padamu, tragedi kemanusiaan sungguhan.
Menurutku itu bagus sekali.
Ibumu pernah memergoki kita sekali.
Jadi menurutku kita seri.
Gadis ini telah alami kehidupan yang terburuk.
Billy, ini luar biasa.
Apa itu yang di lehernya?
Dia seolah punya tumor besar dan tetap melacur.
Dan bagi beberapa orang aneh itu bisa sangat merangsang.
Aku suka Bank of America yang jadi latarnya.
- Aku harus pergi bekerja. - Keluarkan mayatmu.
Itu bagus.
Jangan lupa, batalkan perjanjian di hari Sabtu.
Sampai jumpa.
Ada apa di hari Sabtu?
Kami akan ke California Cactus World di Rosemeade Boulevard.
Aku mau menanam tanaman aneh di belakang.
- Dave. - Di sini.
Maaf, ada kecelakaan di 405 dan kedua mobil hancur total.
Aku seharusnya berhenti dan berikan kartu namaku.
Ini Paul Kovitch, adiknya, Victor, baru saja meninggal.
- Aku turut berduka. - Ini saudaraku, Nate.
Paul Kovitch. Kau bersekolah di SMA Bonaventure.
Ya.
Aku bersekolah di sana saat kau kalahkan pria besar dari Eureka...
Dan memenangkan kejuaraan gulat negara bagian. Kau jagoan.
Aku dan temanku sangat iri karena tahu kau meniduri banyak wanita.
Ya. Kau ikut gulat?
Tidak, aku main bisbol dan selalu kalah.
Jadi apa yang kau lakukan sekarang?
Aku punya perusahaan truk Kovitch di Camarillo.
Untuk apa, agar kau tahu semahal apa harga yang harus ditawarkan?
Tidak.
Paul dan aku baru membahas jenis pemakaman untuk saudaranya.
Baiklah, aku juga pengusaha jadi kita langsung saja.
- Tentu. - Aku sudah memakamkan orang tuaku.
Tidak bermaksud kasar, tapi aku benci kalian.
Aku benci yang kalian lakukan. Mengajak kumpul...
Dan lihat versi plastik tak bernyawa dari orang yang kami cintai.
Sungguh gila. Aku mau Victor dikremasi.
Tak perlu peti mati.
Kau boleh taruh dia di salah satu kardus yang kalian hargai 100 dolar.
Aku akan membawanya ke tempat ibu kami dimakamkan di Tehachapi.
Dan menaburkan abu kremasinya.
Victor veteran, kalau kau mau...
Kami bisa cari tahu apakah ada ganti rugi kematian...
Tidak, Vic benci militer.
Aku dan dia berjuang melawan militer selama 7 tahun.
Unitnya membersihkan sebuah tempat bernama Bunker 73 di gurun Irak.
Zat kimia di mana-mana, barang Saddam yang kita ledakkan.
Dia sakit tak lama sepulang dari sana.
Kanker paru-paru di umur 29 padahal tak pernah merokok seumur hidupnya.
Tetap tak ada yang mengatakan itu sindrom Perang Teluk.
Dia diacuhkan begitu saja, baik di dalam maupun di luar RS.
Persetan dengan militer!
Biarkan mereka simpan uang mereka.
Aku harus terbang ke Idaho Falls untuk memberi tahu ayah tiriku.
Dia menderita Alzheimer, entah apa dia akan memahaminya.
Kau yakin tak mau ucapkan selamat tinggal pada Victor...
Aku sudah ucapkan selamat tinggal. Lakukan saja.
Dan wadah untuk abu kremasinya?
Cukup dengan kantong kertas.
900 dolar.
Jelas dia tak tahu tentang Poseidon Society.
Kalau tidak kita akan kehilangan 900 dolar itu.
Pria itu adalah bintang saat aku SMA.
Aku tak pernah tahu dia punya adik.
Saatnya kau memperkenalkan dirimu, dia ada di rumah sakit veteran.
Baik, tapi sebelumnya aku harus bicarakan sesuatu denganmu.
Nate, itu tak bisa dirundingkan.
Aku tak bisa meliburkanmu, kita punya 3 mayat sekarang ini.
Apa masalahnya? Tn. Jacobsen dikubur besok...
Dan Vic Kovitch akan dikremasi akhir pekan ini.
Bagaimana kalau kita dapat 1 atau 2 mayat lagi?
Kita tak bisa menolak bisnis yang datang, jadi maaf, tak bisa.
Aku tak butuh izinmu.
Kau tahu sudah berapa lama aku tak mendapatkan libur 2 hari?
Baik, inilah perbedaannya.
Kau mau hidup seperti itu, aku tidak mau.
Ibu undang teman, Hiram Gunderson untuk makan malam, malam ini.
Kalian boleh bergabung.
Bukankah lebih baik ke restoran, ini rumah kita.
Ini rumah Ibu.
Pria yang suka berkemah itu.
Baik, boleh aku ajak Brenda?
Hiram yang akan memasak.
Tujuh belas tahun dia menjadi koki utama di Chicago.
Kritikus makanan di Sun Times sebut dia sebagai ayah masakan desa baru.
Lalu dia meninggalkan semuanya untuk menjadi penata rambut.
Dan dia tak pernah sebahagia itu.
Kau mengalikan variabel berbeda, jadi kau harus menyederhanakannya.
Lalu pada akhirnya, lihatlah ini.
Variabel yang sama.
4 ditambah 4 jadi berapa?
Delapan.
Dan akhirnya kedua binomial ini akan sama, lalu apa?
Gabungkan.
2X pangkat 3, Y pangkat 4.
Mengerti?
Ada pertanyaan?
Claire Fisher.
Apa?
Bisa kau jelaskan rumus ini pada teman-temanmu?
Tidak.
Mungkin kau bisa perhatikan penjelasannya, bukan membaca buku.
Mungkin kulakukan kalau kau bicarakan hal yang berguna.
Aljabar tak berguna?
Aku kenal banyak ahli ilmu fisika yang berbeda pandangannya.
Aku tak mau jadi ahli ilmu fisika.
Aljabar mendorong pikiranmu untuk menyelesaikan masalah secara logis.
Itu salah satu ilmu sempurna...
Menurutmu dunia berjalan berdasarkan logika?
Ayolah, buka matamu.
Baik, kita bertemu setelah selesai pelajaran, Nona Fisher.
Apa yang kau lakukan?
Baik, sekarang kita coba yang lain. Aku akan buat ini lebih sulit.
Baik, X ke daya A, kali Y ke daya B...
Sekarang kita dapat 2...
Tentu saja kami punya katalog untuk paket pernikahan.
Tapi kau harus datang melihatnya, tak bisa kutunjukkan lewat telepon.
Situs web? Apa itu? Kami tak punya.
Tuan, kau harus ke tokoku dan lihat karyaku.
Situs web.
- Hari ini jadi lebih cerah. - Diam.
Jadi siapa lagi yang mati? Dan apa yang kau butuhkan?
Tak ada yang mati, aku datang untuk kembalikan vas bunga.
Kau seharusnya daur ulang mereka dan hemat sedikit uang.
Sangat bijaksana, aku terharu.
Jangan bercanda, itu pemborosan.
Ini.
Kau masih memasang tanda itu di jendelamu.
Ya, kau kenal pekerja hebat? Aku kenal, aku.
Kau?
Aku tertarik, ayo kita bicarakan. Robbie, aku pergi makan siang.
Aku tak mau makan siang bersamamu, Nikolai.
- Aku kencan dengan seseorang. - Lalu kenapa?
- Ini bisnis. - Semoga begitu.
Karena kalau tidak aku akan batalkan tawaranku.
Katakan, kenapa aku harus mempekerjakanmu?
Aku sudah bekerja menghadapi orang selama 30 tahun.
Dan tahu cara memperlakukan mereka dengan hormat.
Aku juga menghormati orang.
Kau angkuh, arogan, dan terlalu besar kepala.
Kau bersikap seolah pelanggan membutuhkanmu.
Tentu saja pelanggan membutuhkanku, aku punya yang mereka inginkan.
Kau tak akan bisa membangun bisnis dengan cara itu.
Aku lebih pintar menghadapi orang dan aku tahu tentang bunga.
Dan kalau kau merasa aku tak sesuai, kau bisa memecatku.
Memecatmu? Bagaimana bisa? Kau bahkan belum bekerja.
Parokiku di New Mexico, menurutku mereka takut padaku.
Mereka sangat merekomendasikanmu.
Mereka selalu melakukannya setelah aku pergi.
Aku tak akan bohong padamu, David.
Aku akan melakukan beberapa perubahan di St. Bart.
Maksudku ini salah satu jemaat...
Yang mengira duduk seminggu sekali di gereja...
Akan membebaskan mereka dari segala tanggung jawab moral...
Dan mereka bisa mengacuhkan kesedihan orang lain.
Jangan salah paham, mereka orang baik.
Mereka hanya malas.
Menurutku itu tak sepenuhnya adil, Clark.
Kami punya program mengunjungi tunawisma.
Kau tahu kau suara yang menentukan.
Aku baru 3 minggu jadi Diakon, masih membiasakan diri...
Dengan betapa politisnya keseluruhan masalah ini.
Agama itu politik, David.
Yesus seorang revolusioner.
Dia menakuti yang berkuasa dan mereka membunuhnya.
Dan sekarang pun mereka akan melakukan hal yang sama pada-Nya.
Aku tak tahu seberuntung apa kau jika lakukan kudeta di St. Bart.
Hal terakhir yang Tuhan inginkan dari kita adalah kepuasan diri.
Mungkin kau harus bergabung di Korps Perdamaian.
Sudah pernah kulakukan.
Tiga tahun di Nikaragua, setelah lulus dari sekolah teologi.
Itu tempat aku kehilangan istriku.
Maaf.
Bagian tersulit dari pekerjaanku...
Adalah kenyataan bahwa kebanyakan orang...
Tidak mau punya hubungan nyata dengan Tuhan.
Maksudku mereka berdoa pada pria yang dipaku pada salib.
Tapi mereka mengacuhkan anak homoseksual yang digantung.
Atau pria hitam yang diseret di belakang sebuah mobil...
Atau seorang ibu yang tinggal di kotak.
Apakah kau seterbuka ini dengan Diakon lainnya?
Tidak.
Apa yang kau bicarakan dengan Walter Kriegenthaler?
Golf.
Lalu kenapa kau memutuskan untuk sejujur itu padaku?
Karena aku tahu hal yang benar dan salah, penting bagimu.
Ini dari abad pertengahan, kita harus perbaiki...
Sebelum ada yang kehilangan jarinya.
Kau tak akan peduli kalau itu bukan jarimu.
- Rico, bisa bantu aku? - Kenapa aku harus membantumu?
Karenamu, aku harus bekerja 2 sif di akhir pekan ini.
Itu karena David bersikap dramatis.
Itu tak perlu kecuali kita dapatkan 2 mayat lagi.
Akan ada jauh lebih banyak mayat.
Lupakan saja. Aku tahu situasinya.
Aku tahu kalau itu tak akan pernah menjadi "Fisher and Sons and Diaz".
Ayo lihat seperti apa kondisi mayatnya.
Yang ini akan langsung dikremasi, tak ada yang perlu kau lakukan.
Apa-apaan itu?
Kau tak boleh membakarnya seperti sampah.
Apa ini?
Lihat, disertakan kentang goreng.
Lihat ini. Dia bahkan tak terlihat seperti orang yang sama.
Di sini ditulis dia mengajukan untuk dikubur di Kuburan Nasional.
Menandatangani permintaan untuk pelipatan bendera, diiringi militer.
Astaga.
Kalau begitu kau tak boleh membakarnya.
Aku bisa membuatnya terlihat seperti itu lagi.
Hampir sama.
Kita berdua tahu kau bisa dapatkan A untuk Aljabar, Claire.
Kekuasaan terletak pada pengetahuan yang dikuasai seseorang.
Jadi apa pentingnya mengetahui sesuatu yang tak berguna?
- Jangan kutip Castaneda untukku. - Kenapa tidak?
Kau mengutip Bob Dylan untukku.
Kau butuh Aljabar untuk masuk perguruan tinggi.
Kau berasumsi aku akan masuk perguruan tinggi.
Aku tahu kau mengambil PSAT besok sore.
- Itu berarti kau memikirkannya. - Apa itu satu-satunya pilihan?
Masuk perguruan tinggi, dapatkan pekerjaan...
Agar bisa jadi konsumen baik hingga mati kelelahan?
- Aku tak mau itu. - Jadi apa yang kau inginkan?
Aku hanya mau sesuatu yang penting.
Mungkin aku harus berkeliaran di gurun pasir, makan peyote...
- Dan bertemu Tuhan. - Ya, menjadi tunawisma pecandu.
Kau akan sangat cepat bosan pada hal itu.
Pernahkah kau mendengar program Sierra Crossroads?
Apa itu? Bungee Jump untuk Yesus?
Tidak, itu tak terkait dengan agama apa pun.
Sebenarnya itu program hebat.
Aku menghabiskan beberapa tahun untuk menjadi pelatih di sana.
- Mungkin kau akan menyukainya. - Kenapa?
Karena itu akan membuatmu keluar dari dirimu dan pikiranmu.
Aku mau memperingatkanmu, itu sulit tapi menggembirakan.
Mungkin itu bisa memberikanmu tantangan yang kau cari.
Akan ada ekspedisi saat libur musim semi.
Aku bisa minta bantuan dan coba memasukkanmu.
Kenapa kau peduli apa yang akan terjadi padaku?
Karena aku menyukaimu.
Aku mau melihat hal baik terjadi padamu dan aku tahu itu bisa.
Kita harus gali catatan tugasnya di St. Louis.
Lalu ada pertanyaan besar apakah kankernya terkait dengan tugasnya?
Berarti harus temukan dokter yang berpendapat begitu.
Butuh 4 bulan bagiku untuk mendapatkan semua persetujuan itu.
Tapi itu berarti anggaran pemakaman dari VA meningkat jadi 15 ribu.
Kalau bisa bawa itu juga, aku mengemaskannya untuknya.
Sayang tak ada yang memberi tahu saudaranya perihal keinginannya.
Sudah kulakukan.
Ya, aku berikan formulirnya pada Paul.
Lalu aku menemukannya tergeletak di tong sampah.
Sepertinya ada seseorang yang mengisikan formulir itu.
Itu sama sekali tak cocok dengan tanda tangan Victor.
Aku membantunya mengisi.
Dia mencoba mengisinya sendiri tapi kotak-kotak itu terlalu kecil.
Dan dia sangat bergemetar.
Parade Kemenangan Perang Teluk?
Kata Victor berbaris di situ, momen paling membanggakan dalam hidupnya.
Kenapa dia menyimpannya dan selalu menontonnya...
Kalau dia benci militer?
Apa Paul sering mengunjunginya?
Ya, 3 hingga 4 kali seminggu, dia sangat hebat dalam hal ini.
- Jadi kenapa dia... - Dia tak bisa.
Paul akan berkata, "Militer mencuri hidupmu, Vic."
Dan Vic akan menutup mulutnya.
Aku bisa memberitahumu hal ini.
Victor mau memercayai bahwa yang dilakukannya di perang berarti.
Bahwa hidupnya tidak sia-sia.
Tapi aku hanyalah penasihat veteran.
Aku tak seharusnya mencampuri hal yang diinginkan keluarganya.
Jadi kau rekatkan medalinya di dadanya...
Ambil datanya dari tong sampah dan menyerahkannya padaku?
Kau bisa saja tidak mengacuhkannya.
Maksudku, kau bahkan tak mengenalnya, benar?
Apa yang kau lakukan?
Ada formulir yang mengatakan dia akan dimakamkan secara militer.
Siapa yang menyetujui ini, Nate?
Ya.
Sialan, sudah berapa kali kukatakan padamu?
Kalau Nate memberimu instruksi, konfirmasikan dulu padaku.
Hentikan itu.
Aku akan mengantarkannya ke tempat kremasi sekarang juga.
Apakah harus kulakukan sendiri?
Nate sialan.
Paul Kovitch yang berhubungan dengan kita.
Kalau dia mengetahui hal ini, dia bisa saja menuntut kita...
Atau mematahkan kaki kita.
- Letakkan di sana. - Baiklah.
- Lihat siapa yang datang. - Halo, Ny. Fisher.
Halo, Sayang.
Halo, aku Brenda.
Hiram Gunderson.
Aku tahu kau suka berkemah.
Ya, aku suka.
Kuharap aku bisa memberitahumu di mana Nate tapi aku tak tahu.
Tak masalah, aku bisa hidup tanpanya.
Biji wijen panggang di salad?
Ya, rasanya pasti enak.
Ini dia putri kecilku, Claire. Sayang, ini Hiram Gunderson.
Senang bertemu denganmu, Claire.
Hai.
Ini lezat, Ny. Fisher.
Hiram kokinya.
Aku tak pernah puas dengan penisnya.
Bu, aku butuh 1.200 dolar untuk ikut Sierra Crossroads...
Saat libur musim semi.
Dan Ibu harus tanda tangan formulir jika aku mati atau lainnya.
Itu acara perjalanan dari sekolah?
Tidak, aku akan ke gunung dan menghadapi ketakutan...
Dan berkomunikasi dengan dirimu yang paling mendasar.
Itu bagus saat tertera pada aplikasi perguruan tinggi.
Maaf aku terlambat, ada kecelakaan hebat di jalan raya Long Beach.
Sepertinya kau selalu mengalami kemacetan.
Ya. Hai, aku Nate.
Hiram, aku banyak mendengar kisah tentangmu.
Jangan percaya satu pun darinya.
Hei. Maaf.
Tak perlu, aku senang.
Jadi apa yang terlewatkan olehku?
Aku mau ke Sierra Crossroads.
Kita bicarakan itu nanti, Claire.
Bu, kau harus membiarkannya pergi, Crossroads itu hebat.
Kau pernah?
Ya, kami naik kayak di Sungai Colorado...
Di musim panas saat umurku 17 tahun. Sepertinya kau belum lahir.
Ibu tak ingat hal itu.
Karena aku berbohong pada Ibu dan Ayah.
Apa?
Aku tahu Ayah tak akan izinkan jadi kubilang aku ke Sacramento...
Selama 3 hari untuk menyaksikan aksi pemerintah negara bagian.
Omong-omong, Ibu dapat pekerjaan.
Keren.
Ibu akan bekerja di toko bunga Nikolai mulai besok.
Hanya paruh waktu.
- Kau tak memberitahuku hal itu. - Sungguh?
Butuh bantuan?
Kebetulan, Nate, aku sudah antarkan Victor Kovitch...
Ke Oak Valley Crematory, kau harus menjemputnya besok pagi.
David, dia mau pemakaman militer, dia sudah mengisi formulirnya.
Apakah dia akan bayar kita?
Kau bertemu saudaranya dan jelas dia tak mau tubuhnya dibalsem.
Dia bisa menuntut kita dan kita tak bisa melawannya.
Baik, tahukah kau? Saat kau berbicara seperti ini padaku...
Itu membuatku tak mau mendengarkanmu.
Kau dan aku bisa kehilangan segalanya.
Ibu bisa kehilangan rumahnya.
Vic penuhi persyaratan...
Untuk anggaran pemakaman dari VA yang jauh lebih besar.
- Benarkah? - Aku akan pulang.
Aku akan mengantarkanmu.
- Sampai jumpa, David. - Sampai jumpa.
Kenapa kau tak ikut denganku? Menginap.
Aku tak bisa. Aku harus ke Pasadena besok pagi.
Itu menambahkan 1 jam dalam waktu perjalananku.
Baik.
Berikan aku 5 menit, aku akan mengikutimu.
Malam ini tak terlalu buruk, bukan?
Kurasa tidak.
Aku tak tahu kenapa aku segugup itu.
Maksudku, demi Tuhan, aku yang melahirkan mereka.
Tahukah hal aneh apa yang kupikirkan malam ini?
Aku berharap kau mengenal suamiku.
Menurutku kalian berdua akan saling menyukai.
Benar.
Siapa yang memberikanku hadiah keranjang?
Mungkin orang penting Hollywood yang kau pijat...
Yang diam-diam mau tidur denganmu.
Ini dari adikku.
Dan ditujukan pada kita berdua.
"Maaf tentang pagi ini. Bersenang-senang di Cactus World."
Siapa yang tahu.
Ini bagus, kita bisa bawa akhir pekan ini.
Aku tak sabar untuk pergi dari sini.
Aku sangat membutuhkan relaksasi yang sebenarnya.
- Hebat. - Tiram asap.
Benarkah? Ada kaviar?
Tidak, tapi ada kondom.
Dan celana dalam yang bisa dimakan.
Itu agak menakutkan.
Menurutku keseluruhan hal ini agak menakutkan.
Tidak, ini pertanda dia menyukaimu.
Percaya padaku, ada pria yang tak disukai Billy...
Dan ini jauh lebih baik.
Aku berniat menanyakan padamu...
Ada apa dengan tato pasangan milikmu dan miliknya?
Kami di Vegas, sangat mabuk.
Dan...
Astaga.
Menurutku alat bantu seperti ini konyol.
Hentikan itu.
Menurutnya apa yang akan kita lakukan dengan ini? Tak sopan.
Billy bipolar dan sudah diobati.
Kadang dia menjadi kurang sopan.
Kau tak tahu apa yang telah dialaminya.
Tolong jangan menghakiminya.
Baik.
- Baik. - Terima kasih.
Kau tak akan bisa kabur dari sini.
Aku tak pernah berada dekat jamban, Pak. Aku berjanji.
Mengaku saja, Prajurit. Kau akan dihukum.
Ya, kau dalam masalah.
Tapi ayahku bekerja di Kepala Gabungan Amerika.
Mungkin kau tak akan diadili secara militer...
Tapi ada hal lain yang akan kami lakukan.
Ya.
- Ayo, Prajurit. - Ya.
Kau suka itu, bukan?
- Halo? - David, ini Walter Kriegenthaler.
- Kau sudah bertemu Pendeta Clark? - Ya, hari ini.
Kami mau bertemu pukul 09.30 besok dan ambil suara, kau bisa hadir?
Tentu.
Aku mau tanyakan sesuatu padamu, David.
Apakah menurutmu Clark seorang homoseksual?
Menurutku tidak, dia bercerita tentang almarhum istrinya.
Aku tak peduli kalau dia homoseksual.
Aku hanya tak mau dia mengajukan hal itu.
Kau tahu, tentang pernikahan dan segalanya.
Aku punya sepupu di DC...
Yang keseluruhan gerejanya terpecah karena hal itu.
Setengah jemaatnya keluar.
Aku tak mau itu terjadi di St. Bart. Sudah 40 tahun aku ke gereja itu.
Ini sudah larut, sampai jumpa besok pagi.
Selamat malam.
Aku sudah ambil Victor dan telepon Kuburan Nasional dari mobil.
Mereka bisa menguburkan sebuah kendi.
Namanya penguburan kendi, bisa dikuburkan pukul 15.00 hari ini.
Kenapa kau begitu berniat menghancurkan bisnis kita?
Menurutku Paul sama sekali tak tahu isi hati saudaranya.
Nate, kenapa kau peduli?
Karena itu yang diinginkan Victor. Dan dia pantas mendapatkannya.
Kuberi tahu kau, Victor Kovitch tak membenci militer.
Lihat rekaman yang dibuatnya di Teluk.
Ya, bercintalah denganku, Sersan.
Ya, begitu. Ayo, Prajurit!
Ayolah! Itu lucu!
Aku harus pergi.
Tak apa-apa, Dave. Aku juga suka menonton video porno.
Jadi kalian juga akan mengikuti tes PSAT sore ini?
Ya.
Ada apa dengan kalian?
Aku ke UC Irvine dan Northwestern Law...
Bertemu pria yang sangat baik, dia seorang atlet triatlon.
Kami menikah dan aku belajar hukum selama 8 tahun...
Dan kami jadi sangat kaya, lalu aku punya 2 anak hebat.
Jadi kau luar biasa bahagia?
Begitulah.
Aku dapat Magister bahasa Prancis lalu tinggal di Paris 6 bulan.
Dan membencinya.
Jadi aku kembali dan menjadi eksekutif pengembangan televisi...
Dan bekerja keras setiap saat.
Aku lumayan menyedihkan dan sedikit kecanduan obat-obatan.
Tapi kau terlihat menawan.
Terima kasih.
Aku memulai perusahaan rancangan penerangan dalam ruangan...
Bersama teman sekamarku di universitas dan sukses besar.
Lalu aku mati karena kanker ovarium sebelum berumur 30 tahun.
- Itu menyebalkan. - Benar sekali.
Semoga sukses.
Orang aneh.
- Pendeta Jack. - David. Masuk dan duduklah.
Dan panggil aku Jack, hubungan kita di atas itu.
- Rapatnya sudah selesai? - Ya.
Sial.
Kami semua mengagumi energi Clark tapi ada beberapa kekhawatiran...
Kalau dia akan memecah belah jemaat kita.
Dan kau yang bilang kalau kita harus kembali dan mulai dari awal.
Dan temukan pengikut konservatif yang tak akan menentang siapa pun?
Ya, itu yang kita butuhkan di sini.
Scotch?
Tidak, terima kasih.
Clark mengira dia agak terlalu jujur padamu.
Aku menyukainya, Jack.
Dunia ini akan lebih baik kalau ada lebih banyak orang sepertinya.
Hanya saja menurutku dia kurang cocok untuk St. Bart.
Apakah kau sungguh mengira Pendeta Clark akan bahagia di sini?
Kenapa dia harus bahagia? Sebahagia apa kau?
Kau benar, aku tak bahagia.
Hidupku sangat rumit dan membingungkan.
Belakangan aku mengalami banyak kehilangan, ayahku dan...
Dan satu-satunya hal yang membantuku menghadapinya adalah...
Punya tempat yang belum berubah seperti hal lainnya di hidupku.
Ada alasan mereka menyebutnya tempat perlindungan.
Menurutku mayoritas jemaat kita merasakan hal yang sama.
Dan aku bertanggung jawab pada mereka, bukan kau.
Baiklah, ada bisnis yang harus kujalankan.
Ya?
Aku sendiri.
Ya.
Ada yang bisa aku bantu, Tn. Gilardi?
Ini. Ini pilihan bagus.
Aku tak suka warna kuning.
Gaun pengiring pengantinnya berwarna lilac.
Kalau bunganya kuning, akan seperti pencarian telur Paskah.
Bagaimana dengan Tulip putih?
Sangat sederhana. Cukup diikat dengan pita.
Aku berpikir aku saja yang membawa bunga berwarna putih.
Atau kau bisa menjadi satu-satunya yang memegang buket berwarna-warni.
Kontras dengan gaun putihmu.
Ada yang melakukan hal itu?
Itu harimu, kau bisa melakukan apa pun yang kau inginkan.
Tidakkah menurutmu itu cantik?
- Aku suka ide bunga tulipnya. - Tulip salah satu bunga kesukaanku.
Sangat anggun dan klasik, seperti balerina kecil.
Alasan aku bisa bertemu Victor karena aku melompat dari Humvee...
Dan mematahkan kakiku.
Aku berada di rumah sakit bersama pria yang sekarat...
Yang malah mendengarkan keluhanku.
Bermain kartu dan memberikanku makanan pencuci mulutnya.
Aku berharap dia tak mati. Itu menyebalkan.
Terima kasih.
Kau sudah dapat kabar dari Paul?
Tidak sejak aku memberitahunya kalau abu adiknya siap diambil.
Tanpa persetujuan tertulisnya...
Aku tak bisa biarkan pemakaman ini berlangsung.
Tidak masalah. Setidaknya kita sudah berusaha.
Saat kami di Teluk, Victor selalu membuat rekaman...
Untuk dikirimkan pada keluarganya.
Kami selalu menyusahkannya, mengganggunya.
Dia sangat hebat dalam olahraga.
- Adikku sudah siap? - Ya, dia ada di sini.
Apa-apaan ini?
Teman Victor mau mengucapkan selamat tinggal.
Rumah sakit menunjuk mereka, ini tak masalah bagi kami.
Dan tanpa biaya.
- Permisi, kau kakaknya? - Ya, aku Paul.
Aku tak tahu apakah kalian tahu, pria ini bagai singa bagi Victor.
Dia membuat pemerintah setuju atas kasus sakitnya Victor.
Aku temukan beberapa foto kami bermain bisbol.
Vic pemukul buruk tapi lumayan di lapangan dalam.
Dia menyeringai bagai orang bodoh di...
Kukira mungkin kau akan menyukainya.
- Itu kau? - Ya.
- Kau sakit? - Tidak.
Tak pernah sakit, entah kenapa.
Banyak pria yang kukenal di sana sakit.
Terima kasih.
Terima kasih telah izinkan Victor dimakamkan secara militer...
Meski aku tahu kau menentangnya.
Aku yakin ini sangat berarti baginya.
Ada apa dengan pemakaman militer ini?
Ini pilihan yang bisa dibatalkan kapan saja dan tanpa biaya.
Victor tak mau pemakaman militer, aku sudah beri tahu itu.
Menurutmu aku berbohong padamu?
Menurutku dia takut untuk memberitahumu keinginannya.
Dia isi semua formulir itu, Paul, dan menyimpan semua rekaman itu.
Mereka yang mengisi formulir itu. Ini semua strategi humas militer.
Dan aku buang semua formulir itu ke tong sampah.
Akan kuhentikan pemakaman ini sekarang.
Dia menyimpan permen Saudi Arabia selama 10 tahun.
Kau hanya mau menaikkan biayamu.
Tidak, itu sudah dibayar.
Aku hanya mau adikmu dapatkan pemakaman yang diinginkannya.
Karena itu haknya.
Victor mau percaya dia mati tak sia-sia.
Kau sungguh mau renggut itu darinya?
Astaga.
Dia satu-satunya keluarga yang tersisa bagiku.
Dan dia tak bisa memberitahuku keinginannya saat mati?
Dia mengira aku akan membujuknya untuk membatalkan hal ini.
Dan dia benar, aku pasti akan melakukannya.
Bagaimana kalau kau duduk bersama teman-temannya?
Senang kau ada di sini.
- Mana Ruth? - Dia di belakang.
Menangis.
Ada apa?
Ini karena wangi bunga.
- Kau akan terbiasa. - Aku sudah terbiasa.
Hari ini aku membantu orang memilih bunga untuk pernikahan...
Perayaan hari jadi, untuk kelahiran bayi.
Aku tak ingat kapan terakhir dikelilingi kebahagiaan seperti ini.
Aku terbiasa mencium wangi bunga dalam hal yang sepenuhnya berbeda.
Aku terbiasa melihat orang menangis dan kelelahan.
Orang yang hancur emosinya.
Jangan cemas. Kita juga punya pesanan pemakaman.
Aku sangat bahagia, aku tak sabar untuk datang lagi besok.
Kau tak akan seperti ini setiap harinya, bukan?
Tidak.
VICTOR WAYNE KOVITCH, PFC
Bendera ini diberikan atas nama bangsa yang bersyukur...
Sebagai apresiasi kami untuk pelayanan terhormat dan setia...
Dari orang yang kau kasihi.
Berikan ini pada salah seorang temannya.
Aku mencintaimu, David. Aku selalu mencintaimu.
Aku bisa saja tertabrak bus saat menuju ke gurun malam ini.
Aku hanya mau pastikan kau mengetahuinya.
Aku juga mencintaimu.
- Kau melakukan hal benar hari ini. - Aku tahu.
Rasanya menyenangkan, bukan?
- Halo. - Dia tak bisa pergi.
Kenapa tidak?
Dia harus membantuku memilih foto untuk pertunjukanku.
- Dia harus melakukannya malam ini? - Ya, dia harus lakukan malam ini.
Billy akan ada pertunjukan di galeri di Westwood.
Kadang dia meminjamkanku matanya karena kadang aku menjadi buta.
Aku sudah melihat foto-foto ini selama 46 jam.
Dan kadang aku melihat hal menakjubkan.
Dan kadang aku hanya melihat bentuk lalu aku menjadi buta.
Bagaimana kalau aku kehilangan kemampuan untuk membedakannya?
Sungguhan, untuk selamanya.
Tidak akan.
Kau bilang itu lalu pinjamkan matamu.
Bagaimana kalau suatu saat, suatu hari, aku tak bisa kembalikan?
Itu tak akan terjadi, kita tak akan biarkan itu terjadi.
Astaga. Ini sampah.
Ini omong kosong sok mewah dan tak orisinal.
Kalau begitu berkurang 1 foto untuk kau pertimbangkan, benar?
Benar.
Billy, aku akan berbicara dengan Nate di beranda, ya?
Baik, dan dia harus pergi.
Kami akan ada di luar.
Pilih 5 foto yang kau sukai. Tunjukkan padaku saat aku kembali.
- Hanya 5? - Atau 10, 20.
Akan kulihat dan beri tahu kau apa yang terlihat olehku.
Baik.
Kau bisa bercinta dengannya lain waktu.
Maaf, jelas dia kehabisan obat.
- Secara sengaja? - Tidak.
Kadang ini terjadi. Sudah lumayan lama.
- Ayolah, Brenda. - Maaf, Nate, aku tak bisa.
Hanya aku yang dimilikinya saat kondisinya seperti ini.
Kau membiarkannya memanipulasimu.
Kau tak mengenalnya. Kau tak tahu pekerjaannya.
Aku tahu dia tak menyukaiku dan aku merasa...
Dia tak menyukai adanya pria di kehidupanmu, bukan?
- Jawab aku! - Menurutmu aku bercinta dengannya?
Astaga, aku tak bilang begitu!
Nate, dia sakit. Dia adikku, dia sakit dan membutuhkanku.
Inilah aku, inilah yang kau dapatkan.
Bedebah.
Kau tak tahu betapa inginnya aku pergi bersamamu.
- Ada yang bisa kubantu? - Ya.
Kau bisa ke gurun, duduk di lumpur dan bersantai...
Dan lupakan semuanya...
Termasuk ini.
Sial.
Pergi saja, mengerti? Sial.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.