Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[gumaman tak jelas]
[berbicara bahasa lain]
[bunyi mendesing]
[makhluk menggeram]
-[berbicara bahasa lain] -[semua berbicara bahasa lain]
-[berteriak] -[semua berteriak]
-[berteriak] -[semua berteriak]
[makhluk menggeram]
[gemuruh]
-[berteriak] -[berteriak tak jelas]
[gemuruh mereda]
[gemuruh berlanjut]
[semua berteriak]
[menggeram]
[teriakan tak jelas]
[pria berteriak]
[kaca pecah]
[bahasa Inggris] Gold, glory, dan gospel.
Dari dahulu, hingga sekarang...
hanya tiga hal ini yang dikejar manusia.
Kekayaan...
kejayaan...
dan ilmu pengetahuan.
Tidak ada yang lain.
Banyak orang berpikir...
mengejar kekayaan tidak semulia dengan mengejar ilmu pengetahuan.
Atau, berperan demi kejayaan jauh lebih terhormat.
Padahal semua itu sama saja.
Jika manusia mampu berhenti mengejar tiga hal itu...
maka dunia ini menjadi tempat yang lebih baik.
[percakapan tak jelas]
[bunyi klik kamera]
-Mas? -Ya?
-Boleh tanya-tanya sebentar? -Boleh, Mas.
Siapa namanya, Mas?
-Coki, Mas. -Mas Coki.
-Mas Coki percaya sama hal begini? -Percaya, Mas.
Minggat!
Apa setan yang paling seram?
Gondoruwo, kuntilanak.
Saudara-saudara,
taman ini sudah bebas dan aman.
-Bersih dari semua yang kotor. -[semua bersorak bertepuk tangan]
[tertawa]
[bunyi sirene polisi]
[obrolan tak jelas]
-Terima kasih, Pak. -Terima kasih.
Itu Mas Guntur Samudra.
Yang sering di acara TV, Dunia Mistis.
Itu dia.
Mas Guntur Samudra.
Halo, Mas. Saya Tomo dari Tabloid Ghoib.
Iya, saya sering lihat kamu.
Ada kepentingan apa datang ke sini?
Saya sedang survei lokasi buat program acara TV saya.
Ya, tadi kami juga baru selesai dengan ruwatan kami di sini.
Aman lah semuanya.
Tak ada yang perlu dibersihkan lagi. [tertawa kecil]
Bagus.
Jangan dibersihkan semua. Sisakan buat saya, ya?
[berdehem]
Oke, mari, Semua.
Monggo, silakan.
Tambah sedikit, ya? Kalau mau cari uang,
begini saja, praktik. Oke?
Lagi pula pekerjaannya dariku. Mana?
[berdehem]
[mengerang]
-[telepon berdering] -[percakapan tak jelas]
Sudah beberapa tahun ini
Indonesia meneliti situs Gunung Padang.
Sekarang, saatnya kita mencurahkan semua sumber daya yang ada...
untuk ekskavasi ini.
Piramida Gunung Padang
akan menjadi simbol budaya Indonesia di dunia internasional.
Karena itu, pemerintah Indonesia memutuskan
bahwa situs ini akan tertutup sementara...
...untuk semua pihak asing.
Itu tadi pernyataan dari Presiden yang diucapkan
dalam konferensi pers pagi tadi
dan pernyataan mengejutkan ini
langsung menuai protes keras dari berbagai negara di dunia.
Kontroversi ekskavasi situs Gunung Padang
masih hangat diperbincangkan,
mengingat adanya pro dan kontra
karena pemerintah harus mengeluarkan biaya yang begitu besar
untuk ekskavasi situs ini.
Telah hadir di studio bersama kami, Dr. Arni Kumalasari
yang merupakan wakil tim arkeologi yang ditunjuk langsung oleh Presiden.
-Selamat siang, Doktor. -Selamat siang.
Sayang sekali ketua tim Anda,
Profesor Theo tak bisa bergabung bersama kita saat ini.
Langsung saja, Dok, dijelaskan,
apa sebenarnya pentingnya situs ini.
Total area situs Gunung Padang ini adalah 25 hektare.
Itu berarti sepuluh kali lebih besar dari Borobudur.
Dan piramida yang ditemukan di Gunung Padang ini
adalah piramida tertua di dunia.
Ini akan mengubah semua sejarah manusia modern.
Bagaimana pendapat Anda dengan banyaknya pendapat asing
yang mengatakan bahwa arkeolog Indonesia diragukan kemampuannya
untuk menggali situs yang demikian besar dan spesialnya.
Kita tak akan pernah bisa memuaskan semua pihak.
Tapi kami sebagai tim ekskavasi hanya bertanggung jawab
kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Jadi, soal protes internasional...
Sama sekali bukan prioritas kami.
Berita ini bisa kuperbesar.
Kalau kau bisa bikin cerita yang oke,
kucarikan sponsor untuk edisi khusus tabloid kita.
Oke. Seperti biasa. 50-50.
Tenang saja.
Yey!
Selamat ulang tahun, Sayang.
[mencium] Terima kasih, Papa.
Sama-sama.
Iya.
[terkesiap] Apa itu?
-Ups. -Ups. Apa ini, Sayang?
Ini apa?
Ini.
Ini supaya Lila bisa selalu melihat Papa.
[mencium] Mau pegang, Sayang?
Taruh sini. Nanti kalau...
Nah. Lalu pencet apa?
Pintar. Siapa yang panggil?
Balik, ya?
Ini.
Sudah final.
Kamu cuma boleh mengunjungi Lila setahun sekali.
Tak bisa.
Kamu tak bisa batasi aku bertemu Lila begini caranya.
Kalau tak suka, boleh naik banding.
Kamu ini kenapa, ya?
Sepertinya benci sekali sama aku. Aku kenapa?
Aku lakukan semua ini untuk kebaikan Lila.
-Kamu bad influence untuk Lila. -Bad influ...
Ya. Kamu kerja di tabloid mistik yang seperti itu.
Tiap hari pekerjaannya menipu orang.
Itu bukan bad influence untuk Lila?
Aku bekerja cari uang.
Itu yang kamu minta selama ini.
Kamu mau aku berikan kehidupan lebih baik buat Lila. Titik.
Yang terbaik untuk Lila saat ini,
dia punya ayah yang bisa dibanggakan, Tom.
Tidak seperti kamu.
Idealisme tak bisa dimakan.
Aku heran.
Dulu kamu orang yang punya prinsip.
Bisa ya orang berubah sedrastis itu?
[tertawa]
Kamu mau bicara prinsip?
Vero.
Kamu ke mana waktu kita kelaparan?
Tak perlu sok bicara prinsip.
Jadi kamu pikir aku pergi meninggalkan kamu
-karena... -Tak perlu teriak.
Lila sudah tidur. Bicara biasa saja.
Aku naik banding. Terserah.
Aku Guntur Samudra.
Putra Sukma Sejagat.
Kuseret semua roh jahat kembali ke akhirat.
Jumpa lagi dengan saya.
Malam ini saya mengajak Anda ke realita yang berbeda.
Di mana yang seharusnya tidak Anda lihat,
bisa Anda saksikan...
hanya di sini. Dunia Mistis.
Piramida berasal dari dua kata.
"Pyra" yang asalnya dari kata Yunani yang artinya api,
dan "mid" yang artinya pusat.
Sebetulnya, banyak yang belum kita ketahui dari piramida.
Pertama-tama, tentu saja, bagaimana bisa ada begitu banyak
bangunan menyerupai piramida di dunia ini,
walaupun ada perbedaan budaya...
agama,
maupun letak geografis.
Dan bagaimana tanpa komunikasi,
budaya berbeda ini bisa membangun sesuatu yang serupa.
Piramida Gunung Padang...
adalah piramida tertua yang ditemukan di bumi hingga saat ini.
Analisa carbon dating yang diambil dari sampel di Gunung Padang
tercatat 4.800 tahun SM.
Sedangkan, Piramida Agung Giza
hanya berumur 2.850 tahun SM.
Ini akan mengubah sejarah dunia.
Karena seharusnya 4.800 tahun SM
belum ada kebudayaan semaju ini di Indonesia.
Lalu kenapa selama ini di Indonesia
tak ada catatan sejarah tentang kebudayaan ini, Bu?
Kalian masih ingat
dengan teori Punctuated Uniformitarianism, 'kan?
Indonesia ada di jalur Cincin Api Pasifik...
CINCIN API PASIFIK
...dan lempeng bumi yang aktif.
Kita tak tahu sudah berapa banyak bencana alam
yang menimpa Indonesia sejak zaman purba.
Gempa, gunung meletus, tsunami.
GUNUNG BERAPI UTAMA DI INDONESIA
Kemungkinan besar semua jejak kebudayaan purba di Indonesia sudah terkubur,
dan hanya menunggu untuk kita temukan.
Doktor Arni.
Maaf, boleh saya minta waktu sebentar?
Ya, ada yang bisa saya bantu?
Saya dari media. Ingin tanya beberapa hal tentang situs Gunung Padang.
Dari media mana, Mas?
Maaf ya, Mas. Kami belum menemukan
mumi atau pun kutukan di Gunung Padang.
Apa yang sudah Anda temukan di sana?
Sekali lagi maaf, Mas,
bukannya saya tak menghargai profesi Anda.
Kalau saya boleh berpendapat,
menurut saya, tabloid seperti Anda ini
adalah salah satu alasan kenapa negara kita tidak maju.
Kalau masyarakat kita tak lepas dari takhayul,
kapan kita bisa berpikir kritis?
Oke. Anda butuh pertanyaan kritis, 'kan?
Apa justifikasi tim arkeolog Anda
menghabiskan dana triliunan rupiah
di tengah kondisi ekonomi yang sedang terpuruk?
Situs ini akan membuktikan
bahwa dulu Indonesia adalah pusat kebudayaan dunia.
Ini akan mengubah seluruh pandangan dunia terhadap Indonesia.
Mungkin ini yang dibutuhkan bangsa kita
agar terlepas dari inferiority complex
yang selama ini sudah mendarah daging.
Rakyat bukan butuh harapan kosong. Rakyat butuh kesejahteraan.
Ada alasan mengapa piramida di Cina dan Ukraina
belum dieksplorasi.
Tak ada kepentingannya.
Nilai kebangsaan bukan cuma dinilai dengan uang, Mas.
Memang mudah kalau mau jadi idealis.
Kalau punya uang.
Vero.
Lila.
Kamu siapa?
Anakku di mana?
Jangan biarkan apinya menyebar.
Jadi seramai ini?
Halo, Tom.
Iya. Sejak adanya publisitas tentang piramida,
semua jadi ingin tahu.
Kenapa?
Biasa. Takut merusak artefak.
Dan ganggu pekerjaan arkeolog.
Wah, ada jagoan datang.
Aku Guntur Samudra.
Putra Sukma Sejagat.
Akan kuseret semua roh jahat kembali ke akhirat.
Ah! Hei!
Mana setannya?
Ini tak seru!
Lama.
-Assalamualaikum. -Walaikumassalam.
Bu, saya mau tanya. Tahu rumah kuncen Gunung Padang?
Kuncen Gunung Padang itu Abah Iwan.
Rumahnya di mana?
[bahasa Sunda] Rumahnya dari sini ke kiri,
terus lurus sampai ketemu...
-Oh, ya. Terima kasih, Ibu. -[bahasa Sunda] Sama-sama.
Permisi.
-Selamat siang, Pak. -Anda siapa?
Saya Tomo, wartawan dari Jakarta.
Ada beberapa hal yang mau saya tanyakan kepada Bapak. Boleh minta waktunya?
Sudah cukup saya bicara dengan media.
Tak ada lagi yang perlu dibicarakan.
Pak, ini soal Gunung Padang.
Tanya saja para peneliti di sana.
Kami sulit mendapatkan akses, Pak.
Mereka tak tahu apa yang mereka lakukan.
Aku yakin prasasti ini...
adalah kunci untuk menemukan...
pintu Gunung Padang ini.
Gerbang...
ada api.
Awal...
dan cahaya.
Kalau simbol ini, Prof?
"Ba", "dur", "akh",
Badurakh.
Saya belum paham artinya.
Tidurlah.
Sampai besok, Prof.
[bunyi benda jatuh]
[makhluk menggeram]
[makhluk menggeram]
[makhluk menggeram]
[suara lalat terbang]
[makhluk menggeram]
Prof, apa mungkin kandungan besi
dalam andesite pyroxene itu...
Wulan!
Ya!
Profesor!
Profesor.
[terkesiap]
Baik, Pak. Kalau memang itu perintah langsung dari Bapak Presiden.
[bunyi sirene ambulans]
Ada apa, Mas?
Katanya Profesor Theo mati. Jantung.
Sudah tua, tapi masih disuruh ke lapangan.
-Dr. Arni! -[semua orang berbicara sekaligus]
-Selamat pagi. -Pagi.
Seperti yang sudah kalian dengar,
dini hari tadi Profesor Theo Wirawan meninggal dunia karena serangan jantung.
Kami akan tetap meneruskan ekskavasi ini untuk menghormati almarhum.
Doktor Arni, siapa yang akan menggantikan posisi Profesor Theo?
Presiden meminta saya untuk memimpin ekskavasi ini mulai hari ini.
Wah. Memang bisa?
Wanita masih muda seperti ini menggantikan Profesor?
-Doktor Arni. -Terima kasih.
Tunggu, Doktor.
Doktor Arni!
[musik lantunan gamelan]
Boleh bicara sebentar, Pak Iwan?
Maaf saya mengganggu, tapi ini...
Pak.
[pintu ditutup]
Mau apa kemari?
Percuma, tak akan diladeni.
Aku sudah dua kali.
Saya ada perlu dengan kuncen Gunung Padang.
Selamat siang, Pak Iwan.
Saya Guntur Samudra.
Saya tahu siapa kamu.
Maaf. Kita berbeda aliran.
Bukankah semua aliran ilmu putih itu bermuara
kepada Tuhan pencipta alam semesta, Pak?
Kamu sudah belajar dengan benar.
Apa yang Bapak tahu tentang Gunung Padang?
[Kuncen] Gunung Padang ini nama sebenarnya adalah...
Negara Siang Padang.
Yang artinya...
-pengetahuan akhir zaman. -Maksudnya, Pak?
Bahwa di dalam Gunung Padang ini
tersimpan pengetahuan yang dibutuhkan manusia di akhir zaman.
Atau justru sesuatu di gunung itu yang menyebabkan akhir zaman.
[burung beterbangan]
Tadi pakai apa? Kenapa bisa sampai keluar begitu?
Kamu tahu...
kenapa saya tak pernah mau bayar kamu untuk dimuat di tabloid Ghoib?
Karena kamu tak percaya dengan apa pun.
Saya berbeda dengan dukun-dukun yang biasa bayar kamu, 'kan?
Tidak juga. Semua sama-sama mencari makan.
Buat kamu, Tom, semua yang tak tampak itu berarti tak ada.
Dunia tak sesederhana itu.
Kalau kau punya kekuatan seperti ini, lalu untuk apa
buat acara TV bohongan seperti itu?
Seperti kamu bilang tadi,
semua orang butuh makan.
[mendesah] Tidak ada bir lagi, ya?
-Habis. -Kau mau ke mana, Sam?
Mau kencing. Kau mau temani sambil pegangi?
Berengsek. Hati-hati disambar setan!
Justru itu yang aku tunggu.
Ini saja yang aku kencingi.
Bos, mohon izin kencing.
Biar kalian pada keluar.
Setan, aku tunggu lama sekali.
Apa itu?
[bunyi sirene ambulans]
Saya sarankan semua teman-teman pulang ke Jakarta hari ini.
Kami akan adakan konferensi pers
kalau memang ada berita yang mau kami sampaikan.
Kami tak bisa menjamin keselamatan siapa pun di sini.
Apalagi jika ada yang minum minuman beralkohol
dan terjadi kecelakaan seperti hari ini.
Terima kasih.
Saya Guntur Samudra,
saya bisa membantu Anda.
Maaf, Mas. Mbak Arni sibuk.
Kalau ada pertanyaan, bisa nanti saat konferensi pers.
Tak masalah. Yang jelas saya punya info
tentang Gunung Padang dan ini sangat penting sekali.
Piramida ini tak seperti yang Anda lihat atau Anda pikir.
Anda senang melihat ada yang mati?
Sekarang sudah bisa tulis cerita mistis?
Kami tidak butuh dukun
atau wartawan mistis untuk bekerja.
Yang Indonesia butuhkan adalah sains.
Bukan klenik.
Selamat siang. Terima kasih.
[Doktor Arni] Oke, sudah malam.
Kita lanjut lagi besok, ya.
Selamat malam.
Malam.
Aku tidak mengerti kenapa Profesor tak beri tahu semua ini.
Mungkin aku memang belum pantas untuk memimpin ekskavasi ini.
Ni, begini.
Presiden saja tak berpikir dua kali
untuk minta kau gantikan Profesor.
[Guntur Samudra] Kalau kamu tak percaya dengan apa pun,
kenapa memilih menulis berita mistis seperti ini?
Kalau logikanya seperti itu,
berarti cuma perempuan yang boleh menjual kutang?
-Tidak, saya serius. -Sama. Aku juga serius.
Baik.
Saat ini, aku tak terlalu peduli
meliput apa pun, yang penting ada berita.
Aku sudah pernah bekerja di majalah
meliput soal kasus korupsi,
kantornya diberedel, aku kerja mati-matian,
namaku di-black list.
Untuk apa menyiksa diri?
Sekarang yang penting anakku, itu saja.
Lila.
Jadi, tak percaya?
Maksudmu Tuhan?
Aku melihatnya begini, agama saat ini sudah terlalu sering
dijadikan alasan untuk orang saling bunuh, perang, ribut.
Kalau Tuhan benar-benar ada...
tak mungkin semua ini dibiarkan terjadi begitu saja.
Dunia akan hancur. Semua juga tahu.
Dunia akan hancur kalau orang sudah mulai menyerah...
dan hilang harapan seperti kamu.
Tadi kamu sendiri bilang,
yang paling penting buat kamu adalah Lila.
Kalau dunia hancur, Lila tinggal di mana?
Di planet Mars?
Tapi aku yakin,
Profesor pasti punya alasan kenapa dia kumpulkan semua data ini.
Termasuk ini.
Pentagram.
Pentagram ini memang sejak dulu
digunakan masyarakat tertentu untuk perlindungan dari roh jahat,
karena mereka masih menganut paganisme.
Tapi apa hubungannya pentagram
dengan piramida Gunung Padang?
Dulu orang mengira piramida ini adalah sebuah gunung.
Makanya disebut Gunung Padang.
Gunung Padang ini dikelilingi oleh lima buah gunung.
Batu, Malang, Melati, Emped, Karukun.
Lima, penta.
Ini sama dengan bentuk piramida kita.
Begini, piramida ini dulu dibangun di antara lima gunung.
Artinya, siapa pun yang membangun piramida ini
sungguh mau melindungi piramida ini supaya tak mudah ditemukan.
Kalau bukan untuk menyembunyikan barang berharga,
ada alasan apa lagi?
Mungkin juga.
Mungkin karena itu juga kita susah menemukan pintu masuk ke piramida ini.
Karena memang sengaja disembunyikan.
Apa pun alasannya, kita harus masuk dan temukan pintu itu.
[suara tak jelas]
Kenapa, Lan?
Tidak apa-apa.
[suara langkah kaki]
[makhluk menggeram]
[suara tulang patah]
[terkesiap]
[suara napas berat]
Ada korban lagi.
Sama sekali tak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Ini bukan ulah penjahat.
Lalu apa?
Kami juga tak tahu.
Tim forensik belum bisa menyimpulkan sebab kematian.
Semua orang di sini matinya tak wajar.
Lalu, menurutmu mereka semua mati karena setan?
Kamu boleh tak percaya, tapi ini bukan kebetulan.
Kalian masih mau bantu kami?
[Doktor Arni] Aku sebenarnya tak percaya dengan semua berbau supernatural.
Tapi, Wulan meninggal dengan cara yang sangat tak wajar.
Dan ini bukan yang pertama.
Mulai dari Profesor, Samsul,
dan terakhir, temanmu itu.
Penunggu piramida ini tak mau kalian mengganggu...
atau sampai merusak, atau mengambil benda yang berharga di piramida ini.
Masa harus menghentikan ekskavasi?
Kalau kita bicara mitos, ada segala macam kemungkinan.
Bisa juga fakta tertentu,
bercampur dengan kepercayaan setempat, takhayul, akhirnya berkembang.
Sekarang, kita satukan saja
pengetahuan dia, tim arkeolog kamu,
hasil risetku tentang Gunung Padang...
untuk temukan pintu masuk ke dalam piramida.
Giant holes has been found on the street of China.
Not only that, but unusual flooding is occuring in Indonesia.
Kenapa kalian hanya menggali di sisi bagian ini saja?
Kenapa tak coba di sisi bagian lain? Mungkin ada di sana.
Semua piramida di dunia itu pintunya ada di sisi utara.
Kenapa di utara?
Karena para pembangun piramida di Mesir itu
menyembah dewa matahari, Ra.
Kata Sunda mengandung kata "sun", berarti matahari,
Sunday the solar deity, dewa matahari Ra.
Semua sama. Hanya beda nama.
Lila. Hai, Sayang. Kamu sedang apa?
Main dance sama Mama.
Main dance? Kamu jago dance, ya?
Maaf. Aku tak tahu kamu sedang di sini.
Tak apa-apa, aku sedang video call dengan anakku. Ini.
Ini Tante Arni, teman Papa.
-Bilang hai. -Hai, Tante Arni.
Hai.
Ya, sudah. Lila tidur, ya?
Papa mau kerja dulu, oke?
-Dah. Papa sayang kamu. -[Lila di telepon] Aku sayang Papa.
-Anak kamu lucu sekali. -Namanya Lila. Umur tiga tahun.
Oke.
Terima kasih sudah izinkan aku bergabung di tim kamu.
Aku juga masih butuh banyak sekali data buat artikelku.
Istri kamu tak keberatan kamu pergi selama ini?
Kami sudah bercerai.
Maaf, aku tidak...
Tidak, tak apa-apa. Kami sudah tak cocok saja.
Mungkin Lila yang paling kasihan.
Kalau menurut mantan istriku, seharusnya aku cari pekerjaan lain.
Jujur saja, aku tidak menyangka,
wartawan tabloid Ghoib bisa banyak akal seperti kamu.
Dulu aku bekerja di majalah Generasi.
Pernah dengar?
Yang diberedel?
Ya, benar. Itu gara-gara aku.
-Itu ternyata karena kamu? -Ya.
Ya. Aku sempat baca soal itu.
[bahasa Inggris] Maaf mendengarnya.
Tidak apa-apa. Dari situ aku belajar untuk tidak naif.
Tidak sok jadi pahlawan.
Tak sedikit pahlawan negeri ini yang tak dihargai.
Dari wartawan politik...
ke tabloid Ghoib...
jauh juga, ya.
Memang jauh sekali.
Tapi uangnya lumayan.
[bahasa Inggris] Jujur saja,
menurutku kau lebih baik dari ini.
[bahasa Inggris] Terima kasih.
Arni.
Soal pembicaraan kita kemarin tentang penyembah dewa matahari.
Bagaimana jika orang-orang Tanah Sunda ini,
atau siapa pun yang membuat piramida ini...
justru tak menyembah matahari?
Malah sebaliknya. Mereka menghindari matahari.
Maksudnya, mereka sengaja membuat pintu di sisi selatan?
Iya.
Tapi kalau memang dari sisi selatan...
itu adalah sisi runcing dari piramida segi lima kita.
Tak ada penampang lebar.
Mungkin saja pintu itu memang sengaja disembunyikan
supaya tak ada yang tahu. Pas, 'kan?
Mungkin ini.
Itu mau diapakan?
Rangkaian memutar.
Angka 7-7-7. Angka keramat di kebudayaan Tanah Sunda.
Kalian semua hati-hati, ya.
Kita tak tahu ada apa di dalam.
Pakai masker, mungkin ada gas beracun
setelah ribuan tahun tak dibuka.
Sudah. Ayo, hati-hati, ya.
[bunyi sensor udara]
Baik. Udaranya aman.
Kadar amonia dan hidron sulfidanya aman.
[bahasa Inggris] Don, kantung sampel.
Jangan diambil!
Bapak sangat menghargai kerja keras Bu Arni.
Tetapi dengan berbagai insiden yang terjadi akhir-akhir ini di sini,
terutama pada hari ini,
Presiden mulai khawatir.
Maka dari itu, Bapak meminta untuk menutup situs ini sementara
sampai betul-betul dinyatakan aman.
[Richard] Tom.
Ini cek dari Jack Brown dan uang dari sponsor sekalian di situ.
-Sudah. -Richard.
Kau pernah percaya dengan isi tabloid kita?
Bagiku yang penting tabloid kita laku.
Kenapa?
Gunung Padang.
Aku merasa piramida Gunung Padang berbeda dengan yang lain.
Maksudmu, benar-benar ada setannya?
Perasaanku hanya berbeda saja.
Tak apa-apa. Itu tak penting.
Kau yang terakhir. Jangan lupa kunci.
Baik.
[suara gelas jatuh]
[suara petir]
[petir menggelegar]
[petir menggelegar]
[petir menggelegar]
[pendulum berdetak]
Kenapa, Ni?
Aku sudah tes kujang ini berkali-kali.
Kenapa hasilnya aneh, ya?
[Doktor Arni] Hasil tesnya menunjukkan kujang ini mengandung besi.
Sedangkan, setelah dirontgen, ini murni batu.
Mungkin karena itu batu andesite pyroxene.
Jadi, memiliki kandungan besi cukup tinggi.
Ya, memang. Tapi seharusnya tak akan melebihi 70 persen.
Ya sudah, aku pulang dulu, ya.
[alarm mobil dinyalakan]
[pintu dibuka]
[pintu ditutup]
[pintu digedor]
[pintu terus digedor]
[pintu masih digedor]
[pintu masih digedor]
[pintu masih digedor]
[pintu masih digedor]
[pintu terus digedor]
[pintu masih digedor]
[pintu digedor makin keras]
[pintu dibuka]
[pintu dikunci]
[tutup sekring dibuka]
[sakelar dinaikkan]
[sakelar terus dinaikkan]
[sakelar dinaikkan]
[tutup sekring ditutup]
[sekring turun]
Baik, Pemirsa, dan Mas Guntur, mungkin bisa langsung mulai saja ritualnya?
Aku Guntur Samudra!
Putra Sukma Sejagat!
Akan kuseret semua roh jahat kembali ke akhirat.
Baik, Pemirsa, sekarang kita coba sama-sama menyaksikan
ritual apa yang sedang dijalani oleh Mas Guntur,
dan sepertinya Mas Guntur sedang mencoba mencari tahu
makhluk seperti apa yang ada di gedung ini.
Saya merasakan ada energi yang sangat besar sekali di sebelah sana.
Mungkin bisa dijelaskan energi seperti apa yang Mas Guntur rasakan?
Mana dia?
[makhluk menyerang]
[makhluk terus menyerang]
Biarkan.
[berteriak]
Mas.
Semoga ini seperti yang dikatakan di telepon.
Kalian mengalami kejadian aneh apa?
Aku tak tahu apa yang kualami benar atau tidak, tapi ini... Sebentar.
Aku memfoto ini.
-Simbol Badurakh. -Apa?
Lihat ini.
Masih belum percaya juga, Tom?
Skeptis dan kebodohan sangat tipis bedanya.
Aku juga lihat sesuatu semalam di rumah.
Aku tak tahu itu apa, tapi...
yang pasti itu bukan manusia.
Sama persis. Aku melihat sesuatu, tapi tak jelas bentuknya apa.
Itu sebangsa jin.
Itu Badurakh.
Penunggu Gunung Padang. Itu yang kalian lihat.
Tapi kalau Badurakh itu jin penjaga Gunung Padang...
kita sekarang sudah tak ada di sana.
Atau mungkin begini, kita bisa masing-masing coba mencari tahu...
apa tujuan Badurakh menampakkan diri di antara kita.
Besok pagi kita berkumpul di sini.
Saran saya, kalau sebelumnya kalian tak pernah berdoa,
sebaiknya mulai berdoa.
[ketukan pintu]
Ada apa lagi? Kenapa bolak-balik ke sini lagi?
Sebentar. Dengarkan aku dulu.
Sebentar. Ada sesuatu yang ikuti aku dan itu sangat mengganggu.
Sesuatu? Setan?
Aku tahu kamu tak percaya, aku juga tak percaya hal begini.
Tapi ini kenyataan.
Aku diikuti oleh jin,
dan jin itu jahat. Makanya aku kemari.
Aku khawatir dengan keselamatan Lila dan kamu.
Ini... Sebentar.
Ini. Buat kamu dan Lila.
Boleh aku bertemu Lila sebentar?
Lila, Papa kangen sekali.
Mungkin aku bukan ayah yang bisa dibanggakan...
tapi keluarga ini masih tanggung jawabku.
Temuan Dinas Kepurbakalaan Belanda 1914 di sekitar Gunung Padang.
Jin. Dan ini siapa?
[gulungan naskah dibuka]
Ada yang perlu saya sampaikan.
[bahasa Inggris] Aku ada berita buruk.
-Baik, kamu dulu. -Baik.
Kujang batu ini ternyata sebuah kunci.
Ada inskripsi halus yang hampir tak terlihat.
Tapi setelah aku referensi silang dengan semua bahasa kuno yang ada,
di kujang batu ini tertulis kunci gerbang api.
Dan dalam semua budaya kuno,
gerbang api itu artinya...
Neraka.
Kalau hasil risetku benar,
Gunung Padang dibangun bukan ditujukan supaya manusia tak datang ke situ.
Tapi piramida ini dibangun
untuk mencegah sesuatu yang di dalam itu keluar.
Di dalam piramida itu ada kekuatan iblis yang sangat jahat.
Badurakh itu cuma kerikil.
Kalau dibandingkan dengan iblis yang ada di dalam piramida itu...
Kalian ingat kejadian yang memakan korban di Gunung Padang kemarin?
Itu ulah Badurakh.
Dia mencari tumbal untuk tuannya supaya semakin kuat.
Sekarang, iblis itu sudah cukup kuat
untuk keluar dari dalam piramida.
Kalau sampai iblis itu keluar dari sana...
dunia akan kiamat.
[meja bergetar]
[mainan piano berdenting]
[Lila menangis] Mama.
[benda berjatuhan]
[kaca pecah]
Halo.
[Veronica di telepon] Halo, Tomo. Tolong cepat kemari.
Lila.
Lila.
Kamu tak apa-apa?
Lila, Sayang, kamu tak apa-apa? Lila takut ya, Sayang?
Jangan takut. Papa jaga Lila, ya. Tak ada apa-apa lagi.
-Iya, Pa. -Ya, Sayang?
Kamu jangan di sini malam ini.
Aku sudah telepon, malam ini aku dan Lila tidur di tempat Mbak Gunawan.
Lalu, apa yang akan kamu lakukan?
Apa pun yang penting kalian selamat. Tak ada yang ganggu.
Baik. Kamu hati-hati, ya?
Itu lambangnya.
Gold.
Glory.
Gospel.
[Tomo] Simbol itu memang ditujukan untuk kita oleh Badurakh.
Iblis.
Kalau ada Tuhan...
Iblis juga ada.
Tuhan tak mungkin tinggal diam melihat semua kejadian ini.
Saya ingat ada legenda kuno...
mengenai tiga orang yang diutus Tuhan...
untuk menutup pintu neraka.
Jadi, maksudnya di sini...
kita orang yang diutus Tuhan untuk menutup pintu neraka?
Simbol itu memang sengaja ditujukan oleh Badurakh untuk kita.
Aku memang orang yang selalu membutuhkan uang.
Gold.
Guntur...
Terkenal, sukses, punya uang...
Glory.
Gospel lebih identik dengan hal yang berbau agama.
Gospel saat ini juga berarti ilmu pengetahuan,
dan kamu mewakilinya.
Bukan suatu kebetulan
kita bertiga mewakili gold, glory, dan gospel.
Bondo, Kanuragan, dan Waskito.
Kita harus kembali ke piramida itu.
[Guntur] Tidak semudah itu.
Justru mungkin bisa sebaliknya. Dia mau kita ke sana...
untuk membuka pintu neraka.
[Tomo] Ya, tapi sekarang keselamatan Lila juga penting.
[Guntur] Walaupun nyawa kamu taruhannya?
[Tomo] Apa pun akan aku lakukan untuk Lila.
[Tomo] Kalian siap?
Aku Guntur Samudra!
Putra Sukma Sejagat!
Akan kuseret semua roh jahat kembali ke akhirat.
Tak ada kamera, Guntur.
Buat motivasi.
[Tomo] Kita ke mana sekarang?
Struktur piramida selalu menyimpan bagian paling berharga
dan penting di ruang utama.
Ruang utama piramida ini ada di tingkat lima ke bawah.
Tepat di pusat piramida.
Kita turun dari sini ke tingkat dua.
[Doktor Arni] "Dia akan datang."
Tunggu.
Badurakh.
Ayo ke ruang utama.
[tembok bergemuruh] Arni! Guntur!
Arni! Guntur!
[suara orang mengerang]
[makhluk menggeram]
[makhluk menyeringai]
[merapal mantra]
[makhluk mengerang]
[makhluk menyeringai]
Guntur mana?
Guntur masih di sana. Kamu tak apa-apa?
Tak apa-apa.
[makhluk menggeram]
[Doktor Arni] Ayo, lari!
[Guntur] Ini pintu apa?
Aku yakin ini pintu masuk ke ruang utama.
[Doktor Arni] Pasti ada cara membuka pintu ini.
[makhluk menggeram]
Kalian coba cari pintu lain.
Biar saya hadapi Badurakh.
[makhluk menyeringai]
[makhluk menyeringai]
[makhluk menyeringai]
Guntur!
[makhluk mengerang]
Astaga. Guntur.
Bertahan ya, Guntur.
[Guntur] Tutup pintu neraka dengan kujang ini.
Teruskan, Tom.
Aku Guntur Samudra.
Putra Sukma Sejagat.
[Tomo] Akan kuseret semua roh jahat...
ke akhirat.
Tugas kita belum selesai.
[gerbang batu bergeser]
[Iblis] Tomo.
Mereka tak bisa mendengar.
Siapa kamu?
Namaku banyak.
Tergantung zaman,
tergantung siapa yang memanggilku.
Apa aku sudah mati?
Belum.
Ini bukan surga, bukan juga neraka.
[kursi digeser]
Kamu tahu kenapa kamu ada di sini?
-Untuk selamatkan anakku. -Dari apa? Kiamat?
Kamu pikir apa yang terjadi kalau kiamat?
Semua akan hancur?
Bukan begitu.
Kiamat hanya perpindahan kekuasaan.
Kiamat berarti giliranku memerintah dunia.
Sudah saatnya dunia dipimpin
oleh orang yang paham akan kelemahan manusia.
Bukan hanya paham,
tapi juga memaklumi semua keinginan dan kelemahan manusia.
Dan memerintah manusia dengan lebih masuk akal.
Bukankah itu yang diinginkan manusia?
Kau bisa bicara apa saja, dan kau ingin aku percaya.
Itu yang selama ini kamu lakukan, 'kan? Memanipulasi manusia.
Tahu apa yang kusuka darimu?
Kamu bisa membedakan mana yang penting,
mana yang cuma omong kosong.
Kamu sadar,
percuma memperjuangkan idealisme jika tak ada yang peduli.
Kamu mau ungkap korupsi...
mau berbuat benar...
hasilnya?
Kamu malah kehilangan semuanya.
Apakah itu adil?
Sekarang, saatnya tatanan dunia baru.
Aku akan mengubah semuanya. Tak ada keraguan lagi.
Semua berdasarkan apa yang bisa dilihat dan dirasakan oleh manusia.
Bukan seperti sekarang.
Kalian harus percaya pada hal yang tak bisa kalian lihat.
Dan harus melakukan sesuatu yang tak kalian pahami.
Kamu tahu, 'kan?
Aku bisa memberikan semua buat kamu.
Kekayaan tanpa batas.
Dan apa saja.
Tapi, itu semua tak penting buat kamu.
Dan aku tahu yang paling penting buat kamu.
Lila.
Kamu tak mau bersama putrimu lagi?
Kamu tahu?
Aku bisa mewujudkan semua keinginanmu dengan mudah.
Kamu tak perlu memikirkan soal hak asuh anakmu lagi.
Aku bisa membuat istrimu menerimamu kembali.
[bahasa Inggris] Satu keluarga bahagia.
Dunia seperti apa yang mau kamu pimpin?
Semua kitab menulis dunia akan hancur jika kamu yang pimpin.
Sejarah ditulis oleh para pemenang.
Ya, memang aku dulu kalah dengan Dia.
Tapi sekarang, coba kamu lihat sendiri.
Berapa banyak manusia yang mengaku menyembah Dia,
tapi sebenarnya melakukan ajaranku?
Pengikutku jauh lebih banyak daripada pengikut-Nya.
Dan kali ini, aku pasti menang.
Bagaimana dengan masa depan Lila?
Apa yang akan dia dapat?
Semuanya.
Kekayaan, karier yang bagus,
rumah yang megah.
Semua yang ada di dunia ini bisa kuberikan kepadanya. Langsung.
Saat ini juga.
Bagaimana dengan kasih sayang?
Cinta?
Cinta itu cuma ilusi.
Lila tak perlu semua itu.
Satu-satunya cinta paling murni...
adalah mencintai diri sendiri.
Aku akan berikan semuanya untuk anakmu...
agar dia tak butuh orang lain lagi.
Yang perlu kau lakukan, cuma...
Aku jadi pengikutmu.
Ya.
Tapi dengan penuh kesadaran.
Aku mau semua yang ikut denganku, ikut dengan sadar dan sukarela.
Bahwa memang jalanku lebih baik.
[bahasa Inggris] Kehendak bebas. Aku suka itu.
Ayo, Tom.
Kita ubah dunia.
[Iblis] Bantu aku buka gerbang api.
Ayo, Tom. Kau punya yang aku butuhkan.
Pertama-tama...
berikan kujang itu kepadaku.
Kita buka gerbang api bersama-sama.
Kita mulai era baru manusia yang lebih baik.
Tanpa cinta, tak ada masa depan bagi manusia.
[mengerang]
Kurang ajar!
[kujang berdenting]
Aku rasa kamu berhasil menutup gerbang apinya.
[sirene di kejauhan]
Tomo.
Tomo.
Kita harus pergi dari sini. Ayo.
Arni.
Tolong...
jaga Lila.
Untukku.
Katakan kepadanya, aku minta maaf,
tak bisa menemani dia lagi.
Tidak, Tom. Kamu harus bisa bertahan untuk Lila.
Ayo bangun. Kita pergi. Tomo.
Arni.
Pergi sekarang.
Kamu tak akan percaya semua yang aku lihat.
Pergilah.
[batu berjatuhan]
Terima kasih.
[Tomo] Sulit untuk mempunyai harapan...
ketika yang kamu lihat adalah kehancuran.
Tapi kita harus tetap punya harapan,
tetap percaya bahwa kebaikan lebih kuat dari segalanya.
Meskipun sulit untuk berbuat baik,
meski semua perbuatan baik kita akan dilupakan dalam sekejap,
meski tidak ada yang tahu tentang perbuatan baik kita,
tetaplah berbuat baik.
Tak percaya lagi dengan kebaikan itu berarti menyerah dengan diri kita sendiri.
Tidak percaya lagi dengan esok yang lebih baik.
Papa minta maaf tak bisa lagi menemanimu, Sayang.
Tapi Papa akan selalu ada dan melihatmu.
Kamu hanya perlu percaya,
dan Papa yakin nanti kita akan bertemu lagi di tempat yang lebih baik,
di mana kita semua bisa hidup bahagia selamanya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.