All language subtitles for A.Series.of.Unfortunate.Events.S03E02.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Tayangan ini merusak malammu Hidupmu dan harimu

Setiap episode membuat lara

Jadi jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Anak-anak Baudelaire terjebak di gunung Tertutup salju

Makin banyak penjahat datang Dan mereka tak bisa ke mana-mana

Cara yang mengerikan untuk memulai Musim ketiga dan terakhir kita

Semua yang masih menonton Sudah tak punya alasan

Jadi jangan lihat

Jangan lihat

Semuanya mengerikan

Dan rasa tak enak akan datang

Tanyakan orang waras, "Perlu menonton?"

Dan mereka akan bilang

Jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

LERENG LICIN: BAGIAN DUA

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

- Kau Quigley Quagmire. - Katanya kau binasa dalam kebakaran.

Aku selamat.

Namaku Lemony Snicket,

kuhabiskan bertahun-tahun, berbulan-bulan

dan tak terhitung hari bersambung dan tak bersambung

menyelidiki bagaimana orang bisa selamat dari kebakaran.

Orang bisa selamat jika dia tak bisa tidur,

jadi bukannya di kasur dengan sekandungnya,

dia di dapur minum sari apel dengan ibunya,

yang mencium asap...

dan membantunya ke terowongan rahasia di bawah rumah

sementara dia pergi menyelamatkan keluarga.

Dia tak pernah kembali.

Aku yatim.

Kami tahu rasanya.

Aku yakin kau tahu.

Penyintas bisa ikuti terowongan sampai ke suatu rumah...

rumah kosong dengan banyak kandang kosong

yang dulu berisi koleksi reptil terbaik di dunia.

Paman Monty tinggal di sana.

Sekarang tak ada yang tinggal.

Mungkin dia temukan persik kalengan.

Dan buku untuk dibaca.

Dengan sedikit penelitian, dia belajar tentang organisasi rahasia

dan perpecahan yang menghancurkan.

Dia belajar informasi mengejutkan lain.

DUNCAN DAN ISADORA DICULIK!!!

Berikut, Sekolah Prufrock!

Berikut, Dark Avenue!

Berikut, Hinterlands, Pegunungan Mortmain,

dan sejumlah tujuan yang lebih berbahaya.

Dia mungkin membaca tentang kantor pusat rahasia di gunung

dan bergabung gugus Pandu Salju sebagai penyamaran

kalau orang yang membakar rumahnya masih berkeliaran.

Tempat ini adalah harapan terakhirku untuk menemukan saudaraku.

Duncan dan Isadora aman.

Mereka kabur dari Count Olaf dengan balon udara panas.

- Kok tahu? - Kami bantu mereka.

- Mereka teman kami. - Di mana?

Tak tahu pasti, tapi mereka aman.

Kami mencari salah satu orang tua kami di sini.

Tapi kami senang bertemu kau.

Kita akan temukan Sunny.

Kau selamatkan sekandungku, anak-anak Baudelaire.

Aku bantu selamatkan adikmu.

Jadi ini Sunny Baudelaire.

Kulempar sekandungnya dari gunung, dan dia kujadikan pelayan.

Ternyata bukan mengecewakan total.

Pelayan bayi. Aku punya satu sebelum perpecahan.

Perpecahan sudah lama. Bayinya pasti sudah dewasa.

Belum tentu.

Tak takut.

Kau membuat masalah hampir sebanyak orang tuamu.

Kami tahu cara selesaikan masalah.

Api dapat selesaikan semua masalah di dunia.

Contohnya, ada rumor bahwa penyintas kebakaran baru-baru ini

sembunyi di kantor pusat V.F.D.

Jadi kami berkunjung.

Sekarang tidak ada penyintas lagi.

Maaf, saat kau bilang tak ada penyintas,

artinya kau membunuhnya, atau tak ketemu?

Aku agak bingung.

Tempat itu kosong. Rumornya salah.

Kami bertemu satu rekan lamamu.

Gadis Snicket.

- Apa yang kau lakukan? - Dia lolos.

Tapi tak akan jauh. Dia di tengah pegunungan.

Dan dia sendirian.

Kau sudah bangun!

Kau dingin, dan bukan karena suhu.

Aku pergi mencari sarapan. Aku temukan beri.

Itu beracun.

Tn. Poe, terima kasih bantuannya, batang granola,

dan selimut kuda yang berbau cat kuku,

tapi aku perlu kembali ke kota. Jika ada asap, maka ada api, dan...

- aku lihat banyak asap. - Aku Pandu Salju saat muda.

Dan jebolan tingkat siaga pun tahu kondisimu buruk

untuk jalan turun gunung.

Aku akan ski.

Mungkin aku bisa bantu dan beri tumpangan.

- Kau punya mobil? - Aku ingin ke kota.

Katanya, berjauhan membuat hati jadi lembut,

dan kuharap Tn. Tamerlane begitu.

Dia amat marah saat aku pergi.

Kau mau bukan sekadar tumpangan?

Mau pekerjaan di bidang keuangan?

- Aku lebih suka kerja keliling. - Ada lowongan.

Sekretarisku pulang ke Winnipeg.

Tampaknya ibunya meninggal dan sekarang dia duchess begitulah.

Ada banyak kesenangan.

"Ada asap, maka ada api" adalah ujaran

yang berarti jika sesuatu tampak salah, maka biasanya memang salah.

Aku bisa janjikan kantor akan penuh kegiatan.

Aku bisa dengar sekarang.

Bergeraklah padaku cepat dan senyap.

Lebah salju!

Aku perlu tumpangan.

Maaf karena ada banyak yang salah

di puncak Gunung Fraught.

Terutama untuk Sunny Baudelaire.

Ada banyak yang salah, untukku!

Mestinya aku di puncak dunia,

tapi mereka berdua muncul mencaci dan merendahkanku.

Kau tahu rasanya

berusaha menyenangkan orang yang tak mengakui bakatmu?

- Tidak. - Aku perlu rokok,

atau apa pun tongkat hijau ini.

Kubantu.

Kau tampak stres, bos.

Tariklah nafas dalam. Mungkin sambil berjalan.

Aku tak punya waktu jalan keliling hutan!

Aku perlu cara agar mentorku berpikir aku sukses hebat.

- Buat pertunjukan yuk? - Apa itu ide bagus?

Mereka seperti tak menghargai seni.

Bukan ide bagus, tapi menakjubkan!

Sedikit lagu, sedikit tarian,

monolog dari The Taming of Macbeth.

Teater makan malam yang menarik.

Ini sarapan.

Akan begitu, setelah bayi itu masak.

Dan yang panas ya, bayi!

Sunny Baudelaire mengalami beberapa masalah yang perlu diselesaikan.

Dia disandera penjahat di puncak gunung

dan perlu kabur.

Dia perlu masak sarapan panas untuk penjahat itu

dengan beberapa salmon dingin.

Dan dia perlu cara memberi isyarat ke agen V.F.D.

yang dia dengar ada di gunung,

yang diharap dapat menyelamatkannya.

Bayi macam apa tak tahu cara menyalakan api?

Merokok itu amat buruk bagimu.

Jadi gunakan ini hanya unutk memasak.

Paham?

Cepat, aku kelaparan!

Ini situasi buruk.

Tapi Sunny melihat sekandungnya lolos berbagai situasi buruk

dengan ide cerdik.

Jadi saat Count Olaf memberi rokok hijau aneh,

itu memberi ide yang menyelesaikan semua masalahnya.

Salmon asap!

Mengasapi salmon pakai rokok hijau aneh?

Hei, itu ide cerdik.

Baiklah.

Lihat, asap hijau.

Aneh. Dari puncak Gunung Fraught.

Verdant Flammable Device. Dipakai V.F.D. untuk kirim isyarat.

- Jadi mungkin orang V.F.D. - Atau Sunny.

- Kita harus naik. - Jauh sekali ke puncak.

Harus lewat Vernacularly Fastened Door, menuruni Vertical Flame Diversion,

dan susuri jalan yang dilewati Pandu Salju.

- Ada cara lebih dekat ke puncak. - Tidak. Lihat ke peta.

Lihat air terjun.

Jadi kubilang, "Oh, aku tahu! Kita naik lift."

Dan kudorong mereka!

Elegan sekali.

- Tak efektif. - Mereka pasti ketakutan.

Kurasa mata mereka hampir loncat keluar dari kepala!

Olaf bisa belajar darimu, sayang. Dia terlalu mencolok, teatrikal.

Dia membuat segalanya jadi acara besar.

Tabuhan drum! Tirai!

Lemparkan ke atas.

Maksudku ke bawah tirai.

Tuan dan nyonya,

bersiap untuk kisah mengerikan,

membuat rambut kepalamu berdiri tegak.

Tidak.

Langsung rontok.

Tidak juga...

Ini kisah pembakaran...

dan pembunuhan.

Ahli reptil diracun dengan racunnya sendiri.

Wanita dewasa dimakan lintah dewasa.

Relawan dibunuh di berbagai tempat indah.

Tapi yang terhebat,

adalah kisah...

tentangku,

karena akulah yang melakukan semua hal buruk itu.

Aku, Count Olaf,

Manusia paling tampan, berhasil,

paling berhak mendapat pengakuan!

Baiklah, mungkin langsung ke acara inti.

Dan satu, dua tiga, empat, lima!

Cukup!

Saat kami merekrutmu, itu untuk membakar dan menghancurkan.

Bukan berjingkrak dengan gerombolan bodoh tanpa bakat.

Yang menyebut diri aktor.

Aku tak ikutan akting. Aku di bidang keuangan.

Semua lancar sampai kau tak ikuti aba-aba!

Soal lancar, salmon asap aromanya enak.

Bodoh!

Asapnya habis.

Verdant Flammable Device (V.F.D.) habis.

Atau mungkin orangnya tertangkap.

Bodoh sekali memberikan Verdant Flammable Device ke Sunny Baudelaire.

- Kenapa kau berikan rokok ke bayi? - Tidak.

Itu bukan rokok. Itu pemberi isyarat.

Bayi itu menunjukkan lokasi kita ke setiap agen V.F.D. sejauh ratusan mil!

Kupikir kau sandera, tapi aku mulai menganggapmu mata-mata.

Gu gu.

- Dia tak seperti mata-mata. - Dia seperti bayi tak berdaya.

Ya, dengarkan ucapan bayinya.

Oh, yang benar. Aku lihat penampilan simpanse dengan simbal yang lebih bagus.

Dia hanya akting seperti bayi tak berdaya.

Aku tahu, aku aktor.

Bayi selalu berencana melawan orang dewasa.

Dan ini yang terburuk.

Aku ingin lemparkan pengkhianat cilik dari puncak gunung

jika tak perlu dia agar dapat harta Baudelaire.

Harta Baudelaire?

Sudah lama kukejar, dan akhirnya dalam jangkauan.

Harta Baudelaire itu receh.

Tidak, aku yakin itu banyak.

- Kami ajari berpikir besar. - Ya, tumpukan besar uang.

Mengapa cuma satu harta...

jika kau bisa dapat semua?

Sepertinya menjanjikan.

Ayo Olaf. Kau juga Nona Squalor.

Ini saat kau tahu mengapa kami di gunung ini.

Sepertinya ada hal buruk di atas sana.

Semoga Violet dapat mencipta cara naik air terjun.

Lihat yang kutemukan.

Kuambil dari puing. Lihat namanya?

Dr. Toronado.

Ayah membawa kita ke kuliah tekniknya.

C.M. Comstock. Dia penulis buku wanita bajak laut.

Aku tahu. Di situ aku belajar Simpul Lidah Iblis.

Siapa L. Snicket?

Aku baca bukunya soal peta. Dan tutorial bermain akordeon.

Seolah orang tua kita melatih untuk V.F.D. tanpa kita sadari.

Seolah tahu suatu hari mereka tak ada di sini.

Ayo pakai yang mereka berikan.

Sering orang dalam hidup kita, yang bukan orang tua kita,

tapi mengajarkan hal penting.

Orang itu disebut mentor.

Satu kesedihan terbesar kasus Baudelaire

adalah Violet tak pernah bekerja bersama pencipta dan peneliti V.F.D.

di kantor pusat rahasia di gunung.

Tapi dia telah baca karya mereka dari buku yang diberikan orang tuanya.

Quigley, berikan kandil itu.

Jadi saat Violet memakai kandil untuk menempa garpu,

dia seperti dengar Dr. Toronado berkata,

"Pikirkan ujungnya, Violet. Itu bisa jadi lembut."

Saat dia ambil senar ukulele hangus,

dia bayangkan sahabat Ny. Comstock berkata,

"Kau sudah pikirkan simpul Sumac?"

Dan saat Violet berkata...

Ini saat uji ketahanan,

seolah dia bisa dengar seseorang bernama Snicket bilang, "Jika ini berhasil,

pistachio untuk semua!"

Berhasil.

Pistachio untuk semua!

Tentu saja, tak semua mentor itu bagus.

Bertahun-tahun lalu, di organisasiku,

ada yang mendekati pikiran yang mudah terpengaruh

dengan menyerang di titik hidup mereka

saat mereka amat rentan atau tersesat.

Kau tampak tersesat.

Aku tersesat? Ada banyak rambu,

hal yang bodoh untuk organisasi rahasia.

Maksud kami kiasan.

Siapa kalian? Tunggu.

Kau Pria Berambut dan Wanita Berjanggut, atau sebaliknya.

Aku sudah dengar.

Dan sebaliknya. Kami tahu kejadian malam itu.

Dan kami tahu bagaimana malammu sesudahnya.

Menyusuri terowongan.

- Tanpa arah. - Sendiri.

- Kalian menguntitku? - Beberapa saat, secara tertarik.

Temanmu, V.F.D. mengkhianatimu.

Tapi pria muda berbakat sepertimu tak perlu teman.

- Dia perlu panduan. - Tak perlu.

Aku sekarang kesepian dan tersiksa.

Bahkan aku membuat catatan harian.

Lebih baik aku sendiri.

Mengapa? Malang sekali.

Kami bisa ajari banyak.

Mentor buruk bisa membawamu jatuh ke lereng licin,

baik kau berjumpa bertahun-tahun kemudian di puncak gunung,

atau ikut dalam rombongan aktingnya.

Mereka sudah agak lama dalam tenda. Bikin rencana apa ya?

- Semoga rencana piknik. - Tak mungkin piknik.

Tak lagi.

Aku ikut Count Olaf karena kukira dia bisa ajari...

cara memakai karisma alamiahku jadi karier dalam pertunjukan.

Tapi aku mulai pertanyakan pilihan hidupku.

Kutahu maksudmu. Aku merasa seram lihat orang-orang seram itu.

Mereka membunuh orang aneh dari karnaval

- Ya. - Mati seperti penahan pintu.

Menurutmu mereka sedang apa, bayi?

Masalah.

Air terjun akan licin. Ujung garpu...

- akan bisa menusuk es. - Kau harus lihat ini.

Aku mencari apa ada buku yang selamat.

- Ada ini di bagian puisi. - "Ode"?

- "Kode". - Menurut buku ini,

V.F.D. punya cara rahasia membuat pesan saat kebakaran.

Mungkin ada pesan tersembunyi.

Perlu ditemukan seseorang.

Quigley, kau bisa memecahkan kode?

Kucoba, tapi aku lebih mahir baca peta.

Soal memanjat juga.

Kulihat kau di Vertical Flame Diversion.

Kau bantu selamatkan Sunny. Aku cari yang bisa dipelajari.

Kau yakin?

Kau ciptakan cara naik gunung. Giliranku memakai bakatku.

Jika Sunny di atas, kita ambil.

Aku tahu kau bisa.

Terima kasih mau membantu.

Ini untuk menarik ke atas dan menguji es tipis agar tak jatuh.

Tak jatuh adalah rencana bagus.

- Kau siap? - Jika menunggu siap...

Kita akan tunggu sampai akhir hayat.

Kita perlu beristirahat.

Aku lihat ceruk.

Tak jauh lagi.

Memalukan.

Aku juga tak senang, oke?

- Ulangi. - Tak mungkin!

Ini amat berbeda dari saat kami mengurungmu di sangkar.

Yang ini lebih besar.

Mengapa?

Mungkin untuk elang.

Mengapa bantu Olaf?

Mengapa orang dewasa secara sadar terlibat

dalam perilaku secara moral meragukan?

Kau paham saat lebih besar.

Sini, kupegang kau.

Ceruk ini kuat. Kita bisa duduk sejenak agar kekuatan pulih.

- Ide bagus. Kau pemanjat hebat. - Kau pencipta hebat.

Terima kasih. Tapi jangan rayakan dulu, pendakian masih jauh.

"Merayakan saat setengah jadi, saat akhir jadi kurang menyenangkan."

Saudariku menulis.

Setelah cari Sunny, ayo cari Duncan dan Isadora.

Sarung tanganmu!

Kita ambil saat turun.

Ini tempat indah untuk menyembunyikan kantor pusat.

Pemandangan indah.

Benar, amat indah.

Banyak hal telah diambil dari anak-anak Baudelaire

sejak kehilangan orang tua dan rumah.

Satu hal adalah privasi, jadi...

daripada cerita tentang momen antara dua sahabat

di sore menggigil setengah jalan air terjun beku,

aku berikan kakak Baudelaire rasa hormat dan...

beberapa saat untuk dirinya.

Aku tak ingin jadi antek atau aktor.

Kuingin jadi ahli biologi laut.

Itu Sunny. Dia aman.

Bagaimana menolongnya jika dijaga pria bertangan kait?

Haus.

Kita punya banyak air es.

Aku ingin yang panas.

Aku lihat bos buang botol sarsaparila setengah kosong tadi,

tapi aku tak boleh tinggalkan kau sendiri.

Ga ga?

Jangan pandang seperti itu.

Baiklah, aku pergi.

- Sunny. - Mana Klaus?

Dia di kantor pusat. Kami menolongmu.

Duncan?

Ini Quigley, saudaranya. Dia selamat dari api. Banyak yang perlu diceritakan.

Oh, bayi Baudelaire!

Sembunyi!

Ada tugas lebih hina lagi bagimu.

Kau harus memasak makan malam paling mewah dan keren.

Malam ini kita rayakan Musim Semi Palsu.

Bukan hanya itu kita rayakan.

Mana Hooky? Kubilang tunggu di sini.

Tampaknya kau kesulitan mengendalikan antekmu.

Ya. Aku suka biarkan mereka bebas.

Kau tahu, antek bebas.

Ada tugas untuk kalian. Ada perkemahan di hutan.

Di sana ada jaring. Bawa ke sini dan bentangkan di jalan.

Seperti kerja. Mengapa harus kami?

Karena kami suruh.

Alasan bagus. Kami sudah membentak bayinya.

Tak banyak kerjaan di sini.

Kau terlalu khawatir soal bayi itu, Olaf.

Setelah malam ini, harta tak amat banyak anak yatim akan jadi milik kita.

Kau yakin mereka semua yatim?

Belum semua.

Siapa mereka?

Pembakar.

Mereka yang membakar kantor pusat V.F.D.?

Ayo. Aku bisa ikat ke pundak dan membawamu turun.

- Tak ikut. - Harus. Kami menolongmu.

Mata Hari.

Siapa Mata Hari?

Dia penghibur Belanda yang jadi mata-mata saat Perang Dunia Satu.

Sunny ingin jadi mata-mata di sini.

Menyelidiki rencana. Lalu kabur.

Penjahat bicara soal makin banyak anak yatim.

Jika Sunny bisa tahu rencana itu, mungkin bisa kita cegah

kejadian kita dialami orang lain.

- Bingo. - Aku tak bisa tinggal dia.

- Dia adikku bayi. - Bukan bayi.

Hei bayi, jangan bikin masalah!

Dia kembali. Ayo pergi.

Aku tak bisa tinggalkan. Bagaimana kau keluar?

Akan kucipta sesuatu.

Ambil pencungkil kunci ini.

Kau bisa pakai kereta luncur untuk kabur.

Violet!

Kau amat berani!

Ayo.

Aku tak temukan sarsaparila. Tapi lihat yang kudapat.

Soda peterseli!

Kau temukan Sunny?

Dia yang mengirim isyarat. Dia aman.

Dan dia tahu pembakar kantor pusat.

Itu Pria Berjanggut Tanpa Rambut.

Dan Wanita Berambut Tanpa Janggut. Bahkan Count Olaf takut.

- Kau tinggal? - Mereka bikin rencana buruk.

Tentang membuat makin banyak anak yatim.

Sunny ingin memata-matai agar lebih tahu.

- Dia bayi. Tak bisa jadi mata-mata. - Bukan bayi lagi.

Dia akan temui kita di sini saat temukan sesuatu.

Itu ide dia. Dia mengotot.

- Dia mengotot? - Dia yang minta.

- Kupikir kita harus percaya dia. - Ada pilihan apa lagi?

Kau temukan sesuatu?

Aku temukan V.F.D. Jika kau di bangunan yang akan dibakar,

- untuk lindungi sesuatu taruh di mana? - Lemari besi.

Jika tak ada waktu buka lemari besi?

- Kulkas. - Tepat. Jadi kucari di kulkas.

Dapat apa?

Verbal Fridge Dialogue (V.F.D.).

Verbal Fridge Dialogue?

Verbal Fridge Dialogue (V.F.D.). Kode saat darurat.

Jika tak bisa kirim pesan, gunakan benda dalam kulkas.

Dengar ini.

"Yang tergelap dari tiga botol selai adalah pengirim."

Seperti puisi Isadora.

Dia belajar menulis kuplet dari orang tuaku.

Puisi ini artinya nama yang mengirim pesan adalah botol selai tergelap.

Yang tergelap boysenberry.

J.S.

- Jacques Snicket. - Dia sudah mati.

Bukan hanya ini yang aneh soal pesan ini.

"Berkumpul memakai kalender berdasar buah awetan,

dan lokasi dapat diramalkan lewat bumbu rempah."

J.S. mengajak rapat seluruh V.F.D.

Jumlah zaitun adalah harinya.

Satu itu Minggu, dua Senin.

- Lima zaitun. - Kamis.

Jika pesan dibuat saat kebakaran, maka...

rapat kurang dari seminggu lagi.

Tapi di mana?

Satu-satunya bumbu rempah adalah moster.

Baca kandungannya.

"Cuka, biji sesawi, garam, kunyit,

Tempat Aman Terakhir."

Tempat Aman Terakhir.

Temukan Tempat Aman Terakhir, temukan V.F.D.

Aku tak tahu tempatnya.

Jika jawabannya di perpustakaan ini, maka sudah jadi asap.

Mungkin Sunny bisa tahu sesuatu.

Kita akan awasi dia.

Musim semi palsu gulung.

Menyuruh-nyuruh.

Kau lihat itu?

Ada lagi.

Kerlip cahaya kecil.

- Seperti teropong. - Relawan.

Ringkus mereka, Olaf.

Aku? Tak mau. Bayi itu saja.

Ini bukan kerjaan bayi. Jika ada relawan di sana...

- Mereka mungkin punya mangkuk gula. - Aku berangkat!

Aku bantu dengan senang.

Ganti dulu dengan baju mengerikan lalu turun.

Bayi itu mengamati kita.

Tutupi sangkar!

Tutupi sangkar!

Aku akan bilang duluan.

Maaf, bayi.

Ada seseorang turun lereng!

Pasti Sunny!

Kurasa bukan. Terlalu tinggi untuk Sunny.

Aneh. Ya, sepertinya mereka terbakar.

Bukan api.

- Itu pakaian. - Esmé.

Kupikir relawan seharusnya cerdas,

tapi jika ada yang masih sembunyi, itu bodoh.

Kantor pusatmu hancur,

musuh terbesarmu di puncak gunung itu,

dan aku di sini...

dan berpakaian membunuh.

Kau terlalu pendek untuk relawan,

tapi katanya membaca akan membuatmu cebol.

Jangan lari. Aku ingin menyiksamu

sampai kau berikan lokasi mangkuk gula.

Kau adakan pesta topeng di sini tak undang aku.

Aku tak peduli.

Wajah secantik ini jangan sembunyi di balik topeng.

Kau di dapur?

Mungkin kau sembunyi di... entah ruang apa.

Oh, ya.

Ini ruang bak mandi panas.

Lebih baik kau keluar.

Saat kau kutangkap,

mengulitimu hidup-hidup adalah hal terburuk kedua di bak mandi panas.

Esmé Squalor terjebak

di dasar bak mandi panas yang amat dalam.

Apa dia hidup?

Keluarkan aku sekarang!

Terjebak di bak mandi panas kurang keren dibanding masuk dengan sengaja.

Dia hidup.

- Bisa kubuat katrol untuk menariknya. - Atau...

- Atau? - Keluarkan aku!

Count Olaf punya orang yang kau cinta. Dan kita punya yang dia cinta.

- Bisa kita tukar. - Pertukaran sandera.

Saat pacarku tahu kau jebak aku di sini,

dia akan amat marah!

Count Olaf tangkap orang agar dapat keinginannya.

Kau ingin lakukan yang sama seperti dia?

Kadang harus dilawan dengan api.

Jika tiap api dibalas api, dunia akan jadi asap.

Klaus benar.

- Harus ada cara lain. - Klaus?

Oh, ini keren.

Kalian bukan relawan, tapi anak-anak Baudelaire!

Olaf akan kecewa kau belum tewas

saat mendorongmu jatuh dari gunung.

Tentu saja, dia akan senang dapat membunuhmu lagi.

Kau...

- Kau kan sudah pergi naik balon? - Aku Quigley Quagmire, selamat dari api.

Sial, ada hari kita tak bisa tenang.

Kami keluarkan kau, Esmé, jika kau bantu kembalikan adik kami.

Jika aku menolak?

Itu masalah bagi sisi perpecahanmu.

Berlaku baik dan banyak membaca tak memberi apa pun.

Saat seumurmu, aku mestinya membuang musim panas

baca Anna Karenina.

Aku tahu buku bodoh itu tak akan membantuku, jadi kubakar.

Dan lihat aku sekarang!

Aku cantik dan modis!

Kau terjebak di dasar bak mandi panas.

Tetap aku lebih keren darimu.

Kau tak akan selamatkan adikmu,

tak juga anak-anak kaya yang mendaki Gunung Fraught rayakan Musim Semi Palsu.

Musim Semi Palsu?

- "Banyak anak yatim." - "Banyak harta."

Mereka culik Pandu Salju dan bunuh orang tuanya.

Carmelita!

Carmelita, mungkin kita bisa kembali.

Aku tak bisa rasakan jariku dan tas ini berat.

Kau kembali saat kubilang bisa kembali,

di puncak Gunung Fraught, sesudah aku jadi Ratu Musim Semi Palsu!

Kubilang, Ratu Musim Semi Palsu dipilih secara demokratis.

Hanya pengendus kue peduli demokrasi!

Siapa yang beri kau kuasa?

Semua orang tua kalian yang amat kaya, meskipun aku mulai curiga

ada alasan tertentu mereka kirim kalian ke alam liar.

Mungkin aku lelah diperintah wanita beraroma kucing.

Siapa yang ingin tinggalkan pemimpin pandu di sisi jalan,

agar dia kelaparan dan jadi liar

dan harus bertahan dengan makan kotoran?

Sekarang ikuti aku seperti ikuti ratu!

Hela! Hela!

Tapi...

Aku bebas.

Hela! Hela!

Hela, hela! Hela!

Berhenti katakan itu. Tak membantu.

Aku ingin kalian hela lebih cepat.

Aku tak suka rencana ini.

Aku juga, tapi apa pilihan kita?

Hela, hela! Hela!

Kita berdiri di tepi kemenangan terbesar kita.

Rombongan Pandu Salju dari keluarga terkaya di kota

sedang menuju ke sini.

Kita akan tangkap semua berandal berseragam itu,

dan tiap orang ditawari peluang ikut kita.

Kalau menolak?

Kita bakar rumah orang tua mereka.

Dengan orang tua di dalamnya.

- Itu terjadi pada rumah kami. - Terjadi pada orang tua kami.

Jelasnya, kita akan menculik sejumlah anak kaya,

membunuh orang tuanya dengan kebakaran,

lalu, sambil menunggu mereka cukup usia agar bisa kita rampas hartanya,

cuci otak mereka dengan kombinasi pengasuhan emosi jauh

dan Sindrom Stockholm?

Oh, Olaf, kami tak emosi jauh. Kau tak layak dipuji.

Kami pungut kau di saat tergelapmu

karena kami lihat percikan dalam dirimu cukup menyulut ribuan api.

Tapi lihat dirimu.

Obsesimu pada Baudelaire itu memalukan.

Membuatmu kalah dan direndahkan.

Tapi itu masa lalu. Baudelaire sudah mati bagiku.

Tak semua.

Jika kubunuh bayi itu, aku tak akan dapat harta Baudelaire.

Tepat. Kau pikir berhak dapat pujian kami?

Atau cinta?

Maka lakukan sesuatu sekali saja dalam hidupmu yang hina!

Lempar Sunny Baudelaire dari tebing itu!

- Tapi... - Jadilah pria, dan bunuh bayi itu.

Tolol.

Seperti yang kita bilang di teater...

Lempar dia.

Aku berikan perintah. Lempar bayi dari gunung!

- Tidak. - Apa maksudmu "tidak"?

- Maksudnya tidak. - Kami tak lagi ikut rencanamu.

Kami kehilangan orang tua dan rumah saat kebakaran.

- Kami pikir itu bukan kebetulan. - Saudari kami juga hilang.

Aku tak peduli kisah yang terlambat macam ini.

Kau patuhi perintahku sekarang juga!

- Kami cinta kau. - Segala ini demi cinta.

Kami tak akan lakukan itu.

Kau...

Baiklah. Aku juga tak perlu muka pucat kalian.

Kau, buang bayi itu!

Itu lereng licin.

Tidak. Itu air terjun beku. Lempar bayi itu dari sana.

Maksudku kiasan.

Aku perlu ruang.

Aku pertanyakan pilihan hidupku.

Kau pertany... pilihan hidupmu...

Bersikap baiklah pada Esmé.

Kau kehilangan semua antekmu.

Aku tak perlu mereka.

Aku tak perlu satu pun.

Aku praktisi individu dan bisa lempar bayi dari gunung!

Kau tak sendiri, bos. Masih ada aku.

Tidak...

Hartaku!

Akhirnya, setelah bertahun-tahun...

Kita enyahkan keluarga Baudelaire.

Ada kabar buruk soal itu.

- Hartaku! - Anak-anak Baudelaire!

Dan siapa yang kutemukan.

- Quigleforth Quagmire. - Quigley.

Aku amat gembira lihat kalian masih hidup.

Bagaimana caramu tangkap mereka?

Dia tak menangkap kami. Kami ingin bertukar sandera.

Seperti aku tak pernah bebaskan diri dari kursi yang dihela naik gunung.

Awalnya akan kupakai ini untuk paksa mereka bawa aku naik,

tapi relawan ini mengajukan diri.

Mereka amat bodoh.

Kami tak punya sandera, tapi tak akan pergi tanpa Sunny.

Sunny Baudelaire sudah mati.

- Tidak! - Ya. Antek favoritku

melemparnya ke jurang beberapa saat lalu.

Aku favoritmu?

Aku heran kau tak lihat saat itu turun.

Tega sekali kau padanya.

Itu mudah, cuma diangkat lalu...

Tidak.

Dan semua baik karena sekarang aku punya kau.

Kau membuatku memilih,

dan aku masih punya segalanya.

Karena aku Hebat, Cerdas,

Berani, Cemerlang, Memesona,

Terkenal, Berbakat, Riang,

I... kata apa yang berawalan I?

Idiot. Kau mengecewakan kami, Olaf.

Untuk rekrutan berikut kami akan lebih baik.

Mereka datang.

...Dasar, Tenang, Sayang,

Berlencana, Lincah, Tersenyum,

Manusia, Murni, Lompat, Tersimpan,

Terbatas, Lembut, Suka Tidur Siang, Resmi, Cantik...

Berjadwal, Rapi...

- Ada apa pengendus kue di sini? - Carmelita...

Halo, gadis cilik.

Kami membantumu merayakan Musim Semi Palsu.

Carmelita, mereka tak membantu merayakan Musim Semi Palsu.

- Mereka akan menculikmu. - Aku terlalu manis untuk diculik.

Mana Tongkat Musim Semi?

Pergi dan bawa Pandu Salju ke tempat aman!

Tak usah pedulikan anak cengeng itu.

Mengapa tak mendekat?

Jangan, Carmelita!

Aku mahkotai diriku jadi Ratu Musim Semi Palsu!

Sekarang anak-anak lain,

ayo maju dan ikut perayaan.

- Tidak! - Ini jebakan!

Jangan!

Jangan!

Sisi perpecahanmu punya gagak pembawa pesan

dan reptil terlatih...

Tapi elang bekerja bagi kami.

- Juga anak-anak itu. - Tidak.

Tadi kami akan terima kau lagi, Olaf.

Sekarang kami ambil mobilmu.

- Bagaimana kau curi kunciku? - Kita akan berhubungan.

- Baru kali ini. - Aku bicara dengan Nona Squalor.

Kami terkesan pada kerjamu.

Kami hubungi kau saat penugasan berikutnya.

Ya Tuhan! Sungguh? Kalian amat baik!

Semoga lancar!

- Kita harus pergi. - Kalian tak ke mana pun.

Aku hanya perlu satu dari kalian hidup untuk mendapat harta.

Yang mana enaknya?

Klaus saja!

Lalu hancurkan kaca matanya agar dia jalan menabrak!

Gadis yang amat manis. Kau mau bergabung dengan kami?

Kita harus bahas itu dulu.

Pengendus kue, aku punya dua pasang orang tua lebih banyak dari kalian!

Ada kata-kata terakhir?

Hanya satu.

Kuntum mawar.

Kejar mereka!

Naik apa bos? Kita tak punya mobil.

Aku sumpah dia dalam sangkar, bosku.

Aku tangani kau nanti.

- Aku senang kau kembali, Sunny. - Aku juga. Tapi kita belum aman.

Quigley, ke mana aliran ini menurut petamu?

Mengalir ke himpunan air yang lebih besar, seperti sungai, dan sungai ke...

- Quigley! - Violet!

- Violet! - Quigley!

Sekalipun bertahun-tahun menyelidik kasus anak-anak yatim Baudelaire,

masih banyak yang tak kutahu.

BUKTI

Aku tak tahu apa Violet Baudelaire datang ke Pegunungan Mortmain

bersama Quigley Quagmire lagi.

Tempat Aman Terakhir!

Aku temukan kau di Tempat Aman Terakhir!

Aku tak tahu apa yang terjadi dengan mantan rombongan Count Olaf

setelah menuruni Gunung Fraught.

Mungkin beli pertanian kecil dan tanam rutabaga.

Kupikir kita bisa ke ruang musik dan mengencani kelasi.

Dari sini kita ke mana?

Ini persimpangan.

Tapi hanya satu yang kutahu.

Aku tahu ke mana perginya anak-anak Baudelaire.

saat kereta luncur mereka menuruni es Stricken Stream.

Aku tahu karena bait puisi panjang dan rumit.

dilingkari dalam buku tua oleh wanita relawan giat,

ibu berani, dan sekandung setia.

Bait itu adalah:

Tak ada yang hidup abadi...

Tak ada yang bangkit dari mati...

Dan sungai terlunglai...

Pun sampai bahari...

Terima kasih banyak antar aku ke kota.

Tak masalah. Walau saat kau tawari, kuanggap kau ada mobil.

Aku lupa kalau jatuh di jurang.

Untung hanya setengah hari jalan ke taksimu.

- Taksi saudaraku. - Sampaikan terima kasihku padanya.

Dia mati.

Batang granola?

Punyaku.

Kau punya telepon dari tadi?

- Ya, Tn. Tamerlane. - Kau di kantor?

Tidak, Tn. Tamerlane. Baru datang di kota.

Aku tak ingin bikin sial, tapi ada kandidat hebat

mengisi lowongan asisten administrasi.

Tak penting. Kembali kerja. Seluruh kota terbakar.

Kebakaran?

Banyak kebakaran?

Ya ampun, di mana?

Seluruh kota?

Pikirkan anak-anak yatimnya.

Pikirkan hartanya.

Dinas Anak Yatim akan sibuk, Tn. Tamerlane!

Melawan api dengan api.

Dan melihat dunia jadi asap.

Upoaded by ichemicalwolf

Terjemahan subtitle oleh Wenwen Zi

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.