Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Saat aku berumur tujuh tahun
Mengikuti orang-orang dewasa untuk melihat perang di gedung seberang
Seluruh pantai dipenuhi orang, semua melihat ke gedung itu
Ayahku berkata
orang-orang di gedung itu adalah pahlawan
Mencoba melindungi semua orang
Aku tidak tahu apa yang terjadi
Aku hanya ingat bahwa nasi kepal ragi itu sangat enak
Kemudian
Ayah pergi ke gudang setiap tahun
menyalakan lilin
Bawa semangkuk bola nasi yang diragi
Sekarang Ayahku sudah tiada
Aku akan pergi
Aku tidak bisa melupakan kata-kata Ayahku
orang-orang di gedung itu melindungi kita
Yah?
Cepat!
Apa yang membuatmu takut?
Shanghai ada di depan.
Kota Takdir
Bergantung kalian.
aku katakan padamu sekarang.
Kalian adalah Pasukan Keamanan Hubei
Hiduplah seperti itu.
Semuanya harus lebih cepat.
Tinggalkan siapapun yang terjatuh.
Tetap bergerak.
Jika kau ingin hidup!
Ke sembilan
Hormati yang lebih tua.
Ke sepuluh
Hargai hidup
Apa artinya gelas setengah penuh?
-Zhou Yiyue berkata -Paman
Seberapa jauh lagi ke Shanghai?
Seharusnya hampir sampai
Untuk menjadi orang baik,
Seseorang harus bertahan dalam melakukan kebaikan
Berhenti!
Berbaris!
Berbaris!
Cepat!
Cepat kemari!
Cepat!
Ayo lebih rapat!
Cepat!
Dimana kita?
Dachang
Apa-apaan ini?
Tidak ada pasukan NRA (Tentara Revolusi Nasional)
Tidak ada polisi militer
Tidak ada satu orang Jepang pun di sini
-Bertempur? -Paman
-Bertempur dengan siapa? -Kakak
Jangan-jangan kita akan membunuh bandit.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
-Jangan pindah -Jika aku harus mengatakannya
Hanya dua kata
Kembali lagi
Apa?
Kembali?
Bahkan tidak ada kendaraan di sini
Mengapa kita harus kembali?
Panen akan segera dimulai
Mengapa kau tidak kembali saja?
Keledai, kuda, kereta, tidak masalah.
Beberapa siang dan malam
Kita akan tiba di rumah.
Untuk semua pahlawan yang mati
Hormat!
Bakar!
Perhatian!
Selesai
Siapa disana?
Di sana ada orang Cina!
Tangkap orang China itu.
Paman!
Lari!
Kapten Fujita, jangan biarkan dia lolos!
Jepang!
Lari!
Jangan berlarian!
Tetap dalam barisan!
Sembunyi! Ayo sembunyi!
Tembak! Cepat Tembak!
Tembak!
Duan Wu!
Duan Wu!
Saudara!
Jangan berlarian!
Paman!
Paman!
Bunuh mereka semua!
Tembak!
Berikutnya!
Berurutan dari yang senior. Pembelot...
Harus dihukum!
-Pergilah! -Ampun, Tuan!
Kita menyebar!
Aku mohon padamu, tolonglah!
Bersiap!
-Aku masih bisa berperang! -Tembak!
Jangan membunuhku!
Aku tidak ingin mati!
Yang berikutnya!
Komandan pasukan sudah mati.
Kita juga tidak menemukan kolonel.
Kami tidak punya pemimpin.
Aku mohon, biarkan aku pergi.
Aku masih bisa pergi berperang!
Tolong aku
Paman!
Tolong aku
Dia dari kampung halaman kita.
Dia saudara kita.
Kita tidak bisa menyelematkannya.
Ayo pergi!
Ayo!
Maaf..
Maaf...
Maaf....
Begitu banyak orang di sana.
Apakah mereka di sini untuk membantu?
Kau bodoh
Jepang di sana
Tentara nasional mundur!
Paman!
Ayo kita pergi ke sana.
Beritahu kepada komandan.
Kita telah tertinggal...
tertinggal?
Lebih seperti pembelot!
Jika mereka menangkap kita, kita akan mati!
Ayo!
Ayo! Ayo!
Juli 1937
Invasi Jepang ke Cina Utara
Kedua partai berusaha membuka kembali pembicaran
Untuk melawan ancaman itu bersama-sama
Pertempuran Songhu, mulai terjadi bulan Agustus.
Dengan sebagian tentara cina yang mulai melemah
Pada bulan Oktober
Tentara China mundur ke Barat
sekitar seratus ribuan.
Shanghai hampir jatuh
Namun,
Serangkaian pemboman oleh Jepang
Sebagian besar tidak tersentuh konsesi Internasional
Menjadi kesepakatan diam-diam antar negara.
Pasukan baru!
Tetap dalam barisan!
Dan terus maju!
Ayo cepat!
Kakak
Kalian pembelot,
Cepat!
Ayo!
Cepat!
Batalion pertama, kompi senapan mesin.
Le Xiong melapor untuk bertugas!
Buka pintu!
Saudara-saudaraku!
Sekarang
Merupakan tahun ke-26 Republik Cina
26 Oktober
Pukul sepuluh tujuh menit malam
Seluruh Shanghai
Tentara yang tersisa
Semuanya di sini
Saudara-saudaraku!
Sekarang kita di sini
Kita harus bersiap dan bersedia untuk mati.
Setiap dari kita,
Tidak boleh mengandalkan keburuntungan
Atau bergantung pada khayalan
Mengerti?
Ya, Pak!
Kolonel tiba!
Perhatian!
Melapor pada Kolonel Xie,
Komandan Kompi senapan mesin, Lei Xiong menghadap untuk melapor
Tujuh cedera
Menangkap 16 pembelot di sepanjang jalan.
Kembali ke tempat!
Laksanakan!
Matikan lampu!
Saudara-saudaraku
Ada ratusan ribu tentara Jepang di luar sana.
Tak ada kesempatan bertahan, jika sekali saja berada dalam pertempuran
Akan menjadi keajaiban, jika kita bisa bertahan selama setengah hari.
Semua orang di Shanghai akan melihat kita besok.
Gudang Sihang adalah pertahanan terakhir kita
Tempat ini akan menjadi kuburan kita.
Ayo kita bekerja.
Terus bangun benteng!
Kalian, kemarilah!
Semuanya!
Siapapun yang masih bernapas, berdirilah!
Berbaris!
Sebutkan nomor unit kalian.
Menyebutkan apaan...
menjadikanku kambing hitam...
sialan.
Katakan lagi!
Bangun!
Aku tidak mau!
Lalu apa?
Bangun!
Tembak saja kepala kami...
atau biarkan kami pergi
Jangan bergerak!
jangan bergerak!
Ayo Pergi!
Pergi!
Pasukan Tujuh!
Siap!
Bawa pembelot tak berguna ini keluar.
Eksekusi mereka!
Siap!
Zhu
Bawa para pembelot ke luar.
Suruh mereka memperbaiki benteng.
Berbaris!
Pak,
Kami bukan pembelot
Kami terpisah.
Markas Besar Kabupaten Huangpi mengutus kami.
Untuk melindungi Shanghai
Hei, Nak!
Naiklah ke atas sini!
Kemarilah!
Ini adalah perintah!
Pertama,
Lindungilah dirimu sendiri
Pasang ranjau darat!
Jangan menguburnya!
Taruh benderanya!
Tandai ranjaunya!
Kapan ini berakhir,
Mereka akan membunuh kita semua.
Hati-hati!
Ada sesuatu!
Sersan Jiang Jing
Ada situasi di sebelah utara!
Turun!
Cepat turun!
Waspada!
Perhatikan ranjaunya!
Semuanya, ayo!
Waspada!
Bersembunyi!
Perhatian,
Carilah persembunyian
Bentuk posisi bertahan.
Tidak perlu membidik, mereka pengungsi
Tidak perlu membidik!
Ini pengungsi!
Jangan biarkan mereka masuk ke ladang ranjau
Lewati jembatan Lese yang merupakan konsesi Internasional
Berhati-hatilah dengan ladang ranjau!
Belok ke kanan untuk ke Jembatan Lese
Berhati-hatilah dengan ladang ranjau!
Bawa Xiao Hubei dan ikuti aku!
Paman,
Paman!
Lewati jembatan Lese yang merupakan Konsesi Internasional.
Ayo Kerja!
Ayolah!
Berhati-hatilah dengan ladang ranjau!
Jembatan lese di depan dan belok kanan.
Lewati Jembatan Lese yang merupakan Konsesi Internasional
Mohon menunggu giliran untuk masuk wilayah konsesi.
Warga Cina ke sebelah kiri
Silakan laporkan nama dan pekerjaan anda.
and tunjukan dokumen resmi.
Minggir,
Geser,
Tinggalkan koper besar anda,
Hanya perbekalan kecil yang diperbolehkan.
Prajurit itu!
Kemari!
Tentara tidak dizinkan masuk ke sini!
Aku seorang petani
Kau memakai seragam militer!
Tentara tidak diizinkan masuk daerah konsesi.
Hei, jangan biarkan mereka masuk!
Jangan mendorong!
Tetap tenang!
OK berikutnya!
Nona, siapa namamu?
Namaku, Summer!
Pria tua,
Kami tidak bisa mengizinkan tentara masuk!
Kami semua orang China
Aku mohon, biarkan aku masuk
Ini adalah daerah konsesi
Jembatan ini adalah satu-satunya jalan masuk.
Jika seorang tentara masuk,
maka tentara jepang pun akan masuk juga.
Jika orang Jepang masuk,
Kita semua tamat.
Keluar!
Buka pintunya!
Berhenti membuang waktu,
Bawa semua perbekalan ke lantai empat
Bawalah dengan sedikit lebih cepat!
Semua karungnya,
Taruh disini.
Apa yang kamu lakukan?
Cepat!
Ikuti!
Bergerak lebih cepat!
Satu orang di belakang!
Ikuti, ikuti!
Apa yang kamu tunggu?
Suaranya seperti malaikat!
Apa yang dia nyanyikan?
Aku tidak tahu
Jangan menontonnya!
Kembali bekerja!
Berbaris!
Kalian berdua!
Pergilah ke sana sekarang!
Kolonel ingin bertemu kalian!
Kolonel!
Bagaimana kau menyukai ini?
Siapa namanya?
Berapa usiamu?
Mereka semua memanggilku Xiao Hubei
Umurku 13
Nama keluargaku, Zhu.
Kakekku berkata,
Kami adalah generasi ke-18 dari keturunan Kaisar Hong Wu.
Lalu tahukah kamu bagaimana Dinasti Ming runtuh?
Bawalah dia dalam perlindunganmu!
Ketika aku mati,
Kau akan menggantikanku.
Sebelah sana, sungguh indah.
Di sana adalah daerah konsesi.
Di sana adalah surga
di sebelah sini...
adalah neraka.
Di sini dulu adalah gudang untuk empat bank
Tembok itu tebalnya lebih dari satu meter
Bahkan meriampun tak bisa menembusnya.
Ini lebih kokoh dibandingkan dengan gerbang rumah Jenderal Zhang
Kau pernah melayani Jenderal Zhang?
Lao Yan dan Lao Feng
-Aku melayani mereka semua? -Ini sangat akurat
Ini adalah darah hidupku
Bisakah kau mengembalikannya padaku?
Ketika peluru terbang,
Aku dapat mengatakan di mana mereka jatuh dengan mataku tertutup.
Ini warisan...
Berikan padaku kembali,
Satu divisi setelah yang lainnya
Semuanya hilang dalam setengah jam.
Seekor kuda putih.
jangan bergerak
Mengapa kudanya lepas?
Kuda itu ketakutan!
Jangan tembak!
Turunkan senjatamu!
Jangan bergerak! Tetap di tempat!
Hey, kemarilah!
Jangan takut.
Jangan bergerak!
(Hari pertama)
Kemarilah dan dapatkan HotDog!
Ada beitu banyak orang datang setiap hari!
Hot Dog!
Hot Dog!
Dapatkan hot dog mu!
Semakin banyak orang datang dari utara
Bagaimana mereka akan muat di sini?
Aku dulu tidur seperti bayi,
Aku tidak bisa tidur tadi malam.
Bukankah itu aneh?
Tidak mungkin? Sudah tak ada lagi penembakan.
Aku mendengar mereka semua mundur
Jika mereka semua mundur, maka berarti kita semua aman.
Orang jepang tidak mungkin bisa ke sini.
Sudah bagus bisnis kita tetap berjalan.
Tolong jangan berkelahi di sini!
Mengantrilah dan tunggu giliranmu!
Pejabat senior berkata kepada kita,
Dinas Lapangan Tentara Muda
akan mendistribusikan pasokan darurat.
Setiap orang mendapatkan satu bagian.
Setiap orang akan terbagi.
Jangan berebut, tetap mengantri.
Menang!
Anda seperti pria sejati,
Tak melakukan apapun, hanya mengamati setiap hari.
Apa hubungannya denganmu?
Jika kau berani, mengapa kau tidak datfar saja untuk melawan Jepang?
Kau tidak berani,
Kita tidak bisa membeli bahan makanan
Tidak mampu makan,
Kau tidak peduli pada anak-anak lainnya.
Apakah kau menginginkan keluarga ini?
Ada tembakan!
Ada musuh!
Cepat sembunyi!
Kompi tiga, siap bertempur!
Pasukan Hasebe, buat formasi.
Ibu, kenapa mereka bertempur lagi?
Bukankah tentara nasional sudah mundur?
Aku katakan padamu
Tentara Inggris melindungi area kita.
Orang Jepang tidak akan bisa masuk
Yao - Delapan Ratus
Mereka telah mundur. Mengapa memprovokasi mereka lagi?
Setiap orang yang ingin kau lari sudah kabur, jadi untak apa berperang?
Jika tentara Jepang terus maju,
Kita akan berbahaya ada di snii.
Semua tentara Inggris akan tinggal di sini, kan?
Bagaimana dengan rumahmu di Jalan Xiafei?
Tentara Prancis tidak akan membiarkan Jepang masuk.
Tentu saja tidak.
Ini adalah wilayah Konsesi Prancis
Ini untukmu
Apakah Profesor Zhang mengajar hari ini?
Dia hanya meneropongnya sepanjang hari
Universitas Danjiang juga sudah ditutup karena perang.
Tanpa pendapatannya,
Bagaimana kita bisa bertahan?
Cepat!
Kedua tim, bergabung!
Cepat!
Lebih cepat!
Bergabung!
Ada ranjau!
Berlindung!
Tolong yang terluka!
Menjauhlah!
Kau membuatku gelisah!
Jangan berlari!
Jangan bergerak!
Prajurit, majulah dan periksa!
Menyebarlah dan maju!
Maju!
Maju!
Semua tentara sudah lari
Tinggalkan saja kami di sini.
Buka pintunya!
Bawa kembali dia ke sini.
Jangan sampai kita semua terbunuh.
Bawa dia kembali ke sini.
Jangan menahanku.
Aku ingin keluar!
Jangan melibatkan kami, jika kau ingin mati.
Semua aman.
Hanya beberapa pembelot!
Masuk!
Kita dijebak!
Lawan!
Potong talinya!
Ada penyergapan!
Tetap tenang!
Lawan!
Ambil alih!
Apa yang terjadi?
Bukankah tentara Cina telah mundur?
Itu terlihat sama sekali tida bagus.
Kita akan aman di sebelah sini.
Orang China itu bodoh.
Hati-hati, lantai empat akan meledak!
Tahan!
Tahan!
Jangan pikirkan target!
Terus tembak!
Jangan mundur!
Lantai kedua!
Awasi lantai dua!
Matilah kau!
Bawa semua keluar dari sini.
Semua orang!
Ayo keluar!
Bergerak cepat!
Cepat!
Bersihkan area perang!
Setegahnya ikuti dia, sisanya bersamaku!
Jika kau melihat orang Jepang, tembak mereka!
Menyingkirlah!
Orang Jepang!
-Berhenti! -Menyingkirlah!
Orang Jepang datang!
Ada apa dengan dia?
Dia pasti gila
Cepat!
Jangan lewatkan satu pun!
Tembak saja jika ada yang bertahan.
Bersihkan area perang!
Kumpulkan senjata dan perlengkapan!
Perkuat benteng!
Bersiap untuk serangan kapan saja.
Cepat!
Cepat!
Cepat!
Bergerak cepat!
Hidup Mikado (Yang Mulia Kaisar)!
Waspada!
Tetap bersihkan area perang!
Apa yang kau lakukan?
Apa kau ingin mati?
Sersan Zhu!
Sersan Zhu, kemarilah!
Kemari dan lihatlah!
Bom gas! Tembak!
Bom gas!
Gas beracun!
Mereka sebelumnya menggunakan ini di Luodian
Saudara-saudara!
Pakai masker gas!
Menyebar
Menyebar!
Sangat cerdas!
Berikan aku sedikit!
Aku tidak punya air kencing!
Aku tidak bisa pipis!
Apa yang sedang kau tunggu?
Kencing di handuk, dan tutup mulutumu dengannya!
Aku tidak bisa kencing!
Nyalan kipas pembuangan!
Buang gas beracun!
Nyalakan kipas pembuangan!
Buang gas beracun!
Apakah itu gas beracun?
Tidak tahu, jangan menakutiku!
Semuanya, dengarkan aku!
Orang Jepang telah menggunakan senjata yang sama di China Utara
Ini sangat beracun, segera evakuasi!
Ccepat! Evakuasi!
Gas Monster!
Jangan tutup pintunya!
Biarkan aku masuk!
apa yang sedang kau lakukan? Kembalikan uangnya?
Tutup pintunya!
Bunuh siapapun yang berusaha masuk!
Ayo!
Jangan ada yang lari!
Apa yang menakutkan dari orang Jepang?
Negara besarku!
Dengan 400 juta rekan senegaranya.
Ludah dari setiap orang dapat menenggelamkan mereka
Kau sarjana bodoh.
Apa yang terjadi?
Mereka melepaskan gas beracun!
Buka pintunya!
Biarkan kita masuk
Buka pintunya!
Buka pintunya!
Semuanya jangan panik!
Jangan lari!
Bawa yang terluka keluar!
Cepat!
Minggir!
Hormat kepada para pahlawan!
Keluar dari sini!
Istirahat!
Tuan Fang
Kita perlu mengganti mobil ini!
Pasukan ke dua, periksa senjata!
Tusuk!
Bunuh!
Tusuk!
Bunuh!
Tusuk!
Bunuh!
Gerak cepat!
Tetap bergerak!
Gudang Sihang telah digunakan untuk
Markas Tentara Nasional Divisi 88
Disana menyimpan ratusan paket makanan
Bersama dengan perbekalan, seperti kulit sapi, sutra dan munyak tung.
Sejumlah besar perlengkapan medis dan juga amunisi
Tuan Fang datang!
Masuk!
Resimen 524 dari Divisi 88
sedang mempertahankan gudang itu sekarang.
Divisi 88?
Yang terkenal Divisi Kebencian Zhabei
Iya
Divisi dilengkapi dengan senjata Jerman
Silahkan lanjutkan!
Dalam tiga bulan,
Resimen ke-524 telah menambah kekuatan pasukannya lima kali
Tambahan pasukan datang,
terutama dari Hubei, Hunan, dan Pasukan Keamanan Zhejiang.
Saat ini tidak ada informasi akurat mengenai
Jumlah orang dan senjatanya.
Terima kasih atas kerja keras anda!
Silahkan ikut kami untuk hadiah anda!
Kita akan pergi sekarang.
Kami permisi!
Siapkan pasukan Kyohko Hasegawa untuk penyerangan
Cepat lumpuhkan musuh.
Siap!
Komandan Lei!
Lantai lima dan enam terbakar!
Padamkan api secepatnya!
Pulihkan benteng!
antar yang terluka ke Gedung Timur!
Siap, Pak!
Pleton kedua
Kemari dan matikan apinya!
Hati-hati!
Kuda itu kabur lagi!
-Hati-hati! -Kudanya kabur lagi!
Komandan Lei!
Orang ini masih bernapas!
Biarkan berapa orang di antara mereka tetap hidup!
Siap!
Kuda!
Ada seekor kuda!
Lihat! Ada seekor kuda!
Ada seekor kuda!
Hei, Ngapain?
Kau akan menarik peluru ke sini.
Kejadian seperti ini,
Seperti sebuah pertunjukan saja.
Hei, jaga mulutmu!
Maksudku, kita semua khawatir.
Tentara China!
Komandan kompi!
Lihat ke sana!
Apa yang terjadi pada prajurit,
adalah apa yang akan terjadi pada kalian semua!
Tentara China, turunkan senjatamu!
Jika tidak
Kalian akan seperti mereka!
-Dieksekusi! -Itu pasukan Jiang Ji!
Ini pasukan pertahanan perbatasan kita!
Bidik tentara Jepang, tembak!
Apa yang terjadi pada prajurit-prajurit ini,
adalah apa yang akan terjadi pada kalian semua!
Tentara China, turunkan senjata kalian!
Jika tidak
Kalian akan seperti mereka!
Dieksekusi, satu demi satu!
Duan Wu!
Jaga Xiao Hubei!
Bertahanlah,
Dan bawa dia pulang!
Sebagai tentara nasional
Mereka yang tidak siap mati di pertempuran harus dihukum!
Orang jepang telah membunuh saudara kita!
Aku memberi kalian semua kesempatan terakhir.
Perhatian!
Bunuh kami semua!
Saudara, kami dari Batalion pertama Pasukan Keamanan Zeijiang.
Penasehat Urusan Internal
Kau bisa memanggilku "Sempoa Tua"
Ini adalah kewajiban kami untuk melayani Negara
Tetapi tugas pekerjaan kami hanya menghitung
Aku tidak tahu bagaimana menggunakan benda ini.
Jadi Komandan, jangan paksa aku untuk...
Paksalah aku!
Lakukan!
Aku tidak tahu cara membunuh!
Dia tahu!
Dia telah bersama Jenderal Zhang
Jangan bicara omong kosong denganku!
Aku katakan padamu!
Kemarilah dan bunuh aku!
Ayo!
Semua Pasuka Keamaan ZeiJiang sudah mati!
Hanya kau satu-satunya yang memalukan mereka.
Satu!
Tembak!
Apakah kau berani memukulku?
Kau berani menembakku?
Dua
Maaf
Kau tentara sampah tidak berguna
Itu alasan tentara Jepang menang!
Jika kau jadi pengecut lagi...
Tak ada hukuman yang terlalu berat!
Kau telah bersama Jenderal Zhang?
Ya, Pak!
Maka kau berikutnya!
Gas beracun membakar mataku!
Aku tidak bisa melihat dengan baik!
Kau tidak bisa melihat dengan baik?
Saat mereka membunuh saudaramu dan memperkosa saudaramu,
Apakah kau melihat mereka?
Siapa yang betah hidup dan takut mati,
Memang pantas untuk dibunuh!
Tembak!
Brengsek! Mana yang akan kamu tembak? Bisa membidik?
Kau sialan!
Ke mana kau akan menembak?
Berlutut!
Aku seorang tentara!
Berlutut!
Letakkan senjatanya
Hidup Kaisar!
Selanjutnya!
Jangan pengecut!
Tembak dia!
Aku tidak mau membunuh!
Kau tidak mau membunuh?
Aku tidak mau membunuh. biarkan aku pergi!
-Aku tidak mau membunuh! -Angkat senjata!
Satu
Dua
Tolong aku!
Tarik pelatuknya!
Tidak!
Tarik pelatuknya!
Tidak!
Tolong aku
Tarik pelatuknya! Tarik pelatuk sialan!
Dialah telah membunuh pamanmu.
Sepupumu tidak ada di sini
Kembali sajalah sekarang!
Tunggu sebentar, pak
Aku perlu melihat dia hari ini
Jika kau melewati ini,
Kau tidak akan takut lagi....
Berapa umurmu?
Mengapa kita harus membalas dan sebagainya.
Pamanku, saudaraku, dan aku...
Kami hanya petani...
Di mana kita?
Nak?
Pak,
Aku belajar di sekolah swasta di kampung halamanku.
Tidak pernah keluar dari Kabupaten
Aku hanya ingin melihat seperti apa Shanghai itu
Aku tidak memikirkan...
Tidak berpikir di sini untuk membersihkan medan perang
Ibuku masih menungguku di rumah
Aku mohon, biarkan aku kembali.
Xiao Hubei!
Komandan Yang!
-Komandan Shangguan di sini. -Kemarilah!
Shangguan Zhibiao dan dokter Tang Pinxin datang untuk melapor
Ceritakan tentang situasi di luar.
Dari Restoran Shanghai Rowe
Semua orang asing makan ini.
Mereka berkata jika kau makan ini...
Kau akan cepat tumbuh...
Mengapa kau tidak makan
Itu untuk anak-anak.
Maknlah...
Ayo makan!
Kakak Qiyue...
Bisakah kau ceritakan...
Mengapa kuda itu mendengarkanmu?
Aku tidak tahu
Tapi sejak aku kecil
Aku sendirian dengan puluhan domba
Mereka juga mengikuti perintahku!
Nak!
Jangan bermain api! Ada tangki bensin, itu bisa meledak!
Jangan sampai tentara Inggris melihat kita
Cepat!
Hey, kembali ke sini!
Kau tidak bisa lewat sana!
Akan aman jika tetap berada di sisi jembatan ini.
Seseorang bantu aku!
Ada zona perang di seberang jembatan!
Tentara Jepang akan langsung menembakmu!
Anak-anak ini gila
Apa yang mereka harapkan?
masalah waktu..
Agence France-Presse
Di sini lokasi yang bagus.
Associated Press, Majalah Time
Bahkan Daily Telegraph
Gudang ini akan menjadi terkenal di seluruh dunia
Kemana kau akan pergi?
Aku... aku akan menyusuri jalannya
Ayo...
Ayo pergi bersama-sama...
Naik lebih cepat...
Semua pasukan, tahan!
Pertahankan!
Naik lebih cepat!
Xiao Hubei!
Lari!
Kapten, kita ketahuan!
Lari!
Little Hubei!
Apa yang kalian lakukan di sana?
Jepang!
Jepang!
Cepat masuk ke gudang!
Maju!
Orang-orang jepang ada di sini!
Orang-orang Jepang melewati perbatasan!
Mereka melewati perbatasan!
Orang-orang Jepang melewati perbatasan!
Orang-orang Jepang melewati perbatasan!
Orang-orang Jepang melewati perbatasan!
Orang-orang Jepang ada di sini!
Semuanya!
Orang-orang Jepang ada di sini!
Naik!
Nyalakan lampu sorot!
Arahkan ke gudang!
Orang-orang Jepang masuk menerobos! Ambil senjata!
Cepat!
Ambil senjatanya!
Potong tangganya!
Isi ualng senjata kalian!
Amankan pintu dan jendela!
Jaga jendelanya di lantai dua!
Maju!
Pergilah ke neraka!
Lantai tiga!
Orang Jepang masuk dari lantai tiga!
Ambil ini!
Cepat ke lantai tiga!
Ikut aku!
Ayo!
Pergi ke lantai tiga!
Semuanya ke lantai tiga!
Siap bertempur!
Keluar!
Aku mohon, padamu. Tolonglah...
Aku mohon...
Aku mohon!
Keluar!
Tolong, saudara! Aku mohon...
Keluar!
Tuan!
Aku mohon! Aku sangat takut!
Aku mohon!
Pengecut!
Jangan ada yang kabur!
Serang!
Maju...!!!
Konsentrasikan tembakan...
Keluarkan mereka dari jendela!
Bidik dan tembak...!
Nyalakan lampunya!
Jangan ada satu orang pun yang dekat dengan dermaga!
Kembali ke posisimu! Dan amankan jalanan...!
Matilah kau...!
Pergi ke neraka!
Bersihkan medan perang dan periksa setiap lantai...!
Periksa jika ada yang masih bernapas!
Bunuh mereka semua!
Dua orang lagi di sini!
Kumpulkan senjata dan perlengkapan!
Buang mayatnya keluar!
Petugas Medis!
Petugas Medis!
Lihat!
Kolonel Xie, di atas atap!
Orang-orang jepang dijatuhkan!
Ayah, aku ingin menyalakan kembang api
Pertempuran yang bagus!
Kalian adalah pahlawan!
Hebat sekali, kawan!
Kalian adalah pahlawan!
Tidak ada Tentara Cina yang diperbolehkan menyeberangi sungai!
Atau, aku akan menembakmu!
Peringatan terakhir! Kembali sekarang!
Ayo pergi!
Kerja bagus!
Ayo pergi!
Paman yang di seberang, melindungi kita
Mereka hebat 'kan?
Setelah melakukan penelusuran...
Aku menemukan upaya Jepang untuk melakukan serangan mendadak.
Aku... kita...
bisa menyelamatkan saudara kita dari bahaya.
Dia bilang dia akan menelusuri jalannya...
Untuk apa?
Di mana tentara Sichuan?
Dia...
Itu adalah pelanggaran meninggalkan gudang!
Kau tidak cocok menjadi Prajurit!
Ratusan ribu tentara Dongbei...
takut dengan 20.000 tentara jepang.
Kalian masih lari juga?
Ini shanghai
Nanjing berkutnya.
Jika tentara kita kabur,
kita membiarkan jepang untuk mengambil alih Shang Hai
Kemudian kita akan biarkan Jepang mengambil alih Nan Jing juga?
Dinding Pertahanan kita dikuatkan dengan karung pasir.
Tutup saluran air
Tutup gerbang.
Siap, Pak.
Benteng di utara yang dirusak oleh Jepang
Sekarang sedang dalam perbaikan.
Komandan,
Sersan ke-5 dari peleton ke dua baru saja tewas.
Penembak jitu mereka terlalu hebat!
Kita harus menunggunya samai larut malam.
Kau biarkan pemula memperbaiki benteng?
Di mana para pembelot?
Ya, Pak.!
Periksa gerbang!
Tempatkan karung pasir!
Perbaiki kerusakan pada benteng!
Keluar!
Jangan bergerak!
Ayo Keluar!
Kami adalah pelajar!
Kami datang untuk bergabung dengan tentara
Mereka datang melalui jalur air
Awasi mereka!
Mereka lebih berharga dari kita!
Turun ke sana dan perbaiki bentengnya.
Kita perlu pasukan garis depan tetap kuat.
Tetap tundukan kepala ketika ada di luar sana.
Kembalilah ketika sudah selesai!
Jangan kembali,
Sampai tugas selesai!
Perkuat benteng!
Tentara kekaisaran!
bertugas mempertahankan
dari berbagai gangguan.
Jika
Tentara China menurunkan senjata mereka,
Tentara Jepang
Akan memberikan perawatan paling layak untuk mereka
Tentara kekaisaran
menjaga
dari berbagai gangguan.
Jika
Tentara China menurunkan senjata mereka
Terlalu bahaya
Ini terlalu dekat dengan Jepang
Mereka bias membidik dengan hebat.
Ketika kami mempertahankan Yunzaobang bulan lalu
Semua tewas dengan ditembak di sini.
Kalian berdua, keluarlah.
Selesaikan pekerjaan dengan hati-hati
Tinggalkan anak kecil itu.
Salah satu dari kalian, ikuti aku.
Bagaimana ini,
Mari kita ikuti tradisi tentara nasional
Kita undi,
Siap yang dapat huruf, dia yang keluar.
Kau duluan
Seharusnya kau pergi.
Kau setuju, sebelumnya.
Kau bilang,
Kau...
Jepang berkata, Gedung Selatan Gudang Sihang menakutkan
Di sana ada tank bahan bakar.
Lebih dari 500.000 meter kubik bensin ada di sana.
Untuk mencegah semua meledak
Pejabat senior tidak mengizinkan mereka untuk menggunakan bom atau senjata berat.
Kedengarannya seperti pertempuran yang adil bagi tentara China.
Tapi perwira jepang dan tentaranya...
kelihatannya tidak mau mematuhi perintah ini.
Koran...!
Tiga jam, 'kan?
Jepang telah membuat keputusan,
Dan mereka membiarkan seluruh Shang Hai mengetahuinya.
Gudang Sihang akan diambil alih dalam tiga jam
Luca, berapa banyak yang kau pertaruhkan?
Sulit mengatakannya, apakah akan seperti benteng yang lain atau tidak.
Ya!
Fang
Bagaimana denganmu
Berapa banyak yang akan kau pertaruhkan?
Aku tidak biasa bertaruh!
Fang,
Kau sungguh sangat spesial,
Sepertinya perang ini, tidak ada hubungannya denganmu
Apakah begitu?
Aku harus pergi
Pasukan Hasegawa, Infantri ke-6.
Pasukan Khusus Shanghai sudah siap!
Hadap kanan!
Hadan ke depan.
Dengan senjata, hormat grak!
Jepang akan merebut gudang Sihang dalam tiga jam.
Koran!
Pergilah!
Koran!
Jepangakan merebut Sihang dalam 3 jam.
Aku minta satu!
Taruhan kecil.
Tuan!
Taruhan kecil!
Koran!
Teropong impor!
Teropong akan membuatmu melihat lebih jelas.
3 banding 1 kemungkinan Jepang menang.
Jangan lewatkan! Jam satu dimulai!
Drama jalanan baru!
Letakkan cambukmu!
Silakan Kemari dan lihat!
Tidak dipungut bayaran! Tidak dipungut bayaran!
Aku mohon padamu!
Aku mohon padamu, lepaskan dia!
Dia ingin memukulmu, kau tetap memohon untuknya!
Koran! Koran!
Jepang akan merebut Sihang dalam 3 jam.
Dukung upaya perang.
Dinasikan uang dan makanan.
Minggir...minggir...!
Presiden ada di sini! Presiden ada di sini!
Presiden!
Presiden ada di sini!
Kau petani!
Bersihkan jalur dari pengganggu!
Nona Lu ada di sini!
Nona Lu!
Aslinya kau sangat cantik!
Aku sangat suka filmmu!
Menyingkir, permisi, jaga jarak,
Adik Rong!
Jepang akan menyerang!
Mereka mengatakan dalam tiga jam.
Mereka akan mengambil alih gudan.
Baru saja
Aku melihat pesawat asing
Pesawat asing terbang...
Dan perahu Jepang
Ada di sungai.
Sepertinya perang akan melanda kita.
Kakak
Tampaknya kasino tidak bisa berlanjut!
Aku pikir kau sebaiknya
mempertimbangkan pilihanmu.
Kau tidak usah khawatir dengan semua ini.
Rawat saja kasinoku.
Jangan melakukan hal bodoh.
Jangan khawatir.
Ini hanya kebocoran sedikit air.
Apakah mereka dibunuh oleh Jepang?
Mereka menggunakan air seperti gratis saja.
Berhenti merengek.
Kau pikir kau putri kaisar? Bisa mendapatkan apa yang kau mau?
Tentara jepang akan menyerang!
-Sangat menyebalkan. -Apa yang akan dilakukan jepang padaku?
Dan kau meninggalkannya seperti ini!.
Sungguh banyak rengekan.
Pengamat militer semua di sini?
Ya, Nyonya He (Xiang Ning)
Bo Ting (Kepala Staf)
Berapa lama saudaramu bertahan?
Lihatlah orang-orang dibawah sebelah selatan Bank
Mereka seperti sedang menonton pertunjukan,
Bagaimana situasinya sekarang?
Jepang mendekat dari utara
Ini sudah dimulai
Pasuka 3, Pasuka 4
Granat!
Bidik dan tembak!
Ada yang tidak benar!
Kau ambil alih lantai dua!
Tetap dekat!
Pergilah!
Tembakan musuh terlalu kuat!
Kita perlu bantuan untuk lantai dua.
Kalian berdoa ikut denganku ke lantai 2.
Ya, Pak! Ayo...
Awas sebelah kiri!
Kolonel Xie!
Terlalu banyak dari mereka yang mendekatu gedung.
Lindungi satu sama lain sambil menyerang.
Mereka menyasar ke tembok barat.
Beri tahu Komandan Yang
Tingkatkan daya tembak di sebelah barat.
Ya, Pak!
Bawa para pembelot untuk ikut berperang!
Ambil ini dan ikuti aku!
Jangan hilang!
Ayo pergilah!
Kau, bangun!
Ambil ini!
Pergilah! Pergilah!
Ambil ini!
Lihat jam berapa ini, bangun!
Jalang...
Semuanya...
Ikut berperang...!
Jangan jadi pengecut!
Perlu aku untuk menusuk karung lagi?
cepat!
Pergilah!
Senjata, ambil ini!
Lei Xiong!
Ayo hancurkan tembok ini!
Bergerak cepat!
Lei Xiong!
Hancurkan, cepat!
Lei Xiong!
Kolonel memperintahkan untuk menguatkan daya tembak tembok barat!
Mengerti!
Bergerak lebih cepat!
Aku akan menembakmu, jika kau tidak menjebolnya sekarang.
Kita butuh bantuan untuk lantai ke-3.
Hancurkan temboknya!
Cepat!
Apa yang kau lakukan?
Kakak Qiyue,
Ada mobil asing!
Apa kau bosan hidup? Minggir!
Awas Granat!
Terlalu dekat!
Sersan!
Granat tidak bisa!
Kita harus pakai peledak!
Pertahanan mereka terlalu kuat.
Granatnya memantul!
Ayo pergi!
Pergilah!
Ke kandang kuda.
Mereka menabrak gedung
Mereka harus menyingkirkan mereka secepatnya!
Sini
Berlindung, Komandan!
Berlindung!
Xiao Hubei, Xiao Hubei
Kau baik-baik saja?
Pergilah!
Kakak!
Hati-hati!
Kakak!
Sediakan amunisi secepatnya!
Jepang menyerang!
Lebih cepat!
Lebih cepat!
Sersan!
Orang jepang sialan menembakkan meriam!
Medis!
Cepat!
Cepat!
Kau bajingan!
Siapa yang menuruhmu menggunakan meriam!
Diam!
Jepang sudah menerobos masuk!
Kakiku
Naik ke atas!
Granat!
hati-hati granat!
Angkat senjata!
Tekanan tembakan musuh.
Apa yang sedang kau lakukan?
Lepaskan aku! Aku tidak ingin berperang!
Aku ingin pulang!
Pergilah!
Kita seharusnya bertempur!
Kalian pergilah!
Pergilah memutar!
Awas tembakan musuh!
Terus serang!
Matilah kau!
Peleton pertama, cepat rebut lantai satu!
Ada orang Cina!
Cepat! Pindahkan yang terluka!
Medis!
Turniket!
Apa ada perban lagi?
Pertahankan jendela!
Pindah!
pergi! Ayo Pergi!
Bergerak!
Pergi ke Gedung Timur!
Di sana aman!
Menyebar!
Kakak...
Tolong akuโฆ
Buatlah pertahanan!
Tolong akuโฆ
Kakak...
Selamatkan aku!
Buatlah pertahanan untukku
Mereka datang!
Aku tidak ingin mati...
Mereka masuk lewat Jendela!
Cepat!
Aqiu, ayo pergi!
Cepat!
-Kemari! -Granat!
Tembak!
Aqiu!
Aku tidak ingin bertempur lagi! Aku tidak ingin mati!
Peleton kedua, cepat masuk!
Maju!
Kembali!
Jaga jendelanya!
Tembak!
Pindahkan yang terluka!
cepat!
Tim kedua, ambil tangga!
Terus serang!
Jangan mundur!
Serang!
Xiao Hubei!
Jongkok!
Apa yang kau pikirkan!
Kau ingin terbunuh?
Kuda
Kudanya!
Awas! Ada granat!
Maju!
Jangan mundur!
Awas, ada granat!
Minta bantuan Peleton ke-3 dan ke-4 untuk membantu sisi barat!
hati-hati granat!
Cermin!
Cermin!
Cermin, cepat!
Cepatlah!
Cepatlah!
Angkat! Angkat!
Lindungi dia, lindungi dia!
Cepat!
Cepat!
Perisai!
Tahan formasi perisai!
Lindungi formasi perisai!
Granat tidak bekerja!
Lebih cepat!
Sersan!
Pelat baja terlalu tebal
Senjata kita tidak bisa menembusnya!
Mereka ingin meledakkan gedungnya
Kita semua berakhir saat gedungnya meledak!
Berikan ini pada ibuku!
Chen Shusheng!
Orang Jepang ada di bawah!
Fokus pada target!
Cepat!
Masukkan peledak!
Chen Shusheng!
Mundur!
Peleton Kedua, mundur sementara!
Peleton ketiga, putar ke kiri!
Serang!
Ulangi dan siap menyerang. Hati-hati bom bunuh diri!
Formasi perisai!
Kurang ajar!
Pasukan senjata mesin masuk!
Hancurkan para bajingan ini!
Ikat lebih erat! Mari hancurkan para bajingan ini!
Ikat ini!
Ikat erat!
Terima kasih, Nak!
Selanjutnya!
Pertahanan mereka akan segera terbuka!
Cepat, bom untuk membukanya!
Lompat!
Hubei Tongxian, Li Mancang!
Selanjutnya!
Ibu dan ayah, maafkan aku!
Ibu!
Selanjutnya!
Liuyang, Hunan, Wang Jindou!
Jangan menyebar!
Atur ulang formasi!
Namaku Zhao Mengliang!
Namaku Liu Beiwu!
Hubei Tongcheng, Sun Shoucai!
Tiarap!
Jangan sorot aku!
ibu!
Aku pergi!
Mundur sementara!
Selamatkan yang terluka!
Medis!
Isi ulang amunisi!
Semua unit, konfirmasikan personil dan perlengkapan!
Bersiap untuk serangan yang lain!
Andai setiap orang China seberani mereka!
Orang Jepang tidak akan berani!
Tiga jam berakhir!
Jepang tidak bisa mengambil alih Gudang Sihang
Tiga jam berakhir!
Jepang tidak berhasil mengambil alih gudang Sihang
Kita menang!
Tiga jam berakhir!
Tiga jam berakhir!
Jepang tidak berhasil!
Saudara kita berhasil!
Gudang Sihang kembali mengalami serangan sengit
Semuanya, lihat di sana!
Apa yang terjadi?
Charlie, ambil kameranya!
Ada sesuatu yang terjadi di jembatan!
Apa itu bendera Nazi?
Haruskah aku menembak?
Bidik pada gulungan kabelnya!
Dimengerti!
Jangan biarkan kabelnya melewati jembatan!
Tembakan musuh! Berlindung!
Asalnya dari sana!
Merunduk, merunduk!
Penembak jitu arah jam 9.
Jangan tembak, tapi tetap waspada!
Jangan keluar!
Tembakan musuh, berlindung!
-Dimengerti! -Seseorang ditembak!
Dia jatuh ke tanah!
Jangan menyerang orang Jerman
Siap!
Mereka bergerak lagi
Mereka menyeberang!
Mereka berhasil!
Kembali!
Jepang akan menembakmu!
Anak-anak itu,
mereka semua punya orang tua,
Mereka orang Zhuanzhu dan Yaoli
Nama belakang Qi, nama depan Heizi
Aku dari Desa Qizhuang, Dongchangfu, Liaocheng
Berikan uang ini pada ibuku
Aku dari Hefei, Anhui
Ayahku, Tang Xiaobbing. Ibuku He Fangchao
Berikan uangnya untuk ibuku
Ada orang lain lagi!
Mau tunjukkan Tiaohuache malam ini?
Pertempuran Changban
Pertempuran tujuh putaran...
Apa yang terjadi di sana?
Mari kita lihat!
Merunduk!
Tembak! tembak!
Jangan ke sana!
Kau mau mati?
Jangan pergi lebih jauh!
Kau akan ditembak!
Berhenti!
Turunkan aku!
Mereka menembak.
Jangan pergi lebih jauh lagi!
Namaku Wang Hu!
Dari Taixing, provinsi Jiangsu
Ayah, ibu, maafkan aku!
Kamar Dagang Ba Shu
Cabang Shang hai, Young Daozi
Aku selalu menjadi pelari tercepat. Aku ingin mencobanya!
Daozi, hati-hati!
Hei, hei! kembali!
Tetap disana! jangan bergerak!
Dia ingin terbunuh!
-Dia setengah jalan! -Jangan Bangun!
Hati-hati! Jangan bangun!
Ini bunuh diri!
Jangan ke sini!
Keluar dan tolong!
Berikan tembakan perlindungan!
Merunduk, jangan jadi pahlawan!
Tetap merunduk, jangan bergerak!
Tetap di sana. Jangan bergerak!
Kau akan terbunuh!
Jangan berdiri dulu!
tetap sembunyi! Sembunyi!
Jangan bergerak!
Jangan berdiri!
Sialan kau!
Tembakan perlindungan!
Pemadaman api!
Ambil kabel teleponnya!
Aku seorang guru di Universitas St. John Shanghai
Kami mendengar bahwa para pahlawan di gudang,
Tetap bertahan untuk mempertahankan kota mereka.
Aku membawa makanan dan obat-obatan.
Ini adalah Fang Xingwen, Jurnalis Shanghai News.
Kolonel, Presiden di telepon.
Pak, aku Zhongmin
Terimakasih atas bantuan anda.
Kami semua menyaksikan aksi heroikmu.
Tapi,
Kami tidak tahu persis kesulitan yang kau hadapi.
Ada Morfin dan obat lain yang sangat dibutuhkan di sini
Kalian telah bertempur selama tiga hari
Setiap prajurit telah melampaui batasnya.
Sebenarnya
Perlawanan semacam ini pada akhirnya akan gagal
nyawa para prajurit ini sangat berharga
Jika kau lanjutkan cara ini,
Apa artinya?
Artinya?
Ini tanah air kita.
Kolonel Xie,
Berapa banyak tentara di gudang ini?
Empat ratus dua puluh orang
Delapan ratus orang
Maka, bolehkan aku memberitahu wartawan,
Bahwa ada delapan ratus pahlawan di sini?
Apa yang sedang kau lakukan?
Mengambil gambar!
Untuk menunjukkan pada orang-orang di luar
Menunjukkan situasi di sini.
Siatuasi apa?
Apapun situasi di sini,
orang kayamu hanya akan menikmati hidup seperti sebelumnya.
Kami semua khawatir,
Sseluruh negeri mengawasi menyaksikanmu
khawatir?
Mengapa mereka tidak datang saja, jika khawatir.
Hanya duduk melihat saja?
Hanya duduk melihat seperti ini?
Selain mengambil foto sebagai jurnalis pengecut
Apa lagi yang bisa kau lakukan?
Aku ingin kau...
mengambil gambarku.
Bisakah?
Reporter Fang!
Adakah yang melihat reporter Fang?
Reporter Fang!
Reporter Fang!
Mengalami keguguran? Dasar banci!
Kau menangis untuk apa?
Kakak
Selain semua yang ada di sini,
Hanya kau yang menurutku pintar!
Jika kau benar-benar bisa keluar,
Kirimkan sebuah pesan untukku,
Badaligou, Kota Andong
sebutkan Lao Tie
Semua orang akan tahu.
Katakan pada anakku,
Ayahnya tidak takut mati
Ayahnya hidup hanya untuk dia.
Saudara, katakan namamu!
Saudaraku!
Namaku Sempoa Tua.
Kau santai saja. Santai.
Ambil gambar ini,
Bisakah aku mengirimnye kepada keluargaku?
Tentu.
Berikan alamatnya.
Tunjukan dulu bagaimana kelihatannya.
Aku tidak bisa menunjukannya sekarang.
Jika aku membuka kameranya sekarang, filmnya akan terbakar.
Ketika aku kembali, aku masih perlu mengolah filmnya...
Apa masalahnya?
Apa kau idiot?
Punya rokok?
Reporter Fang!
Reporter Fang!
Ayo pergi!
Mari...
Aku tahu aku tidak bisa mempercayaimu
Bajingan!
Bajingan!
Jika kau berani lari,
Aku akan membunuhmu dengan satu tembakan.
Saudara,
apakah kau ingin bersama?
Saudara,
Lihat tanganku,
Aku bahkan tidak bisa menarik pelatuknya.
Aku bahkan tak bisa menyentuh pistolnya.
Untuk apa aku tinggal di sini?
Jika aku tinggal,
Akankah memusnahkan orang Jepang?
Aku hanya takut,
Aku takut jika mati,
Dan tidak ada yang tersisa.
Saudara, saudara!
Saudaraku,
Saudara,
Apakah kau punya keluarga?
Kau punya kampung halaman, kan?
Apakah kau sudah menikah?
Mereka mengatur pernikahanku ketika aku kembali ke kampung halaman.
Mereka mengatakan kepadaku
Istriku gemuk dan manis
Aku belum melihatnya
Semua pertempuran ini harus segera berakhir.
Orang-orang harus tetap hidup, apapun yang terjadi.
Aku hanya bisa menghitung
Aku tidak tahu bagaimana bertempur
Pasti ada seseorang yang melawan Jepang,
Pasti ada seseorang yang bertahan di sini,
Aku mengagumi kalian semua,
Kalian adalah pahwlawan.
Tapi,
Aku... Aku tidak...
Saudaraku...
Aku mohon padamu
Aku mohon, Saudara.
Biarkan aku keluar!
Aku mohon padamu
Ada cukup untuk setiap orang.
Barikan aku satu!
Kenapa kamu murung?
Cepat makan ini.
Sekali saja perutmu kenyang, kau tidak akan merindukan rumah.
Apa?
Khawatir?
Minum ini, dan kau tidak akan khawatir lagi.
Bersulang!
Aku tidak takut!
Bagus!
Bagus!
Gudang sangat membutuhkan gula, garam, roti, dan air!
Kami mengajak semua orang untuk membantu!
Setiap donasi berarti.
Berdiri bersama para prajurit kita!
Jangan menangis!
Berhenti menangis!
Mengapa kau melemparkannya?
Apa yang kau lakukan di sini?
- Uang dari pelacur rusia adalah kotor - Eva Li
Ayahku seorang Cina.
Dia hibrid, berdarah campuran
Menikmati kegembiraan?
Ini sudah diperbaiki.
Pengerjaannya tidak buruk, Nak.
Kami juga punya
Lebih dari 400 tahun
Selalu dipentaskan kisah Guan Yu
Mengapa kau memilih Zhao Zilong
Kisah Guan Yu, semua tentang persaudaraan.
Zhao Zilong berbeda
Dia melindungi negara
Hari ini,
Apakah kau benar-benar ingin melompat?
Setiap orang sudah punya takdirnya.
Meja peringatan keluargaku sudah disiapkan sejak lama.
Satu, dua, Ayo!
Datang...!
Tangkap ini!
Tangkap ini!
Kemarilah! Ambil semua ini!
Sersan!
Reporter Fang!
Kenapa kau masih di sini?
Apa yang kau rekam?
Mengambil foto.
Kau salah satu dari orang-orang itu.
Yang bertempur hanya untuk uang.
Kenapa kau tidak mati?
Aku tidak punya istri atau anak.
Hanya diriku sendiri.
Uang ini...
semuanya untuk ibuku.
Kau belum pernah menyentuh wanita?
Pernah menyentuh dada wanita?
Sayang sekali...
katakan padaku
Seperti apa rasanya?
Berikan aku sebungkus rokok.
Dan aku akan memberitahu bagaimana rasanya
Rokok!
Rokok adalah hidupku
Darah?
Apa yang dikatakannya?
Aku tidak bisa membaca.
Ini dari anak yang melompat dari gedung.
kata-kata dari hati.
Gudang sangat membutuhkan gula, garam, roti, dan air!
Jam enam!
Kolonel telah mengajukan bandung.
Ayo kita ambil nasi tape.
Saudari dari Donasi Rong
Ada orang di dalam air!
Segera kesini! Segera kesini!
Apakah itu adalah orang?
Apa yang kau pikir kau lakukan?
Kembali ke sini! Kembali!
-Mereka akan membunuhmu. -Kau tidak bisa pergi ke sana.
Kau akan membuat dirimu tertembak.
Aku ditembak!
Xiao Hubei!
Xiao Hubei!
Kenapa kau ditembak?
Aku ditembak!
-Aku Ditembak! -Ayo aku lihat.
Aku ditembak!
Diam!
Aku akan mati!
Biarkan aku melihatnya!
Aku ditembak!
Kau baik-baik saja
Kulitmu sobek.
Kau tidak akan mati!
Waspada!
Selesai.
Siapa di luar?
Seorang gadis!
Tarik dia!
Ada penembak jitu di seberang sana.
Terima kasih
Laporkan sekarang!
Cepat laporkan!
Kita di sini
Lingkaran merah adalah Shanghai
Jika aku mati,
Siapa yang akan memberitahumu itu?
Anak kecil bodoh.
Kau tidak akan mati.
Sini...
Malulah...
Dia hanya gadis kecil.
Dan dia berenang melintasi sungai.
Tadi malam,
kau seorang yang hebat.
Mau berenang ke sana?
Ini membantu meredakan nyeri.
Apakah ini sakit?
Kakak
Kau seorang pahlawan, sekarang.
Apakah dia wangi?
Kolonel Xie!
Perhatian!
Saudara-saudaraku!
Ya!
Kita baru saja menerima perintah.
Pertemuan Brussel dilaksanakan sesuai jadwal
Pihak berwenang ingin dunia tahu
Tentara Cina belum mundur
Departemen komando memerintahkan kita
Untuk bertahan selama dua hari dengan segala cara
Semakin lama kita bertahan
Semakin lama bertahan, semakin besar kesempatan mendapatkan dukungan dari komunitas internasional.
Apakah mengerti?
Mengerti.
Pertama-tama, terima kasih untuk gadis ini atas keberaniannya.
Perhatian!
Bagaimanapun, jika kita mengibarkan bendera ini.
Ini akan menjadi provokasi yang besar untuk Jepang.
Mereka akan menyerang dengan segala cara
Bahkan menggunakan artileri berat
Jika itu terjadi, lupakan tentang dua hari.
Bertahan untuk beberapa jam saja akan menjadi perjuangan
Apa yang kau katakan?
Kolonel,
Perintah atasan kita,
Adalah bertahan untuk dua hari atau lebih.
Haruskah pengibaran bendera ditangguhkan?
Kolonel,
Bertahan selama dua hari,
Jika kita mengerahkan segalanya, kita punya peluang.
Tapi jika kita mengibarkan bendera besok,
Kita tidak akan bisa menyelesaiakn misi.
Menurutku,
Dibandingkan dengan bertahan selama dua hari, mengibarkan bendera...
akan lebih baik menunjukan pada internasional tentang sikap kita ..
dan keinginan rakyat kita.
Kibarkan bendera!
Ayo tunjukan pada bajingan itu!
bahwa kita masih di sini.
Ini tanah air kita. Kenapa tidak boleh mengibarkan bendera.
Kibarkan!
Lagi pula hanya butuh dua hari,
Mari lakukan!
Kita akan mengibarkan benderanya besok pagi.
Jika ada di antara kalian yang akan pergi dan menyampaikan kata terakhir untuk keluarga
Biarkan gadis ini mengirimkannya untuk kita
Aku mohon, satu per satu
Gadis,
Aku tidak bisa membaca!
Tuliskan untukku!
Semuanya dengarkan!
Mengingat usahamu kalian sebelumnya melawan musuh
Kolonel menyarankan
secara resmi menggabungkan kalian pada batalion 524
Untuk membentuk pasukan independen.
Secara langsung melapor pada Kepala.
Dia berharap,
Kalian akan lanjut bertempur dengan berani.
Kibarkan benderanya
Adalah kematian.
Tidakkah ini menuruh kita untuk mati?
Omong kosong!
Siapapun yang tidak ingin melakukan ini,
Pergi sekarang
Sungguh?
Aku masih muda,
Aku ingin pergi
Aku ingin kembali,
Aku ingin pulang,
Aku kembali,
Minggir dari jalanku!
Aku kembali!
Hentikan dia!
Lepaskan aku!
Medis!
Perban dia!
Ikat dia!
Ya!
Ada lagi di antara kalian yang mau pergi?
Ayo bilang!
Kau pernah di divisi 33?
Sebenarnya divisi ke-36
Anak buah Komandan Song tidak pernah bimbang.
Kau akan menjadi pemimpin regu.
Besok pagi.
Kau pimpin mereka untuk mengibarkan bendera.
Apakah kau bisa melakukannya?
Ya!
Perhatian!
Kolonel!
Bagian dari penjaga
Pengintai,
dan juga Korban
Semuanya 345 orang
Istirahat!
Istirahat!
Kolonel akan bicara!
Saudara-saudara dari Divisi 88
Di sana,
Pengamat dari negara-negara Barat
Di belakangku
adalah orang-orang kita.
Kita di sini bukan hanya untuk memerangi jepang.
Tapi untuk menunjukkan pada mereka semua.
Rakyat China masih di sini.
Tentara China masih berdiri.
Kita prajurit yang tidak akan mundur.
Bahkan tidak akan pernah berhenti.
Selama kita di sini,
Shanghai akan berdiri.
Mereka mengambil alih timur laut,
dan Cina Utara
Tapi sekarang,
karena kalian
Shanghai masih berdiri.
Ya!
Dimond!
Adik seperguruan!
Kemarilah!
Untuk semua rekan-rekan kita yang gugur.
Tembak!
Negara Cina tidak akan runtuh.
Negara China tidak akan mati.
Hidup bangsa Cina!
Bangsa Cina tidak akan mati!
Bangsa Cina akan menang!
Hidup Kolonel Xie!
Hidup bangsa Cina!
Bangsa Cina akan menang!
Aku tahu ini adalah ide yang buruk.
Pesawat tempur A5M Jepang mendekati gudang.
Jepang datang
Kolonel,
Mereka datang menyerang dari utara.
Peleton 1, laksanakan rencana pertama.
Lindungi benderanya!
Siap!
Bergerak!
Senapan mesin, hancurkan pertahanan utara!
Sersan Yang, lindungi bendera!
Siap!
Sersan Yang!
Aku tinggal!
Pimpin ke kubah.
Siap!
Masuk ke gedung timur!
Siap untuk penyelamatan.
Kirim orang untuk membawa amunisi.
Ke selatan!
2000 meter. Target dalam jangkauan.
Isi amunisi. Peluru Tajam.
Arah jam enam!
Tinggalkan jalanan.
Cepat!
Perhatikan ketinggian, waspadai tembakan musuh
Mengincar bendera
Bersiap!
Ayolah!
Peleton 4 dan 5, lindungi bendera.
Yang lainnya bersiap!
Medik!
Kencangkan!
Cepat!
Lepas rangkanya, cepat!
Pesawat datang!
Cepat!
Cepat! Selamatkan mereka!
Regu ke-5 peleton 3 lindungi bendera.
Yang lainnya bersiap
Larasnya akan meledak.
Kita kekurangan air, Pak!
Medik!
Tolong aku!
Mereka berhasil!
Pesawatnya AM5 ditembak!
Mereka berhasil!
Pulanglah!
Jauhi jalanan dan cari tempat aman!
Semua orang tinggalkan jalan!
Pergilah! Masuk ke dalam!
Pesawat AM5 datang mendekat dari barat laut.
Ini pembantaian berdarah.
Pesawat itu menuju Gedung Selatan.
Matilah!
Warga sipil tertembak!
Warga sipil tertembak!
Aku bicara pada militer Jepang!
Kau harus segera mundur!
Jika kau terus menyerang!
Kami akan memperlakukan ini sebagai tindakan perang
Aku ulangi
Mundur sekarang!
Saudara, tetap bertahan.
Tahan itu!
Perhatian semua prajurit.
Patuhi perintah!
Jangan melakukan pengorbanan tidak berguna.
Tidak boleh ada yang menyerang!
Tanpa perintahku!
Bertindak sesuai komandoku!
Kemari dan selamatkan yang terluka!
Tidak ada yang diperbolehkan menyerang!
Tanpa perintahku!
Kemari dan selamatkan mereka!
Kemari dan selamatkan mereka!
Regu 5 keluar dan selamatkan yang terluka.
Yang lainnya siaga.
cepat!
Selamatkan mereka!
Medik!
Bangsat!
Cepat!
Tolong!
Bergerak lebih cepat!
Selamatkan yang terluka!
Ini markas, Pesawat nomor 0917
Pihak Inggris telah memprotes
Kau akan lihat...
0917 kembali secepatnya.
Medik!
Pindahkan yang terluka!
Mereka pergi!
Mereka pergi!
Mereka kabur!
Mereka kabur!
Bersihkan medan perang!
Perhatikan tiang bendera
Kakak,
Kakak,
Kakak,
Kakak,
Kakak,
Xiao Hubei
Jangan takut
Aku bersamamu
Kakak,
Bukankah kita setuju
Ketika kita sampai di Shanghai...
Kakak,
Kita pergi ke Inggris dengan kapal...
Bersama paman...
Bersama ibuku...
aku merindukan ibuku
OK OKโฆ
Xiao Hubei,
Bukankah kita setuju,
Sesampainya di Shanghai...
Kita akan berfoto bersama,
Berfoto bersama,
Kemarilah...
Kemarilah...
Ambil foto,
Pembawa tandu datang,
Ambil foto,
Ambil foto,
Berfoto bersama,
Berfoto bersama,
Mereka bernyanyi untuk kita,
Tentara Nasional dikalahkan di setiap pertempuran
Hari ini, akhirnya mengembalikan harga diri.
Mengambdikan diri untuk satu negara
Adalah satu kehormatan.
Terima kasih
Pemimpin regu di sini.
Diam...
-Diam -tetaplah berada di dalam rumah
Duduklah semua
Duduklah...
Aku menghabiskan setengah hidupku dengan melayang-layang
Berjuang bersama tentara.
Lentera bergoyang oleh angin dan memantulkan bayangan rusak
Aku menyarungkan pedangku dan menyimpan baju zairahku.
Dan menyimpannya di kandang kuda.
Nak!
Nak!
Apa yang kau baca?
Sebuah surat!
Surat dia kepada istrinya.
Surat cinta?
Bacakan!
Kepada istri tercintaku, Yuzhi.
Aku menuju ke Luodian dengan reguku.
Untuk membantu pasukan.
Sebagai bagian dari tugasku.
Namun aku tidak bisa tidak mengkhawatirkan keluarga kita, orang tuaku.
Istri mudaku dan anak-anakku.
Aku tidak bisa tidak khawatir
dengan berhemat,
kau akan punya makanan panas dan pakaian
Orang tua kita lemah,
Pastikan untuk menengok mereka.
Ketika anak-anak kita tumbuh,
Mereka akan bergabung denga tentara.
Mengikuti ayah mereka.
Mengabdikan diri mereka untuk negara.
Akan ada satu hari,
Ketika bendera kita,
Akan bekibar di puncak gunung Fuji.
Agar anak cucu kita
Tidak mendapatkan lagi penghinaan
Kamar Han Zhongxing
Menunggu generasi mendatang
Central News Agency, 30 October
Dilaporkan dari Brusel, Belgia.
Perdana Menteri Belgia, rumornya terlibat dalam korupsi
telah menyatakan mundur.
Sebagai hasilnya,
Konferensi Brusel akan digelar tanggal 3 November
Delegasi China dipimpin oleh Gu Weijun telah tiba di Brusel.
Dan telah melakukan dialog diplomatis
Atas serangan tentara Jepang.
kepada Brigade ke-5 di Shang Hai.
Kenapa ada mobil Jepang di sana?
Apa yang mereka teriakkan?
Mereka sepertinya berteriak...
Orang Jepang ingin bertemu Kolonel Xie kita.
Kolonel Xie menunggang kuda putih
Ada orang Jepang di depannya.
Apakah benar-benar akan mundur?
Aku pikir tentara nasional tidak akan menyerah
Aku mendengar bahwa kita akan mundur!
Itu akan hebat. Mereka semua dapat bertahan
Jangan...
Ini tidak boleh begini.
Kalian para wanita,
Bagaimakan kalian bisa bicara tentang pahlawan kita yang ada di sana.
Apa yang kau katakan tidak ada artinya
Hati-hati dengan mulutmu.
Menyingkirlah!
Baiklah semuanya, diam.
Buka gerbangnya!
Akan ada masalah besar malam ini.
Bantu Aku!
Berikan tanganmu!
Bentangkan bendera!
Kapanpun kalian melihat bendera palang merah, ini adalah zona aman.
Jalan!
1937
Malam sunyi yang mematikan
Beberapa pertempuran di seberang Sungai Suzhou...
Tentara Cina keluar
Mengapa tentara Cina keluar?
Joseph, Ini turun salju!
Mengapa ada begitu banyak tentara Cina?
Aku juga tidak tahu.
Mematikan lampu!
Tentara Jepang! Tentara Jepang!
Lihat! Suar! Itu orang Jepang!
Suar!
Itu Suar!
Apa yang dilakukan semua prajurit di luar sana!
Orang Jepang sudah bersiap!
Apa yang akan mereka lakukan sekarang?
Ini sepertinya sesuatu yang buruk akan terjadi.
(Empat belas jam sebelumnya)
Aku dari Tentara Infantri Jepang
Brigade Infanteri ke-5 di ShangHai
Mereka datang ke ambang pintu,
Kolonel, biarkan aku bunuh mereka.
Aku akan pergi
Kolonel, hati-hati penyerapan.
Komandan Yang dan Shangguan,
Jika sesuatu terjadi,
Kalian berdua mengambil alih komando.
Kolonel,
Kolonel,
Kau benar-benar akan pergi
Jangan khawatir,
Dia saja yang mengendarai kuda.
Anda berjalan saja.
Aku kolonel Konoe Isao, dari Infantri Jepang.
Brigade ke-5, Resimen ke-68
Divisi 88 Tentara Revolusioner Nasional
Resimen 524, Kolonel Xie Jinyuan
Kalian cukup ulet,
Dalam tiga bulan terakhir,
anda telah menjadi lawan yang paling mengagumkan
SAya mengerti anda mendapatkan perintah untuk mundur.
Saya juga sudah menerima perintah untuk menggunakan artileri berat besok.
Dengan demikian, pertempuran kita akhirnya akan berakhir.
Selanjutnya, orang-orang tidak akan lagi melihat perang ini.
Itu bukan urusanku.
Itu adalah urusanmu!
Setelah ini,
Akan ada komandan baru yang menggantikanku
Aku akan gagal
Sehingga,
Aku di sini tidak mewakili pasukan.
Teruskan.
Besok
Kita akan punya satu kesempatan lain untuk bertempur.
Ini akan menjadi pertempuran kehormatan antara kau dan aku
Ini juga akan menjadi pertarungan antara dua laki-laki.
Hanya tersisa beberapa jam saja.
Sebelum pertempuran dimulai.
Saudara-saudaraku!
tetaplah bersama.
Ini pertempuran terakhir kita
Sekarang, kau akan menggali kuburanmu sendiri.
Bawa mereka yang mati lebih dulu ke sini.
Nak!
Kau bahkan tidak tahu namaku.
Divisi 88, Resimen 524, Batalion 1.
Qi Jiaming
Minumlah...
Shangguan
Tubuh mereka, hanya itu yang mereka miliki.
Tidak ada yang tahu siapa yang mengumpulkan mayat mereka.
Menurut aturan leluhur
Sebelum melihat leluhur di surga,
Mereka perlu untuk dimandikan.
Panaskan air dari sungai.
Biarkan mereka mandi
Komisaris
Kolonel mengalami migrain.
Dia memintaku untuk turun menjemputmu
Surat dari Jenderal Besar
Tengah malam nanti, prajurit di Gudang Sihang
Harus diamankan dari gudang, menuju konsesi Inggris.
Ini adalah surat perintah
30 Oktober, 1937
Zhongmin, bersulang.
Rebus airnya
Taruh di ember besar itu
mengerti!
Pimpinan
Tekad kami untuk mempertahankan Gudang,
telah diteruskan ke kepala oleh Zang Boting
Aku percaya keberanian kami
akan menambah dukungan inetrnasional
di konferensi.
Konferensi Perjanjian k-9 ditunda.
Atau bisa dibilang,
dibatalkan lebih awal.
Delegasi telah menyadari sikap berbagai negara
Inggris dan AS hanya peduli kepentingan masing-masing
Tidak ada yang mau membantu kita
Shangguan, sudah selesai.
Bercucilah...
Pengorbanan kita, bukan hanya pertunjukan untuk orang asing kan?
KIta bertempur dan gagal selaam 3 bulan.
Tentara Revolusi Nasional sudah berdiri dan sepenuhnya runtuh.
Orang-orang sudah merasa takluk, dan tentara tidak mau bertempur.
Pimpinan, aku percaya pertempuran ini
Akan memulihkan kembali moral dan kepercayaan diri prajurit.
Lalu apa? Jika akhirnya seperti sebelumnya.
Shanghai akan jatuh ke tangan musuh.
Jika 700.000 NRA gagal,
Kamu pikir dengan 400 akan berhasil?
Xu Jiahui
Shangguan Zhibiao
Tahun 1932,
Jepang juga menyerang Shanghai
dengan bom bensin
Menyapu bersih setengahnya.
Mereka sangat beruntung.
Dia bergantung pada hidupnya.
Peleton 3, regu 1.
Lihat seberang sana.
Mata orang-orang melihat kita.
Mereka mendukung usaha melawan Jepang.
Menjadi semakin kuat
Sebentar lagi akan segera pudar.
Semangat orang-orang ini
Tidak bisa mengubah perang.
Aku tidak percaya!
Sejarah akan tercatat dalam sejarah.
Orang-orang ini akan diingat.
Maka mari tinggalkan ini untuk jadi bahan diskusi generasi berikutnya.
Aku akan jujur padamu.
Ketua memerintahkanmu untuk tinggal di sini
Hanya sebuah pertunjukan untuk dunia barat.
Jika orang-orangmu berhasil,
kau tdak akan menjadi pejuang lagi.
Sudahkah kamu lihat aktor yang naik perahu menyeberangi sungai?
Jangan mengubah upaya heroik ini
menjadi lelucon besar, Zong Min.
Inikah yang kau pahami tentang pertempuran?
Zhongmin
Inillah alamiah perang.
Ini selalu masalah politik.
Peleton3, regu 7.
Siap!
Regu Tujuh selesai!
Konsesi telah setuju untuk membawamu,
Mundur,
Ini tidak berguna,
untuk tetap bertempur dalam perang ini.
Harapan kecil yang kau bawa,
-AKhirnya akan berakhir jadi keputusasaan -Pak, Regu 7 semua hadir.
Lanjutkan!
Siap, Pak.
Jika kau meninggalkan gudang,
kemenangan akan pergi,
tapi setidaknya prajuritmu akan bertahan.
Mereka semua punya daging dan darah
Sebagai prajurit, i berharap untuk
Zhongmin hanya berusaha menjadi seorang prajurit
mempertahankan kita dari bahasa terhadap leluhur kita.
300.000 tentara dibunuh di luar sana.
Sekarang kamu bilang mereka punya daging dan darah
Semua punya orang tua dan saudara?
Pemerintah mengatakan, jika mereka menghentikan invasi
akan ada ruang untuk negosiasi.
Tapi kenyataannya adalah
kekuatan militer kita bahkan tidak cukup dekat.
Jika perang terus berlanjut,
menyebar ke seluruh negeri,
Akhirnya banyak sipil yang akan menjadi korban.
Mereka akan menderita, bahkan terus diserang, mati dan terpisah.
Negara ini
sudah cukup menderita
Menang atau kalah
Aku hanya berharap perang ini akan berakhir secepatnya.
Sehingga orang-orang tidak akan terlalu menderita
Sehingga bangsa ini tidak teralu menderita.
Dibandingkan dengan orang-orang ini
Kemenangan Xie Jinyuan
Itu tidak penting.
Zhongmin
Tentara Pusat sudah sangat dikurangi.
Meninggalkan beberapa elite kita
Ketika mundur,
Jangan menghasut perang baru.
Minta pasukan lain untuk memberikan perlindungan
Perhatian,
Saudara,
Tentara jepang telah diperingatkan konsesi.
terlepas dari segala konsekuensi.
Mereka akan menggunakan segala cara termasuk menggunakan senjata berat
Jika tangki bahan bakar dinyalakan,
konsei akan menjadi lautan api.
Dua juta saudara China akan mati bersama kita.
Sehingga, pimpinan memberikan perintah,
Tengah malam ini,
Ketika Inggris mematikan lampu sorot,
Kita akan mundur ke konsesi.
Pihak Inggris meminta kita untuk melewati jembatan
Tetap waspada dan tertib.
Setiap prajurit yang berusaha berenang menyeberang
Tidak akan diberikan jalan.
Seluruh dunia mengawasi kita
Angkat dagu kalian.
- Siap! - Pelarian ini...
memerlukan perlengkapan dan rencana cermat
Jadi akan akan selalu bersama kalian.
Agar lebih banyak orang yang bisa keluar,
Beberapa orang perlu untuk tetap tinggal di belakang.
Untuk melindungi pelarian.
Siapa sukarelawan yang mau tinggal?
Tuliskan namamu.
Saudara yang terpilih untuk tinggal,
Tetaplah hidup,
kita masih punya harapan
untuk malwan musuh
aku akan tinggal.
Untuk memberi waktu kepada saudara-saudara kita yang akan menyeberang.
Aku di sini untuk membalas.
Ini benar bahwa,
Kami kalah dalam pertempuran ini,
Tapi mengapa?
Karena bangsa kita sedang sakit
Orang lain begitu merundung kita!
Tanyakan pada dirimu, apakah kita cukup baik?
Aku akan tinggal
Hitung aku juga.
Akankah kau membantuku untuk lewat?
Hitung aku juga...
Bisakah kau mengirim foto itu ke kampungku?
-Aku tidak ingin mati -Aku berjanji padamu
Kabupaten Jinyang, Provinsi Shaanxi
Kampung Zhangkou, Tukang Kayu Shi
Ini semua untuk saudaraku.
Akan akan menjaga ini.
Dan ini ...
Ini dari anak yang melompat dari gedung ini.
Saudara-saudara Divisi 88
Kalian telah dilatih dengan baik. Dilengkapi Senjata Jerman
Setiap orang adalah pejuang paling dibutuhkan di negeri ini
Ini juga obat terbaik untuk negeri ini.
Empat ratus dari kita menjadikan orang-orang di seberang melihat
masih ada harapan di Cina
Berurutan berdasarkan nomor regu.
Bergerak!
Pasukan 1, Peleton 2, Regu 1
Bersiap!
Pasukan 1, Peleton 4, Regu 5, Bersiap!
orang-orang ini
Akan menjadi benih untuk kebangkitan banyak orang.
Saudara-saudara, ingatlah!
Kalian harus bertahan malam ini,
Selama salah satu dari kita masih ada yang hidup.
Maka kemenangan kita tidak akan pernah lenyap.
Siap yang bertahan,
Akan bergabung untuk seragangan balasan nasional
Untuk pelarian malam ini,
misi kalian adalah bertahan hidup
Ingat!
Bertahan hidup artinya menang!
Hidup berarti menang!
Aku belajar taktik Guiguzi
untuk merampas kuburan
Tapi sekarang kita membangun kuburan.
Pada awalnya kita menggali kuburan,
Kau menjadi lebih stabil
Pengecut, mau ke mana kau?
Pengecut, pengecut, kau adalah pengecut.
Veteran berminyak...
Pengecut,
Mau rokok?
Katakan padaku,
Seperti apa rasanya?
Sekail kau mengarahkan mata padanya,
Kepalamu akan pusing...
Ketika kau ambil dan remas mereka,
Dan tanganmu terpaku dalam kelembutan
Lembut seperti air,
Dan tubuhmu menjadi gemetar.
Begitu indah...
Kehidupanku berikutnya...
Aku sebaiknya mencobanya...
Beritahukan seluruh pasukan,
Seberangi jembatan dalam kelompok per 20.
Kita perlu cepat.
Siap!
Perhatian pasukan!
- Di mana Xiao Hubei - Pecah menjadi kelompok pe 20 orang.
Giliran menyeberangi jembatan.
Kita perlu cepat!
Perhatikan setiap kawanan.
Sekelompok dua puluh orang
Giliran melintasi jembatan.
Matikan lampu dan waspada sniper.
Bersembunyilah ketika lampu menyala.
Sekelompok dua puluh orang
Giliran melintasi jembatan!
Kolonel
Kakekku berkata keita aku masih anak-anak,
Kekaisaran Zhu,
Telah direbut oleh Manchu
Tidak ada leluhur yang melawan.
Ini tidak benar,
Sekarang tentara jepang di sini.
Aku tidak ingin lari lagi.
Bukankah seharusnya begitu, Kolonel?
Lihatlah ke seberang sana.
Hanya 400 dari kita tidak cukup untuk melawan balik.
Kita harus mempertaruhkan 400 juta orang di belakang kita.
Kita keluar dari sini untuk membangunkan mereka.
Tidak ada yang tahu akan sepeti apa negara ini di masa depan.
Jadi, kau harus hidup
Tumbuh dengan baik
Ketika kau tumbuh dewasa
Kau bisa melihat bagaimana negara ini terlihat lebih baik
Pengecut,
Mari aku antar...
Bagus
Pengecut,
Rokok adalah hidupmu,
Saudara-saudara,
Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya!
Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya!
Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya!
Ayo pergi!
Matikan lampu!
Semuanya, bersiap!
Siap!
Orang Jepang
Tembak lampu itu!
Jun dan Lei!
Kemari!
Siap!
Suar!
Berlindung!
Berlindung!
Sepertinya sesuatu yang buruk sedang terjadi!
Orang Jepang sudah bersiap
Kembali ke rumah!
Semua orang kembali ke rumah!
Semua orang kembali ke dalam rumah!
Semua orang kembali ke dalam rumah!
Cepat!
Tentara, tetap bersiap!
Jepang sudah bersiap menunggu kita.
Kirimkan satu regu terlebih dahulu.
Amankan area tembak musuh.
Aku akan memimpin regu.
Kolonel, aku pergi.
Kolonel!
Semuanya diam.
Komandan Yang akan mengambil alih komando.
Berikan aku senjata.
Siap!
Lalu mulailah giliran mengirimkan regu menyeberangi jembatan.
Setiap nyawa akan dihitung, paham!
Mengerti!
Semuanya!
Berlindung!
Bersiap!
Semuanya bersiap!
Peleton pertama bersiap!
Surat ini datang tepat waktu,
Tuhan memberi Huang Zhong peluang untuk menang
Dia berdiri di luar markas sambil meneriakkan perintahnya.
Semua prajurit, dengarkan baik-baik.
Pukulan pertama, menyiapkan makanan.
Pukulan kedua, mengetatkan baju perang,
Pukulan ke tiga, menghunus pedang
Pukulan ke empat, memulai perang.
Ikuti perintah, apapun yang terjadi.
Siapapun yang melanggar perintah akan dieksekusi.
Maka kita akan kembali dengan kemenangan.
Mereka berdiri di posisinya.
Bersiap untuk menyerang!
Semua pasukan lapor!
Lapor, musuh terlihat!
Semuanya, posisi bertempur!
Tetap di tempat!
Tetap di tempat!
Tetap di sana, atau kami menembak.
Bersiap!
Tembak!
Kolonel,
Serangan balasan dimulai.
Maju!
Seberangi jembatan sekarang!
Jangan melihat kebelakang! Cepat!
Berdiri! Berdiri sekarang!
Cepat!
Regu 2, bersiap.
Regu 2 dan 3, berikutnya.
Regu 2 dan 3, ikuti aku.
Ayo! Cepat! Tetap Maju!
Berikan tembakan perlindungan!
Bersiap membantu!
Utara, empat titik penembakan.
Jangan menembak di area konsesi.
Bidik target kalian.
Fraky, aku tidak mendapatkan apapun dari sini.
Prajurit dibantai di luar sana.
Okey
Cepat!
Tolong! jangan meninggalkan orang di belakang..
Jangan terjebak dalam pertempuran.
Tingkatkan serangan!
Jangan biarkan mereka menyeberangi jembatan!
Ada titik tembak di barat!
Berlindung!
Siapun yang masih bisa merangkang, terus maju!
Terus menyeberang, walaupun merangkak.
Selamatkan aku, Pak.
Aku dari Divisi 26 Angkatan Darat Sichuan
tetap merangkak.
Selamatkan mereka.
Cepat, lucuti mereka!
Kumpulkan senjata dan perlengkapan mereka!
Kolonel, mereka melucuti kita.
Kembalikan senjataku.
Bantu yang terluka.
Kembali!
Kita kehabisan morfin!
Kembalilah! Kembalilah sialan!
Kembali! Jangan berhenti di sana!
Kembali! Segera Kembali!
Aku akan membantu kolonel. Aku tinggalkan tim bersamamu.
Zhang Zhiqiang dan Jiao Yousan, ikut bersamaku!
Komandan Yang!
Orang Jepang sialan!
Sialan!
Tidak tahu malu!
Minggir!
Morfin.
Sister Rong, pergi duluan! Aku akan mengambilnya!
Bunuh perwira itu!
Tekanan Tembakan musuh, lindungi Kolonel.
Semua prajurit maju dan menyeberanglah.
Tunggu komandoku.
Lindungi satu sama lain.
Orang jepang biadab, pergilah ke neraka.
Mereka semua adalah rekan kita.
Selamatkan mereka!
Aku tidak bisa melakukan ini lagi.
Tembak saja aku!
Biarkan aku jawab pertanyaan yang diajukan sebelumnya.
Tidak ada yang tahu,
bagaimana sejarah ini akan ditulis.
Aku juga tidak yakin dengan situasi politik hari ini.
Tapi aku percaya,
Keturunan kita akan mengingat ini.
Negara kita,
Akan mengingat semua yang kau lakukan
Orang-orangmu,
adalah orang China sejati.
Inilah sejujurnya yang aku pikirkan.
Setiap orang seberangi jembatan!
Semuanya seberangi jembatan!
Semuanya seberangi jembatan!
Semuanya seberangi jembatan!
Semua prajurit, buat dua barisan.
Jangan membalas tembakan.
Jangan terjebak pertempuran.
Bantu yang terluka!
Semua prajurit.
Seebrangi jembatan secepat yang kalian bisa.
Saudara kita di seberang melihat kita.
Jadilah pemberani!
Siap!
Tunggu perintahku!
Siap!
Maju!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.