All language subtitles for Zombie Detective - Episode 9-10

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[ SUBTITLE BY VIU ] ..::Resync/Edited By Coffee_Prison::..

Dia orang yang baik.

"Agensi Raja Dunia"

"Detektif Kim Moo-Young"

Dengar...

Jangan mendekat.

Tetap di sana.

Apa yang baru saja kulihat?

Manusia?

Atau monster?

Siapa dia?

[ EPISODE 5 ] " Dia yang Tanpa Dosa Silakan Melempar Batu Pertama "

"4 Ga 3"

Bekas luka apa itu dan apa itu ayam mentah?

Aku yakin tidak salah lihat.

Jika dipikir-pikir, dia aneh saat kali pertama aku melihatnya.

Benar.

Sepertinya dia bukan orang mesum.

Bisa berhenti merekam, Pak?

Benar. Seluruh tubuhnya seperti ini.

Apa ini?

Gong Sun-Ji, keluarlah untuk sarapan.

Bukankah itu zombi?

Apa ini? Apa ini film baru?

- Zombi? - Ya, zombi.

Lihat ini. Bekas lukanya.

Ini bekas luka yang tertinggal pada mayat membusuk,

tapi tubuh zombi penuh luka seperti ini.

Mereka membuatnya terlihat sangat nyata.

Dia terlihat seperti zombi sungguhan.

Kenapa aku tidak tahu soal ini?

Apa judul film ini?

Apa judul film ini?

Katakan.

Lee Tae-Kyun.

"Lee Tae-Kyun"? Apa itu judulnya?

Lee Tae-Kyun.

Apa menurutmu

bisa ada zombi dalam kehidupan nyata?

Tidakkah kau tahu bahwa kehidupan nyata

lebih menyerupai film daripada film sungguhan?

Itu benar,

tapi tidak mungkin ada zombi di abad ke-21.

Aku tidak setuju. Kurasa itu mungkin saja.

Di suatu tempat di Korea Selatan bahkan pada abad ke-21 ini,

ada zombi.

Bahkan mungkin ada satu di desa kita.

Gong Sun-Ji. Ini. Lihatlah.

"Misteri Zombi"

"Misteri Zombi"?

Ada semua catatan tentang zombi di dalamnya.

Astaga. Apa ini?

Zombi hanya makan daging mentah.

Lebih spesifik lagi, daging yang masih hidup.

Ayolah, Pak Kim.

Apa yang akan kau lakukan dengan daging mentah?

Tapi zombi makan

manusia.

Mereka tidak makan ayam mentah atau daging mentah.

Bisa dibilang itu makanan alternatif.

Saat lingkungan tidak memungkinkan untuk mereka makan manusia,

mereka bertahan hidup dengan ayam mentah, musang, atau kelinci.

Tentu, mereka tidak akan kenyang seperti saat makan manusia.

Kenyang?

Kenyang. Perut mereka harus kenyang.

Zombi tidak bisa merasakan sakit.

Sistem saraf perifer yang membuat mereka merasa sakit

sudah mati.

Pak Kim, kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja saat ditusuk tongkat.

Kau baik-baik saja saat tertusuk kaca juga.

Siapa kau? Zombi?

Aku hanya bercanda.

Mulai sekarang, jangan bercanda tentang itu. Itu bahkan tidak lucu.

Apa aku bercanda dengan zombi sungguhan?

Zombi adalah mayat hidup.

Jantung mereka tidak berdetak.

Jantungnya tidak berdetak.

Kurasa ini rusak.

Kumohon...

Zombi. Dia zombi.

Jadi aku tidak hanya menyebut zombi sebagai orang mesum,

tapi aku juga memukul kepalanya dengan helm.

Ini rahasia, tapi aku sedang menulis skenario

tentang zombi, dan itu akan populer.

Gong Sun-Ji. kau dalam masalah.

Jangan lihat!

Jangan melihatnya.

Aku tidak akan memproduksinya. Hanya bilang aku yang menulisnya.

Jangan beri tahu kakakmu.

Jika Pak Kim yang memakan semua hewan ini,

kenapa dia tidak mencoba memakanku?

Kenapa dia membiarkanku hidup saat aku berdiri di depannya?

Bukankah agar dia bisa makan perlahan, sedikit demi sedikit?

Di siang hari, dia kedatangan pelanggan,

jadi, dia ingin menikmati rasanya saat malam.

Bagaimana bisa dia makan ayam mentah utuh seperti serigala?

kau belum pernah makan ayam mentah?

- Ayam mentah? - Di Haenam dan Honam,

mereka menikmati makan ayam mentah.

Aku sudah tahu.

Detektif Kim

adalah penikmat makanan.

Penikmat makanan?

Apakah selezat itu?

Cukup enak sampai dimakan di tengah malam?

Astaga, Pak Lee.

kau harus mencobanya sebelum membicarakannya.

Dada ayam enak dan kenyal.

Itu sangat lezat.

Mari makan ayam mentah untuk makan malam hari ini.

Persiapkan untuk malam ini.

kau ingin aku melakukannya?

- Lantas, haruskah aku melakukannya? - Beri aku uang untuk membeli ayam.

Entah apa aku dapat pekerjaan di agensi detektif

atau di restoran.

Kalau begini, bagaimana kita bisa membuat agensi global?

Kita bahkan tidak bisa mempertahankan perusahaan induk.

Minggir.

Kau tidak tahu aku, Lee Sung-Rok, selalu menepati janjiku?

Kita pasti akan mendunia.

Sebaiknya begitu.

Ayo.

Bukankah seharusnya kau membersihkan ini sebelum aku duduk?

Ayo.

"Detektif Kim Moo-Young"

Haruskah aku melaporkannya?

Bagaimana cara melaporkan ini?

Haruskah aku bicara dengan Cha Do-Hyun soal ini?

Hei. Gong Sun-Ji .

Apa?

Astaga, Kak Gong Sun-Young.

Kak Gong Sun-Young, dengarkan kata-kataku.

Bukankah sudah kusuruh mengirim biaya hidup kemarin?

Cukup sulit melunasi pinjaman kita bulan ini.

Sadar sudah berapa bulan kau tidak memberiku uang?

Kak Gong Sun-Young.

Uang tidak penting sekarang.

Kakak tahu aku bersama siapa sampai beberapa saat lalu?

- Siapa? - Jangan terkejut.

Zombi.

Apa katamu? Zombi?

Ya. Zombi.

Mereka muncul di "The Walking Dead".

Orang yang melakukan ini dan bergerak seperti ini.

Mereka bergerak seperti ini. Kakak tahu maksudku, bukan?

Lee Tae-Kyun. Kau tahu maksudku, bukan?

Jangan berakting.

Mana mungkin itu zombi? Itu bahkan tidak mendekati.

kau harus mengubah matamu menjadi zombi.

Aku zombi.

Kenapa zombi perutnya buncit?

Tamat riwayatmu.

Gong Sun-Ji , kau berikutnya.

Sudah kubilang jangan membahas zombi di rumah, bukan?

Itu karena Gong Sun-Ji mengungkitnya.

Maafkan aku.

Kak Gong Sun-Young.

Sudah kubilang dia bukan manusia.

Dia bukan manusia.

Astaga, sakit.

kau bahkan tidak menghasilkan cukup uang untuk nafkah harian.

Apa kau manusia?

Jika punya hati nurani, kau tidak akan melakukan ini padaku.

Sampai kapan kau hidup seperti ini?

Usiamu hampir 30 tahun.

Sadarlah!

- Kak Gong Sun-Young! - Di mana tongkatnya?

Aku berkata jujur! Kenapa Kakak tidak percaya...

Kemarilah. Hei!

Aku tidak akan tinggal diam kali ini! Kemari!

Hei, Berandal! Hei!

Makanlah.

Sepertinya Gong Sun-Ji terlalu terbawa film itu.

Film apa?

Ini film yang menggambarkan zombi secara realistis.

Itu film sensasional.

Teganya dia mengusirku tanpa apa pun?

Dia sebut dirinya keluargaku? kau bahkan bukan keluarga bagiku!

Jangan berpikir untuk pulang sampai kau menghasilkan uang.

Mengerti?

Jika dia ingin memberiku sepasang sepatu,

seharusnya dia beri sepasang yang sama.

Sial.

Kurasa dia benar.

Zombi tidak menakutkan.

Kenyataan aku tidak punya uang lebih menakutkan.

"Uang Damai"

Ini membuatku gila.

Apa Gangrim akan baik-baik saja seperti ini?

Akhirnya akan ada pertumpahan darah jika dia dibiarkan hidup.

Percayalah kepadaku.

Jika kau sangat mengkhawatirkan Gangrim,

kenapa melakukan hal seperti itu?

Astaga.

- Kenapa? - Aku menyelidiki kasus narkoba,

tapi ada banyak orang yang terkait dengannya.

Itu membuatku pusing.

Mari pertahankan momentum

dan kita selesaikan kasus narkoba ini. Yang terkuat!

- Gangrim! - Gangrim!

Probiotikmu di sini.

Probiotikmu yang terbaik. Terima kasih.

Detektif Cha. Minumlah.

Terima kasih.

Apa yang akan kau lakukan dengan Gong Sun-Ji ?

Apa?

Kapan kau akan menikahi wanita itu?

Aku akan mengusirnya dengan alasan biaya hidup,

bagaimana jika kau menikahinya?

Gong Sun-Young. Kau tahu kami hanya teman.

Astaga. Pria dan wanita tidak bisa berteman.

Hidup ini singkat. kau tidak punya waktu untuk ragu.

Kita hidup sampai 100 tahun. Hidup tidak terlalu singkat.

Bagaimana jika orang lain mengambilnya?

Kenapa? Apa dia...

Apa dia mengencani seseorang?

Astaga. Tidak.

Siapa yang mau mengencaninya?

- Kau tahu aku memihakmu, bukan? - Hei, Nona.

Berikan aku minuman probiotik.

Bukankah dia ketua ajaran sesat yang ada di berita?

Ya.

Hei, Nona! Jaga ucapanmu!

kau tidak boleh menyebut dia sebagai pemimpin ajaran sesat.

Astaga. Bapak Pimpinan.

Aku yakin berat sedang diselidiki.

kau harus minum yoghurt.

Mendekatlah dan ambil sendiri.

Mendekatlah.

Terima kasih.

Mendekatlah.

Kau seperti helicobacter pylori.

Harusnya kutarik ususmu dan kurendam di cairan probiotik.

Lepaskan aku. Siapa bajingan yang coba menusuk adikku dengan tongkat?

Siapa bedebah itu? Apa itu kau? Siapa itu?

Kemari!

Lepaskan aku!

"Agensi Kim Moo-Young"

Aroma ini.

Benar.

Bahkan jika aku masuk ke kandang singa,

aku bisa keluar hidup-hidup jika tetap waspada.

Dia tidak akan memakanku, bukan?

Tidak mungkin.

Gong Sun-Ji , tidak perlu takut.

kau baik-baik saja? Sepertinya kau banyak berkeringat.

Benar. Hari ini cukup panas, bukan?

Bukankah sudah kubilang?

Aku baru mulai berolahraga.

Aku terburu-buru sampai tidak sempat ganti baju.

Apa kau sungguh zombi?

- Bagaimana jika benar? - Apa?

Sudah kuduga dia zombi.

Apa? kau takut?

Takut? Kenapa begitu?

Jangan takut.

Sadarlah.

Seperti yang kau sadari, aku punya banyak lemak perut.

Aku suka minum.

Leverku juga tidak sehat.

Astaga. Otakku.

Ini penuh sampah.

Rasanya tidak enak.

Orang yang otaknya seksi punya otak yang enak.

Punyaku rasanya seperti kotoran.

Asal kau tahu saja.

Aku sudah menyuruhmu mengirimiku informasi rekeningmu.

Kenapa kau datang kemari dan membuat keributan?

Karena jika kau kirim uang,

itu akan membayar tagihan kartu kreditku.

Aku kemari bukan karena ingin.

Berikan saja uangnya.

Kenapa dia menutup semua jendela? Ini menyesakkan.

Sebanyak ini?

Bisnismu sudah selesai di sini. Sekarang pergilah.

Baiklah.

Omong-omong, kau mau ke suatu tempat?

Kau mau pergi?

Karena aku?

Kau tidak perlu melakukan itu.

Kau mau ke mana?

kau punya tempat tujuan?

Itu bukan urusanmu.

Terima kasih atas uangnya.

Ke mana pun kau pergi, jaga dirimu.

Omong-omong, terlalu banyak jahe tidak sehat.

Jangan lupa minum obat antiparasit.

Apa zombi tidak perlu itu?

Siapa yang mengkhawatirkan siapa?

Jangan terlalu banyak minum.

Perutku.

- Tolong aku. - Kau baik-baik saja?

Tolong aku.

Jangan mendekat. Pergilah.

Kau akan memakanku, bukan?

Berapa banyak yang kau makan?

Aku korban nomor berapa?

Kau mau makan apa dahulu? Otakku?

Perut?

Atau usus besar? Atau usus?

Berhenti bicara omong kosong.

Perutku sakit.

Kau masukkan apa ke tehnya?

Apa itu sakit? Kau baik-baik saja?

Jangan mendekat. Pergilah.

Jangan sentuh tubuhku.

Kau baik-baik saja?

Jangan sentuh tubuhku.

Hidupku terlintas dalam pikiranku.

Meski aku tidak pernah menerima tunjangan pekerjaan dalam hidupku,

kukira aku memiliki

kehidupan yang membanggakan dan baik.

Tunggu. Jika zombi menggigitku, apa itu kecelakaan?

Atau ini bencana?

Aku sudah daftar asuransi jiwa?

Kenapa dia memakai ini? Tidak ada yang akan memakannya.

Apa ini?

Yang benar saja.

Beginikah akhir hidupku? Dimakan zombi?

28 tahun.

Hidup yang singkat, tapi panjang.

Kau sudah bekerja keras, Gong Sun-Ji .

- Tunggu. Suara apa itu? - Seperti suara Gong Sun-Ji .

Tunggu. Di mana? Di sini?

Di sini.

Gong Sun-Ji.

Gong Sun-Ji. kau baik-baik saja?

Gong Sun-Ji. Kau baik-baik saja?

Zombi.

Berhenti mengatakan itu. Yang benar saja.

Astaga. Bagaimana ini, Sayang?

Kenapa kau memukulnya?

Astaga.

Dokter. kau di sini.

Halo.

Ini radang usus buntu akut. Usus buntunya pecah.

Apa? Usus buntuku hilang?

Apa aku kehilangan hal lain?

Bagaimana dengan usus besarku? Isi perutku? Mereka masih di sana?

Bukan hilang, tapi pecah.

Organ lainnya baik-baik saja.

Bagaimana dengan dia... Tidak, bagaimana dengan zombi itu?

- Zombi? - Maafkan aku.

Dia terus membicarakan zombi sejak kemarin.

Maksudmu pria yang membawamu kemari semalam?

Dia pergi setelah memeriksa

operasimu berjalan lancar.

Dia berlari ke rumah sakit sambil menggendongmu.

Setelah mendaftarkanmu,

dia membayar biaya operasi dan rumah sakit.

Jika kau terlambat, itu bisa saja berbahaya.

Aku baru saja menyelamatkan nyawa seseorang meski aku zombi?

Apakah dulu aku bekerja untuk Palang Merah atau paramedis?

Sulit kupercaya.

Bagaimana kau tidak tahu usus buntumu pecah?

Dasar bodoh.

Kurasa kau masih khawatir

karena adikmu pingsan.

Sepatumu tidak cocok.

Apa?

Tentu saja.

Kami tumbuh tanpa orang tua dan saling mengandalkan.

Dia satu-satunya keluargaku.

- Kak Gong Sun-Young. - Dia sumber uangku.

Kau baik-baik saja, Gong Sun-Ji ?

Astaga. Detektif Cha. Bagaimana kau bisa kemari? kau sangat sibuk.

- Duduklah di sini. - Apa maksudnya?

Bukankah kau yang meminta dia datang?

Sayang. Panas.

Ayo cari udara segar.

Di sini nyaman dan sejuk.

Bangun. Cepat.

Di sini sempit. Kita akan mencari udara segar.

Bersantai dan senang-senanglah bersama.

Kenapa Kakak menutup tirainya? Ini menyesakkan.

Baiklah.

Aku pergi.

Bagaimana perasaanmu?

Hanya masalah usus buntu. Aku akan keluar hari ini.

Kurasa kau terlalu memaksakan diri menyelidiki Kebenaran Ilahi.

Istirahat saja kali ini.

Usus buntu bukan apa-apa.

- Satu hari sudah cukup. - Astaga.

Coba ibu lihat. Ibu bilang jangan makan permen.

Yang benar saja. Aku tidak makan permen.

Lihat.

kau sungguh tidak memakannya?

Jika terus makan permen, gigimu akan membusuk.

- Baik. Aku tidak akan memakannya. - Bosku pasti tahu.

Kenapa kalian memasak ayam?

Aku ingin makan daging ayam mentah.

Detektif Kim Moo-Young tampaknya suka makan daging ayam mentah.

Kim Moo-Young? Detektif swasta di seberang jalan?

- Di sana... - Ya.

Kau mengenalnya?

Dia anggota GPB dari Gangrim.

- GBP? - Tidak, GPB.

Apa itu?

Grup Pencinta Berewok.

Kenapa kau menyukainya?

Ayolah. Lihat. Di sana.

Ini film "War for the Planet of the Apes"?

"Hidup atau mati dengan berewok"

Semuanya terlihat sama.

Entah siapa yang siapa.

Ayolah. Apa semua mirip?

Dia di tengah.

- Pria ini? - Ya.

Kurasa itu kali pertama dan terakhirnya.

Dia sangat pemalu. Dia tidak pernah datang,

jadi, aku memohon kepadanya.

Sudah beberapa bulan.

Omong-omong, ini. Ini milikmu.

- Bunganya. - Ini bunga bulan ini.

Bisnis sedang tidak baik.

Kapan aku bisa kembalikan uangmu?

Selain mendapatkan bunga,

kita juga akan kelaparan.

Ayah.

Ya. Kemarilah.

Sam.

Kau bisa membayarku kembali mulai bulan depan.

Putramu manis.

Jangan salah paham.

Aku bukan bersikap baik.

Aku harus menyingkirkannya karena alasan tidak terhindari.

Kau tidak bisa mempertahankan Hodu di sini lagi?

Menjaga seseorang

butuh tanggung jawab sebesar itu.

Paman. kau mau pergi jauh?

kau akan kembali, bukan? Aku menyukaimu.

Ini sudah siang. Anak-anak harus pulang.

Ya, Lee Joon-Woo.

- Hodu? - Ya.

Ayah bilang aku boleh pelihara dia, tapi Ibu melarang.

Bagaimana denganmu, Bibi Gong Sun-Ji ?

Selama kau suka, aku tidak masalah.

Lee Joon-Woo. Kau bersama detektif itu sampai sekarang?

Ya.

Dia bilang mau ke mana?

Entahlah. Dia baru saja turun.

Benarkah?

Baiklah.

Nona. Kau belum boleh keluar.

Ke mana dia pergi?

"Kotoran"

Apa? Apa dia simpan namaku sebagai kotoran?

Halo. Akan ada inspeksi.

Baiklah.

Halo. Aku Letnan Oh Geum-Tae dari Kantor Polisi Gangrim.

Kami datang karena ada laporan orang mencurigakan.

Jika tidak keberatan, tolong perlihatkan KTP-mu.

Boleh kulihat KTP-mu?

Ada apa ini?

Ada laporan orang mencurigakan.

Boleh kulihat KTP-mu?

Terima kasih.

Boleh kulihat KTP-mu?

"Kim Moo-Young"

Kim Moo-Young?

Ya.

Apa kau Kim Moo-Young?

Ya.

Ini bukan fotomu yang bagus.

Ada identitas lain?

Aku tidak bawa identitas lain sekarang.

Bos.

Kenapa kau meninggalkan ponselmu?

- Nona Gong. - Detektif Oh.

Kalian saling mengenal?

Dia bosku.

Dia bergegas menemui kliennya.

Dia bahkan meninggalkan ponselnya.

Astaga. Ini.

Bagaimana kondisimu?

Bukan apa-apa.

Omong-omong, kau mencari seseorang?

Kami dapat laporan, jadi, kami memeriksa keadaan di sekitar sini.

Bagaimana kau tahu aku di sini?

Aku memeriksa riwayat pencarian di ponselmu.

Kau mencari terminal bus ini.

Kenapa kau memeriksa ponselku?

Sedang apa kau di sini?

Kita harus bekerja.

Kelihatannya enak.

Pekerja paruh waktu

adalah kau?

Pantas saja kau tampak tidak asing.

Tapi kenapa bosmu bekerja paruh waktu?

Itu...

- Dia menyamar. - Apa?

Kau tahu, detektif menyamar

dan menyembunyikan identitas mereka.

Tentu saja aku tahu.

Lalu kenapa dia makan babat mentah?

Itu.

Belakangan ini, ada banyak restoran yang menjual

babat secara ilegal.

- Benarkah? - Babat busuk

atau babat yang buruk. Semacam itu.

Jadi, dia memeriksanya sendiri dan mencicipinya juga.

- Astaga. - Jangan salah paham.

Babat di tempat ini bagus.

Ya. Tentu saja.

Kau sangat profesional.

Aku tidak tahu.

Maaf soal hari itu.

- Tidak apa-apa. - Astaga. Dia sangat seksi.

- Benar, bukan? - Ya.

- Makanlah. - Ya.

- Makanlah yang banyak. - Baiklah. Terima kasih.

"Episode berikutnya akan tayang sesaat lagi"

Kelihatannya enak.

Kau berjanji

kita akan makan babat jika menangkap ketua ajaran sesat.

kau masih bisa makan bersamaku

walau tahu identitasku?

Jika kau akan memakanku, kau pasti sudah melakukannya.

Serta maaf soal kemarin.

Aku tidak tahu kau mencoba menyelamatkanku. Aku salah paham.

Jangan minta maaf.

Aku tidak memakanmu karena usus buntumu infeksi.

Lee Joon-Woo bilang kau mengembalikan Hodu hidup-hidup.

Kenapa kau tidak makan Hodu?

Dia terlalu kecil untuk dimakan.

Kurasa kau zombi yang sangat berhati-hati.

Kau tidak makan apa pun yang punya nama.

Atau kau hanya baik?

Jika makan apa pun karena lapar, kau bisa sakit.

Aku hanya makan yang bisa kumakan

dan apa yang bersih.

Mari makan dahulu. kau pasti lapar.

Aku belum makan apa pun sejak kemarin.

Enak sekali.

Harusnya dia tahu lebih baik.

Benar juga. Kau hanya makan makanan mentah.

Permisi. Aku pesan 2 porsi babat dan satu botol soju.

Aku pesan babat mentah.

Tunggu.

Kenapa kau bilang suka sup babat

padahal tidak bisa makan?

Entahlah.

Entah kenapa, aku ingin melihatnya sendiri.

Ini.

- Astaga. - Astaga.

Tunggu. Kami yang urus sendiri.

Apa? Tentu. Baiklah.

Satu gratis satu.

Terima kasih.

Tidak ada gunanya jika aku makan sendirian.

"Babat Daehan"

Apa boleh minum?

Usus buntumu pecah. Wajahmu berdarah.

Kurasa kau tidak tahu karena kau zombi.

Kau butuh soju untuk membersihkan tubuhmu.

Jangan konyol.

Kau membuka matamu setelah kematianmu,

dan menjadi zombi?

Astaga. Itu pasti membuatmu depresi.

Bukan hanya itu.

Itu sangat mengejutkan.

Aku penasaran kenapa hal seperti ini bisa terjadi padaku.

Seberapa jauh pun aku berjalan,

tidak ada akhirnya.

Bagiku,

hidup dan mati selalu berdampingan.

Tidak seperti manusia,

aku tidak bisa memilih antara hidup dan mati.

Itu

takdir zombi.

Itu pasti menakutkan,

kesepian, dan menyedihkan.

Bos. Tidak bisakah kau tetap di sini?

Lagi pula, kau tidak punya tempat tujuan.

Aku tidak akan memberi tahu siapa pun.

Kurasa pekerjaan detektif

sempurna untukmu.

Itu sudah ditakdirkan.

Sebenarnya, kau punya kemampuan khusus.

Hidungmu.

Kau tahu, di film,

orang yang memiliki kekurangan

menganggap dirinya sebagai monster.

Tapi mereka pahlawan bagi seseorang.

Mereka menyelamatkan orang dalam bahaya.

Aku

percaya kau bisa menjadi salah satunya. Pahlawan.

Pasti ada seseorang

yang membutuhkan kemampuanmu di suatu tempat.

Aku sama sekali tidak berniat membantu manusia.

Aku akan membantumu menemukan masa lalumu.

Apa?

Yang bisa kau capai sendirian itu terbatas.

Ada risiko tersingkap.

Mungkin akan ada yang tahu identitas dirimu.

Bagaimana?

Bukankah kau

datang ke sini karena ingin mengetahui masa lalumu?

Dirimu sebenarnya.

Alasan kau mati.

Mungkinkah

ada keluarga yang menunggumu?

Kukira kau penasaran.

Aku akan membantumu.

Apa itu simpati dan rasa ingin tahu?

Anggap saja aku ingin tahu.

kau tidak tahu siapa aku?

Aku... Aku zombi.

Kenapa?

Zombi adalah manusia sebelum mereka mati.

Baiklah. Ada syaratnya.

- Rekan bisnis? - Apa?

Saat kita mengejar ketua ajaran sesat,

kerja sama tim kita bagus.

Taruh saja meja dan kursi tambahan di ruanganmu.

Kenapa kau ingin bekerja sebagai detektif?

Kau sudah bekerja di stasiun penyiaran.

Ya.

Aku suka bekerja sebagai penulis di stasiun TV,

tapi kurasa aku lebih baik

dalam memecahkan kejahatan di balik layar.

Dan itu menegangkan.

Kau bisa menjadi anak magang.

Kau tidak memercayaiku?

Bukan begitu. Aku hanya tidak percaya manusia.

Aku ingin jadi pegawai tetap setelah sebulan.

- 3 bulan. - 1,5 bulan.

Baiklah. 2 bulan.

Kau akan memberiku asuransi ketenagakerjaan.

Kau harus lembur saat diperlukan.

Baiklah.

Pak Kim.

Jika kau menemukan masa lalumu,

bisakah kau kembali menjadi manusia?

Ya...

Entahlah. Apa?

Sudah kubilang kendalikan dirimu.

Aku ingin percaya aku bisa kembali menjadi manusia.

- Apa ini? - Tagihan yang tertunda.

Kakak bisa memakai sisanya untuk melakukan apa pun.

Dari mana kau mendapatkan uangnya?

Aku dapat pekerjaan.

Siapa yang cukup gila untuk mempekerjakanmu?

Kau bekerja di agensi detektif?

Ya, dan juga

dia memberiku tunjangan asuransi penuh.

Agensi detektif...

Bukankah berbahaya bekerja di sana?

Ayolah. Stasiun penyiaran juga sama berbahayanya.

Apa pun dalam hidup, selalu membahayakan nyawamu.

Dia yang menangkap Kebenaran Ilahi.

Dia pasti seorang profesional.

- Selamat! - Terima kasih!

Tunggu.

Apa ini

cukup untukmu?

Tidak ada nasi lagi.

Kau harus makan untuk bekerja.

kau mendapat energi karena makan dengan baik.

Benar.

Sayang, aku tidak punya nasi.

Katamu sudah merasa kenyang hanya dengan melihatku.

Itu sebabnya aku jarang melihatmu.

Astaga! Seharusnya aku menamparmu!

Jaga bicaramu!

Akan kubiarkan karena aku sangat bahagia hari ini.

Aku senang sekali!

Gong Sun-Ji-ku!

Putraku! Ibu senang sekali hari ini!

Halo! Anak pemagang berkualifikasi, Gong Sun-Ji datang.

Selama sebulan, aku akan menunjukkan kemampuanku.

Ini dimasukkan ke dalam kulkas, bukan?

Ini dia.

Lebih mudah mencukur janggutnya.

Benar, bukan?

Kalau begitu, ayo cukur.

Kenapa tidak bisa hilang?

Aku tidak bisa melakukannya dengan pisau cukur.

Kau saja!

Tidak mau hilang.

Ini aneh.

Ada yang tidak beres.

Firasatku mengatakan sesuatu.

Apa katanya?

Entahlah.

Pokoknya ada.

Gosok lebih keras.

Astaga.

Astaga.

Seperti apa rasa ayam mentah?

Kau belum pernah makan ayam goreng atau ayam berbumbu, ya?

kau mungkin suka rasanya.

Aku bukan makan demi rasa. Aku makan agar tidak kelaparan.

Jika merasa lapar sedikit saja, aku bisa gila.

Jika aku hilang akal, entah apa yang akan kulakukan.

Aku juga sama.

Saat lapar, aku menjadi sangat sensitif dan gila.

Kita berdua harus berhati-hati.

"Semur babat"

Meski kau tidak bisa memakannya, alasanmu suka sup babat

karena itu membantumu mengatasi masa-masa sulit zombi,

jadi, itu makanan penghiburmu?

Atau kau menyukainya sebelum berubah menjadi zombi?

Aku kasihan padamu.

Semur babat sangat lezat.

Luar biasa.

Zombi menggunakan sikat gigi elektronik?

Kenapa kau menyentuh sikat gigiku? Teruslah bersih-bersih.

- Yang bersih! - Ya.

Luar biasa!

Kenapa bersih sekali di sini?

Apa kau selalu serapi ini?

Atau kau mulai tidak suka hal-hal kotor

setelah menjadi zombi?

Teruslah bersih-bersih.

Bos. Aku sudah lama memikirkan ini.

Boleh aku tanya satu hal lagi?

Ada apa?

Kau bisa buang air? kau pernah memakai bidet?

Keluar!

Tolong kembalikan ini, Anak Magang.

Sebarkan selebarannya.

- Aku sungguh ingin tahu! - Ambil ini.

Bawa pakaianmu. Pulanglah.

Jangan kembali. Pulang saja, ya?

- Sampai jumpa! - Aku hanya penasaran, itu saja.

Akan kulakukan sendiri. Ini lebih baik.

Zombi tidak terlalu berbeda.

Mereka makan, tidur, dan pergi ke kamar mandi.

Mereka sama seperti manusia.

"Detektif terbaik di Gangrim"

Apa dia menjual selebaran

dan memakai uang itu untuk melunasi utangnya?

Dia bukan gadis biasa.

Pak Lee?

Pak Lee!

Detektif Kim, bisa tendang bolanya?

Pria yang menyebalkan.

Bedebah kurang ajar itu.

Aduh!

Kenapa dia kuat sekali?

Maksudku adalah

dia melempar ini seperti ini

dengan tulang yang berkarat.

Jadi, di mana dia sekarang?

Bagaimana aku tahu?

Dia datang dari neraka, mungkin dia kembali ke sana.

Itu bagus.

"Detektif Kim Moo Young"

Kudengar Detektif Kim Moo-Young

tidak suka mengungkapkan identitasnya.

Bukankah setidaknya kita harus berterima kasih kepadanya?

Dia membantu kita menangkap Kebenaran Ilahi.

Bukankah Nona Gong bekerja dengan Detektif Kim?

Ya. Dia mendapat pekerjaan di sana.

Aku sudah memeriksa latar belakang Detektif Kim.

Permisi.

Seperti kata Kotoran, karena aku di sini,

menyenangkan bisa menghasilkan uang dengan pekerjaan detektif

sembari mencari masa laluku.

Diskon 50%, bukan?

Ya, diskon berakhir hari ini.

Aku bahkan tidak bisa minta bonus karena tidak ada pelanggan.

Menyebalkan sekali.

Astaga!

Selamat datang.

Bukankah kau Nona Kim, pemilik restoran babat?

Kenapa kau kemari?

Seseorang memecahkan jendela restoranku.

Jendela restoranmu?

Aku belum membayar pinjaman untuk restoranku.

Untuk membayarnya,

aku harus membersihkan, memotong, dan memanggang babat

setiap hari

selama beberapa tahun ke depan.

Siapa pun yang merusak restoranku

akan membayar ini saat dia tertangkap.

Apa itu bolanya?

Ya, bola ini yang memecahkan jendela.

Aku sudah mencari ke mana-mana di sekitar sini

dan akhirnya mendatangimu.

"Tim sepak bola Grup Pencinta Berewok"

Kau tahu siapa dia?

Orang yang memecahkan jendela restoranmu adalah...

Adalah

Kim Moo...

Aku tidak bisa menemukannya! Bolanya tidak ada di mana-mana.

Nona Kim. Sedang apa kau di sini?

- Apa yang terjadi? - Hei, bola sepak...

Apa itu terbang ke sana?

Aku sudah mencari ini.

Apa bola ini

- milikmu? - Ya, itu milikku.

Aku membeli yang baru.

Aku berencana menumbuhkan janggut dan bergabung dengan tim sepak bola.

Tunggu. Mungkin tim sepak bola kota ini terlalu kecil untukku.

Aku sangat mahir.

Bukankah aku seperti Ahn Jung-Hwan?

Aku hebat, bukan?

Astaga!

Ini untuk jendela yang pecah.

Ada apa dengannya?

Bola itu memecahkan jendela restorannya.

Dia belum selesai membayar pinjaman.

Kim Moo-Young melakukan itu!

Kim Moo-Young sialan itu.

Pak Lee, kau lihat?

Melihat apa?

Impian Korea.

Korea apa?

Dia seharusnya bersyukur aku berhenti di sana.

Setelah 2 tahun hidup sebagai zombi,

ini kali pertamaku membeli pakaian dengan uang yang kuhasilkan

di dunia manusia.

Seperti inikah rasanya simbiosis?

Apa salahnya menjadi zombi?

Mayat hidup sama seperti mereka, sebelum mati.

Halo, aku dari Agensi Detektif Moo Young.

Halo, aku dari Agensi Detektif Moo-Young.

Kunjungi kami kapan pun kau mau.

Kami Agensi Detektif Moo-Young.

Hubungi kami kapan pun kau membutuhkan kami.

Selesai!

- Lee Joon-Woo! - Bibi Gong Sun-Ji.

Sekolah sudah berakhir?

Kenapa kau tampak murung sekali?

Ada ujian dikte hari ini.

Lee Joon-Woo mendapat 30 poin.

Punyaku lima lebih banyak.

Aku dapat 35 poin!

30 poin bagus, Lee Joon-Woo!

Ibumu belum pernah dapat nilai lebih dari 30 poin di usiamu.

- Sungguh? - Ya.

Bibi Gong Sun-Ji, kalau begitu mau bermain?

- Kumohon! - Kumohon, Bibi.

- Kumohon! - Main?

- Sekali saja! - Baik!

- Ya! - Ya!

- Ayo bermain! - Ya!

- Lebih cepat! - kau harus menembak lebih cepat!

- Tembak! - Minggir!

- Di sana! - Ayo!

- Lebih cepat! - Ayo!

- Bunuh mereka! - Tembak!

- Ayo! - Lebih cepat!

Benar!

- Lee Joon-Woo, kau siap? - Ya.

- Ayo, Lee Joon-Woo! - Ayo!

Bersiaplah untuk menembak.

Mulai!

Bunuh mereka!

Tembak!

- Bunuh mereka! - Ayo!

- Awas! - Ayo!

- Ya! - Ayo!

Ada apa, Bibi Gong Sun-Ji?

- Aku tidak bisa menembak mereka. - Kenapa tidak?

Mereka berusaha keras untuk tetap hidup.

Mana bisa aku menembaknya?

Aku tidak bisa. Aku tidak akan menembak mereka!

Lihat mereka.

Kau tahu betapa sulitnya berjalan dengan kondisi seperti ini?

Walau berjalan seharian, mereka hanya bergerak lima meter.

kau tahu betapa pendeknya lima meter?

Ya. Tetaplah hidup.

Tetaplah hidup di dunia yang kejam ini.

Kau pasti bisa!

Halo?

Di mana kau?

Aku?

"Agensi Kim Moo-Young"

Di depan Agensi Kim Moo-Young.

Sekarang?

Tunggu! Aku akan segera ke sana.

Lee Joon-Woo, bibi harus pergi sekarang. Sampai jumpa di rumah, ya?

Ya.

- Hati-hati. - Baiklah.

Siapa kau?

Pintunya terbuka.

kau Pak Kim Moo-Young?

Ya.

Aku detektif pembunuhan Cha Do-Hyun dari Kantor Polisi Gangrim.

Kau biasanya menemukan orang hilang?

Ya.

Aku mendengar dari Gong Sun-Ji.

kau banyak membantu kasus Kebenaran Ilahi.

Seharusnya aku datang dan berterima kasih lebih awal.

Maaf.

Jangan khawatir.

Detektif Kim Moo-Young.

Kau benar-benar Kim Moo-Young?

Apa maksudmu?

Apa kau..

Kim Moo-Young

yang asli?

>> Bersambung Ep.6 (11-12)...

[ SUBTITLE BY VIU ] ..::Resync/Edited By Coffee_Prison::..

[ PREVIEW EP.SELANJUTNYA ] "Zombie Detective"

Apa aku punya ibu yang menungguku kembali?

Belakangan ini sepi.

Aku mungkin akan segera...

Bos, ada apa?

Apa dia makan manusia?

Kim Moo-Young.

Makin kuselidiki, makin mencurigakan.

Dia pasti menyembunyikan sesuatu.

Ingatanmu sudah kembali?

Ya.

Semuanya.

Jadi, jangan berani mengatakan "Ingatan" di depanku.

Mengerti?

Lubang neraka yang kuhindari hidup-hidup. Detektif Zombi.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.