Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Support Me: https://trakteer.id/sultan_khilaf
Ibu.
Bisakah aku melepas ini?
Tidak.
Kenapa tidak? Kita di mobil.
Udara di luar tidak bisa masuk ke sini.
Berhentilah merengek, ya?
Ada apa?
"Menghentikan kendaraan karena permintaan polisi."
Apa ini?
"Alat suaranya terputus."
Boleh kulihat KTP Anda?
"Kim Jung Won, 51 tahun, Profesor di Universitas Dongha"
Ada apa ini?
Anda sudah membayar pinjaman?
Tentu saja.
Anda seharusnya bisa memeriksanya.
Siapa
orang itu?
Dia putriku.
Tapi KTP Anda menunjukkan semua anggota keluarga Anda adalah C.
Benar. Kami semua C.
Jika bukan N, kenapa dia memakai setelan pemurnian daya?
Dia punya alasan.
Tunggu. Apakah akan menjadi masalah jika dia N?
Maksudmu N tidak bisa naik mobil?
Anda juga N, bukan?
"Galaksi Joan"
"Pada tahun 2046, Bumi dipenuhi debu halus"
"Manusia terbagi menjadi dua kategori C dan N"
"C berarti 'Bersih', mereka yang divaksin dengan antibodi"
"N berarti 'Tidak Bersih', mereka yang tidak bisa divaksin"
"Harapan hidup untuk C adalah 100 tahun"
"Sedangkan untuk N, itu 30 tahun"
"Diskriminasi pun menjadi bencana yang lebih besar dari debu halus"
"Keluarga C dan N kini menjalani kehidupan yang sangat berbeda"
Apa itu tadi?
Itu?
Karena perekonomian yang buruk saat ini,
ibu rasa para NCC membajak mobil dan semacamnya.
Ibu rasa itu alasannya.
"NCC, Tidak Bersih, tapi Bersih"
"N menyewa setelan pemurnian daya, berusaha hidup selama C"
Bukankah hari ini ujian fisik untuk Institut Penelitian Aerospace?
Ya, tapi itu tidak penting.
Banyak murid yang ingin pergi ke sana.
Kamu bisa masuk, jadi, kenapa tidak penting?
Sebenarnya aku belum masuk.
Tapi kamu lolos tes psikotes kedua.
Bukankah kamu bilang tes fisik hanya formalitas?
Tapi jika aku ke sana memakai ini,
mereka akan mengira aku N.
Bukankah mereka akan menolakku karena itu?
Kamu bukan N.
Kamu berbeda dari mereka.
Latar belakang keluargamu berbeda.
Kamu lahir di...
- Halo, Profesor. - Halo.
Tunggu sebentar, Yi Oh.
Bagaimana kabarmu?
Sudah lama sekali.
Aku mendapatkan pekerjaan baru-baru ini.
- Baguslah. - Ya.
- Kalau begitu... - Apa itu...
- Ibu, aku harus pergi. - Baiklah.
Sejak Bumi dipenuhi debu halus,
orang-orang generasi kita tidak lagi berkeliling dunia
untuk melihat dan merasakan sesuatu secara langsung.
Mari kita ulas buku yang kita baca bulan ini.
"A Sentimental Journey Through France and Italia" itu novel
- dari abad ke-18 yang... - N jarang terlihat
- di kampus. - Ini novel yang berfokus
pada sudut pandang penulis yang sentimental.
Dan di saat bersamaan,
mereka tidak terlihat bagi orang lain.
Aku ingin kalian berpasangan
dan memilih adegan dari novel itu.
Lalu kalian akan mengalami sensasi
yang digambarkan dalam novel.
Tiap tim akan memberikan presentasi tentang apa yang mereka alami.
Itu tidak sulit, bukan?
Akan kusebutkan nama-nama sesuai urutan di daftar kehadiran.
Angkat tangan jika kalian mendengar nama yang mau kalian ajak setim.
Siapa pun yang mengangkat tangan lebih dahulu akan berpasangan.
Tidak perlu terlalu banyak berpikir.
Lebih baik kalian cepat memutuskan.
Kim Joo Ah.
N akan mati saat mereka berusia 30 tahun.
Kenapa mereka ingin belajar di universitas selama empat tahun?
Sekitar sebulan lalu...
- Joan. - Aku!
Aku juga tidak penasaran soal itu.
"Sebulan sebelumnya"
Tapi Dokter...
Sejujurnya, aku tidak mengerti apa yang baru saja Anda katakan.
Aku mendapat suntikan antibodi saat lahir,
dan aku tidak pernah membuka helmku saat keluar.
Mungkinkah ada yang salah dengan setelan pemurnianku?
Itu belum berkembang menjadi tumor ganas.
Sudah biasa bagi orang-orang seumuranmu
yang tidak punya antibodi bersih untuk memiliki tumor seperti ini.
- Anda pikir kami tidak tahu itu? - Ibu.
Aku melihat Yi Oh mendapat suntikan antibodi
begitu dia lahir dengan mataku sendiri.
Tapi Anda bilang dia tidak punya antibodi itu?
Setiap suntikan diberikan nomor.
Namun, suntikan Yi Oh diberikan kepada bayi lain
yang tidak membeli suntikan.
Pasti ada kesalahan...
Itu konyol.
Itu hanya efektif jika diberikan dalam enam bulan setelah kelahiran.
Yi Oh.
Kamu tidak melihatku mengatakan kita harus setim?
Tidak, aku tidak melihatmu.
Apa? Kenapa kamu memakai setelan pemurnian daya?
Ibuku yang menyuruhku.
Mereka menemukan zat berbahaya baru di laboratorium ayahmu?
Haruskah kita semua memakai setelan pemurnian daya seperti NCC?
Bukan begitu.
Ada apa denganmu?
Kamu mengangkat tangan untuk setim dengan gadis N itu.
Apa kalian bahkan saling mengenal?
Kami mengambil kelas yang sama. Tentu saja, kami saling mengenal.
Tapi dia TN, bahkan bukan NCC.
Satu-satunya di kampus kita.
Aku akan pergi.
"Aku akan pergi"
Astaga.
Aku sudah menjadi C seumur hidupku.
Tapi aku menjadi N dalam sekejap.
Mungkin hanya seperempat hidupku yang telah berlalu.
Kukira sisa waktuku cukup.
Kematian
terasa seperti sesuatu di ujung jalan panjang yang tidak terlihat,
dan kupikir aku tidak perlu membayangkan itu.
Tapi aku salah.
Kematian jauh lebih dekat denganku
daripada dugaanku.
Dan aku terlambat menyadarinya.
Aku bisa naik bus listrik dengan sepupuku.
Maaf karena aku memakai ini. Ibuku menyuruhku memakainya.
Aku seharusnya berterima kasih kamu mau datang padahal bukan kerabatku.
Kamu baik-baik saja?
Ya.
Ibuku sudah hidup selama lebih dari 40 tahun.
Dia hidup 10 tahun lebih lama dari rata-rata usia N.
Jadi, aku harus menerimanya.
Tapi
jika ibuku tidak melahirkanku, dia akan hidup lebih lama.
Keluargaku tidak mampu membeli tiga setelan pemurnian daya.
Jadi, ibuku tidak memakainya setelah aku lahir.
Aku mempersingkat hidupnya sedikit demi sedikit.
Ayolah. Aku yakin ibumu tidak berpikir seperti itu.
Lagi pula, aku tidak perlu memakai setelan pemurnian daya sialan ini
sebulan kemudian.
Begitu ibuku meninggal, aku menelepon TRS
untuk membatalkan sewa setelah pemurnian dayaku.
Kenapa kamu melakukan itu?
Aku bekerja keras menjadi dokter, tapi gajiku
tidak cukup untuk membayar biaya sewa bulanan dan pinjaman.
Rasanya seolah-olah utangku tidak akan mengecil karena itu sendiri.
Jangan menatapku seperti itu.
Aku akan menyewanya lagi begitu melunasi utangku.
"Kota N, 15 km"
Mungkin aku juga harus pindah ke Kota N.
Kota N?
Bukankah terlalu jauh untuk berangkat kerja?
Tidak apa-apa. Banyak orang berangkat dari sana.
Aku juga mau ke sana.
Apa?
Jika kamu akan tinggal di sana,
aku ingin melihat kota. Itu maksudku.
Sepertinya udaranya cukup bersih untuk bernapas.
Aku tahu. Pasti baik-baik saja tanpa setelan pelindung.
"Hotel Cheonyeonjang"
Hei, Gadis-gadis. Maaf. Salah satu dari kalian pria.
Bagaimana dengan tur lengkap Kota N?
Aku pemandu tur veteran yang memberimu poin kunci.
Ini. Sambungkan ini ke setelan kalian.
Ini.
- Kalian bisa mendengarku? - Ya.
Baiklah. Itu bagus. Ayo.
Seperti yang kalian tahu, harapan hidup rata-rata N adalah 30 tahun.
Saat pertama kita dibagi menjadi N dan C,
angka kelahiran N jauh lebih rendah daripada C.
Dahulu, N ingin
kesengsaraan karena tidak bisa menikmati hidup normal
berakhir di generasi mereka.
Tapi jangan mengasihani kami.
Generasi baru N
menciptakan gaya hidup mereka sendiri.
Begitu menyelesaikan pendidikan dasar pada usia 13 tahun,
kami membuat keputusan karier, pernikahan, dan persalinan sendiri.
Nyatanya, kebanyakan N seusia itu kehilangan orang tua mereka,
atau harus bersiap untuk kematian orang tua mereka.
Dan itu memberi N sesuatu milik mereka sendiri.
N punya energi untuk menikmati momen apa pun yang terjadi.
Itu sesuatu yang bahkan tidak bisa diimpikan oleh C.
Kalian tahu bahwa N telah diakui
amat luar biasa secara global di bidang seperti seni dan olahraga.
Pianis Shin Yi Jeong,
Seniman Lanskap Choi Joon...
Tidak masalah
jika mereka tidak begitu terkenal atau sukses.
Bahkan jika mereka tidak terkenal di dunia,
selama mereka bisa tertawa dan bernapas seperti itu
- Kenapa? - Ada sesuatu di rambutmu.
dan saling menyentuh seperti itu.
Sudah kubilang ada banyak seniman terkenal dari Kota N.
Rumah yang kalian lihat saat ini...
Kenapa? Separah apa?
- Apa yang terjadi? - Entahlah.
Begitu rupanya. Tunggu di sini. Aku sungguh minta maaf.
Seorang anak di rumahku sakit parah.
Aku harus pergi sekarang. Maafkan aku.
Tunggu. Haruskah aku melihatnya? Aku seorang dokter.
Benarkah? So Ni.
Mungkin akan butuh waktu, jadi, pulanglah dahulu. Ibumu cemas.
- Tapi... - Dia akan membantu kita. Ayo.
Sedang apa kamu di sini?
Kumohon...
Helm tidak terpasang dengan benar.
Tolong periksa koneksi inlet oksigen.
Kamu terpesona denganku?
Bahaya.
Tolong masukkan oksigen.
Bahaya.
Inlet oksigen Anda terbuka.
Bahaya.
Tolong masukkan oksigen.
Selamat datang, Nona Yi Oh.
Ke mana tujuannya?
- Rumah. - Apa Anda Nona Yi Oh?
Pulang saja! Rumah!
Joan!
Joan!
Ada apa denganmu?
Maaf, tapi...
Aku memanggil namamu...
Ulurkan tanganmu.
Apa?
Kamu bisa bicara sekarang. Aku bisa mendengarmu.
Aku...
- Aku pergi. - Aku N!
Kukira aku C seumur hidupku.
Tapi suntikan antibodiku tertukar di rumah sakit.
Sekarang aku punya tumor.
Kukira sisa hidupku 70 tahun lagi.
Sekarang aku tidak tahu berapa sisa waktuku.
Jadi, aku penasaran
cara N menangani semua ini.
Kenapa kamu menanyakan itu?
Maafkan aku.
Aku tidak tahu cara mengatakannya.
Kurasa kamu kesulitan.
Apa?
Kurasa kamu kesulitan.
Tidak?
"Kurasa kamu kesulitan."
Joan bilang itu seperti tidak ada artinya.
Saat kali pertama kami tahu bahwa aku adalah N,
Ibu menangis dan berkata
dia tidak bisa hidup tanpaku.
Ayah mendapat berita lewat panggilan video
dan dia menutup teleponnya, berkata bahwa dia menyesal.
Gyeong hanya memegang tanganku tanpa bicara.
Tapi aku bisa merasakan tangannya gemetar sepanjang waktu.
Tapi Joan...
Jadi, apa rencanamu sekarang?
Rencana apa?
Jika sisa waktumu tidak banyak,
kamu harus melakukan hal yang kamu suka.
Aku tidur hanya setelah selesai melakukan tiga hal yang kusuka.
Apa tiga hal untuk hari ini?
"Masak dan makan sesuatu yang kusuka",
"menulis puisi", dan "hujan-hujanan".
Hujan-hujanan?
Ada banyak zat beracun dalam hujan.
Jadi, apa yang kamu suka?
Ada satu hal.
Apa itu?
Orang yang mendapat suntikan antibodiku.
Aku ingin tahu bagaimana kehidupan orang itu.
Aku ingin tahu rencana hidupnya.
Itu menyedihkan.
Tidak keren.
Benar, bukan?
Kamu tahu namanya?
Ya.
Aku tahu namanya lewat teman yang bekerja di rumah sakit.
Lee Hyun Soo.
Aku akan menemukan orang itu untukmu.
Jika orang itu N, kemungkinan kami tetangga.
Meski orang itu NCC dan tinggal di kota,
setidaknya salah satu kerabatnya akan tinggal di kota ini.
Sebagian besar N terhubung dengan satu sama lain.
Ya.
Ada tempat seperti ini di kampus kita?
Aku belum pernah ke sini.
Hanya N yang bekerja di sini yang memakai tangga ini.
Petugas kebersihan dan kru pemeliharaan.
Di antara semua Lee Hyun Soo yang tinggal di lingkunganku,
aku memilih yang seusia kita.
Dan aku memotretnya.
Tapi aku tidak bisa memotret
satu orang ini.
Ada apa?
Apakah fakta bahwa salah satu dari mereka
mendapatkan suntikan antibodimu
membuatmu merasa aneh?
Tidak.
Aku hanya mencium aroma yang enak.
Bukankah itu kopi?
Ya. Kamu mau mencobanya?
Benar. C tidak melakukan hal yang buruk untuk tubuh mereka.
Tapi kopi tidak akan merugikanmu.
Aku bukan C lagi, jadi, tidak apa-apa.
Aku ingin mencobanya.
Baiklah.
Ini enak.
Bagaimana rasanya hidup sebagai N?
Entahlah.
N lain tidak akan berpikir aku salah satu dari mereka.
Waktuku tinggal dua atau tiga tahun lagi.
Tapi aku tetap kuliah di usiaku ini.
Aku pergi ke perusahaan yang tidak pernah mempekerjakan N
untuk menyerahkan resumeku.
Kamu melihatku hari itu, bukan?
- Menghadiri konferensi akademis... - Dalam kecerdasan buatan...
Untuk mempelajari generasi selanjutnya...
Terima kasih sudah mendaftar ke Institut Penelitian Aerospace.
Jika kalian siap menjalani psikotes,
tekan tombol mulai.
Permisi. Jika kamu butuh waktu untuk persiapan,
bolehkah aku ikut tes lebih dahulu?
- Dan aku sangat ingin... - Baiklah.
Bidang pengembangan pusat angkasa...
Beginilah aku menjalani hidupku.
- Itu adalah... - Setiap hari, setiap saat
aku harus berlari menuju hal yang kusuka.
Aku tidak memikirkan hasilnya.
Kurasa bukan karena aku N.
Kurasa aku terlahir seperti ini.
Ini. Terima kasih.
Joan.
Hei. Tunggu sebentar.
Apa aku terlihat lucu?
Tidak. Kamu tampak seperti terlahir sebagai N.
Cocok untukmu.
- Syukurlah. - Ayo.
Apa yang harus kukatakan kepada orang ini?
Kenapa kamu tidak jujur?
Katakan saja kamu mencari N yang mungkin C.
Dan kamu ingin tahu dia lahir di rumah sakit mana.
Bukankah menurutmu itu tidak sopan?
Dia akan menganggapmu sebagai orang dengan tiket lotre menang.
Atau mungkin tidak.
Ayolah.
Astaga.
Apa kamu lahir di Rumah Sakit Jeil?
- Tidak. - Baik, terima kasih.
Ya?
Apa kamu lahir di Rumah Sakit Jeil?
Tidak, aku lahir di pusat persalinan di dekat sini.
Baiklah.
Terima kasih.
"Jas pesanan, Rombak"
- Apa katanya? - Dia bilang tidak.
Dia bahkan tidak lahir di rumah sakit.
Dia lahir di pusat persalinan.
Tinggal satu lagi.
Aku bahkan tidak bisa mendapatkan foto orang ini sebelumnya.
Hei.
Bagaimana kalau kita cari orang ini nanti
- dan pergi ke suatu tempat bersama? - Ke mana?
Suatu tempat yang menyenangkan.
Orang-orang di kotaku berbagi mobil ini.
Mungkin tidak terlihat mewah, tapi kami menjaganya tetap bersih.
Tapi kamu harus mengemudi secara manual.
Kamu bisa mengemudi?
Tentu saja. Bahkan dengan mata terpejam.
Kamu takut?
Tidak.
- Kamu siap? - Apa?
Joan!
Tunggu aku!
- Cepat! - Hei!
Apa itu?
- Joan, kurasa aku tahu siapa dia. - Benarkah?
Ya. Dia Shin Yi Jeong, pianis klasik.
Ibuku penggemarnya, jadi, kami sering menonton videonya.
Ini keren sekali.
Berikutnya adalah lagu yang aku buat saat usiaku sekitar 10 tahun.
Aku tidak membuat lagu ini sendiri. Adikku dan aku
menyanyikan beberapa bar bergantian, hanya untuk bersenang-senang.
Masih menyenangkan menyanyikan lagu ini karena membawaku kembali.
Hari ini, aku ingin menyanyikan lagu ini
dengan adikku untuk membuatnya istimewa.
Kemarilah, Joan.
Tolong beri adikku, Joan, tepuk tangan meriah.
Benarkah? Apa itu kamu?
"Suara yang memanggilku"
"Napas yang kudengar dalam tidurku"
"Senyuman ibu dan ayahku"
"Sehangat kapas"
"Bintang-bintang masih ingat"
"Hari-hari saat kita bersama"
"Meskipun kita tidak bisa melihat"
"Langit biru"
"Kamu jauh dariku"
"Dan aku tidak tahu kamu di mana"
"Tapi aku bisa melihat planet"
"Yang mirip aku dan kamu"
"Bersinar di langit"
"Meskipun kita tidak bisa bertemu"
"Jika kita terus berjalan"
"Suara dan mimpiku"
"Akan mencapaimu suatu hari nanti"
Kapan Kakak akan pulang?
Kakak harus pergi ke rumah di Seoul untuk rekaman.
Kakak menyuruhmu tinggal di tempat kakak saat kamu kuliah.
Bukankah itu terlalu jauh dari rumah?
Rumah itu memiliki kenangan ibu dan ayah kita.
Tapi tentu saja, aku juga sangat merindukan Kakak.
Joan.
Kak, ini teman kampusku.
Begitu rupanya. Senang bertemu denganmu.
Kukira Joan satu-satunya N di kampus.
Tidak, dia bukan satu-satunya N di kampus.
Tidak.
Ibuku pasti ketakutan.
Kamu tidak bisa meneleponnya?
Tidak apa-apa. Aku tidak akan meneleponnya.
Hei. Kamu benci hujan-hujanan.
Setelah berdiri di tengah hujan, ini tidak terlalu menakutkan.
Kamu sok tangguh.
Hei!
Kemarilah. Kubilang kemari.
- Apa yang kamu lakukan? - Ini menyenangkan.
Astaga. Aku basah kuyup.
Mari tunggu di sini sampai hujannya berhenti.
Baiklah.
Orang tuamu pasti sangat menyukai Jupiter
karena mereka menamaimu dari salah satu bulan Jupiter.
Kurasa bukan begitu.
- Kamu yakin? - Ya.
Meski ayahku peneliti biologis,
dia dan ibuku tidak tertarik pada bintang atau antariksa.
Kebetulan sekali.
Kukira namamu ada kaitannya dengan bulan Jupiter.
Itu tidak pernah terlintas di benakku.
Tetap saja, setiap aku memanggil namamu,
aku akan memikirkan alam semesta yang luas.
Io, bulan paling dekat ke Jupiter,
dan terbesar keempat dalam sistem surya.
Omong-omong,
ada sesuatu yang tidak bisa kuberi tahu kepadamu.
Silakan.
Aku
diterima di Institut Penelitian Aerospace.
Itu bagus. Selamat.
Aku tidak terlalu peduli dengan pekerjaan yang kudapat,
selama itu stabil dan gajinya besar.
Aku mendaftar ke berbagai tempat, tapi kebetulan masuk sana.
Maafkan aku.
Aku baik-baik saja. Kamu tidak perlu minta maaf kepadaku.
Aku tidak akan direkrut hanya karena kamu tidak mendaftar.
Seperti yang sudah kubilang, aku tidak terus mendaftar ke sana
karena kurasa aku akan dipekerjakan suatu hari nanti. Aku hanya...
Kamu lebih memenuhi syarat dariku.
Itu tidak benar.
Kamu mendapatkan pekerjaan itu karena kamu mampu.
Haruskah kita periksa apakah hujannya sudah berhenti?
Jika hujannya berhenti,
aku akan menunjukkan bintang sungguhan.
Bahkan di observatorium terbaik di dunia,
kamu mungkin tidak bisa melihat bintang di langit normal.
Namun...
Berbeda setelah hujan berhenti.
Hanya gelap.
Sejujurnya, aku juga belum pernah melihat bintang.
Mungkinkah itu...
Apa itu bintang?
Di mana?
Lupakan saja. Kurasa itu debu.
Hei.
Mau kita lakukan sekarang?
Melakukan apa?
Tugas untuk kelas sastra Inggris abad ke-18.
Benar juga.
Maksudmu, reka ulang adegan
di "A Sentimental Journey Through France and Italia"?
Aku benar-benar lupa dengan tugas itu.
Apa yang harus kita lakukan?
Ada sesuatu yang ingin kucoba.
Baiklah. Apa itu?
Kamu tahu... Saat Pak Yorick
melewati sebuah toko di Paris,
dia melihat seorang wanita menjahit di toko.
Lalu dia pergi ke toko dan bilang kepadanya,
"Aku ingin merasakan denyutmu."
Benar, bukan?
Ya.
Mengejutkannya, wanita itu berkata, "Silakan."
Dan Pak Yorick memegang pergelangan tangannya
dengan jarinya.
Dia merasakan denyutnya selama satu menit.
Lalu,
seolah-olah tidak terjadi apa-apa,
dia melanjutkan perjalanan.
Entah bagaimana perasaan mereka selama satu menit itu.
Aku juga penasaran.
Bagaimana rasanya?
Kamu mau mencobanya?
Tentu.
Aku menemukannya.
Aku bisa melihat
bintang-bintang.
Aku juga.
Ibu.
Aku tidak bermaksud pulang larut.
Lihat dirimu.
Begini...
Apa kamu senang melihat ibu sangat khawatir?
Kamu bahkan tidak punya antibodi bersih,
tapi kamu keluar tanpa pelindung dan hujan-hujanan.
Apa yang kamu pikirkan?
Benar, aku tidak punya antibodi.
Meskipun begitu, aku sudah memakai
setelan pemurnian tipe C selama 26 tahun terakhir, Bu,
yang artinya aku berkeliaran tanpa perlindungan selama ini.
Keluar seperti ini sekali
tidak akan mengubah apa pun.
Ibu dihubungi rumah sakit.
Tumormu...
Ini menjadi ganas.
Mereka bilang itu harus segera diobati.
Kamu mungkin harus menjalani operasi!
Aku tidak akan pernah memakai setelan pemurnian lagi.
Entah itu tipe C atau tipe N.
Hei!
Yi Oh! Apa yang terjadi? Apa rumor itu benar?
Rumor? Tentang apa?
Bahwa kamu bergaul dengan gadis N dan...
Dan sekarang, aku N?
Ya.
Kamu tidak bisa menjadi N hanya karena bergaul dengan satu orang.
Lalu?
Kenapa kamu bertanya?
Apa kamu akan menghindariku jika aku menjadi N?
Kenapa kamu berkata begitu?
Aku hanya mencemaskanmu. Itu saja.
Terima kasih atas perhatianmu.
Kalau begitu, kamu mau keluar denganku?
Tapi...
Apa dia akan datang hari ini?
Bioskop ditutup selama beberapa hari,
tapi hari ini buka.
Sejujurnya,
aku masih tidak tahu harus bilang apa kepadanya.
Apa kamu harus mengatakan sesuatu?
Kita hanya ingin tahu apakah dia orang yang baik.
Benar.
Pria itu.
Ayo.
- Ayah! - Ayah!
Ya. Hai, Anak-anak.
Rambut kalian tampak bagus hari ini.
- Jadi, dia punya dua anak. - Menggemaskan sekali.
Dia pasti suka keluarga. Dia tampak baik.
Dengar, jika kamu melakukan ini...
Berkat kamu,
dia akan hidup bahagia sampai anak-anaknya dewasa.
Astaga.
- Ayo temui Ibu. - Baiklah.
Bicaralah dengannya.
Tidak apa-apa. Aku melihatnya, jadi, semua baik-baik saja.
Apa?
Tapi kamu harus memeriksa apa itu benar-benar dia.
Kurasa itu dia. Itu yang dikatakan firasatku.
Ayo.
Permisi.
Kamu memata-mataiku beberapa hari ini.
Kenapa kamu melakukan ini?
Begini...
Itu sudah empat tahun yang lalu.
Ada kebakaran di pabrik tempat kakakku bekerja.
Dia seharusnya melarikan diri.
Tapi dia malah berusaha membangunkan rekan-rekannya yang tertidur,
jadi, dia menghirup terlalu banyak asap dan tidak bisa keluar.
Tapi aku masih berpikir
dia sudah hidup selama lebih dari dua pertiga masa hidupnya.
Siapa yang tahu waktunya masih sebanyak itu?
Ini pahit.
Tidak, ini menyegarkan.
Tapi
jika dia tahu bahwa dia sebenarnya C,
akankah dia tetap menyelamatkan semua nyawa itu
dan mengorbankan nyawanya?
Tidak ada gunanya membicarakan skenario pengandaian seperti itu.
Lee Hyun Soo tidak tahu bahwa dia C,
dan itulah yang membuatnya menjadi dirinya.
Jika dia tahu yang sebenarnya,
keluarganya akan mengingatnya
sangat berbeda.
Harus kuakui, hidup itu...
Makin kamu banyak tahu, makin pahit. Bukankah begitu?
Tidak.
Aku suka belajar hal baru setiap hari.
Di mana Ibu?
Dia keluar agar kita bisa bicara.
Dia akan pulang nanti.
Bicara soal apa?
Aku bertemu dengan doktermu.
Kondisimu tidak buruk. Jangan mudah menyerah.
Aku tidak menyerah.
Aku punya waktu yang berharga,
jadi, aku tidak mau menyerah karena perawatan itu.
Kalau begitu, habiskan waktu itu untuk membantuku, ya?
- Lakukan operasi. - Gyeong.
Meskipun hanya ada peluang kecil,
itu tetap kesempatan.
Doktermu berpikir dia bisa, kenapa kamu mau menyerah?
Kenapa kamu pendiam sekali hari ini?
Bukan apa-apa. Jangan hiraukan aku.
Kamu siap mempresentasikan tugasnya besok?
Ya.
Itu akan menyenangkan.
Presentasi kita akan menjadi yang paling menarik.
Aku tidak bisa memberitahunya
bahwa aku harus dioperasi besok.
Aku tidak tahu sudah berapa lama
aku harus dirawat di rumah sakit meski operasinya lancar.
Dan aku tidak bisa bersamanya
saat dia memberi tahu orang lain
tentang momen terindah kami.
Kebanyakan orang bilang "A Sentimental Journey"
seperti novel tanpa plot
dan perjalanan tanpa tujuan.
Tapi saat membacanya,
aku merasa itu seperti
kehidupan itu sendiri.
Dalam hidup, kita sering mengikuti arus tanpa arah,
tapi masih menemukan brilian...
Kamu bisa!
Bahkan jika itu momen sesaat
yang kurang dari satu menit...
Hei!
Kemarilah. Kubilang kemari.
Aku bisa melihat
bintang-bintang.
Bahkan jika itu momen sesaat...
Jika dikenang selamanya...
Baiklah. Kalau begitu
siapa yang berikutnya?
Dan
ada hal lain
yang tidak bisa kuberi tahu.
"Satu tahun kemudian"
Aman untuk berpikir bahwa pengobatannya hampir selesai.
Tapi kamu akan tetap menjalani pengobatan selama sisa hidupmu.
Jaga saja dirimu baik-baik, dan kamu bisa menikmati kebebasan.
Kurasa aku terlahir dengan kemampuan
untuk mengalahkan peluang apa pun situasinya.
Operasinya berjalan lancar.
Aku butuh waktu lama untuk pulih,
tapi kini aku punya kebebasan untuk menikmati sisa hidupku
seperti N lainnya.
Halo, aku peneliti baru
yang berspesialisasi di astrobiologi di Institusi Riset Biologi.
Namaku Shin Joan.
Ini tahun pertamaku di Institut,
jadi, aku masih harus banyak belajar.
Tapi aku mempelajari teknologi baru
yang bisa menyelesaikan masalah debu halus,
dan itu pengalaman yang berharga.
Aku masuk Institut tahun lalu, dan hampir gagal lolos.
- Wanita itu... Itu dia. - Awalnya, aku tidak percaya
bahwa aku berhasil mendapatkan pekerjaan impian semua orang.
Orang yang mendapat suntikan antibodiku.
Aku ingin tahu bagaimana kondisi orang itu.
Aku ingin tahu rencana hidupnya.
Kamu tahu namanya?
Dia seusia kita. Dia mati muda bahkan untuk N.
"Lee Hyun Soo, pahlawan Kota N beristirahat di sini"
Aku tahu namanya lewat teman yang bekerja di rumah sakit.
Lee Hyun Soo.
Aku bisa saja dipecat karena ini.
Kuharap kamu tahu itu.
Apa?
- Orang ini? - Ada apa?
Aku mengenalnya.
"Shin Joan"
Cairan merah di sini mengandung nutrisi yang dibutuhkan
- untuk budi daya sel... - Kamu memberitahunya
bahwa dia menerima suntikan, alih-alih kamu?
Tidak.
Kenapa tidak? Untuk membalas hidup karena triknya yang gila?
Semacam itu?
Tidak, itu hadiah.
Hadiah paling berharga
yang bisa kuberikan.
Sekarang, aku akan menunjukkan
sel-selnya.
Di sinilah tempat sel-selnya disimpan
- dan kami juga... - Aku belum pernah melihat orang
yang bersinar lebih cerah daripada Joan.
- Kami mengamati sel di sini... - Kukira Joan akan kehilangan
kecerahan itu jika dia bukan dirinya lagi.
Saat lelah bekerja, aku selalu
memikirkan orang yang bisa mengambil posisiku, bukannya aku,
dan banyak hal yang bisa mereka capai.
Aku mengingatkan diriku pada fakta bahwa ini mungkin
kesempatan sekali seumur hidup bagi beberapa orang.
Mungkin kita semua terhubung seperti itu.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Support Me: https://trakteer.id/sultan_khilaf
"Galaksi Joan"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.