Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Baik.
Sampai di mana kita?
Ya, itu benar. Sekarang aku ingat.
"Catatan tentang penyihir."
Kau tahu, ini sesuatu tentang mereka.
Mereka nyata!
Penyihir senyata batu yang ada didalam sepatumu.
Itu hal pertama yang perlu kau ketahui.
Hal kedua yang perlu kau ketahui,
Mereka di sini!
Mereka hidup diantara kita...
Bersampingan dengan manusia.
Di setiap kota besar dan kota kecil.
Untuk yang kalian semua ketahui,
Seorang penyihir mungkin tinggal di rumah sebelahmu saat ini.
Mereka di mana-mana!
Penyihir mungkin seorang perawat,
Atau gurumu,
Dan kau bisa bertaruh gadis manismu,
Jika wanita tua kecil dan ramah...
...yang menawarkanmu gula-gula air garam...
...adalah penyihir!
Dan ini hal terpenting. Hal yang paling penting!
Penyihir benci anak-anak!
Seorang penyihir habiskan seluruh waktunya...
...memikirkan cara untuk menghancurkan anak-anak.
Hanya itu yang mereka pikirkan.
"Bagaimana aku menghancurkan anak-anak mengerikan ini?"
Penyihir mendapatkan kenikmatan sama dari meremas anak-anak,
Seperti kau memakan semangkuk es krim...
...ditaburi dengan sirup butterscotch, dan krim kocong,
Potongan kacang, dan buah ceri diatasnya.
Kisahku dimulai sekitar akhir bulan 1968.
Percaya atau tidak, aku dulu seorang anak kecil.
Anak kecil dengan seorang ayah dan ibu.
Kami tinggal di Chicago.
Dan itu penuh salju saat Natal.
Hal sulitnya dengan salju adalah, itu licin.
Urus sisi depan! Sebelah sini!/ Ibu?
Aku memakai sabuk pengaman./ Ayah?
Ibu!/ Ayah dan Ibu tidak.
Ibu! Ayah!
Ibu! Ayah!
Ayo keluarkan kau dari sini
Itu adalah Natal kedelapanku,
Dimana aku kehilangan Ayah dan Ibuku.
Cucuku tersayang...
Nenek.
Nenek sudah datang.
Kau akan baik-baik saja.
Kemari, biar nenek melihatmu.
Nenek akan membawamu pergi.
Nenek sudah kemasi barangmu, dan nenek akan membawamu pulang.
Pulang? Ke rumahku?
Bukan, sayang. Pulang ke rumah Nenek.
Butuh bantuan membawa tas-tas ini masuk, Saudari?
Tidak, terima kasih, Reginald. Kau sudah sangat membantu.
Bertemu denganmu di stasiun bus adalah anugerah dari Tuhan.
Aku sangat berterima kasih./ Dengan senang hati.
Sampai bertemu di Gereja hari Minggu?
Itu pasti.
Senang berkenalan denganmu, anak muda.
Selamat datang di Demopolis.
Terima kasih, Reggie./ Saudari.
Tunggu.
Buka sepatumu sebelum kau menginjak karpet bagusku.
Nenek adalah ibunya Ibuku.
Wanita yang keras dan berhati besar.
Tipe orang yang tak ragu memukul pantatmu...
...jika kau pantas menerimanya,
Atau pelukan erat jika kau membutuhkannya.
Nenek rasa...
Kau akan merasa nyaman di sini.
Di kamar lama Ibumu.
Kita akan membuatmu siap besok.
Nenek akan buat cokelat panas.
Kau mau?
Nenek akan tetap buatkan untukmu, seandainya kau berubah pikiran.
Anak muda, ada apa denganmu?
Duduk di sini sendirian. Di luar harinya sangat cerah.
Kau mau makan?
Nenek baru saja goreng sayap ayam.
Tak ada yang menolak sayap ayam Nenek. Nenek akan ambilkan untukmu.
Jika kau merasa tak bisa melanjutkan
Karena seluruh harapanmu hilang
Dan hidupmu dipenuhi dengan banyak kebingungan
Hingga kebahagiaan hanyalah sebuah ilusi
Dan dunia di sekitarmu runtuh
Sayang.../ Meraihlah...
Raihlah nenek. Raihlah.
Ayo, sayang. Ayo.
Aku akan berada di sana
Dengan cinta yang akan melindungimu
Apa yang kau tunggu?
Aku sedang tak ingin makan.
Dan nenek tak suka buang-buang makanan lezat.
Apa, kau pikir nenek harusnya merasa kasihan denganmu?
Tidak.
Apa nenek merasa buruk? Ya.
Tapi tidak kasihan.
Kadang, apapun yang Tuhan ingin ajarkan kepada kita...
...datang dengan cara-cara yang tidak kita lihat.
Tapi itu bukan berarti kita tidak harus belajar sesuatu.
Lihatlah ini.
Ini adalah putriku.
Nenek akan melakukan apa saja agar dia di sini sekarang.
Tapi Yang Maha Kuasa punya rencana lain untuknya.
Dan apakah itu terlihat adil bagi nenek atau tidak,
Itu tidak penting.
Terkadang hidup tidak adil.
Itu hal yang sulit untuk dipelajari seseorang,
Dan kebanyakan orang tak harus belajar semuda ini.
Tapi begitulah situasimu.
Kau dengar Nenek?
Sekarang, ayo, sayang, kau harus makan sesuatu.
Kau suka kue?
Roti jagung pada dasarnya kue.
Ayo. Cobalah.
Siapa nama tikus jantan ini?
Ini tikus betina.
Namanya silakan kau tentukan sendiri.
Kau sudah pilihkan nama untuk tikusmu?
Beritahu Nenek. Jangan buat nenek menunggu.
Aisy./ Malas?
Tikus itu sangat dipenuhi energi.
Dia selalu berlari di roda itu.
Bukan "malas." Daisy.
"Daisy."
Nenek suka itu.
Itu nama yang sempurna untuk dia.
Tutup matamu, sayang.
Dan entah bagaimana, dia berhasil.
Sedikit demi sedikit,
Dengan sentakan di sini, dan tarikan di sana,
Dia membawaku keluar dari kesedihanku.
Meskipun kegelapanku sudah diangkat,
Ada bayangan kegelapan lain yang berada dekat.
Sangat dekat.
Aku tidak mengetahuinya,
Tapi aku akan bertemu penyihir pertamaku.
Sial.
Raymond.
Raymond.
Kau sebut ini segar?
Tapi itu baru saja datang./ Kapan? Tahun lalu?
Lihatlah betapa kuningnya ini.
Dan bintik kecokelatan di sekitar tepiannya.
Aku takkan menyia-nyiakan kaldu bakon pada sayuran layu ini.
Bisa kau ambilkan aku sayuran segar lainnya, jika boleh?
Ya, Bu. Akan kulihat apa yang kami punya di belakang.
Lakukanlah.
Nenek, bisa aku membeli paku ini untuk buatkan Daisy rumah?
Ini bukan paku galvanis.
Kau harus gunakan paku galvanis agar itu tak karatan.
Tapi paku galvanis lebih mahal 35 sen.
Keselamatan yang utama./ Ya, Bu.
Kau terluka karena paku berkarat,
Kau bisa kena tetanus./ Ya, Bu.
Lalu nenek harus keluarkan itu dari aliran darahmu...
...dengan minyak hati, jus bawang, dan saus Tabasco.
Kau tak ingin merasakan itu, 'kan?
Tidak, Bu.
Bagus. Ingat, keselamatan yang utama.
Nenek tahu caranya mengatasi semua jenis penyakit.
Dia belajar dari Neneknya cara menggunakan herbal, ramuan,
Dan jampi-jampian aneh,
Untuk membuat orang sakit kembali seperti baru!
Di Alabama tempat dia dibesarkan,
Nenek dikenal sebagai tabib.
Galvanis.
Nak.
Nak...
Kau suka permen?
Dia jinak.
Sangat manis.
Berikan dia kecupan.
Anak muda.
Kau menginginkan paku itu, kau sebaiknya bergegas...
Ya, Raymond, itu baru benar.
Nenek, aku harus memberitahumu sesuatu!
Jangan sekarang, Nak./ Tapi Nenek...
Nenek pikir kau menginginkan paku itu.
Lupakan itu! Ayo kita pergi!
Ya. Ayo pergi.
Hei.
Nak,
Apa tadi yang kau coba katakan pada nenek di toko pagi ini?
Kau begitu gemetaran.
Jangan khawatir soal itu, Nenek.
Aku hanya ingin kau baikan.
Nenek sudah baik. Cepat beritahu nenek apa yang kau coba katakan.
Kau tadi terlihat seperti habis melihat hantu.
Aku tak tahu apa yang kulihat. Itu wanita yang menyeramkan.
Dia memanggilku.
Tapi saat dia melakukan itu, saat dia bicara, mulutnya...
Apa dia memakai sarung tangan? Sarung tangan panjang hingga ke siku?
Apa dia memakai topi?
Itu terlihat seolah dia memakai handuk di kepalanya.
Dan ketika dia bicara,
Apa suaranya terdengar jelek dan kasar...
...seperti pintu luar rumah yang berayun dengan engsel berkarat?
Aku takut ini telah terjadi.
Wanita yang kau lihat di toko itu bukanlah manusia.
Apa yang kau lihat adalah penyihir.
Penyihir?
Itu benar.
Penyihir jahat, licik, busuk, dan rendahan.
Oke. Oke.
Apa kau dan teman-teman gerejamu berusaha mempermainkan aku?
Karena jika itu benar, ini sangat tidak lucu.
Dengar, Nak! Penyihir bukan sesuatu untuk dijadikan lelucon.
Nenek tahu anak-anak...
...yang sudah bukan lagi anak-anak di Bumi ini.
Mereka berubah, bertransformasi,
Dibawa oleh para penyihir.
Nenek bisa ceritakan padamu tentang Alice Blue.
Alice Blue dan nenek adalah teman baik.
Rumah kami tepat berseberangan jalan.
Kami seperti saudari. Tak terpisahkan.
Kami melakukan semuanya bersamaan, bahkan tugas-tugas rumah kami.
Tapi Alice suka melamun.
Alice, berhenti melamun.
Ini hampir waktunya makan malam.
Alice melakukan sesuatu yang tak seharusnya dilakukan anak-anak.
Dia menerima permen dari orang asing.
Nenek ketakutan,
Nenek pergi dari sana secepat petir menyambar,
Dan langsung berlari pulang!
Nenek seharusnya tidak meninggalkan Alice sendiri.
Nenek tahu seharusnya tak melakukan itu.
Tapi nenek begitu ketakutan.
Malam itu,
Ketika nenek melihat Alice masih hidup,
Senang merasa sangat senang.
Tapi keesokan paginya,
Seluruh kesenangan itu menghilang,
Karena itu terjadi.
Dia mulai berubah.
Alice berubah menyerupai ayam. Menjadi ayam.
Astaga! Lihatlah ukuran ayam itu.
Kau melihat ke mana Alice pergi?
Dia disana.
Apa maksudmu, Nak? Ke mana perginya dia?
Nenek berusaha jelaskan apa yang nenek lihat,
Tapi semua orang melihatku seolah nenek gila.
Akhirnya nenek berhenti bicara soal itu.
Meski nenek bertekad untuk kunjungi Alice di kandangnya setiap hari.
Hai, Alice.
Alice bahkan bertelur.
Telur hijau yang besar.
Telur hijau terbesar yang pernah nenek lihat.
Orang bilang itu lezat.
Bagaimana dengan si penyihir?/ Ada apa dengan dia?
Apa dia pergi menjauh?/ Astaga, tidak.
Setelah penyihir datang ke dalam hidupmu, itu tak pernah...
Tak pernah...
Astaga, Demi Tuhan.
Apa yang aku pikirkan?
Aku baru saja bilang padamu kita melihat penyihir hari ini.
Penyihir di toko.
Dan apa yang aku lakukan? Duduk di sini,
Seolah aku buta di salah satu mata, dan tak bisa melihat situasi diluar sana,
Menyia-nyiakan waktu berharga dengan melamun.
Aku selalu penasaran apa yang Nenek simpan di lemari terkunci itu.
Ternyata itu dipenuhi herbal dan ramuan pengobatan,
Serta buku-buku tua tentang penyembuhan kuno.
Ibuku selalu bilang...
...Nenek semacam tabib yang tinggal di pedesaan.
Tapi sekarang aku mulai berpikir dia mungkin pendeta voodoo.
Nak, kita harus pergi.
Pergi?/ Itu benar, pergi.
Kita tidak aman di sini.
Tapi ke mana kita pergi?
Aku akan hubungi sepupuku Eston.
Meminta dia buatkan kita reservasi...
...di hotel Grand Orleans Imperial Island.
Dia koki eksekutif disana selama lebih dari 30 tahun.
Dia punya koneksi di sana. Dia seorang bintang.
Masakannya menempatkan hotel itu kedalam peta.
Itu resor termewah di seluruh Alabama.
Kau akan ceritakan cucu-cucumu tentang menginap di hotel ini.
Bagaimana nenek tahu kita aman di sana?
Karena, Nak, tak ada yang bisa menandingi orang kulit putih kaya...
...di Hotel Grand Orleans Imperial Island.
Dan para penyihir hanya memangsa orang miskin...
Yang diabaikan...
Anak-anak yang mereka pikir takkan dipermasalahkan orang lain...
...seandainya mereka hilang.
Berkemaslah!
Nenek, apa ada penyihir di setiap kota?
Setiap kota, setiap negara, setiap negeri.
Dan ada perkumpulan rahasia penyihir...
...di setiap negeri bernama "Coven".
Itu seperti Klub Rotary, tapi khusus penyihir.
Mereka semua berkumpul di satu tempat...
...dan bergosip tentang siapa yang mereka mantrai,
Atau bertukar rahasia ramuan dan sebagainya.
Tapi yang terpenting,
Mereka menerima perintah dari Penyihir Agung.
Penyihir Agung?/ Penyihir Agung, ya.
Dia penguasa semuanya.
Sangat berkuasa, sangat jahat,
Dan tak kenal ampun.
Ya. Menurut legenda,
Dia ditetaskan di padang kutub beku Norwegia.
Sekarang, lihatlah itu.
Apa, kau hanya akan berdiri di sana dan menatapku seharian?
Bisa aku membantumu?
Kau bisa keluarkan barang dari mobil selagi aku mendaftar masuk ke hotel.
Ya, Bu.
Ini kuncinya.
Dan...
Tidak. Simpan uangmu, Bu.
Dan selamat menikmati.
Kurasa aku akan melakukan itu.
Nenek benar tentang hotel ini.
Itu jelas mewah.
Dia membawa kami ke Teluk Meksiko...
...untuk menjauh dari penyihir itu.
Tapi dia tak tahu kami masuk ke hal apa.
Hati-hati dengan tikusnya.
Tidak./ Astaga,
Kurasa kau bersikap berlebihan./ Tidak, Deidre. Untuk terakhir kalinya,
Aku takkan biarkan wanita itu berada di rumahku.
Dia teman yang baik./ Jelas tidak, Deidre!
Astaga, Bruno, wajahmu...
Aku jelas tak bisa membawamu ke mana-mana.
Ini, Bu.
Selamat Datang Anggota Dari Perkumpulan Internasional...
...Untuk Pencegahan Kekerasan Pada Anak.
Ayo, kita sudah mendapatkan kuncinya.
Kita di kamar 766.
Kedengarannya kamar yang bagus.
Kau tak apa, Nenek?
Itu pertama kalinya kau batuk sejak kita meninggalkan rumah.
Ada yang bisa aku bantu, Bu?
Kau pasti sepupunya Eston.
Benar, dia bersikeras agar kau menginap di kamar 766.
Itu Magnolia.
Ini salah satu kamar junior kami yang paling menawan.
Tidakkah kau beruntung?
Tak setiap hari anak seumuranmu...
...beruntung untuk datang dan menginap di hotel sebaik ini,
Bukan begitu?
Ayo, Gatsby. Kita pergi. Mari temukan kamar kita.
Mau aku mengantarmu? Itu di lantai empat.
Nenek, jika kita di lantai empat,
Kenapa nomornya 7-6-6?
Karena orang yang membangun hotel ini seorang ahli numerologi.
Dia yakin angka-angka memiliki makna.
Nenek sedikit tahu tentang angka-angka.
Tujuh dan enam bersama artinya ujian akan datang.
Dua angka enam artinya berlimpah.
Jadi tampaknya ujian besar mungkin akan terjadi.
Halo.
Hotel Grand Orleans Imperial Island,
Menyambutmu dan rekan-rekan kelompok dermawanmu.
Aku hanya ingin bilang...
...bahwa kami takjub akan tindakan filantropis besarmu, dan...
Dan...
Maaf, Nyonya,
Tapi hotel memiliki kebijakan larangan hewan piaraan ketat.
Kau terlihat seperti tipe orang yang menyukai hal berharga.
Bukan begitu, Tuan...
Stringer. R. J. Stringer III. Manajer hotel.
Terima kasih sudah membuat pengecualian,
Tn. R. J. Manajer Hotel./ Stringer. Ya, tapi aku belum...
Tapi aku tidak setuju.../ Jadi, katakan padaku, Tuan...
Stringy? Pengurus hotel./ Stringer.
Manajer hotel. Ya./ Generasi Ketiga.
Aku tahu kau suka kucing.
Oke./ Tapi bagaimana menurutmu dengan...
...tikus?
Tikus?/ Ya. Tikus.
Apa yang kau lakukan jika ada tikus berlarian di sekitar hotel ini?
Aku bisa jamin padamu, Nyonya,
Takkan ada satupun tikus...
Tapi jika ada? Secara hipotesis?
Secara hipotesis. Ya, kurasa aku akan...
Aku akan memanggil petugas pembasmi.
Tepat sekali!
Kau lihat, semuanya?
Dia akan memanggil sang pembasmi!
Sama seperti manusia normal...
...dengan kepalanya yang condong ke kanan,
Dia akan membasmi anak-anak nakal!
Tikus-tikus nakal.
Kami akan membasmi tikus-tikusnya.
Jahat.
Tak ada cara lain untuk menjelaskan mereka.
Sangat-sangat jahat. Itulah penyihir sebenarnya.
Kau tahu batuk nenek ini?
itu kemungkinan disebabkan oleh penyihir.
Mungkin penyihir yang kau lihat di toko itu.
Sungguh? Penyihir bisa membuatmu batuk?
Itu jelas sangat bisa.
Nenek, bagaimana kau membedakan penyihir asli...
...dari wanita biasa?/ Pertama,
Penyihir bukan wanita sebenarnya.
Mereka setan menyerupai manusia.
Itu sebabnya jika kau melihat penyihir secara saksama,
Kau akan perhatikan sudut mulutnya yang memanjang,
Melebar hampir ke ujung telinga,
Dan itu biasanya disembunyikan dengan riasan wajah.
Dan penyihir sebenarnya selalu memakai sarung tangan. Selalu.
Karena penyihir sebenarnya tidak memiliki tangan.
Dia memiliki cakar./ Cakar?
Dan mereka tak punya jari kaki.
Kaki jelek mereka terlihat seolah...
...jari-jari mereka dipotong dengan kapak.
Dan seluruh penyihir gundul.
Segundul telur rebus.
Jadi mereka memakai wig.
Dan itu memberi mereka ruam yang buruk.
"Ruam wig rash," para penyihir menyebutnya.
Dan itu membuat mereka gila.
Jadi sarung tangan dan wig. Apa hanya itu?
Lubang hidung.
Lubang hidung?/ Ya. Cuping hidung.
Lubang hidung.
Penyihir memiliki lubang hidung yang lebih besar dibanding orang normal.
Ketika mereka mengendus aroma seorang anak,
Lubang hidung mereka bisa tumbuh hingga berdiameter 8 inci.
Tapi perlu diingat, aroma anak-anak sangat busuk bagi penyihir.
Meski jika anak itu sudah mandi?
Itu justru lebih buruk.
Anak yang segar dan bersih beraroma seperti kotoran anjing bagi penyihir.
Kotoran anjing?/ Itu benar.
Dan semakin bersih anak itu,
Semakin beraroma kotoran bagi penyihir.
Mungkin aku sebaiknya berhenti mandi.
Nak, jangan mengujiku.
Bisakah penyihir masuk ke sini dan membawa kita selagi kita tidur?
Tidak.
Sama sekali tidak.
Penyihir tak pernah melakukan hal-hal bodoh...
...seperti memanjat pipa selokan atau menerobos rumah orang.
Lagi pula, mereka tidak tahu dimana kita berada.
Oke, tapi aku masih sedikit takut.
Kemari, ayo, anak kecil.
Benar begitu.
Tidurlah.
Sungguh?
Keesokan paginya, matahari bersinar,
Dan udara begitu renyah dan cerah.
Aku berusaha tak berisik agar Nenek bisa tidur pulas,
Lalu aku mengambil inisiatif...
...untuk pesankan dia sarapan layanan kamar.
Ini sarapanmu, Nenek.
Telur orak-arik, steik ayam goreng,
Bubur jagung, roti kemiri,
Selai rubarb stroberi,
Dan satu teko es teh manis dengan daun mint.
Aromanya sangat istimewa.
Aku benar-benar kesiangan.
Terima kasih sudah pesankan Nenek sarapan, sayang.
Aku berikan petugas layanan kamar uang tips setengah dolar.
Apa itu tak masalah?/ Kau memang baik hati.
Nenek, kau tak apa?/ Nenek tak apa. Hanya sedikit geli.
Ambilkan nenek segelas teh.
Dengar, Nenek akan istirahat hari ini.
Tapi nenek mau kau keluar dan bermainlah.
Pergilah ke pantai. Bersenang-senang.
Aku berpikir untuk melakukan semacam latihan dengan Daisy.
Bawa dia.
Tapi jangan biarkan dia terlalu dekat ke air.
Nenek tak mau ular laut memangsanya.
Ular laut?
Nenek hanya bercanda. Tidak ada ular laut.
Pergilah. Bersenang-senanglah.
Jangan khawatir dengan Nenek. Nenek tak apa.
Meski aku tahu Nenek bercanda soal ular laut,
Aku tak mau ambil resiko.
Jadi kami tetap didalam ruangan.
Dan sebelum kau menyadarinya,
Kami menemui aula besar...
...dimana ternyata orang-orang dari Perkumpulan Internasional...
...untuk Pencegahan Kekejaman terhadap anak-anak,
Akan mengadakan konferensi mereka.
Hei!
Kau disana!
Apa yang kau lakukan?
Menerobos masuk?
Mencari tempat sunyi.
Untuk apa?/ Latihan.
Latihan apa?
Keren. Super. Siapa namanya?
Dia tikus betina. Namanya Daisy.
Boleh aku memegang dia?
Dia tidak terlalu nyaman didekat orang asing.
Dia bisa melakukan trik atau semacamnya?
Kami baru akan melakukan beberapa latihan.
Mau melihat?/ Sekarang jam berapa?
Seorang wanita baik hati memintaku menemuinya di sini pukul 12:25.
Dia bilang akan beri aku enam batang cokelat Swiss.
Siapa namamu? Aku...
Bruno Jenkins!
Ibu mencarimu ke mana-mana, anak muda.
Ayahmu sangat marah.
Halo, Ibu. Ini teman baruku.
Senang bertemu denganmu.
Lihat tanganmu. Itu sangat kotor!
Lihatlah bajumu! Itu sangat kacau!
Ikut Ibu. Apa yang kau lakukan?
Berkeliaran di pabrik sosis?
Ruangan itu sepenuhnya kosong.
Tempat sempurna untukku dan Daisy melakukan latihan kami.
Dan aku pikir,
Jika seluruh orang-orang Pencegahan Kekejaman pada Anak-Anak datang,
Mereka pasti akan berbaik hati pada seorang pelatih tikus muda...
...yang hanya melakukan urusannya.
Astaga, itu benar-benar membuatku kaget!
Jadi, ini tempatnya.
Ini adalah Le Grand Imperial Ballroom,
Atau kami menyebutnya Le Salon Grande.
Sebenarnya, kami menyebut ini Ruangan Mural,
Karena seluruh mural-mural menawan ini...
Aku diberitahu hanya ada satu pintu untuk keluar-masuk, benar?
Ya. Benar. Itu satu-satunya pintu untuk keluar-masuk,
Dan tentu saja, petugas damkar sangat tidak senang dengan itu.
Jadi, jangan menyulut kebakaran.
Ruangan ini bisa digunakan.
Baik, jadi...
Ya, jadi, jika ada... Apa ada lagi...
...yang kalian... Tidak?/ Tidak. Sampai jumpa.
Baiklah.
Saoirse, amankan ruangan.
Oke, kalian yang disebut para wanita.
Bersiap untuk pelepasan.
Bangun.
Baiklah, semuanya...
Kau boleh melepas saring tanganmu.
Kau boleh melepas sepatumu.
Dan...
Kau boleh melepas wigmu!
Mereka semua penyihir.
Darahku menjadi dingin karena merasa sangat ketakutan!
Aku di sini, terjebak di ruangan...
...bersama sekumpulan penyihir kepala gundul!
Dan yang paling kejam,
Penyihir berkepala gundul yang berdiri tepat diatasku,
Penyihir yang memberikan seluruh perintah,
Sesaat aku melihatnya dengan saksama,
Aku langsung tahu siapa dia sebenarnya.
Dia Penyihir Agung!
Para penyihir...
Para penyihir...
Kalian adalah kumpulan cacing tidak berguna!
Pagi ini...
Aku menikmati sarapan,
Dan aku menatap keluar jendela, ke arah pantai,
Dan apa yang aku lihat?
Apa yang aku lihat?
Aku melihat belasan...
Aku melihat ratusan...
Aku melihat ratusan bocah-bocah repulsif,
Bermain di pasir,
Dan itu menghilangkan nafsu makanku!
Jadi...
Ini adalah perintahku...
Aku ingin seluruh anak di dunia...
Dibasmi!
Diremukkan, digencet, dan dibuang!
Yang Mulia, apa kau punya rencana?
Bagaimana bisa kita menghapus seluruh anak-anak?
Itu sebenarnya pertanyaan yang bagus.
Tidak menghormati, tapi pertanyaan yang bagus.
Tentu saja aku punya rencana.
Aku ingin kalian semua kembali ke kota kecil menyedihkan kalian.
Dan buka...
...toko permen.
Dan di toko ini,
Kau hanya akan menjual permen kualitas tertinggi dan terenak.
Sekarang, kau mungkin bertanya-tanya,
"Darimana aku mendapat uang untuk membeli toko permen?"
Aku juga sudah memikirkan itu.
Di kamarku, kamar nomor 666...
Aku memiliki satu peti berisik uang pecahan $100 baru...
Kamar 666.
Ingat itu, kamar nomor 666,
Dan tokomu hanya akan menjual permen kualitas tertinggi dan terenak...
Dan...
Kita gunakan Formula Nomor 86,
Proses Penundaan Penciptaan Tikus!
Satu tetes Penciptaan Tikus pada sebuah permen,
Akan mengubah anak kecil kotor menjadi tikus dalam satu jam!
Dua tetes akan mengubah bocah menjijikkan dalam 30 menit.
Dan tiga tetes artinya seketika.
Seketika tikus!
Tidak, tidak, tidak.
Diam.
Jadi, kurang dari satu jam lalu,
Aku temukan anak kecil repulsif yang bau di lobi,
Dan aku berikan dia batang cokelat Swiss yang sangat mahal.
Batangan cokelat yang sudah aku campur dengan satu tetes...
...ramuan Nomor 86-ku.../ Tidak.
Ramuan Proses Penundaan Penciptaan Tikus!/ Bruno...
Dan aku meminta bocah serakah itu,
Untuk menemuiku di sini pukul 12:25.
Jadi kurang dari 10 menit lagi,
Kalian semua para penyihir menyedihkan akan melihat,
Betapa jeniusnya aku sebenarnya!
Jenius! Jenius! Jenius!
Jenius! Jenius! Jenius!
Jenius! Jenius! Jenius!
Diam!
Mana cokelatku?
Itu si bocah serakah!
Cepat! Pasang wig kalian!/ Hei, apa kalian didalam?
Selamat datang, anak tampan yang menawan.
Kami sudah menunggumu.
Anak tersayang?
Aku sudah siapkan cokelat untukmu.
Kau janjikan aku enam batang cokelat.
Aku hanya melihat satu di tanganmu.
Kalian lihat, semuanya? Dia tak hanya gendut dan bodoh,
Tapi juga serakah.
Itu benar, anak kecil.
Ini cokelatmu yang lezat.
Kemari dan ambillah. Kemari dan ambillah...
Semuanya bersiap. Sepuluh detik.
Berikan cokelatku. Berikan itu padaku!
Ini cokelatnya, sayangku.
Daisy, apa yang kita lakukan?
Berikan padaku. Berikan padaku!
Lima detik.
Berikan cokelatku. Berikan padaku.
Tiga...
Berikan padaku. Berikan aku!/ Dua...
Satu.
Pembakaran!
Bocah bau itu...
Kutu mengerikan itu...
Telah berubah bentuk,...
Dia berhasil. Dia jenius!
...,Menjadi tikus kecil yang menawan!
Apa masalahnya?
Mana cokelatku?
Remas dia!
Remas dia! Bunuh dia!
Dia di sana! Dia di sana
Mereka mengubah Bruno menjadi tikus,
Dan sekarang mereka berusaha meremas dia!
Aku akan menjemput dia.
Apa kau barusan bicara?
Itu temannya!
Mereka ada di mana-mana!
Tangkap dia. Di mana dia? Di mana dia?
Astaga! Kau raksasa! Kenapa kau begitu besar?
Aku bukan membesar. Kau yang mengecil.
Aku normal./ Kenapa aku mengecil?
Karena kau seekor tikus./ Penyihir memantraimu!
Penyihir? Penyihir apa?
Aku tahu itu!
Kotoran anjing!
Tolong!/ Pegang dia!
Tolong! Tolong aku!/ Tahan dia!
Balikkan dia. Posisi penyumpalan./ Tolong! Tolong!
Buka mulutnya! Buka!
Oke.
Begitu kau mau bermain?
Kita akan bermain cara Shakespeare.
Satu tetes...
Dua...
Meledaklah!
Ya! Ya!
Ya!
Tidakkah kau tikus kecil yang manis?
Siapa yang membawa palu?/ Ini! Ini!
Aku membawa palu!/ Mana palunya?
Aku tidak takut apapun.
Aku mendapatkan dia. Dimana palunya?
Cepat! Berikan itu padaku! Berikan padaku!
Lari, Bruno, lari!/ Jadi kau juga tikus?
Sekarang aku mendapatkanmu!
Empat kaki, Bruno!/ Empat kaki!
Tikus-tikus! Jalan buntu!
Lari, Bruno, lari!
Tidak!
Punggungku.
Apa yang terjadi dengan kita?
Kenapa kita tikus?
"Tikus-tikus."/ Terserahlah.
Ada konvensi penyihir di hotel ini,
Dan mereka memiliki ramuan jahat.
Mereka masukkan itu di cokelatmu./ Cokelatku! Astaga!
Mereka selalu mencampurnya dengan cokelat.
Itu prosedur standar penyihir jahat.
Tunggu. Kau juga seorang anak-anak?
Seorang gadis.
Apa aku terlihat seperti anak kambing untukmu?
Tidak. Tikus.
Apa yang akan kita lakukan?
Aku tak mau menjadi tikus!
Aku suka menjadi bocah kecil yang tambun.
"Anak kecil."/ Terserah.
Baik, kita harus temukan nenekku.
Dia pasti tahu semua tentang penyihir.
Dia pasti tahu harus apa. Ayo.
Dua salad kepiting. Apa yang kau lakukan?
Wow, lihatlah makanan lezat itu.
Oke, ini yang akan kita lakukan. Kau lihat ventilasi itu?
Aku yakin itu akan membawa kita ke lobi. Ayo.
Ambil itu. Itu truffle putih.
Kau tahu berapa harganya truffle putih?
Bersihkan itu dan campurkan saus.
Apa ini? Kau sebut itu mengembang?
Di sini butuh orang lagi.
Sekarang apa?
Dengar, kita hanya perlu menuju lift,
Kemudian naik ke lantai empat. Ayo!
Hei, sedikit bantuan.
Astaga!/ Cepat.
Sebelah sini.
Aku baru sadar sesuatu.
Bagaimana tepatnya kita meraih tombol untuk lantai empat?
Lantai?/ Lantai empat, tolong.
Ayo!
Itu kamarku. 766. Sebelah sini.
Dia takkan mendengar kita.
Bel pintu. Ayo!
Astaga!
Baiklah. Kita buat tangga manusia.
Maksudmu, tangga tikus?/ Benar, tangga tikus.
Aku... Aku...
Aku berhasil!
Tolong aku!
Astaga, jangan biarkan aku jatuh!
Ikut aku, semuanya.
Tikus! Tikus!
Mereka di mana-mana!
Nenek, ini aku!
Nenek, ini aku, cucumu.
Cucuku...
Apa itu kau, Nak?/ Ya, Nenek, ini aku.
Itu benar-benar kau?/ Ini benar-benar aku.
Apa yang terjadi?/ Si Penyihir Agung.
Penyihir Agung? Astaga, jangan Penyihir Agung!
Ya. Dia mengubahku jadi tikus.
Dan seluruh hotel ini dipenuhi penyihir.
Mereka mengadakan konvensi penyihir atau semacamnya.
Cobaanmu sudah cukup berat, kau tidak membutuhkan ini.
Nenek benar-benar minta maaf.
Nenek, tolong berdirilah dari lantai...
...dan taruh aku di meja kopi.
Bagaimana Nenek melakukan itu?/ Angkat aku.
Mengangkatmu?/ Ya, seperti aku mengangkat Daisy.
Benar.
Nenek tak percaya ini terjadi kepadamu.
Percaya aku, situasi bisa menjadi jauh lebih buruk.
Benarkah?
Nenek, omong-omong, ini temanku, Bruno Jenkins.
Dia sekarang juga tikus,
Tapi dia sebelumnya anak Inggris yang gendut.
Kau bisa berhenti di, "Ini temanku, Bruno."
Aku turun menyesal, Bruno.
Penyihir jahat dan kejam itu juga mendapatkanmu, ya?
Ya. Mereka benar-benar mengelabuiku.
Ini hari yang buruk.
Ada lagi yang lapar?
Dan Daisy sebelumnya juga anak...
Juga seorang gadis.
Kenapa kau tak katakan sesuatu sebelumnya, sayang?
Karena itu bisa sangat berbahaya untuk tikus bicara.
Kebanyakan orang tidak mengerti dan mereka ketakutan.
Aku hampir mengatakan sesuatu kemarin malam,
Saat kau beritahu cerita tentang Alice Blue berubah jadi ayam,
Tapi aku berpikir sebaiknya menahan diri.
Jadi semacam penyihir jahat dan kejam mengubahmu jadi tikus.
Ya, Bu, empat bulan lalu.
Pada hari yang sama aku kabur dari panti asuhan.
Yang terjadi adalah, seorang wanita baik hati...
Aku pikir dia baik.
Intinya, dia tawarkan aku batangan cokelat,
Dan sebelum aku mengetahuinya... Aku berubah bentuk.
Kemudian dengan seketika,
Seorang pengemis menangkapku dan menjualku ke toko piaraan...
...agar dia bisa membeli makan.
Enak!
Aku turut prihatin, Daisy.
Mary. Namaku sebenarnya Mary.
Mary. Itu nama yang cantik./ Permisi.
Seluruh obrolan soal makanan ini membuatku sangat lapar.
Boleh aku makan anggur itu?
Jadi, itu si Penyihir Agung, dan dia di hotel ini?
Kita harus melakukan sesuatu untuk mengubahmu kembali.
Membuat ini benar.
Penyihir Agung memiliki ruangan yang dipenuhi ramuan.
Dan dia akan gunakan itu untuk mengubah seluruh anak di dunia...
...menjadi tikus. Kita harus bantu mereka.
Siapa?/ Petugas pemeliharaan hotel.
Cepat sembunyi.
Kemari. Masuklah ke dalam tasku.
Tundukkan kepala kalian.
Ya?/ Maaf mengganggumu, Bu,
Tapi kami menerima laporan kemungkinan serangan hama.
Hama tikus? Di hotel semahal ini?
Itu sangat tak bisa dipercaya.
Benar, Bu. Ini mungkin bukan apa-apa.
Petugas kebersihan yang bilang melihat tikus...
...punya kecenderungan sedikit berhalusinasi.
Tapi untuk berjaga-jaga,
Aku akan memasang perangkap di sini, jika kau tak keberatan.
Oke./ Kami pasang ini di seluruh kamar.
Hanya untuk berjaga-jaga.
Jadi, apa mereka? Tikus?
Bukan, Bu.
Petugas kebersihan bilang dia melihat kumpulan tikus yang jelek.
Setidaknya ada belasan.
Astaga. Belasan?
Seperti yang aku katakan,
Dia memiliki kecenderungan berhalusinasi.
Keju segar Wisconsin.
Ini membuat tikus-tikus itu sangat kelaparan.
Mereka tak bisa menahan diri.
Jika kau mendengar perangkapnya bersuara,
Panggil aku. Baiklah./ Tentu.
Apa kau tidak mengerti? Anggur bisa menyakiti tikus
Baiklah, kalian bertiga. Menjauh dari perangkap itu, paham?
Jika kita bisa mendapatkan ramuan itu,
Aku mungkin bisa membalikkan dampaknya.
Menjadikan ramuan yang mengubah tikus jadi anak-anak.
Aku selalu bepergian dengan herbal anti-kutukan dan garamku.
Tapi siapa yang tahu dimana penyihir jahat itu berada?
Kami tahu. Dia di kamar 666.
Kami dengar dia beritahu seluruh penyihir...
...untuk menemuinya di kamar 666 tepat setelah makan malam.
Dan kita di kamar 766.
Kamar 666 tepat di bawah kita.
Astaga!
Penyihir jahat itu menginap tepat di bawah kita?
Ya. Dan ini yang akan kita lakukan.
Kita tunggu Penyihir Agung meninggalkan kamarnya,
Lalu kita gunakan rajutan wol Nenek sebagai tali untuk menurunkanku...
...menuju balkon Penyihir Agung.
Aku mengambil ramuannya,
Nenek menarikku kembali, dia membalikkan mantranya,
Dan kita menjadi anak-anak lagi!
Anak muda, kau memikirkan itu semua secara spontan?
Itu terlintas dipikiranku.
Bocah yang kotor dan menjijikkan!
Kau membuatku muntah!
Hades... Ini semakin memburuk,
Aku bahkan tak bisa menikmati segelas apsintus.
Dia Penyihir Agung.
Nenek, itu ramuannya. Dia menyimpannya di es.
Ya, itu tepatnya yang kita butuhkan.
Hades, ayo.
Kita terlambat untuk teh.
Waktunya minum teh. Sempurna.
Dengar, kita hanya butuh satu botol ramuan.
Jadi ambillah satu secepat yang kau bisa, lalu bergegas kembali.
Kita tidak tahu pasti kapan monster itu kembali.
Nenek tahu kau sangat ketakutan, sayang.
Aku tidak takut, Nenek. Entah kenapa,
Tapi sejak aku berubah jadi tikus kecil,
Hal-hal kecil tidak membuatku takut lagi.
Oke. Pegangan yang kuat.
Aku tak percaya mereka tak izinkan kesayanganku...
...memasuki ruang makan.
Hotel buruk yang dipenuhi kecoak ini...
...diskriminasi terhadap semuanya.
Uang. Uang, uang, uang.
Hades...
Kenapa di dunia manusia yang menjijikkan ini,
Kau butuh uang untuk semuanya?
Lembaran bernilai yang kotor dan menjijikkan.
Dia siap!
Astaga...
Aku penasaran kenapa rajutan wol ini di sini?
Halo.
Aku menjatuhkan rajutanku dari balkon.
Tapi tak apa.
Syukurlah aku masih memegang ujung satunya.
Aku akan kembali menariknya keatas.
Aku takkan mengganggumu.
Lepas.
Aku mengenalmu.
Aku? Aku rasa tidak.
Aku pernah melihatmu sebelumnya. Aku ingat wajahmu.
Kau mungkin melihatku di lobi.
Tidak, tidak, tidak...
Bukan di lobi. Aku mengingatmu dari...
Apa?! Siapa?!
Tn. Stringer III,
Manajer hotel./ Sial!
Kau mau aku menyingkirkan anak-anak dari pantai?
Aku mau mereka disingkirkan.
Akan kulihat apa yang bisa aku lakukan.
Bu, aku temukan ini untukmu hari ini.
Aku pikir kau mungkin menyukainya. Itu kandang kucing.
Dan kupikir kau bisa menaruh kucingmu di sana,
Lalu kau bisa membawanya ke seluruh hotel,
Termasuk ruang makan.
Aku rasa kau mungkin menyukainya.
Biar aku beritahu kau sesuatu Tuan Penyedia Kandang Kucing.
Aku takkan pernah membiarkan kucing kesayanganku untuk...
Lihatlah itu. Dia suka di sana.
Nyonya, aku hampir lupa.
Mengenai makan malam rekan-rekanmu malam ini,
Kami lupa menyebutkan pilihan supnya.
Ada dua pilihan.
Satu adalah kepiting rempah Cajun Creole,
Dan satunya adalah kacang polong dapur kami.
Mana yang lebih murah?
Nyonya, aku yakin kau akan menghargai...
...kepiting yang segar dan...
Yang mana?
Kacang polong dapur. Itu yang lebih murah.
Berarti kami pesan sup kacang polong.
Baik, Nyonya.
Dan jangan pakai bawang di supnya.
Jangan ada, apa?/ Bawang.
Tanpa bawang?
Apa perkataanku tidak jelas?
Tanpa bawang.
Rekan-rekanku...
Semuanya menderita dari gangguan menghindari makanan yang selektif.
Pilih-pilih makan.
Baik, nyonya. Jika itu yang kau inginkan.
Aku akan beritahukan kokinya.
Lakukanlah.
Aku akan keluar sendiri.
Lakukanlah.
Baiklah, kesayanganku,
Karena kau begitu menyukai di kandang itu...
Kau bisa tetap di sana!
Pengkhianat!
Ramuan Penciptaan Tikus.
Setetes hisop...
Sedikit mugwort...
Dan sedikit air penyembuhan langsung dari Lourdes.
Ini air penyembuh terkuat yang pernah ada.
Oke.
Sekarang mari berpegangan tangan dan tundukkan kepala kita.
Aku akan,...
...,tak bisa berkata banyak dari itu.
Kita harus coba yang lainnya, anak-anak.
Kekuatan penyihir ini jauh lebih besar dari pengobatan rumahanku.
Kekuatan jahat.
Dan kuat.
Jauh lebih kuat dariku.
Tolong jangan menangis, Nenek.
Ini akan baik saja.
Maafkan aku, anak-anak.
Ini bukan salahmu, Nenek.
Sesuatu memang seharusnya terjadi.
Ya, itu benar.
Aku sebenarnya tak keberatan menjadi tikus.
Aku bisa bermain bersama teman-teman baruku seharian...
Tak harus sekolah lagi...
Dan aku tak perlu belajar mengemudi.
Itu artinya aku takkan pernah mengalami kecelakaan.
Anakku... Kemari.
Nenek, kau tetap akan merawatku?
Meski jika aku tetap seekor tikus?/ Tentu saja, sayang.
Tak peduli siapa dirimu, atau seperti apa penampilanmu,
Selama seseorang menyayangimu.
Dan Nenek akan selalu menyayangimu.
Bagaimana dengan teman-temanku?
Mereka juga bisa tetap tinggal?
Tentu saja jika mereka mau.
Tapi jangan lupa, mereka semua punya orang terkasih masing-masing.
Aku tak begitu yakin soal itu.
Jangan bertindak bodoh. Aku yakin mereka menyayangimu.
Ibuku berpikir aku ceroboh,
Dan ayahku mengeluh jika aku selalu lapar.
Mungkin ini akan membantu mereka menyayangimu secara apa adanya,
Bukan sebaliknya.
Kau beruntung memiliki orang tua, Bruno.
Beberapa dari kita tidak punya.
Tapi kita akan baik saja. Kita memiliki nenek.
Dan dia akan selalu menjadi keluarga kita.
Dan untuk itu, kita sangat beruntung.
Tapi yang ingin aku ketahui adalah,
Kenapa kita hanya berdiam diri di sini?
Bagaimana kita hentikan para penyihir jahat itu...
...dari mengubah lebih banyak anak-anak menjadi tikus?
Dia benar. Kita harus melakukan sesuatu.
Aku tahu apa yang akan kita lakukan.
Aku menyelinap ke dapur dengan Penciptaan Tikus Nomor 86,
Lalu masukkan ramuannya ke dalam sup kacang polong penyihir...
...dan mengubah mereka semua menjadi tikus.
Apa kau yakin soal ini, anak kecil?
Ini kedengarannya akan jadi misi berbahaya dan menakutkan.
Percaya aku, Nenek, aku bisa tangani ini.
Aku akan menemuimu di lobi bar.
Bruno dan Daisy tahu ventilasi yang mana.
Hati-hati, sayang.
Pasti, Nenek.
Cepatlah!
Sup kacang siap.
Tanpa bawang.
Aku membuat supnya tanpa bawang, Koki. Segera.
Dimana udang besarku?
Ini bukan udang besar, ini udang biasa.
Kau tidak tahu bedanya udang biasa dan udang besar?
Hitung capitnya. Un, deux. Satu, dua.
Mulai mengaduk supnya.
Ayo, semuanya.
Ya, Koki.
Apa yang kau lakukan?
Aku menyiapkan udang besarnya.
Jangan bilang padaku itu udang besar. Aku ahli krustasea.
Ini udang kecil./ Aku sudah menumis udang...
...selama 30 tahun, dan aku hanya gunakan mentega!
Hanya mentega?/ Jangan pernah minyak.
Aku tak peduli tentang apa yang pakar nutrisi katakan!
Mereka perusak hidangan.
Selalu mentega, hanya mentega!
Mana udang besarku?
Siapa yang harus aku temui agar mendapatkan udang besar?
Mari mulai mengaduk supnya.
Ya, Koki.
Apa kau menangis? Dilarang menangis di dapurku!
Koki, sup ini butuh bawang putih.
Tidak ada bawang. Perintah Stringer.
Kebakaran minyak.
Kita punya selimut pemadam di bawah wastafel.
Apa itu udang besarku yang baru saja meledak?
Lupakan udangnya, cukup masukkan udang ke sana.
Kalian para idiot tidak tahu caranya...
Siapa saja berikan aku pisau tajam agar aku bisa bunuh diri!
Siapa saja panggil pembasmi hama!
Lihat, itu ayah dan ibuku.
Itu ayah dan ibumu?
Selama aku hidup dan bernapas.
Bruno, kurasa ini waktunya untuk menyapa orang tuamu.
Apa kau gila? Di bar ini?
Tak ada waktu yang lebih tepat selain sekarang.
Permisi, apa kau Tn. dan Ny. Jenkins?
Ada yang bisa kami bantu?
Aku takut aku membawa kabar yang agak janggal...
...tentang anak kalian Bruno.
Ada apa dengan Bruno? Di mana dia?
Mungkin kita bisa pergi ke tempat yang lebih tertutup?
Tertutup? Kenapa kita harus tertutup?
Ini bukan hal yang mudah untuk dia jelaskan.
Dia akan jauh lebih nyaman kita kita pergi ke kamar kalian.
Tidak, dengar, Nyonya, aku sangat nyaman dengan tempatku sekarang.
Jadi antara kau beritahu aku dimana aku bisa temukan Bruno,
Atau kau bisa pergi sekarang.
Baiklah...
Aku membawa dia di sini.
Ada tikus! Tikus!
Ada apa denganmu?!
Singkirkan tikus kotor itu dari sini!
Tidak... Ini Bruno. Bruno, katakan sesuatu pada mereka.
"Katakan sesuatu"? Apa kau sudah gila?
Menjauh dari kami sebelum aku panggil manajer!
Jangan bertindak berlebihan! Ini anakmu Bruno!
Manajer! Siapa saja panggilkan aku manajer.
Wanita ini membuat istriku ketakutan setengah mati.
Dia berkeliaran dengan tikus didalam tasnya.
Hotel macam apa ini?
Bruno, kenapa kau tak mengatakan sesuatu?
Ayahku tak suka saat aku bicara dengan mulut penuh.
Nenek... Di bawah sini.
Disana kau rupanya. Terima kasih Tuhan.
Jadi, bagaimana?/ Supnya sudah siap.
Lihat! Sup kacang polong!
Silakan, tanpa bawang putih.
Permisi, Bu, bisa aku bicara denganmu?
Silakan, sebelah sini.
Sebelah sini.
Kau tak kebetulan membawa tikus ke mana-mana, 'kan?
Tikus?
Kenapa aku membawa tikus?
Apa ini ada kaitannya dengan seluruh perangkap tikus...
...yang ada di seluruh hotel ini?/ Perangkap tikus?
Ini cara menyedihkanmu dari menutupi yang sebenarnya?
Menuduh tamumu membawa tikus,
Untuk sembunyikan faktanya jika hotel ini dipenuhi tikus?!
Tidak... Apa?/ Biar kuberitahu padamu.
Karena aku harus membayar mahal untuk hotel ini,
Aku sebaiknya tidak melihat satupun tikus.
Bahkan tidak tikus kecil dan menggemaskan.
Baik, Bu. Aku benar-benar...
Ini salahku. Maaf. Luther?
Bisa tolong berikan wanita ini meja terbaik kita?
Tentu. Sebelah sini.
Maaf, Bu, aku... Ini hanya...
Meja terbaik kami, Bu.
Terima kasih, Luther.
Aku yakin meja terbaikmu di bangunan menawan ini...
...berada di sebelah sini tepat di dekat dapur.
Aku selalu memilih meja didekat pintu keluar...
...agar aku bisa dengan cepat keluar.
Tentu saja.
Lihat itu. Mereka suka supnya.
Kau sudah memutuskan?
Ya, kurasa aku akan memesan jambalaya.
Luar biasa. Apa kau ingin sesuatu untuk permulaan?
Sup kacang yang wanita-wanita itu makan terlihat enak. Aku pesan itu.
Maaf. Sup itu yang khusus...
...disajikan untuk kelompok tamu wanita tersebut.
Jika aku boleh memberitahu, kebanyakan dari mereka menderita...
...dari alergi bawang akut.
Jadi mereka meminta sup mereka dipersiapkan tanpa bawang.
Itu sangat hambar. Bisa dibilang tak layak makan.
Aku mengerti.
Itu terdengar menjijikkan.
Boleh aku sarankan kepiting rempah Cajun Creole?
Itu salah satu hidangan andalan kami.
Terdengar...
Ya?
Udang Creole tak masalah.
Maksudmu, "kepiting" Creole?
Benar, kepiting Creole.
Baik.
Tundukkan kepala kalian. Kita kedatangan tamu.
Kuncir dua.
Maaf?
Kunciran dua.
Kau memakai kuncir dua.
Apa aku mengenalmu?
Bertahun-tahun lalu, di kota kecil yang buruk.
Kita kecil buruk ini, di Alabama.
Kau memakai kuncir dua.
Dan kau terlepas dariku.
Ingat?
Tapi aku mendapatkan teman kecilmu yang mengerikan itu.
Ingat?
Cepat, tangga tikus.
Itu kau.
Kau penyihir kotor yang mengubah Alice.
Si menjijikkan itu...
Apa yang kau lakukan?
Nenek, lihat!
Anak pintar.
Tos!
Itu pertikusan yang serius.
Astaga! Itu di kakiku!
Astaga, itu ledakan yang kuat.
Kemari, pengerat sialan...
Lepaskan itu! Lepaskan itu!
Lepaskan itu!
Ayo, anak-anak. Waktunya pergi.
Siapa saja panggil pembasmi hama!
Kerja bagus.
Lihatlah seluruh ramuan ini.
Anak-anak, kita harus mengambil semua botolnya.
Hei, Nenek, bagaimana dengan dia?
Nenek akan minta manajer untuk melepaskan dia setelah kita keluar.
Aku menjatuhkan beberapa.
Aku akan mengambilnya, Nenek.
Kejunya sangat harum.
Lihatlah kau membuatku melakukan apa.
Kau pikir kau begitu cerdas,
Menerobos masuk kamarku dengan kunci curian?
Tapi semua orang tahu...
...mereka menyimpan kunci cadangan di meja resepsionis.
Kami takkan biarkan kau terlepas dengan rencana jahat dan kotormu.
Benarkah? Siapa yang akan menghentikan aku?
Wanita tua rapuh sakit-sakitan sepertimu?
Kau pikir itu lucu?
Bukan itu.
Aku baru ingat.
Tak lama lagi, kau takkan mampu melakukan apa-apa.
Mengapa, wanita pemberani yang akan segera mati?
Sup kacang.
Sup kacang...
Tidak... Tidak...
Tidak...
Dasar bodoh.
Aku tidak meminum sup kacangnya.
Jika kau ingat, aku diganggu.
Oke, ini yang akan kita lakukan.
Astaga.
Biar aku lihat.
Kurasa aku akan meraih dadamu,
Lalu merobek keluar hatimu yang layu dan mengkerut,
Lalu meremasnya hingga meledak!
Bla, bla, bla, bla, bla.
Seluruh pembicaraan penyihirmu tidak membuatku takut sedikitpun.
Kau seharusnya takut,
Mengingat hal terakhir yang akan kau lihat adalah wajah seramku.
Aku yakin dengan seluruh serat di tubuhku...
Bahwa pada akhirnya,
Cinta akan selalu mengalahkan kebencian dan kejahatan.
Benarkah?
Kau mungkin mengubah Alice dan cucuku,
Tapi aku akan pastikan kau takkan pernah mengubah anak lainnya.
Maka bantulah aku, Tuhan.
Sekarang!
Dasar tikus bodoh!
Lihat apa yang sudah kau lakukan!
Lari!
Lihat apa yang sudah kau lakukan!
Dasar tikus bodoh! Kembali kemari!
Dasar hama kotor!
Lezat./ Parasit!
Nak, aku akan mendapatkanmu, dasar hama terkutuk!
Sekarang aku mendapatkanmu!
Apa?
Aku muak mendengarkan ocehan sampahmu.
Apa ini?
Dasar bodoh! Keluarkan aku!
Keluarkan aku! Keluarkan aku! Keluarkan aku!
Aku akan merobek lidahmu! Tikus bodoh!
Penyihir didalam botol...
Keluarkan aku./ Penyihir didalam botol...
Keluarkan aku dari akuarium bodoh ini!
Hei, Nenek, ini kunci untuk peti besar itu.
Itu kunciku! Itu kunciku!
Itu kunciku, dasar otak kacang!
Dasar parasit berotak kacang./ Ayo, semuanya.
Masukkan lidahmu kembali ke mulutmu,
Dasar makhluk penghuni selokan!
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan? Itu milikku. Itu milikku.
Dasar bodoh! Sialan!
Itu bakon yang banyak.
Selada./ Adonan.
Hei, kau membuatku sangat lapar.
Tidak, singkirkan tanganmu dari itu! Itu milikku!
Singkirkan tangan kotormu dari uang kotorku!
Aku akan congkel keluar matamu! Apa yang kau lihat?
Apa itu, Nenek?
Ini daftar nama dan alamat dari seluruh penyihir di dunia.
Wow!
Dengan daftar dan uang itu, serta seluruh ramuan ini,
Kita bisa mengubah seluruh penyihir di dunia menjadi tikus.
Luar biasa!
Aku akan potong ekormu dengan gunting berkarat!
Aku akan potong telingamu dengan jepitan kuku!
Aku akan congkel keluar matamu!
Aku akan membalasmu untuk ini!
Baiklah, anak-anak, naiklah.
Kita harus bekerja.
Aku hampir lupa.
Tidak, tidak, tidak... Jangan lakukan itu.
Apa yang kau lakukan?
Hades.
Kucing pintar.
Kau memang kucing pintar.
Kucing baik.
Kalian selamat bersenang-senang./ Kucing baik.
Dasar kucing pemalas bodoh! Sayang...
Letakkan kembali buku-bukunya!
Mundur, dasar bodohku tersayang...
Tidak, Hades...
Hades, sayang, ingat siapa yang memberimu makan...
Tidak, jangan berpikir tentang makanan!
Nenek, kau dengar itu?
Nenek tidak tahu apa yang kau bicarakan.
Nenek tak mendengar apa-apa.
Terima kasih untuk bantuanmu.
Dan satu untukmu.
Keesokan paginya,
Kami merasa gembira dan penuh kemenangan.
Bahkan, Nenek begitu bahagia,
Dia membagikan kegembiraannya kepada seluruh staf hotel.
Terima kasih atas bantuanmu untuk semuanya.
Satu untukmu.
Dan satu untukmu.
Terima kasih, Bu.
Bruno mencoba menjelaskan situasi kepada Ibunya.
Halo, Ibu.
Aku sekarang seekor tikus.
Itu tikus!/ Tapi ternyata Tn. dan Ny. Jenkins...
...tidak begitu menyukai tikus.
Jadi kami putuskan ada baiknya...
...jika Bruno ikut tinggal bersamaku, Nenek dan Daisy.
Lebih cepat, lebih cepat!
Ini dia!
Keren!
Bagaimana rambutku kelihatannya? Bagaimana rambutku?
Ayo ulangi sekali lagi, teman-teman.
Kali ini aku duduk didepan.
Nenek, aku suka menjadi tikus!
Nenek yakin itu.
Tapi nenek ingin tahu sesuatu yang aneh?
Aku masih merasa seperti anak-anak.
Tapi kau memang masih anak-anak. Kehidupan mengubah kita semua.
Maksud Nenek, lihatlah nenek. Nenek semakin menua setiap tahunnya,
Tapi nenek masih merasa seperti anak-anak.
Dan aku masih merasa seperti anak-anak.
Lihat? Kau mengerti.
Jangan pernah menyerahkan siapa dirimu sebenarnya.
Ketika nenek melihatmu,
Nenek tidak melihat kumis dan hidung merah muda itu.
Nenek cukup melihat matamu.
Cerah dan menawan.
Nenek,
Berapa lama tikus hidup?
Tikus biasa hanya hidup sekitar 3 tahun,
Tapi kau bukan tikus biasa. Kau manusia tikus,
Dan manusia tikus jelas akan hidup...
...tiga kali lebih lama dibanding tikus biasanya.
Bahkan mungkin lebih lama.
Itu kabar bagus!
Aku tak suka harus dijaga oleh orang lain.
Aku akan menjadi tikus yang sangat tua,
Dan kau akan menjadi nenek yang sangat tua,
Lalu kita akan meninggal bersama-sama.
Dengan sedikit keberuntungan, sayang.
Tapi tak ada yang tahu berapa lama waktu mereka di dunia ini.
Hanya Tuhan yang tahu jawabannya.
Dan itulah tatanan alam.
Daisy, Bruno, dan aku suka tinggal bersama Nenek.
Kami satu keluarga besar yang bahagia.
Sampai di mana kita? Ya. Itu benar.
Jadi, disinilah kita,
Siap untuk melanjutkan perjuangan!
Siap untuk berjuang!
Seiring tahun, kami sudah mengubah dan menjadikan tikus...
...seluruh penyihir yang ada di Amerika Serikat.
Jadi kita berkumpul di sini untuk membawa perjuangan kita,
Ke seluruh dunia!
Kau punya nama-namanya, benar?/ Ya, Pak!
Alamat-alamatnya?/ Ya, Pak.
Dan juga ramuan Penciptaan Tikus Nomor 86?
Ya, Pak. Ramuan Penciptaan Tikus Nomor 86, Pak.
Ayo pergi keluar sana,
Dan biarkan para penyihir itu merasakan obat mereka sendiri!
Jadi kau siap untuk misi ini, pak tua?
Nenek, aku tak pernah lebih siap lagi.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.