Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
(Pemakaman Kampung Baru)
Ya, Liyanna?
Kami sudah selesai.
Kita bertemu di rumahku.
Liyanna.
Kematian Zan hanyalah permulaan.
Kita sudah membicarakan ini.
Badai telah dimulai.
Manila benar-benar kacau sekarang.
Ada beberapa pemimpin keluarga kita di sana...
...yang telah dibunuh.
Itu sebabnya aku harus cepat ke sana.
Aku harus pergi ke Manila untuk menjemput putraku.
Jadi, kau sudah siap semua orang tahu mengenai putramu?
Aku pernah berjanji sesuatu.
Sebelum aku mati, aku akan memberitahumu semuanya.
Bagaimana aku menjadi Ratu Bangsar.
Bagaimana ayahmu menjadi sekutu terdekatku.
Juga bagaimana Zan menjadi pemimpin Kampung Baru.
Malam ini kau akan tahu segalanya.
"Izinkan aku bercerita tentang seorang wanita sempurna."
"Seorang wanita yang tidak tertandingi."
Karena dia...
...adalah wanita yang paling kuat yang pernah aku kenal.
Karena dia adalah wanita paling gila yang pernah aku kenal.
May Wong.
Aku ingat kita berdua akan menaklukkan dunia.
May Wong.
Kau berikan aku segalanya.
May Wong.
Karena kau adalah pejuang.
May Wong.
Karena kau, aku hidup.
Karena kau,...
...jiwaku tidak akan pernah mati.
Jiwaku padamu...
...adalah hak milik abadi.
Zan dan aku...
Itu adalah cinta sejati.
Seperti cinta sejati yang lain dalam dunia ini,...
...cinta itu tidak akan berakhir dengan bahagia.
Ya, mendiang ayahku mengatakan itu kepadaku.
Aku malah menikahi Eugene.
Sebelum ayahku meninggal,...
...dia telah melantik adikku...
...untuk menjadi pemimpin klan Bangsar.
Dia menikahkanku dengan Eugene.
Kau tidak pernah memberitahuku apa pun tentang Eugene.
Pemalas tidak berguna itu...
...adalah putra Dato Francis Tan,...
...Raja Selatan Underworld.
Seolah-olah itu sikap diplomatik...
...antara KL dan JB...
...untuk tetap damai.
Bagaimana pestanya semalam?
Itu bukan pesta.
Itu rapat.
Dengan siapa?
Terus terang, May, itu bukan urusanmu.
Itu urusanku.
Baiklah.
Sadari saja posisimu, ya?
Sadari peranmu di keluarga ini. Bisa kau begitu saja?
Sadari peranku?
Tersenyum...
...saat kau meniduri wanita jalang lain?
May, diam.
- Mengerti? - Diam?
Itu yang kau suka?
Aku pikir kau suka yang berisik.
Baik, dengar.
Ada beberapa perubahan besar yang akan datang, paham?
Seluruh kepemimpinan akan berubah,...
...dan dengan perubahan itu, akan ada kesempatan besar.
Untuk kita. Paham? Aku punya rencana.
(Gudang Geng Rimau)
Respek.
Itu yang ingin aku ajarkan kepadamu.
Bukan masalahku...
...izinnya datang bukan dari Kampung Baru.
Apa? Apa yang kau katakan? Katakan lagi.
Ayolah, Zan.
Kita berhak bekerja dengan siapa pun, bukan?
Kau pikir aku bodoh sepertimu?
Jadi, kau akan berbuat apa sekarang?
Kau akan menyuruh anak buahmu menyerang kami?
Bagaimana kalau begini.
Kita selesaikan ini sekarang. Yang lain diam.
Hajar dia, Bos!
Ayo, Bos!
Bos!
Bangun, Bos! Habisi dia, Bos!
Bos!
Tok Mat hanya ingin kau menghormatinya.
Itu aturan yang utama.
Jangan menyinggung...
...tuanmu.
Bisa kau melakukan itu, Lan?
Bisa?
Jika sekali lagi aku melihatmu,...
...aku pastikan anak buahmu menggali kuburmu.
Paham?
Di ruang berita,...
...wartawan kami terkadang mengambil cerita...
...seperti 15 miliar ringgit yang sudah kau alokasikan...
...mungkin diumumkan sebagai tender terbuka di publik,...
...padahal kenyataannya, penerimanya sudah ditentukan...
- ...dan itu semua hanya untuk pamer. - Itu sama sekali tidak benar.
Itu seolah-olah...
Masalah sederhana seperti ini adalah perjanjian seratus tahun, Azman.
Kau membuka jalan,...
...kami menjaga jalannya untuk semua orang.
Uang 15 miliar ringgit yang aku umumkan diberikan ke orang lain.
Ini fitnah.
Jika yang dikatakan orang itu adalah benar,...
...tulislah keluhan.
Beranilah dan belalah apa yang dia pikir benar.
Katakanlah begitu, dan kami akan mengambil tindakan.
Aku ingin orang itu...
Permainannya sudah berubah, Tok Mat.
Bos baru.
Tentu ada ide baru.
Kau tidak boleh membuat keputusan begitu saja.
Kampung Baru sudah berbuat banyak untukmu.
Namun, Tok Mat harus ingat.
Siapa yang menjadikan keadaan lebih mudah untuk Kampung Baru?
Sekali saja aku memetik jari...
Begini saja.
Kami akan melepaskan tanahnya.
Namun, ada satu hal lagi.
Hormati kami.
Hanya sebagai tanda hormat.
Boleh?
Bolehkah kita tetap berpegang...
...kepada janji yang kita buat di masa lalu?
Di sini, hal apa pun...
...harus melewati kami dahulu.
Baik, boleh.
Tok Mat.
Seperti itu saja, ya?
Habislah tanah kita.
Itu kesalahan kita juga.
Tidak boleh seperti itu.
Akhir-akhir ini, kita terlalu banyak menghormati mereka.
Kau punya cara lain untuk melawan mereka?
Ini situasi berbeda.
Aku mengambilnya dari Lan Rimau.
Aku yakin dia mendapatkan ini dari Jason.
Azman sudah menyebarkannya ke semua orang.
Habislah kuasa kita di tempat ini.
Che Mi.
Tanya Jason dari mana dia mendapatkan izin ini.
Baik, Tok Mat.
Berjumpa dengan istri orang itu berbahaya, Zan.
Akal dan nafsu harus sejalan.
Saat itu,...
...Azman adalah koneksi terpenting...
...yang berbuat banyak untuk Kampung Baru.
Peraturannya sederhana.
Jika Bangsar menginginkan izin,...
...Bangsar akan mendapatkannya dari Kampung Baru.
Kampung Baru akan mendapatkannya dari Azman.
Sudah seperti itu selama lebih dari satu abad.
Jadi tahun itu,...
...Azman memutuskan untuk melanggar tradisi itu...
...dengan berkomplot bersama Jason.
Halo, Jason.
Ya.
Kampung Baru kasar kepadaku.
Kau tidak perlu mengkhawatirkan Kampung Baru.
Siapa?
Tok Mat? Che Mi?
Aku bisa mengatasi mereka.
Tentu saja aku harus khawatir.
Kita menghadapi Kampung Baru.
Kampung Baru tidak ada apa-apanya tanpa aku.
Bukan tanpamu, tapi tanpa bosmu.
Aku dengar bosmu sudah tamat.
Lalu?
Aku akan mendapatkan bos baru.
Dengan jaringan Eugene...
...dan koneksi yang aku punya dengan anak buahmu,...
...siapa yang memegang kuasa bukanlah masalah.
Kita mendapat untung.
- Sepakat. - Bagus.
Apa yang Azman dan Jason lakukan kepada Kampung Baru...
...akan memulai perang.
Belut.
- Kau sendirian? - Ya.
Serius?
Kau mau melihatnya?
Sungguh?
Jangan sampai putus telinga adikku.
Cukup.
Adi.
Kau harus menasihati Shah.
Dia bermesraan dengan adikmu di depan umum.
- Kau kenapa? - Lihat mereka.
Bermesraan di tempat terbuka.
Semua orang melihat.
Kau kenapa? Kau iri?
Tidak. Aku tidak iri.
Jaga mulutmu, Belut.
Satu teh tarik.
Sebentar, Adi.
Kau juga bermasalah, Ana.
Kau tahu aku tidak apa-apa dengan ini, tapi kau melewati batas.
Apa masalahmu? Katakan kepada Shah.
Apa masalahmu?
Merusak kesenangan!
Menyebalkan.
Jangan marah, Bung.
Hei! Apa masalahmu?
Yang benar saja.
Hormatilah putri pria lain. Dasar bajingan.
Apa katamu.
Dia menggunakan bahasa Kanton, Bodoh.
Kau tuli?
Jadi, meraba putri pria lain bukanlah masalah?
Itu kekasihnya, suka sama suka. Apa masalahmu?
Banyak alasan.
Lalu, kenapa?
Kau hanya...
- Bajingan. - Bajingan!
Berengsek! Lawan aku!
Danny!
Tenang.
Aku berjanji kepada ayahmu, pamanku, untuk menjagamu.
Jangan membuat keributan di sini.
Ini bukan tempat kita.
Baiklah.
Mengerti?
Meja itu aku yang bayar.
Rugi. Seharusnya aku membeli nasi goreng USA.
Jason.
Ada apa dengan Azman?
Zan harus menjadi penggantinya, bukan Che Mi.
Che Mi telah mengorbankan banyak untuk Kampung Baru juga.
Namun, lihat che Mi.
Belum apa-apa, dia sudah bersama dengan pemimpin Bangsar.
Ayolah. Zan juga punya koneksi dengan Bangsar.
Zan punya koneksi tipe lain.
Dia "terkoneksi di ranjang".
Apa? Apa kau mengerti?
Bisakah Azman menepati janjinya?
Aku masih tidak mengerti kenapa Eugene masih bersama kita.
Sederhana saja.
Kau memerlukan aku.
Aku memerlukan Azman.
Azman memerlukan Eugene.
Setidaknya, sampai rencana kita berhasil.
Mau apa kau dengan bosku, Lan Rimau?
Kesalahan Jason yang kedua...
...adalah bekerja sama dengan tangan kanan Geng Rimau.
Mus Rimau mau membunuh pemimpinnya sendiri.
Jason berjanji dia akan membereskan Lan Rimau.
Bagaimana keadaannya?
Seperti biasa.
Ada kabar terbaru?
Tentang Eugene?
Dia terus membual...
...tentang bagaimana dia akan menjadi Raja Selatan Underworld.
Katakan sesuatu yang aku tidak tahu.
Dia bilang akan membuka jalan untuk Jason.
Jalan?
Untuk sesuatu yang besar.
Sedang apa kau di sini, May?
Apa kau bodoh, Jason?
Jika aku bodoh, Ayah tidak akan menjadikanku pemimpin.
Halo.
Hentikan.
Baiklah.
Bisa kau beri tahu apa kesalahanku hari ini,...
...Kakak Tersayang?
Aku dengar Tok Mat murka.
Pertama, itu selalu ada dalam tradisi keluarga kita.
Bisnis apa pun dengan Azman,...
...kita harus melewati Kampung Baru, tidak secara langsung.
Apa yang bisa dilakukan Kampung Baru?
Memulai perang?
Ini tentang rasa hormat, Jason!
Rasa hormat?
Saat kita menjadi kuat,...
...Kampung Baru akan menunjukkan rasa hormat kepada kita.
Selain itu, Azman yang memberikan kesepakatan ini.
Melalui Azman, kita akan mendapatkan 50 persen saham distribusi miras.
Apa itu bukan kesepakatan yang baik?
Apa kau tidak punya otak?
Seratus persen. Itu yang aku inginkan.
Kendali penuh!
Setelah itu, kita bisa membuat rencana baru.
Tunggu.
"Kita"?
Kau ini May Tan. Kau bukan lagi May Wong.
Ini adalah gedung ayahku.
- Keluargaku. - Keluargaku juga, May.
- Aku akan menemui Raja. - Untuk apa?
Aku tidak suka kesepakatan ini.
Ini kesepakatan yang bodoh!
May!
Baiklah.
Beri tahu dia dan...
Apa?
Apa, Jason?
Apa yang akan kau lakukan?
Menghabisiku?
Ingat ini, Jason.
Ayah mertuaku adalah Raja Selatan.
Jadi, Zan...
Apa yang akan Kampung Baru lakukan tentang kesepakatan dengan Azman?
Jika menggunakan caraku, dia akan mati malam ini.
Namun, kau harus mematuhi Tok Mat, bukan?
Sebenarnya begini, May...
Ini anggur yang jelek.
Aku ingin yang lain.
Marah, ya?
Kau tahu, Zan?
Apa yang menarik dengan bisnis miras ini?
Ini selalu bisnis yang baik.
Distribusi adalah kuncinya.
Kunci sebuah pintu.
Kunci kekuasaan...
...untuk begitu banyak orang.
Juga kekuatan...
...bisa membawamu ke mana pun.
Kita kehilangan kunci kita.
Kau mengandung, tapi minum-minum?
Ini namanya mencicipi.
Lagi pula, kau tahu maksudku, bukan?
Jika kita kehilangan miras kita, apa yang akan terjadi besok?
Kita mungkin kehilangan tanah kita.
Begitu pintunya tertutup,...
...menurutmu siapa yang akan membuka pintu yang baru?
Lalu, siapa yang akan mendapat untung dari semua ini?
(Pertemuan Pemimpin Underworld)
Ada angin bertiup kencang...
...memberi tahu bahwa yang di atas sana...
...akan goyah,...
...akan jatuh,...
...diganti dengan yang lebih baik.
Era baru, masalah baru.
Aku dengar seseorang sudah bergerak.
Siapa cepat dia dapat.
Ya.
Namun,...
...siapa yang berani, dia yang untung.
Memang berani, menikahkan putranya dengan keponakan Raja Lembah Klang.
Selama seratus tahun,...
...banyak darah yang tumpah di antara keluarga kita berempat.
Pernikahan May dan Eugene adalah sebuah simbol.
Simbol untuk kita mulai bersatu.
Ini adalah era baru.
Akan ada orang baru dengan cita-cita sendiri.
Raja siap untuk bertemu denganmu.
Maaf. Suaminya saja.
Ini hanya pembuluh darah tersumbat. Kain ini hanya sementara.
Ayah.
Apakah Tok Mat tahu Ayah masih menjumpai Nyonya Wong?
Apa kau akan mengkhianatiku?
Che Mi tidak terganggu dengan ini?
Saat kau menjadi pemimpin,...
...kau tahu apa yang akan sahabatmu lakukan.
Aku lanjutkan.
Ada apa dengan Azman?
Dia mengacau lagi.
Jika dia mengacau, dia pasti terkena akibatnya.
Aku berusaha mencari cara terbaik menghadapinya.
Namun, Tok Mat menyuruh kita tetap tenang.
Untuk berapa lama?
Aku benar-benar harus tahu apa yang akan dia lakukan.
Ada apa ini?
Kau pikir kau bisa meremehkan dan memanipulasi Tok Mat?
Kau pikir kami orang Kampung Baru tidak punya martabat, bukan?
Sabar, Zan.
- Semua orang melihat. - Aku tidak peduli.
Aku peduli.
Jadi, lakukan hal yang benar.
Baiklah.
Kita bisa membahas semuanya.
Ingat.
Minumlah. Itu bukan apa-apa. Tenang saja.
(Kediaman Tok Mat, Kampung Baru)
Hei, ada apa?
Mi.
Tok Mat.
Tok Mat.
Aku tanya sekali saja.
Apa otakmu kau berikan kepada burung?
Aku bilang aku tanya sekali saja.
Apa otakmu kau berikan kepada burung?
Aku tidak mengerti, Tok Mat.
Lima anak buah kita sudah dikurung.
Siapa?
Jalil, Bad, Belut, Rani Dua Kupang,...
- ...dan Khairi Kuda Padi. - Sekarang kau paham, bukan?
Apa yang sudah kau lakukan?
Sial, Azman. Dia seharusnya tidak melakukan itu.
Dia sudah melakukannya karena kau macam-macam dengannya.
Kita tidak bisa diam saja saat dia meludahi wajah kita!
Nomor yang Anda hubungi sedang tidak dapat...
Apa yang kau lakukan?
Kau sebenarnya tahu hanya lelaki yang boleh masuk ke upacara itu, 'kan?
Namun, kenapa?
Adat. Memang begitu.
Adat.
Kenapa kau begitu marah tentang hal itu?
Aku ingin berada di sana!
Sekarang aku merasa itu tidak setara.
Ya, kau tidak setara.
Ini jelas tidak setara denganmu.
- Kau seperti... - Seperti apa?
May.
Kau tahu kau dilahirkan di dunia kita. Kau seharusnya paham.
Kau tahu, Zan?
Terakhir kali, saat aku masih muda,...
...ayahku selalu bercerita tentang putri-putri pejuang.
- Jangan tertawa. Aku serius. - Tidak, aku tidak...
Aku mendengarkan.
Dia sering bercerita tentang Gozen, onna-musha...
Mereka semua pergi berperang.
Lalu?
Lalu, ayahku biasa bercerita tentang Tun Fatimah.
Bagaimana dia dahulu hidup dalam tragedi.
Namun, akhirnya dia bangkit,...
...membantu untuk memimpin sebuah kerajaan.
Jadi, kau melihat dirimu seperti Tun Fatimah?
Bagaimana jika kau mengubah namamu menjadi Fatimah Wong Abdullah?
Mungkin, jika aku istrimu.
Jika kau bersedia menjadi istriku.
Apa kau bodoh?
- Aku bercanda. - Kau...
Apa?
Selalu menjadi pria bodoh yang konyol.
Ya, tapi kau masih mencium seseorang yang bodoh.
Tentu.
Omong-omong,...
...aku punya sesuatu untukmu.
Apa itu?
Meskipun aku tidak di KL lagi,...
...aku ingin kau tahu bahwa aku selalu bersamamu.
Ini barang langka, May.
Aku punya ini dahulu.
Pastikan kau mendengarkannya, ya?
Apakah itu suaramu?
Ya!
Baiklah...
Halo!
- Kau merekam ini? - Ya!
Astaga. Itu...
(Jangan Dibanting, Mudah Pecah)
Lucy.
Ya, Nyonya.
Dari siapa ini?
Entahlah.
Aku baru keluar dan melihat kotak ini di luar.
Bukalah.
Baiklah.
Elaine adalah temanku...
...dan informanku.
Jika Jason berpikir dengan membunuh Elaine,...
...itu akan menghancurkanku,...
...dia salah.
Kau tahu apa yang mengejutkan?
Sebenarnya Eugene melindungiku.
Jason!
- Apa? - Jauhi istriku! Paham atau tidak?
Kau melucu, bukan? Kau marah karena istrimu?
Bukan gadis favoritmu?
Aku tidak peduli tentang Elaine, tapi itu adalah istriku, paham?
Itu adalah putraku!
Ayolah. Tenang, Eugene.
Tenang? Kau yang harus tenang!
May tahu karena kau tidak bisa tutup mulut, Eugene.
- Jangan menyentuhku. - Jika aku lakukan?
Apa?
Kau ingat ini, ya.
Semua kesuksesanmu, semua ini, adalah berkat aku!
Jangan bilang begitu, Eugene!
Aku bisa mengatakan apa pun yang aku mau!
Jika aku memberi tahu ayahku apa yang terjadi di sini,...
...menurutmu apa yang akan terjadi kepadamu?
Yang benar saja. Sebelum kita memulai rencana kita,...
...kita sudah setuju ini tidak boleh bocor, bukan?
Azman.
Awasi anak ini, mengerti?
Semua rahasiamu ada padaku, ingat?
Jika aku melapor kepada pers dengan membawa namamu, habis kau.
Ingat itu!
Sialan!
Aku ingin kau menanganinya dengan cepat.
Tenang, Bung!
- Biarkan Eugene tenang. - Tenang apa lagi, Jason?
Selesaikan masalah ini...
...sebelum membesar.
May?
Aku punya sesuatu untukmu.
Terima kasih.
Dengar...
Aku tahu aku tidak selalu menjadi...
...suami terbaik. Bahkan pernikahan kita...
- Eugene, kau tidak... - Intinya...
...kita melakukan yang seharusnya, bukan?
Meskipun kita tak saling mencintai,...
...tapi kami tetap mencintaimu.
Bolehkah bertanya satu hal?
Aku tahu Jason...
...membuat kesepakatan dengan Azman...
...untuk distribusi miras itu.
Namun, apa hubungannya itu denganmu?
May,...
...ini lebih besar daripada miras.
Jadi, apa yang lebih penting daripada miras?
Tiap keluarga punya bisnis sendiri.
Bangsar dengan miras.
Kepong dengan narkoba.
Jalan Petaling dengan wanita malam, dan seterusnya.
Persediaan dan permintaan.
Masuk dan keluar.
Dengan bisnis seperti ini, kita membutuhkan pintu.
Pelabuhan Klang selalu menjadi pintu kita.
Eugene dan Jason,...
...mereka menginginkan lebih daripada bisnis miras.
Mereka ingin mengendalikan pintunya.
Faktanya, mereka ingin mengalihkan pintunya...
...dari Pelabuhan Klang ke JB.
Jadi, Dato francis Tan tahu tentang ini?
Tidak.
Tidak pada saat itu.
Namun, Eugene dan Jason mereka punya rencana.
Setelah semua selesai,...
...mereka berencana untuk memberi tahu Raja Selatan.
Aku yakin...
...dia akan sangat senang mendengar kabar ini.
Kakak.
- Eugene ada di sini. - Kakak ipar!
Apa ini?
Ayolah.
Kita rekan bisnis, bukan?
Kau benar.
Tanpamu, aku tidak bisa sukses.
Benar sekali.
Ayo minum.
Ini.
Malam ini, kau bersenang-senang.
Kita lupakan saja apa yang terjadi tadi.
Mengerti?
Besok kita akan memulai hari baru.
Kemari. Duduk di sini.
Eugene, ini khusus untukmu.
Kau memang tahu apa yang aku suka.
Aku mencium seorang pria Dan aku menyukainya
Ya!
Hei! Kau pria yang baik.
Tidak, kau adikku.
Adik, ya?
Kakak beradik harus saling menjaga, bukan?
Tidak.
Aku kakakmu!
Seharusnya aku yang menjagamu.
Baiklah!
Hei, Kakak.
- Hei, ayolah! - Aku baik-baik saja.
Namun, malam ini...
- ...adalah giliranku menjagamu. - Tidak. Aku baik-baik saja.
Ayo, kami akan mengantarmu pulang.
Kau hampir tidak bisa berjalan! Kau masih mau mengemudi?
- Ayo, kami akan mengantarmu pulang. - Aku baik-baik saja.
Ayolah, jangan keras kepala. Kami akan mengantarmu pulang.
Di mana kunci mobilnya?
Di mana?
- Jangan menyembunyikannya. - Tidak perlu repot-repot.
Ayo.
Masuk ke mobil.
- Awas kepalamu. - Perlahan.
- Duduk dan tenang saja. - Tetap di sana.
Awas kakimu.
Kakak!
- Apa? Apa ini? - Berkendara dengan aman.
Ya. Terima kasih.
Menari saja Nyalakan rekamannya, Sayang
Menari saja
Akan baik-baik saja
Kau tahu harus melakukan apa.
Jangan lupa char kway- mu.
(Sue, Geng Rimau)
Sialan! Si wanita jalang menutup teleponnya.
Kakak.
Jemaat Terkasih, kita berkumpul di sini...
...untuk mengucapkan selamat tinggal yang terakhir...
...kepada saudara kita tersayang, Eugene.
Yesus berkata, "Akulah kebangkitan hidup."
"Barangsiapa percaya kepada-Ku,...
...dia akan hidup walaupun dia sudah mati,...
...dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku,...
...tidak akan mati selama-lamanya."
Aku sudah meminta anak buahku mengejar Lan Rimau.
Kau pikir aku bodoh, Jason?
Apa maksudmu?
Kau membunuh Eugene dan kau menyalahkan Geng Rimau?
Kau gila!
May!
Kita hanya punya waktu singkat untuk hidup.
Seperti bunga, kita mekar, lalu melayu.
Seperti bayangan, kita lenyap dan tidak pernah tinggal.
Di tengah-tengah kehidupan, kita ada dalam kematian.
Kepada siapa kita bisa meminta bantuan,...
...selain kepada-Mu, Tuhan,...
...yang secara tidak adil mati demi dosa-dosa kami?
Namun, Tuhan Yang Maha Kudus, Tuhan Yang Maha Kuasa,...
...Penyelamat Kudus dan Maha Pengasih,...
...bebaskanlah kami dari pahitnya rasa sakit kematian abadi.
Tuhan, Kau mengetahui rahasia hati kami.
Dengarkan doa kami, Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ampuni kami, Hakim Abadi Maha Baik,...
...karena di saat terakhir kami, kami mungkin tidak jatuh dari-Mu,...
...Penyelamat Kudus dan Pengasih!
May.
Apa kau baik-baik saja?
Jason.
Bisakah kau...
...membunuhnya untukku?
May.
Kita akan mencari bersama siapa yang merampoknya, May.
Zan, jangan begitu naif.
Ini rencana Jason.
Dia menjebak Lan Rimau!
Tunggu, kita akan sama-sama mencari kepastian.
Cari saja Lan Rimau.
Cari dia.
May.
Vic.
Terima kasih sudah datang.
Zan.
Bisakah kau tinggalkan kami?
Perbincangan wanita.
Nyonya Wong.
Bagaimana Manila?
Agak membosankan.
KL tampak lebih menyenangkan sekarang.
May.
Serius?
Dia tetap suamiku, Vic.
Aku membunuh dua mantan suamiku.
Aku merasa senang.
Datang dan pindahlah ke Manila untuk selamanya.
Untuk apa?
Aku pikir kau suka di Manila.
Kau bilang Manila membosankan.
Kau yang membosankan.
Wanita jalang.
Terima kasih sudah berada di sini,...
...selalu menjadi teman yang baik...
...dan selalu menjadikanku versi terbaikku.
Apa pun untukmu, May.
Selalu.
Ingat itu.
Ada apa di sini?
Zan! Aku tidak bersalah!
Apa kau gila, Danny?
Apa yang kau lakukan?
Perintah dari Bos.
Darah ganti darah.
Ayo pergi.
Zan.
Cari Sue.
Lan.
Bagaimana bisnis restoranmu?
Lumayan.
Aku mungkin akan membuka cabang di KL.
Bangsar?
Utang darah dibalas dengan darah.
Ya...
Begini, Francis.
Kecuali kau punya bukti lain,...
...aku menganggap kematian Eugene sudah dibalas.
Jason mencoba mengancamku.
Dia mencoba menggangguku.
Aku tahu.
Ini hanya masalah waktu.
Perang antara adikku dan aku akan terjadi.
Jatuhkan parangmu.
Keluar.
Aku harus melawan.
Jason akan membunuhku lagi.
Aku harus mulai dengan apa yang sudah lama aku rencanakan.
Langkah pertamaku adalah menyingkirkan Azman...
...dan menggantinya dengan orang baru.
Seseorang yang setia kepadaku dan Kampung Baru.
Jadi, itu saat mendiang ayahku terlibat denganmu dan Kampung Baru?
Namun, pertama-tama,...
...aku harus meyakinkan seseorang dari Kampung Baru.
Orang itu tentunya...
Sebaiknya kau tinggal di sini, May.
Rumah itu tidak aman.
Kau gila atau apa?
Aku tidak peduli jika kau bilang aku gila,...
- ...yang penting kau tidak mati. - Zan, aku baik-baik saja.
Kalau besok lusa? Apa kau tahu?
Kau pikir kau mau ke mana dengan ini?
Menurutmu?
Aku sudah membunuh mereka semua.
Tidak semuanya, May.
Tidak semuanya.
Baiklah.
Sebentar lagi aku akan bertemu dengan Victoria.
Dia punya rencana.
Aku juga punya rencana.
Rencana terbaik sekarang ini adalah kau tinggal di dekat sini,...
...di bawah pengawasanku. Bisa?
Kau sangat lucu, Zan.
Jangan bercanda, bisa?
Zan, percayalah.
Setelah apa yang terjadi tadi malam, mataku benar-benar terbuka, paham?
Ceritakanlah.
Apa rencanamu?
Kurasa...
...aku akan menamai anakku Riley.
Ingatkah kau dahulu selalu bercerita kepadaku...
...tentang B. B. King, musisi terkenal itu?
Namanya Riley, bukan?
Ya. Kenapa?
Aku selalu mengejekmu...
...karena menurutku nama itu sama sekali tak mencerminkan gangster.
May.
Apa intinya?
Aku ingin itu menjadi nama anakku.
Karena aku tidak ingin dia menjadi gangster.
Kalau kau?
Aku akan menyelesaikan urusan Azman.
Jangan khawatir, ya?
Penting untuk ayahmu...
...menggantikan Azman sebagai koneksi kita.
Tanpa Azman, Jason akan lemah.
Jasa ayahmu...
...terhadap keluarga Bangsar dan Kampung Baru sangat besar.
Kau tahu dua bulan lagi...
...angin di atas akan berubah.
Angin berubah menjadi badai, Datuk.
Azman orang yang cerdas.
Dia tetap ingin aman.
Aku ingin apa yang dia miliki sekarang.
Apa yang Tok Mat tawarkan kepada Datuk...
...lebih besar daripada apa yang Azman dapat.
Azman?
Sekarang semua atasannya...
...sibuk menyelamatkan diri sendiri.
Pintu sudah terbuka.
Kau bisa masuk.
Datuk.
Zan.
Kita akan berteman untuk waktu yang lama.
Sebagai seorang teman,...
...mungkin kau bisa mulai...
...dengan memberi kue ulang tahun untuk putriku.
Siapa namanya?
Liyanna.
Liyanna Fuad.
Ya, mendiang ayahku sangat setia.
Bangun!
Zan...
Tolong jangan membunuhku, Zan.
Tolong jangan membunuhku, Zan.
Terima kasih, Vic.
Aku akan meninggalkan Bear denganmu.
Dia akan membantumu.
Victoria?
Tolong, aku memaksa.
Aku harus segera kembali.
Urusan mendesak.
Apa kau akan baik-baik saja?
Mus!
Hei!
Jason.
Apa itu terjadi?
Azman tewas. Kita punya masalah.
Kau berjanji akan membereskan ini.
Dengar ini.
Aku bisa menyelesaikan ini, tapi temukan gadis itu. Sue.
Bagaimana dengan semua ini?
Lakukan tugasmu, aku melakukan tugasku.
Paham?
Seperti domino.
Jika satu jatuh...
Halo.
Maksudmu Azman berani melakukan itu?
Dia merasa orang yang membantunya itu abadi.
Akan selalu berkuasa.
Masalah dengan Azman, Zan sudah menyelesaikannya.
Sekarang, kontak baru Zan, aku bisa memastikan,...
...akan selalu setia kepada Zan.
Kampung Baru juga tentunya.
Kita akan menggunakan Kampung Baru untuk menyerang Jason.
Tok Mat sudah yakin?
Itu yang Raja inginkan.
Namun, kita tak boleh melawan Bangsar begitu saja, Tok Mat.
Mungkin Raja merasa dikhianati, Che Mi.
Jason sudah membuat kesepakatan dengan Eugene.
Mereka ingin mengubah semua kegiatan penyelundupan...
...ke Pelabuhan JB.
Jadi, habislah Pelabuhan Klang.
Raja Selatan bertambah kuat.
Che Mi.
Suruh anak buah kita bersiap.
Kita akan menyergapnya.
Zan.
Cari gadis bernama Sue itu hari ini sampai dapat.
Kau tidak meminta Shah pergi bersamamu?
Tidak perlu. Aku bisa menanganinya sendiri.
Biar Shah ikut denganmu.
Tok Mat.
Apa kau gila?
Kau akan menghadapi Geng Rimau sendirian?
Mereka tidak ada apa-apanya. Aku akan menjinakkannya.
Yang bahaya adalah Jason.
Kau harus berhati-hati, Zan.
Kita berdua harus menjaga tempat ini dengan baik.
Jika kau tak ada, aku akan kesulitan.
Ya.
Halo, Jason.
Ya, aku baru saja mendapat teleponnya.
Ya, aku tahu di mana kau bisa menemukan Sue.
Ya.
Sebaiknya kau bertindak cepat!
Baiklah.
Baiklah. Sampai jumpa.
Geng Rimau itu bodoh dan sangat mudah dimanipulasi.
Jadi, aku menggunakan mereka untuk mengamankan saksi kunciku, Sue.
Geng Rimau sangat penting untuk rencanaku selanjutnya.
Kau tahu siapa aku?
Nyonya Wong. Apa maumu?
Sebaiknya kau bicara kepadaku baik-baik.
Sekarang aku ingin kau tahu...
...aku akan membunuh semua orang yang terlibat dengan kematian suamiku.
Aku bisa menyuruh Bear...
...untuk memecahkan kepalamu sekarang juga.
Bukan aku yang membunuhnya!
- Danny! - Diam!
Sekarang aku bisa memberitahumu...
...di mana gadis itu.
Kenapa kau ingin memberitahuku?
Raja sudah tahu.
Tentu aku harus memberi tahu Raja...
...karena aku ingin membalas dendam.
- Namun... - Raja Selatan pun tahu.
Keputusan...
Mus, begini.
Kau ingin hidup atau mati?
Karena aku bisa memberimu sebuah solusi sekarang.
Apa?
Suruh anak buahmu menculik Sue.
Jangan menyakitinya.
Kemudian dengan semua arahan dariku satu demi satu.
Tauke.
Dasar berengsek kau, Zan.
Gadis mana yang kau puaskan?
Lihat itu.
"Tidak ada deterjen biasa yang bisa menghilangkan noda nakal ini."
Tauke, bisa diam? Aku ingin bertanya sesuatu.
Aku mendengar ada gadis yang dekat dengan Geng Rimau.
Kenal?
Bung.
Zan ini berpikir aku ini lelaki putus SPM...
...yang bekerja di meja informasi untuk menjawab pertanyaan gratisnya.
Zan.
Satu pertanyaan 50 ringgit.
Sudah tahu.
Kini kita bisa berbisnis.
Jika kau mau uang ini,...
...jawab pertanyaanku dahulu.
Gadis itu...
Ada apa dengan seleramu?
Kau tidak tertarik dengan gadis-gadisku?
May Wong bahkan sudah kedaluwarsa.
Jawab saja pertanyaanku. Jangan melibatkan May Wong.
Zan.
Bosku, Sang Raja, sedang sakit.
Bahkan Tok Mat sudah seperti matahari terbenam.
Napasnya sudah terengah-engah.
Kau tahu?
Daerah Cheras akan menjadi milikku.
Kampung Baru akan menjadi milik Che Mi.
Sepakat, selesai.
Lalu?
Tidak mungkin sudah selesai.
Aku akan berada di atas, dan kau melihatku dari bawah.
Aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan.
Namun, jika kau mau uang ini,...
...aku mau tahu apa kau mengenal gadis ini.
Kau tidak punya selera.
Bung, lihat.
Ini adalah pelacur dari Ampang.
Dia selalu makan di kedai di belakang Petronas.
- Kau yakin? - Aku cukup yakin.
Dasar berengsek.
Begitu caramu?
Kau bertanya kepadaku baik-baik.
Aku sudah menjawab baik-baik, dan begini sikapmu?
Di mana adat dan budayamu?
Tidak ada lagi budi bahasa dan budaya kita.
Persetan kau!
Lepaskan aku!
Jalan terus!
Jangan melawan.
Kau ini menyusahkan aku.
Namun, tidak apa-apa. Kau sepadan.
Bos, mau aku menelepon Jason?
Tunggu.
- Namun... - Aku bilang tunggu!
Baiklah.
Dia sudah ada di tanganku.
Sekarang apa?
Jadi, May membuat kesepakatan dengan Mus?
Wanita jalang.
Kakak.
Aku bisa mengumpulkan anak buah kita...
...dan menyerang persembunyian Mus sekarang.
Tunggu.
Kita membunuh dua burung dengan satu batu.
Saudari sepupu?
Kau tahu harus berbuat apa selanjutnya.
Kau siap untuk babak terakhirnya?
Hei.
Di mana Mus Rimau menyembunyikan gadis itu?
Kau ingin aku mengulangi ucapanku?
- Halo? - Zan.
May.
Aku akan meneleponmu kembali.
Apa kau percaya kepadaku?
Ya, aku percaya kepadamu. Kenapa?
Kau menginginkan Sue, bukan?
Aku bisa memberimu lokasinya.
Che Mi.
Bagaimana dengan kami bertiga? Tidak ada pistol?
Tidak adil.
Aku ingin kalian bertiga melakukan sesuatu untukku.
Hal terakhir sebelum pertikaian terakhirku dengan Jason...
...adalah bertemu Raja Selatan,...
...ayah mertuaku.
Boleh aku bergabung?
Ayah, bagaimana makanannya?
May?
Aku masih anggota keluarga ini.
Jadi, hari ini makan malam keluarga. Apa aku benar?
Aku tidak melihat alasan kenapa aku tidak bisa ada di sini.
May.
- Kau harus tahu... - Jason.
Biarkan dia bergabung dengan kita.
Tambahkan satu kursi.
Apa kabar, Jason?
Kalian berdua tunggu di sini.
Di mana mereka, Bos? Tidak ada orang di sini.
Mus!
Mus.
Serahkan gadis itu kepadaku.
Di mana Raja?
Aku harus menyerahkan gadis ini kepada Raja!
Raja sedang tidur.
Serahkan gadis itu.
Untuk apa?
Jangan bodoh seperti Lan.
Kau sungguh berpikir Nyonya Wong sudah sepakat dengan Raja?
Raja marah kepadamu sekarang...
...karena kau merusak rencananya.
Sekarang kembalikan gadis itu kepadaku.
Kau ingin bernasib seperti Lan?
Lan terus. Enyah kau!
Aku Mus!
Makan malam kalian sudah sampai. Makanlah!
Mus!
Bos.
Ayah.
Omong-omong,...
...apa Jason memberitahumu rencananya?
Jason memberitahuku secara singkat.
Rencana Jason sangat menarik.
- Diam. - Ada apa, Jason?
Apa kau akan membunuhku?
May.
Maaf, Ayah.
Aku salah.
Mungkin aku terbawa suasana.
Aku masih memikirkan kematian mendiang suamiku.
Putramu.
Apa maumu, May?
Kau mencoba membunuhku.
Kau mencoba membunuh keturunan Dato.
Namun, kau gagal.
Sekarang aku akan membunuhmu.
Pergi!
Bos!
Che Mi?
Che Mi!
Che Mi!
Zan.
Kita bisa membicarakan ini.
Mari kita berbicara.
Ayolah, May. Sudah cukup permainannya dan jelaskan.
Baiklah, Ayah.
Kenapa sikapmu dingin kepadaku?
Ini keluargaku.
Aku tidak akan membiarkan Jason menghancurkannya.
Jason?
Aku akan menjelaskannya kepadamu.
Tok Mat.
Apa yang telah kau lakukan?
Aku akan memberikan kesempatan kepada anak buahmu untuk menjelaskan.
Apa maksudmu, Tok Mat?
Sekarang,...
...biar aku jelaskan persisnya apa yang terjadi.
Ayah, Tok Mat,...
...Jason membunuh Eugene.
Tepatnya,...
...Danny membunuh Eugene.
Dato.
Jangan percaya kata-katanya.
Ada saksinya.
Jadi, apa itu benar, Jason?
Kau yang membunuh Eugene?
Aku ingin tahu, Jason.
Kenapa kau berani melanggar kawasanku?
Baiklah.
Kau bilang aku membunuh Eugene, bukan?
Mana buktinya?
Ayah.
Aku mengerti.
Dato.
Dato.
Dato.
Dato, tolong dengarkan aku. Dato!
Tok Mat.
Tok Mat!
Dengar penjelasanku.
Tok Mat!
Danny!
Aku akan membunuhmu!
Jangan ikut campur.
Kau membunuh Eugene.
Kau juga mencoba membunuhku...
...dan bayiku!
Kakak!
Tidak!
Tolong beri aku kesempatan lagi.
- Kakak... - Kau akan mati malam ini...
...karena kau tidak layak untuk hidup.
Jangan lupakan...
...Jack.
May.
Selamat, Ayah Zan.
Jadi, bagaimana rasanya mendapatkan kekuatan yang pantas kau dapatkan?
Apa yang telah kau lakukan, May?
Apa yang aku lakukan?
Kau tahu, bukan?
Tok Mat akan mengantar Che Mi ke gudang itu, bukan aku.
Kau tahu risikonya karena Che Mi...
Aku hanya memberikan ide kepada Raja.
Apa pun yang Raja sampaikan kepada Tok Mat...
...bukanlah perbuatanku, mengerti?
Ayolah, May. Katakan yang sebenarnya.
Zan.
Jadilah pemimpin yang baik.
Untuk Kampung Baru dan keluargamu.
Jadi, kau akan kembali ke JB?
Kenapa aku ingin kembali ke JB?
Aku harus berada di sini.
Kita bagaimana?
Tidak pernah ada "kita"...
...dan akan selalu ada kita.
Ini untukmu.
Jangan baca sekarang.
Bacalah saat kau merasa sudah waktunya.
Mengerti?
Keluarga Bangsarku,...
...kita kuat.
Untuk menjadi lebih kuat, kita membutuhkan pemimpin yang kuat.
Malam ini, aku mengeklaim hakku sebagai pemimpin keluarga.
Lawan aku sekarang...
...atau ikrarkan kesetiaan kalian kepadaku selamanya.
Jadi, begitulah.
Semua yang perlu kau tahu.
Apa yang terjadi 10 tahun lalu.
Jadi, apa selanjutnya?
Zan.
Riley adalah putra kita.
Manila.
Untuk menyelamatkan putraku.
Semua yang kita lakukan...
...ada konsekuensinya.
Sesuatu yang aku lakukan di masa laluku...
...sekarang mulai menghantuiku.
Jaga dirimu, Nyonya Wong.
Bangsar adalah milikmu...
...untuk saat ini,...
...sampai aku kembali.
Aku harap kau bisa mengurusnya.
Tentu saja.
Manusia suka bermimpi.
Namun, terkadang mimpi itu membunuh.
Mimpi itu adalah keajaiban anugerah.
Namun, ialah yang menyebabkan kau gundah.
Terasing dari cermin kenyataan.
Bunuhlah mimpi itu, Anakku,...
...yang selalu menipumu.
Ada harimu, ada hariku.
Namun, hari ini adalah hariku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.