All language subtitles for 05.Suteki na sen Taxi (2014)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Hidup ini penuh dengan persimpangan.

Saat ini aku berada dalam salah satu persimpangan.

Tapi ini hanyalah sebuah drama.

- Natsuki. - Ya?

Menurutmu dasi ini terlalu norak?

Kurasa tidak.

- Benarkah? - Ya.

- Mana yang lebih bagus? - Yang ini.

- Ini? - Ya.

- Jadi, menurutmu ini terlalu norak? - Tidak juga.

- Tapi ini yang lebih bagus? - Ya.

Begitu, ya.

Eda, menurutmu mana yang lebih bagus?

- Apa kamu akan berkencan? - Ini kencan buta.

- Kencan buta? - Ya.

- Mana yang lebih bagus? - Shirube, kamu lajang?

Ya. Mana yang lebih bagus?

- Apa? - Maksudku dasinya.

Lebih baik jika kamu tidak pakai dasi.

Sungguh?

- Sungguh. - Kenapa?

Karena itu aneh.

- Aneh? Mana yang aneh? - Keduanya aneh.

Eda bilang lebih baik jika aku tidak pakai dasi.

Setuju.

Apa? Tidak ada yang bagus?

- Ya, lebih baik begitu. - Baiklah, tapi kenapa?

- Karena itu aneh. - Karena itu aneh.

Manajer, kenapa kamu ikut menjawab?

- Karena itu aneh. - Benarkah?

Tapi kukira tadi kalian berdua menyarankan dasi yang ini.

Kami tidak menyarankan yang itu.

Tapi kamu bilang ini yang lebih bagus.

Itu karena kamu tanya mana yang lebih bagus.

Dan kami pun bilang itu yang lebih bagus.

Jadi, kalian mengeliminasi yang jelek?

Ya.

Kalau begitu, bagaimana jika aku tanya apa ini aneh atau tidak?

- Aneh. - Aneh.

Sudah kubilang itu aneh.

Kita akan lakukan bedah darurat untuk peritonitis akut.

- Mohon bantuannya. - Mohon bantuannya.

- Pisau bedah. - Ya, Dokter.

- Pisau bedah elektrik. - Ya, Dokter.

Dokter, pasien mengalami bradikardia.

Pasien terguncang.

Sisa waktu kita tidak banyak, mari selesaikan dengan cepat.

- Gunting bedah. - Ya, Dokter.

Plasma beku, cepat.

- Gunting melengkung. - Ya, Dokter.

- Gunting jaringan melengkung. - Ya, Dokter.

- Pemotong jaringan. - Ya, Dokter.

"Ruang Operasi Satu"

"Dokter wanita, Shinozaki Misako, 38 tahun"

Terima kasih atas makanannya.

Panas.

Di tahun 2014,

saat tiga astronaut muda berkelana di luar angkasa,

mereka jatuh ke sebuah planet.

Mereka mengetahui bahwa orang yang memimpin planet itu

adalah seorang paruh baya.

Apa ini?

Sebentar.

Halo?

Haruka, sudah lama sekali.

Apa yang terjadi?

Pernikahan?

Kamu menemukan suamimu lewat pesta kencan buta?

Aku merasa baik-baik saja soal itu.

Jadi, kamu sungguh menemukan cinta sejati lewat kencan buta.

"Pesta kencan buta"

Haruka baru saja menikah.

"Pesta perjodohan"

Aku dan Haruka kadang masih bertemu setelah kami lulus.

Kami mengoceh soal pekerjaan dan soal perasaan.

Usiaku sudah lebih dari 30 tahun dan akan mencapai 40 tahun.

Menurutku, menjadi lajang itu tidak buruk.

Tapi itu karena Haruka ada bersamaku.

Di dalam hatiku, aku sungguh berpikir

setidaknya aku bisa menikah sebelum dia.

Itu karena aku lebih populer daripada dia.

Tapi kini dia sudah menikah.

Dia sudah mengalahkanku.

"Pesta perjodohan Membuat reservasi"

"Peserta harus berusia lebih dari 30 tahun"

"Lebih dari 30 tahun"

- Takeuchi. - Ya, Dokter.

Katakan pada departemen tranfusi darah agar bergegas.

Ya, Dokter.

- Dokter Yokoda. - Ya, Dokter.

Kelenjar getah beningnya keluar. Persiapkan prosedur pembekuan.

Ya, Dokter.

- Dokter Harada. - Ya?

Tampaknya kita masih butuh waktu. Tolong tambahkan anestesi.

Ya, Dokter.

Tolong mulai dari sini dan nyalakan penghitung waktunya.

Ya, Dokter.

- Dokter, kamu mau pergi? - Ya.

- Terima kasih atas kerja kerasmu. - Terima kasih atas kerja kerasmu.

Apa kamu mau berkencan?

Kenapa kamu bertanya?

Karena penampilanmu berbeda hari ini.

- Benarkah? - Ya.

Kamu tampak menawan hari ini.

Kurasa tidak.

Apa kamu akan berkencan?

Begitulah.

Rasanya memalukan beri tahu orang lain kalau aku ikut kencan buta.

Aku juga ingin punya teman kencan.

Aku juga inginkan itu.

- Kamu punya, bukan? - Tidak.

Aku tidak sepopuler kamu, Dokter.

Aku sama sekali tidak populer.

Kamu merendah lagi.

Sudah kubilang aku tidak populer. Kamu menyebalkan.

Sungguh, itu benar.

Itu karena standarmu terlalu tinggi.

Kita sudah sering mengobrol seperti ini

dan aku mulai merasa bosan.

Bagaimana orang yang akan kamu temui?

Apa dia pacarmu?

Soal ini...

Ini pesta kencan buta!

Tidak punya pacar di usiaku ini membuatku gelisah!

Karena itu aku menghadiri kencan buta!

Apa ada yang salah dengan itu?

Begitulah.

Bersenang-senanglah.

- Terima kasih atas kerja kerasmu. - Terima kasih atas kerja kerasmu.

"Isi"

"Taksi Keputusan"

"Pesta memasak kencan buta"

Pendaftarannya di sebelah sini.

Apa anggota Grup A di sini?

Tolong ambil dari kotak ini untuk menentukan kamu ikut grup mana.

- Tolong tunggu di sini sebentar. - Tolong berbaris di sini.

Aku di Grup C.

- Ini dia. - Terima kasih.

Pesta memasak hari ini diadakan

dalam suasana ceria layaknya perkumpulan keluarga.

Kurasa kalian semua bisa mengikutinya dengan santai.

Kalau begitu, semuanya...

Memang, berbeda dari pesta kencan buta biasa,

memasak menjadi dalih alami untuk memulai percakapan.

Sang penyelenggara melakukan upaya yang bagus.

Semuanya, silakan kemari.

- Biar kutunjukkan tempatnya. - Silakan.

Sebelah sini.

- Tolong duduk dari dalam. - Senang bertemu kamu.

Tolong duduk dari dalam.

Silakan duduk.

Baiklah. Ini waktunya untuk

memperkenalkan diri pada anggota grupmu.

Kalau begitu...

Namaku Kudo Katsumi.

Usiaku 39 tahun dan bekerja di perusahaan bernama Teidoku.

Hobiku adakah menonton film.

Dia sama sekali tidak jelek.

Dia tampak ceria dan lembut.

Yang bekerja di perusahaan besar tampak cukup populer.

Tapi karena dia ada di sini, mungkin dia punya masalah.

Mungkin dia sudah cerai atau punya masalah lainnya.

Senang bertemu kalian semua.

Mungkin aku terlalu banyak berpikir.

Namaku Maeda. Aku bekerja untuk pemerintah daerah.

Dia seorang pegawai sipil.

Dia agak ketinggalan jaman.

Tapi sepertinya dia orang yang praktis. Lumayan.

Tapi aku lebih suka pria seperti Kudo.

Aku Minasawa Michiru. Usiaku 36 tahun.

Aku memilih Kudo di antara para pria ini.

Senang bertemu kalian semua.

Kini giliran para wanita.

Namaku Natsukawa Erika.

Dia tampak bodoh.

Usiaku 30 tahun.

Dia bilang usianya 30 tahun karena ingin menjadi yang termuda di sini.

Dasar wanita berdada besar yang bodoh.

Temanku selalu berkata bahwa aku suka bersikap manis.

Dia sudah berusia 30 tahun. Dia masih ingin bersikap manis?

Mungkin dia sangat manja di usia 20-an

dan menjadi arogan dan kekanakan.

Kurasa dia tidak bisa pertahankan hubungan jangka panjang.

Saat dia sadar, dia sudah melebihi batas usia untuk dimanjakan,

jadi, dia merasa gelisah dan datang kemari.

Tapi aku tidak pantas untuk menilainya.

Mereka tidak memberikan info pribadi para anggota kencan buta.

Jadi, tidak masalah untuk mengatakan apa pun saat perkenalkan diri.

Apa yang harus kukatakan?

Aku Nagashima Tomomi dari Shizuoka.

Hobiku adalah merangkai bunga.

Cara berpakaiannya dewasa dan konservatif dengan rias wajah.

Selera berpakaiannya bagus, entah kenapa dia tampak seksi.

Usianya sudah lebih dari 30 tahun dan mungkin akan mencapai 40 tahun.

Dia tidak mengatakan usianya, itu berarti dia cukup tua.

Aku di sini karena

aku ingin menemukan seseorang yang bisa dijadikan pasangan hidup.

Senang beremu kalian.

Sekarang giliranku.

Aku Shinozaki Misamo dari Distrik Chiba.

Aku seorang dokter di Tokyo.

Reaksi macam apa ini?

Mereka menjadi terintimidasi setelah tahu aku seorang dokter?

Hobiku memasak.

Senang bertemu kalian.

Sebenarnya, memasak bukanlah hobiku.

Mereka mungkin mengira aku angkuh saat aku bilang aku seorang dokter,

jadi, kuharap aku meningkatkan daya tarikku saat bilang hobiku memasak.

Saatnya untuk mulai memasak.

Menu hari ini adalah

paella, sup kental salmon dan semur sapi ala Perancis.

Kami akan menyediakan bahan-bahan dan resepnya.

Kalian semua bisa menambahkan gaya sendiri ke masakan kalian.

Kalau begitu, mari mulai memasak!

Apa yang harus kita lakukan?

Kita ikuti saja resepnya.

Kamu benar.

Bagaimana jika kita bagi tugas?

Aku akan membuat paella.

Aku ahli soal itu.

Kalau begitu, kami mengandalkanmu.

Kudo, bisakah kamu membantuku membuatnya?

Tentu.

Dia cepat sekali diambil!

Maaf, meski aku kemari untuk mengikuti pesta memasak,

sebenarnya aku tidak pandai memasak.

Kalau begitu, tolong bantu membuat sup kental.

Kurasa itu lebih mudah daripada memasak salmon.

- Baiklah, akan kulakukan. - Aku akan membantumu.

- Terima kasih banyak. - Baiklah.

Kalau begitu...

Ayo kita buat salmon mentega.

Ya.

Aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang. Sial.

- Astaga! - Apa kamu baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

- Kudo... - Kita bisa tambahkan ini sedikit.

- Apa ini sudah cukup? - Tambahkan sedikit lagi.

Benarkah?

Kamu sudah pernah ke luar negeri?

Mereka semua bergembira.

Itu keren.

Kamu habiskan dua tahun di Amerika?

Sudah biasa bagi pegawai perusahaan niaga untuk pergi keluar negeri.

Lalu kamu akan pergi ke mana selanjutnya?

Mungkin kali ini Eropa.

Aku sangat iri padamu. Aku ingin tinggal di Paris atau Roma.

- Erika, wajannya! - Apa?

- Matikan kompornya. - Baiklah.

Apa yang harus kulakukan? Maaf.

Apa yang dilakukan gadis itu?

Maafkan aku.

Ini juga salahku, aku terus bicara dan tidak memerhatikan.

Maafkan aku.

Ini tidak terlalu gosong. Seharusnya tidak masalah.

- Benarkah? - Ya.

Benar, bukan? Ini tidak akan masalah?

Kurasa kamu benar.

Jangan khawatir.

Jangan khawatir.

Terima kasih, Semuanya. Kalian semua sangat baik.

Omong-omong, bisakah kita pakai ini untuk buat hidangan lain?

- Hidangan lain? - Ya.

Kurasa kita bisa pakai nasi hangus untuk buat hidangan berbeda.

Begitu.

- Misako. - Ya?

Bisakah kita pakai nasi hangus itu untuk buat hidangan berbeda?

Hidangan lain?

Misako, kamu berkata kamu berminat dalam memasak.

Jadi, kurasa kamu mungkin punya ide yang bagus.

Coba kulihat.

Ini kesempatan untuk meningkatkan daya tarikku.

Mari kita coba...

Kurasa kita bisa pakai itu untuk membuat remah nasi.

Benar, itu ide yang bagus.

Hidangan ala Tiongkok? Itu keren.

Tapi apa kamu bisa membuat hidangan itu?

Kurasa bisa.

Baiklah, nilai tambahan untuk diriku.

Aku harus berterima kasih pada Tomomi untuk bantuannya.

Sesuai yang diharapkan dari seorang dokter, dia sangat cerdas.

- Wanita yang bekerja memang beda. - Sama sekali tidak.

Kalau begitu, Ketua Tim, kami mengandalkanmu.

"Ketua Tim"?

Baiklah.

- Erika. - Ya?

Bisakah kamu minta pati kentang pada pihak penyelenggara?

Baiklah.

- Maeda. - Ya?

Bisakah kamu nyalakan api dan mengecilkannya?

Sup kental akan dimasak.

Terima kasih.

Minasawa, tolong balikkan salmonnya.

Baiklah.

Kudo, bisa bantu aku memotong sayuran?

Baiklah.

Ini berjalan lancar.

Tomomi, terima kasih.

Hati-hati.

Peganglah pisaunya dengan mengepalnya.

Itu tampak enak.

- Sesuai harapan dari Misako. - Sama sekali tidak.

Sepertinya aku terlalu menonjol

dan itu membuatku merasa tidak enak pada yang lain.

Mangkuk dan papan pemotong sudah dibersihkan.

Kamu benar.

Tomomi, apa kamu yang bersihkan semuanya?

Ya, saat aku punya waktu luang saat memasak.

Jadi, kamu mencuci ini semua saat kami sedang bekerja.

Dan kamu membersihkan panci dan wajannya juga?

- Ya. - Kamu hebat.

Katanya orang terampil bisa merapikan dapur

saat mereka memasak dalam waktu bersamaan.

Dia dapat nilai tinggi untuk ini.

Dia sangat ahli dalam hal ini dari sudut pandang mana pun.

Sama sekali tidak.

Aku sudah terbiasa membantu orang karena pekerjaanku.

Karena pekerjaannya?

Apa pekerjaanmu?

Aku seorang perawat.

- Perawat? - Ya.

Ternyata begitu.

Ternyata dia seorang perawat.

Para pria seketika mengubah penilaiannya terhadap dia.

Dia tidak menyebutnya saat memperkenalkan diri.

Dan memberitahunya secara santai tepat di momen yang sempurna ini.

Apa itu memang rencananya?

Jika ya, dia bukan wanita biasa.

Apa kamu tahu ini?

Aku tidak mengira Tomomi seorang perawat.

Karena itu dia peduli pada orang di sekitarnya.

Ini tidak baik.

Kudo dan Maeda terpesona olehnya.

Ada apa?

Kudo.

Ya?

Apa?

Ada bulu mata.

Maaf.

Dia pasti sudah jatuh cinta dengannya saat ini!

Maaf soal ini.

Usai bersih-bersih, dia manfaatkan pekerjaannya untuk cari perhatian.

Lalu dia mencuri perhatiannya lewat bulu mata.

Dia terus meningkatkan daya tariknya dengan sempurna.

Kamu harus ingat...

Bagaimana jika kita pergi ke pemandian air panas bersama?

Pemandian air panas di tempat itu.

- Sial! - Kamu tadi bilang di mana?

Kini saatnya untuk makanan pencuci mulut.

Jika kalian ingin pindah ke grup lain untuk mengobrol,

silakan melakukannya sembari menikmati pencuci mulut.

Tidak ada yang pindah.

Itu berarti semua punya target di grup mereka masing-masing.

Di kartu ini,

silakan tulis orang yang ingin kamu temui lagi kelak

begitu pula informasi kontakmu, dan pesan untuk orang tersebut.

Kami akan mengumpulkan kartu ini dan memasukkannya ke amplop.

Saat waktunya untuk pergi,

kami akan berikan amplop pada orang yang ingin kamu temui.

Jangan cemas tidak akan dapat sebuah kartu

karena kami akan memberikan amplop kosong untuk itu.

Begitu.

Jadi, meski seseorang tidak dapat kartu,

tidak ada yang akan tahu.

Penyelenggaranya lumayan.

"Untuk: Kudo"

Tolong jangan lupa bahwa

kamu harus berbaris dan mengambil amplopmu

sebelum pergi.

Terima kasih atas partisipasi kalian dalam kegiatan ini.

Bagus, aku dapat satu.

Siapa, ya?

Apakah Kudo?

"Aku suka wanita andal sepertimu. Dari Minasawa Michiru"

Aku Minasawa Michiru. Usiaku 36 tahun.

Sial!

Tomomi.

Terima kasih banyak untuk hari ini.

Akulah yang harus berterima kasih.

Aku kalah.

"Taksi Keputusan"

- Tolong ke Yoyogi Uehara. - Ya, Bu.

"Isi"

Apa kamu baru pulang kerja?

Tidak.

- Pesta kencan buta? - Apa?

- Tebakanku benar, ya? - Ya.

Kudengar dari temanku bahwa dapur di gedung itu

dipakai untuk mengadakan pesta kencan buta hari ini.

Jadi, kurasa kemungkinan kamu pergi ke sana.

Begitu, ya.

Bagaimana tadi?

- Apa? - Apakah berjalan lancar?

Itu...

Sepertinya tidak berjalan lancar.

Aku tidak akan berkata itu tidak berjalan lancar.

Itu memang tidak berjalan lancar.

Begitu.

Pulang sendirian berarti hasilnya tidak memuaskan sama sekali.

Kamu tidak menemukan orang yang cocok?

Tidak, bukan begitu.

- Berarti kamu menemukannya? - Bisa dibilang begitu.

Berarti kamu dicampakkan.

Dia tidak mencampakkanku, dia hanya memilih yang lain.

Begitu.

Itu tidak mudah.

Tapi kamu tidak perlu tersinggung.

Kamu hanya memasak bersama satu kali.

Bagaimana mungkin perlihatkan semua sisi baikmu?

- Pak. - Ya?

Dari sudut pandang seorang pria,

apa seorang dokter wanita memberi kesan yang buruk?

- Sama sekali tidak. - Sungguh?

Ya, menjadi dokter adalah pekerjaan yang hebat.

Kurasa dokter itu cukup populer.

Populer?

Ya, apa kamu seorang dokter?

Ya.

Berarti kamu pasti sangat populer.

Jika aku populer, aku tidak akan perlu ikut kencan buta seperti ini.

Begitu.

Tapi kamu tampak seperti orang yang populer.

Dari pengalamanku,

citra seorang dokter wanita membuat orang terintimidasi.

Aku mulai memahami maksudmu sekarang.

Benarkah?

Itu memberi kesan pada orang bahwa kamu sulit diraih.

Tapi itu sama sekali tidak benar.

Berarti kamu bisa membuat citra yang berbeda dari itu.

- Kamu benar. - Ya.

Jika kamu bersikap berbeda dari dugaan mereka

mereka akan merasa kamu mudah untuk didekati.

Ya! Itulah rencanaku untuk kencan buta ini.

Begitu.

Karena itu aku berusaha keras untuk memasak.

Seorang gadis tadi membuat nasi hangus

dan secara cerdas aku memakainya untuk membuat hidangan lain.

Itu bagus.

Orang mengira wanita yang bekerja tidak andal dalam pekerjaan rumah

dan kamu menggunakan itu untuk membuat perbedaan.

Benar, bukan?

Kukira semuanya akan berjalan lancar.

Kamu melakukan kesalahan apa?

- Erika. - Ya.

Tolong minta pati kentang pada pihak penyelenggara.

Baiklah.

- Takeuchi. - Ya, Dokter.

Tolong suruh departemen transfusi darah untuk bergegas.

Ya, Dokter.

- Pak. - Ya?

Misalnya,

apakah pantas untuk memerintahkan orang lain

saat semua sedang memasak?

Aku tidak bilang itu tidak pantas, tapi...

Tapi?

Jika kamu berlebihan,

orang akan mengira kamu wanita yang tangguh

dan bukan wanita yang bersifat kekeluargaan.

Sudah kuduga.

Menurutku wanita yang tangguh itu keren,

tapi jika dia terlalu tangguh, aku mungkin ragu untuk menikahinya.

Begitu, ya.

Tapi tentu saja ada pria yang suka tipe wanita seperti ini.

Aku Minasawa Michiru. Usiaku 36 tahun.

Bagaimana dengan tipe wanita yang cuci piring diam-diam

saat yang lain sedang sibuk?

Dia akan mendapat kesan yang baik dari semua orang.

Sudah kuduga!

Khususnya perasaan yang dia buat saat membantu orang diam-diam.

Begitu.

Apa orang menyukai itu?

Ya.

Jadi, dia mencuri popularitasmu?

Ya, dan dia seorang perawat.

Seorang perawat?

- Reaksi seperti itu lagi. - Apa?

Perawat sepertinya sangat populer di kalangan para pria.

Aku tidak bisa menyangkalnya.

Tapi itu hanya kesan pertama.

Ini tidak ada kaitannya dengan kariermu.

- Sungguh? - Ya.

Pada akhirnya, intinya adalah kepribadian seseorang.

Tunggu dulu, maksudmu aku kalah karena kepribadianku?

- Maksudku bukan itu. - Memang itu maksudmu.

Ini sangat memusingkan.

Itu bukan tempat untukmu mencari pasangan hidupmu.

Kenapa aku sangat suka pamer?

Bisakah kita pakai nasi hangus ini untuk buat hidangan lain?

Kurasa kita bisa pakai ini untuk membuat remah nasi.

Kalau begitu, Ketua Tim, kami mengandalkanmu.

- Erika. - Ya?

Tolong minta pati kentang pada pihak penyelenggara.

Baiklah.

Kamu juga mencuci panci dan wajan?

Aku sudah terbiasa menolong orang karena pekerjaanku.

Aku seorang perawat.

Ada bulu mata.

Jadi, semuanya sejak saat itu adalah bagian dari rencananya?

Bisakah kita pakai nasi hangus ini untuk membuat hidangan lain?

Kalau begitu, Ketua Tim, kami mengandalkanmu.

Begitu, ya. Itu alasan hal itu terjadi.

Aku ditipu.

Apa yang terjadi?

Aku ditipu oleh perawat itu.

Benarkah?

Kukira awalnya dia membantuku.

Tapi itu dia lakukan untuk meningkatkan daya tariknya.

Wanita itu terdengar licik.

Dia memang tampak pintar, tapi tidak kusangka dia secerdik itu.

Ini sungguh memusingkan!

Jika kamu merasa sangat kesal, apa kamu ingin balas dendam?

- Balas dendam? - Ya.

Mengikuti kencan buta itu sekali lagi.

- Kapan? - Sekarang.

Tapi kencan buta itu sudah selesai.

Karena itu kita harus kembali.

Entah apa yang kamu bicarakan.

Kalau begitu, biar kujelaskan.

Hidup ini penuh dengan persimpangan.

Mulai dari pekerjaan, rumahmu,

sampai penampilan kita dalam kencan buta.

Kita membuat keputusan dalam hidup

dan keputusan yang kita buat akan menentukan masa depan kita.

Taksiku bisa bawa penumpang kembali ke persimpangan keputusan mereka

dan memperbolehkan mereka membuat ulang keputusan mereka.

Maaf, aku ingin berhenti di lampu lalin di depan.

Tunggu. Tolong tunggu.

- Ini kesalahpahaman. - Aku sungguh tidak mengerti.

- Ini bukan hal mencurigakan. - Tidak apa-apa.

Aku merasa ini agak tidak nyaman.

Pikirkanlah seperti ini.

Bagaimana jika

semua ucapanku benar.

Kamu ingin kembali di pukul berapa?

"Kembali"?

Ya, jika kita bisa kembali ke masa lalu.

Kamu ingin kembali ke pukul berapa di kencan buta itu?

Kurasa aku ingin kembali ke masa

sebelum wanita berdada besar itu menghanguskan nasinya.

Kamu ingat itu menit berapa?

Pesta kencan buta itu mulai pukul 14.00.

Kurasa dua jam yang lalu.

Baiklah.

"Isi"

"Kembali"

"Kembali"

Kita sudah sampai.

- Sudah? - Ya.

Kamu tadi mengemudi secara biasa.

Maksudmu kamu tidak merasa kita berkelana menembus waktu?

Aku tidak merasakan apa pun.

Para penumpang selalu berkata begitu.

Itu berarti mobil ini sudah melakukan kerja baik.

- Sungguh? - Ya.

Bukankah itu sama dengan mesin cuci?

Mesin cuci berkualitas tinggi hampir tidak berisik.

Kamu benar.

Mobil ini seperti itu. Sudah melakukan kerja bagus.

Karena itu kamu tidak merasa sudah menjelajahi waktu.

Ini adalah mobil model terbaru.

- Mobil ini? - Ya, ini nomor enam.

Nomor lima mengeluarkan suara saat menjelajahi waktu.

Dan nomor empat akan melewati dimensi berbeda.

Begitu.

Tapi itu bisa menyebabkan mobil berguncang dengan hebat.

Banyak penumpang menjadi merasa mual.

Begitu.

Karena itu mereka buat perbaikan yang terbaik.

Di mobil nomor 5, kamu tidak akan merasa apa pun saat jelajahi waktu.

Tapi kadang ini tidak berfungsi dengan baik.

Semua masalah bisa diatasi dengan mobil nomor 6.

Apa kamu membicarakan mobil?

Apa?

Atau kamu sedang membicarakan ponsel pintar?

Tentu saja aku membahas mobil.

Begitu.

Berapa ongkosnya?

- 33.000 yen. - Mahal!

Kamu sudah berkelana ke masa lalu.

Kamu benar, tapi...

Lima kali lebih mahal jika menggunakan nomor satu.

- Apakah semahal itu? - Ya.

Karena itu hanya orang kaya yang bisa lakukan perjalanan saat itu.

- Tapi kini semua dengan mudah... - Aku paham. Baiklah.

33.000 yen, bukan? Ini dia.

Terima kasih.

Saat kamu kembali ke posisi awal,

kamu akan melihat perhentian waktu di dirimu.

Kamu hanya perlu berdiri di tempat itu.

Perhentian waktu untuk diriku?

Merepotkan untuk menjelaskannya.

Tolong baca ini.

"Taksi Keputusan bisa bawa penumpang kembali ke masa lalu.

"Mengenai perhentian waktu penumpang"

Apa ini?

- Astaga. - Kamu baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Kenapa pria sepertimu harus ikut kencan buta?

Kamu pasti populer di antara wanita.

Tidak, aku sama sekali tidak populer.

Aku hanya perlu memastikan dia tidak menggosongkan nasi itu.

- Kamu pernah ke luar negeri? - Erika,

tolong hari-hati agar nasinya tidak hangus.

Baiklah.

Apa kamu membuat ini di rumah?

Bagus.

"Pilihan B"

Aku akan diam-diam mencuci piring.

Dia ahli memasak dan hobinya merangkai bunga.

Astaga!

- Apa kamu baik-baik saja? - Tidak apa-apa.

- Kamu berdarah! - Ini hanya sayatan kecil.

Coba kulihat.

Ini tidak serius.

Sayatannya cukup dalam.

Apa? Dia bahkan punya perban?

Sudah, tolong hati-hati.

- Terima kasih. - Tidak apa-apa.

Aku sudah terbiasa karena pekerjaanku.

Yang benar saja.

Apa pekerjaanmu?

Aku seorang perawat.

Dia hebat, waktunya pas.

- Seorang perawat? - Ya.

Begitu, pantas saja.

- Tunggu. - Apa?

Jangan bilang...

Ada bulu mata.

Terima kasih.

Dia luar biasa.

Dia bisa selalu meningkatkan daya tariknya.

Maaf.

Sia-sia saja! Dia sangat sempurna!

Misako, apa kamu mencuci piringnya?

Apa? Ya.

Kapan kamu mencucinya?

Kudengar orang yang pintar masak juga andal dalam bersih-bersih.

Tidak, ini tidak bisa diterima.

Apa?

"Taksi Keputusan"

Kenapa kamu cepat kembali?

Aku ingin kembali dan balas dendam.

Tapi ini belum berakhir.

Aku sudah kalah sebelum memulainya.

Sudah?

Aku mau coba lagi.

Baiklah.

Cepat.

Ya, Bu.

Tidak berhasil, ya?

Perawat itu bukan wanita biasa.

- Benarkah? - Ya.

Kurasa dia sudah terbiasa

menghadapi situasi seperti ini.

Begitu.

Aku juga melakukan ini saat masih muda.

Dia sangat berpengalaman.

Berpengalaman? Baiklah.

Kamu dapat lawan yang tangguh.

Kenapa kamu tidak kembali lebih awal dan bergabung ke grup lain?

Tidak, aku ingin berjuang di grup itu.

Begitu.

Lawanmu cukup tangguh, jadi jangan terlalu memaksakan diri.

- Kembali saja ke masa... - Pak,

aku tidak akan kabur karena lawanku tangguh.

- Aku bukan pengecut. - Kamu sudah menjadi pengecut

saat membayar untuk mencobanya lagi.

Terlepas dari itu,

aku akan mengalahkan perawat itu meski bagaimanapun caranya

dan membuat Kudo menjadi milikku.

Apa kamu masih membahas kencan buta itu?

Tidak, ini adalah perang.

Perang?

Ya, perang antara wanita.

Begitu. Semoga berhasil.

Baiklah.

Pak, bisakah kamu mampir ke apotek?

Apotek?

Ya, apotek.

Baiklah.

Baiklah.

Aku akan membuatmu menjadi memperhatikanku.

- Astaga! - Apa kamu baik-baik saja?

Aku tidak apa-apa.

Kenapa pria sepertimu perlu ikut kencan buta?

- Kamu pasti tenar di antara wanita. - Erika,

tolong hati-hati agar nasinya tidak gosong.

Baiklah.

Apa kamu memasak ini di rumah?

Baiklah. Saatnya pertarungan.

Aku tidak akan cuci piring. Aku akan tunggu jarinya terluka.

"Pilihan B-B"

Astaga!

- Apa kamu baik-baik saja? - Tidak apa-apa.

- Kamu berdarah! - Ini hanya sayatan kecil.

Coba kulihat.

Dokter.

Ini bukan apa-apa.

Luka sayatannya cukup dalam.

Terima kasih.

Baiklah, tolong hati-hati.

Tapi ini belum selesai.

- Tunggu. - Apa?

Ada bulu mata.

Terima kasih.

Baiklah! Sempurna!

Aku mendapat perhatiannya penuh.

- Kamu jarang memasak, ya? - Ya, aku jarang memasak.

Sesuai dugaanku.

Ini dia!

"Terima kasih untuk hari ini. Jika bisa, hubungilah aku"

"Dari Kudo Katsufumi"

Asyik!

- Tomomi, kamu dapat 2 kartu? - Ya.

Sesuai dugaanmu, aku hanya dapat satu kartu.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Misako.

- Terima kasih atas kartunya. - Sama-sama.

- Ayo pergi. - Baiklah.

Saat kudengar kamu seorang dokter,

kukira kamu pasti wanita yang tangguh.

Kukira kamu jarang melakukan pekerjaan rumah.

Banyak orang yang berpikir seperti itu juga.

Tapi kamu sangat berbeda dari dugaanku.

Kamu pintar memasak dan andal mengurus hal lainnya.

Kurasa kamu luar biasa.

Hentikan, kamu membuatku malu.

Benar.

Ada kedai yang biasa kudatangi tidak jauh dari sini.

Jika kamu mau, ayo kita minum di sana.

Baiklah.

Tapi beri tahu aku jika kamu harus bangun pagi besok.

Tidak apa-apa.

Aku tidak perlu bangun pagi besok.

Begitu, ya. Itu bagus.

Senang bertemu kamu lagi.

Kamu ikut pesta kencan buta lagi?

Kamu tidak pernah berubah.

Kamu selalu mengajak wanita minum, membuatnya mabuk,

lalu membawanya ke rumahmu.

Kamu bahkan melakukan ini padaku.

Apa yang kamu bicarakan?

Apa? Ada apa ini?

Aku akan beri tahu sesuatu.

Pria ini adalah maniak kencan buta.

Maniak kencan buta?

Hei! Jangan bilang apa pun yang bisa membuat salah paham!

Sayang sekali, rahasiamu sudah terungkap!

Aku sudah tahu semua informasi tentang dirimu.

Reputasimu di antara peserta wanita tidaklah sebaik itu.

Biaya untuk ikut pesta kencan buta adalah 7.000 yen.

Kamu bilang itu setimpal jika kamu

bisa tidur dengan wanita yang kamu sukai di pesta itu.

Itulah yang kamu katakan sebelumnya.

Apa yang kamu bicarakan?

Misako...

"Taksi Keputusan"

Apa?

Ke Yoyogi Uehara.

Apa yang terjadi?

Kukira kalian berdua sudah bersama sekarang.

Orang itu adalah maniak kencan buta.

Maniak kencan buta?

Ya, dia hanya ingin mengajak wanita untuk tidur bersamanya.

Ada orang seburuk itu?

Kurasa lebih baik aku pergi dengan orang

yang bekerja untuk pemerintah daerah itu.

Mungkin kamu benar.

Jadi, kamu ingin kembali?

Tidak usah.

- Kamu yakin? - Ya, sudah cukup.

Kamu mungkin sudah cukup menderita.

Aku merasa puas sudah mengalahkan perawat itu.

- Benarkah? - Ya.

Saat aku dapat kartu dari Kudo, aku sangat senang.

Tapi aku mendadak tidak merasa bersemangat lagi setelah itu.

Jadi, saat dia mengajakku minum-minum,

sebenarnya jujur aku merasa kesal.

Lalu, insiden itu terjadi.

Begitu.

Sepertinya sasaranmu berubah seiring waktu.

Mungkin...

Terima kasih untuk hari ini.

Tunggu, apa mereka...

Mereka perawat pegawai sipil itu.

Seharusnya aku yang berterima kasih.

- Boleh kita pergi? - Ya.

Mereka tampak sangat serasi.

- Pak. - Ya?

- Boleh aku kembali ke sejam lalu? - Sudah cukup.

Kenapa? Aku tidak bisa terima ini.

Bu, kamu tidak akan bisa menikah.

Bukan hanya itu, kamu tidak akan bisa mendapatkan pacar.

Kenapa?

Tunggu sebentar.

Hei.

Hei.

Ada bulu mata.

- Hentikan itu. - Kenapa?

- Jangan sentuh aku. - Kenapa?

Ayo kita ikut pesta kencan buta di lain waktu.

Tidak akan pernah.

"Taksi Keputusan bisa bawa penumpang kembali ke masa lalu"

"Taksi Keputusan bisa bawa penumpang kembali ke masa lalu"

"Mengenai perhentian waktu penumpang"

Kita tidak tahu takdir apa yang akan terjadi dalam hidup kita.

Meski dia tidak menemukan orang yang cocok untuknya,

dia tampak cukup puas.

Itu cukup bagus.

Kurasa dia akan menemukan orang yang cocok untuknya.

Eda...

Aku sudah melihat ini.

Bagaimana pesta kencan butanya?

Apa cukup menarik?

Tidak berjalan lancar, ya?

Semua wanita di sana lebih muda.

Kami tidak bisa menemukan topik pembicaraan.

Begitu.

Kapan aku akan bisa menikah?

Eda, bisakah kamu kenalkan aku pada wanita yang baik?

Wanita yang cocok untuk Shirube...

Bagaimana jika seorang dokter?

Tolong antar aku menemui seorang komikus.

Apa kamu sudah selesai menggambar komiknya?

Aku sedang enggan mengerjakan itu.

Halo?

Aku ingin mati.

Tidak, aku tidak bisa membiarkanmu pergi!

Tolong berikan naskahmu!

Lepaskan aku!

Komikus itu.

- Kita sudah sampai. - Apa?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.