Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan oleh apexLingga
Hei, bajingan gila. Kenapa kau tidak menjawab teleponku?
Kau tahu kami bertemu siapa tadi?
Hei, kupikir aku akan mati karena serangan jantung tadi.
Hei.
Oh, Tuhan. Jantungku masih berdebar kencang.
Hei.
Kami baru saja bertemu Unni popcorn-mu,
Di sekolah.
Hah?
Siapa?
Hei.
Siapa? Siapa?
Siapa, bodoh?
Pacarmu, Unni popcorn.
Suamiku Lee.
Unni.
Kenapa kau kembali?
Kalian berdua, kenapa?
Ada apa?
Hei, bodoh!
Min Suk atau siapapun itu tidak penting sekarang.
Kau akan diskors dari sekolah nanti.
- Hei, hei. Lepaskan aku. - Apa yang kau lakukan?
Aku mengerti. Dari Lee Hyung Suk.
Ternyata tidak semua orang pintar punya tulisan yang bagus,
Kakaknya Yoo Ah, aku harus pergi sekarang karena ada urusan darurat. Operasinya Yoo Ah berjalan dengan baik.
Ada juga orang lain tulisannya seperti ini. Kakaknya Yoo Ah, aku harus pergi sekarang karena ada urusan darurat. Operasinya Yoo Ah berjalan dengan baik.
Sekretaris Jung.
Sekretaris Jung?
Kenapa kau memanggil unniku...
Sekretaris Jung?
Unni.
Jung Soo Young.
Unni.
Jung Soo Young.
Hei.
Hei, Suamiku Lee.
Hei, Yoo Ah.
Ayo. Kumohon bicara dengan kami dulu...
- Sebentar saja. - Lepaskan aku.
Bagaimana dia bisa tahu Unni-ku?
King of High School. [ Episode 11 ]
Tolong jawab telponnya.
Dengarkan aku.
Kita harus bicara, Jung Soo Young.
Bicaralah. Kau harus beri aku kesempatan.
Lee Min Suk.
Apa nama aslimu itu, Pak?
Oh, sebentar. Kau kan anak SMA.
Apa itu nama aslimu?
Jadi...
Siapa Lee Hyung Suk?
Dia hyung-ku.
Ada sesuatu terjadi pada hyung, dan...
Aku harus pura-pura jadi dirinya dan bekerja menggantikannya.
Ini tidak masuk akal.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin.
Kalian ingin aku percaya itu?
Yoo Ah.
Tidak.
Dia pasti tidak begitu.
Aku...
Aku tidak akan percaya apa pun sampai aku melihatnya sendiri.
Tidak.
Aku tidak bisa percaya.
Hei, kau...
Jung Yoo Ah.
Hei.
Apa yang terjadi?
Aku tahu betapa kecilnya dunia ini, tapi...
Bagaimana bisa unni popcorn adalah kakanya Yoo Ah, dan...
Yoo Ah adalah adiknya unni popcorn.
Bahkan nama depan mereka sama.
Apa yang ku bicarakan ini?
Kenapa dia bisa dapat kesialan busuk begini?
Dia sudah ketahuan anak SMA, Dan ini bencana.
Selain itu juga, Yoo Ah dan unni popcorn adalah saudara kandung.
Oh, kepalaku mau meledak.
Ada apa dengan Lee Min Suk?
Bagaimana dengan Yoo Ah?
Memangnya kenapa?
Aku harus bagaimana?
Aku yang duluan.
Min Suk.
Aku yang suka padanya duluan.
Aku yang pertama.
Jadi,
Usiamu 18 tahun?
Ya.
Kenapa kau menembakku?
Kenapa kau berkencan denganku?
Aku menyukaimu.
Aku cuma menginginkanmu. Aku harus apa?
Aigoo.
Apaan semua ini?
Aku tahu. Aku sungguh tahu.
Kau pasti berpikir aku ini sangat kurang ajar.
Aku mengerti. Aku memang begitu, tapi...
Sial!
Benar.
Semuanya palsu. Palsu.
Namaku, usiaku, semuanya palsu. Sialan!
Tapi...
Jung Soo Young.
Maksudku, Unni Popcorn, teman.
Sekretaris Jung.
Jung Soo Young.
Perasaanku padamu tidak bohong.
Kau tahu itu, kan? Kau tahu betapa aku menyukaimu, kan.
Tunggu.
Yoo Ah.
Kau sudah tahu kalau Yoo Ah adikku?
Tidak, aku tidak tahu. Aku sama sekali tidak menyangka.
Sebenarnya aku mau memberitahumu, Saat kita diramal tarot kemarin.
Aku mau melakukannya, tapi waktunya...
Kau tahu kalau perasaanku padamu sungguhan, kan?
Kau pasti tahu. Kau tahu itu, kan?
Tidak.
Aku tidak tahu.
Aku sungguh tidak tahu.
Aku tidak yakin dengan apapun.
Hei, Jung Soo Young.
Jung Soo Young.
Oh, itu Soo Young.
Soo Young.
Soo Young. Soo Young.
Soo Young.
Ada apa?
Kenapa kau tidak balas menyapa?
Jung Soo Young.
Balas salam kami.
Soo Young.
Apa yang sedang kau pikirkan?
Kau bisa saja mengalami kecelakaan.
Aku mau bilang sesuatu padamu.
Apa kau..
Ingat yang kukatakan sebelumnya?
Itu...
Semua yang kau lihat belum tentu benar.
Kau baik-baik saja?
Soo Young.
Aku paham kau tidak ingin bicara denganku,
Karena kemarin,
Aku buat kesalahan besar padamu.
Maafkan aku.
Aku tulus minta maaf padamu, Soo Young.
Ya.
Selamat tinggal.
Soo Young.
Jung Soo Young.
Hei Jung Soo Young, Kau di sini.
Kau tahu...
Pihak dari JC Globe...
Cepat telpon dia.
Pria itu..
Mereka bercanda atau apa?
Halo, ini Kim Chang Soo dari Comfo.
Apa ini, Ketua Tim Kim?
Apa. Beraninya kau bicara informal padaku?
Apa..
Kau Presdir?
Kenapa kau yang menjawab teleponnya, Presdir?
Kau kan meneleponku, Jadi aku jawab.
Kau ada perlu apa?
Oh, aku menelponmu...
Aku hanya ingin dengar suaramu.
Diam kau.
Pres... Presdir?
Pres...
Jung Soo Young. Temui aku sebentar.
Soo Young.
Soo Young.
Ketua Tim Kim
Ya, Ketua Tim.
Soo Young, Kenapa kau melakukan ini padaku?
Kau membenciku?
Memangnya aku ada salah padamu?
Aku suruh kau telepon pihak JC Globe, tapi Kenapa kau menelepon Presdir?
Kenapa?
Bagaimana denganku sekarang? Aku merasa seperti orang bodoh.
Sangat bodoh. Kau harus membantuku.
Maafkan aku.
Aku minta maaf.
Cuma itu?
Sudah?
Pergi!
Pergi kau. Benar-benar pergi...
Pergi!
Oh, Tuhan.
Omo.
Maafkan aku.
Kenapa? Ada apa dengan Soo Young?
Aku tahu.
Dia sangat berbeda dari biasa.
Ada apa dengannya?
Kenapa kau telat sekali hari ini?
Kau bahkan tidak menjawab teleponku.
Pertemuan itu sudah hampir waktunya.
Astaga, aku sudah coba yang terbaik, ya?!
Memangnya salah apa aku sampai kau menatapku begitu?
Kau, palsu, Kau lupa aku ini lebih tua darimu, ya?
Aku cuma mau... Kau...
Kau pikir kau Direktur sungguhan, Sampai berani melakukan ini.
Kau pikir aku melakukan ini karena aku menyukainya?
Kau membuatku takut.
Kau baru saja meninggikan suaramu padaku.
Kau ingin aku bagaimana?
Direktur.
Mengenai agenda yang diungkit dalam pertemuan kemarin.
Direktur, kenapa tidak kau mau dengarkan hal penting ini?
Ada apa dengannya?
Apa ada sesuatu yang mengganggunya?
Angin dingin bertiup sangat kencang saat dia lewat.
Dia sungguh jantan.
Kau benar.
Dia selalu tersenyum, dan...
Melihatnya dia begitu, Sangat menyegarkan mata.
Aku tahu. Dia karismatik sekali.
Ya, tapi aku tidak peduli padanya.
Berkarismatik memang bagus, tapi...
Aku lebih tertarik pada pria yang imut belakangan ini.
Memangnya ada bagusnya pria "imut"?
- Sungguh menghancurkan suasana kerja... - Ayo kembali bekerja.
Yoo Ah
Kau sedang apa di sini?
Kau berjemur?
Asisten Manajer.
Kau bertengkar dengan Direktur Lee?
Bagaimana kau...
Aku bisa melihatnya.
Aku mungkin terlihat kaku, tapi aku pria yang sensitif.
Jika ada pertengkaran cinta, jangan di diamkan terlalu lama.
Itu hanya akan menyakiti kalian berdua.
Tapi Asisten Manajer,
Kau tahu..
Direktur Lee..
Direktur...
Adalah anak SMA.
Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi...
Hubungi aku jika kau butuh Orang untuk mendengarkanmu.
Jangan menderita sendiri.
Aku sensitif, tapi aku tidak cerewet.
Terima kasih.
Maksudmu, sopir Choi...
Maksudmu sopir Lee Jung Soo yang kau sebut kemarin.
Benar.
Cepat cari tahu keberadaannya..
Ya, Pak.
Dan...
Sekretaris Direktur Tim Retail...
Singkirkan dia.
Lakukan secara rahasia.
Jung Soo Young?
Kenapa kau mau menyingkirkan dia?
Aku harus gigit semua ini dari awal sebelum semuanya jadi lebih keras.
Dia melihat yang seharusnya tidak boleh dia lihat.
Dia cuma beruntung masih disini.
Baiklah.
Aku akan lakukan perintahmu.
Sudah kubilang sadarlah!
Ayah!
Maafkan aku.
Waktunya pulang.
Baiklah. Kerja bagus semuanya.
Kerja bagus.
Dimana Jung Soo Young?
Dia pulang lebih awal hari ini.
Dia tidak beritahumu, Direktur?
Oh, dia keterlaluan sekali. Ini kan kantor, dia harus lapor dulu pada atasannya.
Tidak apa.
Lee Hyung Suk.
Direktur.
Kau pulang sore.
Yoo Ah.
Kau baik-baik saja?
Kau bertanya apa aku baik-baik saja?
Apa yang membuatmu berpikir aku baik-baik saja sekarang?
Dan bagaimana jika aku baik-baik saja?
Kau mau mengencani Lee-ku sayang lagi?
Kau sungguh keterlaluan.
Hei, Yoo Ah.
Aku juga bingung dan terluka sama sepertimu.
Apa?
Kau mau bertindak seolah kau yang korban di sini ya?
Kau menjengkelkan sekali.
Hei, Jung Yoo Ah.
Kau harus dengarkan aku dulu.
Aku sungguh tidak tahu.
Sampai beberapa jam yang lalu juga,
Aku tetap tidak tahu apapun.
Jadi,
Karena kau tidak tahu, Kau akan berkencan dengannya?
Dan kau ingin aku menyingkir darinya, kan?
Mana mungkin aku...
Aku tahu kau sangat terluka.
Tapi, aku lebih terkejut dari mu.
Pria yang aku cintai..
Ternyata anak SMA.
Dan ternyata dia adalah Pacarmu Lee yang kau suka.
Aku sangat terkejut, Serasa mau mati di sini.
Apa yang kau katakan?
Pria yang kau cintai?
Wow, daebak.
Kau sangat konyol, Unni.
Kau pikir kau dan Lee benar-benar bisa bersama?
Dia...
Seusia denganku. Anak SMA. Anak usia 18 tahun.
Unni, kau itu seperti neneknya.
Apa?
Nenek?
Ya.
Nenek.
Kau sudah sangat tua.
Bagaimana bisa kau...
Bagaimana bisa kau berkencan dengan Suami-ku Lee?
Kau wanita terburuk, Unni.
Hei, Jung Yoo Ah.
Apa, Jung Soo Young?
Pergi kau. Aku tidak mau melihatmu lagi.
Hei!
Memangnya aku yang membuat Lee menyukaiku?
Kau hanya memihaknya.
Bagaimana denganku?
Bagaimana denganku? Unni-mu?!
Diam kau.
Diam. Aku tidak ingin melihatmu lagi, pergi!
Pergi.
Kau
Kau memukulku?
Hei, kau. Ke sini kau!
Ayo, terima ini!
Hei.
Kau baru saja memukulku?
Min Suk atau Dol Suk itu..
Aku duluan yang jatuh cinta padanya, Dan mengodanya.
Apa?
Kau menggodanya.
Apa yang harus kulakukan? Aku harus bagaimana?
Kau tidak boleh melakukan ini pada Unnimu sendiri.
Pergi kau.
Ke sini kau.
Cuma itu kemampuanmu?
Diterjemahkan oleh apexLingga
Sebagai kakak..
Kenapa kau melakukan ini pada adikmu sendiri?
Bagaimana denganmu?
Mentang adik, kau harus diistimewakan?
Dari kita masih kecil,
Kau selalu lakukan semua yang kau suka.
Dan aku selalu berikan semua yang kau suka juga.
Tapi, kenapa aku harus terus melakukan itu padamu selamanya?
Memangnya aku pernah memintamu melakukannya?
Kau sendiri yang mau melakukannya.
Maksudmu, kau ingin dapat balasannya sekarang?
Aku harus bagaimana dengan suamiku Lee
Kau sungguh mengerikan, Unni.
Kau membuatku kagum.
Aku sungguh tidak tahu, kalau dia anak SMA.
Aku sangat membencimu.
Aku sangat membencimu.
Hei, Jung Yoo Ah.
Pergi sana. Pergi kau!
Aku telah...
Terlalu baik padamu selama ini.
Tapi, kau kasar begini padaku.
Apa?
Kau memanggilku nenek?
Nenek?
Dia seusia denganku. Anak SMA. Anak usia 18 tahun.
Jadi, aku...
Pacaran dengan anak SMA.
Yoo Ah.
Jung Yoo Ah.
Jung Yoo Ah.
Yoo Ah.
Pergi kau!
Mumpung aku masih baik, Pergilah!
Aigoo.
Astaga
Kau cantik juga,
Kau punya pacar?
Tampangmu mirip kodok jelek.
Bajingan kau!
Oh, dia imut sekali.
Apaan...
Apa? Oh, Tuhan.
Kau ini anjing ya?
Kalian mau apa dengan adikku?
Kalian ingin mati?
Pergilah sekarang.
Kalian tahu siapa aku?
Oh, ya ampun.
Ada apa dengan ahjumma ini?
Terserahlah!
Ahjumma.
Kau baru saja menggigit tanganku?
Kau ini anjing ya?
Ayo.
- Lawan aku. - Ada apa dengannya?
- Jika kalian masih mengganggu adikku, kalian akan mati. - Ada apa dengannya?
- Sini kalian. - Ayo pergi, dia pasti sudah gila.
Oh, Yoo Ah. Yoo Ah.
Para anak SMA itu...
Kemana aku pergi, Selalu saja anak SMA buat masalah.
Jangan pergi ke tempat lain. Pulang tidur sana!
Aku sungguh tidak tahu.
Aku tidak tahu.
Aku tidak yakin dengan apapun.
Sembilan.
Sembilan. Sembilan
Sembilan.
Direktur Lee Hyung Suk...
Halo.
Maaf menelponmu semalam ini.
Aku cuma tidak bisa diam saja begini.
Berhenti.
Bicara di sana saja.
Tidak usah mendekat.
Kenapa kau melakukan ini?
Kau tidak berpikir perasaanku ini bohongan, kan?
Abaikan saja semuanya.
Percaya saja kalau Aku ini sangat menyukaimu.
Tidak peduli apapun situasiku.
Aku tidak akan melepaskanmu, Jung Soo Young.
Tunggu.
Bagaimana bisa kau memanggilku Jung Soo Young?
Kau kan sudah tahu...
Aku 10 tahu lebih tua darimu, Aku noona.
Bukankah terlalu kasar memanggilku begitu?
Kenapa kau lakukan ini?
Apa?
Kau tahu kan kenyataannya?
Kau ingin aku jelaskan semuanya, Agar kau mengerti?
Saat kau masih belajar bicara,
Aku sudah ikut lomba pidato.
Saat kau belajar berjalan..
Aku sudah ikut lomba estafet.
Kau masih belum mengerti? Ingin kujelaskan lagi?
Kenapa kau lakukan ini padaku?
Kau merasa frustasi?
Memangnya kau lebih frustasi dariku?
Jangan begitu.
Inilah kenyataannya.
Apa..
Orang tuamu tahu, Kau melakukan ini?
Kau atlet, kan?
Mungkin lebih baik...
Kau lebih banyak berlatih.
Kau pasti sibuk menjalani kehidupan gandamu.
Kau benar.
Benar.
Aku anak SMA sialan!
Aku lebih muda 10 tahun darimu, Jung Soo Young,
Memangnya kenapa?
Memangnya salah?
Karena aku masih muda?
Karena kurang dalam sesuatu?
Aku sudah hampir dewasa sekarang.
Benar.
Kau bilang kau adalah Min Suk.
Min Suk.
Kau mungkin tidak tahu, Karena kau masih terlalu muda.
Dunia ini tidak sesederhana dan semudah yang kau pikirkan.
Aku akan lupakan semua yang terjadi selama ini.
Pulang, cuci kakimu, lalu tidur sana.
Lepaskan.
Noona akan..
Kau sengaja melakukan ini, kan?
Aku tahu kau sengaja begini.
Abaikan saja semua masalah ini.
Kita bicara terus terang saja.
Ini bukan perasaaanmu sebenarnya, kan?
Aku..
Kau sangat menyukaiku, kan?
Tidak.
Aku suka saat kau...
Direktur Comfo yang berusia 28 tahun.
Aku menyukaimu saat kau adalah Lee Hyung Suk.
Sekarang tidak lagi.
Jadi, kau sudah bicara dengan unni popcorn-mu?
Apa yang dia katakan?
Suamiku Lee.
Geser.
Kau belum sarapan, kan?
Ini untukmu. Roti krim.
Minumlah ini. Aku buatkan minuman dari campuran biji-bijian.
Ini akan memberimu tenaga.
Hei.
Jo Duk Hwan dan Oh Tae Suk.
Jangan ambil ini dari dia, ya?
Makanlah.
Aku pergi dulu.
Oh, Jung Yoo Ah. Mentalnya super kuat.
Bagaimana dia bisa terlihat baik baik saja begitu?
Apa dia tidak mempermasalahkan masalah kemarin?
Oh, Direktur, halo.
Halo.
Dimana Sekretaris Jung?
Kupikir dia belum berangkat.
Oh, dia mulai terlambat lagi.
Aku tahu. aku tambah berpikir aneh saat dia tidak terlambat kemarin.
Oh ya, Direktur
Kau dapat faks dari Romanson di AS kemarin.
Apa kau menyetujuinya dan mengirimnya kembali?
Oke, Lakukan saja.
Asisten Manajer Park.
Surat Pengunduran Diri
Aku ingin mengundurkan diri
Pada 22 Juli 2014,
Karena alasan pribadi.
- Jung Soo Young. - Omong kosong.
Direktur Lee Hyung Suk
Proyek proses Suamiku Lee jadi Pemain Terbaik
Direktur Lee Hyung Suk
Tolak Panggilan
Direktur Lee Hyung Suk
Block Panggilan
Tidak apa.
Ini hal yang benar.
Aku harus lakukan ini.
Astaga. wali kelas beritahu ibuku kalau aku bolos untuk pergi ke audisi.
Ibumu pasti sangat marah.
Tentu saja, dia pasti sangat marah nanti.
Bagaimana denganmu, Yoo Ah?
Dia bilang sesuatu yang istimewa Pada unni-mu??
Aku tidak tahu.
Jangan bicarakan tentang Unniku.
Unni-ku Kalian bertengkar lagi?
Aku tidak akan melakukan apa pun yang membuatmu khawatir.
Aku akan tinggal di Gangchon selama beberapa hari.
Jangan lupa makan.
Yoo Ah.
Unni
Minta maaf.
Tentu saja, kau harus minta maaf.
Kau dan Suamiku Lee. Itu tidak masuk akal.
Apa? ada apa?
Tidak ada.
Apa yang wali kelas katakan?
Aku baru saja ceritakan semuanya tadi, Diulangi lagi?
Ini, ini.
Tolong ambil ini.
Ini sangat menyenangkan.
Menyenangkan. Olahraga yang membuatmu merasa terbang...
Silakan di coba bungee jumping.
Permisi, oppa muda. Ayo silahkan bungee jumpingnya.
Olahraga yang menyenangkan dan mendebarkan.
- Jump, jump! mendebarkan sekali. - Ibu!
- Ibu. - Kenapa kau ke sini?
Kenapa kau?
Kau dipecat?
Tidak...
Hanya saja...
Ini hadiah.
Aku jadi karyawan teladan.
Karyawan teladan?
Aku dapat hadiah Diberi hari libur.
Kembalikan saja hadiah itu, Dan bekerja saja.
Tukarkan saja liburanmu dengan uang. Kenapa kau tidak begitu saja?
Aku sangat rindu ini.
Saat ibuku mengomeliku. Sangat menyenangkan.
Ada apa dengan gadis ini?
Direktur.
Hei.
Palsu, kau, kau!
Ada apa? Sebentar lagi pertemuan, kenapa kau tidak keluar?
Hei, kau...
Aku baru saja di telpon tadi, dan..
Ya...
Jung Soo Young mengambil cuti Karena ada urusan keluarga darurat.
Apa? Apa?
Siapa yang bilang?
Kantor sedang sibuk, tapi dia ambil cuti? Apa yang ada dipikirannya?
Padahal belum lama dia kembali bekerja sebagai sekretaris.
Aku bahkan tidak bisa mengambil cuti!
Biarkan dia cuti. Apa yang kau katakan?
Kenapa kau meninggikan suaramu padaku belakangan ini?
Aku tidak melakukan apapun padamu.
Kenapa kau mudah sekali marah sekarang?
Apa yang harus ku lakukan? Kau mau aku bagaimana?
Ketua Tim, kau tahu...
Tolong biarkan dia cuti.
Aku mohon.
Si bodoh ini..
Min Suk.
Min Suk-ku...
Ada apa...
Denganmu belakangan ini?
Apa sesuatu yang terjadi padamu?
Kau ada masalah?
Si bodoh itu...
Ada apa dengannya? yang benar saja...
Oh, nilai sekolahnya. Benar, tapi dia memang tidak pernah belajar.
Pertandingannya... Benar, tapi dia menang di pertandingan kemarin.
Lalu, apa itu?
Tidak ada minuman untuk kita...
Soo Young.. Apa dia...
Belum ke sini?
Kau tahu...
Jung Soo Young...
Sedang berlibur beberapa hari ini.
Jadi dia absen.
Liburan?
Kenapa tiba tiba?
Mendadak begini? Dia tidak enak badan ya?
Atau mungkin dia diam-diam berkencan, lalu..
Dicampakkan?
Hei!
Apa kalian semua..
Mau memulai rapat ini dengan es kopi?
Kedengarannya enak. Baiklah.
Mari kita mulai dan Selesaikan rapat ini.
Akhiri ini dengan cepat
Benar, aku tidak minum kopi.
Kafein tidak baik untukmu.
Kafein membuatmu tambah tua,
Ayo kita mulai bekerja.
Unni tidak ada di sini.
Apa?
Kau pasti..
Direktur dari kantor Unniku, kan?
Kau mau cerita apa?
Kau sungguh tidak sabaran.
Bagaimana pria bisa seputih dirimu?
Kau seperti kue beras putih.
Apa?
Kue beras Putih?
Ya.
Sebenarnya,
Kau suka unni-ku, kan?
Kenapa aku harus menjawabnya?
Astaga..
Kau sangat menjengkelkan, ahjussi.
Baiklah kalau begitu.
Karena kau tidak menyangkalnya, Kurasa kau memang suka.
Oke.
Ahjussi, ayo kita buat kesepakatan.
Kesepakatan?
Oke.
Ahjussi...
Kue beras...
Putih...
Kau sedang apa?
Kau kan sudah setuju buat kesepakatan, jadi..
Kita harus saling berbagi informasi.
Unniku ada masalah dengan pacarnya.
Jadi, dia merasa sedih dan pergi ke Gangchon selama beberapa hari.
Jadi, ini kesempatan buatmu, ahjussi.
Mulailah aksimu.
Kau tahu...
Adik Jung Soo Young.
Kau sudah tahu unniku mencintaimu selama 2 tahun, kan?
Jadi, kesempatanmu sangat besar,
Aku sungguh berharap, Kau dan Unniku bisa bersama.
Pokoknya,
Kita berdua berteman.
Aku ada di pihakmu.
Ahjussi kue beras putih.
Bisa aku pinjam 10 dolar?
Aku mau beli RBC, Tapi aku tidak punya uang.
RBC?
Apa RBC?
Kau tidak tahu?
Isi ulang kartu bus...
Pinjamkan aku 10 dollar!
Aku akan bayar Saat bertemu nanti.
RBC..
Ini.
Terima kasih.
Aku akan meneleponmu, Ahjussi kue beras.
Min Suk.
Anakku.
Dia sedang ada masalah ya?
Sampai dia minum embun begini?
Diterjemahkan oleh apexLingga
Skakmat.
Aigoo. Astaga.
Kakek, kau bisa menghalangnya dengan ratu.
Ini, ini...
Oh, aku tidak melihatnya.
Terima kasih.
Bebas dari skakmat!
Sialan.
Pergi kau!
Kakek.
Di sini sangat panas.
Aku ingin makan es krim.
Tapi, aku tidak punya uang.
Hei.
Boleh minta sedikit?
Tidak mau.
Hei, kau...
Jika kau serakah..
Kau..
Akan berubah jadi goblin nanti.
Kau tahu seperti apa goblin itu?
Orang yang serakah...
Akan dihukum jadi Goblin.
Kau akan mirip speerti itu.
Segigit saja?
Apa..
Kakak-kakakmu...
Mengajarimu begini?
Gigitan kecil saja.
Gadis itu... yang di sana.
Bukankah dia Soo Young, putri dari tempat bungee jumping itu?
Benar.
Dia berkeliaran selama beberapa hari ini ke sekeliling desa dan membuat masalah.
Astaga, berapa umurnya?
Umur sedewasa itu...
Tidak boleh begitu.
Kau tahu, dia tidak pernah...
- Menikmati masa kecilnya. - Benar.
Bahkan ibunya membawanya ke dokter,
karena dia sangat lamban.
Tapi kenapa dia duduk di sana seperti itu,
Seperti wanita gila saja?
Halo, Direktur.
Halo.
Siapa yang melakukan ini?
Siapa yang melakukan ini? Siapa? Kemarin?
Untuk Romanson... Ini
Siapa yang mengirim faks ini? Kontrak ini?
Aku yang mengirimnya.
Hei, Han Sang Hee. Aku tahu pasti kau!
Aku sudah tahu itu!
Apa yang kau lakukan?
Kau.. Siapa yang menyetujui untuk mengirim ini? Ini kan belum di setujui oleh presdir.
Aku mengirimkannya setelah bertanya pada Direktur. Dia bilang dia setuju, jadi...
Kenapa kau bertanya pada direktur?
Dia bilang 'oke.'
Kau dapat persetujuan dari direktur?
Ya.
KSurat Pengunduran Diri
Hei. kau!
Kau...
Kau mau apa dengan ini?
Kau tahu kau sudah buat kesalahan besar dengan ini?
Hah? Apa?
Kenapa? Kenapa kau...
Memutuskan untuk mengirimkan ini? Kenapa?
Itu...
Apa itu? Aku tidak ingat apa itu.
Dia sengaja melakukan ini.
Benarkan? Kau sengaja begini, kan?
Aku yakin itu. Kau menipuku, kan?
Tapi, ini bukanlah masalah kecil.
Hei.
Ini kontrak besar, dan...
Kita akan bekerja dengan di bayar murah!
Bagaimana kau bisa menangani ini?
Menanganinya...
Benar..
Aku akan menanganinya.
Pecat saja aku.
Pecat saja aku.
Pecat aku. kumohon.
Pecat saja aku.
Memangnya apa yang ku lakukan?
Kenapa dia selalu menyusahkanku?
Direktur...
Hei, kau, Han Sang Hee
Direktur.
Kau kan bukan amatir tapi sudah berpengalaman.
Bagaimana bisa kau buat kesalahan tidak masuk akal pada kontrak yang besar?
Jelaskan sendiri kalau kau bisa.
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Ini semua salahku.
Kau tidak begini, Direktur Lee. Ada apa denganmu?
Kau ada masalah pribadi akhir-akhir ini?
Kau terus mengecewakanku.
Aku akan buat ini sebagai kesalahan terakhirmu.
Pergilah.
Bagaimana kau melatihnya?
Astaga.
Kita ada pertemuan. Ikuti aku.
Kau...
Pergi.
Pergi, Dan tak usah lakukan apa pun.
Tidak usah lakukan apapun, oke?
Astaga...
Kau tetap harus diam dan tenang. Mengerti?
Aku akan... Astaga,
Managing Direktur.
Direktur Lee Hyung Suk?
Benar.
Jika Romanson menyetujuinya langsung,
Perusahaan kita akan rugi besar.
Ini memang tidak menguntungkan bagi perusahaan, tapi...
Menurut kita malah bagus.
Dia membuat kesalahan tanpa kita minta.
Aku tidak bagus main golf belakangan ini.
Ahjussi kue beras.
Kau sudah pergi ke Gangchon?
Pergilah sekarang. Pergi, pergi.
Ini kesempatanmu.
Ada apa?
Bukan apa-apa.
Kau tahu..
Jung Soo Young, sekretaris direktur Tim Retail..
Ya.
Presdir menyuruhku, Menyingkirkan dia diam-diam.
Kau tahu kenapa?
Tidak, aku tidak tahu apa yang terjadi.
Dia bilang dia melihat sesuatu yang tidak seharusnya dia lihat.
Aku cuma ingin tahu, apa kau tahu tentang itu.
Ada apa?
Sekretaris dari Tim Retail...
- Kau menyuruh orang memecatnya. - Jadi?
Memangnya masalah besar, memecat sekretaris?
Kenapa kau sampai ribut begini?
Jangan pecat dia.
Aku menyukainya.
Apa katamu?
Ini bukan urusanku.
Aku tak tahan...
Pada semua yang membuatku tidak nyaman.
Jika kau memang ingin memecatnya,
Aku tidak punya pilihan.
Aku akan mengungkapkannya.
Apa yang kau bicarakan?
Itulah yang paling kau takutkan.
Jika semua orang tahu siapa anakmu,
Kupikir kantor ini akan heboh dengan sesuatu yang menarik.
Oh...
Jika semua orang tahu siapa Ibuku,
Pasti akan lebih menarik, kan?
Hei, kau!
Kau dan Jung Soo Young...
Kalian berdua
Ada masalah?
Kau tidak perlu tahu.
Melihat Jung Soo Young, tiba-tiba ambil cuti,
Dan juga kecelakaan kontrak dengan pihak Amerika.
Aku tahu kau tidak akan buat kesalahan sebodoh itu.
Sudah kubilang ini bukan urusanmu.
Aku harus tahu.
Urusanmu cukup penting bagiku.
Jika ada masalah di antara kalian berdua,
Aku ingin mengungkapkan perasaanku,
Pada Jung Soo Young.
Ahjussi kue beras.
Hentikan.
Ahjussi kue beras.
Gadis ini bicara dengan pemilik toko kue beras.
Ya, silakan.
Aku mau bertanya sesuatu.
Dia sangat baik.
Aku paham betapa marahnya kau, tapi..
Minum ini di siang hari begini...
Memangnya kenapa minum ini di siang hari?
Kenapa?
Bukankah itu keren?
Si palsu itu... ku pikir dia sedikit tenang sementara ini. ternyata, dia buat kesalahan yang besar.
Hei!
Kau mau apa?
Bagaimana kau akan mengurus ini?
Aku akan mengurusnya.
Tenang saja.
Oh ya,
Dia punya...
Masalah belakangan ini.
Ada sesuatu yang salah.
- Dia jadi aneh. - Benar.
- Aneh? - Ya.
Maksudku..
Dia biasanya sangat senang saat bekerja, dan...
Benar.
Tapi..
Belakangan ini..
Dia sangat sensitif..
Sepertinya dia ada dalam masalah besar.
Dia terlihat seperti dia mau menyerah dan mau mengungkapkan kebenaran.
Hei.
Jika dia mengungkapkannya, Maka, kita berdua akan berakhir.
Kau tahu, dia juga akan mendapat masalah.
Pada saat seperti ini,
Kita harus merayunya.
Dekatilah si bajingan palsu, dan...
Coba senangkan hatinya, dengan cara apapun.
Bagaimana?
Bagaimana?
Itu
Pakai idemu sendiri.
Kau tidak punya ide ya, ya ampun!
Kau seperti avatar saja...
Hyung... Yang benar saja...
Seharusnya aku tidak ke sini.
Kau mau kemana, Chang Soo?
Kau tidak boleh meninggalkanku sendirian di sini.
Min Suk.
Kau sedang apa?
Kau tahu...
Presdir..
Sudah menghubungi pihak Amerika dan sudah merevisi kontrak.
Bukankah itu hebat?
Maafkan aku.
Oh, tidak. kau tidak usah minta maaf.
Kupikir aku terlalu banyak meminta padamu.
Aku minta maaf.
Kau belum makan?
- Aku tidak nafsu. - Tidak, tidak.
Kau harus makan. kau harus tumbuh besar.
Mereka tidak peduli pada direktur...
Ayo kita keluar.
Aku akan..
Mentraktirmu steak sirloin.
Tidak, kau ingin buffet?
Aku bisa belikanmu apapun, tapi di bawah $ 100.
Tidak usah.
Benarkah?
Maka...
Ta-da.
Hadiah.
Apa ini?
Kau tahu apa itu.
Memangnya aku tahu?
Apa ini?
Aku...
Sudah mengisinya 10GB file dari Korea, AS, China, Jepang..
Kau tahu...
Yang menarik.
Hah?
Kenapa kau bersikap polos begini?
Hei.
Aku sudah melihatnya dan melakukan 'itu.'
Kau harus 'melampiaskannya.'
Lampiaskan.
Semuanya..
Lampiaskan, oke?
Min Suk.
Lihat aku.
Ya.
Kau ada masalah pribadi akhir-akhir ini, kan?
Tentang itu..
Bicaralah padaku.
Anggap saja aku pamanmu dan bicaralah.
Paman?
Benar.
Boleh aku bicara dengan nyaman padamu?
Tentu saja, boleh.
Menganggapmu pamanku sendiri?
Paman.
Ya.
Tolong pergilah.
Aku ingin sendirian.
Ini memalukan.
Benar, kau bisa sendirian saat kau mau.
Aku kembali.
Aku akan melakukannya.
Direktur.
Lanjutkan saja.
Tapi..
Bagaimana kau bisa menemukanku?
Aku punya informan.
Serius, kenapa kau ke sini?
Ya...
Kenapa aku di sini?
Aku juga tidak tahu.
Hanya saja...
Saat kudengar kau mengambil cuti,
Aku penasaran, dan...
Bertanya-tanya apa kau ada masalah.
Aku sangat khawatir.
Tapi, setelah melihatmu bermain bersama anak-anak,
Ku rasa kau baik baik saja.
Anak-anak...
Merasa bosan, Jadi aku bermain dengan mereka.
Pemandangan di sini sangat bagus.
Kau lahir dan dibesarkan di sini, kan?
Ya.
Tolong pandu aku jalan -jalan.
Aku baru kali ini pergi ke Gangchon.
Ayo pergi.
Kau tahu..
Direktur.
Tunggu dulu.
Pusat Rehabilitasi
Ya.
Apa?
Apa maksudmu?
Ibumu menyayat pergelangan tangannya.
Tolong cepat ke sini. Aku mohon.
Bagaimana keadaannya sekarang?
Dia tidak parah, kan?
Direktur.
Dia masih sadar, tapi pendarahannya terlalu banyak.
Tolong cepat ke sini. aku mohon.
Direktur, kau baik-baik saja?
Tunggu sebentar.
Tunggu.
Kau harus segera ke sana.
Soo Young. Tolong faks kan ini.
Soo Young tidak ada di sini.
Cuti Soo Young terlalu panjang.
Apa aku telpon saja dia?
Oh, Soo Young.
Aku sudah meneleponnya tadi, dan..
Dia pergi ke kota kelahirannya, Gangchon.
Dia bilang dia harus membantu ibunya.
Di Gangchon, kota kelahirannya.
Oh, Gangchon..
Berarti dia tidak sakit.
Syukurlah.
Ibu... Ibu...
Dia sudah melewati tahap kritis, tapi pendarahannya sangat banyak.
Kita antar dia ke ruang ICU dan lihat perkembangannya.
Aku harap ibumu cepat sembuh.
Aku pergi dulu.
Aku pulang.
Oh, kau pulang, Min Suk?
Ayo kita makan malam.
Aku tidak lapar.
Hah?
Aku tidak nafsu makan.
Minyak wijen...
Tetes, tetesi..
Kakek sedang apa?
Aduk, aduk, aduk...
- Aduk, aduk.. - Apaan ini..
Kenapa kakek terus menyentuh ini? aku kan sudah melarangnya.
Hei, kau. Kenapa kau kasar sekali pada kakekmu?
Memangnya benda hijau itu sangat penting?
Kenapa kau berteriak pada kakekmu?
Benar.
Ada apa denganmu?
Minta maaf pada kakekmu.
Sekarang.
Benda ini penting.
Ini benda yang paling penting di dunia.
Ada apa denganmu?
Hei.
Hei, bodoh.
Soo Young pergi ke kota kelahirannya, Gangchon.
Gangchon, kota kelahirannya.
Taksi.
Gangchon.
Taksi.
Gang...
Sial.
Astaga.
Kenapa mereka?
Soo Young.
Kenapa kau kembali ke sini?
Ibumu baik-baik saja?
Ya.
Dia sudah melewati tahap kritis, tapi..
Pendarahannya sangat banyak.
Jadi, aku perlu..
Menunggunya sadar.
Oh Maafkan aku.
Dia akan segera pulih.
Sebelumnya..
Terima kasih, Soo Young.
Tidak usah begitu.
Oh ya,
Kau terlihat pucat sekali.
Kau pasti sangat syok tadi.
Direktur, sudah malam.
Jadi, pulanglah dengan selamat,
Tunggu dulu.
- Direktur. - Sebentar saja.
Brengsek...
Aku..
Tidak tahu kenapa aku seperti ini.
Sejauh ini...
Aku baik-baik saja sendiri.
Setelah kau pergi dariku,
Hatiku terasa begitu kosong dan...
Sangat kesepian.
Soo Young.
Tak bisakah kau...
Berada di sampingku?
Ini...
Semua salahku.
Aku seharusnya tidak...
Bersikap buruk padamu, Soo Young.
Maafkan aku.
Direktur.
Kumohon...
Sekali ini saja...
Bisakah kau memaafkanku?
Perasaan orang...
Bisa sangat menipu, Direktur.
Baru beberapa bulan yang lalu,
Aku sangat gembira dan senang,
Bahkan hanya melihatmu dari kejauhan.
Tapi, aku menganggapmu sebagai takdirku,
Aku sangat konyol saat itu.
Tapi, perasaanku..
Aku tahu belum terlalu lama aku begitu.
Tapi, di dalam hatiku,
Sudah ada orang lain di sana.
Aku tahu.
Aku tahu waktuku sangat canggung.
Ini salahku.
Aku telah menyakitimu, dan...
Aku malah bertindak seperti ini,
Di saat yang tidak tepat begini.
Aku tahu semua itu.
Tapi, tolong beri aku 1 kesempatan lagi.
Setidaknya...
Jangan suruh aku menjauh darimu.
Soo Young.
Direktur.
Pulanglah dengan selamat.
Kumohon bicara denganku.
Aku tidak punya sesuatu untuk dikatakan.
Maka, dengarkan saja.
Dia bilang dia tidak mau.
Kau tetap memaksa walau dia tidak mau?
Kenapa?
Siapa kau mau ikut campur seperti ini?
Kau tidak punya..
Hak untuk seperti ini lagi.
Min Suk.
Oh, dia di sini.
Jika cuma ada kita berdua,
Kau harus memanggilku noona.
Noona, pantatku.
Tidak, aku harus tegas.
Kau tidak mau memanggilku noona?
Aku lebih suka mati daripada memanggilmu noona.
Noona, noona, noona.
Omo.
Jadi, semua cintaku padamu..
Juga terlihat terlalu muda bagimu?
Ku pikir aku harus berhenti bekerja sebagai sekretaris.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.