All language subtitles for Dry.Blood.2017.720p.WEB-DL.XviD.AC3-FGT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh RJGOAL.COM Agent Judi Online Aman Terpercaya

Kunjungi RJGOAL.COM Agent Judi Online Aman Terpercaya

Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Anna, hei, ini Brian.

Aku berharap kau mengangkat teleponnya.

Ini sudah lama.

Aku berpikir untuk berhenti minum lagi, dan aku berpikir, mungkin...

...itu sesuatu yang bisa kau bantu untukku.

Bagaimana menurutmu?

Aku akan pergi ke pondok.

Mungkin kau mau bergabung denganku. Itu akan sangat bagus.

Karena... Sial...

Aku sangat butuh teman sekarang.

Hubungi aku kembali jika kau bisa. Terima kasih. Maaf.

Bajingan.

Setelah musim berlalu, dan salju mulai mencair,

Reggie berjalan kaki mengantar anaknya sekolah,

Berusaha untuk mengantarnya ke halte bus, dan...

Mereka memintas melewati hutan...

Lalu anak-anak menoleh...

...dan melihat tangan keluar dari tanah, dari salju.

Apa itu gadis itu?/ Ya, gadis itu.

Apa suaminya pelakunya?/ Itu yang kami pikirkan.

Itu yang semua orang pikirkan.

Itu selalu suaminya, benar? Ya./ Tipikal.

Kau harus lihat apa yang kami temukan di bagasinya.

Maaf soal itu.

Apa kau punya...

Sapu?

Ya.

Tinggalkan saja, bung.

Kita pernah bertemu sebelumnya./ Apa?

Apa?

Kupikir kau mengatakan sesuatu.

Aku tidak mengatakan apa-apa.

Berapa banyak kau minum pagi ini?/Apa?

Tidak, aku tidak minum... Aku tidak mabuk.

Bisa aku...

Kau tahu kau harus membayar untuk botol itu, 'kan?

Ya, aku tahu.

Bajingan.

Aku suka sedikit suntikan menembak rusa di dadanya.

Apa?

Aku tidak bilang apa-apa.

Ada tujuh hal yang salah denganmu, bukan begitu?

Aku tidak paham maksudmu.

Apa yang membawamu ke gunungku?

Aku tinggal di sini?/ Tidak, kau tidak tinggal di sini.

Aku punya rumah di sini yang aku sewakan.

Itu milik mantan istriku dan aku.

Aku menginap di sana untuk sementara waktu. Oke?

Apa aku membuatmu gugup?

Tanganmu berada di senjatamu.

Jadi bisa dibilang begitu.

Siapa namamu?

Brian.

Brian? Seperti Prince atau Madonna?

Brian Barnes.

Dimana rumahmu, Brian Barnes?

Aku tak harus beritahukan itu kepadamu.

Benarkah?/ Tidak.

Kupikir kita bisa berteman.

Maaf.

Astaga! Ya Tuhan!

Halo?

Hei, Anna. Tidak, kepalaku terantuk. Bukan apa-apa.

Tidak, ini waktu yang tepat...

Kau menerima pesan suaraku?

Luar biasa. Ya, tidak. Di pondok yang sama. Ya.

Aku akan berada di sini selama yang dibutuhkan.

Aku punya 12 jam lagi. Dan komitmen.

Jadi, bagaimana menurutmu

Kau mau membantu teman lama, dan datang ke sini?

Kau memang baik.

Baiklah. Terima kasih. Sampai jumpa.

Apa?

Aku tidak mengatakan apa-apa.

Aku tahu. Apa yang kau inginkan?

Aku kebetulan lewat. Dan berpikir untuk memeriksa keadaanmu.

Bukankah kau mengenakan baju yang sama seperti kemarin?

Ya, kurasa begitu.

Waktu yang tidak biasa untuk menyewa tempat ini.

Kebanyakan dari kalian biasanya baru datang setelah salju turun.

Aku tidak menyewanya. Aku pemiliknya.

Kurasa kita sudah membicarakan ini.

Siapa namamu?/ Brian Barnes.

Aku yakin kita sudah melakukan percakapan ini kemarin.

Berapa lama kau akan berada di gunungku, Brian Barnes?

Aku tidak melakukan kesalahan.

Semoga harimu indah.

Jangan melakukan sesuatu yang tak ingin kulakukan.

Itu bukan ide yang bagus.

Anna?

Halo?

Anna? Kau di atas?

Kapan kau sampai?

kenapa kau tidak bangunkan aku?

Halo?

Anna, apa kau di sana?

Kau tak apa?

Aku akan masuk, oke?

Apa yang kau lakukan?

Hei! Kau di mana?

Ya, aku tahu itu di mana. Aku pernah ke sana.

Ya, tidak, aku akan datang menjemputmu.

Tidak, itu dekat. Itu sekitar 10 menit dari sini.

Jangan khawatir soal itu. Serius.

Kau yang membantuku.

Kau selamatkan hidupku. Serius.

Oke. Baik. Aku ke sana. Baiklah. Sampai nanti.

Bajingan! Sialan.

Hei, kawan. Bagaimana kabarmu?

Bung, aku tahu aku tidak mengebut.

Kau bangun lebih pagi.

Benarkah?

Aku tidak menghalangimu karena bangun lebih pagi.

Ya, aku ingin pergi ke toko sialan.

Toko sialan.

Maaf./ Untuk apa?

Entahlah, berkata kasar.

Tak apa, kawan. Kita teman, bukan begitu?

Setidaknya itu yang aku pikirkan.

Baiklah. Aku hanya ingin mengucapkan selamat pagi.

Semoga harimu indah. Ya./ Serius?

Senang kau akhirnya mengganti bajumu.

Bajumu terakhir mulai agak bau.

Sampai bertemu lagi.

Ada yang bisa kubantu, Bu? Nona?

Tidak.

Terima kasih.

Dengar, aku mau kau tahu.../ Ada banyak waktu untuk bicara nanti

Apa kau punya kopi yang enak di tempatmu?

Tidak, kopi di sana tidak enak.

Kurasa itu cukup.

Biar aku saja.

Baiklah.

Totalnya $22.

Kopi terbaik datang bersama pengiriman kaviar kami minggu depan.

Bagus. Terima kasih. Aku akan kembali nanti.

Dasar bodoh. Aku mengolokmu.

Idiot.

Apa yang kau lakukan kali ini?

Orang benar-benar menyewa tempat ini darimu?

Ya, itu benar.

Kemari. Duduklah.

Kita baru saja sampai. Apa kita harus langsung melakukan ini?

Ya, kau baru saja menenggak segenggam obat-obatan...

...setelah kau bilang padaku kau serius untuk benar-benar sadar...

...untuk kesekian kalinya. Jadi, ya, ayo lakukan ini sekarang.

Oke. Aku di sini.

Berapa lama kau sudah memakai lagi?

Aku tidak tahu.

Astaga, Brian. Secepat ini?

Bukannya aku tidak tahu,

Aku hanya tidak memberikan tanda di kalender, oke?

Aku teler lagi, dan aku beritahukan itu padamu.

Aku tahu apa yang kau tanyakan. Aku memulai beberapa minggu lalu...

Atau beberapa bulan lalu.

Itu sangat berbeda antara beberapa minggu dan bulan.

Aku tahu itu sangat berbeda,

Tapi kau tidak tahu bagaimana otakku bekerja.

Aku tahu pasti bagaimana otakmu bekerja.

Ya, kau tahu, kau tahu semuanya./ Jangan bersikap menyebalkan.

Kau mau minum?

Aku tak harus datang ke sini, kau tahu?

Aku tahu. Maafkan aku...

Jujurlah denganku.

Apa kau punya barang lainnya di rumah ini?

Apapun itu? Pil? Ekstasi? Heroin?/ Tidak, tidak...

Tidak!

Kau tidak akan secara ajaib temukan stokmu dari setahun yang lalu?

Tidak. Aku bersumpah demi Tuhan.

Kenapa kau ingin sadar? Kenapa sekarang?

Apa harus ada alasannya?

Terus teranglah denganku, Brian. Kenapa aku di sini?

Aku takut, oke? Aku ketakutan.

Dengan?

Dengan melakukan sesuatu yang tak bisa aku tarik kembali.

Dengan sesuatu yang tidak aku ingat. Mengerti?

Jadi itu seperti... Apa gunanya?

Itu sudah tidak menyenangkan lagi. Bukankah itu seharusnya seru?

Itu tidak seru!

Itu bukan diriku sebenarnya.

Seolah aku hanya pecandu obat-obatan.

Lalu, apa yang terjadi?

Itu hal yang sama berulang-ulang.

Tak peduli apa pilihan yang kupikir aku buat,

Aku tidak benar-benar membuatnya, karena aku berakhir kembali ke sini...

Di neraka yang sama.

Kau harus memaafkan dirimu sendiri terlebih dulu.

Aku tidak mau pengampunan, oke?

Aku ingin merasakan semuanya, dan aku ingin merasakan sakit.

Oke? Aku mau...

Apa aku sudah berbohong padamu?

Kau datang ke sini untuk membantuku. Kau sudah datang jauh-jauh.

Tapi aku meludahi wajahmu, kau tahu itu?

Karena yang ingin aku lakukan saat ini, yaitu untuk teler!

Astaga! Apa-apaan, Brian?!

Apa itu?

Apa?

Aku bertanya padamu, apa yang aku pegang di tanganku sekarang?

Pita rambut.

Bagus. Jadi ini nyata.

Aku mengalami ini sekarang.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Ini adalah kamarmu. Lagi.

Kau ingat terakhir kita di sini?

Itu sudah sangat lama.

Itu dikehidupan berbeda.

Untukmu?

Ya.

Maaf. Aku tak bermaksud begitu.

Itu hal yang bagus kau ingin bersihkan dirimu sekarang.

Itu hal yang bagus.

Kau tahu bagaimana aku tahu ada harapan untukmu?

Bagaimana?/ Tempat ini.

Setelah selama ini. Kau tak pernah menjualnya.

Kau tak pernah masukkan ini ke pembuluh darahmu.

Tapi ini berada di pembuluh darahku.

Maksudku, Meagan menyukai ini.

Dikehidupan berbeda./ Tidak, itu...

Itu keluar begitu saja.

Bukan begitu maksudku. Maksudku...

Kau tidak menghubungi dia, 'kan?

Aku berusaha untuk tidak menghubunginya.

Brian, itu antara kau menghubungi dia atau tidak.

Tidak, ini tidak seperti itu. Kau tahu, jika aku bisa...

Lagi pula dia tak mau mendengar kabar dariku. Kau tahu, itu...

Brian, biarkan dia sendiri.

Itu tidak adil untuknya.

Jika dia alasan kau masih mempertahankan tempat ini,

Maka mungkin kau sebaiknya menjualnya.

Atau biarkan dia membelinya darimu.

Ya, itu... Kemari... Ini bukan...

Itu bukan dia, oke?

Maksudku, itu kau. Itu waktu yang kita habiskan di sini.

Dari caramu berdiri di pencahayaan itu.

Hentikanlah. Itu takkan pernah terjadi lagi.

Aku ke sini untuk membantumu. Untuk berusaha menjadi temanmu.

Jangan ambil keuntungan dari itu./ Aku tahu. Kau benar.

Aku sangat sulit untuk berada didekat orang-orang.

Dan aku bohong, jika kubilang aku tak ingin teler saat ini, oke? Jadi...

Jangan biarkan aku melakukan itu lagi, mengerti?

Aku bisa menjadi lebih baik. Aku bisa menjadi berbeda. Oke?

Apa yang kau lakukan? Tak bisa tidur?

Anna? Anna!

Brian!/ Anna, buka pintunya.

Tunggu. Aku mendengarmu! Sebentar./Anna! Anna!

Apa yang terjadi?

Ada seseorang didalam rumah.

Apa maksudmu? Kau tahu ini jam berapa?

Aku mendengarmu di bawah.

Aku tidak ke bawah.

Aku tahu. Itu bukan kau, karena itu mayat wanita.

Kau mendengar mayat wanita di bawah?

Kemari.

Aku tidak teler, mengerti?!/ Tenanglah, oke?

Pikirkanlah.

Tidak ada mayat wanita di bawah, bukan begitu?

Brian?

Jangan pikirkan aku. Aku hanya kehilangan akal sehatku.

Baiklah... Aku tahu jika aku berkhayal saat aku melihat sesuatu yang tidak ada...

Aku bisa mencerna itu.

Tapi saat itu terjadi... Saat itu tepat didepan mataku...

Ya, kau sedang sakau.

Tentu saja.

Halusinasi bukanlah sebuah kebetulan.

Itu tidak membuat semuanya kurang menakutkan.

Maafkan aku.

Tak apa. itu sebabnya aku di sini.

Boleh aku tidur di sini bersamamu malam ini?

Usaha yang bagus.

Aku tak bermaksud begitu. Aku hanya...

Baiklah, mungkin sedikit.

Tapi aku tak mau keluar sana.

Tidak malam ini, oke? Ayolah.

Itu hanya dipikiranmu.

Apa itu lebih baik atau lebih buruk?

Terima kasih sudah membuat kopi

Apa kau bisa tidur semalam?

Aku tidak yakin.

Ini akan semakin mudah.

Aku minta maaf tentang apa yang terjadi semalam.

Tak apa.

Di sini sangat bagus dan tenang.

Tenanglah, Tn. Cerobong Asap.

Tidak, terima kasih.

Ada apa?

Saat aku bangun pagi ini...

Aku tak berani turun ke bawah hingga matahari terbit.

Karena aku takut turun di kegelapan. Seperti anak-anak.

Yang kau lalui itu tidak mudah.

Kau harus berikan dirimu keringanan.

Ikut aku. Aku mau tunjukkan kau sesuatu.

Bisa kau buka laci itu untukku?

Kenapa kau...

Aku tak ingat mengikat pita itu di sana,

Apa lagi mengambil itu dari tempat sampah.

Kau akan membaik. Lihat saja.

Kau tidak khawatir jika aku bermain dengan pisau di tidurku?

Karena itu membuatku khawatir.

Yang membuatku khawatir adalah betapa kotornya pisau ini.

Kuharap kau tidak memasak dengan itu.

Ayo. Aku akan buatkan kita sarapan.

Kunjungi RJGOAL.COM Agent Judi Online Aman Terpercaya

Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Ini sudah keterlaluan.

Siapa itu?/ Tunggu di sini.

Hei, kawan. Selamat pagi.

Ini semakin aneh, kawan.

Apa yang semakin aneh?/ Bisakah kita tidak melakukan ini?

Bisa kita berhenti berpura-pura kau bersikap menyebalkan sekarang?

Brian, tak perlu memanggil nama.

Aku akan menghubungi atasanmu dan melaporkanmu, mengerti?

Untuk apa?/ Gangguan.

Berapa nomor lencanamu?

Nomor lencanaku?

Ya./ Itu...

5-5-5-persetan denganmu.

Aku hanya bercanda, Brian.

Kita teman, bukan? Aku menganggapnya begitu.

Kau tahu, ini pegunungan yang besar.

Tak banyak orang yang datang ke sini di bulan ini.

Hei, kau tahu dimana orang yang bisa menjual obat-obatan di sini?

Apa?/ Apa?

Aku tidak mengatakan apa-apa.

Semoga harimu indah, Brian.

Soal apa itu?

Itu tentang orang itu yang sudah gila.

Dimana seseorang berpikir itu ide bagus untuk memberinya lencana dan senjata.

Antara kau, dia, dan orang di toko itu...

Menurutku kota ini memiliki keindahannya sendiri.

Setidaknya aku teman yang baik, 'kan?

Terima kasih...

Terlihat bagus.

Ini sangat bagus hingga aku tak mau memotongnya.

Kau yakin memasaknya dengan cara yang benar,

Karena kurasa aku melihat cangkang telur.

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Bukan apa-apa?/ Kurasa aku melihat rusa.

Kau takut dengan rusa?

Kau tahu, aku pernah menabrak rusa.

Aku baru genap 16 tahun dan baru mendapatkan SIM. Dan...

Aku meminjam mobil ayahku untuk pertama dan terakhir kalinya.

Itu masih fajar. Aku pergi mengemudi.

Kondisinya masih gelap. Lalu makhluk ini keluar begitu saja.

Begitu cepat hingga aku tak sempat menginjak rem.

Aku bahkan tak bisa benar-benar melihat apa itu sebenarnya.

Dan aku menabraknya.

Itu buruk.

Ya.

Apa rusanya mati?

Kurasa begitu. Karena dia jatuh tergeletak,

Aku tak bisa memberanikan diriku untuk melihatnya...

Untuk melihat apa yang sudah kuperbuat.

Aku kembali ke mobil dan pergi begitu saja.

Seperti seorang pengecut.

Lalu bagaimana kau tahu itu seekor rusa?

Karena aku menoleh, dan aku melihat di sampingku...

Dan di kursi penumpang, ada seseorang duduk di sana.

Hanya saja dia berkepala rusa. Benar?

Dan dia hanya menatap ke arahku.

Dan dia berkedip dengan matanya yang hitam.

Menatapku.

Itu pertama kalinya aku melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Dan aku saat itu bahkan tidak teler.

Lalu apa yang terjadi?

Kemudian aku menabrak tiang lampu dan kantung udara keluar.

Dan mobilnya hancur.

Itu begitu nyata.

Aku bisa mencium darah.

Itu begitu kuat terasa di indra perasaku.

Seolah aku menelan satu mulut penuh uang logam.

Seolah itu tak pernah ada di sana.

Kau pernah menemui dokter tentang melihat sesuatu?

Ayo. Kita kembali.

Di sini pasti indah saat salju.

Ya. Itu benar.

Hei.

Aku temukan ini di lemari atas.

Itu tampaknya cocok denganmu.

Ya, itu gaunku.

Itu ada di lemarimu?

Ya.

Menurutmu orang lain memakai itu?

Entahlah. Ini terlihat bersih.

Kau tak ingat aku mengenakan gaun ini?

Aku akan mengambil kopi.

Kau memiliki masalah./ Menurutmu?

Aku akan pergi merokok, oke?/ Oke.

Dasar keparat!

Kupikir kau pergi merokok.

Dari mana kau mendapatkan itu?/ Kau lihat ini?

Ini kacamata, 'kan?

Ya. Di mana.../ Dasar keparat!

Apa?/ Ini ada di dapur.

Jadi?/Polisi itu, dia memakai kacamata seperti ini!

Maksudku, ini kacamata miliknya!

Apa yang dia lakukan di dapur?

Aku tidak tahu apa yang dia lakukan di dapur!

Ini harus berhenti! Itu sudah cukup!

Siapa yang kau hubungi?

Hubungkan aku dengan kantor Sherif White Deer, tolong.

Halo? Ya, aku ingin mengajukan keluhan tentang salah satu petugasmu.

Aku tidak tahu namanya, tapi dia orang kulit putih,

Berambut gelap, berkumis...

Dia mengikutiku ke mana-mana! Dia menggangguku!

Dan dia masuk ke rumahku saat aku tak di rumah!

Halo, Brian. Bagaimana kabarmu, kawan?

Aku tak suka membuatmu kecewa,

Tapi di musim ini, ini hanya aku di sini.

Serigala penyendiri. Menjaga gembala dalam barisan.

Menjauh dari rumahku!/ Brian!

Rumahmu, rumahku... Apa bedanya?

Aku menduga kau punya masalah penyalahgunaan obat-obatan, Brian.

Apa penilaianku tepat?

Aku bisa membantumu dengan masalah kecilmu.

Aku bisa mengurungmu di tempat yang sangat gelap.

Menguras habis darahmu dengan sangat cepat.

Kau mau membersihkan diri, 'kan, kawan?

Brian?

Apa yang kau lakukan di bawah sana?

Tidak ada. Aku akan ke atas. Sebentar.

Demi Tuhan. Sebentar.

Jadi?

Kupikir aku mendengar tikus. Itu bukan apa-apa.

Polisi itu... Dia membuatku ketakutan.

Aku minta tolong, jika kau melihat dia...

Menjauhlah darinya.

Jika dia menggedor pintu dan aku tak di sini...

Jangan dibuka, mengerti?

Kau mau ke mana?/ Entahlah. Aku hanya bilang.

Perasaanku sangat tidak enak.

Seolah dia datang ke rumahku saat aku tak di sini. Oke?

Mungkin dia datang setiap waktu,

Saat tak ada orang di rumah. Saat rumah kosong. Entahlah.

Kurasa kau bersikap paranoid.

Ya, itu yang mereka katakan.

Ayo.

Aku datang.

Aku bawakan kau handuk.

Astaga, Brian. Bisakah kau tidak membuatku terkejut?

Maaf. Kau baik-baik saja?

Ya, aku tak apa. Kau hanya membuatku terkejut. Itu saja.

Anna?/ Ada apa?

Bisakah kau ke sini, tolong? Keluarlah dari tempat gelap.

Brian, ada apa?

Aku mau kau berbalik dan bilang padaku apa yang kau lihat,

Dia berdiri di sudut, di belakangmu.

Brian, tidak ada apa-apa di sana.

Tak apa... Itu tidak nyata. Itu semua tidak nyata.

Kau sudah aman sekarang. Aku bersamamu.

Besok pagi akan lebih baik.

Tidak, berbaringlah. Kepalamu terbentur saat kau terjatuh.

Kenapa tak bisa seperti ini selamanya? Tanpa seluruh obat-obatan itu.

Bukan begitu cara kerja kehidupan.

Bagaimana jika aku tak pernah membaik?

Bagaimana jika aku tak bisa diobati?

Seluruh kuda-kuda raja, dan seluruh anak buah raja...

Anna?/ Ya?

Bisa kau tenangkan pikiranku yang gila sekali lagi?

Kurasa begitu, jika aku berhasil sejauh ini.

Bagaimana jika polisi itu.../ Ya?

Bagaimana jika dia melukai orang di rumah ini saat sedang kosong?

Bagaimana jika dia sebenarnya membunuh orang di sini?

Dan aku tidak gila.

Aku mungkin melihat, entahlah, hantu, kurasa?

Itu teori yang bagus.

Tapi logikamu terbagi untuk dua alasan yang sangat besar.

Kenapa?

Satu, kita sudah tahu kau gila.

Dan dua, tidak ada yang namanya hantu.

Tak ada yang ingin menjadi gila, Anna.

Itu hal yang buruk aku tak bisa kendalikan pikiranku sendiri.

Aku tahu, maafkan aku.

Bisa kau tetap bersamaku hingga aku ketiduran?

Aku merasa seperti tidak tidur berhari-hari.

Saat ini, di sini bersamamu, aku akhirnya merasa aman.

Tentu. Istirahatlah.

Ini akan membaik besok pagi. Aku janji.

Maukah kau menikahiku?

Hentikanlah.

Hanya memastikan.

Hentikanlah! Aku sudah tak tahan lagi denganmu.

Astaga!

Anna! Anna!

Tunggu sebentar!

Ini sudah keterlaluan, Brian!

Tak apa. Tak apa.

Tak apa. Apapun itu, itu tidak nyata.

Oke? Tak apa.

Aku disini bersamamu sekarang. Mengerti?

Maafkan aku.

Kau begitu baik kepadaku.

Baiklah.

Tidak!

Jangan salah artikan kenapa aku di sini.

Maaf.

Jangan lakukan itu.

Tidak, jangan lakukan itu.

Jangan bertingkah seolah kau takut denganku. Seolah aku orang gila!

Aku tidak berkata begitu.

Berhenti. Tolong berhenti! Tinggalkan aku sendiri!

Brian, kau harus dengarkan aku.

Kau membuatku ketakutan sekarang.

Aku merasa sangat tidak nyaman.

Aku mau kau pergi. Biarkan aku keluar dari sini, oke?

Biarkan aku berpakaian.

Kita bisa bicara setelah itu. Di bawah.

Kau satu-satunya temanku, Anna.

Yang lainnya tak ada yang tetap di sini.

Aku butuh bantuan. Aku butuh bantuan.

Aku tak tahu jika aku bisa berikan bantuan yang kau butuhkan.

Kau harus. Kau harus.

Kita bisa bicara di bawah, mengerti?

Kita akan menyalakan lampu jika kau takut.

Tapi ingat, itu semua tidak nyata. Itu tak bisa menyakitimu.

Baiklah, itu tidak nyata.

Aku pergi.

Halo, Brian.

Tidak. Jangan dia

Ini sudah terlambat untuk itu, kawan.

Anna?

Anna?

Anna?

Anna?

Hei, kawan. Mengalami hari yang buruk?

Brian...

Brian, aku mau kau keluar dari lemari itu.

Aku mau kau keluar dengan tanganmu terlebih dulu.

Dan jika aku melihat benda lain di tanganmu...

Aku akan membuat lubang seukuran Texas di tubuhmu.

Aku akan hitung sampai tiga, Brian.

Satu, dua...

Brian, kau takkan suka jika aku harus membuka pintu ini sendiri.

Dasar bajingan keparat!

Tidak, tidak, tidak... Tidak, tidak, tidak...

Tidak, tidak, tidak... Tidak.

Tidak. Jangan itu juga.

Kenapa kau melakukan itu?

Dia satu-satunya temanku.

Apa kau membunuh seluruh orang-orang ini di rumahku?!

Diam! Diam! Kau tidak boleh menangis!

Diam!

Diam!

Diam.

Diam.

Diam. Diam.

Ya, itu.

Bagus.

Ayo.

Hanya sedang bersih-bersih.

Dimana temanmu?

Siapa?

Teman polisimu yang selalu ada di sini.

Entahlah. Mungkin keluar melakukan tugas polisi, kurasa.

Aku bertanya karena aku melihat mobilnya didepan.

Dia mungkin di belakang, buang air.

Kemungkinan buang air besar.

Aku melupakan sesuatu.

Baiklah.

Brian.

Dia tak bisa melihatku.

Astaga, Anna. Ini Brian. Ini Brian...

Tidak. Tidak, tidak... Ini Brian.

Tidak, kau tak apa. Bertahanlah. Aku akan membawamu ke RS.

Aku tidak terlalu mabuk untuk mengemudi. Aku sering melakukan itu.

Tak apa.

Tidak, jangan mati. Tak apa. Kau baik-baik saja...

Ayo, kita ke RS sekarang. Oke? Kita ke rumah sakit.

Kau akan baik-baik saja. Ayo.

Ayo, sayang. Ayo, ayo... Ayo, sayang. Ayo...

Kita akan ke rumah sakit. Kau akan baik-baik saja.

Kau baik-baik saja. Ayo. Ayo.

Tidak. Tidak, tidak, tidak. Tidak, tidak, tidak...

Kita akan pergi. Ini akan baik saja. Mereka akan mengobatimu.

Mereka akan menjahitmu, dan kau akan kembali cantik.

Wanita duluan.

Dia tak seharusnya di sini.

Brian?

Brian, di mana... Di mana kau?

Dia mungkin sedang tidur./ Brian? Kau di sana?

Dia tak seharusnya berada di sini.

Brian./ Tunggu sebentar!

Aku turun, jangan ke atas!

Baiklah.../ Jangan ke atas sini, mengerti?!

Kami di dapur kapan pun kau siap.

Meagan./ Aku sudah tak peduli lagi.

Aku turun ke bawah. Tak apa. Aku tak apa. Aku hanya...

Di sana kau rupanya.

Aku sedang bersih-bersih.

Ya, aku bisa lihat itu.

Seluruh tempat ini bau pemutih.

Benarkah?

Dengar, aku menghargai kau ingin membersihkan dirimu.

Tapi kau harus beritahu aku saat kau pergi ke sini...

...agar kita bisa menghindari ini.

Ini?

Dengan siapa kau di atas sana, Brian?

Bukan siapa-siapa.

Astaga. Apa kau sedang teler sekarang?

Ini bahkan belum siang

Tidak.

Hei, lihat apa yang aku temukan.

Hai, Brian.

Todd./ Tidak teler, ya?

Berapa banyak di kantung itu?

Kali ini apa? Kokain? Metafetamine? Heroin?

Dan siapa pelacur di belakangmu?

Apa-apaan?!

Kau akan membangunkan si kecil.

Si kecil?

Dia bukan anak kecil lagi. Alecia? Putrinya Todd.

Kau mau minum?/ Aku berusaha untuk berhenti.

Tentu saja.

Dan jangan berikan aku bualan tentang jangan minum didepanmu.

Bukan aku yang memiliki masalah.

Kenapa aku harus dihukum hanya karena kau seorang pemabuk?

Karena kau adalah istriku!

Waktu lampau.

Aku bahkan tidak tahu apa artinya itu.

Itu dia.

Ayo, ayo... Itu dia!

Apa pedulimu? Bukan kau yang memiliki masalah.

Kau tahu, Brian...

Aku melihatmu sekarang, dan aku berpikir...

Bagaimana bisa aku jatuh cinta...

...dengan pecundang tak berguna menyedihkan sepertimu.

Tak apa, Meagan. Kau bahkan tak di sini.

Apa maksudmu?/ Itu hanya, aku, aku...

Aku, dan aku.../ Todd, bisakah kau turun?!

Todd juga tidak di sini!/ Todd! Todd! Todd! Todd!

Persetan denganmu, Brian!

Jangan pernah menyentuhku lagi!

Alecia, pergi ke kamarmu!

Tunggu!

Apa ada orang yang masih hidup di sini!

Atau bisakah aku akhirnya tidur!

Aku hanya bercanda.

Oke. Oke.

Lepaskan aku!

Tolong!

Aku akan cepat. Ini akan sangat cepat.

Kau akan segera bersama ayahmu.

Ini semua hanya mimpi buruk, gadis kecil!

Tolong jangan menangis, ini akan baik-baik saja besok pagi!

Aku akan berhenti kali ini, aku janji!

Tidak, tidak, tidak!

Tidak, aku bercanda. Aku hanya bercanda...

Tidak, tidak... Tidak, aku hanya bercanda.

Ini juga tidak sungguhan. Tak apa.

Tak apa. Tak apa. Ini baik-baik saja!

Tak apa. Itu tidak penting...

Ini besok menghilang.

Kau besok menghilang. Tak apa

Aku butuh minum. Aku segera kembali, mengerti?

Baiklah.

Anna. Hei, ini Brian.

Aku berharap kau mengangkat teleponnya.

Jadi...

Aku berpikir untuk melakukan perjalanan ke pondok, kau tahu...

Dan membersihkan diri.

Aku sangat membutuhkannya kali ini. Entahlah.

Aku berharap kau mungkin ingin datang...

...dan membantuku dengan itu. Kau tahu?

Aku ingin mendengar kabar darimu. Ini sudah lama.

Kurasa hanya itu saja.

Hubungi aku kembali jika kau bisa, mengerti?

Baiklah, terima kasih. Maafkan aku.

Kunjungi RJGOAL.COM Agent Judi Online Aman Terpercaya

Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Diterjemahkan oleh RJGOAL.COM Agent Judi Online Aman Terpercaya

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.