All language subtitles for Paprika.1991.720p.BluRay.x264.AAC-[YTS.MX]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

PAPRIKA

Diterjemakan oleh:

ariefas27 IDFLโ„ข ExePro

Galank87 IDFLโ„ข SubsCrew

http://IDFL.me

Ini tempatnya?/ Ya, kau akan baik-baik saja.

Astaga Nino, aku takut!

Cuma 15 hari, lalu kita selesaikan semua urusan kita.

Ya, ini jadi rahasia kita.

Ingat, Mimma, jangan terlalu memikirkanku.

Kupencet belnya?/ Tunggu, sebaiknya aku pergi.

Sampai ketemu 15 hari lagi!

Siapa itu?

Halo, aku gadis yang...

Masuklah.

Tunggu di sini.

Selamat datang.

Kau lebih cantik dari yang mereka bilang.

Dari mana asalmu?/ Near Pola.

Sudah kuduga.

Pelacur harus berpantat besar dan ahli bermain lidah. Kuharap kau begitu.

Aku tak punya banyak pengalaman.

Jangan khawatir.

1 hari di rumah bordil sama dengan 10 tahun di dunia luar.

Perlihatkan tanganmu.

Tangan adalah gambaran dari vagina.

Bagus!

Ini menunjukanmu gadis yang berkelas.

Terima kasih, Bu.

Jangan memanggilku Ibu, namaku Ny. Colette, aku Manager.

Ibuku tinggal di Perancis dari sejak remaja.

Aku menjadi penari di Folies Bergeres.

Mari kuantar ke kamarmu.

Kau tak perlu kontrak jika bekerja di sini.

Jangan berbuat ulah selama kau di sini.

Mengerti, Ny. Colette.

Rumah bordil selalu buka, tapi kau cuma punya 1 shift dalam seminggu.

Baik, Ny. Colette./ Kau tak boleh menolak pelanggan.

Kecuali kau mengenalnya.

Sesuai perintahmu Ny. Colette./ Itu bukan kemauanku.

Itu peraturan dari polisi./ Aku mengerti Ny. Colette.

"Salon Rahasia" bagi mereka yang tak ingin terlihat.

Terkadang para pelanggan membayar langsung di kamar.

Antarkan uangnya ke kasir lalu ambil kuponmu.

Setelah 15 hari kau bisa mencairkannya.

Rumah bordil ambil 50%...

...untuk biaya listrik, kesehatan, pengobatan, gaji karyawan, pajak...

...juga kamar dan penginapan.

Uang tips tidak termasuk.

Mengerti Ny. Colette.

Harga yang tercantum di kasir...

...cuma simbol saja, seperti pada menu saji.

Permintaan khusus adalah harga tambahan.

Ini kamarmu, kau suka?/ Bagus sekali!

Sangat mewah!/ Salah satu yang terbaik.

Terima kasih banyak.

Belnya ada di sebelah sini.

Bunyi satu kali untuk layanan biasa.

Dua kali untuk layanan tambahan

Tiga kali untuk layanan setengah jam...

...yang biasanya tak lebih dari 15 menit.

Gunakan mulutmu lebih dulu untuk mengulur waktu...

...setelah memeriksa.../ Apa maksudmu?

Kesehatan pelanggan.

Bawa dia ke wastafel, pegang penisnya, cuci lalu remas-remas.

Jika ada bintik-bintik, tanda luka, atau keanehan...

...bunyikanlah bel peringatan dan kami akan mengusirnya.

Oh, mencegah penyakit!

Betul! Kau bawa surat kesehatanmu?/ Tentu.

Tes darah, tes kesehatan, kebersihan vagina...

Baik, tunjukanlah kepada Dokter. Nanti dia akan datang kemari.

Kau sudah makan?/ Belum.

Ayo kita berkenalan.

Nona-nona, ini anak baru, asalnya dari Pola.

Halo, namaku Gina dari Gorizia, silahkan duduk.

Fulvia, dari Milan./ Torino.

Roma./ Genova.

Bolzano./ Venice./ Bologna./ Messena.

Gulai, hidangan spesial hari selasa.

Kulakukan keahlianku setiap hari!

Siapa namamu?/ Namanya Mimma.

Tapi mulai sekarang kita panggil dia...

Paprika?

Paprika!/ Ya!

Kau pedas seperti gulai.

Kau melakukan itu!

Pantat! Setiap wanita tahu kegunaannya.

Setiap nama mencerminkan diri kita.

Bilang saja dari mana asalmu dan mereka akan tahu artinya.

Naples atau Messina artinya penghantam.

Semua orang tahu Bologna artinya penghisap.

Venice atau Verona, berkelas dan elegan...

...selaras dengan kenakalannya.

Dan Pola?/ Keistimewaanmu adalah berpantat besar.

Goyangkan dengan baik dan kau takkan menyesalinya!

Jika para pelanggan menyukainya?

Apa maksudmu?

Mereka suka yang jorok: Kencing, BAB dan yang lainnya.

Itu harga tambahan dan sangat mahal!

3 jari dari pipi artinya "skala".

Itulah "threesome" bersama lelaki yang meng-analmu...

...untuk mengimbagi pelanggan yang bercinta denganmu.

Atau gadis tambahan untuk menjadi pelengkap.

Aku mau istirahat. Permisi!

Kita juga perlu istirahat.

Kau cantik, kuharap kita bisa berteman.

Kuharap juga begitu.

Kau punya orang tua?

Seorang Germo, yang akan mengambil uangmu.

Ayo, Sonia.

Dokternya sudah datang.

Cepat, ayo ke ruang periksa.

Ini anak baru./ Buka bajumu!

Baru di sini atau baru pertama kali?/ Hari pertamaku.

Kelihatannya kau mau pergi berpesta.

Pilihan kerja yang bagus. kenapa?/ Alasan keluarga.

Ibu sakit, Ayah meninggal, jadi...

Tarik napas!

Sayangnya aku tak punya pilihan.

Desahan nafasmu menjadikannya terlihat nyata.

Aku pernah mendengar bualan itu!/ Dokter, aku serius.

Itu hanya menurutmu.

Tapi aku tak percaya itu. Katakanlah yang sejujurnya.

Kulakukan ini untuk membantu tunanganku, dia seorang Teknisi listrik.

Dia punya kesempatan untuk menyaingi bosnya...

...tapi dia butuh uang lalu kami pikir...

Kau akan cepat dapat uang di sini. Itu ide yang bagus!

Cuma 15 hari, lalu kami akan menikah.

Ide siapa itu?/ Ideku, maksudku idenya Nino.

Menurutku itu terdengar bagus.

Kau tahu siapa itu Nino? Dia seorang Germo.

Kau tak mengenalnya sama sekali.

Pikirkan baik-baik tindakanmu ini. Sebelum kau mencobanya.

Kau bisa pergi jika kau mau, takkan ada yang melarangmu.

Ini keputusanku.

Kau cantik, sehat, kenapa merusak diri sendiri?

Cuma 15 hari!

Dasar bodoh, kau takkan bisa pergi dari tempat ini!

Kau menakutiku. Apa yang harus kulakukan?

Tanyakanlah kepada Tuhan, jika kau percaya.

Aku bisa urus diriku! Kau tahu aku butuh uang, kan?

Karena ayahku terjerat oleh pelacur!

Dan kau ke sini untuk membalasnya?

Itu salah satunya alasanku, apa salah dengan itu?

Sungguh berkarakter!

Tak semua pelanggan mau memakai kondom./ Maksudmu?

Bagaimana jika kau hamil?/ Aku akan bunuh diri!

Itu tak perlu, pakai saja ini.

Apa menyakitkan?

Tidak! Vaginamu harus dalam keadaan basah...

...agar mudah memasukannya.

Apa terasa sakit?/ Tidak...

Kurasa kau semakin basah./ Itu menurutmu!

Kau hebat, ku ingin kau jadi pelanggan pertamaku!

Pergi sana, dan semoga berhasil!

Tuan-tuan, apa kalian menunggu seorang perawan?

Ada apa denganmu? Apa kau jijik dengan payudara?

Kau mau bercinta dengan Roma-doma?

Dah, tampan, sampai nanti.

Pelayanan biasa.

Uang tips untuk germo? Ayo.

Kau siap memulainya?

Cepat atau lambat...lebih baik cepat daripada terlambat.

Banyak berlatih akan membuatnya sempurna.

Dan sekarang untuk penghibur yang baru:

Paprika dari kota Pola dengan pantatnya yang mempesona!

Ayo, Pola, pesonakanlah aku!

Sebelah sini...

Kau puas? Besok ke sini lagi!

Tunggu, ke wastafel dulu...

Kau tak punya penyakit?/ Tidak.

Kau mau pelayanan apa? Setengah jam?

Terserah apa maumu.

Astaga, aku klimaks!/ Terus?

Seharusnya aku tak boleh klimaks!

Keluar...pakailah bajumu!

Kenapa kau menjadi pelacur?/ Kenapa kau ke rumah bordil?

Banyak gadis-gadis cantik di sini./ Kau lupa membunyikan belnya!

Aku sudah ceroboh, aku klimaks./ Astaga!

Jika kau klimaks dengan semua pelanggan, kau tak boleh ada di sini.

Dah./ Dia sudah klimaks dan kau tak memberinya uang tips?

Dah, Paprika.

Kau harus belajar mengendalikan diri.

Tunjukkan dia cintamu tapi jangan sampai klimaks atau kau akan dimanfaatkan.

Tapi bagaimana caranya?/ Pikirkan hal yang lain.

Hal yang menyedihkan... kematian kaluargamu, hutangmu.

Pikirkanlah Mazzini, Garibaldi, Carducci!

Pikirkanlah Pendetamu!/ Akan kucoba, tapi dia sangat tampan.

Mereka takkan ada yang peduli, dan kau akan dapatkan lebih dari itu.

Ayo cepat, kita turun ke bawah.

Kali ini kau kumaafkan.

Nona-nona, kita di sini untuk bercinta bukannya mengobrol.

39...

Wow, hampir 50.000 lira, lumayan!

Bagaimana perasaanmu?

Tubuhku seakan remuk.

Kau harus kuat! Mereka menyayangimu!

Coba kupegang.

Kau mengalami demam. Luana, ambilkan termometer.

Apa yang terjadi? Coba kupegang...

Ini cuma kelelahan./ Berbaringlah di ranjang.

Pergilah tidur!

Bagaimana kau bisa tidur tanpa minum obat?

Ini obat tidur yang ampuh...

Minumanku akan membuatmu merasa baikan!

Dan membuatnya mabuk sampai muntah?

Kau membuatku emosi saja!

Kau sudah tak mencintaiku lagi.

Keluar, tinggalkan dia, dia butuh istirahat.

Tak apa-apa, cuma kelelahan.

Kenapa Sonia biarkan Tosca memperlakukannya seperti itu?

Sonia gadis yang cantik. Banyak pelanggan yang ingin tidur dengannya.

Tosca orangnya galak. Mereka menikmatinya jadi mereka meneruskan pekerjaannya.

Aku tak mengerti hubungan di antara wanita.

Sebaiknya kau harus terbiasa. Ny. Colette biasa melakukannya.

Dia juga akan melakukannya padamu./ Tidak, itu bukan bagian hidupku!

Kau tak bisa menghindarinya... lagipula itu membuat nyaman.

Jadi kau juga.../ Tentu dan aku menyukainya!

Sekarang, tidurlah...

Aku melihat penis melayang-layang saat aku menutup mataku.

Itu sebabnya wanita bercinta dengan wanita lain.

Itu hal yang dibebaskan./ Mungkin, tapi aku tak suka.

Ini untuk menghilangkan kepenatan.

Aku bukan lesbian!/ Aku lesbian!

Vagina yang luar biasa!

Hentikan...

Astaga, indah sekali!

Aku tak melihat penis lagi. Aku melihat awan.

Aku merasa bersih, murni, bercahaya.

Aku terbang!

Masuklah!

Selamat pagi. Kau memanggilku?

Kemarilah, sayang.

Aku senang, dalam seminggu kau sudah bekerja lebih baik dari yang lainnya.

Kulakukan semampuku.

Dan kau menikmatinya.

Kau boleh tinggal 15 hari lagi.

Terima kasih tapi.../ Dan boleh tidur saat libur.

Bukan itu masalahnya.../ Aku percaya padamu.

Kau gadis yang baik.

Kau takkan pernah menjadi "pelengkap"./ Apa?

Itu terjadi pada wanita yang punya kehidupan seks rutin.

Mereka mengembangkan sisi kewanitaannya.

Aku tidak tahu!

Tapi wanita tak punya penis...

...dan harus memakai penis palsu.

Seperti ini!/ Apa itu?

Ini disebut "Dildo".

Aku membelinya di Paris.

Peganglah...

Peganglah!

Lebih erat!

Rasakan betapa kerasnya!

Kau menyukainya!

Kenapa mengajariku seperti ini?

Karena kau seorang pelacur. Yang ingin ditiduri oleh majikannya.

Berbaringlah!

Buka kakimu atau kau kupecat.

Baik, Nyonya.

Aku adalah rajamu.

Dan kau adalah budakku.

Aku senang kau kembali...

...meski kau sudah membuatku klimaks.

Itulah sebuah ikatan. Bahwa kita diciptakan untuk satu sama lain.

Aku bahkan tak mengenalmu dan apa pekerjaamu.

Namaku Franco, aku bekerja di Nautical School di Trieste.

Mengerjakan apa?/ Pelatihan perwira.

Seorang Nahkoda seperti di dalam film.

Kenapa kau mau ditiduri oleh mereka?

Pekerjaanku hanya mempesonakan mereka yang tak kusukai...

...atau mereka akan memilih wanita lain.

Tapi aku akan tetap memilihmu.

Dan kau tak mempesonakanku jadi pasti kau menyukaiku.

Ya... sedikit.

Bagaimana kalau kita jalan-jalan?/ Kenapa tidak? Besok aku libur.

Kita akan makan malam.

Tidak, aku mau makan malam dengan Nino.

Dia tunanganmu?/ Ya. Aku akan memberinya kejutan.

Jadi kau ingin punya dua lelaki?/ Aku ini pelacur, kan?

Nino sedang ada jamuan makan malam ini.

Kalau begitu kita makan malam berdua./ Aku yang traktir, aku punya uang.

Tidak mungkin, aku tak seperti Nino.

Hei, kau jangan menghinanya.

Nino itu pria yang baik dan kami saling mencintai.

Jangan marah.

Sampai kapan kau akan hidup seperti ini?

Sampai aku dapatkan uang untuk Nino lalu kami akan menikah.

Selamat!/ Terima kasih.

Kapan kau lulus sekolah?

Sebulan kemudian aku pergi ke laut.

Mungkin di kapal pemancing. Sesekali pergi ke Jepang.

Dan membawa ikan segar ke Italia./ Mereka menyimpannya di dalam es.

Apa kau tahu? Mereka menangkap lobster ini di Senegal!

Siapa wanitanya?/ Akan kucari tahu.

Sedang apa kau di sini?/ Dan kau? Kau bilang sedang di perjamuan.

Betul, Nona ini yang mengajakku.

Siapa dia?/ Aku tunangannya.

Tapi Nino dan aku sudah bersama selama tiga tahun!

Katakan itu tidak benar!

Akan kujelaskan pada kalian.

Brengsek!/ Liliana, aku bisa jelaskan.

Tunggu, akan kujelaskan.

Ayolah jangan sedih begitu.

Kau lebih baik tanpa dirinya.

Paprika.

Kau bisa memanggilku Mimma, itu nama asliku.

Kau mau ke mana?/ Ini memang menyenangkan tapi aku harus pergi.

Sebentar lagi aku jadi kapten, kita bisa berlayar bersama.

Aku juga?/ Ya, istrinya kapten!

Memikirkannya saja sudah membuatku mual.

Apa kau mabuk laut?/ Tidak, tapi pernikahannya!

Hidupku sudah sangat hancur. Tapi aku mendapat pelajaran.

Pelajaran apa?

Berkat Nino aku punya pekerjaan yang layak.

Aku akan melanjutkannya tapi kali ini untukku.

Tak ada lagi kata-kata indah dan janji murahan.

Kau tahu aku ada di mana jika ingin bertemu.

Saat ada di sana, aku merasa sangat terhina.

Kau tak boleh mencintai seseorang.

Tak akan lagi. Sendiri, bebas, dengan uangku.

Aku ingin tinggal dua minggu lagi./ Tentu saja.

Astaga, Nino!

Dia tak boleh menyentuhmu. Kau bisa melaporkannya.

Apa yang harus kulakukan?/ Tidak usah, tenang saja.

Kita harus bicara.

Dia sedang datang bulan, carilah gadis lain.

Jangan khawatir.

Aku cuma ingin bicara dengannya.

Aku tunggu di sini.

Hai, kau sedang tak bergairah?/ Aku bisa melayanimu!

Kau menjijikan!

Tak semudah itu.

Kau berutang budi padaku atas pekerjaan ini!

Akan kukirim kau ke penjara./ Karena apa?

Aku tak mencuri uangmu.

Mungkin belum.

Hutangmu padaku...

...kau membuat rekening bank tanpa mengatasnamakanku.

Jadi itu bukan kejahatan!

Aku bisa pergi sesukaku, ini hidupku!

Kau adalah pelacur sekarang.

Kau bisa mendapatkan surat ijin jika kau bersikap baik.

Aku ingin 60% bagianku di setiap akhir bulan.

Ada apa?

Dia memang brengsek! Aku ingin pergi dari Trieste.

Tolonglah aku Ny. Colette Dia mengancamku.

Aku akan menolongmu, untuk apa gunanya teman?

Aku tahu pada siapa meminta bantuan. Kami akan melindungimu dari Nino.

Ny. Colette, ingatkah duet kita saat di konser Majol?

Ayo nyanyikanlah.

Kau Paprika, kan? Aku pemilik tempat ini. Aku pernah dengar tentangmu.

Senang bertemu denganmu Tn. Tommei.

Silahkan duduk.

Mereka mau bersenang-senang sendiri!

Ny. Colette memang benar: Kaulah bunga kesayanganku.

Indah sekali, Tn. Tommei.

Aku menyukai kecantikan.

Aku menawarkan kecantikan pada mereka yang menghargainnya.

Aku penilai keindahan./ Hanya yang berjiwa mulia yang bisa menyukai musik.

Aku menyukaimu. Kebanyakan gadis di sini memiliki Germo...

...tapi aku akan melindungimu.

Maukah kau jadi milikku?

Terlalau cepat, aku bingung.

Apa ini membuatmu jijik?/ Oh tidak!

Jangan pegang pundakku, aku memang tak tampan!

Aku tak bemaksud menyinggungmu.

Ini kekeliruan!

Pergilah, akan kuberi waktu untuk berpikir...

...tapi kita akan bertemu lagi.

Kau akan baik saja dengan Tn. Tommei.

Tak ada yang bisa menolaknya. Kami semua menginginkannya.

Ditambah penisnya itu besar...

...di antara para kurcaci dan orang bongkok.

Dia akan membuatmu seperti ratu!

Pantat yang indah tak ada gunanya jika seseorang tak memakainya.

Dengan segala hormat, Ny. Colette.

Bisakah aku bicara dengan Frufru?

Jika dia bersedia...

Tolong, jangan di sini./ Di sana!

Siapa itu?/ Germonya Frufru.

Dia membuatku takut.

Dia gila, hati-hatilah.

Rocco, cepat buka pintunya!

Maafkan aku... Aku menghormatimu...

...tapi gadis ini adalah milikku.

Kau bisa digantung karena ini./ Terserah kau saja!

Apa yang dia lakukan?

Dia memukulku karena tidak memberitahunya..

Memberitahu apa?

Uang muka yang aku dapatkan di bar.

Bawa dia ke ruang periksa dan teleponlah Dr. Matteucci.

Turunlah Nona-nona.

Tak ada yang perlu dilihat, kembali ke bawah.

Kami punya sarung tangan bagi yang menyukai tinju.

Aku sakit perut. Bolehkah aku pergi ke kamarku?

Tentu saja sayang, tapi jangan lama-lama.

Boleh aku masuk?/ Silahkan...

Kudengar kau sakit perut. Kenapa kau takut?

Sayang sekali hal yang menjijikkan ini harus terjadi.

Minumlah.

Ini minuman keras buatan sendiri./ Kau baik sekali!

Apa yang kau lihat?/ Tak ada. Apa yang kau lakukan?

Aku mau memetik bunga mawar kesayanganku.

Tolonglah Tn. Tommei, aku masih besedih.

Itu sebabnya aku di sini. Mendekatlah.

Kau baik sekali... Mari kita berteman saja.

Lebarkan kakimu atau kau kupecat!

Semoga dia memberiku keberuntungan.

Aku merasa bersalah padanya, tapi dia ingin terus melanjutkannya.

Setidaknya, setiap hari dalam satu bulan.

Jadi, karena itu, Nino dan Franco aku tak tahu mana yang harus kupilih.

Dia pasti kembali./ Kuharap begitu.

Jadi kuputuskan untuk berhenti. Bagaimana menurutmu?

Kau punya banyak pilihan.

Kau tak bisa jadi Sekertaris.

Kita sudah punya catatan buruk./ Lagipula aku tak suka pekerjaan itu.

Kalau begitu bisnis pertunjukan.

Aku pernah kerja di Club, penghasilan lumayan.

Di mana kau bekerja?/ Kebanyakan di Roma.

Aku bisa memberimu alamatnya.

Catatlah./ Akan kutulis juga beberapa refrensi.

Pergi ke Roma?/ Tentu saja, jika aku ada di kereta ini.

Aku melihatmu di tempat Ny. Colette./ Aku juga.

Apa kau tak malu atas perbuatanmu pada Frufru?

Aku berusaha keras untuknya...

...tapi dia tak menepati janjinya!

Kau selalu menepati janjimu pada Rocco...

...atau kau tidak menepatinya!

Kau mencari gara-gara?

Rumah bordil mana yang kau tuju?/ Bukan rumah bordil, aku berhenti.

Bagus, dengan payudara ini kau bisa lakukan apapun semaumu.

Bodoh!

Kau tak bisa bercinta dengan semua orang di tempatnya Ny. Colette.

Tidak dengan orang sepertimu!/ Kita bisa atasi hal itu.

Brengsek kau!/ Aku memang brengsek?

Ayo, ikut denganku./ Apa kau gila?

Ayo ikut! Pernah melakukannya di kereta?

Akan kulaporkan kau!

Kau suka?

Sayang, kau memang luar biasa.

Jam 12:20, sudah terlambat!/ Kau mau ke mana?

Mencari pekerjaan./ Aku akan menemanimu.

Tak usah, Gina memberiku alamat dan nomor teleponnya...

...dan surat refrensi.

Aku akan mencari sesuatu untuk hidup baruku!

Aku tahu semua Club di Roma. Aku akan mengajakmu.

Sebaiknya aku pergi sendiri.

Dah, sampai ketemu nanti malam.

Aku pasti datang!

Crumb? Ini Rocco.

Sibuk sekali.

Ada yang harus kupersiapkan.

Aku tak berharap mendapat penolakan. Jika tak berhasil.

Akan terus kucoba.

Tak hanya di club yang disarankan Gina.

Kenapa kau tak lupakan saja?

Kau bisa merusak kesehatanmu jika bekerja di Club.

Sebaiknya bekerja di rumah mewah yang dipenuhi aktor, politisi...

...pendeta dan turis kaya.

Aku sudah tak mau jadi pelacur!

Apa ada Club yang lebih baik?

Dan minumannya bisa membunuhmu.

Akan kucarikan tempat yang layak untukmu.

Aku tak butuh Germo seperti Frufru!

Aku dihina! Kau pikir aku akan mengambil uang darimu?

Lupakan saja, kau tak mempercayaiku.

Benarkah aku akan bertemu dengan para aktor dan politisi?

Kalau kau mau! Akan kubilang pada Milvo.

Siapa dia?/ Germo terbesar di Italia.

Pria yang baik. Akan kusiapkan pertemuannya.

Tanpa komitmen, tentunya.

Dia cantik, segar, dengan payudara yang besar.

Berapa usiamu?/ 18 tahun.

Berjalanlah ke pintu itu.

Kau punya pantat yang besar.

Coba kupegang.

Indah dan sekal!

Terima kasih. Kau perlu tempat yang mewah.

Contohnya di tempat Ny. Saffo di Florence.

Atau "Mirror" di Milan./ Aku ingin tinggal di Roma.

Kalau begitu di tempatnya Ny. Olimpia.

Kau akan suka di sana.

Diam!

Athos, teleponlah Ny. Olimpia.

Kau melakukan segalanya, kan?

Aku jamin./ Kubilang diam!

Tak mudah bisa masuk ke tempatnya Ny. Olimpia.

Tapi jika dia yang bicara pasti akan beres.

Sudah beres.

Dia menunggumu besok pagi.

Berikan ini padanya.

Tinggallah selama 1 atau 2 minggu.

Dalam seminggu kau harus membayar komisiku.

Kau baik sekali Tn. Milvo!

Diamlah! Aku benci Germo.

Dah sayang.

Janganlah mandi sebelum kau pergi ke tempatnya Ny. Olimpia.

Kenapa?/ Dah...nanti kau juga tahu.

Dulu aku juara lomba renang di Olympiade Berlin tahun 1936.

Itu sebabnya aku dipanggil Olympia. Peganglah ototku!

Lebih keras dari besi!/ Lebih keras dari penis yang keras!

Tangan Pegulat?/ Kau bisa saja memukulku!

Temani aku...

Kau sudah mandi pagi ini?

Belum./ Dasar gadis jorok!

Gadis yang baik harus mandi setiap hari.

Aku disuruh.../ Diam!

Sekarang aku yang akan memandikanmu. Lepaskan pakaianmu.

Busa yang bagus.

Masuklah.

Mandi dengan wanginya busa...

Berdirilah, kita bersihkan yang di bagian bawah.

Gosokkan yang bagus!/ Kau menikmatinya?

Apa kau klimaks? Vagina yang bagus!

Aku mencintaimu!

Beraninya kau?

Keluar!

Lakukan pekerjaanmu!

Setengah jam./ Bagus.

Kau melakukannya dengan baik.

Hai pria besar, aku sedang bergairah.

Kau inginkan "paprika" ada di penismu?

Kau bawa uang?

Cepat atau lambat, aku tahu ini akan terjadi.

Kenapa?

Pria yang di samping pintu itu adalah pamanku.

Tolonglah aku!

Biar kutangani dia.

Kenapa tanganmu ada di sakumu?

Akan kubuat menjadi keras!

Ini sudah keras!

Ayo, aku ingin kau menyetubuhiku.

Brengsek!

Nona-nona, Apa yang kita tunggu?

Ayo, olahragawan...

Pemain tenis sudah mengeluarkan bolamu, pengendara sepeda mulai mengayuh!

Prajuritmu yang pemberani sudah menegakkan bayonetmu!

Kau mau layanan setengah jam?

Kau akan menikmatiku./ Pekerjaan bagus, Mimma.

Kau mengenalku? Padahal sudah lama.

Wajahmu boleh berubah...

...tapi aku masih mengenali pantatmu.

Harusnya kau malu!

Ayolah, paman, jangan marah padaku.

Aku cuma sementara di sini.

Berjanjilah kau takkan mengatakannya?/ Bagaimana kau tahu?

Bagaimanapun! Sebuah skandal pasti akan terungkap.

Mereka takkan tahu. Aku akan pergi dari sini akhir minggu ini.

Bersumpahlah kau takkan mengatakannya! Kau janji?

Aku janji. Aku minta maaf...

Paman, kau memasukan lidahmu ke dalam mulutku!

Aku mengenali pantatmu karena itu selalu membuatku terangsang.

Kau selalu menyentuhnya. Kupikir itu cuma bercanda.

Aku tak bercanda.

Aku sudah menunggu hal ini selama 10 tahun.

Yang kau lakukan ini sangat hal yang memalukan.

Waktu kau masih kecil kita sering main petak umpet.

Aku menangkapmu dan meremas pantatmu...

Menyenangkan sekali! Mari kita lakukan setengah jam, 1 jam...

Lagipula ini gratis. Kau takkan meminta bayaran, kan?

Jangan menangis kau membasahi penisku.

Aku tahu ini sedikit kurang dari biasanya...

Ada apa ini? Kau kehilangan sentuhanmu.

Aku belum pernah kerja begitu keras sebelumnya.

Ada apa? Uangnya kurang 100.

Baiklah, mungkin kau harus tahu.

Pamanku...mengancamku.

Apa yang kau bicarakan?

Dia mengenaliku dan datang setiap hari.

Dia membuang waktuku dan tidak bayar.

Aku belum memberitahu Ny. Olimpia.

Tolonglah bantu aku./ Tentu saja aku akan membantumu.

Dia sudah menghinaku!

Temui dia di kafe mewah Italia...

...dan bawalah ini.

Aku juga kalah judi tadi malam.

Dia sedang memperhatikanmu. Tunjukanlah pada mereka.

Itu bagus, kalau orang-orang tertarik pada keponakanku.

Ayo tunjukkan!

Senang bisa bertemu denganmu lagi.

Aku ingin dapatkan uangku kembali malam ini.

Kau bisa pinjamkan aku uang?

Bagaimana dengan semua uangku yang kau sia-siakan itu?

Jangan terlalu pelit! Buka kakimu sedikit lagi.

Mereka akan melahapmu dengan matanya.

Permisi.

Rocco, perkenalkan ini pamanku yang sangat menyayangiku.

Dasar pria cabul.

Jika kau tak meninggalkan pacarku, akan kuhajar kau!

Kau berkeringat dan kotor, paman!

Pergi!

Pergi!/ Baik!

Bravo Rocco! Aku merasa jauh lebih baik.

Pelayan, aku pesan 3 Negronis!

Kau tahu aku melindungimu... Dan juga terima kasih.

Karena apa?

Saat kubilang "pacarku" kau menyetujuinya.

Aku memang mencintaimu.

Untuk pacarku dan seseorang yang sudah membuat rencana bagus.

Apa yang kau rencanakan?

Foursome dengan Pangeran Brando, Playboy terkenal.

Benarkah, di rumahnya?/ Ya, kau dan temanmu.

Sudah kupersiapkan semuanya dengan Ny. Olimpia.

Senangnya! Hari yang menyenangkan!

Bagus, kalian tepat waktu.

Masuklah.

Silahkan masuk.

Dengan senang hati, Pangeran./ Tidak, panggil saja aku Ascanio.

Ini istriku.

Bangsawan Dolgorouki, keturunan Polandia tua.

Duduklah, sayang.

Silahkan mimum sampanye-nya.

Dari mana asalmu?/ Pola...

Itu cukup dekat.

Pola... Yugoslavia telah mencurinya dari kita.

Suatu hari kita akan merebutnya kembali.

Lukisan yang bagus...

Ya, lumayan...karya Giulio Romano.

Silvia bersiaplah, sebentar lagi kita makan malam.

Aku akan segera kembali.

Koktail terbaik yang pernah ada.

Ibu meminumnya dengan sedotan emas...

...yang dihadiahkan Ayah di ulang tahun pernikahannya.

Aku suka seperti ini, lebih peraktis.

Nikmat sekali!

Kalian suka?

Tenanglah. Lepaskan celana dalam kalian!

1...2

Wangi bunga mawar!

Ayo kita makan. Sambil ngobrol... Dan memakan kaviar...

Duduklah.

Silvia, tuangkanlah anggurnya.

Dasar bodoh!

Maafkan aku, Nona.

Itu tak cukup. Tampar dia.

Tamparlah, dia menyukainya.

Lebih keras, tampar sungguhan./ Bolehkah?

Terima kasih. Biarkan aku megeringkannya.

Jangan, gunakanlah handuk...

Aku menjatuhkannya ke bawah meja.

Apa kau suka?

Istriku seperti kambing, kan?

Vaginanya nikmat!

Makan...makan...makan!

Dia lesbian yang penuh gairah.

Itu sebabnya aku menikahinya. Tapi sebaiknya aku minum.

Tidak...dari pancuran itu.

Pangeran, kau biasa mabuk dengan air kencing kuda?

Minuman Dom Perignon, sayang, adalah sendawa yang mahal!

Akan kuminum air kencing, aku haus!

Ya, budakku, jilatilah pelacur yang memujamu itu.

Dari pancuran itu ke mulutku.

Berikan pantatmu.

Rumah Pangeran sangat menyenangkan!

Oh, pantatmu!

Ini...lahaplah semuanya!

Naikkan pantatmu... Penggila anal!

Apa kau menikmatinya?/ Aku tak bicara pada penggila anal!

Ada apa, Beba?

Aku tak tahu...

Tersendak, kebanyakan anggur. Mungkin aku terlalu mabuk.

Kudapatkan hari ini, dari Franco.

Tampan...siapa dia?/ Pria impianku, aku ingin bertemu dengannya.

Aku ingin bersamanya. Ny. Olimpia, aku ingin berhenti.

Pikirkanlah dengan baik-baik.

Kau dapatkan banyak uang di sini./ Aku sudah merasa cukup.

Ini waktunya berhenti./ Kita semua akan berhenti.

Mereka akan menutup tempat ini secara hukum.

Mengambil kesempatan dari situasi ini.

Pindah kota, pergi ke Milan.

Akan kubicarakan kepada "Mirrors".

Itu rumah yang mewah./ Tapi masalahnya...

...bagaimana jika Rocco tak mengizinkannya.

Akan kuatasi Germomu.

Akan kubilang pada temanku yang polisi agar dia menahannya.

Tapi...aku juga mencintainya...

...dan semua pelanggan gila itu.

Dan semua gadis-gadis...

...dan kau juga Ny. Olimpia.

Rumah bordil adalah keluarga besar.

Apa yang harus kulakukan?/ Biar kututup dulu lalu kita mandi.

Tuan-tuan, kami mau tutup!!

Apa kau homo atau bermain bola lalu mengempiskan bolamu?

Beba sakit! Dia muntah darah!

Aku tahu dia akan berakhir dengan buruk!

Dokter, pangilkan dokter.

Aku seorang dokter.

Sayangnya, tak banyak yang bisa kita lakukan.

Tolong panggilkan pendeta.

Pendeta, lakukanlah sesuatu.

Apa kau bertobat, nak?

Pegang erat-erat.

Kami semua ada di sana. Ibunya bisa gila.

Ibunya tak tahu apa pekerjaannya.

Rumah bordil berkabung selama 3 hari.

Cepat atau lambat, kita semua akan binasa...,

...Tuhan mengampuni orang-orang yang berzinah.

Dan aku akan berakhir dengan cara yang sama.

Tidak, sebaiknya aku pergi saja.

Apa maksudmu ingin pergi?

Hidupku kini sudah bahagia,

Punya uang. Itu sudah cukup!

Aku ingin berhenti.

Sekarang kau malah menyerah?!

Bukankah kau ingin banyak uang? Harusnya kau berterimakasih padaku!

Kau menghasilkan banyak uang dariku. Akulah yang mengatur semua harganya!

Dan mengambil 50% dariku. Aku akan melaporkanmu.

Melaporkanku atas apa?

Lalu apa yang akan kau kerjakan!

Kau takkan punya masa depan tanpaku!

Aku akan bekerja di klub malam.

Di mana? Teleponlah semua klub pasti mereka akan menolakmu!

Teganya kau! Dasar brengsek! Aku bisa menghancurkanmu.

Jangan menakutiku, brengsek!

Kau yang memintanya!

Ada apa?/ Pangilkan polisi!

Tak ada apa-apa...

Dia akan ke sini nanti siang jika kau tak melaporkannya.

Bagaimana?

Aku tak mau melihatnya dipenjara.

Aku bisa memenjarakannya jika ia berbuat macam-macam.

Itu kedengarannya lebih baik.

Aku akan berhenti akhir minggu ini.

Aku tak bisa melanjutkannya setelah apa yang terjadi pada Beba.

Beberapa hari lagi juga kau akan berubah pikiran.

Apa kau mau berendam? Aku punya busa yang bagus!

Tidak hari ini Ny. Olimpia.

Aku merasa pusing.

Aku telat datang bulan.

Bagaimana dengan diafragmamu?

Sepertinya sudah rusak./ Cuma itu yang kau butuhkan!

Ny.Olimpia, aku sangat sedih, sangat kesepian...

Jangan bersedih.

Ayolah, kau tidak akan hamil.

Aku tahu tempat yang tepat untuk masalah itu.

Aku pernah ke sana beberapa tahun yang lalu.

Ke Perancis.

Maaf, Dr. Bavarelli, aku tak bisa bahasa Perancis.

Dasar bodoh. Aku juga orang Italia...

...seperti semua orang yang ada di Marseilles ini.

Diafragmaku rusak./ Ya, itu sering terjadi.

Kau datang ke tempat yang tepat, Italia adalah tempat yang mengerikan...

Kotor, penyakitan...

Kau sudah siap?

Apa memakan waktu lama?/ Cuma beberapa menit.

Apa terasa sakit?

Ya, sedikit sakit.

Jangan khawatir, sesudahnya kau akan baik saja...

...tenang, santai saja...

...dan bersikaplah sensual.

Makanlah telur, itu akan memberimu energi.

Aku lebih membutuhkannya darimu.

Kau memuaskanku.

Akan kulakukan nanti jam 7 malam.

Paprika, sedang apa kau di Marseilles?

Dan kau?

Aku baru saja sampai!

Ayo...

Aku akan beli hotel dan hidup seperti Nyonya besar...

Denganmu jika kau bersedia./ Kehidupanku ada di laut.

Kau berlayar cuma selama sebulan!

Aku patuhi kewajibanku, karena kami harus terus berjuang.

Kelihatannya kau sangat marah./ Saat itu aku cemburu.

Denganmu aku punya alasan hidup.

Aku berubah, tak ada pria lain selain dirimu.

Bisakah aku mempercayaimu?/ Kau melihatku di bar.

Bagaikan anak kecil, tanpa dosa!

Berlayarlah denganku.

Bagaimana? Ke mana?/ Dengan perahuku.

Perahu apa?

Perahu yang dijual di Leghorn.

Aku berencana membelinya./ Dengan uang apa?

Yang aku pinjam./ Dari siapa?

Dari dirimu.

Kita mau pergi ke mana?/ Ke Molucche!

Kita akan menetap di Orient!

...di Orient, di Orient...

Perahunya digadaikan dan polisi menyitanya.

Dan uangmu?/ Siapa tahu bisa kudapatkan kembali!

Kita sudah banyak bernegosiasi... lalu pengacara, pengadilan...

Paprika yang malang...dan Franco?

Si bodoh itu! Dia pergi dengan perahu lain.

Aku memang sial, bahkan aku tak punya uang untuk naik kereta.

Di sini kau tak akan sial.

Itu benar-benar kacau!

Jadi, inilah penis Nahkoda... Kau sudang tegang, ya?

Kenapa kau tak masuk saja?

Ini pertamakalinya aku merasa berada di Rumah bordil!

Beruntung kau menemukanku, nanti kau akan merasa lebih baik.

Mungkin ini cuma rumah bordil, tapi bayarannya menjanjikan!

Hentikan! Lepaskan dia!

Pergi! Pergi! Bajingan!

Pergilah kalian semua!

Remo!

Kita tunggu sebentar sebelum kita buka kembali!

Dan bersihkan lantainya!

Kenapa kita harus dilahirkan ke dunia ini!

Kau benar! Aku pernah bekerja di rumah bordil terbaik!

Aku bertemu dengan pria yang gagah!

Mereka menutupiku dengan berlian!

Vespasiano, mau kau apakan semua berlian itu?!

Hentikan! Jika kupatahkan kakimu kau takkan bisa bercinta lagi.

Kenapa mereka memanggilnya Vespasiano?

Aku lebih sering melihat penis daripada vaginanya Vespasian.

Dan aku bangga akan hal itu!

Terjebak selama 30 Tahun!

Sekali kau injakkan kaki di sini, kau tak akan bisa pergi!

Kenapa begitu?

Kau akan tahu... Kau takkan mau...pergi lagi.

Remo...bukalah pintunya!

Gina, apa nasib kita akan seperti Vespasiano?

Tidak, kita akan dapatkan banyak uang.

Pergi bersama pasangan kita...

...dan saling berciuman mesra!

Aku akan pergi akhir minggu nanti.

Mendapat pekerjaan?

Ya, di "Mirrors" kota Milan.

Masuklah, Tuan-tuan! Jamnya terus berjalan!

Selamat datang, Laksamana!

Jangan memanggilku seperti itu. Dia dan dia...

Cepatlah, Nona-nona...

Tunggu!

Ayo Tuan, kita tak punya banyak waktu!

Siapa dia?/ Laksamana Sancalaspi.

Dia pelanggan tergila di rumah bordil ini.

Kau, di posisi atas!

Cepat, gigit pantatnya!

Lebih keras, bodoh!

Lagi!

Lebih keras, sampai dia berdarah!

Jangan teriak!

Tidak, pantatku bukanlah asbak!

Naikkan pantatmu!/ Dia sudah gila!

Sebaiknya jangan membatah.

Buka lebih lebar...

Akan kumasuki...

Aku akan merobeknya.../ Jangan!

Kenapa?/ Jangan pantatku!

Beraninya kau menolakku. Ayo buka pantatmu!

Masukkan saja ke pantat kadetmu. Jangan ke pantatku!

Laksamana...

Punyaku saja...

Berikan pantatmu!

Ada apa?/ Pelacur ini tak mau berikan pantatnya.

Beraninya kau menolak seorang Laksamana?

Akan kuberikan pantatku pada orang yang kusuka!

Lakukanlah atau kau kupecat!

Persetan!

Jika kau mau bekerja di Milan.

Penghasilanmu akan dipotong 60%.

Kupikir 50%./ Kau akan cepat dapat uang di sini.

Tapi kau harus cepat, karena ada sebuah gosip.

Tentang penutupan? Aku pernah mendengarnya.

Senat sialan itu...

Mereka menutup 3 tempat di Ferrara.

Ini Meris.

Salam kenal!

Lihatlah gadis cantik yang kita dapatkan ini!

Mereka menutup 4 tempat di Genoa.

Kalian bisa berkenalan dengannya di bawah.

Kembalilah bekerja! Meris antarkan dia ke atas...

...dan carikan pakaian bagus.

Dia tipe seorang selir./ Tidak, aku bukanlah selir!

Ada apa dengan kalian? Apa penis kalian tak tegang?

Gadis-gadis ini cantik dan menggairahkan!

Bagus, keluarkan payudaramu.

Cantik sekali! Seperti bintang film.

Kau cantik sekali...

Dia juga orang asing!

Karin asalnya dari Swedia. Pantatnya juga besar!

Kau mau mencobaku?/ Hei, Nona-nona!

Kau gadis baru?

Ayo kita nobatkan dirimu.

Ya, Komandan? Buatkan aku kopi seperti biasa.

Baik, yang manis dan kental.

Halo, ini Angelina dari "Mirrors".

Buatkan kopi seperti biasa... Terima kasih.

Kau seorang pembisnis?/ Betul sekali!

Mana kopinya? Aku sudah menunggu dari tadi.

Di mana harus kusimpan uangku?

Apa di Swiss?/ Jangan di Swiss!

Aku akan membuatmu kaya.

Jangan khawatir, sayang! Uangmu akan tetap aman!

Ini kopinya.

Bukankah kau Bertelli dari Bagian Vulkanisi?

Kau melacur juga?/ Aku butuh kerja sampingan.

Kau selalu mengurangi gaji kami!

Kau selalu cari perhatian.

Bagaimana dengan aset perusahaan?/ Kau harus membeli mesin baru.

Pemerintah mensubsidikan semuanya ke Italia selatan.

Kurasa itu cuma gosip.

Sementara itu kau malah menghabiskan uangmu di kasino...

...dan menyetubuhi pantatmu!

Lucu, harusnya kau bilang dulu.

Bisa aku menelepon pacarku? Sebentar saja.

Hubungan jarak jauh?/ Bukan.

Jangan lama-lama.

Ini berita buruk.

Kecuali jika Gereja didirikan...

...kita harus menutup tempat ini.

Dua kali!

Putriku! Dia sedang sekolah di Florence.

Karin! Maukah kau mengajakku ke Swedia?

Bagus. Pacarku ada di Gรถteborg.

Tentu, nanti kuajak kau ke sana.

Ini pacarku.

Coba lihat. Tampan.

Dia seorang Nahkoda?/ Seorang Kapten. Aku ingin memberinya sebuah kapal.

Agar ia bisa berlayar!

Ayolah gadis-gadis.

Apa yang kalian tunggu? Para pelanggan sudah menunggu, ayo cepat!

Atau kututup tempat ini!

Kau takut dengan wanita?

Pipimu memerah?

Kau manis sekali.

Ayo, sayang.

Kau tak ingin aku pergi?/ Tidak, ini akan menyenangkan.

Apa kau seorang Lesbian?/ Aku seorang Jurnalis.

Aku ingin tahu ada apa di sini.

Sama saja dengan tempat yang lain.

Ceritakan tentang pekerjaanmu.

Ini yang terbaik.

Kami memberi kenikmatan, harapan, angan-angan.

Angan-angan?

Kami pura-pura klimaks agar pelanggan merasa gagah...

...walau penisnya cuma sebesar batang rokok.

Bukankah itu sulit?/ Tidak, jika kau menikmatinya...

...dan jangan pernah merasa malu...

...karena itu cuma sebuah trik! Kau harus bangga pada vaginamu.

Kelihatannya kau gadis yang pintar.

Jika aku binal aku mau jadi jurnalis...jangan tersinggung.

Tentu. Apa yang kau lakukan dengan para pelanggan?

Ada banyak resep yang berbeda.

Dengan ratusan komposisi:...

...tangan yang lentik, bibir yang merekah...

...dan lidah yang liar.

Kau mau coba?

Perlakukanlah aku seperti seorang pelanggan!

Pertama kubuka bajumu.

Lalu kuperiksa kelaminmu...

...untuk kesehatan.

Ini besar sekali!

Lalu?

Bibir yang merekah dan lidah yang liar!

Hentikan!

Kau gila!

Lepaskan aku!

Kau gila!

Aku tahu, kau orang yang pintar...

...dan lebih binal dari kami.

Keluar!

Keluarlah kalian semua!

Inilah dia kerajaan Eros.

Yang harus dinikmati sebelum ditutup!

Banyak sekali!

Halo, Ny. Angelina.

Ini untuk merayakan ulang tahun putraku yang ke-18.

Ingin menikmati gadis-gadis yang cantik ini!

Termasuk dirimu./ Dengan senang hati!

Nona-nona, ayo berbaris!

Gadis-gadis cantik untuk pelanggan yang biadab.

Berlian untuk babi, anggrek yang dipupuk.

Pilihlah baik-baik.

Apa yang kau lakukan ayah?/ Ini kebiasan lama.

Sebuah tamparan untuk mengingat pada apa yang kau lihat.

Perlihatkanlah keindahan kalian pada anakku!

Siapa namamu?

Paprika.

Paprika, nama yang bagus untuk pelacur!

Aku adalah bangsawan Bastiano Rosasco.

Aku tahu kau bangsawan./ Bagaimana kau tahu?

Cuma bangsawan yang bersikap sevulgar ini!

Kurasa kau akan dipuaskan olehnya!

Akan kudengar ceritanya nanti!

Sayangku!

Ini gaunmu atau punya rumah bordil?

Kau mengundangku ke sini cuma untuk meledekku?

Tidak, aku menghargaimu.

Gualtiero suka dengan pelayananmu.

Ayo, akan kuperkenalkan dirimu.

Ini Paprika, teman baikku yang berpantat besar.

Kau masih saja nakal walau usiamu sudah 70 Tahun.

Jangan hiraukan dia.

Sebetulnya itu sebuah pujian.

Dia juga bilang begitu padaku.

Aku mengenalmu./ Ya, Nona.

Di mana?/ Di rumah bordil, Nona.

Aku sudah lupa.

Besar dan keras!

Kalau mau ikutlah denganku ke dapur.

Akan kusetubuhi pantatmu!/ Ide yang bagus!

Ayo!

Mana coca cola-nya?/ Akan kuambil.

Masukkan sakarin ke minumannya Bibi./ Kau ingin membunuhnya?

Aku takkan menyinggung tentang warisan!

Ketahuan kau!

Pergilah, brengsek!/ Apa aku dipecat?

Tidak, akan kugandakan gajimu.

Tapi sekarang pergilah.

Cepat! Aku sudah tak bercinta selama 3 tahun...

Dengan senang hati.

Indah sekali!

Paprika!

Kaulah wanita yang kutunggu.

Menikahlah denganku, Paprika.

Me...nikahlah denganku!

Kuperkenalkan calon istriku, namanya Mimma.

Panggilannya Paprika. Bibi Rinalda.

Keponakanku Eleanor, Pendeta Bardelli...

...putraku Gualtiero yang sudah kau kenal...

...adikku Josephin, kakakku Gustav dan Gino.

Aku ingin bicara denganmu./ Ada apa?

Aku senang punya Ibu tiri seorang pelacur.

Kita bisa terus bersama, kan?

Kau harus menghomatiku.

Bercandamu sudah kelewatan.

Mengotori nama keluarga kita.

Kau menjatuhkan martabat keluarga!

Memang kenapa?

Mari bersulang untuk pernikahanku.

Nona, apa kau dari Venice?

Bukan, dari Pola.

Orang-orangnya baik. Pekerja keras, murah hati...

Dia memang murahan.

Kau bisa lakukan apa yang kau mau.

Dengan memberi uang pada mereka, mereka memberikan tubuhnya...

Meski tubuh indah itu adalah pemberian Tuhan.

Sering kubilang itu dibutuhkan pendeta agar bisa menghargai seorang pelacur!

Paprika, bisakah kita bersulang untuk pernikahan kita?

Bersulang untuk merayakannya!

Ayo Josephine, bersulanglah dengan kami!

Baiklah...

Maafkan aku!

Kau tak boleh memakai baju basah.

Ayo lepaskan bajumu./ Bantu aku, sayang.

Ini tak cukup, lepaskan semuanya.

Lihatlah pantatnya. Aku selalu menginginkannya.

Dialah yang membuat penisku tegang.

Dialah kenikmatanku!

Dia akan jadi Ny. Countess Rosasco!

Selamat Bastiano! Bersulang!

Ada surat, Ny. Countess.

Terima kasih, taruh di situ.

Suratnya untukmu, mereka mencintaimu!

Tak ada imajinasi.

Lihatlah ini!

Selamat atas pernikahanmu, baru mendapat kabar.

Salam sayang dari Jamaica.

Bersulang untuk penikahanmu. Aku mencintaimu, Franco.

Aku juga mencintaimu.

Kau tak keberatan, kan?

"Senat menyetujui hukum Merlin"

"Hukum untuk menutup rumah bordil sudah mencapai titik akhir"

Kau dengar itu, Bastiano?

Ini adalah akhir zaman.

Sayang sekali!

Buatlah penawaran! Sebuah toilet duduk tahun 1920.

Ini barang terbaik buatan Italia.

Aku mau berapa pun harganya!

Ny. Colette, boleh aku membelinya?

Benda ini sangat tak asing.

Ambil semuanya...sekarang hati-hati dengan penyakitnya!

Ambil juga semua kuponnya.

Penawaran untuk vibrator!

Celana dalam, bra, garter! Gaun malam!

Cermin, lampu, dan yang lainnya. Aku akan mengambilnya besok.

Aku melelang sepasang payudara...

...pantat dan vagina yang bagus. Apa ada yang mau?

Paprika!...Maksudku, Countess...

Kemarilah, pelacur tua!

Ny. Colette aku tak bisa ucapkan selamat tinggal pada tempat pertamaku.

Paprika, kita harus tegar!

Apa yang akan terjadi sekarang? Kenakalan, penyakit...

...turun ke jalanan...

Seni kuno erotis sudah mati!

Suamiku juga sering bilang begitu.

Apa kau bebas?/ Beraninya kau? Dia seorang Countess!

Bukan, aku seorang pelacur tapi aku bangga!

Berkat payudara, pantat dan vagina ini.

Aku menjadi kaya dan dihormati.

Sampanye untuk kalian semua, aku yang traktir!

Selamat tinggal layanan setengah jam!

Selamat tinggal toilet duduk dan dompet kupon!

Selamat tinggal para suami pencari syahwat yang tak pulang ke rumah.

Selamat tinggal nona-nona manis.

Selamat tinggal murid-murid tampan!

Selamat tinggal semuanya!

Cukup! Aku sangat sedih!

Minumlah! Hidup itu singkat tapi vagina akan tetap abadi!

Gratis untuk seharian ini.

Tak usah bayar, ini hadiah!

Lihat!

Kapal yang kuberi kepada Franco untuk pernikahan kami.

Dia terlihat gagah saat memakai seragam!

Itu dia!

Nahkodaku, kau takkan meninggalkanku lagi!

ariefas27 IDFLโ„ข ExePro & Galank87 IDFLโ„ข SubsCrew

http://IDFL.me

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.