All language subtitles for mr_canton_and_lady_rose_1989

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Free Download Kdrama Www.30tk.ir Pabrik Hansen sedang mencari tenaga kerja muda

Ada 250 lowongan kerja sekarang

Dengan upah $ 8 perbulan dan bonus akhir tahun

Hanya dengan $ 2 biaya pendaftaran

- Ada pekerjaan di Hong Kong? - Tadi dia bilang daftarnya $ 2

Kalian harus siap kerja keras dan lembur

$ 2, mahal sekali

Tak perlu berebut, ada 250 lowongan

Kalau kalian berminat, hanya $ 2 untuk pendaftaran.

Mereka juga butuh pemuda yang siap sebagai kasir

- Upah $ 12 perbulan, ada yang berminat? - Aku mau

Ayo kesini

- Apa keahlianmu? - Kung fu dan akrobat

- Tapi kau bisa menggunakan sempoa? - Bisa

- Jaminannya? - Maksudnya?

- Apa kau punya uang? - Ya

- Biayanya $ 30. siapa namamu? - Kuo Chen Wah dari Kanton.

- Apa aku harus membayar sekarang? - Itu perjanjiannya

Bayar tunai, kau diterima masih berminat?

Masih tapi aku hanya punya $ 25

Bayar sisanya nanti. melapor besok di alamat ini

Lowongan kerja! cepatlah daftarkan diri anda

Anak muda, kau sungguh beruntung

Berbarislah disini!

Hanya dengan $ 2 biaya pendaftaran

Apa yang kalian lakukan disini? ini bukan pabrik tekstil Hansen

Siapa yang menyuruhmu bayar $ 2 ?

Alamatnya memang benar, tapi pabrik Hansen itu tidak ada

Memang tidak mudah hidup di Hong Kong

Pergilah, kalian semua sudah kena tipu

Pergilah, atau aku panggilkan polisi

Copet, copet copet!

- Bagaimana sekarang? - Iklaskan saja uang itu

Kita masih untung, aku lihat ada yang membayar $ 30

- Sial sekali dia - Banyak sekali dia tertipu

Hong Kong!

Semua sudah dipersiapkan

- Hati-hati - Tentu

Ketua, kau sepertinya sakit

Paman Hai, aku tidak menemukan obatnya

Kau lupa membawa obat Ketua? kalian harus cepat ambil

Goblok!

Lagaknya seperti Ketua saja!

Mereka lupa membawa obatmu. kita tunda saja pertemuannya

- Kita tak boleh tunjukan kelemahan kita - Bukan begitu...

Kalau Tn. Tiger bersikap wajar jangan menekannya

Kau terlalu berbudi untuk bisnis semacam ini

Dalam kamusku, mereka atau kita

Itu sebabnya aku percaya sepenuhnya dengan Fei

Dia galak dan berhati dingin

Kacamata ku

- Telat seperti biasa - Aku tidak telat

Kalian yang kecepatan

Ada apa Pak Tua? kau sakit lagi?

Jangan basa-basi, apa tujuanmu mengajakku kesini?

Baik. Kau ingat Yang rekanmu Tn. White?

Tentu aku ingat, tapi dia sudah mati

Tapi dia dan aku sudah membuat kesepakatan. setengah keuntungan Ritz menjadi miliku

Dia mungkin saja berkata begitu, tapi aku tidak

Tenang dulu, kau kesini untuk berunding denganku

Aku kesini karena sebagai Tn. White,

Aku tak bisa dipaksa dalam tawar menawar kebohonganmu!

Kau menyebutku pembohong?

Itu tidak sopan. tembak!

- Kau tak apa-apa, Ketua? - Bawa dia dari sini

- Tuan, anda ingin membeli setangkai mawar? - Tidak

Belilah untuk penglarisku pagi ini

Tidak

Membeli mawarku akan membawa keberuntungan buatmu Tuan!

- Kau baru ya di Hong Kong? - Ya

Hati-hatilah

Ya aku sudah belajar pengalaman kemarin

Kurasa kau belum belajar, lihatlah kopermu

Seperti yang kukatakan, berhati-hatilah tuan

Hey, tunggu sebentar

Baiklah aku akan membeli mawarmu

- Semoga keberuntunganmu berubah tuan - Kuharap kau benar

Terima kasih!

Hati-hati

Enyahlah!

Bagaimana ini?

- Jangan bergerak! - Aku hanya sekedar membantu

Terima kasih, anak muda. jangan bergerak!

Lekas lari!

- Ketua, kau baik saja? - Kenapa sampai kacau begini?

Anak muda, kau bisa menggendongnya?

- Siapa kalian ini? - Kubayar kau 100 dolar

100 dolar?

Lewat sini!

- Kubawa kemana ini? - Kemana saja cepat!

Apa?!

- Kemana ini? - Sakit sekali

Turunkan aku, kau membuatku mual

- Turunkan dia dulu! - Baik

- Ketua, kau tak apa-apa? - Kau...

Aku...

Lewat sini

Bagaimana perutmu?

Ketua, bagaimana keadaanmu?

Ketua katakan siapa yang menjadi penggantimu?

Biar dia menggantikanku

- Dia? - Ada apa ini?

- Kau yakin? - Aku ingin dia...

Ketua! ketua! Ketua!

Kalian semua dengar wasiat Ketua, kita harus mematuhinya

Tapi kita harus keluar dari sini. Ketua ayo kita pergi

Mulai sekarang, kau ketua kami

Aku?

Menjadi ketua kami, kau tak perlu khawatir segala macam urusan

Kau masih saja tak paham. lihatlah, pakaianmu sangat berkelas

Kalian selalu saja berkelahi, ini pekerjaan yang berbahaya

- Aku mungkin saja melalukannya - Apa?!

Jangan khawatir, ikuti saja arahanku, kau akan baik saja

Kenapa Ketua malah memilih orang itu? sedang kau tangan kanannya

Kalau aku tak pantas jadi ketua, kita akan segera tahu hal itu

Kakak, kalau kau memang tak pantas lalu siapa, dia?

Kita lihat saja apa yang terjadi

Tuan, minta sedekahnya?

Ini, enyahlah!

Terima kasih tuan, terima kasih

Kalian awasi disini, kita lewat pintu belakang

Bagaimana kalau tak ada apa-apa?

Maka cucilah mobil itu

Anak muda, mawar untuk keberuntungan?

Enyahlah

Aku mau beli mawarnya. Hey, Nyonya!

Aku mau beli mawarmu

Semoga hari ini keberuntunganmu Tuan!

- Ini - Ini besar sekali, terima kasih tuan

Ayo Ketua

- Kenapa bukan Kakak Fei yang jadi ketua? - Kau ingin dia yang jadi ketua?

Lantas siapa? Kau

Kakak Fei yang seharusnya, yang lain tak pantas memimpin kita

Kenapa bukan kamu?

Suara kita banyak, dia tidak boleh menolak

Kalau dia mahir berkelahi, dia harus tunjukan

Aku tak bisa melakukan ini, jangan memaksaku

Aku tak memaksamu. kalau kau tak mau, kau bisa pulang lewat sana

- Terima kasih - Tapi kau harus hati-hati

Kenapa aku harus hati-hati?

Kalau kau pergi, kami tak bisa melindungimu

Kalau Tiger menangkapmu, mereka akan membunuhmu

Tapi aku yang menolong Ketuamu, ingat?

Aku tak tahu kenapa kau membantu Ketua kami

Sangat aneh dia memilihmu, tapi aku harus ikuti wasiatnya

Aku akan dikutuk jika tak menuruti wasiatnya

Tak masalah. aku akan membantumu

Kini kau bahkan terlihat layaknya Ketua

Ini pidatomu

Ayo

Kita harus mengujinya

Jangan takut

Saudara-saudaraku sekalian, atas wasiat Tn. White

Kuperkenalkan Ketua kita yang baru, Kuo Chen Wah.

Uhh...salam sejahtera teman-teman

Aku ingin...

Aku ingin unt...

Kau bisa bicara tanpa membaca?

Aku tak tahu bagaimana menjadi Ketua kalian

Menurutku kalian seharusnya tidak merampok, atau berbuat kejahatan

Seperti memeras, membunuh, atau melanggar hukum setiap...

Ketua baru kita punya rasa humor yang tinggi

Urusan bicara bolehlah!, tapi tunjukan pada kami kehebatanmu

- Tom tunjukan kehebatanmu - Ayo

- Bagaimana? - Baik

- Ah Chui pegangkan topi ketua - Siap

Ayolah

Kemari, kemari!

Jangan sungkan

Ayo!

Gendut, kau yang jadi wasitnya

Tenang

Mundur mundur

Siap? 1, 2, 3....

Siapa yang menyundutku?

Jangan cari alasan

Ketua kau hebat

Kubilang ada yang menyundutku

Adu panco tidak membuktikan apa-apa

Andai iya, Tom sudah jadi ketua sejak dulu

Maksudnya, kau juga harus jago berkelahi

Kalian menantang Ketua berkelahi

Sekarang bantu dirimu sendiri

Kami akan tunjukan padanya

Apa dua lawan satu, terlalu berat untukmu?

Lepaskan aku!

Bantu dia berdiri

Ketua

- Ketua yang menang! - Bagus!

Ketua yang menang

Hotel The King George

Suratnya?

- Kertasnya? - Ini, menulislah dengan hemat

Kalau bos ku tahu, dia akan memecatku

Aku takkan memboroskannya. ini mawar untuk keberuntunganmu

Aku di pesta Tn. Chow hari ini

Dia menanyakan kabarmu

Saat aku kembali ke hotel, aku menerima suratmu

Aku sangat gembira teman sekolahmu Ian sangat baik padamu

Aku sangat gembira, kurasa dia sangatlah tampan

Kalau kau tak sibuk, Kuharap kita dapat bertemu di Shanghai tahun ini

Kami akan pergi memenuhi undangan di Konsulat India malam ini

Tak diragukan lagi, pasti makanannya sangat enak

Kukirimkan kamu tambahan uang lagi bulan ini

Kau beranjak dewasa sekarang, jadi kamu pasti butuh lebih

Cuaca makin dingin sekarang, ingat jangan tidur tanpa selimut

Sopirku baru saja tiba, aku harus pergi

Maaf kalau bersurat terlalu ringkas, Ibu mu

Jadi usaha kita banyak yang rugi? pasti ada yang salah

Kamu tak mengenal Yang dengan baik. dia suka menipu

Dia kehilangan seluruh sahamnya di Ritz, Jadi aku rubah sedikit angka-angkanya

Jadi kita harus terlibat dalam transaksi curang?

Ketua, aku mengikuti perintah saja. Anggota takkan keberatan jika mereka kenyang

Bisakah kau buat restoran ini lebih menguntungkan?

Aku tidak mau membuka kasino

Bagaimana kalau pelacuran?

Paman? Maaf, tapi ada Nn. Yang ingin menemuimu

Nona, masuklah ini Paman Hai.

Selamat siang, Aku Luming Yang. Ayahku memiliki setengah saham tempat ini

Kudengar ayahmu meninggal di Shanghai 3 bulan lalu

Benar

Itu sebabnya aku kemari untuk membicarakan bisnis dengan anda

Kenalkan ini Tn. Kuo Chen Wah. dia bos baru disini.

Ayahku kehilangan sahamnya di meja judi

Beliau berpesan untuk melunasi utang-utangnya padamu

Tidak apa-apa, lupakan saja

Tunggu, maksudnya jangan sungkan-sungkan

Aku ada sejumlah uang, bisa kubayar sekarang?

Utang ayahmu jumlahnya ribuan dolar

Aku bisa kerja untukmu tanpa dibayar

Apa keahlianmu?

Aku bernyanyi dan menari di sebuah klub di Shanghai

- Kenapa kau berhenti? - Klubnya tutup

Tapi bukan karena salahku, aku hebat kok

Tunggu. akan kutunjukan padamu

โ™ช Hong Kong pada malam hari, tak pernah tidur โ™ช

โ™ช Mutiara dari Asia Timur adalah kita โ™ช

โ™ช Dengarkan alunan simfoni senada seirama โ™ช

- Bagaimana? - Aku paham. kita gunakan dia

- Kita buka Klub Malam. - Ya, benar juga

- Diatas sana. - Satu, dua, tiga...

Hati-hati, hati-hati

Berapa totalnya?

Kalau tahu cara menghitung, aku sudah gabung marinir

Kau gila!

Ada seseorang mencarimu

Tn. Jang.

Tuan.

Kau sedang mendekorasi?

- Semoga beruntung - Terima kasih

Hati-hati!

Kenapa kau lama sekali menulis?

Kalau aku tahu menulis, Aku sudah gabung angkatan udara

Apa kau siap? Sekarang lihat ke kamera

Siap.

- Silakan masuk. - Selamat datang!

- Letakan disitu. - Kartu pemesanannya, Tuan?

- Tiger Lo tidak perlu memesan. - Lewat sini, Tiger.

Senang melihatmu datang, Tn. Tiger.

Disini kau punya tempat yang bagus

Biar kuperkenalkan bos baru kami, Kuo Chen Wah.

Kuo Chen Wah. Kau bukan White, Tapi kurasa White itu ayahmu.

Nona Luming, lekaslah.

Apa kunjungan ini untuk menagih utang?

Tenang, ini hanya kunjungan biasa

Aku paham kalian banyak pengeluaran

Aku bahkan siap melupakan utang-utangnya Yang

Asal beri aku setengah keuntungan Ritz.

Tapi kurasa...

- Apa kau bos disini? - Bukan, dia bosnya

Maka diamlah. Bagaimana?

Utang-utangnya Yang bukanlah urusan kami

Anda sendiri lihat pengeluaran kami banyak untuk dekorasi

Kami tidak butuh investasi orang luar

Hadirin sekalian, sambutlah kejutan besar kami malam ini

Luming Yang bintang Broadway dari Shanghai

Biasanya aku mudah marah, tapi malam ini...

Beri jalan, beri jalan!

- Nyalakan lampu. - Diam ditempat

Tetap dikursi anda. matikan musiknya.

- Matikan lampu sorot. - Nyalakan lampu

Aku Kepala Inspektur Ho dari Kepolisian Hongkong

Pemeriksaan KTP dimulai

- Tn. Ho, anda mengganggu jalannya acara - Ada yang bisa kubantu?

Inspektur, kami memiliki izin sah

Kami juga punya surat perintah penggeledahan

Aku tidak bawa KTP

Apa katamu? tak bawa KTP? Kenapa tak bawa?

- Memang kenapa? - Hukumannya penjara.

Apa kabar, Tuan?

- Bagaimana kabar Tn. Laughton, bosmu? - Dia sehat, terima kasih

Kau boleh pergi, mereka orang baik-baik

Kalian sudah selesai memeriksa?

Inspektur Ho, anda mengganggu tamu-tamu kami

Aku akan kemari kapanpun aku mau. Hari ini, besok, kapan saja

- Apa kau pemilik tempat ini? - Bukan aku, dia

Aku Kou Chen Wah, Manager tempat ini

Jadi kau bos baru itu?

Ini malam pembukaan kami. Maaf atas segala kekurangan

Kelihatan seperti bos

Aku takkan mengganggu para tamu, tapi aku ingin bicara denganmu.

Tidak masalah

Tentu saja.

Bagaimana ini?

Hentikan penggeledahan

Ayo

Mari ke lantai atas

Inspektur Ho, silakan duduk

Aku kemari bukan untuk duduk, aku kemari karena melihat sesuatu

Apa itu?

Sesuatu yang tidak sepatutnya disini

Anda pasti salah, semuanya yang ada disini legal

- Yang kumaksud anda. - Aku? Aku tak sepatutnya disini?

Ya, semua orang dilantai bawah, hidup dengan cara mencuri,..

Menipu dan cara-cara keji lainnya

Tak usah membantah

Aku menduga...

Diantara semua orang...

Satu-satunya orang yang belum melakukan kejahatan...

Aku ingin menyelamatkanmu dari sarang kejahatan ini

- Aku ingin kau berbuat benar - Berbuat benar?

Ya, mulai sekarang...

Kalau kau bisa menginformasikan segala kegiatan Yang dan Tiger

Maka aku akan menempatkan mereka dalam penjara

Maka kau dan aku..

Akan membuat berita besar dalam sejarah Hong Kong dimasa datang

Aku harus memberantas mereka, kuharap kau bukan salah satu dari mereka

Tapi aku pikirkan dulu

Jangan jawab sekarang, pikirkan matang-matang Lalu hubungi aku

Biasanya aku tidak percaya orang lain, tapi denganmu...

Ketua, secangkir teh untuk Inspektur Ho.

Tidak perlu, kami takkan mengganggu kalian lagi

- Apa dia...? - Maaf, aku lupa topiku

Lanjutkan

- Tadi dia bilang apa? - Dia memintaku untuk berprilaku

Dia tidak bilang begitu

Dia pasti bilang, kau satu-satunya yang tak bersalah disini

Apa dia memintamu untuk berbuat benar?

- Tidak. - Tentu saja ya

Dia pasti memintamu memata-matai kami dan menjadi agen polisi Hong Kong

Dia pasti bilang dia tak percaya siapa-siapa

Dan kau seharusnya tidak disini

Kenapa kau bisa tahu perkataannya?

Bukan aku saja. semua orang tahu

Bahkan penjaga pintu pun tahu

Kembali ke markas!

Maaf atas gangguannya, lanjutkan musiknya

Mari kita sambut Luming dan big band.

Undang bosmu untuk minum-minum. Semua ini sudah terlanjur

Kami tak ingin memulai perang

Sangat jarang orang yang cinta damai sepertimu

Andai aku bosnya, aku juga lebih suka perdamaian

Kuo masih terlalu muda dan Hai terlalu licik

- Sudah cepat sampaikan pesanku. - Aku permisi.

Semua utangmu lunas, ini tanda terimanya

- Terima kasih. - Ayo

- Tong masih keluar membeli mawar - Untuk apa? ini bukan lamaran

Chen Wah.

Ada apa?

- Pernahkah kau memikirkan masa depan? - Ya tentu

Semua sudah menunggu

Tunggu sampai aku siap, sekitar 3 tahun lagi

Hei!

Hei!

3 tahun!

Tahukah kau Geng Macan Hitam berganti 7 ketua dalam 3 tahun?

Ketua, aku tak menemukan Madam Kao.

Memangnya kau tak bisa pergi tanpa mawar?

- Bukan begitu. - Sudahlah, ayo pergi. masuklah

Semoga anda beruntung

Terima kasih, nona

- Cantik bukan? - Ya

Kalian berjaga di gang belakang

- Lekas naik kalau kuberi tanda. - Baik

Tunggu sebentar

Bersihkan itu

Aku suka gayamu Nak, Silahkan duduk

Tetap waspada

Tidak perlu mengajariku bernegosiasi

Sekarang kau ada disini, segala kebaikan akan datang

Tandatangani disini, dan kau pulang dengan selamat,

Tanpa sehelai rambutpun yang hilang

Setengah keuntungan Ritz?

Apapun yang telah terjadi pada kita di masa lalu

Tandatangani ini lalu kita menjadi saudara, bagaimana?

Ya, tapi...

Apa kau ketuanya? kalau bukan, Sebaiknya diam saja!

- Akan ku tandatangani. - Akhirnya kau bicara

Dengan 1 catatan

Kami juga mendapat 1/2 keuntungan dari pendapatan kasinomu

Ulangi perkataanmu tadi, anak muda?

Katakan sekali lagi

Ayo katakan

Kau ambil 1/2 keuntungan Ritz dan, kami berhak miliki 1/2 dari aset anda

Jangan bergerak!

Bodoh, bodoh kalian semua

10 orang Shantung tak bisa mengalahkan 2 orang Canton?

Dasar goblok! apa kalian ingin pistol kalian dilihat polisi?

Sembunyikan pistol, dasar bodoh!

Anak muda, kalau kau punya nyali, Keluarlah temui aku

Kau tak malu melawan orang tua sepertiku

Dasar tua bangka!

Ketua dalam masalah

Kau hebat, anak muda

- Berdirikan dia - Jalan

Ayo

Tak perlu dorong. Aku bisa sendiri

- Ayo cepat. - Cepat

Beri aku setengah keuntungan Ritz baru kubebaskan dia.

Ayo pergi

Ada polisi

Selesai berkelahinya? Sepertinya kita terlambat datang

Inspektur Ho, apa maksud anda?

Tn. Tiger, apakah tadi terjadi perkelahian disini?

Aku tak paham dialek anda, bicaralah bahasa Kanton

Bahasa Kanton?

Tampaknya ada perkelahian disini, Aku yakin anda tidak terlibat

Perkelahian? aku tidak melihat apa-apa

- Tidak melihat? - Tidak

Kau tidak melihat, apa kau dibawah tekanan?

Kami disini sedang minum teh dan mengobrol

Ya, minum teh dan ngobrolnya selesai, Sampai ketemu nanti

Kapan saja.

Bilang padaku dia mengancammu, Aku akan menangkapnya

Inspektur Ho, aku tidak mengerti

Kau tak mau bekerjasama, lain kali mungkin sangat terlambat

Baru aku mengerti. Aku pergi dulu

Itu saja. Ayo pulang

Mereka pasti berkelahi, Tuan percaya perkataan mereka?

Aku tidak bodoh

Bubarkan pasukan

Bubar

Inspektur yang menyelamatkanmu bukan mawar

Aku tak ingin kemanapun tanpa mawar

Takhayul

Paman, apa perlu kita perbaiki mobil?

Ya, kau dan mobil.

Tapi perbaikan mobil mahal

Aku curiga Fei dibelakang semua ini

Kau mencurigainya?

Dia anggota lama dan paham soal ini, tapi dia selalu gagal

Jadi kau meragukan loyalitas Fei?

Dalam bisnis kita, ada 1 hal yang tak boleh dilupa

Jangan percaya siapapun

Aku tidak suka itu

Kau tak punya banyak pilihan

- Kau mau ini? - Tidak.

- Kau mau kemana? - Ke Amerika

Tanpa bicara dulu padaku?

Kau tak pernah memberiku kesempatan bicara

Kau hanya tahu berkelahi dan berbisnis

Kau ingin liburan. tak masalah

Aku takkan kembali lagi

Apa? kenapa?

- Aku ingin menikah. - Sudah kubilang ini mustahil

Dengan siapa?

Dengan Tn. Lu.

Orang tuanya di AS sangat ingin dia segera menikah

Kau pikir tak ada yang menginginkanku. jangan coba hentikan aku

Kau tak boleh pergi!

- Kenapa tidak boleh? - Tidak boleh. dengarkan aku

- Kurang ajar! - Paman bantu aku

Ini bukan urusanku, urus sendiri

Kalau kau pergi bagaimana hubungan kita?

Yang kau pedulikan hanyalah bisnis. Kau tak ada waktu untukku

Kau anggap aku siapamu? celenganmu?

Aku tak pernah memperlakukanmu begitu. Paman, tolong bantu aku.

Apa yang bisa kulakukan?

- Bagaimana kita memperlakukannya? - Sebagai celengan tentu saja.

Dia juga bilang begitu, jangan menyangkal

Dia bohong. jangan percaya ucapannya

Ya, aku bohong. Kebohongan apa yang harus kukatakan?

Bohong? bodoh! Sayang, kau tahu bagaimana memanggilmu

Bagaimana kau memanggilku?

Bagaimana aku memanggilnya?

Aku tak tahu. kau biasanya bergumam Aku tak tahu yang kau katakan

Kau membuatku gila

Sayang, sayang...

Sayang, apa kau sungguh-sungguh ingin pergi?

Sekarang atau tidak sama sekali. Apa aku harus menunggumu mati?

Omong kosong

Apa aku berkata salah?

Aku hanya salah dengar, Ini bukan urusanku

Bukan urusanmu? kerjamu hanya minum, Dia mau pergi

Itu urusanku, hentikan saja dia

Sayang, kumohon beri aku 2 tahun lagi

Pikirmu aku percaya?!

- Aku serius - Kau serius?

Lepaskan aku!

Sayang kumohon jangan pergi

Kau bohong padaku

Aku tidak bohong

Kulunasi semua, yang ayahku pun tak berutang padamu

Aku kerja keras untukmu. Kau sebut apa dirimu sendiri?

Sudah kubilang jangan menipunya

Aku menuruti perintahmu

Dia mengatakan hal yang sama

Awalnya aku tak mengenalmu dengan baik, Kemudian aku tak tahu cara memulainya.

Uangnya masih utuh, akan kukembalikan padamu

Jadi kau tertipu karena dia berkata begitu.

Aku tidak begitu mengenalmu.

Sekarang kau tahu menyalahkan orang

Tutup mulutmu

Lupakan saja. Aku tak butuh uang itu. Aku pergi

- Sayang, dengarkan aku - Biarkan aku pergi

Dengarkan aku

Ketua

Tn. Lu ingin tahu kapan kita akan pergi?

Bukan urusanmu

Bukan, aku kesini melaporkan mesin mobilnya mati

Suruh dia pergi

Bagaimana mereka bisa pergi?

Ya, bagaimana caranya, apa aku harus mendorong mobilnya?

Beritahu Tn Lu untuk pergi

Beritahu Tn Lu untuk pergi

Beritahu dia untuk pergi, baiklah.

Kau buat keputusan bergantung pada orang lain

Hanya ketika keputusannya itu benar

- Sayang - Lepaskan aku

Sayang, kau tak boleh pergi!

Kumohon jangan pergi

Beri aku alasan untuk tetap tinggal

Alasan? alasan apa?

Kita tidak butuh alasan

Kau minum terlalu banyak

Kau tak apa-apa? Aku sungguh minta maaf

Aku sungguh minta maaf

Ketua, Tapi Tn. Lu berkeras untuk melihat Nn. Luming dulu

- Bagaimana ini? - Tembak dia

Tembak dia

- Biarkan aku berdiri. - Ku mohon jangan pergi.

Kau tak bisa menjebaknya seperti maling. Cium dia maka dia akan tinggal

- Cium dia? - Apa kau tidak dengar?

Aku dengar

Dia sudah pergi sekarang

Aku akan pergi bersihkan mobil

Jangan sentuh aku

Sayang maafkan aku

Bawa koper? kau mau liburan?

Aku mencoba mengambil suratmu, Tapi aku ketahuan dan dipecat

- Dimana suratnya? - Manager menyitanya

- Tn. Manager. - Manager, dia ingin menemuimu

Ada apa?

Anda menerima surat dari Shanghai dialamatkan untuk Ny. Kao, itu punyaku

Punyamu?

Tapi kau tak tinggal disini. Kenapa bisa ada surat untukmu?

Aku memakai kertas hotel anda

- Usir dia. - Tn. Manager, Tn. Manager...

Aku sangat membutuhkan surat itu, Kumohon berikan padaku

Aku salah sudah memakai kertasmu Aku takkan mengulanginya

Aku takkan mengulanginya Kumohon berikan surat itu

Hentikan. Apa benar ada surat untuknya?

Ada, tapi sudah kukembalikan

Jangan, surat itu jangan dikembalikan

Itu ada sama tukang pos itu

- Madam! - Suratku, suratku!

Kembali bekerja

Tidak ada apa-apa. Maaf atas gangguannya

Terima kasih.

- Pergilah sekarang - Terima kasih.

Terima kasih banyak

Kau bereskan semuanya, Aku mau minum teh dibawah

Mari kita berjabat tangan dan berteman

Aku tak tahu, Apa dia akan menerima tawaranmu

Kurasa juga begitu, dia keras kepala

Kurasa kau tahu yang terbaik, ada pepatah kami yang mengatakan,

"Bahkan babi pun bisa terbang"

Memang darimana asalmu ?

Aku? Orang paling jujur dari Kanton.

Jangan lupa, jamuan pagi

Sebaiknya aku pergi

Orang Kanton, orang Shandong, Semuanya sama saja

Kukatakan sekali lagi padamu

Chicken George biasanya bekerja dipelabuhan

Aku tahu, dia punya ratusan kuli panggul dipelabuhan

Dia besar pengaruhnya

Saat bertemu dengannya, Jangan terlalu merendah

Aku tahu, para kuli selalu mengantar barang untuk Wan Cai

Kalian mau kemana? bisnis lagi?

Naga Hitam mengundangku makan, Aku harus memenuhi undangannya

Saat dia bicara denganku, Bisakah kau tidak menatapnya?

Ketua, sudah kubeli Ini bunga chrysanthemum.

- Chrysanthemum? Mana mawarnya? - Chrysanths' kan bunga juga

Dasar bodoh, Lekas pergi bersihkan mobil

Bunga tetaplah bunga

Lekaslah, waktu mepet. tak perlu bunga. Mereka sudah menunggu

Jangan percaya takhayul

Ayo.

Tak ada mawar, tak ada pertemuan

Aku tahu kau menatapnya

Aku senang kau punya keputusan sendiri

Ketua kami tak menemukan Madam Kao.

- Kudengar dia sakit dirumahnya. - Sakit?

Tn. Wah, mari lewat sini.

Hei aku pulang

Ayo ikuti aku

Baiklah, ini bunganya. Kita harus pergi.

Aku datang membeli bunga. Bagaimana keadaanmu?

Minum obatmu

- Apa dia demam? - Tidak, badannya dingin

Dia tidak flu. Obat ini tidak manjur

Berikan ketua bunganya. Dia butuh untuk keberuntungan

Pernahkah kau sedikit peduli pada orang lain?

Dasar tak punya perasaan

Panggil dokter kesini cepat

Ketua, dokter tak ada gunanya Hatinya sedang sedih.

Katakan siapa yang menyakitimu Biar ku sikat habis dia

Katakan, mungkin bisa kami bantu

Siapa ini?

Itu putrinya

Aku tak percaya. Dia sangat cantik.

Maaf, aku tidak sengaja

Sudahlah

Jangan menangis

- Aku tahu. putrinya meninggal - Jaga mulutmu

Pergi bersihkan mobil

Hei, sudah saatnya, kita harus pergi.

Bagaimana kita bisa pergi?

Para kuli mungkin saja tersinggung

- Biar aku beli bunganya dulu. - Lekaslah...

Tn. Kuo, ini untukmu untuk keberuntunganmu dan semuanya

Kuharap kalian semua beruntung

Kau harusnya senang, putrimu sangat cantik.

Dimana dia?

Apa yang bisa kami bantu?

Putrinya sedang sekolah di Shanghai. Dia mau kembali menemui ibunya.

Baguslah. Apa dia butuh uang tiket?

Biar aku belikan

Dia datang bersama pacarnya dan ayah pacarnya

Untuk membicarakan detail pernikahan mereka

Madam Kao tak pernah cerita soal kondisinya

Putrinya pergi sekolah sejak kecil

Dia bilang pada putrinya Tak perlu khawatir soal biaya

Karena ibunya terkenal di seluruh Hong Kong

Dia bilang dia tinggal di Hotel King

Sekarang jika putrinya tahu yang sebenarnya, Dia akan sangat kecewa.

Dan jika calon mertuanya tahu, Takkan ada perkawinan

Katakan apa yang bisa kulakukan

Hanya tuan yang bisa membantu

Ya hanya tuan yang bisa membantu

Kau wajib membantunya, mawarnya sudah memberimu keberuntungan

Bagaimana caranya?

Mudah, bawa dia ke Hotel King dan rias dia

Mudah diucapkan. Itu perlu biaya

Kami sudah mengumpulkan uang patungan untuknya

Ini uangnya, apakah cukup?

Tidak perlu, simpan saja uangnya.

Aku akan lakukan apapun katamu

Aku harus pergi

- Sekarang kau tak usah risau - Aku sangat berterima kasih.

Kau yang tangani

- Kenapa repot-repot dengannya? - Sudahlah, aku senang membantunya.

- Lewat sini. - Nn. Yang, semuanya sudah diatur

Urusi Madam Kao.

Cantik sekali

- Bawa semuanya masuk. - Baik.

Nn. Yang, semua baik-baik saja?

Katakan iya kalau ada yang tanyakan Madam Kao tinggal disini

Tapi katakan tidak tahu, kalau ada yang tanya tentangnya

Madam, selamat datang dirumah barumu.

Chen Wah, aku disini.

- Cantik bukan? - Ya.

Uang membeli segalanya

Aku sungguh tak tahu bagaimana berterima kasih atas semua ini

- Tn. Kuo suka menolong sesama, iyakan? - Ya

Nn. Yang, orang-orangmu sudah datang.

Masuklah

Silakan

Siapa mereka?

Ini pakar kecantikan, penjahit, penata rambut, semua untuk dia

Tuan, teh sore sudah siap.

- Lalu dia siapa? - Pelayan.

Pelayan?

Tn. Kuo, silakan.

Madam Kao perlu seorang pelayan

- Paman, ayo kita pergi. - Terima kasih.

- Kau bisa atasi semuanya? - Tentu saja

- Ada apa? - Kita perlu seorang suami

- Untuk apa? - Dia bilang dia punya suami

- Lalu bagaimana? - Carikan dia suami

Aku, mencarikan dia suami? dimana aku mencarinya?

Jangan tanya aku

Carikan suami bohongan

Suami bohongan?

Jangan libatkan aku

Sayang, dimana aku mencarinya?

Nona, aku ada orang yang tepat

- Siapa? - Temanku

Apa dia cocok?

Jangan dipikirkan, Lekas bawa dia kesini

Kau jangan pergi dulu

Aku akan lakukan apapun demi uang.

Ikut aku

Kulakukan apapun untuk tinggal disini

Tn. Kuo, ini temanku, Tn. Tong.

Mulai sekarang, dia bosmu

Kuo Chen Wah, Tn. Kuo

Apa kita pernah bertemu?

Kurasa tidak.

Ayo lekas sapa Tn. Kuo

- Tn. Kuo, apa kabar? - Apa kabar?

- Kurasa kita pernah bertemu. - Tidak mungkin

Terima kasih. Tuan-tuan, Madam Kao.

Dia istrimu

Jangan gugup. santai saja

Tn. Kuo.

Kapan kau akan memperkenalkan aku?

Nona Yang, ini yang berperan sebagai suaminya, Tn. Tong.

Kau? kemari coba kulihat. lumayan

Aku hanya butuh pakaian

Apa kau sudah selesai?

- Luming, bagaimana? boleh aku pergi? - Pergilah

- Kami pergi dulu. - Hati-hati.

Jangan pergi dulu

Ada apa? masih ada yang diperlukan?

- Kita besok menjemput ke pelabuhan - Aku tak perlu kesana

Temanilah dia

- Baiklah. - Sekarang pergilah

- Ayo ngobrol disana. - Ayo minum teh disana

Kau lihat apa? Itu hanya Madam Kao.

Aku ingat siapa dia

Aku tahu siapa kamu

Yang lalu biarlah berlalu Aku suaminya sekarang

- Ada apa? - Tidak ada apa-apa.

Ada apa sih?

Tidak ada, aku pernah menolongnya

Ayo kita minum teh

Ketua, kapalnya akan sandar

Lekaslah

Kita semua ada didepan

- Apa yang akan Puyi katakan? - Dia akan senang

- Aku hutang budi padamu. - Jangan dipikirkan

Kapalnya sandar

Dia sudah tiba

Kau bawa spanduk?

"Selamat datang, Tn. Wong"

- Kenapa kecil sekali? - Semalam aku telat pulang

Kenapa kau pulang telat?

Ada spanduk besar disana!

- Ada orang lain yang menjemput Tn. Wong. - Coba kau pasang spanduk seperti mereka

Madam Kao dikenal luas disini

Mereka jangan sampai tahu, Atau urusan kita selesai

- Bagaimana ini? - Bagaimana ini?

- Kita tak boleh biarkan mereka - Suruh mereka pergi

Dia menabrakku

Ingat, dia guru teman lamaku, Jaga sikap kalian

Aku tak bisa mengusir mereka. Itu Inspektur Ho.

Kau atasi itu

- Inspektur, kau harus dengar - Ada apa?

Kau ingin tahu, apa yang dilakukan Tiger?

- Apa? - Jangan disini

- Sebaiknya bicara disana. - Sebentar, aku harus menjemput seseorang

Informasiku ini bisa basi kalau ditunda

Katakan saja sekarang

Jangan disini

Bisikan saja ditelingaku

Lupakan saja

- Bagaimana beres? - Ya sudah beres

- Kalian berdua, ikut aku - Baik

Jambret!

Dia mengambil dompetku

Jangan ikut campur Tinggikan spanduknya.

Jangan urus yang lain

Hei kebetulan sekali

- Apa kabar? - Sehat. kenapa kau kesini?

Mencari masalah denganku

- Dimana uangnya Tn. Ma? - Sudah kukirim

Sudah kau kirim?

Jangan berkelahi!

Pukul dia!

Pukul dia! Pukul dia!

Pergi sana, hajar saja dia

Bukan urusan kalian Tinggikan spanduknya

- Kepala Inspektur disini? - Itu aku

Oh itu kau? Bedebah!

- Kenapa kalian diam saja? - Pegang spanduk.

Tidak usah. Kejar dia!

Jangan sampai lolos!

- Kau sudah melihatnya? - Belum

Kau masih mengenalinya?

Ramai sekali orang disini

- Kau mengenalinya? - Aku hanya lihat fotonya. aku tidak tahu

- Kau sudah melihatnya? - Belum

Kau sudah melihatnya?

Puyi.

- Puyi! - Ibu! Ibu!

Itu Puyi, putriku, diatas sana

Aku lihat ibuku. Dia ada disana

Baik, ayo turun

- Yang mana putrinya? - Entahlah

Putriku, dia pulang

- Dimana dia? - Entahlah

- Yang mana putrinya? - Entahlah

Kau lihat?

Kudengar Tn. Wong itu kaya raya

Foto dia sebanyak-banyaknya

- Bagaimana ini? - Entahlah.

- Ketua, ketua - Lepaskan dia. Ada apa?

Ada 2 wartawan hendak mewawancari Tn. Wong

Wartawan?

- Bereskan mereka - Baik

Itu melanggar hukum.

- Kami detektif - Sedang apa kalian disini?

Kami wartawan, kami datang untuk mewawancarai Tn. Wong.

- Ikuti kami - Tapi penumpang sudah mau turun.

- Kami tidak meminta. - Ikut atau kami penjarakan.

- Ayo jalan! - Apa yang kalian lakukan?

Bagaimana penampilanku?

Kau nampak cantik

Ibu!

Puyi!

Lihat, kau sudah berbuat baik

Ini baru permulaan

Ini ayah tirimu

Ayah

- Perkenalkan teman-temanmu - Baik.

Kenalkan ini Tn. Wong Hsin-chuan.

- Tn. Wong, kami sudah dengar tentang anda - Ini putraku

Apa kabar?

Terima kasih sudah menjaga Puyi.

Justru dialah yang menjagaku

Terlalu ramai disini. Ayo kembali ke hotel

Ini siapa?

- Ini sepupuku - Benar, benar

- Paman dari pihak ibu - Paman

- Ini istriku - Bibi

Mama, kenapa tak pernah cerita soal paman

Dia paling bengal di keluarga. Pernikahan merubah sifatnya.

Tn. Wong, Tn Wong, Ayo kembali ke hotel.

Aku ada janji temu dengan teman disini.

Sudah kusampaikan pada semua untuk ke hotel.

Ayo

- Paman?! - Kenapa kau tak dikenalkan?

Aku pergi bersihkan mobil

Kalau kau tak beri kenaikan gaji, Itu namanya eksploitasi

Eksploitasi membuatmu merasa tak berharga dan itu bisa berujung bunuh diri

Bunuh diri artinya kau mati. Bagaimana menurutmu?

Wartawan yang hilang itu karyawan terbaikku

Aku teman lama Laughton atasanmu.

Analisa bodohmu mungkin bisa membuat pekerjaanmu melayang

Maafkan aku, aku hanya ingin tahu latar belakang mereka

Mau mencoba mengancamku, Aku tidak takut.

Bagikan ini

- Nona Yang. - Nona Yang.

Kau cari tahu, orang-orang kapal mencoba untuk menjual...

Oh panas sekali

Biarku ceritakan sesuatu yang indah. Melihat mereka bahagia, aku turut bahagia

Mereka ingin kita...

Oiya. Suruh Tong antar kami pesiar besok.

Suruh saja sendiri

Dia anak buahmu. Kau saja yang suruh

Kau sudah selesai?

Dia berharap kita mempermudah urusannya

Tapi kita tak pernah mempersulitnya

Hei, Tong, antar Tn. Wong jalan-jalan besok

Jalan ke pantai?

Terserah! Yang penting jalan-jalan

Kau sudah selesai? Kita ada urusan yang bicarakan

- Tolong hubungi Inspektur Ho untukku - Baik tuan

Besok kita jalan-jalan ke Puncak, Lalu ke Kebun Raya

Jangan lupa bawa kamera. Kita harus...

Jangan mondar-mandir melulu, kau membuat kepalaku pusing.

Terserah aku

Apa kau ingat?

Orang-orang perahu yang kita tinggalkan meminta kita untuk...

Tolong dengan Tn. Kuo.

Ketua telepon untukmu

Sepatuku kau jadikan asbak?

Tn. Wong menyuruhku menghubungi Inspektur Ho.

Dimana bisa kucari seorang Inspektur Ho untuknya?

Ada apa?

Kau bilang bisa atasi segalanya, sekarang bicaralah dengannya

- Itu telepon untukku? - Ya.

- Halo. - Halo.

Halo.

- Bisa bicara dengan Kapten Ho? - Tuanku?

Kapten Ho sedang ke Kanada

Lalu ke Amerika lalu ke Kalifornia Untuk menemui Ayah Ibunya

- Dimana bisa ku temui dia? - Hotel Purnama

Dia kembali bulan november atau juli

- Siapa namamu? - Namaku? Anita

- Aku dari Manila. Sayonara! - Sayonara?

Beres

Aku pergi cuci mobil

- Apa pembantu Filipina banyak disini? - Banyak sekali

Ayo minum teh, mereka sudah menunggu

Ini upah yang sedikit. Mengapa mereka memilih opsi pertama?

Kakak Fei, kau bisa terima ini, Tapi kami tidak

Kau sudah bantu kami selama ini, kami takkan lupa itu, iyakan?

Kau bisa minta apapun yang kau mau. Katakan saja

Terima kasih atas dukungan kalian

Percayalah padaku, esokkan lebih baik Ayo pergi

Ayo pergi

Dimana Snake Ming?

Dia pergi tanpa bilang kemana tujuannya

- Mereka sudah temukan Tn. Wong? - Belum

Siapa yang kau hubungi?

Sepupuku, dia syahbandar dipelabuhan

Dia sedang memeriksa daftar penumpang

- Inspektur. - Darimana saja kau?

Dari Hotel 5 Benua, lalu ke Hotel Luk Kwok...

Apakah Tn. Wong ada di Hotel 5 Benua atau di Hotel Luk Kwok?

- Tidak ada. - Lalu kenapa kau kesana?

Lalu kutemukan dia menginap di Hotel King

Lalu kenapa kau pergi ke hotel lain?

- Aku mengerti - Mengerti apa?

Tn. Wong sudah ada disini, jadi aku cek saja Hotelnya.

Siapa suruh kau mengecek hotel? Cari tahu wartawan yang hilang

Kenapa harus kuperintahkan lagi?

Aku tak pernah bohong selama ini

Aku sungguh takut

Kita tak boleh kecewakan mereka

Paman, kita sudah telat sejam. Tiger pasti kesal.

Apa menurutmu Tiger akan memperdaya kita?

- Orang-orang kita akan mengawasi. - Baiklah, aku butuh mawar keberuntunganku.

- Ketua, Tiger sudah menunggumu seharian - Kita akan undang dia makan malam

Dia ingin bertemu denganmu sekarang

Aku harus ambil mawarku dahulu

Ketua

Ada 2 utusan Tiger kemari.

Berani sekali mereka kemari

Ada apa?

- Bos kami tak suka menunggu. - Aku akan undang dia makan malam.

Jangan bergerak!

- Diam ditempat! - Ikut bersama kami, itu perintah Tiger

Dengar, kawan...ini rumah kami

Aku akan ikut mereka. Kau dan yang lainnya...

Lancang sekali kalian, Ikat mereka!

Aku beli mawar dulu, baru kutemui bosmu

Ayo pergi.

Tiger takkan memaafkan ini

Tuan, kau berencana menanam saham disini?

Begitulah

Pintunya! Kapan?

Kuharap secepatnya

Tuan-tuan

Kami rekannya Tn. Wong, Apakah dia ada?

- Tn. Wong sekarang tidak ada disini - Tapi kami diberitahu dia ada disini

Dia sekarang sedang sarapan

- Kami ini teman baiknya. - Tepatnya teman lama

Ini hanya rekan-rekan bisnisnya Tn. Wong

- Bagaimana ini? - Aku tidak ikutan

Ini penculikan

- Tutup pintunya - Sudah berapa orang yang kau culik?

Anda punya usaha peleburan baja juga?

Selamat pagi.

Kau telat sekali

Tn. Wong, apa semuanya menyenangkan?

Ya, sangat nyaman

Tn. Wong betah disini

- Sepupu apa semuanya lancar? - Tentu

Mawar segar. cantik sekali

Semoga mawar ini memberimu keberuntungan!

Kenapa kau memberinya uang?

Tradisi, ini tradisi keluarga

- Tradisi - Tradisi keluarga

- Tunggu! turunlah! - Jangan teriak-teriak

Inspektur Ho kemari bersama 2 rekannya

Tn. Kuo, telepon penting untukmu

Baik kuterima dulu

Inspektur Ho menuju keatas.

Dia sudah di lift

Bagaimana ini?

Sepupu. Sepupu

Dia memanggilmu

- Kau lupa bisnis kita hari ini - Hari ini?

Mereka baru saja menelpon

Aku benar-benar lupa

Dia memang sangat sibuk

Beri dia baju ganti

Inspektur Ho menuju kemari

Lewat sini. pegang ini

Ini juga

Jalan, ikuti dia. Ayo masuk

Tn. Wong

Beritahu mereka, aku pulang sore

Tn. Wong, aku mengenalimu dimana saja

Matamu tajam, kau pasti Inspektur Ho.

Siap, Pak

Kau pasti sibuk, sampai tak datang ke dermaga?

Oh, aku datang. Biar aku jelaskan

Nanti saja, aku sedang ingin keluar

- Pelayan, kembalilah. - Baik, tuan

- Siapa mereka? - Anak buahku

Mereka sudah pergi

Kenapa dengan kalian?

Tiger sedang mengancam kita dan kau masih saja cengengesan!

Ini mungkin tidak mengusikmu, tapi ini mengusikku

Kau ajari aku cara berpakaian

Cara berjalan, cara bicara, cara bernegosiasi, berkelahi

Kau perlakukan aku seperti boneka Tidakkah itu mengusikmu?

Benar. Eh Maaf

- Itu yang seharusnya kau lakukan - Itu menurutmu

- Menurutmu apa yang harus kulakukan? - Apa yang kulakukan sekarang

- Ini membuatmu senang? - Apa aku kelihatan senang?

- Lanjutkan saja urusanmu - Tentu saja

- Silakan saja - Aku tahu apa yang kulakukan

Barang-barang impor sangat bagus disini

- Sudah punya mata uang sini? - Belum

- Aku bisa meminjamkanmu - Baiklah

- Kapan kau kembangkan usahamu disini? - Segera

Dia sangat kaya, bahkan punya tambang emas

Galangan kapal dan peleburan baja

Kalian cari wartawan itu, Aku tangani ini

Tn. Wong, berapa nilai saham sekarang?

1 Dolar, 2,80 Dolar saat pasaran naik

Harga jualnya 2x lipat ?

- Tidak ada pembeli dari luar - Apa aku bisa beli?

Kau bukan orang luar, Ponakan

Ponakan, aku bagian dari mereka

Inspektur Ho, Ketua Komite Perencanaan Klub Polisi

Ini organisasi amal polisi, Aku bertanggung jawab menggalang dana

Ponakan, sikap dermawanmu memang patut dipuji

- Bagus, bagus - Terima kasih.

Kau tidak apa-apa?

Aku hanya resah

Tidak perlu resah. Kau harus nikmati hidup ini.

Aku resah karena organisasi butuh dana $ 80,000,

Tapi terkumpul hanya $ 15,000 dalam 3 tahun

Itu hanya sekitar $ 60,000 meleset dari target

Setelah sahamku cair, kita lihat apa aku bisa membantumu

Tn. Wong... Maafkan aku.

Aku tahu yang perlukan, hanya 1 kata darimu

Kau merusak minumanku

Putraku akan memperlakukan Puyi dengan baik.

Bagaimana bisa aku menolak lamaran ini?

Terima kasih sudah menemaniku jalan-jalan

Tidak masalah

Buatkan nota semua yang kubeli, Aku ganti segera uangmu

Anggap saja simpananku

Simpanan apa?

Kau janji menjual saham padaku

- Tentu ! Antar ini ke kamarku. - Baik tuan

Kita bisa tandatangani suratnya diatas?

Tidak, besok saja dikantormu, Sahamnya akan siap kemudian

Baik.

Tn. Wong, Biar aku temani ke kamar

- Tidak perlu - Tidak apa-apa

Aku ingin minum kopi sekarang

- Kalau begitu ayo ngopi - Baik

- Tak jadi ngopi? - Sebaiknya aku kembali ke kamar

Biar aku antar

Kenapa kau tidak telpon kantormu?

- Telpon kantor? - Siapa tahu mereka mencarimu.

- Tidak apa-apa. - Telpon saja untukku

- Baiklah - Aku tunggu disini.

- Aku mau ke toilet - Aku ikut

- Jangan, pergilah ke ibumu - Baik.

- Kenapa dia kembali kesini? - Dia memaksa

- Jangan biarkan dia. - Aku usahakan

Luming, ayo pergi.

- Ada apa? - Ada Inspektur Ho disini.

Aku kembali secepatnya

Sambungkan ke Bank Kwong-On.

Paman, kenapa kau disini?

- Melihat lampu - Lampu?

Inspektur Ho, Inspektur Ho.

- Apa? - Ada yang berkelahi diluar

Kau tidak lihat aku sibuk?

Tapi anda kan Inspektur.

Tidak usah mengajariku, Apa?

Bank Kwong-On? Enyahlah!

Maaf, maksudku bukan anda

- Mereka masih disini, Kau sibuk? - Tidak.

Ayo bergabung

Kenapa dia ikut kesini?

Lekas pikirkan sesuatu

Aku tidak melihatmu, pagi tadi

Ada yang ingin aku bicarakan, Dimana Chen Wah?

Dia baru saja pergi ke toilet

Kita jangan pergi dulu, Sini, sini

Duduk dan bicaralah pelan-pelan.

Tidak ada waktu.

Naik dalam 3 bulan

Mereka tidak jual seperti harga beli? Baiklah, terima kasih.

- Permisi - Sebentar. Ada apa, Tuan?

- Apa Tn. Wong menginap disini? - Ya.

Apa dia...?

Dia disana

- Dia temanmu? - Teman bisnis kecil-kecilan

Hei!

Sudahlah. Aku kaya!

Urusan sudah selesai? Tn. Kao kau sibuk sekali

- Duduklah mengobrol - Aku masih sibuk

Inspektur Ho? Matamu sudah baikan?

- Siapa kamu? - Aku yang memukulmu di dermaga

- Ingin serahkan diri? - Tidak juga, aku ingin matamu yang lain

Larilah, kukejar kau sampai mati

Berhenti, kutangkap kau!

Ada apa ini?

Ada apa ini?

Kurasa para gangster sedang berkelahi. Aku permisi dulu

Makan malamlah bersama kami malam ini.

Kami akan datang

Aku tidak jadi pergi berbisnis. Kita minum teh saja

- Jangan bawa mereka kemari - Sulit mengatur mereka

- Sebaiknya kau temani mereka. - Duduk-duduk lagi?

Bawa mereka ke kamar

Aku tak jadi pergi, mending disini menunggu makan malam

Baiklah

Tn. Kuo, ada wartawan.

- Bagaimana mereka masuk? - Kurasa menyogok

Itu sebabnya aku datang ke Hong Kong

Oh begitu? mari berfoto, jika berkenan?

Baik, baik.

- Tn. Wong. - Chen Wah, aku senang kau disini

Ayo kita foto bersama, Semua boleh gabung

- Berfoto - Silakan

Bagus, semuanya, semuanya

Siap, senyum...

Terima kasih.

Bibi, mari duduk disini.

- Sebentar. kalian dari koran apa? - The Sun.

- Kapan beritanya terbit? - Besok.

Ambil bunganya, lalu kita pergi

- Semoga beruntung. - Kau sangat sibuk.

- Kau sungguh percaya itu? - Ini bukan soal percaya

Kenapa kau tidak kenalkan temanmu ?

Kenapa dia selalu bersembunyi ?

Dia pemalu. maklumi saja Aku harus pamit sekarang.

- Chen Wah, aku ingin bicara sesuatu. - Apa itu?

Madam Kao sudah setuju, pernikahan diadakan di Shanghai.

Di Shanghai! Selamat!

Madam Kao, Terima kasih atas keramahanmu

Dan sudah menyetujui pernikahan ini

Kau baik sekali.

Perjalanku singkat sekali, Tak sempat ketemu banyak orang

Aku ingin adakan Acara Pertunangan bersama semua pejabat Hong Kong

Dan semua teman-temanmu

Apa pendapatmu?

- Chen Wah, apa pendapatmu? - Aku? aku tidak keberatan.

Maka pastikanlah

Ide bagus, sambil menyelam minum air

Tn. Wong, maaf aku permisi dulu

Chen Wah, untuk pertunangan di Hong Kong, semua tamu VIP harus diundang

Baiklah. kau saja yang atur

Kau sadar tidak?

Pesta ala Barat lebih megah Pesta ala Timur lebih santai.

Apa rekan sesama Cina lebih banyak dari orang asing?

Teman orang asing yang lebih banyak

Sepupu, sepupu

Dia memanggilmu

Maaf, kami mau bahas daftar tamu

Luming, kemarilah.

Kita perlu bicarakan hal ini

- Maaf. - Tidak masalah

Duduklah sebentar

Madam Kao, ada ide lain?

Banyak teman orang asing?

Bagaimana kita menghadirkan tamu-tamu VIP?

Tidak ada yang mustahil buatmu

Terima kasih sudah memujiku

Tn. Wong sangat terkenal, Ini bisa mengacaukan segalanya

Ini semua salahmu

Mudah, katamu

Tinggal bayar hotel, beli beberapa baju baru, sedikit riasan.

Ini masalah baru setelah masalah yang lain

Menculik wartawan dan pengusaha. Memukul petugas. Kacau semuanya

Tapi kau bilang, kau bahagia

Diam kau!

Kau yang mulai semua ini. Bereskan semua!

Sudah terlambat untuk menyalahkanku Kau juga yang ingin membantu Madam Kao.

- Menolong orang itu perbuatan baik. - Benar.

- Tapi kau harus tahu batasanmu! - Kau hanya memperparah saja

Sudah, sudah kalian semua benar. Ini salahku.

Ini bukan kesalahanmu

Salahku. Aku terlalu bersimpati Tapi tak cukup kemampuan.

Mencoba membantu Madam Kao berharap keajaiban

Kau benar, aku tidak mengukur diri

Kau tolong katakan padanya kita sudah berbuat semampu kita.

Tak ada lagi yang bisa kuberikan

Disaat sekarang?

- Apa perlu aku yang bilang? - Kau akan merusak pernikahannya

- Anggap kita tak pernah membantunya. - Tega sekali

Ya, aku menyerah sekarang.

Aku tak bisa, aku tidak tega

- Kau... - Aku tidak mau

- Katakan padanya. - Tidak

Baik aku yang bilang

Paman.

Bibi, Ayah.

- Apa kami mengganggu? - Tidak sama sekali

- Ada apa? - Ibu bilang paman sangat baik.

Paman juga orang yang berjiwa besar, jadi...

Jadi, kami ingin paman menjadi ayah baptis anak kami yang pertama

- Ayah baptis? - Tidak keberatan kan?

Permisi, kami tidak ingin mengganggu kalian

Bibi.

Sampai jumpa, Paman

Ayah baptis, ide bagus

Kumpulkan semua anggota dan wanitanya untuk menjadi VIP.

Kalian lihat apa? Apa ideku tidak baik?

Itu ide cemerlang. Tapi bagaimana penampilannya?

Beri mereka pakaian

- Aku ajarkan mereka etika - Aku dandani mereka.

- Ayo kerja, aku harus menelpon. - Ayo

Kau tahu apa yang kau lakukan?

- Ada apa? - Dia mencoba kabur

Kabur?

Aku tidak kuat, aku hanya ingin pulang.

- Naik apa kau ke kampungmu? - Dengan kapal atau kereta

Bagaimana kalau kursi roda?

Aku tak jadi pergi. ada yang harus kukerjakan

Ayo.

Tugas kalian tertulis disini

Ini punyamu, ingat. Ini punyamu

Pelan-pelan

Aku mungkin saja hamil, dan aku tidak mau aborsi

Berhenti bergerak, kau bahkan tak tahu siapa ayahnya

Tolong nona, sekarang kalian harus bekerjasama satu sama lain

Dia selalu saja bermulut kotor

Sudah gendut masih saja terus makan

Tarik napas

Apa yang kau lihat?

Berdiri tegak, ingat dialogmu.

Perhatian semua

Tong sudah memberi kalian kertas berisi peran masing-masing kalian

Nama kalian dan jabatan kalian

Ingat dialog kalian. Bicara bahasa Mandarin. Tn. Wong berasal dari Shanghai.

Jangan mulai dulu

Cukup ingat peran kalian, dan bertindaklah layaknya pejabat

Mengapa harus aku? Dia mungkin lebih kasar dari aku

Kau jadi siapa?

Menteri Pendidikan

Pendidikan? bagaimana bisa dia lebih kasar daripada kamu?

- Kenapa? - Begitulah.

Tampangmu tidak cocok dengan peranmu, Siapa yang jadi kepala sipir?

Siapa yang dapat kertasnya?

Kau kepala sipir, kenapa tidak menyahut?

Aku tidak tahu. aku tak bisa baca

Tak bisa baca? Apa maksudmu?

Baiklah kau jadi sipir, Kau jadi menteri

- Kau pasti gila! - Ada apa?

Dia merabaku

Tolong bantu aku, sopanlah

Ini semua salah paham

- Bajingan, kau ganggu pacarku! - Berani kau memukulku?

Jangan berkelahi!

Lepaskan aku!

Hentikan!

Berhenti bertingkah seperti ini!

Berhenti berkelahi!

Dengarkan aku! berhenti berkelahi!

Dengarkan aku!

Tidakkah kalian lelah berkelahi dan membunuh?

Ini mungkin satu-satunya kesempatan kalian berbuat baik dalam hidup ini

Kalian mungkin tidak paham kenapa kalian membantu Madam Kao.

Pikirlah, saat kalian tua dan anak kalian bertanya,

"Ayah, apa prestasi yang ayah banggakan dalam hidup ini?"

Apa jawaban kalian?

Apa kau jawab "kau adalah gangster,

Membuka pelacuran, kasino, memeras...

Apa itu membanggakan?

Ini mungkin satu-satunya yang bisa kalian ceritakan

- Apa kalian paham? - Tidak!

Tong, Tong!

Aku disini!

Sudah kubilang, mereka jangan bawa pistol

Sudah kusampaikan

Tanya siapa lagi yang bawa pistol

Siapa yang masih punya pistol?

Aku!

Ambil semua pistol mereka!

Kubilang jangan bawa, kalian masih bawa

"The Ritz"

Ini $ 5,000 dari Ho Ini $ 5,000 dari aku

Apa ini serakah?

Itu bukan serakah, Akan kuberi kau saham.

- Tidak kau hitung? - Tidak perlu

Terima kasih. Kapan 2 wartawan itu pergi?

Aku kembali bekerja, Entahlah kapan mereka pulang

Tandatangan disini

Tn. Wong. Ada lagi yang lain

Aku hendak ke pesta malam ini.

- Siapa itu? - Tn. Wong, pengusaha dari Shanghai.

- Dia Tn. Wong konglomerat itu? - Benar

Terima kasih.

Terima kasih, Tn. Wong. Terima kasih sudah membantuku

Jangan berlebihan, kau terlalu memuji

Kita memang harus membantu sesama saudara

Berapa kupinjam uangmu tempo hari?

- Itu tidak perlu. - Tidak apa-apa

Ini $ 2,000 untuk pengganti uangmu.

- Banyak sekali? - Simpan saja

Itu uang kecil buatku, tapi sangat berharga buatmu

Ingat, saat sahammu mencapai $ 2, jual segera

- Dobel? - Tapi jangan terlalu serakah

Aku bakal kaya

Aku tak menyangka kertas-kertas ini begitu berharga

Itu hanyalah kertas

Ingat saham-saham ini bernilai tinggi

Jangan bilang siapa-siapa aku yang memberimu

Ingat, saat nilainya melonjak, segera jual

Aku pergi sekarang

30,000 saham?

Tn. Wong. Tn Wong, tuan.

Bagaimana dengan Klub Polisi, ingatkan?

Oh, itu?

Syukurlah, aku punya 1 cek tersisa.

Terima kasih banyak , tuan sudah menghabiskan banyak uang

Ini

$ 80,000?

Banyak sekali!

- $ 65,000 sudah cukup. - Tapi ini cek terakhirku

Lain kali, kutuliskan lagi untukmu

Kurobek saja ini

Tidak usah, ku beri saja kembaliannya

Kembalian? kau mau ambil dimana $ 15,000?

Aku punya

Kau bisa simpan rahasia?

Aku punya sejumlah uang barang bukti

Kuambilkan dulu.

Tn. Wong, ini $ 13,000.

Dan ini $ 2,000, jadi pas $ 15,000.

Ponakan, kau pandai sekali

Terima kasih dari keluarga Ho, Polisi dan aku pribadi

Terima kasih, terima kasih.

Hal kecil seperti ini, tak usah dibesar-besarkan

Lepaskan

Sampai ketemu lagi

Tn. Wong, biar kuantar keluar.

Tidak perlu. Simpan saham-sahammu

Jangan sampai dilihat orang.

Ingat, 2x lipat

2x lipat

Beruntungnya aku

Hey, kau, berhenti!

Aku? ada apa?

Jangan kemana-mana. Awasi dia jangan sampai pergi

Aku temannya Inspektur Ho.

Temannya! Oya! Awasi dia

Sudah dulu ya!

Inspektur Ho.

Selamat pagi pak

Apa saja kerjaanmu?

Ada banyak orang hilang, dan kau belum temukan satupun !

Sudah ada beberapa petunjuk

Geng yang melakukan penculikan, dan geng yang melakukan pemerasan, berbeda!

- Apa bedanya? - Bedanya...

Komandan

Kepala Inspektur.

- Kenapa kau tidak mengetuk dulu? - Ini mendesak

Pembicaraan ini juga mendesak. Keluar

Kami belum terima permintaan tebusan

Bodoh! Markas besar sudah dapat laporan

Temukan semua orang hilang, atau aku atau kau yang kena pecat, Paham?

- Lekas siapkan mobil! - Terima kasih pak

Selamat tinggal Pak

Brengsek! / Inspektur! / Siap Pak

Kau sudah mengirim orang ke Ritz?

Sudah, Pak!

- Ingat, ini tanggung jawabmu. - Mengerti, Pak

Selamat tinggal Pak, Bodoh!

Siap Pak

Ini aku

- Kau masuk tanpa mengetuk lagi? - Ini mendesak

Mendesak? Kemana saja kau seharian ini?

- Aku ke Hotel King. - Aku tidak menyuruhmu kesana.

Tapi aku dapat info tentang Tn. Wong.

Kuperintahkan begini, kau lakukan begitu. Kau abaikan perintahku

- Dengarkan dulu pak. - Apa kau dengar perintahku?

Siap

Kenapa kau tidak mematuhinya? Kau tidak tahu bos memarahiku?

- Aku tahu... - Lalu kenapa kau tak cari mereka?

Aku akan dipecat, begitu juga kalian

Tak ada yang peduli padaku

Kenapa kau disini?

Mencuri perhiasan

Itu kejahatan besar

- Benarkah? - Dia sudah gila

Ada petunjuk tentang orang hilang?

- Tidak, tapi aku menemukan Tn. Wong... - Tidak ada?

Setelah sekian lama?

Dasar bodoh! dan ibumu merengek memintaku mempromosikanmu!

Promosi ke surga. Info apa yang kau temukan soal Tn. Wong? katakan!

Aku temukan dia bukan termasuk dari 10 terkaya di Shanghai.

Dia tidak kaya? kurasa kau sudah jadi gila

Lantas siapa dia? Katakan! katakan!

Brengsek

Dia bukan saja salah satu terkaya di Shanghai,

Tapi dia salah satu terkaya di seantero China!

Bagus, bagus, Itu info yang bagus

Tapi aku tidak butuh infomu itu! Keluar!

Aku harus pergi

Kepala Inspektur.

- Kau masih tidak mengetuk? - Bisakah aku ambil cuti?

- Apa? Cuti? - Ibuku sakit

- Apa ayahmu sakit juga? - Tidak.

Keluar! jangan kembali lagi!

- Kau tidak bergairah, ada apa? - Aku ambil cuti

Semangatlah, kayak aku aku dapat petunjuk baru.

Kerja keras dan kau akan sukses

Tn. Wong, kau masih disini?

- Aku baru mau mengantarnya - Antar Tn. Wong kembali ke hotel.

Siap, siap. Aku akan antar kemanapun dia mau

Selamat tinggal, Tn. Wong. Hati-hati dijalan.

Kemana kau mau mengantarku?

Aku tahu mau kemana, Kau tidak perlu bertanya

Kepala Inspektur!

- Kenapa kalian tidak bisa mengetuk? - Maaf pak

Aku lihat anak buah Kuo bersenjata di Ritz. Ada yang tidak beres

Siapa mereka?

Pencuri, Penjahat, dan semua daftar buronan kita.

Lalu kenapa kau kesini?

Lekas cari bala bantuan, Kita kesana tangkap mereka!

Aku akan minta surat perintah.

Kenapa kau berdiri saja? Berikan topiku

Apa yang kalian lihat? ikuti kami.

Benarkah?

Ya, nampaknya mereka menggalang kekuatan di Ritz

Bagaimana dengan 2 utusan kita?

Tidak ada berita

Ini jebakan seperti yang kubilang. Kuo menangkap 2 anak buahmu

Lalu kenapa kau disini?

Aku hanya tak inginkan pertikaian

Satu, dua, tiga, membungkuk.

Bagus sekali

Anggap ini gladi bersih, Luming akan menjadi Tn. Wong.

Lakukan yang terbaik

Aku Tn. Wong. dan anda?

Aku Nona. Foxy, petinggi Rotary Chair

Namamu Nn. Fox, petinggi Rotary Chair. Apa itu Foxy?

Itu nama Mandarinku.

Pakai bahasa Kanton

- Aku Tn. Wong, dan anda? - Aku Gubernur Hong Kong.

Kau bukan Gubernur, kau Menteri Perhubungan

Aku ingin jadi Gubernur.

Kenapa?

Kalau dia jadi Komisioner Polisi, Aku harus jadi Gubernur.

Aku harus jadi Gubernur.

Ini jangan dianggap serius

Aku harus lebih tinggi darinya. Aku gubernur

Dia memaksa jadi Gubernur.

Baik! biarkan dia jadi Gubernur.

- Latihan sekali lagi. - Sekali lagi, mohon kerjasamanya.

Ketua, Ny. Shun ingin menemuimu

Sekali lagi. Satu, dua, tiga dan membungkuk.

Ketua, Polisi sudah mengepung tempat ini

- Diluar sana? - Ya

Ada apa?

- Polisi mengepung kita - Polisi? kenapa bisa?

Mereka menunggu Inspektur Ho datang dengan surat perintah.

Dia pasti berpikir kita hendak memulai perang antar geng

Kita tak bisa keluar dan Madam Kao sudah menunggu. waktunya mepet

Oh, kita harus cari jalan

Mampuslah kita

Wanita malang

- Kita harus bagaimana? - Mana kutahu.

- Kita harus bagaimana? - Dia ketuanya

Ayo berpikirlah!

Kita harus bagaimana?

Aku akan ke pengadilan menemui Inspektur Ho.

- Kau tak bisa keluar. Bagaimana ini? - Aku tidak tahu

Kita harus kirim orang kesana

Baik, aku lewat belakang

- Kalian sedang apa? - Ambil minuman

Lupakan saja. kembali latihan.

Sampaikan ke paman aku ke pengadilan Kuhubungi lagi setelah bertemu Ho

Suruh dia untuk menunggu

Jalan.

Kalian sedang apa disini?

- Kita harus bagaimana? - Hubungi Kakak Fei.

Dorong lebih kuat

Anak buah pasti mencariku. Terima kasih.

Dia pergi ke pengadilan menemui Ho.

- Bereskan - Ya, kami tahu yang seharusnya

Apa? Dimana?

Mereka menemukan mayat anak buahmu, Kuo telah membunuh mereka.

Dia membunuh anak buahku? Dimana dia? Apa rencananya?

Dia pergi menemui Inspektur Ho.

Tujuannya apa?

Mungkin saja dia antek-antek polisi

Brengsek! Ayo pergi!

Aku harus pergi.. Akan kutemui bos mu setelah ini.

- Bagaimana sekarang? - Aku lapar

- Aku juga - Ayo pergi

Dia tidak kutemukan.

Itu dia. Ayo!

- Kakiku! - Tanganku!

- Jangan pergi ganti pot ku dulu! - Brengsek kau!

Tunggu, jangan lari!

Mau kemana kau sekarang

Bersiap semua. Para tamu akan segera hadir

- Pastikan minumannya cukup - Baik

Kita akan lihat. Santailah.

Ada apa?

Tidak mereka sedang latihan. Masih banyak waktu. jangan risau

- Dimana dia? - Diatas sana.

- Turunkan dia. - Turunkan dia.

Tiger, maaf aku tidak memenuhi undanganmu

Brengsek! aku suka gayamu

Aku janji memenuhi undanganmu nanti, tapi lepaskan aku sekarang

Ini sangat mendesak

Melepasmu? Dengan tulus aku utus 2 anak buahku untuk mengundangmu

- Kenapa kau bunuh mereka? - Tidak. aku bebaskan mereka

Mana pistolku?

Apa kau tak dengar? aku tidak membunuh mereka. Mereka pasti akan kembali.

Saudara Fei, katakan padanya aku tidak membunuh mereka

Kenyataannya begitu. mayat mereka sudah ditemukan

Itu mustahil

Tiger, jangan percaya ucapaannya. Dia jahat ingin mengadu domba kita.

Dia tidak pernah menyukaiku. Anak buahmu pasti kembali, percayalah

Lalu dimana mereka sekarang?

- Mereka pasti dalam perjalanan. - Perjalanan ke neraka?

Brengsek, jangan bohong!

Tiger, Percayalah. Aku tidak membunuh mereka!

Tiger! Tiger!

Bunuhlah aku nanti saja! ada urusan penting yang harus kuselesaikan.

Diam! kubunuh kau sekarang

Mereka datang

Sudah kubilang aku tidak membunuh mereka

- Bukannya kalian berdua sudah mati? - Belum. dia menolong kami.

- Dia bebaskan kami. - Kurang ajar, aku menakutiku.

Tiger, sudah kubilang aku tidak membohongimu

Dasar bajingan, kau ingin menjadi ketua?

Tiger, kulakukan ini untukmu. Aku bisa lebih baik dari dia.

Tidak mungkin kau lebih baik! Lepaskan dia!

Pelan-pelan!

Tiger, kuharap kau mengerti. kulakukan ini demi kebaikanmu

Mulai sekarang, jangan campuri urusan dalam keluarga kami

Urusan keluargamu! tidak masalah Kulepas dia. hentikan dia jika kau sanggup

Tiger, aku pasti akan memenuhi undanganmu

Saudara Fei, meskipun kau berkhianat, Ini urusan dalam keluarga.

Kita selesaikan nanti

Aku ada urusan penting , permisi.

Jangan pikir kau bisa pergi begitu saja

Tiger.

Aku tidak ikut campur, tapi aturan tetaplah aturan, aku simpan dulu pistolmu

Anak Kanton, tak usah takut. Aku pastikan dia takkan main curang

Tapi aku bisa saja mati

Habisi dia, maka pabrik ini milikmu

Hajar dia!

Minggir!

Kakak, kau hebat

Hentikan. aku harus pergi. Bisa kita selesaikan nanti?

Ringkus dia

Dia disana!

Tarik talinya

Terima kasih, Budha!

Jangan lompat!

Sudah kubilang jangan

Jangan dorong tangganya!

Jangan lari. Giliranmu sekarang

Kau hebat

Saudara Chen Wah.

Kau sudah berbuat yang terbaik, Pabrik ini sekarang milikmu.

Kau kelolah pabrik ini, dan kita jadi saudara kembali.

- Terima kasih, Chen Wah. - Aku harus pergi

Anak Kanton, Aku sungguh kagum padamu.

Masalah dengannya beres, masalah denganku beres, Mari kita berkawan

Aku tak ada waktu

Kau tak terima pukulanku tadi? Ayo pukul aku kembali

Silakan, jangan takut

Hajar dia / Mundur! / Jangan!

Tinju yang hebat

Anak Kanton, kau memang hebat. Sekarang ayo tampar aku

Kita akan menjadi teman yang baik

Kawan, aku harus pergi, Urusan mendesak

Jika sesuatu terjadi, panggil aku

Panggil gundulmu

Kenapa terburu-buru?

Orang Shandong, pinjami aku mobilmu

- Apa? - Aku pinjam mobilmu

Baik, tidak masalah

- Bagaimana ucapanku? - Sempurna.

Kepala Inspektur, kau dicari

Inspektur Ho.

- Kau jaga diluar - Baik pak

Inspektur, tarik pasukanmu. Inspektur, kumohon...

Bagaimana kau bisa keluar?

- Inspektur... - Berdiri!

Inspektur Ho, kumohon, tarik mereka Kami melakukan hal baik di Ritz.

Melakukan hal baik katamu?

Sedang apa kau disini? Sudah kubilang cari orang hilang itu

Tuan...

Jaksa Agung baru saja memarahiku

Mulai sekarang, tugasmu hanya mencari orang hilang itu

Atau kau yang kuhilangkan!

Aku tahu keberadaan orang-orang itu

- Siapa dia? - Pemilik Ritz.

Benarkah?

4 wartawan, 2 pengusaha, benarkan ?

Benar, makanya kuhadapkan dia pada kalian

Ikut aku

Kau juga

Kasus orang hilang sangat mendesak, Kita bereskan itu dulu

Perintahkan anggota untuk mencari di Ritz

Jangan, mereka sedang bersiap ke pesta Madam Kao

Ini perintah

Orang-orang hilang tak ada di Ritz.

Dimana mereka?

Bebaskan temanku baru kukatakan. Pertama izinkan aku menelpon

- Tidak bisa.. - Kalau tak bisa, mereka takkan dilepaskan

Bisa parah akibatnya

- Baiklah, pakai telponnya - Terima kasih.

- Halo? - Luming.

- Suruh Paman lepaskan mereka. - Para wartawan?

Beritahu Madam Kao kami tak datang, Beritahu yang lain ini berakhir

Ada apa? ada apa?

Sekali lagi. Buat lebih baik

Tidak perlu lagi. Semua dibatalkan.

- Kenapa kau menculik mereka ? - Untuk menjaga rahasia

- Rahasia kejahatanmu? - Jaga ucapanmu!

- Rahasia apa? - Rahasia seorang wanita

Apa hubungannya wanita itu denganmu?

Tidak ada, sungguh. Aku hanya membeli mawarnya setiap hari.

Aku tahu kalian takkan percaya

Kami percaya, tapi kami tak paham penculikan itu

Itulah mengapa,.. Anda takkan mengerti

Begini, Putrinya punya pacar orang kaya, mereka baru saja lulus

Mereka akan menikah disini

Ini membuat ibunya takut, jadi dia berbohong soal latar belakangnya

Wanita itu berhati emas, dia tidak pernah bohong

Saat aku tiba di Hong Kong, Dia menyuruhku hati-hati.

Penipu sudah mengambil uangku. aku beli mawarnya demi keberuntungan

Kalian para wanita pasti mengerti cinta antara seorang ibu dan putrinya

Jadi aku menculik mereka, Tapi mereka baik-baik saja

Aku hanya ingin menjaga rahasianya

- Apa kalian mengerti? - Tidak sama sekali

Kita tak tahu apa yang kau bicarakan

Baiklah, aku bicara pelan-pelan

Ada seorang gadis penjual bunga. Bukan, maksudku ibu-ibu penjual bunga

Dia punya seorang putri, dan...

Ayah, para undangannya...

Maaf, aku mau bertemu Madam Kao.

Kenapa belum satupun undangan yang hadir?

Mobil dibelakang kami mogok, membuat jalan macet luar biasa

Makanya mereka masih dijalan

Maaf, kami sudah lakukan yang terbaik

Aku tahu yang harus kulakukan

Bagaimana mengatasi masalah ini?

Kau bilang apa?

Tuan dan Nyonya Kao, soal apa ini?

Kurasa...

Sekarang ini...

Kau pasti menyadari ada sesuatu yang tak beres

Bu, ada apa?

Semua masalah bisa dipecahkan

Aku tahu, Tuan ke Hong Kong untuk mengetahui latar belakang Puyi.

Alasan anda tepat untuk mencari tahu itu

Ada tamu ataupun tidak, kita masih bisa berbahagia

Mari kita makan dulu

- Ayo - Biar kuselesaikan

Tn. Wong.

Kuharap Tuan menyadari bahwa..

Puyi sangat berarti bagiku

Demi mengejar semua impiannya

Kulakukan apapun yang tak pernah kuimpikan

Bu, jangan bicara seperti itu.

Ceritakan semuanya, Kita selesaikan bersama

Aku sekarang mengerti

Apapun yang kau lakukan...

Kau tahu yang sepatutnya kau lakukan dalam hidup ini

Madam, kalau ini soal para undangan, mohon maafkan aku

Aku tak tahu, kalau ini sampai merepotkanmu

Bukan itu

Aku tadinya berharap...

Dengan menjadi Madam Kao...

Kalau yang ingin kau katakan tidak terkait dengan pernikahan

Maka tidak perlu dikatakan

Bu, aku ingin kau tahu. aku mencintai Puyi apapun yang terjadi

Inipun sangat penting bagiku untuk mengatakan hal ini

Aku ingin kalian semua tahu

Aku ingin kalian semua mengerti

Musik, mainkan musiknya!

- Aku bukanlah... - Undangan telah hadir!

Anggota Majelis Kerajaan dan Ny. Lo.

Komandan Pasukan Relawan dan Ny. Wong

Hakim Agung dan Ny. Benjamin.

Kita ketemu lagi.

Komandan Angkatan Laut dan Ny. Gordon.

Komisioner Polisi dan Ny. Laughton.

Kepala Kepramukaan Tn. Mc.George.

- Jaksa Agung dan Ny. Stevens. - Selamat ya!

Komandan Pasukan Berkuda, Jenderal Morse.

Pimpinan Lions Club, Tn. Chan.

Ketua Pengadilan dan Ny. Chow

Pimpinan Rotary Club dan Ny. Lee.

Ketua Mahkamah Agung dan Ny. Nelson

Kepala Perkereta-apian dan Ny. Watson.

Kepala Kantor Pos dan Ny. Nitton.

Kenapa kau berpakaian seperti itu?

Jaksa Agung yang meminjamkanku

Bagaimana kau bisa mengajak mereka?

Kubilang pada mereka, "Tanpa kalian habislah kita"

Kepala Kantor Perbendaharaan Keuangan dan Ny. Harrison.

Kepala Jawatan Air Minum dan Ny. Johnston.

Kepala Jawatan Pekerjaan Umum dan Ny. Pearce.

Kepala Perusahaan East India dan Ny. Banks.

Malam yang membahagiakan.

Kau akhirnya berbuat sesuatu yang baik untuk dirimu

Aku ingin lakukan ini seperti yang lain, tapi aku tidak punya nyali

Kenapa kau menangis?

Aku mau ke toilet.

Berhenti menangis, kau bisa merusak dandananmu

Apa aku kelihatan jelek?

Cepat! kapalnya mau berangkat

"Dicari Mantan Kepala Inspektur Karena Selewengkan Dana Kepolisian"

Bajingan kau!

Kalau berani temui aku di Malaysia!

Kau akhirnya berbuat suatu kebajikan

Berkat kau juga.

Kembalilah kapan saja

=== Diterjemahkan Oleh === FAFATIRTIR FT. AGOESINEMA Kendari, 06 September 2014

Diterjemahkan Oleh FAFATIRTIR FT. AGOESINEMA resync for 23.982fps (doramax264) by biau.sby

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.