Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
follow instagram @broth3rmax
Kakekku pernah bilang penindasan hanyalah motivasi untuk perlawanan.
Pada waktu itu, dia tak punya pilihan lain,
selain memilih tugas ini.
Sudah terkenal ada Perguruan penjarah makam seperti Mojin dan Faqiu.
Namun jarang diketahui
ada 2 Perguruan lagi yaitu Banshan dan Xieling.
Kisah yang kuceritakan ini
mengenai kakekku, Zhegu Shao,
Di tahun itu, dia bertindak sebagai pendeta,
mencari elixir tertentu (obat-mujarab) dalam makam
di Hunan Barat.
Tahun itu...
Nyawa manusia tak ada artinya.
Karena kalian telah mencuri petaku,
apa kalian sudah menemukan makam yang benar?
Kami tak sengaja berbuat itu.
Bukan itu yang kutanyakan!
Aku tanya, kalian sudah temukan makamnya?
Kami tak menemukannya.
Aku saja sudah cukup,
yang bisa melakukan kejahatan saat melihat uang,
yang bisa mencuri saat melihat harta,
yang bisa menatap wanita cantik.
Cuma aku...
hanya aku saja cukup di area ini.
Peta itu dalam jangkauanmu,
kenapa tak bisa menemukan makam itu? / Kami... kami... salah.
Kami... kami...
Tanpa cara yang benar, kita tak akan pernah berhasil
Apa?
Tanpa cara yang benar,
kau tak akan... tak akan berhasil... Faqiu itu profesional,
Xieling juga punya cara sendiri.
Demi tanggapanmu yang cepat,
kau punya kesempatan terakhir untuk mengatakan sesuatu.
Makam ini sungguh angker.
Kecuali, kecuali...
kau bisa mengumpulkan semua penjarah makam tingkat atas
dari Mojin, Faqiu, Banshan dan Xieling,
maka kau bisa berhasil.
Kau dari Perguruan mana?
A... aku bukan dari Perguruan manapun.
Kau tak ada artinya? Enyah saja ke neraka!
Kau ini ngajak bercanda ya?
Jenderal, tenanglah. Jika kau bunuh mereka semua,
tak ada yang memandu kita menemukan Istana Dandu.
Kau benar juga.
Jenderal,
Guru Chen di Gunung Changsheng
adalah ahlinya di Perguruan Xieling, bagaimana kalau...?
Chen Yulou? Aku memang ingin kembali padanya,
dia memang cukup ahli
berkemampuan profesional di bidang ini. Tapi dia minta bagian paling dikit 50%.
Tapi apa yang mesti kita lakukan kalau begitu?
Peta sialan ini,
tak ada yang bisa memahaminya. Omong kosong...
Bos.
Ini makam palsu.
Makam yang asli di atas sana.
Mulai dari peti mati ini,
3 kaki 1 inchi
menuju Barat-laut,
tipuan gerbangnya pasti ada di sana.
Ambil 11 lipan dan siapkan tangga,
masuki makam itu lalu ambil hartanya.
Cepat. / Ya, pak.
Bos, Jenderal Luo di Chenzhou mengirimkan surat
dan mengundangmu untuk pertemuan.
Wow, apa yang diinginkan panglima perang dariku?
Surat itu menyebutkan kalau dia punya petanya Makam Istana Dandu,
dia ingin kerjasama dengan kita.
Makam Istana Dandu?
Si brengsek ini tak bisa melakukan kalau tanpa hasil.
Jelas, dia butuh sesuatu dari kita,
kalau tidak tak akan menawarkan bisnis bagus begitu
pada kita.
Menurut legenda
Istana Dandu adalah makam yang besar.
Selain orang kita disini,
yang dia inginkan adalah
otakku.
Kebuka, kebuka!
Perak, ada perak asli!
Banyak sekali peraknya.
Bos, lalu bagaimana?
Aku terima.
Dimana ketemuannya?
terjemahan broth3rmax
Jenderal, mereka datang.
Teman baikku, kau datang juga.
Jenderal Luo, apa kabar?
Silahkan duduk.
Bos,
siapa orang ini?
Ini adalah Guru Chen Yulou,
pahlawan terkemuka di Perguruan Xieling,
ketua dari Gunung Changsheng.
Terima kasih dibantu memperkenalkan.
Hari ini,
karena kau sudah mengundangku kemari,
apa ada urusan penting?
Kawan, kau tahu segalanya
dan aku tak perlu bohong padamu.
Kau tahu, dunia lagi kacau sekarang,
aku punya banyak
saudara miskin disini.
Untungnya,
kami mendapat peta dari
almarhum pejabat pemerintah.
Kurasa kawanku ini mungkin bisa bantu
dan kita bisa berbisnis, demi persaudaraan kita...
Kalian sungguh membicarakan bisnis besar sekarang. / Setelah ini beres, kita bisa membaginya.
Mungkin kita harus pergi dulu? / Separoh separoh.
Tak usah kuatir, ini tak ada gunanya buatmu. / Bukankah ini kesepatakan yang bagus?
Sana panggilkan bosmu kemari. Cepat panggil dia.
Istana Dandu adalah tempat pembuatan elixir untuk kaisar,
di situ banyak tumpukan harta karun.
Aku sungguh terkejut kalau...
kau mau berbagi dengan semudah itu.
Kita bersaudara, bukan?
Kau punya anak buah yang mahir di Gunung Changsheng,
dan aku juga punya beberapa ribu tentara.
Hey, apa anggapan orang?
Di dunia kacau begini, senjata yang kuasa.
Kami punya persediaan banyak senjata,
apa yang perlu kita takuti?
Saudaraku, tunggu sebentar.
Diam!
Kenapa kau tak bayar uang keamanan padaku,
kenapa tak ada layanan gratisan buatku, sejak aku disini?
Kau pantas mati.
Tembakan yang jitu.
Kualitas lebih prioritas dari jumlah itu yang penting dalam kesepakatan ini.
3 hari lagi,
kami akan pilih orang-orang jago,
untuk pergi ke sana memeriksanya.
Saudaraku, kau sudah tahu dimana tempatnya?
JIUGUI DANTIAN WILAYAH TERLARANG ISTANA ABADI
Dari kertas ini, aku bisa tahu iani adalah makam Dinasti Yuan.
Maknanya begitu mendalam, makam semacam ini gampang.
Tapi juga tak bisa melawan takdirnya.
Sejauh yang kutahu
semua makam dinasti itu ada
jebakannya.
Ini peta Bukit Laoxiong di Chenzhou.
Istana itu tersembunyi
di puncak berbentuk botol disini.
Bagus, kau memang jago urusan begini,
profesional. Mari, kita bersulang.
Maaf,
aku lagi penyesuaian cuaca.
Simpan saja buat nanti kalau kita sudah mendapatkan harta karun itu.
Sampai jumpa lagi.
Kau mendengar apa barusan?
Tidak ada, aku tak mendengar apa-apa.
Tapi aku tak percaya pada kalian.
Tolong jangan bunuh aku!
Chen Yulou?
Paman, bisa ajari aku bersiul sama burung?
Tak baik belajar beginian.
Kembalilah ke rumah sekarang. / Mengapa?
Karena, cuaca sekarang akan berubah.
LEGENDA XIANGXI
Asem!
Lengket sekali lumpur ini! / Jenderal, kayaknya itu tai kucing.
Kau bicara ngawur.
Bos, tenanglah. Kita ini tak banyak bawa anak buah.
Cepat periksalah ke sana.
Dasar 2 orang goblok!
Kak, kapan kita bisa naik ke sana?
Selalu ada bau amis di kedalaman hutan.
Setelah terserap oleh air, bau amis berubah menjadi racun.
Tak perlu buru-buru malam ini,
kita cari tempat berteduh dulu,
pemandu yang kutemukan akan kesini menjemput kita besok.
Lalu kita bisa periksa tempat ini lebih jauh.
Bos, nampaknya ini kuil leluhur.
Sebelum kita mulai,
aku sudah periksa sekitar sini.
Ini dulu dipakai kuil buat Bunda Bai,
lalu diperbaiki menjadi kuil leluhur.
Profesional!
Kau begitu banyak pertimbangan, saudaraku.
Silahkan...
Kau duluan saja.
Ah... mayat!
Bos, bos, ada mayat disini!
Dasar brengsek, sama mayat saja takut? Tiap hari kita ini membunuh.
Tenanglah, Jenderal.
Pasti mayat wanita ini penjaga kuil ini.
Bibi Tikus...
Mayat ini sudah diolesi garam dan merkuri.
Ini sudah tradisi dan ritual orang sini,
untuk tujuan merubah mayat jadi mumi lalu menguburnya.
Sebaiknya kita jangan ganggu dia.
Itu cuma penjaga kuil ini,
tapi dia memang mirip tikus.
Itu sebabnya dia dipanggil Bibi Tikus.
Menurut cerita warga lokal bawah bukit,
dulu ada penjaga
seorang pria lajang yang jelek.
Suatu hari, saat dia sedang memasak dadih darah,
perutnya sakit lalu pergi ke toilet.
Tak disangka, saat dia kembali,
hanya melihat seorang wanita duduk dekat mangkuknya dan menikmati makanannya.
Dia penasaran lalu mengejarnya pakai pisau.
Dia berhasil?
Saat dia dekat dengan wanita itu,
dia ayunkan pisau padanya. Herannya...
separuh ekor wanita itu putus.
Sebenarnya, wanita itu adalah siluman tikus dari gunung.
Wanita itu memohon padanya
"kau telah membinasakan semua kesaktianku,
sekarang ekorku sudah putus, dan tak bisa melanjutkan latihanku.
Jika kau tak keberatan,
aku bersedia menjadi pendampingmu." Kemudian, pria tua itu menikahinya.
Setelah pria tua itu meninggal,
wanita itu tetap disini sendirian.
Sungguh menarik! Cerita ini sungguh menarik.
Pokoknya, aku tak akan
menikahi monster seperti itu. / Mungkin karena orang disini kurang info dan pendidikan,
dan juga wanita itu jelek,
makanya cerita itu hilang begitu saja.
Omong-omong, apa kau mempelajari peta selama ini?
Apa ada cerita dibalik Istana Dandu?
Katanya itu istana yang misterius.
Chenzhou adalah tempat yang amat diberkati, terkenal karena bunga-merahnya.
Sejak jaman kuno,
sudah jadi tempat kerjanya Alkemis peramu dan berbagai kaisar.
Sampai Dinasti Yuan,
bangsa Mongol menyerbu dan berkuasa,
mereka menjadikan ini sebagai tempat makam bangsawan dan keluarga kaya.
Mereka anggap akan bisa menuju langit setelah mati
dengan memanfaatkan daratan Danxia yang diberkati ini.
Pastinya ada gunungan harta karun di sana.
Ya, mungkin saja.
Kabarnya di dalam istana itu
ada elixir,
1 pil bisa membuat orang abadi.
Tapi, tak ada orang dekat situ pernah melihat
gunung berbentuk botol itu.
Butuh waktu lama agaknya bisa menemukannya.
Berusahalah semampu kita!
Saat pagi esok,
aku akan pergi lebih jauh lagi dan mencari harta karun itu.
Itu akan membuatku lebh lega
ketimbang tidur sama mayat ini.
Mana mayat wanita itu?
Gawat, dia menghilang!
Hari yang sial,
ada musuh datang.
Tolong aku!
Kenapa bisa bermimpi aneh begitu?
Apa itu, Guru?
Ada yang aneh di tiang kayu itu tadi.
Apa memangnya ini?
Bukankah ini sketsa gambar Bunda Bai? / Kenapa ada disini?
Ini adalah kuilnya dia.
Kau masih mimpi ya?
Ini cuma sketsa tak jelas, tak usah kuatir.
Aneh juga, apa tak salah ini?
Petanya, lihat itu!
Tembak!
Apa tak masalah membiarkan Guru Chen mengejar sendirian?
Guru kita sudah berlatih menghindar sejak kecil,
dan dia sangat jago,
kalian tak perlu cemas.
Sepertinya dia melihat sesuatu
yang mengerikan.
di area terpencil begini, aoa yang dia takuti?
Astaga naga! Apa itu?
Sial, apapun yang sembungi dibalik batu nisan itu
aku harus merebut lagi peta itu.
Kalau sampai nyebur sungai,
bisa merusak reputasi kami.
Siapa kau sebenarnya?
Apa kau... ini Bunda Bai?
Meliputi Langit dan Bumi adalah ruh yang baik.
Perpaduan dan ragam, melai jadi berbagai bentuk.
Di bawah, membentuk sungai dan gunung,
di atas, membentuk matahari dan bintang.
Di dunia manusia, inilah yang dikatakan Mencius sebagai "Seperti-banjir".
Meluber maju memenuhi semua yang berada di bawah langit biru.
Ketika Jalan Agung tenang dan damai... / Lagu Jiwa yang Benar?
...menginspirasi ruang yang cerah dengan harmoni.
Saat kejadian mencapai jalan buntu, ketulusan diuji.
Setiap kejadian terekam dalam sejarah.
2 Guru.
Aku juga orang Mongol,
namun berpakaian bangsa Han.
Guru Chen, apa kabar?
Sejauh yang bisa kuingat
Guru Chen adalah pendeta Han.
Kapan kau merubah identitasmu,
dan menyebut dirimu orang Mongol?
Kau bercanda ya?
Kau bukan pendeta,
paling tidak bukan seorang teman. Karena kalian sudah disini,
kenapa tak memberi salam?
Kenapa kalian kesini cuma melihat aku lagi apes?
Kalian saling kenal?
Ini Guru Chen,
teman yang kukenal saat kami mencari harta karun beberapa tahun lalu.
Rubah yang aneh,
mungkin itu siluman rubah.
Kak Chen, apa kau tahu
tempat apa ini?
Disini dulu tempat kerjanya Alkemis sejak jaman kuno,
banyak Alkemis dan aroma terkubur di bawah.
Rubah ini bukan menerima kekuatan gaib,
cuma memainkan tipuan dengan menggunakan
bahan sekitar.
Lihatlah, Guru Chen.
Rubah ini sudah lama berada disini, kencing disini.
Dengan efek kimia dan aroma yang tertinggal sini,
kencingnya bisa difermentasi menjadi jamur ajaib ini.
Ini adalah trik dari rubah itu.
Aku memang lagi sial.
Hampir saja dikelabui oleh binatang ini.
Omong-omong, kak,
kenapa kau kemari?
Sekedar lewat saja. / Hey, tunggu dulu...
Bagus, bagus, sempurna!
Kawanku, cuma pergi sebentar
lalu mendapatkan kembali peta ini, membunuh siluman dan
juga menemukan gunung berbentuk botol ini!
Sungguh luar biasa!
Terima kasih.
Bos, mengapa mereka kemari?
Apa mereka juga... mencari harta karun?
Mereka yang disebut pendeta,
tak pernah tertarik sama harta karun. Mereka menjelajah makam seluruh dunia
hanya untuk mencari elixir misterius.
Kali ini mungkin juga kebetulan.
Bos, tak apalah,
ini cuma kecerobohan saja.
Untuk pertarungan sesungguhnya,
mungkin dia tak akan menang.
Bukan itu yang kukhawatirkan.
Perguruan Banshan adalah agak profesional dalam seni Kungfu.
Jika dia bisa gabung sama kita, akan bisa membantu kita.
Tapi, kenapa mereka tak gabung kita saja?
Mereka terlalu percaya diri,
dan tak mau gabung sama para bandit.
Bukankah kau ini pemandu kami?
Ayo tunjukkan jalannya! / Mohon ampun.
Gunung ini sangatlah angker. Kita tak boleh ke sana.
Kabar turun temurun di desa,
katanya ada goa kedalamannya tanpa batas di gunung ini
selama gempa bumi 100 tahun lalu,
muncul beberapa retakan di sana, tempat emas dan perak muncul.
Beberapa orang di desa
masuk ke dalam dan
ingin jadi kaya dalam semalam. Dan tak ada yang berhasil keluar!
Katanya ada Raja Mayat
yang makan daging manusia, minum darah manusia
dan memakan otak manusia.
Kau orang baik. Kalian semua pengusaha yang baik.
Kami bukan orang baik.
Aduh...
Sini kau!
Lihat aku, apa aku orang baik?
Akan kubunuh kau. / Tolong jangan tembak aku, jangan...
Akan kutunjukkan jalannya, akan kutunjukkan!
Jenderal, tenanglah. / Akan kutunjukkan!
Ngomong lagi, kubunuh semua keluargamu.
Dasar keparat.
Ayo tunjukkan jalannya.
Bangun!
broth3rmax
Sudah tak ada jalan lagi. Kabut mulai naik.
Lihat di sana.
Raja Mayat ada di sana, dia keluar!
Masa bodoh!
Cepat bangun!
Jalan! Cepat!
Cepat jalan!
Ayo, cepat!
Jenderal, pasti ada dewa di sana.
Apapun makhluk itu
tak bisa menghentikanku.
Kak, bagaimana rencana selanjutnya?
Tunggu sebentar.
Bos kami sedang memulai persiapannya.
Mengapa Guru Chen bermeditasi?
Kau tak tahu apa-apa.
Ini namanya menerapkan Qi.
Lihat, dia sedang menerapkannya.
Mungkin beberapa menit lagi, dia bisa terbang menaiki pedang.
Dasar ngawur!
Bukankah kalian tahu kemampuannya?
Tidak.
Kemampuan apa? / Pertama, di mata
bisa membantunya untuk
menduduki posisi pendeta Xieling.
Dia lahir di keluarga penjarah makam.
Sebelum itu, orangtuanya sembunyi
dari musuh di makam kuno.
Lingkungan sekitar makam sangat angker,
dan dia terlahir di dalam makam.
Dipengaruhi oleh lingkungan makam itu,
dia terlahir dengan kemampuan Mata-Malam yang bisa membedakan warna dalam gelap.
Kak, apa kita sudah siap?
Selain pandangan matanya, kekuatan Telinga juga luar biasa.
Katanya hanya dia di dunia ini yang bisa membongkar rahasia Perguruan Ling.
Mendengarkan angin dan petir.
Ada goa di bawah lembah, sebesar kota.
Sungguh kejutan!
Profesional!
Tidak, orang bisa mati.
Lebih baik aku mati saja, aku tak mau turun!
Ikat dia, cepat!
Ayo, lemparkan dia.
Jangan, aku tak mau pergi.
Bau apa ini?
Lari!
Bos, ada apa?
Cahaya dalam lembah
bukanlah dari harta karun. Tapi dari gas beracun
serangga beracun di bawah sana.
Kita tak tahu serangga jenis apa itu,
menurutku mereka tumbuh di sana
selama berabad-abad.
Saat matahari terbenam, racun itu aka naik.
Kita nyaris saja
mati di sana.
Untungnya aku cepat lari.
Kak, bagaimana selanjutnya?
Dimana ada gas beracun,
disitu pasti ada jalan.
Sekarang kita tahu keberadaan harta karun itu,
dan sekaranglah saatnya.
Siapkan aba-aba.
Aku tak sabar lagi, keluarkan anak buah!
Perintah dari Guru, kumpulkan semua orang.
Siapkan aba-aba!
Itu dia perintahnya. Siapkan aba-aba!
Berkumpul...
Ayo!
Kak.
Ya, sekaranglah saatnya.
Kawan-kawan,
sebelum berangkat
mari kita sambut kedua bos
untuk memberikan sambutan.
Keempat puisi hebat kita ditulis dengan cara kreatif,
Kritikmu yang dangkal mungkin membuat ucapanmu tak adil.
Namun tubuh dan jiwamu akan jatuh dalam kehancuran.
Sedang api mereka akan menyala seperti sungai mengalir selamanya.
Bagus, bagus!
Rekan-rekan, bagus!
Bagus, mantab!
Penjarah makam dari Perguruan Xieling
semuanya keturunan Pasukan Chimei dari Dinasti Han Timur.
Kita berkumpul dalam satu grup dan menguasai bidang ini.
Kita selalu memegang prinsip dari ayah kita,
jelajahi kekayaan dan tegakkan keadilan demi nama Langit.
Kita disini,
datang untuk bekerja,
jangan malas! / Ya!
Sekarang ini, seluruh dunia
dalam keadaan kacau.
Kudengar, yang miskin menjual anak-anaknya demi makanana.
Sedang yang kaya menikmati hidup yang boros.
Pemerintah saat ini sudah tamat, dan rakyat menderita.
Saat ini selesai, kalian semua akan kuberi opium.
Yeah...
Dalam dunia yang kacau ini...
aku mengetahui ada makam disini,
di dalam sana ada ribuan harta.
Saudara-saudari seperjuanganku,
sekaranglah waktu yang tepat.
Mari kita turun ke sana
dan ambil semua harta karun itu
untuk membuat hal besar
dan menyelamatkan dunia ini. Jangan menggagalkan ambisi kita
dan hidup kita.
Ayo kita mulai!
Kak.
Secantik itu, kasihan juga
kalau melibatkannya dalam kerjaan berat.
Dia juga gadis yang malang.
Dia lahir di keluarga yang mengetahui ilmu Gerbang-Bulan kuno,
namun sayangnya, dia diawasi oleh pekabat lokal,
dan ayahnya ditemukan tewas.
Dia bukanlah gadis yang lemah,
dia dulu membunuh seluruh keluarga pejabat
dan tertarik sama seorang bandit.
Dia bersumpah tak akan menikah seumur hidup.
Kak, gadis berbaju merah itu
mirip Kak Min, iya 'kan?
Kapur mentah siap! / Ya, pak.
Kapur mentah telah menghilangkan gas beracun,
ada yang bersedia turun duluan?
Saya Monkey.
Saya Mouse.
Kami bersedia menunjukkan jalan padamu.
Orang-orang hebat.
Kami doakan kalian berdua bisa membuka permulaan yang bagus.
Hebat.
Itu dia aba-abanya!
Tak ada gas beracun di bawah sana.
Kawan-kawan, mari kita turun dan ambil emas di sana bersamaku.
Ayo turun dan kita kaya!
Bau apa ini?
Apa ini?
Jenderal, disini agak menakutkan,
mungkin kau di atas saja?
Jangan ada yang naik.
Lihat, Guru Chen juga turun.
Aku bukanlah pengecut.
Betul 'kan?
Jenderal adalah orang pemberani.
Tapi lagian juga, jalan di depan kurang jelas.
Mohon berhati-hatilah.
Cuma orang bodoh saja yang pergi duluan.
Kalian, sana duluan!
Ayo! / Ya, pak!
Hey, bukankah ini sangkar burungnya si Monkey?
Bos, tadi kulihat ada bagian tubuhnya Mouse di jalan ini,
Aku tak tahu apa yang telah merenggut nyawanya.
Beritahu orang-orang kita,
tetaplah waspada.
Kak,
apa itu?
Kemarilah sini,
ayo gali sini!
Ya pak!
Orang kuno percaya pada obat-penyembuh.
Mereka membawa bahan di kedalaman goa untuk memanfaatkan aroma bumi.
Abu pembakar ini di taruh kemudian.
Dan bau aneh ini adalah paduan jus bunga-merah dan bunga hijau,
sudah ada disini selama berabad-abad.
Aku yakin
ini di taruh di sana setelah orang Yuan tinggal disini.
Suara apa ini?
Kau dengar itu? Kayak suara orang menangis.
Apa ini tangisan arwah dari makam?
Tangisan? Ini bukan tangisan.
Mereka murka.
Sebaiknya kita pergi dari sini.
Ayo, kita pergi.
Siapa yang murka?
Hantu yang murka.
Apa kalian tak takut akan kemurkaanku?
Ha?
Dengarkan,
ada yang ngomong lagi,
akan kujadikan kalian hantu.
Kalian tunggu apa lagi?
Gali...
Cepat gali!
Semangka?
Kenapa semangka bisa terkubur disini?
Itu bukan semangka. Itu kepala manusia.
Ini semangka, bukan kepala.
Ini kepala.
Apa sebenarnya itu?
Bikin apes atau beruntung?
Saudara sekalian, kalian mungkin tak tahu,
kenapa hanya ada labu lilin,
semangka dan labu,
bukan Beigua?
Sebenarnya, memang betul.
Ini tumbuh di tempat yang merugikan kayak kedalam gua ini,
yang demikian ini disebut
Melon kepala.
Ini berasal dari kebencian yang mati.
Ini tumbuh di kedalaman tanah,
makanya ini jarang diketahui.
Dan ini Melon kepala.
Mengerikan.
Katanya, roh orang mati akan selalu turun ke bawah tanah.
Kebetulan saja, yang menggantung ini
akan menumbuhkan bagian arang pada kaki.
Dan bagi yang terpenggal,
sebuah melon kepala akan tumbuh keluar.
Ini semua berasal dari kebencian manusia.
Kalau ini benar, gerbang makam ini akan segera terbuka.
Jenderal, ada yang tak beres ini.
Semua orang diyakinkan oleh Guru Chen,
kalau terus begini, bisa diluar kendali kita.
Baiklah,
sekarang saatnya pertunjukanku.
Hey kalian semua,
dengarkan.
Ah... haa...
Saudara-saudaraku, dengarkan aku.
Melon kecil ini
sampah belaka.
Aku juga keturunan
Jintan,
dilatih kesaktian
oleh para guru. Jadi...
membunuh hantu dan roh
segampang membunuh sampah.
Sekarang, akan kutunjukkan bagaimana caranya.
Tetap buka mata kalian,
dan perhatikan.
Ah... jembatan tetap jembatan, jalan tetap jalan,
sampah tetap sampah.
Aku tak takut apapun,
aku cuma takut si cantik ini akan kesepian.
Hahaha...
Jenderal, apa berhasil?
Wow, si cantik ini memang berhasil.
Ada apa?
Apa ini?
Rupanya kau, sampah tak berbulu.
Ada apa ini?
Celaka! Gawat!
Apa itu?
Lari, lari...
Tembak, lari...
Lari, lari...
Lari... / Tolong aku!
Tolong aku!
Zhegu Shao?
Mengerikan.
Apa yang sebenarnya terjadi ini?
Kau memang brengsek, teman yang brengsek.
Aku pernah mengajakmu, tapi kau tolak, lalu kenapa sekarang kau ikut?
Aku pernah mencurangimu, tapi aku telah menyelamatkan nyawamu.
Sekarang kita impas.
Apa yang kau inginkan dari kami?
Tak ada pil buat penyesalan di dunia ini.
Aku bisa membantumu,
tapi jangan bilang siapa-siapa.
Saat kita membuka makam itu, aku akan mengambil satu benda saja,
sisanya milik kalian.
Kau serius?
Dewa yang jadi saksi, aku tak akan bohong.
Saudaraku,
kawan baikku,
katakan, ada apa?
Belum pernah kulihat lipan sebanyak itu selama hidupku.
Tempat ini dipenuhi mayat dan aroma alkimia
yang memancing semua serangga beracun dekat sini.
Berapa rekan kita yang tewas? / Lebih dari 100.
Kak,
ada solusi tidak?
Aku ada ide, mungkin bisa jadi solusi.
Tapi aku butuh 3 hari untuk persiapan.
Siapa saudara ini?
Oh, ini kerabat jauhku.
Dia memang ahli.
Kayaknya wajahnya kukenal.
Wajah pasaran saja.
Sepupuku ini jarang bergaul.
Hey, kak,
katamu tadi kau punya ide
yang bisa bantu. Apa kau serius?
Dimana ada ular,
disitu pasti ada obat dalam 7 langkah.
Maksudmu, obat...
ada di gunung ini? / Maksudku...
anggap saja gunung ini ular,
7-langkah dekat sini pastinya
radius 20 km.
Nona, apa ini berhasil?
Jangan khawatir.
Kami sudah jalankan ini turun temurun.
Kami mengandalkan penguatan dan penetralan secara bergantian
untuk menjarah makam dan cari penghasilan.
Penguatan dan penetralan bergantian.
Ada sebab, ada akibat,
kita semua berada dalam aturan ini.
Ini cara yang umum,
penguatan dan penetralan bergantian.
Apa ini?
Cara Banshan.
Jenderal, kami sudah dapatkan ayam-ayamnya dari kota.
Kenapa kita tak kepikiran cara ini?
Kak, sesuai dugaan,
ada ayam Nuqing di kota ini.
Ayam Nuqing?
Katanya cuma ada 1 banding seratus dari jenisnya.
Ini musuh mematikan bagi serangga beracun.
Katanya saat mendengar kokokannya, semua serangga akan sembunyi.
Kau memang jago hal beginian.
Hahaha... kali ini,
aku akan hajar semua sampah-sampah itu.
Ini ayam khusus,
dengan bulu warna-warni.
Saat terbang ke langit,
Kaisar Giok menyebutnya Ayam Ziyun.
Saat mendatangi Kunlun,
ini menjadi ayam yang dijanjikan membuka hari.
Karena aku membawa ayam ini di tanganku,
aku akan sebut ini phoenix.
Saat ayam ini terbang, semua serangga beracun akan pergi.
Kokokannya akan menggema di dunia.
Silahkan...
Sudah saatnya, ayo turun lagi.
Terima kasih.
Aku harus temukan keberuntunganku
dengan memakai ayam.
Ide yang bagus.
Saat ayam ini berkokok,
semua serangga beracun ini akan sembunyi.
Penguatan dan penetralan bergantian.
Sungguh ide yang bagus.
Kawan-kawan,
ledakkan gerbangnya.
Ya, pak!
Emas dan perak!
Kali ini kita betul-betul kaya.
Am... ambil...
ambilkan... / Jenderal, apa?
Ambil semuanya...
Wow, ini milikku.
Semuanya, milikku!
Kak,
orang-orang ini tak memperhatikan.
Botol-botol sampah ini tak bernilai sama sekali.
Kau tahu, inilah ketamakan.
Ketamakan yang berbahaya.
Berikan, ini punyaku.
Punyaku, berikan!
Apa pula ini...
lihatlah corak lantainya, apa kita berada di langit?
Bertahun-tahun telah berlalu,
tapi ini rasanya masih panas saja. Katanya ini kompor dari Dewa Agung Laozi
bisa membakar selama ribuan tahun.
Kurasa
ini hanya sekedar permainan leluhur kita.
Kau benar. Ada bau Belerang disini.
Pastinya itu lubang di bawah kompor,
dan terhubung dengan air bawah tanah.
Ada mata air panas di bawah,
dan ini hanya uap air.
Apa itu?
Kalian, cepat ledakkan biar kebuka!
Tunggu dulu.
Dalam goa semacam ini, sebaiknya kita jangan pakai peledak.
Sedang apa kau?
Cuma merasakan saja.
Pastinya ini terbuat dari banyak emas.
Banyak emas.
Tolong bukakan.
Aku ingin lihat isinya.
Daging?
Mustahil. / Kayak tahu.
Daging?
Omong kosong. Ini bukan tahu atau daging.
Ini Gadonerma Lucidum.
Gadonerma Lucidum?
Kak, aku pernah lihat yang namanya Gadonerma Lucidum,
tak ada yang istimewa
cuma sekedar jamur biasa.
Kenapa ini bisa tumbuh dalam peti emas?
Apa ini barang asing yang dibawa
oleh para Alkemis kuno?
Tidak juga. Lihat, ini ada darah segarnya,
yang berarti sudah tumbuh selama berabad-abad.
Ini bukan jamur biasa.
Ini pasti jenis unik dari jaman kuno.
Kalau ini dipakai untuk alkimia,
elixir bisa dibuat untuk obat umur panjang.
Ini sungguh tak ternilai.
Satu bisa senilai
100 emas.
100 emas? / Umur panjang.
Apa yang kalian pikirkan?
Cepat ambil mereka semua! / Ya, pak!
Ya, pak!
Kak,
karena kesepakatan sudah beres,
sudah cukup bagi kita untuk
kaya raya.
Pergilah lihat-lihat, mungkin ada yang berharga lainnya.
Periksalah dengan cermat.
Kak,
apa kau mencari
jamur-jamur ini?
Jika demikian, aku akan berusaha menepati ucapanku.
Aku sudah geledah makam-makam selama hidupku,
bukan jamur ini yang kuinginkan.
Aku cuma kepikiran...
Apa? / Em... tak ada apa-apa?
700 tael.
800 tael.
900 tael.
1000 tael.
1.100 tael.
Ahhh, tangan manusia...
Saya Monkey.
Kenapa kepalanya ada disini?
Lari!
Ini sebuah trik. Ini triknya leluhur.
Cepat, pergi... / Ada apa?
Kakak, kakak!
Ada apa ini? / Mungkin ini tipuan tukang Alkemis.
Monster ini tumbuh dalam peti itu,
dengan memakan aroma jamur.
Goa ini mungkin sebelumnya tidak ada.
Ketika membesar, monster itu keluar.
Pasti disini adalah rumahnya.
Mungkin juga penjaga asli makam ini. 2 orang yang tewas sebelumnya
karena monster ini.
Bos, pergilah.
Enyah kau ke neraka!
Kak!
Ayo!
Kakak...
Ahhh...
Bos, larilah...
Pergilah!
Kunlun Nu! / Kunlun Nu...
Kakak!
Bos...
Bos...
Bos...
Lepaskan saja aku.
Kita tak saling kenal.
Siapa yang tahu? Aku tak ingin ada penyesalan lagi.
Haruskah aku berterima kasih padamu?
Andai kita bisa selamat,
itu merupakan penghargaan terbaik.
Tak sangka
ada pohon seaneh ini
tumbuh disini.
Ini... pasti pohon salam buat mayat.
Pohon-salam mayat?
Disini dulu mungkin tempat penyembunyian mayat.
Leluhur meyakini pohon salam bisa mengurung roh.
Makanya mereka menanamnya disini. Ini jenis pohon salam khusus.
Pohon ini bisa tumbuh disini dalam cahaya redup mutiara.
Ini sebagai perangkap roh
dan membuat mereka tak hidup di kehidupan selanjutnya,
jaga-jaga kalau mereka balas dendam.
Maksudmu
ada hantu dan roh disini?
Siapa itu?
Bos! / Ayo lekas lari.
Monster itu turun kemari.
Apa ini alkohol? / Apa?
Kau berlatih non-alkohol?
Aku khawatir ini belum cukup
bagiku.
Dengar,
saat Guru Chen turun,
dia juga ingin membawanya, lalu kami bisa apa?
Tempat apa ini?
Disini tempat kerjanya alkemis di bawah pohon salam.
Tempat yang pas bagi alkemis
di Istana Dandu.
Kau benar,
betul ini tempat kerja mereka.
Ini jadi tempat pembuatan Elixir Yin.
Elixir Yin? / Terbuat dari minyaknya mayat.
Katanya itu lebih kuat 4-5 kali lipat dari elixir biasa,
dan punya efek samping yang besar.
Dengan menggunakan daging dan darah ratusan mayat,
1 pil membutuhkan 10 tahun.
Ironis,
jika para Kaisar mengetahui
kalau elixir yang mereka pakai terbuat dari mayat,
mereka akan berbuat apa?
Tirani lebih ditakuti ketimbang macan.
Penguasa itu sendirilah yang binatang
memakan manusia, kita tak perlu mengasihani mereka.
Saat pemerintahan Yuan berkuasa,
patung Buddha besar akan membangun
untuk menahan hantu dan roh di bawah sini.
Dia adalah alkemis terakhir disini.
Saat pasukan Yuan kemari, dia sembunyi disini dan
memakan mayat.
Dia tak pernah muncul
sampai kapten pasukan terkubur disini.
Dia punya seorang saudara,
yang meloloskan diri. Dia kena penyakit parah saat itu
dan dia tak selamat.
Apakah itu berarti
peta itu dibawa oleh saudaranya?
Pasti begitu.
Dan
sekarang, kita terjebak disini,
semua elixir dan harta karun disini tak ada gunanya lagi.
Aku tak pernah sangka Perguruan Banshan kami
akan berakhir bersamaku.
Apapun itu, kita juga akan mati.
Zhegu Zhao, tolong katakan
kenapa kau ikut
bersama kami dalam perjalanan ini?
Kurasa,
aku telah mendapatkan yang kuinginkan.
Maksudmu, kau cuma...
Aku cuma ingin membunuh si Luo keparat itu.
Kami pendeta Banshan memegang aturan sendiri
dan mencari makam seluruh dunia,
kami hanya ingin mencari benda gaib
Mutiara Maochen.
Saat itu aku masih muda belia.
Tahun kedua kami saling berpisah,
aku menghina musuh kami
dan terluka parah.
Kukira aku akan mati di Chenzhou.
Gadis itu bernama Min Xueli
yang menyelamatkan nyawaku
bahkan menampungku sebagai orang asing
di rumahnya.
Namun kali ini,
orang baik tak pernah berakhir baik.
Bagaimana kau bisa bilang begitu?
Ayahnya sedang sakit saat itu,
dia hampir tak bisa berjalan.
Untuk membalas kebaikannya karena telah menyelamatkan nayawaku,
aku memutuskan untuk membantunya dan...
mencari obat buat ayahnya.
3 tahun kemudian,
aku sungguh menemukan obat
di sebuah maka suatu tempat Yunan selatan.
Namun sayangnya,
takdir tetaplah takdir
sudah terlambat.
Xueli, Xueli...
Aku tahu sekarang,
gadis ini berkaitan dengan peta itu.
Keluarganya adalah keturunan alkemis itu
meloloskan diri waktu itu.
Mereka juga keturunan Jintan,
para penguasa dari mendiang dinasti
kalian dipanggil.
Jadi, saat kau mengetahui Luo kembali ke kami,
kau mengikuti kami.
Luo punya banyak anak buah.
Jika aku memang bertarung dengan mereka, mungkin aku menang, mungkin tidak,
namun aku membawa misi dari Pendeta Banshan turun temurun,
Aku tak bisa ambil resiko.
Tanpa ada pilihan,
aku membuat keputusan bodoh itu.
Tapi aku keliru...
demi dendamku... aku mengorbankan banyak orang tak bersalah.
Aku sudah tahu monster itu
dalam peti mati emas.
Aku tak bilang siapapun,
karena aku ingin membunuh mereka demi dendamku.
Sayangnya,
Hualing terbunuh.
Aku berhutang budi padanya. Karena lipan sialan itu masih di luar sana.
Kita hanya bisa menyalahkan takdir yang tak adil.
Sekarang, kita terjebak disini
bersama sebuah peta tak terbaca ini
dan mayat malang berabad-abad ini.
Mayat ini adalah orang asing.
Guru Chen, maksudmu
dia ini orang asing?
Seperti dugaanku...
Danxia dan Ziwei mulai bergerak,
Pohon salam mencegah debu beterbangan.
Dia atas langit tertinggi Jiuxiao,
istana ini terpantul dalam cermin.
Guru Chen, tolong berikan map itu.
Bagaimana?
Peta ini memang dibacanya bukan dengan cara digelar.
Ini adalah Cermin Wanhua yang dikenalkan pada Cina Pertengahan oleh orang asing.
Map ini mungkin bisa digunakan dengan kedua cara. Metode menggelar dipakai untuk masuk gerbang makam di Dinasti Yuan.
Metode lain memakai ini adalah menunjukkan jalan keluar.
Kemungkinan begitu.
Sebaiknya kita coba saja dari pada...
mati disini.
Mungkin, kemampuan keluarga kita
bisa dimanfaatkan.
Disini jalannya.
Cepat pergi!
Itu pasti
makam keturunan bangsawan Dinasti Yuan.
Ayo.
Aneh sekali, aku sudah lusinan kali lakukan ini selama bertahun-tahun,
tapi tak pernah menemui makam seaneh ini.
Tak ada peti mati...
Mengapa?
Lihat, batu ini
melayang di udara.
Bukan batunya yang melayang,
tapi kita
yang melayang.
Sungguh disini tempat yang misterius.
Aku tak pernah dengar tempat begini.
Di hari Yinhai, satu bintang jatuh di langit barat,
memiliki kekuatan gaib, menginjaknya, orang bisa terbang ke langit.
Ada guru yang mendapatkannya, dan berhasil masuk ke cermain ajaib
lalu terbang ke langit.
Aku paham.
Batu ini adalah puing-puingnya bintang,
bisa mengurangi berat tubuh
membalikkan dan merubah
disebut gravitasi di negara barat.
Peti matinya terbuka
pastinya dibuka oleh orang asing yang kabur berabad-abad lalu.
Ini adalah istana rahasia.
Sesuatu di belakang juga.
Jika mayat terkubur disini,
di akhir abad,
elixir akan tumbuh dari dalam.
Saat itu, ini bisa mencapai tempat gaib sesungguhnya.
Ini berarti
ada elixir di dalam mayat.
Pada waktu itu, bertujuan untuk menghancurkan elixir,
para orang asing itu mengeluarkan mayat dari peti mati.
Kemungkinan begitu.
Ini kesempatan sekali seumur hidup,
jangan kita lewatkan.
Ayo.
Aku cuma tahunya batu-bezoar tumbuh dalam sapi,
cystolith-anjing dalam perut anjing, dan batu-mutiara dalam kerang.
Tapi aku tak pernah tahu
elixir bisa tumbuh dalam tubuh manusia.
Tak bisa dipercaya,
hal yang luar biasa.
Jangan sentuh itu.
Atau kau mati.
Aku sungguh ingin berterima kasih padamu, pendeta Banshan
dan pendeta Xieling.
Tanpa kalian,
aku tak akan bisa menemukan ini.
Sudah kuduga kau akan kesini. / Tentu saja.
Peta yang ada padamu itu untuk guruku.
Aku berkhianat dan meninggalkannya,
hanya karena dia tak mau menyerahkannya padaku.
Lalu aku mengumpulkan anak buah dan merebutnya.
Aku tahu dirimu, karena aku selalu mengawasi mereka.
3 tahun lalu, bukankah kau diselamatkan oleh adikku?
Selama ini kau pura-pura tak tahu.
Kalau aku tak pura-pura,
bagaimana aku bisa menangkap kalian disini?
Apa kalian tahu biaya besar yang telah kukeluarkan?
Sekarang sudah tak penting.
Elixir itu bisa membuatku hidup selamanya.
Saat itulah, aku akan rebut semuanya
yang telah hilang dariku.
Satu masalahnya adalah aku merasa kasihan terhadap adikku.
Kau tak pernah tahu saat aku membunuhnya,
dia menangis,
selalu menangis.
yang membuatku
merasa...
merasa sangat senang!
Dasar bajingan...
Kak.
Apa itu?
Itu sama sekali bukan elixir.
Itu adalah elixir jahat
terinfeksi oleh tubuh jahat dan itu bisa memakan nuawa manusia.
Lipan itu datang lagi.
Apa yang mesti kita lakukan sekarang?
Semua hal jahat ini harusnya tak ada di dunia ini.
Tak boleh ada yang pergi hidup-hidup.
Tak disangka, disinilah pintu masuknya makam itu.
Begitu mudah ternyata.
Orang selalu membuat hal sederhana di dunia ini
menjadi lebih rumit.
Ayo, tak usah komentar sekarang.
Sepertinya
gunung ini hancur.
Ayo kita pergi.
Ya, ayo.
Beberapa cerita tak semestinya berakhir.
Beberapa cerita hilang bersama angin
Inilah yang dikatakan kakekku sebelum dia meninggal.
Yang dia katakan
adalah kisahnya.
broth3rmax, 25 Nopember 2019
no resync/delete-credit/re-upload broth3rmax, 25 Nopember 2019
follow instagram @broth3rmax
tamat
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.