All language subtitles for She.Was.Pretty.E16.END.151111.720p-450p-XViD-WITH-iPOP-BarosG-LIMO-CHAOSrel id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Episode AkhirCita-cita saya adalah menjadi penulis cerita anak.

Melalui cerita menyenangkan, di mana siapa pun bisa menjadi tokoh utama yang keren,

impian saya adalah menjadi penulis cerita anak yang membuat orang bahagia.

Saat masih muda, banyak orang bertanya

"Apa cita-citamu?"

Namun seiring bertambahnya usia, jumlah orang yang bertanya mengenai cita-citaku semakin menghilang.

Bertahan pada impianku sampai dewasa tidaklah mudah di dunia ini.

Saat dihadapkan pada realita di suatu titik tertentu, fakta bahwa impian tampaknya di luar jangkauan

dan seolah menghilang,

membuatku bahkan tidak ingat lagi apa impianku.

Akan tetapi, beberapa impian yang sepenuhnya telah dilupakan...

Daripada iri saja, bagaimana kalau Anda mencobanya juga?

Syukurlah, seseorang bertanya kembali pada diriku yang telah dewasa.

Apa yang akan kita lakukan setelah kepergian Hye Jin?

- Aku merasa sedih.- Iya, benar.

Hye Jin, selamat jalan. Kami akan merindukanmu.

Selamat jalan, Hye Jin.

Selamat jalan.

Terima kasih untuk segalanya selama ini.

- Sampai jumpa!- Jaga diri.

Berjuang!

- Ayo, pergi makan.- Saya lapar.

Saya dengar daging bulgogi hotpot enak.

- Ayo, menikah, Sung Joon.- Hah? Apa?

Aku juga sudah menyiapkan cincin. Ini milikku. Berikan tanganmu.

Ini milikmu.

Aku sedang melamarmu sekarang.

Tapi, bukan maksudku untuk menikah segera.

Kau ingin aku memberimu waktu setahun, kan?

- Aku akan sering mampir.- Aku juga akan sering berkunjung.

Kau harus pergi dan berhasil. Oke?

Aku benar-benar akan tekun bekerja.

Begitulah, aku akhirnya tetap di sini dan sekali lagi

memutuskan untuk mengejar impianku.

- Apa?- Oh.

- Apa begitu?- Tidak.

Halo! Saya sudah datang.

- Hye Jin!- Hye Jin! Selamat datang!

Kami menerimamu dengan tangan terbuka! Selamat datang!

Jadi aku bukan yang termuda lagi?

Bagaimana kita bisa membuat Petualangan Chadol lebih seru?

Daripada membiarkan dia memegang boks berisi harapan saja, bagaimana kalau kita membuat dia bisa terbang dengannya?

- Atau biarkan saja dia terbang sekeliling di atasnya?- Sepertinya seru.

- Aku rasa ruang lingkup perjalanannya juga akan bertambah luas.

Itu ide yang bagus sekali. Kalau aku punya boks seperti itu, aku akan langsung terbang.

Jadi bagaimana kalau kita memikirkan tentang sebuah nyanyian mantera?

Kedengaran hebat!

Nyanyian mantera seperti apa yang sebaiknya kita buat? Ppyo-ro-rok?

- Apa kau di ruang kerja?- Di sini menyenangkan sekali.

Semua penulis baik padaku dan seru sekali membicarakan cerita.

Bagaimana keadaanmu? Apa pekerjaanmu lancar?

Aku di tengah pertemuan dengan tempat-tempat baru selagi melakukan penataan.

Karena menerima banyak telepon untuk bekerja sama dari sana-sini, sulit untuk ditangani.

Wah!

November, 2015. Kebahagiaan tergantung pada diri sendiri. Desember, 2015. Sukses bukanlah titik akhir.

Kim Hye Jin, aku lapar. Cepat kemari!

Maaf, maaf! Aku tidak bisa menemukan minyak wijen.

- Ayo, makan.- Aku akan menikmatinya.

Wah! Itu bibimbap?

Kelihatan enak.

Berikan aku satu suapan.

Ah, enak!

- Seong Joon.- Apa?

Aku rasa kau jadi sedikit gila.

Begitu, ya?

Aku bisa gila karena merindukanmu.

Masih 11 bulan sampai kita bisa bertemu?

Tidak mungkin!

January, 2016. Hidup adalah pelajaran panjang tentang kerendahan hati.

Kau baru pulang rapat sekarang?

Iya.

Kau, bagaimana? Bersiap untuk kerja?

Iya, tapi salju turun dengan lebat, aku rasa akan macet sekali.

Apa tidak turun salju di sana?

Halo?

Hye Jin?

Tidur yang nyenyak.

Aku benar-benar rindu padamu.

Februari, 2016. Bahasa kejujuran itu sederhana. March, 2016. Cinta akan menemukan jalan.

Semua orang pasti giat bekerja menulis artikel.

Oh! Itu pemandangan yang mengasyikkan sekali!

- Nomor pelanggan 140.- Ya.

- Halo, Pelanggan.- Halo.

10.000 (Won); 100.000; 1.000.000; 10.000.000; 80.000.000 (Won)!

Jumlah ini akan cukup untuk memberi.

- Hye Jin.- Apa kau habis tidur? Suaramu terdengar serak.

Tidak... (batuk)

Kenapa kau batuk? Masuk angin lagi, ya? Apa kau sudah minum obat?

Belum cukup parah untuk minum obat menurutku. Nanti akan hilang sendiri.

Mungkin saja akan memburuk. Kau masih naik kereta, membiarkan kulkas kosong dan tidak makan, ya?

Kalau kau malas memasak, setidaknya beli makanan. Pastikan untuk konsumsi buah.

Aku seharusnya berada di sampingmu untuk mengurusmu!

Sungguh, sudah kubilang ini bukan sesuatu yang serius.

Meski tidak terkesan serius, pastikan untuk ambil obat dan tidur lebih cepat.

Sampai bicara lagi lain kali.

Halo?

Benarkah?

Kau sudah sampai? Baik, aku akan ke sana.

Hye Jin, ke mana kau pergi?

Ada orang yang datang.

Aku akan kembali!

Ha Ri!

Kau mengejutkanku!

Ah, yang benar saja!

Tapi, apakah kau tidak merasa bekerja terlalu keras?

Jangan coba-coba hentikan aku. Aku akan mendapatkan beasiswa kali ini.

Kapan aku pernah menghentikanmu? Pastikan untuk mendapatkannya. Harus!

Tapi, kenapa kau datang kemari? Kelas berakhir malam hari ini.

Aku bolos untuk bertemu denganmu.

Oh, ya?

Tunggu sebentar.

Hei! Aku sudah bilang jangan telepon.

Aku cinta padamu, Noona.- Ah, yang benar saja. Apa-apaan ini?

Kalau kau menghubungiku sekali lagi tamatlah riwayatmu!

Yang benar saja, anak-anak belakangan ini aneh sekali. Apapun yang kau katakan, mereka tidak mendengarkan.

Siapa itu?

Seseorang. Mahasiswa yang suka padaku dan mengikutiku ke mana saja. Usia 22 tahun.

22 tahun?

Wah!

Jadi ada kesenangan semacam itu kalau kau mengikuti ujian persamaan. Masuk kuliah jadi berarti.

Hei! Diam. Ayo, makan.

♫ Noona, karena kaulah wanitaku Noona, karena kaulah wanitaku ♫

- Hentikan itu.- ♫ Aku akan menyapamu "kau"♫

Hentikan itu. Hentikan!- ♫ Tak peduli perkataan semua orang ♫

- Sudah kubilang hentikan!- Ayo, berangkat!

Apa kau tidak menata rambutmu lagi?

Sudah sepenuhnya kembali.

Ah, rambutku. Setelah berada di sini, secara alami menjadi seperti itu.

Aku sedang berpikir untuk membiarkannya saja.

Di sini, itu lebih cocok untuk mu.

Bukan begitu menurutmu?

Sepertinya kau memang benar-benar suka datang kemari.

- Kenapa?- Karena kau terlihat damai.

Melihat bagaimana hasilnya, kamu harusnya telah melakukan apa yang kau inginkan sejak awal.

Jika aku tidak pergi bekerja untuk tim The Most, aku tidak akan bisa datang ke sini.

Apa yang kau bicarakan?

Bertemu dengan Penulis Lee adalah karena The Most,

jadi itu memberku kesempatan untuk bermimpi lagi.

Di mana, bagaimana, dan untuk berapa lama aku harus tinggal di suatu tempat sebagai seseorang yang memiliki,

mengajarkan aku itu juga.

Apa?

Ini menakjubkan dan luar biasa, itu saja.

Itu benar.

Apa?

Bagaimana kamu bisa pergi begitu tiba-tiba tanpa sepatah katapun?

Bagaimana kamu bisa melakukan itu?

Mengapa hanya kepadaky... Mengapa hanya kepadaku kamu tidak mengucapkan selamat tinggal?

Itulah mengapa aku datang ke sini untuk mengucapkan selamat tinggal sekarang.

Apakah kamu tahu bagaimana kuatirnya semua orang?

Kau tinggal di mana? Apakah kau makan dengan baik?

Apakah kau benar-benar baik-baik saja? Jadi mengapa kau melakukan sesuatu seperti ini--

Karena Wakil Manajer Umum bisa menjadi marah, setiap hari tidak akan mungkin,

tapi kapanpun kau melihat acar lobak, tolong pikirkan tentang aku.

Itu benar-benar membuat aku memikirkan dia.

Jadi apa?

Bukan apa-apa.

Aku tiba-tiba memikirkan tentang wartawan bodoh itu.

Ah. Kamar #2024?

Aku bertanya-tanya apakah dia baik-baik saja.

Melihat bagaimana kepribadiannya, tidakkah kau berpikir dia akan baik tinggal di pulau terpencil?

Itu benar!

Kembalilah ke rumah dan mengemudi dengan selamat.

Baiklah, aku akan meneleponmu saat aku kembali.

Seong Joon

Telepon pelanggan telah dimatikan-- Huh?

Setelah bunyi bip, Anda akan dikenakan biaya untuk telepon. Ini mati.

Dia tidak pernah mematikannya sekalipun.

Mungkin baterenya habis.

Seong Joon Terhubung... Tidak ada jawaban.

Apakah Anda ingin meninggalkan pesan video?

Telepon pelanggan telah dimatikan dan panggilan Anda akan disambungkan ke kotak suara. Setelah bunyi bip Anda akan dikenakan biaya--

Apa yang terjadi?

Dia mengatakan dia tiba-tiba kena flu. Mungkin dia tertidur setelah minum obat.

Mengapa aku tidak bisa menghubungi dirimu?

Apakah kau tidur? Flu mu semakin memburuk, bukan?

Terimakasih kepada Channel Manajer kami : yukimarie ; abracadabrax3

Terimakasih kepada Moderator Bahasa Inggris : mirna023_316, lupita311, wafaahs, cgwm808

Apa yang terjadi?

Dia bahkan tidak membalas pesanku.

Segmenters:mihaelagh, pilar_velasquez, kitty100, Dudie, bjohsonwong, lynnmayc, themosnterasiatico

Segmenters:Robertases, ukepoet, cgwm808, wafaahs, dinowwo, earsds, leogregory

Terimakasih kepada semua oderator dan semua The Ugly Ducklings

Apa yang terjadi?

Telepon pelanggan telah dimatikan dan panggilan Anda akan disambungkan ke kotak suara. Setelah bunyi bip Anda akan dikenakan biaya--

- Hujan benar-benar turun. - Huh?

Benar-bemar turun. Apakah akan hujan sepanjang hari?

Hye Jin.

Hye Jin?

Ya?

Aku telah menumpahkan semuanya.

Mengapa kau begitu tenggelam dalam pikiranmu? apakah kau mengkhawatirkan tentang sesuatu?

Tidak...

Terimakasih kepada penterjemah Korean- English : abythe, dongbangb2uty, sera19_2,

Korean-English subbers, cont:: D3LyricooL3xi, wheelykpopeonni, mayonnaises, yifanzhou111_961, oreoangyl, mini_lemons,

Korean-English subbers, cont: :elsiem1902, xoxopixie, phillygirl315, ajumma2, ohsofresh, baeharin, and devastated

Telepon pelanggan telah dimatikan dan panggilan Anda akan disambungkan ke kotak suara.

Mengapa masih dimatikan?

Aku selalu bisa menghubungi dia.

Apakah kebetulan, terjadi sesuatu?

Tidak! Ada alasan apa untuk sesuatu telah terjadi? Dia mungkin hanya sibuk, itu saja.

Hye Jin. Hye Jin?

Hye Jin!

Ya? Oh...

Mengapa kau begitu bingung sejak pagi ini? Sungguh, apakah ada sesuatu yang kau kuatirkan?

Tidak sama sekali...

Bisakah kau pergi ke departemen seni untukku?

Mereka mengatakan kepadaku bahwa ilustrasinya telah keluar untuk alur cerita yang sedang kita kerjakan.

Baiklah, aku akan pergi.

Baiklah.

- Aku akan kembali.

- Kau akan pergi kemana?- Maaf?

- Pintunya di sebelah sana.

Oh. Aku akan kembali.

Aku kira dia tidak bisa menghubungi pacarnya. Dia telah menatap teleponnya sepanjang hari.

Benar? Mereka bicara satu sama lain setiap hari.

Kau tahu hubungan jarak jauh tidaklah mudah, dan ini tentang saat itu ketika hal-hal menjadi melelahkan.

- Hati-hati Penulis Kim. - Bekerja keraslah.

Terimakasih kepada Editor : cgwm808 (Chief), mirna023_316, leogregory, ajumma2, elisem1902, waafahs

Benar-benar, apa yang terjadi?

Sesuatu tidak akan benar-benar terjadi, bukan?

Tidak! Ada alasan apa untuk sesuatu telah terjadi?

Apakah demamnya menjadi bertambah buruk ?

Bagaimana jika temperaturnya--

Bagaimana jika dia jatuh dalam keadaan itu tapi tidak seorangpun tahu selama berhari-hari karena batere teleponnya mati...!

Oh! Berhenti menulis cerita, Kim Hye Jin!

Aku yakin dia hanya sibuk, itu saja.

Atau bagaimana jika dia mengemudi sendiri tapi hujan besar

dan membuat dia berpikir tentang kecelakaan masa lalunya?

Berhenti datang dengan asumsi khayalan, Kim Hye Jin!

Seong Joon sudah lama mengatasi traumanya!

Berbunyi! Ini berbunyi! Teleponnya berbunyi!

Ya, Hye Jin.

Apa yang terjadi kepadamu? Apakah kau baik-baik saja?

Mengapa kau tidak mengangkat telepon? Tidak ada yang terjadi padamu, bukan?

Tidak ada yang salah, bukan? Kau tidak sakit, bukan?

Mungkin... tidak?

Jadi mengapa kau tidak menjawab teleponku?

Apakah kau tahu bagaimana kuatirnya aku?

Switer merah mudamu cantik. Itu terlihat bagus padamu.

Oh. Aku membelinya pada--

Apa? Tapi bagaimana kau tahu aku mengenakan switer...merah muda?

Karena aku sedang dalam perjalanan menemuimu. Itulah mungkin mengapa.

Seong Joon!

Hujan, hujan! Hujan!

♫ Waktu yang tertinggal bagimu dan aku ♫

Seong Joon!

Apakah kau baik-baik saja?

Apakah kau tahu betapa khawatirnya aku?

Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau datang hari ini? Kau bahkan tidak menjawab teleponku,

jadi aku berpikir macam-macam.

Aku hanya ingin mengejutkanmu.

Aku rindu padamu!

Itu saja? Aku kira kau hampir mati karena mendambakan bertemu denganku.

Coba lihat.

Sekarang aku bisa hidup.

♫ Aku hanya akan mencintaimu ♫

Jadi bagaimana kau bisa datang secara tiba-tiba?

Dengan keadaan yang aku rasakan, aku pikir bisa mati karena mabuk cinta.

Kau pasti banyak bekerja.

Yang benar saja! Apakah kau mendapat liburan?

Tidak. Aku datang untuk selamanya.

Aku mengurus rumah, mobil, dan perusahaan.

Apa?

Aku pikir aku bisa melakukan itu, tapi aku tidak bisa menunggu selama setahun.

Aku tidak bisa jauh darimu.

Hei!

Aku memang keren, aku sudah katakan padamu akan menunggumu,

tapi aku tidak sematang yang kubayangkan.

Aku tidak bisa melakukannya. Sampai kau menyelesaikan proyekmu, aku lebih baik menunggu di sisimu.

Tapi kalau begitu, bagaimana dengan perusahaanmu?

Kau harus menopangku.

- Aku? - Ya.

Tunggu sebentar.

Pertama, mengurangi jumlah pengeluaran biaya hidup dari gajiku--

Apa yang sedang kau lakukan?

Tunggu sebentar. Biarkan aku menghitung apa yang harus kulakukan agar bisa menopangmu.

Apa lagi yang harus aku kurangi?

Wow, yang benar saja. Aku bahkan tidak bisa bercanda denganmu!

Kau tahu aku mampu. Aku telah menemukan sebuah tempat untuk tinggal dan bekerja sambil aku mencari sebuah rumah.

Sudah? Di mana?

Gadis-gadisku yang jelita, izinkan aku memperkenalkan pada kalian.

Seseorang yang telah datang untuk menjadi penerusku, Pemimpin Redaksi yang baru dari The Most Korea.

Senang bertemu dengan kalian. Saya Pemimpin Redaksi yang baru, Ji Seong Joon, yang akan bekerja bersama kalian mulai hari ini.

Hebat!

Anda baru kembali dari Amerika Serikat? subtitles ripped and synced by riri13

Ya. Saya baru kembali.

Oh, selamat datang kembali!

Dia Pemimpin Redaksi yang baru.

Selamat datang!

Tunggu, tunggu, tunggu. Kalau begitu bagaimana dengan Pemimpin Redaksi Ra Ra?

Aku?

Bibiku... akan menikah.

- Benarkah? - Apa?

Oh... Aku tidak tahu... Itu terjadi begitu saja.

Dengan siapa dan kapan?

- Ra Ra - Darioku sayang!

Kalian kenal Dario, bukan?

- Dia adalah model Italia yang melakukan sebuah pemotretan dengan kita? - Ya.

- Dia akan menikah dengannya. Dia 15 tahun lebih muda. - Wow! Tidak mungkin!

Dia mengatakan bahwa dia adalah orang paling cantik yang pernah dia temui dalam hidupnya dan langsung jatuh cinta pada bibiku.

Aku pusing. Turunkan aku.

Ra Ra! Sayangku!

O'sole mio! Cintaku!

Tunggu sebentar! Kupikir punggungku sakit!

Aigoo! Noona!

Berry Delight Chocolate Oh? Itu adalah minuman baru. Beri saya dua.

Ya.

Aku membeli ini dan mereka memberiku sebuah buku harian. Kau bisa menggunakannya.

Benarkah? Oh, itu cantik! Terima kasih.

Tapi sungguh, itu sebuah kejutan melihat pemimpin redaksi kita, iyakan?

Aku tahu.

Aku sangat iri,

Iri?

Tentu saja aku iri.

- Bagaimana dengan kita? Kau dan aku... nanti... - Nanti apa?

Maksudku adalah... kau dan aku nanti...b--

Berdua?

Apakah kita akan menikah itu adalah yang kutanyakan!

Tentu saja.

Benarkah? Kapan?

- Dalam tahun ini? - Dalam tahun ini?

Joon Woo, aku sangat bahagia sekarang.

Aku lebih bahagia dari pada kau.

Joon Woo, kalau begitu sebaiknya kita menikah di mana?

- Di mana kau ingin menikah? - Di mana saja yang murah.

- Tidak-- - Dan jangan ada pengambilan foto juga. Itu semua mubazir.

Alih bahasa dipersembahkan oleh The Ugly Ducklings @ Viki

Kau segera akan mencintaiku, Noona. - Oh.

Noona! Aku cinta padamu!

Aku cinta padamu!

Oh, kau akan pulang ke rumah orang tuamu malam ini, bukan?

Ya. Aku akan pulang pagi-pagi sekali.

Hari ini adalah sebuah hari yang penting.

Hari apa?

Itu...

hari dimana aku menepati janji yang telah kubuat pada diriku sendiri.

Aku pulang!

- Kenapa kau ke sini? - Apa yang membawamu mampir ke rumah?

Hanya karena aku rindu pada Ayah dan Ibu.

Dan aku bisa melihat adikku yang cantik juga!

Lepaskan tangan itu dariku saat aku masih berbicara baik-baik padamu.

Ogoo, kau sangat manis.

Oh, benar-benar.

Bagaimana dengan ayah? Toko percetakannya telah tutup.

Dia ingin berendam dengan nyaman, jadi dia pergi ke tempat pemandian.

Dia sebaiknya segera kembali.

Oh, itu menyegarkan.

Dia pulang. Ayah! Aku pulang!

Ini pertama kalinya saya ke tempat pemandian umum. Mari sering-sering pergi ke sana bersama, Ayah mertua.

Kau... Apa yang sedang kau lakukan di sini?

Oh! Kau di sini?

"Oh! Kau di sini"?

Jadi tempat kau tinggal sampai kau menemukan rumahmu sendiri adalah...

rumah kami?

Apa yang sedang kau lakukan pada Menantu Ji?

Kami menyuruh dia untuk tidak memberitahukanmu!

Kenapa tidak? Kenapa? Ha? Sebenarnya kenapa?

Karena kau terus mengomel pada Kakak iparku. Itulah sebabnya!

Kapan aku begitu?

- Kau selalu begitu! - Kau selalu begitu!- Kau selalu begitu!

Apa maksudmu? Kau bagian keluarga!

Tentu saja, kita keluarga!

Apa maksud kalian, keluarga? Kenapa kalian membawa masuk orang yang sibuk?

Aku senang kau di sini. Makanlah sebelum kau pergi. Aku yakin kau harus makan, meskipun kau sibuk.

Tidak! Dia sangat sibuk!

Makanlah bulgogi juga.

Kunyahlah pelan-pelan.

Biarkan saja dia makan sesuka hatinya!

Menantu Ji harus berada di foto juga. Ayo ke sini.

Tentu saja. Menantu Ji harus berada di dalam foto!

Berhentilah memanggilnya Menantu Ji!

Tapi tetap saja, kau seharusnya mengatakan padaku.

Aku cenderung mendengarkan dengan sangat baik para tetua.

- Terima kasih. - Oh, ini manis.

Ayah, ini.

Apa ini?

Aku sangat ingin membelikanmu sebuah mesin cetak yang baru,

tapi karena aku keluar dari perusahaan, itu membutuhkan waktu lebih lama.

Tolong terimalah itu.

Oh tidak! Tidak! Kalau itu rusak, aku hanya tinggal memperbaikinya dan menggunakannya lagi.

Itu benar. Bagaimana bisa kami menerima ini? Kami tidak pernah melakukan apa pun untukmu.

Simpanlah itu dan gunakan saat kau membutuhkan.

Itu benar. Gunakan itu pada saat kau menikah.

Tidak, itu tidak apa-apa, Ayah dan Ibu. Saat Hye Jin menikah dengan saya, dia boleh hanya membawa dirinya saja.

Kau bahkan tidak perlu membawa sebuah sendok. Kau sungguh boleh hanya membawa dirimu.

Ambillah. Ini adalah tujuanku.

Aku hanya akan merasa tenang jika kalian menerimanya.

Tolong terimalah itu, Ayah. Tolonglah.

Kenapa? Apakah kau membutuhkan sesuatu?

Tidak.

Kau cantik, Kim Hye Jin.

- Mari kita lakukan bersama.- Tidak usah!

Mari kita lakukan bersama!

Oh? Apa ini?

Suasana pengantin baru ini?

Hei!

Ayolah!

Seong Joon!♫ Di sampingmu, diriku, bukan orang lain, ♫

♫ selalu mengawasi ♫

♫ Caramu bicara dan rupamu tidaklah asing. ♫

♫ Kaulah orang yang selama ini kunanti ♫

♫ Mungkinkah diriku, karena tak mengenal cinta ♫

♫ Ku merasa takut hingga tak mampu utarakan apa-apa ♫

♫ Suaramu memanggilku (suaraku memanggilmu) ♫

♫ Matamu menatapku (Mataku menatapmu) ♫

♫ Tampaknya kau pun mencintaiku ♫

♫ Tampaknya kau tak mengenal siapapun selain diriku. ♫

Kau tak perlu mengantarku. Pergi saja bekerja.

Aku bisa mengantarmu kemudian pergi.

Apa ini?

Kami bahkan tidak membayar biaya kuliahmu dengan semestinya,

saat kau menikah, Ayah bilang kami sebaiknya menyediakan satu set selimut yang bagus

jadi dia menabung selama 10 tahun.

Sekarang tampaknya sudah saatnya untuk memberikan ini padamu. Kami bersyukur dan juga minta maaf.

Kami menyayangimu, putri kami.

Kau menangis?

Kenapa kau menangis?

Kenapa kalian memberikan ini padaku?

Kalian seharusnya membeli mesin cetak sejak lama.

Aku benar-benar suka menjadi bagian dari keluargamu.

Aigoo.

Kau menangis?

Selamat pagi.

Selamat pagi!

Pemimpin Redaksi! Pemimpin Redaksi!

Pemimpin Redaksi!

Anda lagi-lagi datang ke ruangan yang salah.

Ah, itu benar. Aku melakukannya lagi. Ini sudah menjadi kebiasaan. Maafkan aku.

Wakil Pemimpin Redaksi Cha.

Pakaian Anda...

Karena inilah mereka terus menyebut Si Bodoh Ji, Si Bodoh Ji.

Omo!

Kenapa dengan kursi ini?

Ini terus-menerus copot, harus diperbaiki.

- Apa kita punya palu?- Palu?

Tidak ada palu.

Sunbaenim, sebentar saja.

Oh, apa kau akan membersihkannya untukku?

Ah, itu dia, itu dia.

Apa yang kau...

Akan aku ayunkan.

Hei, hati-hati dengan itu! Bagaimanapun juga,

aku...masih tetap putra Komisaris.

Pukul lebih kencang.

Kau benar-benar memukulnya lebih kencang.

- Saya sudah memakainya dengan baik.- Terima kasih.

Tapi Redaktur, apakah Ten benar-benar pernah menjadi bagian dari tim ini?

Tentu saja, dia pernah.

Orang seperti apa dia?

Dia tampak benar-benar keren dari foto-fotonya.

Si bodoh itu memang keren atau apapun namanya itu.

Bukankah ini waktunya untuk tertawa keras?

Tapi aku benar-benar penasaran. Seperti apa rupa Shin Hyeok sekarang?

Iya, kan? Aku penasaran.

Dia benar-benar bersembunyi total. Dia belum memperbaharui sosial medianya sejak saat itu.

Si bodoh itu pastinya menjalani hidup bagaimanapun juga.

Tapi aku agak merindukan dia. Dia selalu memiliki ekspresi ini—

10 menit lagi rapat.

Ya.

Aish.

Apa kabar, Bung?

- Apa kau bepergian sendirian?- Ya.

- Kau sudah ke mana saja?- Aku baru saja kembali dari Swiss.

- Keren.- Hanya kesana-kemari saja dan tak punya rencana tetap.

Keren.

Oh, omong-omong topi kupluk yang bagus.

Terima kasih. Aku mendapatkannya dari temanku.

Bagaimana menurutmu? Bagus?

Ya, itu bagus. Mirip seperti bidal.

Berapa harganya?

- 10.000 Won.- Dia bilang harganya 10.000 Won.

- Maaf?- Jackson, kau membelikan ini untukku. Kau tak tahu?

Terima kasih. Aku akan memakainya sangat lama.

Selamat tinggal.

Apa-apaan...

Tunggu, bukankah kau Ten?

Ya, benar.

Sungguh? Bisakah aku minta tanda tangan atau fotomu?

Aku bercanda. Aku bukan dia.

Kuharap aku dirinya.

Bung, itu tidak lucu.

Hei.

Selalu berhasil 100% setiap saat.

Ke mana sebaiknya aku pergi selanjutnya?

Penulis Kim?

Penulis Kim!

Penulis Kim Hye Jin!

Oh! Halo.

- Saya memanggil-manggil nama Anda. Apa Anda tidak dengar?- Maaf?

Saya tidak tahu Anda memanggil nama saya.

Saya sudah melihat ilustrasinya dan berpikir kita sebaiknya mengadakan pertemuan.

Apa Anda ingin datang ke ruang kerja saya dengan para penulis dan tim penulis?

Ya. Saya akan pergi dan menanyakannya.

Baiklah. Sampai jumpa nanti, Penulis Kim.

Ya, selamat tinggal.

Penulis Kim?

- Nomor 180, Nona Min Ha Ri?- Ya.

Anda lebih tua tapi tak memiliki pengalaman kerja tertentu.

Ya.

Apa mungkin, bukankah Anda pernah bekerja di Hotel Ara?

Maaf?

Saya bekerja di bagian back office Hotel Ara sampai tahun lalu.

Saya yakin saya pernah melihat Anda di hotel. Bukankah saya benar?

Ya, Anda benar.

Tapi, kenapa Anda tidak menuliskan pengalaman kerja Anda?

Karena itu bukan posisi yang saya dapatkan dengan kemampuan saya sendiri.

Ini akhirnya keluar!

Wow!

Wow! Kita benar-benar sudah bekerja keras.

Semuanya benar-benar sudah bekerja keras selama setahun.

Anda semua sudah bekerja keras.

Hye Jin!

Kau sudah bekerja keras.

Lihatlah warnanya. Bukankah ini fantastis?

Kurasa ini diproduksi dengan sangat baik.[Kisah Seorang Gadis Pengintip]

Oh, sekarang untuk beberapa hari ke depan, aku hanya akan...

Oh! Ada seseorang di pojok sini.

Kau menemukannya.

Itu gadis pengintip

Gadis pengintip?

Ah! Dia benar-benar sedang mengintip!

Tapi si gadis pengintip persis seperti permainan mencari gambar tersembunyi.

Permainan mencari gambar tersembunyi?

Lihat. Jika kau tak memperhatikannya baik-baik, kau bahkan tak tahu dia ada di sana.

Persis seperti permainan mencari gambar tersembunyi.

Itu benar. Ini persis seperti permainan mencari gambar tersembunyi.

[Kisah Seorang Gadis Pengintip]

[Kisah Seorang Gadis Pengintip]

[Penulis: Lee Mi Eun, Kim Hye Rang, Kim Ee Jin, Yoo Rim Seon, Kim Hye Jin]

Apakah kalian sudah memutuskan secara kelompok untuk hanya fokus pada warna putih saat kalian membuat proposal ini?

Anggap rancangan ini tak pernah ada, mulai dari awal, dan adakan rapat lagi.

Semuanya, harap kerjakanlah segala hal dengan benar.

Aku sudah tahu sejak dia ingin kita melakukan penghapusan besar-besaran.

Permisi, Pemimpin Redaksi. Itu bukan ruangan Anda.

Anda ingin saya menukar ruangan kantor di sekitar Anda?

Tidak, tidak apa-apa.

Dia bahkan tidak bisa menemukan ruangannya sendiri.

Ah, silakan ambil satu dari ini.

- Kenapa?- Apa ini?

Letakkan di atas sini.

Ini dia.

Saya...

- Saya akan menikah.- Apa?!

- Ommo?- Kau akan menikah dalam semalam?

Akan menikah?

Jika kalian ada waktu saya harap kalian bisa datang untuk setidaknya makan. Ya.

- Ini...- Hye-Hye-Hye-Hye...

Ja-Ja-Jackson? Bukankah ini Jackson?

- Oh!- Itu...Itu adalah... Hye Jin kita?

Jadi...kita...tidak... Ini Hye Jin, kan?

Kapan keduanya bersama-sama?

- Bagaimana?- Ya Tuhan!

Hye Jin kita dulu... Shin Hyeok kita...

Ommo, ommo.

Mereka seharusnya membuat undangan yang sedikit lebih bagus. Lebih seperti-Most.

Istri! Ayo keluar. Ada suatu tempat yang perlu kita kunjungi.

Kemana kita akan pergi tiba-tiba?

Untuk terakhir kalinya, ayo kita pergi ke suatu tempat dengan pemandangan yang indah dan bersenang-senang.

Terakhir kalinya?

Besok kau akan menikah. Aku ingin memberi ucapan selamat dengan benar.

Selamat atas pernikahanmu, Istri!

Ah, kalau aku memanggilmu 'Istri' sekarang, tidakkah seseorang tertentu akan marah?

Aku menaruh banyak usaha ke dalamnya dengan harapan bahwa kau akan hidup dengan baik.

Terima kasih Ha Ri. Kau yang terbaik.

Aku masih ada satu hal lagi untuk mengucapkan selamat padamu.

Apa?

Pemberitahuan Ketenagakerjaan Nona Min Ha Ri. Selamat atas kerja Anda bersama Hotel Q.

Maka, kau...

Selamat, Ha Ri! Sudah berhasil juga!

Bersulang!

Untuk kehidupan menikah Kim Hye Jin yang bahagia,

dan untuk masa depan yang cerah dari karyawati hotel Min Ha Ri!

- Bersulang!- Bersulang! Sekali teguk!

Oh, betapa cantiknya.

Tapi, kenapa dia belum juga keluar dari kamar mandi?

- Ta-ra!- Apa ini?

Belum, belum! Ta-Ra!

Aku ingin memberikan karangan bunga yang aku buat sendiri saat kau menikah.

Kau tahu bahwa aku bahkan mengambil kelas untuk membuat ini dan bekerja sangat keras untuk mempersiapkannya.

Ini agak sederhana,

tapi aku ingin membuatnya sendiri dan memberikannya padamu.

Ha Ri. Bagaimana kau...?

Terima kasih.

Untuk hari ini, air mata tidak diizinkan.

Hari ini, aku pasti tidak akan menangis!

Baiklah. Aku tidak akan menangis.

Kau harus pergi dan menjalani kehidupan yang baik.

Kau benar-benar harus hidup sungguh sungguh bahagia, oke?

Oke. Aku akan hidup dengan baik juga.

Bahkan ketika kau menikah, kau harus datang berlari kepada ketika aku menangis.

Kau tahu, kan?

Hye Jin kita sangat cantik.

Sekarang, sekarang, sekarang. Aku akan ambil.

Satu, dua, tiga.

Sekali lagi, sekali lagi!

Satu, dua, tiga.

Ha Ri, cepat, ke sini. Ayo kita foto bersama-sama.

Tahan sebentar.

- Ah, cepat!- Aku datang!

- Satu, dua, tiga.- Satu, dua, tiga.

- Satu, dua, tiga.- Satu, dua, tiga.

Aku sangat gugup.

Bisa kita mulai?

Hye Jin, di mana gunting kukunya?

Lihatlah di laci kedua.

Oh ya. Ini Penulis Kim Hye Jin dari kelompok kompilasi cerita.

Iya. Kami belum bisa melihat lebih lanjut karena Penulis Choi belum mengirimkan saya ilustrasinya.

Ah, ya. Saya mengerti.

Tidak ada di sana.

- Kau sudah melihat dengan seksama?- Iya.

Tidak ada di sana.

Itu seharusnya ada di sana.

Aku bilang tidak ada di sana. Saat aku menemukannya, potongkan kuku untukku, Manis.

Baiklah.

Cium.

Kau pikir sekarang kau sedang apa?

Ah Hye Jin sudah berubah. Bukankah kau maniak ciuman?

Hari ini adalah tenggat waktunya. Aku akan memberimu ribuan ciuman nanti.

Kita sudah menikah tapi aku kesepian.

Aku sangaaaat kesepian!

Jadi, sangat, sangat kesepian!

Aku tutup laptopku.

Hei, kita mau ke mana? Hei!

Roda di bagasi telah rusak dan perlu diperbaiki. Di mana saya bisa melakukannya?

Anda di kamar 701, benar?

Iya, betul.

Saya juga berpikir demikian. Saya melihat koper Anda rusak jadi saya sudah memperbaikinya.

Oh, benarkah?

Aigoo, terima kasih. Terima kasih banyak.

Tidak, jangan khawatir tentang itu.

Maka, semoga perjalanan Anda menyenangkan.

Iya. Terima kasih.

Penulis Terkenal TEN Sebuah buku baru yang diterbitkan berjudul Ten .

Itu bukan bagaimana aku terlihat seperti dalam kehidupan nyata.

Untuk sahabatku, Jackson...

Aku rasa aku akan membatalkannya.

Apa?

Tentang bagaimana aku mengatakan aku tidak akan berteman denganmu. Aku pikir aku harus membatalkannya.

Tidak peduli betapa aku berpikir tentang hal ini, aku pikir kita benar-benar bersahabat.

Tidak hanya teman, tapi sepenuhnya teman yang benar-benar hebat.

♫ Tampaknya kau yang hanya berteman ♫

♫ sebelum aku menyadari itu berubah. ♫

♫ Aku pikir ini adalah apa itu cinta ♫

♫ Perasaan ini yang terasa seperti pertama kalinya bagiku ♫

Dimana rumahmu? Katakan padaku!

Ah, lepaskan. Aku akan pergi sendiri!

♫ Pengakuanku yang canggung ♫

- Jangan mendorongku!- Aku tidak mendorongmu.

- Kubilang, jangan mendorongku!- Aku tidak mendorongmu!

Hei, pemabuk. Lampunya hijau.

Kalau begitu, maksudmu adik yang kau bicarakan itu adalah seekor anjing?

- Anjing yang guk guk itu?- Ya. Kenapa?

- Kau bilang itu adik perempuanmu!- Dia memang adik perempuanku. Aku mengurusnya seperti sebuah keluarga.

Kau benar-benar berpikir bahwa itu adalah manusia?

Kenapa kau jadi mengkhayal sendiri?

Peng-kha-yal. Kau memang pengkhayal!

Pria ini! Kau mencoba bermain denganku? Kemari! Kemari!

Aku tak pernah bilang dia itu orang!

- Bagaimana kau menamai aku sama seperti anjing?!- Kau tidak seharusnya menggigit orang! Tidak boleh!

Jackson!

Redaktur Kim!

Kau mau satu gigitan?

- Redaktur, kau kembali?- Mungkin saja. Ayo, Jackson!

Tunggu, tunggu. Aku belum menaburkan biji wijen.

Apa kita membutuhkan itu ketika benih mengalir keluar dari kita? (hidup sangat bahagia bersama)

- Ini dia.- Ini.

Mari kita bergegas pergi, mungkin nanti terjebak macet.

Yah, sudah siap!

Pelan-pelan, pelan-pelan. Mari kita bersihkan ini nanti.

Ayo ayo!

November 2017

Suatu hari, aku mulai memikirkan akan sesuatu.

Aku mulai berpikir bahwa karakter utama tidak hanya dalam drama atau pun film.

Dalam kehidupan nyata juga, ada orang-orang yang hidup seperti karakter utama,

dan beberapa yang hidup sebagai karakter pendukung...

pikiran seperti itu.

♫ Mari kita bergegas dan pergi! ♫

♫ Yeah, yeah, yeah, yeah ♫

Oh! Kau benar-benar tuli nada! Itu mengejutkan!

Tidak, jika terus mendengarkannya kau bisa kecanduan.

♫ Mari kita bergegas dan pergi! ♫

♫ Yeah, yeah, yeah, yeah ♫

Cepat!

Rock and roll!

Peace!

Menyenangkan, bukan?

Tapi sekarang, aku memikirkan ini.

Mungkin akulah yang memutuskan bahwa aku salah satu dari karakter pendukung...

pikiran semacam itu.

Kenapa kau tidak mencoba menulis sesuatu tentang cerita anak-anak? Apakah itu fitur, mode, atau bagian keindahannya. Apapun yang bisa kau tulis.

Oh, bagaimana saya bisa? Saya bahkan tak berani dan saya tidak punya kemampuan itu.

Coba sekali saja. Yang singkat. Sekitar 2 halaman?

Oh! Tidak, tidak. Tak apa. Bagaimana bisa seseorang seperti saya?

Menyerah dengan begitu mudah, dengan membiarkan hidup mendikte jalanmu,

bukan aku yang mematikan sorotan yang menyinariku...

pikiran semacam itu.

Orang-orang sering mengatakan bahwa hidup bukan sebuah dongeng.

Tapi terkadang seperti anak kecilm dan terkadang seperti orang bodoh,

bagaimana memimpikan hidup yang seperti dongeng?- Terima kasih untuk makanannya!- Selamat makan!

Kenapa? Ada apa? Kenapa?

Gigiku! Kurasa gigiku copot!

Apa-apaan sih?

Ini sangat enak! Kau juga harus makan.

Makanlah. Bagaimana?

Ini enak.

- Apakah enak?- Ini enak.

Jika kau tidak mematikan sorotan itu,

dan jika kau tidak menyerah pada mimpimu,

mungkin, sesuatu yang bahkan lebih dari dongeng

akan terjadi.

Seperti...

keluarga Ddol Ddol berkumpul bersama untuk merayakan kembalinya Ddol Ddol dengan selamat.

Di depan rumah Sook Hee, berdiri tegak sebuah kota surat merah.

- jadi Sook Hee...- Ya. Aku tahu.

- saat dia kecil— hei!- Uh huh.

Cinta pertama yang diduga tak pernah jadi kenyataan, menjadi nyata,

atau mimpi masa kecil yang telah disingkirkan ke dalam kenanganmu yang jauh menjadi kenyataan.

Hal-hal seperti keajaiban benar-benar bisa terjadi.

Tangan!

Ah, jalan!

Ayo!

Yeon Woo. Ayo kita bergegas. Ibu akan menunggu.

♬Kau meninggalkan sisi hatiku sepanjang hari. Kau berada di sana. ♬

♬Kau berada di sana. Bahkan saat aku tidur, kau ada di sana. Wow! ♬

♫Thump, thump, thump, hatiku mengatakan dengan lembut. Dengarkan aku. La-la-la ♫

♬ Ini lebih indah daripada musik yang keren. ♬

♬Ku akan terus menjagamu. ♬

♬Ku akan memberikanmu pelukan ♬

♬Ku akan mengabdikan seluruh hidupku untukmu ♬

♬Ku hanya akan mencintamu ♬

♬ Aku akan mencintaimu selamanya. ♬

Alih bahasa dipersembahkan oleh The Ugly Ducklings @ Viki

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.