Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya
Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Devon, Inggris. 1995.
Ibu! Ibu!
Ibu! Ibu!
Ada apa, Philip?
Mimpi buruk lagi?
Tidak! Ada sesuatu di bawah seprai.
Kali ini sungguhan!
Lihat!
Kalau begitu mari kita lihat.
Lihat?
Berapa kali Ibu bilang kepadamu?
Itu hanya imajinasimu.
Sekarang tidurlah, ini sudah larut.
Tidak, jangan pergi!
Sebentar.
Nenek buyutmu berikan ini pada Ibu saat ibu masih kecil.
Sekarang, setiap kau ketakutan,
Peganglah itu, ucapkan doa,
Lalu semuanya akan menghilang.
Ibu yakin?
Sangat yakin. Sekarang tidurlah.
Satu, dua, tiga.
Selamat malam.
Ibu!
Ibu!
Ibu! Ibu!
Ibu!
Philip! Cintaku!
Itu masih di sini!
Tak apa!/ Itu di bayangan!
Itu masih bergerak!
Tak apa.
Itu menuju ke Isidore!
Tak ada apa-apa di sana./ Ibu!
Ibu!
Kita membangunkan dia.
Ayo, tidurlah./ Ibu!
Ibu datang, Isidore!
Ini dia! Kau lihat? Dia baik-baik saja.
Apa yang terjadi, Ibu?
Tidak ada. Philip hanya ingin mengucapkan selamat malam.
Ayo, tidurlah.
Boleh aku tidur denganmu?
Itu dia!
Di sebelah sana!
Philip, hentikanlah!
Ayo, semuanya di ranjang besar!
Hore!
Isidore! Isidore! Isidore!
Isidore!
Delapan, sembilan, sepuluh.
Siap atau tidak, Ibu datang!
Apa kau kedinginan?
Tidak.
Isidore menjaga kita dari Surga,
Dan dia ingin kita untuk bahagia, bukan begitu?
Aku bermimpi tentang dia dua malam lalu.
Dia memegang Piggy dan melambai kepadaku.
Kau temukan sesuatu yang baru?
Michael the Archangel.
Kesatria sebenarnya.
Sama sepertimu.
Kasihan Piggy.
Entah ke mana dia pergi.
Dia bersama Isidore.
Apa dia mengalahkan monster ini?
Ini bukan sembarang monster lama.
Ini adalah monster yang sangat kuat.
Simpanlah.
Terima kasih.
Baiklah...
Kau benar.
Dia diatas sana, menemani Isidore.
Ibu?
Aku takut makhluk jahat itu akan kembali.
Tidak akan.
Ibu janji.
Apa yang akan kita lakukan sekarang?
Ibu tahu.
Mari berdoa. Oke?
Ya!/ Ayo!
Ayo.
Sekarang tidurlah.
Lampunya dimatikan?
Mimpi indah, cintaku.
Satu...
Dua...
Tiga.
Bapa kami yang bertakhta di Surga, terpujilah nama-Mu.
Kerajaan-Mu telah tiba, Engkau akan hadir di Bumi selayaknya di Surga.
Hei, bagaimana kabarmu?
Aku tak sabar untuk nanti.
Bagaimana latihanmu?
Berikan kami anugerah setiap harinya,
Dan maafkan kelalaian kami,
Seperti kami memaafkan mereka yang lalai kepada kami,
Selama-lamanya. Amin.
Amin.
Aku tidak yakin, tapi kurasa begitu.
Ya?
Aku suka dia, dan...
Jujur, dia hal terbaik yang bisa terjadi kepadaku saat ini.
Tak ada yang terjadi secara kebetulan.
Kau tahu kata apa yang tak pernah muncul di Alkitab?
Tidak.
Masih belum ada yang menyewaku untuk membenarkan itu.
"Takdir".
Konsep takdir bukan bagian dari keyakinan Kristiani,
Dan nasib itu tidak ada,
Kecuali di bidang kita untuk memberi dan menerima kasih.
Sesuatu yang pantas kau dapatkan melebihi apapun.
Aku sangat bahagia dengan dia.
Kami punya banyak kesamaan.
Dia lucu...
Dan dia selalu tersenyum...
Dia bahkan suka musik klasik.
Siapa namanya?
Catherine.
Dari Bahasa Yunani, "Katharos."
Cukup lepaskan dirimu.
Jangan terlalu dipikirkan.
Buka matamu,
Dan buka dirimu untuk kehidupan.
Ibumu akan sangat bahagia.
Ibuku akan merayakan.
Kau sudah mulai memikirkan situasi dengannya untuk...
Tidak, masih belum. Tapi akan kulakukan.
Akan kulakukan.
Jika kau membutuhkan aku, kau tahu harus bagaimana.
Terima kasih.
Bagian teraneh dari semua yaitu reaksinya setelah aku memainkan itu.
Apa yang dia katakan?
"Capriccio No. 24, Ny. Gray..."
"Kau lancang berpikir bisa menjegal master sebenarnya,"
"Sang virtuoso. Kau harusnya malu."
"Kau hampir tak tahu cara memegang biola."
Setelah itu, kau akan berpikir dia akan pergi,
Tapi tidak.
Dia hanya berdiri di sana, menatapku.
Dan seperti Paganini, kau berteriak balik...
"Catherine Gray tidak gagal."
Apa kau tahu...
Paganini sangat kurus,
Ompong,
Dan ujung jarinya dipenuhi luka dari bertahun-tahun latihan.
Tak banyak yang bisa dilihat darinya.
Tapi dia sangat populer.
Khususnya dengan para wanita.
Dia bintang sebenarnya.
Itu yang mereka katakan...
Intinya, aku takkan se-ekstrem itu untuk menjadi seperti dia.
Aku terlalu menyukai tanganku.
Cherry atau aprikot?
Cherry atau aprikot?
Cherry atau aprikot?
Maaf.
Jangan khawatir.
Yang mana yang lebih kau suka?
Aku tak bisa memutuskan.
Keduanya.
Pilihan yang bagus.
Kau tahu, itu buatan sendiri.
Jam berapa kelasmu?
Jam 15:00.
Kau mau aku ikut denganmu?/ Tidak.
Kau yakin? Ya.
Aku bisa jaga diriku sendiri.
Tidak!
Hei. Kau tak apa?
Tak apa. Tak apa.
Hei...
Tak apa.
Hei, bagaimana keadaanmu?
Ya, aku baru saja datang. Ada sedikit kemacetan.
Hei, jangan khawatir soal itu, oke?
Dokter sendiri yang bilang, itu hanya stres.
Baiklah. Kau istirahatlah.
Aku akan bicara denganmu nanti. Sampai jumpa.
Tak apa. Ayo.
Oke./ Oke.
Jangan biarkan aku berjalan ke.../ Tidak.
Berhenti. Berhenti.
Kejutan!
Selamat ulang tahun...
Selamat ulang tahun...
Selamat ulang tahun, Philip tersayang...
Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun.
Tunggu, tunggu. Waktunya foto.
Oke. Merapat, merapat.
Baterainya habis.
Gunakan punyaku, itu di meja.
Baiklah. Aku segera kembali.
Jangan memotong itu tanpaku!
Siapa yang membuat kuenya?
Dia ingin tahu siapa yang membuat kuenya.
Aku. Dia hanya tidak percaya denganku.
Aku sudah bicara dengan Bapa Earnest.
Semuanya akan diberikan untuk amal.
Semuanya? Itu luar biasa.
Kau tahu,
Catherine bisa mencobanya.
Aku datang!
Apa ada yang menyebutkan namaku?
Kami hanya memujimu soal keterampilan kulinermu.
Sangat lucu, Bapa.
Kita jadi berfoto?
Pertama, sebuah kejutan.
Dari mana kau temukan itu?/ Itu rahasia.
Itu rahasia antara aku dan dia.
Apa?
Hal ini terjadi.
Hal apa?
Kau tahu...
Orang temukan barang-barang yang mereka hilangkan bertahun-tahun lalu.
Baiklah...
Apa dia memberitahumu di mana dia menemukan itu?
Di lemari gudang.
Dengar, aku ingin percaya semua ini kebetulan.
Philip...
Bisa kita periksa tanda-tandanya?
Rosario...
Menghilang dengan sendirinya,
Kemudian kau temukan itu di lantai.
Berikutnya, boneka beruang adikmu yang telah lama hilang...
Secara ajaib dan misterius kembali muncul.
Trik setan yang paling licik,
Yaitu berusaha meyakinkan orang dia tidak nyata.
Tapi satu hal yang setan tak pernah pelajari,
Yaitu menyembunyikan ekornya!
Hal buruknya adalah,
Aku rasa kau dan aku sudah melihat ekornya.
Kuberitahu padamu, tidak ada hal aneh yang terjadi...
Maafkan aku,
Tapi aku takkan biarkan masa lalu mengacaukan masa kini.
Setidaknya berdoa.
Kekuatan doa...
...adalah senjata terkuat yang kita miliki melawan seluruh kejahatan.
Apa semuanya baik?
Tentu.
Tentu?
Aku bisa tahu saat kau sedang melamun.
Philip, aku serius.
Ada apa?
Bukan apa-apa.
Kau berpikir tentang Piggy, 'kan?
Aku sudah bilang padamu, aku hanya menemukan dia.
Hanya saja...
Ibuku dan aku mencari itu ke mana-mana,
Selama bertahun-tahun, dan tak pernah menemukannya.
Itu dulu milik adikku.
Jadi...
Kau tidak senang kita menemukannya sekarang?
Ya, tentu saja.
Tentu saja.
Aku punya ide...
Baiklah.
Aku akan... Tunggu, tunggu, tunggu!
Aku akan menjadi sutradara,
Dan kau menjadi bintangnya.
Kau siap?/ Tidak.
"Catherine di Pantai." Pengambilan pertama.
Tiga, dua, satu... Mulai!
Apa ini tak apa?
Kau harus terus lanjut!
Kepalaku berputar-putar.
Kepalaku berputar-putar.
Catherine?
Catherine?
Catherine?
Catherine.
Di mana dia?/ Dia di kamar Isidore.
Jangan masuk.
Catherine?
Dengan nama Tuhan,
Lihat aku.
Philip!
Pergilah!
Jangan lukai dia!
Tolong aku!
Jika kau ingin selamatkan dia, jangan tertipu!
Tahan dia!
Tolong aku...
Et Spiritus Sancti...
In nómine Patris,
et Fílii, et Spíritus Sancti.
Dengan nama Yesus Kristus,
Tuhan dan Penyelamat kami,
Diperkuat oleh Sang Maria yang sempurna,
Ibunda Tuhan.
Diberkati Michael the Archangel,
Diberkati Rasul Petrus dan Paulus,
Dan seluruh Santo,
Kami dengan tegas menolak serangan,
Dan tipuan dari iblis.
Biarkan Tuhan Allah bangkit,
Dan biarkan musuh-musuh-Nya tercerai berai...
Dan biarkan mereka yang membenci-Nya kabur dari hadapannya.
Seperti asap yang menghilang,
Maka biarkan mereka menghilang...
Seperti lilin yang meleleh dihadapan api,
Maka biarkan kejahatan musnah...
...dengan kehadiran Tuhan.
Lihatlah salib Tuhan!
Aku mengusirmu, roh kotor,
Berikut dengan kekuatan setan dari musuh!
Aku takkan pergi ke mana-mana, pendeta keparat!
Roh kotor, pergilah!
Siapapun dirimu,
Berikut dengan seluruh rekan-rekanmu...
Yang merasuki pelayan Tuhan ini!
Gadis ini milikku! Kau tahu, Philip?
Apa kau pergi melakukan pengakuan dosa setelah mencumbu dia?
Dengan misteri Inkarnasi,
Penderitaan dan Kematian,
Kebangkitan dan Kenaikan...
Dari Tuhan Kami Yesus Kristus...
Dengan mengirim Roh Kudus...
Dan Kedatangan Tuhan Kami,
Menuju Penghakiman Terakhir,
Aku perintahkan kau...
Beritahu aku dengan tanda...
Namamu, hari...
Dan waktu kutukanmu!
Aku segalanya!
Aku kekacauan, godaan, kehancuran, kutukan!
Aku racun dari keberadaanmu yang menyedihkan!
Aku Yang Maha Kuasa!
Roh kotor!
Enyahlah!
Pergilah setan!
Tinggalkan wanita ini!
Dengan nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus!
Firman yang menciptakan manusia memerintahkanmu.
Yesus dari Nazareth memerintahkanmu...
Ayo. Berdoa, Philip.
Ucapkan seluruh doa-doa yang kau ketahui,
Khususnya doa terakhir...
Khususnya doa yang yang Ibu pelacurmu ajarkan kepadamu.
Semua orang mengenal dia di gereja.
Pria mengenalnya dengan baik.
Selagi kau membaca kartu doa berhargamu,
Ibumu sibuk dicumbu di sakristi.
Halo?
Halo?
Halo? Siapa ini?
Halo?
Apa aku mengganggumu?
Tidak.
Kau baik-baik saja? Ya?
Ya. Apa kau butuh sesuatu?
Ya. Apa kau punya garam?
Tentu. Tunggu sebentar.
Ini.
Terima kasih.
Selamat malam, dan selama menikmati makan malammu.
Selamat malam.
Sampai jumpa.
Aku tak tahu bagaimana ini terjadi.
Kelihatannya ada yang sedang bercanda.
Bapa./ Tidak, tidak, tidak...
Tolong, jangan salah paham.
Ini hanya...
Dengar, apa ada orang lain yang datang ke sini?
Tidak!
Ada.
Apa?/ Dia tidak masuk.
Dia tinggal di lantai atas.
Apa yang dia inginkan?
Dia butuh garam.
Pertama-tama...
Mari letakkan ini kembali ke tempat seharusnya.
Mari berdoa.
Bapa kami yang bertakhta di Surga...
Halo?
Halo?
Sheol dan Abaddon tak pernah puas.
Kerajaan-Mu telah tiba, Engkau akan hadir di Bumi selayaknya di Surga.
Berikan kami anugerah setiap hari. Maafkan atas kelalaian kami,
Seperti kami memaafkan mereka yang lalau kepada kami.
Jauhkan kami dari godaan, dan lindungi kami dari setan.
Bunda Maria, sang penuh rahmat, Tuhan bersama Engkau.
Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya
Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Maafkan aku.
Aku sudah mengetuk.
Tapi pintunya sudah terbuka.
Kurasa itu rusak.
Itu tidak mungkin.
Cobalah jika kau mau...
Lihat? Itu terbuka.
Jangan khawatir.
Itu mungkin hanya masalah sepele dengan kuncinya.
Tidak ada yang besar.
Ahli kunci bisa perbaiki itu.
Apa kau baik-baik saja?
Ya... Ya...
Baiklah, duduk.
Tetap seperti itu sekitar 20 menit,
Kemudian berikan itu krim.
Kau punya itu?
Ya, kurasa aku masih menyimpan itu.
Aku sebaiknya pergi.
Jika kau butuh sesuatu, panggil aku.
Atau berdoa, jika kau mau.
Namanya Sonia.
Aku sudah bertemu dia beberapa kali.
Benarkah?
Dia membuat ini. Itu keahliannya. Cobalah.
Philip...
Kau menghubungiku, kebingungan.
Kau bilang seluruh bel berbunyi.
Apa mungkin karena angin yang meniupnya?
Mungkin.
Tidak. Seluruh pintu dan jendela tertutup.
Baiklah...
Bagaimana dengan makhluk yang mengikutimu?
Tidak ada? Imajinasimu?
Dengar, apa ini kunci imajinasiku?
Kau benar-benar tak tahu kunci ini bisa membuka apa?
Aku tidak tahu.
Kau tahu, dia tak perlu membuat ini. Dia sebenarnya orang baik.
Ya, aku yakin itu.
Kau mau aku yang menyimpan ini?
Tidak, biar aku yang pegang.
Baiklah.
Tunggu, sekarang apa?
Aku benar-benar tidak tahu.
Tapi karena kau bertanya...
Demi kebaikan kalian berdua, kurasa kau sebaiknya temui Sonia lagi.
"Dia mendekatinya dan mencium aroma dari rambut hitamnya yang pekat."
"Dia cantik,"
"Dengan bibir tipis dan mata almonnya yang sempurna."
Hai, Sonia.
Hai, Philip.
Bagaimana kabarmu?/ Aku baik.
Bagaimana punggungmu?/ Sudah membaik, terima kasih.
Kau berikan itu krim?/ Ya, aku memberikannya.
Oke./ Aku hanya memeriksa kunci baru.
Jadi, masalah selesai?
Ya.
Aku tidak...
Aku baru ingin makan malam.
Apa kau ingin ikut aku makan malam?
Ya. Tentu. Kenapa tidak?
Ya?/ Oke. Tapi aku yang masak.
Oke.
Sampai nanti./ Sampai jumpa sebentar lagi.
Spageti dengan tomat.
Itu terlihat luar biasa./ Kuharap kau suka.
Dan sedikit anggur...
Aku sebaiknya.../ Ayolah.
Ini kesukaanku.
Mari bersulang.
Bersulang!/ Tidak.
Kau harus menatap mataku,
Atau tak ada seks selama tujuh tahun.
Bersulang./ Bersulang.
Ya Tuhan, ini luas biasa.
Kau suka?
Ini sangat enak.
Kau yang membuat ini?
Kurang lebih./ Apa maksudnya itu?
Itu lebih seperti penafsiran pribadi.
Minumlah anggur lagi.
Bersulang.
Musik.
Apa yang kau dengarkan?
Chopin?
Ini sangat tua.
Aku suka ini.
Berdansa bersamaku.
Tidak, aku tak bisa dansa.
Aku benar-benar tak bisa dansa.
Kumohon... Berdansa denganku.
Tidak. Kau tak ingin aku berdansa, Aku tak pandai untuk itu.
Berdansa denganku.
Dan kau...
Apa pekerjaanmu?
Aku seorang korektor.
Keren.
Kau pasti banyak membaca.
Ya.
Aku hanya membaca dan mengoreksi.
Aku juga.
Aku biasanya membaca di waktu senggang.
Aku suka tulisan klasik.
Aku suka penulis Italia.
Mungkin kau mengetahuinya.
Seperti Pirandello, Moravia, Svevo.
Kau tahu mereka?/ Ya.
Minumlah anggur lagi.
Kau butuh lebih rileks.
Kau punya sesuatu yang manis?
Kurasa aku mungkin punya sesuatu. Tapi bukan buatan rumahan.
Apa yang kau punya?
Ini dia.
Ini kue keju stroberi.
Wow.
Aku bersumpah, ini favoritku.
Sungguh?/ Ya.
Tapi dengan itu, kita butuh wiski.
Ya...
Sonia?
Sonia, jika itu kau...
Bisa kau beritahu aku?
Ya.
Itu di sana.
Kau melihatnya?
Itu di mana-mana.
Itu melihatku.
Itu datang menghampiriku.
Kau lihat?
Itu seperti malam.
Aromanya seperti tanah yang basah.
Aku kedinginan!
Itu kembali!
Siapa kau?
Dengar!
Kita adalah peninggalan,
Seperti teriakan di kesunyian.
Itu rasa takut.
Itu rasa takut!
Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak...
Apa kau baik-baik saja?
Bisa kau bicara denganku?/ Tingglkan aku sendiri.
Tinggalkan aku sendiri, kau takkan mengerti.
Philip. Philip, berhenti.
Apa maksudmu?
Apa maksudku?
Aku bicara tentang iblis yang menahanku di tempat ini...
...selama dua tahun terakhir!
Tentang betapa itu menyiksaku di sepanjang hidupku!
Barusan ada seorang wanita tua di kamarku!
Dia muncul begitu saja.
Seorang wanita tua muncul secara tiba-tiba?
Benar!
Philip, kau membuatku takut.
Aku takut! Aku...
Kau sebaiknya tenang sekarang. Oke?
Kau percaya setan?
Entahlah.
Aku tak begitu religius.
Aku tak bicara tentang agama,
Atau bahkan setan dalam artian abstrak,
Tapi iblis secara langsung.
Makhluk sungguhan yang menghantuimu setiap detik,
Setiap harinya dari hidupmu.
Itu sudah menyiksaku sejak aku masih kecil.
Kau membuatku takut.
Aku dulu juga begitu ketakutan.
Doa Ibuku satu-satunya hal yang bisa menjauhkan itu.
Itu seolah jika doa-doa Ibuku menghancurkannya...
Seolah mereka didorong menjauh.
Lalu kemudian itu membunuh adikku Isidore.
Dia saat itu baru genap 7 tahun.
Kami melewati masa-masa itu bersama.
Kami saling memberi kekuatan.
Aku tak pernah kenal Ayahku.
Jadi berkat Ibuku,
Aku memiliki masa kecil yang normal.
Seperti setiap anak lainnya.
Kami tertawa,
Kami bermain,
Dan yang terpenting, kami berdoa.
Bapa Andrew bilang jika doa kita akan melindungi kita melebihi apapun,
Dan dia benar.
Makhluk itu...
Tidak kembali untuk waktu yang lama.
Kemudian Ibuku meninggal,
Dan aku ditinggal sendirian.
Catherine yang memberiku kekuatan melalui itu.
Kami bertemu secara kebetulan beberapa bulan sebelumnya.
Dia pemain biola.
Aku menyukai Chopin,
Dan dia mengagumi Paganini.
Kurasa kami tidak sama untuk urusan musik, tapi...
Kami jatuh cinta.
Aku benar-benar percaya...
...jika aku bisa memulai hidup baru bersama dia.
Lalu kemudian...
Lalu kemudian makhluk itu...
...kembali dan membawa dia pergi,
Merasukinya.
Jiwa dan raganya.
Semua terjadi secara tiba-tiba,
Atau mungkin aku hanya dibutakan oleh cinta...
Bapa Andrew segera tahu jika dia perlu dibebaskan.
Tapi pengusiran setannya gagal.
Sejak itu, aku mengurung diri di sini.
Dia mungkin tak di sini lagi,
Tapi aku tetap yakin jika Ibuku menjagaku di rumah ini.
Apa menurutmu makhluk ini...
Sosok ini... Masih mengejarmu?
Ya, dia selalu di sini.
Jika kau tak merasa aman,
Kau bisa tidur di tempatku.
Percaya atau tidak, aku hanya merasa aman di sini.
Ikut denganku.
Ikut denganku.
Ikut denganku.
Ikut denganku.
Catherine?
Tidak! Tidak, tunggu!
Kematian tak Kehancuran takkan pernah puas.
Kau tidak nyata!
Kematian tak Kehancuran takkan pernah puas!
Tidak, tunggu!
Baiklah. Bagaimana sekarang?
Oke... Siap.
"Catherine di Pantai..."
Tiga, dua, satu... Mulai.
Apa ini tak apa?/ Bagus.
Kepalaku berputar-putar!
Senyum ke kamera.
Senyum ke kamera.
Bapa?
Bapa?
Halo?
Kau suka gambarku?
Kau suka gambarku?!
Catherine...
Selamatkan aku.
Selamatkan aku.
Tidak!
Bapa?
Apa yang kau lakukan di sini?
Apa itu pisau di tanganmu?
Ini tak seperti yang kita pikirkan.
Dia berhasil masuk.
Kita harus hentikan dia sekarang juga dan selamanya.
Itu darah siapa, Philip?
Darah apa?
Darah di pisau itu, Philip.
Tidak. Ini... Ini bukan...
Itu dari kue yang aku dan Sonia makan.
Di mana Sonia?
Aku tidak tahu.
Apa kaitannya itu dengan yang lain?
Apa kau mendengarku? Dia berhasil masuk!
Ya Tuhan.
Tidak ada setan, Philip.
Apa kau gila?
Bagaimana dengan semua yang terjadi hingga saat ini?
Dan apa tepatnya yang terjadi hingga saat ini, Philip?
Serangan-serangan...
Catherine...
Kunci ini untuk membuka apa, Philip?
Aku tidak tahu.
Di mana Sonia?
Sudah kubilang padamu, aku tidak tahu!
Saat terakhir kau tunjukkan kunci ini padaku, Philip,
Aku benar-benar mulai berpikir...
...bahwa kau mengerti apa tepatnya yang telah kau lakukan.
Aku salah.
Kau tahu pasti apa yang bisa dibuka kunci ini.
Kau pernah berikan itu kepadaku sebelumnya...
Tepat setelah kau membunuh Catherine.
Kau mencekik dia,
Dan sembunyikan mayatnya di lemari.
Kemudian kau berikan aku kuncinya.
Semoga Tuhan mengampuniku karena menutupi itu untukmu.
Kita sama-sama melihat dia tewas hari itu.
Hari itu tak pernah terjadi, Philip!
Kau sakit.
Ibumu merawatmu sejak kau masih kecil.
Aku sangat tahu itu,
Dan ketika dia meninggal...
Lalu kau mulai mengalami penglihatan-penglihatan ini lagi,
Aku menjadikan itu misiku untuk menjagamu.
Aku gagal.
Sekarang, lihatlah sendiri di mana Sonia berada.
Apa kau baik-baik saja, Philip?
Tinggalkan aku sendiri.
Kita akan cari seseorang yang bisa memberimu bantuan yang kau butuhkan.
Semua ini bukan salahmu, Philip.
Itu penyakit yang mendorongmu melakukan itu.
Kau tidak gila, Philip,
Tapi pendeta itu benar.
Diam!
Tak ada setan selain dirimu sendiri.
Terima itu!
Abaikan dia!
Bunuh dia!/ Tidak, aku tak bisa lakukan itu.
Aku tak bisa lakukan itu. Keluar!
Tenang.
Kita akan cari solusinya.
Pembohong!
Dia akan mengurungmu lagi.
Kali ini selamanya!
Bunuh dia!
Diamlah!
Philip...
Tenang.
Letakkan pisau itu.
Jangan lakukan itu, Philip!
Kau tidak lelah dengan semua ini?
Pertama Ibumu...
Dan sekarang dia!
Mereka menekanmu,
Menjejalimu dengan doa-doa dan obat-obatan,
Serta takhayul bodoh.
Kau jelas lebih dari ini!
Bebaskan dirimu sendiri!
Aku tak bisa melakukan itu. Aku tak bisa melakukan itu.
Aku tak ingin melakukan itu!
Keluar! Keluar!
Tenanglah!
Aku tak bisa pergi,
Dan kau tak bisa terus takut padaku.
Terima sifat aslimu.
Tidakkah kau menginginkan benar-benar hidup?
Philip, dengarkan aku!
Kuatkan dirimu!
Kau benar. Kau benar.
Tidak ada setan.
Tidak ada setan.
Maafkan aku, Bapa,
Tapi aku pantas yang lebih.
Aku berhak untuk bebas.
Sekarang kau benar-benar dirimu sebenarnya.
Itu kembali!
Kematian tak Kehancuran takkan pernah puas!
Nenek buyutmu berikan ini pada Ibu saat ibu masih kecil.
Sekarang, setiap kau ketakutan,
Peganglah itu, ucapkan doa,
Lalu semuanya akan menghilang.
Trik setan yang paling licik,
Yaitu berusaha meyakinkan orang dia tidak nyata.
Tapi satu hal yang setan tak pernah pelajari,
Yaitu menyembunyikan ekornya.
Michael the Archangel...
Kesatria sebenarnya. Sama sepertimu.
Satu.
Dua.
Tiga.
Aku berusaha melawan,
Tapi aku tak bisa melanjutkan tanpa bantuanmu.
Jangan takut.
Aku jahat.
Aku sudah membunuh orang.
Dia menipumu.
Kau bukan semua ini.
Dia mengetahui ini,
Dan itu sebabnya dia takut denganmu.
Siapa aku?
Tolong beritahu aku, aku mohon padamu...
Philip, kau tahu siapa dirimu sebenarnya.
Percaya dirimu sendiri.
Ibu akan selalu bersamamu.
Aku merindukanmu.
Kau milikku, Philip!
Jangan pikir kau sudah menang!
Kau terlalu lemah! Kau bukan apa-apa!
Kau tidak mendapatkan aku,
Dan kau juta takkan mendapatkan dia.
Bapa kami yang bertakhta di Surga./ Lepas!
Terpujilah nama-Mu.
Kerajaan-Mu telah Tiba.
Engkau akan hadir di Bumi selayaknya di Surga.
Berikan kami anugerah setiap hari.
Dan maafkan atas kelalaian kami,
Seperti kami memaafkan mereka yang lalai terhadap kami,
Dan jauhkan kami dari godaan,
Lalu lindungi kami setan.
Amin.
Siapapun dirimu...
Aku mengusirmu!
Sekarang dan selamanya,
Dalam nama Yesus Kristus...
Pergi!
Pergi!
Pergigone.
Philip...
Philip...
Philip....
Philip!
Philip...
Pernah terjadi perang di Surga...
Michael dan para malaikatnya bertempur melawan naga.
Nada dan para malaikatnya melawan balik,
Tapi dia tak cukup kuat,
Dan mereka kehilangan tempatnya di surga.
Naga besar itu telah diturunkan,
Ular purba itu...
Yang disebut Iblis dan Setan,
Sang penipu seluruh dunia.
Dia telah diturunkan ke Bumi,
Dan para malaikatnya diturunkan bersamanya.
Aku tunggu kau di bawah?
Oke.
Hei.
Aku mencintaimu./ Aku juga mencintaimu.
Jangan lama-lama.
Aku benar-benar minta maaf.
Tak apa. Jangan khawatir soal itu.
Kau baru pindah ke sini?
Ya. Aku pindah ke apartemen di lantai atas.
Aku Sonia.
Philip.
Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya
Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.