All language subtitles for theblueelephant2

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Film Arabic (Mesir) El Feel El Azra' 2 - The Blue Elephant 2 (2019) Sutradara: Marwan Hamed

Diterjemahkan oleh: kawulo Dari subtitle: SABEE ISLAM Mohon maaf bila banyak kesalahan penerjemahan Selamat Menyaksikan

Wanita itu benar-benar sinting.

Kabarnya kau tak sadar membunuh putri dan suamimu.

Sesuatu terjadi di bangsal.

Farida!

Farida!

Farida!

Ceritakan pada Dr. Akram.

Terahir kali, aku melihat korban berbicara dengan Farida.

Lalu aku tertidur.

Sepertinya aku pingsan, aku terbangun di sudut sana.

Mereka mengatakan hal yang sama.

Amnesia Kolektif. Terakhir melihat korban berbicara dengan Farida.

Mereka terbangun ketika lampu menyala.

Dimana Farida?

Di isolasi. Detektif mencoba berbicara dengannya tetapi dia menolak.

Buka pintunya.

Farida.

Farida.

Apa yang terjadi di bangsal, Farida?

Yehia Rashed.

Aku hanya akan bicara pada Dr. Yehia Rashed.

Siapa Dr. Yehia Rashed?

Halo!

Selamat pagi Dr. Yehia.

Selamat pagi.

Aku Dr. Akram Riyad. Manajer departemen "8 Barat" saat ini.

Halo.

Sekarang dokter di mana?

Aku sekarang di balkon.

Bisakah datang ke rumah sakit?

Ada kasus yang memintamu.

Aku berhenti dari rumah sakit 5 tahun lalu.

Tidak, ini serius.

Kasusku menyebut namamu.

Menyebut namaku?

Siapa?

Ku tunggu. Tolong jangan terlambat.

-Selamat pagi. -Selamat pagi.

Yehia!

Kau tak ingin cerita tentangmu?

Itu akan membuatmu kesal.

Halo!

Halo, halo!

Bagaimana kabarmu Tn. Zizo?

Bisakah singkirkan anjing itu, Hania? Rumah ini bau sekali.

- Tidak, lebih baik menyingkirkanmu. - Begitukah?

Bukankah kita akan ke taman hiburan?

Tidak, ini hari Jumat, Tuan Zizo.

Mengapa baumu aneh?

Bau ku aneh? Terima kasih kawan.

Selamat pagi

Maaf, kau menelponku berkali-kali. Aku sibuk di resepsi.

Maaf.

Temanku Ibrahim merasa mual dan kami membawanya ke rumah sakit.

Ibrahim, aku pernah kenalkan, bukan?

Ada makanan?

Kau mabuk.

- Minuman gratis. - Yehia, jangan minum.

Kau belum gunakan insulin 2 hari.

Aku bosan disuntik, bosan sakit.

Bosan disuntik, bosan sakit, anak-anak, rumah!

Bosan denganku juga.

Dengar, kenapa kita tak tunda saja pertengkaran selama 6 bulan? atau selamanya?

Kenapa kita tak bepergian? Ulang tahunku sebentar lagi.

Aku ingin melihat laut. Mari kita pergi tanpa anak-anak.

Ayo ke Hurghada. Semua temanku ke sana.

Jangan nimbrung. Lekas berpakaian, nanti terlambat sekolah!

Lubna, sabarlah, dia beranjak dewasa.

Akan kulakukan apa pun keinginanmu, setelah urusanku selesai.

Aku mau ke rumah sakit Abbaseya hari ini, direktur membutuhkanku tentang suatu kasus.

Mungkin mempekerjakan aku lagi?

Ke mana?

Kita sepakat, kau tak akan kembali ke penjara itu.

Itu bukan penjara. Tapi rumah sakit.

Yehia Rashed. Aku ada janji dengan Dr. Akram.

ID mu.

Yehia Rashid, janji dengan Dr. Akram.

Dia menunggumu.

Buka pintunya.

Dr. Yehia Rashid.

Dr. Yehia Rashid.

Masuk.

Halo.

Silakan duduk.

Ane minta maaf, meminta Ente kemari tanpa pemberitahuan.

Kau minum kopi tanpa gula?

Benar, dan tolong air putih.

"Dia menyapa dengan dingin."

"Dia suka kerapian."

"Dia tak melepas kacamata, menyembunyikan matanya yang bengkak. Dia mabuk."

Kopi dan air.

Kau di rumah sakit mana sekarang?

Bekerja sebagai manajer PR di perusahaan real estat.

Wah!

Perumahan? Banting setir.

Baiklah, aku tak akan membuang waktumu.

"Setengah senyum."

"Dia menahan penghinaan, karena membutuhkanku."

Ada pembunuhan di bangsal.

Tak ada pasien yang ingat kejadiannya, amnesia kolektif.

Kecuali satu, yang diduga menggigit telinga korban.

Ketika kami berbicara dengannya, dia ingin melihatmu.

Farida Ebeid.

Tak kenal. Tetapi aku mendengar kasusnya di media sosial.

"Dia tak menatapku."

"Sulit mengamati ahli bahasa tubuh."

Farida Ebeid, membantai putrinya dan suaminya, mengunci diri di kamar.

Dan menelan kuncinya.

Dia mengaku lupa apa yang terjadi.

Kemungkinan dia mencoba mengira orang lain melakukan kejahatan.

Mungkin syok, otaknya tak terkendali.

Berhenti "merekam" dan merusak keberadaannya.

Aku senang kau masih ingat analisa psikiatri. Ayo.

Aku meraih dokter di Inggris dan bekerja di rumah sakit Bradmoor.

Kemudian diminta menjadi manajer bangsal wanita "8 Barat", jadi aku kembali.

Buka, Walaa.

Yang pertama ku lakukan menata ulang ruang isolasi.

Merancangnya persis seperti yang ku lihat di Inggris.

Ah, tentang ruang isolasi.

Saat kasus terakhirmu, sebelum berhenti, Sherif El-kurdi.

Apa yang terjadi?

Tidak ada.

Dr. Sameh datang pada saat yang salah.

Pasien kumat, membunuhnya.

Dan angka-angka di dinding? Apakah itu mantra?

Bukan, dokter.

Aku pura-pura mengusir setan bernama Nael dari tubuhnya.

Membujuknya.

Dan dia sadar.

Hebat, Dokter.

Tapi mari kita tangani Farida dengan cara biasa.

Tentu.

Ayo, Dokter.

Farida.

Dr. Yehia Rashid.

Ceritakan padanya kejadian di bangsal.

Kita seharusnya bertemu dahulu.

Maaf, aku tak mengerti.

Apa kau mengenalku?

Lubna.

Istrimu.

Dia temanku.

Bertahun-tahun.

Tapi tak lagi.

Farida, ada yang bisa ku bantu?

Bisa ceritakan tentang pembunuhan itu?

Awalnya.

Aku membeli cermin untuk villa dengan ibuku.

Aku menderita insomnia akut.

Parah!

Lalu aku tertidur.

Tertidur.

Aku terbangun di ruangan terkunci.

Tanganku bersimbah darah.

Darah! Seluruh kakiku.

Aku membuka pintu.

Mengikuti jejak kakiku.

Ku lihat jejak darah ke...

Kamar Laila.

Dia..

Terbunuh di tempat tidurnya.

Bukan aku!

Aku tak membunuhnya.

Aku tak membunuhnya.

Aku tak membunuhnya. Aku tak membunuhnya.

Aku bahkan tak sanggup menciumnya.

Tak sanggup memeluknya, menyimpan sesuatu darinya, mencium tubuhnya.

Aku tak sanggup...

Farida...

Apa yang kau lakukan ini, kami sering melihatnya.

Sekarang kau membunuh teman selmu, kau sangat dekat dengan hukuman mati.

Apa kau pernah tanya ibumu, Dokter, kenapa wajahmu tak mirip ayahmu?

Mungkin pamanmu.

Sebentar, Dokter.

Sepertinya kalian saling kenal.

Aku tak kenal, mungkin dia teman istriku.

Dia juga berbicara tentang keluargamu.

Jadi, nama istrimu Lubna.

Iya.

Nanti aku tanyakan saat pulang.

Aku akan meninggalkanmu sendirian dengannya dan menonton dari ruang pengawasan.

Bisakah melepaskannya?

Apakah kau masih mencintainya seperti dulu?

Mengapa meminta bertemu aku?

Aku mendengar tentang kasus Sherif El-kurdi.

Saudara Lubna.

Aku bilang hanya kau yang bisa membantuku.

Lubna selalu berbicara tentangmu, kau adalah cinta dalam hidupnya.

Seperti Nermine.

Istri pertamamu.

Dia sering mengatakannya juga.

Bagaimana kau tahu Nermine?

"Jangan minum di depan putrimu, Yehia." Dia mengatakannya tepat sebelum kecelakaan.

Seratus enam puluh!

Kau menyetir dengan kecepatan 160 km per jam! Kenapa?

Kau menghukum mereka karena dosamu, bukan mereka.

Karena kau kehilangan Lubna. Apa salah mereka?

Apakah kau ingat...

Wajah putrimu di cermin?

Atau mobil yang tak tahan kegilaanmu.

Tujuh kali! Itu berguling tujuh kali!

Kau jatuh di atas aspal.

Mereka naik.

Yang aneh adalah: kau lupa.

Kau lupa Yehia.

Angka tak akan membantumu.

Meski berakhir dengan 66.

"66."

Lubna akan membunuhmu, Yehia.

Kalian semua.

Dia akan membunuh putramu. Lalu putrinya.

Kemudian kau. Lalu dia akan bunuh diri.

Jangan tertidur, Yehia!

Jika kau menutup mata sejenak, kau akan menyesal selamanya.

Tiga malam, Yehia.

Tiga malam.

Sebelum malam keempat..

Semuanya akan berakhir.

Yehia...kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja? Berdiri. Yasser. Berdiri.

Apakah kau memiliki tekanan darah tinggi, atau diabetes?

Pernah cek?

Tidak.

Farida berbicara tentang anak-anakmu.

Tak ingat.

Maaf, Dokter, aku tak ada penjelasan untuk ini.

Dia tak terlihat baik-baik saja.

Aku tak bisa mempercayai pecandu atau peminum.

"Kejahatan mengerikan: Perempuan kelas atas membunuh suami dan putrinya."

Farida Ebeid.

Aku sungguh tak mengerti.

Kasusnya viral di media sosial.

Tapi ini aneh.

Kau tak pernah mengatakan kepadaku memiliki teman bernama Farida Ebeid.

Aku tak punya waktu bermedia sosial.

Aku repot dengan pekerjaan, kantor dan keluarga.

Aku mengenalnya sebelum kita menikah.

Kami rekan kerja di bank.

Aku hanya ingat bahwa dia sombong.

Dia tak menyukai siapa pun, suka menghabiskan waktu di depan cermin.

Oh, dan dia cemburu padaku.

Lalu kami bertengkar, aku tak ingat mengapa.

Aku tahu mengapa dia ingin bertemu denganmu.

Karena dia tahu itu akan membuatku kesal.

- Kenapa? - Dia tak mudah.

Kau pasti mengerti maksudku.

Yehia, sepakat tak akan mengungkit hal ini.

Janji?

Seperti janjimu akan berhenti minum alkohol.

- Mulai! - Kata ini membuatku kesal.

Baik.

Abaikan ponselmu saat kita berbicara.

Oh, pasti kau mau bilang lelah, kesal, muak dengan segalanya.

Ma, aku mau tidur.

- Hania, tidurlah. - Belum ngantuk. Masih sore.

Jangan sampai aku memaksamu ke tempat tidur.

Aku mau mendongeng. Ayo. Ayo!

"MALAM PERTAMA."

Dahulu kala..

ada seorang anak laki-laki nakal bernama Ziyad. Kau tahu dia?

- Iya. - Siapa?

- Aku. - Kau mengerti.

Dia punya saudari bernama Hania..

Setiap kali dia ingin bermain dengannya, dia akan berkata: Tidak, Tidak.

Ayah dan ibunya sangat mencintainya.

Tapi dia punya masalah..

Letakan iPad, dengarkan ceritanya, kau selalu terpaku di iPad.

Setiap hari dia membangunkan Ziyad untuk sekolah.

"Aku tak mau ke sekolah, aku lelah, aku sakit!"

Dia pergi ke sekolah dengan enggan.

Dia sangat pintar.

- Ada apa, sayang? - Ada seseorang di bawah tempat tidur.

Tak ada siapa pun di bawah tempat tidur.

Tidak, ada seseorang.

Jika aku menemukannya, akan ku beri pelajaran.

Ayah, ada seseorang di tempat tidur.

Jangan tertidur, Yehia.

Aku tak ingin melalui mimpi buruk ini lagi.

Jadi kau berubah pikiran.

Menolak kasus ini sangat menggangguku.

Dan real estat bukan tempatku. Ku pikir akan memulai kembali karirku.

Atau karena Farida kenal istrimu?

Mereka berpisah setelah pertengkaran.

Dr. Yehia.

Kau tahu apa yang orang katakan tentangmu dalam pertemuan Dewan Pembina?

Bahwa kau penipu dan pecandu.

Tapi aku menyelesaikan kasus Sherif El-kurdi, yang membingungkan seluruh rumah sakit.

Mari kita selesaikan ini tanpa kerumitan.

Tak ada yang akan dilakukan tanpa izinku.

Tentu.

- Yakin itu keputusan yang tepat? - Aku tak punya pilihan lain.

Farida tak mau berbicara dengan siapa pun.

Bagaimana kabarmu Farida?

Lubna titip salam.

Dia ingin melihatmu.

Kau terlihat belum tidur.

Aku bermimpi buruk.

Bisakah aku memberitahumu sesuatu?

Untuk membedakan antara kenyataan dan mimpi?

Cari jam.

Dalam mimpi tak ada jam.

Tahukah kau Yehia, bahwa ikan tahu kapan manusia berbohong?

Karena mereka butuh perawatan.

Cinta.

Mereka tak mengeluh.

Mereka mati tanpa disadari.

Tak seperti anjing.

"Farida, ceritakan padaku tentang pembunuhan di bangsal."

Siapa? Ah!

Otaknya rusak, kan? Masalah waktu dan dia akan mati.

Jadi kau membunuhnya.

Jika kau tak mengatakan yang sebenarnya, aku tak bisa menemuimu lagi.

Kau belum menyadari dirimu kutukan untuk semua orang yang mencintaimu.

Bau mu.

Seperti bau ayahku.

Ibuku juga sering berkata, dia adalah cinta sejatinya.

KEHILANGAN PERCAYA DIRI AYAH-NYA

Dia berselingkuh dengan banyak wanita.

Dan suamimu? Apakah dia selingkuh?

Tidak. Dia tak melakukannya.

GEJALA KEPRIBADIAN NARSISTIK.

Mungkin tak punya kesempatan.

Anehnya..

bahwa pria yang berselingkuh, memiliki daya tarik tersendiri.

Seperti kau.

Tapi aku tak selingkuhi Lubna.

Kau belum selingkuh.

Belum. Bentuk pra.

Artinya kau belum menemukan orang yang akan mengubahmu.

Bagaimana kau bisa begitu yakin?

Meskipun wanita di rumahmu bukan Lubna.

Bagaimana bisa?!

Jika kau membantuku keluar dari sini..

aku mungkin bisa menghentikannya.

Aku bisa membantumu.

Kau tak mengenal Lubna sebaik aku.

Farida.

Kau tak bisa keluar dari sini jika tak memberiku jawaban.

Waspadalah tanda-tandanya, Yehia. Waktu terus berlalu.

Waspadalah pada singa.

Dr Heba, apa penyakit korbannya?

Suatu kebetulan yang aneh, tumor otak yang merusak arteri.

Tetapi perawat mengatakan dia meneriaki nama Farida.

Kau tak apa-apa? Minum air.

PERUSAHAAN SINGA EMAS

"Waspadalah ada singa."

Tuhan memberimu kehidupan baru.

Semoga cepat sembuh.

AL KHANKAH, RUMAH SAKIT PSIKIATRIK

Aku Dr Yehia Rashid, Deputi Manajer.

Halo dokter.

Administrasi mengatakan kau kekurangan staf shift malam.

Bagaimana? Kami mengaturnya dengan baik, tak ada yang kurang.

Aku ingin menemui pasien, ada kasus yang perlu aku periksa.

Apa kabar, Sherif?

Hai Yehia!

Mengapa tak menjengukku selama ini?

Aku rindu, bagaimana kabarmu?

Aku juga rindu.

Dari mana saja, Yehia, dan bagaimana Lubna?

- Alhamdulillah. - Kenapa tak bertanya tentangku?

Maaf, kau benar.

Kau tahu, hidup itu sulit.

Aku dengar kau akan segera keluar.

Aku tak akan pernah keluar dari sini, Yehia.

Bagaimana bisa? Kau gila?

Ini adalah cobaan berat dari Tuhan.

Cobaan berat. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Alhamdulillah.

Kita menebus dosa-dosa kita di bumi untuk ke Surga dengan jiwa yang bersih.

Tapi mengapa kau mengatakan tak mungkin keluar dari sini?

Apa sesuatu terjadi?

Sebentar, aku mau menunaikan sholat maghrib.

Aku merindukanmu, Yehia.

Aku sangat merindukanmu.

Jangan tertidur.

- Kenapa bilang begitu, Sherif? - Apa?

"Jangan tertidur."

Aku sudah terjaga selama 20 hari.

Dia tak terbakar. Dia tidak.

Dia mendatangiku ketika aku tidur.

Ketika aku terjaga.

Bila dia meninggalkanku sendirian, aku merasa baik.

Lalu dia kembali tiba-tiba.

Dia masuk ke diriku...

Dia tak pernah berhenti berbicara tentangmu.

Dan suaranya sangat keras!

Sherif, siapa yang kau bicarakan?

Dia.

Itu dia, Yehia. Dia tak terbakar.

Tapi jangan khawatir.

Aku akhirnya menemukan cara.

Alhamdulillah, akhirnya aku temukan cara menghentikannya.

Aku tulis...

Aku tulis semuanya.

Aku menulis semuanya, "AJAR HANSUMEP ATHAT"

Hanya kurang satu kata.

Satu kata.

Kata apa?

Tak jelas melihatnya.

Tapi kau cerdas. Pintar menerka.

Kau pasti menemukannya. Harus!

Kau harus menyelesaikannya, untuk memahaminya.

- Hanya kurang satu kata. - Sherif!

Hanya satu kata.

Sherif!

Dokter! Tolong!

Bagaimana keadaannya, Dokter?

Dia menggigit putus lidahnya. Namun pendarahan berhenti.

Apakah dia mengalami epilepsi?

Tidak. Dia sedang berbicara.

Dengan kondisinya ini, dia tak akan pernah bisa bicara lagi.

"Jangan tertidur, Yehia."

"Tiga malam."

"AJAR HANSUMEP ATHAT.."

"Waspadai tanda-tandanya, Yehia."

- Hei! - Apa kabar, dok?

Kemana saja kau?

- Kacau. - Mau ku beri semangat medis?

- Minum apa? - Wedang jahe, empon-empon.

Stimulan? kau akan menyia-nyiakan harimu.

Apakah minuman anak ini cukup untukmu?

atau mau kuberi yang dewasa dari Escobar?

Apa itu dok? Kau mencari balon?

Lupa belalainya, maaf.

"Gajah Biru?"

Oh oke.

- Ikuti aku. - Baik.

Tunggu sebentar. Ada kamera di toilet.

Bersenang-senanglah di garasi.

Aku tak berniat buruk.

Hei?

- Menurutmu siapa aku? - Polisi.

Aku seperti polisi?

Tak ada yang meminta "Gajah Biru".

1000 Pound.

Aku mau tiga.

Satunya 1000.

Ya, melonjak.

Tapi uangku tak cukup.

Aku terkesan.

Maksimal satu per hari.

Ada dosis ganda DMT, tubuhmu tak kuat lebih.

Aku tak suka bertemu tiba-tiba. Ada nomorku di tagihan.

Lain kali SMS.

Siapa yang membuat tato di punggungmu?

- Seorang ahli bernama... - Deega?

Deega.

Dimana dia sekarang?

12, TALAAT HARB ST. WISMA LOTUS.

"AJAR HANSUMEP ATHAT.."

Kau terlihat keren saat tidur, Dok.

"AJAR HANSUMEP ATHAT.."

Sayang.

Yehia, bukankah Bugsy bersamamu?

Sini.

Ada beberapa kutu di tubuhnya, jadi aku membawanya ke dokter hewan.

Kenapa tanganmu?

Terjatuh.

Kenapa kau tidur disini?

Ibu membangunkan kami untuk mandi.

Jam segini?

Lubna.

Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan?

Lubna.

Aku tak ingin teman sekolahnya memanggilnya banci.

Tak ada yang akan mengejeknya.

Bisakah berikan guntingnya?

Gunting.

MALAM KEDUA.

Dahulu kala..

Ada seorang ibu yang sangat mencintai putranya.

Namanya Lubna, Putranya bernama Ziyad.

Dia menginginkannya menjadi paling tampan di dunia.

Tampan, berpakaian bagus.

Terawat dengan baik.

Dia biasa memotong rambutnya kapan saja.

Karena dia mencintainya, dia khawatir.

Meskipun sudah beranjak besar dia tetap khawatir.

Ahirnya dia mengerti, ibunya mencintainya lebih dari siapa pun.

Kau lapar, kan?

Kau sedang apa?

Memotong rambut yang menjulur ke alismu. Sekarang terlihat rapi.

Apa yang terjadi di kamar mandi dengan Ziyad?

Teman sekolahnya mengolok-oloknya.

- Kau mau kemana? - Sarapan dengan seorang teman.

Tadi tak sarapan, takut anak-anak ketinggalan bus sekolah.

Dandan seperti itu?

Kau cemburu? Aku tak ingat terakhir kali kau begitu.

Lubna, kau memiliki gejala gangguan kepribadian.

Perubahan suasana hati yang sering.

Perlakukan aku seperti orang gila, kau sudah kembali di rumah sakit jiwa.

Kau suka Farida, kan?

Tahukah kau, wanita bisa merasakan ketika seorang pria tak bahagia dengan istrinya.

Dia pasti memperhatikanmu tak memakai cincin pernikahan.

Aku tak pakai karena mengganggu jariku.

Kau ingat kapan terakhir kali kau menyentuhku?

Terakhir kali kau inginkan?

Kau bosan, Yehia dan mulai minum lagi.

Dan mabok itu tak menyenangkan tanpa neko-neko.

Atau kau akan membunuh kita semua dalam kecelakaan seperti keluarga pertamamu.

Hancurkan saja, mabuklah.

Bunuh aku seperti membunuhnya.

Kau bilang dia gila, tapi sebenarnya kau yang menyeretnya ke dalam depresi.

Kau tak pernah puas, Yehia.

Bahkan cinta lamamu tak memuaskanmu.

Kau muak dengan hidupmu, rumahmu.

Bahkan kematian tak bisa mengubahmu.

- Assalamu 'alaikum. - Ya pak.

- Apakah villa ini dijual? - Tidak, pemiliknya belum menjualnya.

Belum?

Dan anjingnya?

Kau siapa? Mansour!

Tenang, Nyonya, singkirkan pisau itu.

Siapa yang membiarkannya masuk? Katakan!

Aku tak tahu, Nyonya, dia pasti masuk saat aku mengganti tangki bensin.

Silahkan.

Aku Dr. Yehia Rashed, dari rumah sakit Abbaseya.

Tunggu di lantai bawah.

Putriku Farida tak membunuh, Dokter.

Nyonya Naglaa, aku kemari untuk membantu Farida.

Lubna El-Kurdi, Apa yang kau ketahui tentang dia?

Dia membencinya, karena Farida gadis terbaik di kelompok mereka.

Mencaci salah satu rekan di bank dan menikahinya.

Setelah melukai Farida, lalu mengatainya sombong dan gila.

Dia mencurinya?

Aku mengangkat Farida seperti seorang putri.

Mereka iri padanya. Membuatnya gila.

Dia berhari-hari mengunci diri di kamar.

Tuhan akan membantumu, Nyonya Naglaa Aku tak akan mengganggumu ini lagi.

Aku hanya ingin kau memberitahu penjaga untuk membiarkan aku masuk jika datang.

Mungkin, aku akan menemukan petunjuk untuk kasus ini.

Permios.

Sudah kubilang, kau akan berubah pikiran.

Sangat menyenangkan yang terjadi kemarin antara kita.

Aku berharap kita bisa menyelesaikannya.

Bagaimana Lubna?

Kau lah yang seharusnya mengatakannya.

Kau suka menari, Yehia?

Bahasa tubuhmu mengatakan demikian.

Matamu melebar.

Ludahmu mengalir.

Kau lapar.

Bukan?

Dan kemudian, aku lebih baik daripada Lubna.

Semua wanita lebih baik daripada Lubna, mengerti kan?

Aku janji.

Ketika aku keluar dari sini, Aku akan menjagamu dengan baik.

Setelah kejadian itu, kau mengunci diri di kamar.

Mengapa?

Ibu banyak omong.

Terus?

Aku perlu waktu sendirian.

Untuk melakukan pedikur, manikur, gitu?

Aku bosan, Yehia. Sangat.

Aku ke rumahmu.

Melihat fotomu dan bertemu ibumu.

Tak mungkin kau yang melakukannya.

Aku tak membunuhnya.

Aku tak membunuh mereka.

Aku ingin berbicara dengan Fraida.

Aku ingin berbicara dengan Fraida.

Tentu.

Aku akan meninggalkan kalian berdua.

Farida!

Keluar. Keluar!

Apa yang telah kau lakukan? Beraninya memasuki kaca?

Aku harus mendekatinya.

Dia bertarung melawan sesuatu di dalam dirinya, aku baru mengetahuinya.

Apa kau bilang? Kau ini!

Kau pakai narkoba apa?

Aku tak melakukannya.

Aku tak melakukannya.

Di sesi pertama, dia mengatakan "Waspadalah terhadap singa".

Pada hari yang sama aku tertabrak truk bergambar singa.

Hari ini dia berkata putraku, Hania dan aku akan mati, dan Lubna bunuh diri.

Dan kau percaya seperti yang kau lakukan pada Sherif El-Kurdi.

Sherif menggigit lidahnya, Dia akan mengatakan sesuatu.

Dr Akram, jika kau memeriksa arsip, kau akan menemukan banyak kasus yang tak terselesaikan.

Farida meramalkan kejadian.

Dia bukan pasien biasa.

Kau butuh dokter, Dokter.

Ada apa, Lubna?

Ada apa?

Di mana Ziyad? Di mana Ziyad?

"Apakah kau pernah tanya ibumu, dokter? kenapa kau tak mirip ayahmu?"

Atau pamanmu.

"Jika kau memeriksa arsip, kau akan temukan banyak kasus tak terpecahkan."

Aku tak ingat apa-apa.

Aku sungguh tak memperhatikan dia ke kamar mandi sendirian.

Google mengatakan siapa yang tenggelam, mengalami sesuatu yang disebut terlambat tenggelam.

Dia sadar kemudian lemas, lalu mati.

Sayang, besok Ziyad akan baik-baik saja.

Sapa ayahmu. Ayo sayang.

Turut prihatin untuk Ziyad, Semoga cepat sembuh.

Aku mau ajak Hania bermalam denganku, karena situasinya sulit.

Ayo sayang.

Aku tak ingin meninggalkan Ziyad.

Ibu tak suka jika aku pulang bersamanya.

Hania, kau sudah besar dan ini ayahmu.

Dan kami harus segera pergi, untuk mengambil pakaian Ziyad.

Pergi dengan ayahmu hanya untuk malam ini dan kembali besok.

"Ibu tak senang jika pergi bersamanya." Apakah dia berbicara seperti ini pada Hania?

Lupakan. Kau tahu Lubna sangat peduli pada Hania.

Betulkah? Dia biasanya meninggalkannya sepanjang hari.

Dia hampir membunuhnya ketika mencoba bunuh diri.

Bukankah dia memberitahumu?

Maafkan aku, dia menaruh 20 pil tidur dalam susu Hania.

Maaf, Khaled, apakah kau berselingkuh dengan Farida Ebeid, sebelum Lubna?

Mereka memperebutkan aku.

Tetapi seandainya bisa kembali saat itu, aku akan memilih Farida.

Dia lebih mudah daripada Lubna.

Permisi. Ayo sayang.

Kenapa kau tak memberitahuku menaruh 20 pil tidur dalam susu Hania?

Aku gila.

Ketika sadar, aku tak mengingat apa pun.

Dan kau tak ingat perseteruanmu dengan Farida atas Khaled?

Saat kita putus dan membuatku patah hati.

Lupakan.

Pikiran bunuh diri adalah gejala depresi.

Tapi hampir membunuh putrimu jauh lebih serius.

Gangguan kepribadian membuatmu lupa.

"Karima Zakariya Sulayman 1932."

"Gangguan kepribadian. Dia berbicara dalam bahasa yang aneh."

"Membunuh putrinya."

"Zaynab Gharib 1945, membunuh anaknya dan bebas setelah perawatan."

"Badreya Nosseir 1996, seorang paranoid yang membunuh putrinya."

"Dia membunuh istrinya, dan mengaku kerasukan."

"Sherif El-Kurdi, membunuh istrinya, dan mengaku kerasukan."

"Yehia benar."

MALAM KETIGA

Yang Mulia Raja.

Yang Mulia Ratu.

Putra Mahkota.

Aku persembahkan cermin Raja Merah. Rajanya Raja Setan.

Aku mewakili dinasti makhluk ghaib.

Sejak Sulaiman Yang Bijak menerimanya.

Dia membuat bingkai itu.

Dan menunjuk penjaga gaib yang melihat dari seribu penjuru.

Tahun-tahun berlalu hingga kini.

Para Raja Gipsi.

Aku hadirkan..

Istriku.

Lolya.

Peramal gipsi.

Jangan takut..

Tetapi waspada.

Karena cerminku bukan mencerminkan kenyataan.

Tapi mencerminkan makna aslinya.

Kau akan panjang umur.

Kau akan memiliki 9 cucu.

Tujuh di antaranya akan jadi orang penting.

Kebahagiaan Haqiqi.

Kehidupan yang dihabiskan di tanah Utara yang hijau.

Kau dilahirkan beruntung.

Kau telah hidup bahagia.

Tapi itu tak akan bertahan lama.

Kerajaanmu akan berakhir.

Dan kau akan mati. Sendirian.

Dalam waktu dekat, kau akan memiliki kerajaan-kerajaan di Timur dan Barat.

Putramu, berumur panjang dan akan menjadi Rajanya Para Raja.

Aku akan membangunkanmu sebuah patung dengan tanganku.

Agar kau tak melupakan Lolya.

Aku merindukanmu!

Mana Dr. Yehia?

Restoril, serum kejujuran.

Aku ingin kau melakukannya. Dan mengijinkanmu bertemu Yehia.

Kenal wanita ini?

Ini?

Dan ini?

Mereka mengatakan hal yang sama: mengaku membunuh karena "kesurupan".

Yang terakhir adalah Sherif El-Kurdi.

Siapa mereka?

Aku tak kenal.

Ngomong-omong..

Sudah tanya ibumu mengapa kau tak mirip ayahmu, atau belum?

Pengakuanmu akan dicatat.

"Sesorang yang sepenuhnya sadar membunuh anaknya sendiri."

Akan di kecualikan.

Jika seseorang di dalammu ingin bicara biarkan dia keluar, ayo.

Sayangnya dia pergi, semenit yang lalu.

"Nomor yang Anda panggil remuk."

- Buat segera laporan Farida. - Ya pak.

Yehia, teorimu benar.

Kita harus bertemu. Ku tunggu di rumah sakit.

- Biarkan Yehia membaca ini. - Baik.

Aku akan menunggunya.

Ini ketiga kalinya aku bawakan makananmu dan tak tersentuh.

Terserah! Mau berhenti makan?

Dia baru saja tertidur. Mau ku bawakan makanan?

Apa yang terjadi?

Farida menghilang.

Mati listrik.

Ketika kembali menyala..

Kami tak menemukannya.

Tapi kami menemukan...

Dia mengatakan ingin menemuiku. Untuk apa?

Sebelum meninggal.

Dia menitipkan berkas kasus.

Aku mengumpulkan arsip para dokter yang menangani kasus serupa.

Itu membuatku takut.

Mereka semua. Tanpa terkecuali.

Adalah korban insiden.

Insiden mengerikan.

Tak ada yang selamat.

Seluruh keluarga mereka tewas.

Awalnya, aku tak percaya kau.

Tetapi setelah apa yang terjadi...

Nona Deega, tolong.

Kau masih menggambar tato itu?

Istirahat sebentar.

Aku akan terus menggambarnya.

Karena kau.

Karena waktu itu kau memaksaku memberitahu rahasianya.

Tapi aku membakarnya 5 tahun yang lalu.

Tak ada api yang bisa dibakar, dokter.

Kita bisa mengusirnya, tapi tak bisa membunuhnya.

Dia bukan setan biasa.

Yang kau temui 5 tahun lalu bukan arwah gentayangan.

Yang merasuki Sherif. Tak ada yang tahu cara mengusirnya.

Dan tak ada yang selamat darinya.

Dia tak punya hukum.

Dia bisa datang dalam bentuk apa pun, bahkan dari yang terdekat dan tersayang.

Sayangnya kau mengetahuinya ketika sudah terlambat.

Itu salahmu.

Kau penyebabnya.

Aku hanya perantara, dengan atau tanpa aku, dia akan mencapai apa pun yang dia mau.

Kau pikir, dia butuh tato untuk muncul?

Tato ini hanya pertanda bagimu.

Untuk memberitahumu kau adalah budaknya.

"AJAR HANSUMEP ATHAT.."

Itu punya arti?

Atau tidak.

- Kenapa kau muncul... - Dalam visimu?

Tidakkah kau bertanya mengapa membiarkan Lubna lepas dari genggamanmu?

Endingnya akan luar biasa.

Tapi menyakitkan.

Dr. Yehia, kami meneleponmu berkali-kali, tapi tak terjangkau.

- Kenapa Ziyad, suster? - Tidak, dia baik-baik saja. Tapi..

Hania jatuh sakit.

Dokter mengatakan koma karena syok.

Kami memberinya transfusi. Dia kehilangan banyak darah.

Penghilang rasa sakit akan membuatnya tenang, tapi dia butuh psikiater.

Aku psikiater.

Bunuh diri hal yang serius. Kenapa bisa membiarkannya sejauh ini?

Dia akan sadar dalam beberapa jam.

Aku tak tahu harus berkata apa. Istirahatlah.

"Aku yakin kegilaan lamaku akan kambuh."

"Aku akan menjadi penyebab kehilangan kalian semua."

"Aku akan melakukan hal yang benar, Yehia."

"Mungkin setelah itu, kau akan bisa menjalani kehidupan yang kau harapkan."

Kau adalah kehidupan yang ku harapkan.

Kau berjanji untuk menahan kegilaanku.

Jangan tinggalkan aku.

Aku tak ingin sendirian.

Lubna!

Kau menggunakan uangku untuk kecantikanmu untuk pria lain.

Kau bersumpah kepadaku bahwa hanya aku pria yang kau setiai.

Menyembunyikan kebohonganmu?

Kau tak pernah mencintaiku.

Putriku..

Putrimu akan menjadi dewasa, menunjukkan kebenaran tentang ibunya.

Peramal gipsi.

Yang menjadi pelacur para gipsi!

Putriku..!

Putriku..!

Ampun!

Ampun!

Kau akan mati setiap saat.

Kematian yang pelan.

Aku akan tinggal bersama perempuan tercantik setelahmu.

Kau membebaskanku dari ilusi cintamu. Selama-lamanya!

Apakah kau penjaga cermin?

Kau akan mati.

Tapi aku bisa membantumu.

Aku tak punya apa apa.

Tidak, kau punya.

Membawa jiwamu kembali ke kehidupan.

Bunuh putrimu.

Kau akan hidup selamanya sebagai balasan pengorbananmu.

Dalam tubuh yang kekal.

Darahmu akan abadi.

Aku akan menjadi Tuhanmu, kesenanganmu dan ragamu.

Singkirkan tubuh fanamu.

Siapa namamu?

NAEL.

Bagaimana aku tak memperhatikan, aku terjerumus dalam dosa?

Peramal itu adalah penyihir, pendusta dan dikutuk.

Dia membunuh suaminya, putrinya dan bunuh diri.

Tetapi sihirnya dapat memengaruhimu dan keturunanmu.

Dan menghancurkan kerajaanmu.

Kita harus meletakkan segel ini di gerbangmu.

Untuk melindungimu dan putramu.

Segel tolak bala.

Dan meminta kaum gipsi meninggalkan tanah ini selamanya.

"AJAR HANSUMEP ATHAT SILBI"

Dan mengusir para jin setan jauh-jauh dari tanah kita.

Tapi dia akan berpindah tubuh, selama bertahun-tahun.

Satu-satunya cara membunuhnya adalah menguak misteri kalimat.

"AJAR HANSUMEP ATHAT SILBI"

Tenang Pak, nanti jalan sendiri. Sabar.

Tenang, kau mengalami serangan jantung di jalan dan orang-orang memanggil kami.

- Kapan aku di sini? - Baru 5 menit.

- Hentikan mobilnya - Apa?

- Apa yang kau lakukan? - Hentikan mobilnya.

"AJAR HANSUMEP ATHAT SILBI"

Aku merindukanmu, Yehia.

"AJAR HANSUMEP ATHAT SILBI"

Mengapa? kau yakin ingin aku pergi?

Kau akan sangat kehilangan.

Kehidupan di dalam tubuh Farida sangat menyenangkan.

Kesenangan besar. Aku tak merasaknnya sejak lama.

Ingin menari?

Mengapa aku?

Kenapa kau?

Karena aku suka tantangan. Aku suka yang mirip denganku.

Tidakkah kau perhatikan aku ada di sini. Merasuk.

Aku tak akan menyakiti Lubna.

Aku tak akan menyakiti Lubna.

Ente sudah menyakiti Lubna, Yehia.

Kau mengakhiri kisah cintamu.

Dan untuk itu, aku memiliki penawaran baik untukmu.

Sangat murah hati.

Jangan takut.

Aku tak akan meminta jiwamu.

Yehia, aku di sini untuk membantu.

Apa penawarannya?

Semua kisah cinta melegenda berakhir dramastis.

Romeo dan Juliet, Shamson dan Delila.

Yehya dan Lubna.

Keabadian hanya datang dengan kematian.

Aku bisa mengubah semua itu.

Akhiri kisah cintamu, dengan perpisahan.

Meninggalkan Lubna?

Ya, jika kau mencintainya.

Biar dia menemukan pria yang melihatnya sebagai wanita bukan ibu.

Atau dia akan mati.

Dia dan anak-anakmu.

Yehia membutuhkan wanita baru untuk hidupnya.

Wanita yang tak pernah membuatnya bosan.

Aku bisa menjadi wanita itu.

Aku bisa berlutut di bawah kakimu setiap hari.

Sebagai hadiah, dan tanpa perlawanan.

Kau akan menerima kita menjadi pasangan.

Di tubuh yang sama.

Bantu aku Farida.

Namaku NAEL.

Malam ketiga berakhir, Yehia.

Dalam hitungan menit anak-anakmu akan mati.

"Jangan takut."

"Cerminku bukan mencerminkan yang fana."

"Tapi mencerminkan yang aslinya."

"Segel Membalik Kutukan."

"Membalik Kutukan."

Jadilah cerdas sekali saja dalam hidupmu, Yehia.

Tak apa-apa, jika kau terpaksa menerima seseorang di tubuhmu.

RAJA..

Setan yang kita tahu,

- PEMUSNAH.. - Lebih baik dari yang tak kita kenal.

- TAHTA.. - Apa lagi?

IBLIS.

"RAJA PEMUSNAH TAHTA IBLIS"

Farida.

Aku akan panggil ambulan kita akan menghentikan pendarahannya.

Orang pasti paham kejadiannya.

Tidak. Belum tentu, percayalah.

Farida, kau telah mengalahkannya. Kau tak membiarkannya tinggal di dalammu.

Orang harus tahu yang sebenarnya.

Tak ada yang akan percaya aku tak membunuh putriku.

Haruskah aku memberitahu mereka?

Aku akan katakan, aku akan ceritakan kebenarannya.

Tak ada yang akan percaya padamu.

Mereka pernah mempercayaimu, itu dulu.

Lebih baik begini, Yehia.

Tak ada yang tersisa bagiku untuk hidup.

Beri aku kesempatan.

Mungkin aku melihat mereka lagi.

Apakah menurutmu kita bisa kembali seperti semula?

Kita akan.

Aku mencintaimu, Lubna.

Mau ku bangunkan kapan?

Tahun depan.

- Selamat pagi. - Oh, membuatku kaget.

- Kapan kau potong rambutmu? - Aku tak akan jawab.

Putri siapa ini?

Tetangga.

Ziyad!

Ambil rotimu.

Lubna, sejak kapan kita menikah?

Jangan bercanda, aku terlambat ke bank.

Kapan kita menikah?

8 tahun 1 bulan! cukup bercandanya. Kau bisa terlambat ke rumah sakit.

Diterjemahkan oleh: kawulo Dari subtitle: SABEE ISLAM Mohon maaf bila banyak kesalahan penerjemahan Sampai Jumpa

Film Arabic (Mesir) El Feel El Azra 2 - The Blue Elephant 2 (2019) Sutradara: Marwan Hamed

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.