Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
DRAMA INI KARYA FIKSI TAK BERKAITAN
DENGAN TOKOH, PERISTIWA, ORGANISASI, ATAU LOKASI ASLI
Cerita ini
dimulai dari era Raja Sinmun di Dinasti Silla.
Ini tercatat di Memorabilia Tiga Kerajaan.
"Musim semi tahun 628,
Raja Sinmun mendapat sebuah seruling bambu
dari Raja Naga Laut Timur.
Jika seruling ini ditiup,
lawan pergi, penyakit sembuh,
hujan turun di tanah kering, cuaca musim hujan membaik,
angin berhenti bertiup
dan ombak menjadi tenang."
Dengan itu, [Episode 1]
Raja Sinmun menyebut seruling ini [Episode 1]
"Manpasikjeok"
dan dijadikan sebagai pusaka nasional.
Tentunya untuk mereka yang tidak percaya,
cerita ini hanyalah sebuah legenda.
Nama, Lee Lim.
Lahir bulan Februari tahun 1951.
Sekarang tahun 2020
berarti 70 tahun.
TANGGAL LAHIR: 27 FEBRUARI 1951
Coba jelaskan.
Ini tidak masuk akal.
Memang benar tahun ini aku 70 tahun.
Sejak musim dingin tahun 1994,
aku tidak menua.
Sejak itu, waktuku berjalan lebih lama, berbeda dengan kalian.
Kenapa begitu?
Kau lahir awal tahun 1951.
Karena aku punya Manpasikjeok.
Aku mengambilnya dari adikku yang tak memercayainya.
Jadi,
kau membunuhnya?
Adikmu?
Manpasikjeok hanya diperlihatkan kepada dunia 20 tahun sekali.
Untuk mendoakan kedamaian negara.
Jawab dengan ya atau tidak.
Jadi,
kau membunuh adikmu?
Ya, benar.
Dia bisa melihatnya setiap hari.
Saudara tiriku yang bodoh itu, yang menjadi Raja
hanya karena dia anak yang sah,
tidak melakukan apa-apa
walaupun dia menggenggam dunia.
Dia tidak tahu bahwa Manpasikjeok yang ada di tangannya
bisa membawa dunia ke tangannya.
Lebih tepatnya, dua dunia.
Tentunya aku sudah menduga
suatu hari keponakanku yang terhormat
akan berhadapan dengan legenda itu,
sama seperti aku.
PEDANG EMPAT HARIMAU
KERAJAAN COREA, MUSIM DINGIN 1994
PEDANG EMPAT HARIMAU
PANGERAN GEUM, LEE LIM PAMAN LEE GON
LANGIT DAN TANAH MEMBANTU MENYEIMBANGKAN BUMI
MENGUSIR DAN MENGADILI KEJAHATAN
Raja ada di Cheonjongo.
Ayo ke sana.
Barang yang harus kita dapatkan ada di sana.
- Kau... - Ya.
Mereka sedang membantuku, Baginda.
Kakak,
apa yang sedang kau lakukan?
Masih tidak tahu
apa yang akan aku lakukan?
Jangan begini.
Turunkan pedang itu.
Ini pengkhianatan.
Menurutmu ini pengkhianatan,
tapi aku mengambil pedang ini demi pencapaian lebih besar.
Apa keinginanmu sampai harus membunuh?
Kau tidak takut dihukum langit?
Hukuman langit. Ya.
Aku berencana menjadi orang yang memberikan hukuman langit,
Baginda.
Adikku.
Perkataan bahwa Tuhan menciptakan manusia itu salah.
Manusia lemah
yang menciptakan Tuhan.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Baginda sudah...
Mau bagaimana lagi.
Sekarang kau sudah menjadi yatim, Yang Mulia.
Kau bisa menusukku dengan itu?
Akan kucoba!
Ini pengkhianatan.
Pengawal Istana, tangkap pengkhianat Lee Lim.
Aku mencabut status kerajaannya
dan menghukum dia seberat-beratnya
mengikuti hukum yang berlaku.
Ini kali pertama kau terdengar seperti putra mahkota.
Aku siap.
Akan kulakukan sendiri.
Ini hari yang sudah aku tunggu-tunggu.
Aku tahan keinginanku, aku kumpulkan pengikutku,
menahan marah kepada ayahmu yang bodoh, dan ayahku yang lebih bodoh.
Ini adalah waktu yang kutunggu-tunggu selama ini!
Tapi kau,
yang hanya seperti tunas,
yang akan segera hancur,
mau merusak semuanya?
Yang Mulia!
Darurat. Situasi darurat di Cheongjongo.
Situasi darurat di Cheongjongo.
Yang Mulia, waktunya sudah habis. Kita harus kabur.
Sebentar saja.
Yang Mulia! Kita tak akan bisa keluar jika pengawal istana datang.
Ayo pergi.
Keluar dari istana sekarang!
Darurat!
Pengawal Istana, bersiap dan berkumpul di Cheonjongo.
KEPOLISIAN METROPOLITAN SEOUL
Kembalilah, Yang Mulia.
Kembalilah, Yang Mulia.
Kembalilah, Yang Mulia.
Kemarin malam, Pangeran Geum membunuh Raja Lee Ho dan melarikan diri.
Pagi ini, juru bicara istana mengatakan
Pangeran Geum, yang sedang buron atas kasus pembunuhan dan pengkhianatan
dikeluarkan dari keluarga kerajaan.
Jadi, pewaris takhta berikutnya,
Putra Mahkota Lee Gon, akan menempati takhta raja,
dan di bawahnya putra sulung Pangeran Inpyeong,
Pangeran Buyeong, Profesor Lee Jong In.
Hormat.
Istirahat.
Selamat datang, Pangeran Buyeong.
Apa Putra Mahkota sudah siuman?
Katanya luka di lehernya sangat dalam.
Maaf, Yang Mulia,
tapi bertanya tentang Putra Mahkota dalam keadaan seperti ini
bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Mau aku bicarakan tentang itu atau tidak,
yang bergunjing akan tetap bergunjing.
Di mana keberadaan Lee Lim?
Pengawal istana dan polisi bekerja sama mencarinya.
Permisi, bisakah kau buka bagasimu?
Karena seluruh penjuru jalan sudah ditutup
dia tidak akan bisa keluar dari Busan.
Semoga saja begitu. Tapi dia orang yang sudah berencana mengkhianati istana.
Pasti dia juga sudah memikirkan cara untuk melarikan diri.
REPUBLIK KOREA, MUSIM DINGIN TAHUN 1994
HALTE BUS PUSAT SENI SEOUL
Ubi ini lebih manis dari gula.
Tiga 1.000 won.
BALA KESELAMATAN KOTAK SUMBANGAN
BERITA TERKINI 1. PENYEBAB JEMBATAN SEONGSU RUNTUH
ANUGERAH TEATER KETUJUH REPUBLIK KOREA, 1994
KONSER MUSIK HARAPAN REPUBLIK KOREA UNTUK WARGA SEOUL, 1994
"Republik Korea"?
PRESIDEN KIM YOUNG-SAM MENUNJUK LEE HONG-GU MENJADI PERDANA MENTERI
ANALISIS RELASI MASA DEPAN ANTARA KOREA UTARA DAN SELATAN
DUA BULAN SETELAH JEMBATAN SEONGSU RUNTUH
Sial.
Berengsek, kau barusan memukulku?
Hei.
"Presiden"?
Hei!
Lihat apa kau? Jangan macam-macam.
Lim!
Hei.
Aku tahu kau.
Kau tahu aku?
Jangan bercanda!
Apa ini...
Bagaimana bisa...
Apa aku
saudara tirimu?
Tentu saja.
Bagaimana kau bisa berjalan-jalan seperti ini?
Ada apa ini?
Aku benar.
"Republik Korea"?
Jadi, di mana kakakmu berada?
Kau hidup seperti ini?
Dengan sangat kesusahan?
Ya. Kau dan aku memang sangat mirip.
Tapi...
kau dan aku bukan hanya mirip.
Aku adalah kau.
Kau dari dunia lain.
Tapi aku
sangat berbeda dengan kau.
Aku jauh lebih mulia
daripada kau.
Paman,
bagaimana...
kau bisa berdiri?
Di dunia ini pun kau melihat yang seharusnya tidak kau lihat.
Kau juga memegang sesuatu yang seharusnya tidak kau pegang.
PENOBATAN RAJA KETIGA KERAJAAN COREA
Raja tiba!
RAJA LEE GON RAJA KETIGA KERAJAAN COREA
Hidup Raja!
- Hidup! - Hidup!
Hidup Raja!
- Hidup! - Hidup!
Hidup Raja!
- Hidup! - Hidup!
Ini hari keenam pemakaman mendiang Raja.
Raja Lee Gon yang sudah dilantik
memulai tugas pertamanya dengan melakukan
upacara adat berduka selama 26 hari.
Rakyat melihat dengan sedih
- upacara adat raja kecil ini. - Ayah...
Ayah...
Ayah...
Ayah...
Ayah...
Apa benar ini suamimu?
Dia tertabrak lari saat mabuk.
Aku harap kau bisa bekerja sama.
Ya, dia suamiku.
Aku datang ke sini pada jam kerja.
Karena sudah kupastikan, boleh aku pergi?
Ya.
Pengambilan mayat bisa dilakukan besok.
Begini...
Aku pernah dengar
pemerintah akan melakukan kremasi untukmu
jika kita meneken sesuatu.
Setidaknya dia makan sebelum meninggal.
Mungkin Tuhan benar-benar ada.
Suamiku baru saja tewas.
Tiap hari aku berdoa agar dia mati.
Aku selalu berpikir,
di rumah ini aku yang mati atau aku yang membunuh.
Hanya antara dua itu.
Tapi...
seseorang membunuh dia mewakili aku.
Dan pemerintah yang akan kremasi manusia itu.
Jadi...
aku dan Ji-hun akan...
Ayah...
Ayah...
Ayah...
Ayah...
Ayah...
Hei.
Kau makan ini, ya.
Kuberikan ini untukmu.
Bawa pergi.
Ayah...
Dia bergeming.
Ya.
Dia tak bisa bicara begitu kepada Raja.
Sudah kubilang ini adalah siasat.
Mari kita lihat saja.
Hei, apakah belajar itu menyenangkan?
Bagaimana kau bisa masuk lagi?
Keluar.
Memangnya ini semua punyamu?
Ya. Ini semua punyaku.
Keluar sekarang.
Kau bohong.
Siapa ayahmu?
Dia teman ayahmu!
Akhirnya seluruh proses pemakaman sudah berakhir, Baginda.
Kau melakukan tugas pertama dengan sangat baik, Baginda.
Aku rindu ayahku.
Aku rindu ayahku.
Ya.
Aku tahu itu, Baginda.
Aku tahu.
Kenapa kau menangis?
Jangan menangis.
Kau juga berhenti menangis.
Terima ini.
Mulai sekarang, kau adalah Pedang Abadi.
Gendang Abadi? Apa itu?
Omong-omong, siapa namamu?
Jo Yeong. Kalau kau?
Aku Raja Kerajaan Corea, Lee Gon.
Baiklah.
Serta...
terima kasih untuk ini.
Aduh.
Ada orang di situ!
Tolong! Ada orang di situ!
Tolong!
RUMAH SAKIT KERAJAAN COREA
Astaga.
Halo.
Ini hal yang tidak boleh diketahui orang luar.
Jadi, kami harus memintamu yang mengautopsinya.
Aku tidak mengerti apa yang terjadi.
Tenang.
Kau sudah menanganinya dengan baik.
Kata pengawal istana
dia diperkirakan bunuh diri.
Ya. Katanya seperti itu.
Dia pasti tidak punya tempat menghindar.
Katanya seluruh tulang badannya patah, mungkin karena terseret ombak.
Kalau begitu,
ini bukan bunuh diri.
Ini pasti
penembakan oleh pengawal istana.
Yang Mulia.
Itu artinya, demi raja muda dan keluarga kerajaan,
aku harus mengeluarkan pernyataan palsu.
Kau paham?
Ya, Yang Mulia.
AKHIR MENGENASKAN ANAK SELIR, LEE LIM
Yang Mulia,
kau masih hidup?
Apa kau tidak percaya?
Tidak, aku percaya.
Aku percaya bahwa kau masih hidup.
Tapi, Yang Mulia...
bagaimana bisa kau tidak berubah?
Sudah berpuluh-puluh tahun berlalu,
bagaimana bisa kau tidak menua?
Kau sudah bersusah payah.
Sekarang aku akan perlihatkan
dunia lain kepadamu.
Baik, Yang Mulia.
KERAJAAN COREA, ISTANA UTAMA BUSAN MUSIM GUGUR 2019
DEWAN HUBUNGAN INDUSTRIAL GRUP SUNGWOON
MEREKA MENJADI PENASIHAT GRUP DALAM HAL SERIKAT DAN SUKSESI PEKERJA
Hari ini juga sama.
Perdana Menteri, tolong naik ke sana.
Kami akan lakukan penggeledahan.
Bra tanpa kawat tidak bisa menahan payudaraku.
Aku mulai pemeriksaannya.
Biar kulakukan sendiri.
- Pegawai baru? - Ya.
Baginda tidak suka disentuh orang lain.
Yang pertama kesalahan. Kalau terulang, ada maksud lain.
Tolong diingat.
Baik, Pak.
VIP menuju lapangan pacuan kuda.
Aku akan ke kamar lebih dahulu.
Baiklah.
1. GAMBAR DI LORONG 2. VAS SEBELAH KASUR
Karena harus diganti sebulan sekali,
catat lokasinya dengan benar.
Yang pertama taruh di belakang lukisan,
lalu putar berlawanan arah jarum jam.
Jangan katakan ini kepada Baginda.
Astaga,
aku dengar jimat ini ampuh untuk dapat jodoh.
Kenapa tidak ada jawaban?
Astaga, jantungku.
Perdana Menteri Koo datang lebih awal dan sedang menunggu.
Kenapa kau ada di sini?
Sepertinya ini efektif.
Kekuatan untuk menarik orang. Seperti itu?
PM Koo pasti datang lebih awal karena ini.
Kalau begini terus, bisa-bisa PM Koo menjadi permaisuri.
Wanita itu...
Maksudku,
dia tidak bisa menjadi permaisuri.
Katanya kau tidak percaya mitos?
Mana mungkin ini punya kekuatan...
Aku tak percaya, tapi kau percaya.
Apa?
Mungkin saja ada yang mengabulkan keinginanmu.
Aku tidak begini kalau tidak penting.
Kelanjutan kerajaan sangat penting.
Jadi, Baginda harus menikah...
Tak ada artinya.
Memiliki keturunan adalah kewajiban dan...
Aku tidak tertarik.
Kau muda dan sangat tampan. Bagaimana bisa tidak tertarik?
Aku tidak bisa mengerti.
Selama aku menjadi raja, hanya kau yang berani kurang ajar kepadaku.
Astaga.
Astaga.
- Kau akan dipenggal. - Apa?
Bilang ke PM Koo untuk bertemu dua jam lagi.
Astaga, ini sangat mahal.
Kali ini letakkan searah jarum jam.
Jo Yeong, aku menemukan jimat lagi.
Hari ini 8 lembar. Sampai hari ini, totalnya 51 lembar.
Benarkah?
Kenapa?
Bukan 51 lembar?
Ada lebih banyak lagi disembunyikan saat kau mengawasi?
Aku tak berpartisipasi segiat itu.
Aku yang akan giat menegur. Tunggu saja.
Aku tahu aku lebih awal, Baginda.
Karena cuaca bagus
dan aku rindu Maximus, aku datang lebih cepat.
Hai, Maximus.
Ia benci wanita.
Ia manja, suka menggigit orang.
Sama dengan aku.
Aku juga sering gigit orang.
Lambaikan tanganmu.
Kita sedang direkam dari arah 50 meter.
Pers Istana bilang foto di sini akan bagus.
Berkeliling sepertinya berlebihan.
Berdiri saja di sini.
Tampak kirimu cantik.
Lain kali pakai sepatu nyaman.
Kau sangat detail.
Karena kau mengurangi durasi waktu laporan dalam negeri,
aku tak ada waktu berganti sepatu.
Laporanmu biasanya sekitar 18 menit.
Jadi, aku rasa 30 menit cukup.
Kita mulai sekarang?
Kurangi lima menit lagi karena kita sibuk?
Seperti yang kubilang di laporan tertulis, negara ini damai,
dan rakyatnya juga bahagia.
Dengan gambar ini, mereka akan lebih bahagia lagi.
Ini semua berkatmu.
Aku juga ingin belajar berkuda.
Apa aku berbakat, Baginda?
Kalau belajar berkuda, kau akan dengar kata-kata ini.
"Kalau kau berlatih dengan tulus,
kudamu akan mengantarmu ke ujung dunia."
Perdana Menteri, apa kau orang yang tulus?
Aku terima laporanmu,
dan fotonya sudah cukup. Bagaimana kalau kita sudahi?
Aku ada urusan lain. Jadi, aku harus mandi.
Astaga! Bikin kaget saja.
Aku jadi kaget karenamu!
Ini pengkhianatan.
Kau harus bergegas. Kau bisa terlambat.
Jika tak terlambat, kau mau apa?
Serta, sejak kapan kau di situ?
Apa kau benar-benar mau tahu?
Kau benar-benar akan kupenggal.
Yang seperti ini disebut pembalasan.
Beberapa kali selalu begitu.
Aku tak tahu apa kau menggali terowongan di kamar mandimu.
Apa yang kau katakan kepada Raja?
Sesuai perintah, aku hapus seluruh istilah "orang tua tunggal".
Spanduknya juga.
Ya, bagus.
Ada apa dengan cara bicaramu kepada Raja?
Di sini semuanya punyaku.
Paham? Punyaku!
Kau sudah tahu, 'kan?
Pedang Abadi, kau paham, 'kan?
Kau tak mau jawab?
CERITA ANAK-ANAK DICERITAKAN OLEH RAJA
"Alice tidak berpikir bagaimana dia akan kembali.
Dia mengejar Kelinci Putih yang membawa jam memasuki gua.
Dia terus turun.
Turun dan terjatuh terus tanpa ujung.
'Sudah berapa meter aku terjatuh?'
kata Alice dengan keras."
Ini adalah buku kesukaanku.
Penulis buku ini juga seorang ahli matematika.
Bagaimana? Menarik?
Tidak!
Tidak menarik.
Kalian adalah rakyat yang pertama kali bicara seperti itu kepada Raja.
Baginda, apa kau punya pacar?
Ini yang benar-benar ingin aku tanyakan.
Astaga.
Sampai anak kecil mengkhawatirkan garis keturunan kerajaan.
Baiklah.
Aku tahu siapa yang menyuruhmu menanyakan itu,
tapi akan kujawab.
Sekarang aku tidak punya pacar.
Kalau begitu, Baginda juga harus mengikuti Kelinci Putih.
Aku juga?
Baik, kalau begitu ayo kita baca lagi.
- "Alice..." - Tidak!
Kami tidak mau.
RUMAH SAKIT KANKER ANAK 2019 LOMBA DAYUNG UNTUK PENGGALANGAN DANA
- Minggir! - Hei! Awas!
Cari dia! Ke mana dia?
Ayo, terus dayung.
Akademi Angkatan Laut.
- Angkatan 88! - Angkatan 88!
- Akademi Angkatan Laut. - Angkatan 88!
Akademi Angkatan Laut.
- Angkatan 88! - Angkatan 88!
ANGKATAN 88 AKAN MENJUARAI LOMBA DAYUNG LAGI
Pria memang harus pakai pakaian terbuka dan banyak bergerak.
Ada pria yang terlihat tampan dengan pakaian tertutup.
Ini hebat.
Mendekati garis finis.
REKOR. 1. AL ANGKATAN 88 2. KONSTRUKSI UX 3. ZENIST
Hore!
Nanti kau akan kehausan.
Air es 1.000 won. Aku jual air es.
Airku!
Dasar berengsek.
Aku bahkan belum minum satu pun.
- Kita! - Penerus Laksamana Yi Sun-sin!
- Bertarung, dan menang! - Bertarung, dan menang!
Ke sana. Lari!
Ke mana dia?
Sial, minggir!
Minggir!
Yang benar saja!
Aku sungguh-sungguh.
Yang tak mau mati, segera minggir.
Bos.
Tolong jangan bergerak.
- Bodoh! - Diam!
Kalau diam wanita itu...
Warna merah apa ini?
Angkat tangan.
Apa ini?
- Apa? Kenapa... - Ada apa?
Tentara? Kenapa ada tentara?
Kenapa mereka...
Maafkan kami.
Sebaiknya kita pergi dari sini.
Tim Satu, serahkan ke polisi.
Tim Dua, pergi dari sini bersama VIP.
Baginda.
- Ke sana! Baginda pergi ke arah sana. - Astaga.
Apa?
Ibu, Baginda benar-benar mengikuti Kelinci Putih yang membawa jam.
Staminamu bagus sekali.
Setelah mendayung 2.000 meter dan sekarang...
Kenapa tiba-tiba kau berlari?
Aku lihat Kelinci Putih yang membawa jam.
Apa maksudmu?
Jadi, kau lihat kelinci atau jam?
Kau tak dengar cerita Alice di Negeri Ajaib yang kubacakan?
Saat itu aku sedang atur jadwal timku.
Kau itu...
perlu dongeng di hidupmu.
Dan kau perlu sepatu.
Ini bukan sepatuku.
Kau harus pakai ini mulai sekarang.
Kau akan melindungiku.
Tetap saja kau harus pakai ini.
Kau lebih tenang kalau aku pakai itu?
Kalau begitu, kau pakai dua.
Jika begini, aku akan dapat teguran.
Kau kaptennya. Siapa yang menegurmu?
Rasa tanggung jawabku.
Kau membuat ini jadi canggung.
Orang tidak diketahui di area dayung tadi sedang diperiksa.
Kami juga mencari Kelinci Putih yang membawa jam itu.
Aku akan pastikan dia jam atau kelinci.
Kau kesal kepadaku, Kapten Jo Yeong?
Tolong jangan begitu.
Memang aku kenapa?
Apa yang akan kau lakukan kalau menangkap pelaku itu sendiri?
Kau mau Anugerah Rakyat Berani?
Untuk apa aku tangkap dia?
Kau yang harus menangkapnya sebagai kapten pengawal istana.
Aku bukan menangkapnya. Aku mencari
wajah yang hanya bisa dikenali olehku.
Setiap ada kejadian seperti ini,
aku merasa seperti kembali ke waktu itu.
Dua puluh lima tahun lalu,
hari ini juga.
Itu sudah 25 tahun yang lalu.
Dia pasti sudah menua.
Apakah kau yakin bisa mengenalinya?
Aku tidak tahu.
Mungkin aku sudah melihatnya tanpa mengenalinya.
Tapi...
kenapa dia tidak pernah mencariku sekali pun?
Karena kau sudah tumbuh dewasa dengan baik.
Hingga tidak butuh bantuan siapa pun lagi.
Kau sudah tidak marah,
Jo Yeong.
Mau minum segelas bir?
Maaf, tidak bisa.
Kau boleh pulang.
PETUALANGAN ALICE DI NEGERI AJAIB
JEONG TAE-EUL BADAN KEPOLISIAN NASIONAL
Kini aku lebih tua darimu,
Letnan Jeong Tae-eul.
LETNAN JEONG TAE-EUL TANGGAL LAHIR: 27 MEI 1990
REPUBLIK KOREA, MUSIM GUGUR 2019
Astaga. Dia menabrak.
Kurasa total kerugiannya sekitar 370.000 won.
Kenapa dia menabraknya keras sekali?
Astaga.
Halo, ini pos keamanan.
Ini Apartemen 405?
- Ada kabar buruk. - Astaga. Bagaimana ini?
Seseorang menabrak mobilmu.
Astaga.
Maafkan aku.
Apa?
Mau apa dia?
Astaga. Wanita itu gila.
Hei, dia di sana. Berhenti!
- Hei! - Kalau kau pergi itu melanggar hukum.
Bu! Berhenti!
Berhenti!
Kau sudah lihat?
Cepat turun. Baiklah.
Dia tak akan turun.
Hanya tukang antar yang ke sana.
- Dia sudah lama tak turun. - Menurutku dia pasti turun.
Biasanya orang jahat lebih peka kepada hukum.
Cara ini yang paling baik.
Kim Bok-man dan dua orang lain meninggalkan rumah.
Baik. Aku akan menutup jalan.
- Siap. - Baik.
Astaga. Ini masalah besar.
Apa ini?
Berengsek.
Pak, ke mana wanita itu?
Ke mana wanita yang menabrak mobilku?
Jeong Tae-eul, kau tak apa-apa?
Ya. Memangnya ini baru sekali dua kali?
Jangan cemas. Aku tak terluka.
Bukan, maksudku pakaianmu baik-baik saja?
Atasan dan bawahannya tak cocok.
Memang kenapa?
Seperti riasan natural. Fokus kepada warna yang ada.
Ini gaya wanita karier urban yang keren.
Aku suka gaya ini.
Kau seharusnya berdandan dengan rapi. Kenapa fokus ke warna?
Temperamennya buruk.
Bos, sepertinya ada yang aneh.
Cepat turun.
Jadi, tiba-tiba seorang wanita...
menabrak mobilmu dan kabur...
Itu dia. Mobil yang mundur itu.
Kau sudah kabur, kenapa kembali...
Hei, Bu! Apa yang kau lakukan?
Hei! Sial!
Hei! Sial!
Sial!
Bu...
Wanita gila.
Kau mau mati?
Aduh pinggangku.
Aku tahu bau ini. Astaga.
Aku menemukan mayat di bagasi mobil.
Kasus berubah dari kasus judi ilegal
menjadi pembunuhan.
Tidak!
Aku tidak tahu orang ini!
Aku benar-benar tidak tahu! Aku tak membunuhnya!
- Berikan tanganmu. - Sial!
Dua orang berlari ke arah sana.
- Sial. - Hei.
Satu orang ke arah taman bermain.
Kau akan kutangkap.
Hei!
Sial.
Di sini. Bagus.
- Baik. - Apa ini?
Bagus.
Pakai borgol kalian masing-masing.
Ayo berangkat!
Berhenti! Aku tak bunuh orang itu. Jangan jalan!
Tim forensik tiba dalam 20 menit.
Kenapa lama sekali?
Katanya ini kasus website judi ilegal.
Apa kita akan lembur lagi hari ini?
Aku tidak bisa lembur.
Aku tidak bercanda.
Aku serius.
- Tidak sampai ada anggota baru. - Aku juga.
Kapan rekrut anggota baru?
Aku juga mau sekali.
Tapi tak ada yang mau bergabung dengan Divisi Kejahatan Kekerasan.
Naik pangkat lama, gaji sedikit,
mudah terluka, sering dihukum...
Memang kau sendiri mau?
Tapi kita melakukannya.
Ya!
Tapi kenapa pakaianmu...
Kenapa?
Wanita karier urban.
Itu gaya natural.
Tapi tadi kau menyebutku apa? Bu?
Pastinya.
Memang.
Bilang Kapten Jo, akan kupastikan
itu kelinci atau jam.
Tim Satu dan Dua, siapkan kuda.
Kau di mana, Kapten?
Kita dapat identitas mayat itu.
Lee Sang-do, 45 tahun, pemilik toko besi.
Dia anggota situs web judi ilegal Kim Bok-man.
Dia menang judi seharga satu gedung.
Tapi dia menjual tokonya dan istrinya tidak bisa dihubungi.
Aku akan kembali setelah dapat informasi lagi.
Ya. Aku datang untuk melihat CCTV. Kita bahas ini di kantor.
Permisi, aku ingin lihat CCTV.
VIP melewati Poin 06. Ganti.
Di sini Poin 04.
Setiap poin harap lapor. Ganti.
Kenapa?
Maximus, kau kenapa?
Apa itu?
Aduh, bikin kaget saja.
Menakutkan sekali.
Umur memang tidak berbohong.
Kenapa aku berimajinasi aneh?
Astaga, jantungku sakit.
Apa lagi itu?
Orang gila?
Hei, ada kuda.
Besar sekali.
Kenapa ada kuda putih di jalan?
Hei, orang yang berkuda. Berhenti.
Kuda, penunggang kuda...
Permisi, penunggang kuda.
Tolong berhentikan kudamu di pinggir.
- Kau lihat? - Apa itu?
- Dia tampan. - Tolong berhenti sekarang juga.
Dia tak mendengarkan.
Mungkin untuk film.
Dia tampan sekali.
RATU YUNA AWAL DARI LEGENDA BARU
Hei, kau! Kau yang berkuda.
JEONG TAE-EUL BADAN KEPOLISIAN NASIONAL
JEONG TAE-EUL BADAN KEPOLISIAN NASIONAL
Kau tidak boleh mengganggu ketenangan jalan.
Cepat turun.
Dari mana warga sipil mendapat kuda putih ini?
Kau melanggar peraturan lalu lintas.
Dan kalau kudamu membuang kotoran, hukumanmu bertambah.
Kenapa melihat aku begitu?
Aku tahu.
Aku polisi. Cepat turun.
Dan perlihatkan KTP-mu.
JEONG TAE-EUL BADAN KEPOLISIAN NASIONAL
Apa
yang kau lakukan?
Akhirnya
aku menemukanmu,
Letnan Jeong Tae-eul.
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Apa yang kau lakukan? Kau gila?
Aku raja Kerajaan Corea.
Aku simpulkan ini adalah dunia pararel.
Ini dunia paralel?
Katanya Jeong Tae-eul mendapat sial. Tapi kesialan itu sangat tampan.
Kim Gae-ddong!
Baginda mengejar siapa? Wanita?
Kau temukan wanita yang mereka kejar?
- Yeong. Itu kau, Yeong? - Kau ini kenapa?
Kudengar kau tak dikenal.
Apa hubunganmu dengan Jeong Tae-eul?
Kapal kontainer?
Aku tak bisa lama di sini.
Alasan aku harus tinggal di duniamu.
Adakah alasannya?
Aku senang bersamamu.
Aku tak mengenalmu. Kenapa kau mengenalku?
Letnan Jeong Tae-eul,
aku...
Terjemahan subtitle oleh Deaz Putri
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.