All language subtitles for The.Mentalist.S07E08.480p.HDTV.X265-DIMENSION - Indonesia

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ah, Akhirnya sampai juga, Pak Lydon.

Lihat, tempatnya bagus kan.

Senang bertemu dengan Anda.

Belum dipasarkan, belum ada serah terima kunci,

dan kalau ada orang yang tahu Saya bertemu Anda di sini

Saya akan bermasalah.

Brosurnya belum bisa cukup menjelaskan.

benar, kan?

Ini masih dalam tahap pengerjaan,

tapi karena itu Anda datang ke sini,

untuk memesan duluan.

Pemandangannya sadis, bukan?

Tidak ada --

Uhh!

Uhh!

Ya! Ahh!

Kamu bakal kalah!

Oke, sekali lagi. Sadar gak sih kalo ini cuma permainan.

Aku bukannya suka bersaing. Cuma lebih senang kalo menang.

Oh... Oke...

Ih, tahu gak? Itu kan -- Itu curang tau --

Bolanya masih gelinding. Masih gelinding. Oke --

Ya, seluruh Chicago gelinding.

Woo!

Ooh! Ini dia! Ayo masuk ke gawang!

Oh! Gimana, sakit gak rasanya?

Apa? Sakit gak? Baiklah.

Maaf semuanya....

Apa ada yang sadar kalau pria ini dikalahkan perempuan?

Hai? Ya?

Bisa dibayar dulu tagihannya? Giliran saya sudah mau selesai.

Oh, bisa! Sebentar lagi. Sebentar lagi. Sebentar lagi.

Oke. Habis ini istirahat dulu. Oke.

1...

Ooh! 2 -- oh! 3.

Bagus!

Saya kasih saran ya buat kamu.

Jangan pernah main Foosball dengan perempuan

yang punya tiga adik cowok.

Makasih. Bikin capek.

....tepat setelah mereka keluar dari mobil.

selain dua orang agen F.B.I.,

terdapat korban ketiga, Edward Hu, yang akan memberi kesaksian hari ini

dalam kasus pembunuhan dengan terdakwa

Kelvin Bittaker.

Bittaker saat ini dituduh melakukan pembunuhan

terhadap mahasiswa penerima beasiswa A.U. bernama Jamie Owen.

Owen, yang berasal dari San Diego, California,

diduga dipukul hingga tewas oleh Bittaker pada bulan lalu

setelah sebuah pertengkaran di sebuah bar.

Mau pesan sayap ayam gak?

Tentu. tapi mungkin harus dibungkus.

Bisa pesan sayap ayam untuk dibawa?

Ya.

...dituntut dengan pembunuhan tingkat pertama.

Beberapa saksi mata di bar mengatakan bahwa

Bittaker sepertinya sedang mabuk... Hai, boss.

...dan harus dipegang beberapa kali

agar tidak melakukan kekerasan. Baik, kami akan segera ke sana.

Kita harus pergi.

Iya. Eh, sayapnya batal, mbak.

Oh... Gak masalah.

Makasih. Maaf ya.

♪ The Mentalist 7x08 ♪ The Whites of His Eyes Original Air Date on January 21, 2015

== sync, corrected by elderman == Diterjemahkan oleh @aranigr

Jane, Lisbon.

Kalian masih ingat Agen Spackman, dari F.B.I. Dallas.

Dia minta bantuan kita untuk kasus ini.

Agen Spackman. Ah, senang bertemu kamu.

Saya rindu tampangnya.

Lisbon. Jane.

Ada empat pembunuhan dalam jangka waktu kurang dari tiga menit.

agen real estate, umur 29 tahun, pemilik fotokopian umur 67 tahun,

dan dua agen F.B.I..

Orang-orang baik. Punya keluarga, anaknya yang masih kecil.

Tidak ada kamera, tidak ada sidik jari.

Masuk dan keluar seperti hantu. Ya.

Korban pembunuhan, Edward Hu,

dia adalah saksi kunci dalam penyidikan pembunuhan

yang dilakukan Kelvin Bittaker,

seseorang dipukul hingga tewas hanya karena menumpahkan minuman.

Keluarga ini sudah diawasi

oleh F.B.I. Dallas selama beberapa waktu.

Mereka punya bisnis ilegal berkedok gudang mobil import/export.

Kasus pembunuhan ini -- sebenarnya sudah ada di ujung.

Sekarang harapannya adalah mendapatkan pengakuan Kelvin

untuk menggulung sindikat keluarga ini.

Kelvin sepertinya sudah terdesak,

besar kemungkinan dia menjadi lebih lunak.

Tadi kamu bilang "sekarang harapannya", bukan "tadinya harapannya".

artinya kamu masih punya saksi lain

yang menyaksikan pembunuhan ini?

Ya, seorang perempuan.

Ibu muda tepatnya.

Jika kita bisa meyakinkan dia untuk bersaksi,

dan jika kita bisa menjaganya tetap hidup.

Apa kamu pikir keluarga Bittaker akan membunuh dia juga?

Berani sekali mereka.

Mereka pasti akan melakukannya.

Kesaksian perempuan ini cukup untuk meruntuhkan mereka.

Jika Kelvin masuk penjara,

dia pasti akan membawa seluruh keluarganya.

Perempuan ini, Lily Stoppard,

rencananya akan bersaksi dua hari lagi.

Dengan adanya pembunuh bayaran ini, kita diminta untuk

bergabung dalam penyelidikan.

tiga tembakan jitu dari jarak sekitar 1,000 yard.

Tidak banyak sniper yang bisa menembak dari jarak sejauh itu

dengan akurat.

Itu bisa mempersempit pencarian kita, kan?

Harusnya. Tapi, penembak ini bisa siapa saja.

Bagi keluarga Bittaker, sangat mudah menghubungi

pembunuh manapun.

Penembaknya bisa berkebangsaan apa saja,

umurnya bisa berapa saja -- Nggak, penembaknya orang sekitar sini.

Mulai deh...

Ya. orang sini yang doyan manis-manis

seperti beignet lapis gula. Lihat?

Dan, sepertinya, mereka -- mereka sempat bersalaman. pasti.

Bagaimana kita bisa tahu...

bisa jadi, korban yang memegang beignet, Jane?

Nggak mungkin, lihat penampilannya, dia rapi.

Dia sedang bekerja. Dan pekerjaannya bukan tukang roti.

Bukan berarti juga si penembak ini orang lokal.

Banyak orang suka beignet.

Oh, saya berani taruhan kalau banyak orang yang bahkan tidak tahu

apa itu beignet, Spackman,

Tapi saya paham maksud kamu. Oh, Terima kasih.

Dan saya akan fokus kepada siapa yang menyewa pembunuh ini

dah apa yang Kelvin lakukan pada mahasiswa dari San Diego itu.

Saya rasa keluarga Bittaker tidak terlalu suka

dengan orang asing.

Jadi jika mereka memerintahkan pembunuhan ini, pastilah

orang itu sudah mereka kenal.

Yah, orang dari sekitar rumah mereka.

Baiklah, jadi kita akan mengerjakan profilnya.

Oh iya, Jane, mengenai saksi mata terakhir yang kita punya --

Lily Stoppard -- Mm?

Dia sedang ada di markas di bawah pengamanan ketat.

Spackman ingin kamu bicara dengannya.

Saya? Kenapa?

Karena dia mungkin menjadi enggan bersaksi,

dan kita bisa sedikit memberikan dorongan baginya.

Sedikit dorongan? Yah.

Saya tidak tahu apa saya harus merasa terhina atau tersanjung.

Yang mana saja yang kamu suka. lah

Kalau begitu dua-duanya saja. Oke.

Saya tidak paham apa bedanya.

Kalian gagal melindungi saksi yang sebelumnya.

Matthew, dengarkan dulu apa kata mereka.

Ibu Stoppard -- Lily.

Lily.

Anda akan tetap mendapatkan perlindungan penuh ,

dan saya jamin setiap usaha yang bisa kami lakukan

akan kami lakukan untuk melindungi anda dan keluarga.

Tapi pilihan ada di tangan anda. Terserah anda.

Pintu selalu terbuka.

Maka jawabannya tidak.

Matt -- Tidak.

Ini gila.

Kenapa kamu harus mempertaruhkan nyawa kamu untuk orang lain?

Terus bagaimana dengan bayi kita? Dia butuh kamu.

Apa kamu gak mikirin gimana dia?

Ya pastilah, aku pasti mikirin anak kita.

Tapi aku juga mikirin anak orang lain juga.

Anak malang itu.

Jamie Owen bahkan gak melawan.

Gak bisa melawan, tepatnya.

Benar-benar brutal.

Uhh!

Uhh!

Saya bisa langsung tahu kalau dia sudah tewas.

Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya ketakutan.

Jadi saya diam saja di dalam mobil saya, lalu...

Kamu manggil polisi. Kamu sudah melakukan kewajiban anda. Itu cukup.

Kami punya bayi di rumah, umurnya baru enam bulan.

Bagaimana mungkin kalian tidak paham situasi ini.

Pak Stoppard, Saya bisa jamin kepada anda, kami...

kami paham dengan kekhawatiran anda.

Dan kekhawatiran anda sangat beralasan.

Terima kasih. Akhirnya.

Siapa nama bayi anda?

Henry. Sama seperti nama ayah Matt.

Henry. Bagus, Nama yang kuat.

Saya sebenarnya tidak suka bicara tentang melakukan sesuatu yang tepat.

Melakukannya adalah bagian yang mudah.

Tapi mengetahui mana yang tepat, itu yang sulit.

Biar saya tebak.

Anda pasti tahu apa yang tepat untuk dilakukan.

Tidak. Saya tidak tahu, Matthew.

Tapi, saya akan menanyakan ini.

Beberapa tahun dari sekarang.

Bagaimana anda akan menceritakan cerita ini kepada Henry?

Apakah anda bertiga berhasil memenjarakan penjahat,

atau anda bermain aman saja?

Apakah kehadiran Henry membawa kebanggaan dan keberanian

atau kehati-hatian?

Keputusan yang sulit.

Kerja bagus.

Tadinya saya kira kamu bakal mengacaukan semuanya.

Yah, kerja bagus. Sekarang tugas kamu, jaga baik-baik perempuan itu.

Pasti. Pegang kata-kata saya.

Saya gak butuh kata-kata kamu.

Saya mau dia aman.

Kelvin Bittaker,

Saya Agen Penyelia Dennis Abbott.

Silahkan duduk.

Mama ngajarin saya untuk tidak bicara dengan orang asing.

Empat orang baik meninggal. Jangan nguji kesabaran saya.

Banyak orang baik yang meninggal, boss.

Begitulah dunia ini.

Duduk.

Jadi empat orang mana yang sedang kita bicarakan?

Pagi ini, di luar gedung pengadilan,

Dua agen F.B.I., seorang agen real estate,

dan Edward Hu.

Jangan bercanda deh.

Oh... Halleluyah.

Ya.

Bagus, bagus, bagus. Terima kasih.

Bittaker tidak tahu apa-apa soal pembunuhan tersebut.

Bukan dia yang memerintahkan pembunuhan itu.

Kita sudah mendapatkan profil anggota keluarganya yang lain

dari kantor Dallas.

Baiklah, sekarang, beri tahu saya apa isinya.

Anak kedua Ethan punya catatan kriminal.

Dia juga punya masalah kesehatan. Caleb. baru 19 tahun,

tapi menurut Spackman, anak ini benar-benar pintar.

Dia sedang dipersiapkan untuk sesuatu yang lebih besar.

Informasi mengenai Belinda, ibunya, masih agak samar.

Pasti salah seorang dari mereka yang menghubungi pembunuh bayaran

dan melakukan kesepakatan.

Ya, tapi kita belum tahu yang mana.

Tim Spackman sudah menyelidiki catatan telepon mereka semua.

Keluarga ini sudah disadap berbulan-bulan.

Dan saya yakin mereka sudah mencari di komputer keluarga ini.

Tidak ada komunikasi mengenai pembunuhan saksi mata,

Tidak ada pesan dalam sandi -- semua bersih seperti WC hotel.

Padahal tidak.

Coba kamu temui mereka. Ajak Jane juga.

Baiklah.

Hei!

Siapa kalian? Bagaimana kalian bisa ke sini?

Ethan Bittaker? Siapa yang mau tahu itu?

F.B.I.

Ah, kalian boleh pergi.

Lain kali bikin janji dulu ya.

Ma!

Ma?! Ada polisi nih.

Oh, Ethan! Jangan kasar-kasar dong.

Ada yang bisa saya bantu, agen?

Kami ingin bicara dengan anda mengenai kematian empat orang,

dan pembunuhan Lily Stoppard yang anda rencakanan.

Wow! Lompatnya jauh banget. Kok bisa ada kesimpulan seperti itu?

Kematian empat orang yang mana? Lily siapa?

Ibu Bittaker, anda jago bohong.

Pak, tolong ya jangan hina saya.

Anak tertua saya ada di penjara untuk kejahatan yang tidak dia lakukan,

dan Ethan punya masalah kesehatan.

sayang, kamu tahu aku sayang kamu.

Dan kami hampir gak punya apa-apa

sampai kekacauan ini bisa diselesaikan.

Dan saya tidak tahu apa yang anda bicarakan.

Beneran? Bukannya ini Ferrari dan Phantom

Jangan ngomong "gak punya apa-apa" ya.

Udah kayak lagi pelajaran "Berbohong untuk S2" aja nih.

Kalian gak bisa masuk begitu saja

terus nuduh kami membunuh,

atau nuduh yang lain-lain.

Ini penindasan. Benar.

Mana surat perintah kalian?

Ethan -- Ethan, Saya paham.

Menjadi anak kedua Bittaker memang tidak mudah,

Saya bisa ngerasain itu.

Tapi kamu benar-benar harus mengendalikan

masalah kamu yang suka nyari-nyari perhatian.

Ibu Bittaker, ke mana saja anda selama tiga hari terakhir?

Salon...

Oh! Pas di kepala! Cakep!

Oh, liat sebelah kiri kamu, funguy!

Kiri! Ada sniper ngincer kamu!

Boom! Cal Da King menang lagi! Ha ha!

Berlututlah di hadapanku lalu matilah, bajingan!

Ini Caleb? Dia yang paling pintar, bukan?

Ini adalah kantor pribadi. Anda harus keluar dari sini.

Game apa sih yang dia mainin? Kayaknya seru.

Ayo. Saya pergi.

Keluar dari sini! Saya keluar.

Berhasil buat dia bicara?

Ah, ok. Ayo, Cho.

Senang bertemu anda, Ibu Bittaker.

Anda punya keluarga yang luar biasa. Anda pasti sangat bangga.

Kamu boleh mengejek saya sesuka hati kamu.

Pasti. Terima kasih. Oh iya.

Berhentilah menggunakan antidepresan. Obat itu membuat anda lambat.

Dan anda juga masih tidak bahagia, bukan?

Jangan sampai mama ngomong ini lagi ke kamu.

Jangan main permainan ini kalau lagi ada tamu.

Ngerti?

Ini dia. “War Lord III”.

Tunggu dulu. Cal Da King, kata kamu.

Saya akan memeriksa catatannya.

Yep.

Dia sedang ikut dalam sebuah turnamen.

Nama alias Caleb adalah “Cal Da King”,

dan dengannya, dia bisa bicara dengan siapa saja,

di mana saja, kapan saja? selama masih dalam pertemanannya.

Hmm. kalau begitu, bingo. Begitu cara mereka berkomunikasi

dengan pembunuh bayaran -- melalui permainan online.

Ada ribuan orang dalam pertemanan Cal Da King,

dan percakapan di antara mereka tidak pernah tercatat.

Tidak mungkin mempersempit kemungkinannya.

Apa ada semacam rangking begitu?

Tentu saja. Itu memang tujuan utamanya.

Jadi jika seseorang masuk ke dalam permainan The War Lord

padahal tujuan utamanya bukan untuk bermain, maka --

rangking mereka harusnya jelek..

Oke, kalau begitu coba kita lacak identitas

dari pemain di urutan tiga terbawah dalam pertemanan Cal Da King.

Beres.

Panjang umur.

Hasil uji balistik baru keluar.

Kita mendapatkan kecocokan.

Sebelumnya juga ada dua penembakan dengan menggunakan peluru sejenis.

Ya, kamu benar, Jane.

Orang ini masih dari sekitar sini.

Antara itu, atau dia sedang beroperasi di sekitar sini

dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut ponsel si agen real estate,

Dia ada janji pertemuan dengan seseorang bernama Lydon.

Yang mana adalah nama alias.

Sekarang masalahnya adalah kita tidak mendapatkan sidik jari orang ini.

Tidak ada rekaman wajahnya, tidak ada identitas, tidak ada.

Apa sudah bisa dipastikan kalau Lydon berhubungan dengan keluarga Bittaker?

Sejauh ini belum.

Biasanya, orang seperti Lydon,

akan melibatkan perantara dalam berhubungan,

kurir pembawa pesan atau melalui internet.

Masalahnya adalah mencarinya.

Terlalu banyak kemungkinan metode komunikasi mereka.

Mereka bisa menggunakan apa saja.

Mereka bisa menggunakan situs perjodohan atau alamat email yang sudah mati.

Bahkan, mereka bisa menggunakan

cara lama dengan bertemu orang di jalan, jadi...

Dan kita tidak punya waktu untuk menelusuri ini semua --

Maaf, menyela.

Jane, Saya dapat tiga nama yang kamu minta.

Ah, penghubung Bittaker/Lydon.

Tiga terbawah adalah Juniesdad --

Pria 62 tahun dari Nova Scotia. Eh.

Oldgalsrule -- Perempuan 57tahun dari Inggris.

Countmein66, Perempuan 35 tahun dari Louisiana.

Dia. Sudah pasti dia.

Maaf, Jane. Kalian ini lagi ngomongin apa sih?

Saya tidak yakin kalau perantara yang kita cari tinggal di Nova Scotia,

atau Inggris, karena itu,

pilihan saya jatuh pada Nona Louisiana.

Nama aslinya adalah Peg Baily aslinya dari Lafitte,

lalu lihat ini -- mantannya pernah bekerja

sebagai pengawal di keluarga Bittaker.

Makasih, Wylie.

Kok sepi ya.

Nggak, saya pikir ada orang kok di dalam.

Kita memang harus menganggapnya seperti itu...

Oke, jadi begini rencananya --

Lisbon dan saya akan memeriksa keadaan.

Jane, kamu jangan ke mana-mana.

Yaelah, Ken? Jangan ke mana-mana?

Yang kita tahu, perempuan ini cuma payah di video games,

Saya juga ga mau bikin marah kepolisian setempat.

Dengan senang hati saya tunggu di sini. Tapi saya bukan anjing kamu.

Bawel.

Ada orang di dalam?

Tunggu di sini. Saya akan berkeliling.

Hey! Oop!

Ada orang di sana.

Permisi, pak, apa Peg Baily tinggal di sini?

Oh, Peg lagi keluar.

Kami dari F.B.I. Saya Agen Lisbon.

Ini Patrick Jane. siapa anda?

Dari Austin? Jauh banget sampe ke sini.

Oh... semoga gak ada yang serius.

Saya sepupu Peg, Billy. Ada masalah apa ya, bu?

Kami boleh masuk?

Kalau mau Anda begitu.

Saya gak tahu kapan dia pulang.

Anda bisa bilang ke teman Anda untuk ikut masuk juga.

Uhh!

Jane, tetap bersama dia.

Oke.

Spackman.

Spackman, lihat saya.

Tarik napas, 1, 2. Buka lebar-lebar.

Buang napas, 1, 2. Rasa sakit akan keluar bersama --

Terima kasih sudah menurunkan detak jantungnya sebelum kami sampai di sini.

Kalau tidak, dia akan kehabisan darah.

Cepat sembuh, Spackman.

Hai, boss, sekarang mereka sedang membawa Spackman

ke Rumah sakit di Port Arthur.

Tapi kondisinya sudah stabil, kan?

Saya tidak tahu. Semoga begitu. Dia akan baik-baik saja.

Oh, satu hal lagi. Kami menemukan gambar

Lily Stoppard di komputer Peg Baily.

Saya mau kalian berdua segera kembali ke sini.

Kalian akan memberi keterangan kepada artis sketsa forensik kita.

Baik, kami akan ke sana secepat mungkin.

Masalahnya, kita sudah melihat dia terlalu jelas.

Terus, kok malah jadi masalah?

Ini adalah orang yang kita lihat. Ho'oh.

Lydon tahu kalau kita jelas melihat wajahnya.

Dia tidak akan mungkin berpenampilan seperti itu lagi.

Wylie, bisa gak kamu coba buat

variasi penyamaran dari orang ini?

Rambutnya dipanjangin, kasih kacamata, jenggot, semacam itulah?

Tentu saja.

Sempurna. Kita lihat hasilnya bagaimana.

Kamu manggil saya, boss?

Arogan sekali mereka.

Biasanya memang begitu.

Saksi mata, orang kita, sekarang Peg Baily.

Jane menemukan kalau mereka berkomunikasi melalui video games,

lalu dia mati, begitu saja.

Ya Tuhan, rasanya saya ingin ngeremukin tulang mereka.

Saya juga.

Ethan Bittaker harus cuci darah empat kali sehari.

Dengan kondisi kesehatannya,

mungkin dia lebih mudah digertak.

Dan lagi, masa bebas bersyarat dia masih 38 bulan lagi.

Mau saya coba dekati dia?

Kita berdua yang dekati dia.

Lepaskan! Lepaskan saya! Maaah!

Berhenti! Berhenti! Maaaah -- Ada apa ini?! Apa yang kalian lakukan?!

Memangnya kami seperti sedang apa?

Sepertinya kamu sedang menahan

pelanggar bebas bersyarat yang berbahaya, Agen Cho.

Pelanggaran bebas bersyarat? Emangnya saya ngapain?

Berkawan dengan penjahat.

Siapa? Kelvin Bittaker.

Dia -- Dia kan kakak saya. Ini gak lucu.

Kabar buruk, Ethan -- kamu akan dipenjara sesuai sisa hukuman kamu.

Mah! Mah!

Dia harus cuci darah kurang dari satu jam lagi.

Oh. Kalau begitu -- yah...., Ini bakal jadi masalah.

Begini saja...

Kita akan bawa tiang infusnya juga.

Hanya selama kami bersamamu.

Tapi, Saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti

kalau dia sudah kembali ke penjara. Apa yang sebenarnya terjadi?

Bisa kasih saya penjelasan, Agen?

Agen Penyelia Dennis Abbott.

Ya ampun.

Saya akan katakan dengan kata-kata berikut

agar pesannya bisa bergema.

Kamu harus membatalkan rencana pembunuhan Lily Stoppard.

Kamu harus hentikan,

dan kamu harus menyerahkan Lydon,

atau saya tidak akan bisa menjamin nasib anak kamu.

Saya gak ngerti kamu itu ngomong apa.

Saya benar-benar gak ngerti arah pembicaraan ini.

Kamu gak percaya gertakan saya?

Kalau begitu, tunggu saja.

Sabar.

Karena kalau sampai Ethan menderita,

atau terjadi hal lain padanya, asal tahu saja,

itu karena kamu.

Dia gak berarti buat saya.

Gak mungkin kamu tega.

Kamu pasti ga akan tega. Kamu kan penegak hukum.

jabatannya agen penyelia, sedangkan dia cuma warga biasa.

Mungkin, kamu akan membuat dia gelisah dan tidak nyaman,

tapi kamu tidak akan berani membiarkan dia mati.

Kamu terlalu baik untuk bisa melakukan itu.

Mereka belum kenal saya, ya, Cho?

Belum.

Saya yakin. Dan saya berani mempertaruhkan anak saya.

Senang ngobrol dengan anda, bu.

Oke, bawa tiang sialan itu.

1...2...3...

Dor...Dor.

Saya sudah buat jadi slideshow. Bilang aja kalau butuh bantuan lagi.

Loh, bukan... bukan... bukan...

Sebentar.

Maaf. Bukan yang itu.

Bagus.

Bisa dicetak gak? Bisa.

Terus, kirim gambar-gambar itu ke hotel tempat Lily tinggal

secepatnya.

Kerja bagus.

Yah, “Battlefield" selalu jadi kesukaan saya,

tapi, itu sih kalau saya.

“Battlefield”?

Oh. Iya. Kamu tahu kan, permainan orang gede.

Tapi, ada lho orang-orang yang gak tahan maen begituan.

Oh, maksud kamu permainan sederhana

yang cuma make dua tombol -- cuma kiri, kanan, terus menang?

Oh, gak akan sesederhana itu

kalau aku gak ada di tim kamu.

Gini aja, Vega, Kita adu satu lawan satu aja

untuk ngebuktiin siapa yang lebih jago.

Senjatanya pistol aja.

Kapan aja kamu siap.

Rencana pembunuhannya masih jalan.

Kita akan menahan Ethan selama 24 jam,

tapi Lydon sudah selangkah lebih maju dari kita.

Kita harus bergerak sekarang.

Lily akan bersaksi besok.

Ya, pagi-pagi sekali.

Lydon mungkin sudah mengetahui hotel Lily,

Jadi kita akan pindahkan dia.

Lily akan aman selama dia tetap di kamar hotel, kan?

Ya. Dia dijaga ketat mulai dari mobil sampai kantor pengadilan.

Tapi tidak selama perjalanan sampai ke mobil?

Tidak.

Kalau kamu mau selangkah di depan Lydon,

biarkan Lily sebagaimana seharusnya, tapi kita buat rencana kita sendiri.

Oke, bagaimana rencananya?

Jenderal yang memilih medan pertempurannya dengan bijak,

sudah menang sebelum pertempuran dimulai.

Oke. Saya menyimak.

Lobi Hotel terlalu berongga.

Banyak jalan keluar-masuk. Banyak tempat bersembunyi juga.

Kita harus siaga penuh.

Begitu dia keluar dari kamar, permainan dimulai.

Dor.

Lydon akan memanfaatkan ruang yang kecil

lorong hotel, dan area yang tidak umum.

Dia akan menggunakan itu semua.

Dor!

Dor.

Kita tidak bisa meninggalkan suaminya begitu saja

Kita harus memanfaatkan dia juga.

Lydon pasti punya jalan keluar yang disiapkan dengan matang.

Kita juga harus punya.

Dor! Dor!

Dor!

Kalau dihitung-hitung, saya sudah ditembak enam kali.

Tujuh sebenarnya...

Oke. Bagus. Saya sudah dapat gambarannya. Terima kasih.

Hai.

Kamu baik-baik saja?

Eh, ya. Aku gak apa-apa.

Semua akan baik-baik aja, kok.

Kamu tahu itu, kan?

Kita tahu apa yang kita lakukan. Rencana kita bagus.

Rencana kita benar-benar bagus.

Dia juga punya rencana yang bagus.

Kita akan aman.

Seseorang bisa saja terluka.

Kita kan sudah biasa menghadapi situasi berbahaya.

Tapi ini beda.

Semua akan baik-baik saja. Aku janji.

Kalau itu yang membuat kamu gak bisa tidur,

kita akan baik-baik aja kok.

Ya, kamu benar.

Aku benar kan. Semua akan baik-baik saja?

Bukan, maksud aku, memang itu yang buat aku gak bisa tidur.

Sini bobok.

Yah? Bobok yuk.

Mau dininaboboin?

Aku dulu nyanyiin ini kalo adek-adek aku gak bisa bobok.

Um...

Sebenernya, aku...

gak mau denger suara kamu nyanyi...

Oke. Mm. Mm.

♪ Oh, oh ♪

♪ we're halfway there ♪

♪ Oh, oh ♪

♪ livin' on a prayer ♪

♪ take my hand and we'll -- ♪ yah.

♪ make it, I swear ♪

Ayo dong, ikut nyanyi.

♪ Oh, oh ♪

♪ livin' on a prayer ♪

♪ take my hand and we'll make it, I swear ♪ ♪ mm-hmm, think of the pain ♪

Wylie sudah bersiap di dalam van di luar.

Oke, bagus. Semua harus sudah siap di tempatnya masing-masing.

Tinggal menjalankan rencana kita saja

bersama Lily dan Matthew.

Eh, Vega, bisa jemput mereka?

Apa monitor di dalam van sudah siap?

Ya. Wylie sudah berhasil masuk ke dalam sistem keamanan hotel.

Semua monitor di dalam van sudah bisa memantau keadaan.

Oke. Bagus.

Hei, Lily. Apa kabar?

Baik.

Bagus. Matthew, sudah siap?

Apa sudah waktunya? Belum. Belum kok.

Lily rencananya sampai di gedung pengadilan

dalam dua jam, jadi kita akan berangkat satu jam lagi.

Matthew, kita harus berangkat duluan

sebelum Lily meninggalkan kamar.

Mobil kita akan ada di garasi hotel.

Ada lift yang akan langsung mengantar kita ke sana,

Tapi kita juga punya jalur alternatif

kalau-kalau sesuatu terjadi.

Apa kalian bisa jamin ini akan berhasil?

Tujuan utama rencana kita adalah untuk mengamankan istri kamu.

Kita tidak tahu, bagaimana situasi akan berkembang,

tapi saya berani jamin kalau kami sudah memperhitungkan

setiap kemungkinan yang bisa terjadi, dan kita sudah siap untuk itu.

Baiklah, terima kasih.

Untuk kalian semua.

Bagus. Baiklah.

Vega, bisa minta tolong.

Hei.

Jika sampai sesuatu terjadi padanya,

dan saya seharusnya bisa mencegahnya...

Matthew, istri kamu mau melakukan ini,

dan kita akan lakukan apapun untuk menjaga keselamatannya.

Ini adalah keputusan yang baik.

Kamu harus percaya kepadanya, oke?

Saya mau lihat simulasi rencana kita sekali lagi.

Saya mau lihat-lihat dulu keluar.

Saya akan segera kembali.

Oke.

Oke, sudah dimulai.

- Apa yang terjadi? - Ada asap di lorong.

Bom asap? Ya, mungkin.

Tidak apa-apa. Semua diam di tempat.

Bagus. Mengerti?

Ini cuma pengecoh. Dia hanya mau bikin panik.

Kita jalan terus. Semua segera ke posisi.

Lift akan dimatikan.

Itu yang mereka lakukan dalam keadaan darurat.

Oke, Jane, Kamu turun ke van bersama Wylie.

Mengerti? Lewat tangga. Semuanya, bergerak.

Semuanya keluar!

Ini keadaan darurat! Kalian tidak bisa kembali ke kamar!

Semuanya keluar! Semuanya tetap tenang,

Pelan-pelan, jangan buru-buru!

Ini keadaan darurat. Kalian tidak bisa kembali ke kamar!

Semuanya keluar!

Abbott dan Magath di kamar sewaan ada di monitor 1.

Bagaimana cara bicara dengan mereka?

Terima kasih. Abbott, ini Jane. Saya sudah di dalam van.

Baiklah, dikopi.

Lisbon dan Cho ada di kamar Lily.

Bagus. Jadi semua orang sudah siap.

Di mana Vega?

Saya di sini. Sudah siap di posisi.

Sempurna. Semua dengarkan.

Perhatikan petugas yang ada, siapa pun yang berseragam.

Lydon akan datang dengan memanfaatkan itu.

Kalian harus berangkat sekarang.

Dikopi. Kami bergerak keluar.

Kamu siap?

Siap. Ayo berangkat.

Apa yang kita punya di sini?

Apa itu dia? Apa itu dia?

Hei, Lisbon,

Tangga sebelah barat, masuk ke lantai 6.

Ada orang mencurigakan berseragam EMT. Siap.

Jangan terlalu dekat. Cari tahu dulu apa benar dia yang kita cari.

Jane, saya paham.

Jane, saya sudah di lantai 6.

Ya -- Lisbon, sepertinya dia ada di ujung satunya.

Terus jalan.

Bu, anda tidak apa-apa?

Aduh, pergelangan saya keseleo. Yang mana?

Baik, kita harus segera keluar dari sini, oke?

Anda akan baik-baik saja. Ikuti saya.

Jane, itu bukan dia.

Kami sedang turun menuju lantai 7.

Abbott, bukan maksudnya nyuruh kamu buru-buru,

tapi kalau waktunya mendesak, kita harus memikirkan ulang semuanya.

Untungnya saya gak harus buru-buru, kok.

Jane, lampunya mati.

Ya, Saya tahu.

Dia di sana. Hati-hati.

Tolong! Tolong saya! Saya ditembak!

Biar saya tangani. Kamu bisa?

Baik, biar saya saja. Ada orang dengan pistol di hotel.

Dia turun lewat tangga. Oke, bung. Bertahan ya.

Oh... oh, bilang ke mereka, hati-hati.

Biar saya lihat luka kamu.

Uhh!

Lift tidak berfungsi.

Coba lewat tangga.

Menunduk!

Sasaran berhasil dilumpuhkan.

Ada agen terluka di tangga pelayan, lantai 7.

Semua baik-baik saja?

Jane.

Sudah dikonfirmasi.

Target aman. Kerja bagus, tim.

Kamu dengar itu, Lisbon?

Lisbon, kamu di mana?

Iya, saya dengar. Saya di sini.

Saya baru bertemu dengan yang lain.

Ini kabar baik.

Yah, di sinilah kita.

Nyaman juga.

Lily Stoppard bersaksi hari ini.

Kesaksiannya memberatkan anak anda, Kelvin.

Kami sudah mendapatkan identitas Lydon,

bukti yang memberatkan anda dan keluarga anda

untuk lima pembunuhan dan dua percobaan pembunuhan.

Jadi sekarang kamu mau saya bicara,

melempar anak-anak saya begitu saja ke kolong bus

demi menyelamatkan diri saya sendiri?

Tidak.

Bagus, karena memang bukan itu keinginan saya.

Orang seperti kamu tidak akan bisa membayangkan

cinta orang tua kepada anak-anaknya.

Anda benar, saya memang tidak bisa membayangkannya.

Tapi saya rasa Ibu Jamie Owen

pasti bisa membayangkannya.

Dan kelima korban lain. Mereka juga punya orang tua.

Tidak ada kesepakatan Tidak ada tawar menawar.

Kalian semua akan jatuh bersama.

Ini akan seperti piknik keluarga.

Apa kamu sudah tahu, Belinda?

Bagaimana pembunuh bayaran kamu yang selalu sukses, kali ini gagal total?

Dia sudah sangat dekat.

Tapi kami tahu itu.

Itu mengapa kami memindahkan Lily dari situasi yang berbahaya

lalu menggantinya dengan orang kami...

Tepat di depan matanya.

Terkadang orang hanya melihat apa yang mereka mau lihat.

Bukan maksud saya menertawakan, tapi...

Hai, Vega, coba lihat ini?

Apaan?

Eh, oh, maaf, maaf. Bukan yang ini.

Maksud saya...

Nggak mungkin!

Oh, jadi beneran nih! Iya dong?

Oh, ya! Emangnya kamu pikir gimana?

Saya tahu kok!

Kamu bakal kalah! Unh-unh!

- Berhenti! - Awas! Awas!

Ha! Ga mungkin.

Ih, curang!

Nggak kok.

Saya akan kalahin kamu. Gak mungkin.

Kamu bakal kalah.

Kamu bakal kalah. Kamu sudah siap? Siap...

Kamu di situ.

Ya, aku di sini. Ya.

Ah. Oke. Ada apa sih?

Kenapa?

Kamu pasti sudah tahu.

Ya. Aku nyuruh kamu --

Kamu nyuruh saya keluar. Mm-hmm.

Dengan sengaja.

Kamu sudah tahu kalau yang di lantai 6 itu pasti bukan Lydon.

Kamu pasti tahu, tapi kamu tetap nyuruh aku ke sana.

Iya, benar.

Aku cuma mau ngejaga kamu.

Ngejaga aku? Mm-hmm.

Aku ini agen F.B.I. Aku tahu, kok.

Ini pekerjaan aku. Aku tahu. Aku minta maaf.

Tapi... apa? Kamu bakal tetap begitu?

Iya...

Yep, Mungkin begitu.

Itu masalahnya. Ini bukan masalah.

Justru ini masalah besar. Nggak, ini --

Kamu gak boleh begitu. Kamu harus biarkan aku bekerja.

Kalau kamu gak bisa -- Iya, aku paham.

Kalau kamu gak bisa -- Aku gak tahu.

Bagaimana bisa kite kerja bareng?

Yah...

Nanti kita cari jalannya.

== sync, corrected by elderman == Diterjemahkan oleh: @aranigr

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.