All language subtitles for Black.Doves.2024.S02E01.Black.Door.NF.WEB-DL.H264-CAKES.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian Download
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew Download
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Jadi, apa kabar kalian hari ini?

Sepertinya kami agak…

kesulitan berkomunikasi.

Helen?

Belakangan ini, banyak, eh, perubahan besar yang terjadi,

dan… aku rasa kami berdua merasa sangat tertekan…

karena alasan yang berbeda.

Saat kalian mengobrol, apa kalian merasa bisa saling bicara jujur?

Entahlah, menurutku sulit untuk bicara jujur saat…

saat aku tidak tahu pasti kondisi hubungan kami.

Menurut masyarakat Inggris, peranku sebagai ayah dan

suami yang baik adalah sebuah kelebihan, tapi saat kami hadir di acara publik,

kami saling berpelukan, dan berciuman, serta tersenyum pada kamera, rasanya…

Rasanya apa?

Seperti sandiwara.

Tunggu, Pak Webb! Bisakah Anda memberi sedikit komentar?

-Pak Webb, lihat sini! -Pak Webb! Pak Webb!

-Tolong beri sedikit komentar! -Pak, tolong lihat sini, Pak!

Termasuk di antaranya program Initiative for Peace…

Alexi Chernov, arah jam 11.

Bagus.

Pak Chernov.

Pak Webb. Selamat atas kemenangan Anda dalam pemilu kemarin.

Oh, terima kasih banyak. Eh, sebenarnya, itu bukan pemilu, tapi…

Bukan?

Bukan, bukan, hanya kontes kepemimpinan Partai Konservatif.

Ah, mengambil kekuasaan tanpa izin masyarakat. Saya jadi rindu rumah.

Senang bertemu Anda, senang bertemu.

Biarkan dia, Roman. Kau tidak tahu siapa dia?

Saat ini, dia hanya pengunjung pesta, tapi minggu depan,

dia akan menjadi istri perdana menteri.

Selamat malam, Bu Chernov.

Senang akhirnya kita bisa bertemu langsung.

Suami Anda coba cari alasan untuk berhenti mengobrol dengan suami saya.

Akan ada yang memintanya menjawab panggilan yang sangat penting.

Dulu, Alexi selalu pakai trik itu.

Suami Anda meminta, eh, izin mendatangi KTT Pertahanan Wallace.

Dia ingin tawarkan simbol persahabatan, yang saat ini masih belum diterima.

Dia kadang-kadang membahas pensiun, lalu pindah ke Mediterania,

tinggal di tempat yang cerah, dan menurut saya,

dia seperti hiu yang ingin berhenti berenang. Saya yakin dia bisa jalani

babak terakhir yang baik dalam hidupnya, melakukan hal yang baik jika diizinkan.

Mungkin saya bisa bicara dengan Wallace, menjelaskan tentang, eh,

keuntungan memiliki… perspektif yang berbeda dalam KTT itu.

Bahasa Rusia Anda sempurna.

Kapan Anda belajar?

Sudah sangat lama.

PENTHOUSE NAIK

Agen Joshi, Laila.

Helen.

Gimana pestanya?

-Tiada habisnya. -Tentu saja.

Pesta-pesta itu pasti melelahkan.

Oke, saat kita masuk, brankasnya ada di kabinet di dekat rak buku.

Kita?

Iya.

Bagus.

Apa? Kenapa aku ikut masuk? Kupikir, tugasku hanya ambil kuncinya.

Oh, aku tidak bisa membobol brankas.

Kenapa begitu?

Kenapa orang tidak bisa melakukan sesuatu?

Kenapa aku tidak bisa buat souffle?

Kenapa aku tidak bisa ingat ulang tahun saudariku?

Kenapa tidak berhenti bayangkan kelinci di Zootopia saat masturbasi?

-Pertanyaan ini bisa buat kita gila. -Jadi, aku bobol brankasnya?

Iya.

Oke. Jadi, apa tepatnya peranmu di ini?

Aku pengawalmu, Sayang.

Ayo, ayo, ayo, ayo!

Aku panggil backup.

Oke, kabinet di dekat--

Rak buku, aku tahu.

Em…

Eh, aku-- aku butuh--

Iya.

Gimana menurutmu?

Em, menurutku brankas ini tidak mudah untuk dibobol.

Ya, profesi kita lebih mementingkan hasil, jadi, eh, bobol saja. Paham, 'kan?

Oke…

Astaga! Tempat ini benar-benar mewah.

Kau pasti juga dapat kamar yang bagus, karena kau istri perdana menteri.

Dia baru akan menjadi perdana menteri Rabu besok.

Hidup miskin sampai hari itu, ya?

Di mana tempat paling buruk yang pernah kau tempati--

Maaf, d-dengar, ya, tapi aku harus berkonsentrasi sekarang.

Maaf.

Omong-omong, gaunmu sangat cantik. Dari Louis Vuitton?

Ini dibuat khusus.

Oh, aku hanya pakai baju olahraga biasa.

Bra olahraga dari Nike, dan celana ini milik saudariku,

tapi tas pinggang itu buatan desainer, jadi kembalikan nanti.

Tidak ada laporan. Tidak ada laporan. Harap lapor.

Mereka akan kirim orang karena tidak ada yang jawab radionya.

Aku tidak bawa pistol.

Iya, tentu, memangnya kau mau simpan pistol di mana?

-Em, aku butuh, eh… lima menit. -Waktumu dua menit.

Kalau gitu, cegah mereka masuk!

Itu sebabnya kau mengajakku.

Aku tidak mengajakmu.

Astaga.

NOMOR TIDAK DIKENAL

Halo?

Nah, ini baru suara yang sudah lama tidak aku dengar.

-Oh, Sam. -Apa sekarang waktu yang tepat?

Dia malah jawab telepon.

Em, sebenarnya tidak. Semuanya baik-baik saja?

Tidak… sebaik dulu. Dengar, aku em, minta maaf lama tidak mengabari.

-Iya, tidak apa-apa. -Kau baik? Kau terdengar stres.

Em, aku mencoba membobol brankas, dan sayangnya tidak terlalu lancar.

Brankas jenis apa?

Kunci putar Bolt and Tasker.

Brankas yang bagus.

Aku tahu itu, makanya aku tidak bisa membukanya.

-Gimana perkembangannya? -Tentu saja kau bisa.

Kau tahu kenapa aku bisa yakin?

Karena aku yang mengajari.

Oh, kuharap kau di sini sekarang.

Aku juga.

Dengar, kau bisa lakukan ini, oke?

Mereka datang. Makin cepat makin baik.

Abaikan kebisingannya dan berkonsentrasi.

Cukup fokus dan bernapas. Fokus dan bernapas.

Halo, kau dengar aku?

-Berhasil. -Bagus, akhirnya! Oke.

Bagus, Sayang. Bagus.

-Apa itu? Helen, ada apa? Helen, kau baik? -Eh, eh-- Iya, semua baik.

Aku hubungi lagi nanti. Oke, sayang kau. Maaf. Sayang kau. Dah.

Di sana!

Sial!

-Sial! -Verifikasi dokumennya sekarang.

Telusuri hard disk-nya. Iya, kata kuncinya "Wildflower."

Apa?

-Wildflower? -Iya. W-I-L-D…

Aku tahu ejaannya. Astaga. Ini konyol. Aku bahkan harusnya tidak di sini.

-Sudah kau kerjakan? -Sedang kukerjakan!

Sudah ketemu?

"Wildflower!" Iya, ketemu.

Tasmu!

Kau terlatih memakai senjata api, iya, 'kan?

"Iya?" Tahu 'kan, kadang kelihaian kalian bisa berkurang?

Sial.

Apa maksudmu?

Istri mata-mata. Seperti burung kukuk di sarang.

Kalian punya senjata lain seperti, daya tarik wanita.

Aku menembak lebih baik daripada kau membobol brankas.

Kau menyakiti perasaanku.

-Bajingan! -Eh, sial!

Tembak! Tembak!

Saat kau bilang "istri mata-mata", maksudmu itu--

-Mengejek, iya. -Oke. Hanya memastikan.

Jangan tersinggung.

Aku tidak bisa seperti kau, tapi itu artinya,

kita memang berbeda, iya, 'kan?

Sepertinya begitu.

-Sial. -Apa?

Eh, bukan apa-apa, aku, em…

Aku lupa tanya temanku kenapa dia menelepon.

Oke.

Ya, senang bekerja denganmu. Semoga sukses dengan pestamu itu.

Seperti semua pemimpin lainnya,

saya tidak bisa memilih untuk memimpin dalam keadaan seperti apa.

Menjaga perdamaian adalah tujuan yang mulia, tapi untuk mewujudkannya,

kita harus menindak mereka yang ingin mengambil keuntungan dari kehancuran,

mereka yang ingin merusak apa yang sudah dibangun oleh orang lain.

Kita tidak bisa lakukan ini sendirian.

Terima kasih.

Apa isinya?

Rahasia.

Reed.

Aku ingin tahu.

-Aku ingin merasa… -Apa?

Dilibatkan, seakan aku mata-mata sungguhan, bukan sekadar…

mata-mata jebakan cinta bodoh yang tidak bisa dipercaya dengan info rahasia.

Apa itu Wildflower?

Kenangan dari suatu hal di masa lalu.

Hanya itu saja?

Sudah lebih dari yang perlu kau tahu.

Kenapa kau pakai baju untuk lari?

Wallace kira aku sedang di gim.

Aku bilang padanya aku kena insomnia.

-Kapan terakhir kali kau tidur nyenyak? -Sudah lama.

Berarti kau kena insomnia.

Sudah siap untuk pindahan?

Gimana konseling pernikahanmu?

Setelah sekian lama, kau pikir kau bisa sembunyikan rahasia dariku?

Dia bilang dia merasa sulit memercayaiku.

Entahlah. Mungkin aku sudah tidak lagi pandai berbohong.

Reed.

Ada apa?

Semuanya baik-baik saja?

Hal-hal yang kau ketahui saat ini menjadikanmu aset.

Namun, itu bisa berubah. Kita punya musuh di mana-mana.

Aku sarankan, tetaplah pandai berbohong.

Demi kita berdua.

Ini permainan yang hebat, tapi peraturannya terus berubah.

Makin sulit untuk diikuti.

Rabu ini, setengah sepuluh, bangku yang biasa.

Bawa laporan pertamamu dari Downing Street.

Areanya cukup sempit, tapi sundulan yang luar biasa!

Sayangnya, melambung di atas gawang. Jelas sekali, dia menyundul bolanya

sedikit terlalu keras hingga bolanya melambung terlalu tinggi.

Guehi merebut bola. Lini pertahanan Burnley terlihat tidak terlalu rapat.

Kau tahu siapa aku?

Kita bekerja di bidang yang sama, Nak.

Jadi, kau tahu kenapa aku di sini.

Aku percaya ini disebut menuai apa yang ditabur.

Kau tidak bisa tunggu sampai pertandingannya berakhir?

-Menurutku, itu tata krama profesional. -Maaf.

Kau dibayar berapa untuk ini?

10.000 paun.

Astaga.

Aku tidak tahu siapa yang harus merasa lebih malu. Sepuluh ribu?

Dulu aku pasti akan minta lebih banyak.

Tolong, Nak, tembak aku di jantung. Iya, tembak aku di jantungku.

Lebih cepat di… kepala.

Aku tidak tergesa-gesa.

Kau yakin bisa melakukannya dari sana? Aku bisa…

mencium bau miras di badanmu.

Oh, ragu-ragu itu pertanda buruk,

dan berhenti mengasihaniku.

Kau tahu aku itu apa?

Aku masa depanmu.

Nasibmu kelak.

Polisi bersenjata! Jangan bergerak!

Angkat tanganmu! Diam di sana!

Keluarkan senjatamu! Cepat!

Lakukan perlahan!

Perlahan!

Tiarap sekarang!

Rentangkan tanganmu!

Samuel.

Malam, Pak Polisi.

Kau bisa menelepon satu kali. Pilih dengan bijak.

Halo?

Nah, ini baru suara yang sudah lama tidak aku dengar.

Oh, Sam.

Apa, em, sekarang waktu yang tepat?

Dia malah jawab telepon.

Em, sebenarnya tidak. Semuanya baik-baik saja?

Tidak sebaik dulu.

Dengar, aku em, minta maaf lama tidak mengabari.

Iya, tidak apa-apa.

Kau baik? Kau terdengar stres.

Em, aku mencoba membobol brankas, dan sayangnya tidak terlalu lancar.

Brankas jenis apa?

Kunci putar Bolt and Tasker.

Brankas yang bagus.

Aku tahu itu, makanya aku tidak bisa membukanya.

-Gimana perkembangannya? -Tentu saja kau bisa.

Kau tahu kenapa aku bisa yakin?

Karena aku yang mengajari.

Kuharap kau di sini sekarang.

Aku juga.

Pengacaramu sudah datang.

Aku tidak punya pengacara.

Berarti kau agak lalai, mengingat profesimu.

Untuk kepalamu.

Si-siapa kau?

Aku orang yang bisa buka pintu yang terkunci.

Namaku Patrick.

Aku datang untuk menawarkan kesempatan.

Aku mewakili pihak swasta yang ingin mempekerjakanmu dengan sistem gaji tetap.

Empat target, tarifmu yang biasa, ditambah 20%.

Apa kau…

merekrutku sebagai pembunuh bayaran di kantor polisi?

Di sini pun tempat yang cocok.

Em, kau mewakili pihak swasta?

Iya.

-Siapa? -Tidak penting.

Ya, kau tidak berhak menentukan apa yang penting.

Mengingat situasi dari perbincangan ini dan keadaanmu saat ini,

sepertinya aku berhak.

Kau menjebakku malam ini.

Oh, kameranya mati.

Kau bisa keluarkan aku?

Tentu.

-Targetnya empat orang? -Iya.

-Siapa? -Akan diumumkan pada waktunya.

Aku harus peringatkan. Ini pekerjaan yang sulit, berbahaya,

dan jangka waktunya sangat singkat. Berdasarkan perjanjian kita nanti,

kalau kami memberimu satu nama, kau bunuh orang itu.

Tidak ada negosiasi, keraguan, atau pengecualian.

Konsekuensi jika kau gagal bekerja dengan kami secara jujur akan…

sangat berat. Kau mengerti?

Dengar, saat kau keluar dari ruangan ini, kau bisa belok kiri dan kembali ke selmu,

atau belok kanan dan keluar dari tempat ini. Tidak akan ada yang menghentikanmu.

Perubahan akan terjadi, Sam, dan kau akan jadi bagian dari itu.

KERUMUNAN DI DOWNING STREET NO. 10

PM WALLACE WEBB DIPERKIRAKAN AKAN MEMBERI PERNYATAAN

Dalam mengemban tugas barunya, Perdana Menteri Webb telah menegaskan

bahwa salah satu prioritas utamanya adalah memperkuat kerja sama militer

internasional melalui penyelenggaraan KTT Pertahanan Multinasional minggu depan.

Perdana Menteri Webb telah meninggalkan Istana bersama istrinya, Helen,

serta anak-anak mereka.

Kita masuk TV.

Dengar, ini hari yang penting bagi kita. Begitu kita keluar dari mobil ini,

kita akan melangkah menuju sesuatu yang baru, berbeda, dan menarik. Kita…

memang tidak tahu apa yang akan terjadi, 'kan? Tapi Ayah janji,

kita akan menghadapinya bersama-sama, sebagai keluarga.

-Tetap senyum. -Sebagai tim.

Berapa lama kita tinggal di sini?

Selama masyarakat ingin Ayah jadi perdana menteri.

Aku suka rumah lama kita.

Ya, tahun depan ada pemilu dan jajak pendapatnya tidak begitu bagus, jadi,

ya, bertahanlah, Nak.

-Selamat malam. -Malam, Bu.

Kau sedang apa?

Membuat, eh, deklarasi perang dengan Selandia Baru.

Memangnya boleh?

Aku, eh, perdana menteri. Aku bisa lakukan semauku.

-Hari pertama. -Hari pertama.

Iya.

Aku akui rencana penempatan pasukan NATO di negara-negara Baltik memang sedikit

lebih penting, tapi pada akhirnya,

kita perlu bicarakan pelapis dinding bermotif bunga yang ada di rumah ini.

Iya, aku akan mengungkit itu sebagai usulan di rapat parlemen berikutnya.

Pesanmu tadi sangat bagus. Di dalam mobil, untuk anak-anak.

Kau bersungguh-sungguh?

Bahwa kita satu tim? Iya.

Iya.

Menurutku, konseling kita berjalan dengan baik.

Aku tidak tahu. Aku besar di keluarga yang tidak benar-benar bicara perasaan.

Oh, iya, aku sudah bertemu ibumu.

Rasanya seperti mengakui kegagalan atau semacamnya.

Aku tidak menganggap konseling ini sebagai kegagalan, tapi menurutku,

kita harus ingin pernikahan kita bertahan.

-Apa kau masih menginginkannya? -Aku hanya, eh…

Apa?

Berharap ini semudah seperti yang dulu.

Ya…

Mungkin ini tidak pernah mudah. Mungkin dulu kita, eh… lebih bertenaga.

-Cium anak-anak untukku. -Sudah kulakukan.

Cinta kau.

Aku sarankan, tetaplah pandai berbohong. Demi kita berdua.

Reed?

Semuanya baik-baik saja?

Selamat sore, Pak Young.

Ada surat untuk Anda pagi ini. Boleh saya letakkan di meja Anda?

Iya, silakan.

Astaga.

Oh, astaga!

Kau tidak boleh merokok di kamar.

Kau tidak boleh bercinta dengan tamu.

Ya, kurasa kau ada benarnya.

Aku selesai pukul lima.

Mungkin suatu hari, kau dan aku bisa, entahlah, makan malam bersama?

Jangan khawatir, aku tidak berusaha menikahimu.

Oh.

Jangan lupa suratmu. Orang itu bersikeras kau terima surat ini.

ERIK KLEIN - TANGGAL LAHIR: 20-06-1965 TEMPAT: MÜNCHEN, JERMAN

Oh, astaga!

Wah, wah, luar biasa, siapa yang ada di sini?

Pria yang punya "ass" dalam assassin.

Oke, jadi orang ini muncul di kantor polisi dan dia bisa

mengeluarkanmu, tapi kau harus bunuh siapa pun yang dia mau,

dan kau sepakat, iya, 'kan?

Tentu saja aku sepakat.

Kalau tidak, aku pasti masih ditahan, iya, 'kan?

Jadi, gimana?

Geng yang tangguh.

Para pengawal ini jadi makin kuat. Semua itu karena steroid dan kokaina.

Aku lawan satu pengawal bulan lalu. Aku tembak 12 kali dan aku lindas

kepalanya untuk pastikan dia mati. Dia seperti Rasputin. Hai!

-Eh, mau pesan apa? -Aku kelaparan.

Ini tapas.

Kau bicara denganku? Aku tahu ini tapas.

Iya, aku hanya, kau-- aku ingin pastikan bahwa kau--

Aku tahu cara pesan tapas, Sam. Aku bukan orang barbar.

Tater tots kecil itu disebut apa?

Ah, patatas bravas.

Bukan, bukan patatas bravas, Kawan. Apa itu yang…

-kentang kecil yang dibalur remah roti? -Croquetas.

-Ah, croquetas. Pesan satu. -Gimana kalau cumi-cumi?

-Aku ingin sesuatu yang agak bertekstur. -Aku paham.

Sajikan saja beberapa pilihan favoritmu, dan sebotol sampanye yang paling kering,

dingin, dan yang terpenting, yang paling dekat denganmu.

Kau paham yang aku, aku maksud, 'kan? Terima kasih.

Iya.

-Terima kasih. -Kau sudah bertemu teman glamormu itu?

-Helen? -Iya.

-Belum. -Kenapa?

Bisa dibilang lingkaran pertemanan kami sudah berbeda.

Iya, benar. Karena dia menikah dengan perdana menteri,

dan kau terjebak dengan kami orang bodoh.

Oke, kami bantu bereskan masalahmu,

tapi kita bagi tiga upahnya, oke? Bagi rata.

Oke. Bagi tiga sama rata, oke.

Kalau ada yang curangi kita, kita balas dia. Termasuk kau, Sayang.

Oke.

-Tentu saja. -Tentu saja.

Luar biasa. Oh, lihat ini, geng kita reuni.

Kerja sama tim menghasilkan kepuasan, ucap ibumu.

Tentu saja, jalanan di London Tengah akan ditutup pekan depan karena…

-Terima kasih. -Pagi.

Pagi.

-Terima kasih. -Hai.

Terima kasih.

-Ini Elizabeth Reed. Tinggalkan pesanmu. -Ini aku.

Kau tidak datang.

Kau tidak pernah tidak datang.

REED TELEPON AKU TOLONG BERI KABAR

REED KAU DI MANA?

ALEXI CHERNOV HOTEL PARIS

KAMAR SUITE OLIGARK DI HOTEL PARIS DIBOBOL PENCURI

SEJUMLAH KECIL PERHIASAN TELAH DICURI

SEORANG PETUGAS KEAMANAN MENGALAMI CEDERA RINGAN

SERANGAN BERSENJATA DI SUITE OLIGARK DI PARIS

MEMICU PERTANYAAN TENTANG KEAMANAN

ASISTEN RUMAH TANGGA OLIGARK TERBUNUH DI MOSKOW

PEKERJA CHERNOV DITEMUKAN TERBUNUH

JASAD IDA POVETKIN, 26 TAHUN, DITEMUKAN HARI SELASA

AKU MEMBUTUHKANMU

Halo, Sayang.

Hai.

Dia pernah menghilang seperti ini sebelumnya?

Mungkin… apendiksnya pecah, atau dia alami kecelakaan mobil.

Mungkin dia ditangkap atau diculik.

Mungkin, saat ini, dia membocorkan identitas seluruh agennya.

Terakhir kali aku melihatnya, dia tampak khawatir.

Apa aku harus kabur?

Maksudku, sial, haruskah aku bawa anak-anak dan kabur sekarang?

Sepertinya belum separah itu.

Kau yakin? Karena, kau tahu, jika aku tertangkap, dengan asumsi

Black Doves tidak membunuhku lebih dulu, aku akan dipenjara seumur hidup.

Dan aku akan membebaskanmu. Tapi kita belum sampai tahap itu,

jadi jangan panik.

-Aku akan membantumu. -Oke.

Kita akan cari tahu apa yang terjadi.

Gimana Downing Street?

Norak.

Kau harus lihat Istana Buckingham.

Kau bisa masuk ke istana?

Tentu saja.

Kau tahu 'kan Rolling Stones isap kokaina di sana.

Putri Margaret juga, tapi dia tidak pernah bicarakan itu.

Aku rindu kau.

Aku rindu kau.

Oh, kemarin saat kau menghubungiku, apa yang terjadi?

Oh, aku ditangkap.

Oleh polisi?

Bukan, oleh Paduan Suara Pria Gay San Fransisco. Iya, Helen, oleh polisi.

-Karena? -Pembunuhan. Iya.

Jadi, kenapa kau ada di sini?

Ini agak sulit dijelaskan.

Seseorang

membuat tuduhan itu dicabut.

Karena orang itu baik hati?

Tidak, sebagai gantinya aku harus bekerja untuk orang itu.

Empat target,

lalu utangku lunas.

Astaga.

Eh, siapa targetnya? Apa sebaiknya aku tidak tahu?

Nomor satu.

Erik Klein, Zeus.

Siapa dia?

Aku juga tidak tahu.

-Ugh, astaga, aku tidak suka ini. -Aku juga tidak menyukainya,

tapi… beginilah situasi yang sedang kita hadapi.

Aku yakin kita nanti akan mengenangnya dan tertawa.

Kalau kita berhasil.

Aku ingat saat aku bersekolah di sini.

Saat itu, merokok di halaman masih diizinkan.

Semua pengasuh merokok sambil menunggu kami. Sekarang agak sulit dibayangkan,

iya, 'kan?

Aku turut menyesal menyampaikan bahwa… Bu Reed sepertinya tidak akan kembali.

Kami ingin kau datang untuk membahas pengaturan baru,

handler baru, dan sebagainya.

Hal-hal seperti ini memang mengganggu, tapi terjadi dari waktu ke waktu.

Maaf, saya tidak kenal orang yang bernama Bu Reed.

Kau cerdas,

tapi datanglah. Ada banyak yang perlu kita diskusikan.

-Ibu! -Ibu!

-Hai, gimana hari kalian? -Ibu.

-Mm, ayo. -Camilanku mana? Aku lapar.

Jam istirahat hari ini sangat seru.

Benarkah? Kau menikmatinya?

Camilanku mana?

Aku harus apa kalau terjadi sesuatu padamu?

Oh, aku ingin peti mati terbuka. Sedikit pelayat.

Lagu She's Always a Woman karya Billy Joel yang dimainkan dengan

organ gereja.

Aku hanyalah satu roda gigi di mesin yang lebih besar.

Kalau terjadi sesuatu padaku, orang lain yang akan menggantikanku.

Gimana aku tahu mereka bisa dipercaya?

Soal itu, kau harus andalkan instingmu.

Kalau instingku bilang tidak?

Berarti jangan.

-Warnanya beda-beda. Ibu tahu maksudnya? -Apa kau mau tambah lagi?

Apa-- apa maksudmu warnanya berbeda?

Warnanya beda! Hitam, abu-abu…

Mereka menungguku.

Helen.

Mereka anggota komite manajemen tingkat eksekutif. Beliau Bu Burkinshaw,

Bu Conduct, Pak Rodgers,

dan aku Pak Conteh.

Bu Reed biasanya duduk di kursi itu.

Silakan.

Boleh kami sajikan teh atau kopi, Helen?

Tidak perlu.

Kau pasti punya banyak pertanyaan.

Sebenarnya hanya dua. Apa yang sedang terjadi dan di mana Reed berada?

Oh, gawat.

-Apa? -Oh, aku punya tiket teater malam ini.

-Teater apa? -Phantom of the Opera.

Ya ampun, aku suka Phantom.

-Kau akan nonton tanpa aku? -Aku ada kencan.

-Dengan? -Kau tidak kenal.

Kau tidak tahu kenalanku.

-Pelayan bar dari Banana Bar. -Lydia?

Iya.

-Astaga, yang hidungnya mengembang itu. -Oh, kau cemburu?

Aku tidak akan bercinta dengannya meski diminta.

-Bisa kita berangkat? -Astaga, apa itu?

Balaklava.

Tidak. Jangan.

Aku bawa cadangan.

-Tidak. -Oh, dia perlu jaring rambut, dasar bodoh.

Oh, ya, persetan.

Ceritakan tentang Paris, Helen. Apa yang kau lakukan di sana?

Acara jejaring politik.

Maksudku mengenai penyerangan bersenjata di penthouse Alexi Chernov.

Aku pergi sesuai perintah handler-ku.

Jadi, Reed tidak beri tahu kau soal operasinya?

Tidak.

Dia tidak bilang apa-apa.

-Bagaimana dia belakangan ini? -Apa maksudmu?

Suasana hatinya, em, perilakunya.

Apa dia pernah utarakan sentimen negatif tentang pekerjaannya di sini?

Oh, iya, dia, em, dia bilang kau perlu mesin kopi baru di ruang pantry dan Tina

dari HR bersikap sangat menyebalkan.

Helen.

Tidak, dia belum pernah mengutarakan sentimen negatif dan kalaupun punya,

dia tidak akan bilang padaku. Ada apa? Di mana dia?

Paris adalah operasi yang tidak resmi. Apa kau tahu soal itu?

Sejauh yang aku tahu, semua operasiku tidak ada yang resmi.

-Kau bekerja sendirian? -Tidak.

Ada agen lainnya.

-Laila Joshi. -Laila Joshi?

Iya.

Masih muda, cerewet.

Kami kenal dia.

Oh, biar aku lihat.

-Hei. -Hei.

Tangkap.

Dadah. Oke.

Jadi kau tidak tahu apa yang kalian cari di Paris?

Kami mencari dokumen di dalam laptop Alexi Chernov. Apa pun,

eh, yang berkaitan dengan kode nama Wildflower. Selain itu, aku tidak tahu.

Menurutmu dia meninggal?

Tidak.

Siapa yang menculiknya?

Mungkin dia tidak diculik. Mungkin dia… kabur.

Oke, eh,

jadi, sekarang bagaimana?

Nasibku.

Aku akan menjadi handler-mu.

Mulai sekarang, semua tugasmu akan datang dariku.

Lalu, em, apa yang terjadi kalau aku tidak terima hal itu?

Sebaiknya kau belajar untuk menerimanya.

Kau bekerja untuk kami, bukan sebaliknya. Kami sudah menginvestasikan waktu dan

biaya dalam jumlah besar agar kau ada di posisimu sekarang.

Waktumu di Downing Street mungkin singkat. Tidak bisa disia-siakan.

Aku ingin lihat berkasmu.

-Kenapa? -Karena hanya kau yang terus berbicara.

Karena kau baru saja bilang kau handler baruku,

dan aku bahkan tidak tahu nama depanmu.

Karena aku mengambil risiko, di ruangan yang penuh orang asing,

di dalam gedung yang

keberadaannya baru aku ketahui saat aku masuk setengah jam yang lalu.

Dan aku ingin tahu, untuk siapa aku mempertaruhkan seluruh hidupku,

kemerdekaanku, serta kebebasanku.

Dasar orang gendut sialan.

Ah, aku tidak bisa napas pakai ini.

Nama depanku Robert.

Halo, Robert.

Baiklah.

Kau puas?

Di CV, kau seorang pegawai negeri.

Dan kau ibu rumah tangga.

Namun, kita tidak seperti yang terlihat, iya, 'kan?

Tidak, aku rasa tidak.

KTT Pertahanan minggu depan. Kami butuh arahan keamanan Wallace di acara itu.

Kalau tidak terlalu merepotkan.

Akan aku usahakan.

Terima kasih sudah datang.

Akan kuhubungi nanti.

LAPTOP ROBERT CONTEH MENYALIN HARD DRIVE

Halo lagi, Robert.

RAHASIA 319 FOLDER - LEVEL 3

CARI FILE ELIZABETH REED

10 HASIL

HANDLER LEVEL 5 RAHASIA - DILARANG DITERBITKAN

REKAN YANG DIKENAL

AGEN BLACK DOVE: TEWAS IDA POVETKIN

ASISTEN RUMAH TANGGA OLIGARK TERBUNUH DI MOSKOW

AGEN BLACK DOVE: TEWAS

Erik Klein.

Zeus.

Sial.

AGEN BLACK DOVE: AKTIF

Oh, sial.

Sial. Maaf, bi-bisa hentikan taksinya? Bisa turunkan aku di sini?

PANGGILAN MASUK HELEN

Jawab, tolong jawab. Oh, sial. Sam. Targetmu seorang Black Dove.

Targetmu seorang Black Dove. Hentikan misinya.

Aku harus bicara dengannya. Sam, aku perlu bicara dengannya. Jangan bunuh dia.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.