All language subtitles for Flower Boy Ramen Shop E11 AS

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ayo pergi.

Subtitles by DramaFever Alih Bahasa oleh: f4r1du5m4n | http://idfl.me

Apa yang kalian lakukan?

Gae Chi Soo! Dasar...

Apa-apaan kau ini?

Setelah kau melakukan ini,

kau pikir aku akan menutup mata dan menerimanya?

Aku masih belum selesai.

Hei, kau...

Gae Chi Soo.

Katakan sesuatu.

Baik. Aku mengerti.

Aku mau. Aku mau bicara, jadi... Tunggulah sebentar saja.

Sekarang ini...

kau sedang marah padaku karena situasi ini?

Tidak, aku tidak marah.

Aku juga terkejut dengan apa yang kulakukan, aku tidak bisa mempercayainya...

Jadi... tunggu sebentar saja.

Tapi... kenapa kau memakai motor?

Apa kau lagi syuting film?

Kita bahkan tidak di tahun 80-an.

Benar. Karena kau aku juga jadi orang 80-an.

Seperti film-film norak di tahun 80-an,

kau terus-terusan muncul di depan mataku.

Ketika aku berjalan, atau makan, atau bahkan ketika aku pergi ke klub.

Mengenakan seragam bola voli kekanakanmu itu,

kau selalu memukul bola ke dalam sini.

Mengikat rambutmu dengan gaya yang aneh,

dan kau selalu mengenakan pakaian yang norak.

Dengan tahi lalat yang terlihat seperti jajangmyeon menciprati wajahmu, wanita yang seperti itu.

Dan lebih dari itu...

wanita yang lebih tidak menarik daripada aku.

Tapi kau terus muncul di depan mataku.

Jadi...

tetaplah berada di sampingku.

Sampai aku mengembalikan kesadaranku.

Sekarang ini...

kau...

ini yang namanya menyatakan cinta, kan?

Ya.

Apa?

Terima kasih dengan tumpangan motornya.

Kau mau kemana?

Aku tidak tahu apakah kamu menyadari ini atau tidak...

Tapi aku sedang berkencan.

Jadi, kamu mau kembali pada Bawang?

Ya. Aku sudah membuat dia menunggu terlalu lama.

Di matamu itu hanya ada Bawang?

Bagimu, aku yang matanya sudah terbakar, sama sekali tidak terlihat?

Lalu, bagaimana denganmu?

Kau tidak melihatku?

Apa? Hei, guru magang!

Sudah sejak lama aku mengatakannya, aku hanya melihatmu.

Tidak! Kau tidak melihatku di matamu.

Di matamu, yang bisa kau lihat hanyalah dirimu.

Apa maksudmu?

Bukannya sudah kubilang aku menyukaimu?

Lalu, apa yang harus kulakukan?

Mengenai pengakuanmu itu,

hatiku di sini sama sekali tidak berpacu.

Kau sudah ada di sini?

Kalau mau tahu aku pergi ke mana, sebenarnya...

Kau pergi membeli obat, kan?

Apa?

Kelihatannya tidak mudah karena kau tidak bisa mengatasi pencernaanmu yang tidak lancar.

Aku mengerti.

Di bagian dalamnya seorang wanita, lebih rumit dibandingkan seorang pria.

Meskipun kau sedang mencoba untuk membersihkan di dalam, kau tetap harus makan.

Cepat makan. Nanti makanannya dingin.

Hei!

Kau mau ke mana sendirian?

Terus kau bagaimana?

Kau pergi ke mana?

Terlebih lagi di hadapanku.

Tidak, itu karena Cha Chi Soo bilang kalau dia menyukai Noona.

Apa hubungannya itu denganmu?

Apa maksudmu? Cha Chi Soo itu,

memilikimu saja tidak cukup, sekarang dia juga menginginkan Eun Bi Noona.

Ba Wool, kau seharusnya peduli juga sama aku.

Kenapa kau mengkhawatirkan guru magang itu?

Dia bahkan bukan Noona kandungmu!

Itu karena....

dia Noona yang aku sukai.

Karena dia Noona yang aku kenal.

Noona yang kau kenal? Apa kamu punya Noona yang seperti itu?

Kenapa? Kau juga,

punya Oppa yang kau kenal di setiap daerah.

Tapi kau...

sekarang sedang marah padaku?

Aku? Kapan aku marah padamu?

Jika saja kita tidak tinggal bersama...

aku bisa bilang hati-hati di jalan dan memberimu ciuman perpisahan.

Itu... tentang yang tadi. Terima kasih.

Untuk sudah menungguku dan tidak pergi ke manapun.

Untuk datang kembali...

Aku berterima kasih.

Dan juga...

orang itu, jika kau kembali dia juga kembali.

Kau mau tahu kenapa aku di sini?

Aku datang untuk mengakui perasaanku kepadamu. Dengan benar.

Aku pergi bertemu dokter pribadiku.

Terus?

Dokter bilang aku terpesona padamu.

Kalau yang begitu...

lepaskan dulu helm-mu, lalu kau bicara.

Aku tidak bisa.

Karena masih ada yang ingin kukatakan, yang bahkan lebih memalukan dan mengerikan.

Aku sudah menjadi seperti ini,

kau juga pasti akan terpesona padaku.

Jadi...

jangan pergi memungut kotoran lain.

Episode 11 Bolehkah kau melukiskan cinta?

Cha Chi Soo itu, terpesona padamu? Itu masuk akal?

Ya. Karena ini tidak masuk akal makanya aku bertanya padamu.

Itu kan memang tidak masuk akal.

Apa kurangnya Cha Chi Soo untuk jatuh cinta padamu?

Umurmu saja sudah tua.

Uang, tidak punya.

Orang yang hanya punya kekuatan.

Kau sedang membicarakan aku sekarang?

Ini tidak bagus. Coba baju yang ini. Cepat, cepat!

Bagaimana bisa jadi seperti ini?

Karena itulah, bukankah aku datang bertanya padamu?

Level 7 menolak pria. Level 9 merayu pria.

Guru hubungan percintaan, Kang Dong Joo.

Aku mengerti. Aku mengerti.

Masalahnya, ini yang terjadi, Sunbaenim.

Kau cantik.

Kau cantik.

Kau cantik.

Apa-apaan ini, Yang Eun Bi? Apa kau gila?

Kau pikir apa yang sedang kau lakukan?

Diam.

Aku cuma mau menyiram bunga.

Seseorang melakukan ini padaku...

kau adalah yang pertama.

Jadi dia bukannya terpesona padamu.

Dia merasa marah.

Aku yakin, pasti seperti itu.

Tentu saja.

Jika tidak, itu sama sekali tidak bisa dijelaskan.

Sunbaenim tidak punya tubuh yang bagus seperti Song Hye Kyo.

Ataupun wajah seperti Goo Hye Sun.

Bagaimana menurutmu?

Terlalu suram.

Coba ganti yang ini.

Kau yang akan menikah, bukan aku.

Kenapa kau tiba-tiba mau membelikanku pakaian?

Biasanya kalau ingin menikah, kau harus memberikan pakaian untuk orangtuamu.

Memangnya aku ayahmu?

Kau benar-benar...

Kau sungguh sudah selesai dengan pelatih?

Sunbae sendiri...

apa benar-benar tidak punya perasaan pada Cha Chi Soo?

Perasaan apa yang harus kumiliki untuk dia?

Dia masih anak SMA,

dan bahkan belum pergi wajib militer. Apa yang harus kulakukan dengannya?

Aku sudah menjadi seperti ini...

kau juga pasti akan terpesona padaku.

Jadi...

jangan pergi memungut kotoran lain.

Hei! Lepaskan tanganku.

Lepaskan!

Kau merasa seperti itu?

Kenapa kau tidak cepat-cepat memberitahuku?

Dokterku bilang padaku...

waktu itu, aku....

menyangka bahwa aku bisa jatuh cinta dengan wanita seperti ini.

Untuk bisa menerima kenyataan yang tidak terbayangkan ini, aku butuh waktu.

Benarkah?

Kalau begitu cobalah.

Jika kau pria yang lebih baik dariku...

Aku akan mengijinkannya.

Kenapa aku harus mendapat ijin darimu?

Itu karena aku masih penjaga istriku.

Dan juga aku harus memperhatikan kalian berdua sebagai Bos.

Suara hati mana yang harus aku dengarkan?

Ini kejam sekali.

Meskipun aku keren...

Aku tetap bukan Romeo.

Bukan begitu, Ibu?

Dia juga...

tidak apa-apa jika dia menjadi Goliath.

Dia juga bukan Juliet.

Apa-apaan ini?

Apa kau akan menyerah semudah itu?

Setelah bilang kau memegang tanganku, maka kau juga memiliki hatiku.

Apa? Mengatakan padaku untuk mencobanya?

Apa aku ini bahan tertawaan?

Apa dia pikir aku ini perempuan gampangan?

Aku gampangan.

Kau wanita gampangan.

Ini bukan cuma gampangan.

Sembrono.

Kau wanita yang sembrono, Yang Eun Bi.

Noona!

Kau mengagetkanku.

Coba lihat ini.

Ini mengejutkan, bukan?

Kau tetap akan berpura-pura tidak tahu?

- Cha Chi Soo si brengsek itu... - menyukaiku.

Apa?!

- Lalu Noona apa yang akan kau lakukan... - Apa yang harus aku lakukan?

Aku akan tetap hidup dengan cara yang seperti ini.

Noona, kau benar-benar...

tidak tertarik dengan si brengsek itu, kan?

Apa aku tertarik sama dia?

Tentu saja tidak.

Aku bersumpah kepada Tuhan.

Cepatlah!

Ya, ya.

Kau tidak boleh menarik ucapanmu.

Jika kau melanggar ini, kau akan gagal dalam semua ujianmu.

Dan seumur hidup kau akan membuat ramen, dan tidak akan menikah dan sendirian sampai umur 35 tahun.

Kau ini.

Hei! Hei, walaupun itu hanya bercanda, bagaimana bisa kau bilang seperti itu?

Oh, So Yi, ada apa?

Ada apa kau menelponku jam segini?

Aku?

Aku bersama Noona sekarang.

Apa?

Kau menyuruhku untuk meninggalkan tempat ini?

Jangan pergi.

Baik.

Chi Soo...

Kenapa kau baru pulang jam segini? Apa yang kau lakukan?

Aku keluar mencari pacar.

Maksudmu apa?

Kau keluar untuk mencari apa?

Pacar?

Yang punya badan langsing dengan kaki panjang, juga manis seperti anak anjing, dia bukan pacarmu?

Aku mendapat yang baru hari ini.

Siapa?

- Guru magang. - Apa?

Apa kau tidak mendengar apa yang Ayah katakan?

Kubilang jangan pernah mendekati dia!

Kau itu Kaviar.

Dan dia hanyalah nasi.

Dia ramen!

Jangan khawatir.

Kenapa kau jadi seperti ini? Aku ini Cha Chi soo!

Kau pikir aku akan memakan ramen?

Tunggu saja.

Aku akan membuatnya jadi Kaviar.

Apa yang Dokter Yoon katakan?

Dokter Yoon mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menyembuhkan Chi Soo kecuali dirinya sendiri.

Mungkin itu penyakitnya?

Ya?

Penyakit apa yang Anda bicarakan?

Penyakit yang kuderita karena Ibu Chi Soo.

Direktur Go, sudah saatnya kita mengambil tindakan.

Akhir-akhir ini kalian sudah bekerja keras.

Tapi, tantangan yang paling penting dimulai hari ini.

Untuk kalian yang sudah melewati semua tantangan untuk mencapai sejauh ini...

Sekarang aku akan...

mencobanya...

Demi Ba Wool yang hidup sebagai ayam gila,

aku menggunakan ayam sebagai bahan utama dalam ramen untuknya.

Dada ayam yang keras, melambangkan sifat keras dari Ba Wool.

Lalu cabe merah yang aku gunakan sebagai hiasan,

melambangkan kecendrungan dia dan Roh Kudus memberontak.

Baik...

Tapi... saus apa ini?

Apa ini saus kedelai?

Untuk mengekspresikan cintanya pada So Yi,

aku menggunakan coklat.

Aku mengekspresikan mulut manis dan senyum bodoh Hyun Woo.

Tapi... ini apa?

Mungkin itu tidak cantik dilihat, tapi rasanya sangat enak!

Istri...

ayo buka.

Mengagumkan.

Aku menggunakan keju sebagai bahan utama karena Cha Chi Soo bilang dia suka sama keju.

Aku mengurangi rasa asin dari ramen-nya dan mengeluarkan rasa pedas dari kaldunya, dengan menggunakan sayuran.

Apa itu enak?

Kalau begitu, aku juga mau mencobanya.

Noona! Kau mau membunuh seseorang?

Wah, jadi ini sebabnya,

Bos bilang padaku untuk memberimu tugas yang memerlukan kekuatan.

Seperti yang kuperkirakan,

kau wanita yang mengagumkan.

Di mana ramenmu, Pan Chi Soo?

Aku tidak membuatnya.

Kau pikir aku ke sini untuk membuat ramen?

Apa kita sudah selesai hari ini?

Kami lagi sibuk, jadi itu saja.

Hei...

Baiklah, ayo pergi, Cha Chi Soo.

Guru magang.

Kamu akhirnya membuka matamu.

Bae Chi Soo...

kau merebut istriku di hadapanku.

Istri?

Apa kau Presdir Choi?

- Ya. - Aku Presdir Cha.

Silakan duduk.

Kau bilang, dia adalah pemilik dari Toko Mie Eun Bi?

Namanya sudah diubah.

Jadi?

Flower Boy Ramen Shop.

Flower Boy...

Nama itu sangat cocok dengan Chi Soo-ku.

Tapi apa yang membuat Anda ingin bertemu denganku?

Aku...

berpikir untuk membeli toko itu.

Untuk Restoran Gold, bisnis baru yang akan Grup Cha Sung luncurkan.

Lokasi dari tokomu cocok untuk itu.

Itu sebabnya aku meminta bertemu denganmu.

Jika aku memberi Anda jawaban sekarang juga,

Aku tidak berniat menjualnya.

Tidak, tidak. Anda tidak perlu menjawabnya sekarang.

Direktur Go akan datang menemuimu dengan sebuah kontrak,

kau bisa meluangkan waktu membacanya, dan juga memikirkannya lagi.

Anda tidak perlu sampai repot-repot begitu.

Aku memang pemilik toko itu.

Tapi toko itu bukan milikku.

Itu bukan sekedar tempat kami menjual makanan...

tapi itu adalah rumah di mana anak-anak datang untuk makan.

Itu bukan hanya bisnis makanan, tapi...

Kau tinggi seperti tiang.

Tapi kau benar-benar pendek dalam peluang bisnis.

Kau bisa menjual beberapa mangkok ramen, tapi nanti yang kau dapatkan hanya kerugian.

Aku tidak membuat ramen untuk menghasilkan uang.

Selain itu, di toko kecil yang tidak menguntungkan itu, anak Anda berada bersama kami.

Ya, itu hal lain yang ingin kubicarakan juga.

Presdir Choi, bagaimana kalau kau memecat Cha Chi Soo?

Dia bukanlah seseorang yang bekerja di tempat seperti itu.

Aku merasa dia bermain-main di sana tetapi ini sudah terlalu lama.

Jadi tolong, Presdir Choi, bantulah aku dengan memecat dia.

Toko-ku, tidak memecat sembarangan orang.

Dan juga, sejak anak Anda bergabung dengan toko kami dia menjadi anakku.

Kau mengatakan hal yang aneh.

Anakmu?

Dia bukanlah orang yang menemanimu bermain rumah-rumahan dan menjadi anakmu.

Kalau Anda sudah selesai bicara,

aku akan pergi.

Ini sudah waktunya untuk jam makan anak-anak.

Apa ini?

- Kaviar. - Ah... kaviar.

Aku bisa makan yang seperti ini, semua berkatmu Cha Chi Soo.

Kalau yang seperti ini sudah mengejutkanmu, ini akan memberikan kesulitan.

Selama kau berkencan denganku,

kau akan memakan makanan yang lebih tidak bisa dipercaya.

Benarkah?

Apa yang akan kau lakukan dengan Nona Lili?

Nona Lili?

Yah...

Aku akan memberikannya untuk Kim Ba Wool.

Apa Nona Lili tidak berarti apapun buatmu?

Yoon So Yi dan aku tetap bisa berteman.

Sekarang...

Dibandingkan dengan Yoon So Yi, sebenarnya, guru magang...

kau adalah seseorang yang aku pilih untuk berkencan.

Oh begitu.

Kalau begitu, nanti kau bisa memberikan aku ke pria lain dan kita tetap berteman?

Itu...

sesuatu yang hanya akan kita ketahui jika sudah terjadi.

Cha Chi Soo. Apa kau tahu Grup Shin Hwa?

Shin Hwa?

Apa kau bicara tentang dewa dewi dalam mitologi Romawi dan Yunani?

Kalau begitu, bagaimana dnegan Kim Kwang Suk?

Kim Kwang Suk?

Kau mau bilang apa?

Cha Chi Soo...

Kau mungkin lupa karena sejarah kita yang panjang dan lama...

tapi tetap saja kita berdua beda 6 tahun.

Kau seorang pelajar.

Aku, suatu hari, pernah jadi seorang guru.

Aku sudah tahu.

Terus kenapa?

Aku tidak punya waktu untuk bermain dengan murid SMA.

Kau bilang hubungan itu berarti,

sebuah pintu putar, sebuah persaingan terbuka, atau semangkuk ramen.

Tapi aku sekarang sudah melalui tahap itu.

Aku tidak ingin lagi makan semangkuk ramen.

Tapi di masa depan, aku hanya akan makan ramen yang dibuat seorang pria khusus untukku.

Jadi...

apapun yang sudah terjadi diantara kita sebaiknya kita akhiri di sini.

Kenapa kau tiba-tiba jadi seperti guru?

Aku...

datang ke sini untuk bertemu Yang Eun Bi sebagai seorang wanita.

Aku tidak mau mengakui itu...

tapi aku sudah jadi guru.

Hanya karena tanganku sudah digengam sekali...

dan aku dicium sekali, tidak berarti hatiku sudah terjerat.

Jadi, jangan buang waktu lagi.

Membuang waktu?

Tapi aku tidak membuang waktu. Tidak.

Kau pikir aku hanya mencium seorang gadis sekali atau dua kali?

Tapi...

karenamu, untuk pertama kalinya, ada perasaan aneh di sini!

Baiklah...

Seperti yang kau bilang, Aku tidak tahu hatiku sudah terjerat.

Tapi aku merasa mual dan gemetar.

Mungkin kau mabuk karena mengendarai motor ke sini.

Apa kau bercanda?

Aku...

Aku dengan kesungguhan hati mengatakan ini padamu.

Kau selalu seperti ini.

Apa sekali saja, kau pernah bertanya tentang aku?

Selalu berdasarkan suasana hatimu, berdasarkan caramu...

Kejadian di toilet waktu itu juga, membuatku yakin apa yang kau rasakan.

Apa kau sudah bertanya bagaimana perasaanku?

Mengatakan kau tidak tahu, kenapa aku menyukai wanita yang lebih jelek darimu.

Ya, begitulah perasaanmu yang sebenarnya.

Kau tidak bisa tahu apa yang terjadi, penasaran itu yang mendorongmu, Cha Chi Soo.

Siapa peduli jika itu hanya penasaran? Yang penting aku bilang aku menyukaimu!

Lalu, apa masalahnya?

Karena kau dan aku tidak bisa bersama.

- Kenapa? Kenapa tidak bisa? - Kau...

bahkan tidak tahu bagaimana caranya membuat ramen.

- Apa? Ramen? - Seorang pria yang bahkan tidak bisa membuat ramen...

bagaimana bisa kau mengendalikan hatiku?

Apa hubungannya ramen dengan berkencan?

Kau tetap cantik meskipun kau sedang marah.

Kenapa kau menungguku lagi?

Karena itu sebabnya aku datang ke sini.

Maaf...

Presdir Choi...

Sepertinya kau mencoba bermain tarik dorong denganku...

tapi aku tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu dengan baik.

Karena aku bukan seorang atlit tarik tambang, tapi atlit voli.

Bertahan atau menyerang,

aku hanya bisa melakukan salah satunya dalam satu kali.

Jadi...

hal seperti memblok atau memukul bola, katakan padaku dengan jelas.

Jangan membuatku bingung dengan permainanmu.

Permainan itu... kurasa kaulah yang sedang memainkannya.

Apa?

Hari dimana kau memegang tanganku, kau mencium Po Chi Soo.

Hari dimana kita keluar makan bersama, kau naik motor dengan Boong Chi Soo.

Dua pukulan dalam 1 hari.

Kau benar-benar diciptakan untuk jadi pemain voli.

Kau melihatnya?

Cha Chi Soo...

Kau benar anakku?

Apa ini? Menjadi membingungkan begitu.

Kau...

bersikap sedikit aneh belakangan ini.

Kamu juga tidak bersikap kekanakan,

kau menyebut orang berwajah aneh itu sebagai ayahmu.

Kau berkencan dengan seorang wanita yang berbau seperti nasi.

Tidak.

Pororo itu hanya teman.

Dan guru magang...

hanya sesuatu yang lewat saja.

Benarkah?

Ya.

Bukankah kau mengenalku Presdir Cha?

Panggil aku Ayah.

Dan ingat baik-baik apa yang diucapkan ayahmu.

Satu-satunya yang bisa kau percaya di dunia ini...

adalah uang dan dirimu.

Kau bahkan tidak tahu bagaimana caranya membuat ramen.

- Apa? Ramen? - Seorang pria yang bahkan tidak bisa membuat ramen...

bagaimana bisa kau mengendalikan hatiku?

Itu...

Kenapa kau berpura-pura tidak mau tahu?

Supaya aku bisa terlihat keren.

Bahkan tanpa melakukan itu, kau sudah keren.

Bersikap baik pada wanita sepertiku, kau sudah keren.

Istri, ada apa denganmu?

Aku?

Bahkan ketika aku sudah semakin tua, aku masih tidak bisa melihat kenyataan dengan jelas.

Dan aku terlihat seperti kaleng yang bisa ditendang oleh murid SMA.

Dan...

bagaikan panci ramen kusam yang tidak bisa berpegang pada pria keren sepertimu.

Tidak berpegang padaku juga tidak apa-apa.

Karena aku selalu,

berada di sini seperti tiang.

Itu sebabnya Bos memberikanku toko ini.

Dia bilang di sana harus menjadi suatu tempat yang kau bisa kembali kapan saja.

Dan tanpa mengatakan apapun, membuatkanmu semangkuk ramen.

Dia bilang setidaknya harus ada satu tempat di dunia yang seperti itu untukmu.

Itu sebabnya...

Aku dan toko ini akan selalu di sini.

Jadi, permainan dan apapun itu,

aku tidak peduli sebanyak apapun kau memainkannya.

Tapi...

aku berharap kau tidak membodohi hatimu sendiri.

Maksudmu apa?

Memaksa dirimu untuk mendorong Cha Chi Soo.

Aku tidak melakukan itu.

Kenapa aku harus begitu pada Cha Chi Soo?

Bahkan memikirkannya saja, aku dan Cha Chi Soo tidak seperti itu.

Hatimu bukan digunakan untuk berpikir, Istriku.

Kau seharusnya membiarkannya melakukan yang akan dilakukannya dengan sendirinya.

Kurasa kau juga bisa memakainya di kepalamu. Karena itu tidak akan jatuh.

Kalau kau bagaimana? Yoon So Yi?

Coklat?

Setidaknya aku berusaha yang terbaik untuk mengenalmu.

Kepribadianmu,

dan cintamu,

Tapi ramen kue berasmu...

Hei! Kau meremehkan kue beras buatanku?

Saat kau lapar, kue beras yang paling baik. Kau jadi kenyang dalam setiap kunyahannya!

Jika seperti itu, gigimu akan sakit.

Gigiku sangat lemah.

Itu sebabnya ketika aku kecil...

Ayah harus memotong-motong kecil makananku.

Agar aku bisa makan lebih mudah.

Berarti kau terlahir sebagai pangeran.

Benar.

Sekarang, semua itu sudah masa lalu.

Sekarang ini, bahkan jika bukan pangeran dan jadi pengemis...

selama aku bisa hidup bersama ayahku, itu sudah cukup.

Ah, benar-benar... aku,

Kalau gigimu tidak kuat, harusnya bilang sama aku.

Jika memang harus, aku akan memotongnya jadi kau bisa lebih mudah memakannya!

Memotongnya?

Itu tidak buruk.

Daripada menggulung-gulungnya menjadi mie.

- Potong kecil-kecil seperti sujebi. - Hei!

Hentikan.

Jangan gunakan itu.

Makanan yang paling kubenci di dunia ini...

adalah sujebi.

- Kenapa? - Apa maksudmu bertanya kenapa?

Makanan yang hanya Pastor Kim tahu untuk membuat makanan adalah sujebi.

Tapi dia memberikannya pada anak-anak yang kecil dan aku tidak pernah memakan satupun.

Siapa itu Pastor Kim?

Ayah angkatku.

Terus siapa anak-anak yang kecilnya?

Saudara-saudaraku.

Mereka semua adalah anak yang diambil Pastor Kim di berbagai tempat.

Seperti aku.

Apa?

Tatapan itu lagi di mataku.

Apa?

Kau marah?

Hentikan.

Aku tanya apa kau marah?

Kau ini!

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

Guru magang?

Itu...

Bolehkah kau mengajariku membuat ramen?

Ini... ramen apa?

Ini ramen rasa kacang kedelai. Ayahku bagus sekali dalam membuat ini.

Benarkah?

Nam Chi Soo...

Kau tidak pernah dibuatkan yang begini oleh ayahmu?

Tidak pernah.

Karena di rumah kami tidak ada dapur.

Kau tidak punya dapur?

Terus makanannya?

Dikirim dari hotel.

Ayahku membenci aroma makanan rumahan di rumahnya.

Apa ini? Apa ini, Bawang?

Kau memasukkan sesuatu yang berbeda ke ramen milikmu?

Kenapa? Apa ramenku kelihatan lebih enak?

Lihat, kan? Ini beda!

Apa maksudmu berbeda...

Sudah lihat? Aku benar, kan? Kau menambahkan sesuatu ke dalam ramenmu.

Sesuatu sedikit terlihat berbeda.

Punyamu terasa sedikit lebih pedas di mulut.

Aku juga tidak tahu dengan jelas...

tapi rasanya seperti kimchi yang memberikan rasa ke dalamnya.

Benar. Pagi ini...

aku menggunakan panci ini untuk menumis bawang putih.

Oh, benarkah?

Hei, Cha Chi Soo...

Sepertinya kau punya perasa yang sempurna.

Perasa yang sempurna? Apa itu?

Hanya seorang koki handal yang memiliki kemampuan itu.

Benarkah? Apa itu hal yang baik?

Ya.

Karena aku juga punya perasa yang sempurna.

Choi Chi Soo...

Subtitles by DramaFever Alih Bahasa oleh: f4r1du5m4n | http://idfl.me

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.